Uploaded by fiqriihsanfadhillah401

Logam Alkali dan Logam Alkali Tanah

advertisement
Logam Alkali dan Logam Alkali Tanah
Unsur-unsur golongan IA (kecuali hidrogen) disebut logam alkali. Unsur-unsur golongan IIA
disebut logam alkali tanah. Kata “alkali” berasal dari bahasa Arab, al-qaly, yaitu abu yang dalam
air bersifat basa. Oleh karena logam-logam golongan IA dan IIA umumnya jika dilarutkan dalam
air membentuk larutan basa, maka disebut logam alkali dan alkali tanah. Sebutan alkali tanah
untuk logam golongan IIA dikarenakan logam-logam tersebut umumnya ditemukan dalam
bentuk senyawa sukar larut di dalam tanah. Logam alkali dan alkali tanah bersifat sangat reaktif
sehingga selalu ditemukan di alam dalam bentuk senyawanya, meskipun logam alkali tanah tidak
sereaktif logam alkali.
Alkali dan alkali tanah merupakan unsure logam yang sangat reaktif. Logam alkali adalah logam
golongan IA yang terdiri dari Litium (Li), Natrium (Na), Kalium (K), Rubidium (Rb), Sesium
(Cs), dan Fransium (Fr). Sedangkan logam alkali tanah terdiri dari Berilium (Be), Magnesium
(Mg), Kalsium (Ca), Stronsium (Sr), Barium (Ba), dan Radium (Ra). Radium kadang tidak
dianggap sebagai alkali tanah karena sifat radioaktif yang dimilikinya.
Unsur pada golongan IA dan IIA ini memiliki sifat yang hamper sama, yakni suatu reduktor,
pembentuk basa, dan mempunyai warna nyala yang indah, sehingga digunakan sebagai kembang
api.
Semua unsur pada kelompok ini sangat reaktif sehingga secara alami tak
pernah ditemukan dalam bentuk tunggal. Untuk menghambat reaktivitas, unsur-unsur
logam alkali harus disimpan dalam medium minyak.
Logam Akali
Logam alkali adalah golongan (kolom) dalam table periodic yang berisikan unsur-unsur litium
(Li), natrium (Na), kalium (K), rubidium (Rb), sesium (Cs), dan fransium (Fr). Golongan ini
terletak pada blok-s tabel periodik karena seluruh logam alkali memiliki elektron terluarnya pada
posisi orbital-s: konfigurasi unsur/elektron ini tercermin pada sifat karakteristik mereka. Logamlogam alkali menyajikan contoh terbaik sifat-sifat tren golongan pada tabel periodik, dengan
unsur-unsur yang menunjukkan perilaku homolog yang terkarakterisasi dengan baik.
Unsur-unsur yang ada di logam alkali ini tentu punya manfaatnya sendiri-sendiri. Kalium,
misalnya. Senyawa kalium nitrat merupakan campuran yang digunakan dalam pembuatan bubuk
mesiu. Bubuk mesiu (black powder), nantinya akan dimasukkan ke dalam kembang api. inilah
yang bikin kembang api meledak ketika dibakar.
Sifat sifat logam alkali
Sifat Atomik Logam Alkali
Konfigurasi elektron valensi logam alkali adalah ns1. Oleh karena itu, atom logam alkali
cenderung mudah melepaskan sebuah elektron membentuk ion bermuatan +1 dengan konfigurasi
elektron stabil gas mulia. Hal tersebut juga dapat dilihat dari energi ionisasinya yang relatif
rendah. Selain itu, perbedaan energi ionisasi pertama dan kedua juga sangat besar. Secara umum,
keteraturan sifat dari Li ke Fr, yaitu:




jari-jari atom bertambah
energi ionisasi berkurang
keelektronegatifan berkurang
nilai bilangan oksidasi +1 pada keadaan paling stabil
Sifat Fisik Logam Alkali
Titik leleh, titik didih, dan kekerasan logam alkali tergolong relatif rendah. Dari Li ke Fr,
titik leleh, titik didih, dan daya hantar listrik dan panas semakin menurun, kecuali daya hantar
listrik dan panas pada logam Na dan K justru bertambah. Hal ini terkait dengan ikatan logam
pada logam alkali. Semakin banyak elektron yang terlibat pada pembentukan ikatan logam,
semakin kuat ikatan; semakin besar jari-jari atom, semakin lemah ikatan. Pada atom Na dan K
elektron cenderung lebih mudah bergerak bebas.
Sifat Kimia Logam Alkali
Logam alkali bersifat sangat reaktif, sebagaimana terlihat dari energi ionisasinya yang relatif
rendah. Kereaktifan logam alkali meningkat dari Li ke Fr, begitu juga dengan sifat reduktor yang
semakin kuat. Hampir senyawa logam alkali bersifat ionik dan mudah larut dalam air.

Reaksi dengan air
Semua logam alkali bereaksi dengan air membentuk basa dan gas hidrogen. Li bereaksi
agak pelan; Na bereaksi hebat dengan percikan api; K, Rb, dan Cs meledak jika
dimasukkan dalam air. Oleh karena reaksi tersebut sangat eksoterm, gas hidrogen yang
terbentuk akan langsung
terbakar.
2L(s) + 2H2O(l) → 2LOH(aq) + H2(g)

(L = logam alkali)
Reaksi dengan hidrogen
Jika dipanaskan, logam alkali dapat bereaksi dengan gas hidrogen membentuk senyawa
ionik alkali hidrida.
2L(s) + 2H2(g) → 2LH(s)

Reaksi dengan oksigen
(L = logam alkali)
Logam alkali dapat bereaksi dengan oksigen membentuk oksida, peroksida, ataupun
superoksida. Dalam jumlah oksigen terbatas umumnya terbentuk oksida.
4L(s) + O2(g) → 2L2O(s)
(L = logam alkali)
Namun, jika oksigen berlebihan, Na dapat membentuk peroksida, sedangkan K, Rb, dan
Cs dapat
membentuk superoksida.

2Na(s) + O2(g) → 2Na2O2(s)
K(s) + O2(g) → KO2(s)
Reaksi dengan halogen
Logam alkali bereaksi dengan halogen (F2, Cl2, Br2, I2) membentuk senyawa garam
halida.
2L(s) + X2 → 2LX(s)
(L = logam alkali; X = halogen)
Warna nyala
Ketika dipanaskan dengan suhu tinggi, setiap unsur akan memancarkan radiasi
elektromagnetik yang khas. Hal ini terjadi akibat elektron pada atom unsur mengalami
eksitasi atau perpindahan ke tingkat energi yang lebih tinggi, dan ketika elektron tersebut
kembali ke tingkat energi semula diikuti pancaran foton. Keunikan spektrum radiasi
elektromagnetik tersebut dapat digunakan untuk mengenali suatu unsur.
Pada pembakaran unsur atau senyawa logam alkali pada nyala api, elektron pada atom setiap
unsur logam alkali akan tereksitasi dan menghasilkan warna nyala yang khas.
Manfaat Logam Alkali
Logam Alkali tanah
Logam Alkali Adalah Unsur-unsur golongan IIA yang dikenal sebagai logam alkali tanah terdiri
berilium (Be), magnesium (Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra).
Logam-logam alkali tanah itu tersebar di laut dan bebatuan di dalam bumi. Unsur-unsurnya
secara umum berupa senyawa karbonat, silikat, atau sulfat.
Keberadaan Logam Alkali di Alam
Sifat Sifat Logam Alkali Tanah
Sifat atomik
Konfigurasi elektron valensi logam alkali tanah adalah ns2. Atom logam alkali tanah juga
cenderung mudah melepaskan sepasang elektron membentuk ion bermuatan +2 dengan
konfigurasi elektron stabil gas mulia. Namun, energi ionisasinya lebih tinggi dibanding logam
alkali karena jari-jari atomnya lebih kecil dan elektron valensinya lebih banyak. Secara umum,
keteraturan sifat dari Be ke Ba, yaitu:



jari-jari atom bertambah
energi ionisasi berkurang
keelektronegatifan berkurang
Sifat fisis
Dari Be ke Ba, titik leleh, titik didih, dan daya hantar listrik dan panas cenderung menurun. Jika
dibandingkan dengan logam alkali seperiode, titik leleh dan sifat-sifat fisis lainnya seperti
rapatan dan kekerasan dari logam alkali tanah lebih besar.
Sifat kimia
Sifat kimia logam alkali tanah hampir sama dengan logam alkali, tetapi logam alkali tanah tidak
sereaktif logam alkali seperiode. Kereaktifan logam alkali tanah meningkat dari Be ke Ba. Nilai
potensial standar logam alkali tanah menunjukkan bahwa logam alkali tanah merupakan reduktor
yang cukup kuat, bahkan Ca, Sr, dan Ba mempunyai daya reduksi yang lebih kuat dari Na.
1. Reaksi dengan air
Ca, Sr, dan Ba bereaksi dengan air membentuk basa dan gas hidrogen. Magnesium bereaksi
sangat lambat dengan air dingin. Berilium tidak bereaksi dengan air.
M(s) + 2H2O(l) → M(OH)2(aq) + H2(g)
(M = Mg, Ca, Sr, Ba)
2. Reaksi dengan hidrogen
Jika dipanaskan, logam alkali tanah dapat bereaksi dengan gas hidrogen membentuk senyawa
ionik alkali hidrida.
M(s) + 2H2(g) → MH2(s)
(M = Mg, Ca, Sr, Ba)
3. Reaksi dengan halogen
Logam alkali tanah bereaksi dengan halogen membentuk senyawa garam halida.
M(s) + X2 → MX2(s)
4. Reaksi dengan udara
(M = logam alkali tanah; X = halogen)
Jika dipanaskan, logam alkali tanah dapat bereaksi dengan nitrogen dan oksigen di udara
membentuk nitrida dan oksida.
3M(s) + N2(g) → M3N2(s)
2M(s) + O2(g) → 2MO(s)
(M = logam alkali tanah)
Warna nyala
Logam alkali tanah juga mempunyai warna nyala yang khas sebagaimana logam-logam alkali.
Kelarutan
Sebagian besar senyawa-senyawa logam alkali tanah memiliki kelarutan yang kecil atau sukar
larut dalam air. Hal ini membedakannya dari senyawa logam alkali yang umumnya mudah larut
dalam air. Berdasarkan data tetapan hasil kali kelarutan (Ksp), kecenderungan periodik dari
kelarutan senyawa-senyawa logam alkali tanah, yaitu:
1. Kelarutan senyawa hidroksida (M(OH)2), senyawa karbonat (MCO3), dan senyawa okalat
(MC2O4) semakin bertambah dari Be ke Ba, meskipun ada sedikit fluktuasi pada senyawa
karbonat dan senyawa oksalat.
2. Kelarutan senyawa sulfat (MSO4) dan senyawa kromat (MCrO4) semakin berkurang dari
Be ke Ba.
Manfaat Logam Alkali Tanah
a. Berilium (Be)




Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat, akan tetapi bermasa lebih
ringan. Biasanya paduan ini digunakan pada kemudi pesawat Zet.
Berilium digunakan pada kaca dari sinar X.
Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir
Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik, maka Berilium sangat
penting sebagai komponen televisi.
b. Magnesium (Mg)




Magnesium digunakan untuk memberi warna putih terang pada kembang api dan pada
lampu Blitz.
Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku, karena senyawa MgO memiliki
titik leleh yang tinggi.
Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi untuk mengurangi asam yang terdapat di
mulut dan mencagah terjadinnya kerusakan gigi, sekaligus sebagai pencegah maag
Mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuat dan ringan
sehingga biasa digunakan pada alat alat rumah tangga.
c. Kalsium (Ca)







Kalsium digunakan pada obat obatan, bubuk pengembang kue dan plastik.
Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips yang berfungsi untuk membalut tulang
yang patah.
Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan seperti komponen semen dan
cat tembok.Selain itu digunakan untuk membuat kapur tulis dan gelas.
Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat dehidrator,dapat
juga mengeringkan gas dan mengikat Karbondioksida pada cerobong asap.
Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai sumber basa yang
harganya relatif murah
Kalsium Karbida (CaC2) disaebut juga batu karbit merupakan bahan untuk pembuatan
gas asetilena (C2H2) yang digunakan untuk pengelasan.
Kalsium banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsi sebagai pembentuk
tulang dan gigi.
d. Stronsium (Sr)



Stronsium dalam senyawa Sr(no3)2 memberikan warna merah apabila digunakan untuk
bahan kembang api.
Stronsium sebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi
berwarna dan komputer.
Untuk pengoperasian mercusuar yang mengubah energi panas menjadi listrik dalam
baterai nuklir RTG (Radiisotop Thermoelectric Generator).
e. Barium (Ba)



BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karena mampu menyerap sinar X
meskipun beracun.
BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastic karena memiliki kerapatan yang tinggi
dan warna terang.
Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api
Daftar Pustaka
https://3.bp.blogspot.com/4_EMVM0_Glo/WeN3NiYsCZI/AAAAAAAADT4/pKNjCvquVYgoxnneSv89ygR3lISekrH1A
CLcBGAs/s1600/unsur%2Balkali%2Btanah.jpg (akses pada 8 Okt 2019)
https://www.materipelajaran.web.id/2015/11/pengertian-sifat-dan-manfaat-logam.html
pada 8 Okt 2019)
(akses
https://id.wikipedia.org/wiki/Logam_alkali (akses pada 8 Okt 2019)
https://blog.ruangguru.com/sifat-dan-macam-macam-logam-alkali-tanah (akses pada 8 Okt 2019)
https://www.studiobelajar.com/logam-alkali-dan-alkali-tanah/ (akses pada 8 Okt 2019)
Download