RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN III (ASUHAN NIFAS DAN MENYUSUSI) PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) Visi Program Studi Kebidanan (D3) STIKes Medistra Indonesia “Menjadi Program Studi Kebidanan yang unggul dalam bidang entrepreneurship pelayanan Kebidanan yang terkemuka di tingkat Jabodetabek” PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MEDISTRA INDONESIA TAHUN 2018 1 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Institusi Program Studi Mata Kuliah Bobot/Sks Kode Mata Kuliah Sifat Pra-Syarat (jika ada) Semester Periode Kuliah Jumlah Pertemuan tatap muka Jadwal Kuliah Ruang Dosen Pengampu : : : : : : : : : : : STIKes Medistra Indonesia Kebidanan Asuhan Kebidanan III (asuhan Nifas dan Menyusui) 3 sks (2T) (1P) Bd. 303 (2)Teori (1) praktikum Ganjil 2018-2019 September 2018 sampai Januari 2019 T: 16 x 100 menit, P.lab : 16 x 85 menit P.lahan:22,7 jam Kelas A : Kamis, pukul 10.10-11.50 dan 13.00-15.50 Kelas B : Rabu, pukul 10.10-11.50 Jumat, pukul 08.00-10.50 : Lantai 2 Gedung C : Hainun Nisa, SST.,M.Kes Puri K, SST. Nurmah, SST, M.Kes A. TUJUAN Mahasiswi memiliki pemahaman tentang teori atau konsep asuhan kebidanan pada ibu nifas dan menyusui serta melakukan asuhan kebidanan sesuai dengan kewenangannya. B. DESKRIPSI Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk melaksanakan Asuhan Kebidanan pada masa nifas dan menyusui dengan pendekatan manajemen kebidanan yang didasari konsepkonsep, sikap dan keterampilan. C. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) Ranah Sikap Capaian Pembelajaran Lulusan a. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif berdasarkan agama,moral, dan etika kebidanan b. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain; c. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan; d. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan 2 bermasyarakat dan bernegara sesuai dengan kewenangan bidan e. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik serta kode etik kebidanan f. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya yaitu pelayanan asuhan kebidanan secara mandiri maupun kolaborasi; dan g. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan h. Mengembangkan hubungan interpersonal menggunakan komunikasi efektif dengan i. Berfikir kritis dalam pengambilan keputusan secara cepat dan tepat berdasarkan analisis informasi secara mandiri kelompok dan organisasi Pengetahuan a. Memformulasikan pelayanan kebidanan yang bermutu berbasis ilmu kesehatan masyarakat, epidemiologi, organisasi manajemen dan enterpreneursip dalam asuhan kebidanan mas nifas dan menyusi. b. Menguasi konsep, teori, dan atau fakta – fakta tentang manajemen asuhan kebidanan pada masa nifas dan menyusui. c. Memiliki kemampuan pemecahan masalah (problem solving) dalam kebijakan dan aspek legal dalam pelayanan masa nifas dan menyusui. d. Menguasai manajemen kebidanan sebagai pola pikir seorang bidan dalam pengambilan keputusan e. Menelaah keterampilan dasar kebidanan dalam penanganan manajemen resiko (kegawatdaruratan kebidanan) pada masa nifas dan menyusi melalui deteksi dini komplikasi masa nifas f. Menguasai tehnik komunikasi interpersonal, konseling, pembuatan media, dan tehnik promosi pada masa nifas dan menyusi Keterampilan umum a. Menyusun program kerja secara sistematis, terukur, dan terarah sesuai dengan kewenangan b. Menyelesaikan asuhan kebidanan sesuai kewenangan dengan menganalisis data berdasarkan pola pikir bidan serta metode problem solving. c. Menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur; d. Memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan 3 Keterampilan Khusus konteks yang sesuai dengan bidang keahliannya yaitu pelayanan asuhan kebidanan, didasarkan pada pemikiran logis dan inovatif, dilaksanakan dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri maupun kolaborasi; e. Menyusun laporan tentang hasil dan proses kerja dengan akurat dan sahih dalam bentuk pendokumentasian asuhan kebidanan pada masa nifas dan meyusui, mengomunikasikan secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkannya; a. Menganalisis dan menginterpretasi data b. Menerapkan manajemen kebidanan dalam memberikan asuhan. c. Menelaah komplikasi yang kemungkinan terjadi pada masa nifas dan menyusi dan memberikan edukasi selama masa nifas dan menyusi. d. Merancang dan melakukan asuhan yang tepat dan efektif dalam manajemen asuhan kebidanan masa nifas dan menyusui. e. Merancang dan melakukan asuhan postnatal, dan neonatus, bayi baru lahir sehat sampai usia 5 tahun yang fisiologis serta asuhan pelayanan kontrasepsi untuk mengoptimalkan kesehatan dengan memperhatikan kebudayaan setempat; f. Mendeteksi kelainan dan komplikasi selama masa nifas dan menyusui serta melakukan rujukan; g. Mengaplikasikan komunikasi melaksanakan asuhan kebidanan efektif dalam h. Mampu memberikan asuhan dan memandu penatalaksanaan asuhan nifas dan menyusi yang aman, sehat, peka terhadap kebudayaan setempat, serta menangani situasi kegawatdaruratan untuk mengoptimalkan kesehatan ibu selama masa nifas dan menyusui dan bayinya yang baru lahir sesuai dengan kode etik profesi bidan; i. Melaksanakan penyuluhan kesehatan dalam rangka promosi kesehatan ibu dan anak j. Mampu menempatkan diri sebagai role model ditatanan pelayanan kesehatan masyarakat 4 k. Mampu merancang dan melaksanakan proses penelitian sederhana dalam upaya peningkatan kualitas asuhan kebidanan pada masa nifas dan menyusui. l. Mampu mengoperasikan tehnologi informasi dalam menerapkan asuhan kebidanan m. Mampu mengaplikasikan entrepreneurship dalam asuhan kebidanan masa nifas dan menyusi. D. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) CPMK 1. Mampu memahami konsep dasar asuhan masa nifas dan menyusui 2. Mampu menguraikan konsep manajemen laktasi 3. Mampu mengintegrasikan Kebijakan terkait masa nifas dan menyusui 4. Mampu memahami aspek legal dalam pelayanan asuhan kebidanan masa nifas 5. Mampu Mengkategorikan perubahan fisiologis pada masa nifas 6. Mampu mengkategorikan perubahan psikologis pada masa nifas 7. Mampu melaksanakan Health Edukation/KIE pada pelayanan masa nifas 8. Mampu melaksanakan Promosi Kesehatan terkait Anticipatory Guidance 9. Mampu melakukan investigasi kasus yang terjadi pada masa nifas 10. Mampu melaksanakan tindak lanjut asuhan kebidanan pada masa nifas 11. Mampu melakukan Analisis kasus dan membuat pencatatan dan pelaporan masa nifas 12. Mendokumentasikan asuhan kebidanan pada kasus masa nifas 13. Mampu mengaplikasikan Entrepreneurship dalam asuhan kebidanan SUB-CPMK Mampu menguraikan dan mengkategorikan asuhan masa nifas Mampu menjelaskan konsep manajemen dan mampu mempraktekkan pelaksanaan manajemen laktasi Mampu menjelaskan dan merumuskan kebijakan terkait masa nifas dan menyusui Mampu memahami dan melaksankan aspek legas dalam pelayanana kebidanan Mampu menjelaskan dan menguraikan perubahan fisiologi masa nifas Mampu menjelaskan dan menguraikan perubahan psikologi masa nifas Mampu melaksanakan Health Edukation/KIE pada pelayanan masa nifas Mampu melaksanakan Promosi Kesehatan terkait Anticipatory Guidance Mampu melakukan investigasi kasus yang terjadi pada masa nifas Mampu melaksanakan tindak lanjut asuhan kebidanan pada masa nifas Mampu melakukan Analisis kasus dan membuat pencatatan dan pelaporan masa nifas Mampu melakukan pendokumentasian asuhan kebidanan pada kasus masa nifas Mampu mengaplikasikan Entrepreneurship dalam asuhan kebidanan E. MATERI 1. Konsep dasar asuhan masa nifas dan menyusui a. Defnisi masa nifas b. Tujuan asuhan masa nifas c. Peran dan Tanggaungjawab bidan pada masa nifas 5 d. e. f. g. h. Komunikasi Bidan dalam masa nifas Tahapan masa nifas Kebijakan program nasional masa nifas Evidentbased (ibu Nifas dan ibu menyusui) Indikasi dan Kontra Indikasi Menyusui 2. Konsep manajemen laktasi a. Konsep ASI b. Konsep Menyusui c. Dukungan bidan dalam pemebrian ASI d. Manfaat pemebrian ASI e. Komposisi Gizi dalam ASI f. Upaya memperbanyak ASI g. Tanda bayi cukup ASI h. ASI Ekslusif i. Manajemen penyimpanan ASI j. Masalah dalam pemebrian ASI dan menyusui k. Praktikum ( Perawatan payudara pada masa nifas dan teknik meyusui yang baik dan benar 3. Aspek legal dalam pelayanan asuhan kebidanan masa nifas a. b. c. d. 5. Perubahan fisiologi dan psikologi masa nifas dan menyusui a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. k. 6. Hak2 anak mengenai (ASI) Undang-undang menyusui Etik menyusui Faktor-faktor yang mempengaruhi masa nifas dan menyusui : 1. Aspek Biologis 2. Aspek Psikologis 3. Aspek Sosial 4. Aspek Spiritual Perubahan sistem reproduksi Perubahan sistem pencernaan Perubahan sistem perkemihan Perubahan sistem muskuluskletal Perubahan sistem endokrin Perubahan sistem cardiovaskuler Perubahan sistem hematologi Perubahan tanda-tanda vital Post partum blues (take In, Talkigng Hold, letting Go) Baby Bluess Kesedihan dan duka cita Faktor-faktor yang mempengaruhi masa nifas dan menyusui 1. Aspek Biologis 6 2. 3. 4. 7. Aspek Psikologis Aspek Sosial Aspek Spiritual Respon orang tua terhadap ibu masa nifas dan bayi baru lahir a b c Bounding Attachmand Respon ayah dan keluarga Sibling Rivally 8. Kebutuhan dasar ibu masa nifas dan menyusui a. Nutrisi dan cairan b. Ambulasi dini c. Eliminasi d. Kebersihan diri e. Istirahat f. Seksualitas g. Latihan/senam nifas h. Anticipatory guedence i. Penengetahuan ibu tentang merawat anaknya j. Pengetahuan ibu tentang tanda bahaya k. Pengetahuan ibu tentang imunisasi l. Pengetahuan ibu tentang KB m. Pengetahuan ibu tentang Tumbuh Kembang anak sampai 40 hari 9. Penyulit dan komplikasi masa nifas dan menyusui a. Perdarahan pervaginam b. Infeksi masa nifas c. Sakit kepala d. Nyeri epigastrium e. Penglihatan kabur f. Pembengkakan di wajah dan ekstremitas g. Demam, muntah, rasa sakit waktu berkemih h. Kehilangan nafsu makan i. Merasa sedih dan merasa tidak mampu mengurus bayinya dan dirinya sendiri j. Bayi bingung puting 10. Asuhan pada ibu masa nifas dan menyusui a. Berfikir kritis - Anamnesa - Pengkajian data psikososial - Pengkajian riwayat kesehatan - Pengkajian riwayat persalinan - Pengkajian riwayat KB - Pengkajian sosial budaya 7 b. Pemeriksaan fisik pada masa nifas secara Head Too Toe - Petunjuk K3 dalam pemeriksaan - Persiapan alat pemeriksaan - Pelaksanaan pemeriksaan - Dokumentasi dan pencegahan infeksi c. Tindak lanjut asuhan masa nifas - Melakukan pemeriksaan fidik - Merumuskan diagnosa kebidanan - Merencanakan asuhan kebidanan - Pelaksanaan asuhan kebidanan - Melakukan evaluasi 11. Pendokumentasian asuhan masa nifas dan menyusui a. 6-8 jam post partum b. 6 hari post partum/1 minggu post partum c. 12 hari post partum/2 minggu post partum d. 40 hari post partum/6-8 minggu post partum 12. Identifikasi kasus-kasus yang terjadi pada masa nifas dan menyusui a. Perdarahan post partum b. Depresi post partum c. Infeksi pada masa nifas 13. Aplikasi entrepreneurship dalam asuhan kebidanan 1. Kelas masa nifas 2. Kelas Neonatus 3. Kelas Kebugaran mas nifas 4. Dst (proposal) F. KEGIATAN PEMBELAJARAN (METODE) Menggunakan tatap muka, penugasan, seminar, mandiri, diskusi, demostrasi, Problem Based Learning, tutorial, praktik klinik G. TUGAS (TAGIHAN) No Bahan Kajian 1 2 Manajemen Laktasi Kebijakan dan Aspek legal dalam Alokasi Waktu Penugasan (Tagihan) Teori : Tatap Muka : 120 Menit Penugasan terstruktur : 180 mnt Belajar mandiri : 90 menit Praktik : melakukan praktik perawatan payudara dan teknik menyusui yang baik dan benar 240 menit. Teori : Tatap Muka : 120 Menit Pembuatan paper tentang manajemen Laktasi Pembuatan Paper tentang kebijakan dan aspek legal 8 asuhan masa nifas dan menyusui 3 4 Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 50 menit Praktik : Teori : Tatap Muka : 120 Menit Penugasan terstruktur : 180 mnt Belajar mandiri : 90 menit Praktik : Perubahan fisiologi dan psikologi mas nifas, proses adaptasi dan respon orang tua pada masa nifas dan menyusui Pemahaman health Teori : education/kie dan Tatap Muka : 120 Menit anticipatory guedence Penugasan terstruktur : 180 mnt Belajar mandiri : 90 menit Praktik :240 menit 5 6 7 8 9 10 Pemahaman tentang penyulit dan komplikasii yang sering terjadi pada masa nifas Berfikir kritis dengan 7 langkah varney Teori : Tatap Muka : 180 Menit Penugasan terstruktur : 180 mnt Belajar mandiri : 90 menit Praktik : Teori : Tatap Muka : 180 Menit Penugasan terstruktur : 180 mnt Belajar mandiri : 60 menit Praktik : 240 menit Praktikum Teori : pemeriksaan fisik Tatap Muka : 160 Menit Penugasan terstruktur : 180 mnt pada masa nifas Belajar mandiri : 360 menit Praktik : 480 menit Tindak lanjut asuhan Teori : pada masa nifas dan Tatap Muka : 120 Menit Penugasan terstruktur : 180 mnt menyusui Belajar mandiri : 360 menit Praktik : 120 menit Pendomukentasian Teori : asuhan pada masa Tatap Muka : 120 Menit nifas sesuai kebijakan Penugasan terstruktur : 180 mnt teknis kunjungan Belajar mandiri : 240 menit Praktik : 120 menit masa nifas Integrasi Entrepreneurship Teori : Tatap Muka : 120 Menit Penugasan terstruktur : 360 mnt dalam asuhan masa nifas dan menyusui Pembuatan Paper tentang Perubahan fisiologi dan psikologi mas nifas, proses adaptasi dan respon orang tua pada masa nifas dan menyusui Pembuatan Paper tentang HE dengan membuat poster atau leafleat, membuat media tentang senam nifas Pembuatan Paper tentang penyulit dan komplikasii yang sering terjadi pada masa nifas Penelusuran kasus pada masa nifass dengan 7 langkah varney minimal 2 kasus Mengenal alat2 untuk pemeriksaan masa nifas, melaksanakan pemeriksaan masaa nifas dan praktikum pencegahan infeksi dengan cuci tangan dan dokumentasi Aplikasi secara menyeluruh dalam kompetensi asuhan pada masa nifas Membuat pendokumentasian masa nifas 6-8 jam, 6 hari/1minggu PP, 12 hari/2 minggu PP, dan 40 hari/6-8 minggu PP APLIKASI Entrepreneurship dalam pelayanan kebidanan 9 Belajar mandiri : 240 menit Praktik : 480 menit pada masa menyusui. nifas dan H. PENILAIAN Metode: Tes tulis, tes lisan, tes performance (unjuk kerja), portofolio, dll. Instrumen Lembar/soal tes, lembar penilaian kinerja, checklist, rating scale, lembar rubric, dll. Komponen dan proporsi penilaian 1. Tugas ……………………………………. 2. UTS ……………………………………. 3. UAS ……………………………………. 4. Dst.. ……………………………………. 20% 35% 45% …. Kriteria penilain/kelulusan Penilaian dapat dilakukan dalam bentuk, ujian tulis (UTS dan UAS), dan penampilan keterampilan serta pencapaian target NBL Teori = 65, NBL Praktik 70. Konversi nilai : Nilai mentah 0-45 46-59 60-67 68-75 76-100 Nilai mutu 1 2 3 4 5 Lambang E D C B A I. PERATURAN (TATA TERTIB) 1. Hadir di kelas tepat waktu sesuai dengan waktu yang ditetapkan/disepakati toleransi waktu 10 menit keterlambatan 2. Setiap mahasiswa harus aktif dan partisipatif dalam perkuliahan. 3. Ada pemberitahuan jika tidak hadir dalam perkuliahan tatap muka 4. Selama perkuliahan berlangsung, Handphone dalam posisi off atau silent 5. Meminta izin (dengan cara mengangkat tangan) jika ingin berbicara, bertanya, menjawab, 6. 7. meninggalkan kelas atau keperluan lain Saling menghargai dan tidak membuat kegaduhan/gangguan/ kerusakan dalam kelas Selama kegiatan belajar mengajar dalam semester peserta didik tidak boleh absent dengan alasan apapun lebih dari 15%. Jika karena satu hal yang penting peserta didik tidak mengikuti kegiatan belajar, maka sebagai gantinya adalah menyusun makalah, studi kasus sesuai dengan topik yang ditentukan oleh pendidikan. Kegiatan praktik harus diikuti 100 % 8. 9. Tidak boleh ada plagiat dan bentuk-bentuk pelanggaran norma lainnya 10. Izin yang diperoleh hanya melalui unit pendidikan 11. Selama mengikuti kegiatan belajar, mahasiswa harus mematuhi tata tertip yang sudah ditetapkan 12. Persyaratan ujian semester a telah menyelesaikan administrasi keuangan 10 b mengikuti PBT minimal 85% c telah menyerahkan semua penugasan selama kegiatan belajar J. SUMBER (REFERENSI) 1. Karlina, Novri, dkk. 2015. Etikolegal Dalam Praktik Kebidanan Edisi 2. Bogor: In Media 2. Purwoastuti, Endang, dkk. 2015. Etikolegal Dalam Praktik Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Baru 3. Marmi. 2014. Etika Profesi Bidan. Yogyakarta: Pustaka Belajar 4. Rismalinda. 2011. Etika Profesi dan Hukum Kesehatan. Jakarta: CV.Trans Info Media 5. Artikel Kesehatan. 2013. Air Susu Ibu dan Hak Bayi. http://idai.or.id/publicarticles/klinik/asi/air-susu-ibu-dan-hak-bayi.html 6. Artikel Kesehatan. Standar Pelayanan Nifas. http://www.slideshare.net/youneethan/4standar-pelayanan-nifas 7. Artikel Kesehatan. Standar Pelayanan Nifas. http://dinkes.kedirikab.go.id K. RINCIAN RENCANA KEGIATAN (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) ………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………..…….(ditulis dalam bentuk matrik. Lihat halaman berikut) 11 Pertemuan Ke (tgl/bln/thn) Capaian pembelajaran MATERI METODE ALOKASI WAKTU 1. Mahasiswa memperoleh dan memiliki RPS 2. Menyepakati RPS 3. Mepnyepakati Tugas 4. Dosen menyajikan dan mendiskusikan kontrak kuliah (RPS) bersama mahasiswa 5. RPS disebarkan kepada mahasiswa 6. Membagi kelompok dan meyepakati tugas dan tata tertib yang telah disepakati bersama T (1 x 50 ‘) REF TAGIHAN DOSEN 9. 1. 2 Mahasiswa memiliki pemahaman tujuan, ruang lingkup, materi, stategi dan evaluasi pemebelajaran, serta evaluasi pembelajaran (mahasiswa memahami dan menyepakati kontrak kuliah) 1. Mampu mengemukakan 2. 3. 4. 5. definisi masa nifas Mampu mengemukakan tujuan asuhan masa nifas Mampu mengemukakan peran dan tanggungjawab bidan pada masa nifas Mampu menguraikan komunikasi bidan dalam asuhan masa nifas Mampu mengkategorikan tahapan masa nifas Kontrak Program perkuliahan Membahas tentang tujuan, deskripsi, capaian pembelajaran, materi asuhan kebidanan masa nifas dan menyusi, kegiatan pembelajaran, tugas (tagihan), penilaian, tata tertib mata kuliah, referensi yang digunakan dan rincian SAP. A. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Konsep Masa Nifas Defnisi masa nifas Tujuan asuhan masa nifas Peran dan Tanggaungjawab bidan pada masa nifas Komunikasi Bidan dalam masa nifas Tahapan masa nifas Kebijakan program nasional masa nifas Evidentbased (ibu Nifas dan ibu menyusui) Indikasi dan Kontra Indikasi Menyusui 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Penugasan materi selanjutnya (0.5x100) T (4 x 50 ‘) (2x100) 1. 2. 3. 4. RPS Laptop LCD Literatur 1. 2. 3. 4. RPS Laptop LCD Literatur 1. Pembagian klpk 2. Penugasan 3. Pembuatan paper (1 X 4. Membuat1. PPT6 5. Presentasi 0 6. Kuis’ 7. Studi ) kasus 8. UTS 9. UAS Puri Puri 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Kuis 6. Studi kasus 7. UTS 8. UAS 12 6. Mampu mengkategorikan kebijaksanaan program nasinal pada masa nifas 7. Mampu mengemukakan evidenbased masa nifas dan menyusui 8. Mampu mengkategorikan indikasi dan indikasi menyusi 3 1. Mampu mengemukakan Konsep ASI 2. Mampu menguraikan konsep Menyusui 3. Mampu mengemukakan Dukungan bidan dalam pemberian ASI 4. Memapu menguraikan Manfaat pemberian ASI 5. Mampu megkategorikan mampu menjabarkan Komposisi gizi dalam ASI 6. Mampu menjabarkan Upaya memperbanyak ASI 7. Mampu menggambarkan Tanda bayi cukup ASI 8. Mampu mengemukakan konsep Asi Ekslusif 9. Mamapu menguraikan Manajemen penyimpanan ASI yang baik dan benar 10. Mampu mengkategorikan Masalah dalam pemberian ASI dan menyusui Puri B. Konsep Menyusui (Tugas ibu Menyusui) 1. Konsep ASI 2. Menyusui 3. Dukungan bidan dalam pemberian ASI 4. Manfaat pemberian ASI 5. Komposisi gizi dalam ASI 6. Upaya memperbanyak ASI 7. Tanda bayi cukup ASI 8. Asi Ekslusif 9. Manajemen penyimpanan ASI yang baik dan benar 10. Masalah dalam pemberian ASI dan menyusui 11. Praktikum : A. Perawatan Payudara B. Menyusui yang baik dan benar 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Demontrasi 6. BST 7. Praktikum 2 perasat 8. Penugasan materi selanjutnya T (3 x 50 ‘) (1,5x100) P (1 x 170 ‘) ( 2 x 85 ) 1. 2. 3. 4. 5. RPS Laptop LCD daftik Literatur 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT lengkap dengan produk visual (foto, video dll) 4. Presentasi 5. Kuis 6. Studi kasus 7. UTS 8. UAS Puri 10. k e l o m p 13 11. Mampu melaksanakan praktik perawatan payudara pada masa nifas dan menyusui 12. Mampu melaksankan praktik menyusi yang baik dan benar 4 1. Mampu mengemukakan Hak2 anak mengenai (ASI) 2. Mampu menelaah Undangundang menyusui 3. Mampu menelaah tentang Etik menyusui 4. Mampu mengkategorikan Faktor-faktor yang mempengaruhi masa nifas dan menyusui : Yang menlipti Aspek Biologis, Aspek Psikologis, Aspek Sosial, dan Aspek Spiritual o k 11. C. Kebijakan dan Aspek legal dalam asuhan masa nifas dan menyusui 1. Hak2 anak mengenai (ASI) 2. Undang-undang menyusui 3. Etik menyusui 4. Faktor-faktor yang mempengaruhi masa nifas dan menyusui : a. Aspek Biologis b. Aspek Psikologis c. Aspek Sosial d. Aspek Spiritual 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Penugasan materi selanjutnya T (1 x 50 ‘) (1x100) 1. 2. 3. 4. RPS Laptop LCD Literatur 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Kuis 6. Studi kasus 7. UTS 8. UAS NISA 14 5 1. Mampu menguraikan Perubahan sistem reproduksi 2. Mampu menguraikan Perubahan sistem pencernaan 3. Mampu menguraikan Perubahan sistem perkemihan 4. Mampu menguraikan Perubahan sistem muskuluskletal 5. Mampu menguraikan Perubahan sistem endokrin 6. Mampu menguraikan Perubahan sistem cardiovaskuler 7. Mampu menguraikan Perubahan sistem hematologi 8. Mampu menguraikan Perubahan tandatanda vital A. Perubahan fisiologis masa nifas 1. Perubahan sistem reproduksi 2. Perubahan sistem pencernaan 3. Perubahan sistem perkemihan 4. Perubahan sistem muskuluskletal 5. Perubahan sistem endokrin 6. Perubahan sistem cardiovaskuler 7. Perubahan sistem hematologi 8. Perubahan tanda-tanda vital 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Penugasan materi selanjutnya T (4 x 50 ‘) (2x100) 1. 2. 3. 4. RPS Laptop LCD Literatur 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Kuis 6. Studi kasus 7. UTS 8. UAS NISA 15 6 1. Mampu mengkategorikan Post partum blues (take In, Talkigng Hold, letting Go) 2. Mampu menguraikan Baby Bluess 3. Mampu mengemukakan Kesedihan dan duka cita 4. Mampu menguraikan Bounding ATTACHMAND 5. Mampu menguraikan Respon ayah dan keluarga 6. Mampu mengkategorikan Sibling Rivally B. Perubahan psikologis/proses adaptasi ibu masa nifas dan anak 1. Post partum blues (take In, Talkigng Hold, letting Go) 2. Baby Bluess 3. Kesedihan dan duka cita C. Respon orang tua terhadap ibu nifas dan Bayi baru lahir 1. Bounding ATTACHMAND 2. Respon ayah dan keluarga 3. Sibling Rivally 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Penugasan materi selanjutnya T (3 x 50 ‘) (1,5x100) 1. 2. 3. 4. RPS Laptop LCD Literatur 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Kuis 6. Studi kasus 7. UTS 8. UAS NISA 16 7 1. Mampu menguraikan dan mempraktikkan materi health education tentang Nutrisi dan cairan pada masa nifas 2. Mampu menguraikan dan mempraktikkan materi health education tentang Ambulasi dini pada masa nifas 3. Mampu menguraikan dan mempraktikkan materi health education tentang Eliminasi pada masa nifas 4. Mampu menguraikan dan mempraktikkan materi health education tentang Kebersihan diri pada masa nifas 5. Mampu menguraikan dan mempraktikkan materi health education tentang Istirahat pada masa nifas 6. Mampu menguraikan dan mempraktikkan materi health education tentang Seksualitas pada masa nifas 7. Mampu menguraikan dan mempraktikkan materi health education tentang Senam Nifas pada masa nifas A. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Health Education/KIE Nutrisi dan cairan Ambulasi dini Eliminasi Kebersihan diri Istirahat Seksualitas Latihan/Senam Nifas (Praktikum) 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Role play 6. Demostrasi 7. Penugasan materi selanjutnya T (1 x 50 ‘) (0,5x100) P (2 x 170 ‘) (4x85) 1. 2. 3. 4. 5. RPS Laptop LCD Poster Lembar balik 6. Literatur 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Membuat media KIE, dalam bentuk poster, vidio dll 6. Kuis 7. Studi kasus 8. UTS 9. UAS NISA 17 8 9 1. Mampu mengemukakan Pengetahuan ibu tentang merawat anaknya 2. Mampu mengemukakan Pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya 3. Mampu mengemukakan Pengetahuan ibu tentang imunisasi 4. Mampu mengemukakan Pengetahuan tentang KB 5. Mampu mengemukakan Tumbuh Kembang Anak Sampai 40 Hari 1. Mampu mengidentifikasi Perdarahan pervaginam yang terjadi pada masa nifas 2. Mampu mengidentifikasi Infeksi masa nifas yang terjadi pada masa nifas 3. Mampu mengidentifikasi Sakit kepala yang terjadi pada masa nifas 4. Mampu mengidentifikasi Nyeri epigastrium yang terjadi pada masa nifas 5. Mampu mengidentifikasi Penglihatan kabur yang terjadi pada masa nifas 6. Mampu mengidentifikasi B. Anticipatory Guidance (berdiri sendiri) 1. Pengetahuan ibu tentang merawat anaknya 2. Pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya 3. Pengetahuan ibu tentang imunisasi 4. Pengetahuan tentang KB 5. Tumbuh Kembang Anak Sampai 40 Hari A. Penyulit dan komplikasi yang sering terjadi pada masa nifas 1. Perdarahan pervaginam 2. Infeksi masa nifas 3. Sakit kepala 4. Nyeri epigastrium 5. Penglihatan kabur 6. Pembengkakan di wajah dan ekstremitas 7. Demam, muntah,rasa sakit waktu berkemih 8. Kehilangan nafsu makan 9. Merasa sedih dan merasa tidak mampu mengurus bayinya dan dirinya sendiri 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Penugasan materi selanjutnya 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Penugasan materi selanjutnya T (3 x 50 ‘) (1,5x100) T (4 x 50 ‘) (2x100) 1. 2. 3. 4. RPS Laptop LCD Literatur 1. 2. 3. 4. RPS Laptop LCD Literatur 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Kuis 6. Studi kasus 7. UTS 8. UAS NISA 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Kuis 6. Studi kasus 7. UTS 8. UAS NISA 18 10 Pembengkakan di wajah dan ekstremitas yang terjadi pada masa nifas 7. Mampu mengidentifikasi Demam, muntah,rasa sakit waktu berkemih yang terjadi pada masa nifas 8. Mampu mengidentifikasi Kehilangan nafsu makan yang terjadi pada masa nifas 9. Mampu mengidentifikasi Merasa sedih dan merasa tidak mampu mengurus yang terjadi pada masa nifas bayinya dan dirinya sendiri yang terjadi pada masa nifas 10. Mampu mengidentifikasi Bayi bingung puting yang terjadi pada masa nifas 10. Bayi bingung puting 1. Mampu melakukan Anamnesa pada ibu nifas 2. Mampu melakukan Pengkajian data psikososial 3. Mampu melakukan pada ibu nifas Pengkajian riwayat kesehatan pada ibu nifas 4. Mampu melakukan Pengkajian riwayat persalinan pada ibu nifas 5. Mampu melakukan A. Berfikir kritis (7 langkah varney) 1. Anamnesa 2. Pengkajian data psikososial 3. Pengkajian riwayat kesehatan 4. Pengkajian riwayat persalinan 5. Pengkajian riwayat KB 6. Pengkajian sosial budaya 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Penugasan materi selanjutnya T (3 x 50 ‘) (1,5x100) 1. 2. 3. 4. RPS Laptop LCD Lbr.pengk ajian 5. daftik 6. Literatur 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi kasus 5. Foto copy daftar tilik 6. Kuis 7. Studi kasus 8. UTS NURMAH 19 Pengkajian riwayat KB pada ibu nifas 6. Mampu melakukan Pengkajian sosial budaya pada ibu nifas 11 12 1. Petunjuk K3 dalam pemeriksaan 2. Persiapan alat pemeriksaan 3. Pelaksanaan pemeriksaan 4. Dekontaminasi dan pencegahan infeksi 1. Mampu Melakukan pemeriksaan fisik pada ibu nifas 2. Mampu Merumuskan Diagnosa kebidanan pada ibu nifas 3. Mampu Merencanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas 4. Mampu Pelaksanaan aasuhan kebidanan pada ibu nifas 5. Mampu Melakukan evaluasi pada ibu nifas 9. A. Pemeriksaan fisik pada masa nifas secara Head Too Toe 1. Petunjuk K3 dalam pemeriksaan 2. Persiapan alat pemeriksaan 3. Pelaksanaan pemeriksaan 4. Dekontaminasi dan pencegahan infeksi 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Demostrasi 6. BST 7. Penugasan materi selanjutnya A. Tindak lanjut asuhan kebidanan pada masa nifas 1. Melakukan pemeriksaan fisik 2. Merumuskan Diagnosa kebidanan 3. Merencanakan asuhan kebidanan 4. Pelaksanaan aasuhan kebidanan 5. Melakukan evaluasi 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. BST 6. Demonstrasi 7. Penugasan materi selanjutnya P (2 X 170‘) (4x85) P (1 X 170‘) (2x85) UAS 1. 2. 3. 4. 5. RPS Laptop LCD daftik Literatur 1. Penugasan 2. Menonton vidio 3. Membuat PPT 4. Presentasi dan diskusi 5. Kuis 6. Studi kasus 7. UTS 8. UAS NISA 1. 2. 3. 4. 5. RPS Laptop LCD daftik Literatur 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Fc daftik 6. Kuis 7. Studi kasus 8. UTS 9. UAS NURMAH 20 A. PENDOKUMENTASIAN 13 1. Mampu melakukan pendokumentasian 6-8 Jam post partum 2. Mampu melakukan pendokumentasian 6 hari post partum/1 minggu post partum 3. Mampu melakukan pendokumentasian 12 hari post partum/2 minggu post partum 4. Mampu melakukan pendokumentasian 40 post partum/6-8 minggu post partum 14 Mampu membuat rancangan pelayanan asuhan kebidanan pada masa nifas dalam aplikasi enterpreneurship 1. 6-8 Jam post partum 2. 6 hari post partum/1 minggu post partum 3. 12 hari post partum/2 minggu post partum 4. 40 post partum/6-8 minggu post partum Entrepreneurship dalam pelayanan kebidanan pada masa nifas 1. Kelas Masa Nifas 2. Kelas neonatus 3. Kelas ibu menyusui 4. Kelas senam nifas 5. dst 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus 5. Penugasan materi selanjutnya 1. Refleksi 2. Presentasi 3. Penyajian materi oleh dosen 4. Studi kasus P (2 x 170 ‘) (4x85) T (4 x 50 ‘) (2x100) 1. RPS 2. Laptop 3. LCD 4. Laporan SK, LTA 5. Literatur 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Membuat makalah pendokumen tasian 6. Kuis 7. Studi kasus 8. UTS 9. UAS NURMAH 1. 2. 3. 4. 1. Penugasan 2. Pembuatan paper 3. Membuat PPT 4. Presentasi 5. Seminar 6. Studi kasus 7. UTS 8. UAS NURMAH RPS Laptop LCD Laporan SK, LTA 5. Literatur Mengetahui, WAKIL Ketua I bidang Akademik Koordinator Mata Kuliah Lenny Irmawaty Sirait, SST.,M.Kes Hainun Nisa, SST., M.Kes 21 22 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS (ASKEB 5) PROGRAM STUDI KEBIDANAN (DIII) SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MEDISTRA INDONESIA YAYASAN MEDISTRA INDONESIA 2018 1 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Institusi Program Studi Mata Kuliah : STIKes Medistra Indonesia : Kebidanan (D III) : Asuhan Kebidanan Komunitas (Askeb 5) Bobot/Sks Kode Mata Kuliah Pra-Syarat (jika ada) Semester Periode Kuliah Jumlah Pertemuan tatap muka Jumlah Pertemuan Praktik Dosen Pengampu : : : : : : 3 sks (2T, 1P) Bd. 306 Tidak Ada Ganjil 2018-2019 14 x 100 menit 14 x 170 menit : Marni Br Karo, S.Tr.Keb., M.Kes Nurmah SST, M.Kes Arsyah, SST, M.Kes Pury K, SST. M.Kes L. TUJUAN 1. Mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mewujudkan Tridharma perguruan tinggi 2. Menghasilkan iklim akademik yang kondusif, berintegritas tinggi dan berdaya saing tingkat nasional internasional 3. Menghasilkan lulusan yang Service Excellent, Profesional, berakhlak, berintegritas tinggi serta berdaya saing di tingkat nasional dan internasional. 4. Menghasilkan lulusan yang unggul dalam praktik kebidanan Service Excellent berbasis fakta (Evidence Based Practise ) yang bercirikan kegawatdaruratan kebidanan dan kewirausahaan 5. Menghasilkan kerjasama dengan lembaga terkait baik di tingkat nasional maupun internasional M. DESKRIPSI Mata kuliah ini memiliki bobot 3 SKS terdiri dari 2 sks teori dan 1 sks praktik. Mata kuliah ini membahas tentang konsep pelayanan kebidanan komunitas dan keluarga sebagai pusat pelayanan Kesehatan diantaranya pengertian, riwayat kebidanan komunitas, sasaran dan tujuan, jaringan kerja kebidanan komunitas, Tugas dan tanggung jawab bidan di komunitas , masalah-masalah kebidanan di komunitas, Aspek perlindungan hukum bagi praktisi di komunitas, Program pemerintah yang berkaitan dengan PWS KIA/KB di wilayah kerja, pembinaan peran serta masyarakat, mengaplikasikan asuhan kebidanan dikomunitas, Monitoring dan evaluasi kegiatan pelayanan kebidanan komunitas dan Pendokumentasian asuhan kebidanan di komunitas 2 N. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) RANAH Sikap Pengetahuan CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN 1. Menjunjung tinggi nilai kemanusian dalam melaksanakan asuhan kebidanan komunitas secara komperhensif berdasarkan agama , moral dan etik kebidanan 2. Mempraktekkan etika dan kode etik profesi dalam praktik kebidanan terutama yang terkait dengan asuhan kebidanan dikomunitas 3. Menunjukkan sikap menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan serta pendapat serta bekerjasama dan memiliki kepekaan social serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. 4. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan dalam memberikan asuhan kebidanan komunitas baik secara mandiri maupun kolaborasi. 5. Mengembangkan hubungan interpersonal dengan menggunakan komunikasi efektif dan berfikir kritis dalam pengambilan keputusan secara tepat dan tepat berdasarkan analisis informasi secara mandiri, kelompok dan organisasi. 6. Menguasai konsep, teori dan/ atau riwayat kebidanan komunitas, sasaran dan tujuan, jaringan kerja kebidanan komunitas 7. Mengindentifikasi masalah-masalah kebidanan komunitas 8. Memformulasikan asuhan kebidanan komunitas yang dilandasi konsep kebidanan, etika profesi dan hukum kesehatan didukung oleh ilmu melalui komunikasi dan konseling berdasarkan evidence based dengan pendokumentasian yang tepat dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi Keterampilan umum 9. Mengaplikasikan asuhan kebidanan dengan memanfaatkan IPTEKS pada Keluarga di masyarakat 10. Menyusun program kerja secara sitematis, terukur dan terarah sesuai kewenangan bidan di komunitas dalam menjalankan Program pemerintah yang berkaitan dengan PWS KIA dan pemecahan masalah yang didasarkan pada pemikiran logis dan inovatif Keterampilan Khusus 11. Menerapkan manajemen asuhan kebidanan dalam merancang dan melaksanakan asuhan kebidanan sepanjang siklus hidup wanita dan peka terhadap kebudayaan setempat serta menangani situasi kegawadaruratan untuk mengoptimalkan klesehatan ibu dan anak sesuai kode etik profesi bidan. O. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) CPMK 1. Mengemukakan konsep-konsep kebidanan komunitas diantaranya pengertian, tujuan, sasaran, ruang lingkup, perkembangan dan jaringan kerja kebidanan komunitas . 1. 2. 3. 4. 5. 2. Menguraikan tugas dan tanggung jawab bidan di komunitas 3. Mengindentifikasi masalah-masalah 6. 1. 2. 3. 1. 3 SUB-CPMK Mampu mengemukakan pengertian kebidanan komunitas dengan bahasa sendiri. Mampu mengemukakan tujuan dan sasaran kebidanan komunitas dengan bahasa sendiri. Mampu mengurutkan ruang lingkup kebidanan komunitas Mampu menggambarkan riwayat perkembangan kebidanan komunitas baik nasional maupun internasional.. Mampu menggambarkan focus sasaran kebidanan komunitas Mampu merumuskan jaringan kerja kebidanan komunitas Mampu merinci tugas utama di komunitas Mampu merancang tugas tambahan di komunitas Mampu melaksanakan sebagai bidan praktek swasta Mampu menemukan masalah kematian ibu dan bayi kebidanan komunitas dan P2NH dan HIV/AIDS 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 4. Melakukan strategi pelayanan kebidanan komunitas 1. 2. 3. Mampu menemukan masalah kehamilan remaja . Mampu menelaah masalah unsafe abortion Mampu mengindentifikasi masalah BBLR Mampu mengkategorikan masalah tingkat kesuburan Mampu mengindentifikasi penyakit menular seksual Mampu mengindentifikasi prilaku dan social budaya di masyarakat Mampu menelaah P2NH dan HIV/AIDS Mampu merancang penkes pada P2NH dan HIV/AIDS Mampu melakuakan pendidikan kesehatan pada P2NH dan HIV/AIDS di komunitas Mampu melakukan pendekatan edukatif dalam penggerkana peran serta masyarakat Mampu melakukan pelayanan yang berorentasi pada kebutuhan kesehatan. Mampu mengindentifikasi fasilitas dan potensi yang ada di masyarakat 5. Mengintegrasikan aspek perlindungan hukum bagi praktisi bidan di komunitas 1. Mampu menguraikan standard pelayanan kebidanan komunitas 2. Mampu menjelaskan kode etik kebidanan komunitas 3. Mampu mengintergrasikan standar asuhan kebidanan komunitas 4. Mampu menggambarkan tentang registrasi bidan 5. Mampu melaksanakan kewenangan bidan di komunitas 6. Melaksanakan manajerial asuhan kebidanan komunitas baik dirumah, posyandu, polindes dan kegawadaruratan kebidanan komunitas serta system rujukan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 7. Melaksanakan program pemerintah yang berkaitan dengan PWS KIA dan AMP 1. 2. 3. 8. Mampu melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan kebidanan komunitas 4. 1. 2. 4 Mampu meksanakn asuhan antenatalcare dikomunitas Mampu meksanakn asuhan intranatal care dikomunitas Mampu meksanakn asuhan postnatal care dikomunitas Mampu meksanakn asuhan BBL dan neonatus di komunitas Mampu meksanakn asuhan pelayanan kesehatan bayi dan balita dikomunitas Mampu melaksanakan pelayanan kegawadaruratan obstetric dan neonatal Mampu melakukan system rujukan komunikasi di komunitas Mampu melakukan pengumpulan data sasaran, data dasar dan data lainnya Mampu Merumuskan kegiatan PWS KIA Mampu melaksanakan kegiatan PWS KIA di wilayah kerja Mampu melakukan audit maternal di wilayah kerja Mampu melaksanakan pelayanan kesehatan pada wanita sepanjang daur hidupnya Mampu melaksanakan skrining dan deteksi dini kesehatan wanita 9. Mampu melaksanakan kesehatan lingkungan dan PHBS, 10. Menganalisa ekologi manusia dan prilaku manusia serta cultural awarnes 3. Mampu melaksanakan manajemen balita sakit 4. Mampu menyusun dan melaksanakan pencatatan serta pelaporan kohot ibu 1. Mampu mengindentifikasi kesehatan lingkungan dan PHBS di komunitas 2. MAmpu melaksanakan penanggulangan kesehatan lingkungan dan PHBS di komunitas 3. Mampu mengindentifikasi P2NH dan HIV/AIDS di komunitas 4. Mampu melakukan promosi kesehatan yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan, PHBS, P2NH dan HIV/AIDS 1. Konsep ekologi manusia 2. Interaksi Manusia-Ekosistem 3. Etika lingkungan 4. Pengetahuan Adat dan Adat Masyarakat 5. Praktek Lingkungan & Perubahan Perilaku 6. Peranan lingkungan terhadap ekologi manusia 7. Aspek sosial budaya yang berhubungan kehamilan, persalinan, nifas, BBL, Bayi, Balita, Anak, Remaja, Usia lanjut 8. 9. Pentingnya kesadaran budaya Ekologi antropologi a. Antropologi secara umum b. Antropologi kesehatan Antropologi pelayanan kebidanan komunitas c. Sistem nilai dan norma yang berlaku di masyarakat terkait dengan kebidanan Komunitas d. Pandangan masyarakat tentang dukun bayi dan petugas kesehatan e. Masalah yang terjadi dalam antropologi kebidanan komunitas 10.cultural awarnes a. Pengertian cultural awarnes b. Tujuan cultural awarnes c. Cara-cara pendekatan sosial budaya dalam praktik kebidana d. Konsep motivasi perilaku sosial dan cultural Awereness 11. Menggerakkan peran serta masyarakat 1. MAmpu melakukan pembinaan peran serta masyarakat 2. Mampu melakukan pertemuan GSI dalam promosi suami, bidan dan desa siaga 3. MAmpu melaksanakan kemitraan bidan dan dukun 4. Mamp[u melakukan pembinaan kader 5. Mampu merancang dan melaksanakan posyandu 6. Mampu merancang pengaturan biaya bagi masyarakat yang tidak mampu 7. Mampu merancang pengaturan transportasi setempat 5 12. Mampu mengaplikasikan asuhan kebidanan keluarga dan keluarga binaan di komunitas 1. 2. 3. 4. 13. Melaksanakan Program promosi kesehatan pada masyarakat 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Mampu melaksanakn penumpulan data, scoring masalah, olah data, MMD dan seminar akhir di komunitas 1. 2. 3. 4. 5. yang siap pakai untuk rujukan darurat Mampu menelaah konsep keluarga Mampu merancang tugas keluarga dalam bidang kesehatan Mampu melakukan asuhan kebidanan pada keluarga binaan Mampu menyusun dan melaksanakan pendokumentasian asuhan kebidanan pada keluarga binaan Mampu menelaah konsep dasar promosi kesehatan Mampu memahami perbedaan pendidikan dan penyuluhan kesehatan Mampu melaksanakan prinsip pendidikan dan penyuluhan kesehatan Mampu memahami ruang lingkup promosi kesehatan Mampu melaksanakan upaya promosi kesehatan Mampu melakukan metode promosi kesehatan Mampu membuat alat Bantu/media promosi kesehatan Mampu melakukan penyuluhan kesehatan di masyarakat Mampu melaksanakan peran bidan dalam promosi kesehatan Mampu melakukan pengumpulan data di komunitas Mampu melaksanakan scoring masalah di komunitas Mampu melakukan pengolahan data di komunitas Mampu melaksanakan MMD di komunitas Mampu melakukan seminar akhir di komunitas P. MATERI 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Pengertian kebidanan komunitas Riwayat kebidanan komunitas Tujuan dan sasaran kebidanan komunitas Ruang lingkup kebidanan komunitas Jaringan kerja kebidanan komunitas Masalah kematian ibu dan bayi Masalah kehamilan remaja . Masalah unsafe abortion Masalah BBLR Masalah tingkat kesuburan Penyakit menular seksual Prilaku dan social budaya di masyarakat Pendekatan edukatif dalam penggerkana peran serta masyarakat Pelayanan yang berorentasi pada kebutuhan kesehatan. Fasilitas dan potensi yang ada di masyarakat Standard pelayanan kebidanan komunitas Kode etik kebidanan komunitas Standar asuhan kebidanan komunitas Registrasi bidan Kewenangan bidan di komunitas 6 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. Manajerial asuhan kebidanan antenatalcare dikomunitas Manajerial asuhan kebidanan intranatal care dikomunitas Manjerial asuhan kebidanan postnatal care dikomunitas Manajerial asuhan kebidanan BBL dan neonatus di komunitas MAnajerial asuhan pelayanan kesehatan bayi dan balita dikomunitas Pelayanan kegawadaruratan obstetric dan neonatal System rujukan melalui advokasi, negosiasis dan komunikasi di komunitas Pengumpulan data sasaran, data dasar dan data lainnya PWS KIA wilayah kerja Pencatatan serta pelaporan kohot ibu Aaudit maternal dan neonatal di wilayah kerja Pelayanan kesehatan pada wanita sepanjang daur hidupnya Skrining dan deteksi dini kesehatan wanita Manajemen balita sakit kesehatan lingkungan dan PHBS di komunitas Penkes kesling dan PHBS penanggulangan kesehatan lingkungan dan PHBS di komunitas P2NH dan HIV/AIDS di komunitas Pendidikan kesehatan yang berhubungan P2NH dan HIV/AIDS Konsep ekologi manusia Interaksi Manusia-Ekosistem Etika lingkungan Pengetahuan Adat dan Adat Masyarakat Praktek Lingkungan & Perubahan Perilaku Peranan lingkungan terhadap ekologi manusia Aspek sosial budaya yang berhubungan kehamilan, persalinan, nifas, BBL, Bayi, Balita, Anak, Remaja, Usia lanjut 47. Pentingnya kesadaran budaya 48. Antropologi kesehatan Antropologi pelayanan kebidanan komunitas 49. Sistem nilai dan norma yang berlaku di masyarakat terkait dengan kebidanan Komunitas 50. Pandangan masyarakat tentang dukun bayi dan petugas kesehatan 51. Masalah yang terjadi dalam antropologi kebidanan komunitas 52. 53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. 60. 61. 62. 63. 64. 65. cultural awarnes Pembinaan peran serta masyarakat Pertemuan GSI dalam promosi suami, bidan dan desa siaga Kemitraan bidan dan dukun Pembinaan kader Posyandu Pengaturan biaya bagi masyarakat yang tidak mampu Pengaturan transportasi setempat yang siap pakai untuk rujukan darurat Konsep keluarga Tugas keluarga dalam bidang kesehatan Asuhan kebidanan pada keluarga binaan Instrumen Keluarga Pendokumentasian asuhan kebidanan pada keluarga binaan Konsep dasar promosi kesehatan 7 66. 67. 68. 69. 70. 71. 72. 73. 74. 75. 76. 77. 78. 79. Perbedaan pendidikan dan penyuluhan kesehatan Prinsip pendidikan dan penyuluhan kesehatan Ruang lingkup promosi kesehatan Upaya promosi kesehatan Metode promosi kesehatan Alat Bantu/media promosi kesehatan Penyuluhan kesehatan di masyarakat Peran bidan dalam promosi kesehatan Instrumen pengumpulan data di komunitas Pengumpulan data di komunitas Skoring masalah di komunitas Pengolahan data di komunitas MMD di komunitas Seminar akhir di komunitas Q. KEGIATAN PEMBELAJARAN (METODE) Pembelajaran akan dilakukan dengan berbasis pada strategi student active learning, student center learning. Mahasiswa difasilitasi untuk aktif mencari, menemukan, dan memperoleh berbagai konsep, teori dan fakta-fakta tentang kesehatan reproduksi. Ada 4 kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam perkuliahan: 1. Presentasi (penyajian) materi 2. Penugasan. Terdapat sejumlah tugas yang harus dikerjakan oleh mahsiswa selama perkuliahan berlangsung dalam satu semester. Di antaranya tugas eksplorasi konsep, teori, data dan/atau fakta, termasuk tugas studi kasus,dalam kebidanan komunitas 3. Praktek. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa akan menggelar praktek penyuluhan, pelaporan dan pencatatan, MTBS, pendokumentasian, pendataan dan ptabulasi data, dan roleplay yang dikaitkan dengan hasil pendataan (MMD, seminar akhir) di kebidanan komunitas. 4. Diskusi. R. TUGAS (TAGIHAN) Ada 4 tugas (sebagai tagihan) yang harus dikerjakan dan diserahkan oleh mahasiswa, selama mengikuti perkuliahan, yaitu: 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. Pada setiap minggu, mahasiswa diminta untuk mencari dan memberi komentar/analisis terhadap materi-materi yang telah ditentukan. 2. Tugas melakukan studi kasus dan laporan studi kasus. Setiap mahasiswa diminta untuk melakukan studi kasus terhapat minimal satu kasus asuhan kebidanan komunitas dan keluarga binaan. Selanjutnya, mahasiswa diminta untuk membuat dan menyerahkan laporan hasil studi kasus. 3. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point), satpel , leaflet, poster terkait konsep penting kebidanan komunitas. 4. Praktek penyuluhan, pendokumentasian keluarga binaan, roleplay, olah data, analisis data, scoring masalah, pelaksanaan MMD dan laporan alkhir. S. PENILAIAN 1. Metode a. Tes tulis b. Penilaian kinerja 2. Instrumen 8 Lembar/soal tes, lembar penilaian kinerja, checklist, rating scale, lembar rubric, dll. Instrumen penilaian: a. Soal tes tulis b. Rubrik penilaian makalah c. Lembar penilaian kinerja 3. Komponen dan proporsi penilaian a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. 5% b. Tugas studi kasus. 5% c. Tugas membuat dan menampilkan 5% NILAI NILAI MUTU HURUF/LAMBANG 0 - 45 0 E 46 – 59 2 D 60 – 67 3 C 68 – 75 4 B 76 - 100 5 A d. Produk visual, leaflet, poster, satpel, buku saku e. UTS f. UAS 4. Kriteria penilain/kelulusan NBL Teori = 65, NBL Praktik 70 5% 35% 45% 5. . T. PERATURAN (TATA TERTIB) 13. Hadir di kelas tepat waktu sesuai dengan waktu yang ditetapkan/disepakati toleransi waktu 10 menit keterlambatan 14. Setiap mahasiswa harus aktif dan partisipatif dalam perkuliahan. 15. Ada pemberitahuan jika tidak hadir dalam perkuliahan tatap muka 16. Selama perkuliahan berlangsung, Handphone dalam posisi off atau silent 17. Meminta izin (dengan cara mengangkat tangan) jika ingin berbicara, bertanya, menjawab, meninggalkan kelas atau keperluan lain 18. Saling menghargai dan tidak membuat kegaduhan/gangguan/ kerusakan dalam kelas 19. Selama kegiatan belajar mengajar dalam semester peserta didik tidak boleh absent dengan alasan apapun lebih dari 15%. Jika karena satu hal yang penting peserta didik tidak mengikuti kegiatan belajar, maka sebagai gantinya adalah menyusun makalah, studi kasus sesuai dengan topik yang ditentukan oleh pendidikan. 20. Kegiatan praktik harus diikuti 100 % 21. Tidak boleh ada plagiat dan bentuk-bentuk pelanggaran norma lainnya 22. Izin yang diperoleh hanya melalui unit pendidikan 9 23. Selama mengikuti kegiatan belajar, mahasiswa harus mematuhi tata tertip yang sudah ditetapkan 24. Persyaratan ujian semester a. Telah menyelesaikan administrasi keuangan b. Mengikuti pbt minimal 85% c. Telah menyerahkan semua penugasan selama kegiatan belajar U. SUMBER (REFERENSI) Buku Utama 1. Meilani, Niken, dkk. (2010). Kebidanan komunitas, Yokyakarta: Graha Ilmu 2. Sofian, Mustika, dkk. (2016). 50 tahun IBI Bidan menyongsong Masa depan. Jakarta: Pengurus Pusat IBI 3. K. Konsep kebidanan. Yogyakarta : Mitra cendikia offset. 2008. Hal 88-94. 4. Supardan,suryani. Konsep kebidanan. Jakarta : EGC. 2008. Hal 74-76. 5. Varney, Helen. Buku ajar asuhan kebidanan edisi 4 volume 2. Jakarta : EGC. 2008. Hal 962-65 6. Syfrudin dan Hamidah. (2009). Kebidanan Komunitas. Jakarta: EGC 7. Karyati, Dewi Pujiati dan Sri mujiawati. 2011. Asuhan Kebidanan V (kebidanan Komunitas). Jakarta : Trans info Media 8. Elita Vasrah, 2002. Asuhan Kebidanan komunitas, Jakarta 9. Bernett, VR and Brown, LK (1993). Milles Text Book for midwives, Twelfth Edition. Churchill Livingstone. 10. Sweet R Betty, Mayes Midwifery a Text Books For Midwives, Jones & Bartlet Publishers, London S : 1997 11. Mary Cronk, Caroline F, 1994, Community Midwefery, London 12. Linda V. Walsh, 2001, Midwifery Comunity-Based Care, W.B. Saunders Company ; Philadelphia 13. Permenkes 900/2002, Depkes RI, Jakarta 14. Modul MPS 15. Modul MTBS 16. Standar Pelayanan Kebidanan Depkes RI V. RINCIAN RENCANA KEGIATAN (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) .(ditulis dalam bentuk matrik. Lihat halaman berikut) 10 RINCIAN RENCANA KEGIATAN (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) Capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK): 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Mengemukakan konsep-konsep kebidanan komunitas Menguraikan tugas dan tanggung jawab bidan di komunitas Mengindentifikasi masalah-masalah kebidanan komunitas. Melakukan strategi pelayanan kebidanan komunitas. Mengintegrasikan aspek perlindungan hukum bagi praktisi bidan di komunitas Melaksanakan manajerial asuhan kebidanan komunitas baik dirumah, posiandu, dan polindes Melaksanakan program pemerintah yang berkaitan dengan PWS KIA dan AMP Mampu melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan kebidanan komunitas Mampu melaksanakan kesehatan lingkungan dan PHBS, Menggerakkan peran serta masyarakat Mampu mengaplikasikan asuhan kebidanan keluarga dan keluarga binaan di komunitas mampu mengindentifikasi scrining P2NH dan HIV/AIDS Mampu melaksanakn penumpulan data, scoring masalah, olah data, MMD dan seminar akhir di komunitas Pert. ke (tgl.) I Capaian Pembelajaran (sub-CPMK) Mahasiswa memiliki pemahaman tentang tujuan, ruang lingkup materi, strategi dan evaluasi perkuliahan (memahami dan menyepakati kontrak kuliah). Materi Kontrak dan orientasi perkuliahan: membahas tujuan, materi, strategi, sumber dan evaluasi, tugas dan tagihan dalam perkuliahan. Kegiatan pembelajaran (Metode) Alokasi waktu 1. Mahasiswa memperoleh/ memiliki RPS 2. Menyepakati kontrak perkuliahan (RPS) 3. Menyepakati tugas 4. Dosen menyajikan dan mendiskusikan kontrak kuliah (RPS) bersama mahasiswa. 5. RPS dishare kepada mahasiswa. (T) 1x100 = 100 menit 11 Sumber dan Media 1. 2. 3. 4. RPS. Laptop LCD Literatur yang akan digunakan Tagihan/ Penilaian a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi . b. Tugas studi kasus. c. Tugas membuat dan menampilka n 6. Membagi dan menyepakati tugas. II III 1. Mampu mengemukakan pengertian kebidanan komunitas dengan bahasa sendiri. 2. Mampu mengemukakan tujuan dan sasaran kebidanan komunitas dengan bahasa sendiri. 3. Mampu mengurutkan ruang lingkup kebidanan komunitas 4. Mampu menggambarkan riwayat perkembangan kebidanan komunitas baik nasional maupun internasional.. 5. Mampu menggambarkan focus sasaran kebidanan komunitas 6. Mampu merumuskan jaringan kerja kebidanan komunitas 1. Mampu merinci tugas utama di komunitas 1. Pengertian kebidanan komunitas dengan bahasa sendiri. 2. Tujuan dan sasaran kebidanan komunitas dengan bahasa sendiri. 3. Ruang lingkup kebidanan komunitas 4. Riwayat perkembangan kebidanan komunitas baik nasional maupun internasional.. 5. Focus sasaran kebidanan komunitas 6. Jaringan kerja kebidanan komunitas 1. Presentasi (penyajian) (T) 1x100 materi oleh dosen. = 100 2. Penugasan menit a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) c. Tugas Presenttasi 1. Tugas utama di komunitas 2. Tugas tambahan di komunitas 1. Presentasi (penyajian) materi oleh dosen. 1. Laptop 2. LCD 3. Literatur yang sesuai d. e. f. a. b. c. g. h. i. 12 (T)1x100 = 100 1. Laptop 2. LCD Produk visual (foto dalam power point). Review/ kuis UTS UAS Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. Tugas studi kasus. Tugas membuat dan menampilkan Produk visual (foto dalam power point). Review/ kuis UTS UAS a. Tugas eksplorasi 2. Mampu merancang tugas tambahan di komunitas 3. Mampu melaksanakan sebagai bidan praktek swasta IV 1. Mampu menemukan masalah kematian ibu dan bayi 2. Mampu menemukan masalah kehamilan remaja . 3. Mampu menelaah masalah unsafe abortion 4. Mampu mengindentifikasi masalah BBLR 5. Mampu mengkategorikan masalah tingkat kesuburan 6. Mampu mengindentifikasi penyakit menular seksual 7. Mampu 3. Bidan praktek swasta 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Kematian ibu dan bayi Kehamilan remaja . Unsafe abortion BBLR Tingkat kesuburan Penyakit menular seksual Prilaku dan social budaya di masyarakat. 8. Pertolongan persalinan oleh non tenkes 9. P2NH dan HIV/AIDS di 2. Penugasan a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) c. Tugas Presenttasi 1. Presentasi (penyajian) materi oleh dosen. 2. Penugasan a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) c. Tugas Presenttasi 3. Demonstrasi (Penyuluhan yang berkaitan dengan masalah-masalah kebidanan komunitas) 13 menit (P) 1x170 = 170 menit 3. Literatur yang sesuai b. c. (T)1x100 = 100 menit (P) 1x170 = 170 menit 1. Laptop 2. LCD 3. Literatur yang sesuai d. e. f. a. b. c. j. k. l. (searching) bahan/materi. Tugas studi kasus. Tugas membuat dan menampilkan Produk visual (foto dalam power point). Review/ kuis UTS UAS Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. Tugas studi kasus. Tugas membuat dan menampilkan Produk visual (foto dalam power point). Review/ kuis UTS UAS mengindentifikasi prilaku dan social budaya di masyarakat 8. Mampu menjelaskan pertolongan persalinan non tenkes 9. Mengindentifikasi P2NH dan HIV/AIDS di V 1. Mampu melakukan pendekatan edukatif dalam penggerkana peran serta masyarakat 2. Mampu melakukan pelayanan yang berorentasi pada kebutuhan kesehatan. 3. Mampu mengindentifikasi fasilitas dan potensi yang ada di masyarakat VI 1. Mampu menguraikan standard pelayanan kebidanan komunitas 2. Mampu menjelaskan 1. Pendekatan edukatif dalam penggerkana peran serta masyarakat 2. Pelayanan yang berorentasi pada kebutuhan kesehatan. 3. Indentifikasi fasilitas dan potensi yang ada di masyarakat 1. Presentasi (penyajian) materi oleh dosen. 2. Penugasan a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) c. Tugas Presenttasi (T)1x100 =100 menit (P) 1x170 = 170 menit 1. Laptop 2. LCD 3. Literatur yang sesuai a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. b. Tugas studi kasus. c. Tugas membuat dan menampilkan d. Produk visual (foto dalam power point). e. Review/ kuis f. UTS g. UAS 1. Standard pelayanan kebidanan komunitas 2. Kode etik kebidanan komunitas 1. Presentasi (penyajian) materi oleh dosen. 2. Penugasan a. Tugas eksplorasi (T)1x100 =100 menit (P) 1x170 1. Laptop 2. LCD 3. Litera tur a. Tugas eksplorasi (searching) 14 3. 4. 5. 6. VII 1. 2. 3. 4. 5. 6. kode etik kebidanan komunitas Mampu mengintergrasikan standar asuhan kebidanan komunitas Mampu menggambarkan tentang registrasi bidan Mampu melaksanakan kewenangan bidan di komunitas Melakukan advokasi, negosiasi dan komunikasi di kebidanan komunitas Mampu meksanakn asuhan antenatal care dikomunitas Mampu meksanakn asuhan intranatal care dikomunitas Mampu meksanakn asuhan postnatal care dikomunitas Mampu meksanakn asuhan BBL dan neonatus di komunitas Mampu meksanakn asuhan pelayanan kesehatan bayi dan balita dikomunitas Mampu melaksanakan 3. Standar asuhan kebidanan komunitas 4. Registrasi bidan 5. Kewenangan bidan di komunitas 1. Asuhan antenatal care dikomunitas 2. Asuhan intranatal care dikomunitas 3. Asuhan postnatal care dikomunitas 4. Asuhan BBL dan neonatus di komunitas 5. Asuhan pelayanan kesehatan bayi dan balita dikomunitas 6. Pelayanan kegawadaruratan obstetric dan neonatal 7. System rujukan komunikasi di komunitas (searching) bahan/materi.Tuga s membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) b. Tugas Presenttasi 3.Roleplay kewenangan bidan , 4.Demonstrasi askeb ANC, INC, PNC, BBL, Bayi, Balita, dan kegawadaruratan kebidanan komunitas serta system rujukan di kebidanan komunitas Advokasi, negosiasi dan komunikasi PWS KIA/KB 15 = 170 menit (T)1x100 =100 menit (P)1x170= 170 menit yang sesuai bahan/materi. b. Tugas studi kasus. c. Tugas membuat dan menampilkan d. Produk visual (foto dalam power point). e. Tugas Seminar pendidikan. f. Review/ kuis g. UTS h. UAS 7. VIII 1. 2. 3. IX pelayanan kegawadaruratan obstetric dan neonatal Mampu melakukan system rujukan di komunitas Mampu melakukan pengumpulan data sasaran, data dasar dan data lainnya Mampu Menguraikan konsep PWS KIA Mampu melaksanakan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan PWS KIA di wilayah kerja UTS 1. Mampu melaksanakan pelayanan kesehatan pada wanita sepanjang daur hidupnya 2. Mampu melaksanakan skrining dan deteksi dini kesehatan wanita 3. Mampu melaksanakan manajemen balita sakit 4. Mampu menyusun dan melaksanakan pencatatan 1. Pengumpulan data sasaran, data dasar dan data lainnya 2. Konsep PWS KIA 3. Perencanaan dan pelakasanaan PWS KIA di wilayah kerja (T) 1 x100 =100 menit (P) 1 x170 = 170 menit 1. Pelayanan kesehatan pada wanita sepanjang daur hidupnya 2. Skrining dan deteksi dini kesehatan wanita 3. Manajemen balita sakit 4. Pencatatan serta pelaporan kohot ibu 1. Presentasi (penyajian) materi oleh dosen. 2. Penugasan 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. 2. Tugas studi kasus dan laporan studi kasus. 3. Tugas membuat dan menampilkan 16 (T)1.5 x 1. Laptop 100 = 150 2. LCD menit 3. Literatur yang sesuai (P)1.5 x 4. Lembar 170 = 255 kerja untuk menit studi kasus a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. b. Tugas studi kasus. c. Tugas membuat dan menampilkan d. Produk visual (foto X 1. 2. 3. 4. XI XII serta pelaporan kohot ibu mampu menganalisa ekologi manusia dan prilaku manusia serta cultural awarnes Mampu mengindentifikasi kesehatan lingkungan dan PHBS di komunitas MAmpu melaksanakan penanggulangan kesehatan lingkungan dan PHBS di komunitas Pendidikan kesehatan lingkungan dan PHBS 1. Mampu melakukan pembinaan peran serta masyarakat 2. Mampu melakukan pertemuan GSI dalam promosi suami, bidan dan desa siaga 3. Mampu melaksanakan kemitraan bidan dan dukun 4. Mampu melakukan pembinaan kader 1. Mampu merancang dan melaksanakan posyandu 2. Mampu merancang pengaturan biaya bagi 1. Ketepatan menjelaskan konsep ekologi manusia; 2. Ketepatan menuraikan prilaku manusia; 3. Ketepatan menguraikan cultural awarnes 4. Kesehatan lingkungan dan PHBS di komunitas 5. Penanggulangan kesehatan lingkungan dan PHBS di komunitas 6. Pendidikan kesehatan yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan, PHBS 1. Pembinaan peran serta masyarakat 2. Pertemuan GSI dalam promosi suami, bidan dan desa siaga 3. Kemitraan bidan dan dukun 4. Pembinaan kader 1. Posyandu 2. Pengaturan biaya bagi masyarakat yang tidak mampu 3. Pengaturan transportasi produk visual (foto dalam power point) 4. Tugas Presenttasi 3. Roleplay pembentukan suami dan desa siaga, pembinaan kader, kemitraan bidan, posyandu,pembinaan PSM, dana sehat, tabulin, donor darah berjalan, ambulans desa. (membuat buku saku) 4. Demonstrasi -skrining dan deteksi dini, MTBS, pencatatan dan pelaporan kohort ibu serta penyuluhan/promosi kesehatan lingkungan dan PHBS, di kebidanan komunitas dengan berbagai kasus pengkajian keluarga dan keluarga binaan pendokumentasian kelbin (laporan kelbin) 17 (T) 1.5 x 100 =150 menit (P)1 x170= 170 menit dalam power point). e. Tugas Seminar pendidikan. f. Penilaian praktik g. Review/ kuis h. UTS i. UAS (T)1x100 =100 menit (P)1x170= 170 menit (T)1x100 = 100 menit a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi 3. XIII 1. 2. 3. 4. XIV 1. 2. XV 1. masyarakat yang tidak mampu Mampu merancang pengaturan transportasi setempat yang siap pakai untuk rujukan darurat Mampu menelaah konsep keluarga Mampu merancang tugas keluarga dalam bidang kesehatan Mampu merancang instrumen pengkajian keluarga dan keluarga binaan Mampu melakukan asuhan kebidanan keluarga dan keluarga binaan di komunitas Mampu melakukan asuhan kebidanan komunitas pada keluarga dan keluarga binaan Mampu menyusun dan melaksanakan pendokumentasian asuhan kebidanan pada keluarga binaan dan keluarga binaan Melaksanakan Program promosi kesehatan pada setempat yang siap pakai untuk rujukan darurat (P)1x170= 170 menit 1. Konsep keluarga 2. Tugas keluarga dalam bidang kesehatan 3. Membuat instrumen pengkajian keluarga dan keluarga binaan 4. Asuhan kebidanan pada keluarga dan keluarga binaan di komunitas (T)1 x100 = 100 menit 1. Askeb keluarga dan keluarga binaan di komunitas 2. Pendokumentasian asuhan kebidanan pada keluarga binaan (Laporan Kelbin) (P)2x170= 340 menit 1. Konsep dasar promosi kesehatan . b. Tugas studi kasus. c. Tugas membuat dan menampilka n d. Produk visual (foto dalam power point). e. Tugas Seminar pendidikan. f. Penilaian praktik g. Review/ kuis h. UTS i. UAS (P)1x170 = 170 menit 1. Presentasi (penyajian) materi oleh dosen. 18 (T) 1 x100 =100 1. LCD 2. Laptop a. Tugas eksplorasi masyarakat XVI 1. Mampu merancang instrument pendataan di komunitas 2. Mampu melakukan pengumpulan data di komunitas 3. Mampu melaksanakan scoring masalah di komunitas 4. Mampu melakukan pengolahan data di komunitas Mampu melaksanakan MMD di komunitas 5. Mampu melakukan 2. Perbedaan pendidikan dan penyuluhan kesehatan 3. Prinsip pendidikan dan penyuluhan kesehatan 4. Ruang lingkup promosi kesehatan 5. Upaya promosi kesehatan 6. Metode promosi kesehatan 7. Alat Bantu/media promosi kesehatan 8. Penyuluhan kesehatan di masyarakat 9. Peran bidan dalam promosi kesehatan 1. Pengumpulan data di komunitas 2. Scoring masalah di komunitas 3. Pengolahan data di komunitas 4. MMD di komunitas 5. 5.seminar akhir di komunitas 2. Penugasan a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. b. Tugas studi kasus dan laporan studi kasus. c. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) d. Tugas Presenttasi 3. Demonstrasi penyuluhan/promosi kesehatan di komunitas dengan berbagai kasus 4. Demonstrasi pengkajian, pengumpulan data , scoring masalah, tabulasi data, MMD, intervensi dan seminar di komunitas (Roleplay) menit (P) 0.5 x170 = 85 menit P) 1x170 =170 3. Literature yang sesuai 4. Lembar kerja untuk studi kasus b. c. d. e. (T) 1x100 =100 menit (P) 1x170 =170 menit (270) 1. LCD 2. Laptop 3. Literature yang sesuai 4. Lembar kerja untuk studi kasus f. g. h. e. f. g. h. i. 19 (searching) bahan/materi. Tugas studi kasus. Tugas membuat dan menampilkan Produk visual (foto dalam power point). Tugas Seminar pendidikan. Review/ kuis UTS UAS Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi. Tugas studi kasus. Tugas membuat dan menampilkan Produk visual (foto dalam power point). Tugas Seminar seminar akhir di komunitas pendidikan. Penilaian praktik k. Review/ kuis l. UTS m. UAS j. UAS Mengetahui: Ketua Program Studi Bekasi, September 2017 Dosen, Hainun Nisa, SST., M.Kes Nurmah, SST 20 TUGAS (TAGIHAN) Identitas Mata Kuliah Institusi Program Studi Mata Kuliah Bobot/Sks Kode Mata Kuliah Sifat Pra-Syarat (jika ada) Semester No 1 2 3 : : : : : : : : Bahan Kajian STIKes Medistra Indonesia Kebidanan (D III) Asuhan Kebidanan Komunitas (Askeb 5) 3 sks (2T, 1P) Bd. 306 Teoritik Tidak Ada Ganjil Alokasi Waktu Konsep kebidanan Teori : komunitas Tatap Muka : 50 Menit Penugasan terstruktur : 60 mnt Belajar mandiri : 60 menit Aspek perlindungan Teori : hukum bagi praktisi Tatap Muka : 50 Menit Penugasan terstruktur : 60 mnt bidan di komunitas Belajar mandiri : 60 menit Program pemerintah Teori : yang berkaitan dengan Tatap Muka : 50 Menit Penugasan terstruktur : 60 mnt PWS KIA dan AMP Belajar mandiri : 60 menit 4 5 Peran masyarakat serta Teori : Tatap Muka : 50 Menit Penugasan terstruktur : 60 mnt Belajar mandiri : 60 menit Ekologi manusia dan Teori : prilaku manusia serta Tatap Muka : 50 Menit Penugasan terstruktur : 60 mnt cultural awarnes Belajar mandiri : 60 menit 6 P2NH dan HIV/AIDS 7 Asuhan kebidanan Teori : keluarga dan keluarga Tatap Muka : 50 Menit Penugasan terstruktur : 60 mnt binaan di komunitas Teori : Tatap Muka : 50 Menit Penugasan terstruktur : 60 mnt Belajar mandiri : 60 menit Belajar mandiri : 60 menit 21 Penugasan (Tagihan) Pembuatan paper tentang Konsep komunitas kebidanan Mencari kode etik pelayanan kebidanan dan kasus pelanggaran di masyarakat Pembuatan paper tentang Program pemerintah yang berkaitan dengan PWS KIA dan AMP Proposal pemberdayaan masyarakat pengmas Pembuatan paper tentang Ekologi manusia prilaku manusia cultural awarnes dan serta Media penyuluhan Askeb keluarga binaan 8 Pengumpulan data, scoring masalah, olah data, MMD dan seminar akhir di komunitas Teori : Tatap Muka : 50 Menit Penugasan terstruktur : 60 mnt Belajar mandiri : 60 menit 22 Hasil tabulasi 23 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) ASUHAN NEONATUS, BAYI, BALITA DAN ANAK PRA SEKOLAH PROGRAM STUDI KEBIDANAN (DIII) Visi Program Studi Kebidanan (D3) STIKes Medistra Indonesia Menjadi Program Studi Kebidanan yang unggul dalam bidang entrepreneurship pelayanan kebidanan yang terkemuka ditingkat Jabodetabek SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MEDISTRA INDONESIA YAYASAN MEDISTRA INDONESIA 2018 1 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Institusi Program Studi Mata Kuliah Bobot/Sks Kode Mata Kuliah Sifat : : : : : : Pra-Syarat (jika ada) Semester Periode kuliah Jumlah Pertemuan tata muka Dosen Pengampu : : : : : STIKes Medistra Indonesia Kebidanan (DIII) Asuhan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah 3 sks Bd. 304 (1) Teori (2) Praktek Tidak ada III ( Tiga) September 2018 – Januari 2019 TTP M. 12x 100 m dan praktek 12 x 226 m Lenny, SST, M.Kes Puri, SST, M.Kes Arsiah, SST, M.Kes Tetty SST, M,Keb W. TUJUAN Mahasiswa memiliki pemahaman tentang teori dan praktek Asuhan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah dalam asuhan kebidanan X. DESKRIPSI Mata kuliah ini memiliki bobot 3 SKS yang terdiri dari teori2 sks dan praktik 1 sks.Mata kuliah ini membahas tentang konsep-konsep neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah; peraturan dan perundang-undangan/ peraturan yang mendukung kesehatan anak di Indonesia; adaptasi fisiologi neonatus berdasarkan sistem; komunikasi dengan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah; pemeriksaan fisik neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah; berfikir kritis dalam lingkup neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah; kebutuhan dasar dan asuhan pada neonatus; perawatan bayi sehari-hari dengan prinsip pencegahan infeksi; imunisasi, tumbuh kembang neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah; stimulasi tumbuh kembang, manajemen terpadu balita muda dan balita sakit (MTBM/ MTBS), pendokumentasian asuhan kebidanan pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah, penyulit dan komplikasi neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah, anticipatory guidance, dan evidence based askeb neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah. Y. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) Ranah Sikap Pengetahuan Capaian pembelajaran lulusan 12. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religious 13. Berpikir kritis dalam pengambilan keputusan secara cepat dan tepat berdasarkan analisis informasi secara mandiri kelompok dan organisasi 14. Mengembangkan hubungan interpersonal dengan menggunakan komunikasi efektif 1. Menguasai konsep dasar ilmu obstetric dan ginekologi 2. Menguasai konsep teoritis anatomi fisiologi, biologi reproduksi dan perkembangan, secara umum 3. Menguasai konsep teoriti sekologi manusia psikologi perkembangan, ilmu social, antropologikesehatan yang berkaitan dengan 2 Ketrampilan umum Ketrampilan Khusus siklus reproduksi perempuan secara umum 1. Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai baik yang belum maupun yang sudah baku. 2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur. 1. Mampu melakukan asuhan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan normal, pasca persalinan normal, bayi dan balita normal, sesuai standar kompetensi bidan 2. Mampu mengidentifikasi penyimpangan/kelainan pada kasus kehamilan, persalinan, pascapersalinan, bayi baru lahir, bayi dan balita. Z. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) 1. Mampu mengemukakan konsep dasar, tanda 1. Konsep dasar NBBP bahaya, dan komplikasi yang biasa terjadi 2. Profil Kesehatan neonatus, bayi, pad abayi baru lahir, neonatus, bayi, balita, balita, dan anak pra sekolah dan anak prasekolah (NBBP) 3. Hak-hak anak 4. Undang-undang perlindungan anak 5. Program pemerintah yang mendukung peningkatan kesehatan anak di Indonesia 6. Wewenang Bidan tentang asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 7. 7.tandabahaya NBBP 8. 8.komplikasi yang biasaterjadipadabayibarulahirdanN BBP 2. Mampu menjelaskan adaptasi fisiologi Adaptasi bayi baru lahir intraute rine ke ekstra uterin kehidupan intrauterin ke ekstra uterin 1. Sistem sirkulasi 2. Sistem pernafasan 3. Sistem pencernaan/ gastrointestinal 4. Sistem perkemihan/ ginjal 5. Sistem kardiovaskuler 6. Sistem hepatica 7. Sistem metabolisme 8. Sistem reproduksi 9. Sistem Neuromuskuler 10. Sistem hematopoesis 11. Sistem immune 12. Sistem integument 13. Sistem skeletal 3. Mampu mengemukakan anticipatory guidance Mampu mengemukakan evidence based dalam asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah Mengemukakan asuhan fisiologis dan psikologis termasuk gizi neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah dalam kondisi sehat dan sakit 4. 3 1. 2. Anticipatory guidance Evidence based dalam asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah Asuhan fisiologis 1. Eliminasi 2. Istrahat dan tidur 3. Personal hygiene 4. Kehangatan 5. Keamanan 6. Vitamin A 7. Bounding attachman 8. 5. Melakukan manajemen asuhan kebidanan, komunikasi terapeutik, anamnesa dan pemeriksaan fisik pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah 1. 2. 3. 4. Nutrisi/ gizi NBBP (menu, komposisi dan besaran gizi per harinya, gizi NBBP sakit/ berkebutuhan khusus dan penanganan kelainan gizi) Manajemen kebidanan pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah Komunikasi terapeutik pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah Anamnesa Pemeriksaan fisik neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 6. Mampu melakukan asepsis dan antisepsis pada tindakan yang berhubungan dengan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah: perawatan tali pusat, mengganti popok dan memandikan bayi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Mampu melakukan pemantauan tumbuh kembang dan deteksi perkembangan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah menggunakan KMS, DDST dan SDIDTK 8. Imunisasi dasar dan lanjutan pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah Konsep tumbuh kembang 1. Pengertian tumbu hkembang 2. Tumbuh kembang fisiologis 3. Faktor-Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang 4. Teknik pemantauan tumbuh kembang 5. Penilaian tumbuh kembang 6. Kebutuhan dasar tumbuh kembang 7. Tahap-tahap tumbuh kembang 8. Stimulasi tumbuh kembang 9. KMS 10. Berat badan 11. Panjang badan 12. Lingkark epala 13. Lingkar dada 14. Lingkar perut 15. Penggunaan KMS, matrik BB berdasarkan umur dan jenis kelamin, serta matrik panjang badan berdasarkan umur dan jenis kelamin 16. Deteksi dini kelainan pertumbuhan (cebol, makrosomia, mikrosomia, dll) 17. Contoh kasus 18. DDST (Denver Development Screaning test) 19. Interpretasi DDST 20. Contoh kasus 21. SDIDTK 22. Interpretasi SDIDTK 23. Contoh kasus Imunisasi neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah 1. Pengertian imunisasi 2. Tujuan dan sasaran pelaksanaan 3. Rantai dingin (cold chain) 4. Cara penyimpanan vaksin 5. Pemeliharaan alat-alat imunisasi 4 Kewaspadaan universal Mencuci tangan Prinsip asepsis Pencegahan infeksi Perawatan tali pusat Memandikan bayi 6. Jenis-jenisimunisasi (dosis, frekuensi, dancarapemberian) a. Hb 0 b. BCG c. DPT d. Polio e. Hepatitis f. Campak g. HiB h. Tipoid i. Influenza j. DT k. MMR, l. Dan lain-lain yang dianggap perlu 9. Mampu melakukan deteksi kesehatan termasuk penyulit yang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah menggunakan MTBM dan MTBS 1. 2. 3. 4. 5. 6. MTBM Interpretasi MTBM Contoh kasus MTBS Interpretasi MTBS Contoh kasus 10. Penyakit dan atau penyulit yang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah 11. Penyakit dan atau penyulity ang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah BBLR Asfiksia Neonatorum Sindrom gangguan pernafasan Hiperbillirubin dan Ikterus Perdarahan tali pusat Kejang Hipotermi Hipertermi Hipoglikemi Tetanus neonatorum Penyakit yang diderita ibu selama hamil Caput suksedaneum Cephalhematoma Trauma pada flexus brachialis Fraktur klavikula dan fraktur humerus Labioskizis dan labiopalatoskizis Atresia esophagus Atresia rekti dan anus Hirsprung Obstruksi billiaris Hernia diafraghmatika Atresia duodeni, oesophagus Meningokel, ensefalokel Hidrosefalus Fimosis Hipospadia Kelainan metabolic dan endokrin Jantung bawaan dan didapat Bercak mongol Hemangioma Muntah dan gumoh Oral trush Diaper rush Seborrhea Infeksi Omfalokel 5 Bayi meninggal Materi 1. Konsep dasar, tanda bahaya, dan komplikasi yang biasa terjadi pada bayi baru lahir, neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah termasuk profil neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah, Hak-hak anak, Undang-undang perlindungan anak, Program pemerintah yang mendukung peningkatan kesehatan anak di Indonesia dan Wewenang Bidan tentang asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah 2. Adaptasi fisiologi kehidupan intrauterine ke ekstrauterin (pendekatan sistem) 3. Asuhan fisiologis (eliminasi, istrahat dan tidur, personal hygiene, kehangatan, kemanan, vitamin A, bounding attachmen dll) danpsikologistermasukgizi (Menu, Komposisi dan besaran gizi per harinya, Gizi untuk kebutuhan khusus, Penanganan kelainan gizi) neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah dalam kondisi sehat dan sakit 4. Anticipatory guidance 5. Evidence based dalam asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah 6. Manajemen kebidanan pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah: Komunikasi terapeutik pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah; Anamnesa; Pemeriksaan fisik neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah. 7. Asepsis dan antisepsis pada tindakan yang berhubungan dengan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah: perawatan tali pusat, mengganti popok dan memandikan bayi, Kewaspadaan universal, Mencuci tangan 8. Imunisasi neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah 9. Pemantauan tumbuh kembang dan deteksi perkembangan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah menggunakan KMS, DDST dan SDIDTK 10. Deteksi kesehatan termasuk penyulit yang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah menggunakan MTBM dan MTBS 1. KEGIATAN PEMBELAJARAN (METODE) Pembelajaran akan dilakukan dengan berbasis pada strategi student active learning, student center learning. Mahasiswa difasilitasi untuk aktif mencari, menemukan dan memperoleh berbagai konsep teori dan fakta tentang pelayanan KB. Ada 4 kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam perkuliahan: 1. Persentasi (penyajian) materi oleh dosen 2. Penugasan terdapat sejumlah tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa selama perkuliahan berlangsung dalam satu semester. Diantaranya tugas eksplorasi konsep teori data dan fakta 3. Seminar pada akhir perkuliahan, mahasiswa akan menggelar seminar. 4. Diskusi 2. TUGAS (TAGIHAN) Ada 3 tugas (sebagai tagihan) yang harus dikerjakan dan diserahkan oleh mahasiswa selama mengikuti perkuliahan yaitu: 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan/ materi pada setiap minggu, mahasiswa diminta untuk mencari dan memberi komentar/ analisa terhadap materi-materi terhadap yang telah ditentukan 2. Tugas membuat dan menampilkan produksi visual (foto dalam power point) terkait kb 3. Seminar pendidikan kesehatan. Pada akhir perkuliahan mahasiswa menyelenggaran seminar 3. PENILAIAN 1. Metode: Tes tulis, tes lisan, tes performance (unjukkerja), portofolio, dll. 2. Instrumen Lembar/soal tes, lembar penilaian kinerja, checklist, rating scale, lembar rubric, dll. Instrumen penilaian : a. Soal tes tulis 6 3. 12. b. Rubrik penilaian makalah c. Lembar penilaian kinerja Komponen dan proporsi penilaian 5. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 6. Tugas membuat dan menampilkan 7. Produk visual (foto dalam power point) 8. UTS 9. UAS 10. Praktek Kriteria penilain/kelulusan NBL Teori = 68 Kategori A = 4 Kategori B = 3 Kategori C = 2 Kategori D = 1 Kategori E = 0 5% 5% 5% 35% 35% 15% praktik 70 = 76 – 100 = 68 – 75 = 60-67 = 46-59 = 0-45 4. PERATURAN (TATA TERTIB) 2. Hadir dalam perkuliahan tatap muka minimal 85% dari jumlah pertemuan ideal (lihat aturan akademik universitas). 3. Setiap mahasiswa harus aktif dan partisipatif dalam perkuliahan. 4. Hadir di kelas tepat waktu sesuai dengan waktu yang ditetapkan/disepakati. 5. Toleransi keterlambatan adalah adalah 10 menit. Jika melewati batas waktu toleransi maka mahasiswa dianggap tidak hadir 6. Ada pemberitahuan jika tidak hadir dalam perkuliahan tatap muka. 7. Selama perkuliahan berlangsung, Handphone dalam posisi off atau silent. 8. Meminta izin (dengan cara mengangkat tangan) jika ingin berbicara, bertanya, menjawab, meninggalkan kelas atau keperluan lain. 9. Saling menghargai dan tidak membuat kegaduhan/gangguan/ kerusakan dalam kelas. 10. Tidak boleh ada plagiat dan bentuk-bentuk pelanggaran normal lainnya. 5. SUMBER (REFERENSI) Buku Utama : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 6. DepKes RI., Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan RI., DepDikNas RI., DepSos RI, BKKBN., UNPFA.2005.Kebijakan dan Strategi Nasional Kesehatan Reproduksi di Indonesia.Jakarta. DepKes RI., Aliansi Pita Putih Indonesia., Ikatan Bidan Indonesia., BKKBN., UNPFA.2007.Bidan Menjangkau Perempuan Dimanapun Berada.Jakarta. Harahap J. 2003. Kesehatan Reproduksi. Bagian Kedokteran Komunitas Dan Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Sumut. Irmawaty L.S. 2013. Buku Ajar: Kesehatan Reproduksi dan Keluarga berencana.Bekasi. Linda T. Maas.2004.Kesehatan Ibu Dan Anak : Persepsi Budaya Dan Dampak Kesehatannya. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Sumut. Muryanta A. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Perspektif Gender. RINCIAN RENCANA KEGIATAN (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) Pelayanan Kontrasepsi (ditulis dalam bentuk matrik. Lihat halaman berikut) 7 RINCIAN RENCANA KEGIATAN (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) Capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK): 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Konsep dasar, tanda bahaya, dan komplikasi yang biasa terjadi pada bayi baru lahir, neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah termasuk profil neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah, Hak-hakanak, Undang-undangperlindungananak, Program pemerintah yang mendukung peningkatan kesehatananak di Indonesia dan Wewenang Bidan tentang asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah Adaptasi fisiologi kehidupan intrauterine keekst rauterin (pendekatan sistem) Asuhan fisiologis (eliminasi, istrahat dan tidur, personal hygiene, kehangatan, kemanan, vitamin A, bounding attachmen dll) dan psikologi stermasuk gizi (Menu, Komposisi dan besaran gizi per harinya, Gizi untuk kebutuhan khusus, Penanganan kelainan gizi) neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah dalam kondisi sehat dan sakit Anticipatory guidance Evidence based dalam asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah Manajemen kebidanan pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah: Komunikasi terapeutik pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah; Anamnesa; Pemeriksaan fisik neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah. Asepsis dan antisepsis pada tindakan yang berhubungan dengan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah: perawatan tali pusat, mengganti popok dan memandikan bayi, Kewaspadaan universal, Mencuci tangan Imunisasi neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah Pemantauan tumbuh kembang dan deteksi perkembangan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah menggunakan KMS, DDST dan SDIDTK Deteksi kesehatan termasuk penyulit yang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah menggunakan MTBM dan MTBS Pert.ke (tgl.) Capaian Pembelajaran (sub-CPMK) Materi 1 Mampu mengemukakan konsep dasar, tanda bahaya, dan komplikasi yang biasa terjadi pada bayi baru lahir, neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah Kontrak dan orientasi perkuliahan: 1. Konsep dasar NBBP 2. Profil Kesehatan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 3. Hak-hak anak 4. Undang-undang perlindungan anak 5. Program pemerintah yang mendukung peningkatan kesehatan anak di Indonesia 6. Wewenang Bidan tentang Kegiatan pembelajaran (Metode) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Mahasiswa memperoleh/ memiliki RPS Menyepakati kontrak perkuliahan (RPS) Menyepakati tugas Dosen menyajikan dan mendiskusikan kontrak kuliah (RPS) bersama mahasiswa RPS dishare kepada mahasiswa Membagi dan menyepakati tugas Mendiskripsikan keadaan kesehatan 8 Alokasi waktu Dosen Pengajar Kuliah: Diskusi dlm kelompok, [TM: 1x(2x50’)] • Tugas-1: Menyusun ringkasan dlm bentuk makalah tentang Sumber Dan Media 1. 2. 3. 4. RPS Laptop LCD Literatur yang akan digunakan Tagihan/ Penilaian 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. Tugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point) 4. Review kuis 5. UTS/UAS asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 7.tanda bahaya NBBP 8.komplikasi yang biasaterjadipada bayi baru lahir dan NBBP Mampu menjelaskan adaptasi fisiologi kehidupan intrauterin ke ekstrauterin Adaptasi bayi baru lahir intra uterine ke ekstrauterin h. Sistem sirkulasi i. Sistem pernafasan j. Sistem pencernaan/ gastrointestinal k. Sistem perkemihan/ ginjal l. Sistem kardiovaskuler m. Sistem hepatica n. Sistem metabolisme o. Sistem reproduksi p. Sistem Neuromuskuler q. Sistem hematopoesis r. Sistem immune Materi 1 bayi dan balita di Indonesia [BT+BM:(1 Ketepatan menjelaskan tentang tanda +1)x(2x60 bahaya NBBP ”)] 8. Ketepatan menjelaskan tentang • Tugas-2: komplikasi yang biasa terjadi pada Makalah: NBBP studi kasus topik 1 terkait tanda bahaya dan komplikas i yang biasa terjadi pada NBBP [BT+BM:(1 +1)x(2x60”) ] Lenny 1. Persentasi (penyajian materi oleh 1 x 67 Menit 1. dosen) (Tatap 2. 2. Penugasan: Muka) 3. 1. Tugas eksplorasi (searching) 1 x120 bahan/materi Menit 2. Tugas membuat dan menampilkan Penugasan produk visual (foto dalam power point) Lenny 3. Tugas persentasi 9 Laptop LCD Literatur yang akan digunakan 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. Tugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point 4. Review 5. UTS/UAS 2 Mampu mengemukakan anticipatory guidance Mampu mengemukakan evidence based dalam asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah Mengemukakan asuhan fisiologis dan psikologis termasuk gizi neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah dalam kondisi sehat dan sakit s. Sistem integument t. Sistem skeletal 1. Anticipatory guidance 2. Evidence based dalam asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah Asuhan psikologis NBBP Persentasi (penyajian materi oleh dosen) Penugasan: a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) c. Tugas persentasi Kuliah&dis 1. kusi 2. [TM: 3. 1x(3x50”)] Tugas-3: menyusun diagram alir adaptasi fisiologi kehidupan intrauterin ke ekstrauterin. [BT+BM:(1 +1)x(2x60 ”)] Lenny Laptop Lcd Literatur yang akan digunakan 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. Tugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point) 4. Review 5. UTS/UAS Persentasi (penyajian materi oleh dosen) 2. Penugasan: a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) c. Tugas persentasi 1. Kuliah & diskusi: 2. [TM: 3. 1x(2x50”)] Tugas-7: Studi pustaka evidence based practice NBBP dan presentasi [BT+BM:( 1+1)x(2x60 ”)] Lenny Laptop Lcd Literatur yang akan digunakan 1. 1. 2. 1. 10 T ugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. T ugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point) 4. UTS/UAS 3 3-4 Mampu mengemukakan anticipatory guidance Mampu mengemukakan evidence based dalam asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 1. Anticipatory guidance 2. Evidence based dalamasuhanneonatus, bayi, balita, dananakprasekolah Mengemukakan asuhan Asuhan psikologis NBBP fisiologis dan psikologis termasuk gizi neonatus, a. Eliminasi b. Istrahat dan tidur bayi, balita, dan anak pra c. Personal hygiene sekolah dalam kondisi d. Kehangatan sehat dan sakit e. Keamanan f. Vitamin A g. Bounding attachman h. Nutrisi/ gizi NBBP (menu, komposisi dan besaran gizi per harinya, gizi NBBP sakit/ berkebutuhan khusus dan penanganan kelainan gizi) 1. Persentasi (penyajian materi oleh dosen) 2. Penugasan: a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) c. Tugas persentasi dan roleplay 1. 2. 3. Laptop Lcd Literatur yang akan digunakan 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. Tugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point) 4. Review 5. Roleplay 6. UTS/UAS 1. 1. 2. 3. Laptop Lcd Literatur yang akan digunakan 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. Tugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point) 4. Review 5. UTS/UAS 2. Kuliah & diskusi: [TM: 1x(2x50”)] Tugas-7: Studi pustaka evidence based practice NBBP dan presentasi [BT+BM:( 1+1)x(2x60 ”)] Lenny Persentasi (penyajian materi oleh Kuliah: dosen) Discovery Learning, Penugasan: Diskusi a. Tugas eksplorasi (searching) dlm bahan/materi kelompok b. Tugas membuat dan menampilkan [TM:3T(3x produk visual (foto dalam power 50”)] point) •Tugas-5: c. Tugas persentasi Mengkaji dan mensarika n artikel journal. [BT+BM:(1 +1)x(2x60 ”)] Kuliah & 11 diskusi: [TM: 1x(2x50”)] • Tugas-6: Merumusk an masalah dan hipotesisi deskriptif, komparatif , asosiatif dan komparatif -asosiatif.. [BT+BM:( 1+1)x(2x60 ”)] Arsiah UTS 5 Melakukan manajemenasuhan kebidanan, komunikasi terapeutik, anamnesa dan pemeriksaan fisik pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah 1. Manajemen kebidanan pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 2. Komunikasi terapeutik pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 3. Anamnesa 4. Pemeriksaan fisik neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 1. Persentasi (penyajian materi oleh dosen) 2. Penugasan: a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) c. Tugas persentasi 12 1. Kuliah& tutorial: 2. Studi 3. kasus, [TM: 1x(2x50’)] Tugas-8: Menuliska n langkahlangkah pemeriksaa n fisik berdasarka n daftra tilik Laptop Lcd Literatur yang akan digunakan 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. Tugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point) 4. Review kuis 5. UTS/UAS 5 Mampu melakukan asepsis dan anti sepsis pada tindakan yang berhubungan dengan neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah: perawatan tali pusat, mengganti popok dan memandikan bayi 6 Mampu 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kewaspadaan universal Mencuci tangan Prinsip asepsis Pencegahan infeksi Perawatan tali pusat Memandikan bayi melakukan Konsep tumbuh kembang 1. Pengertian tumbuh kembang Praktik Pemeriksa an Fisik 2 x 170’ [BT+BM:( 2+2)x(2x60 ’)] Tetty 1. Persentasi (penyajian materi oleh Kuliah& tutorial:: dosen) Studi 2. Penugasan: kasus, b. Tugas eksplorasi (searching) [TM: bahan/materi 1x(2x50’)] c. Tugas membuat dan menampilkan Tugas-9: produk visual (foto dalam power Menuliskan point) langkah3. Tugas persentasi langkah pemeriksaan fisik berdasarkan daftra tilik [BT+BM:(1 +1)x(2x60”) ] Praktik Memandi kan Demonstras i 2 x 170 [BT+BM:(2 +2)x(2x60”) ] Tetty 1. Persentasi (penyajian materi oleh Kuliah & tutorial: 13 1. 2. 3. Laptop Lcd Literatur yang akan digunakan 1. Laptop 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. Tugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point) 4. Review kuis 5. Praktek 6. UTS/UAS 1. Tugas eksplorasi pemantauan tumbuh kembang dan deteksi perkembangan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah menggunakan KMS, DDST dan SDIDTK 2. Tumbuh kembang fisiologis 3. Faktor-Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang 4. Teknik pemantauan tumbuh kembang 5. Penilaian tumbuh kembang 2. 3. 6 Imunisasi dasar dan lanutan pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah Imunisasi neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah 1. Pengertian imunisasi 2. Tujuan dan sasaran pelaksanaan 3. Rantai dingin (cold chain) 4. Cara penyimpananvaksin 5. Pemeliharaan alat-alat imunisasi 6. Jenis-jenis imunisasi (dosis, frekuensi, dan cara pemberian) a. Hb 0 b. BCG c. DPT 1. 2. 3. Kerja kelompok kolaborat if dan diskusi [TM: 1x(2x50”)] Tugas-11: Small Projact: Membuat proposal pengabdian masyarakat Deteksi kelainan dan stimulasi tumbang [BT+BM:( 1+1)x(2x60 ”)] Arsiah Persentasi (penyajian materi oleh Kuliah &tutoroal dosen) ; Penugasan: Berbasis d. Tugas eksplorasi (searching) projek bahan/materi [TM: e. Tugas membuat dan menampilkan 3x(2x50”)] produk visual (foto dalam power Tugas-12: point) Final Tugas persentasi Projact: Kuliah Pakar [BT+BM:(3 dosen) Penugasan: a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) Tugas persentasi 14 2. Lcd 3. Literatur yang akan digunakan 2. 3. 4. 5. 6. 1. Laptop 2. Lcd 3. Literatur yang akan digunakan 1. 2. 3. 4. 5. 6. (searching) bahan materi Tugas membuat dan menampilkan Produk visual (foto dalam power point) Review kuis Praktek UTS/UAS Tugas eksplorasi (searching) bahan materi Tugas membuat dan menampilkan Produk visual (foto dalam power point) Review kuis Praktek UTS/UAS +3)x(2x60”) ] Arsiah d. Polio e. Hepatitis f. Campak g. HiB h. Tipoid i. Influenza j. DT k. MMR, l. Dan lain-lain yang dianggap perlu 7 Mampu melakukan deteksi kesehatan termasuk penyulit yang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah menggunakan MTBM dan MTBS a. b. c. d. e. f. 7 Penyakit dan atau penyulit yang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. MTBM Interpretasi MTBM Contoh kasus MTBS Interpretasi MTBS Contoh kasus - BBLR Asfiksia Neonatorum Sindrom gangguan pernafasan Hiperbillirubin dan Ikterus Perdarahan tali pusat Kejang Hipotermi Hipertermi Hipoglikemi Tetanus neonatorum 1. Kuliah &tutoroal 2. ; 3. Berbasis projek [TM: 3x(2x50”)] Tugas-12: Final Projact: Kuliah Pakar [BT+BM:(3 +3)x(2x60”) ] Arsiah 1. Persentasi (penyajian materi oleh 1. dosen) 2. Kuliah &tutoroal 2. Penugasan: 3. ; a. Tugas eksplorasi (searching) Berbasis bahan/materi projek b. Tugas membuat dan menampilkan Puri produk visual (foto dalam power point) c. Tugas persentasi 1. Persentasi (penyajian materi oleh dosen) 2. Penugasan: a. Tugas eksplorasi (searching) bahan/materi b. Tugas membuat dan menampilkan produk visual (foto dalam power point) c. Tugas persentasi 15 Laptop Lcd Literatur yang akan digunakan 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. Tugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point) 4. Review kuis 5. Praktek Laptop Lcd Literatur yang akan digunakan 1. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 2. Tugas membuat dan menampilkan 3. Produk visual (foto dalam power point) 4. Review kuis k. Penyakit yang diderita ibu selama hamil 8 Penyakit dan atau penyulit yang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah 1. Caput suksedaneum Cephalhematoma Trauma pada flexus 2. brachialis Fraktur klavikula dan fraktur humerus Labioskizis dan labiopalatoskizis Atresia esophagus Atresia rekti dan anus Hirsprung Obstruksi billiaris Hernia diafraghmatika Atresia duodeni, oesophagus Meningokel, ensefalokel Hidrosefalus Fimosis Hipospadia Kelainan metabolic dan endokrin Jantung bawaan dan didapat Bercak mongol Hemangioma Muntah dan gumoh Oral trush Diaper rush Seborrhea Infeksi Omfalokel Bayi meninggal mendadak GE dan disentri (Diare) Tifus abdominalis DHF Obstipasi Bisulan Persentasi (penyajian materi oleh dosen) Kuliah &tutoroal Penugasan: ; a. Tugas eksplorasi (searching) Berbasis bahan/materi projek b. Tugas membuat dan menampilkan Puri produk visual (foto dalam power point) c. Tugas persentasi 16 1. Laptop 2. Lcd 3. Literatur yang akan digunakan 5. Praktek 6. UTS/UAS 7. Tugas eksplorasi (searching) bahan materi 8. Tugas membuat dan menampilkan 9. Produk visual (foto dalam power point) 10. Review kuis 11. Praktek 12. UTS/UAS Miliariasis Infeksi (cacingan) Pertusis dan difteri Poliomyelitis & varicella Parotitis epidemika dan morbilli Masalah-masalah yang lazim timbul Kwashiorkor/marasmus dan defisiensi vitamin, jodium, dan Fe Anemia coley/thalasemia Hemophilia dan leukemia Resiko tinggi dan kegawat daruratan pada bayi, Anak balita, dan pra sekolah Bayi, Anak balita, dan pra sekolah yang mengalami kelukaan dan kecelakaan Berbasis projek Tetty Lenny Puri Arsiah PengabdianMasyarakat UAS Mengetahui: Koordinator Program Studi DIII Kebidanan Mengetahui/menyetujui: reviewer (jika ada) Jakarta, 3 September 2017 Dosen Pengampu Renince, SST, M.Keb Lenny SST, M.Kes 17 PETUNJUK TUGAS Mata kuliah Semester Sks Tugas ke Tujuan tugas Waktu Pelaksanaan tugas Waktu penyerahan tugas Uraian tugas : : : : : : Askeb NBBP III (48 jam) 3 sks 1 s.d 16 Menyiapkan materi/ bahan pembelajaran dan diskusi Minggu I s.d XVI disesuaikan dengan jadwal kegiatan per minggu 1 hari sebelum jadwal mata kuliah : Tugas ke-1 Pembuatan makalah, PPT, Gambar dan istilah (2 jam Dosen: Lenny AA.Profil Kesehatan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah BB.Konsep Neonatus CC. Konsep bayi DD. Konsep balita EE.Konsep anak prasekolah FF. Program pemerintah yang mendukung peningkatan kesehatan anak di Indonesia GG. Hak-hak anak HH. Undang-undang perlindungan anak II. Wewenang Bidan tentang asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah Tugas ke-2 Pembuatan makalah, PPT, Gambar dan istilah (2 jam Dosen: Lenny) 1. Sistem sirkulasi 2. Sistem pernafasan 3. Sistem pencernaan/ gastrointestinal 4. Sistem perkemihan/ ginjal 5. Sistem kardiovaskuler 6. Sistem hepatica 7. Sistem metabolisme 8. Sistem reproduksi 9. Sistem Neuromuskuler 10. Sistem hematopoesis 11. Sistem immune 12. Sistem integument 13. Sistem skeletal Tugas ke-3 pembuatan Makalah, PPT, Gambar, dan istilah (2 jam Dosen:Lenny) Asuhan pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah dalam kondisi sehat dan sakit 2. Nutrisi 3. Eliminasi 4. Istrahat dan tidur 5. Personal hygiene 6. Kehangatan 7. Keamanan 8. Tanda-tanda bahaya 9. Bounding attachmen 10. Vitamin A Tugas ke-4 pembuatan Makalah, PPT, Gambar, dan istilah (8 jam Dosen: Lenny) a. Manajemen kebidanan pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah b. Komunikasi terapeutik pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah c. Anamnesa d. Pemeriksaan fisik neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah Tugas ke-5 pembuatan Makalah, PPT, Gambar, dan istilah (8 jam Dosen: Lenny) 5. Kewaspadaan universal 6. Mencuci tangan 18 7. Prinsip asepsis 8. Pencegahan infeksi 9. Perawatan tali pusat 10. Memandikan bayi Tugas ke-6 pembuatan Makalah, PPT, Gambar, dan istilah (2 jam Dosen: lenny) 1. Gizi a. Pengertian gizi b. Komposisi dan besaran gizi yang dibutuhkan oleh neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah per harinya c. Gizi untuk kebutuhan khusus (neonatus, bayi, balita dan anak prasekolah) sakit d. Deteksi kelainan gizi pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah (KEK, KEP, marasmus, kwashiorkor, malnutrisi, obesitas/overweight, kurang gizi, gizi buruk, dll) serta faktor yang mempengaruhi. e. Penanganan kelainan gizi pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah3 Tugas ke-7 pembuatan Makalah, PPT, Gambar, dan istilah (8 jam Dosen: Lenny) 1. Imunisasi neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah a. Pengertian imunisasi b. Tujuan dan sasaran pelaksanaan c. Rantai dingin (cold chain) d. Cara penyimpanan vaksin e. Pemeliharaan alat-alat imunisasi f. Jenis-jenis imunisasi (dosis, frekuensi, dan cara pemberian) a. BCG b. DPT c. Polio d. Hepatitis e. Campak f. HiB g. Tipoid h. Influenza i. DT j. MMR, k. Dan lain-lain yang dianggap perlu Tugas ke-8 pembuatan Makalah, PPT, Gambar, dan istilah (4 jam Dosen: Tetty) 1. Pengertian tumbuh kembang 2. Tumbuh kembang fisiologis 3. Faktor-Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang 4. Teknik pemantauan tumbuh kembang 5. Penilaian tumbuh kembang 6. Kebutuhan dasar tumbuh kembang 7. Tahap-tahap tumbuh kembang 8. Stimulasi tumbuh kembang 9. KMS 10. Berat badan 11. Panjang badan 12. Lingkar kepala 13. Lingkar dada 14. Lingkar perut 15. Penggunaan KMS, matrik BB berdasarkan umur dan jenis kelamin, serta matrik panjang badan berdasarkan umur dan jenis kelamin 16. Deteksi dini kelainan pertumbuhan (cebol, makrosomia, mikrosomia, dll) 17. Contoh kasus Tugas ke-9 pembuatan Makalah, Gambar, dan Istilah (2 jam Dosen: Arsiah) a. DDST (Denver Development Screaning test) b. Interpretasi DDST c. Contoh kasus 19 Tugas ke-10 pembuatan Makalah, Gambar, dan Istilah (2 jam Dosen: Puri) a. SDIDTK b. Interpretasi SDIDTK c. Contoh kasus Tugas ke-11 pembuatan Makalah, Gambar, dan Istilah (2 jam Dosen: rupdi) a. b. c. d. e. f. MTBM Interpretasi MTBM Contoh kasus MTBS Interpretasi MTBS Contoh kasus Tugas ke-12 pembuatan Makalah, Gambar, dan Istilah (2 jam Dosen: Puri Penyakit dan atau penyulit yang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 2. BBLR 6. Asfiksia Neonatorum 7. Sindrom gangguan pernafasan 8. Hiperbillirubin dan Ikterus 9. Perdarahan tali pusat 10. Kejang 11. Hipotermi 12. Hipertermi 13. Hipoglikemi 14. Tetanus neonatorum Tugas ke-13 pembuatan Makalah, Gambar, dan Istilah (2 jam Dosen: Tetty Penyakit dan atau penyulit yang sering terjadi pada neonatus, bayi, balita, dan anak pra sekolah 15. Penyakit yang diderita ibu selama hamil 16. Caput suksedaneum 17. Cephalhematoma 18. Trauma pada flexus brachialis 19. Fraktur klavikula dan fraktur humerus 20. Labioskizis dan labiopalatoskizis 21. Atresia esophagus 22. Atresia rekti dan anus 23. Hirsprung 24. Obstruksi billiaris Tugas ke-14 pembuatan Makalah, Gambar, dan Istilah (2 jam Dosen: Tetty 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. Hernia diafraghmatika Atresia duodeni, oesophagus Meningokel, ensefalokel Hidrosefalus Fimosis Hipospadia Kelainan metabolic dan endokrin Jantung bawaan dan didapat Bercak mongol Hemangioma Muntah dan gumoh Oral trush Diaper rush Seborrhea Infeksi Omfalokel 20 40. Bayi meninggal mendadak Tugas ke-15 pembuatan Makalah, Gambar, dan Istilah (2 jam Dosen: Arsiah 41. GE dan disentri (Diare) 42. Tifus abdominalis 43. DHF 44. Obstipasi 45. Bisulan 46. Miliariasis 47. Infeksi (cacingan) 48. Pertusis dan difteri 49. Poliomyelitis & varicella 50. Parotitis epidemika dan morbilli 51. Masalah-masalah yang lazim timbul 52. Kwashiorkor/marasmus dan defisiensi vitamin, jodium, dan Fe 53. Anemia coley/thalasemia 54. Hemophilia dan leukemia 55. Resiko tinggi dan kegawatdaruratan pada bayi, Anak balita, dan pra sekolah Bayi, Anak balita, dan pra sekolah yang mengalami kelukaan dan kecelakaan: 56. Pengertian kelukaan dan kecelakaan a. Sebab-sebab terjadinya kelukaan dan kecelakaan b. Penanggulangan/tindakan kelukaan dan kecelakaan/gigitan serangga/ular, tenggelam, kemasukan benda asing, jatuh dan kecelakaan lalu lintas. Kriterian penilaian : Terurai dalam pedoman pembuatan tugas CATATAN: Jika tugas membutuhkan uraian atau prosedur yang lebih rumit, maka dapat dituangkan ke dalam panduan atau pedoman pelaksanaan tugas. Misalnya “pedoman tugas praktikum”, ‘pedoman tugas studi kasus’, ‘pedoman tugas observasi’ dan 21 22 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH KEGAWATDARURATAN MATERNAL DAN NEONATAL PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) Visi Program Studi Kebidanan (D3) STIKes Medistra Indonesia “Menjadi Program Studi Kebidanan yang unggul dalam bidang entrepreneurship pelayanan Kebidanan yang terkemuka di tingkat Jabodetabek” PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MEDISTRA INDONESIA TAHUN 2018/2019 1 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Institusi Program Studi Mata Kuliah Bobot/Sks Kode Mata Kuliah Pra-Syarat (jika ada) Semester Periode Kuliah Jumlah Pertemuan tatap muka Dosen Pengampu : : : : : : : : : STIKes Medistra Indonesia DIII Kebidanan Asuhan kegawatdaruratan maternal dan neonal 3 SKS 1T, 2 P Bd.305 Lulus mengikuti matakuliah Askeb 1, II, III, NBBP IV ( Empat) September 2017—november 2017 2T x 50’x 14 = 1400’ 2P x 170’x14=`4760’ : Farida, Dr januar, Tetty, Lenny JJ. TUJUAN 1. Mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mewujudkan Tridharma perguruan tinggi 2. Menghasilkan iklim akademik yang kondusif, berintegritas tinggi dan berdaya saing tingkat nasional internasional 3. Menghasilkan lulusan yang Service Excellent, Profesional, berakhlak, berintegritas tinggi serta berdaya saing di tingkat nasional dan internasional. 4. Menghasilkan lulusan yang unggul dalam praktik kebidanan Service Excellent berbasis fakta (Evidence Based Practise ) yang bercirikan kegawatdaruratan kebidanan dan kewirausahaan 5. Menghasilkan kerjasama dengan lembaga terkait baik di tingkat nasional maupun internasional KK. DESKRIPSI Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswi untuk melakukan penilaian , serta memberikan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal dengan berperilaku professional, beretika dan bermoral serta tanggap terhadap nilai sosial budaya dalam praktik kebidanan. Mata kuliah ini juga diharapkan mampu memberikan penanganan kegawatdaruratan sesuai dengan kewenangannya pada kasus maternal dan neonatal, melakukan kolaborasi dan rujukan pada kasus yang memerlukan penangannan di luar kewenangannya, mampu mengevaluasi dan pendokumentasian tindakan kegawatdaruratan kebidanan. Melaksanakan praktik kebidanana dengan berpedoman pada standar profesi, kode etik kebidanan dan undang – undang/ peraturan yang berlaku. Mampu memberikan asuhan kebidanan secara efektif, aman, dan holistik dengan memperhatikan aspek budaya terhadap ibu hamil, bersalin, nifas, menyusui, bayi baru lahir berdasarkan standar praktek kebidanan dan kode etik profesi 2 LL. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) Ranah Sikap Pengetahuan Keterampilan umum Keterampilan Khusus Capaian Pembelajaran Lulusan 1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius. 2. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila. 3. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain. 4. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. 5. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik. 6. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. 1. Memahami asuhan kebidanan pada ibu bersalin dengan penyulit 2. Memahami asuhan kebidanan pada ibu dengan komplikasi dan penyakit masa nifas 3. Memahami asuhan kebidanan pada ibu dengan komplikasi Dan penyakit masa nifas 4. Memahami asuhan kebidanan pada bayi dengan penyulit 5. Memahami asuhan kebidanan pada kesehatan reproduksi dengan gangguan sistem reproduksi. 6. Memahami asuhan kebidanan pada masa klimakterium dan menopause 1. mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur; 2. mampu mengkaji kasus penerapan ilmu pengetahuan, teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya dalam rangka menghasilkan prototype, prosedur baku, desain atau karya seni, 3. mampu menyusun hasil kajian tersebut dalam bentuk kertas kerja, sepesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi; 4. mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi desain, dan persyaratan keselamatan dan keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya; 5. mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja sama dan hasil kerja sama didalam maupun di luar lembaganya; 6. mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervise aerta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya; 7. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri. 8. mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi; 1. Mampu mengaplikasikan penanganan kegawatdaruratan 3 2. 3. 4. 5. 2. Mampu mengaplikasikan penilaian penderita gawat darurat Mampu melakukan resusitasi jantung paru Mampu melakukan penanggulangan bencana dan kecelakaan Mampu melakukan penanggulangan kegawardaruratan maternal Mampu melakukan penanggulangan kegawatdaruratan pada bayi baru lahir MM. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) CPMK Mampu menjelaskan konsep gawat darurat dan prinsip deteksi dini terhadap kelainan , komplikasi, dan penyakit yang lazim terjadi pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Mampu mengklasifikasikan kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal pada kehamilan ( TM1, TM2, TM3) SUB-CPMK 1. Konsep Gawat darurat pada maternal dan neonatal 2. Deteksi Dini Masa Kehamilan a) Pemeriksaan kehamilan Dini (Early ANC Detection). b) Kontak dini dalam kehamilan c) Pelayanan ANC berdasarkan kebutuhan individu d) skrining untuk deteksi dini kelainan, dan penyakit pada ibu hamil kehamilan dengan penyulit dan komplikasi pada TM I,II, III. e) Penanganan penyulit dan komplikasi dalam kehamilan Klasifikasi kondisi kegawatdaruratan maternal (TM1) 1. Anemia Kehamilan 2. Hyperemesis gravidarum 3. Abortus 4. Kehamilan ektopik tertanggu (KET) Komplikasi kondisi kegawatdaruratan maternal ( TM 2, 3 ) 1. Penyakit jantung dalam kehamilan 2. Penyakit DM dalam Kehamilan 3. Pre eklamsi dalam kehamilan 4. Eklamsi dalam kehamilan. 5. Plasenta previa 6. Insersio velamentosa 7. Rupture sinus marginalis Mampu mengklasifikasi kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal Mampu melakukan tindakan pemberian MGSO4 Mampu mengemukakan pendamping persalinan ( suami, keluarga) dan mampu menyimpulkan kegawatdaruratan pada kala I 1. 2. 3. 4. 5. Premature Post matur IUFD UGR Kehamilan ganda 6. KPWS 7. Oligohidramnion 8. Polihidramnion Tehnik pemberian MGSO4 1. Pendampingan Persalinan (Suami, Keluarga) 2. Doa dan Dukungan 3. Informed Choice dan Consent 4. kegawatdaruratan kala 1 : - His hipotonik 4 Mampu mendeteksi kegawatdaruratan atau pun distosia pada kala II, III, dan IV Mampu melakukan tindakan Ekstraksi vacum Mampu melakukan tindakan KBI/KBE Mampu melakukan tindakan Manual plasenta - His hipertonik - His yang tidak terkoordinasi 1. Kegawatdaruratan atau Kelainan Kala II Distosia kelainan alat kandungan dan jalan lahir 2. Kegawatdaruratan atau Kelainan Kala Kelainan Kala III (Passagger ) Retensio Plasenta 3. Kegawatdaruratan atau Kelainan Kala Kelainan Kala IV - Atonia Uteri - Emboli air ketuban - Robekan jalan lahir Tehnik melakukan tindakan ekstraksi vacum Tehnik melakukan tindakan KBI/KBE Tehnik melakukan Manual plasenta Mampu mengemukakan klasifikasi kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Klasifikasi kegawatdaruratan maternal dan neonatal - Kegawat daruratan maternal pada 2 jam, 6 jam, 6 hari, 12 hari, 40 hari Mampu mengemukakan komplikasi pada masa nifas. penyakit dalam masa nifas 1. endometriosis 2. peritonitis 3. thombophleblitis Distosia karena kelainan janin 1. Bayi besar 2. Hidrochepalus 3. Anenchepalus 4. Kembar siam 5. Gawat janin Komplikasi kegawatdaruratan maternal dan neonatal pada BBL 1. Asfiksia pada BBL 2. Hipotermi pada BBL 3. Infeksi pada BBL 4. Icterus pada BBL 5. Hiperbilirubin pada BBL Mampu mengemukakan kelainan dan kegawatdaruratan yang terjadi pada janin. Mampu mengemukakan kegawatdaruratan maternal dan neonatal pada BBL Mampu melakukan penanganan kegawatdaruratan pada BBL Resusitasi 5 NN. MATERI ( Terlampir SAP) OO. KEGIATAN PEMBELAJARAN (METODE) Menggunakan CTJ, Small Groub Discussion, case study, cooperative learning, self directed,learning, contextual learning, discovery learning PP. TUGAS (TAGIHAN) 1. Membuat makalah 2. Diskusi kelompok ( problem solving) 3. Role Play QQ. PENILAIAN 1. Metode: a. Persentasi kelompok b. Diskusi kelompok c. Membuat video 2. Instrumen a. Makalah b. Video 3. Komponen dan proporsi penilaian a. Tugas ……………………………………. b. UTS ……………………………………. c. UAS ……………………………………. 20% 35% 45% 11. Kriteria penilain/kelulusan NBL Teori = 65, NBL Praktik 70. NILAI NILAI MUTU HURUF/LAMBANG 0 - 45 0 E 46 – 59 2 D 60 – 67 3 C 68 – 75 4 B 76 - 100 5 A 6 RR. PERATURAN (TATA TERTIB) 25. Hadir di kelas tepat waktu sesuai dengan waktu yang ditetapkan/disepakati toleransi waktu 10 menit keterlambatan 26. Setiap mahasiswa harus aktif dan partisipatif dalam perkuliahan. 27. Ada pemberitahuan jika tidak hadir dalam perkuliahan tatap muka 28. Selama perkuliahan berlangsung, Handphone dalam posisi off atau silent 29. Meminta izin (dengan cara mengangkat tangan) jika ingin berbicara, bertanya, menjawab, meninggalkan kelas atau keperluan lain 30. Saling menghargai dan tidak membuat kegaduhan/gangguan/ kerusakan dalam kelas 31. Selama kegiatan belajar mengajar dalam semester peserta didik tidak boleh absent dengan alasan apapun lebih dari 15%. Jika karena satu hal yang penting peserta didik tidak mengikuti kegiatan belajar, maka sebagai gantinya adalah menyusun makalah, studi kasus sesuai dengan topik yang ditentukan oleh pendidikan. 32. Kegiatan praktik harus diikuti 100 % 33. Tidak boleh ada plagiat dan bentuk-bentuk pelanggaran norma lainnya 34. Izin yang diperoleh hanya melalui unit pendidikan 35. Selama mengikuti kegiatan belajar, mahasiswa harus mematuhi tata tertip yang sudah ditetapkan 36. Persyaratan ujian semester d. Telah menyelesaikan administrasi keuangan e. Mengikuti pbt minimal 85% f. Telah menyerahkan semua penugasan selama kegiatan belajar SS. SUMBER (REFERENSI) 1. Rukiyah, dan Yulianti, 2010, Asuhan Kebidanan IV ( patologi ), Jakarta 2. Depkes, 2001, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Material dan Neonatal, Yayasan Bina Pustaka, Jakarta 3. Depkes RI, 2001, Buku Standar Pelayanan Kebidanan, Jakarta 4. Wylie, Linda. Helen Bryce. 2010. Manajemen Kebidanan Gangguan Medis Kehamilan dan Persalinan. Jakarta : EGC 5. Mochtar, R. 1998 . Sinopsis Obstetri. Edisi 2. Jakarta: EGC 6. Saifudin, A.B. 2002. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: YBP-SP TT. RINCIAN RENCANA KEGIATAN (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) ………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………..…….(ditulis dalam bentuk matrik. Lihat halaman berikut) 7 RINCIAN RENCANA KEGIATAN (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) Capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK): Pert.ke(tgl.) Capaian Pembelajaran (sub-CPMK) 1 1. Mampu mengemukakan konsepkegawat daruratan maternal dan neonatal 2 Mampu mengklasifikasikan kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal pada kehamilan (TM 1, TM 2, TM 3) Materi 1. Konsep kegawatdaruratan 2. Batasan kegawatadaruratan 3. Ruang lingkup kegawatdaruratan. Klasifikasi kondisi kegawatdaruratan maternal ( TM 1) 1. Anemia dalam kehamilan 2. Hyperemesis dalam kehamilan 3. Abortus dalam kehamilan 4. Kehamilan ektopik dalam kehamilan. Klasifikasi kondisi kegawatdaruratan maternal ( TM 2, 3). 8 Kegiatan pembelajaran (Metode) 1. Persentasi ( penyajian materi ) oleh dosen 2. Penugasan : a. Tugas eksplorasi bahan materi b. Tugas buat makalah . c. Tugas Persentasi Alokasi waktu Sumber dan Media Tagihan/ Penilaian 1x50’ 1. RPS 2. Laptop 3. LCD 4. Literatur/ bahan bacaan yang digunakan 2x50’ 1. RPS 2. Laptop 3. LCD 4. Literatur/ bahan bacaan yang digunakan a. Tugas eksplorasi bahan materi sesuai dengan tugas masing masing b. Tugas membuat makalah c. Tugas seminar d. UTS e. UAS a. Tugas eksplorasi bahan materi sesuai dengan tugas masing masing b. Tugas membuat makalah c. Tugas seminar d. UTS e. UAS 1. Persentasi ( penyajian materi ) oleh dosen 2. Penugasan : a. Tugas eksplorasi bahan materi b. Tugas buat dan menampilkan produk visual dalam bentuk power point. c. Tugas Persentasi 3 Mampu mengklasifikasi kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal 4 Mampu melakukan tindakan pemberian MGSO4 Mampu mengemukakan pendamping persalinan ( suami, keluarga) dan mampu menyimpulkan kegawatdaruratan pada kala I 5 1. Penyakit jantung dalam kehamilan 2. Penyakit DM dalam Kehamilan 3. Pre eklamsi dalam kehamilan 4. Eklamsi dalam kehamilan. 5. Plasenta previa 6. Insersio velamentosa 7. Rupture sinus marginalis 1. Premature 1. 2. Post matur 3. IUFD 2. 4. UGR 5. Kehamilan ganda 6. KPWS 7. Oligohidramnion 8. Polihidramnion Tehnik pemberian MGSO4 Persentasi ( penyajian materi ) oleh dosen Penugasan : a. Tugas eksplorasi bahan materi b. Tugas buat dan menampilkan produk visual dalam bentuk power point. 3. Tugas Persentasi Demonstrasi dan praktikum 1. Pendampingan Persalinan (Suami, Keluarga) 2. Doa dan Dukungan 3. Informed Choice dan Consent 4. kegawatdaruratan kala 1 : 1. Persentasi ( penyajian materi ) oleh dosen 2. Penugasan : a. Tugas eksplorasi bahan materi 9 2x50’ 1. 2. 3. 4. RPS a. Tugas eksplorasi Laptop bahan materi sesuai LCD dengan tugas Literatur/ masing masing bahan bacaan b. Tugas membuat yang makalah digunakan c. Tugas seminar d. UTS b. UAS 5x 170’ 1. Laboratorium kebidanan 1x50 1. 2. 3. 4. Praktikum RPS a. Tugas eksplorasi Laptop bahan materi LCD sesuai dengan Literatur/ tugas masing bahan bacaan masing yang digunakan b. Tugas membuat - His hipotonik - His hipertonik - His yang tidak terkoordinasi 6 7 8 Mampu mendeteksi Kegawatdaruratan atau kegawatdaruratan atau pun Kelainan Kala II distosia pada kala II, III, dan 1. Distosia kelainan alat IV kandungan dan jalan lahir. 2. Kegawatdaruratan atau Kelainan Kala Kelainan Kala III (Passagger ) Retensio Plasenta 3. Kegawatdaruratan atau Kelainan Kala Kelainan Kala IV - Atonia Uteri - Emboli air ketuban - Robekan jalan lahir Mampu melakukan Tehnik melakukan tindakan Ekstraksi vacum tindakan ekstraksi vacum Mampu melakukan Tehnik melakukan tindakan KBI/KBE tindakan KBI/KBE b. Tugas buat dan menampilkan produk visual dalam bentuk power point. c. Tugas Persentasi 1. Persentasi ( penyajian materi ) oleh dosen 2. Penugasan : a. Tugas eksplorasi bahan materi b. Tugas buat dan menampilkan produk visual dalam bentuk power point. c. Tugas Persentasi makalah c. Tugas seminar d. UTS e. UAS 1x50’ 1. RPS a. Tugas eksplorasi 2. Laptop bahan materi 3. LCD sesuai dengan 4. Literatur/ tugas masing bahan bacaan masing yang digunakan b. Tugas membuat makalah c. Tugas seminar d. UTS e. UAS Demonstrasi 6x170’ Laboratorium Praktikum Demonstrasi 6x170’ Laboratorium Praktikum Demonstrasi 6x170’ Laboratorium Praktikum 1x50’ 1. RPS 2. Laptop 9 Mampu melakukan tindakan Manual plasenta Tehnik melakukan Manual plasenta 10 Mampu mengemukakan klasifikasi kegawatdaruratan Klasifikasi kegawatdaruratan 1. Persentasi ( maternal dan neonatal penyajian materi ) 10 a. Tugas eksplorasi bahan materi maternal dan neonatal. - Kegawat daruratan maternal pada 2 jam, 6 jam, 6 hari, 12 hari, 40 hari 11 Mampu mengemukakan komplikasi pada masa nifas. penyakit dalam masa nifas 1. Endometriosis 2. Peritonitis 3. thombophleblitis 12 Mampu mengemukakan kelainan dan kegawatdaruratan yang terjadi pada janin. Distosia karena kelainan janin 6. Bayi besar 7. Hidrochepalus 8. Anenchepalus 9. Kembar siam 10. Gawat janin oleh dosen 2. Penugasan : a. Tugas eksplorasi bahan materi b. Tugas buat dan menampilkan produk visual dalam bentuk power point. c. Tugas Persentasi 1. Persentasi ( penyajian materi ) oleh dosen 2. Penugasan : a. Tugas eksplorasi bahan materi b. Tugas buat dan menampilkan produk visual dalam bentuk power point. 3. Tugas Persentasi 1. Persentasi ( penyajian materi ) oleh dosen 2. Penugasan : a. Tugas eksplorasi bahan materi b. Tugas buat dan menampilkan produk visual 11 3. LCD 4. Literatur/ bahan bacaan yang digunakan sesuai dengan tugas masing masing b. Tugas membuat makalah c. Tugas seminar d. UTS e. UAS 2x50’ 1. RPS 2. Laptop 3. LCD 4. Literatur/ bahan bacaan yang digunakan a. Tugas eksplorasi bahan materi sesuai dengan tugas masing masing b. Tugas membuat makalah c. Tugas seminar d. UTS e. UAS 2x50’ 1. RPS a. Tugas eksplorasi 2. Laptop bahan materi 3. LCD sesuai dengan 4. Literatur/ tugas masing bahan bacaan masing yang digunakan b. Tugas membuat makalah c. Tugas seminar d. UTS 13 Mampu mengemukakan kegawatdaruratan maternal dan neonatal pada BBL Komplikasi kegawatdaruratan maternal dan neonatal pada BBL 1. Asfiksia pada BBL 2. Hipotermi pada BBL 3. Infeksi pada BBL 4. Icterus pada BBL 5. Hiperbilirubin pada BBL 14 Mampu melakukan penanganan kegawatdaruratan pada BBL Resusitasi dalam bentuk power point. c. Tugas Persentasi 1. Persentasi ( penyajian materi ) oleh dosen 2. Penugasan : a. Tugas eksplorasi bahan materi b. Tugas buat dan menampilkan produk visual dalam bentuk power point. 3. Tugas Persentasi Demonstrasi e. UAS 2x50’ 1. RPS 2. Laptop 3. LCD 4. Literatur/ bahan bacaan yang digunakan 5x170’ Laboratorium a. Tugas eksplorasi bahan materi sesuai dengan tugas masing masing b. Tugas membuat makalah c. Tugas seminar d. UTS e. UAS Praktikum Mengetahui, Ketua Program Studi Kebidanan (D3) Koordinator Mata Kuliah Puri Kresna, SST., MKM Farida M Simanjuntak, SST., M.Kes 12 TUGAS (TAGIHAN) Identitas Mata Kuliah Institusi Program Studi Mata Kuliah Bobot/Sks Kode Mata Kuliah Sifat Pra-Syarat (jika ada) Semester No 1 Bahan Kajian Deteksi dini dan komplikasi yang lazim timbul pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan dan nifas 2 Deteksi dini dan komplikasi yang lazim timbul pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan dan nifas 3 Deteksi dini dan komplikasi yang lazim timbul pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan dan nifas 4 Deteksi dini dan komplikasi yang lazim timbul pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan dan nifas : : : : : : : : STIKes Medistra Indonesia Kebidanan Asuhan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal 4 SKS Bd. 305 Sudah mengikuti matakuliah Askeb 1, 2, 3 dan NBBP IV Alokasi Waktu Teori : Tatap Muka : 50 mnt Penugasan terstruktur : 60 mnt Belajar mandiri : 60 menit Persentasi: Makalah Teori : Tatap Muka : 50 mnt Penugasan terstruktur : 60 mnt Belajar mandiri : 60 menit Persentasi: Makalah Teori : Tatap Muka : 50 mnt Penugasan terstruktur : 60 mnt Belajar mandiri : 60 menit Persentasi: Makalah Teori : Tatap Muka : 50 mnt Penugasan terstruktur : 60 mnt Belajar mandiri : 60 menit Persentasi: Makalah 13 Penugasan (Tagihan) Pembuatan paper tentang Komplikasi dan Penyulit Trimester I dan II dalam kehamilan Pembuatan makalah tentang hyperemesis gravidarum Pembuatan makalah tentang Komplikasi dan penyulit Perdarahan Antepartum 1. Solusio plasenta. 2. Plasenta previa 3. Insertion velamentosa. 4. Rupture sinus marginalis Pembuatan makalah tentang - Letak sungsang - Letak lintang 14 NCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) Visi Program Studi Kebidanan (D3) STIKes Medistra Indonesia “Menjadi Program Studi Kebidanan yang unggul dalam bidang entrepreneurship pelayanan Kebidanan yang terkemuka di tingkat Jabodetabek” PROGRAM STUDI KEBIDANAN (D3) SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MEDISTRA INDONESIA TAHUN 2018 15 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Institusi Program Studi Mata Kuliah Bobot/Sks Kode Mata Kuliah Pra-Syarat (jika ada) Semester Periode Kuliah Jumlah Pertemuan tatap muka Dosen Pengampu : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MEDISTRA INDONESIA : KEBIDANAN (D3) : Asuhan Kebidanan Persalinan dan bayi baru lahir : 4 SKS : Bd 406 : : III : Ganjil 2018-2019 : 14 : Tetty Rina A., SST., M.Keb UU. TUJUAN Mahasiswa mampu memahami Asuhan Kebidanan pada Ibu dalam persalinan dengan pendekatan manajemen kebidanan didasari konsep-konsep, sikap dan keterampilan serta hasil evidence based dengan pokok bahasan konsep dasar persalinan, beberapa faktor yang mempengaruhi persalinan, proses adaptasi psikologi dalam persalinan, kebutuhan dasar pada ibu dalam proses persalinan, asuhan dalam setiap kala persalinan, deteksi dini komplikasi persalinan dan cara penanganannya, asuhan kebidanan pada bayi segera setelah lahir, dan cara pendokumentasian asuhan pada masa persalinan melalui Tugas makalah dan presentasi, hasil Etest, OSCA dan belajar Kasus VV. DESKRIPSI Mata Kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memberikan Asuhan Kebidanan pada Ibu dalam persalinan dengan pendekatan manajemen kebidanan didasari konsep-konsep, sikap dan keterampilan serta hasil evidence based dengan pokok bahasan konsep dasar persalinan, beberapa faktor yang mempengaruhi persalinan, proses adaptasi psikologi dalam persalinan, kebutuhan dasar pada ibu dalam proses persalinan, asuhan dalam setiap kala persalinan, deteksi dini komplikasi persalinan dan cara penanganannya, asuhan kebidanan pada bayi segera setelah lahir, dan cara pendokumentasian asuhan pada masa persalinan. WW. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) Ranah Sikap Capaian Pembelajaran Lulusan - Bekerja sama dan memiliki kepekaan social serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. 16 Pengetahuan Keterampilan umum - Menjalankan praktik kebidanan sesuai dengan kompetensi, kewenangan dan kode etik profesi. - Menunjukan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan dibidang keahliannya secara mandiri. - Menguasai konsep teoritis ilmu kebidanan (midwifery), asuhan kebidanan, dan etika profesi - Menguasai konsep dasar ilmu obstetric dan ginekologi - Menguasai konsep teoritis anatomi fisiologi, bilogi reproduksi dan perkembangan, secara umum - Menguasai metode, teknik dan pengetahuan procedural dalam asuhan kebidanan pada lehamilan, persalinan, pasca perslainan, bayi baru lahir, bayi dan balita serta kontrasepsi. - Menguasai konsep dasar kesehatan masyarakat dan promosi kesehatan perempuan, ibu, dan anak. - Mengetahui pengetahuan faktial tentang jenis, tanda, gejala penyakit-penyakit umum dan infeksi pada kehamilan, persalinan, post partum, bay baru lahir, dan balita. - Menguasai konsep teoritis ilmu komunikasi dalam asuhan kebidanan. - Mampu memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasil kerjanya secara mandiri. - Mampu bekerja sama, berkomunikasi dan berinovatif dalam pekerjaannya. - Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menentukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi. - Mampu mengomunikasikan pemikiran/argument atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan etika profesi dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi kepada masyarakat terutama masyarakat profesinya. Keterampilan Khusus - Mampu melakukan asuhan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan normal, pasca persalinan normal, bayi dan balita normal, sesuai standar kompetensi bidan vokasi - Mampu mengidentifikasi penyimpangan/kelainan pada kasus kehamilan, persalinan, pasca persalinan, bayi baru lahir, bayi dan balita. - Mampu mendemonstrasikan penanganan awal kegawatdaruratan maternal neonatal sesuai standar mutu berlaku. - Mampu mendemostrasikan pencegahan infeksi pasien safety dan upayabantuan hidup dasar - Mampu melakukan pencatatan asuhan kebidanan sesuai system rekam medis yang berlaku. 17 XX. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) CPMK Mampu Menelaah Konsep Dasar Asuhan Kebidanan Pada Persalinan SUB-CPMK 1. Mampu Menelaah Konsep Dasar Asuhan Kebidanan Pada Persalinan 2. Mampu Menelaah ruang lingkup tujuan asuhan persalinan serta memberikan asuhan yang sesuai dengan tahapan persalinan. 3. Mampu Menelaah ruang lingkup Faktor – faktor yang mempengaruhi persalinan [C2,A3] Mampu Mendemonstrasikan Pemeriksaan 1. Mampu Mendemonstrasikan Pemeriksaan Panggul dan Pelvi metri Panggul dan Pelvi metri Mampu Mengklasifikasikan Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala I Mampu Mengklasifikasikan Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala I Mampu Melaksanakan dan Menggunakan patrograf 1. Mampu Melaksanakan dan Menggunakan patrograf 2. Mampu Mendokumentasikan asuhan persalinan kala I [C3,A3,P3] Mampu Mengklasifikasikan Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala II, III, IV 1. Mampu Mengklasifikasikan Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala II, III, IV 2. Mampu Mendemostrasikan Tindakan Asuhan Persalinan Normal, hecting 3. Mampu Mendokumentasikan asuhan persalinan kala II , III, IV [C3,A3,P3] Mampu Mengklasifikasikan Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Pada BBL 1. Mampu Mengklasifikasikan Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Pada BBL 2. Mampu Mendokumentasikan asuhan Pada BBL [C3,A3] Mampu Mendemostrasikan Tindakan Asuhan Persalinan Normal Mampu Mendemostrasikan Tindakan Asuhan Persalinan Normal Mampu mendokumentasikan asuhan persalinan kala I, II, III, IV dan bayi baru lahir dengan benar Mampu Mendokumentasikan asuhan persalinan kala II, III, IV YY. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. MATERI Konsep Dasar Asuhan Kebidanan Pada Persalinan Pemeriksaan Panggul dan Pelvi metri Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala I Partrograf Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala II, III, IV Kebutuhan dan Tanda Bahaya Pada BBL Asuhan Persalinan Normal 18 8. Asuhan persalinan kala I, II, III,IV dan bayi baru lahir 9. Pendokumentasian asuhan persalinan kala I-IV ZZ. KEGIATAN PEMBELAJARAN (METODE) Kuliah Diskusi dlm kelompok, Tugas terstruktur Demontrasi AAA. TUGAS (TAGIHAN) Makalah dan Presentasi: 1. Konsep dasar asuhan kebidanan pada ibu dalam masa persalinan. 2. Faktor – faktor yang mempengaruhi persalinan. 3. Kebutuhan Dasar Selama Persalinan dan Asuhan Persalinan Kala 1. 4. Pengisian partograf/dokumentasi kala I. 5. Asuhan pada ibu bersalin kala I,II, III,III 6. Deteksi dini komplikasi kala IV 7. Asuhan pada bayi segera setelah lahir. Praktik/Belajar Mandiri 1. Pemeriksaan Panggul 2. Mekanisme persalinan 3. Manuver tangan 4. Manajemen aktif kala III 5. Hecting 6. Penilaian BBL:Perlindungan internal (terimoregulasi), Pemeliharaan pernafasan, Pemotongan tali pusat, Evaluasi nilai APGAR. 7. Dokumentasi kebidanan BBB. PENILAIAN 4. Metode: Tugas makalah dan presentasi E-test OSCA Kasus 5. Instrumen Partograf Daftik APN 6. Komponen dan proporsi penilaian d. Tugas 20% e. UTS 35% f. UAS 45% 12. Kriteria penilain/kelulusan NBL Teori = 65, NBL Praktik 70. 19 NILAI NILAI MUTU HURUF/LAMBANG 0 - 45 0 E 46 – 59 2 D 60 – 67 3 C 68 – 75 4 B 76 - 100 5 A CCC. PERATURAN (TATA TERTIB) 37. Hadir di kelas tepat waktu sesuai dengan waktu yang ditetapkan/disepakati toleransi waktu 10 menit keterlambatan 38. Setiap mahasiswa harus aktif dan partisipatif dalam perkuliahan. 39. Ada pemberitahuan jika tidak hadir dalam perkuliahan tatap muka 40. Selama perkuliahan berlangsung, Handphone dalam posisi off atau silent 41. Meminta izin (dengan cara mengangkat tangan) jika ingin berbicara, bertanya, menjawab, meninggalkan kelas atau keperluan lain 42. Saling menghargai dan tidak membuat kegaduhan/gangguan/ kerusakan dalam kelas 43. Selama kegiatan belajar mengajar dalam semester peserta didik tidak boleh absent dengan alasan apapun lebih dari 15%. Jika karena satu hal yang penting peserta didik tidak mengikuti kegiatan belajar, maka sebagai gantinya adalah menyusun makalah, studi kasus sesuai dengan topik yang ditentukan oleh pendidikan. 44. Kegiatan praktik harus diikuti 100 % 45. Tidak boleh ada plagiat dan bentuk-bentuk pelanggaran norma lainnya 46. Izin yang diperoleh hanya melalui unit pendidikan 47. Selama mengikuti kegiatan belajar, mahasiswa harus mematuhi tata tertip yang sudah ditetapkan 48. Persyaratan ujian semester g. Telah menyelesaikan administrasi keuangan h. Mengikuti pbt minimal 85% i. Telah menyerahkan semua penugasan selama kegiatan belajar DDD. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. SUMBER (REFERENSI) Varney’s Midwifery, 1997 Buku Acuan Nasional, Saefudin Abdul Bari, 2001 Buku III Asuhan Kebidanan Pada Ibu Intrapartum, Pusdiknakes, WHO, JHPIEGO, 2001 Prawirohardjo, Sarwono. (2002). Ilmu Kebidanan. Jakarta: YBPSP Janet M (2002), Kebidanan Oxford dari bidan untuk bidan, Jakarta EGC Reeder, (2002), Keperawatan Maternitas Vol 1, Jakarta, EGC ............, (2002), Keperawatan Maternitas Vol 2, Jakarta, EGC. Departemen Kesehatan RI. (2012). Asuhan Persalinan Normal Manuaba, I B G. (2000). Ilmu kebidanan, Penyakit Kandungan, & Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC 20 10. Mochtar, R. (2000). Sinopsis Obstetri: Obstetri Fisiologi Obstetri Patologi. Jilid 1 Edisi 2. Jakarta: EGC 11. Saifuddin, dkk. (2000). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal & Neonatal. Jakarta: JNPKKR 12. Herawati M, (2011). Psikologi Ibu Anak untuk kebidanan, Jakarta, Salemba Medika 13. Panduan Praktis Maternal dan Neonatal, WHO, 2001 14. Saeffudin, AB . 2002. Buku praktis pelayanan maternal dan neonatus . Jakarta 15. Anonim. 2013. http://id.wikipedia.org/wiki/Gula_darah: Glukosa Darah. Diakses pada Rabu, 3 Juli 2013, 10.15. 16. Asmadi. 2008. Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien.Salemba Medika, Jakarta. 17. Azlin, Emil. 2011. Seri Pediatri, Vol.13, No.3, Oktober 2011: Hubungan antara Skor Apgar dengan Kadar Glukosa Drah pada BBL. Departeman Ilmu Kesehatan Anak, FK USU/RSUP H.Adam Malik: Medan. 18. Azwar, Azrul. 2002. Asuhan Persalinan Normal. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. 19. Bobak, Lowdermilk, Jensen (Alih bahasa: Wijayarini, Anugerah). 2005. Buku Ajar Keperawatan Maternitas, edisi 4. EGC, Jakarta. 20. Chapman, Vicky. 2006. Asuhan Kebidanan Persalinan dan Kelahiran. EGC, Jakarta. 21. Depkes RI. 2001. Catatan Perkembangan dalam Praktik Kebidanan. Depkes RI, Jakarta. 22. Draft. 2001. Pelatihan Pelayanan Kebidanan. Jakarta. 23. Fraser, Cooper (Alih bahasa: Rahayu, et.al.). 2009. Myles, Buku Ajar Bidan, edisi 14. EGC, Jakarta. 24. Hidayat, A. aziz. 2008. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia: Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Salemba Medika, Jakarta. 25. JNPK-KR. 2008. Asuhan Persalinan Normal. JNPK-KR Depkes RI, Jakarta. 26. Leksana, Ery. 2011. CDK 185/Vol.38 no.4/Mei-Juni 2011: Mengatasi Nyeri Persalinan. 27. SMF/Bagian Anestesi dan Terapi Intensif RSUP dr. Kariadi/FK Undip, Semarang. 28. Mander, Rosemary. 2004. Nyeri Persalinan. EGC, Jakarta. 29. Simkin, Ancheta. 2005. Buku Saku Persalinan. EGC, Jakarta. 30. Sulistyawati, Ari. 2010. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin. Salemba Medika, Jakarta. 31. Sumarah, Widyastuti, Wiyati. 2008. Perawatan Ibu Bersalin (Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalin). Fitramaya, Yogyakarta. 32. Varney, Helen, et.al. 2002. Buku Saku Bidan. EGC, Jakarta. EEE. RINCIAN RENCANA KEGIATAN (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) 21 RINCIAN RENCANA KEGIATAN (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) Capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK): Pert.ke(tgl.) 1,2 Capaian Pembelajaran (sub-CPMK) 1. Mampu Menelaah Konsep Dasar Asuhan Kebidanan Pada Persalinan 2. Mampu Menelaah ruang lingkup tujuan asuhan persalinan serta memberikan asuhan yang sesuai dengan tahapan persalinan. 3. Mampu Menelaah ruang lingkup Faktor – faktor yang mempengaruhi persalinan [C2,A3] Materi 1. Konsep dasar asuhan kebidanan pada ibu dalam masa persalinan - Pengertian persalinan - Sebab-sebab mulainya persalinan - Tujuan Asuhan Persalinan - Tanda-tanda persalinan - Tahapan Persalinan (Kala I, II, III, dan IV) 2. Faktor – faktor yang mempengaruhi persalinan 2.1 Passage a) Ukuran Panggul b) Otot – otot dasar panggul 2.2 Power a) His b) Tenaga Meneran 2.3 Passanger a) Janin b) Plasenta c) Air Ketuban Kegiatan pembelajaran (Metode) Kuliah: Diskusi dlm kelompok, Alokasi waktu TM: 2x(2x50”) BT+BM:(2+2)x(4x60”) • Tugas-1: Menyusun ringkasan dlm bentuk makalah tentang 1.Konsep dasar asuhan kebidanan pada ibu dalam masa persalinan. TM: 2x(2x50”) Kuliah: Diskusi dlm kelompok, • Tugas-2: Makalah/menghafal: 2. Faktor – faktor yang mempengaruhi persalinan. 22 PT+BM:(2+2)x(4x60”) Sumber dan Media 1,2,3,4,5, 6,7,8,9 Tagihan/ Penilaian Kreteri: Rubrik kriteria grading Bentuk non-test: Tulisan makalah Presentasi Praktik/demontrasi d) Psikologis Ibu 2.4 Penolong Praktikum pemeriksaan panggul dan Pelvimetri 2 x (2x170”) Praktikum pemeriksaan panggul dan Pelvimetri 3,4 2. Mampu Mendemonstrasikan Pemeriksaan Panggul dan Pelvi metri 3. Mampu Mengklasifikasikan Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala I 4. Mampu Melaksanakan dan Menggunakan patrograf 5. Mampu Mendokumentasikan asuhan persalinan kala I [C3,A3,P3] 3. Kebutuhan Dasar Selama Persalinan a) Memberikan Dukungan Persalinan b) Pengurangan Rasa Sakit c) Persiapan persalinan di rumah dan di RS 4. Asuhan Persalinan Kala 1 - Perubahan fisiologis dan psikologis pada kala - Manajemen Kala 1 a) Mengidentifikasi masalah - Pengkajian riwayat kesehatan - Pemeriksaan fisik - Pemeriksaan janin b) Menilai data membuat diagnose c) Menilai kemajuan persalinan d) Membuat rencana Kuliah: • Diskusi dlm kelompok, [TM: 2x(2x50”)] Tugas-3: makalah: 4. Kebutuhan Dasar Selama Persalinan dan Asuhan Persalinan Kala 1. Kuliah: • Diskusi dlm kelompok, Tugas-4: Mempersiapkan dan melakukan pengisian partograf/dokumentasi kala I. 23 BT+BM:(2+2)x(4x60”) 1,2,3,4,5,6, Kreteri: TM: 2x(2x50”) 7,8,9,10,11,25,30 Rabrik kreteria grading Bentuk non-test: Tulisan makalah TM: 1x(2x50”) Presentasi Praktik/demontrasi BT+BM:(2+2)x(4x60”) asuhan 5. Memberikan asuhan persalinan kala 1 6. Pemenuhan kebutuhan fisik dan psikologis ibu dan keluarga 7.1 Tanda bahaya Kala 1 dan penanganannya : - Gawat Janin - Inersia Uteri - Infeksi Intra partum - Kenaikan tekanan darah 7. Pendokumentasian kala 1 dan konsep Dasar Partograf a) Tujuan Penggunaan Partograf b) Penggunaan Partograf c) Praktikum Pengisian Partograf 2 x (2x 170”) 8. Praktik Pendokumentasian kala 1 dan Praktikum pengisian Partograf 5,6 1. Mampu 9. Memberikan asuhan Praktik: Pendokumentasian kala 1 dan konsep Dasar Partograf Kuliah: 24 TM: 1x(2x50”) 4,9,11,12,13 Kreteri: Mengklasifikasik an Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala II, 2. Mampu Mendemostrasik an Tindakan Asuhan Persalinan Normal 3. Mampu Mendokumentas ikan asuhan persalinan kala II [C3,A3,P3] 7,9 1. Mampu Mengklasifikasik an Kondisi Kebutuhan dan pada ibu bersalin kala II a. Perubahan fisologis pada kala II Persalinan b. Pergesaran organ dasar panggul c. Ekspulsi janin d. Asuhan sayang ibu dan posisi meneran e. Pemantauan ibu f. Pemantauan janin g. Mekanisme persalinan normal 10. praktik Menolong persalinan sesuai APN 58 a) Melakukan prosedur APN b) Melakukan Amniotomi dan episiotomi Diskusi dlm kelompok 14,15,16,18,24, 25,27,28,29, 30,31,32 Rabrik kreteria grading Bentuk non-test: Tulisan makalah Presentasi Praktik/demontrasi 4,9,11,12,13 14,15,16,18, 25,30,31,32 Kreteri: Rabrik kreteria grading Bentuk non-test: BT+BM:(2+2)x(4x60”) • Tugas-5: makalah: Memberikan asuhan pada ibu bersalin kala II. TM: 1x(2x50”) Kuliah & diskusi BT+BM:(2+2)x(4x60”) • Tugas-6: Mempersiapkan dan melakukan praktik Menolong persalinan sesuai APN 58 11. Mendeteksi adanya komplikasi dan penyulit persalinan kala II serta penanganannya : a. Bahu Macet b. Letak Muka c. Letak Dahi Langkah Praktik APN 12. Memberikan asuhan pada ibu bersalin kala III a. Fisiologi Kala III (Mekanisme pelepasan Kuliah & diskusi Tugas-7: makalah: asuhan pada ibu 25 2x ( 2 x 170”) TM: 1x(2x50”) Tanda Bahaya Kala III 2. Mampu Mendemostrasik an Tindakan Asuhan Persalinan Normal Kala III 3. Mampu Mendokumentas ikan asuhan persalinan kala III [C3,A3,P3] plasenta dan pengawasan perdarahan) b. Manajemen aktif Kala III c. Pemeriksaan Plasenta, selaput ketuban dan tali pusat d. Pemantauan : kontraksi rahim, robekan jalan lahir dan perineum, TTV dan hiegene ibu e. Kebutuhan Ibu pada kala III f. Pendokumentasian kala III bersalin kala III 13. Mendeteksi adanya komplikasi persalinan kala III dan cara penanganannya : a. Perdarahan pada Kala III (Atonia Uteri, Retensio Plasenta, Perlukaan jalan lahir) b. Tindakan pada saat Kala III 14. (Kompresi Bimanual Internal dan eksternal, kompresi aorta abdominalis, dan manual Praktik manajemen aktif kala III TM: 1x(2x50”) Kuliah & diskusi BT+BM:(2+2)x(4x60”) • Tugas-6: Mempersiapkan dan melakukan Manajemen aktif Kala III dan Mendeteksi adanya komplikasi persalinan kala III 2x (2x170”) 26 Tulisan makalah Presentasi Praktik/demontrasi plasenta) 10,11 1. Mampu Mengklasifikasik an Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala IV 2. Mampu Mendemostrasik an Tindakan Asuhan Persalinan Normal Kala IV (hecting) 3. Mampu Mendokumentas ikan asuhan persalinan kala IV [C3,A3,P3] 15. Memberikan asuhan pada ibu bersalin Kala IV : a. Fisiologi kala IV b. Evaluasi uterus c. Pemeriksaan cervix, vagina dan perineum d. Pemantauan dan evaluasi lanjut : - Tanda vital - Kontraksi uterus - Lochea - Kandung kemih - Perineum e. Perkiraan darah yang hilang f. Pendokumentasian Kala IV 16. Deteksi dini komplikasi kala IV dan cara penanganannya: a. Atonia Uteri b. Sisa plasenta c. Robekan jalan lahir 17. Melakukan penjahitan luka episiotomi/ laserasi : Anastesi lokal, a. Prinsip penjahitan perineum b. Penjahitan luka UTS Kuliah: Studi kasus, Tugas-8: makalah: asuhan pada ibu bersalin Kala IV. Kuliah Studi kasus, Tugas-6: Mempersiapkan dan melakukan 17. Deteksi dini komplikasi kala IV dan 18. Melakukan penjahitan luka episiotomi/ laserasi : 27 TM: 2x(2x50”) 4,9,11,12,13 14,15,16,18, 25,27,28,29,30 BT+BM:(2+2)x(4x60”) ,31,32 TM: 2x(2x50”) BT+BM:(2+2)x(4x60”) Kreteri: Rabrik kreteria grading Bentuk non-test: Tulisan makalah Presentasi Praktik/demontrasi episiotomi/ laserasi 12,13 14 1. Mampu Mengklasifikasikan Kondisi Kebutuhan dan Tanda Bahaya Pada BBL 2. Mampu Mendokumentasikan asuhan Pada BBL [C3,A3] 3. [C3,A3] Mampu Mendemostrasikan Tindakan Asuhan Persalinan Normal 8. Mampu 18. Memberikan asuhan pada bayi segera setelah lahir, pada saat: a. Adaptasi fisiologis BBL terhadap kehidupan di luar uterus b. Perlindungan internal (terimoregulasi) c. Pemeliharaan pernafasan d. Pemotongan tali pusat 19. e. Evaluasi nilai APGAR 21. Evaluasi pendokumentasian dan partograf 22. EVALUASI Asuhan persalinan Normal( APN) Anastesi lokal Praktik Melakukan penjahitan luka episiotomi/ laserasi Kuliah diskusi kelompok kolaboratif Tugas-9: makalah: asuhan pada bayi segera setelah lahir. Kuliah Tugas-10: Mempersiapkan dan melakukan praktik: Perlindungan internal (terimoregulasi), Pemeliharaan pernafasan, Pemotongan tali pusat, Evaluasi nilai APGAR. 20. Tugas-11: Praktik: pendokumentasian dan partograf, Asuhan persalinan Normal( APN), Asuhan 28 2x (2x 170”) TM: 1x(2x50”) 17,18,19, 20,21,22,23 Kreteri: Rabrik kreteria grading Bentuk non-test: Tulisan makalah Presentasi Praktik/demontrasi 22,23,30,31,32 Kreteri: Rabrik kreteria grading Bentuk non-test: Tulisan makalah BT+BM:(2+2)x(4x60”) TM: 1x(2x50”) BT+BM:(2+2)x(4x60”) BT+BM:(2+2)x(4x60”) Mendokumentasikan asuhan persalinan kala I, II, III,IV dan bayi baru lahir [C3,A3,P3] 23. EVALUASI Asuhan Kebidanan Penjahitan Perineum 24. Presentasi Praktik/demontrasi Kebidanan Penjahitan Perineum . 2x ( 2 x170”) UAS Mengetahui, Ketua Program Studi Kebidanan (D3) Koordinator Mata Kuliah Nurmah SST, M.Kes Tetty Rina A. SST.M.Keb 29 TUGAS (TAGIHAN) Identitas Mata Kuliah Institusi Program Studi Mata Kuliah Bobot/Sks Kode Mata Kuliah Sifat Pra-Syarat (jika ada) Semester No Bahan Kajian : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MEDISTRA INDONESIA : KEBIDANAN (D3) : Asuhan Kebidanan Persalinan dan bayi baru lahir : 4 SKS : Bd.406 : Terstruktur : : III Alokasi Waktu 1. Konsep Dasar Asuhan Kebidanan Pada Persalinan 2. Pemeriksaan Panggul Tatap Muka : 100 Menit dan Pelvi metri Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Praktik: 340 menit Kebutuhan dasar Tatap Muka : 100 Menit selama persalinan Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Asuhan Persalinan Tatap Muka : 100 Menit Kala 1 dan Tanda Penugasan terstruktur : 120 mnt Bahaya Kala I Belajar mandiri : 120 menit 3. 4 5. Partrograf 6. Asuhan pada ibu bersalin kala II 7 Asuhan pada ibu bersalin kala II 8 Asuhan Persalinan Normal 9 Asuhan pada ibu bersalin kala III Tatap Muka : 100 Menit Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Tatap Muka : 100 Menit Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Praktik: 340 menit Tatap Muka : 100 Menit Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Tatap Muka : 100 Menit Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Praktik: 340 menit Tatap Muka : 100 Menit Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Praktik: 340 menit Tatap Muka : 100 Menit Penugasan terstruktur : 120 mnt 30 Penugasan (Tagihan) Pembuatan makalah tentang Konsep Dasar Asuhan Kebidanan Pada Persalinan Pemeriksaan Panggul dan Pelvi metri Pembuatan makalah tentang Kebutuhan dan Tanda Bahaya Kala I Pembuatan makalah tentang Asuhan Persalinan Kala 1 dan Tanda Bahaya Kala I Partrograf Pembuatan makalah tentang Asuhan Persalinan Kala II dan Tanda Bahaya Kala II Mekanisme Persalinan Praktik APN Pembuatan makalah tentang Asuhan Belajar mandiri : 120 menit 10 11 Manajemen aktif kala Tatap Muka : 200 Menit III Penugasan terstruktur : 240 mnt Belajar mandiri : 240 menit Praktik: 510 menit Asuhan pada ibu Tatap Muka : 100 Menit bersalin kala IV Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit 12 Melakukan penjahitan luka episiotomi/ laserasi 13 Asuhan pada bayi segera setelah lahir 14 Pendokumentasian asuhan persalinan kala I-IV Tatap Muka : 100 Menit Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Praktik: 340 menit Tatap Muka : 100 Menit Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Tatap Muka : 100 Menit Penugasan terstruktur : 120 mnt Belajar mandiri : 120 menit Praktik: 340 menit 31 Persalinan Kala III dan Tanda Bahaya Kala III Praktik manajemen aktif kala III Pembuatan makalah tentang Asuhan Persalinan Kala IV dan Tanda Bahaya Kala IV Praktik menghecting Pembuatan makalah tentang Kebutuhan dan Tanda Bahaya Pada BBL Pembuatan makalah tentang Pendokumentasian asuhan persalinan kala IIV