Uploaded by common.user55595

Persoalan Keputihan Sampai Vagina Terasa Gatal Dan Perih saat kencing

advertisement
Persoalan Keputihan Sampai Vagina Terasa Gatal Dan Perih saat
kencing - Organ intim wanita terdiri atas beberapa bagian. Salah satunya
adalah labia mayora atau bibir vagina, yang berperan penting untuk
melindungi area kewanitaan dari kuman atau kotoran. Jika labia mayora
terkena penyakit, dapat muncul berbagai keluhan pada bagian organ intim
wanita ini.
Layanan Via WhatsApp Otomatis [KLIK DISINI]
Labia mayora adalah bagian dari organ reproduksi wanita yang disebut
vulva. Bentuknya seperti dua lipatan besar di luar vagina. Panjang labia
mayora pada setiap wanita bervariasi, namun umumnya berkisar antara 210 cm dan akan tertutup oleh rambut kemaluan setelah memasuki masa
pubertas.
Masalah Kesehatan pada Labia Mayora
Gejala yang umumnya muncul bila labia mayora mengalami gangguan
adalah perih, gatal, memerah, muncul cairan (keputihan), membengkak,
serta rasa nyeri atau tidak nyaman ketika berhubungan seksual.
Berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang dapat terjadi di
sekitar labia mayora:
1. Vulvovaginitis
Kondisi ini merupakan peradangan yang terjadi pada vagina dan vulva
(bibir kemaluan wanita). Vulvovaginitis paling sering disebabkan oleh
infeksi bakteri. Namun terkadang, infeksi jamur, virus, parasit, penyakit
menular seksual, dan iritasi akibat paparan zat kimia juga bisa
menyebabkan wanita mengalami penyakit pada labia mayora ini.
Gejala penyakit ini bisa berupa keputihan, rasa nyeri atau gatal pada
kemaluan, dan perih ketika berkemih atau berhubungan seksual.
2. Folikulitis
Folikulitis adalah peradangan pada kelenjar atau folikel rambut di bagian
tubuh mana pun, termasuk rambut kemaluan. Kondisi ini biasanya
disebabkan oleh infeksi bakteri.
Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan folikulitis di labia mayora
wanita, misalnya kerusakan lapisan kulit akibat mencukur atau waxing bulu
kemaluan, serta gesekan antara rambut kemaluan dengan pakaian yang
ketat. Saat mengalami folikulitis di sekitar labia mayora, seorang wanita
dapat merasakan nyeri, gatal, atau adanya benjolan berisi nanah.
3. Kista Batholin
Kista Bartholin terjadi karena ada penyumbatan pada saluran kelenjar
Bartholin. Kelenjar ini terletak di kedua sisi pembukaan vagina yang
berfungsi menjaga kelembapan dinding vagina dan melepaskan cairan
pelumas ketika berhubungan seksual.
Kista kecil yang tidak terinfeksi dapat diatasi di rumah dengan kompres air
hangat. Namun, ketika kista ini mengalami infeksi, maka dapat terbentuk
abses atau nanah yang terlihat dari ukuran benjolan yang semakin
membesar, kemerahan, dan nyeri. Jika sudah terjadi infeksi atau abses,
maka kondisi tersebut perlu ditangani oleh dokter.
4. Dermatitis
Dermatitis merupakan iritasi kulit yang biasanya disebabkan oleh reaksi
alergi dari bahan kimia tertentu pada sabun, parfum, produk pembersih
kulit.
Dermatitis pada labia mayora bisa disebabkan oleh penggunaan sabun
mandi atau pembersih kewanitaan yang berbahan kimia keras. Gejala yang
bisa muncul dari kondisi ini berupa gatal, perih, dan nyeri pada vulva.
5. Herpes genital
Herpes genital merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual yang
disebabkan oleh virus herpes simpleks. Gangguan kesehatan ini seringkali
tidak menimbulkan gejala. Namun bila muncul, gejala yang terlihat berupa
luka lepuh di sekitar vagina atau bibir vagina, nyeri saat buang air kecil,
dan keputihan yang tidak normal.
Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan
herpes genital. Pengobatan yang dilakukan hanya bertujuan untuk
meredakan gejala dan mencegah herpes kambuh kembali.
6. Kutil kelamin
Kutil kelamin adalah benjolan kecil yang tumbuh di sekitar dubur dan area
kelamin, termasuk labia mayora. Penyebabnya adalah virus HPV. Ukuran,
bentuk, dan warna kutil kelamin bisa bervariasi. Kondisi ini biasanya tidak
menimbulkan rasa sakit, namun terasa gatal dan tidak nyaman.
7.Kanker vulva
Kanker vulva adalah kanker yang menyerang bagian luar area kemaluan
wanita. Kanker vulva bisa terlihat seperti benjolan atau luka di area vulva
dan biasanya terjadi pada wanita yang memasuki usia lanjut.
Selain benjolan, kanker vulva juga bisa menunjukkan beberapa gejala
lain, seperti:
=> Gatal dan nyeri pada area kemaluan.
=> Perdarahan di luar masamenstruasi.
=> Pembengkakan kelenjar getah bening di lipat paha.
=> Nyeri atau perih saat BAK atau berhubungan seksual.
=> Luka di sekitar labia mayora atau vulva yang tidak membaik setelah 1
bulan.
Selain penyakit yang disebutkan di atas, ada banyak masalah kesehatan
yang bisa menyerang labia mayora, di antaranya vulvodynia (nyeri pada
vulva) dan penyakit autoimun yang menyerang kulit di sekitar vulva dan
labia mayora, seperti psoriasis dan lichen planus.
Untuk mencegah masalah yang terjadi pada labia mayora, Anda dapat
melakukan beberapa langkah sederhana, seperti:
=> Bilas area kemaluan dengan air hangat dan jaga selalu kebersihannya.
Membersihkan vulva dan vagina juga harus dilakukan dengan benar, yaitu
dari arah vagina menuju anus bukan sebaliknya.
=> Hindari mengenakan celana atau pakaian yang terlalu ketat.
=> Kenakan pakaian dalam berbahan katun yang dapat menyerap
keringat.
=> Hindari penggunaan cairan pembersih kewanitaan atau sabun
berbahan kimia keras pada vulva.
=> Hindari penggunaan pembalut yang mengandung pewangi.
=> Jangan menggaruk daerah vulva atau labia mayora,karena dapat
menyebabkan luka dan infeksi lebih lanjut.
=> Masalah di labia mayora tidak boleh dianggap remeh. Jika tidak
ditangani, gangguan pada bagian organ intim ini dapat menyebabkan
gangguan di bagian lain pada sistem reproduksi wanita. Oleh karena itu,
Anda perlu menjaga kebersihan dan kesehatan bibir vagina dengan caracara di atas.
Cara Pengobatan Penyakit kelamin Terasa Perih, Panas, Gatal, Sakit
Saat kencing secara tradisional / herbal
Bayak alternatif pengobatan untuk mengobati penyakit kelamin salah
satunya adalah dengan memanfaatkan bahan alami yang bermanfaat
membantu pengobatan penyakit anda, kami De Nature Indonesia
menyediakan produk obat herbal untuk membantu penderita penyakit pada
kelamin. Nama obat Kelamin terasa perih panas gatal saat kencing yang
aman dan alami adalah dengan herbal tradisional. Berikut akan kami
berikan nama obat Kelamin terasa perih panas gatal saat kencing yang
aman dan alami.
Layanan Via WhatsApp Otomatis [KLIK DISINI]
Gangjie Ghosiah
Gangjie Ghosiah terbuat dari bahan-bahan herbal tradisional tanpa
campuran zat kimia berbahaya. Gangjie Ghosiah sangat bermanfaat untuk
mengatasi Kelamin terasa perih panas gatal saat kencing dan sudah
mengantongi izin BPOM RI sudah legal
Khasiat :
Sipilis / Raja Singa
- Gonore / GO / Kencing Nanah
- Klamidya
- Keputihan Abnormal/Berbau
- Infeksi Saluran Kemih
- Kencing Sakit/Panas
- Anyang anyangan
- Kencing Keluar Darah
- Flek di celana dalam
- Luka/sariawan Pada Kemaluan
- Benjolan/bengkak Pada Kemaluan
- dan penyakit kelamin lainnya
ISI PAKET :
- 1 botol Gangjie 50 Kapsul
- 1botol Ghosiah 50 Kapsul
- 1 lembar brosur
IZIN BPOM RI :
- GANG JIE ( POM TR.173 300 491 )
- GHO SIAH ( POM TR. 173 305 881 )
Aturan Minum:
- Kapsul Gangjie ( 1 botol isi 50 kapsul) di minum 3 X sehari sebelum
makan ( pagi, siang, dan malam) sebanyak 2 kapsul untuk sekali
minumnya.
- Kapsul Ghosiah ( 1 botol isi 50 kapsul) di minum 3 X sehari sebelum
makan ( pagi, siang, dan malam) sebanyak 2 kapsul untuk sekali
minumnya.
Tungu Apalagi.. jangan tunda pengobatan penyakit anda . jika anda ingin
sembuh dari penyakit anda segerakanlah pengobatan yang aman dan
tepat. kami merekomendasikan produk terbaik kami yang sangat
berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit kelmain yaitu Gangjie Ghosiah.
Buruan beli…Harga Asli Rp 300.000, Beli Sekarang Harga menjadi Rp
295.000. Buruan Beli sekarang Sebelum Harga kembali menjadi harga
Normal
Segera lakukan pengobatan apabila penyakit kelamin anda
mengalami suatu masalah seperti kencing nanah, ISK. Semakin cepat
di obati akan semakin mudah di sembuhkan, Silahkan konsultasikan
terlebih dahulu masalah anda kepada kami agar tepat memberikan
obat nya.
Download