1 RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN (PROJECT CHARTER) 1. IDENTITAS PROYEK a. NAMA “ Sistem Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi Berbasis IT “ b. DESKRIPSI Data yang akurat dan terkini (uptodate) serta dapat diakses dengan mudah dan cepat, menjadi kunci utama dalam Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Jalan dan Jembatan untuk meningkatkan fungsi Monitoring dan Evaluasi pada Bidang Pembangunan ,Dinads Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan... Kebutuhan akan ketersediaan data dan informasi yang akurat, cepat dan terkini dari lokasi pekerjaan Konstruksi memudahkan Kepala Bidang Pembangunan selaku Kuasa Pengguna Anggaran, melakukan Evaluasi dan Pengendalian PelaksanaanJalan dan Jembatan terutama pemgendalian Sumber Daya yaitu 1. Ketersediaan Dana Penyedia Jasa 2. Kebutuhan Alat Berat untuk mendukung Pekerjaan 3. Kebutuhan Tenaga Kerja 4. Kebutruhan Material, dan 5. Methode Peleksanaan Konstruksi Evaluasi dan Pengendalian Pelakasanaan Konstruksi Jalan dan Jembatan denganInformasi yang cepat dan akurat tentang penggunaan sumber daya dan methode pelakasanaan, sehingga pekerjaan dapat tepat waktu, mutu dan biaya, dinama Implemntasinya atau dampak dapat ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 2 mencengah terjadinya kegiatan konstruksi yang progres fisiknya menjadi terlambat, SILPA atau PUTUS KONTRAK sehingga penyerapan anggaran menjadi menjadi efektif dan tepat sasaran. c. SPONSOR Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan d. PROJECT LEADER Kepala Bidang Pembangunan, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan. 2. LATAR BELAKANG (BURNING PLATFORM) Penyediaan Sarana dan prasarana yang berupa pembangunan Infrastruktur merupakan kegiatan andalan pemerintah Republik Indonesia di da;lam hal meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya akan berdampak pada kesejahteraan Masyarakat, Oleh sebab itu sebagian besar anggaran Pemerintah baik melalui APBN maupun melalui APBD di alokasikan untuk percepatan pembangunan Infrastruktur. Salah Satu Pembangunan Infrastruktur yang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi adalah Infrastruktur Jalan yang merupakan sarana transportasi yang dapat menghubungkan anatara satu kawasan dengan kawasan lainnya, untuk itu sungguh sangat penting adanya pembangunan jalan dalam pengembangan kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai penunjang mobilitas masyarakat yang kian meningkat. Begitu pentingnya penyelenggaraan jalan sehingga Pemerintah mengeluarkan undang-undang nomor : 38 tahun 2006 tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah nomor : 34 tahun 2006 tentang jalan, hal ini ditindak lanjuti dengan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulawesiselatan Nomor : 2755/XII/Tahun 2015 tentang panjang ruas jalan dan jembatan Pemerintah ustakim_dispora yang menjadi tanggung jawab atau kewenangan Provinsi Sulawesi-Selatan yaitu sepanjang 1.500,15 Km Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 3 dan panjang Jembatan 6.963 meter atau 597 buah jembatan, untuk Pembangunannya atau Peningkatan serta Pemeliharaannya.. Sesuai dengan visi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi-selatan BERKUALITAS “TERWUJUDNYA INFRASTRUKTUR JALAN YANG SEBAGAI PILAR AKSELERASI PEMBANGUNAN DAERAH” kondisi Jalan Provinsi saat ini pada umumnya hampir mencapai mantap, hanya saja ada beberapa segmen ruas jalan yang masih dalam kondisi rusak ringan sampai rusak berat / tidak mantap, dengan beragamnya kondisi jalan yang seperti itu serta memperhitungkan keterbatasan anggaran maka diperlukan Sistem Penyelenggaraan Pembangunan Jalan dan Jembatan yang tepat dan efektif. Alokasi penganggaran pelaksanaan pembangunan jalan dan Jembatan Provinsi disesuaikan dengan tingkat kerusakan suatu ruas jalan dengan melihat skala prioritas, sehingga pemanfaatan anggaran seefektif mungkin tetapi tujuan serta sasaran pembangunan tercapai, untuk itu pembagunan kontruksi jalan dan jembatan harus tepat waktu, mutu dan biaya, implementasinya diperlukan pengawasan dan pengendalian, terutama pengendalian Sumber Daya yang digunakan, dan methode pelaksanaan Konstriksi yang tepat . Fisik pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan yang terlambat, atau menjadi SILPA, bahkan putus kontrak, mempengaruhi penyerapan anggaran pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi sealatan, bahkan mempengaruhi penyerpan anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan Gambaran penyerapan Anggaran dan Realisasi Pembangunan jalan dan yang selesai dikerjakan pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi 5 (lima) tahun terakhir dapat digambarkan pada tabel berikut ; ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 4 Tabel : Data Nilai Kontrak dan Penyerapan Anggaran Tahun Nilai Anggaran Pembangunan Jalan Pembangunan anggaran (Rp) x 1000 (Km) Jembatan (mater) Kontrak Penyerapan Target Realisasi Target Realisasi 2013 198.737.321 175.194.907 57,46 55,91 471 330 2014 213.565.255 167.732.235 57,44 44,52 571 325 2015 289.806.435 276.087.253 56,82 51,30 232 152 2016 327.255.987 315.945.436 67,84 65,64 168 79 2017 110.730.651 105.211.398 20,80 19,80 125 45 Sumber Data : Bid Pemb.Dinas BMBK Penyerapan anggaran dan relaisasi pembangunan jalan dan jembatan yang tidak sesuai dengan target diakibatkan oleh adanya keterlambatan penyelesaian pekerjaan dan paket yang putus kontrak, seperti yang digambarkan pada tabel berikut ini : Tabel : Data Pembangunan Jalan dan Jembatan KONDISI PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN TIAP TAHUN TAHUN ANGGARAN JALAN JUMLAH SILPA PAKET JEMBATAN PUTUS JUMLAH KONTRAK PAKET SILPA PUTUS KONTRAK 2013 27 1 - 16 9 - 2014 25 4 2 19 4 - 2015 37 4 - 10 1 1 2016 22 1 - 8 2 - 2017 14 1 - 8 - 1 Sumber Data : Bid Pemb.Dinas BMBK Hal tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi, jika laporan harian, mingguan dan bulan dari lokasi kegiatan konstruksi cepat terdeksi, ini yang menjadi masalah karena sering laporan harian disampaikan kepada kepala bidang pembangunan 1 (satu) kali sebulan bahkan, nanti jika terjadi masalah dipekerjaan,akhirnya terlambat untuk mengantisipasi dalam hal pengendalian pelaksanaan. ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 5 Untuk mengantisipasi keterlambatan, maka yang harus dikendalikan adalah sumber daya penyedia jasa/kontraktor antara lain : DANA, MATERIAL, PERALATAN dan TENAGA KERJA serta METHODE PELAKSANAAN KONTRUKSI, mulai dari dari tahap mobilisasi sampai tahap pelaksanaan seperti pada gambar berikut ini : Gambar : Hubungan Sumber Daya terhadap Pelaksanaan Konstruksi Berdasarkan gambaran kondisi pelaksanaan konstruksi jalan dan jembatan selama 5 (lima) tahun ini dan hubungan antara sumber daya, methode pelaksanaan konstruksi, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahwa Penyelenggaraan Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi terdapat kendala atau ada mekanisme yang tidak berjalan secara optimal antara lain : ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 6 a. Belum maksimalnya manajemen tahapan Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi b. Belum maksimalnya kemampuan Sumber Daya penyedia Jasa yang digunakan untuk menyelesaikan kegiatan konstruksi, sehingga pekerjaaan menjadi terlambat, bahkan terjadi pemutusan kontrak. c. Informasi kemajuan fisik pekerjaan dari lokasi kegiatan konstruksi dari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) selaku penanggung jawab pengawasan fisik tidak cepat dan cenderung tidak akurat, sehingga terlambat, dilakukan tidak lanjut masalahmasalah penyebab terjadinya keterlambatan. Dengan adanya Pelaksanaan proyek perubahan ini, diharapkan Peningkatan Penyelenggaraan Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi yang optimal dapat diwujudkan.dengan cara : 1. Data Informasi pelaksanaan fisik pekerjaan dari lokasi kegiatan konstruksi jalan dan jembatan provinsi yang tersebar di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dapat cepat terakses ke Bidang Pembangunan, sehingga cepat diatasi permasalahan- permasalahan yang menjadi hambatan. 2. Data Informasi kegiatan konstruksi selama ini yang dilakukan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dengan cara melaporkan setiap bulan, akan diubah menjadi data informasi yang dikirim setiap hari sebagai laporan harian dengan cara memanfaatkan Tekhnologi Informasi (IT) 3. Pejabat pelaksana teknis kegiata (PPTK) selaku penanggung jawab pengawasan fisik konstruksi, dimana pada bidang pembangunan terdapat 7 (tujuh) PPTK, diharuskan masingmasing membuat Email tersendiri yang dikirim ke Email bidang Pembangunan dan petugas operator komputar akan mengolah data tersebut, kemudian dilaporkan kepada kepala bidang ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 7 pembangunan untuk dievaluasi dan segera melakukan tindak lanjut pengendalian. 4. Apabila masalah keterlambatan informasi data pelaksanaan fisik konstruksi ini, sudah berjalan tetapi masih terjadi kendalakendala, maka langkah untuk berikutnya adalah akan direncanakan membuat Aplikasi Sistem Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jalan dan Jembatan. Dengan kondisi ini, reformer merencanakan Proyek Perubahan, sebagai solusi adaptif untuk memecahkan masalah yang terjadi seperti digambarkan diatas, diperlukan kemudahan penyajian data dan informasi pelaksanaan fisik konstruksi secara akurat, cepat dan terkini, reformer mengambil judul : “SISTEM PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN PROVINSI BERBASIS IT” pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Sealatan. 3. TUJUAN a. Tujuan Jangka Pendek Tersedianya data dan informasi tentang Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan provinsi, berupa laporan Harian, Mingguan dan Bulanan berbasis IT dan Aplikasi. b. Tujuan Jangka Menengah Tersedianya data dan informasi tentang Pengawasan Pembangunan Jalan dan Jembatan provinsi dalam bentuk Aplikasi secara on line pada Bidang Pembangunan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 8 c. Tujuan Jangka Panjang Tersedianya data dan informasi tentang Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan dalam bentuk website pada Bidang Pembangunan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan. 4. MANFAAT Adapun manfaat yang diharapkan dari proyek perubahan ini adalah : a. Bagi Organisasi : - Mencengah terjadinya keterlambatan pelaksanaan fisik pekerjaan jalan dan jembatan sehingga tidak terjadi SILPA atau pelaksanaan menyeberang ke tahun anggaran berikutnya, terjadinya putus kontrak. - Target Pembangunan Jalan dan Jembatan terpenuhi sehingga kondisi jalan dan Jembatan menjadi mantap - Realisasi anggaran Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi tercapai dan tepat sasaran b. Bagi Pemerintah : - Dengan terealisasinya pembangunan jalan dan jembatan setiap tahun, maka target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan bidang Infrastruktur Jalan dan Jembatan dapat tercapai. - Mobilitas trasportasi menjadi lancar dan dinikmati masyarakat karena kondisi jalan dan jembatan yang mantap sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan Ekonomi. 5. RUANG LINGKUP Ruang lingkup proyek perubahan ini adalah sebagai berikut : a. Melakukan konsultasi dan pertemuan dengan mentor untuk membentuk Tim kerja ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 9 b. Rapat dengan Tim Kerja untuk memberikan penjelasan mengenai proyek perubahan dan pembagian tugas tim kerja. c. Melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder mengenai pelaksanaan proyek perubahan dan bersedia memberi dukungan. d. Membuat Standar Operasional Prosudur (SOP) pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Jalan dan Jembatan e. Melakukan pengumpulan data atau inventarisasi tentang ruas jalan provinsi dan pembangunan jalan dan jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi f. Membuat format data pengawasan dan pengendalian Pembangunan jalan dan jembatan, melakukan rapat dengan tim kerja dan stakeholder internal tetang penetapan format data untuk laporan harian, mingguan dan bulanan. g. Sosialisasi dengan stakeholder internal (staf, kasi dan para PPTK pekerjaan fisik bidang pembangunan) serta stakeholder eksternal (Kontraktor dan konsultan) tentang proyek perubahan. h. Terlaksananya laporan Harian, Mingguan dan Bulanan berbasis IT dan Aplikasi i. Verifikasi Laporan yang terkirim j. Melakukan rapat evaluasi penerapan Pengawasan dan Pengendalian pembangunan jalan dan jembatan berbasis IT 6. PENTAHAPAN (MILESTONES) NO MILESTONE KEGIATAN WAKTU BREAKTHROUGH I 1. Terwujudnya Kesepakatan Area Perubahan ustakim_dispora - Melakukan pertemuan dengan Atasan Langsung tentang kegiatan Breakthrough I (BT. I) 8 Maret 2018 Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 10 - Melakukan konsultasi dengan Mentor tentang rencana Area Perubahan 12 Maret 2018 - Melakukan konsultasi dengan Mentor tentang Topik area perubahan 14 Maret 2018 - Melakukan pertemuan dengan Mentor terkait persetujuan dan penandatanganan area perubahan 16 Maret 2018 BREAKTROUGH II Jangka Pendek 1. 2. Terbentuknya SK Tim Kerja Tersedianya surat pernyataan dukungan dari Stakeholder ustakim_dispora - Melaksanakan konsultasi dengan mentor tentang pembentukan Tim Kerja - Membuat undangan rapat pembentukan Tim Kerja - Melaksanakan rapat pembentukan Tim Kerja - Menyusun SK Tim kerja - Penandatanganan SK Tim kerja oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Melaksanakan konsultasi dengan Mentor terkait pembuatan surat pernyataan dukungan stakeholder - - Membuat Surat Pernyataan Dukungan Stakeholder - Penandatanganan Surat Pernyataan Dukungan Stakeholder 09 April 2018 11 April 2018 Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 11 3. 4. 5. Terbentuknya SOP pengawasan dan Pengendalian pembangunan Jalan dan Jembatan - Melaksanakan konsultasi dengan mentor tentang pembuatan SOP - Tersedianya Format Data Laporan Harian, Mingguan dan Bulanan untuk Pengawasan dan pengendalian pembangunan jalan dan jembatan - Melakukan rapat kerja dengan seluruh kasi bidang pembangunan dan para PPTK fisik bidang pembangunan dan Tim Kerja Konsultasi dengan mentor mengenai Format Laporan harian, Mingguan dan Bulanan Terlaksanannya Inventaris Data Ruas Jalan dan Jembatan Provinsi ustakim_dispora - Melakukan rapat kerja dengan seluruh kasi bidang pembangunan dan para PPTK sebagai tim kerja - Menyusun model/format laporan harian, mingguan dan bulanan berbasis IT - Penetapan Format Laporan harian, mingguan dan bulanan Konsultasi dengan Mentor Terkait dengan invetarisasi data - - Mengindetifikasi kegiatan melalui peta jaringan jalan provinsi - Masing-masing Tim kerja melakukan Inventarisasi jalan dan Jembatan pada ruas jalan provinsi sesuai dengan SK Gubernur - Masing-masing tim kerja melakukan Inventarisasi pembangunan jalan dan jembatan TA. 2018 16 April 2018 18 April 2018 20 April 2018 Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 12 - 6. 7. Terlaksananya Sosialisasi tentang System pelaporan kegiatan pembangunan jalan dan jembatan provinsi berbasis IT Terlaksananya Pelaporan Hasil Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi berbasis IT - Melakukan Diskusi dengan Tim Kerja merumuskan solusi masalah dan Merencanakan langkah kerja Konsultasi dengan mentor terkait kegiatan Sosialisasi system pelaporan pada bidang pembangunan - Menyiapkan bahan dan undangan persiapan sosialisai - Rapat dengan Tim kerja untuk persiapan sosialisasi - Pelaksanaan Sosialisasi. - Menerima laporan harian, minguan dan bulanan dari lokasi pekerjaan secara on line via email 26 April 2018 Minggu I Mei 2018 - Melakukan pencetakan atau print out hasil pelaporan - Konsultasi dengan mentor untuk tentang hasil laporan yang dikirim secara on line - 8. Terlaksannya Verifikasi Laporan hasil kegiatan Konsultasi dengan coach atas hasil kegiatan Minggu II - Memverifikasi penggunaan Mei 2018 alat, tenaga dan material dengan volume hasil pekerjaan - Memverefikasi volume pekerjaan dengan progres yang dicapai - Konsultasi dengan mentor tentang verifikasi laporan secara on line ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 13 - Membuat evaluasi atas hasil verifikasi laporan kegiatan konstruksi di lokasi pekerjaan 9. - - Terlaksanannya system pengawasan dan pengendalian pembangunan jalan dan jembatan provinsi berbasis IT - Tersedianya data dan informasi dalam bentuk Aplikasi secara on line tentang Pengawasan Pembangunan Jalan dan Jembatan provinsi Membuat Aplikasi System Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan provinsi pada Bidang Pembangunan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Tersedianya data dan informasi tentang Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan dalam bentuk Website ustakim_dispora Membuat laporan pengawasan dan pengendalian Minggu III Mei 2018 - Melakukan rapat evaluasi penerapan Pengawasan dan Pengendalian pembangunan jalan dan jembatan berbasis IT Jangka Menengah Jangka Panjang Membuat Website pada bidang pembangunan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi sebagai data informasi tentang pengawasan jalan dan jembatan - Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 14 7. TATA KELOLA PROYEK Model Struktur Tim Rancangan Proyek Perubahan adalah COACH MENTOR Drs. ARWIN MALIK, M. Si Ir.H.MUH.AMIN YAKOP,M.Si STAKEHOLDER EKSTERNAL REFORMER STAKEHOLDER INTERNAL Ir.HAIKAL HASAN, MT KEPALA DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI INSPEKTORAT PROVINSI SULAWESI SELATAN DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI SULAWESI SELATAN SEKERTARIS DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI KONSULTAN SUPERVISI KEPALA BIDANG BINA TEKNIK PENYEDIA JASA/KONTRAKTOR MEDIA MASSA KEPALA BIDANG BINA JASA KONSTRUKSI Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KEPALA UPT PENGUJIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEPALA SEKSI PERENCANAAN KEPALA SEKSI PROGRAM TIM KERJA KASUBAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN Operator Komputar dan Bagian Pelaporan STAF DAN PARA KEPALA SEKSI BIDANG PEMBANGUNAN Pengelolaan proyek perubahan ini didukung oleh tim kerja (team work) yang dibentuk dengan pertimbangan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan dan kapasitas (keahlian) anggota tim sebagaimana model struktur di atas. Adapun pembagian tugas masing-masing anggota tim kerja adalah sebagai berikut. ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 15 Mentor Ir. H. Muh. Amin Yakop, M.Si (Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan) Penanggungjawab, pengawas, konsultan (memberi petunjuk, masukan, arahan, ide dan motivasi) terhadap pelaksanaan Proyek Perubahan. Coach Drs. Arwin Malik, M.Si Melakukan bimbingan teknis, monitoring, komunikasi dan motivasi kepada reformer. Melakukan koreksi kepada Reformer terkait penulisan laporan proyek perubahan. Reformer Ir.Haikal Hasan,MT Sebagai reformer yang (Kepala Bidang bertanggungjawab penuh atas Pembangunan) pelaksanaan dan keberhasilan proyek perubahan. Tim Kerja Stakeholder Internal dan Membantu reformer dalam (Team Eksternal selain Mentor dan pelaksanaan implementasi Work) Coach rencana proyek perubahan baik secara teknis maupun nonteknis 8. ANGGARAN Jumlah Deskripsi - - 9. IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN STAKEHOLDER 1 2. 3 4 5 Stakeholder Internal Sekertaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov.Sul.Sel Kepala Bidang Bina Teknik Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel Kepala UPT Pengujian dan Pengembangan Teknologi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel Kepala Seksi Perencanaan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 16 Kepala Seksi Program Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel 7 Kepala Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan Hukum Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel 8 Kepala Seksi Pembangunan Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel 9 Kepala Seksi Pembanugunan Jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel 10 Kepala Seksi Lingkungan dan Pengaman Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel 11 Operator computer dan bagian pelaporan 6 12 Para PPTK Pekerjaan Fisik Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel 13 Staf Bidang Pembanguan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sul.Sel Stakeholder Eksternal 1 Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi selatan 2 Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi selatan 3 Konsultan Supervisi 4 Penyedia Jasa/Kontraktor 5 Media Massa 6 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Adapun peranan dan pengaruh dari masing-masing stakeholder baik internal maupun eksternal dapat digambarkan pada tabel berikut ini : No Stakeholder 1. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan ustakim_dispora Obeservasi Pengaruh dan Kepentingan Observasi Peran dan Keterlibatan Strategi Komunikasi Stakeholder INTERNAL Terlibat Akan Berwenang pada semua mengintensifkan penuh pada konsultasi, semua fungsi tahapan notifikasi dan brainstorming Memiliki yang lebih kepentingan efektif penuh Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 17 2 3. 4 5 6. 7 Sekertaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan Kepala Bidang Bina Teknik Dinas Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan Kepala UPT Pengujian dan Pengembangan Teknologi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sul. Sel Kepala Seksi Perencanaan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan Kepala Seksi Program Dinas BM dan BK Prov.Sul Sel ustakim_dispora Berwenang penuh pada beberapa fungsi Terlibat pada beberapa tahapan Memiliki beberapa kepentingan Berwenang penuh pada beberapa fungsi Akan mengintensifkan koordinasi notifikasi dan brainstorming yang lebih efektif Terlibat pada beberapa tahapan Memiliki beberapa kepentingan Berwenang penuh pada beberapa fungsi Akan mengintensifkan koordinasi dan komunikasi yang lebih efektif Terlibat pada beberapa tahapan Akan mengintensifkan koordinasi dan komunikasi yang lebih efektif Memiliki beberapa kepentingan Tidak memiliki Kewenangan Memiliki memiliki kepentingan Tidak memiliki Kewenangan Tidak memiliki kepentingan Tidak telibat Akan secara mengintensifkan langsung koordinasi dan komunikasi yang lebih efektif Terlibat pada pada beberapa tahapan Akan mengintensifkan komunikasi dan publikasi secara berkelanjutan Tidak memiliki kewenangan Tidak telibat Akan secara mengintensifkan langsung komunikasi dan publikasi secara Memiliki berkelanjutan hanya 1 (satu) kepentingan Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 18 8 9 10 11 12 13 1. Kasubag Umum, Kepegawaian dan hukum Kepala Seksi Pembangunan jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan Kepala Seksi Pembangunan jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi selatan Kepala Seksi Seksi Lingkungan dan Pengaman Jalan Dinas BM & BK Prov. Sul.Sel Oparator Komputer dan bagian Pelaporan Para PPTK Pekerjaan fisik Bidang Pemb. Jln. dan Jbt Dinas BM dan BK Prov. Sul.sel Staf Bidang Pembangunan Jln.dan Jbt. Dinas BM dan BK Prov. Sul.sel Kepala Inspektorat Prov. Sul.sel. ustakim_dispora Tidak memiliki kewenagan Tidak memiliki kepentingan Tidak memiliki Kewenangan Memiliki beberapa kepentingan Tidak Memiliki Kewenangan Memiliki beberapa kepentingan Tidak memiliki kewenangan Tidak memiliki kepentingan Tidak memiliki kewenangan Tidak memiliki kepentingan Tidak memiliki kewenangan Memiliki 1 (satu) kepentingan Tidak memiliki kewenangan Tidak memiliki kepentingan EKSTERNAL Tidak memiliki kewenangan Memiliki 1(satu) Kepentingan Terlibat pada 1 (satu) tahapan Terlibat pada beberapa tahapan tahapan Akan mengintensifkan komunikasi dan publikasi secara berkelanjutan Akan meningkatkan arahan dan diskusi Terlibat pada beberapa tahapan Akan meningkatkan arahan, dan diskusi Tidak Terlibat secara langsung Akan melakukan sosialisasi dan informasi Terlibat pada beberapa tahapan Akan meningkatkan arahan, dan Informasi Terlibat pada beberapa tahapan Akan meningkatkan arahan, Informasi dan publikasi Terlibat pada beberapa tahapan Akan meningkatkan arahan, dan informasi serta publikasi Tidak terlibat secara langsung Akan mengintesifkan informasi dan publikasi Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 19 2. 3. 4. 5. 6. Kepala Dinas Perhubungan Prov. Sul.Sel Konsultan Supervisi Tidak memiliki kewenangan Tidak memiliki kepentingan Tidak memiliki kewenangan Memiliki beberapa kepentingan Tidak memiliki kewenangan Penyedia Jasa/Kontraktor Memiliki beberapa kepentingan Tidak memiliki kewenangan Media Massa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tidak memiliki kepentingan Tidak memiliki kewenangan Tidak telibat Akan secara mengintesifkan langsung informasi dan publikasi Telibat pada 1 (satu) tahapan Akan meningkatkan arahan,koordina si,dan informasi serta publikasi Telibat pada 1 (satu) tahapan Akan meningkatkan arahan,koordina si,dan informasi serta publikasi Telibat secara langsung Akan mengintensifkan publikasi Tidak telibat Akan secara mengintensifkan langsung publikasi Memiliki kepentingan ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 20 Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada bagan desain berikut ini : PROMOTERS LATENS (PENGARUH BESAR, KEPENTINGAN BESAR) (PENGARUH BESAR KEPENTINGAN KECIL) SEKERTARIS DINAS BMBK KEPALA BIDANG BINA TEKNIK KEPALA BIDANG BINA JAKON DEFENDERS (PENGARUH KECIL KEPENTINGAN BESAR) APHATETICS (PENGARUH KECIL KEPENTINGAN KECIL) KEPALA UPT PENGUJIAN KASI LINGKUNGAN & PENGAMAN JALAN KEPALA DINAS PERHUBUNGAN PROV.SUL.SEL MEDIA MASSA LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) KEPALA DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSRUKSI PROV. SUL.SEL KEPALA INSPEKTORAT PROV.SUL.SEL KASI PERENCANAAN KASI PROGRAM KASUBAG UMUMDAN KEPEGAWAIAN KEPLA SEKSI PEMBANGUNAN JALAN KEPALA SEKSI PEMBANGUNAN JEMBATAN OPERATOR KOMPUTER DAN BAGIAN PELAPORAN PARA PPTK PEMBANGUNAN PEKERJAAN FISIK STAF BIDANG PEMBANGUNAN KONSULTAN SUPERVISI PENYEDIA JASA/KONTRAKTOR Diagram Pengaruh dan Interest Stakeholder ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 21 10.IDENTIFIKASI POTENSI MASALAH Pelaksanaan proyek perubahan akan menemui beberapa kendala, antara lain : a. Pembangunan Jalan dan Jembatan provinsi tersebar pada beberapa kabupaten di wilayah provinsi Sulawesi selatan, ada beberapa kegiatan lokasi konstruksinya bukan berada di ibukota kabupaten sehingga berpotensi tidak ada jaringan internet, menyebabkan terkendala mengirim laporan b. Bila PPTK , Penyedia Jasa/kontraktor dan konsultan tidak punya atau lupa membawa computer (Laptop), maka kemungkinan laporan tidak terkirim atau terlambat terkirim. Resiko yang dapat timbul selama penyusunan Proyek Perubahan ini adalah : a. Timbulnya biaya akibat dari pelaksanan Proyek Perubahan ini. b. Terbatasnya waktu yang diberikan. 10. INDIKATOR KEBERHASILAN a. Terwujudnya penyajian data yang akurat, cepat dan terkini, sehingga memudahkan untuk melakukan evaluasi dan tindak lanjut pengendalian pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan yang mengalami hambatan dan berpotensi terjadi keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan fisik. b. Memberikan kontribusi terhadap penyajian data setiap paket Pelaksanaan konstruksi jalan dan jembatan, dengan baik, cepat, akurat dan akuntabel sehingga dokumen pelaksanaan konstruksi menjadi tertib dan memudahkan penyedia jasa/kontraktor pada saat akan melakukan penangihan termyn atau monthly certificate (MC), dan memudahkan pengguna jasa pada saat akan memverifikasi data tersebut . ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 22 Sehubungan dengan hal tersebut, dilakukan upaya-upaya untuk dapat mendukung keberhasilan Proyek Perubahan, antara lain dengan : a. Efektifitas tim kerja Proyek Perubahan yang dibentuk. b. Koordinasi yang baik dengan stakeholder terkait. 11. URGENSI HASIL PELAKSANAAN BENCHMARKING Berdasarkan kegiatan Benchmarking yang dilaksanakan di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat pada BAPPELITBANG, maka beberapa inovasi atau best practice dalam pengelolaan Tata Laksana yang diterapkan oleh pemerintah kota Bandung, seperti berikut ini : 1. Untuk membangun kota Bandung Pintar/Smart City, harus diwujudkan karena kota bandung tidak mempunyai sumber daya alam yang melimpah, sehingga perlu kerja keras untuk memperoleh sumbersumber daya baru melalui kreatifitas dan inovasi berbasis teknologi salah satunya adalah Bandung Command Centre (BCC). Ada dua fungsi utama yaitu menyempurnakan pelayanan public keluar dan mempermudah pelayanan ke dalam, khususnya untuk mempercepat proses pengambilan keputusan dalam pelayanan publik. 2. Pemerintah kota bandung membuat inovasi dengan mendirikan Bandung Planning Gallery sebagai pusat informasi dimana masyarakat dapat mengakses semua informasi tentang pembangunan kota bandung dengan berbasis Aplikasi BBC secara on line yang bertujuan antara lain : - Mendapatkan Informasi tentang Perizinan - Mendapatkan Informasi tentang Perencanaan kota Bandung, dimana Masyarakat dapat memberikan usulan dan saran - Informasi tentang tempat wisata di kota bandung atau Bandung Historical Tour Dengan mengikuti kegiatan Benchmarking dan melihat inovasi pada locus yang dikunjungi, semakin menguatkan tekad dan semangat Reformer ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 23 untuk mewujudkan Rancangan Proyek Perubahan ini karena terbukti bahwa pengelolaan data berbasis Informasi Teknologi sangat efektif dan efisien serta akuntabel dan sangat menunjang dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan. Makassar, 21 Maret 2018 Reformer, Ir.Haikal Hasan,MT. Nip.19651124 199703 1 003 MENYETUJUI : Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov.Sul.Sel Coach, Mentor, Drs. ARWIN MALIK, M.Si Ir.H.Muh.AminYakob, M.Si. Nip.19731104 199203 1 001 Nip.19580425 197903 1 003 ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018 24 ustakim_dispora Rancangan Proyek Perubahan Diklatpim Tk.III Angkatan CXLVII (147) Tahun 2018