Nutrisi dan Pencernaan [email protected] Apakah nutrisi itu ? Mengapa g p hewan p perlu makan ? FOOD CONTAINS NUTRIENTS, OR MOLECULES THAT PROVIDE ENERGY AND MATERIAL FOR GROWTH AND REPAIR Nutrition is the Science or Studyy of how our bodies obtain Energy, Build Tissue, and Control Body Functions using materials supplied in the Food We Eat. P k Pakan = nutrien i sebagai b i sumber b energii Living things use many different strategies to deal with the problems of acquiring and using the matter and energy Hewan perlu makan untuk memperoleh energi agar dapat tetap hidup, hidup tumbuh dan berkembang biak S b N Sumber Nutrisi ti i Nutrition • Carbohydrates: major energy source, simple or complex • Lipids: cell components and energy sources, saturated or unsaturated • Proteins: 20 amino acids • Vitamins: fat soluble and water soluble • Minerals: recommended daily allowance • Fiber: some evidence decreases colon cancer Determinan dari nutrisi esensial y Makanan setiap hewan harus meliputi group spesifik dari nutrisi esensial : asam amino esensial, asam lemak esensial, vitamin dan mineral untuk melengkapi “raw material” yang diperlukan dalam mensisntesis berbagai molekul organik g agar g hewan dapat p hidupp sustain. y Nutrisi esensial merupakan materi yang harus dimiliki hewan namun tidak bisa disintesis didalam sel tubuhnya. y Nutrisi N t i i esensial i l berbeda b b d untuk t k setiap ti hewan h k karena adanya d perbedaan b d kemampuan mensintesis molekul tertentu secara genetik melalui seleksi alam. y Setiap jenis hewan memiliki sejarah evolusi yang unik. Bagaimana pakan diproses di dalam tubuh hewan ? Foraging type : berdasarkan ukuran dan jenis makanan y Mikrofag Mik f (pemakan partikel-partikel kecil): pseupodia di (amoeba, ( b radiolaria), silia (ciliata, moluska bivalvia), setae (crustacea, paus) y Makrofag (pemakan partikel-partikel berukuran lebih besar ): menelan medium sekelilingnya (cacing tanah), menangkap k mangsa (coelenterata, l vertebrata b nonmamalia), menggigit/mengunyah (gastropoda, insekta, mamalia) y Pemakan cairan : mengisap cairan ( trematoda, lintah, insekta), mengabsorbsi ( parasit dan invertebrata b akuatik) k k Animals feed by four main mechanisms SUSPENSION FEEDERS Baleen SUBSTRATE FEEDERS Feces Caterpillar FLUID FEEDERS BULK FEEDERS Proses p pencernaan p pakan y Ingestion : makanan mulai masuk dari mulut sampai ke saluran pencernaan y Secretion: fluid, digestive enzymes and hormones, bile, acid, alkali, mucus y Digestion Di ti : proses pemecahan h materii secara ki kimia i ((enzimatis) i i) menjadi fragmen organik/molekul kecil yang dapat diserap. y Absorption : gerakan substrat organik, elektrolit, vitamin, melalui l l i epitel i l mukosa k usus kke cairan i iinterstisial i i l saluran l pencernaan y Excretion : proses eliminasi sisa dari produksi tubuh y Defecation : proses pengeluaran sisa zat buangan dan residu keluar tubuh melalui anus/kloaka The stages of food processing Small molecules Pieces of food Mechanical digestion Chemical digestion (enzymatic hydrolysis) Nutrient molecules enter body cells g Undigested material Food 1 INGESTION 2 DIGESTION 3 ABSORPTION 4 ELIMINATION Variasi Sistem Pencernaan Esophagus Crop Gizzard Intestine Pharynx Anus Mouth Typhlosole Lumen of intestine Foregut Midgut Hindgut Esophagus Rectum Mouth Crop Gastric ceca Esophagus Gizzard Mouth Intestine Crop Stomach Anus Peristalsis The Mouth{Teeth}: Mechanical processing and movement: chewing, mixing Incisors Canines (a) Carnivore (b) Herbivore (c) Omnivore Copyright © 2001 Benjamin Cummings, an imprint of Addison Wesley Longman, Inc. Molars Premolars Pencernaan ruminansia 1 Rumen. When the cow first chews and swallows a mouthful of grass, boluses (green arrows) enter the rumen. 2 Reticulum. Some boluses also enter the reticulum. In both the rumen and the reticulum, symbiotic prokaryotes and protists (mainly ciliates) go to work on the cellulose-rich meal. As by-products of their metabolism, the microorganisms secrete fatty acids. The cow periodically regurgitates and rechews the cud (red arrows), which hi h further f th b breaks k d down th the fibers, making them more accessible to further microbial action. Intestine Esophagus g great g numbers of microorganisms, g , 4 Abomasum. The cud,, containing finally passes to the abomasum for digestion by the cow‘s own enzymes (black arrows). 3 Omasum. Omasum The cow then reswallows the cud (blue arrows), which moves to the omasum, where water is removed. Ti P Tipe Pencernaan y Pencernaan P Intraseluler I l l : pencernaan did didalam l sell dilakukan dengan cara endositosis/fagositosis. -> Paramaecium y Pencernaan Ekstraseluler : p pencernaan diluar sel yyaitu didalam saluran pencernaan, dibantu oleh kelenjarkelenjar yang menghasilkan enzim Faktorial Digestif Enzim Vitamin Mineral Hormon E i : merupakan Enzim k biokatalisator bi k t li t yang mempercepatt proses hidrolisis dalam pencernaan ENZIM y y y y y y y y y y y y Bersifat efektif Tidak ikut serta dalam proses reaksi Dapat diperoleh pada akhir reaksi Bersifat spesifik : suhu, pH, dan substrat Larut dalam gliserol dan air+gliserol Mengendap dengan alkohol absolut Bersifat kolodial, artinya dapat melewati membran semipermeabel Sensitif terhadap perubahan suhu : hukum Van’t Hoffo Æ “Q10” = k (T+10) /k (T) kecepatan reaksi meningkat setiap kenaikan suhu 10 C Sensitif terhadapp ppH : Pepsin p 1 – 3 optimum p ppH 1,5 , o Dapat mengalami denaturasi ( > 55 C) : hilangnya aktivitas katalisator akibat perubahan konfirmasi rantai polipeptida (reversibel) Dapat mengalami koagulasi yaitu perubahan konfirmasi struktur primer rantai polipeptida (irreversibel) M iliki pH Memiliki H isoelektrik i l kt ik yaitu it pH H dimana di k l t dissosiasi kelarutan di i i protein t i paling li rendah dh Major Digestive Enzymes Macam Enzim Golongan I Eksopeptidase : aminopeptidase (memotong rantai tepi gugus amin) dan karboksipeptidase (memotong rantai tepi gugus karbon) Golongan II Endopeptidase : pepsin, tripsin, dan kimotripsin. Endocrine and Nervous Systems R Regulation l i off Digestion Di i y Regulation dependent on volume and content of food y Nervous system: stretch receptors in stomach y Hormones: y Gastrin: stimulates release of gastric juice y Secretin: stimulates pancreas to secrete water and bicarbonate y Cholecystokinin (CCK): signals pancreas to secrete digestive enzymes Kelenjar yang terlibat dalam pencernaan Apa yang terjadi selanjutnya ? Setelah dicerna secara kimiawi ((enzim + bantuan hormon)) Absorbsi Proses ppenyerapan y p hasil ppencernaan ppada usus halus Absorbsi Finishing digestion -absorbsi absorbsi Absorption of Proteins and Carbohydrates Absorption of Fats Absorpsi Proses berlangsung melalui : y Filtrasi : karena adanya tekanan hidrostatik mendorong air melintasi membran sel, sel dan molekul –molekul zat terlarut tertentu akan ditranspor bersama-sama air y Osmosis : proses difusi air melintasi membran sel, disini membran sel permeabel p tidak untuk zat terlarut untuk molekul air tetapi y Difusi : proses pasif gerakan ion/molekul terlarut yg bergerak dari konsentrasi tinggi menuju tempat konsentrasi rendah y Difusi terbantu : Dibantu oleh protein integral , misal untuk difusi NO3- , HCO3y T Transpor aktif ktif : Membutuhkan M b hk ATP , misal i l vit i B12, B12 ion i Ca C 2+ , Mg M 2+, dan d ion i SO42y Kotranspor : Misalnya absorbsi glukosa akan dipermudah bila bersama-sama d dengan i N ion Na+ Kecepatan p absorpsi p Kecepatan absorbsi diketahui dari kecepatan difusi menggunakan hukum Fick Fick’ss : J dif. = - D A (Cl – Cs) / ∆X J dif.=laju difusi D = koefisien difusi Cl = konsentrasi zat dalam lumen Cs = konsentrasi k pada d permukaan k sell y ∆X = tebal lapisan pembatas y A = luas permukaan y y y y Kecepatan Difusi y Kecepatan difusi zat/molekul bergantung pada : y JJarak : makin besar jjarak makin lama waktu untuk difusi y Besarnya gradien konsentrasi : makin tinggi perbedaan konsentrasi makin cepat proses difusi terjadi y Ukuran molekul : makin kecil ukuran molekul makin cepat difusi berlangsung y Suhu S h : makin ki tinggi i i suhu h akan k mempercepat proses dif difusii y Tenaga(gradien) elektrik : bila searah dengan gradien elektrik difusi makin cepat, p , bila sebaliknya y maka difusi akan diperlambat p P b Pembuangan/ /D Defecation f ti y Sisa bahan yang tidak tercerna bercampur zat ekskreta dan bakteri bergerak sepanjang saluran pencernaan dengan adanya kontraksi propulsive -Æ mendorong ggumpalan p sisa-sisa/feses menuju j anus/kloaka y Rangsangan g g kontraksi berlangsung g g karena adanya y aktivitas elektrik pada sel-sel otot polos yang menstimulasi saraf simpatik untuk membebaskan norepinefrin Belanja energi y Neraca keseimbangan antara energi yang masuk dan energii yang tersimpan/termanfaatkan i / f k dinyatakan di k sbb: bb C = P + F + U + M +W C = energi yang masuk P = energi yang tersimpan / produksi F = energi terbuang melalui Feses U = energi terbuang melalui Urin g metabolisme tubuh ((respirasi) p ) M = energi W = energi kerja dalam aktivitas hidup Contoh belanja energi y Energi budget pada ayam : y y y y y Energi konsumsi 169 Energi produksi 78 Energi metabolisme 45 Energi feses 24 Energi g urin 5 A k h neraca keseimbangan Apakah k i b energii pada d ayam ttersebut b t sudah d h bbenar ? Nutrients: U ili d or S Utilized Stored dU Untilil Needed N d d Copyright © 2001 Benjamin Cummings, an imprint of Addison Wesley Longman, Inc. Belanja energi y Neraca keseimbangan antara energi yang masuk dan energii yang tersimpan/termanfaatkan i / f k dinyatakan di k sbb: bb C = P + F + U + M +W C = energi yang masuk P = energi yang tersimpan / produksi F = energi terbuang melalui Feses U = energi terbuang melalui Urin g metabolisme tubuh ((respirasi) p ) M = energi W = energi kerja dalam aktivitas hidup Apakah nilai P (Produksi) bisa negatif ? Pembagian energi Konsumsi energi kasar ( C ) y Energi Feses F y y Energi g asimilasi yyangg nyata y ((A= C – F)) y Energi dalam Urin (U) y Energi Metabolisme (M = C – F – U ) Pertambahan panas dari makanan (SDE) y Pertambahan panas dari fermentasi (HF) y y Energi bersih/neto (N = M – SDE – HF) y Maintenance metabolism Metabolisme standar/dasar (SMR/BMR) y Termoregulasi y Aktivitas y y Produksi P d k i (P) Energi tersimpan (pertumbuhan) y Reproduksi (telur, semen, susu) y y Kerja (W) y Energi kerja = energi untuk aktivitas Weight Control: Energy gy Consumed versus Energy gy Spent p y Basic Metabolic Rate (BMR) [easy formula 25 x wt. In kgs.] y Influencing fl ffactors: gender, d bbody d composition, age, stress, ffoodd intake, k genetics y Energy E balance bl andd body b d weight i ht , dapat d t dilakukan dil k k berdasarkan : y Caloric content: fat = 9 Calories, Proteins and sugars = 4 Calories y Excess E iintake k lleads d to iincreasedd storage ((weight) i h) y Physical activity: uses calories (150 calories/mile walked or jogged) d) y Have to accumulate -1500 calories = one p pound wt. loss Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Banyak faktor dalam pertumbuhan yang penting untuk diperhatikan khusus dalam usaha budidaya perikanan (aspek ) penerapan knowledge y Faktor internal : genetis, kelamin, umur) y Faktor F k eksternal k l : pakan k (nutrisi), ( i i) kualitas k li perairan i : pH, H kadar O2, suhu, parasit, dll. ( contoh budidaya udang Paname ) Beberapa parameter terkait belanja energi Laju konsumsi (CR) ( ) Laju pertumbuhan (GR) Laju pertumbuhan spesifik (SGR) Efisiensi pakan/Feed Eficiency ( FE ) Efisiensi pencernaan/ Eficiency of Digestibility (ED) Efi i i absorbsi Efisiensi b b i (AE) Cara perhitungan parameter y Jumlah pakan yang diberikan = a gram; jumlah pakan tersisa kering = b gram; maka jumlah pakan yang dimakan = C (a –b) b) y Berat feses kering = F (gram) y Berat hewan akhir percobaan = Wt (gram) y Berat hewan awal percobaan = Wo (gram) y Lama waktu perlakuan = t (hari) y Laju Konsumsi CR = C/t (gram/hari) y Laju Pertumbuhan GR = (Wt – Wo)/t y Laju Pertumbuhan Spesifik SGR = 100 (ln Wt – ln Wo)/t y Efisiensi Pakan FE = (Wt – Wo)/C x 100% y Efisiensi Efi i i Pencernaan P ED = (C – F)/C x 100% y Efisiensi Absorbsi AE = (Wt –Wo)/ (C-F) x 100% Summary Keberhasilan b h l budidaya b d d sangat ditentukan d k oleh l h asupan energi yang diperlukan untuk produksi dan pertumbuhan. Oleh sebab itu teknologi pakan dan diversifikasi sumber pakan menjadi sangat penting Tugas : Nutrisi dan Sistem Pencernaan Buatlah p paparan p tentang gp penyakit y –penyakit p y yyang g berkaitan dengan nutrisi dan sistem pencernaan (Digestive disease and disorder). Setiap orang memaparkan 10 macam penyakit atau kelainan yyang g berbeda ((TIDAK BOLEH SAMA)) . P (produksi) negatif Produksi mempunyai nilai negatif memberikan makna bahwa terjadi kehilangan berat tubuh tubuh, misalnya diinvestasikan untuk reproduksi (pembentukan sperma/telur); sekresi madu pada tawon/lebah; sekresi mukus pada gastropoda, dsb. ⇒ berat badan turun ~ energi produksi negatif back