Uploaded by diodastur

Mekanika Tanah: Asal Usul dan Sifat Tanah

advertisement
MEKANIKA TANAH
ASAL USUL TERBENTUKNYA TANAH
PENGERTIAN TANAH
Apa itu “ tanah” ?
Material yang terdiri dari butiran
mineral-mineral padat (agregat)
yang tidak tersementasi satu
sama lain, dan atau dari bahan
organik yang melapuk, dimana
diantara butiran terdapat ruangruang kosong yang terisi oleh zat
cair dan udara
Rock Mechanic
GEOTEKNIK
Soil Mechanic
PERBEDAAN UTAMA TANAH DAN BATUAN
Tanah relatif dapat lebih mudah terurai
menjadi unsur mineral atau partikel organik.
batuan (rock) memiliki sifat ikatan internal
(kohesi) dan kemampuan mempertahankan
ikatan butiran mineral yang kuat.
RUANG LINGKUP MEKANIKA TANAH
Karena tanah banyak digunakan sebagai material
konstruksi maka dalam teknik sipil harus mempelajari
sifat – sifat tanah seperti asal-usul pembentukan tanah,
distribusi ukuran butiran, kemampuan mengalirkan air,
sifat kemampatan apabila dibebani, kapasitas daya
dukung terhadap beban, tegangan geser dan lain-lain
Mekanika tanah (soil mechanics) merupakan cabang
ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat-sifat fisik
dari tanah dan perilaku masa tanah akibat
menerima berbagai macam gaya. Soil engineering
merupakan ilmu terapan dari mekanika tanah untuk
permasalahan-permasalahan praktis
HUBUNGAN MEKANIKA TANAH DENGAN
CABANG ILMU LAIN
Geologi  formasi (landform)  soils/rocks  informasi
engineer dan potensi masalah di lapangan
Secara umum, setiap formasi merupakan fungsi dari
• Asal usul batuan dan tanah (hubungan antara komposisi dan
strukturnya)
• Proses yang terjadi pada batuan dan tanah (mis. Aliran air tanah dll)
• Kerangka waktu yang terjadi selama proses pembentukannya
SIKLUS BATUAN
Secara umum, tanah (soils) terbentuk akibat dari
pelapukan batuan
Sifat-sifat fisis tanah terutama ditentukan dari mineral
yang terkandung pada butiran/partikel tanah dan
darimana batuan tersebut berasal
Banyak sifat-sifat fisis dari tanah dipengaruhi oleh
ukuran, bentuk, dan komposisi kimia butiran.
Berdasarkan asal usul pembentukan batuan,
maka dapat dibagi menjadi tiga tipe batuan induk : batuan
beku (igneous rocks), batuan endapan (sedimentary
rocks), dan batuan metamorf (metamorphic rocks)
SIKLUS BATUAN
TIPE PATAHAN (fault)
TIPE LIPATAN(folds)
Lipatan (folds) terjadi pada lapisan permukaan
datar yang melengkung sebagai hasil dari permanen
deformasi
TIPE LIPATAN(folds)
Lipatan Orientasi dari
struktur geologi dapat
dinyatakan dalam istilah
Strike dan Dip.
Strike adalah
kecenderungan arah suatu
struktur geologi relatif
terhadap Utara.
Dip memberi tahu kita
seberapa besar sudut
kemiringan batuan relatif
terhadap bidang
horizontal
MINERAL
MINERAL = komposisi + struktur kristalin
Empat tipe mineral utama :
• Silacates : Quartz, feldspar, mica, chlorite,
amphibole, pyroxene, olivine, serpentine, talc dan
clay
• Carbonates : calcite, dolomite
• oxides : limonite, hematite
• kelompok lainnya (kelompok salt) : gypsum,
anhydrite, halite (NaCl), pyrite dan graphite.
MINERAL LEMPUNG
Mineral lempung merupakan senyawa aluminium silikat
yang komplek yang terdiri dari satu atau dua unit dasar
yaitu :
• Silikat tetrahedra
• Aluminium oktahedra
BATUAN BEKU
terbentuk dari proses pembekuan atau pengkristalan
magma yang mencair yang dikeluarkan dari dalam mantel
bumi
Batuan beku dalam
terbentuk pada masa lalu
dapat muncul di
permukaan sebagai hasil
dari proses erosi material
yang menutupinya. Secara
umum butiran yang
dihasilkan batuan beku
dalam adalah berbutir kasar
(coarse grained)
BATUAN BEKU
BATUAN SEDIMEN/ENDAPAN
Terbentuk batuan yang terbentuk dari akumulasi material
hasil erosi atau hasil aktivitas kimia maupun organisme yang
diendapkan lapis demi lapis pada permukaan bumi
Batuan beku dalam terbentuk pada masa lalu dapat
muncul di permukaan sebagai hasil dari proses erosi
material yang menutupinya. Secara umum butiran yang
dihasilkan batuan beku dalam adalah berbutir kasar
(coarse grained)
Ciri khas batuan sendimen adalah pelapisannya
(membentuk lapisan-lapisan),sehingga batuan
sendimen disebut juga batuan berlapis
(strata=lapisan).
BATUAN SEDIMEN/ENDAPAN
Terdapat dua tipe batuan sedimen ,
yaitu :
Batuan sedimen detrital atau klastik,
batuan ini terbentuk dari unsur-unsur
sementasi yang mengisi ruang-ruang
di antara butiran dan membentuk
batuan sedimen. Contohnya
konglomerat, breccia,
sandstone,mudstone, dan shale.
Batuan sedimen kimia, batuan jenis
ini terbentuk dari proses
pengendapan bersama air dan
mengalami proses reaksi kimia,
dikelompokkan berdasarkan
kandungan mirealnya, contohnya
limestone, gipsum, dolomite,
gamping, bitominous coal
BATUAN METAMORF
Batuan metamorf adalah batuan yang terbentuk akibat proses
perubahan tekanan (P), temperatur (T) atau keduanya di mana
batuan memasuki kesetimbangan baru tanpa adanya perubahan
komposisi kimia (isokimia) dan tanpa melalui fasa cair (dalam
keadaan padat), dengan temperatur berkisar antara 200-800⁰C
mengubah mineral dan hubungan antar butiran/kristalnya bila
batas kestabilannya terlampaui
BATUAN METAMORF
PROSES GEOLOGI DAN PERUBAHAN
BENTUK MUKA BUMI
Perubahan bentuk muka bumi dapat menjelaskan bagaimana proses
geologi yang membentuknya, sehingga menjadi sesuatu yang penting
untuk mengenal perbedaan bentuk muka bumi dan bagaimana
material yang membentuknya
Proses geologi dapat dideskripsikan berdasarkan tempat aktifitas
geologinya, yaitu
• pada permukaan bumi, termasuk pelapukan, gravitasi,
permukaan air, es, angin, aktivitas vulkanik
• di bawah permukaan bumi, antara lain air tanah dasar, proses
tektonik dan plutonik
• kasus extraordinary, antara lain jatuhnya benda luar angkasa
seperti meteor
PELAPUKAN
Merupakan suatu proses terurainya atau berubahnya komposisi atau
struktur batuan pada atau dekat permukaan bumi oleh proses kimia,
fisik/mekanis dan biologi.
Pelapukan mekanis disebabkan terurainya
batuan secara mekanikal akibat perubahan
temperatur (pembekuan atau pencairan) dari
unsur-unsur es gletser, gelombang air laut
dan udara. Umumnya terjadi di daerah
dengan temperatur rendah
pelapukan kimiawi adalah proses dimana
mineral batuan induk diubah menjadi
mineral-mineral baru melalui proses kimia
seperti oksidasi, reduksi, hidrolisis,
karbonisasi dan asam-asam organik.
Umumnya terjadi di daerah dengan
temperatur tinggi
GRAVITASI
Pergerakan massa
dalam proses geologi
merupakan pergerakan
tanah dan batuan ke
bawah pada lereng
akibat pengaruh
gravitasi. Bentuk
umumnya disebut
longsoran (landslide)
PROSES AIR PERMUKAAN
Air permukaan adalah unsur geologi yang penting dan
terdapat di mana-mana. Erosi, transportasi, dan endapan
oleh aliran sungai, danau dan laut memiliki pengaruh
terhadap struktur geologi permukaan
Dengan berjalannya waktu, suatu sistem jaringan
sungai akan membentuk pola pengaliran tertentu
diantara saluran utama dengan cabang-cabangnya
dan pembentukan pola pengaliran ini sangat
ditentukan oleh faktor geologinya
PROSES AIR PERMUKAAN
PROSES PENDINGINAN
Struktur tanah yang terbentuk dari proses
Gracial memiliki sifat material yang sangat
bervariasi bahkan dalam area yang saling
berdekatan dalam horisontal dan vertikal. Hal
ini menyebabkan secara teknik tidak baik
untuk untuk dikerjakan karena sifat
kompleksitasnya yang tinggi
PROSES ANGIN
Struktur batuan yang dipengaruhi angin banyak ditemukan di daerah
gurun dan pantai. Deposit yang paling penting pada struktur eolian
adalah dunes, yang tersusun dari pasir dan jarang tersusun dari silt
(lanau)
PROSES VULKANIK
Proses vulkanik merupakan hasil dari ekstrusi magma ke
permukaan bumi. Ketika gunung berapi meletus, material
seperti lava dan batuan piroklastik dan debris (puing)
dikeluarkan dan membentuk struktur batuan
Lava sesungguhnya adalah batuan yang meleleh dan
mengalir dari gunung berapi melalui erupsi celah( fissure
eruption) yang menghasilkan aliran lava pada permukaan
tanah
PROSES TEKTONIK
Proses tektonik yang terjadi pada
kerak bumi dan pada lapisan
dangkal merupakan proses yang
terjadi pada area seismik aktif dan
membentuk struktur batuan yang
penting dalam rekayasa sipil
patahan akan menghasilkan struktur
bumi dan unsur topografi yang khas.
Patahan curam yang dihasilkan
besarnya ditentukan oleh pergeseran
dan juga oleh seberapa sering
patahan itu terjadi.
Download