Uploaded by User42135

BAHAN AJAR Mapel Geografi

advertisement
Nama
NIM
: Bintang Mahesa
: 1703268
Gambar 1 Bentuk Bumi Sesungguhnya (Geoid).
Sumber: sarkawijayaharahap.blogspot.com
Gambar 2 Lapisan-Lapisan Bumi.
Sumber: bankjim.com
 Lapisan Udara Bumi
Bumi kita ini dikelilingi oleh lapisan udara yang tebalnya sekitar 1000 km yang kita beri
nama atmosfer. Nah, lapisan udara ini terdiri dari berbagai macam gas yakni gas nitrogen,
karbondioksida, oksigen dan sebagainya. Semua kandungan gas ini memiliki peran yang
sangat penting untuk kehidupan makhluk hidup, dengan kata lain sangatlah bermanfaat.
Lapisan atmosfer bumi memiliki struktur yang berlapis-lapis, ada lapisan troposfer, stratosfer,
mesosfer, termosfer dan eksosfer. Setiap lapisan memiliki fungsi masing-masing, tapi pada
umunya semuanya berfungsi melindungi bumi dari radiasi bintang-bintang (misalnya:
matahari) serta benda-benda luar angkasa yang sewaktu-waktu bisa menabrak bumi.
 Lapisan Dalam Bumi
Lapisan yang kedua yakni lapisan dalam bumi. Lapisan ini dimulai dari tanah yang kita injak ini
sampai ke bawah menuju pusat bumi. Nah, secara umum dapat kita bagi menjadi tiga bagian
yaitu litosfer, astenosfer dan barisfer.
1. Litosfer (Lapisan Batuan Pembentuk Kulit Bumi atau Crust)
Litosfer karakteristiknya sangat keras karena terdiri dari bebatuan. Itulah sebabnya sebagian
dari kita menamakannya sebagai “lapisan kerak bumi atau lapisan batuan”. Lapisan litosfer
memiliki ketebalan sekitar 30–70 km dimana komposisi batuannya terdiri dari batuan-batuan
basa dan masam yang memiliki berat jenis kira-kira 2,7 gram/cm3. Klarke dan Washington
berpendapat bahwa, batuan-batuan yang ada di permukaan bumi ini hampir 75% nya terdiri
atas Silikon Oksida dan Aluminium oksida.
Litosfer juga dapat kita bagi menjadi dua bagian. Pada bagian atas dinamakan sebagai “lapisan
sial” dimana terdiri dari zat-zat silisium dan aluminium. Sedangkan pada bagian bawahnya
dinamakan sebagai “lapisan sima” dimana terdiri dari zat-zat silisium dan magnesium.
Litosfer atau kerak bumi ini berdasarkan letaknya ada dua macam. Kerak bumi yang ada di
daratan dinamakan sebagai “kerak benua” sedangkan kerak bumi yang terdapat di dalam laut
samudra dinamakan sebagai “kerak samudra”.
Kulit bumi mengandung berbagai macam batuan, yang dikelompokkan dalam tiga golongan,
yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan metamorf.
a. Batuan Beku (Igneous Rocks)
Batuan yang terbentuk akibat pembekuan magma. Batuan ini membeku karena adanya proses
pendinginan, baik terjadi di dalam bumi ataupun di permukaan bumi setelah letusan gunung
api.
b. Batuan Sedimen (Sedimentary Rocks)
Batuan sedimen batuan yang terbentuk dari batuan beku yang mengalami:
1) Pelapukan,
2) Pengangkutan,
3) Pengendapan.
c. Batuan Malihan (Metamorphic Rocks)
Jenis batuan yang terbentuk karena pengaruh panas, tekanan, atau keduanya. Panas
dihasilkan dari aktivitas vulkanik dan tekanan dihasilkan dari pergerakan bumi seperti
gempa/letusan gunung api.
2. Astenosfer (Lapisan Selubung atau Mantle)
Di bawah lapisan litosfer terdapat lapisan yang bernama astenosfer atau yang dinamakan
sebagai lapisan selubung dengan ketebalan sekitar 1.900 km. Lapisan astenosfer berisi cairan
kental dan berpijar dengan suhu yang sangat tinggi yaitu sekitar 3.000° C.
Lapisan astenosfer dapat kita bagi menjadi dua bagian yaitu lapisan selubung bumi (Sisik
Silikat) dan lapisan antara (Chalkosfera). Lapisan selubung bumi memiliki ketebalan kurang
lebih 1.200 km dengan berat jenis sekitar 3,4–4 gram/cm3. Nah, sedangkan untuk lapisan
antara memiliki ketebalan kurang lebih 1.700 km dengan berat jenis kira-kira sekitar 6,4
gram/cm3.
3. Barisfer (Lapisan Inti Bumi atau Core)
Nah, lapisan paling dalam dinamakan sebagai lapisan barisfer atau lapisan inti bumi yang
komposisinya terdiri dari besi dan nikel. Lapisan ini memiliki ketebalan kurang lebih 3.500 km
dimana terdiri dari inti luar dan inti dalam.
a) Inti Luar (Outer Core)
Inti luar atau outer core merupakan lapisan inti bumi paling luar dengan ketebalan sekitar
2.200 km serta suhu sebesar 3.900°C. Komposisi lapisan ini terdiri dari besi dan nikel yang
kental.
b) Inti Dalam (Inner Core)
Inti dalam atau inner core merupakan bagian terdalam dari inti bumi yang memiliki ketebalan
sekitar 2.500 km serta suhu sebesar 4.800°C. Lapisan ini terdiri dari besi dan nikel dengan
keadaan padat sekitar 10 gram/cm3.
 Pemanfaatannya
1. Batuan Beku
Tak semua batuan beku mempunyai nilai ekonomis, hal ini tergantung pada sifat,
komposisi mineral, kekeutan fisik, daya tahan, cara penggalianya, dan lain-lain. Tiap jenis
mineral mempunyai sifat dan komposisi mineral tertentu, tidak semua jenis batuan dapat
digunakan untuk semua jenis pekerjaan.
Batuan mempunyai kegunaan sendiri tergantung sifatnya, misalnya:
a. Batuan yang mempunyai kerapatan tinggi dan tidak porus sangat baik untuk keperluan
pekerjaan di laut.
b. Batuan yang tidak terpengaruh oleh asam, baik untuk digunakan didaerah industri.
c. Batuan yang berat, keras, dan mempunyai daya tahan yang besar sesuai untuk
digunakan sebagai fondasi bangunan pengeras jalan juga bahan lantai.
d. Batuan yang berwarna indah dan tidak porus dapat digunakan untuk pelapis dinding
atau lantai.
e. Batuan yang umumnya mempunyai berat jenis ± 2,6, baik untuk digunakan sebagai
bahan pekerjaan teknik berat.
2. Batuan Sedimen
Batuan sedimen adalah batuan yang terjadi karena pengendapan materi hasil erosi. sekitar
80% permukaan benua tertutup batuan sedimen, walaupun volumenya hanya sekitar 5%
dari volum kerak bumi.
Batuan sedimen bisa di manfaatkan untuk:
a. Untuk bahan dasar bangunan (gypsum)
b. Untuk bahan bakar (batu bara)
c. Untuk Pengeras jalan (batu gamping)
d. Untuk Pondasi rumah (batu gamping)
3. Batuan Metamorf
Adalah batuan yang telah mengalami perubahan dari bentuk asalnya dari batuan yang
sudah ada baik batuan beku, sedimen, ataupun dari batuan metamorf yang lain. Terjadinya
secara fisik dan kimiawi sehingga berbeda dengan batuan induknya. Perubahan tersebut
sebagai akibat dari tekanan, temperatur dan aliran panas baik cair maupun gas.
Batuan metamorf dapat digunakan sebagai:
a.
b.
c.
d.
Untuk alat menulis(batu sabak)
Untuk Lantai (marmer)
Untuk Dekorasi bangunan (marmer)
Untuk Batu Nisan (marmer)
Macam-Macam Gerak Tektonisme dan Dampaknya Terhadap Kehidupan
Tektonisme merupakan tenaga endogen yang menjadi salah satu pembentuk muka bumi.
Tektonisme akan menyebabkan permukaan bumi berubah naik ataupun turun. Adanya
patahan, retakan dan lipatan di permukaan bumi menjadi tanda adanya aktifitas tersebut.
Pegunungan adalah salah satu dampak yang bisa kita lihat.
A. Macam-macam gerakan tektonik
Tektonisme dapat kita golongkan menjadi 2 macam, yakni epirogenetik dan orogenetik.
1. Gerak epirogenetik
Gerak epirogenetik adalah geraknya lapisan bumi secara lambat pada daerah yang sangat luas.
Gerak epirogenetik dibedakan menjadi 2 macam, yakni:
a. Gerak epirogenetik positif
Gerak epirogenetik positif yakni bertambahnya luas permukaan laut akibat turunannya
daratan. Di Indonesia pernah terjadi peristiwa ini yakni di daerah Banda dan Kepulauan
Maluku. Contoh di negara lain yakni turunnya muara Sungai Hudson (Amerika) ± 1700 meter
dan turunnya lembah Sungai Kongo sampai 2000 meter.
b. Gerak epirogenetik negatif
Gerak epirogenetik negatif yakni berkurangnya luas permukaan laut akibat dari naiknya
daratan. Fenomena epirogenetik negatif pernah terjadi di Pulau Timor, Buton serta naiknya
dataran tinggi Colorado di Amerika Serikat.
2. Gerak orogenetik
Gerak orogenetik adalah geraknya lapisan bumi secara cepat pada wilayah sempit. Gerakan ini
menimbulkan adanya lipatan, patahan dan retakan.
a. Lipatan
Lipatan terjadi akibat adanya tekanan dari dalam bumi dengan temperatur panas sehingga
menyebabkan lapisan bumi bersifat plastis. Sifat plastis menyebabkan lapisan akan berlipat
apabila memperoleh tekanan. Pada daerah gunung kita namakan sebagai antiklinal sedangkan
daerah lembah kita namakan sinklinal.
Nah, lipatan ini sendiri dapat terjadi dalam 6 macam bentuk lipatan.
a) Lipatan tegak
Lipatan tegak terjadi apabila lapisan mendapat dorongan yang besarnya sama dan berlawanan
arah. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini.
b) Lipatan miring
Lipatan miring terjadi apabila lapisan mendapat dorongan yang lebih kuat dari sebuah sisi
daripada sisi yang lain (maksudnya dorongan yang satu lebih kuat daripada dorongan yang lain
dari sisi yang berbeda). Perhatikan gambar di bawah ini.
c) Lipatan overfold
Lipatan overfold sama dengan lapisan miring, hanya saja dorongan dari sebuah sisi jauh lebih
kuat daripada sisi yang lain. Nah, bentuknya akan menjadi seperti ini.
d) Lipatan Recumbent Fold
Lipatan tipe ini terbentuk akibat sisi yang satu terlalu menekan sisi yang lain sehingga
menyebabkan sumbu lipatan menjadi hampir datar. Perhatikan gambar di bawah ini.
e) Lipatan Overthrust
Terbentuk ketika tenaga tekan menekan satu sisi dengan kuatnya hingga menyebabkan
lipatan menjadi retak. Lebih jelasnya, bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
f) Lipatan Nappe
Nappe terbentuk setelah lipatan overthrust rusak disepanjang garis retakan.
b. Patahan
Patahan terjadi akibat tekanan pada lapisan yang memiliki sifat keras sehingga lapisan
tersebut mengalami retakan kemudian patah. Kita bisa lihat pada ilustrasi di bawah ini.
a) Patahan karena adanya gaya tekan
b) Patahan karena adanya gaya renggang
B. Dampak Tektonisme
Perubahan muka bumi akibat tenaga endogen menyebabkan dampak positif maupun negatif
bagi kehidupan. Banyak tempat-tempat pengeboran minyak dan gas yang diperoleh di daerah
lipatan, Relief bentukan tenaga endogen dapat dijadikan daerah tujuan wisata, ini merupakan
dampak positifnya.
Tenaga endogen yang mampu menggerakan lapisan-lapisan dapat menyebabkan adanya
gempa, tsunami, erosi, longsoran dan terjadi gerak naik dan turun daratan yang menyebabkan
kerusakan bangunan, jalan, rumah, maupun jembatan. Jika ini terjadi, maka bisa mengancam
kehidupan makhluk hidup.
Download
Random flashcards
sport and healty

2 Cards Nova Aulia Rahman

Nomor Rekening Asli Agen De Nature Indonesia

2 Cards denaturerumahsehat

Secuplik Kuliner Sepanjang Danau Babakan

2 Cards oauth2_google_2e219703-8a29-4353-9cf2-b8dae956302e

Tarbiyah

2 Cards oauth2_google_3524bbcd-25bd-4334-b775-0f11ad568091

Create flashcards