Uploaded by common.user27094

Sistem Monitoring Hidroponik dengan Raspberry Pi Berbasis IoT

advertisement
ABSTRAK
SISTEM MONITORING TANAMAN HIDROPONIK DENGAN RASBERRY
PI BERBASIS IOT
Oleh
Era Desti Ramayani
Hidroponik adalah salah satu metode bercocok tanam dengan menggunakan air. Air
tersebut sebagai solusi untuk menggantikan tanah sebagai media tanamnya. Hidroponik
juga sebagai solusi di dalam dunia pertanian terutama di wilayah yang memiliki
keterbatasan ruang hijau. Keberhasilan hidroponik bergantung pada bagaimana cara
penggiat hidroponik merawat tanamannya. Semakin berkembangnya teknologi, para
penggiat hidoponik dapat memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Dalam tahap
perancangan sistem terdapat langkah – langkah yang dilakukan yaitu menganalisis
kebutuhan sistem, merancang sistem, implementasi sistem, dan pengujian. Berdasarkan
hasil dari implementasi yang telah dilakukan mengenai Sistem Monitoring Tanaman
Hidroponik dengan Rasberry Pi Berbasis IoT dapat disimpulkan bahwa sistem ini dapat
diterapkan dalam dunia pertanian untuk membantu aktifitas rutin yang dilakukan terhadap
tanaman. Terciptanya sistem ini akan memudahkan untuk mendokumentasikan segala
aktivitas yang dilakukan terhadap tanaman. Sistem ini juga memberikan keuntungan
untuk dapat memberikan informasi secara real time, sirkulasi air yang cukup kapan waktu
yang tepat untuk dialirkan dan disertai dengan kamera untuk dapat melakukan
pemantauan dari jarak jauh terhadap kondisi tanaman hidroponik.
Kata kunci : Internet Of Thing, Hidroponik, Rasberry Pi
2
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Metode bercocok tanam
dengan media tanam
selain tanah adalah
hidroponik. Hidroponik menggunakan air, sabut kelapa, batu apung, kerikil,
dan lain-lain sebagai media tanamnya untuk menggantikan tanah. Hidroponik
juga ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah yang berbahaya
terhadap lingkungan yang berada di sekitarnya. Selain itu juga, hidroponik
dapat menjadi solusi bagi yang ingin bercocok tanam akan tetapi memiliki
keterbatasan ruang hijau.
Dalam menggeluti bidang hidroponik, seringkali para penggiat hidroponik
mendapatkan beberapa hambatan dalam pemeliharaannya. Hambatan yang
dimaksud yakni pada tanaman hidroponik membutuhkan banyak perhatian
khusus meliputi suhu dan kelembaban udara, sirkulasi air, intensitas cahaya,
dan suhu air. Semakin berkembangnya teknologi memungkinkan semua
benda dapat berkomunikasi satu sama lain melalui internet. Internet of Things
(IoT) dapat menjadi sebuah solusi dalam mengatasi hambatan-hambatan yang
ada untuk membantu dalam pemeliharaan tanaman hidroponik. Konsep IoT
dapat diterapkan pada pertanian baik pertanian konvensional (media tanah)
maupun pertanian hidroponik. Adanya Internet of Things (IoT) bertujuan
agar proses monitoring pertumbuhan tanaman dapat dilakukan secara real
time. Pada kerja praktik ini, akan merancang dan membangun sebuah
prototype “Sistem Monitoring Tanaman Hidroponik dengan
Rasberry Pi
Berbasis IoT”.
Sistem dilengkapi dengan multi-sensor yaitu sensor cahaya, sensor suhu dan
kelembaban udara, sensor suhu air, pompa DC 12V, dan kamera. Sensor
cahaya akan mengukur
intensitas cahaya pada ruangan hidroponik.
Kemudian, sensor suhu dan kelembaban udara akan mengukur suhu dan
3
kelembaban udara pada ruang hidroponik. Sensor suhu air akan mengukur
suhu air pada tandon yang berisi air dimana air ini nantinya akan dialirkan ke
seluruh tanaman. Pompa DC 12V digunakan sebagai aksi untuk mengalirkan
air ke seluruh tanaman yang dikontrol melalui relay. Kamera/webcam
digunakan untuk mengambil gambar tanaman agar dapat dilihat dari jarak
jauh dan memastikan bahwa tanaman dalam kondisi yang baik. Diharapkan
dengan adanya prototype Sistem Monitoring Tanaman Hidroponik dengan
Rasberry Pi Berbasis IoT dapat menjadi solusi bagi pertanian hidroponik.
1.2 Tujuan Praktik Kerja Lapangan
Adapun tujuan dari kerja praktik ini sebagai berikut:
a. Mengimplementasikan IoT pada hidroponik menggunakan Rasberry Pi,
sensor suhu dan kelembaban udara (DHT22), sensor suhu air (DS18B20),
Pompa DC 12V dan Sensor cahaya/Photoresistor.
b. Memonitoring tanaman dengan sistem IoT yang sudah diimplementasikan.
1.3 Waktu dan Tempat Praktik Kerja Lapangan
Praktik Kerja Lapangan dimulai dari 25 Januari 2018 sampai dengan 15
Maret 2018 di Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Insititut
Teknologi Bandung yang bekerja sama dengan PT Aplikanusa Lintasarta
yang bertempat di Jl. Ganeca No.15, Lb. Siliwangi, Coblong, Kota Bandung,
Jawa Barat 40132.
1.4 Metode Penyusunan Laporan Praktik Kerja Lapangan
Selama menyelesaikan laporan kerja praktik ini, terdapat beberapa langkah
penyusunan laporan yaitu sebagai berikut :
a. Metode Observasi
Pada metode ini melakukan pengumpulan data dan mengajukan banyak
pertanyaan langsung kepada pembimbing dan programmer yang ada di
PT. Digital Utama Adikarya.
4
b. Metode Design
Pada metode design berisi kegiatan untuk mendapatkan data yang
berhubungan dengan topik pembahasan dalam laporan yang berasal dari
tempat praktik kerja lapangan dan literatur dari internet serta sumber buku
sebagai bahan referensi pendukung serta membuat rancangan sistem yang
akan dibangun.
c. Metode Implementasi
Pada metode implementasi ini melakukan pengimplementasian dari
rancangan yang sudah dibuat sebelumnya.
1.5 Sistematika Penulisan Laporan
Dalam laporan ini terdapat beberapa bab yang dipisahkan untuk memudahkan
dalam penguraian pemahaman, antara lain :
BAB I
: PENDAHULUAN
Pada bab ini berisi latar belakang, tujuan, waktu dan tempat
praktik kerja lapangan berlangsung, metode penyusunan praktik
kerja lapangan dan sistematika penulisan laporan.
BAB II
: PROFIL DAN GAMBARAN UMUM INSTANSI
Pada bab ini berisi sejarah umum instansi, visi dan misi instansi,
lokasi instansi, dan ruang lingkup kegiatan dari instansi.
BAB III : TINJAUAN PUSTAKA
Pada bab ini berisi mengenai hidroponik, Internet of Things (IoT),
Rasberry Pi, Bahasa Pemrograman Python dan PHP, beberapa
sensor meliputi DHT22 sebagai sensor suhu dan kelembaban
udara, DS18B20 sebagai sensor suhu air, Photo resistor sebagai
sensor cahaya, dan Pompa DC 12V dalam sistem monitoring
pada hidroponik dengan Rasberry Pi berbasis IoT.
5
BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini
berisi penerapan dan implementasi Sistem
Monitoring pada Hidroponik dengan Rasberry Pi Berbasis IoT.
BAB V
: PENUTUP
Bab ini memuat kesimpulan berdasarkan hasil pembahasan
laporan kerja praktik dan saran.
6
BAB II
PROFIL DAN GAMBARAN UMUM
PT. DIGITAL UTAMA ADIKARYA
2.1 Sejarah Umum
Company profile merupakan penjelasan mengenai produk PT. Digital Utama
Adikarya secara umum. PT. Digital Utama Adikarya merupakan sebuah start
up yang bergerak pada bidang penyedia layanan, solusi pelaporan dan
observasi sebuah organisasi secara online. PT. Digital Utama Adikarya
memiliki visi menjadi perusahaan yang terdepan dan terbaik dalam
menyediakan layanan kolaborasi dan pelaporan secara online di Indonesia.
Fokus pengembangan start up PT. Digital Utama Adikarya yaitu fokus pada
validasi bisnis model di tahun 2015, fokus pada perluasan market di 2016,
menghasilkan profit pada tahun 2017, dan memperluas jangkauan pasar
hingga Internasional pada tahun 2018. Target pasar PT. Digital Utama
Adikarya adalah pemerintahan, organisasi, dan UKM.
Berangkat
dari
kebutuhan
masyarakat
akan
media
penyampaian
aspirasi/pelaporan kepada pihak yang tepat untuk dapat segera ditangani.
Manfaat dari pihak yang terkait yakni dapat mengetahui aspirasi-aspirasi
tersebut sebagai masukan dan bahan perbaikan. PT. Digital Utama Adikarya
memfasilitasi dan mempertemukan kedua kebutuhan tersebut dengan sistem
pelaporan secara smart dan juga mudah digunakan. Hal ini membuat
terwujudnya kolaborasi antara masyarakat dan organisasi pihak terkait.
PT. Digital Utama Adikarya hadir sebagai solusi yang menyediakan wadah
kolaborasi. PT. Digital Utama Adikarya sebagai penjembatani antara
pemangku kepentingan di dalam mengetahui permasalahan, memahami
permasalahan, dan sebagai alat bantu di dalam penyelesaian masalah yang
ada.
7
2.2 Visi dan Misi
PT. Digital Utama Adikarya memiliki visi dan misi sebagai berikut :
2.2.1 Visi
Visi PT. Digital Utama Adikarya adalah:
Menjadi perusahaan yang terdepan dan terbaik dalam menyediakan layanan
kolaborasi antara masyarakat dan organisasi serta pelaporan secara online di
Indonesia.
2.2.2
Misi
PT. Digital Utama Adikarya mempunyai misi: Menyediakan platform
pelaporan dan observasi untuk memfasilitasi masyarakat dalam pelaporan
keluhan, saran, dan aspirasi. Selain itu juga membantu pemerintahan,
organisasi dan UKM dalam mendapatkan data dari pendapat masyarakat.
Peningkatan keterbukaan dan ketersediaan data serta informasi.
2.3 Lokasi Instansi
Co-Working Space LPIK ITB, Jl. Ganeca No.15, Lb. Siliwangi, Coblong,
Kota Bandung, Jawa Barat 40132.
2.4 Struktur Organisasi
8
Gambar 2.4.1 Struktur Organisasi PT. Digital Utama Adikarya
2.5 Lingkup Kegiatan
Banyaknya permasalahan di lingkungan masyarakat seringkali menyebabkan
masyarakat membutuhkan
media untuk melaporkan masalah-masalah
tersebut agar segera ditangani. Berangkat dari kebutuhan masyarakat akan
penyampaian aspirasi mereka kepada pihak yang tepat dan juga pihak yang
ingin mengetahui aspirasi-aspirasi tersebut sebagai masukan dan bahan
perbaikan. PT. Digital Utama Adikarya memfasilitasi dan mempertemukan
kedua kebutuhan tersebut dengan sistem pelaporan secara smart dan juga
mudah digunakan. Hal ini membuat terwujudnya kolaborasi antara
masyarakat dan organisasi pihak terkait.
9
PT. Digital Utama Adikarya menyediakan layanan pelaporan dan observasi
secara online dengan detail layanan sebagai berikut:

Layanan pelaporan mobile

Layanan pelaporan berbasiskan web

Layanan SMS Gateway

Layanan Map dan Analytic

Social media integration

Panic Button
10
BAB III
TINJAUAN PUSTAKA
3.1.
Hidroponik
Gambar 3.1 Hidroponik [1]
Hidroponik merupakan cara bercocok tanam yang tidak menggunakan tanah
sebagai media tanamnya. Hidroponik menggantikan tanah dengan air yang
memiliki kandungan nutrisi yang diperlukan tanaman [2].
Hidroponik dapat
menjadi salah satu solusi untuk mengatasi bagaimana tetap bisa bercocok tanam di
lahan yang sempit.
3.2.
Internet OF Thing (IoT)
Seiring berkembangnya teknologi dan semakin cepatnya
internet akan
mengakibatkan penggunaan komputer yang semakin mendominasi pekerjaan
manusia. Selain itu juga dengan semakin banyaknya penggunaan internet akan
mengalahkan kemampuan komputasi manusia, seperti mengontrol peralatan
11
elektronik dari jarak jauh dengan menggunakan media internet. IoT (Internet Of
Things) memungkinkan pengguna untuk mengelola dan mengoptimalkan
elektronik dan peralatan listrik yang menggunakan internet dapat dikontrol dari
jarak jauh [4].
Gambar 3.2 IoT (Internet of Things) [3]
Adanya IoT di masa depan akan memungkinkan untuk dapat saling bertukar
informasi antara komputer dengan perangkat elektronik sehingga mengurangi
adanya interaksi manusia dan akan berdampak semakin meningkatnya
pengguna internet.
Gambar 3.3 Pengaplikasian IoT [3]
IoT (Internet of Things) dapat diaplikasikan di berbagai bidang, seperti pada
Gambar 3.3 Pengaplikasian IoT dapat diimplementasikan untuk smart city, smart
industry, smart healt, smart home, smart agriculture, dan lain sebagainya.
12
3.3.
Rasberry Pi
Gambar 3.4 Logo Rasberry Pi [5]
Raspberry Pi adalah komputer mikro berukuran seperti kartu kredit yang
dikembangkan oleh Raspberry Pi Foundation di Inggris. Tujuan awal dari
komputer single board yakni untuk mengajarkan dasar- dasar ilmu komputer dan
pemrograman untuk siswa sekolah di seluruh dunia [6]. Raspberry Pi
menggunakan Linux sebagai sistem operasinya karena arsitektur dari Raspberry Pi
tidak mendukung untuk sistem operasi lainnya, seperti windows. Sehingga
sebagian besar sistem operasi Raspberry Pi adalah berbasis Linux [7].
3.4.
DHT22
Gambar 3.5 Sensor suhu dan kelembaban udara (DHT22) [8]
DHT22 adalah komponen yang digunakan untuk mendeteksi suhu dan kelembaban
udara. DHT22 merupakan sensor pengukur suhu dan kelembaban relatif dengan
keluaran berupa sinyal digital serta memiliki 3 atau 4 pin yang terdiri dari power
supply, data signal, null, dan ground. DHT22 memiliki akurasi yang lebih baik
daripada DHT11 dengan galat relatif pengukuran suhu 4% dan kelembaban 18%
[9].
13
3.5.
DS18B20
Gambar 3.6. Sensor suhu DS18B20 Waterproof [10]
DS18B20 merupakan termometer digital yang menyediakan 9 hingga 12-bit
pengukuran suhu derajat celcius. DS18B20 tidak memerlukan catu daya eksternal
karena memperoleh daya langsung dari data line. DS18B20 berkomunikasi
melalui bus 1-Wire, yang hanya membutuhkan satu jalur data (dan ground) untuk
komunikasi dengan mikroprosesor pusat. DS18B20 memiliki kisaran pengukuran
suhu -55 ° C hingga + 100 ° C akan akurat untuk ± 0,5 ° C selama rentang –10 °
C hingga + 85 ° C [11].
3.6.
Module Relay
Relay adalah saklar elektronik yang digerakkan oleh arus listrik termaasuk ke
dalam bagian salah satu komponen elektronika. Relay biasanya digunakan untuk
menggerakkan arus/tegangan yang besar (misalnya peralatan listrik 4A/ 220V AC)
dengan memakai arus/tegangan yang kecil (misalnya 0.1 A /12V DC) [12]. Modul
relay digunakan sebagai switch untuk menjalankan berbagai peralatan elektronik,
misalnya lampu listrik, motor listrik dan berbagai peralatan elektronik lainnya.
Kendali ON / OFF switch (relay) ditentukan oleh nilai keluaran sensor.
3.7.
Python
Python merupakan salah satu
bahasa pemrograman freeware yang dapat
dimanfaatkan untuk mendukung pemrograman yang berorientasi objek. Python
dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi seperti Windows, PCs (DOS,
OS/2), UNIX, Macintosh, dan lain sebagainya. Google App Engine sebagai
14
pendukung bahasa pemrograman python dalam menyediakan layanan untuk
penyimpanan (storage) dan database [13].
3.8.
Perancangan
Metode yang digunakan untuk perancangan Sistem Monitoring Tanaman
Hidroponik dengan Rasberry Pi Berbasis IoT adalah:
1. Analisis masalah
Pada tahap ini, dilakukan penganalisisan terhadap masalah-masalah apa
saja yang sering muncul.
2. Analisis kebutuhan
Pada tahap analisis kebutuhan dilakukan penganalisisan terkait kebutuhan
komponen apa saja yang dibutuhkan untuk membangun sebuah sistem
berdasarkan permasalahan yang ada. Kebutuhan yang dimaksud yakni
kebutuhan fungsional pada sistem dilengkapi dengan sensor suhu dan
kelembaban udara, sensor suhu air, sensor cahaya, dan kamera.
3. Perancangan alat/sistem
Pada tahap ini meliputi perancangan alat dan media visual untuk
menampilkan nilai yang dihasilkan dari komponen. Tahap perancangan
alat ini memiliki beberapa kegiatan yakni pembuatan kode program,
pembuatan alur kerja/desain sistem, dan pembuatan visualisasi untuk
menampilkan nilai dari komponen ke pengguna dapat berupa halaman
web.
Gambar 3.7 Perancangan Sistem Monitoring Tanaman Hidroponik dengan
Rasberry Pi Berbasis IoT
15
Pada gambar 3.7 di atas merupakan gambaran dari sistem yang akan
dibangun di mana terdapat beberapa sensor yang digunakan seperti
DHT22 sebagai sensor suhu dan kelembaban udara, DS18B20 sebagai
sensor untuk mengukur suhu air, kamera digunakan sebagai media untuk
melakukan pemantauan tanaman secara langsung untuk mengambil
gambar tanaman, Rasberry Pi sebagai pemrosesan untuk membangun
program dengan bahasa pemrograman Python. Selanjutnya pompa air DC
digunakan untuk mengalirkan air di mana pompa tersebut terhubung ke
relay module sebagai saklar. Internet digunakan sebagai penghubung
untuk melakukan pengiriman data hasil sensor yang digunakan. Kemudian
data tersebut akan ditampilkan melalui sebuah halaman web sebagai
visualisi.
4. Pengujian alat
Setelah proses analisis masalah, analisis kebutuhan, studi pustaka/literatur,
dan perancangan alat/sistem selesai dilakukan, langkah selanjutnya yakni
melakukan pengujian terhadap sistem yang dibuat apakah bekerja sesuai
dengan fungsinya atau tidak.
3.9. Unified Modeling Language (UML)
UML (Unified Modeling Language) adalah sekumpulan simbol dan gambar
yang digunakan untuk menggambarkan dan membangun, atau memodelkan
suatu software [13]. UML merupakan bahasa pemodelan untuk sistem atau
perangkat lunak berparadigma berorientasi objek. Pemodelan digunakan untuk
penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sehingga akan
lebih mudah dipelajari dan dipahami.
3.9.1. Use Case Diagram
Use Case merupakan salah satu dari UML sebagai representasi visual yang
merupakan pemodelan untuk menggambarkan kelakuan (behavior) sistem
yang akan dibuat. Use Case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau
16
lebih aktor dengan sistem yang akan dibuat. Pada Use Case Diagram terdapat
fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem dan siapa saja yang berhak
menggunakan fungsi-fungsi tersebut. Hal yang ditekankan pada diagram ini
adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana” [14].
3.9.2. Flowchart Diagram
Flowchart diagram digunakan untuk menjelaskan proses aliran kerja dari suatu
sistem secara berurutan. Flowchart diagram berisi proses, input atau output,
pemilihan kondisi, perulangan, dan lain sebagainya. Adanya flowchart diagram
dapat memperjelas bagaimana sistem yang dibuat tersebut bekerja.
Gambar 3.9.2 Flowchart Diagram Sistem Monitoring Tanaman Hidroponik
dengan Rasberry Pi Berbasis IoT
17
Pada gambar di atas merupakan sebuah aliran kerja dari Sistem Monitoring
Tanaman Hidroponik dengan Rasberry Pi Berbasis IoT. Sensor tidak akan dapat
mengirimkan data ke database sebelum terkoneksi ke internet. Apabila sudah
terhubung ke sebuah jaringan internet, maka data yang dihasilkan dari sensor suhu
dan kelembaban udara (DHT22), sensor suhu air (DS18B20) dan sensor cahaya
(Photo resistor) akan dikirim ke database server yang sudah dibuat. Kemudian
sistem juga dapat mengatur kapan pompa akan dihidupkan atau dimatikan.
3.9.3 Activity Diagram
Diagram aktivitas atau activity diagram menggambarkan aliran kerja atau
aktivitas dari sebuah sistem atau menu yang ada pada perangkat lunak. Activity
diagram adalah teknik untuk menggambarkan logika prosedural, proses bisnis dan
jalur kerja [15].
18
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Pelaksanaan Kerja Praktek
Kerja Praktik ini dilaksanakan selama 50 hari terhitung dari tanggal 25 Januari
2018 sampai dengan 15 Maret 2018 yang dilaksanakan di PT. Digital Utama
Adikarya. PT. Digital Utama Adikarya berlokasi di Jl. Ganeca No.15, Lb.
Siliwangi, Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132. Hari aktif kerja pada
perusahaan PT. Digital Utama Adikarya terhitung sejak hari Senin sampai Jum’at
(kecuali hari libur nasional). Jam kerja PT. Digital Utama Adikarya dimulai dari
pukul 08.10 WIB hingga 16.00 WIB dengan absensi menggunakan mobile apps
yakni aplikasi yang bernama Waktoo. Pada aplikasi ini, seluruh karyawan
diberikan batas keterlambatan datang yakni 08.10 WIB, sedangkan untuk waktu
jam pulang kerja yakni 16.00 WIB. Berikut ini adalah tabel perincian kegiatan
kerja yang dilakukan selama proses Kerja Praktik berlangsung:
Tabel 4.1 Kegiatan Kerja Praktek
No
Time
1.
25-01-2018
Activity
Output
Pengenalan Lingkungan Kerja Mengetahui dan Mengenal
dan Personal/Staff pada PT.
Personal / Lingkungan Kerja,
Digital Utama Adikarya dan
Staff pada PT. Digital Utama
pengenalan metode SCRUMM
Adikarya,
mengenal
bagaimana bekerja dengan
metode SCRUMM
19
2.
26-01-2018
Penyampaian ide project yang Menemukan ide project apa
akan dilakukan selama 50 hari yang akan dibangun selama
ke depan
3.
29-01-2018
kerja praktik
Presentasi
pengajuan
ide Mendapatkan
saran
dan
evaluasi
ide
yang
project yang akan dibuat
dari
diajukan
4.
30-01-2018
Membuat rancangan database Mampu membuat rancangan
Summarecon
khusus
data
pada
report
tabel database
project khusus pada tabel report
Summarecon
5.
31-01-2018
pada project Summarecon
Membuat kode program untuk Mampu
menampilkan
report
semua
pada
01-02-2018
database semua
data
report
pada
database Summarecon
report
Summarecon
02-02-2018
kode
Membuat fitur lihat detail Mampu membuat fitur lihat
pada
7.
Membuat
data program untuk menampilkan
Summarecon
6.
Summarecon
project detail pada report project
berdasarkan Summarecon
id_report
id_report
Scrum project Summarecon
Mengetahui
berdasarkan
sudah
sejauh
mana dan apakah mengalami
kendala
saat
membangun
fitur –fitur untuk project
Summarecon
8.
05-02-2018
Penambahan fitur autorespon Mampu
pada project Summarecon
membuat
autorespon
fitur
pada
project
sudah
sejauh
Summarecon
9.
06-02-2018
Melanjutkan pembuatan fitur Mengetahui
autorespon
dan
project Summarecon
Scrum mana dan apakah mengalami
kendala
saat
fitur–fitur
Summarecon
membangun
untuk
project
20
10.
07-02-2018
Data Trainer Twitter per kata
Menyeleksi data berdasarkan
klasifikasi berita perkata nya
11.
08-02-2018
Melanjutkan
penyeleksian Menyeleksi data berdasarkan
data dari Twitter setiap per klasifikasi berita perkata nya
kata nya
12.
09-02-2018
Evaluasi
Mengevaluasi dari data-data
yang diseleksi
13.
12-02-2018
Pematangan
ide
project Memfiksasikan project yang
pribadi dan penentuan partner akan dibuat dan mengetahui
pembimbing lapangan atau
partner yang akan membantu
dalam pembuatan project
14.
13-02-2018
Scrumm
Membuat list terkait apa saja
yang akan dilakukan hari ini
dan berapa lama waktu yang
ditargetkan apakah 1sp (1
hari),
2sp
(2
hari),
dan
lainnya.
15.
14-02-2018
Mencari literatur jurnal yang Mengetahui
sejauh
mana
berkaitan dengan project dan project yang dibuat sudah
membuat list terkait alat-alat dikembangkan
yang dibutuhkan
oleh
orang
lain, kemudian membuat list
alat-alat
yang
dibutuhkan
untuk membangun project
tersebut.
16.
15-02-2018
Bimbingan
project
dengan Mengetahui apakah alat-alat
partner lapangan terkait alat- yang sudah di-list sesuai
alat yang sudah dibuatkan list
dengan project yang akan
dibangun
17.
19-02-2018
Membuat perancangan sistem Mampu
dari
project
dibangun
yang
akan perancangan
membuat
sistem
dari
project yang akan dibangun
21
sesuai dengan kebutuhan
18.
20-02-2018
Mengikuti Seminar Nasional Memberikan
“
Identitas
Cerdas
dan akan
pengetahuan
pentingnya
menjaga
Peningkatan
Akses identitas/keamanan
data
Telekomunikasi
untuk terutama
dalam
bidang
Ekonomi Digital” di Aula telekomunikasi.
Timur ITB
19.
21-02-2018
Mengajukan
dana
permohonan Menerima
untuk
untuk yang
keberlangsungan project
22-02-2018
dibutuhkan
Technology 2018”
Profesor bagaimana
yang berasal dari salah satu depannya
yang
ada
saat
membangun projetct
Menghadiri presentasi “Tren Mendapatkan
Universitas
untuk
pembelian pembelian alat dan bahan
alat/sensor
20.
dana
pengetahuan
teknologi
seiring
ke
dengan
di berkembangnya zaman.
Korea
21.
23-02-2018
Melakukan pembelian alat- Membuat sistem monitoring
alat project seperti Rasberry dengan
bantuan
beberapa
Pi3, DHT22, Photo resistor, sensor.
DS18B20, Pompa Air DC
12V, dan beberapa kebutuhan
lainnya.
22.
26-02-2018
Memulai membangun sistem Menginstal Raspbian pada
dengan menginstal Raspbian Rasberry Pidan mengetahui
sebagai
sistem
Rasberry
Py,
operasi apakah sensor-sensor yang
melakukan sudah dibeli dalam kondisi
update, pencarian libraries, baik atau tidak
dan melakukan pengujian satu
persatu pada sensor
23.
27-02-2018
Membuat
database IoT
perancangan Membuat
database
rancangan
dari
sistem
22
monitoring yang akan dibuat
24.
28-02-2018
Pengkodingan dan pengujian Mengetahui apakah sensor
sensor suhu dan kelembaban suhu dan kelembaban udara
udara (DHT22)
(DHT22)
bekerja
sesuai
dengan fungsinya
25.
01-03-2018
Pengkodingan dan pengujian Mengetahui apakah sensor
sensor suhu air (DS18B20)
suhu air (DS18B20) bekerja
sesuai dengan fungsinya
26.
02-03-2018
Membuat
koneksi
untuk Mampu mengirimkan data
data
yang yang dihasilkan dari sensor-
mengirimkan
dihasilkan dari sensor-sensor sensor ke database server
ke database server
27.
05-03-2018
Pengujian relay module dan Mengetahui apakah pompa
pompa air DC 12V
air DC 12V mampu bekerja
pada sistem monitoring ini
28.
06-03-2018
Pengujian Photo resistor dan Mengetahui apakah Photo
kamera
resisitor dan kamera mampu
bekerja
pada
sistem
monitoring ini
29.
07-03-2018
Melakukan penyeleksian dan Menyeleksi dan mengelola
pengelolaan data dari internet data
dari
internet
yang
yang berkaitan dengan media berterkaitan dengan media
30.
08-03-2018
pers di Indonesia
pers di Indonesia
Presentasi project
Mengetahui
sejauh
mana
perkembangan project yang
dibangun
31.
09-03-2018
Membuat visualisasi untuk Membuat visualisasi untuk
menampilkan
data
hasil menampilkan
data
hasil
monitoring dari sensor-sensor monitoring dari sensor-sensor
ke web
ke web
23
32.
12-03-2018
Membuat fitur notifikasi pada Mampu
Membuat
fitur
halaman web saat ada data notifikasi pada halaman web
dari sensor
yang berhasil saat ada data dari sensor yang
dikirim ke database
33.
13-03-2018
berhasil dikirim ke database
Membuat laporan akhir dan Membuat laporan akhir dan
file presentasi akhir
34.
14-03-2018
file presentasi akhir
Mengambil dan menyeleksi id Mengambil dan menyeleksi
data dari grup dan FanPage id
Facebook
yang
dengan politik
35.
15-03-2018
data dari grup dan
berkaitan FanPage
Facebook
yang
berkaitan dengan politik
Pengujian keseluruhan sistem Mengetahui apakah semua
monitoring
akhir
dan
presentasi sistem bekerja dengan baik
sekaligus
perpisahan dan untuk mengetahui hasil
bahwa Kerja Praktik di PT. akhir
Digital
berakhir
Utama
dari
project
yang
Adikarya dibangun selama 50 hari
menjalani kerja praktik.
Secara keseluruhan selama menjalani kerja praktik di PT. Digital Utama Adikarya
sangat menarik. Banyak hal yang diajarkan berkaitan dengan mata kuliah yang
dipelajari hanya saja saat mengikuti kerja praktik ini lebih terlihat dalam bentuk
pengimplementasiannya. PT. Digital Utama Adikarya terbagi menjadi dua yakni
Sorot yang bergerak di bidang pelayanan (smart city) dan Kazee yang berfokus
pada big data. Pimpinan maupun staff/karyawan dari perusahaan sangat baik dan
terbuka untuk berbagi ilmu serta pengalaman mereka selama berkecimpung di
dunia IT. Kegiatan kerja praktik di PT. Digital Utama Adikarya mengutamakan
kedisiplinan, loyalitas, kemandirian, kesopanan, kerjasama, dan tanggung jawab.
Selain itu juga, setiap karyawan yang sedang membuat project diajarkan untuk
melakukan metode Scrum sebelum memulai aktifitas kantor biasanya setiap pukul
09.00 WIB. Tujuan dari Scrum tersebut yakni untuk mengetahui apa yang akan
dilakukan hari ini, berapa lama waktu yang dibutuhkan apakah 1sp ( 1 hari), 2sp
(2 hari), 3sp (3 hari), dan lain sebagainya. Kemudian untuk mengetahui apa saja
kesulitan yang dihadapi saat menjalankan tugas project yang biasanya dipimpin
24
oleh seorang Project Manager. Sehingga dengan adanya Scrum ini anggota
project tidak mengalami keterhambatan pada satu titik itu saja karena di Scrum
ini jika salah satu anggota project mengalami kesulitan akan dicarikan solusinya
secara bersama-sama.
4.2. Pengembangan Sistem
4.2.1 Desain Sistem
4.2.1.1. Use Case Diagram
Gambar 4.1 Use Case Diagram Sistem Monitoring Tanaman Hidroponik dengan
Rasberry Pi Berbasis IoT
Pada gambar 4.1 di atas menjelaskan sebuah usecase diagram yang terdiri atas
aktor Penggiat Hidroponik. Penggiat hidroponik dapat melakukan aktivitas untuk
mengecek suhu dan kelembaban udara pada ruangan khusus untuk hidroponik,
mengecek suhu pada air yang akan dialirkan ke seluruh tanaman, mengecek
25
intensitas cahaya ruangan hidroponik, mengambil gambar untuk mengetahui
kondisi dari tanaman, menerima notifikasi setiap kali data masuk ke database
sistem, dan menghidupkan atau mematikan pompa air. Kemudian sistem yang
dibuat memiliki tugas untuk mengirimkan semua data/nilai yang diperoleh dari
sensor baik dari sensor suhu dan kelembaban udara, sensor suhu air, maupun dari
sensor cahaya/Photo resistor.
4.2.1.1.1. Definisi Aktor
Tabel 4.2.1.1.1 Tabel Definisi Aktor
No.
1.
Aktor
Deskripsi
Penggiat
Penggiat hidroponik mempunyai
wewenang untuk
Hidroponik
melakukan pengecekan suhu dan kelembaban udara
pada ruangan hidroponik, mengecek suhu air yang
akan
dialirkan
ke
seluruh
tanaman,
mengecek
intensitas cahaya pada ruangan, mengambil gambar
dari tanaman untuk mengetahui kondisi tanaman,
menerima notifikasi setiap data yang masuk ke
database server (jika suhu > 32 derajat Celcius atau
kelembaban udara > 69 derajat Fahrenheit, maka akan
memberikan
informasi
berupa
peringatan),
dan
mengatur kapan harus menghidupkan atau mematikan
pompa air pada hidroponik.
2.
Sistem
Sistem bertugas untuk mengirimkan semua data/nilai
Monitoring
yang dihasilkan dari sensor-sensor ke database server
dari sensor suhu dan kelembaban udara, sensor suhu
air dan data/nilai yang dihasilkan dari sensor intensitas
cahaya.
26
4.2.1.1.2. Definisi Use Case
Tabel 4.2.1.1.2. Tabel Definisi Use Case
No.
1.
Use Case
Mengecek
Deskripsi
suhu
dan Pada
tahap
ini,
kelembaban udara ruang hidroponik
hidroponik
pengecekan
aktor
Penggiat
dapat
suhu
melakukan
dan
kelembaban
udara pada ruang hidroponik.
2.
Mengecek suhu pada air
Pada tahap ini, Penggiat hidroponik
dapat melakukan pengecekan suhu air
sebelum dialirkan ke seluruh tanaman.
3.
Mengecek
cahaya
intensitas Pada tahap ini, Penggiat hidroponik
pada
ruang dapat melakukan pengecekan apakah
hidroponik
intensitas
cahaya
pada
ruang
hidroponik cukup atau tidak.
4.
Mengambil
gambar Pada tahap ini, Penggiat hidroponik
tanaman hidroponik
dapat melakukan pengambilan gambar
secara
langsung
hidroponik
terhadap
untuk
keadaan/kondisi
tanaman
mengetahui
dari
tanaman
hidroponik.
5.
Menerima notifikasi dari Pada tahap ini, Penggiat hidroponik
sistem setiap kali terdapat akan
data
yang
masuk
database sistem
menerima
informasi
berupa
ke notifikasi apabila terdapat data baru
yang masuk ke database sistem dari
sensor-sensor ( DHT22 atau sensor
suhu dan kelembaban udara, DS18B20
atau sensor suhu air dan sensor cahaya
atau photo resistor) yang terpasang
pada sistem. Jika suhu udara > 32
derajat Celcius atau kelembaban udara
>69 derajat Fahrenheit maka akan
27
menampilkan
notifikasi/informasi
berupa peringatan dan saran.
6.
Menghidupkan
dan Pada tahap ini, Penggiat hidroponik
mematikan pompa air
dapat melakukan kontrol kapan akan
menghidupkan atau mematika pompa
air yang akan dialirkan ke seluruh
tanaman hidroponik.
7.
Mengirim hasil data sensor Pada
suhu
dan
tahap
kelembaban mengirimkan
udara (DHT22)
diperoleh
dari
ini,
sistem
akan
data
yang
seluruh
sensor
suhu
dan
kelembaban udara ke database sistem.
8.
Mengirim hasil data dari Pada
tahap
sensor suhu air (DS18B20) mengirimkan
ini,
seluruh
sistem
akan
data
yang
diperoleh dari sensor suhu air ke
database sistem.
9.
Mengirim hasil data dari Pada
tahap
sensor cahaya atau photo mengirimkan
resistor
ini,
seluruh
sistem
akan
data
yang
diperoleh dari photo resistor atau
sensor cahaya ke database sistem.
28
4.2.1.2. Activity Diagram
Gambar 4.2.1.2 (a) Activity Diagram Sensor suhu dan kelembaban udara (DHT22)
Pada gambar 4.2.1.2 (a) di atas menjelaskan bagaimana langkah-langkah seorang
aktor dapat memperoleh nilai yang dihasilkan dari sensor suhu dan kelembaban
udara (DHT22).
Gambar 4.2.1.2 (b) Activity Diagram Sensor suhu air (DS18B20)
29
Pada gambar 4.2.1.2 (b) di atas menjelaskan bagaimana langkah-langkah seorang
aktor dapat memperoleh nilai yang dihasilkan dari sensor suhu air (DS18B20).
Gambar 4.2.1.2 (c) Activity Diagram Sensor cahaya (Photo resistor)
Pada gambar 4.2.1.2 (c) di atas menjelaskan bagaimana langkah-langkah seorang
aktor dapat memperoleh nilai yang dihasilkan dari sensor cahaya (Photo resistor).
Gambar 4.2.1.2 (d) Activity Diagram Pompa Air
30
Pada gambar 4.2.1.2 (d) di atas menjelaskan bagaimana langkah-langkah seorang
aktor dapat mengalirkan air ke seluruh tanaman dengan menggunakan pompa air.
Gambar 4.2.1.2 (e) Activity Diagram Kamera USB
Pada gambar 4.2.1.2 (e) di atas menjelaskan bagaimana langkah-langkah seorang
aktor dapat memperoleh gambar dari objek tanaman hidroponik dengan kamera
USB.
4.2.1.3 Perancangan Sistem
Adapun sistem yang dibangun seperti pada gambar di bawah ini:
Gambar 4.2.1.3 Perancangan Sistem Monitoring Tanaman Hidroponik dengan
Rasberry Pi Berbasis IoT
31
Pada gambar 4.2.1.3 di atas merupakan implementasi dari sebuah rancangan
sistem yang sudah dibuat sebelumnya. Pada saat melakukan pengimplementasian,
sensor yang digunakan adalah sensor suhu dan kelembaban udara (DHT22) yang
menggunakan pin 4 sebagai keluarannya dari Rasberry Py. Kemudian sensor
suhu air (DS18B20) yang menggunakan pin 2 sebagai keluarannya dari Rasberry
Pi. Photo resistor atau sensor cahaya menggunakan pin 23 pada Rasberry Pi,
sedangkan pompa air DC 12 Volt menggunakan pin 17 sebagai output. Tiap
masing-masing sensor tersebut terhubung ke ground dan power 3.3 Volt,
terkecuali pada pompa air DC 12 Volt menggunakan 5Volt.
4.2.1.4 Topologi Sistem
Gambar 4.2.1.4 Topologi Sistem
32
Gambar 4.2.1.4 di atas, menunjukkan topologi dari sebuah sistem yang dibuat.
Rasberry Pi sebagai
pemrosesaan dari sensor-sensor yang digunakan (sensor
suhu dan kelembaban udara/DHT22, sensor suhu air/DS18B20, sensor
cahaya/photo resistor, pompa air DC 12V, dan kamera USB). Nilai hasil
pemrosesan dari
Rasberry Pi tersebut dikirim ke database melalui jaringan
internet. Kemudian akan ditampilkan melalui web sebagai visualisasi untuk
pengguna. Php dan mysql sebagai tools yang digunakan untuk membangun sebuah
halaman web.
4.2.1.5. Pembuatan database
Gambar 4.2.1.5.1 Perancangan database Sistem Monitoring Tanaman Hidroponik
dengan Rasberry Pi berbasis IoT
Pada gambar 4.2.1.5.1 di atas terdapat sebuah database iot yang terdiri atas tiga
buah tabel yakni tabel dht22, tabel ds18b20 dan tabel phtresis. Setiap tabel yang
ada memiliki masing-masing atribut yang menjadi primary key atau unik. Pada
tabel dht22 yang menjadi primary key adalah id. Kemudian pada tabel ds18b20
yang menjadi primary key nya adalah id_ds, sedangkan pada tabel phtresis yang
menjadi primary key nya adalah id_pht dengan masing-masing bertipe data
integer size 4.
33
Tabel 4.2.1.4 Tabel dan kolom yang digunakan pada database IoT
No.
Tabel
1.
dht22
Kolom
Deskripsi
1. Id
Tabel ini digunakan
2. date
untuk
3. temperature
seluruh data
4. humidity
berkaitan
menyimpan
yang
dengan
dht22 atau suhu dan
kelembaban udara.
2.
ds18b20
1. id_ds
Tabel ini digunakan
2. date
untuk
3. temp_c
seluruh data
menyimpan
berkaitan
yang
dengan
ds18b20 atau sensor
suhu air.
3.
Phtresisis
1. id_pht
Tabel ini digunakan
2. date
untuk
3. intensitas_ca
seluruh data
haya
berkaitan
menyimpan
yang
dengan
photo resisitor atau
intensitas cahaya.
34
4.2.1.6. Pembahasan Kode Program
a.
Kode Program DHT22 atau Sensor Suhu dan Kelembaban Udara
Gambar 4.2.1.6.1 Kode Program DHT22 atau Sensor Suhu dan
Kelembaban Udara
Pada gambar 4.2.1.6.1 di atas merupakan kode program untuk menampilkan
nilai data dari sensor dht22. Pin yang digunakan oleh sensor dht22 adalah
pin 4 sebagai input nya. Pada kode program tersebut terdapat import
libraries sys, urllib2 dan Adafruit_DHT. Kemudian terdapat line parameters
sensor
yang
digunakan
yakni
Adafruit_DHT.DHT11(11),
Adafruit_DHT.DHT22 (22) dan Adafruit_DHT.AM2302 (2302). Selain itu
juga terdapat perulangan if dan else seperti gambar di atas. Pada kode
program di atas, (temp = 0:0.1f) * humidity = 1:0.1f.format(temperature,
humidity)) digunakan sebagai pemrosesan. Kemudian untuk menampilkan
data atau nilai yang dihasilkan dari sensor suhu dan kelembaban udara
(dht22) tersebut yakni dengan melakukan print temperature dan humidity.
Url=http://192.168.137.1/monitoring/server/add_data.php?temp=”+temp+&
hum=“+hum, print (url) digunakan untuk mengirimkan data yang dihasilkan
oleh sensor ke database server. 192.168.137.1 merupakan ip address dari
komputer yang digunakan sebagai server.
35
b. Kode Program DS18B20 atau Sensor Suhu Air
Gambar 4.2.1.6.2 Kode Program DS18B20 atau Sensor Suhu Air
Pada gambar 4.2.1.6.2 di atas merupakan kode program yang digunakan
untuk melakukan proses pengambilan nilai dari sensor DS18B20. Pada
sensor ds18b20 ini menggunakan pin 2 sebagai input nya. Saat program
dijalankan maka nilai yang diperoleh dari sensor DS18B20 akan dikirimkan
ke database server yang ditandai oleh kode program yang berada di bawah
while true pada bagian url.
c.
Kode Program Photo Resistor atau Sensor Cahaya
Gambar 4.2.1.6.3 Kode Program Photo Resistor atau Sensor Cahaya
36
Pada gambar 4.2.1.6.3 di atas menunjukan sebuah kode program untuk
sensor cahaya. Pada sensor ini pin yang digunakan yakni menggunakan pin
23 sebagai input nya.
d. Kode Program Webcam atau kamera
Gambar 4.2.1.6.4 Kode Program Webcam atau kamera
Pada gambar 4.2.1.6.4 merupakan kode program yang digunakan untuk
mengambil sebuah gambar objek tanaman hidroponik. Pada kode program
di atas, hanya membutuhkan satu libraries dengan menyisipkan urllib2.
Kemudian
fswebcam
–r
1280
x
720
–no-banner
/home/pi/webcam/asset/$date.jpg merupakan lokasi penyimpanan dari file
yang akan diambil. File gambar tersebut akan disimpan berdasarkan tanggal
pengambilan gambar dengan ekstensi file nya .jpg.
e.
Kode Program GPIO Write Pompa DC 12Volt
Gambar 4.2.1.6.5 Kode Program GPIO Write Pompa DC 12Volt
Pada gambar di 4.2.1.6.5 di atas, pin yang digunakan sebagai output untuk
Pompa DC 12 Volt adalah pin 17. Apabila gpio –g write 17 1 berarti pompa
akan menyala dengan dibantu oleh relay, sehingga pompa air tersebut
37
bertugas sebagai aksi. Kemudian apabila gpio –g write 17 0 maka pompa
yang sebelumnya menyala akan dalam keadaan mati.
f. Kode Program koneksi ke database
Gambar 4.2.1.6.6 Kode Program untuk mengkoneksikan ke database
Pada gambar 4.2.1.6.6 di atas merupakan kode program yang digunakan
untuk mengkoneksikan ke database iot yang sudah dibuat. Tujuannya
adalah apabila terjadi pembaharuan pada data maka data yang di
database pun akan berubah sesuai dengan perubahan yang ada.
Kemudian untuk mempermudah dalam mengambil data dari suatu tabel.
38
g. Kode Program Model DS18B20
Gambar 4.2.1.6.7 Kode Program Model db_ds18b20.php
Pada gambar 4.2.1.6.7 di atas merupakan kode program yang digunakan
untuk pemodelan dalam mengambil data dari tabel ds18b20 dengan nama
model db_ds18b20.php. Model db_ds18b20.php ini berisi class dan function
di dalamnya terdapat query yang diperlukan dalam membangun visualisasi
web khusus untuk ds18b20.
39
h. Kode Program DS18B20 pada View
Gambar 4.2.1.6.8 Kode Program ds18b20.php pada View
Pada gambar 4.2.1.6.8 merupakan kode program yang digunakan untuk
menampilkan data yang ada pada tabel ds18b20 dengan primary key nya
adalah id_ds. Masing-masing atribut yang dipanggil, variabel nya harus
sama dengan yang dibuat pada tabel ds18b20 di dalam databse iot.
i.
Kode Program Model DHT22
Gambar 4.2.1.6.9 Kode Program Model db_dht22.php
40
Pada gambar 4.2.1.6.9 di atas merupakan kode program yang digunakan
untuk pemodelan dalam mengambil data dari tabel dht22 dengan nama
model db_dht22.php. Model db_dht22.php ini berisi class dan function di
dalamnya terdapat query yang diperlukan dalam membangun visualisasi
web khusus untuk dht22.
j. Kode Program DHT22 Pada View
Gambar 4.2.1.6.10 Kode Program dht22.php pada View
Pada gambar 4.2.1.6.10 merupakan kode program yang digunakan
untuk menampilkan data yang ada pada database iot tabel dht22 dengan
primary key nya adalah id. Masing-masing atribut yang ada pada tabel
dht22 variabel nya harus sama dengan yang ada pada tabel dht22 pada
database iot.
41
k. Kode Program Membuat Notifikasi
Gambar 4.2.1.6.11 Kode Program Membuat Notifikasi
Pada gambar 4.2.1.6.11 di atas merupakan sebuah kode program yang
digunakan untuk membuat sebuah notifikasi. Notifikasi ini digunakan
apabila ada data baru yang masuk, maka akan menampilkan informasi
sesuai dengan jumlah data baru tersebut. Informasi tersebut dapat berupa
sebuah peringatan bahaya atau informasi biasa/aman. Notifikasi yang
mengandung peringatan bahaya akan berwarna merah untuk temperature,
dan orange untuk peringatan bahaya pada humidity.
4.2.2. Pengembangan dan Pengujian
4.2.2.1. Perangkat Lunak
Perangkat lunak (software) yang digunakan dalam implementasi aplikasi ini yaitu
sebagai berikut :
Sistem Operasi
: Raspbian, Windows 10 Professional 64-bit
Database
: MySQL
Tools
: XAMPP, Connectify Hotspot, VNC Viewer
42
4.2.2.2. Perangkat Keras
Perangkat keras (hardware) yang digunakan dalam implementasi aplikasi ini yaitu
sebagai berikut :
Processor
: Rasberry Pi 3 Model B
Memory
: 8GB
4.2.2.3. Tampilan dan Hasil Pengujian
Berikut adalah tampilan beserta hasil pengujian yang dilakukan pada Sistem
Monitoring Tanaman Hidroponik Dengan Rasberry Pi Berbasis IoT. Pengujian
bersifat Black Box Testing yang dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi
melalui data uji dan memeriksa fungsional dari perangkat lunak. Pengujian
dengan metode Black Box Testing ini dibutuhkan untuk mengetahui apakah
semua fungsi telah berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan kebutuhan.
Contoh kasus dari tampilan dan tahap pengujian program kesesuaian dan
kebutuhan sebagai berikut: Pengujian dilakukan sebanyak 5x pada masingmasing sensor.
1. Pengujian Sensor suhu dan kelembaban (DHT22)
Tabel 4.2.2.3.1 Pengujian Sensor suhu dan kelembaban udara (DHT22)
Kasus dan Hasil Uji
Data Masukan
Yang
Hasil
Kesimpulan
Diharapkan
Pengamatan
Temperature
Menampilkan dan Menampilkan dan
Humidity
mengirim
data mengirim
temperature
dan temperature
humidity
database sistem
ke (suhu)
dan
humidity
(kelembaban)
ruangan
database server
ke
Berhasil
43
Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)
Data Masukan
Yang
Hasil
Diharapkan
Pengamatan
Temperature
Menampilkan
Humidity
pesan
“
Menampilkan
Please pesan
check program”
Kesimpulan
Berhasil.
“Please
check program”
2. Pengujian Sensor suhu air (DS18B20)
Tabel 4.2.2.3.2 Pengujian Sensor suhu air (DS18B20)
Kasus dan Hasil Uji
Data Masukan
Yang
Hasil
Kesimpulan
Diharapkan
Temperature
Pengamatan
Menampilkan dan Menampilkan dan
mengirim
Berhasil
data mengirim
temperature air ke temperature air
database sistem
Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)
Data Masukan
Temperature
Yang
Hasil
Diharapkan
Pengamatan
Menampilkan
pesan
“
Menampilkan
Please pesan
check program”
Kesimpulan
Berhasil.
“Please
check program”
3. Pengujian Pompa Air DC 12 V 2A
Tabel 4.2.2.3.3 Pengujian Pomp Air DC
Kasus dan Hasil Uji
Data Masukan
Yang
Hasil
Diharapkan
Pengamatan
Kesimpulan
44
GPIO 17
Pompa ON
Pompa ON
Berhasil
4. Pengujian Notifikasi
Tabel 4.2.2.3.4 Pengujian Notifikasi.
Kasus dan Hasil Uji
Data Masukan
Temperature
Yang
Hasil
Diharapkan
Pengamatan
Menampilkan
Kesimpulan
Menampilkan
Berhasil
Udara, Humadity, realtime dari data realtime dari data
Temperaature Air
sensor
yang sensor
yang
sedang dijalankan sedang dijalankan
dan menampilkan dan menampilkan
pesan bahaya atau pesan bahaya atau
waaspada
jika waspada
temperature
diambang
jika
temperature
batas diambang
yang ditentukan
batas
yang ditentukan
Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)
Data Masukan
Temperature
Yang
Hasil
Diharapkan
Pengamatan
Menampilkan
Menampilkan
Udara, Humadity,
pesan “ tidak ada pesan “ tidak ada
Temperature Air
notifikasi baru “
notifikasi baru “
Kesimpulan
Berhasil.
45
DAFTAR PUSTAKA
[1]
A. Rakhman, B. Lanya, R. A. B. Rosadi, and M. Z. Kadir, “Pertumbuhan
Tanaman Sawi Menggunakan Sistem Hidroponik Dan Akuaponik the
Growth of Mustard Using Hydroponics and Aquaponics Systems,” J. Tek.
Pertan. Lampung, vol. 4, no. 4, pp. 245–254, 2015.
[2]
W. A. Prayitno, A. Muttaqin, and D. Syauqy, “Sistem Monitoring Suhu ,
Kelembaban , Dan Pengendali Penyiraman Tanaman Hidroponik
menggunakan Blynk Android,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput.,
vol. 1, no. 4, pp. 292–297, 2017.
[3]
K. K. Patel and S. M. Patel, “Internet of Things-IOT: definition,
characteristics, architecture, enabling technologies, application & future
challenges,” Int. J. Eng. Sci. Comput., vol. 6, no. 5, pp. 6122–6131, 2016.
[4]
A. Junaidi, “Internet of Things , Sejarah , Teknologi Dan Penerapannya :
Review Internet of Things , Sejarah , Teknologi Dan Penerapannya :
Review,” J. Ilm. Teknol. Inf. Terap., vol. 1, no. 3, pp. 62–66, 2016.
[5]
R. Pi, “Raspberry Pi Compute Module ( CM1 ) Raspberry Pi Compute
Module 3 ( CM3 ) Raspberry Pi Compute Module 3 Lite ( CM3L ),” vol. 3,
no. October, pp. 0–21, 2016.
[6]
R. F. Giant, “Perancangan Aplikasi Pemantau dan Pengendali Piranti
Elektronik Pada Ruang Berbasis Web,” J. Transm., vol. 2, no. 17, pp. 1–6,
2015.
[7]
A. Avorizano and A. Fajar, “Penggunaan Raspberry Pi sebagai Alternatif
Micro Controller pada Robot Sederhana,” vol. 6, no. 2, 2013.
46
[8]
T. Liu and B. Manager, “Aosong Electronics Co ., Ltd Aosong Electronics
Co ., Ltd,” vol. 22, pp. 1–10.
[9]
H. Izzatul Islam et al., “Sistem Kendali Suhu Dan Pemantauan Kelembaban
Udara Ruangan Berbasis Arduino Uno Dengan Menggunakan Sensor
Dht22 Dan Passive Infrared (Pir),” no. June 2017, p. SNF2016-CIP-119SNF2016-CIP-124, 2016.
[10] P. Description, “DS18B20 Waterproof Digital Temperature Sensor,” pp. 0–
2.
[11] “DS18B20-PAR Digital Thermometer,” pp. 1–19.
[12] D. A. O. Turang, “Pengembangan Sistem Relay Pengendalian Dan
Penghematan Pemakaian Lampu Berbasis Mobile,” Semin. Nas. Inform.
2015, vol. 2015, no. November, pp. 75–85, 2015.
[13] Dewi
Rosmala
and
G.
Dwipa,
“Pembangunan
Website
Contentmonitoringsystem Menggunakan Difflib Python,” vol. 3, no. 3, p.
20, 2012.
[14]
PcControl. (2012, 23 Agustus). Pengetahuan Dasar Use Case Diagram.
Diperoleh
23
Maret
2018,
dari
https://pccontrol.wordpress.com/2012/08/23/pengetahuandasardiagram-use-case/
[15] Anonim.
Activity
Diagram.
Diperoleh
23
Maret
2018,
http://kosemisme.blogspot.co.id/2015/04/activity-diagram.html/
dari
Download