Uploaded by common.user20479

Proses Pembuahan dan Kehamilan: Fertilisasi dan Perkembangan Janin

advertisement
Proses pembuahan dan kehamilan
Proses Terjadinya kehamilan. Ketika seorang perempuan melakukan hubungan seksual dengan
seorang laki-laki maka bisa jadi perempuan tersebut akan hamil (Terjadinya kehamilan).
Kehamilan terjadi ketika sel sperma yang masuk ke dalam rahim seorang perempuan membuahi
sel telur yang telah matang.
seorang laki-laki rata-rata mengeluarkan air mani sebanyak 3 cc, dan setiap 1 cc air mani yang
normal akan mengandung sekitar 100 juta hingga 120 juta buah sel sperma. Setelah air mani ini
terpancar (ejakulasi) ke dalam pangkal saluran kelamin istri, jutaan sel sperma ini akan berlarian
melintasi rongga rahim,
saling berebut untuk mencapai sel telur matang yang ada pada saluran tuba di seberang
rahim.Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher rahim) menjadi lebih cair,
sehingga sperma mudah menembus ke dalam rahim. Sperma bergerak dari vagina sampai ke
ujung tuba falopii yang berbentuk corong dalam waktu 5 menit. Sel yang melapisi tuba falopii
mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang telah dibuahi). Jika
perempuan tersebut berada dalam masa subur, atau dengan kata lain terdapat sel telur yang
matang, maka terjadilah pembuahan.Pada proses pembuahan, hanya bagian kepala sperma yang
menembus sel telur dan bersatu dengan inti sel telur.Bagian ekor yang merupakan alat gerak
sperma akan melepaskan diri. Sel telur yang telah dibuahi akan mengalami pengerasan bagian
luarnya. Ini menyebabkan sel telur hanya dapat dibuahi oleh satu sperma.Inti sel telur yang sudah
dibuahi akan mengalami pembelahan menjadi dua bagian setelah 30 jam. 20 jam kemudian inti
sel telur ini akan kembali membelah menjadi empat bagian. Tiga sampai empat hari setelah
pembuahan, sel akan sampai di bagian uterus.dalam jangka waktu satu minggu
Proses kehamilan yang terjadi pada tubuh wanita tahap demi tahap, mulai dari ovulasi, konsepsi,
hingga implantasi dalam rahim. Semua tahapan itu sungguh-sungguh luar biasa amazing atas
kehendak-Nya. Kita tidak dapat mengetahui secara pasti kapan terjadinya konsepsi atau
pembuahan, dimana pada saat itulah mulai terjadinya proses kehamilan. Karena sulit diketahui,
maka untuk menghitung usia kehamilan dokter dan profesi kesehatan lainnya berpatokan pada
hari pertama haid terakhir (HPHT) yang mudah diketahui (diingat) walaupun sebenarnya HPHT
itu kira-kira 2 minggu lebih awal sebelum konsepsi terjadi. Proses kehamilan dimulai saat
terjadinya konsepsi (pembuahan), sebelum konsepsi terjadi ada hal-hal yang terjadi pada tubuh
wanita, yaitu: Ovulasi Ovulasi terjadi ketika sel telur (ovum) keluar dari sarangnya
(ovarium=indung telur),
Berikut ini adalah tahap-tahap atau proses terjadinya pembuahan hingga terjadi hamil
beserta efek, tanda dan ciri-cirinya.
1. Ovulasi
Didalam Ovarium wanita terdapat sebuah kantung berisi cairan yang dinamakan folikel. Didalam
folikel terdapat sekelompok sel telur. Sekitar 2 minggu setelah menstruasi satu dari sekelompok
sel telur didalam folikel tersebut akan melepaskan diri karena telah matang.
2. Masa Subur


Hormon naik: Setelah sel telur terlepas dari folikel, folikel akan berubah dan
mengeluarkan melepaskan hormon untuk mempersiapkan dengan menebalkan rahim
untuk sel telur yang telah matang.
Perjalanan sel telur: Sel telur matang yang melepaskan diri melakukan perjalanan
dalam tuba falopi kurang lebih selama 24-48jam, pada masa inilah masa subur wanita.
Pada masa inilah sel telur siap dibuahi dan sebagai cara mempercepat kehamilan.
3. Pembuahan / Fertilisasi

Tidak berhasil dibuahi: Jika selama dalam tuba falopi tidak ada sperma yang membuahi
sel telur, maka sel telur akan berjalan terus ke Uterus. Hal ini mempertipis kembali

lapisan rahim anda dan menyebabkan hormon kembali normal. Dari sini periode
menstruasi anda akan berulang kembali.
Sel Telur berhasil dibuahi: Jika ada sel sperma yang berhasil masuk dalam tuba falopi
dan berhasil membuahi sel telur maka sel telur akan segera berubah dan tidak akan ada
lagi sel sperma yang bisa membuahi, jadi hanya satu sel sperma. Dari pembuahan ini
akan langsung terjadi proses pembentukan gen pada bayi termasuk penentuan jenis
kelamin laki-laki ataupun perempuan. Jika yang dibawa sel sperma adalah kromosom Y
maka bayi anda laki-laki, jika yang dibawa kromosom X maka bayi anda berjenis
kelamin perempuan.
4. Implantasi
Setelah sel telur berhasil dibuahi, maka sel telur tersebut akan berjalan kedalam rahim. Disinilah
proses implantasi terjadi, dimana sel telur terbuahi tersebut akan menempel pada dinding rahim.
Pada proses penempelan ini ada beberapa wanita akan mengalami pendarahan yang disebut
sebagai pendarahan implantasi. Pada proses ini sudah dikenali ciri-ciri awal kehamilan.
5. Hormon Kehamilan
Dari sinilah kemudian kehamilan dapat diketahui. Karena meningkatnya hormon kehamilan yang
disebut juga sebagai hCG (Human chorionic gonadotropin). Sebenarnya hCG sudah terbentuk
sejak awal pembuahan terjadi, namun hormon ini akan semangkin meningkat dan cukup tinggi
untuk dapat diketahui melaui tes kehamilan pada minggu ketiga hingga keempat dari hari
terakhir periode menstruasi anda. Pada peningkatan hormon kehamilan inilah yang kemudian
menimbulkan tanda dan ciri-ciri awal hamil baik fisik maupun non fisik karena tubuh merespon
adanya kenaikan hormon kehamilan (hCG).
Sumber : Proses Terjadinya Kehamilan - Bidanku.com http://bidanku.com/terjadinyakehamilan#ixzz4N52ooBMA
PERKEMBANGAN KEHAMILAN
tahap pengembangan kehamilan disebut trimester, atau periode per tiga bulan, karena perubahan
yang berbeda yang terjadi pada setiap tahap. Ada 3 trimester kehamilan, selama hamil 9 bulan,
yaitu: Kehamilan trimester I Kehamilan trimester II Kehamilan trimester III Itulah beberapa
tahapan proses kehamilan mulai dari ovulasi hingga implantasi,
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan Usia Minggu
ke-1 :
ini adalah minggu permulaan, bahkan pembuahan pun belum terjadi.
Proses pembentukan antara sperma dan telur yang memberikan informasi kepada tubuh bahwa
telah ada calon bayi dalam rahim. Saat ini janin sudah memiliki segala bekal genetik, sebuah
kombinasi unik berupa 23 jenis kromosom manusia.
Sel2 telur yang berada didalam rahim, berbentuk seperti lingkaran sinar yg mengelilingi matahari
Sel ini akan bertemu dengan sel2 sperma dan memulai proses pembuahan
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-2 :
Pembuahan terjadi pada akhir minggu kedua. Sel telur yang telah dibuahi membelah dua 30 jam
setelah dibuahi. Sambil terus membelah, sel telur bergerak di dalam lubang falopi menuju rahim.
Setelah membelah menjadi 32, sel telur disebut morula.
Sel-sel mulai berkembang dan terbagi kira-kira dua kali sehari sehingga pada hari yang ke-12
jumlahnya telah bertambah dan membantu blastocyst terpaut pada endometrium
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
3:
Sampai usia kehamilan 3 minggu, Anda mungkin belum sadar jika sedang mengandung. Sel telur
yang telah membelah menjadi ratusan akan menempel pada dinding rahim disebut blastosit.
Ukurannya sangat kecil, berdiameter 0,1-0,2 mm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-4 ( 1 bulan ):
Hasil Pembuahan mulai memproduksi hormon kehamilan (Chorionic Gonadotropin – HCG),
sehingga apabila Anda melakukan test kehamilan, hasilnya positif.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-5 :
Terbentuk 3 lapisan yaitu ectoderm, mesoderm dan endoderm. Ectoderm adalah lapisan yang
paling atas yang akan membentuk system saraf pada janin tersebut yang seterusnya membentuk
otak, tulang belakang, kulit serta rambut. Lapisan Mesoderm berada pada lapisan tengah yang akan
membentuk organ jantung, buah pinggang, tulang dan organ reproduktif. Lapisan Endoderm yaitu
lapisan paling dalam yang akan membentuk usus, hati, pankreas dan pundi kencing.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-6 :
Ukuran embrio rata-rata 2-4 mm yang diukur dari puncak kepala hingga bokong. Tuba saraf
sepanjang punggung bayi telah menutup. Meski Anda belum bisa mendengar, jantung bayi mulai
berdetak pada minggu ini. Sistem pencernaan dan pernafasan mulai dibentuk, pucuk-pucuk kecil
yang akan berkembang menjadi lengan kaki pun mulai tampak
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-7
Akhir minggu ketujuh, panjangnya sekitar 5-13 mm dan beratnya 0,8 gram, kira-kira sebesar biji
kacang hijau. Pucuk lengan mulai membelah menjadi bagian bahu dan tangan yang mungil.
Jantung telah dibagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri, begitu pula dengan saluran udara yang
terdapat di dalam paru-paru
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke 8 (2 Bulan)
Panjang kira-kira 14-20 mm. Banyak perubahan yang terjadi pada bayi Anda. Jika Anda bisa
melihat , ujung hidung dan kelopak mata mulai berkembang, begitu pula telinga. Brochi, saluran
yang menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan, mulai bercabang. Lengan semakin
membesar dan ia memiliki siku. Semua ini terjadi hanya dalam 6 minggu setelah pembuahan.
bayi sudah mulai terbentuk diantaranya pembentukan lubang hidung, bibir, mulut serta lidah.
Matanya juga sudah kelihatan berada dibawah membran kulit yang tipis. Anggota tangan serta
kaki juga terbentuk walaupun belum sempurna
.Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-9 :
Telinga bagian luar mulai terbentuk, kaki dan tangan terus berkembang berikut jari kaki dan tangan
mulai tampak. Ia mulai bergerak walaupun Anda tak merasakannya. Dengan Doppler, Anda bisa
mendengar detak jantungnya. Minggu ini, panjangnya sekitar 22-30 mm dan beratnya sekitar 4
gram.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-10 :
Semua organ penting yang telah terbentuk mulai bekerjasama. Pertumbuhan otak meningkat
dengan cepat, hampir 250.000 sel saraf baru diproduksi setiap menit. Ia mulai tampak seperti
manusia kecil dengan panjang 32-43 mm dan berat 7 gram.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-11 :
Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan kakinya mulai
tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah menguap.
Gerakan demi gerakan kaki dan tangan, termasuk gerakan menggeliat, meluruskan tubuh dan
menundukkan kepala, sudah bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya
dengan berputar, memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan
sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-12 (3 bulan ):
– Panjang fetus 6-7 cm (crown rump length), dengan berat
-Pusat
pertumbuhan
tulang
mulai
timbul
pada
seluruh
-Jari-jari
dan
kaki
mulai
-Kulit
dan
kuku
mulai
– Janin mulai bergerak spontan
sekitar 14 gram
tulang
janin
terbentuk
terbentuk
– Bentuk wajah bayi lengkap, ada dagu dan hidung kecil. Jari-jari tangan dan kaki yang mungil
terpisah penuh.
– Akibat meningkatnya volume darah ibu, detak jantung janin bisa jadi meningkat. .
– Mulai proses penyempurnaan seluruh organ tubuh. Bayi membesar beberapa millimeter setiap
hari. Jari kaki dan tangan mulai terbentuk termasuk telinga dan kelopak mata.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-13 ( Akhir Trimester I / Pertama /awal):
Pada akhir trimester pertama, plasenta berkembang untuk menyediakan oksigen , nutrisi dan
pembuangan sampah bayi. Kelopak mata bayi merapat untuk melindungi mata yang sedang
berkembang. Janin mencapai panjang 76 mm dan beratnya 19 gram.
Kepala bayi membesar dengan lebih cepat daripada yang lain. Badannya juga semakin membesar
untuk mengejar pembesaran kepala.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-14 :
Tiga bulan setelah pembuahan, panjangnya 80-110 mm dan beratnya 25 gram. Lehernya semakin
panjang dan kuat. Lanugo, rambut halus yang tumbuh di seluruh tubuh dan melindungi kulit mulai
tumbuh pada minggu ini. Kelenjar prostat bayi laki-laki berkembang dan ovarium turun dari
rongga perut menuju panggul.
Detak jantung bayi mulai menguat tetapi kulit bayi belum tebal karena belum ada lapisan lemak
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-15 :
Tulang dan sumsum tulang di dalam sistem kerangka terus berkembang. Jika bayi Anda
perempuan, ovarium mulai menghasilkan jutaan sel telur pada minggu ini. Kulit bayi masih sangat
tipis sehingga pembuluh darahnya kelihatan.
Bayi sudah mampu menggenggam tangannya dan mengisap ibu jari. Kelopak matanya masih
tertutup
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-16 ( 4 bulan ):
Panjang fetus ± 12 cm dengan berat 110 g
Bayi telah terbentuk sepenuhnya dan membutuhkan nutrisi melalui plasenta. Bayi telah
mempunyai tulang yang kuat dan mulai bisa mendengar suara. Dalam proses pembentukan ini
system peredaran darah adalah yang pertama terbentuk dan berfungsi.
Janin mulai bergerak ! Tetapi tak perlu kuatir jika Anda tak merasakannya. Semakin banyak
kalsium yang disimpan dalam tulang bayi seiring dengan perkembangan kerangka.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-17 :
Dengan panjang 12 cm dan berat 100 gram, bayi masih sangat kecil. Lapisan lemak cokelat mulai
berkembang, untuk menjada suhu tubuh bayi setelah lahir. Tahukah Anda ? Saat dilahirkan, berat
lemak mencapai tiga perempat dari total berat badannya.
Rambut, kening, bulu mata bayi mulai tumbuh dan garis kulit pada ujung jari mulai terbentuk.
Sidik jari sudah mulai terbentuk
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-18 :
Mulailah bersenandung sebab janin sudah bisa mendengar pada minggu ini. Ia pun bisa terkejut
bila mendengar suara keras. Mata bayi pun berkembang. Ia akan mengetahui adanya cahaya jika
Anda menempelkan senter yang menyala di perut. Panjangnya sudah 14 cm dan beratnya 140
gram.
Bayi sudah bisa melihat cahaya yang masuk melalui dinding rahim ibu. Hormon Estrogen dan
Progesteron semakin meningkat.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-19 :
Tubuh bayi diselimuti vernix caseosa, semacam lapisan lilin yang melindungi kulit dari luka. Otak
bayi telah mencapai jutaan saraf motorik karenanya ia mampu membuat gerakan sadar seperti
menghisap jempol. Beratnya 226 gram dengan panjang hampir 16 cm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia ke-20 (5
bulan):
– Berat janin mencapai sekitar 300 g panjangnya 14-16 cm dan tumbuh secara linier
– kulit janin sedikit transparan
– rambut kepala mulai terbentuk
Setengah perjalanan telah dilalui. . Dibawah lapisan vernix, kulit bayi mulai membuat lapisan
dermis, epidermis dan subcutaneous.
Proses penyempurnaan paru-paru dan system pernafasan.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-21 :
Usus bayi telah cukup berkembang sehingga ia sudah mampu menyerap atau menelan gula dari
cairan lalu dilanjutkan melalui sistem pencernaan manuju usus besar. Gerakan bayi semakin pelan
karena beratnya sudah 340 gram dan panjangnya 20 cm
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-22 :
Indera yang akan digunakan bayi untuk belajar berkembang setiap hari. Setiap minggu, wajahnya
semakin mirip seperti saat dilahirkan. Perbandingan kepala dan tubuh semakin proporsional
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-23 :
Meski lemak semakin bertumpuk di dalam tubuh bayi, kulitnya masih kendur sehingga tampak
keriput. Ini karena produksi sel kulit lebih banyak dibandingkan lemak. Ia memiliki kebiasaaan
“berolahraga”, menggerakkan otot jari-jari tangan dan kaki, lengan dan kaki secara teratur.
Beratnya hampir 450 gram
Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan sempurna, jari juga terbentuk sempurna.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-24 (6 bulan):
– berat janin mencapai sekitar 630 g
– Kulit terlihat mulai keriput dan ada deposit lemak
– Kepala masih terlihat besar, bulu mata dan alis mulai tampak
– Periode perkembangan paru, bronchus dan brochiolus melebar dan duktus alveolus mulai
terbentuk mendekati sempurna
– Janin yang lahir pada minggu ini akan dapat bernafas tetapi kemudian mati karena kantong
terminal untuk pertukaran gas belum terbentuk.
Paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta. Untuk
persiapan hidup di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung
udara tetap mengembang
Kulit bayi mulai menebal
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-25 :
Bayi cegukan, apakah Anda merasakannya? Ini tandanya ia sedang latihan bernafas. Ia menghirup
dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak, ia akan cegukan.
Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang semakin kuat. Saluran darah di paruparu bayi sudah semakin berkembang. Garis disekitar mulut bayi sudah mulai membentuk dan
fungsi menelan sudah semakin membaik. Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena
di minggu ini bagian hidung bayi (nostrils) sudah mulai berfungsi. Berat bayi sudah mencapai 650670 gram dengan tinggi badan 34-37 cm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-26 (trimester II )
Bayi sudah bisa mengedipkan matanya selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Aktifitas
otaknya yang berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi, bunda
dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya lebih
disekitar perut, mungkin bunda akan merasakan anggukan kepala si kecil. Berat badan bayi sudah
mencapai 750-780gram, sedangkan tingginya 35-38 cm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-27 :
Minggu pertama trimester ketiga, paru-paru, hati dan sistem kekebalan tubuh masih harus
dimatangkan. Namun jika ia dilahirkan, memiliki peluang 85% untuk bertahan.
Indra perasa mulai terbentuk. Bayi juga sudah pandai mengisap ibu jari dan menelan air ketuban
yang mengelilinginya. Berat umum bayi seusia si kecil 870-890 gram dengan tinggi badan 36-38
cm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-28 (7 bulan):
panjang janin 25 cm dengan berat 1100 g. Kulit tipis, merah diliputi oleh vernix kaseosa. Otak
bayi semakin berkembang dan meluas. Lapisan lemak pun semakin berkembang dan rambutnya
terus tumbuh
Lemak dalam badan mulai bertambah. Walaupun gerakan bayi sudah mulai terbatas karena
beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya
melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru-parunya belum
sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan
hidup.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-29 :
Kelenjar adrenalin bayi mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen. Hormon ini
akan menyetimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum (air susu
yang pertama kali keluar saat menyusui).
Sensitifitas dari bayi semakin jelas, bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya,
rasa dan bau. Selain itu otak bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur suhu badan dari
bayi. Postur dari bayi sudah semakin sempurna sebagai seorang manusia, berat badannya 11001200 gram, dengan tinggi badan 37-39 cm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-30 :
Lemak dan berat badan bayi terus bertambah sehingga bobot bayi sekarang sekitar 1400 gram dan
panjangnya 27 cm. Karena ia semakin besar, gerakannya semakin terasa
Mata indah bayi sudah mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah mulai belajar
untuk membuka dan menutup matanya. Saat ini waktu yang terbaik bagi bunda untuk menyenteri
perut dan menggerak-gerakan senter tersebut maka mata bayi sudah bisa mengikuti ke arah mana
senter tersebut bersinar.cairan ketuban (amniotic fluid) di rahim bunda semakin berkurang. Kini si
kecil pun sudah mulai memproduksi air mata. Berat badan bayi 1510-1550 gram, dengan tinggi
39-40 cm.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-31 :
Plasenta masih memberikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Aliran darah di plasenta memungkinkan
bayi menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml sehari di dalam air ketuban
Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini, hanya berat badan bayilah yang
akan bertambah. Selain itu lapisan lemak akan semakin bertambah dibawah jaringan kulitnya.
Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras, berkembang dan mulai memadat dengan zat-zat
penting seperti kalsium, zat besi, fosfor. Berkebalikan dengan perkembangan fisiknya, pada fase
ini perkembangan otaknyalah yang berkembang dengan sangat pesat dengan menghasilkan
bermilyar sel. Apabila diperdengarkan musik, bayi akan bergerak. Berat badan bayi 1550-1560
gram dengan tinggi 41-43 cm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-32 (8 bulan)
– Panjang fetus 28 cm, berat 1800 g
– Permukaan kulit kemerahan dan keriput
Jari tangan dan kaki telah tumbuh sempurna, begitu pula dengan bulu mata, alis dan rambut di
kepala bayi yang semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai rontok tetapi sebagian
masih ada di bahu dan punggung saat dilahirkan. kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim
sudah lebih baik apabila di dilahirkan pada minggu ini.
Kulit bayi semakin merah, kelopak matanya juga telah terbuka dan system pendengaran telah
terbentuk dengan sempurna. Kuku dari jari mungil tangan dan kaki si kecil sudah lengkap dan
sempurna. Rambutnya pun semakin banyak dan semakin panjang. Bayi sudah mulai bisa
bermimpi,
.
Pada usia kehamilan ini biasanya kepala bayi sudah berada di bawah dan tidak berputar putar lagi
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-33 :
Bayi telah memiliki bentuk wajah yang menyerupai ayah dan ibunya. Otak bayi semakin pesat
berkembang. Pada saat ini juga otak bayi sudah mulai bisa berkoordinasi antara lain, bayi sudah
menghisap jempolnya dan sudah bisa menelan. Walaupun tulang-tulang bayi sudah semakin
mengeras tetapi otot-otot bayi belum benar-benar bersatu. Bayi sudah bisa mengambil nafas
dalam-dalam walaupun nafasnya masih di dalam air. Apabila bayinya laki-laki maka testis bayi
sudah mulai turun dari perut menuju skrotum. Berat badan bayi 1800-1900 gram, dengan tinggi
badan sekitar 43-45 cm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu
ke-34 :
bayi berada di pintu rahim. Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila mengantuk dan
tidur, bayi juga sudah mulai mengedipkan matanya. Tubuh bunda sedang mengirimkan antibodi
melalui darah bunda ke dalam darah bayi yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuhnya dan
proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan lebih rinci pada saat bunda mulai menyusui. Berat
Badan bayi 2000-2010 gram, dengan tinggi badan sekitar 45-46 cm.
.
Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu ke-35 :
Pendengaran bayi sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai memadat
pada bagian kaki dan tangannya, lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan kehangatan pada
tubuhnya. Bayi sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi rahim bunda. Apabila bayi
bunda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah sempurna. Berat badan bayi 2300-2350 gram,
dengan tinggi badan sekitar 45-47 cm.
.
Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu ke-36 ( 9
bulan):
Panjang janin sekitar 32 cm, berat 2500 g
– Tubuh kelihatan lebih gemuk karena penumpukan lemak sub kutan, kulit keriput pada wajah
telah menghilang
Kulit bayi sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai mengisi
bagian lengan dan betis dari bayi. Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan livernya pun
telah memproduksi kotoran. Saat ini paru-paru bayi sudah bekerja baik bahkan sudah siap bertemu
dengan mama dan papa.
.
Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu ke-37 :
Kepala bayi turun ke ruang pelvik. Bentuk bayi semakin membulat dan kulitnya menjadi merah
jambu. Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah 5cm. Kuku terbentuk dengan sempurna.
Bayi sudah bisa melihat adanya cahaya diluar rahim. Bayi pada saat ini sedang belajar untuk
mengenal aktifitas harian, selain itu bayi juga sedang belajar untuk melakukan pernafasan
walaupun pernafasannya masih dilakukan di dalam air. Berat badan bayi di minggu ini 2700-2800
gram, dengan tinggi 48-49 cm
Minggu ke-38 hingga minggu ke-40 : Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan.
Maha Besar Tuhan Dengan Semua Ciptaan-NYA
GANGGUAN REPRODUKSI
Kelainan atau Gangguan pada Sistem
Reproduksi Perempuan
Gangguan pada sistem reproduksi perempuan, antara lain tumor ovarium, kista ovarium, kanker
serviks, masalah menstruasi, penyakit menular seksual, dan sterilitas.
a. Tumor Ovarium
Tumor Ovarium yang paling umum terjadi pada perempuan dewasa adalah jenis teratoma
ovarium, baik jinak maupun ganas. Tumor biasanya dapat dideteksi sebagai suatu masssal sel di
bagian abdomen dan sering kali menimbulkan rasa nyeri. Tumor dapat dihilangkan melalui
pembedahan.
b. Kista Ovarium
Kista adalah kantong berisi cairan, kista seperti balon berisi air, dapat tumbuh di mana saja dan
jenisnya bermacam-macam. Kista yang berada di dalam atau permukaan ovarium (indung telur)
disebut kista ovarium atau tumor ovarium.
Kista ovarium sering terjadi pada wanita di masa reproduksinya. Sebagian besar kista terbentuk
karena perubahan kadar hormon yang terjadi selama siklus haid, produksi dan pelepasan sel telur
dari ovarium.
Jenis-jenis kista ovarium
1. Kista fungsional
Kista yang terbentuk dari jaringan yang berubah pada saat fungsi normal haid. Kista
normal ini akan mengecil dan menghilang dengan sendirinya dalam kurun 2-3 siklus
haid. Terdapat 2 macam kista fungsional: kista folikular dan kista korpus luteum.
o Kista folikular
Folikel sebagai penyimpan sel telur akan mengeluarkan sel telur pada saat ovulasi
bilamana ada rangsangan LH (Luteinizing Hormone). Pengeluaran hormon ini
diatur oleh kelenjar hipofisis di otak. Bilamana semuanya berjalan lancar, sel telur
akan dilepaskan dan mulai perjalannya ke saluran telur (tuba falloppi) untuk
dibuahi. Kista folikuler terbentuk jika lonjakan LH tidak terjadi dan reaksi rantai
ovulasi tidak dimulai, sehingga folikel tidak pecah atau melepaskan sel telur, dan
bahkan folikel tumbuh terus hingga menjadi sebuah kista. Kista folikuler biasanya
tidak berbahaya, jarang menimbulkan nyeri dan sering hilang dengan sendirinya
antara 2-3 siklus haid.
o Kista korpus luteum
Bilamana lonjakan LH terjadi dan sel telur dilepaskan, rantai peristiwa lain
dimulai. Folikel kemudian bereaksi terhadap LH dengan menghasilkan hormon
estrogen dan progesteron dalam jumlah besar sebagai persiapan untuk
pembuahan. Perubahan dalam folikel ini disebut korpus luteum. Tetapi,
kadangkala setelah sel telur dilepaskan, lubang keluarnya tertutup dan jaringanjaringan mengumpul di dalamnya, menyebabkan korpus luteum membesar dan
menjadi kista. Meski kista ini biasanya hilang dengan sendiri dalam beberapa
minggu, tetapi kista ini dapat tumbuh hingga 4 inchi (10 cm) diameternya dan
berpotensi untuk berdarah dengan sendirinya atau mendesak ovarium yang
menyebabkan nyeri panggul atau perut. Jika kista ini berisi darah, kista dapat
pecah dan menyebabkan perdarahan internal dan nyeri tajam yang tiba-tiba.
2. Kista dermoid
Kista ovarium yang berisi ragam jenis jaringan misal rambut, kuku, kulit, gigi dan
lainnya. Kista ini dapat terjadi sejak masih kecil, bahkan mungkin sudah dibawa dalam
kandungan ibunya. Kista ini biasanya kering dan tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat
menjadi besar dan menimbulkan nyeri.
3. Kista endometriosis
Kista yang terbentuk dari jaringan endometriosis (jaringan mirip dengan selaput dinding
rahim yang tumbuh di luar rahim) menempel di ovarium dan berkembang menjadi kista.
Kista ini sering disebut juga sebagai kista coklat endometriosis karena berisi darah
coklat-kemerahan. Kista ini berhubungan dengan penyakit endometriosis yang
menimbulkan nyeri haid dan nyeri sanggama.
4. Kistadenoma
Kista yang berkembang dari sel-sel pada lapisan luar permukaan ovarium, biasanya
bersifat jinak. Kistasenoma dapat tumbuh menjadi besar dan mengganggu organ
perut lainnya dan menimbulkan nyeri.
5. Polikistik ovarium
Ovarium berisi banyak kista yang terbentuk dari bangunan kista folikel yang
menyebabkan ovarium menebal. Ini berhubungan dengan penyakit sindrom polikistik
ovarium yang disebabkan oleh gangguan hormonal, terutama hormon androgen
yang berlebihan. Kista ini membuat ovarium membesar dan menciptakan lapisan
luar tebal yang dapat menghalangi terjadinya ovulasi, sehingga sering menimbulkan
masalah infertilitas.
c. Kanker Serviks
Serviks merupakan dasar uterus yang berhubungan dengan vagina. Sel-sel yang terbentuk di
permukaan serviks dapat tumbuh abnormail dengan bentuk yang tidak teratur. Keadaan tersebut
dapat dideteksi dengan teknik apusan jaringan dari bagian atas vagina. Ketidaknormalan sel-sel
tersebut bukanlah bukti kanker, tetapi sel-sel yang tidak teratur dapat menjadi kanker. Diagnosis
awal dan pengobatan dapat mencegah perkembangan penyakit ini.
d. Masalah menstruasi
Masalah yang paling umum adalah berkisar dari dysmenorrhea ( masalah menstruasi
menyakitkan ), menorrhagia ( menstruasi yang banyak ), hingga oligomenorrhea ( tidak
menstruasi dan/atau menstruasi tidak teratur). Pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian pil
hormon.
e. Penyakit Menular Seksual ( PMS )
Penyakit ini meliputi HIV/AIDS, HPV, sifilis, gonorea, dan herpes genitalis. Penyakit ini dapat
menyebar dari satu orang ke orang lain, salah satunya melalui hubungan seksual.
f. Sterilitas/Infertilitas
Suatu bentuk infertilitas atau kemandulan pada perempuan adalah penyumbatan oviduk secara
permanen yang mencegah ovum dibuahi atau mencapai uterus. Untuk mengatasinya, ovum harus
diambil dari ovari melalui pembedahan dan dibuahi secara eksternal sebelum dikembalikan ke
dalam uterus.
Download