Semiotika Desain Pertemuan 3

advertisement
COLOUR THEORY
• Untuk menggunakan warna dg efektif, kita harus
mengerti apa itu warna dan bagaimana bekerjanya.
• Setelah mengembangkan hukum Gravitasi, Issac
Newton (1642-1727) tertarik dg teori cahaya dan
warna. Pd waktu itu banyak orang percaya bahwa
warna itu campuran dari cahaya dan kegelapan. 1
ilmuwan beranggapan bahwa skala warna bermula dari
merah terang yg terjadi dari cahaya murni, kemudian
biru dan hitam (darkness).
• Newton beranggapan bahwa itu salah, jika kertas
putih dan tinta hitam tidak muncul warna bila dilihat
dari jarak tertentu, malah hitam dan putih jika
dicampur menjadi warna abu2
• Pd pertengahan abad 17, bannyak ilmuwan
bereksperimen dari prisma kaca. Banyak pendapat
mengatakan bahwa prisma kaca memberi warna pada
cahaya,, berdasarkan pelangi bila cahayanya
dipantulkan melalui prisma kaca ke permukaan.
• Pd 1665, Newton membuka hasil eksperimennya,
memantulkan cahaya melalui prisma kaca ke
permukaan yg jauh jaraknya. Hasilnya selain mewarnai
cahaya, prisma kaca memecahkannya menjadi warna
pelangi.
• Pd th 1666 Newton membuat lingkaran warna yg
terdiri dari 7 warna.
• Untuk mengerti dan memilih warna, lingkaran warna ini
menjadi dasar/tak tergantikan sampai saat ini.
• Newton beranggapan bahwa cahaya terbuat dari
partikel2. Sementara seorang psikiatris Belanda
Christian Huygens (1629-95) mengembangkan ide
bahwa cahaya ada dalam gelombang.
• Teori Newton menerangkan ttg refleksi, refraksi dari
cahaya dan bayangan, tapi teori gelombang
menerangkan ttg kenapa sisi bayangan tidak tajam.
• Pd 1864, psikiatris Scotland James Clerk Maxwell
(1831-79) menyarankan bahwa cahaya adalah
elekromagnetik alam, gelombang dari sumber menjadi
penerima.
• Sampai pd abad terakhir, setelah Heinrich Herzt
(1857-94) telah menemukan gelombang radio dan
Wilhelm Rontgen (1845-1923) telah menemukan Xrays, ilmuwan memikirkan tentang cahaya telah
berevolusi.
• Cahaya yg terlihat tergantung pd spektrum
diman termasuk gelombang radio (gelombang
yg lebih panjang) dan X-rays (gel yg lebih
pendek), dg warna dari spektrum yg muncul
dlm meendekkan gelombang.
• Albert Einstein (1879-1955) belakangan
menyarankan bahwa cahaya mungkin terdiri
dari partikel2, membuat teka teki bagi
psikiatris untuk menemukan jawabannya.
Download