MATERI 2: EVALUASI SEKOLAH MODEL Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung E Lantai 5, Kompleks Kemendikbud Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, DKI Jakarta email [email protected] website pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id Tujuan • Sekolah mampu mengevaluasi SPMI berdasarkan rapor mutu • Sekolah mampu mengevaluasi SPMI berdasarkan deskripsi kualitatif • Sekolah mampu menetapkan rencana perbaikan yang akan dilakukan tahun 2018 dan seterusnya. Kegiatan • Paparan oleh Fasilitator • Peserta melakukan evaluasi umum pelaksanaan SPMI dengan mengisi form. • Fasilitator mendampingi saat peserta berdiskusi. • Peserta menampilkan hasil diskusi di depan kelas • Fasilitator memberikan penguatan PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL JUMLAH SEKOLAH MODEL 3,509 SD 1,876 SMP 6,985 SEKOLAH *) 911 SMA 689 SMK *) Berdasarkan Peta Mutu 2017 DIREKTORAT • Pelatihan • Pendampingan • Monitoring dan Evaluasi SEKOLAH RUJUKAN • Pelatihan • Pendampingan • M&E • Pelatihan • Pendampingan • M&E LPMP • Pelatihan • Pendampingan • Monitoring dan Evaluasi • Studi banding • Magang • Sosialisasi • Pendampingan SEKOLAH MODEL • Sosialisasi • Pendampingan PEMERINTAH DAERAH/ TPMPD • Pelatihan • Pendampingan • Monitoring dan Evaluasi • Pendanaan SEKOLAH SEKOLAH • Studi banding • Magang SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH RUJUKAN/MODEL AKAN“BERMANFAAT SECARA NASIONAL” BILA DIIMBASKAN Evaluasi sekolah model untuk menjamin perbaikan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan efektif memperbaiki mutu sekolah sesuaj SNP 1. Peta mutu pendidikan di SP Rapor Sekolah 2. Analisis kualitatif bersama pemangku kepentingan 8 SNP © © © © © © © © Standar Kompetensi Lulusan Standar Isi Standar Proses Standar Penilaian Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Standar Pengelolaan Standar Pembiayaan Standar Sarana dan Prasarana Baseline Skor : x Kondisi awal Penilaian I : Skor : x+y Kondisi Setelah pelatihan dan pendampingan Pelatihan dan pendampingan awal penjaminan mutu Penilaian II : Skor : x+y+z Kondisi Setelah 6 bulan implementasi dst………….. Kondisi Setelah 1 tahun Pendampingan penjaminan mutu Pendampingan penjaminan mutu Pendampingan penjaminan mutu 5 JADWAL PROGRAM KERJA TAHUN ANGGARAN 2018 JAN - MAR APR - JUN Evaluasi Perangkat JUL - SEP Pengembangan Pedoman/Juknis PMP Pengembangan Aplikasi Pemetaan OKT - DES Evaluasi Sistem Pendidikan di level wilayah (dikdas dan dikmen) Formula Pre-Akreditasi Diagnosi Pre-Akreditasi Pemeliharaan dan Pengembangan SIM PMP Koordinasi dg LPMP Koordinasi dg Pemda Implementasi & Pendampingan kepada Sekolah Model Penetapan Penambahan TPMPD Evaluasi Sekolah Model Konsultasi pengembang an Sekolah SPMI Implementasi & Pendampingan kepada Sekolah Model Pendampingan Proses Pengimbasan Seminar Provinsi SPMI Implementasi TPMPD dalam penerapan SPME dan pendampingan SPMI Penyegaran FASNAS TPMPD Bimbingan Teknis TPMPD Penyegaran FASNAS PEMETAAN Penyegaran FASDA PEMETAAN Evaluasi Peran & Kemampuan TPMPD Pendampingan kepada TPMPD (termasuk Dinas) Pelatihan Pengawas Pengumpulan Data Mutu Verifikasi Penyusunan Peta dan Rekomendasi peningkatan Mutu Monitoring Evaluasi 1 Kegiatan Pusat Kegiatan LPMP Kegiatan Dinas Seminar Nasional SPMI Evaluasi 2 Laporan MANFAAT HASIL EVALUASI RAPOR MUTU EVALUASI SEKOLAH MODEL KENDALA KRITIK/SARAN PRESTASI EVALUASI KUALITATIF TESTIMONIAL BEST PRACTICES 1. PENYEMPURNAAN SISTEM 2. AKURASI DATA PERANCANGAN SESUAI KONTEKS 3. PENGEMBANG AN SDM 4. PENGIMBASAN EVALUASI BERDASARKAN PETA/RAPOR MUTU Evaluasi berbasis Rapor Mutu Sekolah SMAN JAYALAH NEGERIKU kode Standar/indikator/Sub Indikator CAPAIAN SNP 1 2016 2017 4.6 5.0 Standar Kompetensi Lulusan 6.1 6.4 Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap 6.9 6.8 1.1.1. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME 1.1.10. Memiliki perilaku sehat jasmani dan rohani 7.0 6.4 6.8 7.0 1.1.2. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap berkarakter 7.0 7.0 1.1.3. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap disiplin 7.0 7.0 1.1.4. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap santun 7.0 7.0 1.1.5. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur 7.0 7.0 1.1.6. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli 7.0 6.8 1.1.7. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya diri 6.5 6.6 1.1.8. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap bertanggungjawab 1.1.9. Memiliki perilaku pembelajar sejati sepanjang hayat 7.0 7.0 6.7 6.3 Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi pengetahuan 5.0 5.2 1.2.1. Memiliki pengetahuan faktual, prosedural, konseptual, metakognitif 1.3. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi keterampilan 5.0 5.2 6.3 6.5 1.3.1. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kreatif 6.0 6.4 1.3.2. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak produktif 5.6 5.9 1.3.3. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kritis 6.1 6.3 1.3.4. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak mandiri 6.6 7.0 1.3.5. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kolaboratif 7.0 7.0 1.3.6. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak komunikatif 6.6 6.5 1.1. 1.2. kode Standar/indikator/Sub Indikator 2 Standar Isi 2.1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi lulusan 2.1.1. Memuat karakteristik kompetensi sikap 2.1.2. Memuat karakteristik kompetensi pengetahuan 2.1.3. Memuat karakteristik kompetensi keterampilan 2.1.4. Menyesuaikan tingkat kompetensi siswa 2.1.5. Menyesuaikan ruang lingkup materi pembelajaran 2.2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan sesuai prosedur 2.2.1. Melibatkan pemangku kepentingan dalam pengembangan kurikulum 2.2.2. Mengacu pada kerangka dasar penyusunan 2.2.3. Melewati tahapan operasional pengembangan 2.2.4. Memiliki perangkat kurikulum tingkat satuan pendidikan yang dikembangkan 2.3. Sekolah melaksanakan kurikulum sesuai ketentuan 2.3.1. Menyediakan alokasi waktu pembelajaran sesuai struktur kurikulum yang berlaku 2.3.2. Mengatur beban belajar bedasarkan bentuk pendalaman materi 2.3.3. Menyelenggarakan aspek kurikulum pada muatan lokal 2.3.4. Melaksanakan kegiatan pengembangan diri siswa 2016 2017 3.8 4.7 4.8 3.9 5.2 4.9 4.7 4.6 4.7 3.9 3.8 3.2 4.2 4.1 1.9 5.5 1.4 4.3 2.5 7.0 5.4 5.5 4.6 4.8 3.7 3.7 2.3 5.6 4.9 6.5 Evaluasi berbasis Rapor Mutu Sekolah SMAN JAYALAH NEGERIKU kode 3 3.1. 3.1.1. 3.1.2. 3.1.3. 3.1.4. 3.2. 3.2.1. 3.2.10. 3.2.11. 3.2.12. 3.2.13. 3.2.14. 3.2.15. 3.2.2. 3.2.3. 3.2.4. 3.2.5. 3.2.6. 3.2.7. 3.2.8. 3.2.9. 3.3. 3.3.1. 3.3.2. 3.3.3. 3.3.4. 3.3.5. 3.3.6. Standar/indikator/Sub Indikator Standar Proses Sekolah merencanakan proses pembelajaran sesuai ketentuan Mengacu pada silabus yang telah dikembangkan Mengarah pada pencapaian kompetensi Menyusun dokumen rencana dengan lengkap dan sistematis Mendapatkan evaluasi dari kepala sekolah dan pengawas sekolah Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat Membentuk rombongan belajar dengan jumlah siswa sesuai ketentuan Menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa, dan di mana saja adalah kelas. Mengakui atas perbedaan individual dan latar belakang budaya siswa. Menerapkan metode pembelajaran sesuai karakteristik siswa Memanfaatkan media pembelajaran dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran Menggunakan aneka sumber belajar Mengelola kelas saat menutup pembelajaran Mengelola kelas sebelum memulai pembelajaran Mendorong siswa mencari tahu Mengarahkan pada penggunaan pendekatan ilmiah Melakukan pembelajaran berbasis kompetensi Memberikan pembelajaran terpadu Melaksanakan pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi; Melaksanakan pembelajaran menuju pada keterampilan aplikatif Mengutamakan pemberdayaan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam proses pembelajaran Melakukan penilaian otentik secara komprehensif Memanfaatkan hasil penilaian otentik Melakukan pemantauan proses pembelajaran Melakukan supervisi proses pembelajaran kepada guru Mengevaluasi proses pembelajaran Menindaklanjuti hasil pengawasan proses pembelajaran 2016 2017 5.2 6.3 5.6 6.3 4.0 7.0 7.0 7.0 5.0 5.4 6.3 5.8 5.3 6.6 7.0 6.8 4.7 6.8 2.8 6.5 2.6 5.5 6.4 5.6 4.4 6.2 2.9 6.1 6.5 6.4 6.1 6.9 6.9 6.4 6.7 6.7 6.8 6.8 6.6 6.1 6.2 6.6 6.7 4.8 6.0 3.8 4.8 5.7 5.1 6.5 5.3 6.8 6.0 5.6 5.9 kode Standar/indikator/Sub Indikator 4 Standar Penilaian Pendidikan 4.1. Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi 4.1.1. Mencakup ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan 4.1.2. Memiliki bentuk pelaporan sesuai dengan ranah 4.2. Teknik penilaian obyektif dan akuntabel 4.2.1. Menggunakan jenis teknik penilaian yang obyektif dan akuntabel 4.2.2. Memiliki perangkat teknik penilaian lengkap 4.3. Penilaian pendidikan ditindaklanjuti 4.3.1. Menindaklanjuti hasil pelaporan penilaian 4.3.2. Melakukan pelaporan penilaian secara periodik 4.4. Instrumen penilaian menyesuaikan aspek 4.4.1. Menggunakan instrumen penilaian aspek sikap 4.4.2. Menggunakan instrumen penilaian aspek pengetahuan 4.4.3. Menggunakan instrumen penilaian aspek keterampilan 4.5. Penilaian dilakukan mengikuti prosedur 4.5.1. Melakukan penilaian berdasarkan penyelenggara sesuai prosedur 4.5.2. Melakukan penilaian berdasarkan ranah sesuai prosedur 4.5.3. Menentukan kelulusan siswa berdasarkan pertimbangan yang sesuai 2016 2017 4.6 5.4 5.4 4.7 6.2 4.4 4.7 5.5 6.7 4.2 5.2 5.5 4.1 4.2 3.7 4.7 4.2 4.1 4.5 4.1 4.7 4.7 4.8 6.3 7.0 5.5 5.0 5.1 5.5 4.5 5.2 5.5 4.7 5.6 4.6 Evaluasi berbasis Rapor Mutu Sekolah SMAN JAYALAH kode Standar/indikator/Sub Indikator 5 5.1. 5.1.1. 5.1.2. 5.1.3. 5.1.5. 5.1.7. 5.2. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ketersediaan dan kompetensi guru sesuai ketentuan Berkualifikasi minimal S1/D4 Rasio guru kelas terhadap rombongan belajar seimbang Tersedia untuk tiap mata pelajaran Berkompetensi pedagogik minimal baik Berkompetensi profesional minimal baik Ketersediaan dan kompetensi kepala sekolah sesuai ketentuan Berkualifikasi minimal S1/D4 Berkompetensi supervisi minimal baik Berkompetensi sosial minimal baik Berusia sesuai kriteria saat pengangkatan Berpangkat minimal III/c atau setara Berkompetensi kepribadian minimal baik Berkompetensi manajerial minimal baik Berkompetensi kewirausahaan minimal baik Ketersediaan dan kompetensi tenaga administrasi sesuai ketentuan Tersedia Kepala Tenaga Administrasi Tersedia Tenaga Pelaksana Urusan Administrasi Memiliki Tenaga Pelaksana Urusan Administrasi berpendidikan sesuai ketentuan Ketersediaan dan kompetensi laboran sesuai ketentuan Memiliki Kepala Tenaga Laboratorium berkualifikasi sesuai Tersedia Tenaga Teknisi Laboran Tersedia Tenaga Laboran Ketersediaan dan kompetensi pustakawan sesuai ketentuan Tersedia Tenaga Pustakawan Memiliki Tenaga Pustakawan berpendidikan sesuai ketentuan 5.2.1. 5.2.10. 5.2.11. 5.2.2. 5.2.4. 5.2.7. 5.2.8. 5.2.9. 5.3. 5.3.1. 5.3.4. 5.3.5. 5.4. 5.4.2. 5.4.5. 5.4.7. 5.5. 5.5.5. 5.5.6. 2016 2017 4.3 5.5 7.0 0 4.9 4.7 5.3 3.8 3.6 3.5 0 6.6 4.9 4.7 4.6 7.0 5.8 3.9 7.0 7.0 2.3 3.2 5.8 2.1 3.5 0 0 7.0 7.0 1.2 1.1 5.8 6.1 3.5 7.0 0 7.0 3.5 0 0 0 0.8 7.0 0 0 0 0 kode Standar/indikator/Sub Indikator 7 Standar Pengelolaan Pendidikan 2016 2017 5.2 5.3 4.2 5.1 5.4 6.2 4.0 5.3 3.4 4.8 Program pengelolaan dilaksanakan sesuai ketentuan Memiliki pedoman pengelolaan sekolah lengkap Menyelenggarakan kegiatan layanan kesiswaan Meningkatkan dayaguna pendidik dan tenaga kependidikan Melaksanakan kegiatan evaluasi diri Membangun kemitraan dan melibatkan peran serta masyarakat serta lembaga lain yang relevan 5.4 5.2 4.7 5.8 6.6 5.0 7.0 5.5 6.3 5.2 6.1 4.0 7.2.6. Melaksanakan pengelolaan bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran 7.3. Kepala sekolah berkinerja baik dalam melaksanakan tugas kepemimpinan 7.3.1. Berkepribadian dan bersosialisasi dengan baik 7.3.3. Mengembangkan sekolah dengan baik 7.3.5. Berjiwa kewirausahaan 7.3.6. Melakukan supervisi dengan baik 7.4. Sekolah mengelola sistem informasi manajemen 7.4.1. Memiliki sistem informasi manajemen sesuai ketentuan 3.9 3.4 4.5 3.6 3.1 3.2 5.8 5.8 6.6 6.6 3.1 3.2 5.8 5.8 5.8 5.8 7.1. Sekolah melakukan perencanaan pengelolaan 7.1.1. Memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas sesuai ketentuan 7.1.2. Mengembangkan rencana kerja sekolah ruang lingkup sesuai ketentuan 7.1.3. Melibatkan pemangku kepentingan sekolah dalam perencanaan pengelolaan sekolah 7.2. 7.2.1. 7.2.2. 7.2.3. 7.2.4. 7.2.5. Evaluasi berbasis Rapor Mutu Sekolah SMAN JAYALAH NEGERIKU kode Standar/indikator/Sub Indikator 6 Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan 6.1. Kapasitas daya tampung sekolah memadai 6.1.1. Memiliki kapasitas rombongan belajar yang sesuai dan memadai 6.1.2. Rasio luas lahan sesuai dengan jumlah siswa 6.1.3. Kondisi lahan sekolah memenuhi persyaratan 6.1.5. Kondisi bangunan sekolah memenuhi persyaratan 6.2. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang lengkap dan layak 6.2.1. Memiliki ruang kelas sesuai standar 6.2.10. Kondisi ruang kelas layak pakai 6.2.12. Kondisi ruang perpustakaan layak pakai 6.3. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pendukung yang lengkap dan layak 6.3.11. Menyediakan kantin yang layak 6.3.12. Menyediakan tempat parkir yang memadai 6.3.16. Kondisi ruang UKS layak pakai 6.3.18. Kondisi jamban sesuai standar 6.3.20. Kondisi ruang sirkulasi layak pakai 2016 2017 4.2 2.7 7.0 7.0 3.8 7.0 7.0 0 6.7 5.2 1.5 1.3 2.0 2.5 2.3 2.9 0 2.0 4.0 4.9 4.7 4.2 4.0 7.0 kode Standar/indikator/Sub Indikator 8 Standar Pembiayaan 8.1. Sekolah memberikan layanan subsidi silang 8.1.1. Membebaskan biaya bagi siswa tidak mampu 8.1.2. Memiliki daftar siswa dengan latar belakang ekonomi yang jelas 8.1.3. Melaksanakan subsidi silang untuk membantu siswa kurang mampu 8.2. Beban operasional sekolah sesuai ketentuan 8.2.1. Memiliki biaya operasional non personil sesuai ketentuan 8.3. Sekolah melakukan pengelolaan dana dengan baik 8.3.1. Mengatur alokasi dana yang berasal dari APBD/APBN/Yayasan/sumber lainnya 8.3.2. Memiliki laporan pengelolaan dana 8.3.3. Memiliki laporan yang dapat diakses oleh pemangku kepentingan 2016 2017 3.5 5.5 2.3 0 0 7.0 7.0 7.0 7.0 7.0 5.1 5.1 3.0 7.0 7.0 7.0 2.6 0 1.9 5.6 2.3 CONTOH ANALISIS 1. Pemanfaatan Peta Mutu untuk Perencanaan BOS kode Standar/indikator/Sub Indikator 2016 CAPAIAN SNP 4.6 1 Standar Kompetensi Lulusan 6.1 1.1. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap 6.9 1.2. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi pengetahuan 5.0 1.3. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi keterampilan 6.3 2 Standar Isi 3.8 2.1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi lulusan 4.8 2.2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan sesuai prosedur 1.9 2.3. Sekolah melaksanakan kurikulum sesuai ketentuan 4.6 3 Standar Proses 5.2 3.1. Sekolah merencanakan proses pembelajaran sesuai ketentuan 5.6 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat 5.3 3.3. Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam proses 4.8 pembelajaran 4 Standar Penilaian Pendidikan 4.6 4.1. Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi 5.4 4.2. Teknik penilaian obyektif dan akuntabel 4.4 4.3. Penilaian pendidikan ditindaklanjuti 4.2 4.4. Instrumen penilaian menyesuaikan aspek 4.2 4.5. Penilaian dilakukan mengikuti prosedur 4.7 5 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 4.3 5.1. Ketersediaan dan kompetensi guru sesuai ketentuan 5.5 5.2. Ketersediaan dan kompetensi kepala sekolah sesuai ketentuan 5.3 5.3. Ketersediaan dan kompetensi tenaga administrasi sesuai ketentuan 2.1 5.4. Ketersediaan dan kompetensi laboran sesuai ketentuan 5.5. Ketersediaan dan kompetensi pustakawan sesuai ketentuan 6 Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan 4.2 6.1. Kapasitas daya tampung sekolah memadai 7.0 6.2. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang lengkap 1.5 dan layak 6.3. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pendukung yang lengkap dan 4.0 layak 7 Standar Pengelolaan Pendidikan 5.2 7.1. Sekolah melakukan perencanaan pengelolaan 4.2 7.2. Program pengelolaan dilaksanakan sesuai ketentuan 5.4 7.3. Kepala sekolah berkinerja baik dalam melaksanakan tugas 4.5 kepemimpinan 7.4. Sekolah mengelola sistem informasi manajemen 6.6 8 Standar Pembiayaan 3.5 8.1. Sekolah memberikan layanan subsidi silang 2.3 8.2. Beban operasional sekolah sesuai ketentuan 5.1 8.3. Sekolah melakukan pengelolaan dana dengan baik 3.0 2017 5.0 6.4 6.8 5.2 6.5 4.7 3.9 5.5 4.8 6.3 6.3 6.6 6.0 5.4 5.5 5.2 6.3 5.0 5.2 3.8 3.6 4.6 6.1 0.8 2.7 3.8 1.3 2.0 5.3 5.4 5.2 3.6 5.8 5.5 7.0 7.0 2.6 Pengembangan Perpustakaan Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler Kegiatan Evaluasi Pembelajaran Pengelolaan Sekolah Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan serta Pengembangan Manajemen Sekolah Langganan Daya dan Jasa, Pemeliharaan dan Perawatan Sarana Sekolah Pembayaran Honor Pembelian Alat Multi Media Pembelajaran Penyelengaraan Kegiatan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Kejuruan 2. Pemanfaatan untuk Perencanaan Sarana dan Prasarana Rehabilitasi Ruang Kelas Kode Standar/indikator/Sub Indikator 6 Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan 6.1. Kapasitas daya tampung sekolah memadai 6.1.1. Memiliki kapasitas rombongan belajar yang sesuai dan memadai 6.1.2. Rasio luas lahan sesuai dengan jumlah siswa 6.1.3. Kondisi lahan sekolah memenuhi persyaratan 6.1.5. Kondisi bangunan sekolah memenuhi persyaratan 6.2. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang lengkap dan layak 6.2.1. Memiliki ruang kelas sesuai standar 6.2.10. Kondisi ruang kelas layak pakai 6.2.12. Kondisi ruang perpustakaan layak pakai 6.3. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pendukung yang lengkap dan layak 6.3.11. Menyediakan kantin yang layak 6.3.12. Menyediakan tempat parkir yang memadai 6.3.16. Kondisi ruang UKS layak pakai 6.3.18. Kondisi jamban sesuai standar 6.3.20. Kondisi ruang sirkulasi layak pakai 2016 2017 4.2 2.7 7.0 7.0 3.8 7.0 7.0 0 6.7 5.2 1.5 1.3 2.0 2.5 2.3 2.9 0 2.0 4.0 4.9 4.7 4.2 4.0 7.0 Ruang Kelas Baru Ruang Perpustakaan Koleksi Buku Perpustakaan Laboratorium /Workshop Peralatan Lab Sanitasi 3. Pemanfaatan Peta Mutu untuk Perencanaan Implementasi K13 kode Standar/indikator/Sub Indikator CAPAIAN SNP 1 Standar Kompetensi Lulusan 1.1. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap 1.2. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi pengetahuan 1.3. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi keterampilan 2 Standar Isi 2.1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi lulusan 2.2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan sesuai prosedur 2.3. Sekolah melaksanakan kurikulum sesuai ketentuan 3 Standar Proses 3.1. Sekolah merencanakan proses pembelajaran sesuai ketentuan 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat 3.3. Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam proses pembelajaran 4 Standar Penilaian Pendidikan 4.1. Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi 4.2. Teknik penilaian obyektif dan akuntabel 4.3. Penilaian pendidikan ditindaklanjuti 4.4. Instrumen penilaian menyesuaikan aspek 4.5. Penilaian dilakukan mengikuti prosedur 2016 2017 4.6 5.0 6.1 6.4 6.9 6.8 5.0 5.2 6.3 6.5 3.8 4.8 4.7 3.9 1.9 5.5 4.6 5.2 5.6 4.8 6.3 6.3 5.3 4.8 6.6 6.0 4.6 5.4 4.4 4.2 4.2 4.7 5.4 5.5 5.2 6.3 5.0 5.2 Fokus Materi Pelatihan pada program retraining kode Standar/indikator/Sub Indikator 2 Standar Isi 2.1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi lulusan 2.1.1. Memuat karakteristik kompetensi sikap 2.1.2. Memuat karakteristik kompetensi pengetahuan 2.1.3. Memuat karakteristik kompetensi keterampilan 2.1.4. Menyesuaikan tingkat kompetensi siswa 2.1.5. Menyesuaikan ruang lingkup materi pembelajaran 201 201 6 7 3.8 4.7 4.8 3.9 5.2 3.9 4.9 3.8 4.7 3.2 4.6 4.2 4.7 4.1 4. Pemanfaatan Peta Mutu untuk Perencanaan Pelatihan Guru kode 3 3.1. 3.1.1. 3.1.2. 3.1.3. 3.1.4. 3.2. 3.2.1. 3.2.10. 3.2.11. 3.2.12. 3.2.13. 3.2.14. 3.2.15. 3.2.2. 3.2.3. 3.2.4. 3.2.5. 3.2.6. 3.2.7. 3.2.8. 3.2.9. 3.3. 3.3.1. 3.3.2. 3.3.3. 3.3.4. 3.3.5. 3.3.6. Standar/indikator/Sub Indikator Standar Proses Sekolah merencanakan proses pembelajaran sesuai ketentuan Mengacu pada silabus yang telah dikembangkan Mengarah pada pencapaian kompetensi Menyusun dokumen rencana dengan lengkap dan sistematis Mendapatkan evaluasi dari kepala sekolah dan pengawas sekolah Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat Membentuk rombongan belajar dengan jumlah siswa sesuai ketentuan Menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa, dan di mana saja adalah kelas. Mengakui atas perbedaan individual dan latar belakang budaya siswa. Menerapkan metode pembelajaran sesuai karakteristik siswa Memanfaatkan media pembelajaran dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran Menggunakan aneka sumber belajar Mengelola kelas saat menutup pembelajaran Mengelola kelas sebelum memulai pembelajaran Mendorong siswa mencari tahu Mengarahkan pada penggunaan pendekatan ilmiah Melakukan pembelajaran berbasis kompetensi Memberikan pembelajaran terpadu Melaksanakan pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi; Melaksanakan pembelajaran menuju pada keterampilan aplikatif Mengutamakan pemberdayaan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam proses pembelajaran Melakukan penilaian otentik secara komprehensif Memanfaatkan hasil penilaian otentik Melakukan pemantauan proses pembelajaran Melakukan supervisi proses pembelajaran kepada guru Mengevaluasi proses pembelajaran Menindaklanjuti hasil pengawasan proses pembelajaran 2016 2017 5.2 6.3 5.6 6.3 4.0 7.0 7.0 7.0 5.0 5.4 6.3 5.8 5.3 7.0 6.6 6.8 4.7 6.8 2.8 6.5 2.6 5.5 6.4 5.6 4.4 6.2 2.9 6.1 6.5 6.4 6.1 6.9 6.9 6.4 6.7 6.7 6.8 6.8 6.6 6.1 6.2 6.6 6.7 4.8 6.0 3.8 4.8 5.7 5.1 6.5 5.3 6.8 6.0 5.6 5.9 Fokus Materi Pelatihan Guru kode Standar/indikator/Sub Indikator 4 Standar Penilaian Pendidikan 2016 2017 4.6 5.4 5.4 5.5 4.1.1. Mencakup ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan 4.7 6.7 4.1.2. Memiliki bentuk pelaporan sesuai dengan ranah 6.2 4.2 4.4 5.2 4.7 5.5 4.1 4.8 4.2 6.3 4.3.1. Menindaklanjuti hasil pelaporan penilaian 3.7 7.0 4.3.2. Melakukan pelaporan penilaian secara periodik 4.7 5.5 4.2 5.0 4.4.1. Menggunakan instrumen penilaian aspek sikap 4.1 5.1 4.4.2. Menggunakan instrumen penilaian aspek pengetahuan 4.5 5.5 4.4.3. Menggunakan instrumen penilaian aspek keterampilan 4.1 4.5 4.7 5.2 4.7 5.5 4.7 5.6 4.1. Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi 4.2. Teknik penilaian obyektif dan akuntabel 4.2.1. Menggunakan jenis teknik penilaian yang obyektif dan akuntabel 4.2.2. Memiliki perangkat teknik penilaian lengkap 4.3. Penilaian pendidikan ditindaklanjuti 4.4. Instrumen penilaian menyesuaikan aspek 4.5. Penilaian dilakukan mengikuti prosedur 4.5.1. Melakukan penilaian berdasarkan penyelenggara sesuai prosedur 4.5.2. Melakukan penilaian berdasarkan ranah sesuai prosedur 4.5.3. Menentukan kelulusan siswa berdasarkan pertimbangan yang sesuai 4.6 5. Pemanfaatan Peta Mutu untuk Perencanaan Pelatihan Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan kode Standar/indikator/Sub Indikator 7 Standar Pengelolaan Pendidikan 2016 2017 5.2 5.3 4.2 5.1 5.4 6.2 4.0 5.3 3.4 4.8 Program pengelolaan dilaksanakan sesuai ketentuan Memiliki pedoman pengelolaan sekolah lengkap Menyelenggarakan kegiatan layanan kesiswaan Meningkatkan dayaguna pendidik dan tenaga kependidikan Melaksanakan kegiatan evaluasi diri Membangun kemitraan dan melibatkan peran serta masyarakat serta lembaga lain yang relevan 5.4 5.2 4.7 5.8 6.6 5.0 7.0 5.5 6.3 5.2 6.1 4.0 7.2.6. Melaksanakan pengelolaan bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran 7.3. Kepala sekolah berkinerja baik dalam melaksanakan tugas kepemimpinan 7.3.1. Berkepribadian dan bersosialisasi dengan baik 7.3.3. Mengembangkan sekolah dengan baik 7.3.5. Berjiwa kewirausahaan 7.3.6. Melakukan supervisi dengan baik 7.4. Sekolah mengelola sistem informasi manajemen 7.4.1. Memiliki sistem informasi manajemen sesuai ketentuan 3.9 3.4 4.5 3.6 3.1 3.2 5.8 5.8 6.6 6.6 3.1 3.2 5.8 5.8 5.8 5.8 7.1. Sekolah melakukan perencanaan pengelolaan 7.1.1. Memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas sesuai ketentuan 7.1.2. Mengembangkan rencana kerja sekolah ruang lingkup sesuai ketentuan 7.1.3. Melibatkan pemangku kepentingan sekolah dalam perencanaan pengelolaan sekolah 7.2. 7.2.1. 7.2.2. 7.2.3. 7.2.4. 7.2.5. Fokus Materi Pelatihan Kepala Sekolah, Tenaga Kependidikan, dan Pengawas Sekolah 6. Mencari akar permasalahan Capaian UN kode Standar/indikator/Sub Indikator CAPAIAN SNP 1 Standar Kompetensi Lulusan 1.1. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap 1.2. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi pengetahuan 2016 2017 4.6 5.0 6.1 6.4 6.9 6.8 5.0 5.2 1.3. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi keterampilan 6.3 6.5 2 Standar Isi 2.1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi lulusan 3.8 4.8 4.7 3.9 2.2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan sesuai prosedur 1.9 5.5 2.3. Sekolah melaksanakan kurikulum sesuai ketentuan 3 Standar Proses 3.1. Sekolah merencanakan proses pembelajaran sesuai ketentuan 4.6 5.2 5.6 4.8 6.3 6.3 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat 3.3. Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam proses pembelajaran 5.3 4.8 6.6 6.0 4 4.1. 4.2. 4.3. 4.4. 4.5. 4.6 5.4 4.4 4.2 4.2 4.7 5.4 5.5 5.2 6.3 5.0 5.2 Standar Penilaian Pendidikan Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi Teknik penilaian obyektif dan akuntabel Penilaian pendidikan ditindaklanjuti Instrumen penilaian menyesuaikan aspek Penilaian dilakukan mengikuti prosedur Masalah Akar Masalah 6. Mencari akar permasalahan Capaian UN • Revisi KTSP Kurikulum Tidak dikembangkan sesuai ketentuan • Pelatihan penyusunan RPP • Supervisi penyusunan RPP RPP tidak sesuai karateristik anak dan kontekstual • Pelatihan teknik, metode pembelajaran • Studi Banding/Magang • Sarpras Pembelajaran • Pelatihan Supervisi akademik kepada KS • Supervisi oleh PS Proses pembelajaran tidak sesuai dengan muatan yang harus disampaikan (Isi, media Belajar, Metode, dll) • Pelatihan pengembangan Soal Guru Tidak Mampu membuat soal sesuai muatan/kisi-kisi KI/KD UN Tidak ada supervisi pada pelaksanaan proses pembelajaran Peta Mutu dapat digunakan untuk menelusuri akar masalah capaian UN Hasil Ujian Nasional RENDAH CATATAN SEBELUM MENGGUNAKAN RAPOR MUTU 1. Rapor Mutu dapat diakses melalui web pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id dengan menggunakan username dan password yang sama dengan aplikasi Dapodik 2. Rapor mutu divalidasi bersama-sama dengan pemangku kepentingan untuk memastikan hasil rapor mutu sesuai dengan kondisi sekolah 3. Lakukan analisis komprehensif dengan menghubungkan capaian di SKL dengan capaian proses pembelajaran (isi, proses, penilaian pembelajaran), dan pendukung proses pembelajaran (PTK, Sarpras, Pengelolaan, dan Pembiayaan) 4. Libatkan pemangku kepentingan dalam menetapkan prioritas solusi yang dibutuhkan EVALUASI KUALITATIF KEBIJAKAN Perubahan SEKARANG DULU • Melibatkan semua stakeholders baik itu • Hanya melibatkan warga sekolah, komite sekolah, orang tua internal sekolah siswa, tokoh agama, tokoh pendidikan, • Top Down tokoh masyarakat dan pengawas pembina • Dewan guru bersama-sama membuat kontrak kerja meliputi waktu sekolah, pembagian tugas, dll yang kemudian di tanda tangani bersama. KEBIJAKAN DULU • Tidak sesuai konteks • Tidak melalui EDS Perubahan SEKARANG Visi Misi dan program mengakomodasi 1. Temuan EDS yang disepakati para pihak 2. Keunggulan lokal dan isu2 kekinian serta daya saing CONTOH PERUBAHAN PROSES PEMBELAJARAN PEMBUATAN RPP Sebelum : - Penyusunan RPP kurang memasukkan konteks local, pend.karakter, 4C - Proses pembelajaran masih terpusat pada guru - Tematik dan Lintas mapel kurang diterapkan dengan baik - Pengaturan kelas masih tradisional - Penilaian kurang otentik dan komperhensif Setelah : - Mengakomodasi konteks lokal, pend.karakter, dan 4C dalam proses pembelajaran - Proses pembelajaran sudah berpusat pada peserta didik - Tematik dan lintas mapel sudah mulai diterapkan secara tepat - Pengaturan kelas bervariasi - Penilaian sudah otentik dan komperhensif MEMBANGUN BUDAYA KARAKTER 3 Inovasi → Sistem kontrol DULU • Reward hanya berupa pujian • Aktivitas siswa di sekolah tidak terukur dan terkontrol SEKARANG • Ada reward berupa pujian dan bintang • Ada tim kontrol dan sistem yang terukur yang partisipatif • Semua berlomba jadi yang terbaik Diskusi LEMBAR KERJA 3 Form 3 Evaluasi SPMI Penguatan Upaya peningkatan mutu harus memiliki “makna” dan “sesuai dengan kebutuhan” sekolah dalam menuju sekolah dengan kualitas layanan minimal SNP standar Sekolah Abad 21 SNP Kondisi Saat ini Lulusan yang berkarakter baik Sekolah yang berbudaya mutu Lulusan yang kreatif & pembelajar Sekolah yang meningkat mutunya Sekolah yang seluruh ekosistemnya memiliki kesadaran kolektif untuk mendorong terjadinya proses pencapaian dan peningkatan mutu yang tiada henti, terusmenerus, dan berkelanjutan 29 SEKOLAH BERBUDAYA MUTU PendidIkan yang membentuk karakter dan menghasilkan pembelajar Sekolah yang menyenangkan Kompetensi Lulusan Isi Proses Peniliaian PTK Pengelolaan Pembiayaan Sarana/ Prasarana SEKOLAH BERMUTU “Sekolah yang secara sadar, mandiri dan berkesinambung an menjalankan pendidikan yang bermutu sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP). 30