UNIVERSITAS INDONESIA Analisis Digital Marketing Dalam Strategi Integrated Marketing Communication Kampanye Politik (Studi Kasus Komunitas Teman Ahok) MAKALAH NON-SEMINAR Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ilmu Komunikasi Rachael Abigail Saveria 1206273522 FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI PERIKLANAN DEPOK MEI 2016 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Analisis Digital Marketing dalam Strategi Integrated Marketing Communication Kampanye Politik (Studi Kasus Komunitas Teman Ahok) Rachael Abigail Saveria Erwin Panigoro Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Indonesia [email protected] Abstrak Perkembangan jaman menuntut semua masyarakat untuk terus berinovasi. Salah satunya adalah dalam bidang komunikasi pemasaran dimana banyak perusahaan maupun organisasi yang semakin melihat pentingnya suatu strategi promosi yang terintegrasi. Nyatanya, tidak hanya organisasi bisnis yang menerapkan strategi IMC dalam mempromosikan barang atau jasa mereka. Organisasi masyarakat maupun komunitas sosial juga semakin banyak yang menyadari pentingnya memiliki suatu strategi promosi yang berkesinambungan. Salah satu komunitas yang menggunakannya adalah komunitas Teman Ahok, yang merupakan suatu komunitas independen yang bertujuan mengumpulkan 1 juta KTP warga DKI Jakarta dalam rangka mendukung majunya Ahok sebagai Calon Gubernur Independen dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta pada tahun 2017. Pada strategi IMC yang digunakan di masa kini, penekanan pada digital marketing semakin marak dilakukan karena jangkauannya yang lebih luas, tersegmentasi, serta biaya yang cendrung lebih murah. Hal inipun disadari dan dimanfaatkan oleh komunitas Teman Ahok. Diharapkan studi kasus ini dapat memaparkan secara lebih mendalam tentang efektifitas dan manfaat penggunaan digital marketing dalam suatu kampanye politik, khususnya di Indonesia. Analysis of Digital Marketing on Political Campaign’s Integrated Marketing Communication (Case Study of Teman Ahok) Abstract The swift towards digital era encourage people to keep innovating. Thus, many companies and organizations are increasingly seeingl the importance of an integrated marketing campaign in order to adapt with the changing realm. In fact, not only the business organizations that implement IMC strategy in promoting their goods or services. NGOs, and other social communities are also realizing the importance of having an integrated promotion strategies. One of it is Teman Ahok, a social independent community which aims to collect one million Jakarta ID card in order to support the Ahok as an Independent governor candidate in the local elections of Jakarta in 2017. In IMC strategy used at the present time, an emphasis on digital marketing increasingly prevalent because its scope are broader and segmented as well as the costs is tend to be cheaper. Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 This strategy is also utilized by Teman Ahok. Therefore, this case studies aimed to explained in-depth analysis on the effectiveness and benefits of the use of digital marketing in a political campaign, especially in Indonesia. Keywords: Digital Marketing; Integrated Marketing Communication; Political Campaign; Basuki Tjahaja Purnama PENDAHULUAN Perkembangan jaman menuntut semua masyarakat untuk terus berinovasi. Salah satunya adalah dalam bidang komunikasi pemasaran dimana banyak perusahaan maupun organisasi yang semakin melihat pentingnya suatu strategi promosi yang terintegrasi. Belch dan Belch (2012) menyatakan berkembangnya konsep Integrated Marketing Communication (IMC) atau komunikasi pemasaran terpadu dikarenakan para marketer menyadari pentingnya secara strategis mengintegrasikan berbagai fungsi komunikasi dibandingkan membiarkannya beroperasi secara terpisah. Nyatanya, tidak hanya organisasi bisnis yang menerapkan strategi IMC dalam mempromosikan barang atau jasa mereka. Organisasi masyarakat, LSM, maupun komunitas sosial juga semakin banyak yang menyadari pentingnya memiliki suatu strategi promosi yang berkesinambungan. Salah satu komunitas yang menggunakannya adalah komunitas Teman Ahok. Berawal dari sebuah gerakan politik, Teman Ahok adalah sebuah perkumpulan relawan yang didirikan sekelompok anak muda yang bertujuan untuk membantu dan menemani Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam mewujudkan Jakarta baru yang lebih bersih, maju, dan manusiawi. Komunitas ini merupakan suatu komunitas independen–tidak berafiliasi dengan partai–yang bertujuan mengumpulkan 1 juta KTP DKI Jakarta dalam rangka mendukung majunya Ahok sebagai Calon Gubernur Independen dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta pada tahun 2017. Pada strategi IMC yang digunakan di masa kini, penekanan pada digital marketing semakin marak dilakukan. Tingginya penetrasi internet di Indonesia semakin membuka peluang untuk melakukan kampanye politik dengan biaya yang murah namun luas jangkauannya. Menurut situs live count statistik pengguna internetinternetlivestats.com, Indonesia menempati peringkat ke 13 sebagai Negara dengan pengguna internet terbanyak dengan pertumbuhan mencapai 9% per tahunnya. Secara spesifik, survey APJII (2015) menyatakan bahwa total pengguna internet di Indonesia mencapai 88.1 juta pengguna. Hal ini 1 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 mengindikasikan besarnya peluang yang dapat dimanfaatkan untuk menarik hadirin via internet. Kondisi ini disadari oleh komunitas Teman Ahok sebagai sarana untuk mendorong masyarakat Jakarta untuk memberikan dukungan bagi Ahok untuk maju secara independen. Meski bukan merupakan suatu organisasi politik yang berbasis hukum, kegiatan kampanye Teman Ahok ini serupa dengan strategi kampanye politik yang dilakukan oleh tim sukses Obama (kini Presiden Amerika Serikat) dalam menyambut kampanye presidensial 2007 dan Hillary Clinton dalam kampanye presidensialnya saat ini. Karenanya, dalam strategi IMC, komunitas ini banyak menekankan penggunaan digital marketing. Strategi digital marketing diharapkan membuat kampanye menjadi lebih interaktif, sehingga tidak berjalan satu arah (Putra, 2015). Lebih jauh lagi, utilisasi media digital dapat lebih menekan biaya mengingat komunitas ini merupakan komunitas relawan. Guna mengetahui lebih detil mengenai penerapan digital marketing pada strategi IMC dalam suatu kampanye politik, maka penulis melakukan studi pada komunitas Teman Ahok. Analisis akan dilakukan pada situs web serta semua kanal media sosial yang dimiliki oleh Teman Ahok. Diharapkan studi kasus ini dapat memaparkan secara lebih mendalam tentang efektifitas dan manfaat penggunaan digital marketing dalam suatu kampanye politik TINJAUAN TEORITIS Integrated Marketing Communications (IMC) adalah sebuah proses perencanaan komunikasi pemasaran yang secara spesifik dirancang untuk memastikan bahwa semua pesan dan strategi komunikasi yang disampaikan pada semua kanal merupakan suatu kesatuan dan berpusat pada konsumen. IMC berperan untuk memperkenalkan konsep perencanaan komprehensif untuk mengevaluasi peranan strategis dari berbagai elemen komunikasi pemasaran, seperti hubungan masyarakat, iklan, penjualan langsung, promosi penjualan, dan pemasaran interaktif, untuk memberikan kejelasan, konsistensi, serta pengaruh komunikasi yang maksimum. Tujuan yang ingin dicapai IMC adalah untuk mempengaruhi masyarakat dengan elemen promosinya sampai ketingkat kognisi, afeksi, dan konasi. Digital Marketing merupakan istilah umum untuk kegiatan pemasaran produk atau jasa yang ditargetkan, terukur, dan interaktif produk atau dengan menggunakan teknologi digital untuk mencapai dan memberikan suatu arah perubahan bagi pelanggan dan mempertahankan mereka. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan suatu 2 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 merek, membangun preferensi, dan meningkatkan penjualan melalui berbagai teknik digital marketing. Macam-macam kegiatan pemasaran digital antara lain search engine optimization (SEO), search engine marketing (SEM), content marketing, influencer marketing, content automation, campaign marketing, e-commerce marketing, social media marketing, social media optimization, e-mail direct marketing, display advertising, e–books, optical disks, games, dan berbagai bentuk media digital lainnya. Kegiatannya juga dapat diperluas hingga kesaluran non-internet yang menyediakan jasa media digital, seperti ponsel (SMS dan MMS). Kampanye Politik adalah sebuah upaya yang terorganisir bertujuan untuk mempengaruhi proses pengambilan keputusan para pemilih dan kampanye politik selalu merujuk pada kampanye pada pemilihan umum. Kampanye pada prinsipnya merupakan suatu proses kegiatan komunikasi individu atau kelompok yang dilakukan secara terlembaga dan bertujuan untuk menciptakan suatu efek atau dampak tertentu. Rogers dan Storey (1987) mendefinisikan kampanye sebagai serangkaian tindakan komunikasi yang terencana dengan tujuan untuk menciptakan efek tertentu pada sejumlah besar khalayak yang dilakukan secara berkelanjutan pada kurun waktu tertentu (dalam Venus, 2004:7). Penggunaan IMC dalam kampanye politik dapat dikategorikan sebagai bagian dari pemasaran sosial, yakni penggunaan konsep dan alat-alat commercial marketing dalam program yang didesain untuk mempengaruhi tingkah laku individu untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi maupun masyarakat. PEMBAHASAN Strategi Integrated Marketing Communication Objective Berdasarkan kutipan dari website Teman Ahok, komunitas ini merupakan sebuah perkumpulan relawan yang didirikan oleh sekelompok anak muda yang bertujuan untuk membantu dan menemani Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam mewujudkan Jakarta Baru yang lebih bersih, maju, dan manusiawi. Dimana pada saat ini, Teman Ahok berfokus mengumpulkan KTP warga DKI Jakarta dalam rangka mendukung Ahok menjadi calon Gubernur Independen DKI Jakarta 2017. Ini dilakukan untuk mendukung Ahok terus konsisten hanya merasa berhutang pada rakyat, bukan pada partai politik (Teman Ahok, 2012). 3 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Secara lebih detil, dikatakan bahwa para relawan Teman Ahok memiliki visi yakni; menghimpun seluruh warga DKI yang punya keinginan menjadikan Jakarta lebih baik, tertata, manusiawi, dan bebas dari korupsi di masa depan dengan cara mengusung calon gubernur yang tepat. Sebagai perkumpulan warga DKI yang bisa memberikan penjelasan atas segala program Pemda DKI agar tidak disalahpahami oleh warga karena distorsi berita yang ada di media massa atau sosial media. Sedangkan misi dari Teman Ahok adalah sebagai berikut; 1. Menampung warga DKI yang bersedia memberikan dukungan terhadap Ahok untuk maju melalui jalur independen. 2. Mengorganisir seluruh potensi dukungan terhadap Ahok agar tidak tercerai berai. 3. Memberikan pemahaman kepada publik agar tidak terpancing isu-isu primordial yang tidak ada kaitan sama sekali dengan kebijakan pembangunan. 4. Mengumpulkan 1 juta KTP untuk Ahok. 5. Menjadi garda terdepan untuk meluruskan berita-berita yang tidak benar atau fitnah terhadap Ahok. Target Market Melihat objective tersebut, dapat dikatakan bahwa target market dari kampanye ini adalah seluruh warga DKI Jakarta dan simpatisan dari Gubernur DKI Jakarta. Warga DKI Jakarta merupakan target market primer. Mereka disasar guna mendukung kelangsungan kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta dengan cara mengumpulkan KTP dalam rangka mendukung Ahok sebagai calon gubernur independen. Sedangkan para simpatisan atau warga non-DKI Jakarta merupakan target sekunder dari kampanye ini, dimana diharapkan dengan dukungan mereka akan tercipta suatu gerakan yang masif. Selain itu keberadaan mereka juga dibutuhkan untuk menciptakan word-of-mouth, serta dukungan berupa pembelian merchandise. Key Message Pesan utama dari kampanye Teman Ahok ini adalah mengajak masyarakat untuk mengumpulkan KTP mereka sebagai tanda dukungan bagi sang gubernur. 4 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Big Idea Menurut permendagri no. 39 tahun 2015, populasi kota Jakarta sendiri mencapai 9.988.495 jiwa, dimana kurang lebih 70% berasal dari kelompok usia produktif (BPS, 2014). Kelompok usia produktif pada umumnya akrab dengan keberadaan media sosial. Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. Berdasarkan fakta ini, kampanye Teman Ahok pun memilih kanal digital sebagai media utama dalam mempromosikan kampanye ini. Marketing Mix Place Dengan tujuan utamanya mendukung Basuki T. Purnama sebagai calon independen, Teman Ahok membuka beberapa pusat pengumpulan KTP. Adapun tempat pengumpulan berupa booth, posko, serta posko warga. Booth dan posko dibentuk dan dikoordinasi oleh internal organisasi. Lokasi yang dipilih untuk booth adalah pusat perbelanjaan dan ruko diberbagai berbagai titik di Jakarta. Sedangkan untuk posko warga dibangun oleh warga sebagai bentuk pemberian kesempatan bagi warga untuk berpartisipasi untuk membuka posko berdasarkan inisiatif pribadi. Berdasarkan data pada situs web Teman Ahok, terdapat total 186 posko dan booth diseluruh Jakarta per 12 Mei 2016. Gambar 1. Booth tempat pengumpulan KTP di mal Kuningan City Product Produk yang ditawarkan pada kampanye ini terdiri dari dua kategori. Pertama, sebagai bentuk dari kampanye social marketing, produk utama yang dijual adalah gagasan untuk mendukung Ahok untuk maju kembali sebagai calon Gubernur melalui jalur independen. 5 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Kedua, guna mendukung berlangsungnya kampanye, produk yang dijual berupa merchandise dalam bentuk kaos dan gelang, dimana hasil penjualannya menjadi sumber utama dan satusatunya pemasukan untuk mendukung berjalannya kampanye ini. Secara desain, produk yang dijual bergaya anak muda dengan pemilihan warna yang didominasi warna-warna terang serta pemilihan bahasa pergaulan anak muda. Hal ini mengingat target market yang mayoritas kelompok muda, serta mengingat penggerak utama dari kampanye ini adalah anak-anak muda. Gambar 2. Merchandise yang dijual oleh Teman Ahok Price Dalam kampanye ini, harga utama yang harus dibayarkan oleh target market merupakan dukungan mereka dalam bentuk penyerahan KTP. Namun mereka juga dapat mendukung dengan cara membeli merchandise, yakni kaos dan gelang. Kaos dijual dengan dengan range harga Rp. 100.000 hingga Rp. 150.000, sedangkan gelang dijual dengan harga Rp. 12.000. Produk dapat dibeli di booth maupun posko Teman Ahok, serta via sms dengan format pemesanan khusus. Pemasukkan digunakan untuk biaya operasional dan logistik dari keseluruhan kampanye. Untuk merchandise, penentuan harga didasarkan pada strategi pricing situation: optional product pricing, dimana pada situasi ini kaos dan gelang merupakan produk opsional yang ditawarkan untuk mendukung produk utamanya yang berupa penyerahan KTP. Promotion Promosi dilakukan melalui beberapa channel. Pertama melalui sales promotion, dimana Teman Ahok menawarkan merchandise mereka yang dipasarkan sebagai cara untuk 6 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 membantu keberlangsungan kampanye, selain dengan cara mengumpulkan KTP. Hal ini cukup mudah dilakukan mengingat mereka memiliki banyak titik lokasi booth dan posko, sehingga mereka dapat melakukan pengumpulan KTP sekaligus menjual merchandise mereka. Selain menargetkan warga Jakarta, merchandise ini dijual guna menyasar para pendukung Ahok yang bukan warga Jakarta. Selanjutnya, terdapat pula promosi dalam bentuk event. Selain adanya keberadaan booth dan posko Teman Ahok diberbagai pusat perbelanjaan yang membangkitkan urgensi masyarakat untuk mendukung, Teman Ahok juga melakukan kegiatan kopi darat untuk meningkatkan solidaritas para pendukung. Kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain; acara syukuran terbuka di markas Teman Ahok dalam rangka merayakan terkumpulnya batas minimum jumlah KTP pendukung, kopi darat pendukung Ahok yang berada diluar negeri, dan aksi damai saat Car Free Day. Gambar 3. Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh komunitas Teman Ahok Terakhir, promosi dilakukan via media digital. Pemasaran via kanal digital merupakan strategi utama dalam kampanye ini. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya sosial media yang Teman Ahok gunakan, serta intensitas penggunaannya. Teman Ahok sejauh ini tidak pernah mempergunakan media konvensional sebagai jalur promosi. Teman Ahok memiliki website serta 5 kanal sosial media, yakni Facebook, Twitter, Youtube, dan Instagram. Berikut detail singkat mengenai keempat akun sosial media tersebut (data per 7 Mei 2016); - Youtube : Teman Ahok, jumlah subcribers: 12.743, jumlah video: 39 - Twitter : @temanAhok, jumlah followers 63.177, jumlah tweet: 19.298 7 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 - Facebook : Teman Ahok, jumlah likes 249.764, jumlah conversation: 41.484 - Instagram : @temanahokofficial, jumlah followers 64.4k, jumlah post 357 - Line : @temanahok, jumlah friends 5.768, jumlah post 108 Analisis Digital Marketing Sebagai gerakan yang diakomodir oleh para relawan, dana yang dimiliki Teman Ahok dapat terbilang cukup terbatas. Sejak berjalannya aksi pengumpulan KTP pada bulan Juni 2015, Teman Ahok telah mengumpulkan total pemasukan sebesar Rp. 797.376.000. Dengan pemasukkan yang banyak dihabiskan untuk menyewa booth, operasional, dan produksi merchandise, maka untuk promosi, relawan Teman Ahok menekankan promosi via digital sebagai jalur utama dalam mengkomunikasikan visi dan misi mereka kepada target market. Teman Ahok menggunakan beberapa macam strategi, salah satunya social media optimization dalam digital marketing mereka. Dengan membuka 4 akun media sosial, mereka melakukan update secara berkala pada masing-masing akun. Untuk Facebook, setiap harinya page Teman Ahok menampilkan 1 post baru. Bentuknya beragam, dapat berupa infografis, video, foto, maupun artikel yang terkoneksi ke situs web mereka maupun situs web media yang dinilai kredibel seperti Kompas. Share tertinggi pada post Facebook mereka mencapai angka 17.000, dengan rata-rata likes 1000 dan komentar minimal 50 per post. Untuk Twitter, akun Teman Ahok terbilang sangat update, dengan rata-rata tweet atau retweet sebanyak 1520 kali per harinya. Instagram feed Teman Ahok diperbaharui minimal satu kali dalam 1 hingga 3 hari, sementara akun Line resmi dari Teman Ahok diperbaharui dengan range 3-10 post setiap minggunya. Sedangkan untuk Youtube diperbaharui setiap bulannya dengan menghadirkan konten berupa video, baik video biasa maupun total animasi. Teman Ahok juga menggunakan strategi Search Engine Optimization secara organik, baik melalui pemilihan nama “Teman Ahok” yang terbilang unik serta dengan menggunakan tagar #TemanAhok. Secara umum, jika kita melakukan penelusuran via web terhadap masing-masing keywords, maka situs web Teman Ahok akan muncul diurutan pertama, disusul dengan tautan masing-masing media sosial. Secara detil, berdasarkan statistik pada Google Trends, keywords “Teman Ahok” mulai populer sejak minggu ke 3 Januari 2015 dan mengalami puncak kepopuleran pada tahun tersebut pada minggu ke 3 Juli 2015. Diestimasikan hal ini dikarenakan pada bulan Juli 2015 merupakan grand launching organisasi ini serta booth pengumpulan KTP sudah mulai 8 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 dibuka di pusat-pusat perbelanjaan. Memasuki tahun 2016, keywords “Teman Ahok” kembali meningkat lalu lintas pencariannya pada Maret 2016 yang mana pada bulan tersebut terjadi momen pengumpulan KTP ulang dikarenakan formulir yang lama tidak menyertakan nama Calon Wakil Gubernur. Gambar 4. Statistik Google Trends keywords “Teman Ahok” tahun 2015 Gambar 5. Statistik Google Trends keywords “Teman Ahok” tahun 2016 Tren serupa juga terjadi pada keywords “#temanahok”. Penggunaan #temanahok mulai muncul minggu pertama Maret 2015, 2 bulan lebih lambat dari keywords “Teman 9 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Ahok”. Hal ini lazim terjadi dimana penggunaan tagar biasanya dipakai setelah suatu istilah sudah cukup populer. Puncak popularitas terjadi pada bulan Juli 2015 dan bertahan cukup lama hingga Oktober 2015. Hal ini terjadi dikarenakan pada periode tersebut merupakan periode awal penggumpulan KTP. Pada tahun 2016, sama halnya dengan keywords “Teman Ahok”, keywords “#temanahok” kembali meningkat popularitasnya saat diumumkannya pengumpulan KTP ulang. Gambar 6. Statistik Google Trends keywords “#temanahok” tahun 2015 Gambar 7. Statistik Google Trends keywords “#temanahok” tahun 2016 10 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 SEO erat kaitannya dengan content marketing. Menurut contentmarketinginstitute.com, content marketing adalah strategi pemasaran dimana kita merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens yang tepat sasaran. Jika menilik pada definisi tersebut, Teman Ahok sejauh ini telah memproduksi berbagai konten yang tepat sasaran dan sesuai dengan target audiens mereka. Pertama-tama, konten dibuat secara menarik dan memanfaatkan sifat media sosial yang mudah membagikan konten. Aktivitas yang terpantau paling tinggi adalah melalui Facebook, karenanya seperti yang telah disebutkan sebelumnya, konten di Facebook adalah yang paling beragam karena sangat mudah untuk melampirkan tautan dari sosial media lain yang dimiliki Teman Ahok, seperti Youtube dan Instagram. Selain ini, hal ini juga mengingat Facebook memiliki jangkauannya yang paling luas untuk menjangkau target audience. Gambar 8. Live count jumlah KTP yang sudah terkumpul Konten pada media sosial dapat dibagi berdasarkan empat kategori, yakni informatif, edukatif, hiburan, dan testimonial. Untuk konten informatif, salah satu konten utama dari Teman Ahok terdapat pada website mereka, yakni live count jumlah KTP yang telah terkumpul serta target harian, mingguan, serta bulanan KTP yang ingin dicapai. Hal ini tergolong informatif namun digambarkan dengan cara yang menarik guna menimbulkan rasa urgensi bagi pada pendukung Ahok. Selain live count, berita harian tentang Ahok serta prestasi-prestasinya, update lokasi booth dan posko, serta informasi seputar acara-acara yang diadakan oleh relawan juga termasuk dalam kategori konten informatif. 11 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Gambar 9. Contoh konten informatif yang terdapat di laman Facebook dan situs web Teman Ahok Konten edukatif merupakan konten yang menambah pengetahuan target audience. Teman Ahok juga cukup aktif menyebarkan post yang edukatif, seperti contohnya berita terkait perkembangan politik di negara lain maupun terkait kebijakan pemerintah lokal maupun nasional. Namun tentunya isu yang dipilih tetap terkait dengan visi, misi, serta konteks dari pergerakan Teman Ahok. Gambar 10. Contoh konten edukatif yang terdapat di laman Facebook Teman Ahok 12 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Selanjutnya adalah konten yang berjenis hiburan. Menilik media sosial yang banyak digunakan oleh kaum muda serta besarnya pengaruh anak muda dalam pergerakan ini, tak jarang Teman Ahok juga menyebarkan konten hiburan, baik dalam bentuk gambar (meme, infografis, cerita komik) ataupun video. Gambar dan video berupa hiburan ini cendrung lebih mudah diterima dan disebarkan masyarakat karena dianggap ringan dan tidak terlalu serius jika dibandingkan dengan konten lainnya yang cendrung serius. Gambar 10. Contoh konten hiburan yang terdapat di laman Facebook dan Instagram Teman Ahok Jenis yang terakhir adalah testimonial. Konten yang berisi testimoni merupakan konten yang berisi opini pihak ketiga terkait isu atau ide yang diangkat oleh sebuah brand. Dalam hal ini, konten testimoni dipakai oleh teman Ahok tentunya untuk meyakinkan masyarakat dalam mendukung Ahok. Pengaruh pihak ketiga dianggap penting karena dukungan mereka dapat dinilai masyarakat sebagai legitimasi akan pilihan yang mereka inginkan atau sudah dilakukan. Terdapat berbagai banyak konten testimoni pada sosial media Teman Ahok dalam bentuk foto, artikel, maupun video, baik oleh masyarakat umum maupun oleh tokoh masyarakat. Masyarakat umumnya mengutarakan perasaan mereka terkait kebijakan-kebijakan yang Ahok lakukan selama menjabat serta dampaknya dalam kehidupan mereka. Misalnya, testimoni dari warga yang telah direlokasi ke rusun atau testimoni mahasiswa terkait kinerja Ahok selama satu tahun terakhir. 13 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Gambar 11. Contoh konten testimoni yang terdapat di laman Facebook Teman Ahok Penggunaan tokoh masyarakat merupakan bentuk dari influencer marketing. Menurut marketing.co.id, influencer marketing dapat didefinisikan sebagai strategi pemasaran yang memanfaatkan kekuatan orang-orang berpengaruh untuk menyebarkan kesadaran merek dan membangun kepercayaan di antara konsumen. Para influencer memiliki apa yang disebut sebagai social power, yakni kapasitas untuk mengubah atau mempengaruhi orang lain (French, 1960). Hal ini disadari oleh Teman Ahok sehingga mereka banyak mengeluarkan konten berupa testimoni, baik berupa gambar, video, artikel, maupun kutipan singkat dari para tokoh masyarakat yang merupakan pendukung dan simpatisan Ahok. Gambar 10. Contoh konten yang menggunakan strategi influencer marketing 14 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 Khusus di Youtube, terdapat rubik khusus bertajuk “Kata Mereka” yang merupakan video berisi wawancara para tokoh masyarkaat terhadap Ahok dan alasan mereka memberikan dukungan mereka kepada sang Gubernur. Selanjutnya cuplikan video dan tautannya akan disebar di semua platform media sosial yang dimiliki Teman Ahok. Terdapat pula beberapa video testimoni sekaligus hiburan, yang dibuat bukan oleh relawan Teman Ahok melainkan simpatisan mereka, yang selanjutnya di repost di semua kanal media sosial Teman Ahok. Contohnya adalah video Saykoji dan Cameo Project yang masing-masing secara khusus menyanyikan lagu yang diciptakan khusus untuk mendukung Ahok. Gambar 10. Video dukungan yang dibuat secara sukarela oleh beberapa penyanyi kenamaan Secara keseluruhan, karena digital marketing menjadi strategi utamanya, maka dapat dilihat bahwa Teman Ahok menerapkan proses AISAS (Attention – Interest – Search – Action – Share) dalam penyusunan kampanye mereka. Pada tahap attention, Teman Ahok melakukan melakukan kegiatan grand launching melalui aksi damai saat CFD. Memasuki bulan Juni, mereka mulai aktif di sosial media dengan mengumumkan dibutuhkannya dukungan 1 juta KTP. Mereka juga mulai mengeluarkan berbagai konten yang menarik guna meningkatkan interest masyarakat terhadap gerakan ini, salah satunya dengan mengangkat testimoni masyarakat. Setelah terbangun minat, maka pada bulan Juli Teman Ahok mulai membuka booth di berbagai mal sebagai bentuk call-to-action. Hal ini bertujuan menggiring masyarakat yang telah tumbuh antusiasmenya untuk segera memberikan dukungan mereka. Pada masa ini, kampanye Teman Ahok telah memasuki masa search sekaligus action. Hal tersebut dapat dilihat dari meningkat tajamnya statistik penelusuran via web keywords Teman Ahok pada periode Juli – Agustus. Pada akhirnya, timbulnya pergerakan massa dimana setiap orang yang telah memberikan KTP-nya akan mendorong orang-orang disekitarnya untuk melakukan hal yang sama. Para pendukung melakukan berbagai aktivitas daring, seperti 15 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 sharing foto saat memberikan KTP maupun brand evangelist yang secara rutin memberikan like, share, repost atau retweet berbagai konten yang ditampilkan oleh sosial media Teman Ahok. KESIMPULAN DAN SARAN Perkembangan dunia digital jelas mendorong manusia untuk lebih kreatif dalam berkarya. Hal ini juga berdampak pada dunia periklanan, dimana kampanye pada masa kini sangat menekankan pada sifat kohesif dan tersegmentasi. Selain bisnis, strategi ini pun dipergunakan oleh kampanye politik, termasuk di Indonesia. Teman Ahok dapat dikatakan sebagai salah satu pionir dalam hal utilisasi media digital untuk keperluan kampanye politik di Indonesia. Strategi IMC Teman Ahok telah dilakukan secara berkesinambungan, dimana setiap pesan yang disampaikan dilakukan secara selaras dan saling mengkomplemen satu sama lain. Konten-konten di media digital dibuat dengan menarik sehingga mendorong target marketnya untuk mengumpulkan KTP mereka atau membeli merchandise sebagai bentuk dukungan. Masing-masing media sosial juga telah berhasil dimanfaatkan sesuai dengan keperluan dan diperbaharui secara berkala. Teman Ahok juga berhasil memanfaatkan influencer untuk mendorong masyarakat dalam memberikan dukungan. Secara keseluruhan, Teman Ahok juga berhasil menerapkan proses AISAS dalam kampanyenya sehingga dalam kurang dari 2 bulan saja, mereka berhasil mengumpulkan ulang KTP pendukung hingga mencapai hampir 80% dari target utamanya yakni 1 juta KTP. Melihat fenomena ini, dapat disimpulkan bahwa IMC dan digital marketing dapat dipergunakan dan dimanfaatkan tidak hanya oleh bisnis, namun juga kampanye politik. Penggunaan strategi digital marketing justru dapat lebih bermanfaat karena biayanya yang jauh lebih murah, namun dapat secara efektif menjangkau target market serta jangkauannya yang luas. Akan tetapi perlu diperhatikan pula bahwa penggunaan media sosial harus disesuaikan dengan kebutuhan serta diperlukannya sumber daya untuk mengelola masingmasing sosial media agar kontennya dapat terus mutakhir, menarik, dan mendorong masyarakat untuk melakukan suatu aksi. 16 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 REFERENSI Buku Belch, G. E., & Belch, M. A. (2012). Advertising and promotion: An integrated marketing communications perspective. Boston, MA: Irwin/McGraw-Hill. Duncan, T. (2002). IMC: Using advertising and promotion to build brands. Boston: McGraw-Hill Kotler, P., Scott, W. G., & Armstrong, G. (2013). Principle of Marketing. Edinburgh: Pearson Prentice Hall. Ruslan, R. (2008). Manajemen Public Relations & Media Komunikasi. Jakarta: PT. Raja GrafindoPersada. Duncan, T. (2005). Principles of Advertising & IMC. Second Edition.Boston: McGraw-Hill Solomon, M. (2013). Consumer Behavior with MyMarketingLab. Harlow: Pearson Education. Venus, A. (2004). Manajemen Kampanye; Panduan Teoritis Dan Praktis Dalam Mengefektifkan Kampanye Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekaatam Media. Artikel Jurnal Putra, Ratyuhono Linggarnusantara. (2014). Analisa Penggunaan Opinion Leader dalam Strategi Digital Marketing Kampanye Komunikasi Politik. Depok: Perpustakaan UI. Sumber Internet Lexicon. (n.d.). Retrieved February 04, 2016, from http://lexicon.ft.com/Term?term=digital-marketing S., & B. (2016). Ini Data Statistik Internet Indonesia Terbaru. Retrieved February 04, 2016, from http://log.viva.co.id/news/read/729360-ini-data-statistik-internet-indonesiaterbaru Wong, K. (2014, September 10). The Explosive Growth Of Influencer Marketing And What It Means For You. Retrieved May 09, 2016, from http://www.forbes.com/sites/kylewong/2014/09/10/the-explosive-growth-of-influencermarketing-and-what-it-means-for-you/#54ff3df4595f Situs Resmi Relawan. (n.d.). Retrieved February 04, 2016, from http://temanahok.com/ 17 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016 What is Content Marketing? (n.d.). Retrieved May 09, 2016, from http://contentmarketinginstitute.com/what-is-content-marketing What is IMC?. (n.d.). Retrieved February 04, 2016, from http://jimc.medill.northwestern.edu/what-is-imc/ Nibbler - test your website. (n.d.). Retrieved May 07, 2016, from http://nibbler.silktide.com/en_US/reports/temanahok.com Google Trends - Web Search interest - Worldwide, 2004 - present. (n.d.). Retrieved May 08, 2016, from https://www.google.com/trends/explore#q=teman ahok, #temanahok 18 Analisis digital…, Rachael Abigail Saveria, FISIP UI, 2016