Uploaded by common.user7107

Perubahan Fisiologis pada Kehamilan

advertisement
PERUBAHAN FISIOLOGIS PADA
KEHAMILAN
PERUBAHAN FISIOLOGIS
Meliputi:
•Endokrin
•Adaptasi anatomis
•Kulit
•Metabolik
•Kardiovaskuler dan respirasi
•Hematologi dan imunologi
•Sistem kemih
•Sistem pencernaan
PERUBAHAN ENDOKRIN
HCG
Human chorionic gonadotropin disekresikan sel sinsitiotrofoblas bersamaan dengan
berkembangnya sel trofoblas.
Kadar dalam darah dapat diukur pada fertilisasi hari 8-9, setelah blastokista
menempel di uterus.
Memuncak pd mgg ke 10-12 dan turun kembali mgg 12-16, kemudian kadarnya
stabil.
Memiliki efek seperti LH: memelihara dan merangsang korpus luteum menghasilkan
estrogen dan progesterone.
Pada janin laki-laki memiliki efek seperti ICSH: merangsang testis mensekresikan
testosterone.
ESTROGEN
Dihasilkan korpus luteum dibawah pengaruh HCG.
Korpus luteum akan menghilang mgg 13-17, selanjutnya produksi estrogen
digantikan plasenta.
Sel sinsitiotrofoblas plasenta mengkonversi DHEA dan 16-OH DHEA menjadi
estrogen.
Selama kehamilan, kadar estrogen yang tinggi mengakibatkan:
•Mencegah menstruasi dan memelihara korpus luteum.
•Perbesaran uterus.
•Perbesaran mammae dan pertumbuhan struktur duktus pada mammae.
•Perbesaran genitalia eksterna.
•Relaksasi lig. pelvis, sehingga sendi sakroiliaka menjadi lebih lemas dan simfisis pubis
menjadi lebih elastis (relaksasi pintu panggul).
PROGESTERON
Disekresikan bersama estrogen. Fungsi progesterone:
•Merangsang perkembangan sel decidua di endometrium yang berfungsi memenuhi
kebutuhan nutrisi pada embrio awal.
•Mengurangi kontraktilitas uterus wanita hamil, mencegah kontraksi intrauterine yang
dapat menyebabkan abortus spontan.
•Meningkatkan sekresi tuba falopi dalam pemenuhan nutrisi morula
•Membantu mempersiapkan laktasi.
PERUBAHAN ENDOKRIN LAIN
Gl. Hipofisis ant: sekresi kortikotropin, tirotropin, prolactin meningkat; FSH LH
ditekan hormon seks.
Adrenal: Kortikosteroid meningkat: mobilisasi as. Amino u/ sintesis protein fetus,
aldosterone menyebabkan retensi air dan Na serta hypokalemia.
Tiroid: sekresi tiroksin meningkat, diakibatkan rangsangan tirotropin, HCG dan HCT.
Paratiroid: peningkatan PTH u/ osifikasi janin.
Relaksin: disekresikan korp. Luteum dan plasenta, fungsi melemaskan lig. Simfisis
pubis dan sbg vasodilator.
MSH: peningkatan sekresi o/ hipofisis ant., menyebabkan hiperpigmentasi pd areola,
kloasma gravidarum, dan linea nigra.
ADAPTASI ANATOMIS
Genital: peningkatan vaskularisasi dan ukuran.
•Hiperplasia uterus: tinggi (7cm > 35cm); berat (30-50 g >
1000 g); hipertrofi lig. Uterii.
•Serviks: peningkatan sekresi, pembentukan operculum.
•Vulva dan vagina: peningkatan vaskularitas.
•Relaksasi sendi pelvis dan lig. Pelvis.
Mammae: membesar dan vaskularitas meningkat, areola
menghitam, muncul tuberkel Montgomery,
KULIT
Peningkatan MSH:
•Kloasma gravidarum
•Linea nigra
Striae gravidarum
•Krn peregangan dinding abdomen.
•Rupture serat elastis subkutan.
•Warna merah muda, akan berubah menjadi
putih.
METABOLIK
•BMR > 15% krn kombinasi perubahan endokrin.
•Kehamilan bersifat hiperlipidemik dan glukosurik. Sensitivitas insulin turun a/
perubahan hormonal. GD naik u/ nutrisi fetus.
•Keseimbangan asam basa turun (155 mEq/L > 145 mEq/L) krn hemodilusi.
•Kebutuhan protein wanita hamil naik (0,5 g/kg BB atau sebutir telur ayam sehari).
•Kebutuhan zat mineral untuk ibu hamil:
1. Kalsium, 1.5 g setiap hari, 30-40 g u/ osifikasi janin
2. Fosfor, rata-rata 2 g sehari.
3. Zat besi, 30-50 mg/hari.
PENINGKATAN BERAT BADAN
Berat bumil meningkat 11-16 kg, terutama pd trimester 2 dan 3.
~3.6 kg fetus
~2 kg kg cairan amnion, plasenta, and membrane fetal.
~1.3 kg perbesaran uterus
~1 kg perbesaran mammae
~2 kg dari retensi cairan di ECF dan plasma
~1-6 kg akumulasi lemak
KARDIO & RENAL
Vol. darah naik 1-2 L:
•a/ aktv. Sistem RAA o/ progesteron
•Hemodilusi > anemia fisiologis
•CO dan tensi naik
•Pd pertengahan-akhir kehamilan: penekanan IVC o/ uterus menyebabkan hipotensi
postural (pd posisi supine)
Pd renal:
•GFR naik ~50% a/ vasodilatasi pb. darah renal o/ relaxin dan NO
•Kapasitas reabsorpsi Na dan air naik
RESPI
Volume respirasi / menit naik (~50%):
•a/ progesterone meningkatkan sensitivitas medulla thd CO2
•a/ BMR naik; kebutuhan oksigen naik (~20%)
•Penekanan uterus thd diafragma > RR naik
•VT naik, FRC turun
HEMATOLOGI
•Leukositosis (PMN) memuncak pd mgg 33
seiring kenaikan estrogen
•Fungsi limfosit ditekan
•Hct turun, anemia maternal
•Peningkatan faktor koagulasi dan aktv.
Fibrinolitik, kec. Ketika melahirkan
SISTEM KEMIH
Frekuensi mikturisi meningkat:
•Desakan janin thd VU
•Peningkatan vol. cairan total
•Peningkatan GFR
Output menurun:
•a/ peningkatan absorpsi o/ RAAS
SISTEM GI
Trimester 1
•Mual dan muntah; morning sickness
•Peningkatan salivasi
•Pica a/ def. zat besi
Trimester 2 & 3; a/ penekanan o/ uterus:
•Konstipasi a/ pengaruh progesteron
•Heartburn a/ relaksasi LES
Hepar: sintesis fibrinogen, albumin, globulin naik
Download