PERENCANAAN THE NYALO RESORT DI KAWASAN WISATA

advertisement
PERENCANAAN THE NYALO RESORT DI KAWASAN WISATA MANDEH
DENGAN PENDEKATAN DESAIN BERKELANJUTAN
Renggo Pernanda, Eko Alvares, Ika Mutia
Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta
E-mail : [email protected], [email protected], [email protected]
Abstrak
Tujuan Perencanaan The Nyalo Resort ini adalah mengoptimalkan fungsi kawasan Mandeh
sebagai kawasan strategis nasional dengan mendorong desa Sungai Nyalo menjadi desa yang
berperan penting dalam pengembangan kawasan Mandeh di masa datang. Desa Sungai Nyalo
diharapkan dapat menjadi kawasan vital untuk melayani kebutuhan pariwisata di kawasan
Mandeh.Melalui perencanaan yang berbasis desa ekowisata dan meningkatkan sumber daya
masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan baru dan ruang-ruang untuk aktifitas
kepariwisataan seperti sarana dan prasarana yang dapat menunjang aktifitas wisata berupa resort,
dengan penataan lingkungan binaan yang berkelanjutan namun tetap menjunjung tinggi kearifan
lokal. Perencanaan Kawasan Wisata Mandeh ini diharapkan dapat membantu upaya pemerintah
dalam meningkatkan mutu pariwisata kawasan Mandeh melalui Pemanfaatan potensi alam dalam
sektor kepariwisataan dari sisi produk, pasar, spasial, dan sumber daya masyarakat sekitar.
Fungsi arsitektural dalam perancanaan kawasan The Nyalo Resort ini adalah membangun
fasilitas dan sarana akomodasi yang dapat menonjolkan potensi kawasan agar dapat dinikmati
dengan baik. Sementara konsep perancangan arsitektur The Nyalo Resort mengadopsi bentukan
arsitektur tradisional dari segi sosok. Penerapan konsep filosofisnya adalah mempertahankan dan
meneruskan ideologi / kerangka berpikir dalam menghayati sifat-sifat alam dan kemudian
menyikapi dengan penetapan bentuk elemen-elemen pada bangunan sehingga dapat memiliki
sosok bangunan minangkabau baru yang arif terhadap pengaruh lingkungan sekitar.
.
Kata Kunci : Resort Berkelanjutan, Ekowisata, Sungai Nyalo, Mandeh
THE NYALO RESORT PLANNING IN MANDEH,
WITH SUSTAINABLE DESIGN APPROACHMENT
Renggo Pernanda, Eko Alvares, Ika Mutia
Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta
E-mail : [email protected], [email protected], [email protected]
ABSTRACT
The purpose of The Nyalo Resort project is to optimize function of Mandeh area as a national
strategic areas through encourage Sungai Nyalo village be instrumental in the development of
Mandeh area in the future.Sungai Nyalo village is expected to be a vital area to serve the needs
of tourism in Mandeh region.Through village-based ecotourism planning and increase the
resources of the community, creating new jobs and spaces for activities such as tourism facilities
and infrastructure that can support the activities like a tourist resort, with sustainable structuring
of the built environment but still uphold local wisdom.Planning area of Mandeh tourism is
expected to help the government's efforts to improving the quality of Mandeh region through
utilization of natural potential in the tourism sector in terms of products, markets, spatial, and
community resources around. Architectural function of The Nyalo Resort is building a facility
and means of accommodation that can highlight potential areas that can be enjoyed by both.
While the architectural concept of The Nyalo Resort adopts the traditional figure formation
architecture as terms. Application of philosophical concepts is to maintain and continue local
ideology in live natural properties and addressing the determination of the form elements on the
building so it can have a new figure wise Minangkabau buildings against the effects of the
surrounding environment.
Keywords : Sustainable Resort, Ecotourism, Sungai Nyalo, Mandeh
Kawasan dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk
1.PENDAHULUAN
Kawasan Mandeh terletak di Kecamatan
Koto XI Tarusan,
Kabupaten Pesisir
Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Kawasan
ini melingkupi 7 kampung di 3 nagari yang
dikategorikan sebagai daerah tertinggal,
dengan mata pencaharian bertani, beternak
dan nelayan. Kawasan Mandeh terdiri dari
gugusan-gugusan
pulau
membentuk
laguna, sehingga kawasan ini terlindungi
oleh pengaruh laut lepas / samudera
Hindia. Kondisi perairan kawasan mandeh
ini tenang, riak gelombang relative rendah,
strategis
panorama
Indarung-Teluk
laut,
tebing,
dan
pantai,
Beberapa pulau di kawasan mandeh ini
provinsi
yaitu
Kawasan
Bayur-Bungus-
Mandeh (ITBM)
belum dihuni dan belum disentuh oleh
pembangunan. Cukup jauh dari pusat
keramaian daerah sehingga kawasan ini
sangat berpotensi dikembangkan menjadi
1.2 Rumusan Masalah
a) Strategi apa yang akan dilakukan
kawasan wisata.
untuk merintis kawasan tertinggal
1.1 Isu-Isu Yang Berkembang
menjadi
a. Kabupaten Pesisir Selatan Merupakan
Salah Satu dari 222 kawasan yang
ditetapkan
sebagai
Kawasan
Pengembangan Pariwisata Nasional
(KPPN), hal ini disebutkan dalam
Peraturan
Pemerintah
Republik
Indonesia Nomor 50 tahun 2011
tentang Rencana Induk Pembangunan
Kepariwisataan Nasional (RIPNAS)
Tahun 2010 – 2025
kawasan
yang
berkembang secara berkelanjutan?
b) Bagaimana sinergi antara The Nyalo
Resort
dengan
perkembangan
ekonomi di desa Sungai Nyalo?
c) Bagaimana
menciptakan
arsitektur
yang dapat menjadi magnet untuk
menarik wisatawan?
d) Bagaimana
peran
tema
dalam
menyelesaikan masalah?
e) Bagaimana
b. Kabupaten Pesisir Selatan mendorong
wisata
strategi
perencanaan
dalam mewujudkan kawasan The
kawasan Mandeh menjadi kawasan
Nyalo
strategis pariwisata dalam Rencana
pariwisata nasional wilayah barat?
Tata
Tuang
Wilayah
Kabupaten
c. kawasan Mandeh ditetapkan sebagai
pengembangan
kawasan
unggulan pariwisata yang berfungsi
sebagai Pusat Pengembangan Wisata
Bahari
Wilayah
dikembangkan
Barat
menjadi
menjadi
destinasi
f) Bagaimana menciptakan desain yang
dapat menyelesaikan permasalahan
Pesisir selatan Tahun 2010 – 2030
destinasi
Resort
dan
kawasan
site?
1.3 Judul, Tema dan Filosofi
a.Judul : The Nyalo resort
Untuk
mendukung
kawasan
mandeh
menjadi kawasan wisata bahari yang
berkembang secara berkelanjutan, maka
diperlukan
strategi
pengembangan
alternatif dan efektif yang dapat berperan
dalam mengembangkan kawasan mandeh
secara keseluruhan yaitu mengembangkan
salah satu desa yang dianggap berpotensi
“Alam Takambang Jadikan Guru
Nan Rato Ka Parumahan
Tabu batumpak di nan lereang
Kok Munggu ka pakuburan
untuk dijadikan desa wisata berbasis
ecotourism, untuk mendukung gagasan
tersebut
diperlukan
sebuah
sarana-
Nan bancah Tanami Padi”
2.METODOLOGI
prasarana yang menyediakan pelayanan
akomodasi
pengunjung
yang
bersifat
ekslusif berupa kawasan wisata yang
diberi judul The Nyalo Resort
Secara umum perancangan The Nyalo
Resort ini melalui tahapan-tahapan yang biasa
b.Tema : Sustainable Design
digunakan dalam perancangan arrsitektur, yaitu
Tema Sustainable design bermaksud
untuk memanfaatkan sumber daya kawsan
secara
harmonis
kebutuhan
perekonomian
melalui
berupa
pemenuhan
peningkatan
kawasan,
pelestarian
proses desain yang lahir karena melalui
tahapan-tahapan analisis tapak dan analisis
fungsi berdasarkan data-data yang ada pada
kawasan perencanaan sehingga menjadi acuan
dalam menetapkan siteplan.
budaya , dan pelestarian lingkungan alami
kawasan untuk memenuhi kepentingannya
pada saat ini tanpa mengorbankan potensi
untuk generasi mendatan.
d. Filosofi The Nyalo Resort
Metode perancangan arsitektur yang
Secara filosofis perancangan kawasan The
Nyalo Resort ini diambil dari kaba
cendekiawan / nan kodoh radjo dalam
merumuskan fungsi lahan yang telah
diaplikasikan
diranah minang
secara
turun
temurun
diterapkan dalam perencanaan The Nyalo
Resort ini dikembangkan menjadi lebih utuh
melalui pendekatan tema sustainable design.
Kajian tema sustainable design ini melalui
setiap proses analisis dan mempengaruhi
penetapan keputusan baik dalam analisis tapak
maupun dalam analisis fungsi sehingga tema
2) daya dukung lahan,
kajian sustainable design ini melekat dalam
3) kondisi vegetasi,
perancangan The Nyalo Resort.
4) respon terhadap pengaruh arah
1. Eksisting site Sei. Nyalo ditetapkan melalui
identifikasi kawasan-kawasan berpotensi di
kawasan mandeh. Penetapan site didasari
oleh kelayakan lahan, dan potensi unggulan
yang di analisis menggunakan pendekatan
SWOT, Strenght, Weakness, Opportunity
dan Treat
pengumpulan
data-data
yang
berkaitan dengan tapak/site Ujung Paku,
pengumpulan data fisik ini dilakukan
dengan survey kawasan perencanaan..
b.Tahap analisa data fisik adalah proses
peningkatan mutu/kualitas kawasan agar
kondisi
site
dapat
mendukung
perencanaan sesuai dengan tujuan dan
sasaran perancangan yang diharapkan,
analisa ini diambil berdasarkan dari data
fisik
yang didapati
dilapangan dan
mempelajari kemungkinan-kemungkinan
yang dapat dilakukan untuk pembenahan
kualitas kawasan agar kawasan Ujung
Paku ini dapat menjadi kawasan yang
mendukung kegiatan wisata, analisis ini
mencakup analisa
1) orientasi matahari yang dapat
berpengaruh terhadap orientasi
masa bangunan,
5) analisa pemanfaatan air permukaan,
6) peningkatan infrastruktur
7) inisiasi akses untuk menuju site
c. Zoning adalah proses pentetapan zonasi
berdasarkan daya dukung lahan, orientasi
kawasan dan mempertimbangkan fungsifungsi yang akan berlangsung, zoning ini
2. Tahap Analisa Fisik Kawasan
a. Tahap
angin,
dilakukan bersamaan dengan analisa
aktifitas-aktifitas yang akan berlangsung
dalam
kawasan,
sehingga
dapat
ditetapkan peruntukan lahan secara mikro
untuk
mendukung
penetapan
fungsi
kawasan,
ini
dilakukan
zoning
berdasarkan
1)
Potensi
unggulan
pada
kawasan
2)
Daya dukung lahan
3)
Orientasi kawasan
4)
Klasifikasi
zona
publik,
semi publik dan privat
3.Tahap analisa fungsi adalah mengumpulkan
data-data yang terkait dengan fungsi yang
telah
berlangsung
mengidentifikasi
disekitar
kawasan,
kebijakan-kebijakan
pemerintah yang terkait dengan peningkatan
mutu dan fungsi
kawasan, sedangkan
analisa terhadap fungsi kawasan adalah
kajian yang dilakukan untuk mendukung
pendekatan
proses
terkait
dilakukan dengan mempelajari aktifitas
fungsi-fungsi yang akan dilakukan. telah
yang telah berlangsung pada kawasan
berlangsung disekitar site, Pertimbangan-
tersebut
pertimbangan tersebut dilakukan dengan
Penetapan keputusan pada perancangan
tahapan :
The Nyalo Resort ini adalah menyiasati
pengambilan
keputusan
sustainable
yaitu
desa
Sei.
design
Nyalo,
a. analisa aktifitas eksisting dan inisiasi
agar terjalinnya sinergi yang saling
program aktifitas yang direncanakan
menguntungkan antara kawasan The
pada kawasan
Nyalo Resort di Puncak Ujung Paku
b. merumuskan programming ruang,
c. menetapkan
berdasarkan
kebutuhan
aktifitas
yang
dengan desa Sei. Nyalo itu sendiri.
ruang
5. Siteplan adalah hasil dari gabungan
akan
analisa fisik dan analisa fungsi yang
berlangsung
diterjemahkan dalam bentuk layout
d. menghitung besaran ruang berdasarkan
peletakan massa bangunan pada tapak
standar-standar besaran ruang seperti
perencanaan, denah masa bangunan
Neufert Architect Data
dihasilkan dari kebutuhan ruang dan
4. Pendekatan
Tema
dilakukan
dengan
besaran ruang sehingga kawasan dapat
menggunakan tema sebagai acuan penting
berfungsi secara keseluruhan, memiliki
dalam setiap proses pengambilan keputusan.
fungsi-fungsi
a. Kondisi fisik kawasan dianalisa melalui
pendekatan
ekologi
dalam
tema
mikro
namun
saling
mendukung satu sama lainnya.
6. Pendekatan
Filosofi
desain
adalah
sustainable design, sehingga kajian
kajian nilai-nilai kearifan lokal yag
kondisi tapak dan proses pengambilan
menjadi dasar dalam mengembangkan
keputusan
kajian
bantuk masa bangunan The Nyalo
ekologi
Resort, mencakup penerapan ideologi
berkelanjutan,
kedalam desain sehingga diharapkan
meminimalisir kerusakan lingkungan
desain kawasan The Nyalo Resort ini
dan memaksimalkan peningkatan mutu
memiliki
kawasan dengan perencanaan
Penerapan filosofi pada desain The
didasari
mempertahankan
eksisting
secara
oleh
kondisi
b. Tema Sustainable design pada analisa
fungsi kawasan The Nyalo Resort,
Nyalo
sosok
Resort
penerapan
kearifan
ini
lebih
pesan-pesan
lokal.
kepada
yang
terkandung
dalam
sebuah
filosofi
tujuan
dan
kemudian ditetapkan sebagai dasar
masalah,
untuk
pembahasan,
menemukan
konsep/estetika
masa bangunan.
dalam
menemukan
masa
bangunan
konsep/estetika
melalui
analogi
sesuai
dengan
yang
pendekatan
batasan
rumusan
dan
lingkup
sistematika
pembahasan dan diagram Metode
7. Transformasi desain adalah proses
organisme
sasaran,
filosofi
yang
telah
dilakukan, sehingga masa bangunan
The Nyalo Resort ini diharapkan
memiliki karakter yang kuat dan unik.
Proses transformasi dilakukan dari
Perancangan.
2. BAB II TINJAUAN LITERATUR
Menjelaskan
kajian
pustaka
referensi dan riset desain yang
berkaitan dengan perencanaan dan
perancangan.
3. BAB III DATA DAN ANALISIS
Merupakan
pembahasan
penerapan ideologi dan kearifan lokal
mengenai teori dan data materi
yang
arsitektur
yang bersifat analisa makro dan
minangkabau sehingga ideologi dalam
mikro pada site terpilih, juga pada
merancang bangunan di Sumatera Barat
fisik dan non fisik pada bangunan,
juga bertahan dan berkembang secara
terpaut pada standar dan kaidah-
berkelanjutan (Sustainable)
kaidah Arsitektural. Menganalisis
khas
dalam
8. Konsep Desain adalah hasil akhir dari
fokus
bahasan
tiap
judul
seluruh analisis,pedekatan desain yang
menganalisis
dituangkan menjadi unit-unit masa
penyelesaian isu dan tema.
bangunan yang berhubungan satu sama
lainnya dan menjadi satu kawasan yang
masalah
dan
dan
4. BAB IV ASPEK/ PENDEKATAN
PERANCANGAN
utuh.
Merupakan pengkajian tentang
teori-teori
2.3 Sistematika Penyajian
yang
dipakai
dalam
aplikasi perancangan wujud fisik
1. BAB I PENDAHULUAN
Menjelaskan
latar
sebuah bangunan dari beberapa
belakang,
masalah yang akan dipecahkan,
referensi yang berkaitan dengan
perancangan Arsitektural.
5. BAB
V
KONSEP
PERANCANGAN
Fungsi
Merupakan rumusan dari aspek
pendekatan
perancangan
metode
3.2. Fungsi
pengkajian
arsitektural
dalam
perancanaan kawasan The Nyalo Resort
dengan
ini adalah membangun fasilitas dan sarana
tentang
akomodasi
yang
dapat
menonjolkan
pemilihan kosep yang akan dipakai
potensi kawasan agar dapat dinikmati
dalam aplikasi perancangan.
dengan baik. Disamping itu Arsitektural
yang memiliki karakter diharapkan dapat
icon baru untuk
3. HASIL PEMBAHASAN
identifikasi
dan
melayani aktifitas wisata.:
3.1 Site dan Tapak
Melalui
mengundang
1) Bangunan Pengelola
kawasan-
2) Spa
kawasan berpotensi disekitar kawasan
3) Restaurant Lokal
mandeh menggunakan metode analisis
4) Restaurant
SWOT, maka dipilih desa Sungai Nyalo
5) Bungalow
sebagai desa yang akan dikembangkan
6) Amphiteatre
menjadi desa ekowisata, oleh karena itu
7) Cottage Terapung
lokasi The Nyalo Resort ini ditetapkan
bersebalahan dengan Sei. Nyalo yaitu:
a. Lokasi site: Puncak Ujung Paku Sei.
Nyalo
Beberapa
faktor
yang
menjadi
pertimbangan dalam menata kawasan
adalah .
a. Bentukan tapak dan arah angin,
b. Luas site : ± 9,3 Ha
view
unggulan
dan
orientasi
matahari mempengaruhi orientasi
Batasan
Utara
: Desa Sei. Nyalo
Timur
: Perbukitan
Barat
: Laut Mandeh
Selatan
: Laut Mandeh
kawasan.
b. Bentukan
kemiringan
kontur
mempengaruhi desain arsitektural
c. Fungsi kawasan : Resort
bangunan agar dapat beradaptasi
dengan
lahan
tanpa
struktur lahan itu sendiri.
merusak
c. Meneruskan ideologi masyarakat
terdahulu
dapat
melalui filosofi yang
diaplikasikan
dalam
perencanaan.
( Gambar 2.) Block Plan
( Gambar 2.) Perspektif Kawasan
( Gambar 3.) Perspektif Kawasan
( Gambar 4.) Transformasi Desain Bangunan Utama
( Gambar 5.) Transformasi Desain Bangunan Bungalow
( Gambar 5.) Konsep Desain Bangunan Cottage terapung
e. Desain The Nyalo Resort ini
4. KESIMPULAN
nantinya diharapkan dapat menjadi
Setelah dilakukan evaluasi baik itu
landmark
konsep maupun disain yang dikaitkan
yang
mempengaruhi
perkembangan kawasan Mandeh.
dengan skripsi dan gambar pra rencana,
maka dapat ditarik kesimpulan yaitu 5. UCAPAN TERIMAKASIH
sebagai berikut:
Penulis mengucapkan terima kasih
a. Potensi kawasan Mandeh sebagai kepada yang terhormat :
kawasan wisata sangat mendukung
1. Bapak Prof. Dr. Niki Lukviarman,
hadirnya sarana prasarana dalam
S.E.,
pelayanan akomodasi berupa resort
Universitas Bung Hatta.
Akt.,
MBA
selaku
rektor
b. Arsitektur berperan penting dalam
2. Bapak Ir. Hendri Warman, MSCE,
mengubah fungsi lahan Puncak
sebagai Dekan Fakultas Teknik Sipil dan
Ujung Paku yang sulit dibangun
Perencanaan, Universitas Bung Hatta.
menjadi Landmark yang unik dan
3. Ibuk. Ir. Elfida Agus, M.T., sebagai
memiliki karakteristik yang unik
c. Perencanaan The Nyalo Resort
dapat menjadi alternatif dalam
Ketua
Jurusan
Teknik
Arsitektur,
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan,
Universitas Bung Hatta.
mengembangkan kawasan Mandeh
4. Bapak Dr. Ir. Eko Alvares Z, MSA
secara terarah melalui pendekatan
sebagai Koordinator Studio Tugas Akhir
yang ramah terhadap lingkungan
Jurusan
Teknik
sekitar
Teknik
Sipil
d. Tema Sustainable Design dapat
mempengaruhi semua aspek dalam
kehidupan,
mempertimbangkan
keberlangsungan dimasa datang.
Arsitektur
dan
Fakultas
Perencanaan,
Universitas Bung Hatta. Sekaligus selaku
dosen Pembimbing I yang senantiasa
membimbing
penulis
dalam
menyelesaikan tugas akhir ini ,
5. Bapak Ika Mutia ST. M.Sc selaku dosen
pembimbing II yang selalu memberikan
motivasi
dan
bimbingan
didalam pesisirselatan.net/?polres=6&idc=8&
penyelesaikan tugas akhir ini dan juga
mengarahkan
penulis
didalam Data
penyelesaian tugas akhir ini.
6. Kedua
Orang
Tua
(Diakses 18 April 2013 Pukul 06:21 WIB)
Potensi
Kawasan
Mandeh
www.cubadak-paradisovillage.com (diakses 26
yang
selalu Februari 2013 Pukul 05:25)
mendo’akan penulis supaya dimudahkan Diagram
dalam segala urusan.
Sustainable
Development
.http://sorinplaton.files.wordpress.com/2008/03
7. Rekan-rekan seperjuangan selama studio /sustanaible-1.jpg (Diakses 30 Juni 2013 Pukul
tugas akhir dan juga teman-teman yang 12:42 WIB)
sudah
banyak
membantu
hingga Gee, Chuck Y. 1988.Resort Development and
terselesaikan tugas akhir ini.
Management : Watson-Guptil Publication,
Green Infrastructure Resource Guide for
5. DAFTAR PUSTAKA
Fairbanks, Alaska
Architecture in a Climate Of Change-peter F (Ebook
www.forestry.alaska.gov
Collection, Diakses 13 Juni 2012
smith http://ecobooks.greenharmonyhome.com Pukul 12:15 WIB)
(Ebook
Collection, Diakses 13 Juni 2012 Hornby,
AS.
1984.
Oxford
Advantaged
Learner’s Dictionary of current English.
Pukul 01:55 WIB)
Aspek-Aspek
Sustainable
Design. America : Oxford University Press.
http://sigitwijionoarchitects.blogspot.com/2012
Lawson, Fred . and Manuel-Bovy Boid. 1977.
/04/sustainable-development.html (Diakses 14 Tourism and Recreation Development. London
Juni 2013 WIB)
: The Architecture Ltd.
A Guide to Green Infrastructure for Canadian Lawson, Fred . Hotel and Resort, Planning,
Municipalities
www.fcm.ca
(Ebook Desgn and Refubishment
:Watson-Guptil
Collection, Diakses 13 Juni 2012 Pukul 01:55
Publication Ltd
WIB)
M. Echols, John. 1987. Kamus Inggris-
Diagram
efek
rumah
kaca. Indonesia : Gramedia, Jakarta.
http://www.flickr.com/photos/hasumide/38861
Pendit, Nyoman.S. 1999. Ilmu Pariwisata,
17140/ (diakses 30 Mei 2013 Pukul 02:42 Jakarta : Akademi Pariwisata Trisakti.
WIB)
Data
Republik Indonesia, 1988. Dirjen Pariwisata
Geografi
http://www.polres-
Kawasan
Mandeh
. tentang Pariwisata Tanah air Indonesia, hal.
13.Jakarta
Republik Indonesia, 2011. Peraturan Daerah Soeroto, Myrtha. 2005. pustaka budaya &
Kabupaten Pesisir Selatan,Tentang Rencana arsitektur
Tata
Ruang
Wilayah
Kabupaten
Minangkabu.
Jakarta:
Mytle
Pesisir Publishing
Selatan tahun 2010-2030 , Lembaran Daerah Sustainability Primer Step by Natural Step –
Nomor 7 Tahun 2011, Sekretariat Daerah 2009
Tingkat II Kabupaten Pesisir Selatan. Painan.
USA)http://www.naturalstep.org/en/sustainabili
Republik Indonesia, 2012. Peraturan Daerah ty-primer-step-natural-step (Ebook Collection,
Provinsi Sumatera Barat Tentang Rencana Diakses 13 Juni 2012 Pukul 11:35 WIB)
Tata Ruang Wilayah Provinsi Sumatera Barat Standar
Sustainable
Design.http://vitate-a-
tahun 2012-2032, Lembaran Daerah Nomor 13 joel.blogspot.com/2011/11/sustainable-designTahun 2012, Sekretariat Daerah Tingkat I definisi-prinsip-dan.html (diakses 14 Juni 2013
Provinsi Sumatera Barat. Padang.
RIPPNAS.
WIB)
www.PesisirSelatan.go.id Studi
(diakses25 Februari 2013 Pukul 09 :12 WIB)
Pengertian
Hotel.
Banding
Lily
Beach
Maldives.http://www.lilybeachmaldives.com/d
jbptunikompp-gdl- ownloads.html
saefulohni-22381-4-printse-i.doc (diakses 29 (diakses 15 Juni 2013 Pukul 12:44 WIB )
Juni 2013 Pukul 05:21 WIB)
Studi
Pengertian
Centara
mpulan-definisi-arsitektur.html
Kabupaten
Studi
Pesisir
(diakses 16 januari 2013
Kebutuhan
Banding
Sripanwa
photos-spa-resort-thailand.html (Diakses 31
Ruang. Maret 2013 Pukul 03:23 WIB )
http://repository.usu.ac.id/bitstream/12345678
Studi
banding
9/19558/3/Chapter%20II.pdf (diakses 2 Juni Hotel.http://www.bulgarihotels.com
2013 Pukul 09:34 WIB)
Kuda
laut.
Resort.
Selatan. http://www.sripanwa.com/phuket-hotel-
geospasial.bnpb.go.id (diakses
Referensi
and/cirm/map.asp
(Diakses 20 Pukul 01:09 WIB )
Juni 2013 Pukul 12:02 WIB)
Referensi
Hotel.
Sustainable http://www.centarahotelsresorts.com/centaragr
Design.http://sittinur.blogspot.com/2012/07/ku
Peta
Banding
Bulgari
(diakses
30 maret 2013 pukul 09 : 14 WIB)
http://paradigma- Studi
Banding
Olhuveli
pendidikan.blogspot.com/2011/03/biologi-
Maldives.http://olhuvelimaldives.com/island/is
ikan-kuda-laut-hippocampus-kuda.htm
land.php
(diakses 20 Juni 2013 Pukul 09:15
08:41 WIB)
(diakses 28 Februari 2013 Pukul
Studi
Banding
Wedding
Chappel.http://www.conradbali.com/photogallery/photos.html (diakses 15 Juni 2013
Pukul 12 :41 WIB )
Studi
Banding
Bangunan
Utama.http://www.shigerubanarchitects.com/w
orks/2010_centre-pompidou-metz/index.html
(diakses 12 maret 2013 pukul 01:47 WIB )
Studi
Banding
Sustainable
Design.http://www.archdaily.com/59740/alilavillas-uluwatu-woha/
(diakses 26 Juni 2013
Pukul 09:03)
Studi
Banding
Pimalai
Resort.
http://www.pimalai.com/en/gallery.asp
(diakses 28 februari 2013 pukul 10 : 07 WIB)
White, Edward T., 1975. Concept Source
Book, A Vocabulary of Architectural Forms.
Florida: Architectural Media LTD.
Download