BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Spare parts management penggunaannya, jika dapat dikelola dengan baik, dapat membantu perusahaan dalam menjaga service level nya pada level yang tinggi. Namun sering sekali perusahaan tidak peduli terhadap evaluasi pengadaan spare parts sehingga dapat terjadi overstocking atau kekurangan spare parts. Pada penelitian ini, objek yang diteliti adalah spare part militer alutsista pada Pangkalan Udara TNI AU Adisutjipto Yogyakarta, khususnya pesawat KT-1B Woong Bee, karena dalam pengadaan spare part milter membutuhkan durasi waktu yang lama, baik dikarenakan faktor perjanjian antara kedua Negara ketika alutsista tersebut berasal dari Negara lain, dan juga faktor administrasi yang semakin menambah durasi pengadaan spare part. Sehingga karena dua faktor tersebut perlu adanya prioritas pengadaan spare part untuk mengetahui spare part yang memiliki prioritas tertinggi untuk didahulukan pengadaan nya. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dilakukan studi literatur sehingga dapat diketahui solusi permasalahan yang sama atau pun sejenis yang telah dilakukan oleh peneliti lainnya. Salah satu jurnal yang membahas masalah tersebut adalah Yang Tang et al (2015) yang melakukan penelitian untuk mengetahui metode maintenance yang tepat terhadap drilling and production equipment (DPE). Metode yang digunakan oleh Yang Tang et al adalah analytical hierarchy process (AHP). Namun dalam penggunaan nya AHP juga memiliki kelemahan yaitu ketika terjadi suatu bobot yang sama, maka pengambil keputusan akan bingung untuk menentukan alternative yang memiliki bobot lebih tinggi. Untuk menyelesaikan masalah tersebut 1 2 dilakukan studi literatur lebih lanjut dan ditemukan penelitian yang dilakukan oleh Ataei et al (2012) yang menggabungkan penggunaan AHP dan Monte Carlo Simulation dalam studi kasus untuk menentukan mining method terbaik dari beberapa alternative. Pada penelitian ini, penggunaan konsep Monte Carlo Simulation dan AHP akan diterapkan pada pengambilan keputusan spare part management alutsista khususnya pada studi kasus Skadron Teknik 043 Pangkalan TNI AU Adisutjipto Yogyakarta, khususnya pesawat KT-1B Woong Bee. Selain itu pada penelitian ini, akan dikembangkan sebuah software pengambilan keputusan berbasis web yang menggabungkan metode Analytical Hierarchy Process dan Monte Carlo Simulation untuk menyelesaikan masalah pengadaan spare part alutsista sehingga didapatkan prioritas pengadaan spare part yang tepat dan mengujikannya ke Skatek 043, Pangkalan Udara TNI AU Adisutjipto Yogyakarta 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah: a. Bagaimana prioritas pengambilan keputusan spare part pada pesawat KT-1B Woong bee? b. Apakah solusi yang bisa ditawarkan dalam menyelesaikan masalah yang ada pada pengadaan spare part tersebut? 1.3 Batasan Masalah Batasan masalah dalam penelitian ini antara lain: a. Penelitian ini dilakukan pada alutsista yang berada pada Skatek 043, Pangkalan Udara TNI AU Adisucipto Yogyakarta 3 b. Pada penelitian ini dalam melakukan kegiatan pengadaan spare part, Skatek 043 memiliki sebuah periode pengadaan yang jelas yang telah ditentukan sebelumnya c. Hasil pengambilan keputusan hanya dapat digunakan pada pesawat KT-1B Woong Bee 1.4 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian yang dilakukan untuk menjawab rumusan masalah diatas adalah untuk mengembangkan software pengambilan keputusan dengan menggabungkan metode Analytical Hierarchy Process dan Monte Carlo Simulation untuk menyelesaikan masalah pengadaan spare part alutsista sehingga didapatkan prioritas pengadaan spare part yang tepat dan mengujikannya ke Skatek 043, Pangkalan Udara TNI AU Adisutjipto Yogyakarta 1.5 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini dapat dijelaskan seperti pada uraian seperti dibawah ini. 1. Manfaat Teoretis Manfaat teoretis penelitian ini adalah sumbangan ilmu dalam penggunaan metode Analytical Hierarchy Process dan Monte Carlo Simulation dengan menggunakan software berbasis web 2. Manfaat Praktis Manfaat praktis dari penelitian ini adalah dapat memberikan pertimbangan kepada Skadron Teknik 043 dalam melakukan pengadaan spare part pesawat KT-1B Woong Bee melalui software pengambilan keputusan 3. Manfaat Bagi Penulis 4 Manfaat bagi penulis adalah sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan studi pada program studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada