67 BAB 1 PENDAHULUAN 2.1 Latar Belakang Pengendalian

advertisement
67
BAB 1
PENDAHULUAN
2.1 Latar Belakang
Pengendalian dengan pengukuran didalam operasional pabrik bahan bakar minyak
secara konvensional memiliki banyak keterbatasan terutama menyangkut masalah
mutu dan efisiensi. Pengontrolan yang dilakukan oleh petugas setiap pengisian
minyak pada tanki diesel harus memonitoring dan mencatat setiap ketinggian minyak
yang tertampung di tangki. Namun untuk pengukuran, petugas masih melakukan
tugasnya secara manual dengan cara melihat ketinggian minyak pada tangki dengan
melihat langsung ke bak ukur yang tertulis pada dinding tangki dan tidak jarang
menggunakan tiang sebagai meteran yang dimasukkan ke tanki untuk mengukura
ketinggian permukan minyak , dalam pencatatan sebagai laporan masih dicatat secara
manual dengan menggunakan buku laporan harian.
Sistem operasional dalam pengukuran volume dan tinggi permukaan minyak
pada tanki diesel secara manual diatas tidaklah efisien, hal tersebut sering
menimbulkan permasalahan bagi petugas dilapangan yang jumlahnya terbatas untuk
mengawasi dengan jumlah tangki yang lebih banyak dari petugas, sebab dengan
sistem manual tersebut bisa menimbulkan cukup masalah serta produksi terganggu,
nilai kerugianpun akan muncul, untuk itu perlu dipilih teknologi yang tepat, mudah
dan berdayaguna dalam operasional.
Dari keterangan dan kendala di atas, maka dirancang perangkat teknologi otomasi
untuk membantu meringankan kinerja bagi petugas untuk pengontrolan debit minyak
agar mempermudah operasional pabrik bahan bakar minyak terutama dalam otomasi
pompa pengukuran volume dan tinggi permukaan minyak agar tidak terjadi kendala
yang dapat merugikan.
Simulasi sistem otomasi pompa untuk pengukuran volume minyak pada tanki diesel
dengan menggunakan sensor ultrasonic berbasis mikrokontroler AT89S51 merupakan
solusi dari permasalahan diatas. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan sensor
Universitas Sumatera Utara
2
ultrasonik sebagai alat untuk mendeteksi dan mengukur penggunaan volume dan
tinggi permukaan minyak yang berada di dalam tanki sehingga didapatlah besaranbesaran parameter tersebut secara real time dari keluaran sensor. Berdasarkan dari
kebutuhan real time ini didapatlah data akurat yang selanjutnya mengirimkan
informasi secara tepat dan berkelanjutan pada pusat sistem.
Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat menginformasikan volume
penggunaan minyak. Sehingga sistem mampu mengoptimalkan penggunaan minyak
dengan tepat guna dan mengurangi kerugian – kerugian yang ada dalam pengisian dan
penggunaan minyak.
2.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, masalah dirumuskan adalah
bagaimana membuat suatu alat yang dapat mengukur penggunaan volume dan tinggi
permukaan minyak dalam tanki diesel dengan pengisian minyak melalui kontrol
pompa otomatis sehingga dapat menggantikan kinerja alat otomatis yang sudah ada
sebelumnya.
2.3 Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah :
1. Hanya membahas mengenai otomasi pompa untuk pengukuran volume dan
tinggi permukaan minyak pada tanki diesel.
2. Hasil pengukuran yang disimpan ke database adalah hasil volume permukaan
minyak yang terpakai yaitu pada saat pompa mati (off).
3. Pada percobaan ini untuk pengukuran volume minyak dihitung berdasarkan
range yang sudah ditentukan.
4. Jarak yang diukur sesuai dengan media penampung, untuk simulasi ini
menggunakan media penampung dengan ukuran tinggi maksimal 22 cm yang
dapat menampung maksimal 5 liter minyak.
Universitas Sumatera Utara
3
5. Alat dapat mengukur volume dan tinggi permukaan semua jenis larutan, pada
pembahasan minyak sebagai parameter pengukuran dan air sebagai media
simulasi.
6. Sensor yang digunakan untuk mengukur volume permukaan minyak adalah
sensor ultrasonic PING))) buatan PARALLAX.
7. Mikrokontroler yang digunakan pada alat ini jenis MCS-51 tipe AT89S51.
8. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah bahasa assembly untuk
mikrokontroler dan visual basic 6.0 untuk interface pada PC.
2.4 Tujuan Penelitian
Merancang suatu alat yang dapat dioperasikan untuk mematikan dan menghidupkan
pompa minyak secara otomatis dan mengukur penggunaan volume dan tinggi
permukaan minyak yang sudah diukur berdasarkan ruang yang kosong pada tanki
(terpakai) dan ruang yang terisi pada tanki (tersisa), serta melakukan pengiriman data
menggunakan RS232 dan menampilkan hasilnya pada PC sehingga data penggunaan
volume dan tinggi permukaan minyak lebih akurat.
2.5 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Mempermudah pemantauan volume dan tinggi permukaan minyak yang sudah
diukur berdasarkan ruang yang kosong pada tanki (terpakai) dan ruang yang
terisi pada tanki (tersisa).
2. Memberikan data secara akurat dari hasil pengukuran volume permukaan
minyak baik dari yang terpakai maupun yang tersisa.
3. Pengisian minyak pada tanki diesel dilakukan secara otomatis sesuai dengan
batas maksimum dan minimum dari permukaan minyak pada tanki yang telah
ditentukan.
4. Meringankan kinerja manusia atau operator dalam hal pengontrolan debit
minyak di dalam tanki penampung sehingga tidak terjadi hal-hal yang
merugikan.
Universitas Sumatera Utara
4
2.6 Metodologi Penelitian
Untuk mempermudah pemahaman serta pembahasan bagaimana sebenarnya sistem
kerja dari simulasi sistem otomasi pompa minyak pada tanki diesel dengan
menggunakan sensor PING))) parallax berbasis mikrokontroller AT89S51, maka
sistematika metodologi penelitian skripsi ini adalah sebagai berikut:
1. Studi Literatur
Melakukan studi kepustakaan melalui hasil penelitian berupa buku, jurnal,
dan artikel – artikel yang terkait, serta mempelajari lebih dalam teori – teori
tentang sensor dan mikrokontroler.
2. Pengumpulan Data
Dalam tahapan selanjutnya adalah pengumpulan data yang valid dalam
mengukur volume minyak. Minyak sebagai parameter pengumpulan data.
3. Analisis dan Perancangan Sistem
Melakukan analisis terhadap permasalahan yang terjadi untuk mendapatkan
solusi terbaik untuk permasalahan tersebut dan membuat perencanaan
struktur rangkaian dasar seperti blok diagram, flowchart dan sistematis untuk
rangkaian alat.
4. Pengujian Sistem
Pada tahapan ini akan dilakukan pengujian sistem secara keseluruhan baik
dari perangkat keras maupun dari perangkat lunak untuk melihat apakah
sistem sudah sesuai dengan perancangan.
2.7 Sistematika Penulisan
Susunan penulisan Tugas Akhir ini disajikan dalam beberapa bab, yaitu:
BAB 1 : PENDAHULUAN
Dalam bab ini berisikan mengenai latar belakang, rumusan masalah, tujuan penulisan,
batasan masalah, serta sistematika penulisan.
BAB 2 : LANDASAN TEORI
Universitas Sumatera Utara
5
Dalam bab ini dijelaskan tentang teori pendukung yang digunakan untuk pembahasan
dan cara kerja rangkaian. Teori pendukung yang di bahas antara lain: sensor Ping))),
Mikrokontroler, bahasa pemograman yang digunakan, serta karakteristik dari
komponen-komponen pendukung.
BAB 3 : PERANCANGAN ALAT DAN PROGRAM
Pada bagian ini akan dibahas sistem perancangan alat yaitu: diagram blok rangkaian,
flowchart (diagram alir) dari rangkaian, skematik dari masing-masing sub rangkaian,
serta program yang akan diisikan ke mikrokontroller AT89S51.
BAB 4 : PENGUJIAN DAN ANALISA
Dalam bab ini akan dibahas tentang hasil pengujian dan analisa dari alat untuk
membuktikan kebenaran dari alat yang dibuat.
BAB 5 : PENUTUP
Bab ini menjelaskan kesimpulan dan saran dari alat ataupun data yang dihasilkan dari
alat.
Universitas Sumatera Utara
Download