Full page photo

advertisement
Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2012 (audited)
f)
g)
h)
i)
j)
k)
l)
berdasarkan persetujuan BPMIGAS dan dapat diperhitungkan sebagai cost recovery.
Koreksi Pembukuan Kredit/Debit oleh Bank Indonesia
Merupakan koreksi-koreksi kredit yang diakibatkan adanya koreksi pembukuan ganda, atau
pembukuan dobel yang dilakukan oleh Bank Indonesia.
Koreksi pembukuan kredit oleh Bank Indonesia sebesar USD163,685,347 atau setara dengan
Rp1.587.722.539.531. Rincian sebagai berikut.
- Koreksi atas pembukuan ganda/dua kali jurnal penerimaan oleh Bank Indonesia pada
setoran SDA migas bulan Desember 2012 sebesar USD145,955,201 atau setara dengan
Rp1.416.715.277.117
- Koreksi atas pembukuan ganda/dua kali jurnal penerimaan oleh Bank Indonesia pada
pembayaran PPh dan PPN atas fee penjualan migas tahun 2010 sebesar USD17,730,146
atau setara dengan Rp171.007.262.414
Retur/Pengembalian Kredit/ Debit karena Salah Rekening
Retur/pengembalian karena Salah Rekening sebesar USD73,897 atau setara dengan
Rp706.715.950 merupakan koreksi kredit yang diakibatkan adanya retur pembayaran
kewajiban-kewajiban sektor migas karena pergantian rekening atau kesalahan rekening tujuan
pihak ketiga. Rincian sebagai berikut.
– Pembayaran DMO Fee tahun 2011 yang diterima kembali di rekening migas Nomor
600.000411980 karena salah rekening KKKS sebesar USD7,041 atau setara dengan
Rp64.833.436. Transaksi ini sudah dibayarkan kembali sebagai pembayaran DMO Fee tahun
2012.
– Pembayaran reimbursment PPN KKKS yang diterima kembali di rekening migas Nomor
600.000411980 karena salah rekening KKKS sebesar USD66,856 atau setara dengan
Rp641.882.514.
Biaya Adminstrasi Bank (Bank Charges)
Merupakan potongan yang dilakukan oleh Bank koresponden KKKS karena adanya retur atau
pengembalian akibat salah rekening ketika pemerintah melakukan pembayaran atas kewajiban
kontraktual. Potongan tersebut dapat diketahui dengan berkurangnya jumlah nominal antara
pembayaran aktual dengan jumlah nominal yang diretur.
Penerimaan Lainnya
Penerimaan lainnya sebesar USD635,000 atau setara dengan Rp6.007.100.000 merupakan
penerimaan di luar kegiatan usaha hulu migas yang disebabkan karena terjadinya kesalahan
penyetoran oleh GS Energy Co. Terhadap setoran ini telah dipindahbukukan ke rekening KUN
600.502411980 sebagai PPh di luar migas berdasarkan permintaan Ditjen Pajak.
Selisih Kurs Pembukuan Kredit/ Debit
Merupakan selisih kurs pada pembukuan Bank Indonesia akibat dari perubahan kurs transaksi
harian dengan kurs neraca yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Selisih kurs ini terjadi karena
transaksi di rekening migas Nomor 600.000411980 dalam satuan mata uang US Dollar
sedangkan pembukuan harian Bank Indonesia dalam Rupiah. Koreksi selisih kurs ini tidak
berpengaruh pada saldo penerimaan migas.
Pembayaran kepada pihak ketiga
Merupakan penyelesaian kewajiban-kewajiban pemerintah kepada kontraktor dalam rangka
pelaksanaan kontrak kerja sama migas baik yang diatur berdasarkan ketentuan perundangundangan maupun yang telah diatur dalam Production Sharing Contract (PSC). Kewajiban
pemerintah tersebut meliputi pembayaran PBB migas ke daerah, reimbursment PPN ke
kontraktor, Pajak Penerangan Jalan Non PLN dan Pajak Air Bawah tanah (PDRD), pembayaran
DMO Fee KKKS, pembayaran underlifting KKKS, pembayaran fee penjualan PT Pertamina
(Persero), dan pembayaran anggaran BPMIGAS.
Pemindahbukuan ke Rekening KUN
Terdiri atas pemindahbukuan sebagai berikut.
Pemindahbukuan PNBP SDA Migas, merupakan proses pemindahbukuan penerimaan SDA
migas dari rekening migas Nomor 600.000411980 ke Rekening Kas Umum Negara Nomor
600.502411980 yang dilakukan setiap akhir bulan setelah diperhitungkan/dicadangkan
dengan kewajiban-kewajiban kontraktual pemerintah dalam rangka pelaksanaan kontrak
Catatan atas Laporan Keuangan -171-
Download