(ral) dan rancangan acak kelompok (rak)

advertisement
This page was exported from - Karya Tulis Ilmiah
Export date: Fri Nov 3 0:28:39 2017 / +0000 GMT
PERBEDAAN RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL) DAN RANCANGAN
ACAK KELOMPOK (RAK)
? Rancangan Acak Lengkap (RAL) :Pada rancangan acak lengkap (RAL) Penerapan percobaan satu faktor dalam rancangan acak
lengkap biasanya digunakan jika kondisi unit percobaan yang digunakan relative homogen. Penerapan perlakuan terhadap unit
percobaan dilakukan secara acak terhadap seluruh unit percobaan. Seperti percobaan-percobaan yang dilakukan di laboratorium atau
rumah kaca yang pengaruh lingkungannya lebih mudah dikendalikan.Rancangan acak lengkap dipergunakan jika variabel luar tidak
diketahui, atau bila pengaruh variabel ini yang sengaja tidak dikontrol terhadap variasi subyek, adalah sangat kecil. Rancangan ini
juga dipakai jika diketahui bahwa subyek ke- adaannya seragam dan inferensi yang dibuat berdasarkan hasil percobaan tidak
dimaksudkan sebagai inferensi yang bersifat percobaan tidak dimaksudkan sebagai inferensi yang bersifat luas serta berlaku untuk
populasi yang lebl beragam. Rancangan ini memiliki satu kelemahan. Yakni, walaupun randomi- sasi dan matching telah dilakukan
sejauh mungkin, namun kemampuan metabolisme di antara subyek itu mungkin masih tetap ada. Karenanya, dapat dimengerti jika
rancangan ini tidak disarankan jika hasil ujinya dipergunakan untuk inferen- si populasi yang lebih beragamMisalnya saja kita ingin
mempelajari apakah penambahan protein pada media biakan, katakanlah agar, berpengaruh terhadap kecepatan berbiak suatu jenis
bakteri atau tidak. Untuk itu kita tentukan kadar protein yang hendak kita selidiki, katakanlah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8%, dan
1,0% ( dan kita sebut dangan perlakuan yang diberikan). Perlakuan ? perlakuan tersebut kemudian kita tempatkan dalam cawan ?
cawan Petri yang berisi media biakan dan kemudian diinokulasi bakteri yang akan dipelajari sifat ? sifatnya. Masing ? masing
perlakuan kita ulang beberapa kali (pada cawan yang berbeda), katakanlah masing ? masing 4 kali, untuk memungkinkan adanya
keragaman atau variasi dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Kesemuanya kita lakukan dilaboratorium yang
mempunyanyi suhu dan kelembaban tertentu. Kecepatan berbiak pada suatu periode tertentu kita cacat, datanya dianalisis untuk
kemudian diputuskan ada tidaknya pengaruh penambahan protein tersebut terhadap pertumbuhan bakteri.? Rancangan Acak
Kelompok :Rancangan acak kelompok lengkap sangat baik digunakan jika keheterogenan unit percobaan berasal dari satu sumber
keragaman. Sebagai contoh, percobaan yang dilakukan pada lahan yang miring, percobaan yang melibatkan umur tanaman yang
berbeda dan sebagainya. Percobaan ini juga baik dignakan untuk mengatasi kesulitan dalam mempersiapkan unit percobaan
homogen dalam jumlah besar. Kelompok yang dibentuk hendaknya menghindari terjadinya interaksi dengan perlakuan yang
diberikan terhadap unit-unit percobaan. Pemberian perlakuan terhadap unit percobaan dilakukan secara acak pada setiap kelompok,
dengan batasan bahwa setiap perlakuan muncul sekali pada setiap kelompok. Contoh, suatu percobaan dengan enam buah perlakuan
(P1, P2, P3, P4, P5, P6) dan setiap perlakuan diulang dalam tiga kelompok atau blok. Dengan demikian unit percobaan yang
dilibatkan sebanyak 6 unit pada setiap blok sehingga secara keseluruhan dibutuhkan 3x6 = 18 unit percobaan. Pengacakan
perlakuan dilakukan pada masing-masing blok percobaan. Sehingga salah satu bagan percobaannya dapat digambarkan sebagai
berikut:
Output as PDF file has been powered by [ Universal Post Manager ] plugin from www.ProfProjects.com
| Page 1/1 |
Download