BAB II LANDASAN TEORI

advertisement
BAB II
LANDASAN TEORI
Pada bab ini akan dibahas mengenai teori-teori dasar yang digunakan untuk
menunjang perancangan dan pembuatan alat.
2.1
Asap Rokok
Asap rokok yang disebut juga sebagai Environmental Tobaco Smoke (ETS)
terdiri dari Mainstream Smoke yaitu asap yang dihembuskan mulut perokok, dan
Sidestream Smoke yaitu asap rokok yang dihasilkan dari ujung rokok yang
membara. Environmental Tobaco Smoke mengandung fase gas dan komponen
partikulat. Sidestream Smoke adalah komponen utama Environmental Tobaco
Smoke dengan mengandung hampir seluruh dari total fase gas dan lebih dari
setengah total dari komponen partikulat. Perbedaan emisi ini diakibatkan oleh
perbedaan temperature pembakaran tembakau, Ph, dan derajat kelarutan asap di
udara.
Sidestream Smoke dihasilkan pada temperature lebih rendah dari
Mainstream Smoke yaitu 600°C dibanding 800-900°C pada saat perokok
menghembuskan asap, dan pada ph yang lebih tinggi yaitu 6.7 - 7.5 dibanding. 6.0
6
http://digilib.mercubuana.ac.id/
7
- 6.7 pada Mainstream Smoke. Ph lebih tinggi pada Sidestream Smoke
menandakan bahan organik terkandung lebih banyak, tidak mengandung asam,
dan mengandung ammonia lebih banyak. Sidestream Smoke lebih cepat terlarut di
udara, sehingga ukuran partikelnya lebih kecil dibanding Mainstream Smoke
sehingga dapat ditemui perubahan fase zat untuk beberapa komponen. Nikotin
contohnya, merupakan partikel pada Mainstream Smoke, namun ditemui pada
Sidestream Smoke lebih banyak dalam fase gas. Perubahan ini disebabkan
kelarutan Sidestream Smoke yang cepat di udara. Ukuran partikel pada Sidestream
Smoke umumnya berada pada kisaran 0.01-1.0 μm. sedangkan Mainstream Smoke
memiliki ukuran partikel antara 0.1-1.0 μm.
2.2
Aktuator Solenoid
Aktuator solenoid adalah sebuah peralatan yang mengubah sinyal elektrik
menjadi gerakan mekanis untuk menggerakkan atau mengontrol sebuah
mekanisme atau sistem. Aktuator diaktifkan dengan menggunakan lengan
mekanis yang biasanya digerakkan oleh motor listrik, yang dikendalikan oleh
media pengontrol otomatis yang terprogram pada suatu mikrokontroler. Bagianbagian pada aktutor solenoid dapat dilihat pada Gambar 2.1.
Gambar 2.1 Bagian – bagian Aktuator Solenoid
http://digilib.mercubuana.ac.id/
8
Aktuator Solenoid dibuat dari kumparan dan inti besi yang dapat
digerakkan, kekuatan menarik dan mendorong ditentukan oleh jumlah lilitan pada
kumparan. Tampak asli dari aktuator solenoid pada Gambar 2.2.
Gambar 2.2 Aktuator Solenoid
2.3
Arduino
Arduino adalah papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya
terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR
dari perusahaan Atmel. Mikrokontroler itu sendiri adalah chip atau IC (integrated
circuit) yang bisa diprogram menggunakan komputer.
Tujuan menanamkan program pada mikrokontroler adalah agar rangkaian
elektronik dapat membaca input, memproses input tersebut dan kemudian
menghasilkan output sesuai yang diinginkan. Jadi mikrokontroler bertugas
sebagai otak yang mengendalikan proses input, dan output sebuah rangkaian
elektronik. Bagian-bagian pada Arduino dapat dilihat pada Gambar 2.3.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
9
Gambar 2.3 Arduino Mega 2560
Adapun data teknis board Arduino Mega 2560 sebagai berikut :
 Mikrokontroler: Arduino Mega 2560
 Tegangan Operasi: 5V
 Tegangan Input (recommended): 7 - 12V
 Tegangan Input (limit): 6 - 20V
 Pin digital I/O: 54 ( 15 pin digunakan sebagai output PWM )
 Pin analog input: 16
 Arus DC per pin I/O: 40 mA
 Arus DC untuk pin 3.3V: 50 mA
 Flash Memory: 256 KB ( 8 KB digunakan untuk bootloader)
 SRAM: 8 KB
 EEPROM: 4 KB
 Kecepatan Pewaktu: 16 MHz
http://digilib.mercubuana.ac.id/
10
2.3.1
Pin – pin mikrokontroler Atmega 2560
Gambar 2.4 Pin Mikrokontroler Atmega 2560
Atmega 2560 memiliki 100 Pin, yang masing-masing pinnya
memiliki fungsi yang berbeda-beda baik sebagai port maupun fungsi yang
lainnya.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
11
Gambar 2.5 Blok Diagram Atmega 2560
Pada AVR status
register mengandung beberapa informasi
mengenai hasil dari kebanyakan hasil eksekusi instruksi aritmatik.
Informasi ini digunakan untuk altering arus program sebagai kegunaan
untuk meningkatkan performa pengoperasian. Register ini di-update
setelah operasi ALU (Arithmetic LogicUnit) hal tersebut seperti yang
tertulis dalam data sheet khususnya pada bagian Instruction Set
Reference. Dalam hal ini untuk beberapa kasus dapat membuang
penggunaan kebutuhan instrukasi perbandingan yang telah didedikasikan
serta dapat menghasilkan peningkatan dalam hal kecepatan dan kode yang
http://digilib.mercubuana.ac.id/
12
lebih sederhana dansingkat. Register ini tidak secara otomatis tersimpan
ketika memasuki sebuah rutin interupsi dan juga ketika menjalankan
sebuah perintah setelah kembali dari interupsi. Namun hal tersebut harus
dilakukan melalui software.
2.4
Ethernet Shield
Ethernet Shield adalah modul yang berfungsi menghubungkan Arduino
board dengan jaringan internet. Ethernet shield merupakan NIC (Network
Interface Card) bagi arduino sehingga data data dikirim atau diterima dari
jaringan komputer.
Komunikasi antara chip prosessor di board Arduino Mega (master) dengan
prosessor di boardethernet (slave) berupa bus SPI (Serial Peripheral Interface).
Empat sinyal SPI adalah Master InSlave Out (MISO), Master Out Serial In
(MOSI), Serial Clock (SCLK) dan Chip Select (CS). Pada master dan slave
terdapat register serial shift yang mengirimkan byte melalui sinyal MOSI (master
→ slave) dan MISO (slave → master). di dalam arduino ethernet sendiri terdapat
slot mikro SD yang berbungsi sebagai tempat penyimpanan file, untuk
Menghubungkan dan menggunakan modul hingga dapat terkoneksi internet cukup
mudah, caranya dengan memasangkan modul tersebut di atas Arduino board,
sambungkan dengan kabel network RJ45 crossover, slot ini juga sudah
kompetible dengan arduino uno dan mega. Arduino berkomunikasi dengan baik
antara W5100 dan micro-SD, dengan menggunakan SPI bus melalui header ICSP.
W5100 dan micro-SD tidak dapat dioperasikan secara bersamaan dalam satu
http://digilib.mercubuana.ac.id/
13
waktu, dikarenakan W5100 dan micro-SD menggunakan satu penghubung yaitu
SPI bus.
Gambar 2.6 Ethernet Shield
Ethernet Shield memiliki beberapa indicator LED sebagai berikut :
1. PWR : menampilkan board dan shield dalam kondisi menyala
2. LINK : menampilkan adanya aliran proses data yang ditandai dengan
berkedipnya LED
3. FULLD : menampilkan bahwa jaringan terhubung dengan kondisi full
duplex
4. 100M : menampilkan kecepatan jaringan dalam sambungan
5. RX : menampilkan bahwa shield menerima data
6. TX : menampilkan bahwa shield mengirim data
7.
COLL : menampilkan bahwa terjadi tabrakan data pada jaringan.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
14
2.5
Sensor Asap MQ-2
Sensor asap MQ-2 adalah Sensor gas asap yang mendeteksi konsentrasi gas
yang mudah terbakar di udara serta asap dan output membaca sebagai tegangan
analog. Sensor gas asap MQ-2 dapat langsung diatur sensitifitasnya dengan
memutar trimpot atau potensiometer. Sensor ini biasa digunakan untuk
mendeteksi kebocoran gas baik di rumah maupun di industri. Gas yang dapat
dideteksi diantaranya : LPG, i-butane, propane, methane ,alcohol, Hydrogen,
smoke.
Gambar 2.7 Analog Gas/Asap Sensor MQ-2
Spesifikasi sensor :
•
Catu daya rangkaian : 3,3VDC - 5VDC
•
Memiliki sensitivitas yang tinggi dan respon yang cepat
• Input Analog
• Sensor ini dapat mendeteksi konsentrasi gas yang mudah terbakar di udara
serta asap dan keluarannya berupa tegangan analog. Sensor dapat mengukur
konsentrasi gas mudah terbakar dari 300 sampai 10.000 sensor ppm. Dapat
beroperasi pada suhu dari -20°C sampai 50°C dan mengkonsumsi arus kurang
dari 150 mA pada 5V.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
15
2.6
Liquid Crystal Display (LCD)
LCD (Liquid Crystal Display) adalah suatu jenis media tampil yang
menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. LCD sudah digunakan
diberbagai bidang misalnya alal–alat elektronik seperti televisi, kalkulator, atau
pun layar komputer. Pada postingan aplikasi LCD yang digunakan ialah LCD dot
matrik dengan jumlah karakter 2 x 16. LCD sangat berfungsi sebagai penampil
yang nantinya akan digunakan untuk menampilkan status kerja alat.
2.6.1
Fitur LCD 16 x 2
Adapun fitur yang disajikan dalam LCD ini adalah :
1.
Terdiri dari 16 karakter dan 2 baris.
2.
Mempunyai 192 karakter tersimpan.
3.
Terdapat karakter generator terprogram.
4.
Dapat dialamati dengan mode 4-bit dan 8-bit.
5.
Dilengkapi dengan back light.
Bentuk fisik LCD 16 x 2 di tunjukan pada Gambar 2.8.
Gambar 2.8 Bentuk Fisik LCD 16 x 2
2.6.2
Spesifikasi Kaki LCD 16 x 2
Spesifikasi kaki LCD 16 x 2 ditunjukan pada tabel 2.1
http://digilib.mercubuana.ac.id/
16
Tabel 2.1 Spesifikasi Kaki LCD 16 x 2
2.6.3
Pin No.
Deskripsi
1
Ground
2
Vcc
3
Pengatur kontras
4
“RS” Instruction/Register Select
5
“R/W” Read/Write LCD Registers
6
“EN” Enable
7-14
Data I/O Pins
15
Vcc
16
Ground
Cara Kerja LCD Secara Umum
Pada aplikasi umumnya RW diberi logika rendah “0”. Bus data
terdiri dari 4-bit atau 8-bit. Jika jalur data 4-bit maka yang digunakan ialah
DB4 sampai dengan DB7. Sebagaimana terlihat pada table diskripsi,
interface LCD merupakan sebuah parallel bus, dimana hal ini sangat
memudahkan dan sangat cepat dalam pembacaan dan penulisan data dari
atau ke LCD. Kode ASCII yang ditampilkan sepanjang 8-bit dikirim ke
LCD secara 4-bit atau 8 bit pada satu waktu. Jika mode 4-bit yang
digunakan, maka 2 nibble data dikirim untuk membuat sepenuhnya 8-bit
(pertama dikirim 4-bit MSB lalu 4-bit LSB dengan pulsa clock EN setiap
nibble-nya). Jalur kontrol EN digunakan untuk memberitahu LCD bahwa
mikrokontroller mengirimkan data ke LCD. Untuk mengirim data ke LCD
http://digilib.mercubuana.ac.id/
17
program harus menset EN ke kondisi high “1” dan kemudian menset dua
jalur kontrol lainnya (RS dan R/W) atau juga mengirimkan data ke jalur
data bus.
Saat jalur lainnya sudah siap, EN harus diset ke “0” dan tunggu
beberapa saat (tergantung pada data sheet LCD), dan set EN kembali ke
high “1”. Ketika jalur RS berada dalam kondisi low “0”, data yang
dikirimkan ke LCD dianggap sebagai sebuah perintah atau instruksi
khusus (seperti bersihkan layar, posisi kursor dll). Ketika RS dalam
kondisi high atau “1”, data yang dikirimkan adalah data ASCII yang akan
ditampilkan dilayar. Misal, untuk menampilkan huruf “A” pada layar
maka RS harus diset ke “1”. Jalur kontrol R/W harus berada dalam kondisi
low (0) saat informasi pada data bus akan dituliskan ke LCD. Apabila R/W
berada dalam kondisi high “1”, maka program akan melakukan query
(pembacaan) data dari LCD. Instruksi pembacaan hanya satu, yaitu Get
LCD status (membaca status LCD), lainnya merupakan instruksi
penulisan. Jadi hampir setiap aplikasi yang menggunakan LCD, R/W
selalu diset ke “0”. Jalur data dapat terdiri 4 atau 8 jalur (tergantung mode
yang dipilih pengguna), DB0, DB1, DB2, DB3, DB4, DB5, DB6 dan
DB7. Mengirim data secara parallel baik 4-bit atau 8-bit merupakan 2
mode operasi primer. Untuk membuat sebuah aplikasi interface LCD,
menentukan mode operasi merupakan hal yang paling penting.
Mode 8-bit sangat baik digunakan ketika kecepatan menjadi
keutamaan dalam sebuah aplikasi dan setidaknya minimal tersedia 11 pin
I/O (3 pin untuk kontrol, 8 pin untuk data). Sedangkan mode 4 bit minimal
http://digilib.mercubuana.ac.id/
18
hanya membutuhkan 7-bit (3 pin untuk kontrol, 4 pin untuk data). Bit RS
digunakan untuk memilih apakah data atau instruksi yang akan ditransfer
antara mikrokontroller dan LCD. Jika bit ini di set (RS = 1), maka byte
pada posisi kursor LCD saat itu dapat dibaca atau ditulis. Jika bit ini di
reset (RS = 0), merupakan instruksi yang dikirim ke LCD atau status
eksekusi dari instruksi terakhir yang dibaca.
2.7
Power Supply Adaptor
Power Supply Adaptor adalah suatu perangkat yang dapat melakukan
penurunan tegangan listrik dari 220V AC menjadi 12V DC, 5V DC atau 3,3V DC.
Yang digunakan disini yaitu 12V DC. Komponen yang terdapat pada power
supply Adaptor dapat dilihat seperti pada Gambar 2.9.
Gambar 2.9 Power Supply Adaptor
2.8
Buzzer
Buzzer adalah sebuah komponen elektronika yang berfungsi untuk
mengubah getaran listrik menjadi getaran suara. Pada dasarnya prinsip kerja
buzzer hampir sama dengan loud speaker, jadi buzzer juga terdiri dari kumparan
yang terpasang pada diafragma dan kemudian kumparan tersebut dialiri arus
http://digilib.mercubuana.ac.id/
19
sehingga menjadi elektromagnet, kumparan tadi akan tertarik ke dalam atau
keluar, tergantung dari arah arus dan polaritas magnetnya, karena kumparan
dipasang pada diafragma maka setiap gerakan kumparan akan menggerakkan
diafragma secara bolak-balik sehingga membuat udara bergetar yang akan
menghasilkan suara. Buzzer biasa digunakan sebagai indikator bahwa proses telah
selesai atau terjadi suatu kesalahan pada sebuah alat (alarm). Berikut tampilan
visual dan simbol buzzer pada Gambar 2.10.
Gambar 2.10 Buzzer
2.9
Relay
Relay adalah saklar listrik atau elektrik yang membuka atau menutup sirkuit
atau rangkaian lain dalam kondisi tertentu. Relay pada dasarnya adalah sakelar
yang membuka dan menutupnya dengan tenaga listrik melalui coil relay yang
terdapat di dalamnya. Pada awalnya sebuah relay di anggap memiliki coil atau
lilitan tembaga atau cooper yang melilit pada sebatang logam, pada saat coil di
beri masukan arus atau tegangan listrik dan elektrik maka coil akan membuat
medan elektromagnetik yang mempengaruhi batang logam di dalam lingkarannya
tersebut untuk menjadikannya sebuah magnet. Kekuatan magnet yang terjadi pada
batang logam tersebut menarik lempeng logam lain yang terhubung melalui
armature atau tuas ke sebuah sakelar. Biasanya relay memicu sakelar terbuka dan
tertutup, dan hal ini tergantung type dan kebutuhan.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
20
Gambar 2.11 Relay Satu Channel
2.10 Acrylic
Polymethyl metacrylate (PMMA) atau acrylic merupakan material yang
bening. Tidak hanya sekedar tembus pandang, PMMA juga sedikit sekali
menyerap sinar yang melalui bahan tersebut. Disinilah letak perbedaan optis yang
utama antara kaca dan acrylic. Walaupun tembus pandang, kaca menyerap cahaya
yang masuk sehingga semakin tebal kaca tersebut maka semakin sedikit cahaya
yang dapat melaluinya, maka sifat transparannya makin berkurang. Pada acrylic,
penyerapan sinar yang terjadi demikian kecil sehingga walaupun ketebalannya
bertambah, sifat transparannya tidak banyak berubah.
Selain itu kaca lebih bersifat kaku jika dibandingkan dengan acrylic. Acrylic
bersifat lebih lentur, sehingga secara teknis lebih dapat bertahan pada hentakan
tekanan dinamik air. Selain itu, hal yang merugikan adalah kaca akan berwarna
kehijauan (dilihat dari ketebalan) sedangkan pada acrylic tidak. Beberapa
kelebihan yang dipunyai oleh acrylic:
1.
Bening dan transparan.
2.
Kuat, lentur dan tahan lama.
3.
Dapat dibuat menjadi berbagai bentuk.
4.
Mempunyai berat yang lebih ringan dari kaca.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
21
5.
Harga relatif murah dari kaca.
Gambar 2.12 Acrylic Transparan
2.11 Light Emitting Diode (LED)
LED adalah komponen elektronik yang dapat memancarkan cahaya ketika
dilalui arus listrik pada kedua kutubnya. Arus listrik mengalir dari kutub positif
(anoda) menuju kutub negatif (katoda). Bentuk fisik dan simbol LED dapat dilihat
pada gambar 2.13.
Gambar 2.13 Bentuk fisik dan simbol LED
http://digilib.mercubuana.ac.id/
22
2.12 Arduino Programming Tools
Arduino memiliki software khusus yang dapat digunakan untuk membuat
sebuah program. Software khusus dari Arduino adalah IDE Sketch Arduino yang
tersedia secara gratis untuk di download bagi siapa saja yang ingin
menggunakannya. Tampilan IDE Sketch Arduino adalah seperti pada Gambar 2.14.
Gambar 2.14 Tampilan Utama IDE Sketch Arduino
2.12.1 Toolbar
Toolbar yang ada pada IDE Sketch Arduino memiliki beberapa
menu utama seperti pada Gambar 2.15.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
23
Gambar 2.15 Toolbar IDE Sketch Arduino
Penjelasan dari Gambar 2.15 adalah:
a.
Verify
Tombol
yang
ini
digunakan
untuk
meng-compile
program
telah dibuat. Compile berguna untuk mengetahui apakah
program yang telah dibuat benar atau masih memilki kesalahan.
Apabia ada kesalahan yang terjadi, bagian
message akan
menampilkan letak kesalahan tersebut.
b.
Stop
Tombol ini digunakan untuk membatalkan proses verify yang sedang
berlangsung.
c.
New
Tombol ini digunakan untuk membuat coding pada layar baru.
d.
Open
Tombol ini digunakan untuk membuka coding
yang sudah
disimpan sebelumnya.
e.
Save
digunakan untuk menyimpan coding yang sedang dikerjakan.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
24
f.
Upload
Tombol ini digunakan untuk mengirim coding yang sudah
dikerjakan ke mikrokontroler.
g.
Serial Monitor
Tombol
ini
digunakan
untuk
melihat
aktivitas komunikasi
serial dari mikrokontroler baik yang dikirim oleh user
ke
mikrokontroler maupun sebaliknya.
2.12.2 Coding Area
Bagian
ini
merupakan
tempat
penulisan
coding
dengan
menggunakan bahasa pemrograman C. Coding di dalam Arduino memiliki
dua bagian utama, yaitu:
1. Void Setup ( )
Bagian
ini
merupakan
inisialisasi
yang
diperlukan
program utama dijalankan seperti pada Gambar 2.16.
Gambar 2.16 Contoh Void Setup
http://digilib.mercubuana.ac.id/
sebelum
25
2. Void Loop ( )
Bagian ini merupakan fungsi utama yang dijalankan terus menerus
selama modul Arduino terhubung dengan power supply. Contoh Void
loop terdapat pada Gambar 2.17.
Gambar 2.17 Contoh Void Loop
2.12.3 Application Status
Bagian ini memberikan informasi kepada pengguna mengenai
tugas yang sedang dijalankan oleh aplikasi Arduino.
2.12.4 Message
Bagian ini memberikan informasi kepada pengguna mengenai
besarnya ukuran file dari coding yang dibuat dan letak kesalahan yang
terjadi pada coding.
2.12.5 Serial Port
Serial port digunakan
langsung dari
untuk
memprogram
mikrokontroler
aplikasi Arduino. Selain itu, komunikasi serial juga
digunakan untuk mengirim dan menerima data antara mikrokontroler
dan komputer melalui fasilitas serial monitor yang terdapat pada aplikasi
Arduino. Seperti Gambar 2.18.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
26
Gambar 2.18 Serial Port
2.13 Kabel Jumper
Kabel jumper berguna untuk menghubungkan dari satu perangkat ke
perangkat lainnya sehingga dapat menjadi perangkat yang utuh dalam satu
pekerjaan yang terorganisir.
Gambar 2.18 Kabel Jumper
http://digilib.mercubuana.ac.id/
27
2.14 Hypertext Markup Language (HTML)
HTML merupakan singkatan dari Hypertext Markup Language. HTML
digunakan untuk membangun halaman web, HTML digunakan untuk melakukan
mark-up (penandaan) terhadap sebuah dokumen teks. Tanda tersebut digunakan
untuk menentukan format atau style dari teks yang ditandai halaman web
dibangun oleh kode-kode HTML.
HTML adalah bahasa markup yang umumnya digunakan, kepopuleran
HTML disebabkan karena HTMLini mudah digunakan. Pembuatan dokumen web
dengan HTML dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Dokumen web dapat
tersaji dengan cepat ke banyak pembaca di seluruh dunia sekaligus. HTML mudah
melakukan kontrol terhadap tampilan halaman web baik berupa teks, gambar,
suara, animasi maupun video.
HTML berupa kode-kode tag yang mengintruksikan browser untuk
menghasilkan tampilan sesuai dengan yang kita inginkan. Sebuah file yang
merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan web browser seperti
Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Exploler. HTML juga dapat dikenali oleh
aplikasi pembuka email ataupun dari PDA dan program Lin Yng memiliki
kemampuan browser.
HTML merupakan standar bahasa yang digunakan untuk menampilkan
dokumen web, yang bisa dilakukan dengan HTML yaitu :
1. Menentukan format suatu teks
2. Membuat list tentang sekelompok hal
http://digilib.mercubuana.ac.id/
28
3. Membuat link ke dokumen lain atau bagian lain dari dokumen yang
sama
4. Menyisipkan citra atau gambar
5. Memberikan informasi dalam bentuk tabel
6. Memodifikasi, mengontrol tampilan dari web page
7. Mempublikasikan dokumen secara online sehingga bisa diakses dari
seluruh dunia
8. Membuat onranline form yang bisa di gunakan untuk menangani
pendaftaran , transaksi secara online
9. Menambahkan objek-objek seperti image, audio, video, dan juga java
applet dalam dokumen HTML.
Hypertext Markup Language memiliki struktur penulisan sebagai berikut :
1. Elemen, terdiri dari atas tiga bagian, yaitu tag pembuka, isi, dan tag
penutup. Contohnya untuk menampilkan judul dokumen HTML pada
web browser digunakan element title, dimana : <title> ini adalah tag
pembuka judul dokumen HTML.
2. Tag, adalah teks khusus (markup) berupa dua karakter “<” dan “>”,
sebagai contoh <body> adalah tag dengan nama body. Tag ditulis secara
berpasangan, yang terdiri atas tag pembuka dan tag penutup
(ditambahkan karakter “/” setelah karakter “<”), sebagai contoh <body>
ini adalah tag pembuka isi dokumen HTML, dan </body> ini adalah tag
penutup isi dokumen HTML, yang merupakan tag-tag dasar dalam
HTML adalah :
http://digilib.mercubuana.ac.id/
29
a. <HTML> </HTML>, digunakan untuk menandai awal dan akhir
dari suatu file HTML.
b. <TITLE> </TITLE>, tulisan yang berada diantara tag <TITLE> dan
</TITLE> akan ditampilkan oleh browser pada bagian title yang
mana merupakan title dari jendela browser.
c. <HEAD> </HEAD>, berisi keterangan informasi, seperti title dan
jenis dokumen, ditulis diantara HEAD tags.
d. <BODY> </BODY>, bagian ini manandai awal dan akhir dari badan
dokumen HTML.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
Download