SKRIPSI Oleh: - SIMKI UNP Kediri

advertisement
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA PERANGKAT DESA WONOJOYO
KECAMATAN GURAH KABUPATEN KEDIRI
SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna
Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi (S.E)
pada Program Studi Fakultas Manajemen UN PGRI Kediri
Oleh:
SITI AFIFAH
NPM :13.1.02.02.0533
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NUSANTARA PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
UN PGRI KEDIRI
2017
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
simki.unp.ac.id
Page|1
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
SURATPERNYATAAN
ARTIKEL SKRIPSI TAHUN 2017
Yang bertanda tangandibawahini:
Nama Lengkap
: SITI AFIFAH
NPM
: 13.1.02.02.0533
Telepun/HP
: 085 607 766 081
Alamat Surel (Email)
:[email protected]
Judul Artikel
:ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA
PERANGKAT DESA WONOJOYO KECAMATAN
GURAH KABUPATEN KEDIRI
Fakultas – Program Studi
: EKONOMI - MANAJEMEN
NamaPerguruan Tinggi
:UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
Alamat PerguruanTinggi
:Jl. K.H. Achmad Dahlan no. 76 Kpta Kediri
Denganinimenyatakanbahwa:
a. artikelyangsayatulidmerupakankaryasayapribadi(bersamatimpenulis)danbebas
plagiarisme;
b. artikel telah diteliti dan disetujui untuk diterbitkan oleh Dosen Pembimbing I dan
II.
Demikiansuratpernyataaninisaya
buatdengan
sesungguhnya.
Apabiladikemudianhari
ditemukanketidaksesuaiandatadenganpernyataaninidanatauadatuntutandaripihaklain,
sayabersedia bertanggungjawabdan diprosessesuaidenganketentuanyangberlaku.
Mengetahui
Kediri, 20 Juli 2017
Pembimbing I
Pembimbing II
Penulis,
PONIRAN YUDHO L., S.E., M.M
NIDN. 0704047306
BASTHOUMI
MUSLIH,S.PD.,MM
NIDN. 0701018607
Siti Afifah
NPM : 13.1.02.02.0533
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
simki.unp.ac.id
Page|2
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA PERANGKAT DESA WONOJOYO
KECAMATAN GURAH KABUPATEN KEDIRI
Siti Afifah
13.1.02.02.0533
FakultasEkonomi– Manajemen
[email protected]
Poniran Yudho L., S.E., M.MdanBasthoumi
Muslih,S.Pd.,M.M
UNIVERSITAS NUSANTARAPGRIKEDIRI
ABSTRAK
Penelitian ini dilatar belakangi bahwasumber daya manusia merupakan
tokoh sentral dalam suatu perangkat desa.Agar perangkat desa dapat berjalan
dengan baik, maka budaya organisasi, motivasi dan inovasi sangat berpengaruh
pada perangkat desa.Metodologi dalam penelitian adalah penelitian kualitatif,
tentang perangkat desa yang terdiri dari kedisiplinan, motivasi, dan inovasi.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar memiliki arah yang jelas, maka
terlebih dahulu dirumuskan permasalahan yang akan diteliti. Berdasarkan uraian
latar belakang masalah yang telah dijelaskan, maka rumusan masalah dalam
penelitian ini adalah “bagaimana
budaya organisasi di perangkat desa
Wonojoyo?”.
Kesimpulan hasil penelitian adalah menunjukkan bahwapelaksanaan tugas
pokok dan fungsi dari kepada desa dan perangkat desa dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan dari Variabel Budaya
Organisasi pada perangkat desa Wonojoyo sudah sangat baik, pada pelayanan
perangkat desa terhadap masyarakat juga sudah sesuai dengan yang
diinginkan.Kedisiplinan dan motivasi yang ada pada perangkat desa juga sudah
baik.Dalam inovasi perangkat desa selalu memberi atau membuat kegiatan kepada
masyarakat.Pada sisi pelaksanaan daripada tugas pokok dan fungsi pada tiap-tiap
perangkat desa perlu didukung dengan sumber daya manusia (SDM) dan sarana
prasarana yang memadai dalam pelaksanaan tugas dan demi tercapainya pelayanan
kepada masyarakat.
Katakunci:Budaya Organisasi, Perangkat Desa, dan Inovasi
I.PENDAHULUAN
nantinya
akan
A. LatarBelakangMasalah
Setiap perusahaan
untuk
dapat
menentukan
dituntut
sangat
kelangsungan
perusahaan. Setiap perusahaan
mengoptimalkan
membutuhkan
sumberdaya
manusia
dan
manusia yang berkualitas baik
bagaimana
sumber
daya
pemimpin maupun anggota atau
sumber
daya
manusia dikelola. Pengelolaan
bawahan
sumberdaya manusia yang harus
tugas dan tanggungjawab untuk
matang karena
tercapainya
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
dalam
mengerjakan
tujuan.
simki.unp.ac.id
Page|3
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
Sumber
daya
manusia
merupakan tokoh sentral dalam
perusahaan.
Agar
aktivitas
manajemen berjalan dengan baik,
perusahaan
harus
memiliki
karyawan yang berpengetahuan dan
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang dan
fokus penelitian yang ada, maka
penelitian ini dilakukan dengan tujuan
untuk menganalisis budaya organisasi
berketrampilan tinggi serta usaha
yang terdapat di Desa Wonojoyo
untuk
Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.
mengelola
seoptimal
perusahaan
mungkin
sehingga
kinerja karyawan meningkat.
Kebiasaan bekerjasama dalam
organisasi pemerintah desa yang
terarah tersebut dilakukan dengan
pola interaksi antar setiap individu
uraian
di
atas
peneliti tertarik membahas masalah
peneliatian dengan judul “Analisis
Budaya
Organisasi
Perangkat
Desa
Pada
penelitian ini dapat digunakan sebagai
bahan
referensi/pertimbangan
bagi
penelitian yang akan datang guna
sumber daya manusia dan pengaruh
kinerja
karyawan
bagi
keberlangsungan suatu perusahaan.
2. Manfaat Praktis
Bagi
Wonojoyo
Kecamatan Gurah Kabupaten
pihak
akademik
Penelitian ini dapat menambah
wawasan dan memperdalam ilmu
Kediri”
pengetahuan serta dapat digunakan
B. Fokus Penelitian
Untuk
1. Manfaat teoritis
Bagi perguruan tinggi, hasil
mengetahui pentingnya manajemen
ataupun kelompok.
Berdasarkan
D. ManfaatPenelitian
dapat
mempermudah
sebagai bahan pembelajaran dan
penelitian ini nantinya, dan agar
pengaplikasian ilmu pengetahuan
penelitian ini memiliki arah yang
dibidang manajemen, khususnya
jelas,
dalam bidang manajemen sumber
maka
dirumuskan
akan diteliti.
terlebih
permasalahan
dahulu
yang
daya manusia.
Bagi
Berdasarkan uraian
latar belakang masalah yang telah
dijelaskan di atas, maka rumusan
Diharapkan
bahan
instansi
dapat
pertimbangan
terkait
memberikan
berkaitan
dengan budaya organisasi untuk
masalah dalam penelitian ini adalah
meningkatkan kinerja pegawai di
“bagaimana budaya organisasi di
Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah
perangkat desa Wonojoyo?”.
Kabupaten Kediri.
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
simki.unp.ac.id
Page|4
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
II. METODE
Kediri. Peneliti mengambil
A. Kajian Teori
lokasi
1. Pengertian Budaya
Budaya
sesuatu
masyarakat
ada
yang
dikarenakan
peneliti sering melihat dan
adalah
yang
ini
segala
mendengar beberapa keluhan
dalam
pelayanan yang diberikan oleh
perangkat desa wonojoyo.
menjadi
dianut
Adapun
bersama, menjadi kebiasan
mengambil
dan menjadi identitas bagi
Kantor Desa Wonojoyo karena
masyarakat tersebut.
peneliti melihat kinerja organisasi
nilai
sistem
yang
pemerintah
2. Pengertian Organisasi
peneliti
penelitian
desa
ini
yang
di
masih
adalah
suatu
kurang. Oleh karena itu penulis
terstruktur
yang
akan berinteraksi langsung kepada
Organisasi
kelompok
dasar
terdiri dari orang-orang yang
Organisasi
memiliki satu tujuan tertentu
Wonojoyo
dan
informasi dalam mengumpulkan
bekerjasama
untuk
Pemerintah
untuk
Desa
memperoleh
mencapai tujuan yang telah
data
ditetapkan.
pelaksanaan proses penelitian ini
mulai dari pengajuan judul sampai
B. Teknik Pendekatan Penelitian
Teknik
yang
yang diperlukan. Waktu
digunakan
dengan
pengadaan
penelitian
peneliti dalam penelitian ini adalah
memerlukan waktu ± 6 bulan
teknik data sekunder. Sedangkan
terhitung mulai tanggal Maret s/d
pendekatan
Agustus 2017.
digunakan
adalah
kualitatif.
penelitian
dalam
yang
penelitian
ini
pendekatan
penelitian
Dalam penelitian ini yang menjadi
Alasan
peneliti
populasi adalah seluruh karyawan yang
menggunakan pendekatan kualitatif
karena data penelitian berupa hasil
nyata atau wawancara dan survei
langsung kelapangan.
C. Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di
Kantor
D. Populasi dan Sampel Penelitian
Desa
bekerja di Perangkat Desa Wonojoyo
Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri
E. Teknik Pengumpulan Data
Dalam
penelitian
pengumpulan
data
yang
ini
teknik
digunakan
adalah kuesioner, yang telah dilakukan
wawancara, survei, dan dokumentasi.
Wonojoyo
Kecamatan Gurah Kabupaten
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
simki.unp.ac.id
Page|5
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
F. Tehnik Analisis Data
4. Penyimpulan
Dalam tehnik analisa data,
terdapat empat komponen dimana
keempat
komponen
merupakan
proses
tersebut
siklus
dan
interaktif dalam sebuah penelitian.
Keempat elemen tersebut adalah:
1. Pengumpulan
data,
dikumpulkan
berupa
oleh
data
data
peneliti
dari
wawancara,
hasil
observasi,
dokumentasi
yang
dicatat
langkah
data,
akhir
merupakan
dalam
laporan
pembuatan penelitian. Panarikan
kesimpulan adalah usaha guna
mencari/memahami
makna
keteraturan pola-pola penjelasan,
alur sebab-akibat maka kemudian
diverifikasi dengan cara melihat
dan mempertanyakan kembali dan
melihat
catatan
memperoleh
lapangan
agar
pemahaman
yang
tepat.selain itu juga mendiskusikan.
dalam catatan lapangan yang
terdiri dari dua aspek, yaitu
III. HASILPENELITIAN
deskripsi dan refleksi.
A. Deskripsi Lokasi Penelitian
2. Redusi
data,
merupakan
1. Sejarah Desa Wonojoyo
Wonojoyo
proses
pemilihan/penyederhanaan
data-data yang diperoleh baik
itu
dari
hasil
wawancara,
observasi,
maupun
dokumentasi yang didasarkan
3. Penyajian
data,
proses
penampilan data dari semua
bentuk
paparan
naratif
representatif tabular termsuk
dalam formatmatriks, grafis,
dsb
yang
nantinya
dapat
mempermudah peneliti dalam
melihat
gamabaran
penelitian.
dari bahasa jawa,
hasil
dan joyo yang berarti besar
atau kuat. Orang pertama
kali datang di daerah ini
mbah
Fak.Ekonomi–Manajemen
Joyo
Kusuma, beliau berasal dari
Solo, kabarnya beliau masih
keturunan
dari
pangeran
diponegoro,
beliau
mempunyai
senjata
namanya jolo rante. Beliau
dikenal
yang
sebagai
baik,
pribadi
ramah
dan
sopan. Mbah Joyo Kusuma
mempunyai
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
yaitu
wono yang artinya hutan
bernama
atas fokus permasalahan.
berasal
saudara
simki.unp.ac.id
Page|6
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
namanya
Joyo
Suwito,
itu Mbah Joyo Kusuma
kabarnya saudara mbah Joyo
mempunyai
Kusuma tersebut orang yang
untuk membuat sebuah desa
mbabat desa Gabru.
yang akan mereka gunakan
Menurut sumber yang
sebuah
ide
untuk tempat tinggal. Mbah
kami tanya mengatakan bahwa
Joyo
mbah Joyo Kusuma berada di
mengumpulkan
suatu daerah yang banyak
rombongannya
pohon jatinya. Dan ketika
merancang
untuk
mbah Joyo Kusuma ingin
membangun
sebuah
menebang pohon jati tersebut,
pemukiman warga untuk
untuk
dijadikan tempat tinggal di
dijadikan
tempat
Kusuma
dan
pemukiman, pohon jati itu
sekitar
dengan
dicabut
rencana iu pun disambut
oleh beliau (dalam bahasa
baik oleh teman-temannya.
jawa biasanya disebut dengan
Akhirnya
Kelar) maka dari itu daerah
dinamakan
tersebut dinamai oleh mbah
Ngrancangan. Setelah itu
Joyo Kusuma dengan sebutan
beliau berjalan kearah timur
Dukuh
mudahnya
iu,
dan
tempat
itu
Dukuh
Jatikelar.
Setelah
dan
pohon
tersebut
banyak pohon asem yang
bersama
teman-
tinggi-tinggi. Beliau berfikir
menebang
beliau
daerah
beliau
menemukan
temannya beristirahat untuk
untuk
melepas rasa lelah. Kemudian
asem tersebut. Dikarenakan
rombongan
itulah
melanjutkan
tersebut
perjalanan
mereka.
menebang
beliau
daerah
pohon
menyebut
tersebut
dengan
nama Dukuh Ngasem.
Dari dukuh jatikelar
Setelah itu beliau
beliau berjalan kebarat dan
berjalan sedikit lama, lalu
singgah di suatu tempat yang
mbah
tenang, mbah Joyo Kusuma
menemukan daerah yang
beserta
rombongannya
menurutnya cocok untuk
menetap di tempat tersebut
tempat peristirahatan yang
selama beberapa hari. Setelah
bernama
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
Joyo
Kusuma
Desa
Krangan.
simki.unp.ac.id
Page|7
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
Mbah Joyo Kusuma bersama
Misi : Mewujudkan Sumber Daya
teman-temannya istirahat di
Aparatur Pemerintah Desa dibidang
daerah tersebut beberapa hari
tertib administrasi dan pelayanan
untuk melepas lelah karena
kepada
perjalanan
lakukan
masyarakat
secara
yang
mereka
profesional,
tidaklah
mudah,
penyelenggaraan Pemerintah Desa
tata
karena mereka harus melewati
yang
hutan
kehidupan sosial masyarakat desa
yang
lebat
dan
menebangnya untuk dijadikan
baik,
Mewujudkan
Meningkatkan
tata
lebih sejahtera.
tempat untuk menetap. Setelah
dari desa krangan rombongan
mbah
Joyo
melanjutkan
B. Deskripsi Hasil Penelitian
Kusuma
1. Apakah kedisiplinan yang
perjalanannya
ada pada Perangkat Desa
kearah selatan dan mereka
Wonojoyo
berniat mencari angin disuatu
terlaksana ? Jelaskan !
tempat yang sejuk. Di tengah-
Jawaban:
tengah perjalanan rombongan
Kedisiplinan
mbah Joyo Kusuma disapa
terlaksana
oleh seseorang anehnya saat
dengan absensi perangkat
beliau
yang sudah teratur, seragam
menjawab
menoleh
untuk
sapaan
ternyata
perangkat
sudah
Sudah,
sudah
dibuktikan
yang
sudah
beliau tidak melihat seseorang
tertata rapi, dan menindak
pun yang tadi menyapanya.
lanjuti setiap laporan warga.
Mbah Joyo Kusuma menyebut
2. Bagaimana
daerah itu dengan sebutan
Anda
Dukuh Aru-Aru.
komunikasi
2. Visi dan Misi Perangkat Desa
Wonojoyo
Visi
:
Terwujudnya
profesionalisme
aparatur
Pemerintah
kinerja
Desa
pendapat
mengenai
dalam
organisasi
pada
Perangkat
Desa
Wonojoyo ? Jelaskan !
Jawaban:
Komunikasi
Organisasi sudah terlaksana
menuju terciptanya Pemerinah
dengan
baik,
yang baik.
dengan
rapat-rapat
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
dibuktikan
antar
simki.unp.ac.id
Page|8
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
lembaga
bersama
dengan
jajaran perangkat Desa.
3. Apakah
cara
Jawaban: Budaya organisasi sudah
berkoordinasi
sangat
baik,
karena
kita
pada perangkat Desa Wonojoyo
mengedepankan musyawarah dan
sudah terlaksana dengan baik ?
mufakat.
Jelaskan !
memutuskan/merumuskan
Jawaban:
Sudah,
Koordinasi
Jadi
dalam
masalah, kita pasti mencapai kata
perangkat Desa dilakukan setiap
mufakat
hari Senin pertama pada tiap awal
bersama.
bulannya, tidak hanya itu, kami
6. Bagaimana
dengan
keputusan
Anda
juga sering “sharing” tentang
menggambarkan
setiap permasalahan yang ada di
organisasi ? Jelaskan !
setiap
Jawaban:
lingkungan
berikut
pemecahannya.
suatu
budaya
Organisasi
di
Desa
Wonojoyo seperti mata rantai yang
4. Apakah inovasi yang ada pada
tidak
pernah
putus.
Semuanya
Wonojoyo
saling bertautan, bergerak Dinamis,
sudah tercapai secara teratur ?
sesuai keadaan zaman, namun tidak
Jelaskan !
meninggalkan prinsip keagamaan,
Jawaban: Sudah pasti, Hal ini
toleransi,
dibuktikan dengan adanya media
persatuan.
perangkat
Desa
komputer, laptop, Hand Phone,
dsb.
Karena
dengan
media
tenggang
rasa,
dan
C. Interpretasi dan Pembahasan
Semua
perangkat
tersebut menjadi satu dasar kita
Wonojoyo
mengasah
guna
memakai seragam beserta atribut
pelaksanaan Pemerintahan Desa,
sesuai dengan bidangnya, tetapi
melalui setiap berita-berita yang
perlu ditingkatkan lagi, karena
akhirnya berita tersebut memaksa
kalau ada undangan dari beberapa
kita untuk berinovasi dan berkarya
perangkat
yang lebih lagi guna kemajuan
waktu.Masalah komunikasi dapat
Desa.
berjalan dengan baik antara Kepala
5. Bagaimana
pikiran
pendapat
mengenai
budaya
dalam
perangkat
organisasi
Wonojoyo ? Jelaskan !
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
Anda
Desa
sudah
Desa
disiplin
datang
dan
tidak
tapat
Desa dengan perangkat, antara
perangkat
dengan
masyarakat.
Misal pada pembuatan perdes,
lembaga
BPD
selalu
diajak
simki.unp.ac.id
Page|9
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
musyawarah dan dilibatkan dalam
setiap mengambil kebijakan.
Sering
Hasil
penelitian
mempertegas
diadakan
rapat
ini
bahwa
seorang
pemimpin membentuk budaya dan
koordinasi, (awal bulan) di minggu
pada
pertama tiap bulan dan setiap ada
budaya yang dihasilkan. Bahwa
informasi
budaya
dari
disampaikan
Sehingga
Pemerintah
kepada
ada
pasti
perangkat.
kedekatan
antara
gilirannya
dibentuk
oleh
organisasi
kepemimpinan
dan
adalah
saling
berhubungan.
Maka
Kepala Desa dengan perangkatnya.
mengilustrasikan interkoneksi ini
Dan ada beberapa kegiatan khususnya
dengan melihat hubungan antara
PHBN sudah terlaksana dengan baik,
kepemimpinan dan budaya dalam
adanya kegiatan lomba gerak jalan,
konteks
bola volley, dan lomba lingkungan
organisasi, maka budaya organisasi
tergiat. Tetapi untuk meningkatkan
juga akan mempengaruhi sikap dan
potensi ekonomi masyarakat Desa
perilaku semua anggota organisasi
belum
tersebut. Budaya yang kuat dalam
dapat
rencana
sudah
terlaksana,
namun
pernah
dibahas
bersama BPD.
Untuk
sudah
siklus
organisasi
kehidupan
dapat
memberikan
paksaan atau dorongan kepada para
budaya
dilaksanakan,
organisasi
karena
penekanan
dari
Pemkab
terhadap
peningkatan
anggotanya untuk bertindak atau
ada
berperilaku sesuai dengan yang
Kediri
diharapkan oleh organisasi. Dengan
kinerja
adanya ketaatan atas aturan dan
perangkat Desa juga dikaitkan dengan
juga
TPP bagi kadus dan perangkat desa,
perusahaan
otomatis budaya organisasi harus
diharapkan bisa mengoptimalkan
terlaksana.Pelaksanaan
motivasi
budaya
kebijakan-kebijakan
tersebut
dan
maka
inovasi
para
organisasi di Desa Wonojoyo sudah
karyawan untuk mencapai tujuan
cukup baik, namun perlu ditingkatkan
organisasi. Pada akhirnya penilaian
terutama perangkat desa yang sudah
budaya
tua. Contoh perangkat komputer,
peranan penting dalam peningkatan
jaringan wifi sudah tersedia, namun
motivasi di tempat kerja. Penilaian
beberapa perangkat desa ada yang
motivasi
belum bisa mengopersionalkan alat
appraisal)
tersebut.
merupakan
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
organisasi
ini
mempunyai
(performance
pada
faktor
dasarnya
kunci
guna
simki.unp.ac.id
Page|10
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
mengembangkan
suatu
organisasi
secara efektif dan efisien.
Budaya
Karakteristik
dari
budaya
organisasi disini adalah motivasi
organisasi
mampu
dan inovasi. Disini dasar pemilihan
motivasi
maupun
karakteristik
meningkatkan
tersebut
karena
inovasi. Hal ini menunjukkan bahwa
karakter yang dipilih dianggap
budaya
lebih
sudah bisa mewakili atau sudah
kerja
menangkap
organisasi
mempengaruhi
responden
motivasi
perempuan
hakikat
budaya
dibanding
organisasi. Kata budaya (Culture)
reponden laki–laki, Para pegawai
sebagai suatu konsep berakar dari
perempuan cenderung merasa nyaman
kajian atau disiplin dapat diartikan
dengan budaya kerja yang diterapkan
sebagai Falsafah, ideologi, nila-
di kantor. Selain itu, para responden
nilai,
perempuan
tak
harapan, sikap dan norma yang
dapat
dimiliki bersama dan mengikat
juga
menyadari
seringkali
sikapnya
menyinggung pegawai lain.
Berdasarkan
analisis
anggapan,
keyakinan,
suatu masyarakat.
budaya
organisasi dalam perangkat desa. Hal
IV. KESIMPULAN DANSARAN
ini dimaknai bahwa budaya organisasi
A. Kesimpulan
antara
laki-laki
berjalan
sesuai
dan
Berdasarkan
perempuan
dengan
yang
penelitian
dari
dapat
hasil
disimpulkan
diharapkan dan mampu menyerap
bahwabudaya
nilai-nilai budaya organisasi yang
perangkat
dibentuk
meningkatkan
pelaksanaan tugas pokok dan fungsi
motivasi mereka. Pegawai didorong
dari kepada desa dan perangkat desa
untuk
dilaksanakan
untuk
bekerja
secara
inovatif,
organosasi
desa
merupakan
sesuai
dengan
memiliki rasa percaya diri dalam
ketentuan
melakukan
undangan yang berlaku. Dan dari
pekerjaan,
mendorong
peraturan
pada
pegawai untuk bekerja secara teliti,
variabel
dan lebih memperhatikan secara detail
perangkat desa Wonojoyo sudah
dan memperhatikan visi dan misi
sangat
yang ingin dicapai dalam bekerja
perangkat desa terhadap masyarakat
perlu dipertahankan agar budaya yang
juga sudah sesuai dengan yang
tercipta mampu meningkatkan kinerja
diinginkan.
mereka.
motivasi yang ada pada perangkat
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
budaya
perundang-
baik,
organisasi
pada
pada
pelayanan
Kedisiplinan
simki.unp.ac.id
Page|11
dan
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
desa juga sudah baik. Dalam inovasi
perangkat
perangkat desa selalu memberi atau
terjalin dengan baik.
membuat kegiatan kepada masyarakat.
c. Disarankan
terhadap
mayarakat
kepada
perangkat
Pada sisi pelaksanaan daripada tugas
desa untuk selalu memperhatikan
pokok
absensi
dan
fungsi
pada
tiap-tiap
karyawan,
perangkat desa perlu didukung dengan
mempertahankan
sumber daya manusia (SDM) dan
yang baik, melakukan motivasi
sarana prasarana yang memadai dalam
dan inovasi yang berkala, dan
pelaksanaan tugas dan demi tercapainya
memberikan
kesempatan
pelayanan kepada masyarakat.
lebih
untuk
luas
kesejahteraan
yang
mengasah
kemampuan pada karyawan agar
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian dan
karyawan
lebih
meningkatkan
analisis mengenai budaya organisasi
kinerjanya dan menguntungkan
perangkat Desa Wonojoyo Kecamatan
bagi perangkat desa.
Gurah Kabupaten Kediri, maka peneliti
memberikan
saran
sebagai
berikut,Perangkat Desa Wonojoyo
a. Disarankan kepada perangkat desa
untuk
selalu
kedisiplinan,
mempertahankan
komunikasi,
dan
inovasi yang telah berjalan dan
bahkan ditingkatkan lagi menjadi
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur
Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Ariwibowo, 2010. Peran Budaya
Organisasi Pada PT. Simongan
Plastic Factory Semarang.
Semarang. 17 Mei 2017
Arep, Ishak & Tanjung Hendri. 2003.
Manajemen Motivasi. Jakarta:
PT. Gramedia Widiasarana
Indonesia.
Davis dan Lako, 2014, Teori Budaya
Organisasi, Bandung: 53-55
lebih baik, memfasilitasi karyawan
untuk mempererat hubungan sesama
rekan kerja, menciptakan lingkungan
kerja yang relatif lebih nyaman bagi
karyawan,
serta
mengembangkan
keterampilan dan kemampuan pada
karyawan.
b. Disarankan kepada perangkat desa
untuk
selalu
memperhatikan
karyawan yang sedang melayani,
memfasilitasi, dan hubungan antar
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
Kusdi,
2011.
Teori
Organisasi.
Jakarta:
Empat.
Budaya
Salemba
Luthans, Susanto, 2006, Perilaku
Organisasi, Edisi 10 Yogyakarta: Andi
Miles, Huberman, 2011, Manajemen
Perilaku Organisasi, Jakarta:
Perdana Media Group
Moleong, 2012, Perilaku
Organisasi, Bandung: Gramedia
Budaya
Pabundu, 2010. Budaya Organisasi
dan
Peningkatan
Kinerja
Karyawan,
Jakarta:
Bumi
Aksara
simki.unp.ac.id
Page|12
Simki-Economic Vol. 01 No. 01 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB
ArtikelSkripsi
UniversitasNusantara PGRI Kediri
Perucci, Hamby dan Tampubolon. 2010.
Budaya Organisasi. Jurnal Ilmu
Administrasi: 63-65.
Robbins , Stophen P. 2006. Perilaku
Organisasi, Jakarta: Gramedia.
Sadili, 2010. Manajemen
Bandung: Refika Aditama
Motivasi.
Samsudin, Sadili. 2006. Manajemen
Sumber Daya Manusia. Bandung:
CV. Pustaka Setia
Sathe, Schein dan Ndraha, 2013. Budaya
Organisasi. Yogyakarta: STIE
YKPN
Sedarmayanti. 2011. Sumber Daya
Manusia dan Produktifitas Kerja.
Bandung : Mandar Maju.
Sinaga, 2010. Perilaku Organisasi. JRBI:
42-43
Siagian P Sondang, 1995. Teori
Pengembangan
Organisasi.
Jakarta: Bumi Aksara
Suartana dan Hasanah, 2014. Pengaruh
Interaksi Motivasi dan Budaya
Organisasi Pada Hubungan Antara
Partisipasi Penyusunan Anggaran
Dengan Senjangan Anggaran. Bali.
17 Mei 2017
Sugiyono, 2013. Metode Penelitian
Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Bandung : Alfabeta
Siti Afifah |13.1.02.02.0533
Fak.Ekonomi–Manajemen
Sugiyono, 2013, Metode Penelitian
Kualitatif, Jakarta: Rajawali
Sunyoto, 2013. Manajemen Sumber
Daya Manusia. Yogyakarta : CAPS
Supartha dan Putra, 2011. Penerapan
Konsep Tri Hita Karana Dalam
Hubungannya dengan Biudaya
Organisasi di Rektorat
Universitas Udayana Bali
indonesia. Bali. 17 Mei 2017
Susandi Prihayanto, 2012. Analisis
Pengaruh Budaya Organisasi
dan Motivasi Terhadap Kinerja
Karyawan. Skripsi Semarang:
Universitas
Diponegoro
Semarang.
Susanto, 2006. Strategi Organisasi.
Yogyakarta: Amara Books
Sutrisno.2002., Manajemen Sumber
Daya
Manusia
untuk
Perusahaan,
Jakarta:
Raja
gratindo Persada.
Suwanto Donni Juni Priansa. 2011.
Manajemen
Sumber
Daya
Manusia
dalam
Organisasi
Publik dan Bisnis. Bandung:
Alfabeta.
Uman,
Kaerul.
2010.
Organisasi. Bandung:
Setia.
Prilaku
Pustaka
simki.unp.ac.id
Page|13
Download