01 COVER

advertisement
EVALUASI SISTEM PENYANGGAAN PADA PROYEK TAMBANG EMAS
PT. CIBALIUNG SUMBERDAYA, PROVINSI BANTEN,
DENGAN MENGGUNAKAN METODE RMR DAN Q-SYSTEM
SARI
Penggalian untuk pembuatan lubang bukaan mengakibatkan
keseimbangan massa batuan terganggu, sehingga disekitar penggalian
tersebut akan runtuh apabila batuan tidak dapat menyangga dirinya sendiri.
Untuk itu diperlukan penyangga yang sesuai dengan jenis dan tujuan
pembuatan lubang bukaan. Klasifikasi massa batuan merupakan pendekatan
empirik yang paling baik untuk menilai kestabilan sebuah lubang bukaan.
Dalam hal ini dikhususkan pada evaluasi sistem penyanggaan dengan
metode RMR dan Q-system yang didasarkan pada penelitian numerik dari
kualitas massa batuan.
Dari hasil perhitungan RMR, secara keseluruhan di kedua lokasi, yaitu
X-Cut 1 dan Decline 2, didapat nilai RMR antara 35 – 44, berarti batuannya
termasuk dalam kelas batuan III dengan kualitas batuan sedang dan kelas
batuan IV dengan kualitas batuan jelek. Sistem penyanggaan yang
direkomendasikan yaitu pemasangan rockbolts yang panjangnya ± 4.00 m
secara sistematik, spasi antar rock bolts ± 1.50 m di bagian atap dan dinding
serta ditambahkan wiremesh pada atap, selain itu juga ditambah shotcrete
setebal 5.00 – 15.00 cm pada atap dan 3.00 – 10.00 cm pada dinding.
Sedangkan dari hasil perhitungan Q-system, sebagian besar daerah
X-Cut 1 dan Decline 2 merupakan daerah yang mempunyai nilai Q antara
4 – 10. Hal ini menunjukkan bahwa daerah tersebut memiliki kelas batuan IV
(fair), maka di daerah X-Cut 1 dan Decline 2 dapat direkomendasikan
penyangganya adalah rock bolt dengan spasi ± 1.00 m dan shotcrete setebal
2.00 – 5.00 cm. Berdasarkan hasil perhitungan, maka panjang rock bolt yang
digunakan adalah 1.64 m.
ii
THE PROPPING SYSTEM EVALUATION AT GOLD MINING PROJECT OF
PT. CIBALIUNG SUMBERDAYA, PROVINCE OF BANTEN,
BY USING OF RMR AND Q-SYSTEM METHODS
ABSTRACT
The open pit excavations lead to disturb the rock mass equilibrium,
thus surrounding setting will collapse when it cannot sustain. Therefore, it is
required the proper prop in process. The rock mass classification is the best
empiric approach in stability assessment. Specialty, in this case, used for
propping system evaluation with RMR and Q-system methods based on
numeric research of rock mass quality.
By RMR in both of locations, X-Cut1 and Decline 2, gained RMR score
of 35-44 or involves in rock grade III or middle quality and IV with the lower
quality. The recommended propping systems are systemic rock bolts
assembling of ±4.00 m in length, space between rock bolts ±1.50 m in the
roof and wall, add the wiremesh on the top and shotcrete of 5.00–15.00 cm in
thickness at the top and 3.00–10.00 in the wall.
Meanwhile in Q-system estimation result, almost X-Cut1 and Decline 2
is an area with Q points of 4–10. It is shows that they had rock grade IV (fair)
and X-Cut1 and Decline 2 can gives recommendation for support of rock bolt
with ±1.00m in space and shotcreta of 2.00–5.00 in space. Based on
calculation, the length of rock bolt used is 1.65m.
iii
Download