plagiat merupakan tindakan tidak terpuji

advertisement
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP LABA
PERUSAHAAN MELALUI PENINGKATAN
VOLUME PENJUALAN
Studi Kasus pada Pabrik Getuk Marem Magelang
SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Program Studi Pendidikan Akuntansi
Oleh:
Antonius Yuwono Trisunu
011334103
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI
JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2008
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
ii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
iii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
PERNYATAAN KEASLIAN KARYA
Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak
memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam
kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.
Yogyakarta, 6 Agustus 2008
Penulis
Antonius Yuwono Trisunu
iv
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
MOTTO DAN PERSEMBAHAN
Kasih itu sabar, kasih itu murah hati; Ia tidak
cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong
(1 Korintus 13 : 4).
Berbahagialah orang yang membawa damai,
karena mereka akan disebut anak-anak Allah
(Matius 5 : 9).
Segala sesuatu tidak akan berhasil bila kita tidak mau
berusaha dan berani mencoba.
kupersembahkan untuk:
Yesus penopang hidupku;
Ayahanda F.X W. Dibyoyuwono dan Ibunda
Hartati yang tercinta;
Mbak
Rini
dan
Mas
Rumpun,
serta
keponakanku Jonathan tersayang;
Chatarina
keluarga;
v
Tri
Widiastuti tersayang dan
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
ABSTRAK
PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP LABA PERUSAHAAN
MELALUI VOLUME PENJUALAN
Studi Kasus pada Pabrik Getuk Marem Magelang
Antonius Yuwono Trisunu
Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta
2008
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh positif biaya
promosi terhadap tingkat penjualan barang, (2) pengaruh positif tingkat penjualan
barang terhadap laba bersih sebelum bunga dan pajak.
Penelitian ini dilaksanakan di Pabrik Getuk Marem Magelang pada bulan
Maret-April 2007. Populasi dalam penelitian ini adalah data penjualan, data biaya
promosi, data laba bersih sebelum bunga dan pajak selama periode tahun 2003 –
2006.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh positif biaya
promosi terhadap volume penjualan (t hitung = 3,254 > t tabel = 2,013 pada taraf
signifikansi 0,05); (2) ada pengaruh positif volume penjualan terhadap laba bersih
sebelum bunga dan pajak (t hitung = 15,724 > t tabel = 2,013 pada taraf signifikansi
0,05).
vi
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
ABSTRACT
THE INFLUENCE OF THE PROMOTION EXPENSES TOWARDS
THE COMPANY PROFIT THROUGH INCREASING SALES
A Case Study on Getuk Marem Company in Magelang
Antonius Yuwono Trisunu
Sanata Dharma University
Yogyakarta
2008
The purposes of this research are to know: (1) positive influence of the
promotion expenses towards the increasing sales; (2) positive influence of the
increasing sales towards the net profit before interest and tax.
The research was conducted at Pabrik Getuk Marem Magelang in MarchApril 2007. Populations of this research are sales report, promotion expenses, and
net profit before interest and tax report in 2003-2006.
The result of this research shows that (1) there is positive influence of the
promotion expense towards the increasing sales (t count = 3,254 > t table = 2,013
with the significant level 0,05); (2) there is positive influence of increasing sales
towards the net profit before interest and tax (t count = 15,724 > t table = 2,013 with
the significant level 0,05).
vii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
viii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah Bapa Yang Maha Kasih, atas
berkat dan rahmatnya penulis dapat melaksanakan penelitian dan penulisan skripsi
yang berjudul : “ PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP LABA
PERUSAHAAN MELALUI VOLUME PENJUALAN “ Studi kasus pada Pabrik
Getuk Marem di Magelang ini.
Penelitian dan penulisan skripsi ini dilakukan untuk memenuhi salah satu
persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd), Program Studi
Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma, di Yogyakarta.
Penulis menyadari banyak sekali pihak yang terlibat dan membantu penulis
dalam melaksanakan penelitian dan penulisan skripsi ini. Oleh karena itu pada
kesempatan ini, penulis secara khusus mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1. Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan.
2. Bapak Yohanes Harsoyo, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Jurusan Pendidikan
Pngetahuan Sosial.
3. Bapak Laurentius Saptono, S.Pd., M.Si. selaku Program Studi Pendidikan
Akuntansi.
4. Ibu Cornelio Purwantini, S.Pd., M.SA. selaku dosen pembimbing yang telah
bersedia meluangkan waktu, tenaga serta pikiran untuk membimbing dan
mengarahkan penulis sehingga skripsi ini selesai.
ix
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
5. Bapak Sebastianus Widanarto Prijowuntato, S.Pd., M.Si. dan Ibu Rita Eny
Purwanti, S.Pd., M.Si. selaku dosen tamu dan penguji terima kasih atas bantuan,
saran, dan pengarahan kepada penulis.
6. Bapak dan Ibu dosen PAK serta segenap staf sekretariat PAK yang telah banyak
membantu penulis dalam belajar di bangku kuliah.
7. Mas Aris serta managemen Pabrik Getuk Marem di Magelang yang telah
banyak membantu penulis dalam memperoleh berbagai informasi terkait dengan
penelitian ini.
8. Ayahanda dan Ibunda tercinta yang selalu memberikan dukungan baik moril
maupun materiil serta terus berjaga dalam doanya untuk penulis.
9. Kakakku Mba Rini dan Mas Rumpun serta Keponakanku Jonathan
tersayang yang telah membantu memberikan dorongan, doa dan bantuan.
10. Keluarga besar Eyang Salam di Nganjuk - Jawa Timur serta keluarga besar
Eyang Baroni di Kutoarjo – Jawa Tengah.
11. Chatarina Tri Widiastuti tersayang yang selalu menemani penulis dalam suka
dan duka.
12. Sahabat-sahabatku Ria dan Wahyu, Fita dan Feri, Koco dan keluarga terima
kasih atas persahabatan dan bantuannya selama ini.
13. Teman-teman seperjuangan Sunu (paijo) dan Ria (paijem), anton (burket),
Hotma, Yohanes, Dana (mami) semoga sukses GBU.
14. Andri (A), Totok, Agus Degei, Dewi Arlen, teman-teman PAK’C 2001 serta
teman-teman PAK 2001 terima kasih atas kebersamaan kita selama kuliah Good
luck.
15. Semua pihak yang telah membantu dalam menyusun laporan penelitian ini yang
tidak dapat penulis sebutkan satu per satu.
Semoga Allah Bapa senantiasa membalas segala kebaikan saudara-saudari
dengan berkatnya yang melimpah.
x
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa laporan penelitian ini masih memiliki
banyak kekurangan, sehingga masih perlu dikaji dan dikembangkan secara lebih
lanjut. Oleh karena itu, penulis sangat terbuka terhadap kritik dan saran yang bersifat
konstruktif demi kesempurnaan karya ini. Akhir kata penulis berharap semoga
sekripsi ini dapat bermanfaat bagi semus pihak yang berkepentingan.
Yogyakarta, Agustus 2008
Penulis
Antonius Yuwono Trisunu
xi
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ........................................................................................
i
HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ...............................................
ii
HALAMAN PENGESAHAN .........................................................................
iii
PERNYATAAN KEASLIAN .........................................................................
iv
MOTTO DAN PERSEMBAHAN ....................................................................
v
ABSTRAK ........................................................................................................
vi
ABSTRACT ......................................................................................................
vii
KATA PENGANTAR ........................................................................................
viii
DAFTAR ISI .....................................................................................................
xii
BAB
I. PENDAHULUAN ..........................................................................
1
A. Latar Belakang Masalah ...........................................................
1
B. Batasan Masalah .......................................................................
4
C. Rumusan Masalah .....................................................................
4
D. Tujuan Penelitian ......................................................................
5
E. Manfaat Penelitian .....................................................................
5
BAB II. KAJIAN TEORI
...........................................................................
7
............................................................................
7
1. Pemasaran ............................................................................
7
A. Pemasaran
xii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
2. Tujuan Pemasaran ...............................................................
8
3. Konsep Pemasaran ...............................................................
9
B. Strategi Marketing Mix ..............................................................
11
1. Produk ..................................................................................
11
2. Harga ....................................................................................
12
3. Saluran Distribusi .................................................................
13
4. Promosi .................................................................................
14
C. Pengertian Biaya Promosi ...........................................................
17
D. Laporan Keuangan ....................................................................
18
1. Informasi dan Pengertian Laporan Keuangan ......................
18
2. Sifat Laporan Keuangan .......................................................
18
3. Tujuan dan Manfaat Laporan Keuangan ..............................
20
4. Laba ......................................................................................
21
E. Kerangka Berfikir .......................................................................
24
F. Kajian yang Relevan ...................................................................
26
G. Hipotesis Penelitian .....................................................................
26
BAB III. METODE PENELITIAN .................................................................
27
A. Jenis Penelitian ...........................................................................
27
B. Tempat dan Waktu Penelitian ....................................................
27
C. Subjek dan Objek Penelitian ......................................................
27
D. Variabel Penelitian ......................................................................
28
xiii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
E. Teknik Pengumpulan Data .........................................................
29
F. Teknik Analisis Data ...................................................................
30
1. Deskripsi Data ................................................................. ......
30
2. Uji Normalitas .......................................................................
30
3. Linieritas ................................................................................
32
4. Korelasi Product Moment .....................................................
32
5. Analisis Regresi Sederhana ...................................................
34
BAB IV. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN .........................................
36
A. Sejarah Singkat Perusahaan .......................................................
36
B. Visi dan Misi ..............................................................................
37
C. Personalia ...................................................................................
38
D. Produksi ......................................................................................
38
BAB V. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN .....................................
40
A. Deskripsi Variabel Penelitian ......................................................
40
B. Hasil Uji Prasyarat ......................................................................
41
C. Hasil Uji Hipotesis .....................................................................
43
D. Analisis Regresi Sederhana .......................................................
44
E. Pembahasan ...............................................................................
46
BAB VI. PENUTUP .......................................................................................
49
A. Kesimpulan ..............................................................................
49
B. Keterbatasan Penelitian ...........................................................
49
xiv
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
C. Saran ........................................................................................
50
DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................
51
DAFTAR PERTANYAAN ............................................................................
53
LAMPIRAN-LAMPIRAN
xv
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dewasa ini dunia bisnis mengalami kemajuan pesat. Para pelaku bisnis
berlomba untuk memproduksi barang-barang kebutuhan yang memegang peranan
penting dalam hidup manusia. Banyak perusahaan sejenis berdiri dan
menghasilkan produk yang sama. Hal ini tentunya membuat peta persaingan
semakin ketat. Dalam situasi seperti ini, perusahaan dituntut untuk lebih
mengembangkan dirinya agar mampu memposisikan produknya secara tepat
untuk meraih pangsa pasar.
Pasar sebagai pertemuan antara penjual dan pembeli untuk melakukan
transaksi mempunyai andil yang sangat besar bagi kelangsungan hidup
perusahaan. Pasarlah yang dapat menentukan seberapa besar keuntungan sebuah
perusahaan. Pasar tidak bisa didekati dengan cara-cara tradisional oleh
perusahaan. Artinya mesti barangnya bagus, konsumen belum tentu mau datang,
jadi mereka harus termotivasi agar mau datang (Rhenald Kasali, 1997 :13). Hal
demikian agar perusahaan dapat mencapai tujuannya.
Promosi merupakan salah satu media yang tepat untuk menciptakan
permintaan
melalui
mengingatkan
pemberian
konsumen
pada
informasi
suatu
1
sekaligus
produk
agar
mempengaruhi
konsumen
dan
bersedia
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
menerimannya, membeli, bahkan sampai loyal pada produk yang ditawarkan
perusahaan. Konsumen yang pintar tidak akan membeli suatu produk jika ia tidak
mengetahui dan tidak yakin terhadap produk yang ditawarkan perusahaan.
Kenyataan yang ada di pasar menunjukkan suatu keadaan dimana adanya
persaingan tidak sempurna yang disebabkan differensiasi
produk yang luas,
adanya tingkah laku pembeli yang rasional, dan begitu minimnya informasi
tentang pasar. Hal ini mengakibatkan semakin pentingnya peranan promosi yang
harus dilakukan oleh perusahaan, baik dalam persaingan harga maupun non
harga.
Selain produk yang berkualitas, perusahaan selalu menganggap bahwa
perusahaan tidak mampu bertahan hidup tanpa pelanggan. Setiap konsumen tidak
lagi sekedar membeli suatu produk tetapi juga segala aspek jasa maupun
pelayanan yang melekat pada produk tersebut, mulai dari tahap pra-beli hingga
purna-beli. Dengan prinsip ini konsumen selalu ingin dilayani dengan baik.
Meskipun produk yang ditawarkan memiliki kualitas yang tinggi, jika pelayanan
yang diberikan oleh karyawan penjualan tidak menyenangkan, maka pelanggan
dapat beralih pada perusahaan lain karena mereka merasa tidak dihargai.
Banyak perusahaan yang menawarkan barang dan jasa yang sejenis dengan
penawaran yang menarik. Konsumen tentunya akan memilih perusahaan yang
memberikan nilai tertinggi dengan mempertimbangkan banyak faktor yang
menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli barang dan jasa untuk
2
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
memenuhi kebutuhannya. Perusahaan perlu mengetahui faktor apa saja yang
mempengaruhi konsumen untuk membeli barang dan jasa yang ditawarkan
perusahaan. Pengetahuan ini penting bagi perusahaan untuk meningkatkan omset
penjualan. Tanpa keputusan pembelian dari konsumen maka tidak akan terjadi
permintaan barang dan jasa.
Salah satu tujuan utama didirikannya suatu perusahaan adalah mencapai laba
yang sebesar-besarnya untuk mencapai kelangsungan hidup dan perkembangan
perusahaan (Asri, 1985:121). Untuk mencapai keadaan tersebut perusahaan
tentunya membutuhkan strategi yang tepat dan juga kerjasama yang saling
mendukung antar bagian dalam perusahaan. Salah satu elemen yang harus
diperhatikan adalah bidang pemasaran. Pemasaran merupakan kegiatan yang
menjadi ujung tombak dalam perusahaan. Berhasil tidaknya suatu bisnis, salah
satunya tergantung pada keahlian di bidang pemasaran (Swasta & Irawan,
1985:5). Kegiatan produksi akan berhenti bila pemasaran produknya macet.
Dalam kegiatan pemasaran ini aktivitas promosi perlu mendapat perhatian
agar menjadi efisien dan efektif. Promosi merupakan salah satu unsur marketing
mix selain produk, harga dan saluran distribusi. Kegiatan promosi perusahaan
dapat dijalankan dalam bentuk yang bervariasi, misalnya dengan mengadakan
penjualan tatap muka (Personal selling), periklanan, publisitas dan promosi
penjualan. Dalam operasionalnya, kegiatan promosi ini juga membutuhkan
dukungan biaya, guna mencapai tingkat penjualan yang optimal. Tingkat
3
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
penjualan yang optimal akan berpengaruh pada laba bersih perusahaan. Oleh
karena itu perlu dikaji lebih lanjut, mengenai pengaruh biaya promosi terhadap
peningkatan laba bersih perusahaan. Bertolak dari uraian di atas, penulis tertarik
untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Biaya Promosi terhadap
Laba Perusahaan melalui Volume Penjualan”. Studi kasus pada Pabrik Getuk
Marem Magelang.
B. Batasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas dapat diketahui banyak variabel yang
berpengaruh pada faktor yang dapat mempengaruhi laba penjualan seperti biaya
kualitas, biaya operasi dan lain-lain. Pada penelitian ini akan dibahas faktor yang
mempengaruhi laba perusahaan ditinjau dari peningkatan volume penjualan yang
disebabkan oleh biaya promosi.
C. Rumusan Masalah
Berdasar latar belakang masalah di atas, maka penulis merumuskan beberapa
masalah sebagai berikut:
1. Apakah ada pengaruh positif
biaya
promosi terhadap tingkat penjualan
barang?
2. Apakah ada pengaruh positif tingkat penjualan barang terhadap laba bersih
sebelum bunga dan pajak?
4
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
D. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif biaya promosi terhadap
tingkat penjualan barang
2. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif tingkat penjualan barang
terhadap laba bersih sebelum bunga dan pajak
E. Manfaat Penelitian
Penelitian yang akan dilaksanakan diharapkan memberikan manfaatmanfaat sebagai berikut:
1. Bagi Perusahaan
Hasil penelitian diharapkan memberikan evaluasi tentang cara perusahaan
dalam meningkatkan laba yang selama ini telah dilaksanakan.
2. Bagi Universitas Sanata Dharma
Hasil penelitian ini memberikan tambahan referensi bahan bacaan dan bahan
acuan yang dapat digunakan oleh setiap mahasiswa yang mengunjungi
perpustakaan.
5
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
3. Bagi Peneliti
Hasil penelitian ini menambah wawasan dan kemampuan berpikir bagi
peneliti khususnya dalam bidang pemasaran. Sebagai implementasi atas teori
yang telah didapat pada perkuliahan untuk mempersiapkan diri memasuki
dunia bisnis.
6
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB II
KAJIAN TEORI
A. Pemasaran
1. Pemasaran
Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang
dilakukan oleh perusahaan dalam usahanya mempertahankan kelangsungan
hidupnya, berkembang dan mendapatkan laba. Keberhasilan perusahaan
dalam mencapai tujuan tersebut juga tergantung pada keahliannya dalam
bidang pemasaran, bidang produksi, keuangan dan bidang-bidang lainnya.
Banyaknya
perusahaan
yang
menawarkan
barang
dan
jasa
yang
mengakibatkan konsumen lebih selektif dan memilih perusahaan yang
menyediakan kebutuhan dan keinginannya. Perusahaan harus melaksanakan
pemasaran sebaik-baiknya agar dapat menjaring konsumen sebanyak mungkin
dan berusaha untuk bisa mempertahankannya.
Pemasaran menurut Stanton (1990:10) adalah suatu sistem keseluruhan
dari
kegiatan-kegiatan
bisnis
yang
ditujukan
untuk
merencanakan,
menentukan harga, mempromosiskan dan mendistribusikan barang dan jasa
yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli
yang potensial. Sedangkan pemasaran menurut Kotler (2005:10) adalah suatu
proses sosial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang
7
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan secara
bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.
Dari kedua definisi di atas dapat diterangkan bahwa arti pemasaran lebih
luas dari pada arti penjualan. Pemasaran mencakup usaha perusahaan yang
dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan konsumen yang perlu dipuaskan,
menentukan produk yang hendak diproduksi, menentukan harga produk yang
sesuai, menentukan cara-cara promosi dan penyaluran atau penjualan produk
tersebut. Jadi kegiatan pemasaran adalah kegiatan-kegiatan yang saling
berhubungan sebagai suatu sistem.
Kegiatan-kegiatan tersebut terjadi di dalam suatu lingkungan yang terus
menerus berkembang sebagai konsekuensi sosial dari perusahaan, tetapi juga
dibatasi oleh sumber-sumber dari perusahaan itu sendiri dan peraturanperaturan yang ada. Bagi pemasaran, perubahan lingkungan dapat merupakan
tantangan baru yang memerlukan tanggapan dan cara penyelesaian yang baru
atau sebaliknya dapat berupa suatu peluang atau kesempatan untuk
mengembangkan usahanya.
2. Tujuan Pemasaran
Volume
penjualan
yang
menguntungkan
merupakan
tujuan
pemasaran, yaitu laba dapat diperoleh melalui pemuasan konsumen. Laba
merupakan tujuan umum dari perusahaan. Tujuan pemasaran merupakan
8
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
wujud rencana yang terarah di bidang pemasaran, untuk memperoleh suatu
hasil yang optimal.
3. Konsep Pemasaran
Kegiatan pemasaran telah berkembang dari kegiatan distribusi dan
penjualan menjadi suatu falsafah dan dilandasi dengan suatu sikap atau paham
yang mengatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen adalah syarat untuk
mencapai tujuan perusahaan. Falsafah tersebut kini telah menjadi pedoman
bagi kegiatan pemasaran dan disebut sebagai konsep pemasaran, konsep ini
bertitik tolak dari kebutuhan konsumen. Perusahaan memperoleh laba melalui
kepuasan konsumen dengan program pemasaran yang terpadu.
Definisi konsep pemasaran menurut Swastha (1984:17) adalah falsafah
bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan
syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.
Definisi konsep pemasaran menurut Kotler (2005:22):
Konsep pemasaran adalah suatu orientasi pengelolaan yang menganut
pandangan bahwa tugas kunci organisasi adalah menetapkan kebutuhan dan
keinginan pasar yang menjadi sasaran dan menyesuaikan organisasi dengan
tujuan memberi kepuasan yang diinginkan dengan lebih efektif dan efisien
daripada apa yang diberikan oleh pesaing.
Definisi konsep pemasaran menurut Stanton (1990:20) adalah sebuah
falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen
merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.
Berdasarkan definisi tersebut dapat diketahui bahwa konsep pemasaran itu
9
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
berorientasi pada konsumen (consumer oriented), karena tujuan dari konsep
pemasaran ini adalah untuk memberikan kepuasan terhadap kebutuhan dan
keinginan konsumen. Tiga faktor penting yang dipakai sebagai dasar dalam
konsep pemasaran Swastha dan Handoko (2000:6):
a. Orientasi konsumen
Perusahaan
akan
mencapai kesuksesan
bila
perusahaan
tersebut
berorientasi pada konsumen, yang berarti perusahaan harus mampu
menciptakan produk yang sesuai keinginan dan kebutuhan konsumen.
Hal ini meliputi 5 dimensi yaitu:
1. Menentukan kebutuhan pokok dari pembeli yang akan dilayani dan
dipenuhi.
2. Memilih kelompok pembeli tertentu sebagai sasaran dalam penjualan.
3. Menentukan produk dan program penjualan.
4. Mengadakan penelitian pada konsumen untuk mengukur, menilai, dan
menafsirkan keinginan, sikap serta tingkah laku mereka.
5. Menentukan dan melaksanakan strategi yang tinggi, harga yang murah
atau model yang menarik.
b. Koordinasi dan integrasi dalam perusahaan
Setiap bagian dalam perusahaan harus terintegrasi sehingga mempunyai
peranan yang dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan
perusahaan dalam menciptakan dan mempertahankan langganan. Di
10
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
samping itu, bagian dalam perusahan perlu bekerjasama dengan baik dan
selaras dengan tujuan perusahaan.
c. Mendapatkan laba melalui pemuasan konsumen
Tujuan menggunakan konsep ini adalah untuk memperbaiki hubungan
konsumen, karena hubungan yang lebih baik sangat menguntungkan bagi
perusahaan dan dapat meningkatkan laba.
B. Strategi Marketing Mix
Perencanaan strategi pemasaran yang matang sangat diperlukan untuk
meningkatkan penjualan atau menstabilkan penjualan. Salah satu alat strategi
pemasaran yang dapat digunakan adalah marketing mix atau bauran pemasaran.
Definisi marketing mix atau bauran pemasaran menurut Philip Kotler (2000:54):
Bauran pemasaran adalah campuran dari variabel-variabel pemasaran yang dapat
dikendalikan dan digunakan oleh suatu perusahaan untuk mengejar tingkat
penjualan yang diinginkan dalam pasar sasaran.
Variabel-variabel yang terdapat dalam marketing mix adalah sebagai berikut:
1. Produk
Definisi produk menurut Kotler (2000:448) adalah sesuatu yang dapat
ditawarkan ke dalam pasar untuk diperhatikan, dimiliki atau dikonsumsi
11
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
sehingga dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan. Dalam pengembangan
produk, seorang perencana produk harus berpikir dalam lima tingkatan yaitu:
a. Inti produk (core product), yaitu manfaat produk yang benar-benar dibeli
konsumen.
b. Produk umum (generic product), yaitu versi dasar dari sebuah produk.
c. Tingkat ketiga pemasar menyiapkan harapan tentang sebuah produk
(expected product), yaitu serangkaian atribut yang biasanya menjadi
harapan dan disetujui konsumen ketika mereka membeli.
d. Pada tahap keempat pemasar menyiapkan produk disempurnakan
(agmented product), salah satunya dengan memuaskan tambahan
pelayanan atau manfaat yang membedakan tawaran sebuah perusahaan
dengan tawaran pesaing.
e. Pada tingkat kelima terdapat produk potensial (potential product), yaitu
semua dari penyempurnaan dan perubahan sebuah produk yang mungkin
terjadi dimasa yang akan datang.
2. Harga
Definisi harga adalah jumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan
sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya. Dalam membuat
kebijaksanaan atas penetapan harga pada suatu produk perusahaan harus
mengikuti prosedur yang terdiri dari enam langkah pokok (Basu Swasta dan
Irawan, 1985:241) yaitu:
12
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
a. Menentukan tujuan harga, misalnya bertahan hidup, maksimalisasi laba
jangka pendek, unggul dalam kualitas produk.
b. Menentukan permintaan yang akan memperlihatkan jumlah produk yang
akan dibeli pada periode tertentu dengan berbagai tingkat harga.
c. Memperkirakan biaya pada berbagai tingkat produksi dan dalam kurva
pengalamannya.
d. Menganalisis harga dan tawaran pesaing, perusahaan menguji dan
mengambil harga pesaing sebagai harga dasar penetapan harga jual.
e. Memilih metode penetapan harga, perusahaan memilih salah satu dari
berbagai metode penetapan harga.
f. Menentukan harga akhir, perusahaan harus mempertimbangkan reaksi
yang mungkin timbul dari distributor, pesaing dan pemerintah.
3. Saluran Distribusi
Dalam rangka kegiatan memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke
konsumen, maka salah satu faktor penting yang tidak boleh diabaikan adalah
memilih secara tepat saluran pemasaran. Definisi saluran pemasaran menurut
Kotler (2000:125) adalah serangkaian organisasi yang saling tergantung dan
terlibat dalam proses untuk menjadikan produk atau jasa siap untuk digunakan
atau dikonsumsi.
13
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
4. Promosi
Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk
mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan
pertukaran dalam pemasaran atau promosi adalah semua jenis kegiatan
pemasaran yang ditujukan untuk mendorong permintaan (Swastha dan
Irawan, 1985:349).
a. Tujuan promosi
Perusahaan dalam mengadakan kegiatan promosi bertujuan agar calon
pembeli dapat memberikan tanggapan terhadap barang dan jasa yang
dihasilkan oleh perusahaan. Tanggapan positif tampak bila program
promosi dapat menimbulkan keinginan calon konsumen untuk membeli
barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan.
b. Macam-macam kegiatan promosi
Untuk mencapai tujuan promosi, biasanya perusahaan akan memilih
kegiatan promosi yang dianggap paling efektif untuk perusahaan yaitu:
1) Advertising/periklanan
Periklanan adalah komunikasi non-individu dengan sejumlah biaya,
melalui berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga
non-laba, serta individu-individu (Swastha, 1984:245). Dalam
menyampaikan informasi tentang suatu produk pada konsumen,
perusahaan memerlukan media advertising tertentu, karena tidak
14
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
semua media yang tersedia selalu cocok untuk dipergunakan dalam
penyampaian informasi produk
Adapun fungsi advertising adalah:
a. Memberikan informasi
b. Membujuk atau mempengaruhi konsumen yang dituju
c. Menciptakan kesan kepada produk
d. Memuaskan keinginan konsumen
e. Sebagai salah satu alat komunikasi perusahaan dengan konsumen
Tujuan utama periklanan adalah menjual atau meningkatkan
penjualan barang, jasa atau ide. Adapun beberapa tujuan lain dari
periklanan adalah:
a. Mendukung program personal selling dan kegiatan promosi yang
lain
b. Mencapai orang-orang yang tidak dapat dicapai oleh tenaga
penjualan dalam jangka waktu tertentu
c. Mengadakan hubungan dengan para penyalur, misalnya dengan
mencantumkan nama dan alamatnya
d. Memasuki daerah pemasaran baru atau menarik langganan baru
e. Memperkenalkan produk baru
f. Menambah penjualan industri
g. Mencegah timbulnya barang-barang tiruan
15
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
h. Memperbaiki reputasi perusahaan dengan memberikan pelayanan
umum melalui periklanan
2) Personal selling/penjualan perseorangan
Interaksi antar individu saling bertemu muka yang ditujukan untuk
menciptakan,
memperbaiki,
menguasai
atau
mempertahankan
hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain.
Menurut Kotler (1984:125) tenaga penjual melaksanakan satu atau
beberapa jenis tugas untuk perusahaan mereka yaitu:
a. Mencari pelanggan baru
b. Mengkomunikasikan informasi mengenai produk perusahaan
c. Menjual produk
d. Melayani berbagai jasa pada pelanggan seperti memberikan
konsultasi, bantuan teknis dan sebagainya
3) Publikasi
Sejumlah informasi tentang seseorang, barang atau organisasi yang
disebarluaskan ke masyarakat melalui media tanpa dipungut biaya atau
tanpa pengawasan dari sponsor.
4) Promosi penjualan
Promosi penjualan adalah kegiatan-kegiatan pemasaran selain
personal selling, periklanan dan publisitas yang mendorong efektivitas
16
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
pembelian konsumen dan pedagang dengan menggunakan alat-alat
seperti peragaan, pameran, demonstrasi.
C. Pengertian Biaya Promosi
Sebelum menjelaskan masalah biaya promosi terlebih dahulu disajikan
pengertian tentang biaya dan pengertian promosi. Biaya adalah pengorbanan
sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang
kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu (Mulyadi, 1991:8).
Jadi biaya promosi adalah jumlah yang dinyatakan dengan uang dari dana
tunai yang dikeluarkan dalam kegiatan promosi yang meliputi periklanan,
personal selling, promosi penjualan, pemasaran langsung serta hubungan
masyarakat dan publisitas.
a. Biaya personal selling adalah biaya-biaya yang digunakan dalam kegiatan
penjualan perseorangan
b. Biaya publisitas adalah biaya-biaya yang berhubungan dengan kegiatan
publisitas misalnya dana untuk sponsor
c. Biaya promosi penjualan adalah biaya-biaya yang digunakan untuk peragaan,
pertunjukan, pameran, demonstrasi dan sebagainya
d. Biaya periklanan adalah biaya-biaya yang digunakan dalam kegiatan
periklanan
17
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
D. Laporan Keuangan
1. Informasi dan Pengertian Laporan Keuangan
Informasi keuangan yang akurat sangat diperlukan pihak intern
maupun ekstern perusahaan. Bagi pihak intern perusahaan, informasi dalam
hal ini dari pihak manajemen keuangan, laporan keuangan akan digunakan
untuk menilai kinerja perusahaan terutama pada sektor keuangan. Informasi
keuangan yang berupa data historis akan digunakan oleh manajemen untuk
meramalkan (forcasting) keuangan untuk periode yang akan datang. Bagi
pihak ekstern perusahaan informasi keuangan akan digunakan untuk
mengevaluasi kinerja perusahaan sehingga dapat diambil keputusan yang
tepat terhadap perusahaan yang bersangkutan, misalnya pertimbangan kreditor
untuk memberikan kredit atau tidak, ataupun pertimbangan investor dalam
membeli saham.
2. Sifat Laporan Keuangan
Laporan keuangan dipersiapkan atau dibuat dengan maksud untuk
memberikan gambaran atau laporan kemajuan (progress report) secara
periodik yang dilakukan pihak manejemen yang bersangkutan. Jadi laporan
keuangan bersifat historis serta menyeluruh dan sebagai progress report
laporan keuangan terdiri dari data-data yang merupakan hasil dari suatu
kombinasi antara (Munawir, 2000:6):
18
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
a. Fakta yang telah dicatat (recorder fact)
Laporan keuangan dibuat atas dasar fakta dari laporan akuntansi, seperti
jumlah uang kas yang tersedia dalam perusahaan maupun yang disimpan
di Bank, jumlah piutang, persediaan barang dagangan, hutang maupun
aktiva tetap yang dimiliki perusahaan.
b. Prinsip-prinsip dan kebiasaan di dalam akuntansi (accounting convention
and postulate)
Data yang dicatat didasarkan pada prosedur maupun anggapan-anggapan
tertentu yang merupakan prinsip-prinsip akuntansi yang lazim (general
accepted accounting principle), hal ini dilakukan dengan tujuan
mempermudah pencatatan atau untuk keseragaman.
c. Pendapat pribadi (personal judgement)
Walaupun pencatatan transaksi telah diatur oleh konvensi-konvensi atau
dalil-dalil dasar yang sudah ditetapkan dan sudah menjadi standar praktek
pembukuan, namun penggunaan dari konvensi-konvensi dan dalil-dalil
dasar tersebut tergantung dari pada akuntan atau manajemen perusahaan
yang bersangkutan. Judgement atau pendapat ini tergantung kepada
kemampuan atau integritas pembuatan yang dikombinasikan dengan fakta
yang tercatat dan kebiasaan serta dalil-dalil dasar aktiva yang telah
disetujui akan digunakan didalam beberapa hal, misalnya cara-cara atau
metode-metode untuk menaksir piutang yang tidak akan ditagih, dan
19
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
penentuan beban penyusutan, serta penentuan umur dari suatu aktiva tetap
akan sangat tergantung pada pendapat pribadi manajemennya dan
berdasarkan pengalaman masa lalu.
3. Tujuan dan Manfaat Laporan Keuangan
Laporan keuangan sangat bermanfaat bagi pihak intern maupun
ekstern perusahaan. Bagi pihak intern laporan keuangan berguna untuk
(Harnanto, 1995:11):
a. Merumuskan,
melaksanakan
dan
mengadakan
penilaian
terhadap
kebijakan-kebijakan yang dianggap perlu.
b. Mengorganisasi dan mengkoordinasi kegiatan-kegiatan atau aktivitas
dalam perusahaan.
c. Merencanakan dan mengendalikan kegiatan / aktivitas sehari-hari dalam
perusahaan.
d. Mempelajari aspek, tahapan-tahapan kegiatan tertentu dalam perusahaan.
e. Menilai keadaan atau posisi keuangan dari hasil usaha perusahaan.
f. Sebagai pertanggungjawaban manajemen kepada semua pihak yang
menanamkan
dan
mempercayakan
pengelolaan
perusahaan tersebut, terlebih kepada pemilik.
20
dananya
didalam
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Sedangkan menurut Needles, et.al (1986:398) bagi pihak ekstern,
laporan keuangan bertujuan:
a. Untuk melengkapi informasi yang berguna dalam membuat keputusan
dibidang investasi dan kredit.
b. Untuk memberi informasi yang berguna dalam menetapkan prospek arus
kas.
c. Untuk memberi informasi tentang sumber-sumber ekonomi yang dimiliki
oleh perusahaan, tuntutan terhadap sumber-sumber ekonomi ini dan
perubahan-perubahan yang dilakukan terhadapnya.
4. Laba
Menurut kamus istilah keuangan dan investasi (Downes, 1994:352),
laba adalah perbedaan positif sebagai hasil menjual produk dan jasa dengan
harga yang lebih tinggi daripada biaya yang dikeluarkan untuk memperkuat
barang tersebut. Laba merupakan kelebihan harga jual atas harga pokok, atau
untuk suatu perusahaan secara keseluruhan merupakan kelebihan pendapatan
atas seluruh beban atau biaya. Morine (1986:3), mengemukakan bahwa ada
tiga kemungkinan yang dapat dilakukan perusahaan dalam meningkatkan
laba, yaitu:
21
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
a. Meningkatkan volume penjualan
Dapat dicapai dengan menaikkan volume penjualan dengan asumsi tidak
terdapat kenaikkan biaya tak langsung dalam menangani volume
tambahan itu.
b. Mengurangi biaya
Biaya memiliki hubungan yang negatif dengan laba dimana untuk
meningkatkan laba, suatu perusahaan harus melakukan pengefisienan dan
melakukan sesuatu secara efektif dan efisien agar diperoleh hasil yang
lebih banyak dengan biaya yang sedikit.
c. Menaikkan harga jual
Secara
khusus
kenaikan
harga
merupakan
cara
tercepat
untuk
meningkatkan laba dengan anggapan dalam keadaan ceteris paribus, maka
penambahan laba terjadi segera setelah perubahan harga mulai berlaku.
Menaikkan harga relatif memerlukan waktu yang sedikit dibanding
dengan meningkatkan volume penjualan dan mengurangi biaya.
Sedangkan beberapa faktor lain yang dapat berpengaruh dalam
peningkatan laba adalah sebagai berikut:
1. Memperluas pemasaran
2. Meningkatkan produktivitas staf penjualan
3. Meniadakan produk
4. Melakukan promosi
22
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
5. Meningkatkan produktivitas melalui sumber manusia
6. Melakukan efisiensi dalam hal pembelian dan melakukan pengendalian
persediaan
7. mempercepat tagihan dari para kreditor
Sebelum melakukan perencanaan laba, seorang manajer harus
menetapkan sasaran laba, pihak manajemen harus mempertimbangkan faktorfaktor berikut (Matz dan Usry, 1990:4):
1. Laba atau rugi yang dialami dari volume penjualan tertentu
2. Volume penjualan yang harus dicapai untuk menutup seluruh biaya yang
terpakai, untuk menghasilkan laba yang memadai agar dapat membayar
deviden bagi pemegang saham preferen dan saham biasa, dan untuk
menahan sisa laba yang cukup guna memenuhi kebutuhan perusahaan di
masa depan
3. Titik impas atau pulang pokok
4. Volume penjualan yang dapat dihasilkan oleh kapasitas operasi pada saat
ini
5. Kapasitas operasi yang diperlukan untuk mencapai sasaran laba
6. Hasil pengembalian (return) atas modal yang digunakan
23
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
E. Kerangka Berfikir
1. Pengaruh positif biaya promosi terhadap tingkat penjualan barang
Perusahaan memerlukan strategi promosi yang tepat agar dapat
memasarkan produknya kepada konsumen. Kegiatan promosi dapat
mengenalkan produk kepada konsumen akan manfaat dan karakteristik
produk. Selanjutnya, konsumen akan tertarik untuk melakukan pembelian
sehingga meningkatkan penjualan barang. Promosi penjualan merupakan
salah satu dari marketing mix yang dilakukan perusahaan untuk mendorong
konsumen agar konsumen melakukan pembelian. Kegiatan promosi penjualan
dapat dilakukan dengan cara pemberian contoh barang, kupon/nota, kupon
hadiah, undian dan kontes, rabat dan peragaan. Kegiatan promosi penjualan
dapat menarik konsumen melakukan pembelian tidak hanya untuk memenuhi
kebutuhannya tetapi juga karena terdorong untuk mendapatkan fasilitas lain
yang diberikan dalam rangka program promosi penjualan. Berbagai bentuk
promosi yang dilakukan akan menyebabkan komponen biaya promosi juga
tinggi. Tingginya biaya promosi yang disebabkan karena penggunaan
berbagai bentuk promosi, selanjutnya akan berdampak pada peningkatan
penjualan.
24
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
2. Pengaruh positif tingkat penjualan barang terhadap laba bersih sebelum bunga
dan pajak
Setiap perusahaan selalu berusaha untuk menjual produknya sebanyak
mungkin. Untuk dapat menjual produk secara maksimal, perusahaan harus
menggunakan strategi pemasaran yang tepat agar kebutuhan dan keinginan
dari konsumen dapat terpenuhi. Tingkat penjualan barang terhadap laba bersih
sebelum bunga dan pajak merupakan hasil dari strategi pemasaran yang
dijalankan oleh perusahaan. Keputusan pembelian yang baik terhadap
perusahaan akan dilakukan oleh produsen dengan cara yang tepat, sehingga
akan meningkatkan omset penjualan yang akhirnya menghasilkan keuntungan
yang tinggi dalam rangka pengembangan dan kemajuan perusahaan. Strategi
tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan bauran pemasaran (marketing
mix) yang tepat, marketing mix tersebut dapat difokuskan baik pada produk,
promosi , harga maupun distribusi.
Dalam memilih stategi yang baik, perusahaan harus bisa melihat apa
yang diinginkan konsumen. Produk yang ditawarkan perusahaan harus bisa
memenuhi selera konsumen. Untuk menunjang strategi pemasaran salah
satunya yaitu dengan perusahaan harus meningkatkan biaya promosi dan
tingkat penjualan maka akan menghasilkan laba bersih sebelum bunga dan
pajak lebih tinggi. Peningkatan penjualan yang dilakukan oleh perusahaan
menyebabkan laba bersih perusahaan sebelum bunga dan pajak tinggi dan
25
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
selanjutnya akan memperkenalkan produk perusahaan sehingga konsumen
mengenal produk tersebut bahkan bersedia untuk membeli produk tersebut.
Sehingga perusahaan dapat mencapai tingkat penjualan yang diharapkan dan
tentunya akan meningkatkan laba bersih sebelum bunga dan pajak.
(http:digilib.unikom.ac.ad/go.php?id=jbunikompp-gdl-sl-2005ernyyusuf21283).
F. Kajian yang Relevan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan MM. Ririh Wahyu Wigati (2004)
yang berjudul “Pengaruh Biaya Promosi Terhadap Tingkat Penjualan” studi kasus
pada perusahaan tenun Santa Maria Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa ada korelasi yang sangat kuat antara biaya promosi dengan tingkat
penjualan.
G. Hipotesis Penelitian
1. Ada pengaruh positif biaya promosi terhadap tingkat penjualan barang
2. Ada pengaruh positif tingkat penjualan terhadap laba bersih sebelum bunga
dan pajak
26
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang dilakukan berupa studi kasus pada Pabrik Getuk
Marem Magelang. Studi kasus merupakan penelitian yang rinci tentang obyek
tertentu, yaitu meliputi lingkungan maupun kondisi perusahaan (Suharsimi
Arikunto, 2000:314). Kesimpulan penelitian ini hanya berlaku pada Pabrik Getuk
Marem Magelang. Penelitian ini juga tergolong dalam penelitian deskriptif karena
berusaha untuk mengungkapkan suatu masalah dan bersifat pengungkapan fakta.
B. Tempat dan Waktu Penelitian.
Penelitian ini dilaksanakan di Pabrik Getuk Marem Magelang. Waktu
penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2007.
C. Subjek dan Objek Penelitian
1. Subjek penelitian
Subjek penelitian yang akan diteliti adalah bagian pemasaran, bagian
akuntansi, bagian promosi.
27
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
2. Objek penelitian
Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah:
•
Data penjualan selama periode 2003 - 2006
•
Data biaya promosi selama periode tahun 2003 - 2006
•
Data laba bersih sebelum bunga dan pajak selama periode tahun 2003 –
2006
D. Variabel Penelitian
1. Variabel Bebas (Independen)
Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau menjadi
penyebab bagi variabel lain (Murti. S dan S. Wahyuni, 2006:22). Dalam
penelitian ini yang termasuk variabel bebas adalah biaya promosi.
2. Variabel Terikat (Dependen)
Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau disebabkan oleh
variabel lain. Namun, suatu variabel tertentu dapat sekaligus menjadi variabel
bebas dan variabel terikat (Murti. S dan S. Wahyuni, 2006:22). Dalam
penelitian ini yang termasuk variabel terikat adalah volume penjualan dan
Laba perusahaan.
3. Variabel Intervening
Variabel intervening adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi
(memperlemah dan memperkuat) hubungan antara variabel independen dan
28
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
dependen, tetapi tidak dapat diamati dan diukur atau dimanipulasi.
Dampaknya harus disimpulkan berdasarkan dampak variabel-variabel
independent dan variabel dependen terhadap fenomena yang diamati. Dalam
penelitian ini yang termasuk variabel intervening adalah volume penjualan.
E. Teknik Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut:
1. Wawancara
Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi awal tentang subyek
penelitian. Metode wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi awal
pada bagian pemasaran, bagian akuntansi, bagian promosi di Pabrik Getuk
Marem Magelang.
2. Dokumentasi
Metode dokumentasi yaitu metode pengumpulan data yang diperoleh dengan
cara
pengutipan
data
atau
keterangan
yang
berhubungan
dengan
permasalahan. Metode ini digunakan untuk mendapatkan data laporan
keuangan Pabrik Getuk Marem Magelang.
29
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
3. Observasi
Metode observasi adalah suatu kegiatan pengamatan terhadap sesuatu objek
dengan menggunakan seluruh alat indra. Metode ini digunakan untuk
mengamati peristiwa yang ada di Pabrik Getuk Marem Magelang.
F. Teknik Analisis Data
1. Deskripsi Data
Analisis ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan data hasil
observasi yang sudah didapat dari penelitian di lapangan yang meliputi
dokumentasi, variabel biaya promosi dan laba perusahaan melalui
peningkatan volume penjualan. Dari hasil pendeskripsian data dapat diketahui
biaya promosi, volume penjualan dan laba perusahaan cenderung meningkat
atau menurun.
2. Uji Normalitas
Uji normalitas dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui
apakah data yang terjaring berdistribusi normal, sehingga analisis untuk
menguji hipotesis menggunakan statistik parametrik dapat dilakukan. Dalam
uji normalitas ini digunakan rumus uji satu sampel dari Kolmogorov-Smirnov,
yaitu tingkat kesesuaian antara distribusi harga satu sampel (skor observasi)
dan distribusi teoritisnya. Uji ini menetapkan suatu titik dimana teoritis dan
yang terobservasi mempunyai perbedaan terbesar, artinya distribusi sampling
30
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
yang diamati benar-benar merupakan observasi suatu sampel random dari
distribusi teoritis ( Imam Ghozali, 2002:35-36 ).
Tes Kolmogorov-Smirnov memusatkan perhatian pada penyimpangan
( deviasi ) terbesar. Harga Fo ( X ) – Sn terbesar dinamakan deviasi
maksimum. Adapun rumus uji Kolmogorov-Smirnov untuk normalitas
sebagai berikut ( Imam Ghozali, 2002:36 ):
D = maksimum Fo ( X ) – Sn ( X )
Keterangan:
D
F
Sn ( X )
= Deviasi maksimum
= Fungsi distribusi frekuensi kumulatif yang ditentukan.
= Distribusi frekuensi kumulatif yang diobservasi
Uji normalitas ini dilakukan dengan bantuan komputer program SPSS.
Hipotesis pada uji normalitas dirumuskan sebagai berikut:
H0 = data berdistribusi normal
Ha = data berdistribusi tidak normal
Kriteria penerimaan:
•
Jika nilai Kolmogorov- Smirnov lebih besar dari nilai probabilitas (ρ =
0,05) maka H0 diterima.
•
Jika nilai Kolmogorov- Smirnov lebih kecil dari nilai probabilitas (ρ =
0,05) maka H0 ditolak.
31
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
3. Pengujian Linieritas
Pengujian linieritas dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya
hubungan linier antara antara variabel bebas dengan terikat. Pengujian
dilakukan dengan Uji F dengan rumus sebagai berikut (Sudjana, 1996:332):
F=
S tc2
S e2
2
dan S e2 dapat dicari dengan rumus:
Dimana nilai S TC
2
S TC
:
JK (TC )
JK ( E )
dan S e2 :
k −2
n−k
Keterangan:
F
2
S TC
= Nilai F untuk garis regresi
= Varians tuna cocok
= Varians kekeliruan
S e2
JK(TC) = Jumlah kuadrat tuna cocok
JK(E) = Jumlah kuadrat kekeliruan
Dalam hal ini, kita tolak hipotesis model regresi linier jika
F ≥ F(1−α )( k − 2,n − k ) . Untuk distribusi F yang digunakan diambil dk pembilang =
(k-2) dan dk penyebut = (n-k).
4. Korelasi Product Moment
Sebelum melakukan uji untuk mengetahui pengaruh variabel bebas
terhadap variabel terikat perlu di ketahui korelasimya. Korelasi ini digunakan
untuk mengetahui hubungan antara masing-masing variabel bebas dengan
variabel terikat, yaitu hubungan antara X1 dengan Y, X2 dengan Y. Dengan
32
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
demikian dapat diketahui pengaruh dari masing-masing variabel bebas
terhadap variabel terikat. Rumus korelasi product moment sebagai berikut
(Sudjana, 1996: 369):
N ∑ XY − (∑ X )(∑ Y )
r=
{N ∑ X
2
− (∑ X )
2
}{N ∑ Y
2
− (∑ Y )
2
}
Keterangan:
r
X
Y
∑XY
= Koefisien korelasi
= Variabel promosi, tingkat penjualan dan laba bersih sebelum
bunga dan pajak.
= Variabel volume penjualan
= Jumlah hasil kali X dan Y
Pengujian signifikansi dilakukan berdasarkan uji t dengan rumus
sebagai berikut (Sudjana, 1996:380):
t=
r n−2
n−2
Keterangan:
t = harga t-tes yang dicari
r = koefisien korelasi
n = jumlah sampel
Nilai t hitung selanjutnya dibandingkan dengan nilai t kritis pada
tingkat signifikansi alpha 5% (α = 0,05). Jika nilai t hitung lebih besar dari
nilai t kritis berarti hipotesis alternatif diterima atau hipotesis nol ditolak dan
sebaliknya jika nilai t hitung lebih kecil dari nilai t kritis berarti hipotesis
alternatif ditolak atau hipotesis nol diterima.
33
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Catatan: Pengujian hipotesis 2 dilakukan dengan cara yang sama. Berikut ini
disajikan pedoman interpretasi nilai koefisien korelasi (Sugiyono, 2001:183)
Tabel 3.1
Nilai koefisien korelasi
Interval Koefisien
Tingkat Hubungan
0,00 - 0,199
Sangat rendah
0,20 - 0,399
Rendah
0,40 - 0,599
Sedang
0,60 - 0,799
Kuat
0,80 -1,000
Sangat Kuat
5. Analisis Regresi Sederhana
Analisis ini digunakan untuk menjawab kedua hipotesis, yaitu untuk
a. Mengetahui pengaruh biaya promosi terhadap tingkat penjualan barang
b. Mengetahui pengaruh tingkat penjualan terhadap laba bersih sebelum
bunga dan pajak
Kemudian
dibuat
persamaannya
sebagai
berikut
(Sugiyono,
2005:244):
Y = a + bX
Keterangan
Y = Subyek dalam variabel dependen yang diprediksikan
a = Konstanta
b = Koefisien Regresi
X = Subyek pada variabel independen yang mempunyai nilai tertentu
Setelah mengetahui persamaan regresi maka dilakukan pengujian
koefisien korelasi. Langkah-langkah yang dilakukan adalah (Suharyadi,
2004:466):
34
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
a. Menentukan Hipotesis
Ho = Tidak ada pengaruh positif biaya promosi terhadap tingkat
penjualan barang.
Ha = Ada pengaruh positif biaya promosi terhadap tingkat
penjualan
barang.
b. Pengujian Hipotesis (Uji t)
Uji-t digunakan untuk mengetahui apakah variabel tingkat penjualan
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap laba bersih sebelum bunga
dan pajak perusahaan. Adapun rumus uji-t adalah sebagai berikut
(Sugiyono, 2005:215):
t=
r
n−2
1 − r2
c. Menentukan level of significance = 5% dan degree of freedom n-2.
d. Menentukan daerah keputusan:
Ho ditolak dan Ha diterima apabila thitung > ttabel
Ho diterima dan Ha ditolak apabila thitung ≤ ttabel
e. Mengambil kesimpulan apakah Ho diterima atau ditolak dengan cara
membandingkan nilai thitung dengan ttabel.
35
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB IV
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A. Sejarah Singkat Perusahaan
Pabrik Getuk Marem berdiri pada tahun 1988 dan dikelola oleh Bapak
Hanggono. Pabrik ini dirancang oleh Bapak Sentot (Ayah mertua Bapak
Hanggono). Pabrik ini awalnya hanya mempunyai 3 orang karyawan yang terdiri
dari 2 laki-laki dan 1 perempuan. Hasil produksi pabrik ini pertama kali di
pasarkan di Toko Roti Endang Jaya.
Pabrik Getuk Marem Magelang pada awalnya berupa industri rumah
tangga. Semua urusan keuangan dan produksi ditangani oleh Bapak Hanggono
dan istrinya. Modal awal untuk menjalankan usaha ini sebesar Rp. 500.000.
Dalam perkembangan selanjutnya Pabrik Getuk Marem berubah menjadi
industri kecil dan telah memiliki karyawan sebanyak 30 orang. Saat ini hasil
produksi Getuk Marem Magelang dipasarkan di kota Solo, Klaten, Kartosuro,
Yogyakarta, Magelang, Semarang, Purwokerto, dan Kendal. Pada awalnya
kegiatan promosi dilakukan dari mulut ke mulut, jumlah barang yang diproduksi
tergantung pesanan dari distributor, pelanggan atau konsumen. Seiring
perkembangannya kegiatan promosi dilakukan melalui radio-radio dan koran di
wilayah kabupaten Magelang.
36
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Pabrik ini pernah menjadi peserta dalam festival getuk terpanjang pada
tanggal 22 April 2003. sampai saat ini, hasil produksi Getuk Marem Magelang
dipasarkan dengan cara diantar ke toko-toko untuk dijual dengan sistem “titip
jual” artinya pabrik tersebut baru akan mendapat bayaran dari toko-toko tersebut
apabila barang sudah laku terjual. Hasil produk Getuk Marem hanya tahan selama
3 hari karena tanpa bahan pengawet, sehingga setiap hari dilakukan pengecekan
pada setiap tempat pemasaran yaitu kota Solo, Klaten, Kartosuro, Yogyakarta,
Magelang, Purwokerto dan Kendal. Apabila ada produk getuk yang tidak laku,
maka produk tersebut dapat dikembalikan kepada pabrik. Kerugian akibat adanya
barang yang tidak laku terjual ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pabrik.
Untuk meminimalkan kerugian, produk Getuk Marem yang telah kadaluarsa
diolah menjadi pakan ternak sapi dan kambing.
B. Visi dan Misi
1. Visi
Visi Pabrik Getuk Marem Magelang adalah mengutamakan kepuasan
konsumen.
2. Misi
Misi Pabrik Getuk Marem Magelang adalah menghasilkan barang yang
berkualitas dengan harga yang kompetitif.
37
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
C. Personalia
Saat ini Industri Kecil Getuk Marem Magelang telah berubah status
menjadi pabrik dengan jumlah karyawan berjumlah 30 orang. Para karyawan
tersebut mendapatkan kompensasi sesuai dengan jasa yang disumbangkan kepada
pabrik. Kebijakan dalam hal kompensasi untuk para karyawan ditentukan oleh
pemilik Getuk Marem tersebut yaitu Bapak Hanggono. Penentuan besar kecilnya
kompensasi yang diberikan untuk karyawan berdasarkan dengan tingkat
pendidikan karyawan dan pengalaman kerja.
Untuk meningkatkan kualitas kerja karyawan perusahaan mengadakan
pelatihan, kursus, dan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk
mengikuti pendidikan non formal demi peningkatan prestasi kerja karyawan.
D. Produksi
1. Kegiatan Usaha
Pabrik Getuk Marem Magelang memproduksi getuk dengan aneka rasa
dan bentuk. Pabrik tersebut memiliki karyawan yang khusus bertugas
mengantar hasil produksi getuk dipasarkan di toko-toko yang tersebar di kota
Solo, klaten, Kartosuro, Yogyakarta, Magelang, Semarang, Purwokerto dan
Kendal.
38
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
2. Kegiatan Operasi Perusahaan
Pabrik Getuk Marem beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB
sampai dengan pukul 16.00 WIB untuk hari senin sampai dengan hari jumat
dan minggu, sedangkan untuk hari sabtu pabrik beroperasi mulai pukul 08.00
WIB samapi dengan pukul 11.00 WIB. Hari libur dalam satu minggu yaitu
hari selasa. Apabila karyawan bekerja melebihi jam kerja tersebut, maka
mereka akan mendapat uang lembur. Jam lembur karyawan biasanya mulai
pukul 18.30 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. Karyawan yang biasanya
bekerja lembur adalah teknisi mesin penggiling getuk sebab mereka harus
memastikan bahwa keadaan mesin tersebut siap dipakai untuk hari berikutnya
39
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB V
HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Variabel Penelitian
Pabrik Getuk Marem Magelang adalah perusahaan produsen makanan.
Dalam proses produksi maupun pemasarannya membutuhkan dana untuk
membiayai seluruh aktivitas manajemennya. Biaya-biaya pemasaran seperti biaya
promosi penjualan, biaya periklanan dan biaya personal selling menjadi hal
penting yang perlu dipertimbangkan dalam meningkatkan volume penjualan.
Untuk itu, kali ini peneliti mengamati variabel biaya promosi yang merupakan
salah satu variabel yang turut memberikan pengaruh dalam peningkatan volume
penjualan di Pabrik Getuk Marem. Berdasarkan analisis deskriptif dapat dilihat
bahwa terdapat nilai terendah (minimum) dan tertinggi (maksimum) biaya
promosi.
Tabel 5.1. Deskripsi Variabel-variabel Promosi dan Penjualan 2003-2006
Rata-rata
(Rp.)
Standar
Deviasi
50.000
Maksimum
(Rp.)
200.000
119.791,67
56.247,537
Volume Penjualan
7.068.750
24.479.000
10.936.416,67
3.707.711,094
Laba Perusahaan
410.150
4.148.100
1.725.116,67
845.124,300
Variabel
Minimum
(Rp.)
Biaya Promosi
Biaya promosi terendah Rp. 50.000 / bulan, tertinggi Rp. 200.000 / bulan,
rata-rata biaya promosi Rp. 119.791,67, dan standar deviasi Rp. 56.247.537.
40
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Volume penjualan terendah Rp. 7.068.750 / bulan, tertinggi Rp. 24.479.000
/ bulan, rata-rata volume penjualan Rp. 10.936.416,67, dan standar deviasi Rp.
3.707.711,094.
Laba perusahaan terendah Rp. 410.150 / bulan, tertinggi Rp. 4.148.100 /
bulan, rata-rata Rp. 1.725.116,67, dan standar deviasi Rp. 845.124,300.
Variabel biaya promosi, volume penjualan dan laba perusahaan
berfluktuasi. Ini dapat dilihat pada ketiga variabel tersebut setiap bulan (lihat
lampiran hal 53).
Fluktuasi yang sangat tinggi baik pada biaya promosi, volume penjualan
maupun laba perusahaan dapat juga dilihat dari nilai standar deviasi yang tinggi
bahkan jumlah digit angka mendekati jumlah digit rata-ratanya (lihat lampiran hal
55).
B. Hasil Uji Prasyarat
1. Uji Normalitas
Sebelum melakukan uji hipotesis terlebih dahulu diadakan pengujian
normalitas. Uji normalitas digunakan untuk melihat tingkat sebaran data suatu
data penelitian yang digunakan. Data berdistribusi secara normal jika dari
hasil uji normalitas menggunakan Kolmogorov Smirnov menunjukkan nilai
signifikansi KS hitung uji normalitas lebih tinggi dari signifikansi statistik
0,05 (atau 5%). Dari hasil uji normalitas menggunakan KS menunjukkan
bahwa data ketiga variabel terdistribusi secara normal, karena semua data
41
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
tersebut menunjukkan nilai signifikansi KS hitung > 0,05. Dengan demikian
dapat disimpulkan bahwa semua data pada variabel biaya promosi, volume
penjualan dan laba perusahaan dapat digunakan untuk analisis selanjutnya
yaitu korelasi dan regresi guna menjawab hipotesisnya.
Tabel 5.2. Hasil uji normalitas
Variabel
Biaya Promosi
Volume Penjualan
Laba Perusahaan
Asymp. Sig. (2-tailed)
α
Ket.
0.077
0.073
0.062
0,05
0,05
0,05
Normal
Normal
Normal
2. Uji Linieritas
Uji prasyarat selanjutnya adalah uji linieritas. Uji ini untuk melihat ada
atau tidaknya pengaruh linieritas antara variabel bebas terhadap variabel
terikat yaitu biaya promosi terhadap volume penjualan dan volume penjualan
terhadap laba perusahaan dalam data penelitian yang digunakan.Data
dikatakan linier atau memiliki hubungan linier jika nilai F hitung deviation
from linearity pada uji linieritas menunjukkan lebih rendah dari F tabel atau
sig F > 5%.
Korelasi
X dengan Y1
X dengan Y2
Tabel 5.3. Hasil Uji Linieritas
α
Deviation
F tabel
from
Linierity
0,791
3,21
0,05
1,266
19,47
0,05
42
Keterangan
Linier
Linier
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Dari hasil pengujian linieritas menunjukkan bahwa korelasi antara
biaya promosi dengan volume penjualan didapat hasil nilai F hitung sebesar
0,791 sementara nilai F tabel pada df (2;44) adalah sebesar 3,21. Oleh sebab
itu, nilai F hitung 0,791 lebih kecil dari nilai F tabel 3,21 atau nilai
probabilitas 0,460 di atas nilai alpha 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa
hubungan antara biaya promosi dengan volume penjualan adalah linier.
Begitu juga untuk variabel volume penjualan dengan laba perusahaan didapat
nilai F hitung 1,266 sementara nilai F tabel pada df (44;2) adalah sebesar
19,47. Oleh sebab itu, nilai F hitung 1,266 lebih kecil dari nilai F tabel 19,47
atau nilai probabilitas 0,540 atau di atas nilai alpha 0.05 (lihat lampiran hal
58), maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara volume penjualan
dengan laba perusahaan linier.
C. Hasil Uji Hipotesis
1. Hasil Korelasi Product Moment Antar Variabel
Sebelum menguji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi dan
menjawab rumusan masalah, maka dapat digunakan analisis korelasi, yaitu
mencari ada tidaknya hubungan antara variabel biaya promosi, volume
penjualan dan laba perusahaan. Untuk mencari hubungan positif atau negatif
antara masing-masing variabel bebas dan variabel terikatnya dapat dilihat
43
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
hasil analisis korelasi. Hasil analisis korelasi pada permasalahan ini dapat
dilihat pada tabel berikut.
Tabel 5.4. Tabel Hasil Analisis Korelasi
Kriteria
rxy (sig)
Kesimpulan
Biaya Promosi
0,433(0,002) Sig r xy < 5%
Ada hubungan positif dan signifikan
terhadap Volume
Penjualan
Volume Penjualan
terhadap Laba
0,527(0,000) Sig r xy < 5%
Ada hubungan positif dan signifikan
perusahaan
Kriteria : Ada hubungan positif dan signifkan, jika nilai Sig r xy < 5% dan nilai rxy positif.
Dari hasil uji korelasi menggunakan korelasi product moment
diketahui hasil pada korelasi antara biaya promosi dengan volume penjualan
adalah rxy : 0,433; sig : 0,002 (lihat lampiran halaman 55), korelasi tersebut
termasuk dalam kategori sedang (lihat nilai koefisien korelasi hal 32).
Demikian juga pada korelasi antara volume penjualan dengan laba perusahaan
didapat hasil rxy : 0,527; sig : 0,000. korelasi tersebut termasuk dalam kategori
sedang (lihat nilai koefisien korelasi hal 32). Dengan demikian pada kedua
korelasi tersebut terdapat hubungan yang positif dan signifikan, ini dilihat dari
sig < sig rxy yaitu 0,05.
D. Analisis Regresi Sederhana
1. Hipotesis 1 (pengaruh biaya promosi terhadap volume penjualan)
a. Perumusan hipotesis
Ho : Biaya promosi tidak berpengaruh positif terhadap volume penjualan
44
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Ha : Biaya promosi berpengaruh positif terhadap volume penjualan
b. Persamaan linier
Y = a + bX1
Y = 7520520,58 + 28,515 X1
c. Penarikan kesimpulan
Hasil pengujian hipotesis pertama yaitu biaya promosi terhadap
volume penjualan menunjukkan bahwa nilai t hitung 3,254 > nilai t tabel
2,013 (lampiran hal 56), maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan
Ha diterima. Artinya, biaya promosi berpengaruh positif terhadap volume
penjualan. Persamaan regresi seperti tersaji pada poin b menunjukkan
bahwa harga koefisien regresi (b) bernilai positif. Hal tersebut berarti
setiap pertambahan satu satuan variabel biaya promosi maka variabel
volume penjualan juga akan mengalami pertambahan sebesar 28,515.
Dengan kata lain semakin tinggi biaya promosi, maka volume penjualan
juga akan semakin tinggi.
2. Hipotesis 2 (pengaruh volume penjualan terhadap laba perusahaan)
a. Perumusan hipotesis
Y = a + bX2
Y = -628852,374 + 0,206 X2
45
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
b. Penarikan kesimpulan
Hasil pengujian hipotesis kedua yaitu volume penjualan terhadap
laba perusahaan menunjukkan bahwa nilai t hitung 15,724 dan nilai t tabel
2,013. Mengingat t hitung 15,724 > nilai t tabel 2,013 (lampiran hal. 57),
maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya,
volume penjualan berpengaruh positif terhadap laba perusahaan.
Persamaan regresi seperti tersaji pada poin b menunjukkan bahwa harga
koefisien regresi (b) bernilai positif. Hal tersebut berarti setiap
pertambahan satu satuan variabel volume penjualan maka variabel laba
perusahaan juga akan mengalami pertambahan sebesar 0,206. Dengan kata
lain semakin tinggi volume penjualan, maka laba perusahaan juga akan
semakin tinggi.
E. Pembahasan
1. Hipotesis 1 (pengaruh biaya promosi terhadap volume penjualan)
Dari analisis regresi sederhana di atas tampak bahwa terdapat
korelasi yang positif. Adanya pengaruh yang searah antara biaya promosi
dengan volume penjualan berarti bila terjadi kenaikan pada biaya promosi
maka akan menaikkan volume penjualan, dan sebaliknya bila terjadi
penurunan pada biaya promosi akan mengakibatkan penurunan pada
volume penjualan. Korelasi biaya promosi sebesar 0,433 dan koefisien
46
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
determinasi 0,169 (lampiran hal. 56) yang berarti sumbangan biaya
promosi terhadap volume penjualan sebesar 16,9 % artinya bahwa 16,9%
volume penjualan bisa dijelaskan oleh biaya promosi, sedangkan sisanya
(100% - 16,9% = 83,1%) dapat dijelaskan oleh variabel lain. Dengan
demikian sumbangan biaya promosi terhadap volume penjualan masih
tergolong sangat rendah.
Korelasi biaya promosi terhadap volume penjualan sedang,
dikarenakan volume penjualan dipengaruhi tidak hanya biaya promosi
saja, tetapi dapat dipengaruhi banyak faktor antara lain biaya personal
selling, biaya periklanan, biaya promosi penjualan, dan lain-lain.
2. Hipotesis 2 (pengaruh volume penjualan terhadap laba perusahaan)
Dari analisis regresi sederhana di atas tampak bahwa terdapat
pengaruh yang positif. Adanya pengaruh yang searah antara volume
penjualan dengan laba perusahaan. Oleh karena itu, bila terjadi kenaikan
pada volume penjualan maka akan menaikkan laba perusahaan, dan
sebaliknya bila terjadi penurunan pada volume penjualan akan
mengakibatkan penurunan pada laba perusahaan. Korelasi sebesar volume
penjualan 0,918 dan koefisien determinasi 0,840 (lampiran hal. 57) yang
berarti sumbangan volume penjualan terhadap laba perusahaan sebesar
84%, artinya bahwa 84% laba perusahaan bisa dijelaskan oleh volume
47
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
penjualan, sedangkan sisanya (100% - 84% = 16%) dapat dijelaskan oleh
variabel lain. Dengan demikian pengaruh volume penjualan terhadap laba
perusahaan masih tergolong sangat kuat.
48
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB VI
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:
1. Biaya Promosi mempunyai pengaruh positif terhadap Volume Penjualan. Hal
ini ditunjukkan dengan nilai thitung 3,254 lebih besar dari nilai ttabel sebesar
2,013 ( thit > ttabel ) pada taraf signifikansi 5% (0,05).
2. Volume Penjualan mempunyai pengaruh positif terhadap Laba Perusahaan.
Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung sebesar 15,724 lebih besar nilai ttabel
2,013 ( thit > ttabel ) pada taraf signifikansi 5% (0,05).
B. KETERBATASAN PENELITIAN
1. Rentang waktu penelitian yang pendek, sehingga hasil penelitian kurang
maksimal.
2. Biaya promosi, volume penjualan dan laba perusahaan berfluktuasi setiap
bulannya, sehingga peneliti kesulitan untuk menentukan keberhasilan biaya
promosi, volume penjualan dan laba perusahaan.
49
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
C. SARAN
1. Bagi perusahaan, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukkan
dalam memperlakukan biaya promosi, volume penjualan dan laba perusahaan.
a. Pada hipotesis 1 yaitu pengaruh biaya promosi terhadap volume penjualan
diperoleh kesimpulan bahwa biaya promosi mempunyai pengaruh positif
terhadap volume penjualan. Perusahaan pada masa-masa yang akan
datang dapat menaikkan biaya promosi agar volume penjualan bertambah,
dengan catatan melihat masanya. Artinya bila barang yang ditawarkan
merupakan barang baru maka biaya promosi perlu ditingkatkan, atau pada
tempat pemasaran baru maka biaya promosi perlu ditingkatkan.
b. Pada hipotesis 2 yaitu pengaruh volume penjualan terhadap laba
perusahaan diperoleh kesimpulan bahwa volume penjualan mempunyai
pengaruh positif terhadap terhadap laba perusahaan. Perusahaan pada
masa-masa yang akan datang dapat menaikkan volume penjualan agar
laba perusahaan bertambah dengan cara menambah produksi dan
memperluas atau menambah tempat pemasaran.
2.
Bagi peneliti selanjutnya, perlu meneliti rentang waktu penelitian yang lebih
panjang atau pengambilan data laporan keuangan yang lebih lama agar dapat
memberikan penyimpulan yang lebih tepat perjalanan prestasi pemasaran di
Pabrik Getuk Marem Magelang.
50
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
DAFTAR PUSTAKA
Adisaputro, G., Marwan Asri. (1985). Anggaran Perusahaan. Yogyakarta: BPFE.
Arikunto, S. (2000). Manajemen Penelitian. Jakarta: Penerbit PT. Rineka Cipta.
Downes, J. dan John Elliot Goodman,. (1994). Kamus Istilah Keuangan dan Investasi,
Edisi Ketiga. Jakarta: Elek Media Komputindo.
Hadi, S. (1992). Statistik. Yogyakarta: Andi Offset.
______ (2000). Statistik. Yogyakarta: Andi Offset.
Kasali, R. (1997). Manajemen Periklanan. Jakarta: PAUUI.
Kotler, P. (1984). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Penerbit PT Ikrar Mandiriabadi
________ (2000).Manajemen Pemasaran di Indonesia, AB Susanto, Jakarta:
Salemba Empat
________ (2005). Manajemen Pemasaran di Indonesia, AB Susanto, Jakarta:
Salemba Empat
Morine, J.F. (1986). 100 Teknik Meningkatkan Laba (terjemahan). Jakarta: PT.
Pustaka Binaman Presindo.
Mulyadi. (1991). Akuntansi Biaya (Ed.5). Yogyakarta: Penerbit Aditya Media..
_______ (1999). Akuntansi Biaya (Ed.5). Yogyakarta: Penerbit Aditya Media.
Munawir. (1995). Analisis Laporan keuangan, Yogyakarta: LIBERTY.
Sugiyono. (1999). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
________ (2001). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
________ (2005). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
51
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Sumarni,S. dan Wahyuni,S,. (2006). Metode Penelitian Bisnis, edisi 1. Yogyakarta :
Andi Offset.
Supranto, J. (1984). Statistik Teori dan Aplikasi. (Jilid I. Edisi 5). Jakarta: Erlangga.
_________ (2004). Ekonometri.. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Swasta, B. (1984). Azas-Azas Marketing. Yogyakarta: Penerbit Liberty.
___________ (1985). Manajemen Pemasaran modern. Yogyakarta: Penerbit Liberty.
___________ (2000). Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga
Singgih, S. (2001). SPSS Mengolah Data Statistik Secara Profesional. Jakarta: Elex
Media Komputindo.
52
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
DAFTAR PERTANYAAN
Pedoman wawancara
A. Sejarah Perusahaan
1. Apa nama perusahaan dan kapan perusahaan berdiri?
2. Siapa nama pemilik perusahaan?
3. Siapa yang mendirikan Perusahaan?
4. Dalam bentuk apa perusahaan didirikan?
5. Apa misi dan tujuan didirikannya perusahaan?
B. Lokasi Perusahaan
1. Dimanakah Alamat Perusahaan?
2. Faktor apakah yang mempengaruhi pemilihan lokasi perusahaan?
C. Struktur Organisasi Perusahaan
1. Bagaimana struktur organisasi yang ada dalam perusahaan?
2. Apa tugas dan wewenang masing-masing bidang dalam perusahaan?
D. Bagian Personalia
1. Tenaga Kerja
a. Berapa jumlah tenaga kerja yang ada dalam perusahaan?
b. Usaha apa saja yang dilakukan perusahaan untuk memajukan karyawan?
c. Berapa lama masa kerja karyawan?
d. Bagaimana sistem upah yang digunakan bagi karyawan?
53
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
2. Fasilitas-fasilitas
a. Fasilitas-fasilitas apa saja yang diberikan perusahaan kepada karyawan?
b. Apakah ada tunjangan khusus yang diberikan perusahaan untuk karyawan
yang mendapat kecelakaan atau sakit?
c. Apakah ada THR untuk karyawan?
E. Bagian Pemasaran
1. Usaha apa yang dilakukan perusahaan untuk menarik konsumen?
2. Bagaimana persaingan dari perusahaan lain dan bagaimana cara perusahaan
mengatasi persaingan tersebut?
F. Bagian Keuangan
1. Metode apa yang digunakan perusahaan untuk menetapkan harga jual produk?
2. Faktor apa yang mempengaruhi harga jual produk?
3. Apakah ada potongan harga yang diberikan kepada konsumen?
G. Promosi
1. Promosi dilakukan dalam bentuk apa?
2. Pertimbangan atau alasan apa yang mendorong perusahaan memilih promosi
tersebut?
3. Berapa frekuensi rata-rata kegiatan promosi dilakukan dalam satu bulan?
4. Siapa yang menjadi sasaran dari kegiatan promosi tersebut?
5. Apa keunggulan dan kelemahan dari promosi yang dilakukan oleh
perusahaan?
54
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Pedoman Observasi Penelitian
1. Kegiatan promosi apa saja yang digunakan oleh perusahaan?
2. Berapa besar biaya promosi perusahaan selama periode tahun 2003 – 2005?
3. Berapa besar volume penjualan selama periode 2003 – 2005?
4. Berapa besar laba bersih sebelum bunga dan pajak selama periode tahun 2003 –
2005?
55
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
DATA INDUK PENELITIAN
Case Summaries
X Biaya
Y1 Volume
Y2 Laba
Promosi
Penjualan
Perusahaan
1
100000
7950000
1486500
2
50000
8362500
1691500
3
50000
8418750
1586000
4
100000
9000000
1353500
5
100000
9412500
2643500
6
50000
8925000
1378500
7
150000
8700000
1432750
8
150000
8737500
1961500
9
150000
9431250
2763000
10
50000
9112500
2332500
11
50000
7068750
1050000
12
150000
18281250
4098000
13
50000
8200000
620750
14
100000
8040000
1193150
15
50000
8080000
1061800
16
50000
8700000
1374875
17
50000
8060000
1173475
18
50000
8840000
1113150
19
150000
9120000
1248700
20
100000
8200000
1189750
21
150000
8400000
1239000
22
50000
7960000
1161850
23
150000
18600000
3666750
24
150000
7240000
410150
25
50000
10965500
1954200
26
50000
10556000
1487900
27
150000
15420500
2459200
28
150000
11648000
2224700
29
50000
11147500
1847000
56
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
30
100000
11102000
1358300
31
150000
12284000
1403100
32
150000
13352250
2211150
33
200000
10351250
4148100
34
100000
9577750
1234850
35
150000
24479000
1222750
36
100000
10260250
724350
37
100000
10509000
1538600
38
200000
10416000
1415900
39
200000
12625000
2502000
40
200000
11648250
2105425
41
100000
10764750
1548275
42
100000
14392500
1238500
43
200000
11904000
1725100
44
200000
12206500
1240350
45
200000
13299500
2192050
46
200000
23157000
3729800
47
200000
10276500
839350
48
200000
9765000
1224000
48
48
48
Total
N
57
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
DISTRIBUSI FREKUENSI
Frequencies
Statistics
Y
N
Valid
Missing
Mean
Std. Error of Mean
Median
Mode
Std. Deviation
Variance
Range
Minimum
Maximum
Sum
48
0
119791.67
8118.633
100000.00
50000
56247.537
3163785461
150000
50000
200000
5750000
a. Multiple modes exist. The smallest value is shown
58
X1
48
0
10936416.67
535162.000
10012625.00
8200000a
3707711.094
13747121554078
17410250
7068750
24479000
524948000
X2
48
0
1725116.67
121983.185
1424325.00
410150a
845124.300
714235081950
3737950
410150
4148100
82805600
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
UJI NORMALITAS DAN LINIERITAS
Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
X Biaya
Promosi
Y1 Volume
Penjualan
Y2 Laba
Perusahaan
48
48
48
Mean
119791.67
10936416.67
1725116.67
Std. Deviation
56247.537
3707711.094
845124.300
Absolute
.184
.186
.190
Positive
.184
.186
.190
Negative
-.184
-.169
-.129
1.277
1.286
1.319
.077
.073
.062
N
a,b
Normal Parameters
Most Extreme
Differences
Kolmogorov-Smirnov Z
Asymp. Sig. (2-tailed)
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
59
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Linieritas
Report
Y1 Volume Penjualan
X Biaya Promosi
Mean
N
Std. Deviation
50000
8885464.29
14
1201661.994
100000
9928068.18
11
1848533.179
150000
12745673
13
5142053.070
200000
12564900
10
3897799.241
Total
10936417
48
3707711.094
ANOVA Table
Sum of
Squares
Y1 Volume
Penjualan * X
Biaya Promosi
Between
Groups
df
F
Sig.
(Combined)
1.39E+14
3
4.64E+13
4.026
.013
Linearity
1.21E+14
1
1.21E+14
10.494
.002
Deviation from Linearity 1.82E+13
2
9.12E+12
.791
.460
1.15E+13
Within Groups
5.07E+14
44
Total
6.46E+14
47
Measures of Association
R
Y1 Volume Penjualan
* X Biaya Promosi
Mean
Square
R Squared
.433
Eta
.187
60
.464
Eta Squared
.215
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Report
Y2 Laba Perusahaan
Y1 Volume Penjualan
Mean
N
Std. Deviation
7068750
1050000.00
1
.
7240000
410150.00
1
.
7950000
1386500.00
1
.
7960000
1161850.00
1
.
8040000
1193150.00
1
.
8060000
1173475.00
1
.
8080000
1061800.00
1
.
8200000
905250.00
2
402343.758
8362500
1491500.00
1
.
8400000
1239000.00
1
.
8418750
1486000.00
1
.
8700000
1356687.50
2
25721.009
8737500
1561500.00
1
.
8840000
1213150.00
1
.
8925000
1378500.00
1
.
9000000
1353500.00
1
.
9112500
1632500.00
1
.
9120000
1248700.00
1
.
9412500
1743500.00
1
.
9431250
1763000.00
1
.
9577750
1234850.00
1
.
9765000
1224000.00
1
.
10260250
724350.00
1
.
10276500
839350.00
1
.
10351250
1322750.00
1
.
10416000
1415900.00
1
.
10509000
1438600.00
1
.
10556000
1387900.00
1
.
10764750
1448275.00
1
.
10965500
1554200.00
1
.
11102000
1358300.00
1
.
11147500
1547000.00
1
.
11206500
1340350.00
1
.
11284000
1403100.00
1
.
11299500
1592050.00
1
.
11352250
1611150.00
1
.
11392500
1432750.00
1
.
11420500
1659200.00
1
.
11625000
1702000.00
1
.
61
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
ANOVA Table
Sum of
Squares
Y2 Laba
Perusahaan *
Y1 Volume
Penjualan
Between
Groups
Mean
Square
F
45
7.E+11
8.132
.115
df
Sig.
(Combined)
3.0E+13
Linearity
2.5E+13
1
3.E+13
310.21
.003
Deviation from Linearity
4.5E+12
44
1.E+11
1.266
.540
Within Groups
1.6E+11
2
8.E+10
Total
3.0E+13
47
Measures of Association
R
Y2 Laba Perusahaan *
Y1 Volume Penjualan
R Squared
.918
.843
62
Eta
.997
Eta Squared
.995
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
UJI KORELASI PRODUCT MOMENT
Correlations
Correlations
X Biaya
Promosi
X Biaya Promosi
Pearson Correlation
Y2 Laba
Perusahaan
1
.433**
.357*
Sig. (2-tailed)
.
.002
.013
48
48
48
.433**
1
.527**
.002
.
.000
48
48
48
Pearson Correlation
.357*
.527**
1
Sig. (2-tailed)
.013
.000
.
48
48
48
N
Y1 Volume Penjualan Pearson Correlation
Sig. (2-tailed)
N
Y2 Laba Perusahaan
Y1 Volume
Penjualan
N
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
63
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
ANALISIS REGRESI SEDERHANA
Regression
Descriptive Statistics
Y1 Volume Penjualan
Mean
Std. Deviation
10936416.67
3707711.094
48
119791.67
56247.537
48
X Biaya Promosi
N
Variables Entered/Removedb
Model
1
Variables
Entered
Variables
Removed
X Biayaa
Promosi
Method
.
Enter
a. All requested variables entered.
b. Dependent Variable: Y1 Volume Penjualan
Model Summary
Model
R
R Square
.433a
1
Adjusted R
Square
Std. Error of
the Estimate
.169
3378979.332
.187
a. Predictors: (Constant), X Biaya Promosi
ANOVAb
Model
1
Sum of Squares
df
Mean Square
Regression
1.20910E+14
1
1.209E+14
Residual
5.25205E+14
46
1.142E+13
Total
6.46115E+14
47
a. Predictors: (Constant), X Biaya Promosi
b. Dependent Variable: Y1 Volume Penjualan
64
F
10.590
Sig.
.002a
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Coefficientsa
Unstandardized
Coefficients
Model
1
(Constant)
Standardized
Coefficients
B
Std. Error
7520520.6
1157457.0
28.515
8.763
X Biaya Promosi
Beta
.433
a. Dependent Variable: Y1 Volume Penjualan
Regression
Descriptive Statistics
Mean
Y2 Laba Perusahaan
Y1 Volume Penjualan
Std. Deviation
N
1564700.00
797619.693
48
10644750
3554122.708
48
Variables Entered/Removedb
Model
1
Variables
Entered
Variables
Removed
Y1
Volume a
Penjualan
Method
.
Enter
a. All requested variables entered.
b. Dependent Variable: Y2 Laba Perusahaan
Model Summary
Model
1
R
R Square
.918a
.843
Adjusted R
Square
Std. Error of
the Estimate
.840
319319.942
a. Predictors: (Constant), Y1 Volume Penjualan
65
t
Sig.
6.497
.000
3.254
.002
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
ANOVAb
Model
1
Sum of Squares
df
Mean Square
Regression
2.52109E+13
1
2.521E+13
Residual
4.69040E+12
46
1.020E+11
Total
2.99013E+13
47
F
Sig.
.000a
247.250
a. Predictors: (Constant), Y1 Volume Penjualan
b. Dependent Variable: Y2 Laba Perusahaan
Coefficientsa
Unstandardized
Coefficients
Model
1
(Constant)
Y1 Volume Penjualan
Standardized
Coefficients
B
Std. Error
-628852.37
146918.546
.206
.013
a. Dependent Variable: Y2 Laba Perusahaan
66
Beta
t
.918
Sig.
-4.280
.000
15.724
.000
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
67
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
68
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Tabel Uji t
69
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
SURAT IJIN PENELITIAN
70
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
71
Download