Persyaratan CPNS Honorer K2

advertisement
Persyaratan CPNS Honorer
K2
By Aparatur Sipil Negara | 20.49Leave a Comment
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(Menpan RB) berencana memberikan kesempatan kembali kepada honorer
kategori 2 untuk mengikuti seleksi cpns 2015 dengan mengikuti ketentuan
ketentuan yang telah ditetapkan
Informasi Umum
Pelaksanaan penerimaan seleksi CPNS untuk honorer K2 direncanakan akan
dilaksanakan mulai Bulan Agustus 2015. Usia tenaga honorer yang menjadi
prioritas seleksi adalah memiliki umur di atas 35 tahun, serta untuk formasi
tenaga pendidik, kesehatan, dan penyuluh. Jumlah total penerimaan CPNS
Honorer K2 adalah sebanyak 30000 formasi dengan alokasi sebagai berikut:
1.
Sebanyak 25500 Formasi dialokasikan untuk Honorer Pemda
2.
Sebanyak 4500 Formasi dialokasikan untuk honorer Kementerian /
Lembaga Negara
Persyaratan Umum
1.
Warga Negara Indonesia (WNI)
2.
Berusia paling rendah 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun
pada tanggal 1 Januari 2016
3.
Sehat jasmani, rohani dan bebas NARKOBA.
4.
Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan
berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.
5.
Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan
sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau
diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
6.
Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS)
dan/atau tidak sedang menjalani perjanjian/kontrak kerja/ikatan dinas
pada instansi lain.
Persyaratan Khusus
1.
Seleksi Tes ini adalah diperuntukan untuk "eks TH K-2" yang tidak lulus
dalam tes sebelumnya
2.
Harus sudah terdaftar dalam database BKN
3.
Tenaga Honorer K2 yang dibiayai bukan dari APBN atau APBD, diangkat
oleh pejabat yang berwenang dan bekerja di instansi pemerintah, masa
kerja paling sedikit satu tahun pada tanggal 31 Desember 2005 dan
sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus.
Kebenaran data yang disampaikan dijamin dengan Surat Pernyataan
Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang ditandatangani oleh PPK, yang
sebelumnya sudah dilakukan verifikasi dan validasi terpadu oleh BKN dan
BPKP
Seleksi
Seleksi penerimaan CPNS untuk honorer Kategori 2 adalah menggunakan
sistem Computer Assisted Test (CAT CPNS)
Materi Tes
Tes seleksi yang diberikan adalah Tes Kompetensi Dasar berbasis CAT yang
terdiri dari
1.
Tes Wawasan Kebangsaan
2.
Tes Intelegensi Umum
3.
Tes Kepribadian
Sebagai referensi pembelajaran terbaik silakan pelajariMateri Pembelajaran
CPNS Khusus Honorer
Kriteria Kelulusan
Tiap kelulusan peserta ujian ditentukan oleh nilai passing grade atau nilai
ambang batas dan tidak dapat dilakukan perubahan. Kelulusan dilakukan
berdasarkan urutan atau peringkat.
Lain Lain

Penanggungjawab pelaksanaan seleksi untuk instansi pusat adalah
Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), yakni Menteri, Kepala LPNK, dan
Sekjen Lembaga Negara (instansi pemerintah pusat), sedangkan untuk
pemerintah daerah adalah Gubernur, Bupati, dan Walikota

Bagi Tenaga Honorer K-2 yang mengikuti seleksi dan dinyatakan lulus
namun kemudian diketahui tidak memenuhi persyaratan administratif,
maka yang bersangkutan tidak dapat diangkat atau dibatalkan
pengangkatannya sebagai CPNS. Dan terhadap pejabat yang
menandatangani SPTJM akan dikenakan sanksi administratif dan/atau
hukum

Pendaftaran tidak dipungut biaya

Keputusan Panitia Seleksi tidak dapat diganggu gugat
Download