26 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pada

advertisement
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Pendekatan Penelitian
Pada penelitian ini, peneliti akan mengetahui hubungan interaksi sosial di dalam
game online dengan kecenderungan kecanduan game online jenis MMORPG. Penelitian
ini menggunakan metode kuantitatif karena hasilnya akan berupa statistik.
B.
Identifikasi Variabel Penelitian
1. Variabel independen
Variabel independen dalam penelitian ini adalah Interaksi Sosial Di
Game Online Jenis Massively Multiplayer Online Role-Playing Games
2. Variabel dependen
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Kecanduan Game Online.
C. Definisi Operasional Variabel Penelitian
1.
Interaksi sosial di game online jenis MMORPG
Interaksi sosial di game online jenis Massively Multiplayer Online RolePlaying Game adalah hubungan timbal balik antar pemain game online di
dalam game online yang saling berkomunikasi dan saling mempengaruhi
yang meliputi interaksi, suasana emosional, motif/tujuan, adanya pemimpin,
sistem eksternal dan sistem internal dengan penilaian sangat sering, sering,
jarang, dan tidak pernahyang meliputi: a. interaksi b. suasana emosional c.
motif dan tujuan d. pemimpin e. sistem eksternal f. sistem internal
2.
Kecanduan Game Online
26
http://digilib.mercubuana.ac.id/
Kecanduan game online adalah pengunaan game online jenis Massively
Multiplayer Online Role-Playing Game yang berlebihan dan tidak normal,
yang meliputi: a. salience b. tolerance c. mood modification d. relapse e.
withdrawal f. conflict g. problem
D. Populasi dan Sampel Penelitian
1. Populasi
Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah populasi pemain 2 game
online Dragon Nest dan Seal
Zen Online yang merupakan permainan jenis
MMORPG.
2. Sampel
Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik
nonprobability sampling dengan metode purposive sampling. Kuota subyek yang
ditetapkan adalah 130 orang karena total populasi tidak dapat diidentifikasi.
E.
Teknik Pengumpulan Data
Penelitian ini akan menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode kuesioner.
Penelitian ini menggunakan dua skala pengukuran yaitu Game Addiction Scale dari
Lemmens, Valkenburg dan Peter (2009) dan skala interaksi sosial menggunakan teori
aspek interaksi sosial dari G.C Homans (dalam Santoso,2010).
Pada variabel kecanduan game online, alat ukur disusun dalam bentuk skala likert
dengan empat kategori pilihan jawaban, yaitu: Sangat Sering (SS), Sering (S), Jarang (J),
Tidak Pernah (TP). Cara pemberian nilai digunakan antar pernyataan adalah skor 5 untuk
jawaban Sangat Sering (SS), skor 4 untuk jawaban Sering (S), skor 3 untuk jawaban
Kadang-kadang (KD), skor 2 untuk jawaban Jarang (J), dan skor 1 untuk jawaban Tidak
Pernah (TP).
27
http://digilib.mercubuana.ac.id/
Sedangkan pada variabel interaksi sosial di game online jenis MMORPG, alat ukur
disusun dalam bentuk skala likert dengan empat kategori pilihan jawaban, yaitu: Sangat
Sering (SS), Sering (S), Jarang (J), Tidak Pernah (TP). Cara pemberian nilai digunakan
antar kelompok pernyataan yang mendukung (favorable) dan pernyataan yang tidak
mendukung (unfavorable) adalah sebagai berikut.
Tabel 3.1 Skor Untuk Pernyataan Positif dan Negatif
Jawaban
Skor
Favorable
Unfavorable
Sangat Setuju (SS)
4
1
Setuju (S)
3
2
Tidak Setuju (TS)
2
3
Sangat Tidak Setuju (STS)
1
4
1. Skala Kecanduan Game Online
Skala kecanduan game online menggunakan Game Addiction Scale (Lemmens,
Valkenburg dan Peter, 2009) untuk mengukur variabel kecanduan game online.
Aspek
Salience
Tabel 3.2 Skala Kecanduan Game Online
Indikator
No. Item
Aktivitas bermain game MMORPG menjadi 1, 8,15
hal penting dalam kehidupan.
Tolerance
Kebutuhan
untuk
meningkatkan
waktu 2, 9,16
bermain game MMORPG untuk mencapai
kepuasan.
Mood
Pengalaman subyektif dari bermain game 3, 10,17
Modification MMORPG.
Relapse
Adanya upaya yang tidak berhasil dalam 4, 11,18
mengendalikan aktivitas bermain MMORPG.
28
http://digilib.mercubuana.ac.id/
Withdrawal
Perasaan yang tidak menyenangkan saat 5,12, 19
aktivitas bermain MMORPG tiba – tiba
berhenti atau dihentikan.
Conflict
Masalah yang terjadi antara individu dan 6, 13, 20
lingkungan karena bermain game MMORPG.
Problem
Masalah pada aktivitas penting yang terjadi 7, 14, 21
karena bermain MMORPG
2. Skala Interaksi Sosial Di Dalam Game Online Jenis MMORPG
Skala interaksi sosial di dalam game online jenis MMORPG disusun menggunakan
menggunakan teori interaksi sosial G. C. Homans (dalam santoso, 2010). Adapun tabel
blue print skala interaksi sosial di game online jenis MMORPG adalah sebagai berikut:
Aspek
Interaksi
Suasana
emosional
Pemimpin
Sistem
eksternal
Sistem
internal
Tabel 3.3 Skala Interaksi Sosial Di Game Online Jenis MMORPG
No. Item
Indikator
Favorable
Unfavorable
Aktif dalam obrolan di dalam game
1
7
Bersedia berkumpul dengan pemain lain
di dalam game
3
6
Memiliki teman dari dunia game
2
5
Membawa hubungan pertemanan di
dunia game ke dunia nyata
Membicarakan hal pribadi di dunia nyata
dengan pemain lain
Menghormati Game Master dan ketua
sebagai pengawas di lingkungan game
Menghormati pemimpin kelompok
dimana pemain tergabung
Merasa nyaman dengan lingkungan
game
Beradaptasi dengan situasi yang terjadi
di dunia game
4
8
9
10
11
13
12
14
15
17
16
18
Memahami berbagai bahasa dan perilaku
yang terjadi di lingkungan game
Memahami nilai norma etika yang
berlaku antar pemain di dalam game
secara keseluruhan
19
20
21
22
29
http://digilib.mercubuana.ac.id/
F.
Uji instrumen
Dalam melakukan penelitian, alat ukur harus terjamin validitas dan reliabillitasnya
untuk memberikan hasil yang tidak berbeda jauh dengan keadaan yang sebenarnya.
Sebelum dapat digunakan untuk pengambilan data, alat ukur harus diuji validitas dan
reliabilitasnya untuk menjamin kualitas alat ukur.
1. Uji Validitas Skala
Untuk mendapatkan alat ukur yang akurat, alat ukur perlu untuk melakukan
uji validitas. Pada penelitian ini uji validitas menggunakan teknik korelasi product
moment dari pearson adapun rumusnya sebagai berikut:
Keterangan:
rxy
X
Y
n
=
=
=
=
Koefisien korelasi product moment
Interaksi Sosial di Game Online Jenis MMORPG
Kecanduan Game Online
Jumlah subjek
Untuk menghindar adanya over estimate, maka koefisien korelasi tersebut
dikoreksi dengan menggunakan teknik korelasi part whole. Adapun rumusnya sebagai
berikut:
Keterangan:
rbt
rxy
SDy
SDx
Vy
= Korelasi Part Whole
= korelasi product moment
= Standar Deviasi Total (Komposit)
= SB Deviasi Bagian (Butir)
= Varian Total
30
http://digilib.mercubuana.ac.id/
Vx
= Varian Butir
2. Uji Reliabilitas Skala
Untuk melihat konsistensi alat ukur, perlu dilakukan uji reliabilitas untuk
melihat konsistensi. Penelitian ini menggunakan rumus koefisien reliabilitas alpha
cronbach. Adapun rumusnya sebagai berikut:
Keterangan:
r11
k
at2
∑ab2
= Reliabilitas instrument
= Banyak butiran pertanyaan
= Varian total
= Jumlah varian butir
G. Analisis Data
Analisa data untuk uji hipotesis digunakan teknik korelasi product moment dari
pearson dengan rumus sebagai berikut:
Keterangan:
rxy
X
Y
n
=
=
=
=
Koefisien korelasi product moment
Interaksi Sosial di Game Online Jenis MMORPG
Kecanduan Game Online
Jumlah subjek
31
http://digilib.mercubuana.ac.id/
Download