Efek samping serius pada penggunaan anestesi

advertisement
jdokter.com
Efek samping serius pada penggunaan anestesi
Kontribusi dari fay
Wednesday, 21 February 2007
Terakhir diperbaharui Wednesday, 21 February 2007
jdokter/- Efek samping serius pada penggunaan anestesi topical untuk prosedur kosmetik.
Lembaga pengawas obat dan makanan Amerika ( FDA ) telah mengeluarkan pernyataan yang berhubungan dengan
efek samping yang cukup serius berkaitan dengan pemakaian obat anestesi topical pada prosedur kosmetik.
Obat anestesi topical / anestesi local telah secara luas digunakan untuk menimbulkan mati rasa pada kulit yang akan
dilakukan tindakan medis atau kosmetik. Anestesi local ini menghasilkan analgesi untuk berbagai sensasi nyeri, rasa
terbakar maupun rasa gatal yang berhubungan dengan beberapa kondisi medis. Beberapa obat anestesi topical
memerlukan resep dokter, sementara yang lainnya dapat dibeli secara bebas. FDA sebenarnya sudah menyetujui
beberapa obat anestesi topical untuk tujuan ini, namun FDA masih mengkuatirkan penggunaan produk ini tanpa
pengawasan oleh petugas kesehatan yang terlatih. Tanpa pengawasan,pasien bisa saja mengoleskan obat anestesi
local ini dalam jumlah yang berlebihan, sehingga kadar obat yang masuk/ terserap dalam darah meninggi dan
mengakibatkan berbagai efek samping yang mengancam nyawa, seperti aritmia, kejang, bahkan kematian.Peningkatan
jumlah obat yang masuk ke dalam pembuluh darah terjadi bila obat anestesi topical dioleskan di kulit pada area yang
luas dan lama, atau jika kulit ditutupi setelah obat dioleskan. Obat anestesi juga dapat masuk ke dalam pembuluh darah
jika kulit teriritasi, adanya rash, atau jika suhu kulit meningkat.Dua kasus kematian dilaporkan FDA pada penggunaan
obat anestesi local. Dua wanita 22 dan 25 tahun yang dioleskan obat anestesi local di kakinya untuk menghilngkan nyeri
pada prosedur pencabutan rambut menggunakan laser. Kedua wanita ini kemudian dibebat kedua kakinya dengan bebat
plastic untuk meningkatkan efek mati rasanya. Keduanya kemudian mengalami kejang, koma dan akhirnya meninggal
akibat efek toksik dari obat anestesi topical itu. Obat anestesi topical yang digunakan dalam kasus ini mengandung
lidokain dan tetrakain.FDA juga menerima laporan tentang efek samping yang serius seperti aritmia, kejang, koma dan
gangguan pernafasan pada pasien yang menggunakan anestesi topical. Contoh obat anestesi topical yang dimaksud
antara lain : benzocaine (Americaine, Cetacaine), dibucaine (Nupercainal), lidocaine (Xylocaine, Lidoderm), tetracaine
(Pontocaine), pramoxine (Caladryl Cream for Kids), and lidocaine/prilocaine (EMLA).
More information is available at FDA MedWatch.
http://jdokter.com
_PDF_POWERED
_PDF_GENERATED 1 November, 2017, 01:25
Download