1 BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Konsumsi

advertisement
BAB I
PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang
Konsumsi energi dan perubahan iklim dunia mendorong pencarian sumber
energi yang ramah lingkungan dan dapat lebih hemat dari energi hidrokarbon.
Salah satu sumber energi yang menjanjikan adalah energi fusi. Energi fusi
memanfaatkan selisih energi ikat antara zarah sebelum dan sesudah reaksi fusi.
Reaksi fusi paling umum adalah reaksi fusi yang terjadi pada matahari.
Matahari menggbungkan dua inti ringan yang digabungkan secara terus menerus
dalam temperatur 10 juta Kelvin. Gravitasi adalah gaya utama yang mendorong
reaksi fusi pada matahari karena massanya yang besar. Reaksi fusi buatan
manusia tidak dapat menduplikasi gaya gravitasi yang ada pada matahari. Reaksi
fusi buatan manusia mengkompensasi kekurangan gravitasi dengan cara menaikan
temperatur reaksi sampai 100 juta Kelvin.
Temperatur 100 juta Kelvin tidak dapat dikungkung dalam bejana
konvensional karena tidak ada material yang dapat menahan temperatur 100 juta
Kelvin tanpa terjadi deformasi. Temperatur tinggi menyebabkan medium fusi
tidak dalam wujud padat, cair atau gas tetapi dalam plasma. Plasma memiliki ciri
khusus yaitu memiliki muatan tidak netral secara invidual zarah. Ketidaknetralan
ini dimanfaatkan untuk mengatur plasma sedemikian rupa, menggunakan medan
listrik dan medan magnet, agar plasma bertemperatur tinggi dapat dikungkung.
I.2. Perumusan Masalah
Masalah dalam pengungkungan plasma adalah temperatur tinggi yang
berarti memiliki kecepatan yang tinggi pula. Seperti yang dijabarkan sebelumnya,
plasma memiliki muatan yang tidak netral sehingga gaya elektromagnet dapat
diterapkan. Masalah utama yang dibahas pada penelitian ini adalah rekayasa
gayaelektromagnet sehigga mampu mengungkung plasma. Penelitian ini
1
2
membahas tentang gerakan zarah yang tidak bertumbukan dan tidak berinteraksi.
Gerakan zarah bermuatan juga dianggap tidak berkontribusi dalam perubahan
medan listrik dan medan magnet. Medan pada penelitian ini hanya dalam fungsi
posisi dan juga kecepatan, tidak ada perbahan terdahap waktu. Geometri tidak
terbatas juga diterapkan pada penelitian ini. Silinder semu diterapkan hanya
sebagai batasan distribusi awal zarah.
I.3. Tujuan
Penelitian ini bertujuan mengetahui fungsi medan listrik dan medan magnet
yang paling efektif untuk mengungkung plasma secara tiga dimensi dan seberapa
kuat yang dapat mengungkung plasma.
I.4. Manfaat
Penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui fungsi medan magnet dan
medan listrik yang digunakan untuk mengungkung plasma sehingga dapat
dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaiman reaksi fusi tercapai dalam
medan listrik dan medan magnet yang telah dibahas dalam penelitian. Demikian
adalah satu langkah lebih dekat untuk mencapai reaksi fusi komersial.
Download