hasil penelitian

advertisement
HASIL PENELITIAN
i
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UTAMA PADA
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
Eri Triharyati, SE., M.Si, Dosen STIE-MURA Prodi Akutansi
Midah, Mahasiswa STIE-MURA Prodi Akutansi
ABSTRACT
This study examines the "Top Accounting Information System Design At
Tofu Factory Makmur Jaya Lubuklinggau" The problems that will be addressed in
this study was "How to design accounting information systems major at the
factory knew Makmur Jaya Lubuklinggau ?, The aim of this study was to design
Accounting Information Systems On the main Tofu Factory Makmur Jaya
Lubuklinggau. In this study, the data will be the researchers use a primary data.
In this research, data collection techniques used are as follows: Observation and
documentation. The results showed that 1) the accounting system is the main
efforts on Business Know Makmur Jaya Lubuklinggau is composed of general
journal, general ledger, ledger, trial balance, journal entry adjustments, adjusted
trial balance and financial statements including balance sheet, income statement ,
statement of changes in equity, retained earnings statement and cash flow
statement. 2) Document used business transactions Business Know Makmur Jaya
Lubuklinggau is comprised of proof cash-in, cash-out proof, receipts, and sales
invoices.
Keywords: Top Accounting Information Systems Design
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji ”Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Utama
Pada Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau”, Rumusan masalah yang akan
dibahas dalam penelitian ini adalah “Bagaimana perancangan sistem informasi
akuntansi utama pada pabrik tahu Makmur Jaya Lubuklinggau?, Tujuan penelitian
ini adalah untuk merancang Sistem Informasi Akuntansi Utama Pada Pabrik Tahu
Makmur Jaya Lubuklinggau. Dalam penelitian ini maka data yang akan peneliti
gunakan adalah data primer. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah sebagai berikut : Observasi dan Dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 1) Sistem akuntansi utama pada usaha Usaha Tahu Makmur
Jaya Kota Lubuklinggau adalah terdiri dari jurnal umum, buku besar, buku
pembantu, neraca saldo, ayat jurnal penyesuian, neraca saldo disesuaikan, dan
laporan keuangan yang meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan
ekuitas, laporan laba ditahan dan laporan arus kas. 2) Dokumen transaksi yang
dipergunakan usaha Usaha Tahu Makmur Jaya Kota Lubuklinggau adalah terdiri
dari bukti kas masuk, bukti kas keluar, kwitansi, dan faktur penjualan.
Kata kunci : Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Utama
ii
DAFTAR ISI
Halaman Judul ....................................................................................................
Abstrak…………………………………………………………………..........
Daftar isi…………………………………………………………………..........
Daftar Tabel ……………………………………………………………………
Daftar Gambar………………………………………………………………….
BAB I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah ……………………………………………...
1.2. Perumusan Masalah …………………………………………………...
1.2.1. Identifikasi Masalah …………………………………………...
1.2.2. Batasan Masalah ……………………………………………….
1.2.3. Rumusan Masalah ……………………………………………
1.3. Tujuan Penelitian ……………………………………………………..
1.4. Manfaat Penelitian ……………………………………………………
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Teori yang Mendukung ....................................………………............
2.1.1 Pengertian Sistem Akuntansi Utama ............................................
2.1.2 Tujuan dan Manfaat Sistem Akuntansi Utama ...........................
2.1.3 Unsur Sistem Akuntansi Utama .................................................
2.1.4. Siklus Akuntansi ........................................................................
2.1.5. Mencatat Transaksi dalam Jurnal Umum ...................................
2.1.6. Posting Jurnal Umum Ke Buku Besar ......................................
2.1.7. Menyiapkan Neraca Saldo (Preparing Trial Balance) ...............
2.1.8. Pencatatan Ayat Jurnal Penyesuaian ..........................................
2.1.9. Neraca Setelah Penyesuaian .......................................................
2.1.10. Laporan Keuangan (Financial Statement)…............................
2.1.11. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas
Publik (SAK ETAP) .................................................................
2.2. Penelitian yang Relevan....................................................................
2.3. Kerangka Berpikir....................................................................…….....
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1. Variabel Penelitian .................................................................................
3.2. Waktu dan Tempat Penelitian ...............................................................
3.3. Sumber dan Teknik pengumpulan Data................….………………….
3.4. Teknik Analisis Data ..........................……...........................................
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil Penelitian ...……………………………………....………….......
4.1.1 Gambaran Umum Pabrik.....................................................................
4.1.2 Kegiatan Usaha ...................................................................................
4.2. Deskripsi Hasil Penelitian ...……………………………………...........
4.2.1 Laporan keuangan Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau
4.2.2 Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Utama Pada Pabrik
Tahun
Makmur
Jaya
Lubuklinggau.......................................................................
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan………………………………………………………......
5.2. Saran………………………………………………………………....
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................
i
ii
iii
iv
v
1
1
3
3
3
3
3
3
4
4
4
4
5
5
7
8
10
10
13
13
15
21
23
24
24
24
24
25
27
27
27
27
28
28
40
105
105
105
106
iii
DAFTAR TABEL
Tabel. 3.1 Definisi Operasional Variabel.............................................................. 24
Tabel 4.1 Pabrik tahu Makmur Jaya Laporan Penerimaan dan Pengeluaran
Tahun 2014............................................................................................................ 28
Tabel 4.2 Pabrik tahu Makmur Jaya Daftar Aset 2014......................................... 38
Tabel 4.3 Pabrik tahu Makmur Jaya Kewajiban 2014.......................................... 38
Tabel 4.4 Pabrik tahu Makmur Jaya Prive 2014................................................... 39
iv
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Kelompok Usaha XYZ..................................................................... 18
Gambar. 2.2 Laporan Laba rugi........................................................................... 20
Gambar. 2.3 Laporan Perubahan Ekuitas............................................................. 21
Gambar 2.4 Kerangka Pemikiran.......................................................................... 23
v
vi
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sendi dalam
perekonomian yang dipandang penting oleh negara-negara anggota ASEAN.
Keberadaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki
kekuatan, dinamis, dan efisien secara tidak langsung akan mendorong
pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. UMKM yang handal dan kuat
merupakan modal utama dalam pembangunan ekonomi, serta menjadi bearing
(bantalan) yang dapat menghadapi gejolak ekonomi global.
Keberadaan jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang
terus meningkat membuat pihak perbankan membuat program linkage dan
perdagangan sektor usaha mikro kecil dan menengah lewat unit (UMKM) paling
banyak menyerapkan penyaluran kredit perbankan lewat pelaksanaan teknis
konsultan keuangan mitra bank.
Mengenai keberadaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ini
Dewan Standar Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah
menerbitkan exposure draf Standar Akuntansi dan Keuangan Usaha Kecil dan
Menengah (ED SAK UKM) yang diadopsi dari International Financial Reporting
System (IFRS) for Small and Medium Enterpriise. ED SAK UKM ini telah
disesuaikan isinya dengan kondisi di Indonesia dan disahkan untuk dipergunakan
menjadi Standar Akuntansi dan Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas
Publik (SAK ETAP). SAK ETAP ini diharapkan dapat berfungsi sebagai acuan
praktek akuntansi bagi entitas usaha di Indonesia, utamanya pelaku Usaha Mikro,
Kecil dan Menengah (UMKM) mengingat isinya telah disesuaikan dengan situasi
dan kondisi yang ada.
SAK ETAP juga mengatur tentang keuangan. Penyusunan laporan
keuangan berdasarkan SAK ETAP ini bertujuan untuk digunakan oleh entitas
tanpa akuntabilitas publik. Entitas tanpa akuntabilitas publik yang dimaksud
adalah entitas yang tidak dimiliki akuntabilitas publik signifikan dan menerbitkan
laporan keuangan untuk tujuan umum bagi pengguna eksternal. Tujuan laporan
keuangan secara umum bertujuan sebagai berikut:
1. Menyajikan informasi yang dapat diandalkan tentang kekayaan dan kewajiban
2. Menyajikan informasi yang dapat diandalkan tentang perubahan kekayaan
bersih perusahaan sebagai hasil dari kegiatan usaha.
3. Menyajikan informasi yang dapat diandalkan tentang perubahan kekayaan
bersih yang bukan berasal dari kegiatan usaha
4. Menyajikan informasi yang dapat membuat para pemakai dalam menaksir
perolehan laba perusahaan
5. Menyajikan informasi lain yang sesuai/relevan dengan keperluan para
pemakainya
Dalam memenuhi tujuannya, laporan keuangan juga menunjukkan apa
yang telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggungjawaban
manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Berkaitan dengan
pentingnya keberadaan SAK ETAP dalam sebuah laporan keuangan, maka Usaha
Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) seharusnya sudah mulai menyusun laporan
keuangan menggunakan ETAP, sebagai standar laporan keuangannya.
1
Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau merupakan salah satu UMKM
yang ada di Kota Lubuklinggau dengan bidang usaha perdagangan eceran khusus
tahu, tempe, tauco dan oncom dengan izin usaha Nomor: 432/0612/SIUP/VIII/2005. Sebagai salah satu UMKM, maka hendaknya dapat
menyajikan laporan keuangan yang lebih sempurna yang telah sesuai dengan
standar laporan keuangan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil survey
pendahuluan Pabrik ini belum mempunyai Sistem Informasi Akuntansi Utama
untuk menghasilkan laporan keuangan. Pada awal transaksi pihak Pabrik dan
pembeli hanya melakukan transaksi jual beli semata. Pembeli hanya membayar
uang dengan sejumlah harga yang dibeli tanpa adanya formulir pencatatan dari
pihak pabrik ke dalam pemasukan transaksi yang dilakukan. Pendapatan yang
diterima tersebut dicatat di dalam buku catatan biasa saja, sedangkan untuk biaya
selama kegiatan dicatatat dalam buku pengeluaran. Pabrik Tahu Makmur Jaya
Lubuklinggau dalam melakukan pencatatan kegiatan usahanya masih sangat
sederhana. Belum adanya formulir, Jurnal, buku besar, buku pembantu, laporan,
dan belum adanya nomor untuk kode akunnya. Laporan yang dibuat untuk setiap
bulannya berupa laporan penerimaan dan pengeluaran. Laporan tahunan tidak
pernah dilakukan. Setiap bulan hanya menyiapkan laporan pengeluaran,
sedangkan penerimaan dicatat ke dalam buku penerimaan.
Pencatatan yang dilakukan pada pabrik tahu Makmur Jaya Kota
Lubuklinggau tidak memiliki laporan keuangan utama, sehingga tidak
mendapatkan gambaran yang jelas mengenai keadaan keuangan yang ada.
Berdasarkan kenyataan yang ada, maka dapat diketahui permasalahan yang ada
yaitu belum adanya penyusunan laporan keuangan sesuai dengan informasi
akuntansi utama.
Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Utama pada pabrik tahu
Makmur Jaya Kota Lubuklinggau yang akan dirancang oleh peneliti berkaitan
dengan jurnal, buku besar, neraca saldo, ayat jurnal penyesuaian, neraca setelah
penyesuian, laba rugi, laporan perubahan ekuitas, neraca, dan laporan arus kas.
Belum adanya laporan keuangan yang jelas yang sesuai dengan standar akuntansi
menjadi alasan peneliti ingin merancang laporan keuangan yang sesuai dengan
standar akuntansi yang diharapkan akan menjadi informasi keuangan pada pabrik
tahu Makmur Jaya Kota Lubuklinggau.
Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Utama pada pabrik tahu
Makmur Jaya Kota Lubuklinggau yang peneliti maksud disini adalah peneliti
ingin merancang laporan keuangan yang berkaitan dengan unsur-unsur laporan
keuangan berdasarkan SAK ETAP terdiri dari laporan neraca, laporan laba rugi,
dan laporan perubahan ekuitas. Tidak adanya laporan keuangan inilah yang
menjadi alasan peneliti untuk merancang Sistem Informasi Akuntansi Utama di
Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau. Selain itu perancangan laporan
keuangan yang telah dibuat akan menjadi sistem informasi akuntansi utama pada
pabrik tahu Makmur Jaya Kota Lubuklinggau
Adapun penelitian ini nantinya menekankan pada unsur-unsur laporan
keuangan berdasarkan SAK ETAP terdiri dari neraca, laporan laba rugi, dan
laporan perubahan ekuitas menjadi informasi akuntansi. Informasi akuntansi ini
akan menggambarkan laporan keuangan pada Pabrik Tahu Makmur Jaya
Lubuklinggau.
2
Berdasarkan latar belakang yang telah dijabarkan tersebut, maka peneliti
bermaksud untuk mengadakan penelitian dengan judul “Perancangan Sistem
Informasi Akuntansi Utama Pada Pabrik Tahu Makmur Jaya
Lubuklinggau”.
1.2. Perumusan Masalah
1.2.1. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah dalam penelitian ini sebagai berikut:
a. Belum adanya formulir untuk pencatatan setiap terjadinya transaksi.
b. Pendapatan yang diterima tersebut dicatat di dalam buku catatan biasa saja
c. Belum adanya jurnal, buku besar, dan belum adanya nomor untuk kode
akunnya.
d. Laporan yang dibuat untuk setiap bulannya berupa laporan penerimaan
dan pengeluaran.
e. Laporan tahunan tidak pernah dilakukan.
f. Setiap bulan hanya menyiapkan laporan pengeluaran, sedangkan
penerimaan dicatat ke dalam buku penerimaan.
1.2.2. Batasan Masalah
Agar pembahasan tidak menyimpang dari permasalahan yang telah
dirumuskan dan lebih terarah, maka penelitian ini hanya dibatasi pada masalah
Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Utama pada Pabrik Tahu Makmur Jaya
Lubuklinggau dari tahun 2012 sampai dengan 2014.
1.2.3. Perumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana
perancangan sistem informasi akuntansi utama pada pabrik tahu Makmur Jaya
Lubuklinggau?”.
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang Sistem Informasi Akuntansi
Utama Pada Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau.
1.4. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini diharapkan mempunyai kegunaan sebagai berikut :
1.4.1 Aspek Teoritis
Mendapatkan gambaran secara empiris mengenai perancangan sistem
informasi akuntansi utama pada Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau.
1.4.2 Aspek Praktis
Berikut adalah manfaat praktis yang diharapkan dapat diberikan dari
penelitian ini.
a. Bagi peneliti dapat memberikan tambahan wawasan bagi peneliti
mengenai perancangan sistem informasi akuntansi utama pada Pabrik
Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau.
b. Bagi objek penelitian sebagai salah satu sumbangan pemikiran dan
informasi dalam memperoleh informasi pengelolaan usahanya.
c. Bagi lembaga sebagai masukan, sumbangsih dan referensi mengenai
perancangan Sistem Informasi Akuntansi Utama.
3
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Teori-teori yang Mendukung
2.1.1
Pengertian Sistem Akuntansi Utama
Menurut Sujarweni (2015, h. 31), “Sistem Akuntansi utama adalah
kumpulan elemen yaitu formulir, jurnal, buku besar, buku pembantu, dan laporan
keuangan yang akan digunakan oleh manajemen untuk mencapai tujuan
perusahaan. Sistem akuntansi terdiri dari input berupa transaksi yang dicatatkan
dalam formulir (input) kemudian diproses (dengan menjurnal, membuat buku
besar, membuat buku pembantu, neraca lajur) dan hasil akhirnya (output) berupa
laporan keuangan yang digunakan manajemen untuk mencapai tujuan perusahaan.
Menurut Mulyadi (2013, h.3), “Sistem Akuntansi adalah organisasi
formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk
menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna
memudahkan pengelolaan perusahaan.
Menurut Puspitawati & Anggadini (2011, h.57), “Sistem Akuntansi dapat
pula didefinisikan sebagai suatu sistem yang berfungsi untuk mengorganisasi
formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi untuk menghasilkan informasi
keuangan yang dibutuhkan dalam pembuatan keputusan manajemen dan
pemimpin perusahaan dan dapat memudahkan pengelolaan perusahaan.
Berdasarkan definisi di atas peneliti dapat menyimpulkan sistem
akuntansi Utama adalah kumpulan subsistem yang saling berhubungan untuk
pengolahan data keuangan dan pengambilan keputusan dalam perusahaan.
2.1.2
Tujuan dan manfaat Sistem Akuntansi
Menurut Mulyadi (2013, h.19) tujuan umum pengembangan sistem
akuntansi adalah sebagai berikut:
1. Untuk menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru.
2. Untuk memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada,
baik mengenai mutu, ketepatan penyajian, maupun struktur informasinya.
3. Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yaitu
untuk memperbaiki tingkat keandalan (reliability) informasi akuntansi dan
untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan
perlindungan kekayaan perusahaan.
4. Untuk mengurangi biaya krelikel dalam penyelenggaraan catatan akuntansi.
Menurut Puspitawati & Anggadini (2011, h.67) sistem akuntansi
memiliki berbagai macam manfaat diantaranya adalah untuk:
1. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat
melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien
2. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi dan jasa yang
dihasilkan serta meningkatkan efisiensi
3. Meningkatkan kemampuan dalam hal pengambilan keputusan
4. Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan.
4
2.1.3
Unsur Sistem Akuntansi
Menurut Mulyadi (2013, h. 3-5) Unsur pokok sistem akuntansi adalah
sebagai berikut:
a. Formulir merupakan dokumen yang digunakan untuk merekam terjadinya
transaksi. Formulir sering juga disebut dengan istilah dokumen, karena
dengan formulir ini peristiwa yang terjadi dalam organisasi direkam
(didokumentasikan) di atas secarik kertas. Formulir sering pula disebut
media, karena formulir merupakan media untuk mencatat peristiwa yang
terjadi di dalam organisasi ke dalam catatan.
b. Jurnal merupakan catatan akuntansi yang pertama digunakan untuk mencatat,
mengklasifikasikan, meringkas data keuangan dan data lainnya. Seperti telah
disebut diatas, sumber informasi pencatatan dalam jurnal ini adalah formulir.
Dalam jurnal ini data keuangan untuk pertama kali diklasifikasikan menurut
penggolongan yang sesuai dengan informasi yang akan disajikan ke dalam
laporan keuangan. Dalam jurnal ini pula terdapat kegiatan meringkas data,
yang hasil periksanaannya (berupa jumlah rupiah transaksi tertentu)
kemudian adalah jurnal penerimaan kas, jurnal pembelian, jurnal penjualan,
dan jurnal umum.
c. Buku Besar (general ledger) terdiri dari rekening-rekening yang digunakan
untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya di dalam
jurnal. Rekening-rekening dalam buku besar ini disesuaikan dengan unsurunsur informasi yang akan disajikan dalam laporan keuangan. Rekening buku
besar ini di satu pihak dapat dipandang sebagai wadah untuk menggolongkan
data keuangan, dipihak lain dapat di pandang pula sebagai sumber informasi
keuangan untuk penyajian laporan keuangan.
d. Buku Pembantu, jika data keuangan yang digolongkan dalam buku besar
diperlukan rinciannya lebih lanjut, dapat dibentuk buku pembantu (subsidiary
ledger).
e. Laporan Keuangan, hasil akhir proses akuntansi adalah laporan keuangan
yang dapat berupa neraca,laporan rugi laba, laporan perubahan laba yang di
tahan, laporan harga pokok produksi, laporan biaya pemasaran, laporan harga
pokok penjualan, daftar umur piutang, daftar utang yang akan dibayar, daftar
saldo persediaan yang lambat penjualannya.
2.1.4 Siklus Akuntansi
1. Pengertian Siklus Akuntansi
Menurut Rudianto (2014, h.65) Siklus Akuntansi sebagai
berikut: “Siklus akuntansi adalah tahapan-tahapan dalam mencatat
transaksi bisnis hingga menghasilkan laporan keuangan bagi suatu
orgarnisasi dalam periode tertentu.
2. Transaksi
Menurut Rudianto (2014, h.70) Transaksi sebagai berikut:
“Akun merupakan catatan akuntansi secara individual untuk mencatat
kenaikan atau penurunan unsur harta (asset), kewajiban (liability), dan
Modal (owner’s equity).
5
3.
Bukti Transaksi
Menurut Rudianto (2014, h.85) bukti transaksi merupakan
dokumen sumber dalam proses siklus akuntansi, dan bukti transaksi
dapat dibedakan menjadi 2, yaitu sebagai berikut:
a.
Bukti Transaksi Intern
Bukti transaksi intern adalah bukti transaksi yang khusus dibuat
oleh intern dan di buat untuk intern perusahaan. Yang termasuk bukti
intern, antara lain:
1)
Bukti Kas Keluar (cash voucher)
Bukti kas keluar adalah tanda bukti bahwa perusahaan telah
mengeluarkan uang tunai seperti pembelian dengan tunai atau
pembayaran gaji, pembayaran utang, atau pengeluaran-pengeluaran
yang lainnya.
2)
Bukti Kas masuk (Official Receipt)
Bukti kas masuk adalah tanda bukti bahwa perusahaan telah
menerima uang secara cash atau secara tunai. Bukti ini dikeluarkan
bila perusahaan menerima uang kas dari penjualan produk,
penerimaan pembayaran piutang atau penjualan aktiva perusahaan
lainnya.
b.
Bukti Transaksi ekstern
Bukti transaksi ekstern adalah bukti pencatatan transaksi yang
bersumber dari pihak di luar perusahaan. Misalnya faktur (invoice),
nota debit (debit note), dan nota kredit (credit note), dan surat tanda
terima barang (shopping list).
1) Faktur (invoice)
faktur adalah tanda bukti telah terjadi pembelian atau penjualan
secara kredit. Faktur dibuat oleh penjual dan diberikan kepada
pihak pembeli. Bagi penjual faktur yang diterima disebut faktur
penjualan. Biasanya faktur dibuat rangkap sesuai dengan
kebutuhannya. Lembaran pertama untuk pembeli, lembaran kedua
untuk penjual, dan lembaran ketiga untuk arsip. Faktur penjualan
juga sering dilampirkan pula faktur pajak. Hal ini berkaitan dengan
peraturan perpajakan, yaitu pengenaan pajak pertambahan nilai
(PPN). Faktur minimal harus membuat nama pelanggan, jumlah
penjualan, nama barang/jasa yang dijual, dan jumlah harga
penjualan.untuk memudahkan penelusuran dokumen dan
menciptakan pengendalian akuntansi yang memadai, faktur
penjualan juga mencantumkan tanggal penjualan dan nomor faktur
yang tercetak prenumbered (berurut).
2) Nota Debit (Debit Note)
Nota debit adalah bukti perusahaan telah mendebit perkiraan
pemasoknya disebabkan karena berbagai hal. Nota debit
dikirimkan oleh perusahaan kepada langganannya karena barang
yang dibeli dikembalikan, bisa disebabkan rusak atau tidak sesuai
dengan pesanan dan pemasok setuju barangnya diterima kembali
atau harganya dikurangi.
6
3) Nota Kredit (credit note)
Nota kredit adalah bukti bahwa perusahaan telah mengkredit
perkiraan langganannya yang disebabkan oleh berbagai hal. Nota
kredit dikirimkan oleh perusahaan kepada langganannya
sehubungan barang yang dijual tidak cocok atau rusak, untuk itu
penjual setuju menerima barangnya.
2.1.5 Mencatat Transaksi Dalam Jurnal Umum
1) Pengertian Mencatat Transaksi Dalam Jurnal Umum
Menurut Rudianto (2014, h.20) sebagai berikut : “Menyusun jurnal
adalah proses mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi ke dalam
buku harian (buku jurnal), sedangan buku jurnal merupakan catatan
kronologis dan sistematis atas transaksi keuangan.
2) Bentuk standar dari jurnal dengan format untuk merekam berbagai jenis
transaksi diistilahkan dengan jurnal umum (general journal)
Tanggal
Tahun
Bulan
Jurnal Umum
No.
Keterangan
Bukti
Reff
Debit
Kredit
Tgl
Fungsi masing-masing kolom dari suatu jurnal dan prosedur teknis dalam
pencatatan ke dalam jurnal adalah sebagai berikut:
a. Kolom “tanggal”. Fungsi kolom ini untuk merekam saat terjadi transaksi.
b. Kolom “Keterangan”. Fungsi kolom ini untuk mencatat perkiraan apa
saja yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut. Selalu dimulai dengan
nama perkiraan yang nilainya dicatat pada sisi debit dan kredit.
c. Kolom “No.Bukti”. Fungsi kolom ini adalah untuk merekam nomor bukti
transaksi yang dijadikan dasar pencatatan dalam jurnal tersebut.
d. Kolom “Reff”. Berfungsi untuk mencatat nomor kode masing-masing
perkiraan sehingga akan memudahkan dalam proses pengelompokkan ke
dalam buku besar (posting)
e. Kolom “Debit dan Kredit”. Berfungsi untuk merekam nilai dari masingmasing perkiraan yang dipengaruhi oleh suatu transaksi.
Menurut Rudianto (2014, h.20) sebagai berikut: “Menyusun jurnal
adalah proses mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi ke dalam
buku harian (buku jurnal), sedangan buku jurnal merupakan catatan
kronologis dan sistematis atas transaksi keuangan. Jurnal ada beberapa
bentuk, antara lain bentuk dua kolom (jurnal umum/general journal) dan
bentuk jurnal khusus (special journal).Dalam buku jurnal terdapat sisi kiri
(Debet) dan sisi kanan (Kredit). Jika kita memasukkan angka pada sisi
kiri, maka dikatakan mendebet dan jika kita memasukkan angka pada sisi
7
kanan dinamakan mengkredit. Secara ringkas prinsip dalam mendebet dan
mengkredit dari setiap akun ialah sebagai berikut:
Prinsip dalam mendebet dan mengkredit dari setiap akun
Jenis Akun
Harta (assets)
Utang (liabilitis)
Modal (Capital)
Pendapatan (revenue)
Beban (expenses)
Prive (drawing)
jika ditambah dicatat
Debet
Kredit
Kredit
Kredit
Debet
Debet
jika berkurang dicatat
Kredit
Debet
Debet
Debet
Kredit
Kredit
2.1.6 Posting Jurnal Umum Ke Buku Besar
1) Pengertian Posting Jurnal Umum Ke Buku Besar
Menurut Rudianto (2014, h.22) sebagai berikut: “Posting
merupakan proses memasukkan setiap akun dalam buku jurnal ke dalam
buku besar (ledger) sesuai dengan akun dan jumlahnya. Buku besar
(ledger) merupakan kumpulan dari semua akun yang terdapat pada suatu
perusahaan yang tersusun secara sistematis dengan diberi nomor kode
tertentu dan biasanya tergambar pada bagan akun (chart of accounts) dari
perusahaan tersebut.
Menurut Rudianto (2014, h.73) sebagai berikut: “Setelah merekam
bukti transaksi ke dalam input jurnal, siklus akuntansi selanjutnya adalah
melakukan penggolongan masing-masing perkiraan yang saling
berhubungan di dalam buku besar.
2) Proses dalam melakukan posting dari jurnal umum ke buku besar
sebagai berikut:
Menurut Rudianto (2014, h.22) proses dalam melakukan posting
adalah sebagai berikut:
a. Memasukkan tanggal, akun, dan nilai moneter dari buku jurnal ke
buku besar (ledger) yang sesuai.
b. Memasukkan nomor halaman jurnal ke kolom post reference (Ref)
dalam ledger.
c. Memasukkan nomor akun dari ledger ke dalam kolom post reference
(Ref) pada buku besar.
Sebuah jurnal yang sudah di-posting akan dapat diketahui dengan
adanya nomor akun pada kolom post reference (Ref) buku jurnal tersebut.
Sebagai contohnya dapat dilihat gambar di bawah ini:
8
Posting dari Jurnal Umum ke Buku Besar
Kas
Tanggal
Keterangan
Reff
Debet
Kredit
No.
Saldo
Debet
Kredit
Menurut Rudianto (2014, h.74) prosedur pemindahbukuan
(posting) dari jurnal umum ke buku besar (ledger) yang harus diikuti dalam
setiap transaksi adalah sebagai berikut:
a. Tentukan jenis perkiraan yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut dan
klasifikasikan (aktiva, kewajiban, dan modal). Dalam contoh tersebut
perkiraan yang dipengaruhi adalah perkiraan “Kas” dengan kode
perkiraan 11 dan perkiraan “modal” dengan kode perkiraan 31.
b. Tanggal yang tercantum pada masing-masing perkiraan adalah tanggal
yang sama tercantum di jurnal, yaitu saat terjadinya transaksi (bukti
transaksi)
c. Buatlah penjelasan singkat pada kolom keterangan yang isinya dapat
saja sama dengan penjelasan pada kolom “keterangan” di jurnal
umum.
d. Kode Reff yang terdapat pada perkiraan kas adalah kode dokumen
jurnal umum di mana transaksi pertama dicatat. Dalam contoh ini
kode jurnal umum adalah JU.1 menunjukkan halaman jurnal.
e. Tentukan apakah perkiraan-perkiraan yang dipengaruhi tersebut
jumlahnya bertambah atau berkurang.
Sebagai contoh prosedur ini, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Jurnal Umum
Tanggal
Tahun
bulan
Tgl
Posting dari Jurnal Umum ke Buku Besar
halaman: 11
Keterangan
No. Bukti
Reff
Debet
Kredit
11
31
Nama Perkiraan : Kas
Tanggal
Tahun
Bulan
Keterangan
Reff
Debet
JU.1
Xxx
Xxx
Xxx
Kode Perkiraan : 11
Saldo
Kredit
Debet
Kredit
Tgl
Xxx
9
2.1.7 Menyiapkan Neraca Saldo (Preparing Trial Balance)
Menurut Rudianto (2014, h.24) Neraca saldo merupakan suatu
laporan yang berisi mengenai akun disertai dengan saldo masing-masing.
Saldo-saldo tersebut diperoleh dari saldo setiap akun dalam buku besar
(ledger). Sebagai contohnya, dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Neraca Saldo
Nama Perusahaan
Neraca Saldo
Tgl,bulan,tahun transaksi
No. Bukti
Akun-Akun Reff Debet
11
Kas
Total
xxx
Kredit
xxx
Dalam Neraca saldo terlihat jelas bahwa transaksi tersebut
menghasilkan jumlah debet dan jumlah kredit yang sama. Namun harus
tetap diingat bahwa, meskipun jumlah kedua sisi tersebut sama, belum
menjamin bahwa memang tidak ada kesalahan dalam pencatatan.
2.1.8 Pencatatan Ayat Jurnal Penyesuaian
1) Pengertian Ayat Jurnal Penyesuaian
Menurut Rudianto (2014, h.42) sebagai berikut: “Proses
penyesuaian merupakan proses memutakhirkan data keuangan setiap akhir
tahun sebelum disusun laporan keuangan”
Menurut Rudianto (2014, h.43) sebagai berikut: “ayat jurnal
penyesuaian merupakan suatu catatan yang digunakan untuk
memutakhirkan saldo dari perkiraan yang dikarenakan perkiraan tersebut
tidak dicatat setiap hari, agar setiap perkiraan menggambarkan posisi yang
sebenarnya”
2) Unsur-Unsur Jurnal Penyesuaian
Menurur Rudianto (2014, h.42-47) secara rincian jurnal
penyesuaian harus dibuat atas unsur-unsur ialah sebagai berikut.
a. Beban Penyusutan (Depreciation expense)
Penyusunan merupakan alokasi harga perolehan aktiva tetap selama usia
ekonimis aktiva tetap secara sistematis dan rasional. Penyesuaian
dilakukan untuk mengakui besarnya cost yang telah expired menjadi
beban (expense). Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut:
Tanggal
Keterangan
Reff
Debet
Kredit
31-Des
Beban Penyusutan
Xxx
Ak. Penyusutan
Xxx
(menyesuaikan pentusutan)
10
b. Perlengkapan (Supplies)
Perlengkapan merupakan berbagai unsur yang dibeli oleh perusahaan
guna mendukung operasi perusahaan. Perlengkapan yang telah diperoleh
akan digunakan sehingga perlengkapan yang telah terpakai akan menjadi
beban (expense). Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut
c. Beban yang masih harus dibayar (Accrued Expenses)
Accrued expense merupakan berbagai beban yang telah menjadi beban
perusahaan sampai akhir periode akuntansi, tetapi belum dikeluarkan
uang kasnya sehingga menimbulkan utang bagi perusahaan. Contohnya
Tanggal
31-Des
Keterangan
Reff
Debet
Kredit
Beban Perlengkapan
Xxx
Perlengkapan
Xxx
(menyesuaikan pentusutan)
Beban Gaji (salary expense), beban sewa (rent expense), dan beban
bunga (interest expense). Jurnal penyusuaiannya ialah sebagai berikut:
Tanggal
Keterangan
Reff
Debet
Kredit
31-Des
Beban Gaji
Xxx
Utang Gaji
Xxx
(menyesuaikan pentusutan)
d. Pendapatan yang masih harus diterima (Accrued Revenues)
Accrued revenues merupakan berbagai pendapatan yang telah menjadi
hak perusahaan pada periode akuntansi tertentu, tetapi belum dicatat dan
belum diterima uangnya sehingga menimbulkan piutang bagi perusahaan.
Contohnya pendapatan sewa, pendapatan bunga, dan pendapatan
deviden. Jurnal penyesuaiannya sebagai berikut:
Tanggal
Keterangan
Reff
Debet
Kredit
31-Des
Piutang sewa
Xxx
Pendapatan sewa
Xxx
(menyesuaikan pentusutan)
e. Beban dibayar di muka (prepaid expense)
prepaid expense merupakan berbagai beban yang dikeluarkan terlebih
dahulu kasnya, tetapi manfaat ekonomisnya baru akan dinikmati
beberapa periode yang akan datang. Contohnya Beban sewa dibayar
dimuka (prepaid rent), dan asuransi dibayar di muka (prepaid
insurance). Ada dua pendekatan yang digunakan untuk mencatat beban
tipe seperti ini. Hal tersebut juga akan berpengaruh pada jurnal
penyesuaian yang harus dibuat. Dua pendekatan itu adalah sebagai
berikut:
1. Pada awal pembayaran dicatat sebagai aset.
Tanggal
Keterangan
Reff
Debet
Kredit
31-Des
sewa dibayar di muka
xxx
Kas
Xxx
(menyesuaikan
pentusutan)
11
Akibat pencatatan pernah kali seperti di atas maka jurnal penyesuaian
yang harus dibuat pada akhir periode akuntansi ialah sebagai berikut:
Tanggal
Keterangan
Reff
Debet
Kredit
31-Des
Beban sewa
Xxx
sewa dibayar di muka
Xxx
(sebesar yang telah benar-benar menjadi
beban)
Tanggal
31-Des
2. Pada awal pembayaran dicatat sebagai beban (expense)
Keterangan
Reff
Debet
Beban sewa
Xxx
Kas
(mencatat pembayaran sewa pertama kali)
Akibat pencatatan pertama kali seperti di atas maka jurnal penyesuaian
yang harus dibuat pada akhir periode akuntansi ialah sebagai berikut:
Tanggal
Keterangan
Reff
Debet
31-Des
sewa dibayar di muka
Xxx
beban sewa
(sebesar yang belum menjadi beban
perusahaan)
Kredit
Xxx
Kredit
Xxx
f. Pendapatan Diterima Di Muka (unearned Revenue)
Uncarned revenue merupakan berbagai pendapatan yang diterima
terlebih dahulu uang kasnya, tetapi pelaksanaan pekerjaan (jasa) baru
akan dilakukan beberapa periode yang akan datang. Ada dua pendekatan
yang digunakan untuk mencatat pendapatan tipe seperti ini. Hal tersebut
juga akan berpengaruh pada jurnal penyesuaian yang harus dibuat. Dua
pendekatan itu adalah sebagai berikut:
1. Pada awal penerimaan kas dicatat sebagai kewajiban (liability)
Tanggal
1-Jan
Keterangan
Reff
Debet
Kas
xxx
Pendapatan diterima dimuka
(mencatat penerimaan kas pertama kali)
Akibat pencatatan pertama kali seperti di atas maka jurnal penyesuaian
yang harus dibuat pada akhir periode akuntansi ialah sebagai berikut:
Tanggal
Keterangan
Reff
Debet
31-Des
Pendapatan diterima di muka
Xxx
Pendapatan sewa
(sebesar yang telah menjadi hak perusahaan)
12
Kredit
Xxx
Kredit
Xxx
Tanggal
1-Jan
2. Pada awal pembayaran dicatat sebagai pendapatan (revenue)
Keterangan
Reff
Debet
Kas
Xxx
Pendapatan sewa
(mencatat penerimaan kas pertama kali)
Kredit
Xxx
Akibat pencatatan pertama kali seperti di atas, maka jurnal penyesuaian
yang harus dibuat pada akhir periode akuntansi ialah sebagai berikut:
Tanggal
31-Des
Keterangan
Pendapatan sewa
Pendapatan diterima di muka
(sebesar yang belum menjadi hak perusahaan)
Reff
Debet
Xxx
Kredit
Xxx
2.1.9
Neraca Setelah Penyesuaian
Menurut Rudianto (2014, h. 47) Setelah dilakukan jurnal
penyesuaian dan di posting ke buku besar maka saldo yang terdapat dalam neraca
saldo (trial balance) terutama yang berkaitan dengan pendapatan dan beban akan
menjadi mutakhir (up-to date). Jika disusun laporan keuangan, informasi
keuangannya tidak bias (menyesatkan) bagi pengguna laporan keuangan. Neraca
saldo yang telah disesuaikan dengan jurnal penyesuaian adalah sebagai berikut:
Nama Perusahaan
Neraca Saldo Disesuaikan
Untuk Tahun Transaksi
Keterangan
Debet
Kredit
Kas
Piutang Usaha
Bangunan
Utang usaha
Modal
Prive
Pendapatan
Beban
Utang Perusahaan
Penyusutan
AK. Penyusutan
Sumber : Rudianto, 2014, h.47
2.1.10
Laporan Keuangan (Financial Statement)
Menurut Mulyadi (2013, h.125) jenis-jenis laporan keuangan dalam
suatu perusahaan, yaitu sebagai berikut:
1) Laporan Laba/Rugi (Income Statement)
Laporan Laba/Rugi merupakan jenis laporan keuangan yang
dibuat setiap akhir periode akuntansi berisi mengenai semua pendapatan
13
(revenues) dan semua beban (expenses) yang terjadi selama periode
akuntansi.
2) Laporan Perubahan Ekuitas (Owner’s Equity Statement)
Laporan Perubahan Modal merupakan laporan keuangan yang
berisi mengenai modal awal, investasi, laba/rugi periode penjualan,
prive, modal akhir.
3) Neraca (Balance Sheet)
Neraca merupakan laporan keuangan yang berisi mengenai
jumlah harta (asset), kewajiban (liability), dan modal (owner equity) pada
akhir periode akuntansi.
4) Laporan Arus Kas (cash flow statement)
Laporan Arus Kas merupakan suatu laporan yang
menggambarkan arus kas masuk (cash inflow), dan arus kas keluar (cash
outflow) selama periode akuntansi dari berbagai aktivitas yang dilakukan
oleh perusahaan. Tiga aktivitas tersebut meliputi aktivitas operasi
(operating), investasi (investing), dan aktivitas pendanaan (financing).
Nama Perusahaan
Laporan Laba Rugi
Untuk Tahun Transaksi
Pendapatan
Beban Operasional
Beban gaji
xxx
Beban listrik
xxx
Beban lain-lain
xxx
xxxx
Total Beban
Xxx
Laba Bersih
Xxx
Nama Perusahaan
Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk Tahun Transaksi
Modal awal bulan
Penambahan
Investasi
Laba Bersih
Pengurangan
prive
kenaikan ekuitas pemilik
modal akhir bulan
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
14
Aktiva
Kas
Perlengkapan
Gedung
Total Aktiva
Nama Perusahaan
Neraca
Untuk Tahun Transaksi
Kewajiban
Xxx
Utag usaha
Xxx
Utang Gaji
Xxx
Ekuitas Pemilik
Modal
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Total Kewajiban & Ekuitas
Nama Perusahaan
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun Transaksi
Aktivitas Operasional:
Kas yang diterima dari pelanggan
dikurangi kas untuk beban & kreditor
Arus Kas dari aktivitas operasional
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Aktivitas Investasi:
Penerimaan kas dari investasi
Pengeluaran kas untuk investasi
Arus kas dari aktivitas investasi
Xxx
Xxx
Aktivitas Pendanaan:
Penerimaan kas dari pemilik
Pengeluaran kas dari aktivitas pendanaan
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Xxx
Xxx
Saldo Kas
Xxx
Xxx
Xxx
2.1.11 Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik
(SAK ETAP)
Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia (2012) “Yaitu sebuah standar
akuntansi keuangan yang mengatur tentang entitas tanpa akuntabilitas publik.
Entitas tanpa akuntabilitas publik yaitu sebuah entitas yang tidak mempunyai
akuntabilitas publik signifikan dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan
umum (general purpose) bagi pengguna eksternal. Contoh penggunaan eksternal
ini adalah pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelolaan usaha, kreditur,
dan lembaga pemeringkat kredit”.
ETAP merupakan standar akuntansi baru yang diterbitkan oleh Ikatan
Akuntan Indonesia (IAI) yang merupakan konvergensi dari IFRS for Smei. ETAP
15
disusun untuk digunakan bagi entitas-entitas yang tidak mempunyai akuntabilitas
signifikan bagi publik (www.sisan.umy.ac.id).
Entitas tanpa akuntabilitas publik memiliki ciri-ciri (IAI, 2012, h.2)
sebagai berikut:
a) Tidak memiliki akuntabilitas public yang signifikan
b) Tidak tercatat di pasar modal
c) Tidak sedang dalam proses untuk pengajuan pernyatan pendaftaran di
pasar modal.
d) Bukan lembaga keuangan kecuali BPR
e) Menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum bagi pengguna
eksternal.
Laporan keuangan yang sesuai dengan SAK ETAP (IAI, 2012, h. 126)
memiliki komponen-komponen yaitu neraca, laporan rugi laba dan laporan
perubahan ekuitas.
1. Neraca
Neraca adalah suatu daftar keuangan yang memuat ikhtisar tentang harta,
uang, dan modal suatu unit usaha atau perusahaan pada suatu saat tertentu,
biasanya pada penutupan hari terakhir dari suatu bulan atau suatu tahun.
Neraca merupakan laporan keuangan utama yang memberi informasi
tentang posisi keuangan pada suatu saat, menyajikan dua bagian pokok yaitu
aktiva (assets) dan pasiva (liabilities and capital).
Yang dimaksud dengan aktiva (aset) adalah jumlah harta/kekayaan
yang dimiliki perusahaan, sedangkan pasiva (kewajiban) adalah jumlah
kewajiban-kewajiban perusahaan atau sumber yang digunakan untuk
memperoleh aktiva tersebut. Setiap catatan dalam neraca menyebutkan
macam harta, kewajiban (utang) dan modal disebut pos neraca. (Suradi,
2010, h. 132).
Agar neraca dapat memberikan gambaran yang jelas bagi para
pemakainya, setiap pos neraca harus disusun dan dikelompokkan menurut
golongannya masing-masing. Pada kebanyakan perusahaan jasa dan dagang,
aktiva dibagi dalam dua kelompok, yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap.
Adapun pasiva dibagi dalam tiga kelompok, yaitu utang lancar, utang jangka
panjang, dan modal.
Aktiva lancar (current assets) adalah uang tunai dan aktiva lainnya
yang dalam jangka waktu normal akan menjadi uang tunai. Aktiva lancar
suatu perusahaan, antara lajur meliputi perkiraan-perkiraan (Mulyadi, 2013,
h.21) berikut:
a. Kas (cash)
1) Uang Tunai
2) Tabungan yang ada di bank
b. Surat berharga (marketable securities)
1) Akte/sertifikat Tanah
2) Sertifikat Toko
3) Nama baik perusahaan
c. Wesel tagih (notes receivable)
d. Piutang dagang (account receivable)
1) Tagihan pada pembeli
e. Pendapatan yang masih harus diterima (accrued receivable)
16
1) Sisa pembayaran yang belum dilunasi oleh pembeli
2) Nota pembayaran jatuh tempo
f. Bahan habis pakai
1) Perlengkapan toko (store supplies)
2) Perlengkapan kantor (office supplies)
g. Persediaan barang dagang (merchandise inventory)
1) Barang yang ada di gudang
2) Barang yang ada di toko
h. Biaya bayar di muka (prepaid expense)
1) Sisa pembayaran pajak
2) Return pembelian
i. Aktiva lancar lain-lain
Aktiva tetap berwujud (tangable fixed assets) adalah kekayaan yang
dimiliki perusahaan yang fisiknya konkret dan digunakan dalam operasi
perusahaan secara permanen (lebih dari satu periode akuntansi/tahun). Aktiva
ini mencakup, antara lain sebagai berikut: (Mulyadi, 2013, h.23)
a. Kendaraan (delivery equipment)
b. Peralatan toko (store equipment)
c. Peralatan kantor (office equipment)
d. Peralatan pabrik (factory equipment)
e. Bangunan/gedung (building)
f. Tanah (land)
g. Aktiva tetap lain-lain.
Utang lancar (current liabilities) adalah kewajiban keuangan
perusahaan yang harus dibayar dalam waktu kurang dari satu tahun. Utang
lancar ini antara lain terdiri dari perkiraan-perkiraan berikut: (Mulyadi, 2013,
h.25)
a) Utang dagang (account payable)
b) Utang wesel (notes payable)
c) Utang pajak (tax payable)
d) Biaya yang masih harus dibayar (accrued payable)
1. Rekening listrik dan air
2. Telepon
3. Lain-lain
e) Utang jangka panjang yang telah jatuh tempo
f) Utang lain-lain
Utang jangka panjang (long term liabilities) adalah kewajiban
keuangan perusahaan yang jangka waktu pembayarannya lebih dari satu
tahun. Yang termasuk utang jangka panjang antara lain: (Mulyadi, 2013, h.
336).
a) Wesel bayar jangka panjang
b) Utang hipotek (mortgage payable)
c) Utang obligasi (bond payable)
d) Utang jangka panjang lainnya
Modal (equity) adalah merupakan hak atau bagian yang dimiliki oleh
pemilik perusahaan. Di dalam perusahaan perseorangan yang termasuk modal
hanyalah modal pribadi. Dalam perseroan terbatas yang termasuk dalam
modal, antara lain: (Mulyadi, 2013, h. 490).
17
a) modal saham
b) laba yang ditahan
c) cadangan
Neraca merupakan laporan yang berisi mengenai harta (assets),
kewajiban (liability) dan modal (owner’s equity) pada akhir priode akuntansi.
Neraca yang dibuat memiliki manfaat: (Mulyadi , 2013, h. 27)
1) Memberi informasi tentang posisi keuangan perusahaan pada saat tertentu
2) Menilai likuiditas dan kelancaran operasional perusahaan
3) Menilai struktur pendanaan perusahaan
4) Menganalisis komposisi kekayaan dan potensi jasa perusahaan
5) Mengevaluasi potensi jasa atau sumber ekonomis perusahaan.
Bentuk neraca yang digunakan sebagai berikut :
Gambar. 2.1
KELOMPOK USAHA XYZ
Neraca per 31 Desember 20X4
31/12/20X
4
31/12/20X
3
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
xxx
Xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
xxx
xxx
Xxx
Xxx
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara Kas
Piutang Usaha
Persediaan
Aset lancar lainnya
Total Aset Lancar
Aset Tidak Lancar
Aset keuangan tersedia untuk dijual
Investasi dalam entitas asosiasi
Aset tetap
Aset tak berwujud lainnya
Goodwill
Total Aset Tidak Lancar
Total
Aset
Liabilita
s
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha dan utang lainnya
Pinjaman jangka pendek
Bagian pinjaman jangka panjang
Utang Pajak jangka pendek
Provisi jangka pendek
Total Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas jangka panjang
Pinjaman jangka panjang
Pajak tangguhan
18
Provisi jangka panjang
Total Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk
Modal saham
Saldo Laba
Komponen ekuitas lainnya
Kepentingan nonpengendali
Total Ekuitas
Total Liabilitas dan Ekuitas
xxx
xxx
xxx
Xxx
Xxx
Xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Xxx
Sumber: IAI SAK ETAP, 2009, h. 126
2.
Laporan Rugi/Laba
Laporan rugi/laba adalah suatu daftar yang memuat ikhtisar tentang
penghasilan, biaya, serta hasil neto suatu perusahaan pada suatu periode
tertentu, misalnya untuk satu bulan atau satu tahun (Mulyadi, 2013, h.19).
Laporan rugi/laba merupakan laporan keuangan utama di samping neraca,
memberikan informasi tentang perubahan posisi keuangan perusahaan selama
satu periode tertentu yang menyajikan unsur penghasilan dan biaya.
Laporan rugi/laba merupakan jenis laporan keuangan yang dibuat
setiap akhir periode akuntansi berisi mengenai semua pendapatan (revenues)
dan semua beban (expenses) yang terjadi selama periode akuntansi. Laporan
rugi/laba yang dibuat oleh perusahaan memiliki manfaat yaitu memberi
informasi tentang keberhasilan manajemen dalam mengelola perusahaan
(diukur dengan laba atau rugi) dalam suatu periode.
Penghasilan adalah penerimaan pendapatan/dana akibat penyerahan
barang atau jasa dalam usaha mencapai laba. Penghasilan menurut sumbernya
dibedakan atas: (Mulyadi, 2013, h. 22)
a. usaha pokok (Hasil penjualan tahu barang atau jasa)
b. usaha sampingan (misalnya sewa, deviden, bunga deposito dan komisi)
Biaya adalah pengeluaran atau beban yang timbul akibat
digunakannya sumber dana dalam rangka usaha memperoleh penghasilan.
Selisih penghasilan yang diterima perusahaan dengan biaya-biaya yang
dikeluarkan untuk mendapatkan hasil tersebut, merupakan pendapatan bersih
perusahaan, atau lebih dikenal dengan istilah rugi/laba perusahaan. Dikatakan
laba, jika penghasilan melebihi atau lebih besar dari biaya-biaya, sedangkan
dalam keadaan sebaliknya disebut rugi. (Hery, 2013, h. 233)
Berdasarkan penjelasan di atas rugi/laba akibat transaksi operasional
yang dilaporkan dalam laporan rugi/laba ini akan mempengaruhi besarnya
modal. Laba akan menambah modal, jika penghasilan melebihi atau lebih
besar dari biaya-biaya, sedangkan dalam keadaan sebaliknya disebut rugi.
19
Ada dua kemungkinan dari laporan rugi/laba (Hery, 2013, h. 234), yaitu :
1)
Jika jumlah pendapatan lebih besar daripada jumlah beban, maka
perusahaan memperoleh laba
2)
Jika jumlah pendapatan sama besar dengan jumlah beban, maka
perusahaan tidak memperoleh laba maupun rugi atau berada pada titik
impas (break even point).
Dalam laporan rugi/laba bentuk ini hanya dikenal satu jenis laba, yaitu
laba bersih sesudah pajak. Dengan demikian, isi laporan rugi/laba hanya
terdiri dari dua bagian yaitu sebagai berikut: ( Hery, 2013, h. 235)
1) Penghasilan-penghasilan
a) Penjualan barang/jasa bersih
b) Penghasilan lain-lain
2) Biaya-biaya
a) Harga pokok penjualan barang/jasa
b) Biaya usaha
c) Biaya luar usaha
Gambar. 2.2
Laporan Laba rugi
KELOMPOK USAHA XYZ
Laporan laba rugi per 31 Desember 20X4
Pendapatan
Beban Pokok Penjualan
Laba bruto
Pendapatan lainnya
Biaya distribusi
Beban Administrasi
Beban lain-lain
Beban pendanaan
Bagian laba entitas asosiasi
Laba sebelum pajak
Beban pajak penghasilan
Laba tahun berjalan dari operasi yang dilanjutkan
Kerugian tahun berjalan dari operasi yang dihentikan
Laba tahun berjalan
Pendapatan
lain
Sumber: IAI SAK ETAP,komprehensif
2014, h. 1.27
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
dalam valuta asing
Aset keuangan tersedia untuk dijual
Lindung nilai arus kas
Keuntungan revaluasi aset tetap
Keuntungan (kerugian) aktuaria program pensiun
imbalan pasti
Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
asosiasi
Pajak penghasilan terkait
S
Pendapatan komprehensif lain tahun berjalan setelah
pajak
Total pendapatan komprehensif tahun berjalan
Laba yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
Laba per saham (dalam rupiah) :
Dasar dan dilusian
31/12/20X4
xxx
(xxx)
xxx
xxx
(xxx)
(xxx)
(xxx)
(xxx)
xxx
xxx
(xxx)
xxx
xxx
31/12/20X3
Xxx
(xxx)
Xxx
Xxx
(xxx)
(xxx)
(xxx)
(xxx)
Xxx
Xxx
(xxx)
Xxx
Xxx
Xxx
xxx
(xxx)
(xxx)
xxx
Xxx
(xxx)
(xxx)
Xxx
(xxx)
(xxx)
xxx
xxx
Xxx
Xxx
(xxx)
xxx
(xxx)
Xxx
xxx
xxx
xxx
Xxx
Xxx
Xxx
x,xx
x,xx
20
Di dalam laporan rugi/laba bentuk majemuk, terdapat empat bagian pokok
sebagai berikut:
1) Bagian Pertama
Bagian pertama menunjukan penghasilan yang diperoleh dari usaha pokok
perusahaan, yaitu penjualan barang/jasa, diikuti harga pokok penjualan
barang/jasa (cost of good sold), sehingga diperoleh laba kotor (gross profit).
2) Bagian Kedua
Bagian kedua menunjukkan biaya-biaya usaha (operating expenses) yang
terdiri dari biaya penjualan dan biaya umum dan administrasi. Bagian pertama
dikurangi bagian kedua menghasilkan laba usaha (operating income).
3) Bagian Ketiga
Bagian ketiga menunjukkan penghasilan lain-lain (other income) dan biayabiaya lain (other expenses) yang bukan berasal dari kegiatan usaha pokok,
namun sering terjadi dalam kegiatan perusahaan.
4) Bagian Keempat
Bagian keempat menunjukan laba atau rugi insidentil (extraordinal gain or
loss), sehingga sesudah bagian ini diperhitungkan akan diperoleh laba bersih
sebelum kena pajak (net income taxes).
3.
Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan perubahan ekuitas tediri dari modal awal, laba berjalan,
penarikan dan modal akhir. Adapun format laporan perubahan ekuitas sebagai
berikut:
Gambar. 2.3
Laporan Perubahan Ekuitas
PT. XXX
Laporan Perubahan Ekuitas
Per 31 Desember 20xx
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk
Modal saham
Saldo Laba
Komponen ekuitas lainnya
Kepentingan nonpengendali
Total Ekuitas
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
Sumber: IAI SAK ETAP, 2012, h. 340
2.2
Penelitian yang Relevan
Iim Ma’rifatul Auliyah (2012) dengan judul penelitian, “Perancangan
Sistem Informasi Akuntansi UtamaPada UKM Kampung Batik di Sidoarjo”,
dengan kesimpulan bahwa secara garis besar bahwa pada pengusaha kampong
batik Sidoarjo telah menerapkan akuntansi sederhana dalam kegiatan usahanya.
Namun laporan keuangan yang mereka buat belum selesai dengan SAK ETAP.
Hal tersebut karena mayoritas pengusaha UKM belum mengetahui adanya SAK
21
ETAP. Pengenalan dan pelatihan tentang akuntansi dan SAK ETAP dapat
menjadi wadah untuk memperbaiki pengelolaan keuangan.
Mulyani (2012) dengan judul penelitian, ”Analisis Perancangan Standar
Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada
Koperasi Mandiri Jaya Tanjungpinang dan Koperasi Karyawan Plaza Hotel
Tanjungpinang” dengan hasil penelitian bahwa berdasarkan hasil penelitian di
Koperasi Mandiri Jaya Senggarang Tanjungpinang dan Koperasi Karyawan Plaza
Hotel Tanjungpinang bahwa laporan keuangan koperasi mandiri jaya dan koperasi
karyawan Plaza Hotel tidak sesuai dengan SAK ETAP.
Nurhayati Sofiah (2011) dengan judul penelitian ”Persepsi Pengusaha
UMKM Keramik Dinoyo Atas Informasi Akuntansi Keuangan Berbasis Entitas
Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP)” dengan hasil penelitian bahwa
beradsarkan hasil analisis data mengenai perbedaan persepsi pengusaha kecil atas
informasi akuntansi keuangan berbasis SAK ETAP dapat diambil kesimpulan
bahwa tingkat persepsi responden sebelum SAK ETAP dengan rata-rata skor
39,11 apabila dikategorikan dalam patokan persentase standar, maka dapat
dikelompokkan pada kategori tingkat tinggi. Hal ini berarti bahwa secara
mayoritas tingkat persepsi pemilik usaha sebelum sosialisasi SAK ETAP telah
menganggap penting adanya informasi akuntansi keuangan. Tingkat persepsi
responden sesudah sosialisasi dengan rata-rata skor 50,00 apabila diaktegorikan
dalam patokan persentase standar maka dapat dikelompokkan pada kategori
tingkat sangat tinggi. Hal ini berarti bahwa secara mayoritas tingkat persepsi
pemilik usaha sesudah sosialisasi SAK ETAP telah menganggap sangat penting
adanya informasi akuntansi keuangan berbasis SAK ETAP.
Riszki Rudiantoro (2011) dengan judul penelitian ”Kualitas Laporan
Keuangan UMKM serta Prospek Implementasi SAK ETAP” dengan hasil
penelitian bahwa responden UMKM dalam penelitian ini memiliki persepsi
bahwa pembukuan dan pelaporan keuangan merupakan hal yang cukup penting
dan perkembangan usahanya. Faktor ukuran usaha berpengaruh positif terhadap
persepsi tersebut. Lalu usaha berdiri justru berpengaruh negatif terhadap persepsi,
perbedaan dengan dugaan awal. SAK ETAP menjadi harapan untuk dapat
meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM menjadi lebih baik dari yang
ada saat ini. Implementasinya di tahun 2011 nampaknya masih menemui kendala
yang dikhawatirkan menghambat SAK ETAP ini. Kendala terbesar adalah masih
rendahnya pemahaman para pengusaha UMKM yang kelak menggunakan SAK
ini.
22
2.3 Kerangka Pemikiran
Untuk lebih jelasnya mengenai kerangka berpikir dalam penelitian ini
dapat dilihat pada gambar berikut:
Transaksi
Perusahaan
Sistem Akuntansi
Laporan keuangan
Utama :
berdasarkan SAK ETAP :
1. Jurnal Umum
2. Buku besar
3. Buku Pembantu
4. Neraca saldo
5. Ayat Jurnal
penyesuaian
Dokumen
6. Neraca Setelah
Penyesuaian
7. Neraca
8. Laporan L/R
Gambar 2.4
9. Laporan Perubahan
Kerangka Pemikiran
Ekuitas
1.
2.
3.
4.
Jurnal Umum
Buku besar
Neraca saldo
Ayat jurnal
Penyesuaian
5. Neraca Setelah
Penyesuaian
6. Laba / Rugi
7. Laporan perubahan
Ekuitas
8. Neraca
10. Laporan Arus Kas
23
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel
Untuk pemahaman mengenai variabel-variabel yang digunakan dalam
penelitian ini, maka berikut ini akan disampaikan variabel dan definisi
operasional variabel sebagai berikut :
Tabel. 3.1
Definisi Operasional Variabel
Variabel
Definisi
Perancangan
Kumpulan elemen yaitu formulir,
Sistem Informasi jurnal, buku besar, buku pembantu,
Akuntansi Utama dan laporan keuangan yang akan
digunakan oleh manajemen untuk
mencapai tujuan perusahaan
Indikator
Laporan Keuangan SAK
ETAP
1. Jurnal Umum
2. Buku besar
3. Neraca saldo
4. Ayat jurnal
Penyesuaian
5. Neraca Setelah
Penyesuaian
6. Laba / Rugi
7. Laporan perubahan
Ekuitas
8. Neraca
3.2. Waktu dan Tempat Penelitian
3.2.1
Waktu penelitian
Waktu penelitian dilakukan selama 6 bulan dari Juli 2016 sampai dengan
bulan Desember 2016.
3.2.2 Tempat Penelitian
Tempat dan Lokasi penelitian pada Pabrik Tahu Makmur Jaya Kota
Lubuklinggau yang beralamat di Jalan Karya II Rt.09 No. 089 Kelurahan Cereme
Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau.
3.3.
Sumber dan Teknik Pengumpulan Data
Sumber data
Berdasarkan sumber pengambilannya data dapat dibedakan menjadi dua
yaitu : (Sugiyono, 2013, h. 97)
a. Data Primer
Sumber data primer adalah data yang dikumpulkan dari sekumpulan orang
yang menjadi objek yang akan diselidiki.
b. Data Skunder
Sumber data sekunder adalah sumber data yang menjadi pendukung, yang akan
melengkapi kekurangan dari data utama.
Dalam penelitian ini maka data yang akan peneliti gunakan adalah data primer
yaitu kegiatan usaha dan pencatatan aktivitas usaha.
3.3.1
24
3.3.2
Teknik pengumpulan data
Teknik pengumpulan data merupakan cara mengumpulkan data yang
dibutuhkan untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Adapun cara
pengumpulkan data dapat menggunakan teknik sebagai berikut : (Arikunto,
2010, h. 264-274).
a. Tes
Tes adalah serangkaian pertanyaan atau latihan yang digunakan untuk
mengukur keterampilan pengetahuan, intelegensi, kemampuan atau bakat
yang dimiliki oleh individu atau kelompok.
b. Kuesioner atau Angket
Adalah suatu teknik pengumpulan data dengan memberikan atau
menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden dengan harapan
memberikan respon atas daftar pertanyaan tersebut.
c. Interview
Adalah sebuah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan
cara tanya jawab sambil bertatap muka (berkomunikasi langsung) dengan
responden.
d. Observasi
Adalah cara pengumpulan data dengan melakukan pengamatan dan
pencatatan secara teliti dan sistematis atas gejala-gejala (fenomena) yang
sedang diteliti.
e. Dokomentasi
Adalah cara pengumpulan data dengan mencari data dan mengenai hal-hal
atau variabel yang berupa catatan,transkip, buku, surat kabar, majalah,
notulen rapat, agenda dan sebagainya.
Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
sebagai berikut : Observasi dan Dokumentasi.
3.4. Teknik Analisis Data
Analisis data dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu analisis kuantitatif dan analisis
kualitatif (Sunyoto, 2013, h. 24) :
a. Analisis Kuantitatif
Analisis Kuantitatif adalah analisis yang menggunakan rumus-rumus
statistik yang disesuaikan dengan judul penelitian dan rumusan masalah,
untuk perhitungan angka-angka dalam menganalisis data yang di peroleh.
b. Analisis Kualitatif
Analisis Kualitatif adalah analisa nonstatistik yang membantu dalam
penelitian. Data-data yang diperoleh baik berupa kata-kata atau kalimat
yang membantu dalam penelitian.
Pada penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah
teknik analisis kuantitatif dan kualitatif komperatif sebagai alat dalam membantu
memecahkan masalah-masalah penelitian. Teknik analisis kuantitatif adalah
teknik analisis menggunakan angka-angka, sedangkan teknik kualitatif komperatif
adalah merancang menurut SAK ETAP. Dimana penelitian melakukan hal
sebagai berikut :
1) Mengumpulkan transaksi penerimaan dan pengeluaran kas Pabrik Tahu
Makmur Jaya pada tahun 2014.
25
2) Melakukan perancangan akuntansi untuk menyusun laporan keuangan
berbasis SAK ETAP.
26
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
4.1.1 Gambaran Umum Pabrik
Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau merupakan salah satu UMKM yang
ada di Kota Lubuklinggau dengan bidang usaha pembuatan tahu putih yang
mengelola dari bahan mentah ke bahan setengah jadi menjadi barang jadi dan
usaha ini telah berdiri sejak tahun 2005 oleh Bapak Hj. Rosichin Darmo beserta
istrinya Hj. Sopiah dengan izin usaha Nomor: 432/06-12/SIUP/VIII/2005. Pabrik
tahu Makmur Jaya ini beralamat di Jalan Karya II Rt.09 No 089 Kelurahan
Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau. Skill dalam
pembuatan tahu didapat oleh Bapak Rosichin dari kedua orang tuanya yang juga
membuka Pabrik tahu. Modal awal dalam membuka usaha pembuatan tahu ini
sebesar Rp 200.000.000. Pertama kali membuka usaha ini Bapak Rosichin dan
istrinya Sopiah sendiri yang membuat tahu tersebut, karena mereka belum
mempunyai karyawan. Tetapi dengan seiring berkembangnya usaha pembuatan
tahu putih ini, maka mereka memperkerjakan 4 (Empat) karyawan untuk
membantu usaha pembuatan tahu putih ini dan sampai sekarangpun usaha ini
semakin maju serta memiliki 20 (Dua Puluh) orang pelanggan yang setiap harinya
membeli tahu kepada Bapak Rosichin untuk dijualkan kembali kepada konsumen.
4.1.2 Kegiatan Usaha
Usaha pembuatan tahu putih ini secara umum meliputi kegiatan yaitu :
Pencucian dan perendaman kedelai, penggilingan kedelai, perebusan bubur
kedelai, pengepresan bubur kedelai dan penyaringan, pencetakan santan kedelai
dan pemotongan tahu putih.
Kedelai yang digunakan dalam produksi tahu putih harus memiliki
tingkat mutu yang tinggi guna mendapatkan hasil tahu putih yang baik. Pencucian
yang dilakukan untuk membersihkan kedelai dari kotoran yang menempel agar
bubur kedelai yang dihasilkan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, dari
proses pencucian kemudian dilakukan perendaman kedelai, hal ini dilakukan
untuk memperlancar proses penggilingan kedelai tersebut dan menghasilkan
tekstur warna putih yang lebih bersih.
Penggilingan kedelai yang nantinya akan menghasilkan bubur kedelai
yang dalam proses penggilingannya dibutuhkan cukup banyak air. Hal ini agar
tidak terjadi penyumbatan dalam penggilingan kedelai. Selanjutnya, perebusan
bubur kedelai dengan menggunakan tungku atau uap yang dihasilkan dari
pemanasan api yang stabil guna menghasilkan tingkat kekentalan bubur tahu yang
seimbang serta menjaga rasa agar tidak berbau asap.
Pengepresan daripada bubur kedelai yang telah direbus dalam tungku
dilakukan untuk menghasilkan santan tahu yang tidak berbau asap kemudiaan
santan tahu tersebut dialirkan melalui pipa lalu disaring, untuk memisahkan
antara ampas dan santan tahu. Santan tahu yang telah disaring ditampung kedalam
drum yang ditambahkan dengan tepung tahu agar kekentalan tahu dan proses
pencetakan tahu dapat terproses dengan sempurna.
Pencetakan tahu putih yang dihasilkan dari proses pencampuran santan
kedelai dan tepung tahu yang diaduk rata hingga menghasilkan kekentalan santan
27
tahu yang sempurna, kemudian dimasukan kedalam cetakan tahu yang terbuat dari
kayu yang diatasnya diletakkan kain kassa kemudian dilipat dan diletakkan
pemberat diatasnya.
Cetakkan tahu putih yang telah jadi atau agak mengeras kemudian
dilakukan pemotongan dengan ukuran rata-rata 5x5 cm. Setelah pemotongan tahu
putih selesai, tahu tersebut dimasukkan kedalam ember yang didalamnya telah
diisi air dan tahu putih siap untuk dipasarkan.
4.2 Deskripsi hasil penelitian
4.2.1 Laporan keuangan Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau
Laporan keuangan adalah laporan hasil akhir dari kegiatan usaha dalam
satu periode akuntansi. Laporan keuangan dibuat bertujuan untuk mengetahui
keadaan keuangan dan kondisi perusahaan. Selain itu laporan keuangan juga
dapat sebagai dasar untuk menentukan kebijakan-kebijakan di tahun
mendatang.
Dalam penyusunan laporan keuangan tentu terdapat standar untuk
penyusunannya. Dasar ini digunakan agar seluruh laporan keuangan
perusahaan sama dan dapat dimengerti. Dasar penyusunan untuk laporan
keuangan Pabrik tahu Makmur Jaya Lubuklinggau yaitu SAK ETAP dimana
laporan keuangan yang ada terlebih dahulu disusun berdasarkan Sistem
Akuntansi Utama.
Dalam Sistem Akuntansi Utama disebutkan bahwa laporan keuangan
terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus
kas,dan catatan atas laporan keuangan. Dalam penelitian ini laporan keuangan
hanya dibahas sebanyak tiga laporan keuangan sebagaimana yang telah
dirancang pada bab sebelumnya yaitu neraca, laporan laba rugi dan laporan
perubahan ekuitas.
Bentuk laporan keuangan Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau
dapat dilihat pada halaman selanjutnya:
Tabel 4.1.
Pabrik tahu Makmur Jaya
Laporan Penerimaan dan Pengeluaran
Tahun 2014
Tanggal
1/02/2014
2/02/2014
3/02/2014
4/02/2014
5/02/2014
6/02/2014
7/02/2014
8/02/2014
9/02/2014
10/02/2014
Keterangan
Saldo Awal
Pembelian kedelai 1500 kg
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 45 ember
Pembelian kedele 1000kg
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 64 ember
Penjualan tahu 72 ember
Penerimaan
Rp.80.000.000
Pengeluaran
Rp.10.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
Rp.
5.000.000
3.500.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
2.560.000
6.700.000
5.100.000
Rp.
300.000
Rp. 7.000.000
28
11/02/2014
12/02/2014
12/02/2014
13/02/2014
14/02/2014
15/02/2014
15/02/2014
16/02/2014
17/02/2014
18/02/2014
19/02/2014
20/02/2014
20/02/2014
21/02/2014
22/02/2014
23/02/2014
24/02/2014
25/02/2014
25/02/2014
25/02/2014
26/02/2014
26/02/2014
27/02/2014
28/02/2014
28/02/2014
28/02/2014
28/02/2014
1/03/2014
2/03/2014
3/03/2014
4/03/2014
5/03/2014
6/03/2014
7/03/2014
8/03/2014
9/03/2014
10/03/2014
11/03/2014
12/03/2014
12/03/2014
13/03/2014
14/03/2014
15/03/2014
15/03/2014
Penjualan tahu 40 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 82 ember
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 71 ember
Penjualan tahu 84 ember
Pembelian kedele 1500kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 32 ember
Penjualan tahu 25 ember
Hasil penjulan tahu 85 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 58 ember
Penjualan tahu 58 ember
Penjualan tahu 42 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 25 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 61 ember
Pembelian kedele 2400 kg
Penjualan tahu 63 embet
Penjualan tahu 70 ember
Saldo Awal
Pembelian kedele 1750 kg
Penjualan tahu 100 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 100 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1400 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 55 ember
Penjualan tahu 96 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 50 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 1750 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 52 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1400 kg
Rp.
4.000.000
Rp
820.000
Rp.11.832.500
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
5.100.000
7.000.000
Rp.10.000.000
Rp 6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
4.300.000
3.300.000
9.000.000
Rp.10.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
6.000.000
6.000.000
4.000.000
Rp
Rp.
300.000
8.000.000
Rp. 1.832.500
Rp. 549.000
Rp.
3.000.000
Rp 3.285.000
Rp. 40.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.16.000.000
Rp. 6.300.000
Rp. 7.000.000
Rp. 54.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.
300.000
Rp. 10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.11.832.500
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
5.560.000
9.700.000
6.100.000
5.000.000
Rp
820.000
Rp.15.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
6.100.000
5.800.000
6.000.000
Rp.11.832.500
29
16/03/2014
17/03/2014
18/03/2014
19/03/2014
20/03/2014
20/03/2014
21/03/2014
22/03/2014
23/03/2014
24/03/2014
25/03/2014
25/03/2014
26/03/2014
26/03/2014
26/03/2014
27/03/2014
28/03/2014
29/03/2014
30/03/2014
1/04/2014
2/04/2014
3/04/2014
4/04/2014
5/04/2014
6/04/2014
7/04/2014
Beban Gaji
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 90 ember
Hasil penjulan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 60 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 80 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 3200 kg
Penjualan tahu 60 ember
Saldo Awal
Pembelian kedele 1500kg
Penjualan tahu 100 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2000kg
Penjualan tahu 51 ember
8/04/2014
9/04/2014
10/04/2014
11/04/2014
12/04/2014
12/04/2014
13/04/2014
14/04/2014
15/04/2014
15/04/2014
16/04/2014
17/04/2014
18/04/2014
19/04/2014
20/04/2014
20/04/2014
21/04/2014
22/04/2014
23/04/2014
Penjualan tahu 43 ember
Penjualan tahu 36 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 60 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 30 ember
Pembelian kedele 1400 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 50 ember
Pembelian kedele 1200 kg
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 30 ember
Rp 6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
6.000.000
3.000.000
9.000.000
6.000.000
Rp.10.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
4.000.000
4.000.000
Rp.
6.000.000
Rp
300.000
Rp. 1.832.500
Rp. 549.000
Rp.
3.185.000
Rp. 3.285.000
Rp. 40.000.000
Rp. 26.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 60.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.
300.000
Rp. 11.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.11.832.500
Rp.
6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
2.560.000
6.700.000
4.100.000
1.832.500
Rp
820.000
Rp.15.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
4.000.000
3.100.000
Rp.11.000.000
Rp 6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
3.000.000
4.000.000
3.000.000
Rp. 7.000.000
30
24/04/2014
25/04/2014
25/04/2014
25/04/2014
26/04/2014
26/04/2014
27/04/2014
28/04/2014
29/04/2014
29/04/2014
30/04/2014
1/05/2014
2/05/2014
3/05/2014
4/05/2014
5/05/2014
6/05/2014
7/05/2014
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 60 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 46 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Saldo Awal
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 100 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 109 ember
Penjualan tahu 98 ember
Pembelian kedele 1760 kg
Penjualan tahu 60 ember
8/05/2014
9/05/2014
10/05/2014
11/05/2014
12/05/2014
12/05/2014
13/05/2014
14/05/2014
15/05/2014
15/05/2014
16/05/2014
17/05/2014
18/05/2014
19/05/2014
20/05/2014
20/05/2014
21/05/2014
22/05/2014
23/05/2014
24/05/2014
25/05/2014
25/05/2014
25/05/2014
26/05/2014
26/05/2014
27/05/2014
28/05/2014
Penjualan tahu 26 ember
Penjualan tahu 65 ember
Penjualan tahu 41 ember
Penjualan tahu 20 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 30 ember
Pembelian kedele 1100 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 90 ember
Penjulan tahu 70 ember
Pembelian kedele 1500kg
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 30 ember
Beban Retribusi Keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 46 ember
Rp
Rp.
300.000
6.000.000
Rp. 1.832.500
Rp. 549.000
Rp.
3.185.000
Rp. 3.285.000
Rp. 40.000.000
Rp. 4.700.000
Rp. 5.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 70.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.
300.000
Rp. 11.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.11.832.500
Rp.
6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
2.560.000
6.700.000
4.100.000
1.832.500
Rp
820.000
Rp.15.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
4.000.000
3.100.000
Rp.11.000.000
Rp 6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
Rp.15.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
3.000.000
4.000.000
5.100.000
Rp.
Rp.
300.000
5.100.000
Rp. 1.832.500
Rp. 549.000
Rp.
7.000.000
Rp. 3.285.000
Rp. 40.000.000
Rp. 2.300.000
31
29/05/2014
29/05/2014
30/05/2014
1/06/2014
2/06/2014
3/06/2014
4/06/2014
5/06/2014
6/06/2014
7/06/2014
8/06/2014
9/06/2014
10/06/2014
11/06/2014
12/06/2014
12/06/2014
13/06/2014
14/06/2014
15/06/2014
15/06/2014
16/06/2014
17/06/2014
18/06/2014
19/06/2014
20/06/2014
20/06/2014
21/06/2014
22/06/2014
23/06/2014
24/06/2014
25/06/2014
25/06/2014
25/06/2014
26/06/2014
26/06/2014
27/06/2014
28/06/2014
29/06/2014
29/06/2014
30/06/2014
1/07/2014
2/07/2014
3/07/2014
4/07/2014
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 40 ember
Saldo Awal
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 70 ember
Beban Retribusi Keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 10 ember
Pembelian Kedele 1100 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 20 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 10 ember
Biaya Listrik
Pembelian kedele 1.500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 1100 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan Tahu 90 ember
Penjualan Tahu 70 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2600 kg
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 40 ember
Saldo Awal
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 70 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Rp.26.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 4.100.000
Rp. 60.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.
300.000
Rp. 11.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.11.832.500
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp
6.000.000
2.560.000
6.700.000
4.100.000
1.832.500
Rp. 820.000
Rp.15.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
4.000.000
3.100.000
Rp.11.000.000
Rp 6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
6.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
3.000.000
4.000.000
4.000.000
Rp.
5.100.000
Rp.15.000.000
Rp.
300.000
Rp. 1.832.500
Rp. 549.000
Rp.
7.000.000
Rp. 3.285.000
Rp. 40.000.000
Rp. 2.300.000
Rp.26.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 4.100.000
Rp. 70.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.
300.000
Rp. 11.000.000
32
5/07/2014
6/07/2014
7/07/2014
8/07/2014
9/07/2014
10/07/2014
11/07/2014
12/07/2014
12/07/2014
13/07/2014
14/07/2014
15/07/2014
15/07/2014
16/07/2014
17/07/2014
18/07/2014
19/07/2014
20/07/2014
20/07/2014
21/07/2014
22/07/2014
23/07/2014
24/07/2014
25/07/2014
25/07/2014
25/07/2014
26/07/2014
26/07/2014
27/07/2014
28/07/2014
29/07/2014
29/07/2014
30/07/2014
1/08/2014
2/08/2014
3/08/2014
4/08/2014
5/08/2014
6/08/2014
7/08/2014
8/08/2014
9/08/2014
10/08/2014
11/08/2014
12/08/2014
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 40 ember
Biaya Listrik
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Saldo Awal
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 70 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 30 ember
Biaya Listrik
Rp. 10.000.000
Rp.11.832.500
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
7.000.000
2.560.000
9.700.000
6.100.000
4.000.000
Rp. 820.000
Rp.15.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
7.000.000
6.000.000
3.000.000
Rp.18.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.
Rp.
Rp
Rp.
5.000.000
3.000.000
9.000.000
5.000.000
Rp.15.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
4.000.000
4.000.000
Rp
Rp.
300.000
7.000.000
Rp. 1.832.500
Rp. 549.000
Rp.
8.000.000
Rp. 3.285.000
Rp. 40.000.000
Rp. 7.000.000
Rp 26.000.000
Rp. 8.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 76.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.
300.000
Rp
300.000
Rp.
820.000
Rp. 11.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
7.000.000
2.560.000
9.700.000
6.100.000
4.000.000
33
12/08/2014
13/08/2014
14/08/2014
15/08/2014
15/08/2014
16/08/2014
17/08/2014
18/08/2014
19/08/2014
20/08/2014
20/08/2014
21/08/2014
22/08/2014
23/08/2014
24/08/2014
25/08/2014
25/08/2014
25/08/2014
26/08/2014
26/08/2014
27/08/2014
28/08/2014
29/08/2014
29/08/2014
30/08/2014
1/09/2014
2/09/2014
3/09/2014
4/09/2014
5/09/2014
6/09/2014
7/09/2014
8/09/2014
9/09/2014
10/09/2014
11/09/2014
12/09/2014
12/09/2014
13/09/2014
14/09/2014
15/09/2014
15/09/2014
16/09/2014
17/09/2014
18/09/2014
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2600 Kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 40 ember
Saldo Awal
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 70 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Beban Retribusi keamanan
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 40 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Rp.15.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
7.000.000
6.000.000
3.000.000
Rp.18.000.000
Rp 6.000.000
Rp 5.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 9.000.000
Rp. 5.000.000
Rp.15.000.000
Rp
Rp.
Rp.
5.000.000
4.000.000
4.000.000
Rp.
7.000.000
Rp
300.000
Rp. 1.832.500
Rp
549.000
Rp.
8.000.000
Rp. 3.285.000
Rp 40.000.000
Rp. 7.000.000
Rp 26.000.000
Rp. 8.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 80.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 8.000.000
Rp
300.000
Rp. 3.000.000
Rp
300.000
Rp. 6.000.000
Rp. 2.300.000
Rp. 15.000.000
Rp. 2.300.000
Rp. 4.000.000
Rp. 3.185.000
Rp. 820.000
Rp. 4.300.000
Rp.
Rp.
Rp.
1.832.500
5.000.000
4.000.000
Rp. 7.400.000
Rp. 6.000.000
Rp
Rp.
3.000.000
6.000.000
34
19/09/2014
20/09/2014
20/09/2014
21/09/2014
22/09/2014
23/09/2014
24/09/2014
25/09/2014
25/09/2014
25/09/2014
26/09/2014
26/09/2014
27/09/2014
28/09/2014
29/09/2014
29/09/2014
30/09/2014
1/10/2014
2/10/2014
3/10/2014
4/10/2014
5/10/2014
6/10/2014
7/10/2014
8/10/2014
9/10/2014
10/10/2014
11/10/2014
12/10/2014
12/10/2014
13/10/2014
14/10/2014
15/10/2014
15/10/2014
16/10/2014
17/10/2014
18/10/2014
19/10/2014
20/10/2014
20/10/2014
21/10/2014
22/10/2014
23/10/2014
24/10/2014
25/10/2014
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Saldo Awal
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 70 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 45 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 90 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Rp.
Rp.
6.000.000
2.300.000
Rp.
Rp.
Rp.
4.300.000
1.832.500
1.832.500
Rp. 2.300.000
Rp
300.000
Rp. 23.000.000
Rp. 1.832.500
Rp. 549.000
Rp.
6.300.000
Rp. 3.285.000
Rp.40.0000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 6.300.000
Rp. 2.300.000
Rp. 3.700.000
Rp. 89.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.
300.000
Rp. 5.000.000
Rp. 3.500.000
Rp. 7.000.000
Rp.
Rp
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
2.560.000
6.700.000
5.100.000
4.000.000
Rp. 820.000
Rp.11.832.500
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
5.100.000
7.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
4.300.000
3.300.000
9.000.000
Rp 10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 4.000.000
Rp.
Rp.
300.000
8.000.000
35
25/10/2014
25/10/2014
26/10/2014
26/10/2014
27/10/2014
28/10/2014
28/10/2014
29/10/2014
29/10/2014
30/10/2014
1/11/2014
2/11/2014
3/11/2014
4/11/2014
5/11/2014
6/11/2014
7/11/2014
8/11/2014
9/11/2014
10/11/2014
11/11/2014
12/11/2014
12/11/2014
13/11/2014
14/11/2014
15/11/2014
15/11/2014
16/11/2014
17/11/2014
18/11/2014
19/11/2014
20/11/2014
20/11/2014
21/11/2014
22/11/2014
23/11/2014
24/11/2014
25/11/2014
25/11/2014
25/11/2014
26/11/2014
27/11/2014
28/11/2014
29/11/2014
29/11/2014
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban Perawatan Mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 40 ember
Saldo Awal
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 70 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 30 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 56 ember
Penjualan tahu 96 ember
Penjualan taber hu 60 ember
Penjualan tahu 50 ember
Beban Listrik
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1100kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 90 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 110kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Retribusi Keamanan
Penjualan tahu 60 ember
Beban Perawatan Kendaraan
Beban Perawatan Mesin
Penjualan tahu 30 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 260 ember
Pembelian kedele 160 kg
Rp. 1.832.000
Rp. 549.000
Rp.
3.000.000
Rp. 3.285.000
Rp 40.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.16.000.000
Rp. 26.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 80.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.
300.000
Rp. 10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.11.832.500
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
5.560.000
9.700.000
6.100.000
5.000.000
Rp. 820.000
Rp.15.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
6.100.000
5.800.000
6.000.000
Rp.11.832.500
Rp. 6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
6.000.000
3.000.000
9.000.000
6.000.000
Rp.
Rp.
Rp.
5.000.000
4.000.000
4.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.10.000.000
Rp
300.000
Rp. 1.832.000
Rp. 549.000
Rp.
3.185.000
Rp. 3.285.000
Rp .40.000.000
Rp. 26.000.000
Rp. 6.000.000
36
30/11/2014
Penjualan tahu 70 ember
Rp. 7.000.000
Saldo Awal
Rp. 89.000.000
1/12/2014
Pembelian kedele 1500 kg
Rp.15.000.000
2/12/2014
Penjualan tahu 100 ember
Rp. 10.000.000
3/12/2014
Retribusi Keamanan
Rp. 300.000
4/12/2014
Penjualan tahu 110 ember
Rp. 11.000.000
5/12/2014
Penjualan tahu 100 ember
Rp. 10.000.000
6/12/2014
Pembelian kedel 110kg
Rp.11.832.500
7/12/2014
Penjualan tahu 60 ember
Rp. 6.000.000
8/12/2014
Penjualan tahu 25 ember
Rp. 2.560.000
9/12/2014
Penjualan tahu 65 ember
Rp. 6.700.000
10/12/2014
Penjualan tahu 40 ember
Rp. 4.100.000
11/12/2014
Penjualan tahu 10 ember
Rp. 1.823.500
12/12/2014
Biaya listrik
Rp. 820.000
12/12/2014
Pembelian kedele 2550 kg
Rp.15.000.000
13/12/2014
Penjualan tahu 50 ember
Rp. 5.000.000
14/12/2014
Penjualan tahu 40 ember
Rp. 4.000.000
15/12/2014
Penjualan tahu 30 ember
Rp. 3.100.000
15/12/2014
Pembelian kedele 110 kg
Rp.11.000.000
16/12/2014
Beban Gaji
Rp. 6.000.000
17/12/2014
Penjualan tahu 50 ember
Rp. 5.000.000
18/12/2014
Penjualan tahu 30 ember
Rp. 3.000.000
19/12/2014
Penjualan tahu 90 embr
Rp. 9.000.000
20/12/2014
Penjualan tahu 70 ember
Rp. 7.000.000
20/12/2014
Pembelian kedele 170kg
Rp. 7.000.000
21/12/2014
Penjualan tahu 30 ember
Rp. 3.000.000
22/12/2014
Penjualan tahu 40 ember
Rp. 4.000.000
23/12/2014
Penjualan tahu 46 ember
Rp. 5.100.000
24/12/2014
Retribusi Keamanan
Rp 300.000
25/12/2014
Penjualan tahu 50 ember
Rp. 1.832.000
25/12/2014
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Rp. 1.832.000
25/12/2014
Beban Perawatan Mesin
Rp. 549.000
26/12/2014
Penjualan tahu 40 ember
Rp. 3.185.000
26/12/2014
Utang Bank
Rp. 1.285.000
27/12/2014
Piutang
Rp. 40.000.000
28/12/2014
Penjualan tahu 60 ember
Rp. 26.000.000
29/12/2014
Pembelian kedele 150 kg
Rp. 5.000.000
29/12/2014
Penjualan tahu 30 ember
Rp. 3.000.000
30/12/2014
Penjualan tahu 70 ember
Rp. 7.100.000
Persediaan Akhir
Rp.555.452.500
Sumber: Pabrik tahu Makmur Jaya Lubuklinggau bulan Desember 2014
37
Tabel 4.2.
Pabrik tahu Makmur Jaya
Daftar Aset 2014
No
1
2
3
4
5
6
7
9
10
12
13
14
15
No
1
2
Nama Aset
Bangunan produksi
(Akm = 10% = Rp. 35.000.000)
Mesin Penggiling
(Akm = 6,25 % = Rp. 1.562.500)
1 Mobil L 300
(Akm = 12,5 % = Rp. 18.750.000)
Peralatan
(Akm = 6,25 % = Rp. 150.000)
20 set cetakan tahu
(Akm = 25 % = Rp. 500.000)
50 ember tahu
(Akm = 25 % = Rp. 550.000)
3 Tedmon
(Akm = 25% = Rp. 950.000)
1 Genset
(Akm=12,5% = Rp. 650.000)
1 Mesin pengepres ampas
(Akm=12,5% = Rp. 4.375.000)
3 Tungku Uap
(Akm = 12,5% = Rp. 192.500)
2 Sepeda Motor
(Akm = 12,5% = Rp. 3.230.000)
Mess karyawan
(Akm = 5% = Rp. 2.250.000)
Angkong
(Akm = 12,5% = Rp. 625.000)
Tahun
Pembelian
Harga Perolehan
2000
350.000.000
2005
25.000.000
2005
150.000.000
2005
2.400.000
2005
2.000.000
2005
2.200.000
2007
3.800.000
2006
5.200.000
2006
35.000.000
2004
1.540.000
2004
25.840.000
2000
45.000.000
2005
5.000.000
Tabel 4.3.
Pabrik tahu Makmur Jaya
Kewajiban 2014
Keterangan
Lama
Besar pinjaman
Pinjaman
Utang lancar pada
11 bulan
Rp. 23.326.000
BNI
Utang jangka
panjang pada:
- BRI
16 tahun
Rp. 120.000.000
- Mandiri
7,5 tahun
Rp. 50.000.000
Angsuran per
bulan
Rp. 2.100.000
Rp. 625.000
Rp. 560.000
38
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Tabel 4.4
Pabrik tahu Makmur Jaya
Prive 2014
Bulan
Besarnya Prive
Februari
Rp.
1.500.000
Maret
Rp.
1.200.000
April
Rp.
1.200.000
Mei
Rp.
1.500.000
Juni
Rp.
2.500.000
Juli
Rp.
1.800.000
Agustus
Rp.
1.400.000
September
Rp.
1.500.000
Oktober
Rp.
1.832.500
Nopember
Rp.
3.000.000
Desember
Rp.
2.500.000
Total
Rp.
20.100.000
Pembukuan yang dilakukan oleh Pabrik tahu Makmur Jaya Kota
Lubuklinggau dilakukan secara konvensional yaitu pencatatan secara langsung
dan tidak memiliki pembukuan yang sesuai dengan standar akuntansi yang ada.
Hal ini sesuai dengan hasil wawancara yang penulis lakukan dengan bapak
Rosichin selaku pemilik.
Pembukuan yang dilakukan di sini masih menggunakan catatan biasa atau
dengan kata lain hanya menggunakan buku harian, tidak ada bukti transaksi yang
sesuai dengan standar yang ada. Pencatatan hanya menggunakan buku catatan
langsung saja (wawancara dengan bapak Rosichin, 14 Maret 2016).
Selanjutnya dijelaskan bagaimana penentuan tentang keadaan keuangan
berikut jawaban yang diberikan responden:
Keadaan keuangan yang ada pada Pabrik tahu Makmur Jaya Kota
Lubuklinggau yaitu hanya melihat jumlah pada buku catatan yang ada. Karena
pencatatan tidak berdasarkan periode akuntansi yang ada, maka jika ingin
mengetahui bagaimana keadaan keuangan yang ada dapat dilihat pada pencatatan
buku yang ada (wawancara dengan bapak Rosichin, 14 Maret 2016).
Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, maka dapat diketahui
bahwa laporan keuangan yang dilakukan oleh Pabrik tahu Makmur Jaya Kota
Lubuklinggau tidak menggunakan standar akuntansi yang ada. Untuk
menyambung data awal pembukuan yang ada, maka penulis mendapatkan data
keuangan pada bulan sebelumnya berdasarkan hasil wawancara pada bapak
Rosichin sebagai berikut:
Pada kegiatan operasional pada bulan Januari 2014 secara garis besar dapat
dijelaskan, kami memiliki uang tunai sebesar Rp. 80.000.000 yang akan
digunakan untuk kegiatan operasional. Pemberian izin kepada penjual untuk
menjual tahu dan akan dibayar pada bulan selanjutnya sebesar Rp. 40.000.000.
Kedele yang ada dalam gudang diperkirakan sebesar Rp. 266.000.000. Peralatan
untuk pembuatan tahu diperkirakan Rp. 8.140.000, sedangkan penyusutan pada
peralatan dialokasikan sebesar Rp. 814.000. Untuk utang usaha baik jangka
panjang atau jangka pendek sebesar Rp. 193.326.000 dan Modal H. Rosichin
sebesar Rp. 200.000.000 (wawancara dengan bapak Rosichin, 14 Maret 2016).
39
Dari hasil wawancara tersebut penulis mendapatkan data untuk membuat
neraca sebagai berikut :
PabrikTahu Makmur Jaya Lubuklinggau
Neraca
Per 31 Januari 2014
Aktiva
Kas
Piutang Usaha
Persediaan Barang
dagang
Peralatan Usaha
Akm.Peny pralatanUsaha
Rp. 80.000.000
Rp. 40.000.000
Rp. 266.000.000
Rp. 8.140.000
Rp. 814.000
Rp.
7.326.000
Rp. 393.326.000
Jumlah Aktiva
Pasiva
Utang Usaha
Modal H. Rosichin
Jumlah Pasiva
Rp. 193.326.000
Rp. 200.000.000
Rp. 393.326.000
4.2.2 Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Utama Pada Pabrik Tahu
Makmur Jaya Lubuklinggau
Dari hasil analisis yang dilakukan peneliti terhadap penyajian laporan
keuangan Pabrik tahu Makmur Jaya Lubuklinggau maka peneliti mencoba
merancang laporan keuangan yang terdiri dari dokumen, jurnal umum, buku
besar, neraca saldo, ayat jurnal penyesuaian, neraca setelah penyesuaian,
laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan neraca yang sesuai dengan
sistem informasi akuntansi utama.
1) Dokumen Pembelian
Dokumen pembelian yang ada Pabrik tahu Makmur Jaya Lubuklinggau untuk
kelancaran dalam pencatatan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang ada
sebagai berikut:
40
1.
Bukti Kas Masuk
Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau
KM. No: ……
Jalan Karya II Rt.09 No. 089
Kelurahan Cereme Taba
Kecamatan Lubuklinggau Timur II
Kota Lubuklinggau
BUKTI KAS MASUK
Diterima dari : …………………………….
Banyak uang : …………………………….
Untuk
: …………………………….
Jumlah:…………..
Lubuklinggau, ………..
Diperiksa/disetujui Oleh
Penerima
…………………………...
Tanda tangan (dan stenpel perusahaan)
2.
Bukti Kas Keluar
KK. No: ……
Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau
Jalan Karya II Rt.09 No. 089
Kelurahan Cereme Taba
Kecamatan Lubuklinggau Timur II
Kota Lubuklinggau
BUKTI KAS KELUAR
Diterima dari : …………………………….
Banyak uang : …………………………….
Untuk
Jumlah:…………..
Diperiksa/disetujui Oleh
Tanda tangan (dan stenpel perusahaan)
: …………………………….
Lubuklinggau, ………..
Yang Mengeluarkan
…………………………...
41
3.
Kwitansi
Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau
Jalan Karya II Rt.09 No. 089
Kelurahan Cereme Taba
Kecamatan Lubuklinggau Timur II
Kota Lubuklinggau
KWITANSI
No : …………………….
Sudah terima dari : ……………………………………….………………….
Banyaknya uang : ………………………………………………………….
Untuk pembayaran : …………………………….…………………………….
Jumlah:…………..
Lubuklinggau, ………..
Diperiksa/disetujui Oleh
Penerima
…………………………...
Tanda tangan (dan stenpel perusahaan)
4. Faktur Penjualan
4. Nota Kredit
Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau
Nota Kredit No : ….....
Jalan Karya II Rt.09 No. 089
Tanggal……………….
Kelurahan Cereme Taba
Kecamatan Lubuklinggau Timur II
Kota Lubuklinggau
Kuantitas
Keterangan
Harga Per Unit
Jumlah
5.Faktur Penjualan
Lubuklinggau, ………..
Diperiksa/disetujui Oleh
Tanda tangan (dan stenpel
perusahaan)
42
5. Faktur Penjualan
Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau
Jalan Karya II Rt.09 No. 089
Kelurahan Cereme Taba
Kecamatan Lubuklinggau Timur II
Kota Lubuklinggau
FAKTUR PENJUALAN
No Inv :
No
Tanggal :
Barang
Kepada:
Alamat :
Banyak
Harga satuan
Jumlah
Sub Total
Diskon
Total
Tanda Terima
2)
3)
(
Hormat Kami
)
Tanda tangan (dan stenpel perusahaan)
4) Jurnal Umum
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
2) Jurnal Umum
JURNAL UMUM
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
Per 1 Februari 2014
Tanggal
Tahun
Keterangan
No.
Bukti
Reff
Debit
Kredit
43
Bulan
Tgl
1
Febr
2
2014
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Biaya listrik
Kas
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Beban Gaji
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
501
101
101
401
504
101
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
101
401
502
101
501
101
101
401
101
401
101
401
501
101
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
Rp.10.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 3.500.000
Rp. 3.500.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 2.560.000
Rp. 2.560.000
Rp. 6.700.000
Rp. 6.700.000
Rp. 5.100.000
Rp. 5.100.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp
820.000
Rp
Rp.
11.832.500
Rp.
5.000.000
Rp.
5.100.000
Rp.
7.000.000
Rp.10.000.000
820.000
Rp.11.832.500
Rp. 5.000.000
Rp. 5.100.000
Rp. 7.000.000
Rp.10.000.000
Rp 6.000.000
Rp 6.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 4.300.000
Rp. 4.300.000
Rp. 3.300.000
Rp. 3.300.000
Rp. 9.000.000
Rp. 9.000.000
Rp.10.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
44
23
24
25
25
25
26
26
27
28
28
28
28
1
Maret
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
Utang Bank
Kas
Kas
Piutang
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
101
401
504
101
101
401
504
101
Rp. 4.000.000
505
101
101
401
201
101
101
102
101
401
501
101
101
401
101
401
Rp
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Biaya listrik
Kas
Pembelian barang
501
101
101
401
504
101
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
101
401
502
101
501
Rp. 4.000.000
Rp
300.000
Rp
300.000
Rp. 8.000.000
Rp. 8.000.000
Rp 1.832.500
Rp 1.832.500
549.000
Rp
549.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp 3.185.000
Rp 3.185.000
Rp. 40.000.000
Rp.40.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.16.000.000
Rp.16.000.000
Rp. 6.300.000
Rp. 6.300.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp.15.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.10.000.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp. 10.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.11.832.500
Rp.11.832.500
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.560.000
Rp. 5.560.000
Rp. 9.700.000
Rp. 9.700.000
Rp. 6.100.000
Rp. 6.100.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp.15.000.000
45
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
26
26
26
27
28
29
30
1
April
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Beban Gaji
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
Utang Bank
Kas
Kas
Piutang
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
101
101
401
101
401
101
401
501
101
503
101
101
401
101
401
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
504
101
101
401
501
101
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp.15.000.000
Rp. 6.100.000
Rp. 6.100.000
Rp. 5.800.000
Rp. 5.800.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.11.832.500
Rp.11.832.500
Rp 6.000.000
Rp 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 9.000.000
Rp. 9.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.10.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp
300.000
Rp
300.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp 1.832.500
Rp 1.832.500
501
101
101
401
201
101
101
102
101
401
501
101
101
401
Rp
549.000
Rp
549.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp. 40.000.000
Rp.40.000.000
Rp.26.000.000
Rp.26.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp.15.000.000
Rp.15.000.000
46
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Biaya listrik
Kas
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Beban Gaji
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
101
401
504
101
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
101
401
502
101
501
101
101
401
101
401
101
401
501
101
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
504
101
Rp. 10.000.000
Rp.10.000.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp. 11.000.000
Rp.11.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.10.000.000
Rp.11.832.500
Rp.11.832.500
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 2.560.000
Rp. 2.560.000
Rp. 6.700.000
Rp. 6.700.000
Rp. 4.100.000
Rp. 4.100.000
Rp. 1.832.500
Rp. 1.832.500
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp.15.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 3.100.000
Rp. 3.100.000
Rp.11.000.000
Rp.11.000.000
Rp 6.000.000
Rp 6.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 9.000.000
Rp. 9.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp
3.000.000
Rp.
300.000
Rp 3.000.000
Rp.
300.000
47
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
1
Kas
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
Utang Bank
Kas
Kas
Piutang
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
101
401
503
101
Rp 6.000.000
503
101
101
401
201
101
101
102
101
401
501
101
101
401
101
401
Rp. 549.000
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp. 15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 10.000.000
503
101
Rp.
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 11.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 10.000.000
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp. 11.832.500
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 6.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 2.560.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 6.700.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 4.100.000
Rp 6.000.000
Rp 1.832.500
Rp 1.832.500
Rp. 549.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Rp. 4.700.000
Rp. 4.700.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp.
15.000.000
Mei
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Beban Retribusi keamanan
Kas
Rp.
10.000.000
300.000
Rp.
300.000
Rp.
11.000.000
Rp.
10.000.000
Rp.
11.832.500
Rp.
6.000.000
Rp.
2.560.000
Rp.
6.700.000
Rp. 4.100.000
48
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 1.832.500
Biaya listrik
Kas
502
101
Rp
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp. 15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 5.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 4.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 3.100.000
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp. 11.000.000
Beban Gaji
Kas
501
101
Rp 6.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp 5.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 3.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 9.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 7.000.000
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp. 15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 3.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 4.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 5.100.000
Beban Retribusi keamanan
Kas
504
101
Rp
Kas
101
Rp. 5.100.000
Rp.
1.832.500
820.000
Rp
820.000
Rp.
15.000.000
Rp.
5.000.000
Rp.
4.000.000
Rp.
3.100.000
Rp.
11.000.000
Rp
6.000.000
Rp
5.000.000
Rp.
3.000.000
Rp.
9.000.000
Rp.
7.000.000
Rp.
15.000.000
Rp.
3.000.000
Rp.
4.000.000
Rp.
4.000.000
300.000
Rp
300.000
49
Penjualan tahu
25
25
26
26
27
28
29
29
30
1
401
Rp.
5.100.000
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
503
101
Rp 1.832.500
503
101
101
401
Rp
Utang Bank
Kas
201
101
Rp.
3.185.000
Kas
Piutang
101
102
Rp. 40.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 2.300.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp. 26.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 3.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 4.100.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp. 15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 10.000.000
503
101
Rp.
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 11.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 10.000.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp. 11.832.500
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 6.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 2.560.000
Rp
1.832.500
549.000
Rp
Rp.
7.000.000
3
4
5
6
7
8
Beban Retribusi keamanan
Kas
Rp
3.185.000
Rp.
40.000.000
Rp.
2.300.000
Rp.
26.000.000
Rp.
3.000.000
Rp. 4.100.000
Rp.
15.000.000
Juni
2
549.000
Rp. 7.000.000
Rp.
10.000.000
300.000
Rp.
300.000
Rp.
11.000.000
Rp.
10.000.000
Rp.
11.832.500
Rp.
6.000.000
Rp.
2.560.000
50
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 6.700.000
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
101
401
101
401
Rp. 4.100.000
Biaya listrik
Kas
502
101
Rp
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp. 15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 5.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 4.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 3.100.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp. 11.000.000
Beban Gaji
Kas
501
101
Rp 6.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp 6.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 3.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 9.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 7.000.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp. 15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 3.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 4.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 4.000.000
Rp.
6.700.000
Rp. 4.100.000
Rp. 1.832.500
Rp.
1.832.500
820.000
Rp
820.000
Rp.
15.000.000
Rp.
5.000.000
Rp.
4.000.000
Rp.
3.100.000
Rp.
11.000.000
Rp
6.000.000
Rp
6.000.000
Rp.
3.000.000
Rp.
9.000.000
Rp.
7.000.000
Rp.
15.000.000
Rp.
3.000.000
Rp.
4.000.000
Rp.
51
4.000.000
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
1
Beban Retribusi keamanan
Kas
504
101
Rp
101
401
Rp. 5.100.000
503
101
Rp 1.832.500
503
101
101
401
Rp
Utang Bank
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
201
101
102
101
101
401
Rp. 3.185.000
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp. 26.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 3.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp. 4.100.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp.
15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
10.000.000
504
101
Rp.
300.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
11.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
10.000.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp.
11.832.500
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
7.000.000
Kas
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
300.000
Rp
300.000
Rp.
5.100.000
Rp
1.832.500
549.000
Rp
Rp. 7.000.000
Rp.
7.000.000
Rp. 3.185.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 2.300.000
Rp.
2.300.000
Rp.
26.000.000
Rp.
3.000.000
Rp. 4.100.000
Juli
2
3
4
5
6
7
Beban Retribusi keamanan
Kas
549.000
Rp.
15.000.000
Rp.
10.000.000
Rp.
300.000
Rp.
11.000.000
Rp.
10.000.000
Rp.
11.832.500
Rp.
52
7.000.000
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
2.560.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
9.700.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
6.100.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
4.000.000
Biaya listrik
Kas
502
101
Rp
820.000
Pembelian kedelai
Kas
503
101
Rp.
15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
7.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
6.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
3.000.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp.
18.000.000
Beban Gaji
Kas
501
101
Rp
6.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
5.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
3.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
9.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
5.000.000
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp.
15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
5.000.000
Rp.
2.560.000
Rp.
9.700.000
Rp.
6.100.000
Rp.
4.000.000
Rp
820.000
Rp.
15.000.000
Rp.
7.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
3.000.000
Rp.
18.000.000
Rp
6.000.000
Rp.
5.000.000
Rp.
3.000.000
Rp.
9.000.000
Rp.
5.000.000
Rp.
15.000.000
Rp.
5.000.000
53
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
1
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
4.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
4.000.000
504
101
Rp
300.000
101
401
Rp.
7.000.000
503
101
Rp
1.832.500
503
101
Rp
549.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
8.000.000
Utang Bank
Kas
Kas
Penjualan tahu
201
101
101
401
Rp. 3.185.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
7.000.000
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp.
26.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
8.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
6.000.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp.
15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
10.000.000
504
101
101
401
Rp.
300.000
Rp.
11.000.000
101
401
Rp.
10.000.000
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
3
4
5
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Rp.
4.000.000
Rp
300.000
Rp.
7.000.000
Rp
1.832.500
Rp
549.000
Rp.
8.000.000
Rp. 3.185.000
Rp.
40.000.000
Agust
2
Rp.
4.000.000
Rp.
40.000.000
Rp.
7.000.000
Rp.
26.000.000
Rp.
8.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
15.000.000
Rp.
10.000.000
Rp.
300.000
Rp.
11.000.000
Rp.
54
10.000.000
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp.
300.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
7.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
2.560.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
9.700.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
6.100.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
4.000.000
Biaya listrik
Kas
502
101
Rp
820.000
Pembelian kedelai
Kas
503
101
Rp.
15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
7.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
6.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
3.000.000
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp.
18.000.000
Beban Gaji
Kas
501
101
Rp
6.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
5.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
3.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
9.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
5.000.000
Rp.
300.000
Rp.
7.000.000
Rp.
2.560.000
Rp.
9.700.000
Rp.
6.100.000
Rp.
4.000.000
Rp
820.000
Rp.
15.000.000
Rp.
7.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
3.000.000
Rp.
18.000.000
Rp
6.000.000
Rp.
5.000.000
Rp.
3.000.000
Rp.
9.000.000
Rp.
5.000.000
55
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
1
Sept
2
3
4
Pembelian kedelai
Kas
501
101
Rp.
15.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
5.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
4.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
4.000.000
504
101
Rp
300.000
101
401
Rp.
7.000.000
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
503
101
Rp
1.832.500
503
101
101
401
Rp
Utang Bank
Kas
Kas
Piutang
201
101
101
102
Rp. 3.185.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
7.000.000
Pembelian barang
Kas
501
101
Rp.
26.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
8.000.000
Kas
Penjualan tahu
101
401
Rp.
6.000.000
501
101
101
401
504
101
101
401
Rp.15.000.000
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Rp.
15.000.000
Rp.
5.000.000
Rp.
4.000.000
Rp.
4.000.000
Rp
300.000
Rp.
7.000.000
Rp
1.832.500
549.000
Rp
Rp.
8.000.000
549.000
Rp.
8.000.000
Rp. 3.185.000
Rp.
40.000.000
Rp.
40.000.000
Rp.
7.000.000
Rp.
26.000.000
Rp.
8.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 8.000.000
Rp. 8.000.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
56
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
Kas
Penjualan tahu
Pembelian kedelai
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Biaya listrik
Kas
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Beban Gaji
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian Kedelai
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
101
401
502
101
501
101
101
401
101
401
101
401
501
101
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
504
101
101
401
503
101
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp.
6.000.000
Rp. 2.300.000
Rp. 6.000.000
Rp. 2.300.000
Rp.15.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 2.300.000
Rp. 2.300.000
Rp.
4.000.000
Rp 3.185.000
Rp. 4.000.000
Rp 3.185.000
Rp.
820.000
Rp.
4.300.000
Rp.
1.832.500
Rp.
5.000.000
Rp.
4.000.000
Rp.
7.400.000
Rp.
6.000.000
Rp.
3.300.000
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp. 2.300.000
Rp.
820.000
Rp. 4.300.000
Rp. 1.832.500
Rp. 5.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 7.400.000
Rp. 6.000.000
Rp. 3.300.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 2.300.000
Rp. 2.300.000
Rp. 2.300.000
Rp.
4.300.000
Rp.
1.832.500
Rp.
1.832.500
Rp.
300.000
Rp 23.000.000
Rp.
1.832.500
Rp. 4.300.000
Rp. 1.832.500
Rp. 1.832.500
Rp.
300.000
Rp 23.000.000
Rp. 1.832.500
57
25
26
26
27
28
29
29
30
1
Okt
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
Utang Bank
Kas
Kas
Piutang
503
101
101
401
201
101
101
401
Rp.
549.000
Kas
Penjualan tahu
Pembelian Kedelai
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
101
401
501
101
101
401
101
401
Rp.
3.000.000
Rp.
6.300.000
Rp. 2.300.000
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Biaya listrik
Kas
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
501
101
101
401
504
101
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
101
401
502
101
501
101
101
401
101
401
101
401
501
Rp.10.000.000
Rp.
Rp.
6.300.000
Rp.
3.185.000
Rp.
40.000.000
549.000
Rp. 6.300.000
Rp. 3.185.000
Rp.
40.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 6.300.000
Rp. 2.300.000
Rp.
3.700.000
Rp. 6.000.000
Rp.
Rp. 3.700.000
Rp.10.000.000
Rp. 6.000.000
300.000
Rp.
300.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 3.500.000
Rp. 3.500.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 2.560.000
Rp. 2.560.000
Rp. 6.700.000
Rp. 6.700.000
Rp. 5.100.000
Rp. 5.100.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp.11.832.500
Rp.11.832.500
Rp.
5.000.000
Rp.
5.100.000
Rp.
7.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.100.000
Rp. 7.000.000
58
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
28
29
29
30
1
Nop
2
3
Kas
Beban Gaji
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
Utang Bank
Kas
Kas
Piutang
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
101
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
504
101
101
401
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
501
101
101
401
504
101
Rp.10.000.000
Rp 6.000.000
Rp 6.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 4.300.000
Rp. 4.300.000
Rp. 3.300.000
Rp. 3.300.000
Rp. 9.000.000
Rp. 9.000.000
Rp.10.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp
300.000
Rp
300.000
Rp. 8.000.000
Rp. 8.000.000
Rp 1.832.500
501
101
501
101
101
401
201
101
101
102
101
401
501
101
101
401
501
101
101
401
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 549.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp 3.185.000
Rp 3.185.000
Rp. 40.000.000
Rp.40.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.16.000.000
Rp.16.000.000
Rp.26.000.000
Rp.26.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp.15.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.10.000.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
59
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Biaya listrik
Kas
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Beban Gaji
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
101
401
502
101
501
101
101
401
101
401
101
401
501
101
503
101
101
401
101
401
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
504
101
101
401
501
101
Rp. 10.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.11.832.500
Rp.11.832.500
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.560.000
Rp. 5.560.000
Rp. 9.700.000
Rp. 9.700.000
Rp. 6.100.000
Rp. 6.100.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp.15.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 6.100.000
Rp. 6.100.000
Rp. 5.800.000
Rp. 5.800.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.11.832.500
Rp.11.832.500
Rp 6.000.000
Rp 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 9.000.000
Rp. 9.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp.10.000.000
Rp.10.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp
300.000
Rp
300.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp 1.832.500
Rp 1.832.500
60
25
26
26
27
29
29
30
1
Des
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
Utang Bank
Kas
Kas
Piutang
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
505
101
101
401
201
101
101
102
101
401
501
101
101
401
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Biaya listrik
Kas
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Beban Gaji
501
101
101
401
504
101
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
101
401
101
401
502
101
501
101
101
401
101
401
101
401
501
101
501
Rp.
549.000
Rp.
549.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp.
40.000.000
Rp.26.000.000
Rp. 40.000.000
Rp.26.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp.15.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.10.000.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp. 11.000.000
Rp.11.000.000
Rp. 10.000.000
Rp.10.000.000
Rp.11.832.500
Rp.11.832.500
Rp. 6.000.000
Rp. 6.000.000
Rp. 2.560.000
Rp. 2.560.000
Rp. 6.700.000
Rp. 6.700.000
Rp. 4.100.000
Rp. 4.100.000
Rp. 1.832.500
Rp. 1.832.500
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp.15.000.000
Rp.15.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 3.100.000
Rp. 3.100.000
Rp.11.000.000
Rp.11.000.000
Rp 6.000.000
61
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Beban Retribusi keamanan
Kas
Kas
Penjualan tahu
Beban Pemeliharaan
Kendaraan
Kas
Beban perawatan mesin
Kas
Kas
Penjualan tahu
Utang Bank
Kas
Kas
Piutang
Kas
Penjualan tahu
Pembelian barang
Kas
Kas
Penjualan tahu
Kas
Penjualan tahu
Jumlah
101
101
401
101
401
101
401
101
401
501
101
101
401
101
401
101
401
504
101
101
401
Rp 6.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 9.000.000
Rp. 9.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Rp
5.100.000
Rp.
300.000
Rp 1.832.500
Rp 5.100.000
Rp.
300.000
Rp 1.832.500
Rp 1.832.500
503
101
503
101
101
401
201
101
101
102
101
401
501
101
101
401
101
401
Rp 1.832.500
Rp. 549.000
Rp. 549.000
Rp. 3.185.000
Rp. 3.185.000
Rp. 1.185.000
Rp. 1.185.000
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Rp.26.000.000
Rp.26.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 5.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.000.000
Rp. 7.100.000
Rp. 7.100.000
Rp.
244.558.000
Rp.244.558.000
3) Buku besar
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
PER 1 FEBRUARI 2014
a. Kas
Tanggal
No : 101
Keterangan
Debet
Kredit
Saldo
62
Feb
Maret
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
Saldo Awal
Pembelian kedelai 1500 kg
Penjualan tahu 60 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 45 ember
Pembelian kedele 1000kg
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 64 ember
Penjualan tahu 72 ember
Penjualan tahu 40 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 82 ember
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 71 ember
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
28
28
28
Penjualan tahu 84 ember
Pembelian kedele 1500kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 32 ember
Penjualan tahu 25 ember
Penjulan tahu 85 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 58 ember
Penjualan tahu 58 ember
Penjualan tahu 42 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 80 Ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 25 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 61 ember
Pembelian kedele 2400 kg
Penjualan tahu 63 embet
Penjualan tahu 70 ember
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Pembelian kedele 1750 kg
Penjualan tahu 100 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 100 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1400 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 55 ember
Penjualan tahu 96 ember
Penjualan tahu 60 ember
Rp10.000.000
Rp 6.000.000
Rp
300.000
Rp 5.000.000
Rp 3.500.000
Rp 7.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
2.560.000
6.700.000
5.100.000
4.000.000
Rp 820.000
Rp11.832.500
Rp 5.000.000
Rp 5.100.000
Rp 7.000.000
Rp10.000.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
4.300.000
3.300.000
9.000.000
Rp10.000.000
Rp 6.000.000
Rp 6.000.000
Rp 4.000.000
Rp
300.000
Rp 8.000.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 3.000.000
Rp 3.185.000
Rp 40.000.000
Rp 6.000.000
Rp16.000.000
Rp 6.300.000
Rp 7.000.000
Rp15.000.000
Rp 10.000.000
Rp
300.000
Rp 10.000.000
Rp 6.000.000
Rp11.832.500
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
5.560.000
9.700.000
6.100.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
80.000.000
70.000.000
76.000.000
75.700.000
80.700.000
84.200.000
77.200.000
82.200.000
84.760.000
91.460.000
96.560.000
100.560.000
99.740.000
87.907.500
92.907.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
98.007.500
105.007.500
95.007.500
89.007.500
94.007.500
98.307.500
101.607.500
110.607.500
100.607.500
106.607.500
112.607.500
116.607.500
116.307.500
124.307.500
122.475.000
121.926.000
124.926.000
121.741.000
161.741.000
167.741.000
151.741.000
158.041.000
165.041.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
150.041.000
160.041.000
159.741.000
169.741.000
175.741.000
163.908.500
168.908.500
174.468.500
184.168.500
190.268.500
63
April
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
Penjualan tahu 50 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 1750 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 52 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1400 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 90 ember
Hasil penjulan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 60 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban Perawatan Mesin
Penjualan tahu 80 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 3200 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 70 ember
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
Pembelian kedele 1500kg
Penjualan tahu 100 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 2000kg
Penjualan tahu 51 ember
Penjualan tahu 43 ember
Penjualan tahu 36 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 60 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 30 ember
Pembelian kedele 1400 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 50 ember
Pembelian kedele 1200 kg
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 30 ember
Beban Retribusi keamanan
Rp 5.000.000
Rp 820.000
Rp15.000.000
Rp 6.100.000
Rp 5.800.000
Rp 6.000.000
Rp11.832.500
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
3.000.000
9.000.000
6.000.000
Rp10.000.000
Rp 5.000.000
Rp 4.000.000
Rp 4.000.000
Rp
300.000
Rp 6.000.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 8.000.000
Rp 3.185.000
Rp 40.000.000
Rp 7.000.000
Rp26.000.000
Rp 6.000.000
Rp 7.000.000
Rp15.000.000
Rp 10.000.000
Rp
300.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp11.832.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
2.560.000
6.700.000
4.100.000
1.832.500
Rp 820.000
Rp15.000.000
Rp 5.000.000
Rp 4.000.000
Rp 3.100.000
Rp11.000.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
Rp 7.000.000
Rp 3.000.000
Rp 4.000.000
Rp 3.000.000
Rp
300.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
195.268.500
194.448.500
179.448.500
185.548.500
191.348.500
197.348.500
185.516.000
179.516.000
185.516.000
188.516.000
197.516.000
203.516.000
193.516.000
198.516.000
202.516.000
206.516.000
206.216.000
212.216.000
210.383.500
209.834.500
217.834.500
221.019.500
261.019.500
153.090.000
127.090.000
133.090.000
140.090.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
125.090.000
135.090.000
134.790.000
145.790.000
155.790.000
143.957.500
149.957.500
152.517.500
159.217.500
163.317.500
165.150.000
164.330.000
149.330.000
154.330.000
158.330.000
161.430.000
150.430.000
144.430.000
149.430.000
152.430.000
161.430.000
168.430.000
161.430.000
164.430.000
168.430.000
171.430.000
171.130.000
64
Mei
Juni
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
Penjualan tahu 60 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 46 ember
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
Pembelian kedelai 1500 kg
Penjualan tahu 10 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 45 ember
Pembelian kedele 1000kg
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 64 ember
Penjualan tahu 72 ember
Penjualan tahu 40 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 82 ember
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 71 ember
Penjualan tahu 84 ember
Pembelian kedele 1500kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 32 ember
Penjualan tahu 25 ember
Hasil penjulan tahu 85 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 58 ember
Penjualan tahu 58 ember
Penjualan tahu 42 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban Pemeliharaan Kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 25 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 23 ember
Pembelian kedele 2400 kg
Penjualan tahu 63 embet
Penjualan tahu 40 ember
1
2
3
4
5
6
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 70 ember
Beban Retribusi Keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 10 ember
Pembelian kedelai 1100 kg
Rp 6.000.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 3.185.000
Rp 3.185.000
Rp 40.000.000
Rp 4.700.000
Rp 5.000.000
Rp 3.000.000
Rp 3.000.000
Rp15.000.000
Rp 10.000.000
Rp
300.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp11.832.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
2.560.000
6.700.000
4.100.000
1.832.500
Rp 820.000
Rp15.000.000
Rp 5.000.000
Rp 4.000.000
Rp 3.100.000
Rp11.000.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
Rp15.000.000
Rp 3.000.000
Rp 4.000.000
Rp 5.100.000
Rp
300.000
Rp 5.100.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 7.000.000
Rp 3.185.000
Rp 40.000.000
Rp 2.300.000
Rp26.000.000
Rp 3.000.000
Rp 4.100.000
Rp15.000.000
Rp 10.000.000
Rp
300.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp11.832.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
177.130.000
175.297.500
174.748.500
177.933.500
174.748.500
214.748.500
219.448.500
214.448.500
217.448.500
220.448.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
205.448.500
215.448.500
215.148.500
226.148.500
236.148.500
224.316.000
230.316.000
232.876.000
239.576.000
243.676.000
245.508.500
244.688.500
229.688.500
234.688.500
238.688.500
241.788.500
230.788.500
224.788.500
229.788.500
232.788.500
241.788.500
248.788.500
233.788.500
236.788.500
240.788.500
245.888.500
245.588.500
250.688.500
248.856.000
248.307.000
255.307.000
252.122.000
292.122.000
294.422.000
268.422.000
271.422.000
275.522.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
260.522.000
270.522.000
270.222.000
281.222.000
291.222.000
279.389.500
65
Juli
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
Penjualan Tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 42 ember
Penjualan tahu 20 ember
Beban listrik
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedelai 1100 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 90 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedelai 1100 kg
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban retribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban pemeliharaan kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang bank
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 20 ember
Pembelian barang 2600 kg
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 40 ember
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 70 ember
Beban Retribusi Keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 100 ember
Pembelian kedelai 1100 kg
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 26 ember
Penjualan tahu 98 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan 40 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 150 kg
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 30 ember
Pembelian kedele 1800 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 90 ember
Penjualan tahu 50 ember
Pembelian barang 1500 kg
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
2.560.000
6.700.000
4.100.000
1.832.500
Rp 820.000
Rp15.000.000
Rp 5.000.000
Rp 4.000.000
Rp 3.100.000
Rp11.000.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
Rp15.000.000
Rp 3.000.000
Rp 4.000.000
Rp 4.000.000
Rp
300.000
Rp 5.100.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 7.000.000
Rp 3.185.000
Rp 5.000.000
Rp 2.300.000
Rp26.000.000
Rp 3.000.000
Rp 4.100.000
Rp15.000.000
Rp 10.000.000
Rp
300.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp11.832.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
7.000.000
2.560.000
9.700.000
6.100.000
4.000.000
Rp 820.000
Rp15.000.000
Rp 7.000.000
Rp 6.000.000
Rp 3.000.000
Rp18.000.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
3.000.000
9.000.000
5.000.000
Rp15.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
285.389.500
287.949.500
294.649.500
298.749.500
300.582.000
299.762.000
284.762.000
289.762.000
293.762.000
296.862.000
285.862.000
279.862.000
285.862.000
288.862.000
297.862.000
304.862.000
289.862.000
292.862.000
296.862.000
300.862.000
300.562.000
305.662.000
303.829.500
303.280.500
310.280.500
307.095.500
312.095.500
314.395.500
288.395.500
291.395.500
295.495.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
280.495.500
290.495.500
290.195.500
301.195.500
311.195.500
299.363.000
306.363.000
308.923.000
318.623.000
324.723.000
328.723.000
327.903.000
312.903.000
319.903.000
325.903.000
328.903.000
310.903.000
304.903.000
309.903.000
312.903.000
321.903.000
326.903.000
311.903.000
66
Agustus
Sept
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
Penjualan 50 ember
Penjualan 40 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban reetribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban pemeliharaan kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 80 ember
Utang Bank
Penjaulan tahu 40 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian barang 2600 kg
Penjualan tahu 80 ember
Penjualan tahu 60 ember
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 100 ember
Beban retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 100 ember
Pembelian barang 300 kg
Penjualan tahu 70 ember
Penjualan tahu 28 ember
Penjualan tahu 90 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 40 ember
Beban listrik
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 30 ember
Pembelian kedele 1800 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 90 ember
Penjualan tahu 50 ember
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban retribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban pemeliharaan kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 80 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 2600 kg
Penjualan tahu 80ember
Penjualan tahu 60 ember
1
2
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 70 ember
Rp 5.000.000
Rp 4.000.000
Rp 4.000.000
Rp
300.000
Rp 7.000.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 8.000.000
Rp 3.185.000
Rp 40.000.000
Rp 7.000.000
Rp26.000.000
Rp 8.000.000
Rp 6.000.000
Rp15.000.000
Rp 10.000.000
Rp
300.000
Rp
300.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
7.000.000
2.560.000
9.700.000
6.100.000
4.000.000
Rp 820.000
Rp15.000.000
Rp 7.000.000
Rp 6.000.000
Rp 3.000.000
Rp18.000.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
3.000.000
9.000.000
5.000.000
Rp15.000.000
Rp 5.000.000
Rp 4.000.000
Rp 4.000.000
Rp
300.000
Rp 7.000.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 8.000.000
Rp 3.185.000
Rp 40.000.000
Rp 7.000.000
Rp26.000.000
Rp 8.000.000
Rp 6.000.000
Rp15.000.000
Rp 8.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
316.903.000
320.903.000
324.903.000
324.603.000
331.603.000
329.770.500
329.221.500
337.221.500
334.036.500
374.036.500
381.036.500
355.036.500
363.036.500
369.036.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
354.036.500
364.036.500
363.736.500
374.736.500
384.736.500
384.436.500
391.436.500
393.996.500
403.696.500
409.796.500
413.796.500
412.976.500
397.976.500
404.976.500
410.976.500
413.976.500
395.976.500
389.976.500
394.976.500
397.976.500
406.976.500
411.976.500
396.976.500
401.976.500
405.976.500
409.976.500
409.676.500
416.676.500
414.844.000
414.295.000
422.295.000
419.110.000
459.110.000
466.110.000
440.110.000
448.110.000
454.110.000
Rp
Rp
439.110.000
447.110.000
67
Okt
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
Beban retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 30 ember
Pembelian kedele 6000 kg
Penjualan tahu 23 ember
Penjualan tahu 15 ember
Penjualan tahu 24 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan 32 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 320 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Pembelian kedele 7400 kg
Beban gaji
Penjualan tahu 33 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 23 ember
Pembelian kedele 2300 kg
Penjualan tahu 43 ember
Penjualan tahu 18 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban retribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban pemeliharaan kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 63 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 30 ember
Pembelian kedele 6300 kg
Penjualan tahu 23 ember
Penjualan tahu 40 ember
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 60 ember
Beban retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 36 ember
Pembelian kedele 7000 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 26 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 51 ember
Penjualan tahu 40 ember
Beban listrik
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian barang 10.000 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 50 ember
Rp
300.000
Rp 3.000.000
Rp 3.000.000
Rp 6.000.000
Rp 2.300.000
Rp 15.000.000
Rp 2.300.000
Rp 4.000.000
Rp 3.185.000
Rp 820.000
Rp 4.300.000
Rp 1.832.500
Rp 5.000.000
Rp 4.000.000
Rp 7.400.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
3.300.000
6.000.000
6.000.000
2.300.000
Rp 2.300.000
Rp 4.300.000
Rp 1.832.500
Rp 1.832.500
Rp
300.000
Rp 23.000.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 6.300.000
Rp 3.185.000
Rp 40.000.000
Rp 3.000.000
Rp 6.300.000
Rp 2.300.000
Rp 3.700.000
Rp10.000.000
Rp 6.000.000
Rp
300.000
Rp 5.000.000
Rp 3.500.000
Rp 7.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
2.560.000
6.700.000
5.100.000
4.000.000
Rp 820.000
Rp11.832.500
Rp 5.000.000
Rp 5.100.000
Rp 7.000.000
Rp10.000.000
Rp 6.000.000
Rp 5.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
446.810.000
449.810.000
452.810.000
446.810.000
449.110.000
464.110.000
466.410.000
470.410.000
473.595.000
472.775.000
468.475.000
470.307.500
475.307.500
479.307.500
471.907.500
465.907.500
469.207.500
475.207.500
481.207.500
483.507.500
481.207.500
485.507.500
487.340.000
489.172.500
488.872.500
511.872.500
510.040.000
509.491.000
515.791.000
512.606.000
552.606.000
555.606.000
549.306.000
551.606.000
555.306.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
545.306.000
551.306.000
551.006.000
556.006.000
559.506.000
552.506.000
557.506.000
560.066.000
566.766.000
571.866.000
575.866.000
575.046.000
563.213.500
568.213.500
573.313.500
580.313.500
570.313.500
564.313.500
569.313.500
68
Nop
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
28
29
29
30
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tanu90 ember
Pembelian kedele 10.000 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban retribusi keamana
Penjualan tahu 80 ember
Beban pemeliharaan kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 30 ember
Utang bank
Piutang
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1600 kg
Penjualan tahu 26 ember
Pembelian kedele 6.000 kg
Penjualan tahu 70 ember
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 100 ember
Beban Retribusi keamanan
Penjualan tahu 100 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian kedele 1100 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 51 ember
Penjualan tahu 97 ember
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 50 ember
Beban listrik
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian kedele 100 kg
Beban gaji
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 90 ember
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian barang 10.000 kg
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 46 ember
Beban retribusi keamanan
Penjualan tahu 50 ember
Beban pemeliharaan kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang bank
Piutang
Penjualan tahu 60 ember
Pembelian barang 6000 kg
Rp 4.300.000
Rp 3.300.000
Rp 9.000.000
Rp10.000.000
Rp 6.000.000
Rp 6.000.000
Rp 4.000.000
Rp
300.000
Rp 8.000.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 3.000.000
Rp 3.185.000
Rp 40.000.000
Rp 6.000.000
Rp16.000.000
Rp 26.000.000
Rp 6.000.000
Rp 7.000.000
Rp15.000.000
Rp 10.000.000
Rp
300.000
Rp 10.000.000
Rp 6.000.000
Rp11.832.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
5.560.000
9.700.000
6.100.000
5.000.000
Rp 820.000
Rp15.000.000
Rp 6.100.000
Rp 5.800.000
Rp 6.000.000
Rp11.832.500
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
3.000.000
9.000.000
6.000.000
Rp10.000.000
Rp 5.000.000
Rp 4.000.000
Rp 4.000.000
Rp
300.000
Rp 6.000.000
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 3.185.000
Rp 3.185.000
Rp 40.000.000
Rp 26.000.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
573.613.500
576.913.500
585.913.500
575.913.500
581.913.500
587.913.500
591.913.500
591.613.500
599.613.500
597.781.000
597.232.000
600.232.000
597.047.000
637.047.000
643.047.000
627.047.000
653.047.000
647.047.000
654.047.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
639.047.000
649.047.000
648.747.000
658.747.000
664.747.000
652.914.500
657.914.500
663.474.500
673.174.500
679.274.500
684.274.500
683.454.500
668.454.500
674.554.500
680.354.500
686.354.500
674.522.000
668.522.000
674.522.000
677.522.000
686.522.000
692.522.000
682.522.000
687.522.000
691.522.000
695.522.000
695.222.000
701.222.000
699.389.500
698.840.500
702.025.500
698.840.500
738.840.500
764.840.500
758.840.500
69
Des
30
Penjualan tahu 40 ember
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
12
13
14
15
15
16
17
18
19
20
20
21
22
23
24
25
25
25
26
26
27
28
29
29
30
Pembelian kedele 1500 kg
Penjualan tahu 100 ember
Beban retribusi keamanan
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 100 ember
Pembelian barang 1100 kg
Penjualan tahu 60 ember
Penjualan tahu 25 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 41 ember
Penjualan tahu 10 ember
Biaya listrik
Pembelian kedele 2550 kg
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 31 ember
Pembelian kedele 1100 kg
Beban Gaji
Penjualan tahu 50 ember
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 90 ember
Penjualan tahu 70 ember
Pembelian barang 7000 kg
Penjualan tahu 20 ember
Penjualan tahu 40 ember
Penjualan tahu 5 ember
Beban rtetribusi keamanan
Penjualan tahu 20 ember
Beban pemeliharan kendaraan
Beban perawatan mesin
Penjualan tahu 40 ember
Utang Bank
Piutang
Penjualan tahu 260 ember
Pembelian barang 5000 kg
Penjualan tahu 30 ember
Penjualan tahu 72 ember
Buku Besar Pembantu Piutang
1) Khotimah
Tanggal
Keterangan
Jan 28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Feb 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mar 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Apr 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
Rp 7.000.000
Rp15.000.000
Rp 10.000.000
Rp
300.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp11.832.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
2.560.000
6.700.000
4.100.000
1.832.500
Rp 820.000
Rp15.000.000
Rp 5.000.000
Rp 4.000.000
Rp 3.100.000
Rp11.000.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
5.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
Rp 7.000.000
Rp 3.000.000
Rp 4.000.000
Rp 5.100.000
Rp
300.000
Rp 1.832.500
Rp 1.832.500
Rp 549.000
Rp 3.185.000
Rp 1.185.000
Rp 40.000.000
Rp 26.000.000
Rp 5.000.000
Rp 3.000.000
Rp 7.100.000
Debit
4.000.000
Kredit
Rp
765.840.500
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
750.840.500
760.840.500
760.540.500
771.540.500
781.540.500
769.708.000
775.708.000
778.268.000
784.968.000
789.068.000
790.900.500
790.080.500
775.080.500
780.080.500
784.080.500
787.180.500
776.180.500
770.180.500
775.180.500
778.180.500
787.180.500
794.180.500
787.180.500
790.180.500
794.180.500
799.280.500
798.980.500
800.813.000
798.980.500
798.431.500
801.616.500
800.431.500
840.431.500
866.431.500
861.431.500
864.431.500
871.531.500
Saldo
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
70
Mei
Juni
Juli
Ags
Sep
Okt
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
Nop 27
28
Des
27
28
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
2) Nuraini
Tanggal
Keterangan
Jan 28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Feb 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mar 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Apr 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mei 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juni 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juli 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
Debit
4.000.000
4.000.000
Kredit
Saldo
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
71
Ags
Sep
Okt
27
28
27
28
27
28
Nop 27
28
Des
27
28
3) Sisri
Tanggal
Jan 28
Feb
Mar
Apr
Mei
Juni
Juli
Ags
Sep
Okt
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Keterangan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
Debit
4.000.000
4.000.000
Kredit
Saldo
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
72
Nop 27
28
Des
27
28
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
4) Soipah
Tanggal
Keterangan
Jan 28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Feb 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mar 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Apr 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mei 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juni 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juli 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Ags 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Sep 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Okt 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Nop 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Des 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
Debit
4.000.000
4.000.000
Kredit
Saldo
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
73
5) Manisem
Tanggal
Keterangan
Jan 28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Feb 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mar 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Apr 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mei 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juni 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juli 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Ags 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Sep 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Okt 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Nop 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Des 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
6) Santo
Tanggal
Keterangan
Jan 28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Feb 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mar 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
Debit
4.000.000
Kredit
Saldo
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
Debit
4.000.000
4.000.000
Kredit
Saldo
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
74
Apr
Mei
Juni
Juli
Ags
Sep
Okt
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
27
28
Nop 27
28
Des
27
28
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
7) Darto
Tanggal
Keterangan
Jan 28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Feb 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mar 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Apr 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mei 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juni 27 Pelunasan
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
Debit
4.000.000
4.000.000
Kredit
Saldo
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
75
28
Juli
Ags
Sep
Okt
27
28
27
28
27
28
27
28
Nop 27
28
Des
27
28
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
8) Sukirman
Tanggal
Keterangan
Jan 28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Feb 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mar 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Apr 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mei 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juni 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juli 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Ags 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
Debit
4.000.000
4.000.000
Kredit
Saldo
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
76
Sep
Okt
27
28
27
28
Nop 27
28
Des
27
28
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
9) Siyem
Tanggal
Keterangan
Jan 28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Feb 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mar 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Apr 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mei 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juni 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juli 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Ags 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Sep 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Okt 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Nop 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
Debit
4.000.000
4.000.000
Kredit
Saldo
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
77
Des
27
28
n/30
Pelunasan
Penjualan, syarat 3/10,
n/30
10) Paiman
Tanggal
Keterangan
Jan 28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Feb 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mar 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Apr 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Mei 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juni 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Juli 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Ags 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Sep 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Okt 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Nop 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
Des 27 Pelunasan
28 Penjualan, syarat 3/10,
n/30
4.000.000
4.000.000
Debit
4.000.000
4.000.000
Kredit
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
4.000.000
b. Piutang Usaha
Tanggal
Feb
27
Keterangan
Piutang
Saldo
4.000.000
No : 102
Debet
Kredit
Rp. 40.000.000
Saldo
Rp
78
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agust
Sept
Okt
Nop
Des
27
Piutang
Rp. 40.000.000
27
27
27
27
27
27
27
27
27
Piutang
Piutang
Piutang
Piutang
Piutang
Piutang
Piutang
Piutang
Piutang
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Rp. 40.000.000
Buku besar pembantu utang
1) Bank BNI
Tanggal
Keterangan
Saldo
Feb 26 Pembayaran utang `
Mar 26 Pembayaran utang
Apr 26 Pembayaran utang
Mei 26 Pembayaran utang
Jun 26 Pembayaran utang
Jul 26 Pembayaran utang
Ags 26 Pembayaran utang
Sep 26 Pembayaran utang
Okt 26 Pembayaran utang
Nop 26 Pembayaran utang
Des 26 Pembayaran utang
2) Bank BRI
Tanggal
Keterangan
Saldo
Feb 26
Pembayaran utang
Mar 26
Pembayaran utang
Apr 26
Pembayaran utang
Mei 26
Pembayaran utang
Jun 26
Pembayaran utang
Jul 26
Pembayaran utang
Ags 26
Pembayaran utang
Sep 26
Pembayaran utang
Okt 26
Pembayaran utang
Nop 26
Pembayaran utang
Des 26
Pembayaran utang
3) Bank Mandiri
Tanggal
Keterangan
Saldo
Feb 26
Pembayaran utang
Debit
Kredit
Saldo
23.326.000
21.205.000
19.084.000
16.963.000
14.842.000
12.721.000
10.600.000
8.479.000
6.358.000
4.237.000
2.116.000
0
Kredit
Saldo
120.000.000
119.375.000
118.750.000
118.125.000
117.500.000
116.875.000
116.250.000
115.625.000
115.000.000
114.375.000
113.750.000
113.125.000
Kredit
Saldo
50.000.000
49.440.000
2.121.000
2.121.000
2.121.000
2.121.000
2.121.000
2.121.000
2.121.000
2.121.000
2.121.000
2.121.000
2.116.000
Debit
625.000
625.000
625.000
625.000
625.000
625.000
625.000
625.000
625.000
625.000
625.000
Debit
560.000
40.000.000
Rp
80.000.000
Rp120.000.000
Rp160.000.000
Rp200.000.000
Rp240.000.000
Rp280.000.000
Rp320.000.000
Rp360.000.000
Rp400.000.000
Rp440.000.000
79
Mar
Apr
Mei
Jun
Jul
Ags
Sep
Okt
Nop
Des
26
26
26
26
26
26
26
26
26
26
Pembayaran utang
Pembayaran utang
Pembayaran utang
Pembayaran utang
Pembayaran utang
Pembayaran utang
Pembayaran utang
Pembayaran utang
Pembayaran utang
Pembayaran utang
560.000
560.000
560.000
560.000
560.000
560.000
560.000
560.000
560.000
560.000
48.880.000
48.320.000
47.760.000
47.200.000
46.640.000
46.080.000
45.520.000
44.960.000
44.400.000
43.840.000
c. Utang Bank
Tanggal
26
Feb
26
Maret
26
April
26
Mei
26
Juni
26
Juli
26
Agust
26
Sept
26
Okt
26
Nop
Des
26
Keterangan
Saldo
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BRI, BNI,
Mandiri
Bank BNI, Mandiri
d. Modal
Tanggal
Keterangan
2005
Saldo
e. Prive
Tanggal
Februari
Maret
Debet
Kredit
No : 201
Saldo
Rp193.326.000
Rp3.285.000
Rp196.611.000
Rp3.285.000
Rp199.896.000
Rp3.285.000
Rp203.181.000
Rp3.285.000
Rp206.466.000
Rp3.285.000
Rp209.751.000
Rp3.285.000
Rp213.036.000
Rp3.285.000
Rp216.321.000
Rp3.285.000
Rp219.606.000
Rp3.285.000
Rp222.891.000
Rp3.285.000
Rp235.680.000
Rp236.965.000
Rp1.285.000
No : 301
Debet
Kredit
Rp.200.000.000
Saldo
Rp.
200.000.000
No : 302
Keterangan
Pengambilan uang H.
Rosichin
Pengambilan uang H.
Debet
Rp 1.500.000
Rp 1.200.000
Kredit
Saldo
Rp
Rp
1.500.000
2.700.000
80
Rosichin
Pengambilan uang H.
April
Rosichin
Pengambilan uang H.
Mei
Rosichin
Pengambilan uang H.
Juni
Rosichin
Pengambilan uang H.
Juli
Rosichin
Pengambilan uang H.
Agustus
Rosichin
Pengambilan uang H.
September
Rosichin
Pengambilan uang H.
Oktober
Rosichin
Pengambilan uang H.
Nopember
Rosichin
Pengambilan uang H.
Desember
Rosichin
f. Penjualan
Tanggal
Feb
Keterangan
2
4
5
7
8
9
10
11
13
14
15
17
18
Penjualan tahu
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 45
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 64
ember
Penjualan tahu 72
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 71
ember
Penjualan tahu 84
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 32
Rp 1.200.000
Rp
3.900.000
Rp
5.400.000
Rp
7.900.000
Rp
9.700.000
Rp
11.100.000
Rp
12.300.000
Rp
14.300.000
Rp
17.300.000
Rp 1.500.000
Rp 2.500.000
Rp 1.800.000
Rp 1.400.000
Rp 1.500.000
Rp 1.832.500
Rp 3.000.000
Rp 2.500.000
Rp
No : 401
Debet
Kredit
Rp
Rp
6.000.000
5.000.000
Rp
3.500.000
Rp
5.000.000
Rp
2.560.000
Rp
6.700.000
Rp
5.100.000
Rp
4.000.000
Rp
5.000.000
Rp
5.100.000
Rp
7.000.000
Rp
5.000.000
Rp
4.300.000
20.100.000
Saldo
Rp
6.000.000
Rp
11.000.000
Rp
14.500.000
Rp
19.500.000
Rp
22.060.000
Rp
28.760.000
Rp
33.860.000
Rp
37.860.000
Rp
42.860.000
Rp
47.960.000
Rp
54.960.000
Rp
Rp
59.960.000
64.260.000
81
19
20
21
22
23
25
26
28
28
28
2
Maret
4
5
7
8
9
10
11
13
14
15
17
18
ember
Penjualan tahu 25
ember
Penjulan tahu 85
ember
Penjualan tahu 58
ember
Penjualan tahu 58
ember
Penjualan tahu 42
ember
Penjualan tahu 45
ember
Penjualan tahu 25
ember
Penjualan tahu 61
ember
Penjualan tahu 63
embet
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 100
ember
Penjualan tahu 100
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 55
ember
Penjualan tahu 96
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 52
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 30
ember
Rp
3.300.000
Rp
9.000.000
Rp
6.000.000
Rp
6.000.000
Rp
4.000.000
Rp
8.000.000
Rp
3.000.000
Rp
6.000.000
Rp
6.300.000
Rp
7.000.000
Rp
67.560.000
Rp
76.560.000
Rp
82.560.000
Rp
88.560.000
Rp
92.560.000
Rp
100.560.000
Rp
103.560.000
Rp
109.560.000
Rp
115.860.000
Rp
122.860.000
Rp
132.860.000
Rp
142.860.000
Rp
148.860.000
Rp
153.860.000
Rp
159.420.000
Rp
169.120.000
Rp
175.220.000
Rp
180.220.000
Rp
186.320.000
Rp
192.120.000
Rp
198.120.000
Rp
204.120.000
Rp
207.120.000
Rp 10.000.000
Rp 10.000.000
Rp
6.000.000
Rp
5.000.000
Rp
5.560.000
Rp
9.700.000
Rp
6.100.000
Rp
5.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
6.100.000
5.800.000
6.000.000
6.000.000
3.000.000
82
19
20
21
22
23
25
26
28
30
2
April
4
5
7
8
9
10
11
13
14
15
17
18
19
20
Penjualan tahu 90
ember
penjulan tahu 60
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 80
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 100
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 51
ember
Penjualan tahu 43
ember
Penjualan tahu 36
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 50
Rp
9.000.000
Rp
6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
216.120.000
Rp
222.120.000
Rp
227.120.000
Rp
231.120.000
Rp
235.120.000
Rp
241.120.000
Rp
244.305.000
Rp
270.305.000
Rp
277.305.000
Rp
287.305.000
Rp
298.305.000
Rp
308.305.000
Rp
314.305.000
Rp
316.865.000
Rp
323.565.000
Rp
327.665.000
Rp
329.497.500
Rp
334.497.500
Rp
338.497.500
Rp
341.597.500
Rp
346.597.500
Rp
349.597.500
Rp
Rp
358.597.500
365.597.500
5.000.000
4.000.000
4.000.000
6.000.000
3.185.000
Rp 26.000.000
Rp
7.000.000
Rp 10.000.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
2.560.000
6.700.000
4.100.000
1.832.500
5.000.000
4.000.000
3.100.000
5.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
83
21
22
23
25
26
28
29
30
2
Mei
4
5
7
8
9
10
11
13
14
15
17
18
19
20
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 100
ember
Penjualan tahu 110
ember
Penjualan tahu 100
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 64
ember
Penjualan tahu 72
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 71
ember
Penjualan tahu 84
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 32
ember
Penjualan tahu 25
ember
penjulan tahu 85
ember
Rp
3.000.000
Rp
4.000.000
Rp
3.000.000
Rp
6.000.000
Rp
3.185.000
Rp
4.700.000
Rp
3.000.000
Rp
3.000.000
Rp
368.597.500
Rp
372.597.500
Rp
375.597.500
Rp
381.597.500
Rp
384.782.500
Rp
389.482.500
Rp
392.482.500
Rp
395.482.500
Rp
405.482.500
Rp
416.482.500
Rp
426.482.500
Rp
401.482.500
Rp
404.042.500
Rp
410.742.500
Rp
414.842.500
Rp
416.675.000
Rp
421.675.000
Rp
425.675.000
Rp
428.775.000
Rp
433.775.000
Rp
436.775.000
Rp
445.775.000
Rp
452.775.000
Rp 10.000.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp
6.000.000
Rp
2.560.000
Rp
6.700.000
Rp
4.100.000
Rp
1.832.500
Rp
5.000.000
Rp
4.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
3.100.000
5.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
84
21
22
23
25
26
28
29
30
2
Juni
4
5
7
8
9
10
11
13
14
15
17
18
19
20
21
Penjualan tahu 58
ember
Penjualan tahu 58
ember
Penjualan tahu 42
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 61
ember
Penjualan tahu 63
embet
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 40
Rp
3.000.000
Rp
4.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
455.775.000
Rp
459.775.000
Rp
464.875.000
Rp
469.975.000
Rp
476.975.000
Rp
479.275.000
Rp
482.275.000
Rp
486.375.000
Rp
496.375.000
Rp
507.375.000
Rp
517.375.000
Rp
523.375.000
Rp
525.935.000
Rp
530.075.000
Rp
530.035.000
Rp
531.907.500
Rp
536.907.500
Rp
540.907.500
Rp
544.007.500
Rp
550.007.500
Rp
553.007.500
Rp
562.007.500
Rp
Rp
560.007.500
556.007.500
5.100.000
5.100.000
7.000.000
2.300.000
3.000.000
4.100.000
Rp 10.000.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
2.560.000
6.700.000
4.100.000
1.832.500
5.000.000
4.000.000
3.100.000
6.000.000
3.000.000
9.000.000
7.000.000
3.000.000
85
22
23
25
26
27
28
29
30
2
Juli
4
5
7
8
9
10
11
13
14
15
17
18
19
20
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 90
ember
Penjualan tahu 40
ember
Rp
4.000.000
Rp
4.000.000
Rp
5.100.000
Rp
7.000.000
Rp
5.000.000
Rp
2.300.000
Rp
3.000.000
Rp
4.100.000
Rp
566.007.500
Rp
564.007.500
Rp
569.107.500
Rp
576.107.500
Rp
574.107.500
Rp
576.407.500
Rp
579.407.500
Rp
583.507.500
Rp
593.507.500
Rp
604.507.500
Rp
614.507.500
Rp
621.507.500
Rp
624.067.500
Rp
633.767.500
Rp
639.867.500
Rp
643.867.500
Rp
650.867.500
Rp
656.867.500
Rp
659.867.500
Rp
664.867.500
Rp
667.867.500
Rp
676.867.500
Rp
661.867.500
Rp 10.000.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp
7.000.000
Rp
2.560.000
Rp
9.700.000
Rp
6.100.000
Rp
4.000.000
Rp
7.000.000
Rp
6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
3.000.000
5.000.000
3.000.000
9.000.000
5.000.000
86
21
22
23
25
26
27
28
28
30
2
Agustus
3
5
6
9
12
13
14
15
15
18
20
23
25
25
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
Rp
5.000.000
Rp
4.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
664.867.500
Rp
668.867.500
Rp
668.867.500
Rp
675.867.500
Rp
683.867.500
Rp
723.867.500
Rp
730.867.500
Rp
738.867.500
Rp
744.867.500
Rp
754.867.500
Rp
765.867.500
Rp
775.867.500
Rp
781.867.500
Rp
785.567.500
Rp
789.867.500
Rp
794.867.500
Rp
798.867.500
Rp
806.267.500
Rp
810.567.500
Rp
816.567.500
Rp
820.867.500
Rp
825.167.500
Rp
Rp
832.167.500
834.467.500
4.000.000
7.000.000
8.000.000
Rp 40.000.000
Rp
Rp
Rp
7.000.000
8.000.000
6.000.000
Rp 10.000.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
6.000.000
3.700.000
4.300.000
5.000.000
4.000.000
7.400.000
4.300.000
6.000.000
4.300.000
4.300.000
7.000.000
2.300.000
87
25
26
26
28
30
2
Sep
4
6
9
12
13
14
15
15
15
18
20
21
23
25
25
25
26
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Rp
6.300.000
Rp
4.000.000
Rp
3.000.000
Rp
6.000.000
Rp
3.700.000
Rp
8.000.000
Rp
3.000.000
Rp
6.000.000
Rp
3.700.000
Rp
4.300.000
Rp
5.000.000
Rp
4.000.000
Rp
7.400.000
Rp
4.300.000
Rp
3.300.000
Rp
6.000.000
Rp
4.300.000
Rp
3.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
840.767.500
Rp
844.767.500
Rp
847.767.500
Rp
853.767.500
Rp
857.467.500
Rp
865.467.500
Rp
868.467.500
Rp
874.467.500
Rp
878.167.500
Rp
882.467.500
Rp
887.467.500
Rp
891.467.500
Rp
898.867.500
Rp
903.167.500
Rp
906.467.500
Rp
912.467.500
Rp
916.767.500
Rp
919.767.500
Rp
924.067.500
Rp
931.067.500
Rp
933.367.500
Rp
939.667.500
Rp
943.667.500
4.300.000
7.000.000
2.300.000
6.300.000
4.000.000
88
26
28
30
2
Okt
4
6
9
12
13
14
15
15
15
18
20
21
23
25
25
25
26
26
28
30
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 20
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
Rp
3.000.000
Rp
6.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
946.667.500
Rp
952.667.500
Rp
956.367.500
Rp
964.367.500
Rp
967.367.500
Rp
973.367.500
Rp
977.367.500
Rp
981.367.500
Rp
986.367.500
Rp
991.367.500
Rp
995.367.500
3.700.000
8.000.000
3.000.000
6.000.000
4.000.000
4.000.000
5.000.000
5.000.000
4.000.000
7.400.000
Rp 1.002.767.500
Rp
4.300.000
Rp 1.007.067.500
Rp
6.000.000
Rp 1.013.067.500
Rp
4.000.000
Rp 1.017.067.500
Rp
4.300.000
Rp 1.021.367.500
Rp
1.832.500
Rp 1.023.200.000
Rp
5.000.000
Rp 1.028.200.000
Rp
7.000.000
Rp 1.035.200.000
Rp
2.300.000
Rp 1.037.500.000
Rp
6.300.000
Rp 1.043.800.000
Rp
4.000.000
Rp 1.047.800.000
Rp
Rp
6.000.000
3.700.000
Rp 1.053.800.000
Rp 1.057.500.000
89
2
Nop
4
6
9
12
13
14
15
15
15
18
20
21
23
25
25
25
26
26
28
30
2
Des
3
4
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 70
ember
Beban Gaji
Penjualan tahu 30
Rp
8.000.000
Rp
3.000.000
Rp
6.000.000
Rp
3.700.000
Rp
4.300.000
Rp
5.000.000
Rp 1.065.500.000
Rp 1.068.500.000
Rp 1.074.500.000
Rp 1.078.200.000
Rp 1.082.500.000
Rp 1.087.500.000
Rp
4.000.000
Rp 1.091.500.000
Rp
7.400.000
Rp 1.098.900.000
Rp
4.300.000
Rp 1.103.200.000
Rp
3.300.000
Rp 1.106.500.000
Rp
6.000.000
Rp 1.112.500.000
Rp
4.300.000
Rp 1.116.800.000
Rp
4.000.000
Rp 1.120.800.000
Rp
4.300.000
Rp 1.125.100.000
Rp
7.000.000
Rp 1.132.100.000
Rp
2.300.000
Rp 1.134.400.000
Rp
2.300.000
Rp 1.136.700.000
Rp
6.300.000
Rp 1.143.000.000
Rp
4.000.000
Rp 1.147.000.000
Rp
6.000.000
Rp 1.153.000.000
Rp
2.300.000
Rp 1.155.300.000
Rp
Rp
Rp
7.000.000
8.000.000
3.200.000
Rp 1.162.300.000
Rp 1.170.300.000
Rp 1.173.500.000
90
6
7
9
12
13
14
15
15
15
17
18
21
23
24
25
25
25
26
26
28
30
g. Pembelian
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 46
ember
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 20
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 20
ember
Penjualan tahu 46
ember
Pembelian kedele
2550 kg
Penjualan tahu 50
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 70
ember
Penjualan tahu 40
ember
Penjualan tahu 30
ember
Penjualan tahu 60
ember
Penjualan tahu 40
ember
Rp
6.000.000
Rp
6.000.000
Rp
4.000.000
Rp
4.000.000
Rp
5.000.000
Rp
3.000.000
Rp 1.179.500.000
Rp 1.185.500.000
Rp 1.189.500.000
Rp 1.193.500.000
Rp 1.198.500.000
Rp 1.201.500.000
Rp
4.000.000
Rp 1.474.035.500
Rp
7.400.000
Rp 1.478.035.500
Rp
4.300.000
Rp 1.485.435.500
Rp
3.300.000
Rp 1.489.735.500
Rp
1.832.500
Rp 1.493.035.500
Rp
4.300.000
Rp 1.494.868.000
Rp
1.832.500
Rp 1.499.168.000
Rp
4.300.000
Rp 1.501.000.500
Rp
5.000.000
Rp 1.505.300.500
Rp
7.000.000
Rp
2.300.000
Rp 1.510.300.500
Rp 1.517.300.500
Rp
6.300.000
Rp 1.519.600.500
Rp
4.000.000
Rp 1.525.900.500
Rp
6.000.000
Rp 1.529.900.500
Rp
4.000.000
Rp 1.535.900.500
No : 501
91
Tanggal
Feb
1
6
12
15
20
28
1
Maret
6
12
15
20
29
1
April
6
12
15
20
29
1
Mei
6
12
15
Keterangan
Debet
Pembelian kedelai
1500kg
Pembelian kedele
1000kg
Pembelian kedele 82
ember
Pembelian kedele
1500kg
Pembelian kedele
1500kg
Pembelian kedele 2400
kg
Pembelian kedele 1750
kg
Pembelian kedele 1400
kg
Pembelian kedele 1750
kg
Pembelian kedele 1750
kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele 3200
kg
Pembelian kedele
1500kg
Pembelian kedele
2000kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele 1400
kg
Pembelian kedele 1200
kg
Pembelian kedele 1200
kg
Pembelian kedelai
1500 kg
Pembelian kedele
1000kg
Pembelian kedele 82
ember
Pembelian kedele
1500kg
Rp 10.000.000
Kredit
Saldo
Rp
10.000.000
Rp
17.000.000
Rp
28.832.500
Rp
27.000.000
Rp
38.832.500
Rp
54.832.500
Rp
69.832.500
Rp
81.665.000
Rp
84.832.500
Rp
92.665.000
Rp
102.665.000
Rp
108.665.000
Rp
123.665.000
Rp
135.497.500
Rp
150.497.500
Rp
161.497.500
Rp
157.497.500
Rp
166.497.500
Rp
181.497.500
Rp
193.330.000
Rp
208.330.000
Rp
219.330.000
Rp 7.000.000
Rp 11.832.500
Rp 10.000.000
Rp 10.000.000
Rp 16.000.000
Rp 15.000.000
Rp 11.832.500
Rp 15.000.000
Rp 11.000.000
Rp 10.000.000
Rp 6.000.000
Rp 15.000.000
Rp 11.832.500
Rp 15.000.000
Rp 11.000.000
Rp 7.000.000
Rp 5.000.000
Rp 15.000.000
Rp 11.832.500
Rp 15.000.000
Rp 11.000.000
92
20
20
1
Juni
6
12
15
20
29
1
Juli
6
12
15
20
29
1
Agustus
6
12
15
20
29
1
Sept
6
12
15
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele
1000kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele
1000kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian 30kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele
600kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 740
kg
Rp 15.000.000
Rp
223.330.000
Rp
245.330.000
Rp
260.330.000
Rp
272.162.500
Rp
260.330.000
Rp
256.330.000
Rp
275.330.000
Rp
301.330.000
Rp
316.330.000
Rp
328.162.500
Rp
316.330.000
Rp
319.330.000
Rp
331.330.000
Rp
357.330.000
Rp
Rp
372.330.000
372.630.000
Rp
387.330.000
Rp
390.630.000
Rp
402.330.000
Rp
413.330.000
Rp
428.330.000
Rp
434.330.000
Rp
432.630.000
Rp
440.030.000
Rp 26.000.000
Rp 15.000.000
Rp 11.832.500
Rp 15.000.000
Rp 11.000.000
Rp 15.000.000
Rp 26.000.000
Rp 15.000.000
Rp 11.832.500
Rp 15.000.000
Rp 18.000.000
Rp 15.000.000
Rp 26.000.000
Rp 15.000.000
Rp
300.000
Rp 15.000.000
Rp 18.000.000
Rp 15.000.000
Rp 26.000.000
Rp 15.000.000
Rp 6.000.000
Rp 4.300.000
Rp 7.400.000
93
20
29
1
Okt
6
12
15
20
28
29
1
Nop
6
12
15
20
29
1
Des
6
12
15
20
29
Pembelian kedele
230kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele 750
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele
1000kg
Pembelian kedele
1000kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele
1000kg
Pembelian kedele 600
kg
Pembelian kedele 1500
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Pembelian kedele 700
kg
Pembelian kedele 2550
kg
Rp 2.300.000
16
Feb
442.330.000
Rp
438.930.000
Rp
448.930.000
Rp
455.930.000
Rp
460.762.500
Rp
470.762.500
Rp
480.762.500
Rp
471.930.000
Rp
466.762.500
Rp
481.762.500
Rp
478.595.000
Rp
496.762.500
Rp
490.427.500
Rp
500.427.500
Rp
502.762.500
Rp
517.762.500
Rp
514.595.000
Rp
532.762.500
Rp
528.762.500
Rp
521.595.000
Rp
537.762.500
Rp 10.000.000
Rp 7.000.000
Rp 11.832.500
Rp 10.000.000
Rp 10.000.000
Rp 16.000.000
Rp 6.000.000
Rp 15.000.000
Rp 11.832.500
Rp 15.000.000
Rp 11.832.500
Rp 10.000.000
Rp 6.000.000
Rp 15.000.000
Rp 11.832.500
Rp 15.000.000
Rp 11.000.000
Rp 7.000.000
Rp 5.000.000
h. Beban Gaji
Tanggal
Rp
Rp 6.300.000
No : 502
Keterangan
Debet
Beban Gaji
Rp.
6.000.000
Kredit
Saldo
Rp.
6.000.000
94
16
Beban Gaji
16
Beban Gaji
16
Beban Gaji
16
Beban Gaji
16
Beban Gaji
16
Beban Gaji
16
Beban Gaji
16
Beban Gaji
16
Beban Gaji
16
Beban Gaji
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agus
Sep
Okt
Nop
Des
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
6.000.000
Rp.
12.000.000
Rp.
18.000.000
Rp.
24.000.000
Rp.
30.000.000
Rp.
36.000.000
Rp.
41.832.500
Rp.
48.000.000
Rp.
54.000.000
Rp.
60.000.000
Rp.
66.000.000
i. Beban Listrik
Tanggal
No : 503
Keterangan
Debet
12
Biaya listrik
12
Biaya listrik
12
Biaya listrik
12
Biaya listrik
12
Biaya listrik
12
Biaya listrik
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Feb
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Kredit
Saldo
Rp
820.000
Rp1.640.00
0
Rp2.460.00
0
Rp3.280.00
0
Rp4.100.00
0
Rp4.920.00
0
95
Agustu
s
12
Biaya listrik
12
Biaya listrik
12
Biaya listrik
12
Biaya listrik
12
Biaya listrik
Sept
Okt
Nop
Des
j. Beban Perawatan Kendaraan
Tanggal
Keterangan
25
Beban perawatan
Feb
kendaraan
25
Beban perawatan
Maret
kendaraan
25
Beban perawatan
April
kendaraan
25
Beban perawatan
Mei
kendaraan
25
Beban perawatan
Juni
kendaraan
25
Beban perawatan
Juli
kendaraan
25
Beban perawatan
Agus
kendaraan
25
Beban perawatan
Sep
kendaraan
25
Beban perawatan
Okt
kendaraan
25
Beban perawatan
Nop
kendaraan
25
Beban perawatan
Des
kendaraan
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Rp
820.000
Debet
1.832.500
Rp5.740.00
0
Rp6.560.00
0
Rp7.380.00
0
Rp8.200.00
0
Rp9.020.00
0
Kredit
1.832.500
1.832.500
3.665.000
1.832.500
5.497.500
1.832.500
7.330.000
1.832.500
9.162.500
1.832.500
10.995.000
1.832.500
12.827.500
1.832.500
14.660.000
1.832.500
16.492.500
1.832.500
18.325.000
1.832.500
20.157.500
k. Beban Perawatan Mesin
Tanggal
Debet
25
Beban perawatan mesin
25
Beban perawatan mesin
Rp
549.000
Rp
549.000
Rp
549.000
Rp
549.000
Maret
25
Beban perawatan mesin
25
Beban perawatan mesin
April
Mei
No : 505
Keterangan
Feb
No : 504
Saldo
Kredit
Saldo
Rp549.000
Rp1.098.000
Rp1.647.000
Rp2.196.000
96
25
Beban perawatan mesin
25
Beban perawatan mesin
Juni
Juli
25
Beban perawatan mesin
25
Beban perawatan mesin
Agus
Sep
25
Beban perawatan mesin
25
Beban perawatan mesin
Okt
Nop
25
Beban perawatan mesin
Des
l. Beban Serba-serbi
Tanggal
Keterangan
3
Beban Retribusi
Feb
keamanan
24
Beban Retribusi
keamanan
3
Beban Retribusi
Maret
keamanan
24
Beban Retribusi
keamanan
3
Beban Retribusi
April
keamanan
24
Beban Retribusi
keamanan
5
Beban Retribusi
Juni
keamanan
17
Beban Retribusi
keamanan
27
Beban Retribusi
keamanan
5
Beban Retribusi
Juli
keamanan
27
Beban Retribusi
keamanan
17
Beban Retribusi
Agus
keamanan
27
Beban Retribusi
keamanan
5
Beban Retribusi
Sep
keamanan
Rp
549.000
Rp
549.000
Rp
549.000
Rp
549.000
Rp
549.000
Rp
549.000
Rp
549.000
Debet
Rp.
300.000
Rp
300.000
Rp.
300.000
Rp
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp2.745.000
Rp3.294.000
Rp3.843.000
Rp4.392.000
Rp4.941.000
Rp5.490.000
Rp6.039.000
Kredit
No : 506
Saldo
Rp. 300.000
Rp.
600.000
Rp.
900.000
Rp 1.200.000
Rp. 1.500.000
Rp. 1.800.000
Rp. 2.100.000
Rp. 2.400.000
Rp. 2.700.000
Rp. 3.000.000
Rp. 3.300.000
Rp. 3.600.000
Rp. 3.900.000
Rp. 4.200.000
97
17
27
5
Okt
27
5
Nop
27
5
Des
27
Beban Retribusi
keamanan
Beban Retribusi
keamanan
Beban Retribusi
keamanan
Beban Retribusi
keamanan
Beban Retribusi
keamanan
Beban Retribusi
keamanan
Beban Retribusi
keamanan
Beban Retribusi
keamanan
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp.
300.000
Rp. 4.500.000
Rp. 4.800.000
Rp. 5.100.000
Rp. 5.400.000
Rp. 5.700.000
Rp. 6.000.000
Rp. 6.300.000
Rp. 6.600.000
a. Neraca saldo
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
NERACA SALDO
TAHUN 2014
No
101
102
103
154
201
301
302
401
501
502
503
504
505
506
Nama Akun
Kas
Piutang
Perlengkapan
Peralatan Pabrik
Utang
Modal H. Rosichin
Prive H. Rosichin
Penjualan
Pembelian
Beban Gaji
Beban Listrik
Beban Perawatan Kendaraan
Beban Perawatan Mesin
Beban Retribusi Keamanan
Total
Rp
Rp
Rp
Rp
Debit
871.531.500
440.000.000
8.800.000
8.140.000
Kredit
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
537.762.500
66.000.000
9.020.000
20.157.500
6.039.000
6.600.000
1.974.050.500
Rp
236.950.000
200.000.000
20.100.000
1.535.900.500
1.974.050.500
b.Ayat jurnal penyesuaian
Data penyesuaian akhir tahun yang terjadi selama operasi Pabrik tahun 2014
sebagai berikut :
1) Pembayaran gaji untuk bulan Januari 2015 yang telah dibayar sebesar Rp.
6.000.000
2) Peralatan Usaha disusutkan sebesar 10% dari harga jual sebesar Rp. 814.000
98
3) Perlengkapan Usaha disusutkan sebesar Rp. 722.500
4) Kendaraan dipakai untuk Usaha disusutkan sebesar Rp. 15.386.000
5) Mesin dipakai untuk Usaha dalam satu tahun disusutkan sebesar Rp.
7.327.000
6) Bangunan yang digunakan untuk operasional disusutkan 10 % dari harga jual
Rp. 315.000.000
Tanggal
Des
31
31
31
31
31
31
Keterangan
Re
f
a) Gaji dibayar dimuka
Beban Gaji
b) Beban Peny. Peralatan Usaha
Akm. Peny. Peralatan
Usaha
c) Beban Perlengkapan Usaha
Perlengkapan Usaha
d) Beban Peny. Kendaraan
Akm. Peny. Kendaraan
Debet
Kredit
Rp 6.000.000
Rp 6.000.000
Rp
Rp
814.000
Rp
814.000
Rp
722.500
722.500
Rp 15.386.000
Rp
15.386.000
e) Beban Peny. Mesin
Akm. Peny, Mesin
Rp 7.327.000
f) Beban Peny. Gedung
Akm. Peny. Gedung
Rp31.500.000
Rp
7.327.000
Jumlah
Rp. 61.749.500
Rp
31.500.000
Rp
61.749.500
d. Neraca setelah penyesuaian
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
NERACA SETELAH PENYESUAIAN
TAHUN 2014
No.
101
102
103
151
152
153
154
155
156
157
158
201
301
Nama Akun
Kas
Piutang
Perlengkapan
Peralatan Usaha
Akm. Peny. Peralatan Usaha
Kendaraan
Akm. Peny. Kendaraan
Mesin
Akm. Peny. Mesin
Gedung
Akm. Peny. Gedung
Utang
Modal H. Solichin
Debit
Kredit
Rp 871.531.500
Rp 440.000.000
Rp
8.077.500
Rp
8.140.000
Rp
814.000
Rp
15.386.000
Rp
7.327.000
Rp
Rp
Rp
31.500.000
238.150.000
200.000.000
Rp 153.860.000
Rp
58.612.500
Rp 315.000.000
99
302
401
501
502
503
504
505
506
156
507
508
509
510
511
Prive H. Solichin
Penjualan
Pembelian
Beban Gaji
Beban Listrik
Beban Prwt Kendaraan
Beban Prwt Mesin
Beban Retr Keamanan
Gaji dibayar dimuka
Beban Peny. Peralatan Usaha
Beban Perlengkapan Usaha
Beban Peny. Kendaraan
Beban Peny. Mesin
Beban Peny. Gedung
Rp
20.100.000
Rp 1.535.900.500
Rp 537.762.500
Rp 60.000.000
Rp
Rp
Rp
Rp
9.020.000
20.157.500
6.039.000
6.600.000
Rp
6.000.000
Rp
814.000
Rp
722.500
Rp
15.386.000
Rp
7.327.000
Rp
31.500.000
Rp.2.494.800.500
Rp.2.494.800.500
e. Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan proses paling akhir dalam sebuah siklus
akuntansi pada suatu perusahaan. Penelitian membuat catatan atas transaksi
Pabrik tahu Makmur Jaya Lubuklinggau dengan menggunakan format laporan
keuangan sebagai berikut:
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
LAPORAN LABA RUGI
Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2014
Penjualan
Rp 1.535.900.500
Harga Pokok Penjualan
Persediaan Awal
Rp
266.000.000
Pembelian
Rp
537.762.500
Barang Dagang Tersedia untuk Dijual
Persediaan Akhir
Rp
803.762.500
Rp
555.452.500
Harga Pokok Barang yang Dijual
Rp
248.310.000
Laba Kotor atas Penjualan
Rp
1.287.590.500
Beban Operasional Perusahaan
Beban Prwt Mesin
Beban Peny. Peralatan Usaha
Beban Perlengkapan Usaha
Beban Peny. Kendaraan
Beban Peny. Mesin
Beban Peny. Gedung
Jumlah Beban Operasional
Laba Bersih Sebelum Pajak
Pajak Penghasilan
Laba Bersih Setelah Pajak
Rp 6.039.000
Rp
814.000
Rp
722.500
Rp 15.386.000
Rp 7.327.000
Rp 31.500.000
Rp
61.788.500
Rp 1.225.802.000
Rp
267.731.000
Rp
958.071.000
100
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember2014
Modal awal H. Rosichin
Rp.
200.000.000
Penambahan
Investasi
Rp.
Laba Bersih
958.071.000
Rp.
958.071.000
Pengurangan
Rp.
Prive H.Rosichin
20.100.000
Kenaikan ekuitas pemilik
Rp
937.971.000
Modal akhir H. Rosichin
Rp
1.137.971.000
Penyesuain sesuai Sistem Informasi Akuntansi Utama
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
NERACA 2014
Per 31 Desember 2014
Aktiva Lancar
Kas
Rp 871.531.500
Piutang
Perlengkapan
Gaji dibayar dimuka
Rp 440.000.000
Rp
8.077.500
Rp. 6.000.000
Utang Usaha
Modal H.
Rosichin
Laba ditahan
Rp
238.150.000
Rp
1.137.971.000
Rp
479.100.500
Rp1.325.609.000
Aktiva Tetap
Peralatan Pabrik
Rp 8.140.000
Akm. Peny. Prlatan
Pabrik
Rp
814.000
Rp
Kendaraan
Akm.Peny. Kndarran
7.326.000
Rp 153.860.000
Rp
15.386.000
Rp138.474.000
Gedung
Rp. 315.000.000
Akm.Peny.Gedung
Rp. 31.500.000
Rp.283.500.000
Mesin
Akm.Peny.Mesin
Rp. 58.612.500
Rp.
7.327.000
Rp. 51.285.500
Rp. 529.612.500
Total Aktiva Tetap
Rp 1.855.221.500
Total Pasiva
Rp 1.855.221.500
101
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
Laporan Arus Kas
Tahun 2014
Saldo Kas Awal
Penambahan :
Piutang
Penjualan
Rp
10.000.000
Rp 440.000.000
Rp1.535.900.500
Rp 1.975.900.500
Rp 1.985.900.500
Pengurangan :
Utang
Beban-beban
Rp 238.150.000
Rp. 695.328.500
Rp 933.478.500
Rp 1.052.422.000
Saldo Akhir
4.3.3 Perancangan Laporan Keuangan Berbasis SAK ETAP
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
Neraca per 31 Desember 2014
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara Kas
Piutang Usaha
Perlengkapan
Aset lancar lainnya
Total Aset Lancar
Aset Tidak Lancar
Aset keuangan tersedia untuk dijual
Investasi dalam entitas asosiasi
Aset tetap
Aset tak berwujud lainnya
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
871.531.500
440.000.000
8.077.500
6.000.000
1.325.609.000
-
Rp.
529.612.500
-
Goodwill
Total Aset Tidak Lancar
Total Aset
Rp.
Rp.
529.612.500
1.855.221.500
Rp.
238.150.000
Rp.
479.100.500
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha dan utang lainnya
Pinjaman jangka pendek
Bagian pinjaman jangka panjang
Utang Pajak jangka pendek
Provisi jangka pendek
Total Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas jangka panjang
Pinjaman jangka panjang
Pajak tangguhan
Provisi jangka panjang
-
102
Total Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas
Rp
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal saham
Saldo Laba
Komponen ekuitas lainnya
Rp.
Rp.
717.250.500
200.000.000
958.071.000
-
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Kepentingan nonpengendali
Total Ekuitas
Total Liabilitas dan Ekuitas
1.158.071.000
20.100.000
1.137.971.000
1.855.221.500
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
Laporan laba rugi per 31 Desember 2014
Pendapatan
Beban Pokok Penjualan
Laba bruto
Pendapatan lainnya
Biaya distribusi
Beban Administrasi
Beban lain-lain
Beban pendanaan
Bagian laba entitas asosiasi
Laba sebelum pajak
Beban pajak penghasilan
Laba tahun berjalan dari operasi yang dilanjutkan
Kerugian tahun berjalan dari operasi yang dihentikan
Laba tahun berjalan
Pendapatan komprehensif lain
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam
valuta asing
Aset keuangan tersedia untuk dijual
Lindung nilai arus kas
Keuntungan revaluasi aset tetap
Keuntungan (kerugian) aktuaria program pensiun imbalan
pasti
Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
Pajak penghasilan terkait
Pendapatan komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak
Total pendapatan komprehensif tahun berjalan
Laba yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
Laba per saham (dalam rupiah) :
Dasar dan dilusian
Rp.
Rp.
Rp.
1.535.900.500
248.310.000
1.287.590.500
-
Rp
61.788.500
-
Rp
1.225.802.000
Rp
Rp
267.731.000
958.071.000
-
Rp
958.071.000
-
Rp
958.071.000
-
103
PABRIK TAHU MAKMUR JAYA LUBUKLINGGAU
Laporan Perubahan Ekuitas
Per 31 Desember 2014
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal saham
Rp.
200.000.000
Saldo Laba
Rp
958.071.000
Komponen ekuitas lainnya
Rp. 1.158.071.000
Kepentingan nonpengendali
Total Ekuitas
Rp.
20.100.000
Rp. 1.137.971.000
Demikianlah laporan keuangan Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau
yang telah peneliti lakukan yaitu dengan merancang sistem informasi akuntansi
utama pada laporan keuangan yang ada. Hasil dari perancangan sistem informasi
akuntansi utama pada Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau, maka pihak yang
bersangkutan dengan laporan keuangan yang telah dirancang dapat digunakan
untuk membuat laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi. Dalam laporan
sistem informasi akuntansi utama yang dibuat tersebut juga menunjukkan posisi
keuangan sebagai berikut:
b) Laporan Posisi Keuangan yang berisi tentang kas (cash) yaitu uang tunai dan
tabungan yang ada di bank, Surat berharga (marketable securities) terdiri dari
Akte/sertifikat Tanah, Sertifikat Toko, Nama baik perusahaan, Wesel tagih
(notes receivable), Piutang dagang (account receivable) dan Tagihan pada
pembeli. Pendapatan yang masih harus diterima (accrued receivable), Bahan
habis pakai, Persediaan barang dagang (merchandise inventory), Biaya bayar
di muka (prepaid expense) dan Aktiva lancar lain-lain.
c) Laporan Rugi/Laba menggambarkan tentang Penghasilan-penghasilan yaitu
Penjualan barang/jasa bersih dan Penghasilan lain-lain serta Biaya-biaya dan
Harga pokok penjualan barang/jasa
d) Laporan Perubahan Ekuitas tediri dari modal awal, laba berjalan, penarikan
dan modal akhir.
104
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian dan pembahasan maka
diperoleh laporan keuangan Pabrik tahu Makmur Jaya Kota Lubuklinggau didapat
beberapa kesimpulan antara lain :
1. Sistem akuntansi utama pada Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau adalah
terdiri dari jurnal umum, buku besar, buku pembantu, neraca saldo, ayat jurnal
penyesuian, neraca setelah penyesuaian, dan laporan keuangan yang meliputi
neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas.
2. Dokumen transaksi yang dipergunakan Pabrik Tahu Makmur Jaya
Lubuklinggau adalah terdiri dari bukti kas masuk, bukti kas keluar, kwitansi,
Nota Kredit dan faktur penjualan.
5.2. Saran
Dari kesimpulan tersebut terdapat beberapa saran khususnya untuk Pabrik
tahu Makmur Jaya Lubuklinggau antara lain yaitu :
1. Melakukan sistem informasi akuntansi utama sebagai acuan dalam
penyusunan laporan keuangan Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau.
2. Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau harus melakukan penyajian laporan
keuangan dengan baik dan lengkap agar laporan keuangan jelas dan
memberikan informasi penuh terhadap kondisi keuangan Pabrik Tahu
Makmur Jaya Lubuklinggau.
3. Dengan menerapkan sistem informasi akuntansi utama yang baik, maka pihak
Pabrik Tahu Makmur Jaya Lubuklinggau dapat memperoleh kemudahan
dalam mengajukan dana pinjaman pada pihak eksternal dengan
mempertimbangkan laporan keuangan yang telah dibuat.
4. Untuk pelaksanaan sistem informasi akuntansi utama yang terdiri dari jurnal
umum, buku besar, buku pembantu, neraca saldo, ayat jurnal penyesuian,
neraca setelah penyesuaian, dan laporan keuangan yang meliputi neraca,
laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas. Kemudian
merekrut sumber daya manusia/pegawai yang mengerti akuntansi sebaiknya
didampingi oleh perancang.
105
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik,
Yogyakarta: Rineka Cipta
Danang Sunyoto. 2013. Metodelogi Penelitian Akuntansi. Bandung: Refika
Aditama
Hery. 2013. Akuntansi Dasar 1 dan 2, Jakarta: Grasindo
IAI. 2012. SAK ETAP. Jakarta: IAI
Iim Ma’rifatul Auliyah. 2012.Perancangan Sistem Informasi Akuntansi
UtamaPada UKM Kampung Batik di Sidoarjo, Surabaya: Perbanas
Mulyadi. 2013. Sistem Akuntansi, Jakarta: Salemba Empat
Mulyani. 2012. Analisis Perancangan Standar Akuntansi Keuangan Entitas
Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada Koperasi Mandiri Jaya
Tanjungpinang dan Koperasi Karyawan Plaza Hotel Tanjungpinang.
Jakarta: Universitas Maritin Raja Ali Haji
Nurhayati Sofiah. 2011. Persepsi Pengusaha UMKM Keramik Dinoyo Atas
Informasi Akuntansi Keuangan Berbasis Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik
(SAK ETAP), Malang: STIE ASIA
Puspitawasti & Anggadini. 2011. Sistem Akuntans Utama. Jakarta: Erlangga
Riszki Rudiantoro. 2011. Kualitas Laporan Keuangan UMKM serta Prospek
Implementasi SAK ETAP, Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala Banda
Aceh
Rudianto. 2014. Pengantar Akuntansi (Konsep & Teknik Penyusunan Keuangan),
Jakarta : Erlangga
Suradi. 2010. Akuntansi Pengantar 1, Yogyakarta: Gava Media
Sujarweni. 2015. Sistem Akuntansi, Yogyakarta : Pustaka Baru Press
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian, Bandung: Alfhabeta
106
Download