Nama Matakuliah : Zoonosis Kode/SKS : KH4035, 2/0

advertisement
Nama Matakuliah
: Zoonosis
Kode/SKS
: KH4035, 2/0 SKS
Prasyarat
: 1. Ilmu Penyakit Bakteriai dan Mikal Veteriner
2. Ilmu Penyakit Parasitik Veteriner
3. Virologi dan Ilmu Penyakit Viral Veteriner
Status Matakuliah
: Wajib
Deskripsi Singkat Matakuliah
:
Mempelaiari zoonosis bakterial. mikotik, viral, parasit, terutama ditekankan pada penyebab
penvakit. kejadian dan penyakit pada manusia dan hewan. keiadian di Indonesia, sumber
infeksi, cara penularan. diagnosis serta pencegahan dan pengendalian. Materi Zoonosis
meliputi : Pendahuluan. yaitu tentang macam-macam klasifikasi Zoonosis menurut siklus
hidup agen penyakit, arah penularan, spesies hewan vertebrata dan agen penyakit, serta
contoh-contoh penyakitnya Zoonosis bakterial, yaitu penyakit-penyakit Zoonosis yang
disebabkan oleh bakteria: Zoonosis mikotik, yaitu penyakit-penyakit Zoonosis yang
disebabkan oleh jamur: Zoonosis viral, yaitu penyakit-penyakit Zoonosis yang disebabkan
oleh virus: Zoonosis parasitik, yaitu penyakit-penyakit Zoonosis yang disebabkan oleh
parasit.
Mata kuliah ini diberikan secara paralel oleh team teaching pada semester VIII dalam bentuk
ceramah, presentasi kelompok dan diskusi, tayangan film dan hand-out. Bentuk diskusii
terutama ditekankan pada kejadian penyakit di Indonesia, yang bahan ajarnya dapat
diperoleh rnahasiswa dan journal, text book maupun internet. Mata kuliah ini bersifat wajib
bagi mahasiswa S-I Fakultas Kedokteran Hewan, dengan prasyarat:
I. KH4082 Ilmu Penyakit Bakterial dan Mikal Veteriner
2. KH14083 Virologi dan Ilmu Penyakit Viral Veteriner
3. KH14084 Ilmu Penvakit Parasitik Veteriner
Tujuan Pembelaiaran
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan zoonosis terutama
penyebab penyakit, kejadian dan penyakit pada manusia dan hewan, kejadian di Indonesia.
sumber infeksi, cara penularan, diagnosis serta pencegahandan pengendaliannya.
Materi Pembelajaran
1. Pendahuluan
1.1.Definisi zoonosis
1.2 .Klasifikasi
1.2.1. Klasifikasi menurut agen penyakitnya
1.2.2. Klasifikasi menurut siklus hidup agen penyakitnya
Universitas Gajah Mada
1
1.2.3. Klasiflkasi menurut arah penularannya
1.2.4. Klasifikasi menurut spesies hewan vertebratanya
2. Zoonosis bakterial
Dibahas contoh-contoh penyakitnya dan tiap penyakit diuraikan secara rind dalam
hal: 2.1. Sinonim dan Etiologi
2.2. Distrihusi geografis
2.3. Gejala pada manusia dan hewan
2.4. Kejadian dan penyakit pada manusia
2.5. Kejadian dan penyakit pada hewan
2.6. Sumber infeksi
2.7. Cara penularan
2.8. Cara memilih spesimen yang harus diambil dan diagnosis
2.9. Cara pencegahan dan pengendalian
2.10. Cara pengobatannya
3.
Zoonosis mikotik
: Idem butir 2
4.
Zoonosis viral
: Idem butir 2
5. Zoonosis parasitic
: Idem butir 2
Outcome Pembelajaran:
1. Mahasiswa mampu menyebutkan definisi zoonosis dengan benar dan menguraikan
klasifikasi zoonosis dengan lengkap dan dapat memberikan masingmasin contob
penyakitnya.
2. Mahasiswa mampu menyehutkan sinonim dan etiologi zoonosis bakterial. mikotik, viral
dan parasitik; menunjukkan distribusi geografisny.a, menelaskan gejaianya p-ada
manusia dan hewan, menerangkan kejadiannya di Indonesia, rnenyebutkan sumber
infeksinya, menerangkan cara penularannya, rnemilih spesimen untuk pemeriksaan
laboratorium dan menyebutkan cara diagnosanya, menjelaskan cara pencegahan serta
pengendaiiannya, dan pengobatannya.
3. Mahasiswa mampu rnengembangkan pengetahuan tentang zoonosis dan kerjasama
antar mahasiswa.
Universitas Gajah Mada
2
Rencana Kegiatan Pembelalaran Mingguan (RKBM):
Minggu
Ke
1
2
3
Topik (Pokok Bahasan)
1. Pendahuluan
Metode Pembelajaran
Ceramah
dengan
1.1. Definisi zoonisis
white
1.2. Klasifikasi zoonisis
(Bahan ajar).
2. Zoonosis bakterial
board,
hand-out,
Ceramah dengan OHP,
2.1.
Anthrax
white board, hand-out,
2.2.
Brucellosis
Presentasi+diskusi.
3. Zoonosis bakterial
OHP,
Idem
3.1. LepIospirosis
3.2. Chlamydiosis
4
4. Zoonosis bakterial
Idem
4.1. Meliodosis
4.2. Query fever
5
6
7
5. Zoonosis bakterial
5.1.
Salmonellosis
5.2.
Tubercuiosis
6. Zoonosis mikotik
6.1.
Aspergillosis
6.2.
Dermatomycosis
7. Zoonosis mikotik
7.1.
Candidiasis
7.2.
Histoplasmosis
Idem
Idem
Idem
8
Ujian Tengah Semester
-
9
9. Zoonosis viral
Idem
10
11
9.1.
Rabies
9.2.
Chickungunya
10. Zoonosis viral
10.1.
Dengue
10.2.
Mad Cow
11. Zoonosis viral
Idem
Idem
11.1. Orf
11.2. Avian Influenza
Universitas Gajah Mada
3
12
12. Zoonosis parasitik
13
Idem
12.1.
Toxoplasmosis
12.2.
Taeniasis dn cysticercosis
13. Zoonosis parasitik
14
Ceramah
13.1.
Fascioliasis
White
13.2.
Trichinosis
Persentasi+diskusi
14. Zoonosis Parasitik
15
dengan
board,
OHP,
hand-out,
Idem
14.1.
Ascariasis
14.2.
Ancylostomiasis
Rabies
Pemutar Film Dengan LCD
Penjaharan RKBM:
1. Kuliah minagu ke 1
mahasiswa akan mampu menyebutkan definisi zoonosis dengan benar dan
menguraikan klasifikasi zoonosis dengan lengkap dan dapat memberikan masingmasing contoh penyakitnya.
2. Kuliah minggu ke 2
menyebutkan sinonimo dan etiologi penyakit anthrax dan brucellosis, menunjukkan
distribusi
geografisnya,
menerangkan
menjelaskan
kejadiannya
di
gejalanya
Indonesia,
pada
manusia
menyebutkan
sumber
dan
hewan
infeksinya,
menerangkan cara penularannya. memilih spesimen untuk pemeriksaan laboratorium
dan
menyebutkan
cara
diagnosanya,
menjelaskan
cara
pencegahan
serta
pengendaliannya, dan pengobatannya.
3. Kuliah minggu ke 3
: idem butir 2
4. Kuliah minggu ke 4
: idem butir 2
5. Kuliah minggu ke 5
: idem butir 2
6. Kuliah miuggu ke 6
: idem butir 2
7. Kuliah minggu ke 7
: idem butir 2
8. Ujian Tengah Semester
9. Kuliah minggu ke 9
: idem butir 2
10. Kuliah minggu ke 10
: idem butir 2
11. Kuliah minggu ke 11
: idem butir 2
12. Kuliah rninggu ke 12
: idem butir 2
13. Kuliah minggu ke 13
: idem butir 2
14. Kuliah minggu ke 14
: idem butir 2
15. Kuliah minggu ke 15
: idem butir 2
Universitas Gajah Mada
4
EVALUASI :
1. Pemahaman definisi dan klasifikasi zoonosis
2. Pemahaman sinonim, etiologi, distribusi geografis, gelala pada manusia dan hewan,
kejadian dan penyakit pada manusia, kejadian dan penyakit pada hewan, sumber
infeksi. cara penularan, cara memilih spesimen yang harus diambil dan diagnosis,
cara pencegahan dan pengendalian, serta cara pengobatan penyakit zoonosa.
3. Hasil diskusi presentasi.
BAHAN, SUMBER [NFORMASI DAN REFERENSI:
1. Acha PN and Szyfres B (1981). Zoonosis and Communicable Diseases Common to
Man and Animals. 2nd edition. Pan American Health Organization, Washington D.C.
20037, USA.
2. Anonimus (1982).Pedoman Pengendalian Penyakit Hewan Menular. Jilid I. Cetakan
ke dua, Direktorat Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan, Departemen
Pertanian, Jakarta
3. Anonimus (1982), Pedoman Pengendalian Penyakit Hewan Menular. Jilid II. Cetakan
ke dua. Direktorat Kesehatan Hewan. Direktorat Jenderal Peternakan, Departemen
Pertanian, Jakarta.
4. Anonimus (1982), Pedoman Pengendalian Penyakit Hewan Menular. Jilid III.
Cetakan ke dua. Direktorat Kesehatan Hewan. Direktorat Jenderal Peternakan,
Departemen Pertanian, Jakarta.
5. Anonimus (1982), Pedoman Pengendalian Penyakit Hewan Menular. Jilid IV.
Cetakan ke dua. Direktorat Kesehatan Hewan. Direktorat Jenderal Peternakan,
Departemen Pertanian, Jakarta.
6. Benenson AS (1990). Control of Communicable Diseases in Man. 15th edition.
American Publich Health Association, Washinaton, DC. 2005.
Universitas Gajah Mada
5
7. Cliver DO (1990). Foodborne Diseases. Academic Press, Inc. San Diego, New York,
Boston, London, sydney. Tokyo, Toronto.
8. Evans AS and Brachman PS (1991). Bactrial infections of Humans. Epidemiology
and Control. 2nd edition. Plenum Publishing Corporation, New York, N.Y. 10013.
9. Schnurrenberger PR and Hubbert WT (1981).An Outline of the Zoonoses. 1st edition.
The Iowa State University Press, Ames, Iowa 50010.
10. Schwabe CW (1984). Veterinary Medicine and Human Health. 3rd edition. Williams
and Wilkins, Bahimore/London.
Universitas Gajah Mada
6
Download