16 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Pemasaran

advertisement
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Manajemen Pemasaran
Pemasaran adalah suatu kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan,
menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat
memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan. Menurut
Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan
managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka
butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan
nilai dengan orang lain. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem
keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan
harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat
memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial.
Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran.
Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan,
implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk
menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan
dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. Sedangakan manajemen
adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan
(Actuating) dan pengawasan.
16
Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis,
perencanaan, penerapan,
dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan
mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan
maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi.
2.2 Fungsi Manajemen Pemasaran
2.2.1 Fungsi Manajemen Pemasaran
Fungsi manajemen pemasaran meliputi riset komunikasi, pengembangan
produk, komunikasi promosi, distribusi, penetapan harga dan pemberian service.
Semua kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui, melayani, memenuhi, dan
memuaskan kebutuhan konsumen. Berikut ini macam-macam strategi pemasaran
properti yang tepat
1.
Memanfaatkan media promosi yang cukup efektif
Melakukan promosi melalui beberapa media dan kegiatan yang familiar di
lingkungan masyarakat. Anda juga bisa melakukannya melalui iklan di media
masa seperti koran, tabloid, majalah serta radio.
2.
Produk Berkualitas
Sebaiknya perhatikan kebersihan lingkungan sekitar, faktor pencahayaan serta
pemandangan alam disekelilingnya, kelengkapan legal document (surat izin
bangunan), serta jaminan kenyamanan dan keamanan bagi para penghuninya
17
4.
Distribusi Tempat dan Lokasi
Strategi open house untuk menciptakan kepercayaan kepada konsumen.
Konsumen lebih tertarik untuk mengunjungi langsung lokasi hunian yang
ditawarkan sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk membeli produk
tersebut.
5.
Memasarkan via online
Pada saat ini, bisnis properti online mulai banyak peminatnya. Anda dapat
menginformasikan produk Anda, memasang iklan baris ataupun banner di situs
online lainnya, berbagai informasi mengenai perkembangan bisnis
properti di forum-forum online. Pada saat ini pemasaran online banyak
dilakukan karena hampir semua orang melakukan pembelian via online.
ppppp
ANALISIS
PLANNING
-Mengembangkan
rencana strategi
IMPLEMENTASI
-Menjalankan rencanarencana
PENGENDALIAN
- Mengukur hasil
- Mengevaluasi hasil
-Mengembangkan
rencana pemasaran
-Mengambil
perbaikan
18
tindakan
Sebagai syarat perencanaan harus berisi bagian-bagian sebagai berikut :
BAGIAN
TUJUAN
1. Situasi pemasaran saat ini:
Menjajikan data mengenai
pasar,produk, persaingan dan
distribusi.
2. Analisa ancaman peluang:
Mengidentifikasi ancaman
dan peluang yang mungkin
akan mempengaruhi produk.
3. Sasaran:
Menentukan sasaran
perusahaan yang tepat untuk
penjualan produk, laba dan
pangsa pasar.
4. Strategi pemasaran:
Melakukan pendekatan
pemasaran yang luas yang
akan digunakan untuk
rencana pemasaran dan
target pasar.
5. Program tindakan:
Mengidentifikasi apa yang
akan dilakukan, siapa yang
melakukanya, dan berapa
19
6. Anggaran:
Laporan laba dan rugi untuk
melihat hasil keuangan dari
strategi yang dilakukan.
Menetapkan sasaran
Mengukur kinerja
Mengevaluasi kinerja
Mengambil
tindakan perbaikan
Apa yang ingin
dicapai?
Apa yang
terjadi?
Mengapa hal
ini terjadi?
Apa yang harus
dilakukan mengenai
hal tersebut?
Gambar 2. Proses pengevaluasian kegiatan pemasaran
Kegiatan pengendalian atau evaluasi diatas dapat dikelompokan 2 macam:
20
1. Pengendalian operasional termasuk memeriksa kinerja perusahaan yang sedang
berlangsung dan mengambil tindakan perbaikan.
Tujuanya adalah memastikan perusahaan untuk mencapai penjualan, laba dan sasaran
lainya. Kegiatan ini mencangkup penentuan produk, wilayah dan pasar yang dapat
mendatangkan laba.
2. Pengendalian strategi meliputi pengamatan strategi dasar perusahaan sesuai dengan
peluang yang terbuka. Strategi dan program pemasaran dapat berubah sewaktu-waktu
seiring perubahan zaman dalam waktu singkat. Perusahaan secara periode menilai
ulang kembali pendekatan terhadap pasar secara keseluruhan.
2.3
Macam-Macam Konsep Pemasaran
2.3.1 Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan
organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta
memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien
dibandingkan para pesaing. Konsep pemasaran yang telah diungkapkan dengan
berbagai cara:
KEBUTUHAN
Konsep dasar yang melandasi pemasaran adalah kebutuhan manusia. Kebutuhan
manusia adalah rasa dari keinginan, dan manusia mempunyai banyak kebutuhan
21
yang kompleks. Kebutuhan manusia yang kompleks tersebut adalah fisik makanan,
pakaian, dan perumahan.
Semua kebutuhan berasal dari masyarakat konsumen, bila tidak puas konsumen
akan mencari produk atau jasa yang dapat memuaskan kebutuhan tersebut.
KEINGINAN
Bentuk kebutuhan manusia yang dihasilkan oleh budaya dan kepribadian individual
dinamakan keinginan. Masyarakat yang semakin berkembang, keinginannya juga
semakin luas, keterbatasan dana, waktu, dan tenaga, sehingga dibutuhkan
perusahaan yang bisa memuaskan keinginan sekaligus memenuhi kebutuhan
manusia tersebut. Contoh : manusia butuh makan, tetapi keinginan untuk
memuaskan lapar tersebut tergantung dari budayanya dan lingkungan tumbuhnya.
PERMINTAAN
Dengan keinginan dan kebutuhan serta keterbatasan sumber daya tersebut, akhirnya
manusia menciptakan permintaan akan produk atau jasa dengan manfaat yang
paling memuaskan. Sehingga muncul permintaan, yaitu keinginan menusia akan
produk yang didukung oleh kemampuan dan ketersediaan untuk membelinya.
22
Kebutuhan, keinginan
dan permintaan
Pemasaran dan
calon pembeli
Produk (organisasi
jasa dan ide)
Pasar
Hubungan
dan jaringan
Nilai kepuasan
pelanggan dan
mutu
Pertukaran dan
transaksi
Gambar 3. Konsep inti pemasaran
PRODUK (Organisasi, jasa, ide)
Munculnya kebutuhan, keinginan dan permintaan, Perusahaan melakukan riset
pemasaran, mengamati perilaku konsumen, menganalisis keluhan yang dialami
konsumen, mencari produk atau jasa apa yang sedang disukai atau bahkan produk
apa yang tidak disukai. Dengan kegiatan diatas, akhirnya perusahaan menawarkan
produk kepada pasar untuk dimiliki atau dikonsumsi sehingga konsumen dapat
memuaskan kebutuhan sekaligus keinginannya. Produk tidak hanya mencakup
obyek fisik, tetapi juga jasa, orang, tempat, dan organisasi.
NILAI PELANGGAN
Karena perusahaan menawarkan produk dan jasa, maka konsumen dihadapkan pada
pilihan yang berbeda-beda. Konsumen membuat pilihan, pembeli berdasarkan
kepada persepsi mereka mengenai nilai dari produk, harga, jasa, pemasar, biaya
waktu, biaya energi yang dikeluarkan.
23
Setelah pemberian nilai, konsumen akan mengevaluasi dan hasil evaluasi ini akan
mempengaruhi kepuasan dan peluang untuk membeli ulang produk tersebut.
KEPUASAN PELANGGAN
Kepuasan pelanggan tergantung pada kinerja produk dalam menyerahkan nilai. Bila
kinerja atau prestasi sesuai atau bahkan melebihi harapan, pembelinya merasa puas.
Perusahaan yang cerdik mempunyai tujuan membuat senang pelanggan.
MUTU
Kepuasan pelanggan berkaitan erat dengan mutu, yang disebut dengan Quality
Management yaitu program yang dirancang untuk memperbaiki mutu produk, jasa
dan proses pemasaran secara terus menerus.
PERTUKARAN
Pertukaran adalah tindakan untuk memperoleh barang yang dibutuhkan seseorang
dengan menawarkan sesuatu sebagai imbalan. Ada 3 kondisi yang harus dipenuhi
agar dapat terjadi pertukaran:
a. terdapat sedikitnya dua belah pihak
b. masing-masing pihak bebas menerima dan menolak penawaran
pertukaran
c. masing-masing pihak berunding dengan pihak lain (negoisasi)
24
TRANSAKSI
Transaksi adalah kegiatan penjualan antara dua belah pihak atau lebih dengan
mengunakan alat penukaran yang sah.
Ada beberapa macam transaksi penjualan yaitu:
1. Penjualan Tunai
2. Penjualan Kredit
3. Penjualan Grosir
PASAR
Pasar terdiri dari pelanggan yang potensial memiliki kebutuhan dan keinginan
tertentu yang melakukan pertukaran atau penjualan untuk memenuhi kebutuhan dan
keinginan itu.
2.3.2 PEMASAR DAN CALON PEMBELI
Seseorang akan memilih dua atau lebih calon pembeli yang akan terlibat dalam
proses
pertukaran
dan
penjualan
tersebut.
Pemasar
adalah
orang
yang
diidentifikasikan sebagai pemasar yang mampu melakukan penukaran dan penjualan
tersebut.
25
Jadi konsep inti pemasaran adalah:
- proses perencanaan dan pelaksana pemikiran
- penetapan harga dan promosi
- penyaluran barang dan jasa untuk menciptakan terjadinya pertukaran
Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan
kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : konsep produksi, konsep produk,
konsep penjualan, konsep pemasaran, konsep pemasaran sosial, dan konsep
pemasaran global.
1.
Konsep produksi
Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang
tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada
produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk
tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi
barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk
yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.
2.
Konsep produk
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang
menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen
disini adalah membuat produk berkualitas,
26
karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam
penampilan dengan ciri – ciri terbaik
3.
Konsep penjualan
Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja,
organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.
4.
Konsep pemasaran
Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi
terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan
kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para
pesaing.
5.
Konsep pemasaran sosial
Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah
menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta
memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan
efisien dari pada para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan
kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
6.
Konsep Pemasaran Global
Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami
semua faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui
manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk
memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.
27
2.3.3 Macam – Macam Sistem Pemasaran
1.
Sistem pemasaran dengan saluran vertikal
Pada sistem ini produsen, grosir, dan pengecer bertindak dalam satu
keterpaduan. Tujuan :
a. Mengendalikan perilaku konsumen
b. Mencegah perselisihan antara anggota
2.
Sistem pemasaran dengan saluran horizontal
Pada sistem ini, ada suatu kerjasama antara dua atau lebih perusahaan yang
bergabung untuk memanfaatkan peluang pemasaran yang muncul.
3. Sistem pemasaran dengan saluran ganda
Pada sistem ini beberapa gaya pengeceran dengan pengaturan fungsi distribusi
dan manajemen digabungkan, kemudian dari belakang dipimpin secara sentral.
Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan tentang biaya pemasaran,
bauran pemasaran, lokasi pemasaran dengan keadaan lingkungan yang diharapkan
untuk menghadapi persaingan pasar. Dalam strategi pemasaran ada dua faktor yang
menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu:
1. Posisi persaingan pasar
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam
persaingan
28
2. Situasi ekonomi
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan
pandangan ke depan, apakah berada di dalam situasi yang baik atau inflasi
yang tinggi.
2.4.1 Macam – Macam strategi pemasaran
Macam – macam strategi pemasaran yaitu:
1. Strategi kebutuhan primer
Strategi pemasaran untuk merancang kebutuhan primer yaitu:
1. Menambah jumlah pemakai
2. Meningkatkan jumlah pembeli
2. Strategi kebutuhan selektif:
Mempertahankan pelanggan misalnya:
1. Memelihara kepuasaan pelanggan
2. Memudahkan proses pembelian
Secara lebih jelas, strategi pemasaran dapat dibagi ke dalam empat jenis yaitu:
1. Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai.
2. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian.
3. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang
ada.
4. Merangsang kebutuhan selektif dengan menjaring pelanggan baru.
29
2.4.2 Segmentasi pasar
Segmentasi pasar adalah kegiatan suatu pasar menjadi kelompok
Pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karateristik, atau perilaku yang
berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.
Segmentasi pasar dapat diartikan sebagai proses identifikasi dan menganalisa para
pembeli dipasar produk. Menganalisa antara perbedaan antara pembeli dipasar.
Dasar-dasar dalam penetapan segmentasi pasar
Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu:
a. Variabel geografi, diantaranya: wilayah, ukuran daerah dan kota, keadaan
iklim.
b. Variabel demografi, diantaranya; umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan,
dan pendidikan.
c. Varibel psikologis, diantaranya: kelas social, gaya hidup dan kepribadian.
2.4.3 Konsep dasar pemasar terhadap konsumen
Terdapat tiga konsep dasar bagi pemasar dalam penilaian konsumen yaitu:
1. Sifat produk, apa yang menjadi ciri khas khusus dan perhatian konsumen
terhadap produk atau jasa tersebut
2. Pemasar lebih memperhatikan pentingnya cirri-ciri produk
3. Kepercayaan konsumen terhadap merek yang menonjol
30
2.4.4 Proses pengambilan keputusan pembeli
Sebuah produk adalah barang, jasa atau ide yang di anggap baru oleh pembeli
potensial. Terkadang produk yang beredar dipasaran telah lama ada, disini
konsumen dapat membuat keputusan untuk menerima atau mengadopsinya.
Proses adopsi adalah proses mental yang dilalui seseorang, mulai dari pengenalan
pertama sampai pada penerimaan akhir.
Tahap-tahap proses adopsi:
1. Sadar: konsumen menjadi sadar akan adanya produk baru, tetapi kurang
informasi mengenai produk tersebut.
2. Tertarik: konsumen akan menjadi tertarik untuk mecari informasi mengenai
produk baru.
3. Evaluasi: konsumen harus mempertimbangkan apakah produk baru tersebut
layak atau tidak untuk dikonsumsi.
31
Download