xiv INTISARI Pemerintah Kabupaten Pati dalam visi dan

advertisement
INTISARI
Pemerintah Kabupaten Pati dalam visi dan misi yang terdapat dalam
dokumen perencanaan pembangunan daerah memprioritaskan aktivitas ekonomi
pada sektor pertanian terutama subsektor perikanan dan sektor industri sebagai
basis unggulan bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah sejauh mana visi misi
Pemerintah Kabupaten Pati tersebut telah terimplementasikan.
Penelitian ini memiliki beberapa tujuan terkait basis ekonomi dalam
perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Pati. Pertama, mengidentifikasi
sektor dan subsektor basis yang terdapat di Kabupaten Pati dengan menggunakan
metode Symmetric Location Quotient (SLQ). Kedua, menganalisis dinamika
spesialisasi dan despesialisasi daerah dan sektor dengan menggunakan model
ekonometrika. Ketiga, menganalisis pergeseran keunggulan komparatif dengan
menggunakan korelasi rank Spearman.
Wilayah studi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Pati dengan daerah
referensinya adalah kabupaten-kabupaten yang mengelilingi Kabupaten Pati yang
meliputi Kabupaten Grobogan, Blora, Rembang, Kudus, dan Jepara. Data yang
digunakan adalah data sekunder berupa data Produk Domestik Regional Bruto
(PDRB) Atas Dasar Harga Konstan tahun 2000 Kabupaten Pati, Grobogan, Blora,
Rembang, Kudus, dan Jepara tahun 2003-2010.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian dan subsektor
perikanan merupakan sektor basis, sedangkan sektor industri pengolahan
merupakan sektor nonbasis. Hasil analisis dinamika spesialisasi regional
menunjukkan bahwa Kabupaten Pati mengalami despesialisasi dengan nilai
koefisien spesialisasi sebesar 0,9730. Dari analisis dinamika spesialisasi sektor,
sektor pertanian dan sektor industri pengolahan mengalami despesialisasi.
Pergeseran peringkat keunggulan komparatif dianalisis dengan korelasi
rank Spearman dengan memperingkat indeks SLQ dan menghasilkan nilai
koefisien korelasi sebesar 0,980794. Hal tersebut mengindikasikan bahwa selama
periode tahun 2003-2010 telah terjadi pergeseran peringkat sektor ekonomi di
Kabupaten Pati meskipun kecil, yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi yang
mendekati nilai satu.
Kata Kunci: basis ekonomi, Symmetric Location Quotient (SLQ), dinamika
spesialisasi dan despesialisasi, korelasi rank Spearman.
xiv
ABSTRACT
Pati regency government in the vision and mission contained in regional
development planning documents prioritize economic activity in the agricultural
sector, especially fisheries subsector and the industrial sector as a seed base for
improving welfare. The problems studied in this research is the extent to which
the vision and mission of the Pati regency government has implemented.
This study has several objectives related to the economic basis of local
development planning in Pati regency. First, identify the leading sectors and
subsectors contained in Pati regency using Symmetric Location Quotient (SLQ).
Second, to analyze the regional and sectors dynamics of specialization and
despecialisation using econometric models. Third, analyze shifting of comparative
advantage by using Spearman rank correlation.
Area of study in this research is in Pati regency with the reference area is
surrounding districts Pati regency covering Grobogan, Blora, Blora, Rembang,
Kudus, and Jepara. The data used are secondary data in the form of Gross
Domestic Regional Product (GDRP) based on constant price in 2000 Regency of
Pati, Grobogan, Blora, Rembang, Kudus, and Jepara 2003-2010.
The results showed the agricultural sector and the fisheries sub-sector is a
leading sector, while the manufacturing sector was not a leading sector. The
results of the dynamics of specialization analysis show that Pati regency
experience despecialisation with specialization coefficient of 0.9730. From the
analysis of the dynamics specialization of sector, the agricultural sector and the
manufacturing sector experienced despecialisation.
The shift in comparative advantage ratings were analyzed by Spearman rank
correlation by way of rank the SLQ index, obtained correlation coefficient of
0.980794. This indicates that during the period 2003-2010 there has been a shift in
the economic sector ranking Pati regency although small, as indicated by the
correlation coefficient approaches a value of one.
Keywords: economic base, Symmetric Location Quotient (SLQ), the dynamics of
specialization and despecialisation, Spearman rank correlation.
xv
Download