Mgg-6_MEKANISME_PENENTUAN_KURS

advertisement
Mekanisme Penentuan Kurs
Presented by :
Drs. Bakhtiar Mustari
Pengertian
 Kurs mata uang adalah perbandingan nilai
antar mata uang.
 Kurs menunjukan harga suatu mata uang
jika dipertukarkan dengan mata uang lain.
 Contoh nilai kurs rupiah per US$ sebesar Rp
10.000,-/US . Berarti bahwa untuk membeli
US$ 1 diperllukan Rp 10.000,-
• Dalam sistem mata uang mengambang bebas
(free float) apabila harga suatu mata uang
menjadi semakin mahal terhadap mata uang
lain, maka mata uang itu dikatakan
berapresiasi.
• Sebaliknya jika harga suatu mata uang turun
terhaadap mata uang lain, mata uang tersebut
di.katakan terdepresiasi.
• Dalam sistem mata uang tertambat (Pegged),
kenaikan nilai suatu mata uang terhadap mata
uang lain disebut Revaluasi.
 Sedangkan penurunan nilai suatu mata uang







disebut devaluasi.
Contoh kurs rupiah terhadap dolar pada tahun
1985 dan 1986.
1985, Rp/US $ = Rp 1125
1986 , Rp/US $ = Rp 1642, terjadi devaluasi
Maka persentase perubahan mata uang :
((S86/S85)-1)x 100
((1642/1125)-1)) x100 =45,87 %
Artinya Rupiah terdepresiasi 45,87 %
Keseimbangan kurs tanpa
intervensi pemerintah
• Secara teoriitis dalam kondisi tanpa intervensi
pemerintah, harga suatu mata uang
ditentukan oleh permintaan dan penawaran
terhadap mata uang tersebut.
• Permintaan terhadap suatu mata uang
berbanding terbalik dengan harganya.
• Semakin tinggi nilai $ (misalnya dibanding
Rp) maka keinginan untuk menukar rupiah
dengan dolar semakin berkurang.
•
S
•
•
•
Rp
• Nilai $
• Terhadap
• Rp
•
•
0
Kuantitas $

Rp
 Nilai $
 Terhadap
 Rp
D



0
Kuantitas $
keseimbangan

S





E
D
Beberapa faktor yang
mempengaruhi kurs
1. Laju inflasi relatif
2. Tingkat bunga relatif
3. Tingkat pendapatan relatif
4. Kontrol ppemerintah
5. Pengharapan pasar
Memanfaatkan perubahan kurs
untuk spekulasi
 Bank Chicago meramalkan bahwa nilai
mark jerman (DM) akan berapresiasi
terhadap US$ dari US $ 0,50/DM menjadi US$
0,56/DM pada tiga puluh hari yang akan
datang.
 Bank Chicago dapat meminjam dari Bank
koleganya sebesar US $ 50 juta.
 Sukubunga tahunan di pasar antar bank sbb
:
Suku bunga tahunan di pasar
antar bank
Mata uang
Us $
DM
Bunga
deposito
6,82 %
Bunga
pinjaman
7,30 %
6,58 %
7,06
Berdasarkan informasi diatas bank
Chicago menyusun skenario :
1. Pinjam US$ 50 juta dari bank lain selama 1
bulan.
2. Beli DM dengan dana pinjaman tersebut.
DM yang diperoleh : DM 100 juta.
3. Depositokan DM 100 juta selama 1 bulan.
Dana yang akan diperoleh 1 bulan yad :
 Bunga deposito 1bulan :
 6,58 % X 30/360 = 0,5483 %
 DM 100 juta (1+ 0,5483 %) = DM 100.548.333
Lanjutan
4. Bayar pinjaman US$ 50 juta , 1 bulan Yad :
bunga pinjaman : 7,30 % X 30/360 = 0,6083%
* US$ 50 juta X (1+0,6083 %)=
US$ 50.304.167
Apabila kurs 1 bulan yad ssama seperti yang
diramalkan maka bank chicago akan untung :
US$ 56 307 066 – US$ 50 304 167 =
= US$ 6.002.899
Lanjutan
• Analis dapat membuat skenario lain untuk
memanfaatkan situai jika DM diramalkan
akan terdepresiasi terhadap US$.
• Contoh bila bank chicago memperlkirakan
1bulan yad nilai tukar DM akan terdepresiasi
terhadap US$ dari US$ 0,50/DM menjadi US$
0,45/DM.
• Bank Chicago boleh meninjam US$ 50 juta
atau DM 100 juta (pilih salah satu).

TRANSAKSI SPOT
Terdiri dari transaksi valas yang biasanya
selesai dalam maksimal dua hari kerja.
Dalam pasar spot, dibedakan 3 jenis
transaksi :
a. Cash, dimana pembayaran satu mata
uang dan pengiriman mata uang
lainnya diselesaikan pada hari yang
sama.
b. Tom, dimana pengiriman dilakukan
pada hari berikutnya.
c. Spot, dimana pengiriman diselesaikan
dalam tempo 48 jam setelah perjanjian.

TRANSAKSI FORWARD
Transaksi forward merupakan transaksi
valas dimana pengiriman mata uang
dilakukan pada suatu tanggal tertentu
di masa mendatang. Kurs di mana
transaksi forward akan diselesaikan telah
ditentukan pada saat kedua belah
pihak menyetujui kontrak untuk membeli
dan menjual.
INDIVIDU
Individu-individu yang bermain di pasar
valas terdorong oleh kebutuhan bisnis dan
pribadinya.
 PERBANKAN
Perbankan adalah pelaku pasar valas
yang terbesar dan paling aktif. Perbankan
beroperasi dalam pasar valas lewat para
pedagangnya.


BANK SENTRAL
Bank Setral memasuki pasar valas karena
dapat membeli sejumlah mata uang asing
untuk mendongkrak cadangan devisa yang
dimilkinya atau menurunkan nilai mata uang
domestiknya. Ini dilakukan karena mata uang
mereka dinilai terlalu tinggi (overvalued) atau
terlalu rendah (undervalued) oleh pasar.
Tujuan utama bank sentral adalah
mempengaruhi nilai mata uangnya dan
mata uang penting lain agar bergerak sesuai
dengan nilai yang menurut bank sentral
tersebut sesuai dengan kepentingan
ekonomi negaranya.


Spekulan dan Arbitraser
Arbitraser adalah orang yang mengeksploatasi
perbedaan kurs antara pasar valas. Cth : bila kurs
pounsterling di London lebih rendah di banding
New York, mereka akan membeli pounddi London
dan menjualnya di New York untuk memperoleh
laba.
Pialang Pasar Valas
Pialang valas adalah perantara yang
menghubungkan antara pihak yang
membutuhkan dan menawarkan valas di pasar
valas. Modal dasar pialang adalah penguasaanya
atas informasi pasar. Fungsi pialang adalah
mejaga kerahasian dan anonimitas pelaku pasar.
Apresiasi
Penurunan kurs antara rupiah dan dollar
(misal, dari Rp 1.900/$ menjadi Rp 2.170/$)
berarti dollar menjadi lebih mahal dalam
nilai rupiah. Hal ini mencerminkan bahwa
nilai dollar naik karena jumlah rupiah yang
diperlukan untuk membeli dollar
meningkat, maka dapat dikatakan dollar
mengalami apresiasi terhadap rupiah.
 Depresiasi
Rupiah menjadi lebih murah dinilai dalam
dollar, artinya rupiah mengalami depresiasi
terhadap dollar. Penurunan kurs
mencerminkan terjadinya apresiasi mata
uang domestik dan depresiasi terhadap
mata uang asing.






Bid Rates (kurs beli) adalah kurs di mana
bank bersedia membeli suatu mata uang.
Offer Rates/Ask (kurs jual) adalah kurs di
mana bank mau menjual suatu mata uang.
Bank yang terjun dalam pasar valas di
haruskan mencantumkan kurs beli dan kurs
jual sekaligus untuk mata uang-mata uang
yang diperdagangkannya.
Ketika mencantumkan kurs jual dan beli
untuk mata uang tertentu, kurs beli
biasanya lebih rendah dari pada kurs
jualnya.
Perbedaan antara kurs beli dan jual disebut
bid-offer spread atau trading margin.

Cth: Dalam suatu transaksi di pasar spot,
kurs dollar AS/£, misalnya ditulis 1,84101,8420. kurs disebelah kiri adalah kurs beli di
mana bank bersedia menjual $1,8410 untuk
ditukarkan dengan £1. kurs di sebelah
kanan merupakan kurs jual di mana bank
bersedia membeli $1,8420 untuk £1.
Besarnya bid-offer spread adalah :
Spread = (Po – Pb)/Po X 100
= (1,8420-1,8410)/1,8420 x 100 =
0,05%
dimana : Po adalah kurs jual
Pb adalah kurs beli
1.
2.
3.
4.
Jumlah mata uang yang diperdagangkan
(semakin kecil jumlahnya, maka semakin besar
spreadnya).
Besar kecilnya pusat keuangan yang
memperdagangkan valas (dipusat keuangan
dunia, seperti New York atau London, spread
akan semakin kecil).
Fluktuasi harga mata uang (semakin besar
fluktuasinya, semakin besar spreadnya).
Jenis instrumen yang diperdagangkan (bila uang
kertas atau cek bank biasanya spreadnya lebih
tinggi).
Position Statement
Pernyataan posisi bank dalam suatu mata uang asing
menunjukkan bahwa aktiva dan uatng bakn
didominasi dalam mata uang asing tersrbut.
 Closed/balanced Position
Dari suatu bank terjadi bila nilai aktiva dalam suatu
mata uang asing, yang meningkat akibat pembelian
valas dari waktu ke waktu, sama dengan jumlah
uatang (akibat penjualan valas yang dilakukan oleh
bank) dalam mata uang asing tersebut.
 Open Position
Aktiva yang dinilai dalam suatu mata uang melebihi
utang dalam mata uang tersebut. Sebaliknya, bila
bank/pedagang dalam posisi short pada suatu mata
uang, artinya pernyataan posisinya berada dalam
keseibangan yang negatif (utang dalam suatu mata
uang asing lebih besar di banding aktivanya).


Kurs pada dasarnya adalah harga suatu mata
uang yang dinilai dalam mata uang lain. Cth : kurs
Rupiah Indonesia dalam mata uang Krona Swedia
tidak mudah ditemukan, namun kurs kedua mata
uang ini selalu tersedia dalam dollar AS. Kurs
masing-masing mata uang tersebut dalam dollar
AS dapat dibandingkan, dan pada akhirnya kita
dapat menentukan kurs antara Rupiah dan Krona,
inilah yang disebut Kurs Silang (cross exchange
rates).

Cth: Yen dijual pada harga $138,3 dan £ pada
harga $0,534. Maka kurs silang Yen/£ adalah
Yen1=£259.


Kurs Forward berbeda dengan kurs Spot,
perbedaanya berada pada suku bunga antara
kedua negara.
Cth : kurs forward 90 hari untuk pound Inggris adalah
$1,5371, lebih rendah dibanding kurs spot ($1,5385),
maka dapat dikatakan bahwa pousterling
diperdagangkan pada forward discound atau dollar
AS diperdagangkan pada forward premium. Tingkat
diskon forward £ dihitung dengan :
{[(kurs forward-kurs spot)/kurs spot] x [[360/90]} x 100
= {[(1,5371-1,5385)/1,5385] x [360/90]} x 100
= - 0,36 %. (discount forward)

Cth: kurs forward 90 hari lebih tinggi daripada kurs
spotnya. Berarti pedagang membayar lebih banyak
dollar AS di pasar forward ($0,010197) dibanding
dipasar spot ($0,010127). Yen Jepang dikatakan
diperdagangkan pada forward premium relatif
terhadap dollar AS atau dollar AS forward discount.
Tingkat premi forward atas Yen adalah
= {[(0,010197-0,010127)/0,010127] x [360/90]} x 100
= 2,76 %. (premium forward)

Jika anda sebagai seorang analis ekonomi
terpercaya meramalkan bahwa laju inflasi
di Indonesia akan melonjak drastis,
sementara perekonomian Jepang relatif
tidak mengalami perubahan. Bagaiman
efek dari kenaikan laju inflasi di Indonesia
tersebut terhadap :
a) Permintaan Yen oleh Indonesia
b) Penjualan (penawaran) Yen
c) Nilai keseimbangan Yen/Rp
Download