Penghantar berarus listrik medan magnet

advertisement
MEDAN MAGNET
Kelas XII
Semester 1
MEDAN MAGNET
Standart Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Materi
STANDART KOMPETENSI
2
Kelas XII
Semester 1
Menerapkan konsep kelistrikan dan
kemagnetan dalam berbagai penyelesaian
masalah dan produk teknologi
KOMPETENSI DASAR
2.2
Kelas XII
Semester 1
Menerapkan induksi magnetik dan gaya
magnetik pada beberapa produk teknologi
INDIKATOR
Kelas XII
2.2
Semester 1
 Menentukan Medan magnetik disekitar
penghantar lurus berarus listrik
 Menentukan Medan magnetik pusat
penghantar yang berbentuk lingkaran
 Menentukan gaya lorentz
MEDAN MAGNET
Materi Medan Magnet
Induksi magnet di sekitar penghantar lurus dan panjang
Induksi magnet pada penghantar berbentuk lingkaran
Induksi magnet pada kumparan ( solenoida dan toroida )
Garis – garis gaya magnet / fluks magnetik
gaya Lorentz
end
Soal - soal
MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR
ARUS LISTRIK
• Medan magnetik
adalah ruang tempat
magnet-megnet
lainnya mengalami
gaya magnetik.
• Tahun 1819, Hans Christian O, melalui
suatu percobaan mendapatkan bahwa di
sekitar arus listrik timbul medan magnetik.
MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR KAWAT
LURUS BERARUS
A. ARAH INDUKSI MAGNETIK
Genggam kawat lurus
dengan tangan kanan
hingga jempol
menunjukkan arah kuat
arus, maka arah putaran
keempat jari yg dirapatkan
akan menyatakan arah
lingkaran garis-garis
medan magnetik.
MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR KAWAT
LURUS BERARUS
Induksi magnetik (B) berupa garis singgung
pada garis induksi magnetik.
μ 0i
B
2πa
Keterangan:
B = induksi magnetik
μο = permeabilitas hampa
= 4π x 10-7 Wb/ amp .m
a = jarak dari kawat
berarus
I = kuat arus listrik
MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR KAWAT
LINGKARAN BERARUS
Besar induksi magnetik yg ditimbulkan oleh
penghantar berarus berbentuk lingkaran
dipengaruhi oleh kuat arus, jari-jari lingkaran
maupun posisi titik yg ditinjau
B
 iN
0
2a
Keterangan:
B = induksi magnetik di pusat
lingkaran
μο = permeabilitas hampa
= 4π x 10-7 Wb/ amp x m
a = jari-jari lingkaran
I = kuat arus listrik
MEDAN MAGNETIK DI SUMBU KAWAT
LINGKARAN BERARUS
Sebuah kawat penghantar berbentuk
lingkaran (jari-jari = a) dialiri arus I maka
besarnya induksi magnetik di sumbu
lingkaran P
Bp 
 0i sin 
3
2a
MEDAN MAGNETIK PADA SOLENOIDA
Besarnya induksi magnetik di
tengah-tengah solenoida
B   0 ni
BA= μο N I
l
Besarnya induksi magnetik di titik
ujung solenoida
MEDAN MAGNET DALAM BELITAN
TOROIDA
Besarnya induksi magnet
yang ada dalam belitan
toroida adalah
 Ni
B
2a
0
Keterangan:
B= induksi magnetik di sumbu
toroida
μο = permeabilitas hampa
= 4π x 10-7 Wb/ amp x m
a = jari-jari efektif toroida
I = kuat arus listrik
Fluks Magnetik
Faraday menggambarkan medan magnet
dengan bantuan garis-garis medan.
  BA cos
Faraday menggambarkan medan magnet
dengan bantuan garis-garis medan.
Kemudian garis medan tersebut
dinyatakan dengan angka. Kerapatan
garis medan didefinisikan sebagai
banyak garis medan yang menembus
suatu bidang secara tegak lurus. Jika
kerapatan garis gaya medan magnetnya
membentuk sudut  terhadap garis
normal bidang.
CONTOH SOAL
Sebuah solenoida yg panjangnya 30 π cm
& terdiri atas 5 lilitan serta sebuah toroida
dg jari-jari efektif 45 cm dialiri arus yg
sama besar. Setelah diamati, induksi
magnetik di pusat solenoida & di sumbu
toroida sama besar. Hitung banyak lilitan
toroida!
• Misal solenoida = 1 & toroida = 2
• Diket: L1= 30 π cm, N1= 5
B1 = B2
N2 = 15
Jadi, banyak lilitan toroida adalah 15 lilitan
GAYA LORENTZ
Penghantar berarus listrik
medan magnet
gaya yang terjadi
pada penghantar
berarus listrik
yang berada
dalam medan
magnet disebut
gaya Lorentz
GAYA LORENTZ PADA KAWAT BERARUS
• Kawat sepanjang l yang dialiri arus listrik
sebesar I dan terletak di dalam medan magnet
B akan mengalami gaya lorentz (FL) sesuai dg
rumus:
FL= B I l sin α
α = sudut yang dibentuk
oleh B dan I
Menentukan arah gaya lorentz
Dg kaidah tangan kanan :
Buka telapak tangan dg
keempat jari selain
jempol dirapatkan.
Arahkan keempat yari yg dirapatkan sesuai dg
arah induksi magnet (B) & arahkan jempol
hingga sesuai dg arah I, maka arah gaya
lorentz yg dialami akan sesuai dg arah
dorongan telapak tangan.
GAYA LORENTZ ANTARA 2 KONDUKTOR
LURUS PANJANG & BERARUS
Besar gaya tarik menarik atau tolak menolak
antara 2 penghantar lurus panjang sejajar
dan berarus
F
 ii

l
2a
0 1
2
Dua penghantar
berlawanan arah
Dua penghantar
se arah
GAYA LORENTZ PADA MUATAN YANG
BERGERAK
• Partikel bermuatan q yg bergerak dg kecepatan
v & memasuki medan magnetik B juga
merasakan gaya Lorentz, yg besarnya adalah
F= q v B sin ө
Dg ө = sudut antara arah v dg arah B.
untuk muatan (+), arah F sesuai dg yg diperoleh
dari kaidah tangan kanan, tapi untuk muatan (-)
arah F berlawanan arah dg yg diperoleh dari kaidah
tangan kanan.
GAYA LORENTZ PADA MUATAN YANG
BERGERAK

• Bila  = 90º (v ^ B) maka F = q v B.
Karena F selalu tegak lurus terhadap v.
maka lintasan partikel bermuatan
merupakan lingkaran dengan jari-jari R
sebesar:
R = mv/q.B
dengan v = w R  w = 2f = 2 / T
Soal
1
6
2
5
3
4
Soal 1
Tentukan induksi magnet pada jarak 20
centimeter dari suatu penghantar lurus
panjang yang berarus listrik 10 ampere.
Soal 2
Tentukan induksi magnet di pusat
penghantar berbentuk lingkaran dengan
jari-jari 20 cm dan berarus listrik 5
ampere.
Soal 3
Suatu kumparan panjangnya 10 cm
memiliki 100 lilitan dan dialiri arus 5
ampere.Tentukan induksi magnet di
pusat kumparan.
Soal 4
Suatu penghantar panjangnya 20 cm
berarus listrik 10 ampere berada dalam
.
medan magnet 2 x 10-4 wb/m2 . Hitung
gaya Lorentz yang terjadi pada
penghantar.
Soal 5
Elektron bergerak dengan kelajuan 4 x 106
-4 wb/m2
m/s dalam medan magnet
2
x
10
.
. Berapa jari –jari lintasan elektron pada
saat bergerak dalam medan magnet. (
massa elektron = 9,1 x 10 -31 kg ; muatan
elektron = 1,6 x 10 -19 coulomb )
Soal 6
Dua penghantar lurus berarus listrik
masing – masing 10 ampere dan 5
ampere . Jarak antara kedua
penghantar 20 cm . Hitung gaya
persatuan panjang yang terjadi pada
kedua penghantar.
Download