BAGIAN IV Nabi Adam As Terhadap Teori

advertisement
BAGIAN IV
NABI ADAM AS TERHADAP TEORI EVOLUSI DAN HUBUNGANNYA DENGAN
AL QUR’AN DAN HADITS
Sahabat, ini sangat membingungkan bila ditelaah oleh orang-orang yang tidak
mempunyai ilmu tafsir dan ilmu agama lain yang mendukung seperti ilmu hadits dan
sejarah-sejarah islam namun setelah 2 bulan Jawatankuasa mencari, meneliti, dan
bereksperimen tentang hal yang menghubungkan Dinosaurus dengan Al Quran
maupun Hadits dia menemukan sesuatu yang masuk akal akhirnya.
Semua berawal saat beliau menonton NGC (National Geographic Channel)
Dino sekitar beberapa bulan yang silam, disitu ia melihat banyak sekali Dinosaurus,
mahluk-mahluk yang sangat berbahaya bila hidup berdampingan dengan kita
manusia yang sekarang ini.
Pada awalnya beliau berpikir apakah ada ayat dalam Al Quran yang
membahas tentang mahluk-mahluk yang sangat besar ini, lalu setelah beliau cari
dengan susah payah dalam 2 bulan, akhirnya beliau mendapatkan jawaban yang
cukup unik namun sangatlah masuk akal dan membuat orang-orang yang tak paham
agama Islam berpikir diluar kebiasaan dia berpikir, mulai dulu dari Dinosaurus.
Dinosaurus (Yunani δεινόσαυρος, deinosauros)
adalah hewan
bertulang
belakang dominan di ekosistem darat selama lebih dari 160 juta tahun,
dari periode Trias Tua (sekitar 230 juta tahun yang lalu) sampai dengan
akhir periode Kapur (sekitar 65 juta tahun yang lalu), ketika banyak dari mereka
punah pada peristiwa kepunahan Kapur-Tersier. Sumber: Wikipedia -Dinosaurus
Perbandingan fosil Brachiosaurus dan manusia
Perbandingan Fosil T-rex dan Manusia
Setelah melihat gambar diatas kita tentu saja akan berpikir bahwa manusia
hanyala kecil bila dibandingkan mahluk yang sebesar T-rex apalagi Brachiosaurus
yang setinggi gedung berlantai tersebut, namun pernakah kita berpikir walaupun
hanya sekali, Bahwa mereka adalah binatang/mahluk yang hidup di 200 juta tahun
sebelum kita, coba pikirkan baik-baik tentang itu, kita semua telah terpengaruh oleh
film jurassic park 1, 2 dan 3 yang memperlihatkan seolah-olah manusia yang saat
ini berdampingan hidup dengan para Dinosaurus yang sudah Knock Out dari bumi
ini 200 juta tahun yang lalu.
Setelah kita membaca dengan seksama pernyataan tadi tentang Dinosaurus
yang hidup 200 juta tahun yang lalu, kita dapat mengetahui bahwa Allah swt
menciptakan seluruh alam semesta untuk mahluknya termasuk manusia, hewan dan
sebagainya.
Berikut Ayat Al Quran yang di temukan, dijelaskan dalam An Naziat ayat 33 :
  

Artinya : “(semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang
ternakmu”. (QS. An Naziat ayat 33).
lalu, dalam QS. Luqman ayat 10 dijelaskan:



    
   
    




  
    

Artinya : “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia
meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak
menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis
binatang. dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya
segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik”. (QS. Luqman ayat 10).
Lalu apa hubungannya dengan Dinosaurus ???
Dari hadits shoheh (haidts yang kuat dan dapat dipercaya) yang dikutip tinggi
Nabi Adam yaitu 27,432 meter, berikut hadits-nya:
Rasulullah saw bersabda : “Allah menciptakan Adam dengan tinggi enam
puluh hasta“(HR.Bukhari).
Jika kita hitung, satu hasta itu kira-kira sama dengan 18 inchi, dan 1 inchi sama
dengan 2,54 cm. sehingga 1 hasta sama dengan 45,72 cm. maka dengan begitu
tinggi nabi adam adalah 27,432 meter, kita lihat
tingginya dinosaurus :
Kita dapa melihat bahwa manusia
sekarang tingginya hanya sekaki T-rex ataupun
spinosaurus, tapi cobalah bayangkan bila tinggi
Nabi Adam 27,432 atau sama dengan 60 hasta
dan bila di ubah ke feet jadi 60 feet. Tinggi
manusia pertama yaitu Nabi Adam 60 feet dan
Spinosaurus cuma 16 feet.
  
   




    
   



   
  
Artinya : “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia
meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak
menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis
binatang. dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya
segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik”. (QS. Lukman ayat 10)
Disini ditunjukkan bahwa setelah penciptaan bumi, juga dikembangbiakkan
binatang-binatang, dan ini seharusnya adalah binatang-binatang prasejarah dan
juga binatang-binatang yang kita lihat saat ini. wallahualam.
Dari Abu Hurairah, ia telah berkata: Rasulullah SAW memegang tanganku
kemudian berkata: "Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Tinggi telah menciptakan
tanah (bumi) pada hari Sabtu, menciptakan padanya gunung-gunung hari Ahad,
menciptakan pohon pada hari Senin, menciptakan hal-hal yang tidak disenangi pada
hari Selasa, menciptakan cahaya pada hari Rabu, dan menyebarkan binatang
padanya hari Kamis, dan menciptakan Adam alaihissalam setelah Ashar pada hari
Jum'at pada akhir penciptaan pada akhir waktu dari waktu-waktu Jum'at antara
Ashar hingga malam."(sumber)
Harap diketahui bahwa panjangnya hari antara manusia dan Allah berbeda. hal
ini dibuktikan oleh :
     
   

Artinya : “Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar
saja, kalau kamu Sesungguhnya mengetahui". (QS. Al Muminuun ayat 114)







  
Artinya : Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakanakan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
(QS. An Nazi'at ayat 46)
Kita pribadi bisa mengalaminya sendiri, yaitu dengan mengira-ngira berapa
lamanya kita tertidur. terasa singkat bukan?
Sungguh lama waktu antara Kamis (saat penyebaran binatang pada awalnya)
dan Jum'at (penciptaan Adam). berdasarkan pengukuran geologis umur bumi adalah
4,5 - 4,6 milyar tahun. Dinosaurus sendiri diperkirakan punah 65 juta tahun yang
lalu, dan diperkirakan telah menghuni bumi selama 145 juta tahun. dan manusia
belum begitu lama mendiami bumi bukan? jadi memang, manusia dan Dinosaurus
tidak mempunyai ikatan secara langsung yang harus secara eksplisit dituliskan
dalam Al-Quran. Dan secara akidah, tidaklah ada keperluan untuk membahas
adanya Dinosaurus, bukan? namun begitu, bukankah telah disebutkan bahwa
binatang diciptakan sebelum manusia? bukankah di dalam hari itu ada zamannya
Dinosaurus, yang fosilnya sudah ditemukan para ilmuwan? inilah petunjuk, dan kita
selama ini mengabaikannya. wallahualam. semoga fosil-fosil itu kebenaran adanya,
dan bukan kesesatan yang disebarkan pada kita.
Dan benar apa yang dikatakan teman-teman lainnya : Al-Quran bukan buku
sejarah. setidaknya, bukan murni buku sejarah. namun begitu ada petunjuk di
dalamnya yang harus digali oleh manusia. lagipula, apa yang kita harapkan? bahwa
sebuah kitab setebal 30 juz akan memuat segalanya secara detail? kita tentu tidak
mengharapkan hal itu dari Al Quran. Kita harus menggalinya, menelitinya sebaik
mungkin, dan sungguh luar biasa bahwa ternyata dalam kitab setebal itu termuat
berbagai petunjuk tentang ilmu teknologi. Jadi nyata bahwa Al Quran adalah
kumpulan ilmu dan petunjuk : benar dan salah, ketauhidan, bimbingan hidup, ilmu
dan teknologi, sejarah-sejarah (baik yang harus kita gali sendiri, maupun yang
diceritakan secara langsung), dan lainnya. Bisakah sebuah buku buatan manusia
memuat semua petunjuk ini? apalagi, jika kita merujuk pada tingkat ilmu dan
teknologi pada masa itu.
Lalu, bagaimana dengan teori Darwin ? teori evolusi Charles Darwin adalah
sesat dan menyesatkan. Manusia bukan berasal dari primata sejenis kera. Allah
menciptakan manusia pertama pun sudah sebagai manusia, hanya saja tingkat
kecerdasannya masih minim dan bentuk fisiknya belum sempurna seperti sekarang,
lalu mereka berevolusi pemikiran dan bentuk fisik. Tetapi pada awalnya, bukan
sebagai primata. Primata dengan manusia pertama jelas berbeda. Primata adalah
hewan dan tidak akan pernah berevolusi menjadi manusia. Sedangkan manusia
tetap awalnya sudah sebagai manusia, hanya saja kecerdasan dan bentuk fisik
manusia pertama belum sebaik manusia sekarang.
Bisa dilihat poin pertama : Bagaimana mungkin Nabi Muhammad, SAW,
menulis tentang struktur bumi dan langit (atmosfir), dan keberadaan gunung-gunung
sebagai penyeimbangnya? sementara beliau hidup bukan pada zaman yang
memungkinkan adanya eksplorasi bumi? kita sudah membuka tabir ilmu
pengetahuan itu. Saatnya kita melihat petunjuk-petunjuk lain, dan mencari ilmu
lainnya. semoga Allah SWT membimbing ilmu yang kita dapatkan pada keimanan,
amin ya robbal alamin.
Download