Produsen Harus Makin Pro Konsumen

advertisement
Produsen Harus Makin Pro Konsumen
Jumat, 19 April 2013
Jakarta (ANTARA News) - Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menjanjikan dalam
lima tahun teakhir, konsumen semakin sulit dipuaskan, semakin sulit untuk loyal terhadap suatu
merek, dan posisi tawar mereka makin tinggi. "Para pelaku bisnis yang menawarkan berbagai barang
dan jasa dituntut untuk semakin pro konsumen," kata Presiden Asosiasi Pemasaran Indonesia (IMA)
2013-2015, Muhammad Awaluddin, di Jakarta, Kamis.
Lebih jauh lagi, kata dia, dengan dukungan berbagai pijakan media sosial maka membuat kekuatan
kolektif konsumen semakin tidak dapat diabaikan. Dia nyatakan itu terkait Hari Konsumen Nasional
(HKN), yang akan diperingati pada Sabtu besok (20/4), yang dicanangkan Kementerian Perdagangan.
"Produsen tidak bisa lagi mengabaikan hak-hak konsumen, apalagi membohongi konsumen. Para
pelaku bisnis bahkan sudah harus melangkah lebih jauh lagi dari sekadar berbasis konsumen, yaitu
melihat pasar secara lebih holistik yang harus diterapkan secara konsisten pula," kata dia.
Awaluddin menjelaskan, IMA berpandangan sangat sejalan dengan HKN 2013, yang antara lain
bertujuan mencerdaskan konsumen serta mendorong penerapan etika para pelaku bisnis. HKN 2013
diharapkan menjadi momentum dan mendorong IMA menjadi pelopor Gerakan Konsumen Cerdas.
Dia mengatakan, sudah saatnya hubungan konsumen dan penyedia produk menjadi lebih horisontal.
Konsumen bukan lagi sekadar obyek. "Karena itu, pendekatan komunikasi tidak bisa lagi searah
namun harus dua arah sehingga tecipta suatu dialog melalui berbagai pijakan komunikasi
pemasaran," kata dia.
IMA juga mengajak seluruh perusahaan saling menghormati para pesaingnya dalam kompetisi sehat;
pada sisi lain mengajak seluruh perusahaan semakin mencintai para konsumen yang dilayaninya. IMA
percaya pendekatan seperti inilah yang pada akhirnya dapat semakin meningkatkan daya saing
perusahaan- perusahaan Indonesia di tingkat global.
http://www.antaranews.com/berita/369891/produsen-harus-makin-pro-konsumenKamis, 18 April
2013-19:37
WIB
Ade P Marboen
Download