1 A. Teori Atom

advertisement
1
ATOM
A. Teori Atom
 Inti bermuatan postif, elektron berputar
1. Dalton
Teori :
mengelilingi inti dengan memancarkan
 Atom bagian terkecil
energi
 Ikatan kimia, molekul
 Elektron mengalami gaya sentripetal sebesar
gaya coulombnya, Fc  f s
Kelemahan Teori :
 Atom bukan bagian terkecil dengan
ditemukannya elektron
k
2. Thompson
Teori :
 Kue Kismis : muatan positif tersebar merata
dipermukaan
 Netral : jumlah muatan positif = jumlah
e2
r2

 Energi Kinetik elektron
EK 
muatan negative
 Menemukan sinar katoda. Sifat sinar katode
mv 2
r
1 2 1  e2 
mv   k 
2
2  r 
 Energi Potensial elektron
adalah sbb:
1. Sinar katode merambat menurut garis
lurus.
2. Memendarkan seng sulfida dan barium
platinasianida.
3. Terdiri atas partikel-partikel bermuatan
negatif.
EP   k
 Elektron memiliki energi total
ET  EP  EK
ET  k
4. Menghasilkan panas.
e2
r
e2
e2
k
r
2r
5. Menghitamkan pelat foto.
6. Menyimpang dalam medan magnetik.
7. Menyimpang dalam medan listrik.
8. Menghasilkan sinar–x.
 Pada percobaan partikel alfa yang dilakukan
oleh Geiger dan Marsden, Sebagian besar
alfa
lainnya
diteruskan
tanpa
hamburan. Hasil ini menunjukkan bahwa
model atom Thomson tidak benar.
3. Rutherford
e2
2r
 Suatu saat, elektron jatuh ke inti
Kelemahan Teori :
partikel
ET  k
Kelemahan Teori :
 Pada percobaan elektron tidak pernah jatuh
ke inti.
 Rutherford tidak dapat menjelaskan
spektrum atom hidrogen yang bersifat
diskret
Teori :
 Seperti Tata Surya
 Massa terpusat di inti
Nur Aji WIbowo, S.Si, M.Si (kelas XII)| www.aj2002.wordpress.com
2
 Menyerap energi jika berpindah kekulit
4. Bohr
Teori :
luar
 Elektron mengitari inti pada lintasan tertentu
Energi yang dipancarkan atau diserap:
(stationer) dengan momentum sudut menurut
E 
kelipatan berikut
L  mvrn  nh 2  n
hc

 hf  E2  E1
Kelemahan Teori :
 Elektron dapat berpindah lintasan (kulit)
 Tidak dapat menjelaskan spectrum pada
atom berelektron banyak
dengan:
 Memancarkan energi jika berpindah
kekulit dalam
B. Atom Bohr
R  konstanta Rydberg=1,097  107 / m
L
K
+
M
n1  kulit asal
N
n2  kulit yang dituju
Deret Spektrum Atom H
r2
e
r3
Nama
r4
v3
e
v4
Bilangan Kuantum Utama (n)
Energi tiap kulit
1. Atom
Hidrogen
(elektron
tunggal)
Syarat
λmax
λmin
Lyman
n2=1
n2=1
n2=1
(UV)
n1=2,3,...,∞
n1=2
n1=∞
Balmer
n2=2
n2=2
n2=2
(tampak)
n1=3,4,...,∞
n1=3
n1=∞
Paschen
n2=3
n2=3
n2=3
(tampak)
n1=4,5,...,∞
n1=4
n1=∞
Bracket
n2=4
n2=4
n2=4
(tampak)
n1=5,6,...,∞
n1=5
n1=∞
Pfund
n2=5
n2=5
n2=5
(infra red)
n1=5,6,...,∞
n1=6
n1=∞
2. Atom Berelektron Banyak
Panjang
gelombang
cahaya
yang
dipancarkan atom Hidrogen sebagai akibat
perpindahan elektron antar kulit
 1
1 
 R 2  2 
n


 2 n1 
1
Nur Aji WIbowo, S.Si, M.Si (kelas XII)| www.aj2002.wordpress.com
3
Jari-jari tiap kulit
(l)
(sub kulit)
(n)
(l)
1. Atom Hidrogen (elektron tunggal),
0
s
1
0
1
p
2
0,1
2
d
3
0,1,2
3
f
4
0,1,2,3
4
g
dst
dst
2. Atom Berelektron Banyak
Bilangan Kuantum Magnetik (ml )
Momentum Sudut dalam arah z (Lz)
Kecepatan Elektron tiap kulit
Lz  ml
1. Atom Hidrogen (elektron tunggal)
ml  l hingga l  l..., 2, 1,0,1,2,....l
Lz  L cos z
2. Atom Berelektron Banyak
cos z 
ml
Lz

L
l  l  1
ml = 2
2
ml = 1
1
0
Arus Elektron
ml = 0
 1
ml = -1
i
 2
vne
2 rn
ml = -2
Bilangan Kuantum Magnetik Spin
Bilangan Kuantum Orbital (l )
Momentum Sudut
L  l  l  1
l  0 hingga  n  1  0,1,2,3,4,....,  n  1
(ms)
Momentum Sudut Spin
S  ms  ms  1
1
2
 : menunjukkan arah spin
ms  
Nur Aji WIbowo, S.Si, M.Si (kelas XII)| www.aj2002.wordpress.com
4
Momentum Sudut Spin dalam arah z
(Sz)
S z  ms
Sz  / 2
S z  S cos z
S
cos z  z 
S
ms
Sz   / 2
ms =1/2
ms = -1/2
ms  ms  1
Nur Aji WIbowo, S.Si, M.Si (kelas XII)| www.aj2002.wordpress.com
Download