59 BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN A. Kesimpulan

advertisement
BAB V
KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tentang implementasi metode discovery
learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP
Negeri 2 Boyolali yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 2
Boyolali sudah menggunakan kurikulum 2013, sehingga suadah menerapkan
metode
Discovery
Learning,
implementasi
pembelajaran
sebelumnya
menggunakan metode masih bersifat umum. Penggunaan metode yang
sebelumnya ini siswa kurang mandiri dan cenderung guru yang aktif.
Kurikulum terbaru ini pendidikan diarahkan untuk mengambangkan dan
membangun karakter potensi siswa. Sebagai seorang guru
lebih inovatif
dalam mengembangkan metode pembelajaran, salah satunya menggunakan
metode Discovery Learning. Penelitian ini lebih memfokuskan pada
implementasi metode Discovery Learning dalam pemelajaran Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan prlaksanaan kurikulum 2013 di SMP N 2
Boyolali.
2. Implementasi metode Discovery Learning dalam Pembelajaran Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan Pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMP N 2
Boyolali. Pendidikan merupakan suatu proses terhadap anak didik
berlangsung terus sampai anak didik mencapai pribadi dewasa susila.
Perkembangan di dunia pendidikan telah menuangkan banyak aspirasi dan
59
60
pemikiran dengan berbagai model atau metode pembelajaran yang membuat
siswa tidak akan jenuh atau bosan dalam belajar. Metode Discovery Learning
merupakan suatu metode yang digunakan dalam Pembelajaran Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan. Metode pembelajaran tersebut berbasisi
proses mental dari siswa untuk mengasimilasikan konsep sehingga siswa
dapat menemukan konsep-konsep dan prinsip-prinsip melalui mentalnya
sendiri. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi metode
Discovery
Learning
dalam
Pembelajaran
Pendidikan
Pancasila
dan
Kewarganegaraan Pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMP N 2 Boyolali.
implementasi metode discovery learning dalam pembelajaran Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan itu sudah dilaksanakan dan siswa merasa
nyaman dan menarik dengan metode pembelajaran tersebut, metode discovery
memiliki tahapan-tahapan dalam pelaksanaannya.
B. Implikasi
Berdasarkan hasil penelitian tentang metode discovery learning dalam
pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP
Negeri 2
Boyolali dapat diambil implikasi oleh peneliti sebagai berikut:
1. Kesimpulan di atas memberikan implikasi bahwa penggunaan metode
discovery learning dapat meningkatkan inspirasi dan kemandirian siswa dalam
pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Pembelajaran
dilakukan dengan menemukan informasi baru yang dapat menambah
pengetahuan siswa dalam memecahkan masalah. Peningkatan informasi yang
61
siswa
dapatkan
dalam
pembelajaran
Pendidikan
Pancasila
dan
Kewarganegaraan dapat dilakukan dengan cara memberikan pernyataan
informasi baru yang menuntut siswa untuk memperhatikan, berfikir, kemudian
menjawabnya. Selain itu, gambar-gambar yang diberikan juga dapat
merangsang siswa melihat serta merumuskan konsep tentang ganbar tersebut.
2. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi guru dan calon
pendidik untuk mengoptimalkan peran siswa dalam belajar. Jika siswa sudah
dapat menunjukan bahwa mereka dapat menganggap dirinya sebagai guru
untuk sahabatnya dan teman mereka sebagai pendidik maka hasil belajar
berupa kemampuan peserta didik dapat meningkat.
C. Saran
Berdasarkan pengalaman dalam implementasi metode discovery learning
dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri
2 Boyolali yang penulis lakukan maka disarankan beberapa hal sebagai berikut:
1. Terhadap Kepala Sekolah
a. Kepala Sekolah seharusnya memperbaiki proses pembelajaran dengan
melibatkan para guru.
b. Kepala Sekolah hendaknya menerima segala masukan dari guru dengan
masalah pembelajaran.
c. Kepala Sekolah sebaiknya melakukan pemantauan proses pembelajaran di
kelas.
62
2. Terhadap Guru Kelas
a. Guru hendaknya menggunakan metode yang inovatif sehingga siswa
meras nyaman, dan tidak bosan ketika melaksanakan pembelajaran di
kelas
b. Guru kelas hendaknya mengadakan pemantauan perilaku siswa selama
proses pembelajaran. Hal ini akan membantu guru untuk memahami setiap
permasalahan yang muncul dan dapat dipakai dalam upaya meningkatkan
proses belajar.
c. Guru hendaknya memahami kurikulum 2013 lebih mendalam sehingga
dalam pelaksanaan pembelajaran akan lebih baik.
3. Terhadap Siswa
a. Setiap siswa hendaknya dapat menjalin hubungan yang baik dengan guru
maupun bekerja sama dengan teman agar proses pembelajaran terasa
nyaman dan menyenangkan.
b. Siswa
hendaknya
lebih
berkonsentrasi
dalam
mengikuti
proses
pembelajaran.
c. Siswa hendaknya selalu belajar secara rutin dan berkesinambungan
walaupun pertemuan selanjutnya tidak ada ujian.
4. Terhadap Sarana dan Prasarana Sekolah
a. Sekolah hendaknya menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap
untuk menciptakan suatu proses pembelajaran yang lebih baik.
b. Sekolah sebaiknya menjaga sarana dan prasarana untuk menunjang proses
pembelajaran dan menggunakannya secara efektif.
63
c. Kelengkapan prasarana sekolah sangat berpengaruh terhadap siswa yang
akan melaksanakan proses pembelajaran.
5. Terhadap Peneliti Berikutnya
a. Kepada peneliti selanjutnya agar mencari pokok bahasan lain yang cocok
dengan discovery learning.
b. Peneliti sejenis hendaknya dilakukan tetapi dalam cakupan materi tertentu
dalam menggunakan strategi tertentu. Oleh karena itu diperlukan sebuah
strategi dari guru yang lebih inovatif, sehingga akan mampu memberikan
masukan kepada dunia pendidikan Indonesia secara umum.
Download