File - pembelajaran matematika sd i jg131h

advertisement
Makalah
Kelompok 1
“Sifat anak SD kelompok umur 9 – 12 tahun”
Oleh :
THERESIA SISIL E
(292012267)
CHICHILA H M
(292012269)
ERSA WIGRAHANTO (29201276)
DEWIMITA N S
(292012282)
RANDI SULISTYO
(292012283)
PROGRAM STUDI S1 PGSD
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
2014
Sifat anak SD
kelompok umur 9 –
12 tahun
Menurut Witherington (1952) yang dikemukakan Makmun (1995:50) bahwa usia 9-12 tahun
memiliki ciri perkembangan sikap individualis sebagai tahap lanjut dari usia 6-9 tahun
dengan ciri perkembangan sosial yang pesat. Pada tahapan ini anak/siswa berupaya semakin
ingin mengenal siapa dirinya dengan membandingkan dirinya dengan teman sebayanya.
A. Ciri Khas Secara Jasmani
1. Pada umumnya keadaan kesehatan cukup baik, tidak mudah terserang penyakit karena
daya tahan tubuh semakin kuat, dan memiliki selera makan yang cukup besar. Ini
adalah saat yang tepat bila Sekolah Minggu mengadakan berbagai kegiatan outdoor,
seperti: camp, berkemah, atau piknik ke luar kota. Hanya pastikan bahwa ada Tim
Kesehatan dan Tim Konsumsi yang mendampingi rombongan saat bepergian.
Biasanya pada usia ini anak-anak telah diijinkan pergi menginap satu atau dua hari
dengan pengawasan orang dewasa.
2. Pada umumnya mereka cukup aktif dan penuh semangat, serta senang melakukan
kegiatan yang sulit dan bersifat menantang. Tapi, ada beberapa perbedaan perilaku
antara anak laki-laki dan perempuan. Pada saat bermain, anak laki-laki lebih kasar
daripada anak perempuan. Mereka suka melompat atau berlari sambil berteriak-teriak,
sedangkan anak perempuan suka berbisik-bisik dan tertawa cekikikan bersama.
3. Pada usia ini pertumbuhan fisik dan psikologis anak perempuan pada umumnya lebih
cepat daripada anak laki-laki. Selain terlihat memiliki badan yang lebih besar, anak
perempuan juga terlihat "lebih dewasa". Tidak jarang anak perempuan pada usia ini
menganggap teman laki-laki sebayanya bersifat kekanak-kanakan, dan sebagian dari
mereka sudah mulai timbul ketertarikan pada lawan jenis, khususnya yang lebih tua
karena dianggap lebih dewasa.
B. Ciri Khas Secara Mental
1. Suka mengoleksi benda-benda seperti perangko, gambar, stiker, dan benda-benda
kecil lainnya. Arahkanlah mereka untuk memiliki hobi yang baik, misalnya
menghargai karya seni, membaca buku, dll.
2. Daya kreativitas mereka tinggi. Berikanlah aktivitas belajar yang bersifat kreatif,
misalnya penyelidikan Alkitab, cerdas tangkas, diskusi, dsb.
3. Mulai bisa berfikir secara logis. Kini mereka tidak terlalu suka berkhayal
(berimaginasi) melainkan bersikap lebih konkret. Untuk itu dalam mengajar gunakan
metode yang dapat merangsang pikiran mereka.
4. Memiliki daya ingat yang tajam dan baik. Mereka dapat menghafal nama-nama tokoh
maupun tempat yang terdapat dalam Alkitab. Mereka juga dapat menghafal ayat-ayat
Alkitab dengan baik. Sayangnya, mereka cepat bosan bila mendengarkan cerita yang
sama atau diulang- ulang. Oleh karena itu, guru harus kreatif dalam menyampaikan
Firman Tuhan, ajak mereka berpartisipasi supaya tidak bosan.
5. Dapat membaca dengan baik dan pada umumnya anak-anak usia 9-11 tahun haus
serta gemar akan berbagai bacaan. Inilah saat yang paling tepat untuk memberikan
berbagai jenis buku umum maupun rohani yang baik kepada mereka, misalnya
Alkitab yang bergambar atau yang dirancang khusus untuk anak-anak, cerita tokoh
Alkitab, cerita-cerita teladan, dll.
6. Pada usia ini ketrampilan seorang anak, perbedaan, kekuatan, serta kelemahan
pribadinya mulai terlihat jelas. Ia, sebagaimana orang dewasa, sadar akan hal ini.
Anak yang berlaku aneh akan dikucilkan teman-teman sekelompoknya. Guru harus
peka terhadap keberadaan setiap anak, bantulah mereka untuk meningkatkan
kelebihan-kelebihan yang ada. Sebaliknya bantu juga anak untuk menerima
kelemahannya tetapi tetap diterima dan dikasihi sebagaimana mereka adanya.
C. Ciri Khas Secara Emosi
1. Suka humor. Pada saat mengajar sertakan humor-humor ringan, tapi jangan sampai
keterusan (harus terkendali), karena biasanya mereka cenderung menimpali dan
mengembangkan humor anda sehingga suasana menjadi tidak tertib.
2. Kadang-kadang memiliki perasaan yang tersembunyi, namun karena mereka sudah
bisa mengendalikan diri (dan menutup-nutupi), mereka bisa berpura-pura seolah tidak
ada masalah yang mengganggu diri mereka. Untuk tipe anak yang agresif, perilaku
memberontak mereka dapat dengan mudah diketahui dan karenanya mereka
cenderung dianggap sebagai anak yang sulit/nakal. Padahal, tidak sedikit anak yang
pendiam ternyata menyimpan masalah yang lebih serius dibanding anak yang agresif
tsb. Oleh karena itu, berikanlah perhatian yang cukup pada masing-masing anak dan
ajaklah mereka untuk terbuka terhadap Tuhan.
D. Ciri Khas Secara Sosial
1. Anak-anak Madya lebih suka bergaul dengan teman sebayanya dibanding dengan
orang tua maupun gurunya. Meski demikian, guru sekolah, guru Sekolah Minggu, dan
pemimpin perkumpulannya adalah orang-orang yang dianggapnya penting dan
dihormati.
2. Suka bergaul dengan teman sejenis dan ada kecenderungan untuk "anti" dengan lawan
jenis (mis.: tidak mau duduk berdampingan). Untuk itu sewaktu mengadakan diskusi,
permainan, atau aktivitas kelompok, bagilah menjadi kelompok putra dan kelompok
putri.
3. Setia pada kelompoknya dan menganggap kelompoknya sebagai sesuatu yang
istimewa. Bagi anak-anak usia 9-11 tahun, pendapat dan sikap kelompoknya terhadap
segala sesuatu amat penting. Mereka juga kadang bersikap seolah-olah sedang
melakukan sesuatu yang misterius dan terlarang bersama dengan anggota-anggota
kelompoknya (padahal sebenarnya tidak, mereka hanya sedang mengekspresikan rasa
bangga terhadap kelompoknya). Untuk itu, penting sekali bagi Guru untuk
menciptakan semangat persatuan dan kesatuan di dalam kelasnya, bila perlu lakukan
berbagai aktivitas yang "misterius". Misalnya: membuat rencana rahasia untuk
mengunjugi para pendeta saat hari Natal, atau berpura-pura menjadi sekelompok
detektif yang sedang melakukan penelitian sosial (mengerjakan kliping mengenai
kondisi anak terlantar, anak jalanan, atau anak yatim piatu) kemudian bersama-sama
merencanakan pelayanan sosial bagi anak-anak tsb.
4. Semangat berkompetisi pada anak usia 9-11 tahun tinggi sekali. Pada waktu
bertanding, mereka seringkali memperlihatkan interaksi yang bersifat negatif, seperti
melontarkan komentar yang bernada permusuhan, berbuat curang, dan berusaha untuk
menghalangi atau mendominasi satu sama lain. Dalam taraf tertentu hal ini wajar,
namun guru harus dapat menetralisir kalau kompetisi itu menjadi sangat agresif, yaitu
dengan memberi pengertian dan peringatan.
5. Suka bergurau, termasuk mungkin menertawakan orang lain. Untuk itu arahkan
mereka pada gurauan yang sehat, dan yang tidak melukai atau menyinggung perasaan
orang lain.
E. Ciri Khas Secara Rohani
1. Sudah mulai memahami konsep keselamatan. Masa ini merupakan masa yang baik
untuk mempersiapkan anak menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelum
mereka memasuki masa remaja yang bergejolak. Untuk itu ajaklah mereka berbicara
tentang keselamatan dengan serius.
2. Memuja tokoh-tokoh pahlawan. Karena itu cerita Alkitab tentang kepahlawanan
seperti Daud, Daniel, Debora, dsb. akan menarik perhatian mereka. Tapi, perlu diingat
juga bahwa berbagai tokoh komik, film, atau para penyanyi dan bintang film juga bisa
menjadi tokoh idola mereka. Guru perlu memperluas wawasannya sendiri terhadap
berbagai buku atau film yang digemari anak-anak di lingkungannya.
3. Masa ini merupakan masa untuk membentuk kebiasaan yang baik pada mereka,
seperti membaca dan menggali Alkitab, berdoa, melakukan saat teduh, serta bersaksi.
4. Dapat menerima pengajaran Alkitab yang agak mendalam. Ajarlah anak dengan
memberikan
contoh
pengalaman
hidup
yang
nyata
dan
ajarlah
mereka
mengaplikasikannya dalam pengalaman hidup pribadi.
5. Memperhatikan keselamatan jiwa orang lain. Untuk itu doronglah mereka membawa
keluarga dan teman-teman untuk percaya kepada Tuhan. Untuk itu berikan sedikit
ketrampilan praktis bagaimana bersaksi tentang kasih Tuhan kepada orang lain.
6. Keadilan dan kasih sayang merupakan dua hal yang sangat ampuh untuk
memenangkan hati anak-anak usia 9-11 tahun ini. Mereka sangat kagum dengan
orang-orang yang memiliki prinsip hidup yang tegas yang dapat membimbing mereka
ke dalam kebenaran.
Download