Kinerja Unggul - Annual Report ID

advertisement
Melangkah Mewujudkan
Kinerja Unggul
Laporan Tahunan
2016
PT Semen Padang
Judul foto:
Dump Truck Beraksi
Lokasi foto:
Tambang batu kapur - Bukit Karang Putih
Keterangan foto:
Semen Padang melakukan penambangan
batu kapur di bukit Karang Putih. Proses
penambangan batu kapur diawali dengan
blasting bukit batu kapur, lalu dengan
menggunakan dump truck batu kapur
dibawa menuju crusher untuk dihancurkan
dan dikirim ke storage batu kapur.
1
MELANGKAH MEWUJUDKAN
KINERJA UNGGUL
Tahun 2016 merupakan tahun yang penuh
tantangan bagi industri semen. Ditengah
kondisi persaingan yang ketat, rendahnya
konsumsi, serta terjadinya over supply semen
nasional, Semen Padang masih mencatatkan
kinerja yang baik sepanjang tahun 2016.
Mewujudkan profitabilitas yang terus tumbuh,
Semen Padang berkomitmen menciptakan
operational excellence dan efisiensi biaya
melalui program Cost Transformation.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
2
KESINAMBUNGAN TEMA
2013
2014
2015
GROWTH IN
SUSTAINABILITY
PENGUATAN UNTUK
PERTUMBUHAN YANG
BERKELANJUTAN
BERGERAK UNTUK
MAJU MEMENANGKAN
PERSAINGAN DENGAN
TRANSPARANSI
Semen Padang membuktikan sebagai
perusahaan yang tangguh dan tetap
mempertahankan pertumbuhan kinerja di
tengah persaingan industri semen.
Pertumbuhan kinerja Semen Padang
memberikan nilai tambah terhadap
perekonomian Sumatera Barat khususnya
dan Indonesia pada umumnya.
Semen Padang berkomitmen
meningkatkan dan mengoptimalkan
seluruh sumber daya yang dimiliki dan
menerapkan keterbukaan informasi
dalam rangka memenangkan persaingan
yang ketat.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
3
MELANGKAH MEWUJUDKAN
KINERJA UNGGUL
2016
Tahun 2016 merupakan tahun yang
penuh tantangan bagi industri semen.
Ditengah kondisi persaingan yang ketat,
rendahnya konsumsi, serta terjadinya
over supply semen nasional, Semen
Padang masih mencatatkan kinerja yang
baik sepanjang tahun 2016. Mewujudkan
profitabilitas yang terus tumbuh, Semen
Padang berkomitmen menciptakan
operational excellence dan efisiensi biaya
melalui program Cost Transformation,
dalam rangka menjamin tercapainya visi
Semen Padang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
4
Testimoni
Rini Soemarno
Menteri Badan Usaha Milik
Negara
Hendra Irwan Rahim
Ketua DPRD Sumatera Barat
Irwan Prayitno
Gubernur Sumatera Barat
Mahyeldi Ansharullah
Walikota Padang
Tentang peran Semen
Padang ke depan,
Rini mengharapkan
PT Semen Padang untuk
terus membangun dan
membina perekonomian
Sumatera Barat. “Kami
dari Kementerian BUMN
menekankan betul
bagaimana BUMN ini bisa
hadir untuk negeri, dan bisa
bersama-sama membangun
perekonomian Indonesia,”
tukasnya.
PT Semen Padang sebagai
salah satu perusahaan
semen pertama di Indonesia
merupakan kebanggaan
Sumatera Barat, untuk
itu selanjutnya industri
besar ini diharapkan dapat
memberikan dampak besar
pada kemajuan daerah,
terutama masyarakat dan
lingkungan. Kepedulian
terhadap lingkungan,
Alhamdulillah sudah
ditunjukan selama ini, namun
demikian kedepannya dapat
ditingkatkan.
Selama tahun 2016,
kepedulian PT Semen
Padang terhadap masyarakat
Sumatera Barat cukup besar,
berbagai bantuan dan
kemitraan melalui dana CSR
sangat bermanfaat bagi
masyarakat. Kita harapkan ini
dapat berlanjut pada tahuntahun berikutnya. Ke depan,
kita harapkan, PT Semen
Padang dapat beroperasi
dengan lancar, sukses
menguasai pasarnya, begitu
juga dengan investasi Pabrik
Indarung VI, diharapkan
beroperasi dengan sukses
yang dapat menambah daya
saing di indonesia.
“Kepedulian PT Semen
Padang terhadap lingkungan
perlu di apresiasi” kata
Walikota Padang Mahyeldi
Ansharullah. PT Semen
Padang dinilainya tanggap
terhadap lingkungan,
baik membina usaha kecil,
menyalurkan beasiswa,
melestarikan lingkungan
dengan penanaman pohon.
“Perusahaan yang baik
itu adalah bagaimana
perusahaan itu juga ikut
mendorong lingkungannya
untuk turut berkembang,
melalui program-program
CSR-nya agar bisa
berkelanjutan membantu
masyarakat.”
“Semen Padang perusahaan
yang sudah lama berdiri
di Sumbar, tolong terus
membangun Sumbar. Dorong
perekonomian Sumbar. Selain
melalui program CSR/PKBL,
lakukan program-program
lain dengan bersinergi
dengan BUMN lainnya,
terutama sektor perbankan,
sehingga bisa membina
usaha kecil, koperasi, dan
menengah,” tambahnya.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
5
Merry Nasrun
PT Cipto Sadar Pratama
Sumarsono
Ketua I Serikat Pekerja
Semen Padang
Syaripuddin Datuak Rajo
Bungsu
Ketua of KAN Limau Manis
Syukriadi Syukur
Direktur PT Ranah Tigo Luhak
Sangat berharap sekali agar
hubungan baik tetap terjaga,
support dari PT Semen
Padang sangat kami
harapkan sekali, walaupun
semakin banyaknya semen
pesaing, akan tetapi kami
tetap berkomitmen menjadi
distributor terbaik bagi
PT Semen Padang.
Hubungan Serikat Pekerja
dengan manajemen semakin
lama semakin kondusif. Kami
menyadari bahwa walau
tuntutan Serikat Pekerja
Semen Padang banyak,
namun dengan komitmen
menjaga Perusahaan
sehingga kinerja Perusahaan
meningkat tentunya
pihak manajemen tidak
akan berkeberatan atas
pengeluaran terkait dengan
peningkatan kesejahteraan.
Tentunya merupakan
harapan kita bersama untuk
mendukung Perusahaan
tempat kita bekerja,
meningkatkan kinerjanya,
dan membangun bersama
agar dapat menciptakan
peningkatan kesejahteraan
karyawan.
Dengan aktifnya
Semen Padang dalam
mengembangkan masyarakat
sekitar dan didukung oleh
pengembangan sektor
perekonomian masyarakat
kecil. Kami merasa sangat
bangga dengan kebijakan
dan keaktifan PT Semen
Padang. Kedepannya kami
berharap PT Semen Padang
makin meningkatkan kerja
sama disemua lini dengan
masyarakat sekitar, seperti
di sektor pertanian dan
infrastruktur.
PT Semen Padang
kebanggaan masyarakat
Minang, PT Semen Padang
merupakan salah satu Semen
Indonesia Group (SMIG)
yang dikelola oleh SDM
berkualitas dan profesional.
Hubungan kemitraan dengan
stakeholder dijalin secara
harmonis, kooperatif dan
bermartabat. Eksistensi
PT Semen Padang telah
memberi pengaruh
yang sangat besar bagi
peningkatan perekonomian
Sumatera Barat. Terutama
pada sektor riil, jasa dan
investasi. Diharapkan
kedepan PT Semen Padang
lebih memperhatikan
pengembangan lingkungan
masyarakat dengan
pemberian dana CSR.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
6
Judul foto:
Senja di Indarung VI
Lokasi foto:
Indarung VI
Keterangan foto:
Indarung VI adalah pabrik Semen Padang
yang akan diresmikan tahun 2017, dengan
teknologi terbaru pabrik ini didesain
ramah lingkungan dan hemat energi.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
PENDAHULUAN
7
Tahun 2016 merupakan tahun yang
penuh tantangan. Semen Padang
mengawali tahun ini dengan semangat
untuk terus Melangkah Mewujudkan
Kinerja Unggul. Perusahaan senantiasa
mencermati setiap perubahan kondisi
lingkungan bisnis yang terjadi guna
mencapai sasaran bisnis dan tujuan
Semen Padang. Berbagai penerapan
kebijakan strategis sepanjang tahun 2016
yang didukung dengan implementasi tata
kelola perusahaan yang baik dan sumber
daya manusia yang kompeten, mampu
mencatatkan pertumbuhan bisnis bagi
Semen Padang yang berkelanjutan.
Kesinambungan Tema
2
Testimoni
4
Keunggulan Semen Padang
8
Mahakarya Semen Padang
10
Tanggung Jawab atas Laporan
Tahunan 2016
12
Daftar Isi
14
Ikhtisar 2016
16
Ikhtisar Keuangan
18
Ikhtisar Operasional
22
Informasi Saham
25
Informasi Obligasi, Sukuk atau
Obligasi Konversi
25
Peristiwa Penting 2016
26
Penghargaan dan Sertifikat
Tahun 2016
29
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
8
KEUNGGULAN SEMEN padang
07
Energi terbarukan
WHRPG adalah pembangkit listrik yang
menggunakan gas buang dari proses
pembuatan Semen untuk diolah dan
menghasilkan energi listrik. Semen Padang
adalah perusahaan pertama di Asia Tenggara
yang memiliki WHRPG. Produksi energi listrik
WHRPG hingga Desember 2016 sebesar
53.524 mWh setara dengan Rp53 miliar.
Letak geografis yang mendukung
kegiatan ekspor
06
Letak goegrafis Semen Padang yang berada
di pantai barat sumatera memudahkan
Semen Padang dalam melakukan ekspor
semen dan terak ke luar negeri. Pangsa
pasar ekspor Semen Padang tersebar mulai
dari Asia, Afrika, Eropa, Australia hingga
Amerika.
05
Cadangan Bahan baku lebih dari 50 tahun
Dengan perluasan lokasi tambang batu kapur untuk Semen Padang seluas
412 hektar maka cadangan bahan baku yang dimiliki Semen Padang
lebih dari 50 tahun. Dengan cadangan bahan baku yang cukup dan biaya
penambangan batu kapur yang efisien menunjang Semen Padang dalam
memenangkan persaingan industri semen yang semakin ketat.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
9
01
Pengalaman Panjang dalam Industri Semen Indonesia
Semen Padang didirikan pada tanggal 18 Maret 1910 dengan nama NV
Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschppij (NV NIPCM), dengan
usia yang telah lebih dari seratus tahun, Semen Padang pernah dikelola oleh
Belanda dan Jepang. Pada masa Belanda produk Semen Padang digunakan
untuk pembuatan jalan dan jembatan, sedangkan pada masa Jepang produk
Semen Padang difokuskan untuk infrastruktur militer. Saat ini beberapa
bangunan yang menggunakan produk Semen Padang seperti jembatan
Barelang - Batam, museum tsunami - Aceh, bandar udara Kualanamu Medan, jalan raya kelok sembilan - Sumatera Barat, masjid raya Sumatera
Barat - Padang dan lain sebagainya.
02
Kemampuan FInansial dan aset
Sebagai perusahaan semen yang menguasai
wilayah pemasaran di pulau Sumatera
dan memiliki 5 pabrik serta 7 packing
plant dan 1 cement mill dengan total
aset lebih dari Rp9.211 miliar. Sehingga
dengan kemampuan finansial yang kuat
memberikan keunggulan bagi Semen Padang
dalam melakukan pengembangan bisnis
kedepannya.
03
jaringan distribusi yang kuat dan
tersebar di kota-kota besar
Dengan kemampuan produksi yang
mencapai lebih dari 7 juta ton, PT Semen
Padang memiliki marketshare tertinggi di
Sumatera. Semua hal tersebut didukung
oleh jaringan distribusi yang kuat dan
tersebar di kota-kota besar, dimana di tiap
wilayah pemasaran Semen Padang memiliki
perwakilan yang memastikan bahwa
distribusi semen sampai pada end user.
04
Sinergitas tinggi melalui semen indonesia group dalam hal
produksi semen dan pemasaran
Bergabungnya Semen Padang di Semen Indonesia Group memberikan
keuntungan yang sangat signifkan, dalam hal finansial, produksi, distribusi
dan penjualan. Sinergi ini membantu Semen Padang untuk tetap menjadi
market leader di Sumatera.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
10
Mahakarya SEMEN padang
jembatan siak-riau
Bandara KualanamuSUMATERA UTARA
2002
1992
Jembatan barelangKEPULAUAN RIAU
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
2006
2003
kelok sembilan-SUMATERA
BARAT
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
11
mAsjid raya-SUMATERA BARAT
2007
jembatan gentala arasy-jambi
2012
2009
Semen Padang HospitalSUMATERA BARAT
2015
Jalan tol medan binjaiSUMATERA UTARA
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
12
Tanggung Jawab atas LAPORAN TAHUNAN 2016
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Semen Padang
tahun 2016 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Padang, Februari 2017
Dewan Komisaris
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
Komisaris Utama
Ir. Suharto, M.M.
Komisaris
Prof. Dr. Eddy R. Rasyid, PhD. C.A.
Komisaris
Wiztian Yoetri, SH
Komisaris
Direksi
Ir. Benny Wendry, M.M.
Direktur Utama
Tri Hartono Rianto, S.E., M.Bus
Direktur Keuangan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pudjo Suseno, S.E.
Direktur Komersial
Ir. Indrieffouny Indra
Direktur Produksi
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
13
Judul foto:
Untuk Indonesia-ku
Lokasi foto:
Tambang Batu Kapur - Bukit Karang Putih
Keterangan foto:
Sumber daya manusia adalah aset terpenting,
maka Semen Padang berkomitmen
mengembangkan sumber daya manusia. Program
beasiswa adalah salah satu program yang
rutin digulirkan oleh Semen Padang sebagai
sumbangsih perusahaan pada negara.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
14
Daftar isi
Penyusunan Laporan Tahunan 2016 PT Semen Padang merujuk pada ketentuan-ketentuan yang berlaku mengenai
penyajian keterbukaan informasi yang harus disampaikan dalam Laporan Tahunan. Penyajian daftar isi secara
keseluruhan terdapat dalam halaman pembukan pada masing-masing pembahasan tiap bab. Intisari topik yang dibahas
dalam tiap bab dalam Laporan Tahunan ini sebagai berikut:
6
PENDAHULUAN
Pencapaian Semen Padang dalam tahun 2016 dikupas
secara ringkas mulai dari keuangan, operasional hingga
prestasi yang telah diraih.
• Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2016
• Ikhtisar 2016
• Ikhtisar Keuangan
• Informasi Obligasi, Sukuk atau Obligasi Konversi
• Penghargaan dan Sertifikat Tahun 2016
profil perusahaan
72
Apa, siapa, di mana, kapan, dan bagaimana Semen Padang
terjawab dalam bab ini. Bab ini menjelaskan secara umum
jati diri perusahaan.
• Sekilas Profil Perusahaan
• Informasi Singkat Perubahan Nama perusahaan
• Struktur dan Komposisi Kepemilikan Saham Semen
Padang
• Bidang Usaha
• Struktur Organisasi
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
LAPORAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
32
Direksi dan Dewan Komisaris menjelaskan bagaimana
Perusahaan dijalankan dan menjawab tantangan industri
semen yang semakin ketat serta harapan perusahaan dalam
menghadapi masa depan.
• Laporan Direksi
• Informasi Rangkap Jabatan Direksi
• Laporan Dewan Komisaris
• Informasi Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
• Pernyataan Independensi Komisaris Independen
Tinjauan pendukung bisnis
126
Sumber daya manusia dan ICT adalah komponen
pendukung bagi beroperasianya perusahaan, perhatian
perusahaan terhadap hal ini menentukan keberhasilan
dalam persaingan industri semen.
• Sekilas Tinjauan Pendukung Bisnis
• Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
• Teknologi Informasi dan Komunikasi
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
15
Analisis Pembahasan manajemen
180
Semen Padang menunjukan kinerja secara keseluruhan yang
baik ditengah industri semen yang makin ketat, berbagai
terobosan dilakukan guna memastikan perusahaan
mengalami pertumbuhan.
• Sekilas Analisis Pembahasan Manajemen
• Tinjauan Industri
• Tinjauan Pemasaran
• Jaringan Kerja dan Mitra Usaha di Dalam dan di Luar
Negeri
• Tinjauan Kinerja Keuangan
TATA KELOLA PERUSAHAAN
238
Sebagai bagian dari perusahaan milik negara maka Semen
Padang wajib dikelola sesuai aturan yang berlaku dengan
mengacu pada Undang-undang dan Anggaran Dasar.
• Kerangka Kerja dan Roadmap Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
• Assessment Tata Kelola Perusahaan
• Dewan Komisaris
• Direksi
• Sekretaris Perusahaan
Laporan
Keuangan Audit 2016
Tanggung jawab sosial
perusahaan
336
Sebagai bentuk sumbangsing Semen Padang pada
lingkungan sekitar, berbagai kegiatan dan program
untuk meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan
masyarakat terus ditingkatkan tiap tahun.
• Visi dan Misi CSR
• Tanggung Jawab Sosial Perusahaan terhadap Lingkungan
• Tanggung Jawab Sosial Perusahaan terhadap Kesehatan
dan Keselamatan Kerja (K3)
• Tanggung
Jawab
Sosial
Perusahaan
terhadap
Pengembangan Sosial dan Kemasyarakatan
• Tanggung Jawab Perusahaan terhadap Produk dan
Pelanggan
laporan keuangan audit
363
Menyajikan informasi dari auditor independen tentang
pengelolaan perusahaan selama tahun buku 2016.
• Surat Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan
• Opini Auditor independen atas laporan keuangan
• Perbandingan tingkat profitabilitas
• Laporan Arus Kas
• Pengungkapan transaksi pihak berelasi
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
16
Ikhtisar 2016
Produksi terak–semen dan Penjualan
Halaman 191, 192, 193
6,98
6,46
4,98
6,50
4,89
1,57
Produksi (juta ton)
0,49
Penjualan (juta ton)
Semen
Terak
Pangsa Pasar
OPC
Non OPC
Penjualan
Dalam
Negeri
Luar
Negeri
Halaman 199
10,22%
42,54%
NASIONAL
SUMATERA
1,63%
JAWA
kinerja keuangan
Halaman 8, 18, 55, 227
PENDAPATAN
EBITDA
LABA TAHUN BERJALAN
RP
RP
RP
6.221 miliar
INVESTASI
RP
2.312 miliar
PENGELOLAAN LINGKUNGAN
1.192 miliar
PROGRESS PROYEK
INDARUNG VI
KEUNGGULAN
TEKNOLOGI WHRPG
97,60 %
53.524
MWh setara
RP
53 miliar
Halaman 63, 350, 351
PENANAMAN POHON
REKLAMASI
2.407 batang
2,4 HEKTAR 50 mg/nm
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
724 miliar
TINGKAT EMISI DEBU
3
INVESTASI
LINGKUNGAN HIDUP
RP
53 MILIAR
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
17
Skor gcg, spip, iqa, dan indeks rml
Halaman 242, 249, 316, 319
86,48 87,66
Skor GCG berpredikat
“SANGAT BAIK”
skala 100
9,17 miliar
DANA
MITRA BINAAN
Penghargaan Nasional
Wajib Pajak Terbaik
3,95
Skor IQA tingkat
“EMERGING INDUSTRY
LEADER”
skala 1.000
Indeks RML berperingkat
“MANAGED”
skala 5
373 ukm
872 orang
102 %
MITRA BINAAN
PENERIMA BEASISWA
PERSENTASE DANA
YANG DISALURKAN
Skor SPIP berpredikat
“EFEKTIF”
skala 100
tanggung jawab sosial
RP
621
Halaman 62, 356, 357
Halaman 29
Apresiasi Mitra Binaan
Penghargaan internasional
Industri Hijau
Halaman 29
PLATINUM & GOLD
Global Communication Competition LACP
PROPER Hijau
RUNNER UP
Risk Innovation di ASEAN Risk Award
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
18
IKHTISAR data KEUANGAN penting
Tabel Ikhtisar Keuangan 10 Tahun Terakhir
Keterangan
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
KEUANGAN (miliar Rupiah)
Pendapatan
Laba Kotor
3.236
3.754
3.943
4.261
4.775
5.579
6.200
6.408
6.528
6.221
815
998
1.142
1.253
1.398
1.700
1.873
1.708
1.689
1.890
Beban Usaha
289
345
373
383
438
490
535
573
675
943
Laba Usaha
526
652
768
869
959
1.209
1.337
1.135
1.014
947
Laba Tahun Berjalan
358
480
538
649
731
927
1.044
927
722
723
Laba Yang Dapat Diatribusikan
358
480
538
647
728
925
1.041
925
721
724
EBITDA
Laba per Saham (Rupiah)
654
808
908
1.020
1.136
1.439
1.536
1.358
1.260
1.191
1.079
1.446
1.622
1.951
2.196
2.787
3.137
2.786
2.175
2.181
POSISI KEUANGAN (juta Rupiah)
Aktiva Lancar
Aktiva Tetap
771
1.080
1.073
1.420
1.753
2.319
2.415
2.685
2.296
2.127
1.093
1.248
1.483
1.714
1.978
2.159
2.462
2.771
4.762
6.799
Aktiva Lainnya
14
16
12
11
23
68
248
451
333
283
Jumlah Aktiva
1.879
2.345
2.569
3.147
3.755
4.547
5.126
5.908
7.393
9.210
Kewajiban Lancar
529
735
674
876
1.030
1.260
1.164
1.420
2.243
1.883
Kewajiban Jangka Panjang
108
67
52
75
122
123
300
320
688
2.437
Total Kewajiban
638
802
726
952
1.153
1.383
1.464
1.741
2.932
4.321
4
5
7
7
9
10
11
12
12
12
1.236
1.537
1.835
2.187
2.592
3.153
3.650
4.153
4.447
4.877
Modal Kerja
242
345
399
544
722
1.059
1.252
1.265
53
244
Investasi pada entitas asosiasi
0,7
0,7
0,7
0,7
2
2
1
2
2
2
1.875
2.340
2.563
3.139
3.746
4.537
5.115
5.895
7.380
9.198
1.879
2.346
2.570
3.147
3.755
4.548
5.126
5.908
7.393
9.211
Kepentingan non pengendali
Ekuitas
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas
RASIO KEUANGAN
Rasio Melunasi Kewajiban
Jangka Pendek (%)
Rasio Kas
41,5
25,2
36,6
48,6
72,6
97,7
88,4
72,3
33,1
34,4
Ratio Aktiva Lancar Terhadap
Utang Lancar
79,1
57,9
64,0
82,9
109,0
126,7
134,2
124,3
68,1
73,9
145,7
146,9
159,1
162,1
170,1
184,1
207,5
189,1
102,4
112,9
Rasio Lancar
Rasio Laba (%)
Margin Laba Usaha
16,3
17,4
19,5
20,4
20,1
21,7
21,6
17,7
15,5
15,2
Margin Laba Bersih
11,1
12,8
13,7
15,2
15,3
16,6
16,8
14,4
11,1
11,6
EBITDA Margin
20,2
21,5
23,0
24,0
23,8
25,8
24,8
21,2
19,3
19,2
Imbal Hasil atas Ekuitas
29,0
31,2
29,3
29,7
28,2
29,4
28,6
22,3
16,3
14,8
Imbal Hasil atas Aset
19,1
20,5
21,0
20,6
19,5
20,4
20,4
15,7
9,8
7,9
Imbal Hasil atas Laba
11,1
12,8
13,7
15,2
15,3
16,6
16,8
14,5
11,1
11,6
Imbal Hasil atas Investasi
19,1
20,5
21,0
20,6
19,5
20,4
20,4
15,7
9,8
7,9
Rasio Perbandingan Utang
Terhadap Aset
34,0
34,2
28,3
30,3
30,7
30,4
28,6
29,5
39,7
46,9
Rasio Perbandingan Utang
Terhadap Ekuitas
51,5
52,0
39,4
43,4
44,3
43,7
40,0
41,8
65,7
88,4
Perputaran Persediaan
47
61
80
77
67
60
63
52
45
44
Perputaran Hari Piutang
22
21
19
21
25
24
26
36
42
44
172,2
160,1
153,5
135,4
127,2
122,7
121,0
108,5
88,3
67,5
65,8
65,5
71,4
69,5
69,0
69,3
71,2
70,3
60,2
52,9
Rasio Melunasi Kewajiban (%)
Rasio Aktivitas (hari)
Total Perputaran Aset
Total Ekuitas Terhadap Aset
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
19
Pendapatan
(Miliar Rupiah)
CAGR 7,53% YOY -4,70%
5.579
3.236
3.755
3.943
4.261
6.200
6.409
6.528
6.221
4.775
2007 20082009201020112012201320142015
2016
beban pokok penjualan
(Miliar Rupiah)
CAGR 6,67%
YOY -10,51%
4.327
4.700
4.839
4.330
3.879
2.421
2.757
2.801
3.008
3.377
2007 20082009201020112012201320142015
2016
BEBAN USAHA
(Miliar Rupiah)
944
CAGR 14,04% YOY 39,77%
675
289
345
374
384
439
490
536
573
2007 20082009201020112012201320142015
2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
20
IKHTISAR KEUANGAN
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN
(Miliar Rupiah)
CAGR 8,12%
YOY 0,14%
1.044
928
649
480
928
731
723
724
538
358
2007 20082009201020112012201320142015
2016
laba per saham
(Rupiah)
CAGR 8,13%
YOY 0,28%
3.137
2.787
1.951
1.446
2.786
2.196
2.175
2.181
1.622
1.079
2007 20082009201020112012201320142015
2016
total aset
(Miliar Rupiah)
9.211
CAGR 19,32% YOY 24,59%
5.126
1.879
2.346
2.570
3.147
3.755
5.908
7.393
4.548
2007 20082009201020112012201320142015
2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
21
IKHTISAR KEUANGAN
ebitda
(Miliar Rupiah)
CAGR 6,89% YOY -5,43%
1.439
808
908
1.020
1.536
1.358
1.136
1.260
1.192
654
2007 20082009201020112012201320142015
2016
ebitda margin
(%)
CAGR -0,60% YOY -0,77%
20,2
21,5
23,0
24,0
23,8
25,8
24,8
21,2
19,3
19,2
2007 20082009201020112012201320142015
2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
22
IKHTISAR operasional
Tabel Ikhtisar Operasional 10 Tahun Terakhir
Keterangan
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
VOLUME PRODUKSI (ribu ton)
Terak
5.172
5.219
4.890
5.123
5.289
5.196
5.223
5.357
5.277
4.981
Semen
5.474
5.840
5.365
5.675
6.152
6.522
6.613
6.671
6.889
6.456
Penjualan Domestik
4.837
5.175
5.067
5.721
6.192
6.842
7.226
7.087
6.855
6
Ekspor Semen
1.566
895
449
195
19
–
56
116
397
0,4
45
–
107
–
–
–
21
–
–
0,9
6.448
6.070
5.623
5.915
6.212
6.842
7.304
7.203
7.253
6.981
VOLUME PENJUALAN (ribu ton)
Ekspor Terak
Jumlah Penjualan
Volume Produksi Terak
(ribu ton)
CAGR -0,42% YOY -5,61%
5.172
5.219
4.890
5.123
5.289
5.196
5.223
5.357
5.277
4.981
2007 20082009201020112012201320142015
2016
Volume Produksi Semen
(ribu)
CAGR 1,85% YOY -6,28%
5.474
5.840
5.365
5.675
6.152
6.522
6.613
6.671
6.889
6.456
2007 20082009201020112012201320142015
2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
23
Volume Penjualan Domestik
(ribu ton)
CAGR 3,33%
YOY -5,25%
6.842
4.837
5.175
5.721
7.226
7.087
6.192
6.855
6.496
5.067
2007 20082009201020112012201320142015
2016
Volume Penjualan Ekspor
(ribu ton)
1.611
895
CAGR -12,49% YOY 22,05%
556
195
19
–
78
397
485
116
2007 20082009201020112012201320142015
2016
Total Volume Penjualan
(ribu ton)
CAGR 0,89% YOY -3,75%
6.448
6.070
5.623
5.915
6.212
6.842
7.304
7.203
7.253
6.981
2007 20082009201020112012201320142015
2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
24
IKHTISAR operasional
Pangsa Pasar nasional
(%)
CAGR -3,63% YOY -3,32%
14,2
13,6
13,0
12,9
12,1
12,0
11,9
11,3
10,5
10,2
2007 20082009201020112012201320142015
2016
Pangsa Pasar SUMATERA
(%)
50,4
CAGR -1,87% YOY -2,54%
48,9
46,8
44,4
43,1
44,2
45,2
42,9
43,6
42,5
2007 20082009201020112012201320142015
2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
25
Informasi Saham
Hingga akhir tahun 2016, Semen Padang belum mencatatkan saham di bursa efek manapun, sehingga informasi saham dalam
bentuk tabel dan grafik tidak dapat ditampilkan dalam laporan tahunan ini.
INFORMASI OBLIGASI, SUKUK ATAU OBLIGASI KONVERSI
Hingga akhir tahun 2016, Semen Padang tidak mencatatkan obligasi, sukuk atau obligasi konversi di bursa efek manapun,
sehingga informasi obligasi, sukuk atau obligasi konversi dalam bentuk tabel dan grafik tidak dapat ditampilkan dalam
laporan tahunan ini.
Juduk foto:
Bersahabat dengan Alam
Lokasi foto:
Taman Reklamasi Semen Padang
Keterangan foto:
Sebagai komitmen terhadap lingkungan,
semen padang mengubah lahan bekas
tambang tanah liat (clay) menjadi taman
reklamasi yang juga berfungsi sebagai
sarana olahraga golf.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
26
Peristiwa penting tahun 2016
Januari
01
Upacara Pembukaan Bulan Mutu K3 (12 Januari)
Semen Padang mengadakan upacara dalam rangka
memperingati Bulan Mutu Nasional dengan tema “Melalui
Pemantapan Budaya K3 Kita Tingkatkan Produktivitas dan Daya
Saing Pasar Bebas.”
Februari
Donor Darah Bulan Mutu K3 di GSG (10 Februari)
02
Semen Padang melaksanakan kegiatan donor darah dalam
rangka bulan K3 Nasional dan Bulan Mutu 2016. Terkumpul
214 kantong darah dari 248 peserta donor darah yang
diserahkan kepada PMI Sumatera Barat.
03
Maret
SPIE 2 GSG (3 Maret)
Salah satu wadah dalam meningkatkan efektivitas operasional
Perusahaan. Jumlah peserta SPIE adalah 48 tim, lebih banyak
daripada tahun sebelumnya.
April
Plant Visit Pelanggan Wilayah I Pemasaran (7-9 April)
Guna mempererat tali silaturahmi dengan pelanggan
(Bathing Plant dan Toko Bangunan).
Semen Padang mengajak peserta Plant Visit meninjau tambang
dan pabrik. Peserta terdiri dari pelanggan wilayah Aceh,
Medan, Kepri dan Lampung.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
04
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
27
05
Mei
Penyerahan Beasiswa (30 Mei)
Penyerahan beasiswa ini merupakan agenda rutin Semen
Padang per semester. Acara ini dihadiri oleh ribuan siswa
dari SD hingga SLTA dan mahasiswa, Kepala Sekolah, guru
pendamping, camat dan Ketua KAN dari kota Padang. Total
dana yang disalurkan sebesar Rp944 juta yang diberikan
kepada 1.324 orang.
Juni
Pasar Murah BUMN untuk Negeri (24 Juni)
06
Pasar Murah yang digelar Semen Padang di lima titik
yang tersebar di sekitar kota Padang.
Paket sembako yang dijual seharga Rp25.000 sebanding dengan
harga normal Rp150.000.
07
Juli
Idul Fitri & Silaturahmi Direksi ke Masjid Raya Padang
(6 Juli)
Shalat Idul Fitri diikuti ribuan jamaah dari Indarung dan
sekitarnya berlangsung lancar.
Disamping memperingati Hari Raya Idul Fitri, Semen Padang
juga melakukan silaturahmi pada seluruh jajaran di Semen
Padang.
Agustus
BUMN untuk Negeri Jalan Sehat (13 Agustus)
08
Jalan santai dimulai dengan pengibaran bendera start
oleh Menteri BUMN pada pukul 06.00 WIB di GOR H. Agus
Salim Padang. Diiringi marching band Semen Padang, peserta
jalan santai menelusuri rute sepanjang 5 km menuju pantai
Muaro Lasak.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
28
Peristiwa penting tahun 2016
September
09
Award Keterbukaan Informasi Publik (KIP) (8 September)
Terpilihnya Semen Padang sebagai Badan Publik Terbaik dalam
Keterbukaan Informasi pada Kategori BUMN/BUMD di Sumbar.
Penganugerahan penghargaan diserahkan Wakil Gubernur
Sumbar kepada Dirut PT Semen Padang di Hotel Bumi Minang
Padang.
Oktober
Sosialisasi GRC Fraud dan BPKP di WI (26 Oktober)
10
Sebagai wujud penerapan dan evaluasi Tata Kelola
Perusahaan yang Baik, Semen Padang melakukan sosialisasi
implementasi WBS dan FCP kepada karyawan, distributor,
vendor dan kontraktor.
Pembicara acara ini dari BPKP Sumatera Barat.
November
11
Award Semen Indonesia Inovasi Semen Padang di Bali
(6-11 November)
Tim Inovasi Semen Padang mendapatkan 2 Platinum, 4 Gold
dan 2 Silver. Ajang ini diikuti oleh 362 tim dengan 1.662
peserta, perusahaan yang ikut lebih dari 180 perusahaan
yang berasal dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan
Thailand.
Desember
Penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian
Lingkungan Hidup (7 Desember)
Sertifikat PROPER Hijau diserahkan oleh Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan diterima langsung oleh
Direktur Utama Semen Padang.
Hal ini menunjukkan bahwa Semen Padang telah melakukan
pengelolaan lingkungan yang baik, pemanfaatan sumber daya
secara efisien melalui 4R dan melakukan upaya tanggung
jawab yang tepat.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
12
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
29
Penghargaan dan sertifikat tahun 2016
Penghargaan
Wajib Pajak Terbaik
ICQCC 2016 - Bangkok
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
DIPENDA Kota Padang
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
The Association Of QC
Headquartes of Thailand
Tanggal
Januari 2016
Tanggal
25 Agustus 2016
Keterbukaan Informasi Publik Kategori
BUMN
Penghargaan Keikutsertaan Semen
Padang dalam Ajang Annual Report Award
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
Komisi Informasi Sumatera
Barat
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
KNKG
Tanggal
8 September 2016
Tanggal
27 September 2016
International Expocition of Team Excelent
TKMPN XX (Platinum 2, Gold 4, Silver 2)
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
Singapore Productivity
Association
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
TKMPN
Tanggal
28 September 2016
Tanggal
10 November 2016
Global Communication Compettion
PROPER Hijau
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
LACP
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
Kementerian Lingkungan
Hidup
Tanggal
November 2016
Tanggal
November 2016
Indonesia Quality Convetion
(Gold 2, Silver 3)
ASEAN Risk Award 2016
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
Indonesia Quality
Management Asociation
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
ERMA (Enterprise Risk
Manajemen Academy)
Tanggal
2 Desember 2016
Tanggal
8 Desember 2016
Apresiasi Kemitraan Lingkungan
Industri Hijau Tahun 2016
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
Direktur Jenderal Perhutan
Sosial dan Kemitraan
Lingkungan
Lembaga
Pemberi
Penghargaan
Menteri Perindustrian
Tanggal
22 Desember 2016
Tanggal
Desember 2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
30
Penghargaan dan sertifikat tahun 2016
SERTIFIKAT
Sertifikat Sistem Manajemen Terintegrasi
• Sertifikat ISO 14001:2004/SNI 19 –
14001:2005
• SNI ISO 9001:2008
• OHSAS 18001:2007
Ruang Lingkup
Integrated Management
System
Dikeluarkan oleh
Sucofindo International
Certification Services
Tanggal Berlaku
6 Januari 2015–24 januari
2018
Sertifikat ISO 14001:2004/SNI 19 – 14001:2005
Sertifikat SNI ISO 9001:2008
Ruang Lingkup
Quality Management Systems
– Requirements
Dikeluarkan oleh
Sucofindo International
Certification Services
Tanggal Berlaku
11 Agustus 2015–10 Agustus
2018
Sertifikat OHSAS 18001:2007
Ruang Lingkup
Environmental Management
Systems – Requirements with
guidance for use
Ruang Lingkup
Occupational Health and
Safety Management System Requirements
Dikeluarkan oleh
Sucofindo International
Certification Services
Dikeluarkan oleh
Sucofindo International
Certification Services
Tanggal Berlaku
25 Januari 2015–24 januari
2018
Tanggal Berlaku
11 Agustus 2014–10 Agustus
2017
Sertifikat Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
Ruang Lingkup
Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan
Kerja
Dikeluarkan oleh
Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi
Tanggal Berlaku
14 Mei 2014–14 Mei 2017
Sertifikat Akreditasi Laboratorium Penguji ISO-IEC 17025-2005
Ruang Lingkup
Dikeluarkan oleh
Tanggal Berlaku
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Sertifikat Audit Sistem Manajemen Pengamanan
Ruang Lingkup
Telah menerapkan
Pengamanan Swakarsa
sesuai peraturan Kepala
Kepolisian Republik Indonesia
No. 24/2007 dengan
pencapaian Gold Reward
Dikeluarkan oleh
Kepala Kepolisian Negara
Republik Indonesia
Tanggal Berlaku
15 Januari 2013–15Januari
2016
Certification of Authority to Use the Official API Monogram API
Spec. Q1 and API Spec. 10A
Ruang Lingkup
Ketua Komite Akreditasi
Nasional
API Well Cement Class G,
Type HSR
Dikeluarkan oleh
17 September 2014–16
September 2018
API (American Petroleum
Institute)
Tanggal Berlaku
4 Mei 2015–6 Maret 2017
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
31
Penghargaan dan sertifikat tahun 2016
Sertifikat Audit Sistem ManajemenPengamanan
Ruang Lingkup
Sistem pengamanan
Pengamanan Swakarsa
berdasarkan peraturan Kepala
Kepolisian Republik Indonesia
No. 24 Tahun 2007 dengan
pencapaian Gold Reward
Dikeluarkan
oleh
Tanggal
Berlaku
Ruang Lingkup
Kepala Kepolisian Negara
Republik Indonesia
Undang-undang No 43 Tahun
2009 Tentang Kearsipan &
Peraturan Pemerintah No.
28 Tahun 2012 tentang
Pelaksanaan Undang-undang
No. 43 Tahun 2009 tentang
Kearsipan
Dikeluarkan oleh
15 Januari 2013–15Januari
2016
Arsip Nasional Republik
Indonesia
Tanggal Berlaku
17 Juni 2015–17 Juni 2020
Sertifikat Pernyataan Pemenuhan Keamanan Fasilitas Pelabuhan
Ruang Lingkup
Dikeluarkan oleh
Tanggal Berlaku
Sertifikat Akreditasi A Kearsipan
International Code for the
Security of Ships and Port
Facilities (ISPS Code)
Direktur Kesatuan Penjagaan
Laut dan Pantai, Kepala
Sub Direktorat Patroli &
Pengamanan
Sertifikat Produk PenggunaanTanda SNI
Ruang Lingkup
Semen Portland Pozolan
Dikeluarkan oleh
Lembaga Sertifikasi
Produk, Pusat Standardisasi
Departemen Perindustrian
Tanggal Berlaku
10 Oktober 2013–1 Mei 2017
22 Desember 2014–21
Desember 2019
Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI
Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI
Ruang Lingkup
Semen Portland Komposit
Ruang Lingkup
Semen Portland Campur
Dikeluarkan oleh
Lembaga Sertifikasi
Produk, Pusat Standardisasi
Departemen Perindustrian
Dikeluarkan oleh
Lembaga Sertifikasi
Produk, Pusat Standardisasi
Departemen Perindustrian
Tanggal Berlaku
10 Oktober 2013–2 Mei 2017
Tanggal Berlaku
10 Oktober 2013–2 Mei 2017
Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI
Ruang Lingkup
Semen Portland Tipe I, Tipe II,
Tipe III danTipe V
Dikeluarkan oleh
Lembaga Sertifikasi
Produk, Pusat Standardisasi
Departemen Perindustrian
Tanggal Berlaku
10 Oktober 2013–2 Mei 2017
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
32
Judul foto:
Foto bersama Dewan Komisaris dan Direksi
Lokasi foto:
Kantor Pusat Semen Padang
Keterangan foto:
Kebersamaan antara BoC dan BoD setelah rapat kinerja perusahaan
untuk menyusun strategi ke depan guna memenangkan persaingan
industri semen yang semakin ketat.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
33
Laporan
MANAJEMEN
Sepanjang tahun 2016, Dewan
Komisaris dan Direksi bersinergi
dalam melaksanakan pengawasan
dan mengimplementasikan berbagai
kebijakan strategis dalam mencapai
visi menjadi Perusahaan persemenan
yang andal, unggul dan berwawasan
lingkungan di Indonesia bagian barat
dan Asia Tenggara. Dengan Melangkah
Mewujudkan Kinerja Unggul, Semen
Padang sukses menghadapi persaingan
2016 dengan performance laba yang
memuaskan.
Laporan Direksi
34
Profil Direksi
47
Informasi Rangkap Jabatan
Direksi
51
Laporan Dewan Komisaris
52
Profil Dewan Komisaris
66
Informasi Rangkap Jabatan
Dewan Komisaris
70
Pernyataan Independensi
Komisaris Independen
70
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
34
Laporan DIREKSI
Ir. Benny Wendry, MM
Direktur Utama
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
35
Ketika industri semen dihadapkan pada kondisi sulit, ditandai
rendahnya konsumsi, ketatnya persaingan, dan terjadinya over
supply, PT Semen Padang masih mencatatkan kinerja yang baik
di tahun 2016. Mengusung spirit Operational Excellence to Win
Competition, Perusahaan sukses menghadapi persaingan 2016 dengan
performance laba yang memuaskan.
Direksi menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh
karyawan yang telah berkarya dengan penuh dedikasi dan kecintaan
dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing
serta mendukung upaya untuk mewujudkan Visi, Misi dan target
Perusahaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
36
Laporan direksi
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
MAKRO EKONOMI DAN INDUSTRI SEMEN
NASIONAL 2016
Ketika industri semen dihadapkan pada kondisi sulit,
ditandai rendahnya konsumsi, ketatnya persaingan, dan
terjadinya over supply, PT Semen Padang masih mencatatkan
kinerja yang baik di tahun 2016. Mengusung Spirit
Operational Excellence to Win Competition, Perusahaan
sukses menghadapi persaingan 2016 dengan performance
laba yang memuaskan.
Akibatnya, di Pulau Jawa terjadi over supply yang kemudian
menyebar ke luar Jawa, yakni pasar Sumatera, Kalimantan,
dan Indonesia Timur. Kondisi semakin kompetitif tatkala
semen dari Tiongkok turut meramaikan pasar domestik
menyebabkan terjadinya kelebihan pasokan dalam negeri.
Over supply kemudian mendorong persaingan harga dan
penetrasi pesaing ke luar Jawa. Para pesaing dari Jawa Barat
lebih kompetitif melakukan penetrasi ke pasar Sumatera
bagian timur karena jarak pabrik yang relatif lebih dekat.
Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, karena atas
rahmat dan karunia-Nya, Perusahaan
yang telah berusia 106 tahun, kembali
bisa melewati masa-masa sulit.
Pada tahun 2016, industri semen
nasional dihadapkan realitas yang
sangat menantang. Kondisi makro
ekonomi yang relatif baik, pertumbuhan
sektor konstruksi, dan pengembangan
proyek infrastruktur yang pesat, namun
tidak membawa peningkatan signifikan
bagi permintaan semen.
Faktanya, pada tahun 2016 konsumsi
semen relatif stagnan, bahkan sedikit
merosot
dibandingkan
dengan
tahun 2015. Demand semen nasional
ditahun 2016 sebesar 61,59 juta ton,
mengalami penurunan sebesar 0,66%
dibandingkan dengan tahun 2015,
sebesar 61,99 juta ton.
Di pulau Jawa
terjadi over supply
yang kemudian
menyebar ke luar Jawa
yakni pasar Sumatera,
Kalimantan dan
Indonesia Timur
Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat bahwa dari
total konsumsi semen 61,59 juta ton, 40 juta ton justru
disumbangkan sektor perumahan. Sementara proyek-proyek
strategis/infrastruktur yang digenjot pemerintah, belum
memberikan kontribusi yang besar terhadap permintaan.
Ketika demand stagnan, pasar domestik Indonesia justru
menghadapi kondisi over supply dengan penambahan
kapasitas produksi sebesar 14,5 juta ton, dari 75,2 juta ton
pada 2015 menjadi 89,7 juta ton pada 2016.
Penambahan kapasitas itu berasal dari enam produsen,
masing-masing Semen Merah Putih, Semen Jawa, Semen
Bima, Conch Semen, Semen Tiga Roda, dan Semen Bosowa.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Sedangkan semen produksi Tiongkok
menerapkan strategi low price untuk
memukul dan merusak pasar dari para
pesaing yang sudah lama eksis.
Akibat dari persaingan itu ikut
membawa pengaruh pada kinerja
penjualan Semen Padang di pulau Jawa
dan Sumatera. Namun kondisi itu masih
bisa dihadapi dengan menerapkan
strategi mumpuni, sehingga kompetisi
ketat itu bisa dilalui dengan kinerja
laba yang masih baik.
ANALISIS ATAS KINERJA
PERUSAHAAN
Kebijakan Strategis
Dalam sebuah perusahaan, kebijakan
strategis memegang peranan penting
dalam pelaksanaan proses pembuatan keputusan untuk
menentukan tujuan dan cara terbaik guna mencapai tujuan.
Oleh karena itu, Perusahaan senantiasa mencermati setiap
perubahan kondisi lingkungan bisnis yang terjadi, baik yang
bersifat eksternal maupun internal, guna mencapai sasaran
bisnis dan tujuan Semen Padang.
Beberapa kebijakan strategis yang dijalankan Semen Padang
untuk mencipakan pertumbuhan yang berkelanjutan pada
tahun 2016 sebagai berikut:
• Pengelolaan biaya (cost transformation), melalui Cost
Reduction Program (CRP) dan Cost Saving Program (CSP);
• Menjaga kualitas produk;
• Peningkatan kecepatan respon atas permintaan produk;
serta
• Penguatan jaringan dan distribusi.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
37
Laporan direksi
Pencapaian Kinerja 2016 dan Perbandingannya dengan
Target RKAP 2016
Secara umum, Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP)
2016 tidak tercapai, meski demikian, secara keseluruhan
kinerja Perusahaan pada tahun 2016 cukup baik.
Produksi terak tahun 2016 sebesar 4.980.985 ton atau
terealisasi 92,41% dari RKAP sebesar 5.390.380 ton. Target
produksi terak tidak terpenuhi ini disebabkan faktor
kapasitas kiln yang tidak tercapai.
Produksi selama tahun 2016 mengalami
kekurangan
sehingga
dilakukan
pembelian terak baik dari intercompany,
pembelian domestik dan impor sebesar
476.973 ton, yang terutama disebabkan
adanya aktivitas pemeliharaan mesin
produksi. Produksi semen pada tahun
2016 mencapai 6.456.059 ton atau
mencapai 90,47% dari RKAP sebesar
7.136.000 ton. Hal ini disebabkan
penuhnya silo semen pada semester
I dan persediaan terak kritis sebagai
akibat permasalahan di kiln, sementara
kebutuhan terak untuk cement mill
dumai dilakukan pembelian baik dari
intercompany, domestik maupun impor.
dari penjualan tahun 2015 sebesar 5,70 juta ton. Sementara
volume penjualan Semen Padang di Pulau Jawa selama
tahun 2016 adalah sebesar 545.000 ton dari target RKAP
1,01 juta ton. Tidak tercapainya target tersebut dikarenakan
persaingan harga yang kompetitif.
Pada tahun 2016, Semen Padang sukses menekan COGS
melalui program Cost Transformation dengan penghematan
sebesar Rp411 miliar dari RKAP. Realisasi COGS Semen
Padang pada tahun 2016 adalah sebesar Rp4,33 triliun dari
target RKAP Rp5,27 triliun. Pencapaian ini juga lebih baik
dari COGS tahun 2015, sebesar Rp4,84
triliun. Keberhasilan penghematan
melalui pemakaian bahan bakar
dan listrik sebesar Rp248,77 miliar.
Perniagaan Rp113,27 miliar, overhead
Rp22,02 miliar dan biaya OPEX Rp26,99
miliar.
Pada tahun 2016,
Semen Padang sukses
menekan COGS
melalui program
Cost Transformation
dengan penghematan
sebesar Rp411 miliar
dari RKAP
Kinerja produksi terak dan semen yang
belum memenuhi RKAP juga disebabkan
tingginya perbaikan yang tidak sesuai
prediksi. Hal ini disebabkan belum optimalnya pengelolaan
manajemen overhaul, pengelolaan spare parts, dan kualitas
inspeksi rutin peralatan. Permasalahan ini didominasi cooler
Indarung II/III, cooler exhaust fan Indarung IV dan retaknya
tyre 2 kiln Indarung V.
Volume penjualan tercatat sebesar 6.980.615 ton. Pencapaian
tersebut terealisasi 91,14% dari RKAP sebesar 7.659.000
ton. Penjualan bersih selama tahun 2016 sebesar tercatat
sebesar Rp6,22 triliun atau terealisasi 88,04% dari RKAP
sebesar Rp7,07 triliun. Tidak tercapainya kinerja penjualan
sesuai RKAP disebabkan keterbatasan persediaan semen
yang dialami Perusahaan pada semester II tahun 2016, dan
ketatnya persaingan di pasar Sumatera dan Jawa. Namun
demikian, untuk wilayah Sumatera, penjualan Perusahaan
tercapai sebesar 5,75 juta ton atau 102,03% dari RKAP
sebesar 5,64 juta ton. Pencapaian ini lebih tinggi 0,88%
Dari sisi pencapaian laba, terutama
EBITDA margin dan laba bersih Semen
Padang selama tahun 2016 juga sukses
menembus target RKAP. Laba bersih
terealisasi sebesar Rp724, 01 miliar atau
mencapai 101,38% dari target RKAP
sebesar Rp721,99 miliar. Pencapaian
laba bersih tahun 2016 ini juga lebih
tinggi 0,28% dari pencapaian 2015
sebesar Rp721,98 miliar.
Meningkatnya kinerja laba bersih ini
didukung dengan tingginya realisasi pendapatan fee atas
pemusnahan limbah HIS sebesar Rp80,83 miliar. Kinerja
yang baik juga terlihat dari EBITDA Margin sebesar 20,64%
atau tercapai 112,25% dari target RKAP 18,39%. Sedangkan
EBITDA sebesar Rp1,28 triliun, atau terealisasi 98,83% dari
RKAP sebesar Rp1,30 triliun.
Peningkatan Kapasitas Produksi
Penyelesaian Indarung VI per Desember 2016, telah mencapai
97,32%. Pada awal tahun 2017 direncanakan untuk
dilakukan hot test rawmill, dan fire on kiln. Pekerjaan yang
masih tersisa meliputi, individual & Group Test LS Crusher
Tambang, individual & Group Test Area Raw Mill System,
Individual & Group Test Area Pyroprocessing, Konstruksi
Fasilitas pengeluaran terak, serta Landscaping, drainase dan
Jalan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
38
Laporan direksi
Investasi lainnya yang dilakukan Perusahaan dalam
meningkatkan kapasitas produksi antara lain penambahan
satu lagi Packing Plant Semen Padang, di Bengkulu. Ground
Breaking Packing Plant dilaksanakan pada 28 Desember 2016.
Kehadiran pengantongan Semen Padang dengan kapasitas
300 ribu ton per tahun 2016 diharapkan dapat memperlancar
suplai semen ke Bengkulu. Fasilitas pengantongan yang
dibangun Semen Padang meliputi dermaga, unloading
facility, loading truck, steel silo dengan kapasitas 2 X 3.000
ton, packer, bulk loading, pengisian kantong big bag, dan
fasilitas penunjang.
Tantangan Bisnis Perusahaan dan
Solusinya
Sepanjang tahun 2016, Semen Padang
menghadapi tantangan bisnis yang
tidak ringan, di antaranya, persaingan
yang ketat di Pulau Jawa dan
kurangnya supply semen terutama
pada semester II tahun 2016. Guna
menghadapi kompetisi yang ada,
Semen Padang mengimplementasikan
beberapa kebijakan dan program,
seperti melakukan kerja sama dengan
beberapa mitra untuk mendapatkan
sumber supply yang efisien. Perusahaan
juga meluncurkan strategi marketing
communication (marcom), meliputi
temu pelanggan, plant visit, joint test/
trial mix, pemasangan media promosi
di lokasi-lokasi strategis (bandara, jalan
utama), sinergi marcom dengan humas dan CSR dengan
melibatkan brand Semen Padang dalam setiap kegiatan
seperti pesta rakyat, jalan santai, serta “Semen Padang
Mengajar”.
yang dihadapi Perusahaan di 2016. Kebijakan yang diambil
untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan
penambahan man power dan jam kerja, mempercepat
persiapan tenaga kerja untuk commisioning & operasional
pabrik, dan memberikan skala prioritas terhadap barang
yang akan difabrikasi di workshop.
Pada tahun 2016, dari sisi operasional Perusahaan
menghadapi masalah tidak konsistennya mutu bahan baku
dan perbaikan yang tidak terencana. Mitigasi yang dilakukan
adalah optimalisasi peralatan pabrik terkait feeding bahan
baku produksi, peningkatan keandalan
alat pabrik dan pengamanan masalah
potensial dan berulang.
Percepatan
penyelesaian proyek
Indarung VI:
1. Penambahan SDM
dan jam kerja
2. SDM untuk
commissioning
3. Skala prioritas
fabrikasi
Terkait kekurangan supply semen, Perusahaan juga
melakukan pembelian semen dan terak. Dengan
keterbatasan produk, supply diproritaskan ke pasar utama
dengan margin yang lebih baik, yakni Sumatera. Sementara
itu, Perusahaan mengembangkan pasar ekspor pada tahun
2016 melalui pemetaan negara tujuan ekspor untuk melihat
potensi pasar, penjajakan buyer ekspor potensial bekerja
sama dengan Semen Indonesia Internasional Trading
(SII Trading), serta menangkap berbagai peluang ekspor
terak dan semen kantong.
Sedangkan untuk penyelesaian proyek Indarung VI yang
mengalami keterlambatan menjadi salah satu kendala
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Selain itu, Perusahaan juga menghadapi
keterbatasan
dan
terkendalanya
pasokan bahan bakar dan energi listrik.
dengan melakukan kontrak jangka
panjang untuk pengadaan batu bara
dengan supplier, realisasi kontrak kerja
sama penambangan dan pemakaian
dermaga PT Bukit Asam di Teluk Bayur,
menjamin ketersediaan batubara sesuai
dengan kualitas dan kuantitas yang
dibutuhkan, dan rencana pendirian
PLTU dengan biaya (Rp/KwH) yang lebih
murah.
Sedangkan dari sisi distribusi dan
transportasi,
terdapat
kendala
availability produk yang rendah dari demand, dan juga
masalah tingginya biaya kongesti di pelabuhan. Untuk
itu, Perusahaan mengambil langkah-langkah mitigasi,
di antaranya meningkatkan kapasitas & kehandalan
transportasi dari Packing Plant Indarung ke Packing Plant
Teluk Bayur, sinkronisasi penjadwalan kapal dengan
kebutuhan penjualan semen di masing-masing perwakilan
serta meningkatkan koordinasi dengan pengelola pelabuhan
untuk mempercepat proses penyandaran.
INOVASI YANG BERKELANJUTAN
Kegiatan inovasi sudah menjadi budaya di Semen Padang.
Untuk mewadahinya, Perusahaan menyelenggarakan
ajang Semen Padang Improvement Event (SPIE) dua kali
dalam setahun. Para pemenang pada ajang ini diikutkan di
berbagai ajang inovasi dalam dan luar negeri. Pada tahun
2016, SPIE diikuti sebanyak 123 tim, terdiri dari 42 tim pada
SPIE tahap 1 dan 81 tim pada SPIE tahap 2.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
39
Laporan direksi
Dalam keikutsertaan pada ajang inovasi tahun 2016, para
inovator dari Semen Padang sukses memperoleh berbagai
prestasi. Semen Padang mengirimkan delapan tim, dengan
jumlah 48 personil. Mengikuti Temu Karya Mutu dan
Produktivitas Nasional (TKMPN) XX serta International
Quality dan Producitivity Convention (IQPC), tanggal 7-10
November 2016 di Sanur Bali. Pada ajang ini, inovator Semen
Padang meraih dua predikat Platinum, empat Gold, dan dua
Silver.
Pada Indonesian Quality Convention (IQC) tahun 2016 di
Bandung, Semen Padang mengirimkan
lima tim inovasi terdiri 28 personil,
dengan prestasi, dua Gold dan tiga
Silver.
Pada The International Exposition of
Team Excellence Symposium (IETEX)
2016 di Singapura, Semen Padang
mengirimkan dua tim yang terdiri
dari 12 personil. Pada ajang ini
inovator Semen Padang mendapatkan
penghargaan Bintang 3 dan Bintang 2.
akan beralih ke perbankan nasional karena bunganya lebih
rendah.
Dalam industri semen, prospek pertumbuhan konsumsi semen
tahun 2017 diperkirakan cukup baik. Kondisi perekonomian
Indonesia yang kondusif mendorong pemerintah untuk
meningkatkan ketersediaan infrastruktur nasional. Hal ini
sejalan dengan program pemerintah dalam peningkatan
pembangunan infrastruktur sesuai dengan Masterplan
Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia
(MP3EI) serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional (RPJMN) periode 2015-2019
sehingga akan berdampak pada
peningkatan konsumsi semen nasional.
Asosiasi
Semen
Indonesia
(ASI)
memperkirakan konsumsi semen dalam
negeri pada tahun 2017 akan tumbuh
sekitar 2,4% atau lebih tinggi dari
tahun 2016 sebesar 0,02%. Peningkatan
ini disebabkan oleh peningkatan
pembangunan
infrastruktur
yang
digalang oleh pemerintah seperti,
proyek infrastruktur jalan tol trans
Sumatera, pembangunan pelabuhan
Internasional
Kuala
Tanjung,
pembangunan Light Rail Transit
(LRT) di Sumatera Selatan, maupun
pengembangan
pelabuhan
diikuti
dengan peningkatan kapasitas produksi
semen nasional yang didukung penambahan kapasitas oleh
produsen semen yang sudah ada maupun produsen semen
yang baru.
Pada tahun
2017, Bank Indonesia
memprediksikan bahwa
pertumbuhan ekonomi
global mencapai 3,4%
setelah hanya tumbuh
sebesar 2,4% pada
tahun 2016
Sedangkan pada ajang International
Convention on Quality Control Circles
(ICQCC) 2016 di Bangkok, Semen
Padang mengirim dua tim inovasi
dengan 11 personil. Prestasi yang
berhasil diperoleh pada ajang ini adalah dua Gold.
ANALISIS TENTANG PROSPEK USAHA
Pada tahun 2017, Bank Indonesia memprediksikan bahwa
pertumbuhan ekonomi global mencapai 3,4% setelah
hanya tumbuh sebesar 2,4% pada tahun 2016. Sementara
itu, pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2017
diperkirakan sebesar 5,1% setelah tumbuh sebesar 5,0%
pada tahun 2016. Percepatan penggarapan proyek
infrastruktur di awal 2017 akan memberikan nilai positif
bagi industri semen Indonesia. Inflasi pada tahun 2017
diperkirakan mencapai 4%, sedangkan tahun 2016 sebesar
3,02% sehingga diharapkan dapat meningkatkan belanja
pembangunan dengan menurunkan suku bunga kredit untuk
menstimulus pengembangan perekonomian. Hal ini sejalan
dengan penetapan Bank Indonesia yang mengumumkan
penggunaan BI 7-Day Repo Rate sebesar 4,75%. Penetapan
BI 7-Day Repo Rate akan memberikan dampak yang lebih
positif, yang membuat beban industri lebih ringan, dari
sebelumnya yang lebih mengandalkan pinjaman luar negeri
Kementerian Perindustrian memperkirakan total kapasitas
semen nasional pada tahun 2017 diperkirakan akan
mencapai 102 juta ton dari total kebutuhan 70 juta ton
per tahun, seiring dengan tingginya realisasi investasi pada
industri semen di dalam negeri. Terkait dengan kelebihan
pasokan yang akan terjadi pada tahun 2017, sisa lebih
produksi diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar
ekspor. Meski demikian, kelebihan pasokan semen nasional
diperkirakan hanya bersifat sementara, mengingat total
kebutuhan semen untuk pembangunan infrastruktur sangat
besar.
Pada masa mendatang, permintaan semen nasional
diperkirakan terus meningkat yang ditunjang pertumbuhan
properti, serta program pembangunan infrastruktur yang
terus didorong pemerintah hingga beberapa tahun ke
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
40
Dari kiri ke kanan:
Ir. Indrieffouny Indra
Direktur Produksi
Tri Hartono Rianto, S.E., M.Bus
Direktur Keuangan
Ir. Benny Wendry, M.M.
Direktur Utama
Pudjo Suseno, S.E.
Direktur Komersial
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
41
Direksi
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
42
Laporan direksi
depan. Proyek pemerintah juga diprediksikan membutuhkan
banyak pasokan semen dan akan naik terus setiap tahunnya,
terutama dengan adanya program Masterplan Percepatan
dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI),
Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat
(UP4B), serta Pembangunan Rumah Rakyat dan Seribu Tower
oleh Kemenpera.
Oleh karena itu, kebutuhan semen dalam skala nasional
diperkirakan akan terus meningkat seiring upaya
pembangunan yang terus dilakukan pemerintah dalam
rangka
mengejar
tingkat
pertumbuhan ekonomi Indonesia
melalui
proyek
perbaikan
infrastruktur yang berkelanjutan
dari 2011 sampai dengan 2025.
Merespon
kondisi
demikian,
Semen Padang akan menetapkan
beberapa
kebijakan
strategis
yang
dapat
menumbuhkan
kinerja
Perusahaan
pada
masa
mendatang.
Kebijakan
tersebut antara lain senantiasa
berusaha meningkatkan daya
saing dengan mengelola biaya,
kualitas dan ketersediaan produk
di pasar. Secara berkelanjutan,
Perusahaan menetapkan program
pengelolaan
biaya
dengan
pendekatan cost transformation
melalui program CRP dan CSP.
Pengendalian rantai nilai produksi
menjadi kunci utama untuk tetap
mempertahankan kualitas produk. Sementara program
pemasaran yang efektif dan efisien yang diikuti dengan
pengelolaan distribusi dan transportasi yang handal
dan efisien merupakan langkah utama dalam mencapai
keberhasilan penyediaan produk (product availability). Di sisi
lain, sesuai dengan arahan Dewan Komisaris, Semen Padang
akan terus melanjutkan kerja sama dengan BUMN Karya.
Kerja sama ini penting agar Semen Padang dapat menjadi
pemasok semen utama untuk proyek-proyek infrastruktur
Pemerintah terutama di Sumatera dan sebagian Jawa.
dapat terwujud, jika Semen Padang dapat melaksanakan
prinsip-prinsip GCG secara konsisten. Oleh karena itu, bagi
Semen Padang, implementasi GCG bukan hanya sekadar
menggugurkan kewajiban, namun merupakan kebutuhan
untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan
Perusahaan.
Pengembangan GCG yang selaras dengan best practices
secara berkesinambungan dan konsisten tidak hanya dapat
memberikan perlindungan yang memadai dan perlakuan
yang adil kepada Pemegang Saham, dan Stakeholder
lainnya, namun lebih dari itu,
mendorong untuk menciptakan
nilai bagi Perusahaan (shareholder
value) secara maksimal. Dewan
Komisaris, Direksi, beserta seluruh
karyawan berkomitmen untuk
mengimplementasikan
standar
yang tinggi dalam penerapan
prinsip-prinsip
GCG.
Prinsipprinsip tersebut menjadi referensi
bagi pengambilan keputusan yang
bertanggung jawab, menghindari
konflik kepentingan, optimalisasi
kinerja,
serta
peningkatan
akuntabilitas.
Kebutuhan semen
dalam skala nasional
diperkirakan terus
meningkat melalui proyek
perbaikan infrastruktur dari
2011 sampai 2025
Sebagai wujud atas komitemen
ini, pada tahun 2016, Perusahaan
telah melakukan Self Assessment
GCG dengan capaian skor 86,48
(Predikat Sangat Baik). Pencapaian
ini
mengalami
peningkatan
dari tahun sebelumnya dengan
skor 85,81. Selain itu, Perusahaan juga menilai penerapan
manajemen risiko suatu hal yang sangat penting, manajemen
risiko dapat mendukung tercapainya target dan sasaran
Perusahaan. Pada tahun 2016 Semen Padang juga melakukan
self assessment manajemen risiko dengan capaian skor 3,95
(kategori managed) pencapaian ini lebih baik dari tahun
2015 sebesar 3,91.
PERKEMBANGAN PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Sebagai wujud komitmen kuat perusahaan, pada tahun 2016
untuk pertama kalinya di Semen Indonesia Group. PT Semen
Padang melaksanakan peringatan hari anti korupsi nasional.
Ini sebagai salah satu tonggak sejarah dalam menerapkan
budaya anti fraud kepada seluruh stakeholder perusahaan.
Direksi menyakini bahwa pencapaian kinerja yang baik
dapat terus dipertahankan secara sustainable dalam jangka
panjang dan berbagai prospek usaha yang hendak diraih
Pada tahun 2016 Semen Padang ikut berpartisipasi dalam
ajang League of American Communications Profesionals
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
43
Laporan direksi
(LACP) dengan meraih penghargaan Platinum dan Gold.
Sedangkan untuk ajang ASEAN Risk Award mendapat
peringkat runner up untuk kategori Risk Innovation.
Pada tahun 2016 Semen Padang juga melakukan penilaian
terhadap Sistem Pengendalian Internal Perusahaan (SPIP)
dengan capaian skor sebesar 87,66 (kategori sangat
efektif). Kegiatan tersebut sebagai suatu evaluasi terhadap
efektivitas kualitas informasi serta ketersediaan informasi
kepada stakeholder.
TANGGUNG JAWAB
SOSIAL PERUSAHAAN
Pelaksanaan program tanggung
jawab sosial perusahaan atau
Corporate Social Responsibility
(CSR)
merupakan
kesadaran
bahwa keberhasilan dunia bisnis
tidak hanya ditentukan oleh
capaian kinerja dan operasional
yang baik, melainkan juga karena
dukungan
oleh
masyarakat,
lingkungan,
beserta
seluruh
pemangku kepentingan lainnya.
Oleh karena itu, dengan mengacu
pada prinsip-prinsip GCG, Semen
Padang menyusun program CSR
sebagai peningkatan kepedulian
Perusahaan terhadap lingkungan,
pemberdayaan masyarakat sekitar
dan
peningkatan
hubungan
Perusahaan dengan stakeholder.
Program Bina Lingkungan bertujuan untuk meningkatkan
pemberdayaan kondisi masyarakat (komunitas) lingkungan.
Ruang Lingkup dari Program Bina Lingkungan ini,
yakni bantuan pendidikan dan/atau pelatihan, bantuan
pengembangan sarana dan/atau sarana umum, bantuan
sarana ibadah, bantuan pelestarian alam, bantuan sosial
kemasyarakatan dalam rangka pengentasan kemiskinan,
serta bantuan korban bencana alam.
Program CSR-Non PKBL meliputi program peningkatan dan
pemberdayaan masyarakat dan lingkungan dalam bentuk
bantuan lepas pada aspek sosial,
budaya, seni, dan olahraga.
Pada tahun 2016,
total penyaluran dana CSR
Semen Padang mencapai
Rp39.277.303.562.
Perusahaan
telah
menyusun
Strategic Flagship CSR yakni, Basinergi Mambangun Nagari,
dengan empat pilar, yang terdiri dari Semen Padang Campin
Nagari, Semen Padang Pandai Nagari, Semen Padang Paduli
Nagari, dan Semen Padang Elok Nagari. Program dan
kegiatan CSR yang dilaksanakan meliputi Program Kemitraan,
Program Bina Lingkungan, dan CSR Non PKBL. Program
Kemitraan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan
usaha kecil mikro dan atau usaha kecil serta koperasi agar
menjadi tangguh dan mandiri. Program Kemitraan dalam
bentuk pemberian pinjaman dana bergilir, pemantauan, dan
pendampingan serta pembinaan melalui pelatihan, promosi,
dan pemasaran. Melalui program kemitraan, Semen
Padang mengambil peran penting sebagai entitas bisnis
dalam membantu Pemerintah mewujudkan kesejahteraan
masyarakat dengan pengembangan dan pemberdayaan
potensi masyarakat.
Pada tahun 2016, total penyaluran
dana
CSR
Semen
Padang
mencapai
Rp39.277.303.562.
Dana tersebut disalurkan melalui
Program
Bina
Lingkungan
sebesar
Rp12.423.241.486,
Program
Kemitraan
sebesar
Rp9.172.500.000, dan Program
Sosial, Budaya, Pendidikan (NonPKBL) sebesar Rp17.681.562.076.
Program Bina Lingkungan yang
dilaksanakan seperti, bantuan
bencana alam, hibah Program
Kemitraan, kesehatan, pelestarian
alam, pendidikan dan pelatihan,
sarana ibadah, sarana umum, dan
sosial kemasyarakatan. Sedangkan
Program Kemitraan disalurkan
untuk berbagai sektor usaha,
seperti industri, perdagangan, pertanian, peternakan,
perkebunan, perikanan, jasa dan sektor lainnya.
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
difokuskan sejalan dengan kebutuhan dan tuntutan
perkembangan bisnis. Pengelolaan SDM di Semen Padang
dimulai dari sejak proses rekrutmen sehingga SDM Semen
Padang dapat lebih memiliki integritas yang tinggi sesuai
dengan semangat CHAMPS.
Dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul dan
memiliki daya saing, Semen Padang telah menerapkan Human
Capital Master Plan (HCMP). Perusahaan mengoptimalkan
pengelolaan Human Capital (HC) pada pengembangan
kompetensi, karakter, dan integritas. Ketiganya merujuk
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
44
Laporan direksi
pada satu tujuan, yaitu tersedianya HC yang berkompetensi
tinggi, berkarakter kuat, dan berintegritas untuk mendukung
pencapaian visi dan misi Semen Padang.
Perusahaan meyakini bahwa pengembangan sumber daya
manusia merupakan suatu kebutuhkan untuk keberlanjutan
Perusahaan agar mampu berkembang secara lebih dinamis.
Strategi pengembangan sumber daya manusia dilakukan
dengan mengembangkan karyawan agar berkembang
ke arah yang lebih baik, meningkatkan kompetensi, dan
keterikatan karyawan sehingga mampu menghasilkan
kinerja yang maksimal. Pada tahun
2016, kami melihat kemampuan SDM
beserta pengelolaannya meningkat
secara bermakna.
PRESTASI
PT Semen Padang juga meraih “The Platinum Award for The
Highest Score Achievement”, atas keberhasilan Perusahaan
memperbaiki implementasi proses dan meningkatkan kinerja
sehingga mampu meraih kenaikan
perolehan skor tertinggi dalam ajang
Indonesian Quality Award 2016.
Sepanjang tahun
2016, Semen Padang
meraih banyak
prestasi dari berbagai
lembaga terkemuka
dari dalam dan luar
negeri. Total sebanyak
28 prestasi
Sepanjang tahun 2016, Semen Padang
meraih banyak prestasi dari berbagai
lembaga terkemuka dari dalam dan
luar negeri. Total sebanyak 28 prestasi
membanggakan berhasil diraih Semen
Padang. Prestasi tersebut, di antaranya
adalah
• Meraih juara 1 tingkat BUMN
dalam pemilihan Unit Kearsipan
dan Lembaga Kearsipan Perguruan
Tinggi Negeri Terbaik Tingkat
Nasional Tahun 2016 dari Arsip
Nasional RI.
• Meraih penghargaan Wajib Pajak
Terbaik dari Dispenda Padang, atas pembayaran pajak
terbesar dan tepat waktu.
• Meraih peringkat 1 Keterbukaan Informasi Publik untuk
Kategori BUMN/BUMD dari Komisi Informasi Provinsi
Sumatera Barat.
• Menyabet apresiasi Kemitraan Lingkungan Hidup dan
Kehutanan dari Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan
Kemitraan Lingkungan Hidup RI.
•Meraih Peringkat Hijau pada program penilaian
peringkat kinerja perusahaan (PROPER) 2015-2016 dari
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2016.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
• Meraih penghargaan Industri Hijau level 4 Tahun 2016
dari Menteri Perindustrian RI, pada Desember 2016.
•Meraih runner up pada ASEAN Risk Awards 2016 untuk
kategori Risk Innovation.
• Meraih Platinum Award pada ajang Spotlight Awards
2016 dari League of American Communications
Professionals.
Pada 2016, tim inovasi PT Semen Padang
berhasil meraih 17 penghargaan dari
berbagai lomba dalam dan luar negeri.
PERUBAHAN KOMPOSISI
ANGGOTA DIREKSI
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPS LB) yang dilaksanakan
di Jakarta pada tanggal 11 Mei 2016
dilakukan
perubahan
komposisi
anggota Direksi.
Berdasarkan keputusan RUPS LB,
Perusahaan melakukan penggantian
Direktur Produksi dari Ir. Agus
Boing Nurbiantoro, MM kepada
Ir. Indrieffouny Indra. Perubahan ini dimaksudkan agar
pengelolaan dan pengurusan Perusahaan dapat berjalan
efektif dan efisien serta mampu meningkatkan kinerja yang
bertumbuh bagi Semen Padang.
Direksi mengucapkan terima kasih dan penghargaan
setinggi-tingginya atas dedikasi, waktu, serta kontribusi
yang diberikan Ir. Agus Boing Nurbiantoro, MM bagi Semen
Padang. Direksi juga mengucapkan selamat datang dan
selamat bekerja bagi Ir. Indrieffouny Indra.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
45
Laporan direksi
Dengan perubahan ini, susunan Direksi Semen Padang
adalah sebagai berikut:
• Ir. Benny Wendry, MM sebagai Direktur Utama.
• Tri Hartono Rianto, SE., M.Bus., Ak., CA, sebagai Direktur
Keuangan.
• Pudjo Suseno, SE sebagai Direktur Komersial.
• Ir. Indrieffouny Indra sebagai Direktur Produksi.
APRESIASI
Sebagai rangkaian penutup, Direksi mengucapkan terima
kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Dewan Komisaris
atas segala arahan, nasihat dan saran yang diberikan
kepada Direksi. Penghargaan yang sama juga disampaikan
kepada Pemegang Saham, pelanggan dan mitra usaha,
atas dukungan, kepercayaan dan kerjasamanya yang telah
terjalin dengan baik selama ini. Direksi juga menyampaikan
terima kasih dan penghargaan kepada seluruh karyawan
yang telah berkarya dengan penuh dedikasi dan kecintaan
dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masingmasing serta mendukung upaya untuk mewujudkan Visi,
Misi dan target Perusahaan.
Ucapan terima kasih tak lupa kami sampaikan kepada seluruh
pemangku kepentingan beserta segenap pihak lainnya
yang tidak mungkin dapat kami sebutkan satu persatu,
yang senantiasa telah menjalin kerjasama terbaik sehingga
Semen Padang dapat mencapai target dan mempertahankan
pertumbuhan kinerja Perusahaan secara berkelanjutan.
Semoga pada tahun-tahun mendatang, Semen Padang
semakin tumbuh dan berkembang, serta bisa melewati
berbagai tantangan dan rintangan yang dihadapi. Amin
Padang, Februari 2017
Atas Nama
Direksi PT Semen Padang
Ir. Benny Wendry, M.M.
Direktur Utama
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
46
Dari kiri ke kanan:
Ir. Indrieffouny Indra
Direktur Produksi
Ir. Benny Wendry, M.M.
Direktur Utama
Tri Hartono Rianto, S.E., M.Bus
Direktur Keuangan
Pudjo Suseno, S.E.
Direktur Komersial
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
47
Profil Direksi
Ir. Benny Wendry, MM
Direktur Utama
PERJALANAN KARIR
Direktur Keuangan
PT Semen Padang
(2014)
Mengawali karir sebagai Staf Orientasi Dept. SDM (1994-1995), Staf Magang
Dept. Produksi II/III (1995-1996), Ka. Bidang Cement Mill II (1996-1998), Ka. Bidang
Kiln & Coal Mill II/III (1998-1999), Ahli Muda II (Tugas Belajar) Dept. SDM (19992001), Ahli Muda I Staf Litbang Teknik (2001-2002), Ka. Biro Pengembangan
Usaha (2002-2003), Ka. Biro Humas (2003-2006), Ka. Dept. Litbang Dept. Penelitian
& Pengembangan (2006-2008), Sekretaris Perusahaan (2008-2011), Direktur
Pemasaran PT Semen Padang (2011-2014), Direktur Keuangan PT Semen Padang
(2014), Plt. Direktur Utama Merangkap Direktur Keuangan PT Semen Padang
(2014).
Pendidikan
Institut Teknologi Bandung
Sarjana Teknik Kimia
(1994)
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Master
(2001)
Kewarganegaraan
Indonesia
Usia
47 Tahun
Tempat Tanggal Lahir
Padang, Sumatera Barat, 1 Mei 1969
Domisili
Padang
Pengangkatan
10 November 2014
Sesuai keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) tanggal
10 November 2014
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
48
Tri Hartono Rianto, S.E., M.Bus
Direktur Keuangan
PERJALANAN KARIR
Mengawali karir di PT Semen Gresik sebagai Calon Pegawai dalam masa pelatihan
di Bagian Personalia (1995-1996), Kepala Regu Administrasi Database Information
Communication & Technology (1996-1998), Staf Ahli Bagian Akuntansi sederajat
kepala Seksi (1998-2006), Kepala Bagian Pengembangan Usaha (2006-2011),
General Manager of Team of Office of The CEO (2011-2013), Team Leader of
Due Diligence Thang Long Cement JSC Vietnam/TLCC (2012), Deputy II of Post
Merger Integration Team Leader TLCC (2013), Director of Strategic Planning &
Procurement of TLCC (2013-2014), Director of Marketing of TLCC (2014), Director
of Ho Chi Minh Branch of TLCC (2014), CEO of An Phu Cement JSC (2014), dan
Direktur Keuangan PT Semen Padang (2014-sekarang).
Kewarganegaraan
Indonesia
Usia
45 Tahun
Tempat Tanggal Lahir
Jayapura, Papua, 4 September 1971
Domisili
Padang
Pendidikan
Universitas Surabaya
Sarjana Ekonomi Akuntansi (‘Cum Laude’)
(1994)
University of Technology Sydney
Master of Accounting & Finance
(‘Academic Excellent UTS AusAid Master Degree Student’)
(2002)
Universitas Andalas Padang
Pendidikan Profesi Akuntansi (‘Cum Laude’)
(2016)
Ikatan Akuntan Indonesia
Chartered Accountant
(2017)
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pengangkatan
10 November 2014
Sesuai keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) tanggal
10 November 2014
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
49
Pudjo Suseno, S.E.
Direktur Komersial
PERJALANAN KARIR
Bekerja di Semen Padang sebagai Staf Orientasi Dept. SDM (1988-1990), Ka.
Bid. Perencanaan & Analisis Pasar (1990-1993), Ka. Bid. Penjualan Luar Negeri
( 1993-1995), Ka. Bid. Penjualan III (1995-1998), Ka. Biro Pemasaran Wilayah III
(1998-1999), Ka. Biro Pemasaran Wilayah III (1999-2002), Ka. Biro Pemasaran Luar
Negeri (2002-2004), Ka. Biro Pemasaran Wilayah II (2004-2006), Ka. Departemen
Renbangsar (2006-2011), Ahli Utama II Karyawan Ditugaskan ke SGG (2011-2012),
Direktur Pemasaran TLCC merangkap Direktur Branch Ho Chi Minh City (20122013), Direktur Komersial PT Semen Padang (2014-sekarang).
Kewarganegaraan
Indonesia
Usia
55 Tahun
Tempat Tanggal Lahir
Salatiga, Jawa Tengah
4 Agustus 1961
Pendidikan
Universitas Diponegoro, Semarang
Sarjana Ekonomi Manajemen
(1987)
Domisili
Padang
Pengangkatan
1 Juli 2014
Sesuai keputusan Rapat Umum
Pemegang saham Luar Biasa (RUPSLB)
tanggal 1 Juli 2014
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
50
Profil direksi
Ir. Indrieffouny Indra
Direktur Produksi
PERJALANAN KARIR
Bekerja di Semen Padang sebagai Staf Orientasi Dept. SDM (1991-1992), Ka. Bid.
Departemen Teknik (1992-1994), Ka. Bid. PM Raw Mill II (1994-1995), Ka. Bid. PM
Kiln & Coal Mill II/III (1995-2000), Ka Bid. Pemeliharaan Raw Mill V (2000-2002),
Ka. Biro PM II/III (2002-2007), Ka. Biro PM IV (2007-2009), Ka. Dept. Produksi II/III
(2009-2010), Direktur PT Pasoka Sumber Karya (2010-2011), Ka. Dept. Produksi V
(2011-2014), Ka. Dept. Tambang (2014-2016), Direktur Produksi PT Semen Padang
(2016-sekarang).
Kewarganegaraan
Indonesia
Usia
50 Tahun
Tempat Tanggal Lahir
Sawahlunto, Sumatera Barat
3 April 1967
Domisili
Padang
Pendidikan
Universitas Sriwijaya, Palembang
Sarjana Teknik Mesin
(1991)
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pengangkatan
11 Mei 2016
Sesuai keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
tanggal 11 Mei 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
51
Informasi Rangkap Jabatan Direksi
Seluruh anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan Direksi dan Dewan Komisaris pada perusahaan sejenis. Anggota
Direksi juga berkomitmen untuk tidak merangkap jabatan yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku
tentang pelaksanaan GCG.
Judul foto:
Spirit Operational Excellence
Lokasi foto:
Kiln Indarung VI
Keterangan foto:
Kiln adalah salah satu alat utama
dalam pabrik semen. Output kiln
adalah terak. Terak digiling dengan
gypsum dan material lainnya
menjadi semen.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
52
Laporan dewan komisaris
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
Komisaris Utama
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
53
Tahun 2016 merupakan tahun yang berat bagi industri semen di
Indonesia, namun PT Semen Padang mampu melewati dengan kinerja
yang cukup baik. Tahun 2017 merupakan tahun yang jauh lebih
menantang. PT Semen Padang harus menjadikan keunggulan dalam
mengelola biaya, menjaga kualitas dan meningkatkan kecepatan
respon atas permintaan produk sebagai strategi utama agar tetap
unggul dalam persaingan.
Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang
tinggi kepada Direksi dan karyawan atas kerjasama yang kuat dalam
mewujudkan kesamaan pandangan dan langkah serta kesungguhan
dalam mengelola Perusahaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
54
Laporan dewan komisaris
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Sepanjang tahun 2016, terdapat berbagai hal yang telah
kami laksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab Dewan Komisaris sesuai dengan Anggaran
Dasar. Dalam rangka melakukan pengawasan terhadap
kebijakan pengurusan dan jalannya pengurusan Perusahaan
yang dilakukan oleh Direksi serta memberikan saran dan
masukan kepada Direksi, Dewan Komisaris telah menyusun
program kerja tahunan yang dimasukkan dalam Rencana
Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Rencana Kerja Anggaran
Perusahaan (RKAP) serta Key Performance Indicators (KPI).
Melalui laporan ini, Dewan Komisaris akan memaparkan
penilaian atas kinerja Direksi mengenai pengelolaan
Perusahaan sepanjang tahun 2016;
pandangan
atas
prospek
usaha
Perusahaan yang disusun oleh Direksi;
dan pandangan atas penerapan/
pengelolaan Whistle Blowing System
(WBS) di Semen Padang serta peran
Dewan Komisaris dalam WBS tersebut.
KONDISI MAKRO EKONOMI
DAN INDUSTRI SEMEN
NASIONAL 2016
PENILAIAN ATAS KINERJA
DIREKSI TAHUN 2016
Dalam industri
semen, muncul banyak
pendatang baru dan
mengalami perubahan
besar dimana terdapat
kelebihan kapasitas
antara 30%-40% dari
permintaan semen
nasional
Perekonomian
nasional
pada
tahun 2016 tercatat sebesar 5,02%,
sedikit
mengalami
pertumbuhan
dibandingkan pada tahun 2015 sebesar
4,88%. Meski demikian, pertumbuhan
tersebut tercatat lebih rendah dari yang
diharapkan seiring dengan rendahnya
belanja modal Pemerintah terutama
belanja infrastruktur. Di sisi lain,
pertumbuhan di sektor PROPERti dan real estate juga tidak
sebesar yang diprediksi. Sementara dalam industri semen,
muncul banyak pendatang baru dan mengalami perubahan
besar dimana terdapat kelebihan kapasitas antara 30%-40%
dari permintaan semen nasional. Situasi ini menciptakan
persaingan yang ketat di pasar. Faktor-faktor inilah yang
tampaknya merupakan penyebab utama melemahnya
pertumbuhan permintaan semen nasional.
Kondisi ini jauh berbeda dengan beberapa tahun
sebelumnya, ketika kelebihan kapasitas belum mencapai
tingkat yang berdampak signifikan pada bisnis semen di
dalam negeri. Kelebihan kapasitas tersebut seiring dengan
masuknya pendatang baru ke kancah persemenan nasional.
Pemain baru tersebut berhasil masuk ke pasar-pasar yang
selama ini dijaga ketat oleh PT Semen Padang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pada dasarnya, situasi dan kondisi industri semen dan
perekonomian nasional selama tahun 2016 tersebut telah
diperkirakan menjelang akhir tahun 2015. Menyadari hal
ini, Dewan Komisaris di awal tahun telah menyampaikan
kepada Direksi bahwa hal strategis yang perlu menjadi
perhatian adalah agar terus meningkatkan efisiensi tanpa
mengorbankan kualitas, kuantitas, dan waktu siklus
pengiriman semen ke pelanggan. Secara spesifik, Dewan
Komisaris menyampaikan pentingnya pelaksanaan program
cost reduction dan cost saving, memperkuat sinergi dengan
Semen Indonesia Group serta tetap mempertahankan jalinan
kerja sama yang baik dengan pemasok, distributor dan tokotoko.
Dewan Komisaris menilai kinerja Direksi
sepanjang tahun 2016 di tengah kondisi
yang kurang menguntungkan mampu
mencatatkan
pertumbuhan
yang
cukup memuaskan. Penilaian ini juga
didasarkan pada pencapaian target KPI
yang telah ditetapkan serta Tingkat
Kesehatan Perusahaan pada tahun
2016.
Di bawah pengelolaan Direksi, Semen
Padang mampu melewati tahun 2016
dengan mencatatkan kinerja yang
cukup memuaskan. Dewan Komisaris
juga menilai bahwa Direksi secara tepat
mengedepankan keunggulan dalam
pengelolaan biaya, menjaga kualitas
dan peningkatan kecepatan respon atas permintaan produk
sebagai strategi utama untuk tetap unggul dalam persaingan.
Tahun 2016 juga menjadi tahun puncak dalam penyelesaian
pembangunan Pabrik Indarung VI. Hal ini menjadi perhatian
khusus Dewan Komisaris agar dalam penyelesaian proyek
ini tetap mengacu pada kriteria tepat waktu, tepat biaya
dan tepat kualitas, dengan senantiasa berpedoman kepada
prinsip-prinsip good corporate governance dan manajemen
risiko.
Beberapa dasar pertimbangan lain atas kinerja Direksi adalah
catatan pembukuan laba bersih pada tahun 2016 sebesar
Rp723,81 miliar yang sedikit lebih tinggi dari target RKAP
sebesar Rp714,83, dan realisasi tahun 2015 yang tercatat
sebesar Rp722,83 miliar. Sementara itu realisasi EBITDA
margin mencapai 19,16% lebih tinggi dari target sebesar
18,22% dan realisasi tahun 2015 sebesar 19,31%, meskipun
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
55
Laporan dewan komisaris
EBITDA absolut di bawah target. Capaian EBITDA margin ini
menunjukkan Direksi telah berhasil mengimpelementasikan
program penghematan biaya melalui cost transformation
serta strategi pemasaran yang mengutamakan penjualan di
daerah pemasaran yang bermargin lebih tinggi. Tahun 2016
ini cost transformation terealisasi sebesar Rp411 miliar.
Selain itu, Dewan Komisaris mencatat bahwa walau Direksi
telah melakukan upaya terbaik ditengah ketatnya persaingan
di pasar untuk mencapai target volume penjualan, namun
penjualan tercapai 6,98 juta ton yang 8,86% lebih rendah
dari target dan menurun 3,75% dibanding capaian tahun
2015. Disamping karena persaingan ditengah rendahnya
permintaan semen nasional, capaian
ini juga dipengaruhi oleh rendahnya
realisasi produksi, tidak tercapainya
target intercompany sales/SWAP yang
60,76% dari RKAP. Tidak tercapainya
target penjualan terutama terjadi di
wilayah Jawa yang 46,01% di bawah
RKAP dan menurun 33,58% dari tahun
2015. Sementara itu, Perusahaan
berhasil memaksimalkan penjualan di
Sumatera, sehingga berhasil merealisir
market share secara nasional sebesar
10,22% dari yang ditargetkan 10,23%.
Direksi. Sepanjang tahun 2016, Dewan Komisaris senantiasa
menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan saran
kepada Direksi dalam penerapan seluruh kebijakan strategis.
Pengawasan dilakukan secara berkesinambungan, baik
sebelum maupun setelah pelaksanaan kebijakan strategis
guna evaluasi secara menyeluruh. Melalui pengawasan
yang berkelanjutan, Dewan Komisaris berupaya untuk
memastikan bahwa Direksi telah mempertimbangkan
berbagai faktor secara komprehensif.
Selain dari sisi operasional usaha Semen padang, Dewan
Komisaris juga melakukan pengawasan kebijakan strategis
lainnya antara lain memastikan bahwa prinsip Good
Corporate Governance (GCG) serta
manajemen risiko yang diterapkan
Perusahaan mampu dikelola dengan
baik. Dewan Komisaris meyakini
bahwa kedua hal tersebut dapat
berfungsi untuk mengelola risiko
yang ada dengan tepat melalui proses
identifikasi,
pengendalian,
serta
evaluasi atas risiko-risiko usaha yang
berpotensi
mengganggu
aktivitas
bisnis, dan kelangsungan usaha yang
menyebabkan tidak tercapainya tujuan
Semen Padang.
Dewan Komisaris
senantiasa menjalankan
fungsi pengawasan
dan memberikan saran
kepada Direksi dalam
penerapan seluruh
kebijakan strategis
Produksi terak tahun 2016 mencapai
4,98 juta ton, 7,59% di bawah RKAP
sebesar 5,39 juta ton dan menurun
5,61% dibanding tahun 2015 yang
sebesar 5,28 juta ton. Hal ini antara
lain disebabkan tidak tercapainya
kapasitas produksi karena masalah operasional seperti
rendahnya kualitas batubara, fluktuasi kualitas bahan baku,
dan gangguan pada beberapa mesin/peralatan pabrik.
Rendahnya capaian produksi terak, berdampak langsung
tidak tercapainya target produksi semen yang hanya 6,46
juta ton dari yang ditargetkan sebesar 7,14 juta ton dan
lebih kecil dari realisasi tahun 2015 sebesar 6,89 juta ton.
PENGAWASAN TERHADAP IMPLEMENTASI
KEBIJAKAN STRATEGIS
Terdapat dua hal utama yang menjadi fokus Dewan
Komisaris terhadap kinerja Perusahaan yakni, hal yang
bersifat strategis serta program kerja yang bersifat rutin
yang merupakan penjabaran lebih lanjut atas program kerja
yang bersifat strategis ke tingkat operasional, termasuk
pengawasan terhadap implementasi kebijakan strategis oleh
Dalam hal pengawasan terhadap
target Perusahaan, Dewan Komisaris
senantiasa melakukan pengawasan
atas upaya Direksi untuk merealisasikan
target penjualan. Dalam pandangan
Dewan Komisaris, Direksi telah berupaya
menjaga kepuasan pelanggan yang juga merupakan salah
satu KPI. Indeks kepuasan pelanggan tahun 2016 adalah 90,5
dari yang ditargetkan 89,00.
Kebijakan strategis Direksi dalam pembangunan pabrik baru
Indarung VI yang telah dimulai sejak tahun 2014 mengalami
keterlambatan dari prediksi sebelumnya yang disebabkan
berbagai faktor. Meski demikian, Dewan Komisaris tetap
mengapresiasi bahwa sampai dengan Desember 2016
overall progress penyelesaian pembangunan pabrik mampu
mencapai 97,60%. Faktor yang berkontribusi utama dalam
keterlambatan adalah procurement dan construction.
Sementara itu Cost Performance Indicator (CPI) mencapai
0,91 yang berarti terdapat kecenderungan terjadinya
pelampauan jumlah biaya dari yang direncanakan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
56
Laporan dewan komisaris
Memperhatikan kemajuan pembangunan tersebut, Pabrik
Indarung VI ini dapat diharapkan di awal tahun 2017 akan
masuk ke tahap commissioning dan mulai beroperasi secara
komersial. Dewan Komisaris telah mendorong Direksi untuk
melaksanakan langkah-langkah persiapan yang terukur
baik persiapan untuk aspek keuangan, administrasi maupun
legal untuk kelancaran proses closing Proyek Indarung
VI ini. Sementara itu, Dewan Komisaris juga mendukung
upaya Direksi untuk mempersiapkan human capital secara
serius sehingga Pabrik Indarung VI ini dapat menjadi centre
of excellence dalam pengelolaan pabrik dilingkungan
Semen Indonesia Group. Sejalan dengan ini, Direksi perlu
mempersiapkan infrastruktur pemasaran dan penjualan
menghadapi peningkatan penambahan
kapasitas produksi total PT Semen
Padang paska beroperasinya Pabrik
Indarung VI.
Hasil operasi Perusahaan di tahun 2016
dan adanya pembangunan pabrik baru
telah meningkatkan total aset di akhir
tahun sebesar Rp9,21 triliun tumbuh
sebanyak 24,59% dari total aset tahun
2015 yang tercatat sebesar Rp7,39
triliun. Pencapaian pertumbuhan ini
juga tercatat lebih tinggi dibandingkan
dengan target yang tercatat sebesar
24,34%.
GRAND STRATEGY
PEMASARAN SETELAH PABRIK
INDARUNG VI DAN REMBANG
SINERGI
Sinergi menjadi tema utama dalam pendekatan manajemen
di lingkungan Semen Indonesia Group, termasuk di Semen
Padang. Secara internal di Perusahaan, Dewan Komisaris
melihat bahwa sinergi dalam implementasinya berupa
kebersamaan dan kerjasama untuk saling mendukung
sehingga memberikan dampak positif yang maksimum bagi
Perusahaan. Sepanjang tahun 2016, sinergi internal ini sangat
terasa dalam menghadapi tingginya dinamika persaingan
di pasar. Karena itu, sinergi antara direktorat produksi dan
direktorat pemasaran telah menjadi
perhatian utama selama tahun 2016.
Capaian kinerja
Perusahaan selama
tahun 2016 merupakan
hasil dukungan
terlaksananya sinergi
dilingkungan sesama
perusahaan produsen
semen di Semen
Indonesia Group
Bersamaan
dengan
pembangunan
Pabrik Indarung VI, Semen Indonesia Group juga
melaksanakan pembangunan pabrik baru di Rembang.
Kedua pabrik ini akan bersamaan memulai masa produksi
komersialnya di tahun 2017. Dengan demikian, kapasitas
produksi semen SMIG akan bertambah 6 juta ton per
tahun di saat kapasitas produksi semen nasional lebih
tinggi sebesar 30%-40% dari permintaan domestik. Hal
ini tentu perlu ditindak-lanjuti dengan menyiapkan grand
strategy. PT Semen Padang sebagai salah satu operating
company di SMIG tentu juga perlu memiliki rencana strategis
sebagai sebuah blueprint pemasaran yang terintegrasi ke
dalam grand strategy pemasaran SMIG tersebut. Blueprint
pemasaran ini haruslah disinkronkan dengan adanya rencana
strategis produksi, peningkatan kompetensi sumber daya
manusia, dan rencana strategis pembangunan infrastruktur
pemasaran termasuk distribusi dan transportasi. Dewan
Komisaris optimis dengan persiapan ini, Semen Padang
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
dapat memaksimalkan manfaat dari adanya penambahan
kapasitas produksi.
Dapat dikatakan bahwa capaian
kinerja Perusahaan selama tahun
2016 merupakan hasil dukungan
terlaksananya sinergi dilingkungan
sesama perusahaan produsen semen
di Semen Indonesia Group. Sinergi
tidak saja pada aspek pemasaran tetapi
juga sinergi untuk saling mendukung
dalam hal kelancaran produksi dan
pemenuhan kebutuhan terak dan
semen.
Menyadari pentingnya sinergi ini,
Dewan Komisaris memberikan perhatian
agar sinergi internal khususnya antar
direktorat selalu menjadi perhatian
khusus Direksi. Dalam hal sinergi
eksternal atau sinergi antar sesama produsen semen di SMIG
dan sinergi dengan manajemen holding, tentu juga harus
mendapatkan perhatian. Dewan Komisaris juga menjalin
komunikasi dengan Manajemen Holding, mendorong agar
sinergi dalam meningkatkan kompetensi human capital
dan membangun keunggulan bersaing dalam pemasaran
pasca berproduksinya Pabrik Indarung VI dan Rembang,
mendapatkan prioritas.
KETERSEDIAAN BAHAN BAKU DAN BAHAN
BAKAR
Bahan baku seperti batu bara, gypsum dan batu kapur
merupakan bahan utama dalam memproduksi semen. Batu
kapur diperoleh dengan menambang sendiri, persediaannya
berada dalam kendali manajemen. Sedangkan batu bara
dan gypsum diperoleh dari pihak luar, oleh karena itu,
memerlukan perhatian khusus. Ketersediaan dan kestabilan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
57
Laporan dewan komisaris
kualitas batu bara menjadi isu penting dalam pengoperasian
pabrik, hal ini juga menjadi perhatian utama Dewan
Komisaris agar Direksi senantiasa melakukan upaya terbaik
dalam menjamin ketersediaan dalam jangka panjang dan
kestabilan kualitas batu bara ini. Dewan Komisaris juga
meminta agar kebutuhan batu bara untuk produksi di Pabrik
Indarung VI dipenuhi dari single source atau secara ekslusif
sehingga pabrik baru ini dapat beroperasi dengan kapasitas
dan kualitas terbaiknya.
HUBUNGAN DENGAN ANAK PERUSAHAAN
DAN LEMBAGA PENUNJANG
Anak Perusahaan dan Lembaga Penunjang (APLP) memiliki
bisnis inti yang mendukung aktivitas
bisnis Perusahaan. Hingga akhir tahun
2016, kontribusi APLP terhadap capaian
kinerja operasional Perusahaan masih
jauh dari optimal. Isu utama yang
menjadi perhatian penting adalah pada
kesehatan dan pengelolaan organisasi
setiap APLP. Oleh karena itu, Dewan
Komisaris
memberikan
dukungan
kepada Direksi untuk melakukan
pembenahan APLP secara sistematis
termasuk melaksanakan audit khusus
terhadap kesehatan organisasi dan
pengelolaan APLP tersebut.
Program ini yang tercermin dalam pencapaian target
sebagaimana tertuang dalam APBN, masih belum
menggembirakan. Meski demikian, banyak pengamat yang
meyakini fundamental ekonomi Indonesia tahun 2017 tetap
sehat. Hal ini dikarenakan reformasi sektor fiskal dan adanya
peningkatan alokasi anggaran belanja ke sektor yang lebih
produktif seperti belanja infrastruktur.
Target pembangunan Pemerintah tahun 2017, sebagimana
terlihat pada beberapa catatan di bawah ini, memberikan
harapan besar bagi industri semen nasional.
• Pertumbuhan ekonomi tahun 2017 diperkirakan 5,1%
meningkat dibanding tahun 2016 sebesar 5,0%. Bank
Dunia, IMF, Bank Pembangunan Asia
dan Consensus Economy bahkan
memperkirakan pertumbuhan ekonomi
tahun 2017 lebih tinggi dari target
APBN tersebut.
• Turunnya tingkat kemiskinan
menjadi 10,5% dibanding tahun 2016
yang sebesar 10,8% dapat diharapkan
meningkatkan konsumsi domestik.
•Meningkatnya
belanja
infrastruktur
Pemerintah
menjadi
Rp387,3 triliun dari Rp317,1 triliun
pada tahun 2016; pertumbuhan kredit
perbankan tahun 2017 diperkirakan
11-12% lebih besar dari pertumbuhan
di tahun 2016 yang sebesar 7-9%,
meningkatnya dana transfer ke daerah
sebesar 7,60%, dari Rp710,9 triliun
menjadi Rp764,9 triliun, serta adanya
pertumbuhan di sektor PROPERti yang
diperkirakan antara 12%-15% tahun 2017
• Terpeliharanya daya beli masyarakat karena inflasi akan
dapat dijaga pada rentang 4%±1% selama tahun 2017
• Meningkatnya anggaran pembiayaan perumahan tahun
2017 sebesar Rp15,6 triliun sementara di tahun 2016
hanya sebesar Rp12,4 triliun.
Asosiasi
Semen Indonesia
memprediksikan
permintaan semen
nasional tahun
2017 tumbuh 2,4%
dibanding tahun
2016
Mengingat cukup strategisnya peran
dan perlunya pengawasan terhadap
investasi Perusahaan di APLP berupa
kepemilikan saham, Dewan Komisaris
memberikan saran dan dukungan
kepada Direksi untuk senantiasa menguatkan kinerja APLP
sehingga dapat berkembang dan memberikan kontribusi
sebagaimana diharapkan.
PROSPEK USAHA DAN TANTANGAN 2017
Prospek usaha yang disusun oleh Direksi telah tertuang
dalam RJPP dan RKAP 2017. Secara garis besar, Dewan
Komisaris berpandangan bahwa prospek usaha yang telah
disusun tersebut sudah baik dan sangat menjanjikan, selaras
dengan arah dan tujuan Semen Padang serta antisipasi atas
proyeksi makro ekonomi yang mengarah pada pemulihan
dan tantangan industri semen pada masa mendatang.
PROSPEK USAHA KE DEPAN
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)
periode 2015-2019 yang merupakan program pembangunan
oleh Pemerintah telah berjalan selama 2 tahun. Realisasi
Menghadapi perkembangan ekonomi dan rencana
pembangunan yang demikian, Asosiasi Semen Indonesia
memprediksikan permintaan semen nasional tahun 2017
sebesar 63,07 juta ton, tumbuh 2,4% dibanding tahun 2016
sebesar 61,59 juta ton. Potensi permintaan semen nasional
tersebut masih 30%-40% di bawah kapasitas semen nasional
saat ini. Ini berarti di tahun 2017, industri semen masih
akan berhadapan dengan persaingan yang semakin tajam.
Munculnya para pemain baru membuat kompetisi semakin
ketat di pasar semen nasional.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
58
Laporan dewan komisaris
Persaingan yang tajam tidak saja akan terasa di pasar dalam
negeri tetapi juga di pasar luar negeri. Hal ini dikarenakan
kelebihan produksi di dalam negeri tentu harus dijual di
pasar luar negeri agar tetap dapat berproduksi dengan
kapasitas yang optimal. Dengan demikian pangsa pasar
ekspor pun akan menjadi rebutan para produsen semen.
Selain itu, Dewan Komisaris juga menekankan Increasing
Competitive Advantage, yang dilaksanakan melalui
pengembangan kompetensi SDM, efektivitas organisasi,
optimalisasi sistem manajemen dan pengawasan, efektivitas
tata kelola dan manajemen risiko serta pengelolaan
lingkungan.
PROSPEK STRATEGIS 2017
STRUKTUR ORGANISASI
Menyadari kondisi yang demikian, Dewan Komisaris
mendorong
Direksi
untuk
senantiasa
berusaha
meningkatkan daya saing dengan mengelola biaya, kualitas
dan ketersediaan produk di pasar ketika
pasar
membutuhkannya.
Program
pengelolaan biaya dengan pendekatan
cost transformation melalui program
CRP dan CSP perlu terus dilanjutkan.
Pengendalian di semua simpul pada
rantai nilai produksi menjadi kata kunci
untuk tetap mempertahankan kualitas
produk. Cost transformation juga
mampu mengendalikan pertumbuhan
biaya berupa optimalisasi manajemen
energi seperti optimalisasi pemakaian
coal mixing, operasionalisasi WHRPG,
efisiensi biaya kemasan, pengendalian
efektivitas biaya distribusi semen dan
manajemen inventory.
Menghadapi dinamika bisnis di masa datang, Dewan
Komisaris juga menilai bahwa Perusahaan perlu memiliki
organisasi yang dinamis dan responsif namun tetap dalam
pengendalian internal yang kuat.
Pengalaman yang dirasakan sepanjang
tahun 2016, Perusahaan perlu memiliki
fungsi penelitian dan pengembangan
(litbang). Di SMI Group fungsi litbang
merupakan fungsi yang ditangani oleh
Manajemen Holding, namun efektivitas
pelaksanaannya perlu ditingkatkan
karena belum mampu mengakomodir
kebutuhan kelitbangan Operational
Company.
Kerja sama dengan
BUMN Karya yang
telah baik dilaksanakan
tahun 2016 perlu lebih
ditingkatkan di tahun
2017
Di sisi lain, Dewan Komisaris juga
menekankan
pengelolaan
Capex
Management,
yang
diprioritaskan
untuk
pengembangan
strategis
Perseroan dan pengamanan operasional pabrik dengan
perencanaan dan pelaksanaan investasi yang tepat sasaran,
tepat waktu dan tepat biaya. Sementara itu program
pemasaran yang efektif dan efisien yang diikuti dengan
pengelolaan distribusi dan transportasi yang handal dan
efisien merupakan kunci keberhasilan dalam menyediakan
produk (product availability).
Kerja sama dengan BUMN Karya yang telah cukup baik
dilaksanakan di tahun 2016, perlu ditingkatkan terus di
tahun 2017. Kerja sama ini penting agar Semen Padang
dapat menjadi pemasok semen utama untuk proyek-proyek
infrastruktur Pemerintah terutama di Sumatera dan sebagian
Jawa. Fasilitas grinding plant, packing plants serta fasilitas
distribusi di beberapa daerah haruslah dikelola dengan
handal dan efisien sehingga menjadi pembentuk competitive
advantage bagi Perusahaan yang berkesinambungan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Di sisi lain, di Semen Padang fungsi
pengadaan
merupakan
tupoksi
direktorat komersil disamping fungsi
pemasaran. Hal ini menyebabkan
tingginya beban kerja direktorat
komersil.
Menyatunya
fungsi
pengadaan dan fungsi pemasaran dalam
satu direktorat juga menimbulkan isu
pengawasan. Oleh karena itu, Dewan
Komisaris berpendapat bahwa evaluasi terhadap struktur
organisasi perlu dilakukan.
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
Dalam pengelolaan perusahaan, Semen Padang telah
mengimplementasikan prinsip-prinsip Good Corporate
Governance (GCG). Dampak penerapan prinsip GCG akan
dapat dirasakan dalam jangka panjang berupa meningkatnya
nilai dan citra sebagai perusahaan yang terkelola dengan
baik.
Untuk memastikan kualitas implementasi GCG, Internal
Auditor telah melakukan assessment dengan supervisi
oleh BPKP Sumatera Barat. Berdasarkan hasil asesmen,
implementasi GCG di Semen Padang sejak empat tahun
terakhir menunjukkan hasil yang terus meningkat. Pada
tahun 2014 GCG Indeks mencapai skor 84,17 (skala 100) yang
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
59
Laporan dewan komisaris
meningkat dibanding skor GCG Indeks tahun 2013 yakni
77,37. Pada tahun 2015 skor GCG Indeks meningkat lagi
menjadi 85,81.
Hasil penilaian tahun 2016 Indeks yang dicapai kembali
meningkat menjadi 86,48. Hal ini berarti implementasi GCG
di lingkungan Perusahaan menunjukkan hasil yang semakin
baik. Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas upaya
Direksi yang telah terus menerus melakukan perbaikan
dalam penerapan prinsip-prinsip GCG.
untuk terus mengintensifkan sosialisasi pemanfaatan WBS.
Sepanjang tahun 2016, terdapat 2 (dua) laporan yang masuk
melalui situs website https://wbs.semenpadang.co.id. Meski
Kedua laporan tersebut tidak dapat ditindaklanjuti karena
pelapor tidak dapat memberikan data dan informasi yang
dibutuhkan, hal ini menandakan bahwa Perusahaan telah
berhasil mensosialisasikan adanya sistem pelaporan melalui
media pelaporan.
EVALUASI KINERJA KOMITE-KOMITE DEWAN
KOMISARIS
FREKUENSI DAN CARA
PEMBERIAN NASIHAT KEPADA
ANGGOTA DIREKSI
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan, tata
cara pemberian arahan, saran beserta
nasihat kepada Direksi dilaksanakan
dalam Rapat Dewan Komisaris, Rapat
Gabungan Dewan Komisaris dengan
Direksi, serta melalui penyelenggaraan
Rapat Umum Pemegang Saham.
Pada tahun 2016, Perusahaan telah
menyelenggarakan
Rapat
Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan
1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang
mengatur dan menyetujui diantaranya
pengesahan
Laporan
Tahunan
Perseroan tahun buku 2015, termasuk,
Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Komisaris dan Laporan Keuangan tahun
buku 2015.
Dewan Komisaris
juga memberi perhatian
pada upaya untuk
mengurangi potensi
penyimpangan atau
fraud
Dewan Komisaris juga telah melaksanakan 33 kali rapat
terdiri dari 14 kali rapat internal Dewan Komisaris dan 19
kali rapat Dewan Komisaris dan Direksi dari rencana masingmasing 12 kali. Pemberian arahan, saran dan nasihat kepada
Direksi dilakukan dalam rapat-rapat tersebut yang hasilnya
didokumentasikan dalam risalah rapat.
PANDANGAN ATAS PENERAPAN DAN
PENGELOLAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM
(WBS) SERTA PERAN DEWAN KOMISARIS
Sejalan dengan itu, Dewan Komisaris juga memberi
perhatian pada upaya untuk mengurangi potensi
penyimpangan atau fraud dengan mengimplentasikan
Whistle Blowing System (WBS) sejak tahun 2015 melalui
aplikasi berbasis web. Dewan Komisaris mendorong Direksi
Dalam melaksanakan tugas pengawasan
dan
pemberian
nasehat
serta
memastikan bahwa Perusahaan telah
menerapkan prinsip-prinsip tata kelola
yang baik, Dewan Komisaris dibantu
oleh Komite Audit, Komite Hukum
dan Bina Lingkungan. Sementara itu
fungsi komite renumerasi dilaksanakan
oleh organ Dewan Komisaris PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk. Komitekomite ini telah melaksanakan peran
dan tanggung jawab masing-masing
dengan baik sesuai dengan piagam
(charter) masing-masing sehingga telah
mampu memberikan dukungan yang
positif terhadap pelaksanaan tugas,
peran dan tanggung jawab Dewan
Komisaris.
KOMITE AUDIT
Komite Audit merupakan organ
pengawasan Dewan Komisaris dengan tugas utama
membantu Dewan Komisaris dalam memastikan bahwa
internal auditor telah melaksanakan pengawasan atas
terlaksananya pengendalian internal yang efektif. Komite
juga melaksanakan pengawasan agar ekternal auditor
melaksanakan audit atas laporan keuangan sesuai dengan
standar audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan
Publik Indonesia sehingga integritas pelaporan keuangan
terjaga dengan baik. Di samping itu, Komite Audit juga
membantu Dewan Komisaris dalam pengawasan operasional
Perusahaan.
Dalam tahun 2016, Komite Audit telah melakukan
pengawasan terhadap hal-hal yang terkait antara lain
dengan (a) pelaporan keuangan dan kinerja, (b) sistem
pengawasan internal (c) operasional pabrik, distribusi dan
transportasi, (d) pelaksanaan capex, (e) implementasi CRP dan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
60
Dari kiri ke kanan:
Wiztian Yutri, SH
Anggota Dewan Komisaris
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
Komisaris Utama
Ir. Suharto, MM
Anggota Dewan Komisaris
Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA
Anggota Dewan Komisaris
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
61
dewan komisaris
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
62
Laporan dewan komisaris
CSP, (f) pengelolaan barang curah khususnya batubara, dan
(g) memantau kemajuan pembangunan Pabrik Indarung VI.
Komite Audit juga telah melaksanakan proses seleksi dan
memberikan rekomendasi untuk penugasan Kantor Akuntan
Publik (KAP) kepada Dewan Komisaris untuk melakukan audit
umum atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan
dan PKBL serta pelaksanaan audit agree upon procedures
(AUP) terhadap PKBL tahun buku 2016. Komite Audit telah
melakukan supervisi atas pelaksanaan audit dimaksud
guna memastikan bahwa auditor telah melaksanakan
pekerjaannya secara independen dan telah sesuai dengan
standar audit yang berlaku.
Untuk memantau implementasi manajemen risiko ini,
Perusahaan telah melakukan evaluasi dengan membentuk
tim di dalam unit Internal Audit yang mendapatkan bantuan
supervisi dari tim BPKP Sumatera Barat. Dalam evaluasi,
tim menggunakan score card yang dikeluarkan oleh BPKP
yang mengacu pada Enterprise Risk Management – COSO.
Dari hasil evaluasi ini diketahui bahwa Risk Maturity Level
Perusahaan mendapatkan skor 3,95, berada dalam level 4
(‘MANAGED’) dari 5 level. Capaian ini meningkat dari tahun
2015 yang sebesar 3,91. Dewan Komisaris memberikan
apresiasi atas capaian ini. Ke depannya, upaya ini hendaknya
terus ditingkatkan sehingga dapat mencapai level yang lebih
tinggi yaitu level 5 (Optimized).
KOMITE HUKUM DAN BINA
LINGKUNGAN
Komite Hukum dan Bina Lingkungan
bertugas
membantu
Dewan
Komisaris dalam bidang pengawasan
diantaranya (a) memantau ketaatan
pada
perundang-undangan
dan
peraturan yang berlaku, (b) membina
hubungan baik dengan masyarakat
lingkungan
sekitar,
Pemerintah
Daerah dan Pusat, (c) melakukan
pemantauan, telaah/penilaian, dan
memberikan rekomendasi dari aspek
hukum terkait pengadaan batubara,
tanah PP Lampung, pembentukan
anak Perusahaan PT Semen Padang
dan PT Pelindo I, penggunaan limbah
chevron, masalah lingkungan di CM
Dumai, pembelian semen, (d) menelaah
kebijakan dan pelaksanaan manajemen risiko berkoordinasi
dengan Komite Audit dan (e) melaksanakan penugasan
khusus dari Dewan Komisaris untuk evaluasi PT Igasar terkait
aspek hukum.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL
PERUSAHAAN
Program
tanggung
jawab
sosial
perusahaan atau Corporate Social
Responsibility (CSR) telah dilaksanakan
oleh Perusahaan sejak lama dimulai
tahun 1997, jauh sebelum terbitnya
peraturan perundang-undangan yang
mengatur tanggung jawab sosial
perusahaan. Melalui program CSR
dan Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan (PKBL), Perusahaan telah
berupaya menunjukkan peran aktifnya
dalam mewujudkan komitmen pada
pelaksanaan amanat Undang-undang
No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas. Perusahaan juga telah
menggunakan jasa auditor independen untuk mengaudit
pelaporan keuangan PKBL serta memeriksa kepatuhan
Pengelola atas perundang-undangan dan peraturan yang
berlaku. Sementara itu audit keuangan dari pengeluaran
untuk CSR terintegrasi ke dalam audit tahunan atas laporan
keuangan Perusahaan.
Dewan
Komisaris dibantu
oleh Komite Audit,
Komite Hukum dan
Bina Lingkungan
IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO
Perusahaan telah melaksanakan manajemen risiko secara
konsisten semenjak pertama kali dikembangkan tahun
2014. Dewan Komisaris memberikan apresiasi upaya ini
yang diharapkan akan memberikan dampak peningkatan
nilai perusahaan dalam jangka panjang. Direksi tentu perlu
terus menerus memantau potensi risiko serta merumuskan
dan melaksanakan mitigasi risiko sebagai bagian yang
terintegrasi ke dalam pengelolaan Perusahaan berbasis
risiko.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Dewan Komisaris senantiasa memberikan perhatian dengan
mengawasi dan memberikan advis serta mendorong Direksi
untuk menjalankan program CSR dan PKBL lebih tepat
sasaran sehingga masyarakat merasakan manfaatnya secara
optimal. Pada tahun 2016, Perusahaan telah menyalurkan
dana pinjaman untuk menyalurkan dana program
Kemitraan sebesar Rp9,17 miliar atau 102% dari RKA, dan
meningkat 26,62% dibanding tahun 2015 yang sebesar
Rp7,28 miliar, sedangkan penyaluran dana Bina Lingkungan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
63
Laporan dewan komisaris
sebesar Rp12 miliar, 103,53% dari RKA dan meningkat tajam
dibanding tahun 2015 sebesar Rp30,07 juta.
PENGELOLAAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
Emisi debu pabrik menjadi salah satu perhatian utama
dalam pengelolaan Perusahaan. Emisi debu di pabrik terkait
langsung dengan proses produksi di pabrik. Jika produksi
berjalan stabil, emisi gas buang dapat dikendalikan. Namun
jika terdapat ketidak stabilan proses maka potensi emisi yang
diluar ambang dapat terjadi. Ketidakstabilan tersebut dapat
terjadi sebagai akibat dari gangguan kualitas input yang
tidak standar dan tidak konsisten seperti batubara, bahan
baku, pasokan listrik atau gangguan pada proses produksi.
Dewan
Komisaris
memberikan
apresiasi kepada Direksi yang telah
melaksanakan program upgrading dan
recovery peralatan mesin agar dapat
memenuhi standar internal Perusahaan
yaitu tingkat emisi debu yang dibawah
50 mg/Nm3, walaupun standar Baku
Mutu Emisi (BME) Nasional adalah 80
mg/Nm3.
20% sama dengan yang ditargetkan. Human Capital menjadi
kunci untuk mengembangkan keunggulan bersaing dalam
menghadapi lingkungan bisnis yang sangat dinamis dan
selalu berubah. Dalam beberapa tahun terakhir PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk selaku Holding Company, telah
mengimplementasikan strategi besar untuk mewujudkan
Semen Indonesia Center of the Champs (SICC), sehingga
menjadi salah satu Powerhouse di Indonesia. Investasi dalam
membangun Budaya Perusahaan The Champs ditujukan
untuk membangun nilai-nilai utama yang dengannya
Perusahaan tidak hanya mampu bersaing dalam industri
semen, namun juga mampu bersaing dalam membentuk
struktur industri di masa depan.
PERUBAHAN KOMPOSISI
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Sebuah prestasi
khusus telah dicapai
di tahun 2016:
diperolehnya status
PROPER hijau
Sebuah prestasi khusus telah dicapai di
tahun 2016: diperolehnya status PROPER
hijau. Prestasi ini adalah hasil kerja keras
Perusahaan dalam upaya pengelolaan
lingkungan hidup yang sesuai dengan
standar yang ditetapkan Pemerintah.
Dewan Komisaris memberikan apresiasi
kepada Direksi dan jajarannya atas
prestasi ini yang perlu terus menerus
menjadi perhatian sehingga capaian ini dapat ditingkatkan
ke level yang tertinggi yaitu PROPER emas. Dewan Komisaris
juga mendorong Direksi untuk mencari teknologi baru yang
tepat untuk mengendalikan debu dan gas buang pabrik, dan
melakukan pengendalian yang ketat terhadap operasional
mesin dan peralatan pabrik. Diharapkan pada tahun-tahun
mendatang tidak ada lagi komplain dari masyarakat sekitar
terhadap dampak emisi debu.
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Dalam hal pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM),
terdapat dua KPI yakni knowledge management dan
persentase talenta yang ada dalam kelompok yang
diinginkan. Hasil penilaian menunjukkan bahwa untuk
indikator pertama tercapai skor 761 poin lebih tinggi 6% dari
yang ditargetkan 720, dan untuk indikator ke dua terealisir
Komposisi Dewan Komisaris pada tahun
2016 mengalami perubahan setelah
penyelenggaraan RUPS pada tanggal
11 Mei 2016. Berdasarkan keputusan
RUPS tanggal 11 Mei, Perusahaan
memberhentikan
dengan
hormat
Letjen (Purn) Djamari Chaniago selaku
Komisaris Utama dan Ir. Basril Basyar
MM selaku Komisaris yang diangkat
berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa
pada 6 April 2015.
Perusahaan mengangkat Prof. Dr. Saldi
Isra, SH, MPA selaku Komisaris Utama
dan Wiztian Yutri, SH selaku Komisaris
berdasarkan keputusan RUPS tanggal 11
Mei 2016. Dengan demikian komposisi
Dewan Komisaris berubah menjadi sebagai berikut:
• Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA sebagai Komisaris Utama.
• Prof. Eddy R. Rasyid, PhD, CA, sebagai Komisaris.
• Ir Suharto, MM sebagai Komisaris.
• Wiztian Yutri, SH sebagai Komisaris.
Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih dan penghargaan
setinggi-tingginya kepada Letjen (Purn) Djamari Chaniago
dan Ir Basril Basyar, MM, yang telah memberikan dedikasi,
waktu, dan kontribusinya bagi Semen Padang. Dewan
Komisaris juga mengucapkan selamat datang dan selamat
bekerja bagi Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA dan Wiztian Yutri,
SH. Diharapkan perubahan ini dapat memperkuat kerja sama
yang baik antara Dewan Komisaris dengan Direksi beserta
jajaran Perusahaan tetap dapat dilanjutkan, sehingga
mendorong upaya peningkatan kinerja dan pengembangan
Semen Padang yang berkelanjutan pada masa mendatang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
64
APRESIASI
Akhirnya, Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih dan
apresiasi yang tinggi kepada Direksi dan karyawan atas kerja
sama yang kuat dalam mewujudkan kesamaan pandangan
dan langkah serta kesungguhan dalam mengelola
Perusahaan. Demikian juga halnya kepada Pemegang Saham
dan para stakeholders seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah
Daerah, tokoh-tokoh masyarakat serta pihak lainnya yang
telah memberikan kontribusi dan dukungan sangat berarti
dalam upaya pencapaian kinerja tahun 2016.
Dewan Komisaris mengharapkan seluruh pemangku
kepentingan tetap memberikan dukungan maksimal dan
komitmen penuhnya dalam pelaksanaan target kinerja
Perusahaan tahun 2017. Semoga Semen Padang semakin
tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik lagi serta
berada pada posisi yang semakin kokoh dan tangguh dalam
lingkungan industri semen nasional maupun global.
Padang, Februari 2017
Atas Nama
Dewan Komisaris
PT Semen Padang
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
Komisaris Utama
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
65
Dari kiri ke kanan:
Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA
Anggota Dewan Komisaris
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
Komisaris Utama
Wiztian Yutri, SH
Anggota Dewan Komisaris
Ir. Suharto, MM
Anggota Dewan Komisaris
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
66
Profil Dewan Komisaris
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
Komisaris Utama
PERJALANAN KARIR
Dosen (Guru Besar)
Fakultas Hukum Universitas Andalas
(2004-sekarang)
Memulai karier sebagai Dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas, sampai
diangkat menjadi Guru Besar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Univeritas
Andalas. Disamping itu juga menjabat sebagai Ketua Program Doktor Ilmu
Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas dan Direktur Pusat Studi Konstitusi
(PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas (2004-sekarang).
Penulis
Buku dan Ilmiah
(1995-sekarang)
Aktif menulis buku (2001-2016), aktif menulis pada berbagai publikasi ilmiah:
Majalah, Jurnal, surat kabar (1995-sekarang).
Pemakalah
Seminar
(2000-sekarang)
Aktif sebagai pemakalah pada seminar-seminar.
Pendidikan
Universitas Andalas
Sarjana Hukum
(1995)
Institute of Postgraduate Studies and Reserch University
of Malaya, Kuala Lumpur
Master of Public Administration
(2001)
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Doktor dalam bidang Ilmu Hukum
(2009)
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Kewarganegaraan
Indonesia
Usia
49 Tahun
Tempat Tanggal Lahir
Paninggahan, Solok, Sumatera Barat,
20 Agustus 1968
Domisili
Padang
Pengangkatan
11 Mei 2016
Sesuai keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) tanggal
11 Mei 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
67
Wiztian Yutri, SH
Anggota Dewan Komisaris
PERJALANAN KARIR
Wartawan
Harian Jayakarta Jakarta
(1982-1985)
Pemimpin Redaksi
Padang Ekspres Padang
(2002-2007)
Pemimpin Umum
Posmetro Padang
(2007-2009)
Wakil Presiden Komisaris
Padang Ekspres Jawa Pos Grup
Kewarganegaraan
Indonesia
Usia
55 Tahun
Tempat Tanggal Lahir
Pariaman, Sumatera Barat
30 Mei 1962
(2009-2012)
Editor Ahli
Penerbit Kabarita
(2012-sekarang)
Domisili
Padang
Direktur Utama
PT Sumbar Satu Media
(2014-sekarang)
Pendidikan
Universitas Taman Siswa Padang
Sarjana Hukum
Pengangkatan
11 Mei 2016
Sesuai keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) tanggal
11 Mei 2016
(2009)
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
68
Profil dewan komisaris
Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA
Anggota Dewan Komisaris
PERJALANAN KARIR
Dosen (Guru Besar)
Fakultas Ekonomi Universitas Andalas
(2009-2013)
Memulai karier sebagai Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, sampai
diangkat menjadi Guru Besar Ilmu Akuntansi, Anggota Dewan Standar Akuntansi
Keuangan, Ikatan Akuntan Indonesia.
Anggota Dewan Pendidikan Tinggi Komisi Hibah
Dirjen Pendidikan Tinggi
(2008-2012)
Wakil Presiden Komisaris
Padang Ekspres Jawa Pos Grup
Kewarganegaraan
Indonesia
Usia
60 Tahun
Tempat Tanggal Lahir
Bukittinggi, Sumatera Barat
10 Oktober 1957
(2009-2012)
Anggota Dewan Pengawas
PK-BLU Universitas Andalas
(sekarang)
Pendidikan
Universitas Gajah Mada Yogyakarta
Sarjana Ekonomi Akuntansi
(1984)
The University of Wollongong, Australia
Master of Commerce (Honours)
(1996)
Universitas Andalas Padang
Guru Besar Ilmu Akuntasi
(2009)
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Domisili
Padang
Pengangkatan
6 April 2015
Penugasan Khusus
Ketua Komite Audit
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
69
Profil dewan komisaris
Ir. Suharto, MM
Anggota Dewan Komisaris
PERJALANAN KARIR
Operational & RD Director
PT Semen Gresik (Persero) Tbk
(2011-2013)
Memulai karier sebagai Pjs. Kepala Departemen Pengembangan Perusahaan di
PT Semen Gresik (Persero) tahun 2000, Kepala Departemen Produksi III (20002002), Pjs Kepala Kompartemen Pabrik Tuban (2003), Kepala Kompartemen
Produksi tahun (2004-2005), kemudian diangkat sebagai Direktur Litbang &
Operasi PT Semen Gresik (Persero) Tbk (2005-2010), Direktur Proyek Pabrik Tuban
(2008-2012) dan Operational & RD Director PT Semen Gresik (Persero) Tbk.
Engineering & Project Director
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
(2014-2015)
Pendidikan
Institut Teknologi 10 Nopember, Surabaya
Sarjana Teknik Mesin
(1978)
Universitas Airlangga, Surabaya
Magister dalam bidang Strategic Management
(2010)
Kewarganegaraan
Indonesia
Usia
66 Tahun
Tempat Tanggal Lahir
Malang, Jawa Timur
18 Oktober 1951
Domisili
Jakarta
Pengangkatan
6 April 2015
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
70
Informasi Rangkap Jabatan dewan komisaris
Terdapat rangkap jabatan yang dimiliki oleh beberapa anggota Dewan Komisaris dengan informasi sebagai berikut:
1. Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA, menjabat sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Andalas;
2. Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA, menjabat sebagai Guru Besar Ilmu Akuntansi Universitas Andalas.
Pernyataan independensi komisaris independen
Selaras dengan penerapan praktik GCG yang baik, Dewan Komisaris telah menandatangani Pakta integritas dan menyerahkan
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) maupun Laporan Pajak-pajak Pribadi (LP2P) sebagai bentuk komitmen
menghindari transaksi yang mengandung benturan kepentingan. Seluruh anggota Komisaris Independen bertindak mandiri
dan bebas intervensi dari pihak manapun.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
71
Judul foto:
Tegaknya Pilar Produksi
Lokasi foto:
Indarung VI
Keterangan foto:
Vertical mill Indarung VI merupakan saah satu alat utama
yang berfungsi untuk menggiling bahan baku semen yaitu
batu kapur, silika dan tanah
liat menjadi raw mix. Alat ini
berasal dari FL Smidth.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Judul foto:
Inilah Kami
72
Lokasi foto:
Kantor Pusat
Keterangan foto:
Kami berpusat di kelurahan Indarung, kecamatan Lubuk
Kilangan, kota Padang, Sumatera Barat. Jalan Raya
Indarung Padang. 25237.
Kami berjumlah 1.719 orang dan mengoperasikan kantor
Pusat, pabrik, packing plant, hingga kantor perwakilan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
profil
perusahaan
73
Dalam mewujudkan kinerja
unggul, Semen Padang
senantiasa menjalankan misinya
untuk terus memproduksi dan
memperdagangkan semen serta
produk terkait lainnya yang
berorientasi kepada kepuasan
pelanggan. Perusahaan yakin
hal tersebut dapat menjadikan
Semen Padang sebagai salah satu
perusahaan semen nasional terbaik.
Sekilas Profil Perusahaan
74
Daftar Nama Anak Perusahaan
Dan Perusahaan Afiliasi
Identitas Perusahaan
76
91
Sejarah Semen Padang
78
Sekilas Kinerja Anak Perusahaan
92
Perkembangan Logo Semen
Padang
79
Bidang Usaha
96
Informasi Singkat Perubahan
Nama perusahaan
Alur Proses Pengendalian Mutu
PRoduk
98
80
Produk Semen
101
Visi, Misi dan Budaya Perusahaan
80
Jasa Semen Padang
102
Kebijakan Perusahaan
81
Struktur Organisasi
103
Sasaran dan Strategi Perusahaan
86
88
Profil Ringkas Pejabat Senior
Perusahaan
104
Struktur dan Komposisi
Kepemilikan Saham Semen
Padang
Informasi pada Website
Perusahaan
109
Struktur Grup Semen Padang
89
90
Kronologis Pencatatan Saham
90
Kronologis Pencatatan Efek
Lainnya
90
Pendidikan dan Pelatihan Dewan
Komisaris, Direksi, Komitekomite, Sekretaris Perusahaan/
Departemen Legal & GRC/MR,
dan Internal Audit
110
Komposisi Kepemilikan Saham
Alamat Kantor Pusat dan
Perwakilan Semen Padang
114
Daftar Jaringan Distributor
116
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
74
SEKILAS PROFIL PERUSAHAAN
01
Pengalaman
106 tahun
Dengan usia lebih dari 106 tahun, Semen
Padang membuktikan bahwa telah mampu
melewati berbagai macam tantangan dalam
perjalanan membangun Indonesia.
02 Motto
Kami telah berbuat sebelum yang lain
memikirkannya. Bermakna bahwa
Semen Padang memiliki semangat dalam
berinovasi dan kecepatan meraih peluang
untuk menjadi yang terbaik.
03
VISI
Menjadi perusahaan persemenan
yang andal, unggul dan berwawasan
lingkungan di Indonesia Bagian Barat
dan Asia Tenggara.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
75
04 Posisi Strategis
Posisi Semen Padang yang berada di
pantai Barat pulau Sumatera memberikan
kemudahan dan akses yang dekat dalam
melakukan ekspor ke Negara tetangga.
05 Jalur Distribusi
Sebagai perusahaan semen yang
menguasai pangsa pasar pulau
Sumatera, Semen Padang memiliki
jaringan distribusi yang tersebar
tidak hanya di pulau Sumatera.
06 KAPASITAS PRODUKSI
7,4
juta ton/tahun
Ditempa pengalaman diindustri persemenan
lebih dari 106 tahun, Semen Padang
membuktikan keunggulan dan jaminan
mutu atas kualitas serta kemampuan
bersinergi dengan lingkungan dan mampu
melewati berbagai macam tantangan dalam
perjalanannya membangun Indonesia.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
76
Judul foto:
Kami dan Lingkungan
identitas perusahaan
Lokasi foto:
Lantai 3 Kantor Pusat
Keterangan foto:
Kami berkomitmen untuk menjadi
perusahaan yang berwawasan lingkungan.
Nama Perusahaan
PT Semen Padang
Bidang Usaha
Produsen dan Perdagangan Semen
Status Perusahaan
Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Dasar Hukum Pendirian
Akta Pendirian No. 5 Tanggal 4 Juli 1972, dibuat dihadapan
Notaris Julian Nimrod Siregar, SH Notaris di Jakarta dan
telah diubah dengan Akta Perubahan No. 117 Tanggal
28 Desember 2012, dibuat dihadapan Notaris Kharina, SH
Notaris di Jakarta serta memperoleh persetujuan Menteri
Kehakiman Republik Indonesia No. AHU-AH.01.10-10399
tanggal 21 Maret 2013 serta telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 24 tanggal 25 Maret 2014
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Kepemilikan
• PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebesar 99,99%
• Koperasi Keluarga Besar Semen Padang sebesar 0,01%
Tanggal Pendirian
• Pendirian Pabrik 18 Maret 1910
• Nasionalisasi dari Pemerintah Belanda 5 Juli 1958
• Pendirian Badan Hukum - Perseroan Terbatas
10 Februari 1973
Modal Dasar
Rp500.000.000.000 (Lima ratus miliar Rupiah)
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Rp332.000.001.000 (Tiga ratus tiga puluh dua miliar seribu
Rupiah)
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
77
1
2
3
4
1.Lingkaran
Simbol Lingkaran = Bola Dunia, pada identitas
lembaga merupakan elemen utama dari simbol
yang harus dipertahankan dan dapat dimaknai
dengan: “Cita-cita Semen Padang turut
Membangun Dunia”
3. Kepala Kerbau
Simbol Minangkabau/Sumatera Barat.
Semen Padang berlandaskan kepada Falsafah
Minang yang secara konsisten kedepan untuk
berkembang ke arah global.
2.Gonjong
Adalah Atap dari Rumah Gonjong Adat
Minang, bisa dimaknai juga sebagai mahkota.
4. Sejak 1910
Disesuaikan dengan tahun berdirinya 1910,
maka dipilih huruf tulisan tangan.
Kapasitas Produksi
7.400.000 ton/tahun
Pabrik Indarung II : 720.000 ton/tahun
Pabrik Indarung III : 860.000 ton//tahun
Pabrik Indarung IV : 1.920.000 ton/tahun
Pabrik Indarung V : 3.000.000 ton/tahun
Cement Mill Dumai : 900.000 ton/tahun
Kantor Pusat
Jl. Raya Indarung, Padang 25237, Sumatera Barat
Tel. : (0751) 815 250
Fax. : (0751) 815 590
Jenis Produksi
I. Ordinary Portland Cement (OPC), terdiri dari: Portland
Cement Type I, Portland Cement Type II, Portland Cement
Type III, Portland Cement Type V, dan Oil Well Cement
(OWC)
II.Non Ordinary Portland Cement (Non OPC), terdiri dari:
Portland Pozzolan Cement (PPC) & Portland Composite
Cement (PCC).
Layanan Pelanggan
Tel. 0 800 1888 222
Jumlah Karyawan
1.719 orang
Website
www.semenpadang.co.id
Social Media
Facebook : PT SEMEN PADANG
Instagram: @semenpadang
Twitter : @semenpadang1910
Total Aset 2016
Rp9,21 triliun
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
78
Sejarah semen padang
Semen Padang didirikan pada
tanggal 18 Maret 1910 dengan
nama NV Nederlandsch Indische
Portland Cement Maatschappij
(NV NIPCM) yang merupakan
pabrik semen pertama di
Indonesia dan Asia Tenggara.
Pada tanggal 5 Juli 1958 Perusahaan dinasionalisasi
oleh Pemerintah Republik Indonesia dari Pemerintah
Belanda. Selama periode ini, Perusahaan mengalami
proses kebangkitan kembali melalui rehabilitasi dan
pengembangan kapasitas pabrik Indarung I menjadi
330.000 ton/tahun. Selanjutnya pabrik melakukan
transformasi pengembangan kapasitas pabrik dari
teknologi proses basah menjadi proses kering dengan
dibangunnya pabrik Indarung II, III, dan IV.
1910
1958
Pada tanggal
10 Februari
1973 Pendirian
Badan Hukum Perseroan Terbatas.
Pemerintah mengalihkan
kepemilikan sahamnya di
Semen Padang ke PT Semen
Gresik (Persero),Tbk
bersamaan dengan
pengembangan pabrik
Indarung V.
1973
1995
2012
2014
Tahun ini PT Semen Gresik (Persero), Tbk
telah berganti nama menjadi PT Semen
Indonesia (Persero), Tbk berdasarkan
keputusan RUPSLB tanggal 20 Desember
2012 di Jakarta, dengan kepemilikan saham
sebesar 99,99% dan Koperasi Keluarga Besar
Semen Padang dengan saham sebesar 0,01%.
PT Semen Indonesia (Persero), Tbk sendiri
sahamnya dimiliki mayoritas oleh Pemerintah
Republik Indonesia sebesar 51,01% dan
pemegang saham publik sebesar 48,99%.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Di tahun 2014,
Semen Padang
membangun
pabrik baru yaitu
Indarung VI.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
79
Perkembangan Logo semen padang
1910
Logo PT Semen Padang (PTSP) pertama kali diciptakan pada 1910, semasih bernama
Nederlandsch Indische Portland Cement (Pabrik Semen Hindia Belanda).
1913
Pada 1913 dibuat sebuah logo baru, meski bentuk bulat dengan dua garis lingkaran
dan kata-katanya tetap dipertahankan. Hanya saja, NIPCM ditambah dengan NV.
1928
Pada tahun 1928. Kata Nederlandsch Indische diubah menjadi Padang. Di bagian
bawahnya tertulis Fabrik di Indarung Dekat Padang, Sumatera Tengah.
1950
NV PPCM diganti dengan Semen Indarung. Logo PT Semen Padang tidak diubah,
kecuali perubahan tulisan dari bahasa Belanda ke bahasa Indonesia.
1958
Pada tahun 1958, seiring dengan kebijakan pemerintah pusat tentang nasionalisasi
perusahaan asing. Logonya yang bulat dipertahankan, tapi tulisan NV PPCM diganti
dengan Semen Padang.
1970
Pada tahun 1970. Tulisan Padang Portland Cement Indonesia dibuat melingkar, muncul
pula moto PT Semen Padang yang berbunyi “Kami Telah Berbuat Sebelum yang Lain
Memikirkan”.
1972
Pada tahun 1972 logo tersebut dimodifikasi dengan memunculkan dua garis lingkaran:
besar dan kecil.
1991
Pada tahun 1991, saat tulisan Padang Portland Cement menjadi Padang Cement
Indonesia.
2012
Pada 1 Juli 2012, pada logo baru disempurnakan menjadi, tanduk kerbau menjadi
besar dan kokoh/melindungi, mata kelihatan tajam/tegas, gonjong menjadi sederhana
(crown), dan telinga pada posisi “on” (selalu mendengar).
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
80
Informasi Singkat Perubahan Nama perusahaan
Nama Perusahaan
Perubahan Nama
Tanggal Efektif
NV Nederlandsch Indische Portland
Cement Maatschappij (NV NIPCM)
Asano Cement
Agustus 1942
Asano Cement
Kilang Semen Indarung
September 1945
Kilang Semen Indarung
Padang Portland Cement
Maatschappij (PPCM)
8 April 1948
Padang Portland Cement
Maatschappij (PPCM)
Perusahaan Negara Semen Padang
1961
Perusahaan Negara Semen Padang
PT Semen Padang
1971
visi, misi dan budaya perusahaan
Dalam rangka mendukung sinergi dan pencapaian visi dan
misi Semen Indonesia Group serta mewujudkan tekad untuk
menjadi perusahaan persemenan nasional yang tangguh
dan mampu menjawab persaingan global, Semen Padang
merumuskan Visi, Misi, serta berkomitmen menerapkan
Budaya Korporat CHAMPS dalam
setiap cara pandang dan gerak
langkah seluruh insan perusahaan.
Semen Padang menetapkan visi,
misi dan nilai-nilai perusahaan
serta
memastikan
bahwa
perusahaan telah dikelola secara
profesional dengan penerapan
prinsip-prinsip
tata
kelola
perusahaan yang baik. Penetapan
Visi dan Misi perusahaan telah
dikaji secara mendalam sejalan
dengan perkembangan Usaha
Perusahaan
yang
semakin
kompetitif.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pengesahan Visi dan Misi Semen Padang ditetapkan dalam
Keputusan Direksi No. 292/SKD/PUSMJ/07.2012 tentang
Pengesahan Visi, Misi, Meaning, Motto, Budaya, dan Logo
Semen Padang.
Visi ditetapkan oleh perusahaan
sebagai pedoman bagi Insan
Perusahaan
dalam
mencapai
tujuan
perusahaan.
Visi
perusahaan
menggambarkan
fokus
perusahaan
untuk
terus
mengingkatkan
kinerja
perusahaan agar dapat menjadi
perusahaan yang bergerak di
bidang produksi dan perdagangan
semen dengan kinerja handal,
unggul dan berdaya saing tinggi
serta dikelola sesuai dengan
praktik-praktik
tata
kelola
yang baik. Visi perusahaan
juga memperlihatkan komitmen perusahaan terhadap
pelestarian lingkungan dimana Perusahaan menjalankan
aktivitas bisnisnya.
Pengesahan Visi
dan Misi Semen Padang
ditetapkan dalam
Keputusan Direksi No. 292/
SKD/PUSMJ/07.2012
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
81
kebijakan perusahaan
Dalam menyelenggarakan usaha persemenan berdasarkan
kaidah industri dan niaga yang sehat dengan menerapkan
prinsip-prinsip tata kelola Perusahaan yang baik, maka
PT Semen Padang sebagai Perusahaan dalam industri
persemenan mempunyai komitmen untuk melakukan:
1.Penyelarasan strategy map perusahaan dengan strategy
map Semen Indonesia (Holding Company), dan tetap
mengacu pada Rencana Jangka Panjang Perusahaan
(RJPP) yang diturunkan ke dalam Rencana Kerja &
Anggaran Perusahan (RKAP) untuk meningkatkan sinergi
Semen Indonesia Group
2.Peningkatan nilai dan pertumbuhan, serta daya
saing perusahaan melalui pemantapan pemasaran
yang berorientasi pada pasar utama, peningkatan
produktivitas operasi dan efisiensi disegala bidang serta
pengembangan bisnis perusahaan.
3. Pemenuhan harapan pelanggan untuk seluruh produk
yang dihasilkan dan dipasarkan melalui pemenuhan
persyaratan mutu, pelayanan terbaik, serta keabsahan
hasil uji dengan didukung sistem manajamen yang
terintegrasi.
4. Peningkatan tanggung jawab dan kepedulian kepada
stakeholder, termasuk;
• Pengelolaan lingkungan hidup meliputi pencegahan
pencemaran udara dan pengendalian emisi,
pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
dan non B3, konservasi air, penghematan pemakaian
energi serta perlindungan keanekaragaman hayati.
• Pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien.
• Perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja
dengan menjaga lingkungan kerja yang aman dan
sehat serta mencegah terjadinya kecelakaan.
• Pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan
(Corporate Social Responsibility) yang efektif dan
berkesinambungan
•Pengamanan aset dan kelancaran operasional
perusahaan
• Pengelolaan arsip dengan cara yang tepat kelola dan
tepat saji
5.Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG)
dan manajemen risiko, serta pencegahan terjadinya
kecurangan (Fraud) dalam operasional perusahaan.
6. Penataan perundang-undangan, peraturan yang berlaku,
dan persyaratan lainnya.
7. Pengembangan sumber daya manusia yang kompeten
dan profesional untuk mendukung pelaksanaan seluruh
komitmen perusahaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
82
VISI
PERUSAHAAN PERSEMENAN
Lingkup bisnis perusahaan mencakup produksi dan penjualan semen serta produk
dan jasa lainnya yang terkait industri semen, yaitu: Engineering, peralatan semen,
pabrikasi peralatan semen, bahan baku semen, bahan bakar, produk hilir semen.
HANDAL
Mampu memenuhi kebutuhan pelanggan secara konsisten baik dari segi kuantitas
dan kualitas.
UNGGUL
Menguasai pasar utama Pulau Sumatera.
BERWAWASAN LINGKUNGAN
Ramah kepada lingkungan hidup dan sosial serta memenuhi peraturan perundangundangan yang berlaku.
DI INDONESIA BAGIAN BARAT DAN ASIA TENGGARA
Area pengembangan pasar dan bisnis Perusahaan ke depan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
83
misi
1.Memproduksi dan memperdagangkan semen serta produk terkait lainnya yang
berorientasi kepuasan pelanggan.
Memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan melebihi harapan pelanggan
perusahaan melalui produksi dan penjualan semen serta produk dan jasa lainnya
yang terkait industri semen.
2.Mengembangkan SDM yang kompeten, profesional dan berintegritas tinggi.
Perusahaan aktif mengembangkan kemampuan sumber daya manusia, Perusahaan
agar memiliki kompetensi tinggi, bertindak dan berprilaku profesional serta
memiliki integritas tinggi.
3.Meningkatkan kemampuan rekayasa dan engineering untuk mengembangkan
indusri semen nasional.
Perusahaan mengembangkan kemampuan rekayasa dan engineering untuk
berpartisipasi aktif dalam kemajuan industri persemenan nasional.
4.Memberdayakan, mengembangkan dan mensinergikan sumber daya perusahaan
yang berwawasan lingkungan.
Perusahaan berkomitmen tinggi melestarikan lingkungan hidup dan memajukan
lingkungan sosial dengan memberdayakan dan mensinergikan sumber daya yang
dimiliki perusahaan.
5.Meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan dan memberikan yang
terbaik kepada stakeholder.
Perusahaan selalu melakukan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan
efisiensi operasional serta mengembangkan bisnisnya dalam rangka memberikan
kontribusi optimal kepada stakeholder .
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
84
Budaya
1.Ciptakan visi jelas yang sinergis untuk bersaing
Setiap individu Semen Padang memahami dan mendukung penuh visi perusahaan
yang sejalan dengan visi Semen Indonesia Group (SMIG) untuk meningkatkan daya
saing perusahaan.
2.Hidupkan semangat belajar terus menerus
Setiap individu Semen Padang memiliki semangat tinggi untuk meningkatkan
kompetensi secara kontinyu, sebagai upaya adaptasi terhadap berbagai perubahan
yang terjadi.
3.Amalkan tugas dengan akuntabilitas tinggi
Setiap individu Semen Padang selalu melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya
dengan sebaik-baiknya serta berani mempertanggungjawabkan semua tindakan
yang diambil.
4.Mantapkan usaha untuk penuhi harapan pelanggan
Setiap individu Semen Padang memilki komitmen untuk melaksakan tugasnya yang
berorientasi memenuhi persyaratan dan melebihi harapan pelanggan.
5.Praktekkan etika bisnis dengan integritas tinggi
Setiap individu Semen Padang selalu memastikan tindakan yang dilakukan tidak
melanggar etika, norma-norma yang berlaku dan berintegritas tinggi.
6.Senantiasa tingkatkan kerja sama
Setiap individu Semen Padang selalu memperkuat kerja sama dengan rekan kerja
dan pihak-pihak terkait lainnya dalam rangka mencapai hasil yang terbaik bagi
Perusahaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
85
Moto
Kami telah berbuat sebelum yang lain memikirkan
Yang bermakna bahwa Semen Padang memiliki semangat dalam berinovasi dan
kecepatan meraih peluang untuk menjadi yang terbaik.
meaning
giving the best
Setiap individu di Semen Padang selalu bekerja dengan kemampuan terbaik dan
motivasi tinggi sesuai dengan masing-masing tugas yang diberikan oleh Perusahaan.
to build
Secara bersama-sama karyawan Semen Padang memberikan solusi melebihi harapan
“pelanggan” dan berkontribusi untuk pembangunan peradaban di muka bumi.
a better life
Demi kehidupan manusia yang lebih baik dari waktu ke waktu.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
86
sasaran dan strategi perusahaan
sasaran perusahaan
Pertumbuhan
Produksi
% Utilitas
Kapasitas
Pabrik
10,23%
Rp1.276 miliar
3,59%
97,49%
Pangsa Pasar
Nasional
EBITDA
Pertumbuhan
Pendapatan
Bruto
100%
% Progress
Fisik Proyek
PROPER
Lingkungan
Efektivitas
Produk dan
Proses
keuangan
& pasar
SASARAN
Perusahaan
PROPER HIJAU
Kepemimpinan
dan
tata kelola
Indeks GCG
88
Volume
Penjualan
Semen
7.659.000 ton
Fokus Pelanggan
88%
Indeks
Kepuasan
Pelanggan
eksternal
Fokus
Tenaga
Kerja
% Talent Box
20%
Knowledge
Management
Point
720 poin
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
7,04%
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
87
Strategi perusahaan
Manajemen Kapasitas dan
Kualitas
Manajemen
kas
Manajemen
Capex
01
02
08
Manajemen
GRC Terpadu
07
Strategi
Perusahaan
06
01
Peningkatan
Keunggulan
Kompetitif
Peningkatan kapasitas, kualitas,
efisiensi, efektivitas produksi dan
pemasaran pengamanan pasokan
bahan baku, bahan bakar, & energi
03
Manajemen
Biaya
04
05
Manajemen
Merek
Manajemen
Pendapatan
Manajemen Kapasitas
Capacity Management
02
Optimalisasi CAPEX Management
03
Optimalisasi biaya
04
Penguasaan & pengamanan jalur
distribusi, peningkatan sinergi dengan
SMIG, peningkatan loyalitas pelanggan,
memperluas jaringan distribusi produk,
jaminan ketersediaan produk di pasar
menjaga pangsa pasar eksisting
05
07
Peningkatan pertumbuhan
pendapatan
Optimalisasi capital structure,
optimalisasi liquidity management
06
08
Peningkatan kinerja lingkungan,
implementasi SICC, human capital
readiness, high performing human
capital system, transformasi korporasi
dan penguasaan bisnis hilir dengan
memberdayakan APLP
Pengelolaan GRC & ICT yang
berkesinambungan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
88
Struktur dan komposisi kepemilikan
saham semen padang
Semen Padang sebagai bagian dari Semen Indonesia Group (SMIG). Dimana PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai
pemegang saham mayoritas, adapun komposisi kepemilikan saham sebagai berikut:
51,01%
48,99%
Pemerintah RI
Publik
0,01%
99,99%
Koperasi
Karyawan Semen
Padang
PT Semen
Indonesia
(Persero), Tbk
PT Semen Gresik
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
PT Semen Tonasa
PT Thang Long
Cement Company
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
89
Struktur Grup Semen Padang
Semen Padang memiliki dua Anak Perusahaan dan dua Perusahaan Afiliasi (dengan kepemilikan saham langsung). Sampai
dengan 31 Desember 2016, Semen Padang tidak memiliki Perusahaan Patungan (Joint Venture Company), Perusahaan Asosiasi
dan Spesial Purposed Vehicle (SPV). Struktur grup Semen Padang dapat dilihat pada skema gambar di bawah ini.
85%
PT Sepatim
Batamtama
80%
PT Bima Sepaja
Abadi
12%
PT Igasar
10%
PT Sumatera
Utara Perkasa
Semen (SUPS)
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
90
Komposisi Kepemilikan Saham
Nama dan persentase pemegang saham
Pemegang Saham
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Koperasi Keluarga Besar Semen Padang
Jumlah
Saham
Lembar Saham
Nominal (dalam Rupiah)
332.000.000
332.000.000
Persentase
99,99%
1
1.000
0,01%
332.000.001
332.001.000
100,00%
KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Hingga akhir tahun 2016, Dewan Komisaris dan Direksi tidak memiliki saham di Semen Padang.
jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan berdasarkan klasifikasi
Klasifikasi
Lembar Saham
Nominal (dalam Rupiah)
Persentase
Kepemilikan Institusi Lokal
332.000.001
332.001.000
100,00%
Kepemilikan Institusi Asing
–
–
–
Kepemilikan Individu Lokal
–
–
–
Kepemilikan Individu Asing
–
–
–
Kronologis Pencatatan Saham
Sampai dengan tahun 2016, Semen Padang tidak mencatatkan saham di Bursa Saham, karena Semen Padang merupakan anak
Perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Sehingga tidak ada informasi terkait kronologis pencatatan, jenis tindakan
korporasi (corporate action), perubahan jumlah saham, maupun nama bursa.
Kronologis Pencatatan Efek Lainnya
Sampai dengan tahun 2016, Semen Padang tidak mencatatkan efek lainnya di Bursa Efek, sehingga tidak ada informasi terkait
kronologis pencatatan, jenis tindakan korporasi, perubahan jumlah efek, nama bursa maupun peringkat efek.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
91
daftar nama anak perusahaan dan perusahaan
afiliasi
Nama dan Alamat
Perusahaan
Status Operasi
Entitas Perusahaan
Unit kerja
Kepemilikan Saham
Semen Padang
Nominal (Rp)
%
Bidang Usaha
PT Sepatim Batamtama
2 November 1991
Beroperasi
5.950.000.000
85%
• Perdagangan dan jasa pengangkutan umum
• Jasa Pengantongan semen
• Kontraktor
PT Bima Sepaja Abadi
17 September 1993
Beroperasi
1.600.000.000
80%
• Jasa pengantongan semen
• Jasa yang berhubungan dengan
perdagangan semen Forwarding
PT Igasar
12 September 1974
Beroperasi
300.000.000
12%
• Distribusi semen
• Transportasi dan alat berat
• Perdagangan umum
• Kontruksi
• Industri Bahan Bangunan
lembaga profesi penunjang perusahaan
Lembaga Profesi
Nama
Alamat
Kantor Akuntan
Publik
KAP Osman Bing Satrio & Eny
(Deloitte)
The Plaza Office Tower, Lt 32 Jl. MH. Thamrin Kav 28 - 30 Jakarta 10350, Indonesia,
Tel: +62 21 29923100,
Fax: +62 21 29928200, 29928300, www.deloitte.com
Konsultan Hukum
Handra Darwin & Partners
Dwima Plaza - I, 4th Floor Room 407 Jl. Jend. A. Yani Kav.
67 Jakarta - 10510, Telp. 021 - 4206542, Up. Bpk. Handra
Deddy Hasan, SH
Nanda Oetama, SH, MH
Komplek Rindang Alam No.11 RT 02/RW 03, Koto Luar, Pauh Padang
Ilhamdi Taufik, SH, MH
Jl. Fisiko IV, Blok B II No. 06, Komplek Universitas Andalas, Ulu Gadut, Padang
Prof. Dr. Ismansyah, SH, MH
Komp. Perumahan Dosen Blok D1/04/02, Ulu Gadut,Padang
DR. Sukanda Husin, SH, LLM
Komp. Pola Mas I Blok J No.1 Padang
DR. Ferdi, SH, MH
Jl. Jati Adabiah Komplek DPRD No.15 Padang
Dasrizal, SH
Jl. Padang Pasir X No.1, Kel. Padang Pasir, Padang
Telp.0751 - 31011
Harti Virgo Putri, SH
Jl. Proklamasi No. 24 Padang Telp.0751 - 22883
Helsi Yasin, SH, MKn
Jl. Bagindo Aziz Chan No.2 Padang Telp.0751 - 36894
Notaris/PPAT
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
92
sekilas kinerja anak perusahaan
PT Sepatim Batamtama
PT Sepatim Batamtama (selanjutnya disingkat Sepatim) didirikan
pada tanggal 2 November 1991 dengan akta Notaris Ny. Siti
Marjami Supangat SH berkedudukan di Jakarta. Sepatim pada
dasarnya merupakan patungan antara PT Semen Padang dan PT
Timsco Development Corporation (TDC) dengan total penyertaan
modal sebesar Rp7 miliar, dengan proporsi kepemilikan sebagai
berikut; PT Semen Padang sebesar 85% (Rp5,95 miliar) dan
sisanya sebesar 15% PT TDC (Rp1,05 miliar). Pendirian Perusahaan
ini telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman
RI melalui Surat Keputusan No. C2-7377.HT.01.01 tahun 1992
tanggal 5 September 1992.
Rp28.000.000.000 (dua puluh delapan miliar Rupiah). Terakhir,
pada tanggal 24 November 2012, Dana Pensiun Semen Padang
melakukan pelepasan saham sebanyak 1.050.000 lembar saham
kepada PT Bima Sepaja Abadi (BSA) melalui Keputusan Para
Pemegang Saham tanpa melalui mekanisme Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) PT Sepatim Batamtama.
Kepemilikan Saham Semen Padang menjadi sebagai berikut:
PT Semen Padang
: Rp5.950.000.000 (85%)
PT Bima Sepaja Abadi
: Rp1.050.000.000 (15%)
ALAMAT PERUSAHAAN
Jl. Lumba-lumba No.1 Batam, Kepulauan Riau, Indonesia 29432
Pada tahun 2016, total
aset yang dimiliki PT Sepatim
Batamtama tercatat sebesar
Rp33 miliar, tumbuh 12,4% atau
sebesar Rp4 miliar dibandingkan
pada tahun 2015 sebesar
Rp29 miliar
Dalam perkembangan lebih lanjut, pada tanggal 31 Oktober
2002 terjadi peralihan kepemilikan saham dari TDC kepada Dana
Pensiun PT Semen Padang (melalui akta jual beli saham No. 186)
dihadapan Notaris Arry Supratno SH. berkedudukan di Jakarta.
Berdasarkan perjanjian antara PT Semen Padang dengan PT TDC
(sebagaimana disahkan dengan akte notaris No. 28 pada tanggal
12 Februari 2002 oleh notaris Arry Supratno SH), disepakati
bahwa telah dilakukan kegiatan melepaskan/pengalihan saham
perseroan sebesar 15% dari total saham yang telah dikeluarkan
oleh Perseroan (sebanyak 1.050.000 lembar saham) yang dimiliki
oleh Pihak PT TDC kepada pihak PT Semen Padang.
Selanjutnya, berdasarkan akta pernyataan keputusan rapat
No. 189 tanggal 31 Oktober 2002 (Notaris Arry Supratno SH)
telah dilakukan perubahan modal dasar perseroan dari senilai
Rp35.000.000.000 (tiga puluh lima miliar Rupiah) menjadi
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
BIDANG USAHA
• Perdagangan Umum
• Pengantongan Semen
• Perdagangan Semen
•Kontraktor
• Jasa dan Pengangkutan Umum
SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DANDIREKSI
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Pudjo Suseno, SE.
Komisaris : Admartin, ST., MM.
Sekretaris Dekom : Ruky Hendra, SE, MM, Ak
Direksi
Direktur Utama : Ir. Tarlo Sembiring, M.T.
Direktur
: Syahrizal Andin, SE
KINERJA TAHUN 2015 DAN 2016
Pada tahun 2016, total aset yang dimiliki PT Sepatim Batamtama
tercatat sebesar Rp33 miliar, tumbuh 12,4% atau sebesar
Rp4 miliar dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp29 miliar.
PT Sepatim Batamtama membukukan pendapatan usaha
pada tahun 2016 sebesar Rp86 miliar, turun 7,0 % atau
sebesar Rp6 miliar dibandingkan pada tahun 2015 Rp92 miliar.
Sedangkan, laba bersih yang diperoleh PT Sepatim Batamtama
sebesar Rp956 juta turun 48% atau sebesar Rp1.045 juta
dibandingkan pada tahun 2015 Rp2.001 juta.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
93
PT Bima Sepaja Abadi
PT Bima Sepaja Abadi (PT BSA) didirikan tanggal 17 September
1993. Pada awalnya merupakan perusahaan joint venture yang
dimiliki oleh PT Bima Siti Wisesa (PT BSW) dan PT Semen Padang.
PT BSW merupakan pemegang saham mayoritas dengan 60%
saham. PT BSW mengalihkan sahamnya kepada PT Bima Intan
Kencana (PT BIK).
Sejak tanggal 7 Agustus 2006, PT Semen Padang menambah
jumlah kepemilikannya di PT BSA menjadi 80% dan PT BIK
memiliki 20% saham. Pada 8 Oktober 2010 PT BIK melepas
200 lembar saham kepada Tn. Drs. H. Hikmayudi Mahmoed.
Perubahan anggaran dasar ini sedang dalam proses pengesahan
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Pada awalnya PT BSA didirikan sebagai perusahaan yang
bergerak di bidang jasa pengantongan Semen Padang di Pulau
Jawa, dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1996.
PT BSA melakukan diversifikasi usaha dengan masuk kedalam
usaha distribusi sebagai upaya untuk memperlancar distribusi
PT Semen Padang untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Untuk
mendukung usaha distribusi semen ini PT BSA juga melaksanakan
usaha transportasi melalui investasi pada kendaraan yang
membawa semen ini kepada pembeli atau pelanggannya, baik
kepada distributor maupun kepada para pengecernya. Untuk
meningkatkan kemampuan bisnis portofolio PT BSA juga
melaksanakan bisnis ekspedisi (Forwarding).
Kepemilikan saham Perseroan menjadi sebagai berikut:
PT Semen Padang
: Rp1.600.000.000 (80%)
PT Bima Intan Kencana
: Rp200.000.000 (10%)
Krisman Bahar
: Rp200.000.000 (10%)
ALAMAT PERUSAHAAN
Komplek Perkantoran Enggano Megah Blok A No.5Q Jalan
Enggano Raya Tanjung Priok Jakarta Utara 14310.
BIDANG USAHA
1. Jasa Pengantongan Semen
2. Perdagangan Semen
3. Pengangkutan Umum (Transportasi)
4. Forwarding
Pada tahun 2016, total
aset yang dimiliki PT Bima
Sepaja Abadi tercatat sebesar
Rp163 miliar, turun 10,6%
atau sebesar Rp19 miliar
dibandingkan pada tahun 2015
sebesar Rp183 miliar
SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi tahun 2016 sesuai dengan
Akta Notaris Varinia, SH No. 01 tanggal 18 Agustus 2016 dan
Perubahan susunan tersebut menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Komisaris
Komisaris
Sekretaris Dekom : Ir. Benny Wendry, MM.
: Drs. H. Hikmayudi Mahmoed
: Krisman Bahar
: Hasfi Rafiq, ST.
Direksi
Direktur Utama
Direktur
: Slamet Suyanto, SE
: Freddo Syukri, SE.
KINERJA TAHUN 2015 DAN 2016
Pada tahun 2016, total aset yang dimiliki PT Bima Sepaja
Abadi tercatat sebesar Rp163 miliar, turun 10,6% atau sebesar
Rp19 miliar dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp183 miliar.
PT Bima Sepaja Abadi mencatatkan pendapatan usaha pada
tahun 2016 sebesar Rp199 miliar, turun 36,1% atau sebesar
Rp112 miliar dibandingkan pada tahun 2015 Rp311 miliar. Rugi
bersih yang diperoleh PT Bima Sepaja Abadi sebesar Rp1 miliar
turun 124 % atau sebesar Rp3 miliar dibandingkan pada tahun
2015 yang memperoleh laba sebesar Rp4 miliar.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
94
PT Igasar
PT Igasar berdiri dari Proyek Khusus yang didirikan oleh PT Semen
Padang pada tahun 1971 dengan tujuan untuk menampung,
menyalurkan dan mengembangkan daya cipta karyawan dan
berperan serta mencarikan jalan keluar dari kesukaran hidup
secara bersama-sama pada waktu itu. Proyek khusus ini berubah
menjadi Yayasan Igasar Semen Padang pada tanggal 25 Januari
1972, yang bertujuan untuk membantu tugas-tugas PT Semen
Padang terutama dalam bidang sosial, budaya dan ekonomi,
sehingga dibentuk dua komisi yaitu Komisi Sosial Budaya dan
Komisi Ekonomi.
Melihat prospek Yayasan Igasar Semen Padang pada bidang
bisnis dan tidak dapat disatukan lagi dengan kegiatan yang
bersifat sosial, maka diubah status Komisi Ekonomi yang ada
menjadi suatu Perseroan Terbatas yang resmi dibentuk pada
Pada tahun 2016, total aset
yang dimiliki PT Igasar tercatat
sebesar Rp111 miliar, turun
10,6% atau sebesar Rp13 miliar
dibandingkan pada tahun 2015
sebesar Rp124 miliar
tanggal 12 September 1974, dengan akte No. 17 Notaris Abdul
Kadir Usman, SH dengan nama PT IGASAR, dan mendapat
pengesahan Menteri Kehakiman tanggal 25 November 1974,
sedangkan komisi sosial budaya tetap dikelola oleh Yayasan
Igasar.
Anggaran Dasar perusahaan telah diubah beberapa kali, dan
disesuaikan dengan Undang Undang Perseroan Terbatas No. 40
tahun 2007.
Berdasarkan ruang lingkup unit usaha yang berada di PT Igasar,
kegiatan usahanya tidak hanya bergerak dalam distributor
dan transportasi semen saja, namun sudah berkembang sesuai
dengan pertumbuhan ekonomi nasional. PT Igasar mulai
berkembang dan melakukan diversifikasi usahanya, beberapa
kegiatan usaha mulai dikelola dengan kinerja yang baik,
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
kegiatan usaha tersebut adalah mencakup produk hilir yang
berbasis semen, jasa konstruksi dan perdagangan umum. Produk
hilir yang berbasis semen meliputi usaha: ready mix concrete,
precast concrete, dan bahan bangunan lainnya, misalnya usaha
yang memanfaatkan bahan baku utamanya dari semen seperti
membuat hollow brick, paving block, panel beton, kanstein dan
lain-lain.
Dengan kepemilikan sebagai berikut:
PT Semen Padang
: Rp300.000.000 (12%)
KKSP: Rp1.700.000.000 (68%)
Yayasan Igasar Semen Padang
: Rp500.000.000 (20%)
ALAMAT PERUSAHAAN
Jl. Raya Indarung Padang, Komplek Semen Padang, Sumatera
Barat, Indonesia 25237
BIDANG USAHA
1. Distribusi semen untuk daerah Sumatera Barat, Riau, Jambi,
Jakarta dan Bandung
2. Transportasi dan alat berat
3. Industri bahan bangunan
4.Konstruksi
5. Perdagangan umum
SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Ir. Asri Mukhtar, MM.
Komisaris
: Amral Ahmad, ST., MM.
Direksi
Direktur Utama
Direktur
Direktur
: Ir. Dasrial, MM.
: Edwin, SE., Akt.
: Deddy Saptomo, ST.
KINERJA TAHUN 2015 DAN 2016
Pada tahun 2016, total aset yang dimiliki PT Igasar tercatat
sebesar Rp 111 miliar, turun 10,6% atau sebesar Rp 13 miliar
dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp 124 miliar.
PT Igasar mencatatkan pendapatan usaha pada tahun 2016
sebesar Rp414 miliar, turun 6,9% atau sebesar Rp31 miliar
dibandingkan pada tahun 2015 Rp445 miliar. Laba bersih yang
diperoleh PT Igasar sebesar Rp6 miliar turun 856,8% atau sebesar
Rp5 miliar dibandingkan pada tahun 2015 Rp580 juta.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
95
Sumatera Utara Perkasa Semen
PT Sumatera Utara Perkasa Semen, dahulu PT Deli Semen, yang
berkedudukan di Medan didirikan pada tanggal 30 April 1982
dengan akta No. 91 yang dibuat di hadapan notaris Sundari
Siregar, SH, di Medan. Perseroan telah mengalami beberapa kali
perubahan akta dan terakhir akta No.30 tanggal 27 Agustus
2008 yang dibuat notaris Aida Srifatriani, SH di Medan.
Komposisi saham, sesuai dengan akta
2001 sebagai berikut:
PT Semen Padang
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia
Dana Pensiun Semen Padang
Husman Painan
No. 26 tanggal 23 Juni
: Rp402.000.000 (10%)
: Rp160.000.000 (4%)
: Rp725.000.000 (18%)
: Rp2.735.000.000 (68%)
Pencapaian kinerja
PT Sumatera Utara Perkasa
Semen tahun buku 2016 masih
dalam proses audit oleh kantor
akuntan publik.
BIDANG USAHA
1. Jasa pengantongan
2. Pembuatan kantong semen
SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Dewan Komisaris
Komisaris
: Benas Azhari, SE, MM.
Direksi
Direktur
: Husman Painan
KINERJA TAHUN 2016
Pencapaian kinerja PT Sumatera Utara Perkasa Semen tahun
buku 2016 masih dalam proses audit oleh kantor akuntan publik.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
96
bidang usaha
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan yang telah dirubah
pada Pasal 3 (tiga), Semen Padang memiliki bidang usaha
sebagai produsen semen dan perdagangan terkait dengan
industri semen. Kegiatan usaha yang dijalankan Semen Padang
saat ini adalah sama dengan yang tercantum dalam Anggaran
Dasar Perusahaan perubahan terakhir.
liat), pengolahan energi, dilanjutkan dengan proses produksi di
4 (empat) unit pabrik utama.
Produk kemudian dikemas di fasilitas pengantongan Indarung
dan Teluk Bayur serta didistribusikan ke beberapa fasilitas
pengantongan di pasar tujuan untuk selanjutnya didistribusikan
ke konsumen melalui sistem distribution channel.
KEGIATAN USAHA
Secara umum proses bisnis inti Perusahaan adalah memproduksi
dan memperdagangkan semen. Proses ini dimulai dari
penambangan bahan baku (batu kapur, batu silika dan tanah
Seluruh proses ini didukung oleh aktivitas perdagangan,
engineering/manufacturing dan jasa lainnya. Proses Bisnis
Perusahaan, dapat dilihat pada gambar berikut:
Proses Bisnis Semen Padang
Service
General Trading
Manufacture
Mining
Transporter
Distributor
Cement Producer
and Trades
Packaging
Energy
Seluruh proses ini didukung
oleh aktivitas perdagangan,
engineering/manufacturing dan
jasa lainnya
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Mekanisme pengiriman produk kepada konsumen dilakukan
melalui jaringan distribusi yang terdiri dari distributor, agen dan
toko. Pengiriman semen dilakukan melalui jalan darat dan laut baik
dalam bentuk curah maupun kantong/kemasan, dengan berbagai
macam syarat penyerahan sebagai berikut:
FOT (Free on Truck)
FOB (Free on Board)
Franco Gudang
CIF (Cost Insurance Freight)
CnF (Cost and Freight)
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
97
Alur Distribusi Semen
Proyek
Pabrik
Distributor
Toko
Kantor Perwakilan
Semen adalah bahan pengikat hidrolis. Secara prinsip, proses
yang dialami oleh bahan semen hingga menjadi semen adalah
proses fisika dan proses kimia. Proses fisika berupa penggilingan,
baik penggilingan bahan baku, maupun penggilingan terak.
Untuk proses kimianya adalah pembakaran di kiln dengan suhu
>1.450ºC.
Rumah Tangga
Setiap tahapan dari pembuatan semen tersebut dilakukan
kendali mutu. Pengendalian mutu ini dilakukan secara realtime
melalui Central Control Room (CCR) dan pengujian kimia secara
langsung di Laboratorium Proses. Dari proses-proses tersebut
didapatkan produk yang bermutu tinggi.
Proses Pembuatan Semen
Batu Kapur
Batu Silika
Storage
Tanah Liat
Raw Mill
Storage
Pasir Besi
Homogenizing
Silo
Feeder
Cerobong
Batu Bara
Storage
Wagon
Coal Mill
Cement Mill
Wagon
Wagon
Rotary Kiln
Klinker
Silo Kilnker
Gypsum
PAcker
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
98
ALUR PROSES PENGENDALIAN MUTU PRODUK
Boring
1
1
2
Lime Stone
3
Quality Control (1 x 24 hours)
X-Ray (SiO2; AI203; Fe203; Cao2;
MgO; SO3)
Silica Stone Silo
Quality Control (1 x 24 hours)
X-Ray (SiO2; AI203; Fe203; Cao2;
MgO; SO3)
5
Quality Control
(1 x 24 hours)
Size
Crusher
Blasting
4
4
Carry
Quarry
Silica Stone
2
5
3
DUMPLING
Crusher
18
Quality Assurance
(setiap pemasok)
•X-Ray (SiO2; AI203;
Fe203; Cao2; MgO;
SO3)
•H2O
18
Pozzolan
Storage
17
Gypsum
Storage
17
Quality Assurance
(setiap kedatangan)
•Free water
•Combined water
Intermediate Silo
Grate Cooler
Klinker
16
19
Semen
Rotary Kiln
Cement Mill
Dome Silo
Cement Silo
20
19
Quality
Assurance
(1 x 1 minggu)
•X-Ray (SiO2;
AI203; Fe203;
Cao2; MgO;
SO3)
•Analisis Kimia
•Analisis Fisika
lengkap
•Aplikasi
20
19
Packer
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Quality Control (1 x 1 jam)
•X-Ray (SiO2; AI203; Fe203; Cao2;
MgO; SO3)
•LOI
•Blaine
•Sieve on 45
•False set
Quality Assurance (komposit 24 jam)
•X-Ray (SiO2; AI203; Fe203; Cao2;
MgO; SO3)
•Analisis Kimia
•Analisis Fisika lengkap
•Aplikasi
16
Quality Control
(1 x 1 jam)
•X-Ray (SiO2;
AI203; Fe203;
Cao2; MgO;
SO3)
•Temperatur
•Liter/Weight
16
Quality Assurance
(1 x 1 minggu)
•X-Ray (SiO2; AI203; Fe203;
Cao2; MgO; SO3)
•Analisis Kimia
•Analisis Fisika (Sieve, Blaine
& kuat tekanan)
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
99
6
Quality Assurance
(setiap kedatangan)
•X-Ray (SiO2;
AI203; Fe203;
Cao2; MgO; SO3)
•H20
7
6
7
Clay Storage
Copper Slag Storage
8
8
Lime Stone / Silica Stone
Storage
13
12
Kiln Feed
12
13
9
9
11
Quality Control
(1 x per shift)
•X-Ray (SiO2;
AI203; Fe203;
Cao2; MgO; SO3)
•H20
Quality Control
•X-Ray (SiO2; AI203; Fe203;
Cao2; MgO; SO3)
•Sieve on 90
•Sieve on 180
Quality Control (1 x 24 jam)
•X-Ray (SiO2; AI203; Fe203;
Cao2; MgO; SO3)
•Sieve on 90
•Sieve on 180
•H20
Homogenizing
Silo
Raw Mill
21
14
14
15
11
Quality Control
(1 x 24 jam)
•X-Ray (SiO2; AI203; Fe203;
Cao2; MgO; SO3)
•H20
15
Quality Control
(1 x 24 jam)
•Sieve
•Ash Content
10
10
Fine Coal
15
Quality Assurance
(setiap pemasok)
•X-Ray (SiO2; AI203;
Fe203; Cao2; MgO;
SO3)
•H20
Quality Assurance (1 x 2 hari)
•Sieve
•Inherent Moisture
•Ash Content
•Volatile Matter
•Fixed Carbon
•Calorific Value
•Total Sulphur
Quality Control
(1 x per shift)
•H20
•Size
Quality Assurance
(1 x 2 hari)
•Free Water
•Total Moisture
•Inherent Moisture
•Ash Content
•Volatile Matter
•Fixed Carbon
•Calorific Value
•Total Sulphur
14
Coal Mill
Coal Storage
Pasar
21
Quality Assurance (1 x 1 bulan)
•X-Ray (SiO2; AI203; Fe203; Cao2;
MgO; SO3)
•Analisis Kimia
•Analisis Fisika lengkap
•Aplikasi
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
100
Bahan baku semen ada 4 (empat) macam yaitu batu kapur, pasir
silika, tanah liat dan pasir besi. Keempat bahan baku ini digiling
pada raw mill. Raw mill ada dua macam yaitu tube mill dan
vertical mill. Hasil penggilingan di raw mill ini disebut rawmix,
setelah halus (lolos dari separator), keempat bahan baku yang
telah menyatu tadi dihomogenkan di homogenizing silo.
Pada waktu memproduksi
semen, proses produksi sangat
menentukan untuk kualitas
semen yang dihasilkan
Selanjutnya bubuk raw mix dihisap ke suspension preheater.
Preheater ini membantu pemanasan awal dari raw mix. Pada
rangkaian suspension preheater terdapat calciner tempat
terjadinya proses kalsinasi. Ada dua jenis calciner, Separated Line
Calciner (SLC) dan In-Line Calciner (ILC). SLC merupakan calciner
yang memanfaatkan gas panas dari cooler dan ILC merupakan
calciner yang memanfaatkan gas panas kiln. Setelah lepas dari
rangkaian Suspension Preheater, material akan masuk ke Kiln
dan akan dibakar menjadi terak.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Terak ini didinginkan ke cooler. Cooler ini ada 2 (dua) macam
planetary cooler dan grate cooler. Dari cooler ini terak akan
masuk ke Silo Terak. Silo terak ada yang berbentuk tabung dan
ada yang berbentuk dome silo.dari silo terak ini akan dibawa ke
cement mill dengan belt conveyor. Di cement mill, terak akan
digiling dan ditambahkan gypsum untuk type I.
Untuk semen PCC pada penggilingan ini ditambahkan
gypsum, limestone dan pozzolan. Setelah halus (disaring
dengan separator), maka terbentuklah semen. Semen ini akan
dikumpulkan di silo semen. Selanjutnya dapat didistribusikan
ke pasar. Dalam proses distribusinya, ada yang di packing dalam
bentuk sak, ada dalam bentuk curah dengan wagon dan kapal
curah.
Pada waktu memproduksi semen, proses produksi sangat
menentukan untuk kualitas semen yang dihasilkan. Hal ini
merupakan suatu rangkaian yang harus dikontrol secara realtime
dari Central Control Room untuk komposisi, dan hasil komposisi
ini juga di kontrol oleh Laboratorium Jaminan Kualitas untuk
pengendalian mutu.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
101
produk Semen Padang
1. Semen Portland Tipe I (Ordinary Portland Cement)
Produk ini memenuhi persyaratan mutu Portland Composite
Cement SNI 15-2049-2004. Dipakai untuk keperluan
konstruksi umum yang tidak memerlukan persyaratan khusus
terhadap panas hidrasi dan kekuatan tekan awal. Lebih
tepat digunakan pada tanah dan air yang mengandung
sulfat 0,0% - 0,10%, dapat juga digunakan untuk bangunan
rumah pemukiman, gedung-gedung bertingkat, landasan
bandar udara dan lain-lain.
2. Semen Portland Tipe II
(Moderate Sulphate Resistance) Lebih tepat digunakan
untuk konstruksi bangunan yang terbuat dari beton massa
yang memerlukan ketahanan sulfat antara 0,08% – 0,17%
dan panas hidrasi sedang, misalnya bangunan ditepi pantai,
bangunan di tanah rawa, saluran irigasi, beton massa untuk
dam dan landasan jembatan. Produk ini memenuhi SNI 152049-2004.
3. Semen Portland Tipe V (High Sulphate Resistance)
Produk ini tepat digunakan untuk konstruksi bangunanbangunan pada tanah/air yang mengandung sulfat 0,17%
- 1,67% dan sangat cocok untuk instalasi pengolahan
limbah pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan,
pelabuhan dan pembangkit nuklir.
4. Semen Pemboran OWC (Kelas G-Hsr)
Produk ini memenuhi persyaratan mutu SNI ISO 10426-12008 dan API Spesification 10A. Merupakan semen khusus
yang lebih tepat digunakan digunakan untuk pembuatan
sumur minyak bumi dan gas alam dengan konstruksi sumur
minyak bawah permukaan laut dan bumi. Untuk saat ini
Untuk rumah
dan gedung
bertingkat
Untuk
bangunan tepi
pantai dan
tanah rawa
Untuk
pengolahan
limbah,
jembatan,
terowongan
jenis OWC yang telah diproduksi adalah class G, HSR (High
Sulfat Resistance) disebut juga sebagai “BASIC OWC”. Bahan
additive/tambahan dapat ditambahkan/dicampurkan hingga
menghasilkan kombinasi produk OWC untuk pemakaian
pada berbagai kedalaman dan temperatur.
5. Semen Portland Komposit (PCC)
Produk ini memenuhi persyaratan mutu Portland Composite
Cement SNI 15-7064-2004. Merupakan semen serbaguna
dengan kekuatan dan daya tahan prima untuk digunakan
pada berbagai aplikasi beton, seperti: struktur bangunan
bertingkat, struktur jembatan, struktur jalan beton, bahan
bangunan, beton pra tekan dan pra cetak, pasangan bata,
plesteran dan acian, panel beton, paving block, hollow brick,
batako, genteng, potongan ubin. Keunggulan lain dari
produk ini adalah lebih mudah dikerjakan, suhu beton lebih
rendah sehingga tidak mudah retak, lebih tahan terhadap
asam dan sulfat sedang, lebih kedap air dan permukaan
acian lebih halus.
6. Semen Portland Pozzolan (PPC)
Adalah semen hidrolis yang dibuat dengan menggiling
terak, gypsum dan bahan pozzolan, memenuhi SNI 15- 03022004. Produk ini lebih tepat digunakan untuk bangunan
umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat
dan panas hidrasi sedang, seperti: jembatan, jalan raya,
perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, bangunan
irigasi dan fondasi pelat penuh.
Untuk
konstruksi
sumur minyak
bumi dan gas
Untuk
bangunan
bertingkat,
jembatan dan
jalan beton
Untuk
bangunan
umum
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
102
jasa Semen Padang
1. Jasa Pengujian Beton
Laboratorium Semen Padang sudah mendapat sertifikasi
Komite Akreditasi Nasional untuk pengujian beton dan
termasuk salah satu poin dari ISO 17025 sebagai standar
manajemen mutu. Oleh karena itu untuk hasil yang akurat
dan terpercaya, pihak-pihak luar (proyek-proyek) sudah
banyak yang mempercayakan pengujiannya ke Laboratorium
Beton Semen Padang, karena sertifikatnya sudah diakreditasi
oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan sertifikat ini
bisa menjadi bukti valid pertanggungjawaban apabila
dibutuhkan.
2. Jasa Pengujian Mortar
Pengujian Mortar diperlukan untuk sampel-sampel yang
membutuhkan ketelitian tinggi. Biasanya sampel ini pada
proyek diambil pada waktu grouting, atau untuk penentuan
kuat tekan semen menjelang mengambil keputusan
pemakaian semen. Hal ini tentu memerlukan sertifikasi
untuk keabsahan/validasi data hasil uji yang dikeluarkan.
Semen Padang juga menerima jasa pengujian mortar ini.
3. Jasa Pembuatan Mix Design Beton
Untuk pembuatan Mix Design beton, Semen Padang bisa
melakukan service langsung ke lapangan untuk pengambilan
sampel material sampai mix desain. Mix Design Beton
dilakukan dengan 2 cara yaitu Standar Nasional Indonesia
(SNI) dan Standar American Concrete Institute (ACI). Mix
Design ini meliputi seluruh pengambilan sampel material,
pengujian material beton, perencanaan campuran, Trial Mix
dan Uji Kuat Tekan Trial Mix.
4. Jasa Pengujian Material
Pada umumnya material untuk pengujian bahan bangunan
dan material-material lainnya sudah bisa dilakukan di Semen
Padang. Pengujian ini dapat berupa sampel Agregat Beton
(pasir, kerikil/split, batu bara, gypsum dan material-material
lainnya. Pengujian material ini akan dikeluarkan sertifikat
untuk material yang diuji. Pada sertifikat ini tercantum logo
Komite Akreditasi Nasional (KAN) yang berarti laboratorium
Semen Padang telah terakreditasi oleh KAN.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
5. Free Service by Request
Apabila ada sesuatu permasalahan seputar pemakaian
Produk Semen Padang pada proyek anda, silahkan kontak ke
Toll Free Semen Padang +62 800 1888 222. Kami akan datang
untuk melakukan survey dan akan berusaha memberikan
solusi terhadap permasalahan pada proyek tersebut. Untuk
pelaksanaan Free Service ini melayani seluruh daerah
pemasaran Semen Padang.
Berikut adalah perusahaan yang menggunakan jasa Semen
Padang:
No
Pemasok
Bahan Uji
1
PT Koto Alam Sejahtera
Uji Batu Gunung
2
PT PLN (Persero)
Uji Pasir Silika
3
PT PLN (Persero)
Uji Pasir
4
PT Kamboja Mas
Uji Pasir
5
PT Prada Karya Utama
Uji Analisis Saringan & Pasir
6
CV Mangindo Alam Lestari
Uji Batu Bara
7
CV Beton Block Padang
Pozzoland & Pasir
8
PT Falahindo
Cooper Bag
9
PT Sepatim
Cooper Bag
10
PT Sepatim
Fly Ash
11
PT Solusi Beton Indonesia
Biaya Sewa Alat
12
PT Surya Pratama Mandiri
Uji Kuat Tekan Beton
13
PT Waskita Raya
Uji Kuat Tekan Beton
14
PT Adhi Karya
Uji Kuat Tekan Beton
15
PT Solaris Mitra Jaya
Uji Kuat Tekan Beton
(Conbextra UW + Kerikil/
Underwater Grounting)
16
PT Agera Harapan Mandiri
Uji Paving Block
Ukuran 21 x 10,5 x 10,5 cm
17
PT Kamboja Mas
Dolomit
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
103
struktur organisasi
Keberadaan struktur organisasi Perusahaan merupakan wadah untuk mencapai tujuan dan sasaran Perusahaan. Penyusunan struktur
organisasi Perusahaan telah dikaji secara mendalam dengan diselaraskan dengan visi dan misi Perusahaan serta mempertimbangkan
kebutuhan saat ini. Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor 122/KD/DESDM/11.16 Tanggal 1 November 2016 tentang Penyempurnaan
Struktur Organisasi dan Alih Tugas Staf Pimpinan PT Semen Padang, Struktur dan Susunan Organisasi Perusahaan, yaitu:
DIREKTUR UTAMA
Benny Wendry
DIREKTUR KOMERSIAL
DIREKTUR PRODUKSI
DIREKTUR KEUANGAN
Pudjo Suseno
Indrieffouny Indra
Tri Hartono Rianto
Internal Audit
Penjualan
Tambang
Oktoweri
Benas Azhari
R Trisandi Hendrawan
Legal & GRC/MR
Distribusi &
Transportasi
Produksi II/III
Asri Mukhtar
Komunikasi & Sarana
Umum
Iskandar Z. Lubis
Sumarsono
Andria Delfa
Pengadaan
Produksi IV
Juke Ismara
Muhammad Syafitri
Produksi V
Daconi
Akuntansi &
Keuangan
Dedi Zaherdi
Sumber
Daya Manusia
Endang Persitarini
Tim Counterpart
Proyek-proyek
Strategis
Proyek Indarung VI
Amral Ahmad
Minto Saksoro
Pri Gustari Akbar
Ahmad Firdaus
Direksi
Eselon I
Teknik Pabrik
Admartin
Staf Direksi
Erwin Halmar
Desri Ayunda
Yuzri Boy
Quality Assurance &
SHE
Hari Utama
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
104
profil ringkas pejabat senior perusahaan
OKTOWERI
Kepala Internal Audit
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1995 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Internal Quality Audit (IQA), Strategic Human Resources Management, Introduction,
Documentation & Internal Audit of OSHMS, Performance Management System for
Executives, Chief Financial Officer, CFO Portfolio Management, CFO Tax Management.
ASRI MUKHTAR
Departemen Legal & GRC/MR
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1991 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen Litbang.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Transformation Summit SGG, Pembelajaran Kepemimpinan, Puncak, From Service to Care,
Strategic Cost Reduction, Coaching GLDP, Workshop Global Leadership Development
Program, Launching Semen Padang Improvement Event, Performance Management System
for Executives, Bimtek LHKPN, On Going Improvement for Marketing.
ISKANDAR Z LUBIS
Departemen Komunikasi & Sarana Umum
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 2001 dengan jabatan
pertama sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Kick Off & Sosialisasi Anti Fraud, Approval PR & PO Online, Sharing Knowledge Bahan
Peledak Industri, Behavioral Based Interview, Sesi Penerapan Project HSE Management
Plan, Workshop Penyusunan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Kongres V Serikat
Pekerja Semen Padang (SPSP), Penyusunan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP),
Transformational Leadership Development Program (TLDP) Batch 6 Workshop 1, Konferensi
Nasional IV CFCD & Sponshorship.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
105
BENAS AZHARI
Departemen Penjualan
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1988 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Building the Aligment and Engagement on MVVM, Transformation Summit SGG,
Menumbuhkan Kharisma Berbasis Prophetic Intelligency, From Service to Care, Sistem
Manajemen Kinerja, Workshop Global Leadership Development Program Batch 2, UU
Perseroan Terbatas, Approval PR & PO Online, BBI, Coaching GLDP.
SUMARSONO
Departemen Distribusi & Transportasi
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1995 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Focus Group Discussion Knowledge Management, Workshop Update Marketing
Knowledge to Survive Dynamic Market, Supply Chain Management, Corporate Law &
GCG Implementation for APLP, Performance Management System for Executives, Vertical/
Horizontal KPI Alignment untuk APLP, Bimtek LHKPN, Penyusunan Rencana Jangka Panjang
(RJP) APLP, Kongres V Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP), Global Leadership Development
Program.
JUKE ISMARA
Departemen Pengadaan
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1993 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Penjurian Continous Improvement, Workshop IQA, Launching Semen Padang Improvement
Event, Workshop Penyusunan Rencana Jangka Panjang Perusahaan, TLDP Batch II, Kongres
V SPSP, Workshop Konsinyir Persediaan Slow Moving & Capex, Launching & Workshop
Semen Indonesia Center of CHAMPS, Coaching TLDP, Workshop Asia Cement Trade Summit.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
106
R. TRISANDI HENDRAWAN
Departemen Tambang
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1995 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Transformational Leadership Development Program (TLDP) Batch I, Knowledge
Management, Warehouse & Inventory Management, Coaching TLDP Batch 1-Batch 6,
Presentasi/Coaching TLDP, Pelatihan Sistem Manajemen ISO 19011:2011, Training Asesor,
Workshop COP Influencer CHAMPS, Konsinyir Learning Partner, Penguatan Kompetensi
Asesor LSP SMIG.
ANDRIA DELFA
Departemen Produksi II/III
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 2001 dengan jabatan
pertama sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Sosialisasi Audit Internal Api, Sistim Manajemen Kinerja, Focus Group Discusion (FGD)
Knowledge Management, Approval PR & PO Online, Supply Chain Management,
Transformational Leadership Development Program (TLDP) Batch I, Auditor Energi,
Performance Management System for Executives, Seleksi Tugas Belajar, Pengendalian
Pencemaran Udara Untuk Kompetensi PPU.
MUHAMMAD SYAFITRI
Departemen Produksi IV
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1991 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Approval PR & PO Online, UU Perseroan Terbatas, BBI, Coaching GLDP, Launching Semen
Padang Improvement Event, Performance Management for Executives, Vertical/Horizontal
KPI Alignment untuk APLP, Bimtek LHKPN, Leading Change With Values & Accountability,
Penguatan Kompetensi Asesor LSP SMIG.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
107
DACONI
Departemen Produksi V
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1997 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Diklat Nasional Profesionalisme Manajemen Kearsipan & Bintek Kearsipan Nasional Berbasis
UU Arsip No. 43 Tahun 2009, Workshop Cascading KPI Level
Biro & Bidang PT
Semen Padang, Workshop Outsourcing, Sertifikasi Bedah Biaya SAP, Pelatihan & Sertifikasi
Bedah Biaya SAP PT Semen Padang, Promkes P2K3, Sosialisasi ISO 26000SR, Asesmen Eselon
II, Implementasi Malcolm Baldridge Criteria, Workshop Global Ledership Development
Program (GLDP).
ADMARTIN
Departemen Teknik Pabrik
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1995 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
BBI, Transformation Summit SGG, Sharing Knowledge Direktorat Produksi, Lean Six Sigma,
Sharing Knowledge Efisiensi Biaya Produksi Pembuatan Semen, Sistem Manajemen Kinerja,
Coaching GLDP, Launching Semen Padang Improvement Event, Performance Management
System for Executives, Bimtek LHKPN
HARI UTAMA
Departemen QA & SHE
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1991 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Approval PR & PO Online, Refresh Peningkatan Karya Prestatif Akt. 1, Launching Semen
Padang Improvement Event, Corporate Law & GCG Implementation for APLP, Pelatihan
Manajer Mutu & Manajer Teknik Sesuai ISO/IEC, Performance Management System for
Executives, Bimtek LHKPN, Seminar Serangan Jantung sebagai penyebab kematian
bagaimana pencegahan & penangguhannya, Workshop Tindak Lanjut Opportunity for
Improvement (OFI) Hasil Asesmen IQA 2014, Workshop Pembuatan DRPKL PROPER 2015.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
108
DEDI ZAHERDI
Departemen Akuntansi & Keuangan
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1995 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Pengendalian koreksi persedian di warehouse, Launching Semen Padang Improvement
Event, Workshop Penyusunan Rencana Jangka Panjang Perusahaan, Corporate Law &
GCG Implementation for APLP, Implementasi UCP 600 di dalam Transaksi LC, Workshop
PSAK Revisi Tahun 2013, Performance Management System for Executives, Bimtek LHKPN,
Transformational Leadership Development Program, Program CFO Preparation.
ENDANG PERSITARINI
Departemen SDM
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1998 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
Supply Chain Management, Corporate Law & GCG Implementation for APLP, Performance
Management System for Executives, Bimtek LHKPN, Pengelolaan Dana Pensiun BUMN di Era
Sistem Jaminan Sosial Nasional, Kongres V SPSP, Global Leadership Development Program,
Manajemen Pengawasan Dana Pensiun, Seminar Nasional Jaminan Pensiun Nasional,
Business Judgment Rule.
AMRAL AHMAD
Deputy Project Director Proyek Indarung VI
Bergabung dengan PT Semen Padang di mulai pada tahun 1994 dengan jabatan pertama
sebagai staf orientasi di Departemen SDM.
Pelatihan yang telah diikuti antara lain:
ESQ Eksekutif Nasional, Workshop Komite Evaluasi Jabatan, Building the Alignment
and Engagement on MVVM, Pelatihan Pendalaman Kriteria & Metode Penilaian Kriteria
Malcolm Baldrige, SGG Transformation Summit, Workshop Program Budaya Korporasi SGG,
Workshop Global Ledership Development Program (GLDP) International Trade, Performance
Management for Executives, Coaching GLDP.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
109
Informasi pada website perusahaan
Perkembangan teknologi dan informasi yang berkembang dengan
sangat cepat, memberikan kebebasan bagi masyarakat luas dalam
mengakses informasi yang dibutuhkan. Dalam rangka meningkatkan
transparansi sekaligus meningkatkan akses stakeholder atas
informasi serta kinerja Perusahaan yang aktual dan terkini, Semen
Padang menyediakan situs resmi yang dapat diakses di www.
semenpadang.co.id. Guna memudahkan pemahaman atas informasi
yang disajikan, situs tersebut memberikan dua pilihan bahasa, yaitu
bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Situs Perusahaan dibuat dengan memperhatikan peraturan
perundang-undangan yang berlaku yang mencerminkan identitas
atas Semen Padang. Dalam situs tersebut, Semen Padang
menyediakan seluruh informasi yang dibutuhkan bagi stakeholder
antara lain meliputi:
• Informasi umum tentang profil perusahaan yang meliputi sejarah
singkat pendirian perusahaan, visi dan misi, kebijakan, profil
seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi, struktur organisasi,
Informasi kepemilikan saham, serta prestasi yang diraih.
• Informasi kegiatan usaha dan produksi meliputi proses pembuatan
produksi semen terdiri dari beberapa tahapan, jenis semen dan
penggunaannya, hingga data kapasitas produksi yang dimiliki
Semen Padang terkini.
• Informasi seluruh produk yang dimiliki Semen Padang.
•Informasi kantor perwakilan dan distributor dengan jelas dan
lengkap.
• Informasi rekrutmen karyawan.
• Informasi terkait pedoman atas penerapan tata kelola perusahaan
yang baik yang meliputi Pedoman GCG, Pedoman Whistle Blowing
System, Pedoman Kode Etik, dan Penerapan Board Manual serta
hal terkait dengan GCG lainnya.
• Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) secara rinci yang
meliputi bahan mata acara yang dibahas, ringkasan risalah RUPS,
informasi tanggal pengumuman, tanggal pemanggilan, tanggal
pelaksanaan, serta tanggal ringkasan risalah RUPS diumumkan.
• Informasi mengenai Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan
dalam enam tahun terakhir serta informasi digital lainnya yang
meliputi Warta Semen Padang 2017, Alur Layanan Informasi,
Warta Semen Padang 2016, dan Sportalympic 2016.
•Profil PPID yang merupakan bagian dari komitmen Semen
Padang dalam memberikan layanan informasi publik sesuai
yang diamanatkan Undang-undang No. 14 Tahun 2008 tentang
Keterbukaan Informasi Publik. PPID PT Semen Padang membuka
Semen Padang
menyediakan situs resmi yang
dapat diakses di
www.semenpadang.co.id
ruang kepada publik untuk mengetahui dan mendapatkan
informasi tentang perusahaan melalui informasi yang kami
sediakan maupun melalui permintaan informasi.
• Informasi tentang pelaksanaan program dan kegiatan tanggung
jawab sosial perusahaan serta informasi lainnya dalam bentuk
berita dan laporan yang lengkap.
Meskipun belum menjadi perusahaan publik, Semen Padang terus
berupaya untuk meningkatkan transparansi kepada stakeholder
sebagai bentuk penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang
baik. Situs Semen Padang dikelola dan diawasi secara rutin untuk
memastikan tidak terdapat kendala teknis. Selain itu, situs Semen
Padang juga telah memenuhi peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015,
kecuali hal-hal yang bersifat spesifik untuk perusahaan publik.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
110
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DEWAN KOMISARIS, DIREKSI,
KOMITE-KOMITE, SEKRETARIS PERUSAHAAN/DEPARTEMEN
LEGAL & GRC/MR, DAN INTERNAL AUDIT
Pendidikan dan pelatihan Dewan Komisaris
Jenis Seminar/Workshop
Dewan Komisaris
Penyelenggara
Tempat
Diskusi Outlook Ekonomi 2016
Letjen. Purn, Djamari Chaniago
Ir. Suharto, MM
Ir. Basril Basyar, MM
Prof. Eddy R. Rasyid, PhD, CA
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Gresik
Seminar Motivasi & Produktivitas
Letjen. Purn, Djamari Chaniago
Ir. Suharto, MM
Ir. Basril Basyar, MM
Prof. Eddy R. Rasyid, PhD, CA
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Gesik
Diskusi Outlook Ekonomi 2017
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
Ir. Suharto, MM
Prof. Eddy R. Rasyid, PhD, CA
Wiztian Yutri, SH
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Gresik
Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Internal
Perusahaan
Prof. Eddy R. Rasyid, PhD, CA
Wiztian Yutri, SH
PT Semen Padang
Indarung, Padang
Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana
Korupsi
Prof. Eddy R. Rasyid, PhD, CA
Wiztian Yuti, SH
PT Semen Padang
Indarung Padang
Judul foto:
Kami bekerja secara tepat, akurat dan
penuh kehati-hatian
Lokasi foto:
Laboratorium Semen Padang
Keterangan foto:
Kami memastikan kualitas produk
yang dihasilkan melebihi standar yang
ditetapkan dalam rangka memenuhi
ekspektasi pelanggan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
111
Pendidikan dan Pelatihan Direksi
Nama Peserta
Benny Wendry
Jabatan
Direktur Utama
Judul Training
Seminar Hari Anti Korupsi
Nasional
Direktur Komersial
Tri Hartono Rianto
Direktur Produksi
Direktur Keuangan
Penyelenggara
PT Semen Padang
27-29 Oktober 2016
Labuan Bajo
5 Desember 2016
Jakarta
Lemhanas RI
Seminar Hari Anti Korupsi
Nasional
21 Desember 2016
Padang
PT Semen Padang
Workshop Wawasan
Kebangsaan Lemhanas RI
5 Desember 2016
Jakarta
Lemhanas RI
19 Mei 2016
Padang
MarkPlus
Indonesia Cement
Sustainability Forum in Health,
Safety & Environment (ASI)
24 Agustus 2016
Jakarta
Asosiasi Semen Indonesia
Workshop Direktorat Produksi
& Litbang SMIG
29-30 September
2016
Gresik
PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk
Workshop Wawasan
Kebangsaan Lemhanas RI
15 Mei 2016
Jakarta
PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk
Seminar Hari Anti Korupsi
Nasional
21 Desember 2016
Padang
PT Semen Padang
Workshop Bidang Teknik ASI
22-23 Desember
2016
Bogor
Asosiasi Semen Indonesia
Rakor Sinergi RS BUMN
Wilayah Sumatra
18-19 Mei 2016
Jakarta
Kementrian BUMN
Learning Council SMIG
29 Agustus 2016
Gresik
PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk
Sosialisasi Tax Amnesty KPP
Padang
24 Agustus 2016
Padang
PT Semen Padang
Indonesia Human Capital
Summit 2016
27-28 Desember
2016
Jakarta
Forum Human Capital
Indonesia
12 Mei 2016
Jakarta
PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk
12 Agustus 2016
Bandung
21 Desember 2016
Padang
Grow Your Sales, Wow Your
Service
Indrieffouny Indra
Tempat
Padang
Workshop Wawasan
Kebangsaan Lemhanas RI
Leadership Forum
Pudjo Suseno
Tanggal
21 Desember 2016
Workshop Wawasan
Kebangsaan Lemhanas
Konvensi Nasional VIII IAI
(Ikatan Akuntan Indonesia)
Seminar Hari Anti Korupsi
Nasional
Kementerian BUMN
Ikatan Akuntan Indonesia
PT Semen Padang
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
112
Pendidikan dan pelatihan Sekretaris Perusahaan/Departemen Legal & GRC/MR
Jenis Pelatihan
Peserta
Waktu dan Tempat
1. Certified International Supply Chain Professional
Biro Analisis Pengelolaan Kinerja
Jakarta
11-15 Januari 2016
2. Pendidikan dan Profesi Akuntansi
Biro Pengembangan & Evaluasi APLP
Padang
9 Januari 2016
3. Examiner Kerangka Kinerja Ekselen Baldrige
Biro GCG/MR
Jakarta
9-13 Mei 2016
4. Balanced Scorecard Master Training
Biro Analisis Pengerlolaan Kinerja
Jakarta
26-28 Juli 2016
5. Business Continuity Management
Biro GCG/MR
Bandung
7-9 September 2016
6. Legal Auditor
Biro Hukum
Jakarta
17-19 Oktober 2016
7.E-Arsip
Biro Hukum
Padang
22-23 November 2016
8. Workshop Wawasan Kebangsaan Lemhanas
Departemen Legal & GRC/MR
Bandung
7-9 September 2016
Pendidikan dan pelatihan Internal Audit
Jenis Pelatihan
Peserta
Penyelenggara
Waktu dan Tempat
1. Workshop Konsekuensi Pemusnahan &
Pengelolaan Arsip
Kepala Internal Audit
ANRI
2. Auditing for Audit Committee
Kepala Internal Audit
Semen Indonesia
6 April 2016, Jakarta
3. Sinergi Pengawasan di Lingkungan BUMN
Kepala Internal Audit
Asosiasi Auditor Internal
2 Juni 2016, Bandung
4. Diklat Khusus bagi Kepala Internal Audit
Kepala Internal Audit
PPA & K
5. Change Management & Leadership
Kepala Internal Audit
PT SGS Indonesia
6. Seminar Pengukuhan Gelar Profesional
Internal Auditor
Kepala Internal Audit
PPA & K
23-27 Agustus 2016, Thailand
7. Workshop Wawasan Kebangsaan Lemhanas
Kepala Internal Audit
Semen Indonesia
24-25 November 2016, Jakarta
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
17 Februari 2016, Padang
21-27 Juli 2016, Bogor
3-5 Agustus 2016, Padang
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
113
No
Pelatihan & Sertifikasi
A
Training Sertifikasi PIA
1
Training Audit Kecurangan (PPAK)
Peserta
Deny Hilman, Jufrial, Sensurianus, Jamaluddin, M. Ilham Bur
2
Training Dasar-dasar Audit (PPAK)
Rizal M**, Jufrial
3
Training Audit Operasional (PPAK)
Deny Hilman, Merisa Putri
4
Training Pengelolaan Tugas-tugas Audit (PPAK)
Elisa Maris Heru, Ferry Fuadi
5
Pengukuhan PIA (PPAK)
Oktoweri, Nailul Hamdani
6
Pelatihan Khusus Bagi Ka. SPI (PPAK)
Oktoweri
B
Training Sertifikasi QIA
1
Workshop Optimalisasi Asuransi Aset PT Semen Padang
Mareza Harlan, Wempi Kurniawan, Zulfahmi, M. Ilham Bur, Zalman
2
Training Audit Intern Tk. Dasar I (YPIA)
Zulfahmi
Aulia Kurnia Yunas, Aldyans Rio Pratra, Anton Syofnevil
3
Training Audit Intern Tk. Dasar II (YPIA)
C
Training Sertifikasi Sistem Manajemen
1
Auditing for Audit Committee
Oktoweri, Zulfahmi, Wempi Kurniawan, Mareza Harlan,
2
Training Audit Internal SNI ISO 17025-2008
Edinal*, M. Ilham Bur, Yulisran B. Putra*, Nailul Hamdani, Merisa Putri
3
Training Refreshment Sistem Manajemen ISO 9001:2015 &
ISO 14001:2015
Zulfahmi, Mareza Harlan, Wahyuni Retnowati*, Anton Syofnevil, Deny Hilman,
Wempi Kurniawan, Elisa Maris Heru, Merisa Putri, Nailul Hamdani, Zalman,
Jamaluddin
4
IRCA Registered ISO 9001:2015 Lead Auditor Training
Zulfahmi, Wahyuni Retnowati*
D
Training Lain – Lain
1
Training Financial for Non Finance/FINON
Zalman, Jufrial, Deny Hilman
2
Workshop Tindak Lanjut OFI IQA 2015
Mareza Harlan, Zulfahmi, Wahyuni Retnowati*
3
Workshop KPI Officer tahun 2016
Mareza Harlan, Wahyuni Retnowati*
4
Training Implementasi Proses Parking Tagihan Internal
Nurma Nengsih.
5
Workshop Pembekalan Tim K3LH tahun 2016
Merisa Putri
6
Training Pemadan Kebakaran BPK, Satpam & TRC
Nailul Hamdani
7
Seminar Nasional Asosiasi Auditor Internal 2016
Oktoweri
8
Sosialisasi GCG & FCP
Febby Rahmadani
9
Workshop Training Need Analysis
Wempi Kurniawan, M. Ilham Bur, Elisa Maris Heru
10
Workshop Job Evaluation
Mareza Harlan
11
Pembekalan untuk Asesmen Internal SPIP, GCG & MR
Oktoweri, Zulfahmi, Mareza Harlan, Zalman, Aisyah Nur, Elisa Maris Heru, M.
Ilham Bur, Jamaluddin, Sensurianus, Jufrial, Anton Syofnevil, Ulfatmi, Febby
Rahmadani, Aulia Kurnia Yunas, Merisa Putri, Nailul Hamdani
12
Manager as Coach
Oktoweri
13
Training Interpersonal & Assertive Communication Skill
Ulfatmi
14
Training Enterprise Risk Management berbasis ISO 31000
Mareza Harlan, Zalman
15
Training Memantapkan GCG di Lingkungan BUMN
Mareza Harlan
16
Lokakarya Persiapan dalam Menghadapi Tax Amnesty
Mareza Harlan
17
Lokakarya PSAK 65 Lap. Keu. Konsolidasi dan Buletin
Teknis 11 Tentang Revaluasi Aset
Mareza Harlan
18
Workshop E-Arsip
Fauziah Wulandari.
* Mutasi ke Unit Kerja lain
**Pensiun
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
114
alamat kantor pusat dan perwakilan Semen Padang
4
5
10
8
7
1
3
6
13
11
14
15
2
12
1. Kantor Pusat
Indarung, Padang 25237, Sumatera Barat
T: (0751) 815 250
F: (0751) 815 590 H: www.semenpadang.co.id
2. Kantor Perwakilan
Graha Irama Lt. 11
Jl. HR Rasuna Said Blok X-1, Kav. 1 & 2 Jakarta 12950
T: (021) 5261272 - 74
F: (021) 526 1414 H:www.semenpadang.co.id
3. Kantor Pemasaran Sumbar
Jl. Raya Indarung, Padang 25237
T: (0751) 202011
F: (0751) 28973
4. Kantor Perwakilan Aceh
Jl. Teuku Hasan Dek Beurawa - Banda Aceh
T/F: (0651) 635505
5. Kantor Perwakilan Sumut Medan
Jl. Sultan Iskandar Muda No. 39 I, Medan
T: (061) 4156760, 4155642
F: (061) 4535516
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
6. Kantor Perwakilan Bengkulu
Jl. Kapuas Raya No. 11
Kelurahan Padang Harapan Baru Bengkulu
T/F: (0736) 22797
7. Kantor Perwakilan Jambi
Jl. Kapten A. Bakarudin No. 19 Simpang IV Sipin Telanai
Pura, Jambi
T/F: (0741) 669865
8. Kantor Perwakilan Rikep
Jl. Lumba-Lumba No.1 Batu Ampar, Pelita Batam
T: (0778) 413121
F: (0778) 413889
9. Kantor Perwakilan Ridar
Kompleks Sudirman Raya Jl. Jend. Sudirman Blok C No. 8,
Pekanbaru
T: (0761) 21406
F: (0761) 856054
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
115
10. Kantor Perwakilan Sumsel
Jl.MP Mangkunegara Lr.Malaka II No.8 RT 12 RW 3, Bukit
Sangkal , Kalidoni
Palembang (30114) HP 081283879164
13. Kantor Perwakilan Banten/
Komplek PT Pelindo II Cabang Banten Jl Raya Anyer Cilegon
Ciwandan, Banten
T/F: (0254) 4605476
11. Kantor Perwakilan Lampung
Jl.Lintas Bakauheni KM 18 Desa Rangai triunggal Kec.
Katibung Lampung Selatan”
14. Kantor Perwakilan Jabar
Jl. Cijagra No. 47, Bandung
T/F: (022) 7331525
12. Kantor Perwakilan Jakarta Marketing
Jl. Enggano Blok C 4 No. 15, Tanjung Priok, Jakarta Utara
14310
T: (021) 43936112, 43904390
F: (021) 43938770
15. Kantor Perwakilan Jateng
Kawasan Industri Candi Jl.Gatot Subroto Blok 5 No. 16
Purwoyoso
Ngaliyan, Semarang
T/F:024-7625149
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
116
daftar jaringan distributor
Nangroe Aceh Darussalam
Kota Banda Aceh
PT LAMDINGIN PRIMA
Jl. Tgk. Dihaji Lorong 1 Gampong
Lamdingin, Banda Aceh Telp: 0651-638005
Fax: 0651-638003
email: [email protected]
Kab. Aceh Besar
PT BENSI SAKATAMA
Jl. A. Yani No. 30 Banda Aceh
Telp. 0651-29108 Fax:0651-29108
email: [email protected]
PT LAMDINGIN PRIMA
Jl. Tgk. Dihaji Lorong 1 Gampong
Lamdingin, Banda Aceh Telp: 0651- 7121550
Fax: 0651-7421160
email: [email protected]
Kota Lhokseumawe
PT ALFATA NIAGA PERKASA
Jl. Merdeka Dusun IV Gampong Kuta
Blang Lhokseumawe
Telp: 0645-630997 Fax:0645-630067
email: [email protected]
PT DARMA PEMBANGUNAN SUMATERA
Jl. Kenari No. 88 Kel. Kuta Blang Kec.Banda Sakti
Lhokseumawe
Telp: 0645-58660 Fax: 0645-40100
email: darma [email protected]
Kab. Aceh Barat
PT TENAGA MURNI
Jl. A. Yani No. 10. Tapaktuan Aceh Selatan (22400)
Telp. 0656-21149/323503 Fax: 0656-21149
email: [email protected]
Sumatera Utara
Kota Medan
PT CITRAMULIA DWIPRAKARSA
Jl. Makmur No.40. Kel. Silalas, Medan
Telp/Fax. 061-6623622
email: [email protected]
PT MEGA ELTRA
Komp. Multatuli Indah Blok AA No 52
Medan Telp.061-4510980/4144378
email: [email protected]
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Kota Medan
PT MULIA SAKTI PERKASA
Jl. Mangkubumi No.10. Medan 20151
Telp. 061-4519995, 4515896 Fax. 061-4510946
email: [email protected]
Kota Tebing Tinggi
PT MULIA SAKTI PERKASA
Jl. Mangkubumi No.10. Medan 20151
Telp. 061-4519995, 4515896 Fax. 061-4510946
email: [email protected]
Kota Sibolga
PT ADE LESTARI SEJATI
Jl. Horas No. 162 Sibolga Telp. 0631-21638
email: [email protected]
PT KEMBAR PUTRI BERSAUDARA
Jl. SM Raja No. 475, Sibolga Telp./fax
:0631 - 23301/HP. 085261589152
email: [email protected]
Kab. Nias
PT ADE LESTARI SEJATI
Jl. Arau No. 88 Blok I/4 Lt. II Telp:0751-21561
Fax: 0751-25197 Hp: 0812 66 23207
email: [email protected]
PT IGASAR
Komp. PT Semen Padang. Padang (25237)
Telp: 0751-74856 Fax. 0751-72501
email: [email protected]
Kab. Tapanuli Selatan
PT BENAL ICHSAN PERSADA
Jl. Raya Padang By Pass Km 7 No.47 A, Padang
Telp. 0751-74446 Fax:0751-74454
email: [email protected]
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jl. R. A. Salim No. 1 Padang Sidempuan
Telp. 0634-21367
PT IGASAR
Komp. PT Semen Padang. Padang (25237)
Telp: 0751-74856 Fax. 0751-72501
email: [email protected]
Kab. Tapanuli Utara
PT BENAL ICHSAN PERSADA
Jl. Raya Padang By Pass Km 7 No. 47 A,
Padang Telp. 0751-74446 Fax:0751-74454
email: [email protected]
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
117
PT HARFI MITRA UTAMA
Jl. By Pass Km 6 Padang, Telp. 0751 -776842
Fax: 0751 - 776843
PT RESTU BUNDA ANDALAS
Jl. Sudirman Km 6 Tanjung Balai
Asahan Telp: 0812 66 23943
PT UNI GLOBAL LESTARI
Jl. H.Misbah Blok G No. 18 Komp.
Multatuli Indah, Medan Telp: 061-6635168
Fax:061-4515418
Kab. Labuhan Batu
PT UNI GLOBAL LESTARI
Jl. H.Misbah Blok G No. 18 Komp.
Multatuli Indah, Medan Telp: 061-6635168
Fax:061-4515418
PT NOVHYNDO JACKWIS PRATAMA
Pertokoan Sakura By Pass Km 6 No.2-3 Padang
Telp: 0751-778631 Fax: 0751-775222
email: [email protected]
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Raya By Pass Baru No. 3 Padang-25224
Telp. 0751-72580/81 Fax. 0751-72582
email: [email protected]
PT DUNIA USAHA
Jl. Lintas Aeknabara, Rantau Prapat
HP: 081264397689
email: [email protected]
Kota Tanjung Balai
PT DUNIA USAHA
Jl. Sudirman Batu 4, Kota Tanjung
Balai Asahan HP. 081264574041
email: [email protected]
PT RESTU BUNDA ANDALAS
Jl. Sudirman Km 6 Tanjung Balai
Asahan Telp: 0812 66 23943
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Raya By Pass Baru No. 3
Padang-25224. Telp. 0751-72580/81.
Fax. 0751-72582
email: [email protected]
Kab. Mandailing Natal
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jl. Rimbo Datar No. 9 Bandar BuatPadang, Telp. 0751-72252 Fax.0751-72252
email: [email protected]
Kab. Padang Lawas
PT AMPALU INDAH LESTARI
Jl. By Pass Km 6 Tanjung Saba, Padang
Telp: 0751-733312 Fax: 0751-73818
Email: [email protected]
PT BENAL ICHSAN PERSADA
Jl.Jend. Sudirman No.999 Pasar Sibuhuan,Padang Lawas
email: [email protected]
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Raya By Pass Baru No. 3
Padang-25224. Telp. 0751-72580/81.
Fax. 0751-72582
email: [email protected]
Kab. Toba Samosir
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Raya By Pass Baru No. 3
Padang-25224. Telp. 0751-72580/81.
Fax. 0751-72582
email: [email protected]
Sumatera Barat
Kota Padang
PT ANDALAS JAYA BERSAMA
Jl. By Pass Km 10 Balai Baru, Padang
Telp: 0751-495046 Fax: 0751 - 71574
email: [email protected]
PT CENDANA SEMBILAN
Komp. Cendana Andalas Blok CC No.5 Kel. Andalas , Padang
Telp/fax: 0751-891299/810602
email: [email protected]
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jl. Rimbo Datar No. 9 Bandar BuatPadang, Telp. 0751-72252 Fax.0751-72252
email: [email protected]
PT DEFNI SEJAHTERA MANDIRI
Jl. Raya Padang Besi No. 27 RT. I/RW.II
Kel. Padang Besi. 25231.Telp.0751-71032, 72025
Fax. 0751-71032.
email: [email protected]
PT IGASAR
Komp. PT Semen Padang. Padang (25237)
Telp: 0751-74856 Fax. 0751-72501
email: [email protected]
PT PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
118
daftar jaringan distributor
Jl. Jend. Sudirman No. 37,Padang Telp.0751-23491
email: [email protected]
PUSKUD SUMBAR
Jl. Jakarta No 34 Ulak Karang Padang (25135)
Telp. 0751-7055026/7055076
Fax. 0751-7054745
email: [email protected]
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Raya By Pass Baru No.3. Padang - 25224
Telp. 0751- 72580/72581 Fax: 0751-72582
email: [email protected]
PT SUMBER NIAGA INTERINDO
Jl. Bandung No. 15 Asratek Ulak Karang Padang
Telp 0751 - 40061 Fax: 0751-40461
email: [email protected]
PT YATAMA MULTI SEJAHTERA
Jl. Tanah Sirah No. 35 Padang - 25224
Telp. 0751-778107, Fax. 0751-778106
email: [email protected]
PT ZETKA NIAGATAMA
Jl. Rimbo Datar No.16-18.Padang -25231
Telp. 0751 - 71323-71324 Fax:0751 – 72578
email: [email protected]
email: [email protected]
PT DUNIA USAHA
Jl. Riau No. 128 C/D Pekanbaru.
Telp: 0761-23305/20412 Fax 0761-856128
email: [email protected]
PT IGASAR
Jl. Raya Pekanbaru KM. 11,5.
Pekanbaru-28294 Telp. 0761-7056614
PUSKOPKAR
Jl. Tuanku Tambusai No. 59 Pekanbaru
Telp. 0761-22198 Fax. 0761-20602
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Arengka Raya No. 94 Pekanbaru
Telp: 0761-65607
email: [email protected]
PT WAJA PERDANA
Jl. Ir. H.Juanda No. 65 Senapelan, Pekanbaru
Telp.: 0761-7060111 Fax:0761-848332
email: [email protected]
PT YATAMA MULTI SEJAHTERA
Jl. HR Soebrantas No. 239 Pekanbaru
Telp. 0761-61049/61048
email: [email protected]
Kota Payakumbuh
PT ANDRICOTAMAPRIMA LESTARI
Jl. Jend. A Yani No. 159 Kel. Labuh
Basilang Payakumbuh Sumbar Telp.
0752-91615/91614 Fax. 0752-91615
email: [email protected]
Kota Dumai
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jl. Harapan Raya No.19 Tangkerang
Pekanbaru. Telp. 0761-25901 Fax.0761-43976
email: [email protected]
PT DUMAI INDAH SEJATI
Jl. Sultan Hasanudin No. 12 H Simp.
Pangkalan Sena Dumai Telp. 07657004220/7050804. Fax.0765-32113
email: [email protected]
PT IGASAR
Jl. Raya Pekanbaru KM. 11,5.
Pekanbaru-28294 Telp. 0761-7056614
PT RAHMAT NIAGA PRATAMA
Jl. Ombak No.36 A Dumai Telp./Fax.0765-439228
email: [email protected]
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Raya Bukit Kapur Km 21, Dumai
email: [email protected]
PT WAJA PERDANA
Jl. Ir. H.Juanda No. 65 Senapelan,
Pekanbaru Telp.: 0761-7060111 Fax:0761-848332
Kab. Kep. Mentawai
PT IGASAR
Komp. PT Semen Padang. Padang (25237)
Telp: 0751-74856 Fax. 0751-72501
email: [email protected]
Riau Daratan
Kota Pekanbaru
PT AQEELA PUTERI PRATAMA
Jl. Muslimin No.24, Pekanbaru Telp.
0761-23032 Fax 0761-62253
email: [email protected]
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jl. Harapan Raya No.19 Tangkerang
Pekanbaru. Telp. 0761-25901 Fax.0761-43976
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
119
daftar jaringan distributor
email: [email protected]
PT WILIZKA FORTUNINDO
Jl. Tuanku Tambusai No. 18, Pekanbaru
email: [email protected]
Kab. Indragiri Hulu
PT RODA USAHA
Jl. Jend. Sudirman No. 70 Rengat Telp.0769-21194
email: [email protected]
Kab. Bengkalis
PT DUNIA USAHA
Jl. Riau No. 128 C/D Pekanbaru.
Telp:0761-23305/20412 Fax 0761-856128
email: [email protected]
PT WAJAH BARU PERKASA
Jl. Teuku Umar No. 295/F
Bengkalis-28700 Telp/Fax. 0766-21758/21141
email: [email protected]
Kab.Pelalawan
PT RODA USAHA
Jl. Lintas Timur Pangkalan Kerinci(Tk Hidup Baru)
Telp. 0761-494461/95015
email: [email protected]
Kab. Rokan Hilir
PT SARANA CAHAYA KENCANA
Jl. Jend. Sudirman No. 388 Bagan Batu
Telp.0765-51570 Fax: 0765-515700
HP: 085271813710
email: [email protected]
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Arengka Raya No. 94 Pekanbaru
Telp: 0761-65607
email: [email protected]
Kab. Siak
PT BENAL ICHSAN PERSADA
Jl. Raya Siak-Pekanbaru Benteng Hulu
No. 57. Telp. 081268141259
email: [email protected]
PT CITRAMESTIKA ANDALAS
Jl. Prof. H.M Yamin SH No. 32 -K,
Medan Telp: 061-4143085/4143086
Fax:061-4560948
email: [email protected]
Kab. Indragiri Hilir
PT BENAL ICHSAN PERSADA
Jl. H. Sadri Tembilahan Kec.
Tembilahan. Telp. 081268141259, Fax.
0751-74454
email: [email protected]
PT RODA USAHA
Jl. Lintas Timur Pangkalan Kerinci(Tk Hidup Baru)
Telp. 0761-494461/95015
email: [email protected]
Riau Kepulauan
Kota Batam
PT BATAM INDO BANGUNAN
Komp.Graha Permata Indah Blk
A No.2 Sungai Jodoh Batu Ampar
Batam. Telp. 0778-426362. Fax.0778-425098
email: [email protected]
PT CITRA MESTIKA ANDALAS
Jl.Yos Sudarso No 2 A Batam Telp.
0778-453852.
Email: cmamedanhotmail.com
PT SEPATIM BATAMTAMA
Jl. Lumba-lumba No. 1 Pulau
Batam-29432 Telp. 0778-412980,
412978, 412979 Fax.0778-412978.
email: [email protected]
Tanjung Pinang & Riau Kepulauan
PT BATAM INDO BANGUNAN
Komp.Graha Permata Indah Blk
A No. 2 Sungai Jodoh Batu Ampar
Batam. Telp. 0778-426362. Fax.0778-425098
email: [email protected]
PT CITRA MESTIKA ANDALAS
Jl.Yos Sudarso No. 2 Batu Ampar
Batam Telp. 0778-453852. Fax. 0778-427435
Email: cmamedanhotmail.com
PT SEPATIM BATAMTAMA
Jl. Lumba-lumba No. 1
Batam-29432 Telp. 0778-412980,412978, 412979
Fax.0778-412978.
email: [email protected]
PT BABEL INDO BANGUNAN
Jl. Yos Sudarso Komp Graha Permata Blok A No.2 Batu Ampar
Telp: 0778-426362 Fax: 0778-4084744
email: [email protected]
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
120
daftar jaringan distributor
Jambi
Kota Jambi
PT ANDALAS JAYA BERSAMA
Jl. Sunan Giri No. 35 Jambi
email: andalas jaya [email protected]
PT AISA MUTIARA TERNAMA
Jl. Raya Gurun Laweh No. 9 RT.001
RW.005, Padang Telp. 0751 7890064/7810177 Fax: 0751 - 71064
email: [email protected]
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jl. Rimbo Datar No. 9 Bandar BuatPadang, Telp. 0751-72252 Fax.0751-72252
email: [email protected]
PT DEFNI SEJAHTERA MANDIRI
Jl. Kapten Pattimura RT. 02 Jambi
Telp: 0741-581042
email: [email protected]
PT IGASAR
Jl. Lingkar Selatan 1 Palmerah Jambi
Telp. 0741-443922
email: [email protected]
PT JAMBI INDOGUNA INTERNASIONAL
Jl. Prof.Dr.Sri Soedewi MS, SH
No.2 Telanai Pura Jambi Telp. 0741-669777/60809
Fax. 0741-669789
email: [email protected]
KOPERASI KELUARGA BESAR SEMEN PADANG
Komplek PT Semen Padang Kel.Indarung , Padang
Telp 0751-777987/202532/202766
email: [email protected]
PT NAN RIANG
Jl. K.H Hasyim Asyari No. 86 Jambi
Telp: 0741-31617/33492 Fax: 0741-7552155
email: [email protected]
PT ONODA JAMBI
Jl. DR. Cipto Mangunkusumo No.6
Jambi 36111 Telp. 0741-22766,26380
Fax: 0741-31874
email: [email protected]
Kota Jambi
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Patimura No.40. Jambi - 25224
Telp.0741-60745
email: [email protected]
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
PT YATAMA MULTI SEJAHTERA
Jl. Patimura No. 67 Kelurahan Kenali
Besar Kec. Koto Baru Jambi Telp. 0741-581042/443922
email: [email protected]
Kab. Batang hari (Muara Bulian)
PT AMPALU INDAH LESTARI
Jl. By Pass Km 6 Tanjung Sabar, Telp:
0751-73312 Fax: 0751 - 73818
email: [email protected]
Kab. Sarolangun
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jl. Patimura No.40. Jambi - 25224
Telp.0741-60745
email: [email protected]
Kab. Tanjung Jabung Barat
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jl. Rimbo Datar No. 9 Bandar BuatPadang, Telp. 0751-72252 Fax.0751-72252
email: [email protected]
Sumatera Selatan
Kota Palembang
PT DUA SAUDARA KREATIF
Jl. Jend. Sudirman Kel. Jogoboyo Kec.
Lubuk Linggau Utara I, Lubuk Linggau
Telp. 0733-324720 Fax. 0733-324740
email: [email protected]
PT PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA
Jl. Kapt. Rivai No. 41 Palembang Telp.0711-351164
email: [email protected]
PT SUMATERA INVESTINDO NIAGA
Jl. Tanjung No.3 A Komplek Dangau
Teduh, Padang Telp/Fax: 0751 -775219
email: [email protected]
Kota Lubuk Linggau
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jln. Salak No. 91 Panorama Lingkar
Timur Telp. 0736-25080. Bengkulu
email: [email protected]
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
121
daftar jaringan distributor
PT DUA SAUDARA KREATIF
Jl. Jend. Sudirman Kel. Jogoboyo Kec.
Lubuk Linggau Utara I, Lubuk Linggau
Telp. 0733-324720 Fax. 0733-324740
email: [email protected]
PT RIS INVESTINDO SARANA
Jln Ahmad Yani No. 08 Telp. 0811-6600544
Lubuk Linggau
email: [email protected]
Kota Pagar Alam
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jl. Rimbo Datar No. 9 Bandar BuatPadang, Telp. 0751-72252 Fax.0751-72252
email: [email protected]
PT WIRA JAYA ADI KARYA
Jl. RE Martadinata RT.04/08 Kel.
Kandang Kec. Kampung Melayu,
Bengkulu Telp./fax: 0736-51717
email: [email protected]
Kab. Bengkulu Utara
PT AMPALU INDAH LESTARI
Jl. By Pass Km 6 Tanjung Saba, Padang
Telp: 0751-73312 Fax: 0751-73818
email: [email protected]
PT NAGARI NAN DUO PULAH
Jl. Dahlia II/111 RT. 003 RW. 005 Kel.
Indarung Kec. Lubuk Kilangan, Padang
Telp: 0751-72689/72840/777904 Fax: 0751-72689
email: [email protected]
Kab. Lahat
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jl. Rimbo Datar No. 9 Bandar BuatPadang, Telp. 0751-72252 Fax.0751email: [email protected]
Kab. Mukomuko
PT AMPALU INDAH LESTARI
Jl. By Pass Km 6 Tanjung Saba, Padang
Telp: 0751-73312 Fax: 0751-73818
email: [email protected]
Bengkulu
Kab. Rejang Lebong
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jln. Salak No. 91 Panorama Lingkar Timur
Telp. 0736-25080
email: [email protected]
Kota Bengkulu
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jln. Salak No. 91 Panorama Lingkar
Timur Telp. 0736-25080 Bengkulu
email: [email protected]
PT DUTA NIAGA SEJATI
Jl. RE. Martadinata No. 43 Rt/
Rw. 06/002 Kel. Muara Dua Kec.Kampung Melayu,
Bengkulu Telp/Fax.0736-51730
email: dutaniaga [email protected]
PT KARYA CITRA TANINDANG
Jl. Depati Payung Negara 31
Telp. 0736-51455/51170 Fax 0736-52216/52934
email: [email protected]
Kota Bengkulu
PT PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA
Jl. A. Yani No. 28 Bengkulu Telp. 0736-21024
email: [email protected]
PT SEKOTONG MULTI SARANA
Jl. Semangka Raya No. 63 Kel.
Panorama Kec. Gading Cempaka
Bengkulu - 38226 Telp. 0736-21130
email:[email protected]
Kab. Lebong
PT WIRA JAYA ADI KARYA
Jl. RE Martadinata RT.04/08 Kel.
Kandang Kec. Kampung Melayu,
Bengkulu Telp./fax: 0736-51717
email: [email protected]
Kab. Bengkulu Selatan
PT CIPTO SADAR PRATAMA
Jln. Salak No. 91 Panorama Lingkar
Timur Telp. 0736-25080. Bengkulu
PT MUTIA BERSAUDARA
Jl.H.Agus Salim No.19 , Padang
Telp. 0751-811150 Fax 0751-840550
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
122
daftar jaringan distributor
Lampung
Kota Bandar Lampung
PT LAMPUNG MANUNGGAL GEMILANG
Jl.Pangeran Antasari Blok F 9 No.15,Bandar Lampung
Telp/Fax:0721-5600280/81
PT PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA
Jl. Sudirman No. 22 Bandar Lampung.
Telp.0721-266555,email:[email protected]
PT MAJUMAKMUR MULIA
Komp.Villa Citra Block C No.3,Bandar Lampung
Telp:0721-267525-269828 Fax:0721-269805
email:[email protected]/
[email protected]
KOPERASI KELUARGA BESAR SEMEN PADANG
Komplek PT Semen Padang Kel.
Indarung , Padang Telp 0751-777987/202532/202766
email:[email protected]
Kab. Lampung Selatan
PT LAMPUNG MANUNGGAL GEMILANG
Jl.Pangeran Antasari Blok F 9 No.15,Bandar Lampung
T/F:0721-5600280/81
email:lampung _manunggalgemilang @yahoo.com
KOPERASI KELUARGA BESAR SEMEN PADANG
Komplek PT Semen Padang Kel.
Indarung , Padang Telp 0751-777987/202532/202766
KOPERASI WARGA SEMEN GRESIK
Jl.Tauchid Perum PT Semen Gresik Tubanan,Gresik
Telp:031-398576/3989018 Fax:031-3983262
email:[email protected]
Kab. Lampung Selatan
PT MAJUMAKMUR MULIA
Komp.Villa Citra Block C No.3,Bandar Lampung
Telp:0721-267525-269828 Fax:0721-269805
email:[email protected]/
[email protected]
Kab.Pesawaran
KOPERASI WARGA SEMEN GRESIK
Jl.Tauchid Perum PT Semen Gresik Tubanan,Gresik
Telp:031-398576/3989018 Fax:031-3983262
email:[email protected]
PT MAJUMAKMUR MULIA
Komp.Villa Citra Block C No.3,Bandar Lampung
Telp:0721-267525-269828 Fax:0721-269805
email:[email protected]/
[email protected]
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Kab. Lampung Tengah
KOPERASI KELUARGA BESAR SEMEN PADANG
Komplek PT Semen Padang Kel.
Indarung , Padang Telp 0751-777987/202532/202766
PT LAMPUNG MANUNGGAL GEMILANG
Jl.Pangeran Antasari Blok F 9 No.15,Bandar Lampung
T/F:0721-5600280/81
email:lampung _manunggalgemilang @yahoo.com
Kab. Lampung Tengah
KOPERASI WARGA SEMEN GRESIK
Jl.Tauchid Perum PT Semen Gresik Tubanan,Gresik
Telp:031-398576/3989018 Fax:031-3983262
email:[email protected]
PT MAJUMAKMUR MULIA
Komp.Villa Citra Block C No.3,Bandar Lampung
Telp:0721-267525-269828 Fax:0721-269805
email:[email protected]/
[email protected]
Kab. Lampung Timur
KOPERASI KELUARGA BESAR SEMEN PADANG
Komplek PT Semen Padang Kel.
Indarung , Padang Telp 0751-777987/202532/202766
Kab. Lampung Timur
PT LAMPUNG MANUNGGAL GEMILANG
Jl.Pangeran Antasari Blok F 9 No.15,Bandar Lampung
T/F:0721-5600280/81
email:lampung _manunggalgemilang @yahoo.com
KOPERASI WARGA SEMEN GRESIK
Jl.Tauchid Perum PT Semen Gresik Tubanan,Gresik
Telp:031-398576/3989018 Fax:031-3983262
email:[email protected]
PT MAJUMAKMUR MULIA
Komp.Villa Citra Block C No.3,Bandar Lampung
Telp:0721-267525-269828 Fax:0721-269805
email:[email protected]/
[email protected]
Kota Metro
KOPERASI KELUARGA BESAR SEMEN PADANG
Komplek PT Semen Padang Kel.
Indarung , Padang Telp 0751-777987/202532/202766
PT LAMPUNG MANUNGGAL GEMILANG
Jl.Pangeran Antasari Blok F 9 No.15,Bandar Lampung
Telp./Fax: 0721-5600280/81
email:lampung _manunggalgemilang @yahoo.com
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
123
daftar jaringan distributor
KOPERASI WARGA SEMEN GRESIK
Jl.Tauchid Perum PT Semen Gresik Tubanan,Gresik
Telp:031-398576/3989018 Fax:031-3983262
email:[email protected]
PT MAJUMAKMUR MULIA
Komp.Villa Citra Block C No.3,Bandar Lampung
Telp:0721-267525-269828 Fax:0721-269805
email:[email protected]/
[email protected]
Kab.Pringsewu
KOPERASI WARGA SEMEN GRESIK
Jl.Tauchid Perum PT Semen Gresik Tubanan,Gresik
Telp:031-398576/3989018 Fax:031-3983262
email:[email protected]
PT MAJUMAKMUR MULIA
Komp.Villa Citra Block C No.3,Bandar Lampung
Telp:0721-267525-269828 Fax:0721-269805
email:[email protected]/
[email protected]
Kab.Tanggamus
KOPERASI WARGA SEMEN GRESIK
Jl.Tauchid Perum PT Semen Gresik Tubanan,Gresik
Telp:031-398576/3989018 Fax:031-3983262
email:[email protected]
PT MAJUMAKMUR MULIA
Komp.Villa Citra Block C No.3,Bandar Lampung
Telp:0721-267525-269828 Fax:0721-269805
email:[email protected]/
[email protected]
DKI Jakarta
DKI Jakarta
PT BENSTONE CIPTA KREASI
Jl. Pesanggrahan 35 F Kel. Meruya
Utara Jakarta Barat Telp.0215853590/5853612. Fax.021-5847846
email: [email protected]
PT BIMA SEPAJA ABADI
Komp. Pertokoan Enggano Megah
Blok A No. 5 Q. Jl. Enggano Raya Tj.Priok Jakarta 14310
Telp. 021-43925333/32/31 Fax: 021-43907674
email: [email protected]
PT BUMIAGUNG KIRANASENTOSA
Jl. Pondok Betung Raya No. 88
Bintaro Jaya Sektor 4 Tangerang
Selatan Telp 021-7340346 Fax: 021-7376705
email: [email protected]/[email protected]
PT DASA NIAGA NUSANTARA
Jl. Letjend Suprapto Rukan Graha
Cempaka Mas Blok A/15,Jakarta Pusat
Telp. 021-4213888 Fax:021-42872693
email: [email protected]
PT MULIA SAKTIPERKASA
Jln. Mangga Besar Raya No 12 B Telp.
021-6297242,6007770,6298841 Fax.
021-6298843 Jakarta Barat.
email: [email protected]
DKI Jakarta
PT PENTA PIRAMIDA KENCANA
Jl. Pangeran Jayakarta 141 Blok B No.
25 Jakarta Pusat 10730. Telp. 0216283077/78. Fax. 021-6285523.
email: [email protected]
PT PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA
Jl. Malaka No. 7-9 Jakarta Barat Telp.
021-3862141 Fax. 021-3862144
email: [email protected]
PT INTISUMBER BAJASAKTI
Jl.Pluit Utara Raya No.61 RT.005 RW.
004 Kel.pluit Kec.Penjaringan Jakarta
Utara Telp:021-66675999 Fax:021-66675800
email:[email protected]
PT SINAR BINTANG ASIAPRIMA
Jl. Tongkol No. 7 Tj. Priok Jakarta Utara
14310. Telp. 021-43921358/59/60.
Fax. 021-43921363.
email: [email protected]
PT KIAT MAJU BERSAMA
Jl.Karang Anyar No.55 Blok A No.40 Jakarta Pusat
Telp:021-6260116
email:[email protected]
PT VARIA USAHA
Jl.Veteran 129 Gresik Telp:031-3981463
Fax:031-3982304
email:[email protected]
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
124
daftar jaringan distributor
Banten
Serang
PT BENSTONE CIPTA KREASI
Jl. Pesanggrahan 35 F Kel. Meruya Utara
Jakarta Barat Telp.021-5853590/5853612
Fax.021-5847846
email: [email protected]
PT BIMA SEPAJA ABADI
Komp. Pertokoan Enggano Megah
Blok A No. 5 Q. Jl. Enggano Raya Tj.Priok Jakarta 14310
Telp. 021-43925333/43907674 Fax: 021-43907674
email: [email protected]
Serang
PT VARIA USAHA
Jl.Veteran 129 Gresik Telp:031-3981463
Fax:031-3982304
email:[email protected]
PT DASA NIAGA NUSANTARA
Jl. Letjend Suprapto Rukan Graha
Cempaka Mas Blok A/15,Jakarta Pusat
Telp. 021-4213888 Fax:021-42872693
email: [email protected]
PT MAKMUR ABADI JAYA RAYA
Jl. Taman Pahlawan No. 62 Kel.
Purwamekar, Purwakarta Telp: 021-62309469
Fax: 021 - 6127095
PT PENTA PIRAMIDA KENCANA
Jl. Pangeran Jayakarta 141 Blok B
No. 25 Jakarta 10730. Telp. 021-6283077/078.
Fax. 021-6285522.
email: [email protected]
PT INTISUMBER BAJASAKTI
Jl.Pluit Utara Raya No.61 RT.005 RW.
004 Kel.pluit Kec.Penjaringan Jakarta Utara
Telp:021-66675999 Fax:021-66675800
email:[email protected]
PT SINAR BINTANG ASIAPRIMA
Jl. Duren Tiga Raya No.31 Pancoran, jakarta Selatan
Telp. 021-79187391/92/93/79187380/88
Fax. 021-79187368
email: [email protected]
PT SINAR DINAMIKA BETON
Jl. Raya Bojonegara RT/RW 04/04
Kubang Jeruk Terate, Kramat Watu,
Serang Telp./Fax: 0254-5750970
email: [email protected]
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Tangerang
PT BUMIAGUNG KIRANASENTOSA
Jl. Pondok Betung Raya No. 88 Bintaro
Jaya Sektor 4 Tangerang Selatan Telp
021-7340346 Fax: 021-7376705
email: [email protected]/[email protected]
PT PENTA PIRAMIDA KENCANA
Jl. Pangeran Jayakarta 141 Blok B
No. 25 Jakarta 10730. Telp. 0216283077/078. Fax. 021-6285522.
email: [email protected]
PT BENSTONE CIPTA KREASI
Jl. Pesanggrahan 35 F Kel. Meruya
Utara Jakarta Barat Telp.021-5853590/5853612
Fax.021-5847846
email: [email protected]
PT INTISUMBER BAJASAKTI
Jl.Pluit Utara Raya No.61 RT.005 RW.
004 Kel.pluit Kec.Penjaringan Jakarta
Utara Telp:021-66675999 Fax:021-66675800
email:[email protected]
Kota Cilegon
PT VARIA USAHA
Jl.Veteran 129 Gresik Telp:031-3981463
Fax:031-3982304
email:[email protected]
Kab.Lebak
PT VARIA USAHA
Jl.Veteran 129 Gresik Telp:031-3981463
Fax:031-3982304
email:[email protected]
Jawa Barat
Bandung
PT BIMA SEPAJA ABADI
Komp. Pertokoan Enggano Megah
Blok A No. 5 Q. Jl. Enggano Raya Tj.
Priok Jakarta 14310
Telp. 021-43925333/43907674 Fax: 021-43907674
email: [email protected]
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
125
daftar jaringan distributor
Kota Cirebon
PT MAKMUR ABADI JAYA RAYA
Jl. Taman Pahlawan No. 62 Kel.
Purwamekar, Purwakarta Telp: 021-62309469
Fax: 021 - 6127095
email: [email protected]
PT VARIA USAHA
Jl.Veteran 129 Gresik Telp:031-3981463
Fax:031-3982304
email:[email protected]
Kab. Garut
PT MAKMUR ABADI JAYA RAYA
Jl. Taman Pahlawan No. 62 Kel.Purwamekar, Purwakarta
Telp: 021-62309469 Fax: 021 – 6127095
email: [email protected]
PT INTISUMBER BAJASAKTI
Jl.Pluit Utara Raya No.61 RT.005 RW.
004 Kel.pluit Kec.Penjaringan Jakarta
Utara Telp:021-66675999 Fax:021-66675800
email:[email protected]
Jawa tengah
Semarang
PT JOKOTOLE JAYA
Jl.Kertopaten 14 A Surabaya,
Telp.031-3764834/3897071/3897074. Fax. 031-3898181
email: [email protected]
PT MAKMUR JAYA ABADI SENANTIASA
Jl. Industri II/18 Kel. Muktiharjo Lor, Semarang
Telp. 024- 6580202.Fax.024- 6590908
email: [email protected]
PT PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA
Jl. Letjend. Suprapto No. 30
Semarang Telp: 024-3545481
email: [email protected]
PT BIMA SEPAJA ABADI
Komp. Pertokoan Enggano Megah
Blok A No. 5 Q. Jl. Enggano Raya Tj.
Priok Jakarta 14310
Telp. 021-43925333/43907674 Fax: 021-43907674
email: [email protected]
Kab. Tasikmalaya
PT MAKMUR ABADI JAYA RAYA
Jl. Taman Pahlawan No. 62 Kel.Purwamekar, Purwakarta
Telp: 021-62309469 Fax: 021 – 6127095
email: [email protected]
PT INTISUMBER BAJASAKTI
Jl.Pluit Utara Raya No.61 RT.005 RW.
004 Kel.pluit Kec.Penjaringan Jakarta
Utara Telp:021-66675999 Fax:021-66675800
email:[email protected]
Kab. Ciamis
PT MAKMUR ABADI JAYA RAYA
Jl. Taman Pahlawan No. 62 Kel.Purwamekar, Purwakarta
Telp: 021-62309469 Fax: 021 – 6127095
email: [email protected]
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
126
Judul foto:
Kami Bersama Semen Padang
Lokasi foto:
Indarung VI
Keterangan foto:
Semen Padang memberikan kesempatan
yang sama bagi seluruh karyawan untuk
terus tumbuh dan berkembang bersama
Semen Padang
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
Tinjauan
pendukung Bisnis
127
Dalam mengembangkan SDM Perusahaan
aktif mengembangkan kemampuan Sumber
Daya Manusia agar memiliki kompetensi
tinggi, bertindak dan berprilaku profesional
serta memiliki integritas tinggi dengan
menerapkan Human Capital Master Plan
(HCMP). Di sisi lain, Seman Padang juga
mengimplementasikan Teknologi Informasi
dan Komunikasi secara lebih komprehensif
terhadap layanan pelanggan dan proses
bisnis untuk memenangkan persaingan dan
keunggulan kompetitif. Evaluasi proses kerja
juga terus dilakukan ke arah yang lebih
baik, guna mendukung strategi dan tujuan
Perusahaan baik dalam jangka panjang
maupun jangka pendek.
Sekilas Tinjauan Pendukung Bisnis
128
Pengelolaan Sumber Daya
Manusia (SDM)
130
Teknologi Informasi dan
Komunikasi
156
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
128
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
SEKILAS TINJAUAN
PENDUKUNG BISNIS
Sumber daya manusia
1.719
orang
KARYAWAN
SEMEN PADANG
KELOMPOK KARYAWAN
BERDASARKAN PENDIDIKAN
BIAYA PELATIHAN 3 TAHUN
TERAKHIR
11,24 12,79 8,41
miliar
miliar
miliar
2014
2015
2016
50 412 380 850
orang
S2
orang
S1
orang
D3
orang
SMA
Teknologi informasi dan Komunikasi
01
02
03
FUNGSI ICT
PENGEMBANGAN
OPERASIONAL
• Mendukung pertumbuhan bisnis
• Meningkatkan pertumbuhan bisnis
• Mendukung operasional bisnis SMIG
• Strategi ICT (ICT MP)
SMIG
• Mendukung Aksi Perusahaan
• Rekayasa ulang proses bisnis
• Mengadopsi Teknologi yang Relevan
• Pengelolaan permintaan
• Pengembangan layanan IT
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
• Pengelolaan layanan IT efektif dan
efisien
• Pemerintahan IT
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
129
KOMPOSISI KARYAWAN
BERDASARKAN STATUS
KARYAWAN
1.702
17
Karyawan
Tetap
Karyawan
Tidak Tetap
KOMPOSISI KARYAWAN
BERDASARKAN JABATAN
KOMPOSISI KARYAWAN
BERDASARKAN JENIS KELAMIN
342 303 1.074
Staf
Pimpinan
Staf
Pimpinan
Muda
Pelaksana
1.548
171
Laki-laki
Perempuan
KOMPOSISI KARYAWAN
BERDASARKAN USIA
KOMPOSISI KARYAWAN
BERDASARKAN MASA KERJA
766 521 390 42
17 218 46 467 962 9
≥40
Tahun
31-39
Tahun
25-30
Tahun
<25
Tahun
≥35
Tahun
25-34
Tahun
20-24
Tahun
10-19
Tahun
>1-9
Tahun
≤1
Tahun
Data centre
PT Semen Padang yang tergabung di PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk, Memiliki satu jaringan
backbone group sehingga memudahkan
komunikasi data, Voice dan video mampu
memberikan kemudahan kedalam akses disetiap
end point cabang SMIG.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
130
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Melalui Human Capital Master Plan (HCMP), Semen Padang
mengoptimalkan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
yang difokuskan pada pengembangan kompetensi, karakter
dan integritas agar tercipta SDM yang berkompetensi tinggi,
berkarakter kuat, dan berintegritas untuk mendukung
pencapaian visi dan misi Semen Padang.
TATA KELOLA SUMBER DAYA MANUSIA
Pada tahun 2016, Semen Padang melakukan pengelolaan
SDM yang sejalan dengan kebutuhan dan tuntutan
perkembangan usaha. Perusahaan mengembangkan SDM
sekaligus mempertahankan SDM berkualitas yang dimiliki
dengan menerapkan kebijakan dan formulasi remunerasi
yang tepat sesuai kebutuhan karyawan dan kemampuan
Perusahaan. Semen Padang melihat, secara keseluruhan
dari sisi kualitas dan kemampuan SDM pada tahun 2016
mengalami peningkatan siginfikan.
Secara berkelanjutan,
Perusahaan terus berupaya
membentuk SDM yang tangguh,
profesional, dan mampu
mewujudkan visi dan misi
Perusahaan
Upaya tersebut diperoleh dengan menerapkan tata kelola
SDM menjunjung tinggi prinsip-prinsip keterbukaan, adil, dan
bebas dari diskriminasi perbedaan ras, etnik, suku, agama,
jenis kelamin, usia, keterbatasan yang dimiliki seseorang
atau keadaan khusus lainnya yang dilindungi oleh peraturan
perundang-undangan. Keseluruhan prinsip-prinsip tersebut
ditopang dengan sistem rekrutmen yang objektif, penetapan
remunerasi, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan,
jenjang karir, serta hal terkait lainnya tanpa ada perbedaan
sesuai dengan kemampuan masing-masing individu. Sistem
penilaian kinerja karyawan ditetapkan dan dilaksanakan
secara adil dan transparan. Semen Padang juga memastikan
tersedianya informasi yang perlu diketahui oleh karyawan
sesuai dengan ketentuan melalui sistem komunikasi yang
berjalan baik dan tepat waktu.
Hubungan harmonis dengan karyawan diselenggarakan
berdasarkan pada asas saling menghormati dan menghargai
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
hak dan kewajiban masing-masing. Semen Padang
berkomitmen untuk mengedepankan Perjanjian Kerja
Bersama sebagai landasan utama dalam membina hubungan
dengan karyawan. Kebijakan dan prosedur manajemen SDM
seperti, prosedur promosi, demosi, mutasi, maupun reward
and punishment dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip
yang telah disepakati dalam Perjanjian Kerja Bersama.
Penerapan kebijakan dan pengelolaan SDM senantiasa
dilaksanakan secara konsisten guna mendukung pencapaian
kinerja Perusahaan.
Dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul dan
memiliki daya saing, Semen Padang telah menerapkan HCMP
untuk mengoptimalkan pengelolaan Human Capital (HC)
pada pengembangan kompetensi, karakter, dan integritas.
Ketiganya merujuk pada satu tujuan, tersedianya HC yang
berkompetensi tinggi, berkarakter kuat, dan berintegritas
untuk mendukung pencapaian visi dan misi Semen Padang.
Secara berkelanjutan, Semen Padang terus berupaya
membentuk SDM yang tangguh, profesional, dan mampu
mewujudkan visi dan misi Perusahaan. Semen Padang
senantiasa mengevaluasi proses kinerja Perseroan dan
operasional ke arah yang lebih baik, agar setiap bagian
bersinergi dalam mendukung strategi dan tujuan Perseoran
baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek.
ARSITEKTUR PENGELOLAAN SDM
HCMP merupakan sistem manajemen SDM yang meliputi
seluruh proses pengelolaan SDM, mulai dari proses akuisisi
SDM, proses pengembangan kompetensi SDM, hingga
proses mengikat dan mempertahankan SDM. HCMP
diimplementasikan melalui Human Resource Information
System (HRIS) yang meliputi reward management (Payroll
dan Enterprise Compensation Management), training
management (Learning Solution), pengembangan karyawan
(People Development dan Talent Management), sistem
manajemen kinerja (Employee Performance Management
System dan Corporate Performance Management System).
Untuk menciptakan karyawan yang memiliki karakter dan
integritas dalam mendukung visi dan misi Semen Padang,
secara aktif Perusahaan melakukan internalisasi Budaya
Korporasi yang disebut CHAMPS. CHAMPS merupakan
akronim dari Budaya Korporasi dengan nilai-nilai dasar
Compete with a Clear & Synergized Vision, Have a High Spirit
for Continuous Learning, Act with High Accountability, Meet
Customer Expectation, Perform Ethically with High Integrity,
and Strengthening Teamwork.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
131
Rencana Strategis
Perusahaan
Visi, Misi, Strategi dan
Kebijakan Korporasi
Budaya Perusahaan
Proses Akuisisi SDM
Sistem Informasi SDM (HRIS)
Analisis Beban Kerja
Rekrutmen dan Seleksi
Rencana dan Kontrol
SDM
Kebijakan Perencanaan
SDM
Outsourcing
Outplacement/
Placement
Rencana Kerja Bisnis
Strategi Unit Bisnis
(OPSCO)
Pengembangan
Spesialis
Proses Pengembangan SDM
Inisiatif Bisnis
Penilaian Kompetensi
Budget dan Rencana
Bisnis Unit
Kompetensi Jabatan
–Inti
–Kepemimpinan
–Manufaktur
–Non-manufaktur
Pengembangan
Kepemimpinan
Ukuran Hasil
Program Pengelolaan
Pengetahuan
Kebijakan Sistem
Kompetensi
Desain Organisasi
– Struktur Organisasi
– Deskripsi Jabatan
Model Standar
Kompetensi
Pengembangan SDM
Capaian Hasil
Bisnis
Rencana Sukses
Pengembangan Bakat
Proses Mengikat dan Mempertahankan
SDM
Pengembangan Karir
Kinerja Unit Bisnis
Kinerja Korporasi
Manajemen Kerja
Evaluasi Jabatan
Kinerja Individual
Manajemen Kinerja
Karyawan
Struktur Tingkat
Jabatan
Struktur Remunerasi
Sistem Remunerasi
Berbasis Kinerja
SUMBER DAYA MANUSIA YANG UNGGUL
Semen Padang berpendapat bahwa SDM merupakan aset
yang paling utama dan strategis bagi Perusahaan. SDM
menjadi fokus penting bagi pengembangan bisnis Semen
Padang. Perusahaan yakin bahwa SDM adalah kunci
penggerak kinerja sehingga perlu mendapatkan perhatian
khusus dalam perkembangan kebutuhan dan kompetensinya
untuk mendukung pencapaian visi, misi, dan sasaran strategis
Perusahaan.
Dengan komitmen manajemen untuk memperkuat budaya
kerja unggul, pengelolaan SDM difokuskan pada berbagai
program peningkatan kapabilitas, kepemimpinan, serta
kualitas kehidupan dan pekerjaan. Pada seluruh area kerja
ditanamkan profesionalisme, integritas, dan semangat
untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan.
Semen Padang
berpendapat bahwa SDM
merupakan aset yang paling
utama dan strategis bagi
Perusahaan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
132
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
STRUKTUR ORGANISASI PENGELOLA SUMBER DAYA MANUSIA
Eselon I
Sumber Daya Manusia
Eselon II
Endang Persitarini
Pembinaan Pendidikan &
Latihan
Puspha Sari
Personalia
M. Irwan Prasetyo
Pengelolaan SDM merupakan bagian dari perencanaan
korporat yang matang. Pengelolaan SDM berada di bawah
tanggung jawab Direktur Keuangan, dan dikelola oleh
Departemen SDM yang dibantu oleh tiga Biro, yaitu Biro
Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) SDM, Biro
Personalia, dan Biro Pembinaan Pendidikan dan Latihan
(Bindiklat)
Perencanaan &
Pengembangan SDM
Apriati Indrianti
Kepala Biro Renbang Sumber Daya Manusia
PROFIL PIMPINAN SUMBER DAYA MANUSIA
SEMEN PADANG TAHUN 2016
Kepala Departemen Sumber Daya Manusia
Aprita Indrianti
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir
di Tanjung Karang, 14 April 1963, berusia 53 tahun.
Merupakan lulusan S1 Manajemen Universitas Sriwijaya.
Riwayat jabatannya antara lain sebagai Ahli Madya II/Staf
Pengawasan dan Kepatuhan (2008-2009), Ahli Madya II/
Staf Perencanaan dan Monitoring (2009-2011), Kepala Biro
Pengawasan Kepatuhan (2011-2012), Kepala Biro Audit
Komersil dan Sistem Manajemen (2013-2014), Kepala Biro
Renbang SDM (2014-sekarang).
Endang Persitarini
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir di
Padang, 3 April 1964, berusia 52 tahun. Merupakan lulusan
S2 Master of HR Management (MHRM) University of Wakaito
New Zealand. Riwayat jabatannya antara lain sebagai Kepala
Biro Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
(2004-2014), Kepala Departemen Sumber Daya Manusia
(2014-sekarang).
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
133
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Kepala Biro Personalia
RENCANA, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Dalam mencapai realisasi visi dan misi, Semen Padang
menyusun perencanaan strategi dalam pengelolaan SDM
melalui Human Capital Master Plan (HCMP) dengan program
implementasi Semen Indonesia Center of the CHAMPS (SICC),
Human Capital Readiness, High Performing Human Capital
System, dan Transformasi Korporasi.
alia
M. Irwan Prasetyo
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir di
Palangkaraya, 7 Desember 1982 berusia 34 tahun. Merupakan
lulusan S1 Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada. Riwayat
jabatannya antara lain sebagai Ahli Muda II Pemeliharaan
Listrik & Instrumen IV (2010), Ka. Bidang Keselamatan Kerja
(2010-2011), Ahli Muda II Staf Renbang SDM (2011-2014), Ka.
Bidang Kepegawaian (2014-2016), Kepala Biro Personalia
(2016-sekarang).
Kepala Biro Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan
Puspha Sari
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir di
Padang Tanggal 28 Maret 1985, berusia 31 tahun. Lulusan
S1 Psikologi UGM. Riwayat jabatan antara lain: Ahli Muda
II Staf Renbang SDM (1 Maret 2010-28 Februari 2011) Ka.
Bidang Perencanaan dan Evaluasi Diklat (01 Maret 2014-31
Desember 2014) Ka. Biro Bindiklat (1 Januari 2015-sekarang).
Semen Padang membentuk organisasi yang didukung
oleh SDM yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan
keahlian dalam bidangnya, serta mampu melihat prospek
masa depan dengan memanfaatkan peluang yang ada. SDM
Semen Padang senantiasa proaktif terhadap kebutuhan
Perusahaan dan lingkungan bisnis sehingga setiap karyawan
tanggap dan dinamis terhadap perubahan.
Semen Padang menyusun
perencanaan strategi dalam
pengelolaan SDM melalui
Human Capital Master Plan
(HCMP) dengan program
implementasi Semen Indonesia
Center of the CHAMPS
Untuk meningkatkan keunggulan kompetitif, efisiensi,
dan efektivitas pengelolaan operasional, Semen Padang
melakukan penyempurnaan penetapan struktur organisasi
dengan sasaran sebagai berikut.
1. Mengoptimalkan seluruh fungsi organisasi dan distribusi
tanggung jawab unit kerja.
2.Mempercepat penyelesaian proyek-proyek strategis
perusahaan.
3. Meningkatkan koordinasi dan kelancaran operasional
organisasi penjualan dalam menghadapi situasi pasar
dan persaingan bisnis serta memiliki daya saing.
4. Menyelaraskan dan mendukung kebijakan konsolidasi
dan sinergi Semen Indonesia Group.
Pelaksanaan pengelolaan SDM mengacu pada kebijakan
Perusahaan yang telah ditetapkan oleh Direksi dan dijabarkan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
134
dalam bentuk Keputusan Direksi, pedoman, prosedur, serta
instruksi kerja yang akan meningkatkan kinerja pengelolaan
yang lebih efektif.
PENCAPAIAN KINERJA BIDANG SUMBER DAYA
MANUSIA TAHUN 2016
Target pencapaian aspek learning dan growth dalam
indikator KPI korporat berupa Incompetent Employee,
Working Climate Index (WCI), KM Implementation, dan
Information Capital Readiness (ICR). Untuk memastikan
pemenuhan target pada ketiga aspek tersebut, target
diturunkan kepada seluruh unit kerja secara proporsional.
Pada tahun 2016, target Incompetent Employee adalah
15% dan realisasi HCR adalah 8,83% atau 141% dari target
yang ditetapkan. Dalam rangka meningkatkan kompetensi
karyawan, juga dilakukan proses pembinaan dalam bentuk
sosialisasi kepada pengelolaan SDM, dengan cara monitoring
dan feedback bulanan.
Kesiapan kompetensi karyawan dalam menjalankan strategi
Perusahaan dilakukan melalui ukuran proses dan hasil:
Tabel Proses dan Hasil Penilaian
Aspek
Peningkatan
Kompetensi
Pada tahun 2016 target
WCI adalah 3 dari skala 5 dan
realisasi WCI adalah sebesar 4,13
atau 137,6% dari target yang
ditetapkan
Incompetent Employee merupakan pengukuran kesiapan
SDM berdasarkan aspek persentase karyawan yang tidak
kompeten. Formulasi yang digunakan untuk mengukur
Incompetent Employee ini dengan menggunakan penilaian
melalui atasan langsung menggunakan parameter
kompetensi, disiplin, inisiatif, dan kecekatan.
Proses
• Program Pelatihan
karyawan
•Program
Kepemimpinan
•Program Career
Management
•Program
Performance
Management
System
Hasil KPI
• Trained Employee
•Sertifikat
Kompetensi
• Nilai KPI dan
Kompetensi
Working Climate Index (WCI) adalah pengukuran kesiapan
organisasi dan iklim kerja perusahaan berdasarkan aspek
yang dinilai melalui parameter Komitmen Perusahaan, WCI
diukur melalui survei karyawan dengan menggunakan
formulasi skala 1-5 sebagai ukuran. Pada tahun 2016 target
WCI adalah 3 dari skala 5 dan realisasi WCI adalah sebesar
4,13 atau 137,6% dari target yang ditetapkan. Kesiapan
organisasi untuk mencapai sasaran perusahaan dilakukan
melalui:
Tabel Kesiapan Organisasi untuk Mencapai Sasaran Perusahaan
Aspek
Proses
Hasil KPI
Organizational Development
• Penyempurnaan Struktur Organisasi Terutama Penjualan dan Produksi
• Transformasi Korporasi Semen Indonesia Group
Organizational
Effectiveness
Performance Management
• Penyempurnaan Sistem Manajemen Kinerja
• Pembiasaan Corporate Performance Management System (CPMS) dan
Employee Performance Management System (EPMS)
• Penyempurnaan Parameter Penilaian Pengukuhan Jabatan
Incompetent Employee
Employee Development
• Penyempurnaan Sistem dan Prosedur Promosi serta Mutasi Karyawan
Dikaitkan dengan Grading System
• Program Pemilihan Karyawan Teladan
•Pembangunan Center of Dynamic Learning implementasi dan
Penguatan Knowledge
• Under Trained Employee
• Under Promoted
•Employee
• KM Infrastructure
• Effectiveness of Training
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
135
Aspek
Proses
Hasil KPI
Leadership
• Evaluasi Kinerja Bawahan Langsung dan Pengarahan Secara Periodik
Oleh Setiap Atasan di Seluruh Unit Kerja
• GLDP untuk Eselon I, TLDP untuk Eselon II, dan OLDP untuk Eselon III
• Assessment Center Staff Pimpinan dalam rangka Succession Planning
and Talent Management
•
•
•
•
Job Characteristic
•Penyempurnaan Job Description
• Penyempurnaan Proses Transfer of Knowledge
Incompetent Employee
Work Environment
• Safety Induction Program
• Program Tempat Kerja Teladan
• Inspeksi Pelanggaran Penggunaan APD & Peraturan K3
• House Keeping Rate
Teamwork
• Program Even-even Perusahaan
•Program Outbound dan Family Gathering
• Kerekatan Karyawan
• Working Climate Index
Job Characteristic
•Peyempurnaan Job Description
• Penyempurnaan Proses
• Transfer of Knowledge
Incompetent Employee
Compensation & Benefit
•Implementasi Grading System
• Penyempurnaan Sistem Promosi, Mutasi, dan Sistem Remunerasi
• Under Paid Employee
• Working Climate Index
• Internal Customer Satisfaction
Index
Working Climate Index
Incompetent Employee
Succession Plan
Competency Certificate
• Working Climate Index
Implementasi Knowledge Management
• Pembentukan Struktur Knowledge
Management (KM) dan Agen
Perubahan
• Top Manajemen sebagai Panutan
• Membangun Knowledge Leadership
KNOWLEDGE LEADERSHIP
• Develop Teknologi Kolaborasi
dan Konten Manajemen untuk
Mendukung COI & SL
• Integritas Platform KM Teknologi
• Pengembangan Expert Locator System
TECHNOLOGY ENABLE
KNOWLEDGE CULTURE
Piloting
• Sosialisasi dan Mempromosikan KM
• Pembentukan Pola Pikir Knowledge
melalui Program Learn & Share
• Implementasi Shared Learning (SL)
& COI
• Community of Practice
• Peer Assist
• Retrospective Project
KM Implementation merupakan proses pembudayaan Knowledge Management di Semen Padang dengan membangun
pondasi/dasar-dasar bagi proses KM. Sedangkan, Information Capital Readiness (ICR) merupakan pengukuran kematangan
proses teknologi informasi dan pengukuran tingkat kesiapan infrastruktur serta aplikasi bisnis. ICR bertujuan untuk mengetahui
bagaimana peningkatan kualitas pengelolaan sistem informasi guna meningkatkan kelangsungan proses bisnis.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
136
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Pengukuran ICR dilaksanakan dengan metode Maturity Level
tingkat penerapan tata kelola teknologi informasi dengan
menggunakan persentase, di mana masing-masing tingkat
menunjukkan kualitas pelaksanaan dari setiap pengendalian
di dalam organisasi/unit kerja.
Grafik Komposisi Karyawan Tidak Tetap Berdasarkan Status
Tahun 2015-2016
1.799
1.702
PROFIL SUMBER DAYA MANUSIA
Hingga 31 Desember 2016, jumlah karyawan Semen Padang
mencapai 1.719 karyawan, turun 7,5% 5.39% dibandingkan
tahun 2015 yang berjumlah 1.849 orang. Jumlah karyawan
Semen Padang pada tahun 2016 telah sesuai dengan
kebutuhan bisnis Perseroan baik dari sisi kualitas maupun
kuantitas.
50
Karyawan Tetap
2015
17
2016
Karyawan Tidak
Tetap
Komposisi Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan
Semen Padang telah menyiapkan komposisi yang sesuai
antara kebutuhan dan fungsi yang ideal dalam rangka
menciptakan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kerja.
Karyawan Semen Padang dibagi menjadi beberapa jenjang
jabatan, dimulai dari Pelaksana, Staf Pimpinan Muda, sampai
Staf Pimpinan.
Semen Padang telah
menyiapkan komposisi yang
sesuai antara kebutuhan dan
fungsi yang ideal dalam rangka
menciptakan efektivitas dan
efisiensi pelaksanaan kerja
Komposisi Karyawan berdasarkan Status
Jumlah karyawan tidak tetap pada tahun 2016 sebanyak
17 orang atau menurun 66% dibandingkan tahun 2014
sebanyak 50 orang.
Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Karyawan
Tahun 2015-2016
Profil
Status Karyawan
Jenis
Tahun
Tabel Jumlah Karyawan Berdasarkan Jabatan
Tahun 2015-2016
Perubahan
%
2015
2016
Karyawan Tetap
1.799
1.702
-5,39
Karyawan Tidak
Tetap
50
17
-66
1.849
1.719
-7,03
Total Karyawan
Pada tahun 2016, total komposisi karyawan untuk jabatan
staf pimpinan berjumlah 345 orang meningkat 11,31%
dibandingkan tahun 2015 sebanyak 305 orang. Jabatan staf
pimpinan muda pada tahun 2016 berjumlah 303 karyawan,
catatan ini menurun sebesar 12,68% dibandingkan tahun
2015 yang sebanyak 347 orang. Adapun jumlah karyawan
pelaksana pada tahun 2016 berjumlah 1.074 orang, menurun
sebesar 10,28% dibandingkan tahun 2015 yang sebanyak
1.197 orang.
Profil
Status Karyawan
Tahun
2015
2016
Perubahan
%
Staf Pimpinan
305
342
12,13
Staf Pimpinan
Muda
347
303
-12,68
1.197
1.074
-10,28
1.849
1.719
-7,03
Pelaksana
Total Karyawan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Jenis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
137
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Grafik Jumlah Karyawan Berdasarkan Jabatan Tahun 2015-2016
1.197
305
342
347
Semen Padang menjunjung
tinggi prinsip kesetaraan
dalam proses penerimaan,
pengelolaan, pengembangan,
diklat, sertifikasi, penempatan
serta promosi bagi seluruh
karyawan
1.074
303
2015
2016
Staf Pimpinan
Staf Pimpinan
Muda
Pelaksana
Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Status dan Jabatan Per
Departemen Tahun 2016
Status
No.
Unit kerja
Tetap
Jabatan
Honor
Staf Pimpinan
Non Staf
Dept.
Biro
Bid.
Urs.
Pel. 1
Pel. 2
Pel. 3
1.
Internal Audit
25
0
1
3
8
4
5
4
0
2.
Departemen Komunikasi & Sarana
Umum
73
6
1
5
13
17
21
13
9
3.
Departemen Legal & GRC/MR
29
2
1
6
13
0
6
3
2
4.
Staf Direksi
2
0
2
0
0
0
0
0
0
5.
Departemen Penjualan
65
0
1
6
22
5
20
8
3
6.
Departemen Distrans
85
0
1
3
13
15
22
24
7
7.
Departemen Pengadaan
8.
Departemen Tambang
83
0
1
4
12
18
28
15
5
171
0
1
5
12
25
56
51
21
9.
Departemen Produksi II/III
262
0
1
4
10
52
94
67
34
10.
Departemen Produksi IV
201
0
1
5
13
40
70
49
23
11.
Departemen Produksi V
193
0
1
4
9
34
70
48
27
12.
Departemen Teknik Pabrik
171
2
1
23
34
37
46
19
13
13.
Departemen Quality Assurance & SHE
14.
Proyek Indarung VI
74
4
1
6
14
15
22
15
5
140
2
4
11
17
25
41
31
13
15.
Departemen Akuntansi & keuangan
53
1
1
4
12
5
17
10
5
16
Departemen SDM
49
0
1
4
6
9
14
8
7
17.
26
0
7
10
4
2
1
2
0
Sub Total
APLP
1.702
17
27
103
212
303
533
367
174
Total
1.719
Komposisi Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin
Semen Padang menjunjung tinggi prinsip kesetaraan
dalam proses peneriamaan, pengelolaan, pengembangan,
diklat, sertifikasi, penempatan serta promosi bagi seluruh
karyawan. Semen Padang memberikan kesempatan yang
sama bagi seluruh karyawan untuk terus tumbuh dan
berkembang bersama Semen Padang. Total komposisi
karyawan laki-laki pada tahun 2016 sebesar 1.548 orang
menurun sebesar 7,42% dibandingkan tahun 2015 sebesar
1.672 orang. Adapun jumlah karyawan perempuan pada
1.719
tahun 2016 sebesar 171 orang yang juga menurun sebesar
3,39% dibandingkan tahun 2015 sebesar 177 orang.
Mayoritas komposisi karyawan didominasi oleh lakilaki, mengingat jenis pekerjaan di industri semen sangat
membutuhkan banyak tenaga laki-laki. Namun, Semen
Padang memberikan perlakuan yang sama kepada semua
karyawan tanpa membedakan jenis kelamin.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
138
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun
2015-2016
Profil
Jenis Kelamin
Tahun
Jenis
Laki-laki
Perempuan
Total Karyawan
2015
2016
1.672
1.548
Tabel Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tahun 2015-2016
Perubahan
%
-7,42
177
171
-3,39
1.849
1.719
-7,03
Grafik Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin (orang)
Profil
Tahun
Jenis
Tingkat
Pendidikan
2015
S2
2016
46
Perubahan
%
50
8,7
S1
417
412
-1,2
D3
389
380
-2,3
SLTA
952
850
-10,7
SLTP
Total Karyawan
45
27
-40
1.849
1.719
-7,03
1.672
1.548
Grafik Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tahun 2015-2016
177
171
952
2015
2015
850
2016
2016
Laki-laki
Perempuan
417
S2
Komposisi Karyawan berdasarkan Tingkat
Pendidikan
Sebagai Perusahaan yang terus berkembang, Semen
Padang didukung oleh SDM yang memiliki kapasitas dan
kapabilitas sesuai kebutuhan Perusahaan. Pada tahun 2016
dengan tingkat pendidikan untuk kelulusan S2 berjumlah 50
karyawan. S1 berjumlah 412 karyawan. Sementara jumlah
komposisi karyawan D3 tahun 2016 berjumlah 380 orang,
dan SLTA berjumlah 850 orang dan SLTP sebanyak 27 orang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
389
380
45
50
46
Semen Padang memiliki
kebijakan memberikan hak
kepada karyawan untuk bekerja
sampai dengan usia 56 tahun
412
S1
D3
SLTA
27
≤SLTP
Komposisi Karyawan berdasarkan Usia
Semen Padang memiliki kebijakan memberikan hak kepada
karyawan untuk bekerja sampai dengan usia 56 tahun.
Pada tahun 2016, komposisi karyawan berdasarkan usia
≥40 tahun sejumlah 766 karyawan menurun sebesar 8,37%
dibandingkan dengan tahun 2015 sejumlah 836 karyawan.
Usia 31-39 tahun berjumlah 521 karyawan meningkat
sebesar 7,87% dibandingkan dengan tahun 2015 berjumlah
483 karyawan. Usia 25-30 tahun 2016 sejumlah 390 karyawan
menurun sebesar 8,45% dibandingkan dengan tahun 2015
sejumlah 426 karyawan, dan usia <25 tahun sejumlah 42
karyawan menurun sebesar 59,62% dibandingkan tahun
2015 sejumlah 183 karyawan.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
139
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Tabel Jumlah Karyawan Berdasarkan Usia Tahun 2015-2016
Profil
Tahun
Jenis
Usia
2015
2016
Perubahan
%
≥40 Tahun
836
766
(8,37)
31-39 Tahun
483
521
7,87
25-30 Tahun
426
390
(8,45)
<25 Tahun
104
42
(59,62)
1.849
1.719
-7,03
Total Karyawan
Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Masa kerja Tahun
2015-2016
Profil
Tahun
Jenis
Masa Kerja
2015
≥ 35
Grafik Jumlah Karyawan Berdasarkan Usia Tahun 2015-2016
766
483
521
426
2015
390
17
25-34
305
218
-28,52
20-24
60
46
-23,33
10-19
471
467
-0,85
>1-9
954
962
0,84
54
9
-83,33
1.849
1.719
-7,03
≤ 1
31-39 tahun
25-30 tahun
240
Grafik Komposisi Karyawan Berdasarkan Masa kerja Tahun
2015-2016
2016
104
≥ 40 tahun
Perubahan
%
5
Total Karyawan
836
2016
954 962
42
2015
≤ 25 tahun
2016
471 467
305
Komposisi Karyawan berdasarkan Masa Kerja
Pada tahun 2016, jumlah karyawan berdasarkan masa kerja
≥35 tahun sejumlah 17 karyawan, meningkat sebesar 240%
dibandingkan dengan tahun 2015 yang sejumlah 5 karyawan.
Masa kerja 25-34 tahun sejumlah 218 karyawan, menurun
sebesar 28,52% dibandingkan tahun 2015 yang sejumlah 305
karyawan. Masa kerja 20-24 sejumlah 46 karyawan, menurun
sebesar 23,33% dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar 60
karyawan. Masa kerja 10-19 tahun sejumlah 467 karyawan,
menurun sebesar 0,85% dibandingkan dengan tahun 2015
sejumlah 471 karyawan. Masa kerja 1-9 tahun sebanyak 962
karyawan, meningkat sebesar 0,84% dibandingkan tahun
2015 sejumlah 954 karyawan, dan masa kerja ≤1 tahun
sejumlah 9 karyawan menurun sebesar 83,33% dibandingkan
tahun 2015 sejumlah 54 karyawan.
5
218
60
17
≥ 35 tahun
25-34 tahun
54
46
20-24 tahun
10-19 tahun
>1-9 tahun
9
≤1 tahun
Prinsip keterbukaan,
kewajaran, dan kesetaraan
dalam seleksi penerimaan SDM
yang profesional senantiasa
dijunjung tinggi
REKRUTMEN KARYAWAN
Prinsip keterbukaan, kewajaran, dan kesetaraan dalam
seleksi penerimaan SDM yang profesional senantiasa
dijunjung tinggi, dengan memberikan kesempatan yang
sama kepada calon karyawan tanpa membedakan suku,
agama, ras, dan golongan. Untuk memenuhi kebutuhan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
140
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Perusahaan sesuai dengan perubahan kondisi bisnis, Semen
Padang melaksanakan beberapa program di antaranya
sebagai berikut:
1.Rekrutmen fresh graduate melalui job fair, beasiswa
ikatan dinas, cooperative education, pengumpulan
database calon pelamar di dalam website Semen Padang.
2. Rekrutmen Profesional.
3.
Persiapan kader dan talent melalui program
pengembangan kompetensi intensif.
Rekrutmen merupakan upaya pencarian dan perolehan
sejumlah kandidat karyawan yang memenuhi syarat
sehingga memungkinkan Semen Padang dapat menyeleksi
orang-orang yang tepat untuk mengisi fungsi-fungsi yang
dibutuhkan, mulai dari proses pencarian dan penyeleksian
pelamar, proses pembinaan calon yang lulus seleksi menjadi
trainee, hingga pengukuhan menjadi karyawan tetap.
Semen Padang optimis proses rekrutmen tersebut
dapat menghasilkan karyawan yang kompeten, dapat
dikembangkan, serta memiliki komitmen yang tinggi
Pengembangan SDM
adalah suatu kebutuhan untuk
kelanjutan Perusahaan
terhadap perusahaan. Semen Padang juga menempatkan
orang yang tepat pada fungsi yang tepat sehingga tercipta
SDM berkualitas yang akan terus tumbuh dalam jangka
waktu yang panjang.
diterjemahkan dari kebutuhan bisnis di lapangan. Dengan
demikian, pengembangan SDM Semen Padang mampu
menghasilkan SDM yang berkualitas yang menghasikan
kinerja maksimal.
PENILAIAN KOMPETENSI
Struktur kompetensi yang digunakan oleh Semen Padang
adalah sebagai berikut:
1. Kompetensi inti (core), kompetensi yang harus dimiliki
oleh seluruh karyawan dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawab di Semen Padang.
2.Kompetensi kepemimpinan (leadership), kompetensi
yang harus dimiliki oleh karyawan untuk dapat
melaksanakan fungsi manajerial dan kepemimpinan
dengan baik.
3. Kompetensi teknis (technical), kompetensi khusus berupa
pengetahuan dan keterampilan teknis yang dibutuhkan
untuk melaksanakan pekerjaan tertentu dengan baik.
Kompetensi teknis dibagi ke dalam 2 kelompok besar,
yaitu kompetensi teknis berdasarkan 16 job family dan
kompetensi teknis umum yang harus dimiliki untuk
semua proses baik proses inti maupun bukan inti.
Berdasarkan struktur kompetensi, disusun job profile yang
memuat profil kompetensi yang harus dimiliki oleh pejabat
yang menempati suatu jabatan, baik dari segi jenis maupun
level kompetensi. Proses selanjutnya adalah pembuatan
individual profile, yaitu profil kompetensi yang dimiliki
individu/pejabat terkait. Penilaian profil individu ini dapat
dilakukan melalui pihak eksternal maupun atasan.
Profil match up dilakukan untuk melakukan perbandingan
antara job profile dan individual profile sehingga akan
mendapatkan gap analysis. Gap analysis tersebut akan
menghasilkan training needs analysis (TNA) dan development
plan yang dibutuhkan untuk suatu posisi. Gap analysis ini
akan terkait dengan learning framework Semen Indonesia
Group yang digunakan.
PENGEMBANGAN SDM
Semen Padang meyakini bahwa pengembangan SDM
merupakan suatu kebutuhkan untuk keberlanjutan
Perusahaan agar mampu berkembang secara lebih dinamis.
Semen Padang juga menyadari bahwa sebagai faktor
penting dalam pertumbuhan bisnis, SDM membutuhkan
pengembangan kualitas, wawasan, dan kompetensi yang
baik dalam mencapai keunggulan kompetitif. Strategi
pengembangan SDM yang dilakukan Semen Padang adalah
dengan mengembangkan karyawan ke arah yang lebih baik,
meningkatkan keterikatan karyawan, serta memberikan
pendidikan dan pelatihan dengan materi-materi yang
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Seluruh kompetensi akan dikaitkan dengan pelatihan
sehingga kompetensi dan pelatihan dikelompokkan sebagai
berikut.
1. Kompetensi inti (core) berhubungan dengan pelatihan
yang sifatnya pengendalian terhadap perilaku dalam
melaksanakan pekerjaan.
2.
Kompetensi
kepemimpinan
(leadership)
adalah
kompetensi yang digunakan untuk membentuk model
kepemimpinan di Semen Indonesia Group, antara lain:
• Global Leader, Transformational Leader, Operational
• Leader, dan Emerging Leader.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
141
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
PROGRAM PENGEMBANGAN STAF PIMPINAN
TAHAPAN PELAKSANAAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN
Fokus Implementasi
1
2
3
Emerging
Development Program
Operational Leader
Development Program
Leading People for
Excellence
Managing Operation
Excellence
Level 1
EMERGING LEADER
Level 2
OPERATIONAL LEADER
Transformational
Leader Development
Program
Leading Business for
Excellence
Global Leader
Development Program
Leading the Corporate
for High Performance
Organization
Level 4
GLOBAL LEADER
Level 3
TRANSFORMATION
LEADER
Leadership V-M Value
Competency Model
4
Job Responsibility
Kompetensi Teknis merupakan kemampuan karyawan dalam melaksanakan seluruh tanggung jawabnya. Kompetensi teknis
akan mendukung karyawan untuk mencapai sasaran unit kerja. Pelatihan yang akan dikembangkan berkaitan dengan business
mastery di mana individu dikembangkan untuk mengatur, mengembangkan, dan orang lain (bawahan dan rekan kerja) untuk
mencapai sasaran.
TAHAPAN Pengembangan KEPEMIMPINAN
People Development (PD)
Job
Profiling
Individual
Profil
Profile
Matchup
Learning Solution (LSO)
Gap
Analysis
Hasil Kinerja
Individu
Penyesuaian KPI
Learning
Framework
9 Boxes Talent
Succession
Planning
Penilaian KPI
Talent Management
Corporate Performance Management System (CPMS)
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
142
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
PENILAIAN KINERJA
Penilaian kinerja karyawan dilakukan melalui sistem
Employee Performance Management System (ePMS). Sistem
tersebut berhubungan dengan sistem Corporate Performance
Management System (CPMS) yang menjadi dasar data untuk
proses penilaian ePMS.
Penilaian kinerja karyawan
dilakukan melalui sistem
Employee Performance
Management System (ePMS)
Tujuan dari sistem ePMS sebagai berikut:
1. Mendukung pencapaian visi dan misi Semen Padang.
2. Penguatan budaya Semen Padang melalui pembentukan
perilaku yang berdasarkan nilai-nilai unggul yang
tertuang dalam core competency.
3. Penyelarasan sasaran individu terhadap sasaran unit
kerja dan sasaran korporasi dengan penjabaran Key
Judul Foto:
Dibalik kelancaran alat utama pabrik
Lokasi Foto:
CCR Indarung VI
Keterangan foto:
CCR adalah ruangan kontrol yang berguna
untukmemonitor operasional alat utama
pabrik yang Mengusung spirit Operational
Excellence to Win Competition
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Performance Indicator (KPI) Korporat menjadi KPI unit
kerja dan diturunkan kepada KPI individu.
4.Menciptakan pemahaman bersama antar karyawan
mengenai apa yang harus dicapai atau hasil akhir dalam
bentuk KPI.
Melalui ePMS tersebut, akan didapatkan nilai kinerja masingmasing individu dikaitkan dengan KPI dan kompetensi inti
karyawan. Hasil dari penilaian kinerja merupakan bagian dari
sistem karir dan pemberian kompensasi yang dikembangkan
oleh Semen Padang.
SUCCESSION PLAN
Succession Plan merupakan proses dalam menyiapkan
personil yang akan mengisi posisi tertentu. Semen Padang
harus menyiapkan kompetensi yang dibutuhkan melalui
pelatihan, pengembangan, mutasi, dan rotasi sehingga
calon personil siap untuk memegang suatu jabatan.
Hasil penilaian kompetensi dan kinerja akan menjadi input
dalam sistem Talent Management yang kemudian digunakan
untuk succession plan. Pada Tahun 2012-2015, Assessment
Core dan Leadership Kompetensi sudah selesai dilakukan
untuk Eselon 1, Eselon 2, Eselon 3, beserta feedback dari hasil
assessment. Berdasarkan hasil assessment, dibuat Mapping
Eselon 1 dalam 9 kotak Talent Pool.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
143
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
LOW
MODERATE
HIGH
HIGH
Highly
Contributor
Good Performance
GREAT
MODERATE
Highly
Contributor
ACHIEVER
Good
Performance
LOW
Performance KPI
Tallent Box
Question Match
Moderate Learner
Highly Learner
Potential
JENJANG KARIR
Jenjang karir merupakan pergerakan karir yang bersifat
lateral dan vertikal dari individu dalam satu keluarga
jabatan (Job Family) dan/atau antar keluarga jabatan. Setiap
karyawan diberikan kesempatan yang setara untuk mencapai
level atau jabatan tertentu dalam struktur organisasi. Semen
Padang mempersiapkan program pengembangan jenjang
karir yang sistematis berdasarkan penilaian kinerja masingmasing individu karyawan.
Prinsip dasar jenjang karir adalah menyeimbangkan
permintaan dan persediaan mendatang. Jalur karir
merupakan pola umum yang mengatur jenjang karir jabatan.
Semen Padang bersama dengan Semen Indonesia Group
(SMIG) menyusun Manajemen Pola jenjang karir yang baru
dengan menggunakan prinsip dari Hay Group Consultant.
Terdapat beberapa definisi dalam sistem pola karir, antara
lain:
1. Keluarga Jabatan
Sekelompok jabatan yang memiliki sifat pekerjaan
(nature of work) yang relatif sama.
2. Suku Jabatan
Beberapa keluarga jabatan yang memiliki sifat pekerjaan
yang relatif sama.
Setiap karyawan diberikan
kesempatan yang setara untuk
mencapai level atau jabatan
tertentu dalam struktur
organisasi
3. Jabatan Struktural
Jabatan yang memimpin suatu unit kerja yang tercantum
pada struktur organisasi Semen Padang. Jabatan yang
secara hirarki organisasi memimpin unit kerja dan
memiliki bawahan.
4. Jabatan Fungsional
Jabatan-jabatan yang tidak memimpin suatu unit kerja,
dan tidak memiliki bawahan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
144
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
5. Peta Jabatan
Hasil pemetaan (pengelompokkan) jabatan-jabatan
yang ada di Semen Padang ke masing-masing keluarga
jabatan, berdasarkan kesamaan sifat pekerjaannya.
Jalur karir Semen Padang disusun dengan menggunakan
pendekatan keluarga jabatan agar pilihan karir karyawan
dapat lebih luas dibandingkan dengan pendekatan bidang
unit kerja dan karir karyawan dapat lebih terfokus pada
bidang keahlian tertentu. Sifat Konsep Keluarga Jabatan
ialah sebagai berikut:
Pergerakan karir dan jabatan
di Semen Padang diatur secara
vertikal dan horizontal
•Memiliki nature of work yang sama.
• Memiliki persyaratan technical know-how yang sejenis.
• Memiliki kompetensi yang sama untuk menghasilkan
kinerja yag baik.
• Menggambarkan suatu jenjang karir yang alami dari
jabatan yang lebih rendah ke jabatan-jabatan yang lebih
tinggi.
• Keluarga jabatan tidak menggambarkan jalur pelaporan.
• Dalam satu keluarga jabatan bisa terdiri dari beberapa
grade atau level berbeda.
Keluarga jabatan memfokuskan pada kesamaan karakteristik,
tanggung jawab dari peran sekelompok jabatan. Pergerakan
karir dan jabatan di Semen Padang diatur secara Vertikal
dan Horizontal. Pergerakan Vertikal merupakan pergerakan
Karir dari golongan jabatan lebih rendah ke golongan
Jabatan yang lebih tinggi, di dalam satu Keluarga Jabatan,
sedangkan Pergerakan Horizontal merupakan Pergerakan
Karir dari satu Jabatan ke Jabatan lain antar Keluarga
Jabatan, baik dalam golongan jabatan yang sama maupun
berbeda.
Karir Horizontal Kelompok Jabatan Pelaksana
Secara horizontal, pergerakan karir karyawan diatur
berdasarkan pengelompokkan level keluarga jabatan,
yang mayoritas jabatan-jabatan pada kelompok pelaksana
dimungkinkan untuk berpindah dari satu keluarga jabatan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
ke keluarga jabatan lain mana pun di perusahaan. Hal ini
disebabkan karena sifat pekerjaan jabatan-jabatan pada
level ini belum memerlukan suatu keahlian yang spesifik
dan/atau mendalam. Dengan demikian, seorang karyawan
masih bisa melakukan pekerjaan apapun di keluarga jabatan
apapun, dengan proses pembekalan pengetahuan dan
ketrampilan yang relatif singkat.
Pergerakan Karir Horizontal Kelompok Jabatan
Kepala Urusan
Pada kelompok kepala urusan, pergerakan jabatan dari
satu keluarga jabatan ke keluarga jabatan lain sudah mulai
terfokus dalam satu suku jabatan yang sama. Pada level ini,
diharapkan terjadi persiapan spesialisasi di mana karyawan
sudah mulai mendalami pengetahuan dan keterampilan
secara umum pada beberapa pekerjaan yang memiliki
banyak kesamaan (satu suku jabatan).
Pergerakan Karier Horizontal Kelompok Jabatan
Kepala Bidang
Pada kelompok kepala bidang, perpindahan seseorang
dari satu jabatan di keluarga jabatan tertentu ke keluarga
jabatan lainnya terfokus hanya dalam satu keluarga jabatan
yang sama. Pada rentang level ini, karyawan diharapkan
untuk mengambil spesialisasi dengan mendalami bidang
tertentu agar dapat menjadi seorang ahli pada setidaknya
satu bidang pekerjaan tertentu.
Pergerakan Karier Horizontal Kelompok Jabatan
Kepala Biro
Pada level kepala biro, diharapkan para karyawan sudah
dapat berperan menjadi seorang Business Leaders, di mana
wawasan bisnis dan kompetensi kepemimpinannya lebih
berperan dari pada kemampuan teknisnya pada bidang
tertentu. Pada level ini, pergerakan karier seseorang
didesain untuk menjadi lebih leluasa setelah selama kurun
waktu tertentu hanya menjadi spesialis. Untuk memastikan
terjadinya proses transisi atau alih pengetahuan yang mulus,
maka pada level ini perpindahan jabatan antar keluarga
jabatan masih difokuskan hanya dalam satu suku jabatan
yang sama.
Pergerakan Karir Horizontal Kelompok Jabatan
Kepala Departemen
Pada level 1, kepala departemen diharapkan menjadi
Strategic Leader, di mana kualitas kepemimpinan dan
pemikiran strategisnya jauh lebih ditonjolkan dari pada
keahlian teknisnya di bidang tertentu. Pergerakan jabatan
pada level ini dapat terjadi dengan sangat leluasa dari satu
keluarga jabatan ke keluarga jabatan lain manapun.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
145
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Pergerakan Karir
Keluarga Jabatan
Evaluasi Jabatan
Analisis Jabatan
Profil Peran
Job Value
Job Grade
3
Job
Uraian Jabatan
Penyusunan Konsep
Jenjang Karir
Peta Jabatan
Persyaratan Kompetensi
Persyaratan skill, knowledge
Penyusunan Konsep/
Metode Personal
Value
4
Person
2
Evaluasi/Assessment
Orang
Pemetaan
1
Penempatan
Penerapan
Jenjang Karir
Personal Value
Personal Value
Pergerakan Karir Khusus
Pergerakan karir khusus merupakan pergerakan karir
jabatan antar suku jabatan dengan pola pergerakan
umum. Pergerakan khusus juga diatur secara tersendiri
untuk jabatan-jabatan unik (jabatan-jabatan yang sifat
pekerjaanya tidak tercakup secara pas dalam salah satu
keluarga jabatan). Namun demikian, kedua pergerakan
khusus di atas tetap berpegang pada kesamaan sifat
pekerjaan antara Target Jobs dan Feeder Jobs. Sistem jenjang
karir membutuhkan beberapa kondisi-kondisi yang harus
terpenuhi untuk memastikan dampak positif yang maksimal
dalam implementasinya, antara lain:
1. Penempatan karyawan pada jabatan yang paling sesuai
(match), di mana untuk dapat melakukan hal tersebut,
langkah yang harus terlebih dahulu dilakukan
2. Pemetaan karyawan, manajemen Semen Padang harus
memiliki informasi yang memadai mengenai portofolio
pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dari
setiap karyawan sehingga informasi ini dapat digunakan
untuk memetakan karyawan terhadap posisi-posisi yang
ada di Semen Padang, sesuai dengan persyaratan yang
ditetapkan untuk tiap jabatan. Dengan kata lain, untuk
dapat melakukan pemetaan, manajemen Semen Padang
harus memiliki informasi mengenai:
Pergerakan karir khusus
berpegang pada kesamaan sifat
pekerjaan antara target jobs dan
feeder jobs
• Bobot dan karakteristik jabatan, di mana manajemen
harus memiliki informasi yang spesifik mengenai
tugas dan tanggung jawab setiap jabatan beserta
persyaratannya.
• Bobot dan karakteristik pekerja, di mana manajemen
harus memiliki informasi mengenai pengetahuan,
dan ketrampilan dari tiap individu.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
146
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
PENEMPATAN KARYAWAN
Prinsip dasar dalam penempatan karyawan adalah “Job
Person Match”. Job Person Match merupakan suatu kondisi
kesesuaian antara karakteristik karyawan dengan suatu
jabatan tertentu. Untuk mengetahui apakah seorang
karyawan sudah/akan sesuai menduduki sebuah jabatan,
maka manajemen perlu mengetahui dua nilai jabatan (Job
Value/Characteristic) dan nilai pemangku jabatan (Person
Value/Characteristic).
Penempatan karyawan
tidak hanya mempertimbangkan
kondisi job person match,
melainkan juga memperhatikan
faktor ketersediaan informasi dan
aspek yang menjadi kebutuhan
organisasi
1. Pada jabatan mana saja seseorang memiliki tingkat
kesesuaian yang memenuhi persyaratan, sesuai dengan
bobot dan karakteristik yang dimiliki oleh orang tersebut.
2.Untuk suatu jabatan, siapa saja orang yang sesuai
ditempatkan pada jabatan tersebut, berdasarkan grade/
golongan jabatan tersebut.
BOBOT DAN KARAKTERISTIK JABATAN
Untuk dapat melakukan pemetaan pada langkah dua
tersebut di atas, Perusahaan harus memiliki informasi
tentang setiap jabatan, yang terdiri dari karakteristik tugas,
wewenang, dan tanggung jawab yang dituangkan dalam
format uraian jabatan serta persyaratan kompetensi.
Profil kompetensi (persyaratan kompetensi) Semen Padang
terdiri dari 3 kelompok, yaitu:
1. Kompetensi inti (core competency) adalah seperangkat
keahlian yang harus dimiliki oleh setiap karyawan.
2.Kompetensi kepemimpinan (leadership competency)
adalah pengetahuan yang harus dimiliki oleh setiap
pemangku jabatan struktural.
3.Kompetensi spesifik (specific competency) adalah
keahlian khusus yang dipersyaratkan pada setiap jabatan
tertentu.
Jika kedua nilai tersebut sesuai, maka antara jabatan dengan
pemangku jabatan sudah match. Sebaliknya, bila kedua nilai
tersebut berbeda secara signifikan, maka antara jabatan
dengan pemangku jabatan belum match. Tingkat kesesuaian
atau ketidaksesuaian sebuah jabatan dengan pemegang
jabatan dinyatakan dalam sebuah nilai persentase yang
disebut Indeks Job Person Match (Indeks JPM). Semakin
mendekati angka 100%, maka semakin sesuai antara jabatan
dan pemangkunya. Dengan kata lain, penempatan karyawan
harus berpegang pada tingkat kesesuaian tertinggi antara
karakteristik pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki
karyawan, kompetensi, minat, preferensi dan aspirasi
mereka, serta persyaratan dari jabatan tersebut, maupun
kriteria lain yang ditetapkan manajemen. Penempatan
karyawan tidak hanya mempertimbangkan kondisi job
person match, melainkan juga memperhatikan faktor
ketersediaan informasi dan aspek yang menjadi kebutuhan
organisasi.
Persyaratan kompetensi akan dicantumkan pada uraian
jabatan, untuk setiap pekerjaan/jabatan di Semen Padang
yaitu tingkat pengetahuan, keterampilan dan pengetahuan
yang dipersyaratkan berdasarkan lingkup tugas, wewenang,
dan tanggung jawab jabatan tersebut. Asumsi dasar
dalam penerapan persyaratan jabatan ialah pengetahuan
dan keterampilan yang disyaratkan harus dapat diukur,
pengetahuan dan keterampilan yang disyaratkan adalah
persyaratan minimal agar seorang karyawan dapat melakukan
pekerjaannya dengan baik, dan terdapat suatu program
atau metode untuk mengembangkannya. Persyaratan
pengetahuan dan ketrampilan ini akan diterapkan sebagai
persyaratan untuk dapat menduduki sebuah jabatan. Bobot
(size) dari jabatan tersebut, didapatkan melalui proses
evaluasi jabatan yang sudah dilakukan oleh Semen Padang,
yang tercermin dalam golongan jabatan (job grade).
PEMETAAN KARYAWAN
Semen Padang juga memiliki informasi tentang bobot dan
karakteristik karyawan sebagai berikut:
1.Bobot dari tiap karyawan, mencerminkan kapasitas
orang tersebut untuk melakukan pekerjaan pada
tingkat tertentu, dengan mempertimbangkan tingkat
Pemetaan karyawan merupakan upaya Perusahaan untuk
mendapatkan informasi mengenai baik tentang orang
(karyawan), dan pekerjaan (jabatan) sehingga manajemen
akan mendapatkan peta mengenai:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
BOBOT DAN KARAKTERISTIK ORANG/
KARYAWAN
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
147
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
pengetahuan dan keterampilan, pengalaman, yang
dimiliki orang tersebut (yang akan tercermin dari
personal grade atau pangkat).
2.Karakteristik bidang keahlian, kompetensi, minat,
preferensi dan karakteristik lainnya yang dimiliki oleh
tiap karyawan.
Semen Padang harus memiliki metode yang valid dan reliable,
serta data inventaris yang akurat mengenai karakteristik dari
tiap karyawan untuk menentukan personal grade.
HUMAN RESOURCES INFORMATION SYSTEM
(HRIS)
Pada tahun 2016, Semen Padang melakukan implementasi
lanjutan HRIS sejalan dengan sinergi SDM bersama holding
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menggunakan sistem
Enterprise Resource Planning (ERP) SAP.
Semen Padang harus
memiliki metode yang valid dan
reliable, serta data inventaris yang
akurat mengenai karakteristik dari
tiap karyawan untuk menentukan
personal grade
Aplikasi ERPSAP yang diterapkan pada Semen Padang
Organization
Management
Personal
Administration
Employment Performance
Management System
Aplikasi yang mengelola
struktur organisasi perusahaan.
Aplikasi yang menyimpan seluruh
data pribadi karyawan dan
historikal jabatan.
Aplikasi yang mengelola
penilaian kinerja karyawan.
Travel Management
Learning Solution
Payroll
Aplikasi yang mengelola
perjalanan dinas karyawan
Aplikasi yang mengelola tentang
pendidikan dan pengembangan
karyawan.
Aplikasi yang mengelola
dan melakukan perhitungan
penggajian dan insentif karyawan
serta perhitungan terkait pajak.
Time Management
Aplikasi yang mengelola dan
mencatat jadwal serta waktu
kerja.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
148
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Aplikasi lainnya yang segera diterapkan antara lain:
1. People Development, aplikasi yang mengelola data
kompetensi dan kebutuhan pengembangan karyawan.
2. Enterprise Compensation Management, aplikasi yang
mengelola remunerasi karyawan.
3. Personnel Cost Planning, aplikasi yang mengelola
perencanaan biaya tenaga kerja per individu.
Sistem yang telah diimplementasikan sejak tahun 2015
adalah penyempurnaan grading system, pola remunerasi
berbasis grading system, dan penyempurnaan CPMS & ePMS.
Sistem ini digunakan untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Setiap jabatan memiliki nilai yang disebut dengan job grade,
sesuai kriteria evaluasi jabatan standardisasi Hay Reference
Level (HRL). Nilai job grade dan appraisal dapat dilihat oleh
setiap karyawan pada Portal HRIS.
adalah sebesar 93.107 jam atau rata-rata 41,20 jam untuk
setiap karyawan dalam setahunnya.
Pembelajaran yang disusun untuk menghadapi tantangan
perusahaan tersebut dikelompokan untuk penguasaan
kompetensi inti (personal mastery), peningkatan kemampuan
kepemimpinan (leadership mastery) dan peningkatan
kemampuan teknikal (business mastery) dengan rincian
sebagai berikut:
Tabel Kelompok Training Berdasarkan Kompetensi
No.
Kelompok Training
1.
Personal Mastery
2.
Leadership Mastery
2014
2015
2016
8.706
12.384
552
10.931
3.899
4.174
84.868
3.
Business Mastery
61.597
61.243
4.
Others
17.782
156
3.513
99.016
77.682
93.107
Total
Semen Padang melakukan
pengembangan kompetensi
karyawannya berdasarkan konsep
Dynamic Learning (Corporate
University)
Jumlah Jam Training (Jam)
Biaya Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Total jam pembelajaran yang terlaksana tersebut merupakan
bentuk wujud komitmen Semen Padang untuk mendukung
penyelenggaraan pelatihan pada tahun 2016. Semen
Padang mengalokasikan anggaran biaya pelatihan sebesar
Rp8,41 miliar.
Tabel Biaya Pelatihan Karyawan Semen Padang
Tahun 2014-2016
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARYAWAN
Pelatihan dan Pengembangan
Semen Padang melakukan pengembangan kompetensi
karyawannya berdasarkan konsep Dynamic Learning
(Corporate University). Dengan konsep tersebut, proses
pembelajaran difokuskan pada peningkatan kompetensi
berdasarkan business issues atau tantangan yang
dihadapi oleh Semen Padang. Kebijakan Perusahaan
menyelenggarakan program pengembangan dan pelatihan
dalam rangka meningkatkan kemampuan teknis (hard
competency) dan non-teknis (soft competency) yang dimiliki
karyawan. Setiap karyawan diberikan kesempatan untuk
mengikuti pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka
dalam bekerja. Kebijakan perusahaan tentang program
pelatihan dan pengembangan kayawan diatur berdasarkan
prosedur pelaksanaan training dan tugas belajar No. PR/
SDM/012 pada tahun 2015, total jam pembelajaran karyawan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Jumlah Jam
Training (Jam)
Realisasi Biaya
Pelatihan
(Rp Miliar)
Tahun
Jumlah
Karyawan
2014
1.924
99.016
11,24
2015
1.849
77.682
12,79
2016
1.819
93.107
8,412
Dalam memenuhi kebutuhan training bagi para karyawan,
selain memakai instruktur dari pihak eksternal (lembaga
pelatihan), Semen Padang juga memberdayakan instruktur
dari pihak internal untuk melakukan transfer knowledge.
Pertama melalui program Leader as Teacher, di mana
staf pimpinan menjadi instruktur atau coach bagi peserta
pelatihan. Kemudian Semen Padang juga mengelola
para pensiunan yang berpengalaman dan mempunyai
keterampilan serta pengetahuan yang dibutuhkan oleh
perusahaan melalui program Retired Faculty. Anggota dari
Retired Faculty ini akan memberikan materi pelatihan di
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
149
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
kelas ataupun memberikan coaching bagi karyawan sesuai
dengan kebutuhan.
LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI (LSP) SEMEN
INDONESIA GRUP
Selain melaksanakan program pembelajaran, Semen
Padang juga melaksanakan sertifikasi profesi untuk tenaga
kerja berkeahlian khusus di bidang operasional pabrik
melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Semen Indonesia.
Pada tahun 2016, LSP Semen Indonesia sudah mempunyai
assessor sebanyak 11 (sebelas) orang dengan kompetensi
sebagai berikut:
Tabel Kompetensi Assessor LSP
No.
Kelompok Kompetensi
Jumlah Assessor
1.
Pemeliharaan Mesin
4 orang
2.
Operasi/Proses
3 orang
3.
Pemeliharaan Listrik
2 orang
4.
Evaluasi Proses
2 orang
Hingga tahun 2016, LSP Semen Indonesia sudah melakukan
uji kompetensi terhadap total 22 (dua puluh dua) orang
karyawan Semen Padang dengan skema (keahlian) sebagai
berikut:
2. Inspiring Day
Merupakan kegiatan berbagi pengetahuan dari para
inovator atau karyawan yang memiliki ide inovasi
sehingga dapat memberikan ide baru bagi karyawan
lainnya serta mendorong percepatan penerapan ide-ide
baru tersebut.
3. Semen Padang Discussion Club (SPDC)
Merupakan kegiatan yang disusun untuk mengutarakan
serta membahas topik-topik yang perlu didiskusikan
secara terbuka untuk mendukung pencapaian kinerja
perusahaan.
4. Community of Practice (CoP)
Knowledge Management berusaha untuk menfasilitasi
penyelesaian isu-isu kritis di Semen Padang dengan
melaksanakan workshop dengan melibatkan para pakar,
ahli, dan praktisi dalam masalah tersebut
Berbagi pengetahuan
dikelola melalui portal knowledge
learning center
Tabel Jumlah Peserta Uji Kompetensi Berdasarkan Skema
(Keahlian)
No.
Kelompok Kompetensi
Jumlah Assessor
1.
Supervisi Operasi Lapangan Cement Mill
2 orang
2.
Supervisi Operasi Lapangan Kiln & Coal
Mill
1 orang
3.
Supervisi Pemeliharaan Mesin Kiln &
Coal Mill
9 orang
4.
Supervisi Pemeliharaan Listrik
10 orang
KNOWLEDGE MANAGEMENT
Pada tahun 2016, Semen Padang mengembangkan
strategi Semen Padang dalam berbagi pengetahuan,
dengan membentuk organisasi yang khusus mengelola
dan mendorong terjadinya aliran pengetahuan. Berbagai
metode berbagi dan mengalirkan pengetahuan dikemas
dalam berbagai bentuk kegiatan, diantaranya:
1. Leader Cafe
• Merupakan kegiatan berbagi pengetahuan yang
disampaikan oleh Direksi, tentang nilai-nilai individu,
budaya dan visi perusahaan.
• Kegiatan ini diikuti oleh seluruh eselon I, II dan III.
Selain dalam bentuk pertemuan dan diskusi, berbagi
pengetahuan juga dikelola melalui portal media bernama
Knowledge Management Center (KM Center). Melalui portal
Knowledge Management dan Knowledge Management
Center, diharapkan dapat mendorong karyawan untuk
menuangkan ide, informasi dan pemikiran melalui blog,
upload dokumen knowledge dan video, forum diskusi
online, serta Wiki.
Untuk mendorong budaya knowledge di atas, Semen
Padang memberikan reinforcement melalui pemberian poin
yang dapat di-reedem dengan hadiah bagi karyawan yang
berpartisipasi dalam seluruh kegiatan tersebut. Pada tahun
2016, ditargetkan sebesar 720 poin dan tercapai 760 poin
(105%).
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
150
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
PROGRAM PROMOSI KARYAWAN
PRODUKTIVITAS KINERJA KARYAWAN
Prestasi kerja merupakan suatu hasil yang dicapai karyawan
dalam melakukan tugas yang didasarkan pada kecakapan,
pengalaman, dan kesungguhan serta ketepatan waktu.
Prestasi kerja dipengaruhi oleh tiga faktor yakni kemampuan/
minat seorang pekerja, kemampuan penerimaan atas
penjelasan delegasi tugas dan peran, serta tingkat motivasi
pekerja.
Pengelolaan kinerja karyawan difokuskan pada upaya
peningkatan produktivitas dan kontribusi karyawan
terhadap pencapaian target yang telah ditetapkan oleh
Semen Padang. Semen Padang terus melakukan peningkatan
produktivitas karyawan dan efektivitas organisasi, dengan
cara meningkatkan kapabilitas karyawan melalui program
pelatihan berbasis kompetensi dan penugasan khusus
dalam tim task force dan proyek pengembangan, serta
mengoptimalkan penggunaan sistem informasi dan
pengembangan Sistem Manajemen Semen Padang. Hasilnya,
tren produktivitas Semen Padang tahun 2016 tercatat
meningkat dibandingkan 2015.
Pemberian penghargaan
atas prestasi kerja mampu
memberikan motivasi kerja
secara maksimal
Grafik Produktivitas Karyawan Tahun 2015-2016
3.641
3.664
2015
2016
Perseroan meyakini bahwa pemberian penghargaan atas
prestasi kerja mampu memberikan motivasi kerja secara
maksimal dan memberikan harapan pada setiap karyawan
untuk mendapatkan jenjang jabatan yang lebih tinggi, salah
satunya melalui prosedur promosi. Tingkat promosi di Semen
Padang memperhatikan kebutuhan posisi dan prestasi
karyawan. Hal ini membuktikan komitmen Semen Padang
dalam menciptakan kesempatan bagi setiap karyawan
yang memiliki potensi untuk meningkatkan kecakapan/
keahlian dan integritas. Sistem promosi karyawan Semen
Padang diatur dalam Prosedur Promosi dan Kenaikan
Grade Karyawan No. PR/SDM/042. Pada tahun 2016, jumlah
kenaikan jabatan sebanyak 445 orang karyawan.
Grafik Jumlah Karyawan yang Mendapatkan Promosi Tahun
2015-2016
445
2015
204
2016
2015
2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
2015
2016
SURVEI KETENAGAKERJAAN
Pada tahun 2016, Departemen Sumber daya Manusia
melakukan survei Working Climate Index, kerekatan
karyawan, pemahaman budaya Semen Padang, dan Internal
Customer Satisfaction Index. Survei ini berbeda dari tahun
sebelumnya yakni survei kepuasan. Hal ini dilakukan dengan
tujuan peningkatan kinerja Semen Padang, khususnya pada
karyawan. Beberapa survei tersebut adalah sebagai berikut:
1. Working Climate Index (WCI) merupakan konversi
survei kepuasan tahun 2013 yang disesuaikan dengan
kebutuhan pada tahun 2015 untuk mengukur iklim kerja
pada setiap unit kerja dan dilakukan bersama dengan
Semen Indonesia Group (SMIG).
2. Survei kerekatan karyawan menunjukan seberapa besar
rasa keterikatan karyawan terhadap Semen Padang dan
lingkungan kerja.
3. Survei pemahaman budaya Semen Padang mengukur
seberapa besar pemahaman karyawan terhadap budaya
CHAMPS dilakukan bersama dengan Semen Indonesia
Group (SMIG) melalui Value Measurement System (VMS).
4. Internal Customer Satisfaction Index menunjukkan
seberapa
puas
karyawan
terhadap
pelayanan
Departemen Sumber daya Manusia.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
151
PENGHARGAAN KERJA
Semen Padang memberikan penghargaan dan apresiasi kerja
terhadap loyalitas dan dedikasi karyawan. Secara Seremonial,
penghargaan diwujudkan dalam bentuk pemberian piagam
kesetiaan kerja bagi karyawan yang telah menyumbangkan
waktu, tenaga dan pikirannya bagi Perusahaan. Pemberian
penghargaan tersebut terbagi ke dalam penghargaan
kesetiaan kerja selama 10, 20, 25 dan 35 tahun. Disamping
pemberian piagam tersebut perusahaan juga memberikan
cindera mata kepada karyawan berupa perhiasan emas 24
karat berupa cincin yang berlambang logo Semen Padang
dengan ketentuan terhadap masa kerja 10 tahun 12,5 gram
20 tahun 25 gram emas dan 25 tahun seberat 37,5 gram
emas berupa cincin untuk karyawan dan liontin bagi istri
karyawan dan masa kerja 35 kerja tahun diberikan voucher
senilai Rp5 Juta.
Komposisi Karyawan Penerima Penghargaan Kesetiaan Kerja
Tahun 2015 dan 2016
26
25
21
19
18
2015
7
2016
4
1
10 years
20 years
25 years
35 years
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Semen Padang berkomitmen untuk menjamin bahwa
keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari pengembangan sistem produksi dan
strategi jangka panjang. Semen Padang terus memenuhi
standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta berusaha
mencapai nilai nihil untuk kecelakaan kerja pada setiap unit
kerja. Untuk itu, Semen Padang berkomitmen menerapkan
K3 di lingkungan kerja dengan mengadakan kegiatankegiatan yang dapat mendukung kinerja K3 dan peningkatan
kesadaran karyawan terhadap implementasinya di tempat
kerja.
Sebagai wujud atas komitmen K3, Semen Padang telah
melakukan pembelian peralatan K3 untuk menunjang sarana
keselamatan kerja seluruh karyawan. Informasi pembelian
peralatan K3 pada tahun 2016 sebagai berikut:
Tabel Pembelian peralatan K3 Tahun 2016
No.
1.
Jenis Kegiatan
Realisasi
(Rp milliar)
1,8
Retrofit Fire Alarm
2.
Retrofit Tekanan Air Hidran Pabrik
1,5
3.
Penyediaan Alat Pelindung Diri dan
Peralatan Tanggap Darurat
1,3
Tingkat Kecelakaan Kerja
Pada tahun 2016, tidak terjadi kecelakaan kerja yang bersifat
fatal selama proses kerja. Semen Padang telah melakukan
perencanaan, pengendalian, tinjau ulang, dan umpan balik,
perbaikan serta pencegahan dalam upaya pencapaian
keselamatan dan kesehatan kerja.
Setiap tahun, Semen Padang melakukan pemeriksaan medis
untuk seluruh karyawan sesuai dengan UU No. 1 Tahun 1970
tentang Keselamatan Kerja dan Permenakertrans No. Per.02/
MEN/1980 tentang Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja
dalam Penyelenggaraan Keselamatan Kerja. Dengan
penerapan K3 secara konsisten, maka kecelakaan kerja dapat
dikurangi atau bahkan ditiadakan sehingga pekerja merasa
aman dari ancaman kecelakaan kerja dan penyakit yang
timbul akibat kerja yang akhirnya meningkatkan semangat
dan produktivitas kerja.
Pemberian penghargaan
terbagi ke dalam penghargaan
kesetiaan kerja selama 10, 20, 25
dan 35 tahun
Hubungan Industrial
Dalam menjalin hubungan industrial yang harmonis, Semen
Padang mematuhi dan mengimplementasikan Undangundang No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dalam
rangka membangun hubungan industrial yang harmonis,
efektif, dan saling menguntungkan antara perusahaan
dan karyawan serta mengakomodasi kepentingan
karyawan sesuai dengan peraturan perundang-undangan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
152
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
yang berlaku. Semen Padang juga berpartipasi dalam
melaksanakan hubungan industrial dengan serikat pekerja
yang bertujuan sebagai sarana penyampaian aspirasi
karyawan kepada manajemen Semen Padang. Perusahaan
memberikan jaminan kebebasan kepada semua karyawan
untuk membentuk organisasi serikat pekerja yang dikelola
secara profesional sebagai sarana penghubung antara
karyawan dengan manajemen Semen Padang.
Dalam menjalin hubungan yang baik antara karyawan dan
manajemen, serikat pekerja yang dibentuk di Semen Padang
bernama Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) berkedudukan
di Padang dan terdaftar pada Dinas Ketenagakerjaan No. 03/
Sosnaker/2013 tanggal 2 Desember 2013.
Visi dan misi SPSP sebagai berikut:
Visi
Menjadi wadah karyawan yang mandiri, demokrasi,
menjunjung tinggi kebersamaan, profesional, serta menjadi
mitra Semen Padang yang dapat diandalkan.
Serikat Pekerja merupakan
organisasi yang dibentuk dari,
oleh, dan untuk pekerja, baik di
Semen Padang maupun di luar
Semen Padang
Misi
Serikat Pekerja merupakan organisasi yang dibentuk dari,
oleh, dan untuk pekerja, baik di Semen Padang maupun
di luar Semen Padang, guna memperjuangkan, membela,
serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta
meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.
Selanjutnya, serikat pekerja membuat Perjanjian Kerja
Bersama (PKB) yang merupakan hasil perundingan antara
serikat pekerja dengan pengusaha yang berisi syarat kerja,
hak, dan kewajiban kedua belah pihak.
1. Meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarga.
2. Memberikan perlindungan kepada anggotanya.
3. Menyalurkan dan memperjuangkan kepentingan serta
aspirasi para anggotanya.
4. Berpartisipasi aktif dan proaktif dalam menyukseskan
program-program Semen Padang.
5. Sebagai mitra dalam hubungan industrial yang proaktif
dalam
proses
pengambilan
keputusan/kebijakan
pimipinan yang berhubungan dengan masalah
ketenagakerjaan.
6. Sarana mendidik anggota untuk memahami hak dan
tanggung jawab dalam memajukan Semen Padang yang
sehat.
Penandatanganan buku Perjanjian Kerja Bersama secara
tripartied telah dilakukan antara perwakilan manajemen,
karyawan, dan kementerian tenaga kerja dan transmigrasi
pada tanggal 2 Desember 2013.
PENGUATAN NILAI-NILAI BUDAYA PERUSAHAAN
Formulation/
Revalidation
Curent
Embledding
Mechanism
FASE III
FASE II
FASE I
Organization
Assessment
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Expected Culture
Internalization
Post
Implementation
Assessment
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
153
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
BUDAYA PERUSAHAAN
3. AMALKAN TUGAS
DENGAN AKUNTABILITAS
TINGGI
Melaksanakan tugas
dengan sebaikbaiknya.
2. HIDUPKAN SEMANGAT
BELAJAR TERUS MENERUS
Memiliki semangat tinggi
untuk meningkatkan
kompetensi secara
kontinyu.
1. CIPTAKAN VISI JELAS YANG
SINERGIS UNTUK BERSAING
Setiap individu memahami
dan mendukung penuh visi
Perusahaan.
4. MANTAPKAN USAHA
UNTUK PENUHI HARAPAN
PELANGGAN
Memiliki komitmen
yang berorientasi
melebihi harapan
pelanggan.
5. PRAKTEKKAN ETIKA
BISNIS DENGAN
INTEGRITAS TINGGI
Tindakan sesuai
dengan etika, norma
dan berintegritas
tinggi.
6.SENANTIASA
TINGKATKAN KERJA
SAMA
Memperkuat kerja
sama dengan seluruh
stakeholders.
BIAYA YANG DIKELUARKAN TERKAIT KETENAGAKERJAAN
Sepanjang tahun 2016, Semen Padang telah mengeluarkan biaya terkait ketenagakerjaan yang meliputi biaya pendidikan dan
pelatihan karyawan, gaji, upah, dan kesejahteraan karyawan sebesar Rp770 miliar. Sedangkan untuk karyawan outsource,
Semen Padang mengeluarkan biaya sebesar Rp4 miliar. Keseluruhan dana terkait ketenagakerjaan telah memenuhi peraturan
dan perundang-undangan yang berlaku serta kebutuhan operasional usaha Perusahaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
154
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
ROADMAP SDM
Pada masa mendatang, Semen Padang menargetkan untuk melaksanakan pengelolaan SDM yang maksimal sebagai berikut:
HUMAN CAPITAL ROADMAP SP
HC STRATEGY
Organization &
HCM Alignment
Optimizing
Human Capital
Building High
Performance
Culture
Leadership
Capability
Enhancement
People
Competence
Development
STRATEGIC INITIATIVES IN HUMAN CAPITAL SYSTEM & PROCESS
2016
Business Process & Fundation Alignment
HC Planning & Planning Integration
2017
Set-up Outsourcing Management
Foundation
Competency based Recruitment & Selection
CHAMPS
Internalizatioin
Improve Leadership Dev. Program Impl.
Strenghten Talent Management Impl.
Strengthen
CPMS & EPMS
Implementation
Development Benefit
Plan Management
• Build Career Management & Dev. System
• Improve Dynamic Learning System Impl.
• Dev. Professional Certification System
• Strenghten Knowledge Mngt Impl.
Human Capital Readiness
2018
2019
2020
• Business Strategy & Organization Alignment
• Establish Strategic HC Planning
• Establish Outsourcing Management & Policy
Develop Engagement
Drivers
(Recognition &
Empowerment)
• Overcome Critical Skills & Competencies
• Alleviate Talent Scarcity
• Establish Knowledge Management System
HIGH PERFORMANCE HC MANAGEMENT SYSTEM
Operation Excellence, Performance-based Culture, Competency-based HCM, Excellent
Knowledge Management System, Reliable HC Management Information System
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
155
pengelolaan sumber daya manusia (sdm)
Judul foto:
Maju Bersama Semen Padang
Lokasi foto:
Ruang Rapat ICT lantai 5
Keterangan foto:
Kami sebagai bagian perusahaan
memahami bahwa kemajuan Perusahaan
adalah tanggung jawab bersama, oleh
karena itu kami selalu memberikan yang
terbaik bagi perusahaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
156
Teknologi informasi dan komunikasi
“Mengembangkan Implementasi Teknologi Informasi
dan Komunikasi secara lebih komprehensif terhadap
layanan pelanggan dan proses bisnis untuk memenangkan
persaingan dan keunggulan kompetitif perusahaan dengan
budaya inovasi tiada henti”
Teknologi informasi
dan komunikasi yang
diimplementasikan dengan
berfokus pada peningkatan
efektivitas dan efisiensi kerja,
serta yang berorientasi pada
operasional bisnis Perseroan
Semen Padang menyadari bahwa Teknologi Informasi dan
Komunikasi berperan besar dalam kegiatan bisnis Perusahaan
baik yang bersifat operasional maupun non operasional.
Selama tahun 2016, Semen Padang terus meningkatkan
penggunaan sistem teknologi informasi dan komunikasi
sehingga dapat terus mendukung perkembangan bisnis
yang dapat meningkatkan daya saing. Teknologi informasi
dan komunikasi yang diimplementasikan dengan berfokus
pada peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja, serta yang
berorientasi pada operasional bisnis Perseroan.
Semen Padang telah menerapkan teknologi informasi dan
komunikasi yang andal yang selaras dengan kebutuhan
bisnis Perusahaan. Peran teknologi informasi dan komunikasi
sangat penting bagi Perusahaan dalam mendukung strategi
perluasan dan pengembangan usaha, mulai dari penyediaan
sistem dan data untuk riset pasar, forecasting dan simulasi
pasar, simulasi dan portofolio cadangan bahan baku, project
management, operasional fasilitas produksi baru, sinergi
antar fasilitas produksi, serta monitoring, evaluasi dan
konsolidasi laporan kinerja Perusahaan.
MILESTONE ICT
2016
2015
2014
2013
2012
•RFID Tracking Truck
•Implementasi VOIP Seluruh
Perwakilan
•Implement Trunsteel (Portal Gate)
•Mobile Approval
•Auto Billing PABX
•HRIS: TvM & ePMS-cPMS
•Roll Out Sisdepen
•PIS–SAP Integration
•E-Slip
•Infrastruktur PP Lampung & CM
Dumai
•Implementasi Mesin Absensi
Seluruh Perwakilan
•Transformasi Sentralisasi ICT
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
•Infrastruktur Pabrik Indarung VI
•Implementasi CCTV seluruh
Gudang & Kantor Perwakilan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
157
Teknologi informasi dan komunikasi
Tahun 2009
• Workshop SAP => Program pra-implementasi SAP yang
diadakan di Jakarta, melibatkan Semen Padang, Semen
Gresik, Semen Tonasa (SGG) dan Konsultan
• Datacenter ERP => Pengembangan dan pemutakhiran
Datacenter untuk program sentralisasi ERP SGG
• PIS – SAP Integration => Integrasi Plant Information
System dengan SAP
• E-Slip => Implementasi Slip Gaji elektronik, yaitu
pengiriman slip gaji via email ke seluruh karyawan
(paperless).
Tahun 2015
Tahun 2010
• Launching SAP => Go Live SAP per 1 Januari 2010
resmi sebagai ERP SGG pengganti JDE dan Oracle yang
sebelumnya digunakan oleh masing-masing site (Padang,
Gresik, Tonasa)
• Implementasi Active Directory => Pengembangan dan
penerapan Active Directory (Microsoft ADDS) sebagai
pusat administrasi dan keamanan jaringan.
•Implementasi Trunsteeel (Portal Gate) => Implementasi
sistem untuk pengontrolan keluar masuk orang di
lingkungan pabrik
• Mobile Approval => Pengembangan & penerapan
aplikasi approval online via mobile phone
• Auto Billing PABX => Pengembangan & implementasi
sistem penagihan biaya panggilan telepon otomatis
Tahun 2011
• Implementasi modul HR – SAP => Pengembangan dan
penerapan modul HR (SDM) menggunakan SAP
Tahun 2012
• RFID Trucking Truck => Implementasi sistem verifikasi truk
sampai ke tujuan area penyambungan, Rantau Berangin,
Duri, Rantau Parapat, Muaro Bungo, Mukomuko.
• Implementasi VOIP seluruh Perwakilan => Penggantian
telepon seluruh Kantor Perwakilan ke telepon VOIP
Tahun 2013
•Infrastruktur (PP) Lampung & CM Dumai =>
Pengembangan dan pembangunan infrastruktur ICT
untuk mendukung beroperasinya Packing Plant (PP)
Lampung dan Cement Mill (CM) Dumai
• Implementasi Mesin Absensi Seluruh Kantor Perwakilan
=> Pengembangan dan penerapan Sistem Absensi di setiap
Kantor perwakilan guna mengakomodir kebutuhan data
kepegawaian karyawan kantor perwakilan.
• Transformasi Sentralisasi ICT => Efektif per 1 Oktober
2013, organisasi ICT Semen Indonesia Group secara resmi
disatukan ke dalam fungsi Strategic Shared Service di
Holding PT Semen Indonesia.
Tahun 2014
• HRIS: TvM & ePMS-cPMS => Pengembangan dan
implementasi modul Travel Management (TvM) dan
Penilaian Kinerja berdasarkan Performance (ePMS &
cPMS) menggunakan SAP
• Roll Out Sisdepen => Pengembangan dan implementasi
sistem untuk distribusi dan penjualan area Padang
(Wilayah I dan II)
Semen Padang menetapkan
Pedoman Tata Kelola ICT sebagai
kebijakan Perusahaan yang
disusun berdasarkan Blue Print
Information & Communication
(ICT)
Tahun 2016
• Infrastruktur Pabrik Indarung VI => Pengembangan
dan pembangunan infrastruktur ICT untuk mendukung
proyek & beroperasinya Pabrik Indarung VI
• Implementasi CCTV seluruh Gudang & Kantor Perwakilan
=> Pemasangan CCTV di seluruh Gudang dan Kantor
Perwakilan yang ada di seluruh Indonesia
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI &
KOMUNIKASI
Semen Padang menetapkan Pedoman Tata Kelola ICT
sebagai kebijakan Perusahaan yang disusun berdasarkan
Blue Print Information & Communication (ICT) dalam
rangka mewujudkan komitmen Semen Padang untuk
senantiasa menjalankan bisnis sesuai dengan prinsip Tata
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).
Pedoman tersebut disahkan melalui sebuah Surat Keputusan
Direksi, mengacu kepada best practice serta comply
terhadap regulasi eksternal yang relevan baik Undang-
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
158
Teknologi informasi dan komunikasi
undang, Peraturan Menteri, PSAK, serta peraturan terkait
lainnya.
dengan sasaran dan strategi jangka panjang dan kebutuhan
Perusahaan.
Pedoman Tata Kelola ICT Semen Indonesia Group
diinternalisasikan sebagai pedoman bagi Semen Padang
dalam memantau dan mengendalikan pengembangan
Implementasi ICT di Semen Padang dilandasi perancangan
yang matang, penerapan teknologi yang baik, Good IT
Governance, serta berdasarkan kesesuaian target korporasi.
Semen Padang terus meningkatkan pelayanan berbasis
Teknologi Informasi & Komunikasi dan menyempurnakan
kualitas ICT yang efisien dan “reliable”. Penerapan ICT
sepanjang tahun 2016 memiliki peran penting dalam
mendukung strategi dan pencapaian sasaran bisnis
Perusahaan dalam peningkatan efisiensi, sinergi dan
pengambilan keputusan yang sangat vital bagi daya saing
Semen Padang.
Secara umum, fungsi
ICT Semen Indonesia Group
mempunyai tiga peran utama,
yaitu strategic, development, dan
operation
dan pemanfaatan sistem dan teknologi informasi dan
komunikasi di Perusahaan untuk pengambilan keputusan
oleh manajemen (Decision Support System). ICT Semen
Indonesia Group dikembangkan dan direncanakan dengan
memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola dan proposisi
nilai ICT bagi Perusahaan dan senantiasa sejalan/selaras
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
ORGANISASI ICT
Semen Padang menetapkan bahwa organisasi ICT bersifat
sentralistik disatukan ke dalam fungsi strategic shared service
(layanan bersama strategis) di tingkat perusahaan. Seluruh
kegiatan penyediaan dan dukungan layanan ICT termasuk
pengembangan layanan baru dilakukan secara terpusat oleh
fungsi ICT yang terdapat di Semen Padang.
Secara umum, fungsi ICT Semen Indonesia Group mempunyai
tiga peran utama, yaitu strategic, development, dan
operation. Objektif dan ruang lingkup masing-masing peran
tersebut bisa dilihat seperti pada gambar berikut:
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
159
Teknologi informasi dan komunikasi
ICT FUNCTION
objective
rules
Strategic
Development
OPERATION
Enabling SMIG’s Business
Growth
Enabling SMIG’s Competitive
Edge
Supporting SMIG’s
Operation
•Strategic ICT (ICTMP)
•Support Corporate Action
•Adopt Relevant Technology
•Business Process Reengineering
•Demand Management
•ICT Servie Development
Sejak tahun 2014, Organisasi ICT Semen Indonesia Group
disentralkan menjadi salah satu fungsi strategis di holding PT
Semen Indonesia (Persero) Tbk. Untuk mengoptimalkan aset
berupa kompetensi personil ICT yang dimiliki, pada bulan
Juni 2014 dibentuk anak perusahaan (SBU) yang bergerak di
bidang ICT, yaitu PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (PT
SISI), dengan tugas utama mendukung kegiatan operasional
dan pengembangan ICT di Semen Indonesia Group.
STRUKTUR PENGELOLA ICT
•Manage Effective and Efficient
ICT Service
•ICT Government
Fungsi ICT melekat pada
fungsi Biro ICT Operasi Semen
Padang
Fungsi ICT melekat pada fungsi Biro ICT Operasi Semen
Padang yang berada di bawah Departemen Akuntansi dan
Keuangan secara koordinasi langsung di bawah Departemen
ICT Semen Indonesia Group. Berikut struktur pengelola ICT
di Semen Padang:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
160
Teknologi informasi dan komunikasi
Struktur Pengelola ICT
Direksi
Direktur Keuangan
Eselon I
PT Semen Indonesia
Departemen ICT
Departemen Akuntansi &
Keuangan
Eselon II
BIRO ICT
Profil Pimpinan ICT SP Tahun 2016
Lahir di Andalas Sumatera Barat tanggal 15 juli 1968 Kini
menjabat sebagai kepala Biro Operasional ICT. Memperoleh
gelar sarjana muda komputer, sarjana ekonomi dan magister
manajemen di Universitas Negeri Padang, mengawali karir
di Biro PDE tahun 1989 sebagai Programmer & Analis, dan
saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Operasional ICT sejak
januari 2010 yang telah mengikuti berbagai training dan
seminar.
Refcan Afivi, SE, MM
Ka. Biro ICT
Perkembangan Organisasi ICT
TRANSFORMASI
HOLDING SMIG
PENGEMBANGAN
BISNIS SMIG
PERUBAHAN PERAN
FUNGSI ICT
Strategic Holding
PT Semen Indonesia
Pengembangan
Revenue Stream
Usaha Non Semen
Fungsi Strategic ICT untuk
Peningkatan Daya Saing
Sentralisasi
Fungsi Strategic
di Holding SMIG
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pembentukan PT SISI
Perubahan Peran dan
Struktur Organisasi ICT
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
161
Dengan adanya PT SISI maka terjadi transformasi lanjutan organisasi ICT di Semen Indonesia Group. Fungsi-fungsi ICT Holding
PT SISI berubah menjadi strategic ICT Function. Departemen Strategic ICT berkoordinasi dengan anak perusahaan ICT yang
sekaligus bertindak sebagai counterpart ICT yang menangani kegiatan operasional dan pengembangan ICT di lingkungan
Semen Indonesia Group dalam rangka pemenuhan kebutuhan layanan ICT.
Sudut pandang bisnis ICT
Key Partners
•SAP
•Microsoft
•Indosat
•Telkom
•Data Center
Provider
•Konsultan
•SISI
•Application
Developer
Key Activities
•Service Strategy
•Service Design &
Development
•Service Transition
•Service Operation
•Service
Improvement
Key Resources
•ICT Infra
•Apps
•Lisensi Apps
•Source Code
•SDM
•Best Practice/
Knowledge
Cost Structure
Value
Proposition
•Layanan ICT yang
Memberikan
Business Value
•Keandalan Layanan
•Servicedesk 24/7
•Lebih Efisien
(Economic Scale)
•Pengembangan
Layanan Baru
•DRC
Customer
Relationship
•Servicedesk
•On Site Technican
Support
•Centralized
Technican Support
Channels
•Service Catalogue
•LAN & WAN
Customer
Segments
•Hold Co
•OpCo Cement
Making: Termasuk
Rekanannya seperti
Vendor, Distributor,
Bank, dan lain
sebagainya
•OpCo Non-Cement
Making
Revenue Streams
•Depresiasi/Amortisasi
•SDM
•Lisensi
•Pemeliharaan
•Konsultan/Ousourcing
•Charging Layanan yang Sesuai
Garis Koordinasi User, ICT dengan PT SISI
Service
Development
Demand
Management
Requirement &
Policies
Performance
Management
Marketing
Strategic ICT
Service
Requirement
Change Request
Service Request
ICT
Governance
Service Support
SIMG Users
Service Operation
Performance
ICT Service
PT SISI
Contract:
– Scope
– SLA
– Tariff
Strategic & Demand
Management
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
162
Teknologi informasi dan komunikasi
C
AN HAN
AG GE
EM
EN
T
Communities
of Practices
Peer
Assist
Shared
Learning
GY
TE
RA
ST
Semen Padang memanfaatkan beragam media untuk
mengumpulkan pengetahuan dan wawasan (knowledge)
karyawan dengan menerapkan beberapa metode sebagai
berikut:
1. Pendokumentasian pedoman, prosedur, dan instruksi
kerja.
2. Penyimpanan makalah, buku-buku, bahan training, dan
pengetahuan lainnya di perpustakaan, dan portal KM
Share.
3.Pengumpulan informasi dari expert locator, project
retrospective, community of interest, sebagaimana diatur
dalam Prosedur Knowledge Management (No. Dok. PR/
SDM/070).
Metode Transfer Knowledge
M
MANAJEMEN PENGETAHUAN
Project
Retrospect
Communities of Interest
Expert Locator
TECHNOLOGY
Knowledge untuk
permasalahan teknologi informasi
dikumpulkan dan disebarkan
melalui website servicedesk
Knowledge untuk permasalahan teknologi informasi
dikumpulkan dan disebarkan melalui website servicedesk
(http://servicedesk.semenindonesia.com). Sedangkan untuk
knowledge dan informasi pabrik, dapat diakses
melalui website CBM Online, Plant Information System
(PIS), dan website untuk penyebaran pengetahuan
(http://km.semenindonesia.com).
Semen Padang melakukan transfer knowledge dengan
berbagai metode seperti, Learn and Share (Semen Padang
Discussion Club, Leader Cafe, Inspiring Day), Peer Assist,
Community of Practice, Online Document, portal KM Share
(http://km.semenindonesia.com), dan sosialisasi.
Semen Padang mengelola para inovator untuk menciptakan
suatu inovasi dan improvement melalui even Semen
Indonesia Award on Innovation (SMIAI) dan Semen Padang
Improvement Event (SPIE). Even tersebut ditujukan untuk
menggabungkan dan mengorelasikan data dari sumber
yang berbeda guna membangun pengetahuan yang baru.
Transfer pengetahuan yang relevan dari dan ke pelanggan
bisnis Semen Padang, pemasok, mitra bisnis, dan kolaborator
dilakukan melalui presentasi, sharing knowledge, temu
pelanggan, training/workshop, pertemuan informal, laporan
Semen Padang yang dipublikasikan, dan website http://
www.semenpadang.co.id diatur dalam Prosedur Pelayanan
Pelanggan (No. Dok. PR/PSR/023).
Semen Padang merangkai dan mentransfer pengetahuan
yang relevan untuk digunakan dalam inovasi dan
perencanaan strategis dengan cara mendorong inovasi dan
memfasilitasi pelaksanaan learn and share (Pedoman Teknis
Manajemen Inovasi Semen Padang (No. Dok. PD/PSM/012)
dan Prosedur Pengelolaan Knowledge Management
(No. Dok. PR/SDM/070).
PEMBELAJARAN SEMEN PADANG
Untuk menyatukan pembelajaran operasional di lingkungan
Perusahaan, Semen Padang secara rutin melakukan dan
mengimplementasikan berbagai inovasi seperti, Learn and
Share unit kerja, Community of Practice, dan Semen Padang
Discussion Club dalam satu aplikasi.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
163
Teknologi informasi dan komunikasi
KUALITAS DATA DAN INFORMASI
Untuk melakukan verifikasi dan kualitas data, Semen
Padang mengelola sistem manajemen kearsipan yang diatur
dalam Pedoman Teknis Manajemen Kearsipan (No. Dok. PD/
HKM/014), Prosedur Pengendalian Dokumen dan Rekaman
(No. Dok. PR/PSM/001), dan Pedoman Teknis Pengamanan
Sistem Informasi (No. Dok. PD/SIM/017).
Selain itu, proses verifikasi data elektronik dilakukan secara
manual dan secara sistem. Data-data yang masuk melalui
interface dapat tervalidasi dengan cara kalibrasi alat secara
berkala. Untuk memastikan keakuratan, validitas, integritas,
kehandalan, dan kekinian data dan informasi, Semen Padang
melakukan tindakan seperti yang tergambar pada tabel:
setiap aplikasi yang digunakan Semen Padang, tertuang
dalam Prosedur Account Management (No. Dok. PR/SIM/191).
Teknologi infrastruktur
juga dilengkapi dengan firewall,
anti virus, dan anti spam, serta
network security assessment
Tabel Metode untuk memastikan kualitas data, informasi, dan
pengetahuan.
Karakteristik
Metode
Keakuratan dan
Validitas
User testing, internal dan eksternal audit,
sertifikasi cost control officer, sertifikasi
arsiparis
Integritas &
Kehandalan
Etika karyawan, proses approval bertingkat
& audit log review, Authorized Access
(Physical & logical), security review, non
disclosure statement.
Kehandalan
Pengelolaan master data, pengelolaan
IT terpusat, proses backup & restore
redundant network & server, disaster
recovery center.
Kekinian
Aplikasi real time (transactional),
aplikasi batch (report), network & server
monitoring, service desk
KETERSEDIAAN DATA DAN INFORMASI
Secara hati-hati, Semen Padang melakukan filter atas
pemberian data dan informasi yang dibutuhkan dengan
mengimplementasikan kebijakan dan prosedur yang telah
ditetapkan serta mengatur mekanisme untuk mendapatkan
informasi tersebut. Penyediaan serta cara pengaksesan data
dan informasi dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
KEAMANAN DATA DAN INFORMASI
Kebijakan Semen padang dalam menjamin keamanan dan
kerahasiaan informasi dilakukan dengan menerapkan
kebijakan yang dapat memastikan bahwa Perusahaan telah
mengungkapkan dan menyampaikan informasi atau fakta
material yang wajib diungkapkan kepada publik dan pihakpihak lain yang berkepentingan kepada otoritas terkait
serta seluruh stakeholder. Untuk memastikan keamanan
dari sensitivitas data dan informasi tersebut, Semen
Padang menerapkan prosedur formal yang mengharuskan
persetujuan dari atasan atau pejabat yang berwenang.
Selain itu, teknologi infrastruktur juga dilengkapi dengan
firewall, anti virus, dan anti spam, serta dilakukan network
security assessment secara berkala. Kerahasiaan data
dipastikan dengan cara menerapkan user role system untuk
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
164
Teknologi informasi dan komunikasi
Gambar Data & Information Availability
Akses data kepada karyawan diberikan sesuai dengan
otoritasnya untuk melaksanakan tugas sehari-hari. Pada
umumnya, karyawan sudah dilengkapi dengan komputer
untuk mengakses informasi yang dibutuhkan. Semen
Padang menyediakan infrastruktur berupa jaringan Local
Jika ada kendala atau keluhan mengenai fasilitas teknologi
informasi (IT), karyawan dapat menyampaikannya melalui
web http://servicedesk.semenindonesia.com atau telepon ke
call center 51.
SIFAT HARDWARE DAN SOFTWARE
Tim ICT memberikan
layanan 24 jam/7 hari dibantu
dengan tools servidesk untuk
pemantauannya
Area Network (LAN) untuk karyawan di area Indarung dan
sekitarnya, serta Wide Area Network (WAN) dan website
(www.semenpadang.co.id) yang dikelola oleh Departemen
Komunikasi & Sarana Umum.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Semen Padang melalui PT Semen Indonesia (Dept. ICT),
memastikan keandalan, keamanan, dan kemudahan
pemakaian perangkat keras dan lunak yang tergambar
pada Tabel Matrik Kehandalan, Keamanan, dan Kemudahan
Pemakaian Perangkat Keras dan Lunak. Di samping
mengelola dan menjaga sistem ERP, teknologi informasi
juga menyediakan jaringan yang andal dan aman yang
mendukung operasional semua aplikasi bisnis. Sistem ERP
saat ini sudah dilengkapi dengan Disaster Recovery Center
(DRC) yang siap beroperasi jika terjadi kegagalan pada
sistem utama yang dikelola oleh shared service SMIG.
Sedangkan jaringan, juga sudah menggunakan redundansi
dengan menggunakan infrastruktur dari 2 (dua) provider
yang berbeda.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
165
Tabel Matrik Kehandalan, Keamanan dan Kemudahan
Pemakaian Perangkat Keras dan Lunak
Jaminan
Metode
Kehandalan
Sistem monitoring & maintenance, DRC,
Redundancy, servicedesk, change control,
standardisasi layanan, dan monitoring
infrastruktur digunakan solarwinds
Keamanan
Proses otorisasi untuk hak akses, firewall,
antivirus, anti spam, standardisasi layanan
Kemudahan
Pemakaian
Keterlibatan aktif user, pelatihan,
standardisasi layanan.
Agar dapat mengatasi insiden dengan cepat, Tim ICT
memberikan layanan 24 jam/7 hari dibantu dengan tools
servidesk untuk pemantauannya. Kinerja Tim ICT diukur
salah satunya melalui waktu penyelesaian insiden dan
ketersediaan layanan ICT.
Keandalan juga didapat dengan mengaplikasikan proses
kontrol perubahan. Semen Indonesia mengadopsi framework
Pustaka Infrastruktur Teknologi Informasi (Information
Technology Infrastructure Library/ITIL) untuk proses
pengelolaan incident, problem, change dan release. Dalam
mengimplementasikan beberapa hal yang sifatnya major,
Biro ICT Operasi Semen Padang mengadopsi framework
Project Management Body of Knowledge (PMBOK), yang
dituangkan dalam bentuk Prosedur Pengembangan Layanan
Sistem Informasi No. Dok. PR/SIM/204.
Semen Padang juga telah menetapkan standar menggunakan
active directory (alat manajemen untuk pengontrolan end
user device) sebagai sarana pengendalian semua aplikasi
melalui single sign on untuk kemudahan penggunaan layanan
ICT. Pedoman keandalan, pengamanan, dan penggunaan
fasilitas sistem informasi selanjutnya diatur dalam Pedoman
Pengelolaan ICT PT Semen Indonesia No. Dok. 020/Ktps/
DIR/2014). Standardisasi layanan menyediakan portal
Intranet (http://intrasp.semenpadang.co.id, http://indarung6.
semenpadang.co.id). Masing-masing departemen diberi
kesempatan untuk melakukan update berita di portal http://
intranet.semenpadang.co.id.
Semen Padang menetapkan
active directory sebagai sarana
pengendalian aplikasi
DUKUNGAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING
(ERP) TERHADAP PROSES BISNIS
Implementasi sistem informasi di Semen Padang ditujukan
untuk memenuhi kebutuhan dan memberikan kontribusi
dalam peningkatan kesejahteraan para Pemangku
kepentingan (Stakeholder). Oleh sebab itu, langkah strategik
yang dilakukan melalui Supporting Process, Monitoring and
Improvement Process:
Supporting Process merupakan sebuah proses yang
bertujuan untuk penyediaan sumber daya untuk core
processes. Sedangkan Monitoring and Improvement Process
merupakan sebuah proses yang ditujukan untuk pemastian
pencapaian sasaran dan serta perbaikan kinerja.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
166
Teknologi informasi dan komunikasi
Guna menjamin ketersediaan perangkat keras dan perangkat
lunak serta ketersediaan data dan informasi dalam kondisi
darurat, Semen Indonesia menyiapkan hal berikut:
• Disaster Recovery Center (DRC)
• Jika sistem ERP mengalami kegagalan, maka operasional
transaksi akan tetap berjalan dengan mengaktifkan
sistem ERP di DRC yang dikelola oleh shared service SMIG.
• Untuk ERP, incremental back up dilakukan setiap hari
dan full back up di setiap minggu yang disimpan dalam
eksternal hardisk/tape back up, untuk data center Jakarta
dikelola oleh shared service SMIG, sedangkan untuk
data center yang ada di Padang dilakukan oleh Biro ICT
Operasi Semen Padang.
• Contingency plan merupakan rencana cadangan atau
prosedur yang dilakukan ketika transaksi tidak berjalan
sebagaimana mestinya.
PENGEMBANGAN ICT
Pengembangan teknologi
informasi dan komunikasi dapat
mempercepat pertumbuhan bisnis
perusahaan
• Redundansi jaringan.
• Dalam hal terjadi gangguan terhadap jaringan, maka
jaringan akan dialihkan ke jalur back-up.
• Back up periodik.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Dalam rangka mendukung percepatan pengambilan
keputusan bisnis serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas
operasional, Semen Padang mengembangkan dan
meningkatkan kualitas aset utama, yaitu information capital.
Peningkatan kualitas dilakukan melalui pengembangan
peran Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai katalis
yang dapat secara langsung mempercepat pertumbuhan
bisnis Perusahaan. Oleh karena itu, sejalan dengan
penyusunan strategi dan roadmap pengembangan bisnis,
Semen Padang secara konsisten menjalankan inisiatif-inisiatif
yang tertuang dalam master plan teknologi informasi dan
komunikasi (ICT Master plan) agar dapat menunjang strategi
bisnis serta memperkuat daya saing di industri persemenan,
dimana efisiensi biaya adalah salah satu kunci utama untuk
memenangkan persaingan.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
167
Teknologi informasi dan komunikasi
Semen Padang juga menyusun Target Operating Model ICT untuk memastikan dukungan teknologi informasi dan komunikasi
di lingkungan Semen Padang dalam mengimplementasikan strategi bisnis dengan berprinsip pada adanya:
• Standardisasi Proses Bisnis dan Sistem di seluruh Grup Semen Indonesia
• Peningkatan level otomasi proses
• Peningkatan kontrol
Skema Target Operating Model ICT untuk mendukung strategi bisnis digambarkan dalam skema berikut.
IMPLEMENTASI ICT MASTER PLAN (ICTMP)
Semen Padang telah menyusun dan mengimplementasikan
ICT Master Plan dengan metodologi yang menjamin
keselarasan (alignment) antara kebutuhan bisnis dan
inisiatif-inisiatif ICT. Seluruh kebutuhan dan rencana bisnis
operating company (OpCo) diidentifikasi, baik di tingkat
operasional maupun di tingkat strategis. Kemudian,
ditentukan inisiatif-inisiatif ICT yang dapat mendukung
dan bahkan mempercepat pencapaian target bisnis dan
dibagi dalam kategori infrastruktur ICT, Manajemen ICT, dan
Business Services.
Semen Padang menyusun
ICT master plan yang alignment
antara kebutuhan bisnis dan
inisiatif ICT
ICT Master Plan Tahap II (ICTMP II) untuk periode 2014-2017
merupakan kelanjutan dari Tahap I (ICTMP I). Sementara
ICTMP I berkonsentrasi pada penyediaan satu plat form
sistem ERP sehingga dapat melakukan strandardisasi proses
bisnis antar OpCo, ICTMP II berusaha untuk merevitalisasi dan
meningkatkan modul ERP serta memperluas kemampuan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
168
Teknologi informasi dan komunikasi
untuk mendukung Customer Relation Management (CRM) dan Supply Chain Management (SCM). CRM dan SCM adalah kunci
untuk meningkatkan daya saing Perusahaan di pasar domestik dan regional untuk “meningkatkan pertumbuhan perusahaan.“
implementasi ICT master plan
SAC ECC
02
SAC ECC
ICTMP II
SCM
ICTMP I
SAP Core Module:
• FICO
• SD
• MM
• PP, QM
• PM, PS
• HR
Supply Chain Management:
Integrated Management of
Supply Network
• Supplier Management
• Purchasing
• Warehouse
• Transportation
• Distribution
• Delivery
01
Revitalize SAP Core Module:
• Maintenance Management
• Integrated Plant Information
System
• Analytical Report
• Project Management
• Performance Management
03
CRM
Customer Relationship
Management:
Attract and Retain Customer
through Integrated
• Customer Profile
• Marketing
• Sales
• Support
METODOLOGI PENYUSUNAN ICTMP MEMPERHATIKAN STRATEGI BISNIS
Hasil assessment kondisi layanan ICT saat ini, gap analysis, risk management dijelaskan melalui gambar berikut:
ICT Assessment
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Current Business
Requirement
Business Strategy
Best Practice
Gaps
Initiatives
Priorization
Risk Management
ICT Roadmap
ICT Strategy
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
169
Teknologi informasi dan komunikasi
Evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan ICT Governance dilakukan melalui risk assessment untuk mengetahui gap antara
kondisi layanan ICT saat ini dengan kebutuhan Semen Padang. Hasil risk assessment adalah sebagai berikut:
Risk Assessment Layanan ICT
Risiko/Identifikasi tantangan
Dampak bisnis
Mitigasi/Rencan Kerja
Kemampuan/pemanfaatan IT untuk
mendukung proses internal, baik inti dan proses
pendukung, masih tidak puas dan masih ada
perbedaan di antara Opco
Kinerja operasional antara OpCo beragam dan
belum maksimal
Meningkatkan standardisasi Pengetahuan/
berbagi strategi pembangunan strategis
SDM melalui benchmarking industry dan
Memanfaatkan TI (ERP) sistem untuk
memaksimalkan manajemen kinerja
Tidak adanya kemampuan IT yang memadai
untuk mendukung operasional
Waktu yang dibutuhkan untuk proses
pengadaan sangat panjang, ketidakpastian
yang tinggi untuk waktu pengiriman sehingga
terjadi ketidaksesuaian dengan perspektif
pengguna operasional terkait, kualitas dan
kuantitas barang terutama suku cadang,
cenderung meningkat, serta kurangnya
manajemen strategi dari sumber daya kunci
(batu bara, suku cadang, outsourcing).
Melakukan benchmarking sistem industri
Leverage IT (ERP, SRM) untuk mengurangi
ketidakpastian risiko.
Tidak ada kemampuan yang memadai dari IT
Support di Manajemen Hubungan Pelanggan
Persepsi pelanggan dari produk tidak
memenuhi harapan, proposisi nilai
yang ditawarkan oleh perusahaan tidak
dikomunikasikan/jelas dipahami oleh
pelanggan, sulit untuk mempertahankan
kepemimpinan harga di pasar
Memahami lebih lanjut tentang profil
pelanggan, persyaratan, dan perilaku untuk
membangun saluran komunikasi yang lebih
baik dengan pelanggan untuk memenangkan
pelanggan baru. Memanfaatkan IT (ERP, CRM)
sistem untuk mengelola hubungan pelanggan
Tidak ada kemampuan yang memadai dari
dukungan TI di Supply Chain Management,
terutama dalam memberikan produk kepada
pelanggan, sistem kontrol/kolaborasi dengan
distributor, transporter, serta toko yang belum
terintegrasi
Sulit untuk mengontrol ketersediaan produk
di pasar, daya tawar kepada distributor
dan transporter menurun, serta sulit untuk
mengendalikan harga di pasar.
Memahami lingkungan bisnis yang baru
yang berpengaruh pada pengiriman produk,
meninjau dan memahami model bisnis
Pelaksanaan sistem Leverage IT (ERP, CRM, SCM)
sistem untuk mengelola hubungan pelanggan
Tidak ada kemampuan yang memadai dari
dukungan TI dalam hal perencanaan strategis
dan analisis
Ketidaksesuaiannya inisiatif dari manajemen
strategis, antara strategi dan strategi
operasional.
Pengaruh sistem IT (ERP, BI, EPM) untuk
meningkatkan efektivitas manajemen strategis
Tidak ada kemampuan dukungan IT yang
memadai dalam perencanaan dan pengelolaan
Capex
Kurangnya visibilitas pada status proyek,
peningkatan jumlah proyek tidak selesai
tidak tepat waktu, ketidaksesuaian rencana
keuntungan dengan realisasi.
Kunjungan industri pengembangan
keterampilan sistem Leverage IT (ERP, BI) untuk
meningkatkan proyek dan anajemen portofolio
Tidak ada kemampuan yang memadai dari IT
support dalam perencanaan dan pelaksanaan
merger dan akuisisi lini bisnis baru (domestik
dan regional)
Tantangan yang tak terduga pasca merger
harmonisasi
Pengembangan keterampilan sistem Leverage
IT (ERP, BI) untuk meningkatkan tingkat
keberhasilan M & A
Kematangan sumber daya IT manajemen
(anggaran, organisasi, orang, hardware,
software, mitra) di HoldCo dan OpCo masih
dalam tahap pengembangan.
Kurangnya efektivitas pengelolaan sumber
daya IT, peningkatan jumlah SLA yang
melanggar, proyek-proyek IT yang tertunda,
serta ketidaksesuaian pemanfaatan layanan IT
Patokan industri pengembangan keterampilan
sistem Leverage IT (ERP, BI) untuk
meningkatkan proses manajemen IT
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
170
Teknologi informasi dan komunikasi
ASSESSMENT ICT MATURITY LEVEL
Secara berkelanjutan dalam setiap tahunnya, Semen Padang menyelenggarakan maturity level assessment terkait pengelolaan
ICT serta memberi masukan penyempurnaan pengelolaan ICT Perusahaan. Pada tahun 2016, skor Maturity Level Perusahaan
adalah 4,14, naik dari tahun sebelumnya 4,07.
Skala ICT Maturity Level:
05
05
OPTIMIZING
Focus on process improvement
04
MANAGED
04
Process are measured and
controlled
03
DEFINED
Projects tailor their processes from
the organizations development
methodology
03
02
REPEATABLE
02
Processes are characterized for
specific projects and organization is
often reactive
01
INITIAL
Processes is unredictable, poorly
controlled and reactive
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
01
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
171
Teknologi informasi dan komunikasi
HAL-HAL YANG MENDUKUNG IMPLEMENTASI
SISTEM INFORMASI DI PERUSAHAAN
Integrated Computer Network
Pada tahun 2016, Semen Padang memiliki satu jaringan
backbone group sehingga komunikasi data, voice dan video
dapat diakses dari setiap end point cabang Semen Padang.
Semen Padang juga telah menerapkan sentralisasi server
sehingga seluruh aplikasi bisnis berada di satu tempat
sentral yang dapat diakses dari semua tempat baik dari
lokasi kantor, pabrik, Packing Plant, Distributor, Expenditure,
Vendor maupun Kantor Perbankan.
Virtual Meeting
Virtual Meeting untuk koordinasi antar unit kerja, bahkan
antar Perusahaan di lingkungan Semen Indonesia Group
telah membudaya. Hampir seluruh ruang pertemuan di
Semen Padang telah dilengkapi dengan peralatan Video
Conference yang canggih, sehingga memungkinkan User
untuk melakukan rapat koordinasi jarak jauh secara
efektif dan efisien. Dengan demikian, proses pengambilan
keputusan dapat berlangsung cepat, biaya perjalanan dinas
dapat dihemat dan User tidak perlu banyak kehilangan
waktu dan tenaga untuk melakukan koordinasi.
Teknologi Global Positioning System selain dipakai untuk
memonitor posisi kapal, juga digunakan oleh Area
Manager untuk melaporkan posisi toko baru yang belum
teridentifikasi. Dengan demikian, manajemen transportasi
dan toko dapat dilakukan dengan baik.
DAMPAK BISNIS PENGEMBANGAN ICT
I. Budaya Perusahaan
Single system ERP SAP menumbuhkan persamaan
terminologi, sehingga komunikasi antar perusahaan
semakin lancar. Transparansi informasi semakin
meningkat,
sehingga
antar
perusahaan
dalam
grup Perusahaan dapat saling berbagi strategi dan
pengalaman untuk menghadapi peningkatan persaingan
dan memanfaatkan peluang-peluang yang tercipta dari
pertumbuhan pasar. Dengan penyatuan organisasi ICT
di tingkat holding, pola perencanaan ICT Perusahaan
tidak lagi dilakukan secara terpisah, namun dirancang
perencanaannya secara profesional untuk memenuhi
kebutuhan semua OpCo dalam jangka panjang.
ICT Servicedesk/Call Center
Kinerja mesin di seluruh
pabrik dapat dipantau secara
real time dan di tampilkan dalam
bentuk dashboard agar dapat
dideteksi potensi terjadinya
masalah
Agar dapat memberikan pelayanan yang baik dan terukur
kepada pengguna ICT, telah dibentuk unit Servicedesk/Call
Center ICT. Unit ini melakukan pengelolaan yang terpusat
dan beroperasi 24/7 (24 jam sehari, 7 hari seminggu).
Seluruh permasalahan terkait ICT di Operating Company
dilaporkan kepada unit Servicedesk untuk dicatat dalam
sistem dan diberi nomor tiket. Selanjutnya tiket tersebut
akan diselesaikan oleh teknisi dan dilaporkan kembali status
penyelesaiannya. Dengan demikian, kendala dapat dikelola
dengan baik dan dapat memuaskan Pengguna.
BUSINESS PROCESS AUTOMATION
Dalam mengidentifikasi dan memantau angkutan truk,
Semen Padang mengimplementasikan teknologi RFID yang
secara otomatis akan meng-input data ke dalam sistem SAP
jika melewati pos-pos tertentu. Hal tersebut memperlancar
proses pendistribusian produk.
Semen Padang telah menerapkan teknologi ini pada area
distribusi yang lebih luas. Kinerja mesin-mesin industri di
seluruh lokasi pabrik juga dapat dipantau secara real time
dan di tampilkan dalam bentuk dashboard agar dapat
dideteksi sedini mungkin dan memitigasi potensi terjadinya
masalah.
II. IT Shared services
Sejalan dengan penerapan sistem layanan bisnis (business
service) secara tunggal dan tersentralisasi di holding,
maka semua layanan bisnis (business service) yang
diminta OpCo disediakan oleh organisasi ICT yang ada
di holding, dan kemudian akan di charge/dibebankan
sesuai dengan layanan yang diterima.
Dengan penerapan shared service ini, maka kebijakankebijakan strategis grup dan standardisasi proses bisnis
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
172
Teknologi informasi dan komunikasi
dapat dijaga, kualitas layanan dapat ditingkatkan dan biaya operasional menjadi lebih efisien. Semen Padang berkomitmen
untuk terus mendukung pengembangan program ICT dan mengharapkan kerja keras seluruh pihak terkait dari level
manajemen, pelaksana maupun vendor demi menjamin keberhasilan serta optimalnya peran ICT dalam meningkatkan
kinerja Perusahaan secara berkesimbungan di masa mendatang.
KINERJA FUNGSI ICT TAHUN 2016
Sepanjang tahun 2016 fungsi ICT telah melakukan berbagai kegiatan sesuai dengan KPI fungsi ICT sebagai berikut:
No
KPI
Satuan
RKAP 2016
Realisasi 2016
%
1
Availability Infrastruktur
%
95
98,6
103
2
Fulfilment User Demand
%
70
90,8
129
3
Resolved Incident Layanan ICT
%
85
96,6
113
4
Internal Customer Satisfaction Index (ICSI)
Index
3
3,12
100
5
Penyelesaian Permintaan Infrastruktur ICT
%
85
90,7
106
6
Penerapan Prosedur & Instruksi Kerja
%
75
91
121
7
Tindak Lanjut Temuan Audit
%
100
100
100
Pengelolaan Layanan
Layanan ICT dikemas dalam sebuah portal yang fungsinya adalah untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi
user untuk mengaksesnya tanpa perlu menghapal atau menyimpan (bookmarked) semua layanan tersebut. Portal ini bisa
diakses di alamat http://app.semenpadang.co.id/ictportal. Sampai tahun 2016 sudah ada sebanyak 78 layanan yang terdaftar
di ICT Portal. Layanan tersebut dibedakan dalam 3 kelompok fungsi, yaitu: ERP & Turunan (53 aplikasi), Non ERP (18 aplikasi),
dan Infrastruktur (7 aplikasi). Hasil assessment IQA tahun 2016 menyatakan bahwa PT Semen Padang berhasil menerapkan
paperless administration, ini merupakan hasil positif yang diperoleh perusahaan sebagai dampak dari implementasi ICT dalam
wujud layanan tersebut di atas.
Skema layanan ICT portal
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
173
Teknologi informasi dan komunikasi
Servicedesk
Seluruh layanan ICT kepada User dikelola dengan menggunakan aplikasi servicedesk sehingga dapat diukur, dimonitor dan
dilaporkan secara online dan terpusat dan menjadi knowledge base bagi perusahaan. Secara garis besar pengelolaan layanan
ICT di servicedesk dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu incident dan request (demand) untuk membedakan antara
gangguan atau permintaan layanan. Tabel di bawah menunjukkan performance servicedesk hingga bulan Desember 2016:
No
Kriteria
Oktober
November
Desember
Target
Keterangan
1
Total Tiket
373
289
255
<100
Good
2
Request still Open (This month)
0
0
0
<20
Excellent
3
Request stil Open (All)
2
1
1
<50
Excellent
4
% SLA Realisasi Incident
99,01%
94,11%
97,14%
>85%
Good
5
% Realisasi Request
91,91%
90,19%
95,65%
>85%
Good
6
% Realisasi Account
96,23%
97,14%
96,30%
>85%
Excellent
7
Total Surveyor
75
76
65
>50
Good
8
Nilai Survey
85%
86,35%
86,35%
>75%
Good
Incident Management
Incident Management merupakan proses penanganan
gangguan operasional layanan ICT. Proses ini bertujuan agar:
- Setiap gangguan layanan dapat ditangani secara cepat.
- Penyebab utama (root cause) gangguan teridentifikasi
dan ditindak lanjuti untuk mencegah berulangnya
gangguan serupa.
- Memberi manfaat yang optimal bagi peningkatan
layanan ICT.
gangguan teridentifikasi dan ditindak
mencegah berulangnya gangguan serupa.
lanjuti
untuk
Informasi gangguan layanan ICT yang berulang dapat
bersumber dari evaluasi terhadap log atau report dari
aplikasi servicedesk atau evaluasi terhadap alert dari system
Informasi gangguan layanan ICT dapat bersumber dari
laporan user (support request/ticket incident) atau alert dari
system (event management). Jika gangguan tidak dapat
segera diatasi, dilakukan eskalasi kepada teknisi pada level
yang lebih tinggi, seperti urutan di bawah:
* Level 1
: Penanganan gangguan oleh personil
Servicedesk
* Level 2
: Penanganan gangguan oleh teknisi ICT
on-site dimasing-masing OpCo
* Level 3
: Penanganan gangguan oleh teknisi ICT
yang berada di HoldCo
* Level 4
: Penanganan gangguan oleh vendor atau
konsultan
(event management). Jika penanganan gangguan yang
berulang memerlukan perubahan layanan (perubahan
setting, konfigurasi, flow atau coding layanan) maka hal ini
ditangani dengan proses change management.
Dalam pelaksanaannya, mengacu kepada prosedur standar
yang mengatur mengenai Incident Management.
Dalam pelaksanaannya, mengacu kepada prosedur standar
yang mengatur mengenai Problem Management.
Problem Management
Change Management
Problem Management merupakan proses penanganan
gangguan yang berulang pada operasional layanan ICT.
Proses ini bertujuan agar penyebab utama (root cause)
Change management merupakan proses pengelolaan
perubahan pada layanan ICT yang bertujuan agar:
Layanan ICT dikelola dengan
aplikasi servicedesk
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
174
Teknologi informasi dan komunikasi
- Memastikan perubahan yang dilakukan efektif mengatasi
permasalahan atau memenuhi permintaan user.
- Mengidentifikasi dan mengantisipasi dampak negatif
perubahan layanan.
Informasi tentang kebutuhan change management
bersumber dari permintaan perubahan dari user. Kebutuhan
perubahan pada layanan dikategorikan atas minor, mayor
dan emergensi dan ditindak lanjuti sesuai kategori masingmasing.
Dalam pelaksanaannya, mengacu kepada prosedur standar
yang mengatur mengenai Change Management.
Demand Management
Demand Management merupakan proses pengelolaan
permintaan (kebutuhan) pengembangan layanan baru atau
perubahan layanan sesuai kebutuhan bisnis perusahaan.
Proses ini bertujuan agar:
- Mengevaluasi kelayakan pengembangan layanan baru.
- Mengidentifikasi dan menentukan alternatif opsi layanan
baru yang sesuai kebutuhan.
- Mengidentifikasi ketersediaan sumber daya (fasilitas,
anggaran, SDM).
- Menentukan prioritas pengembangan.
- Menentukan skedul kegiatan pengembangan.
- Menentukan tim proyek pengembangan layanan
baru dan sumber daya lain yang diperlukan untuk
pengembangan/perubahan layanan.
Dalam pelaksanaannya, mengacu kepada prosedur standar
yang mengatur mengenai Demand Management.
Tabel Demand Management & Business Process Review 2016
No
Demand
1
Aplikasi e-Hukum
2
Aplikasi Koperasi
3
Aplikasi e-Insurance PT Semen Padang
4
Implementasi ERP SISI di PT Igasar
5
Program Monitoring invoice AP
6
Pengembangan Aplikasi CRM untuk survey Project
7
Optimalisasi View Klasifikasi Tcode MM01
8
Reminder notifikasi SA dan IR
9
Aplikasi optimalisasi e-Korin
10
Sistem Transportasi Pool Kendaraan
11
Online Toko-Distributor-Semen Padang-BRI
12
Apikasi e-Invoice
13
Transaksi Kapal (MDAL) Online
14
Aplikasi identifikasi dan usulan karyawan expert
15
Aplikasi Wisma Indarung
16
Aplikasi Network Monitoring System (NMS)
17
Aplikasi Pengelolaan Stok Barang ICT
18
Aplikasi Pengelolaan Siswa Magang
19
Pengadaan Desktop & Laptop untuk Proyek Indarung VI
20
Implementasi Open Office
21
Evaluasi dan penambahan Bandwidth Gudang, UP dan Kantor
Perwakilan
22
Penggantian Baterai UPS Data Center
23
Pemasangan mesin Check lock di CCR Pabrik Indarung VI
24
Pemasangan kabel FO dari Kantor Bagonjong ke CCR
Indarung VI
25
Checking kondisi jaringan Telepon di PPI Lampung
Service Catalogue Management
Service Catalogue Management merupakan proses
pengelolaan daftar layanan ICT yang diberikan kepada user.
Proses ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan
layanan ICT serta melakukan update (menambah,
mengurangi, dan mengubah) service catalogue ICT
berdasarkan hasil evaluasi. Service catalogue yang up-to
date diperlukan untuk:
- Menginformasikan kepada user jenis-jenis layanan ICT
yang dapat mereka gunakan
- Mengalokasikan sumber daya ICT yang sesuai untuk
operasional layanan serta support kepada user.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
175
Teknologi informasi dan komunikasi
Daftar layanan ICT hingga tahun 2016 pada aplikasi
servicedesk yang terdaftar adalah sebagai berikut:
No
1
2
Layanan (Katalog)
Incident
Service
Kategori
Subcategory
Application Login
3 subcategory
Application
3 subcategory
Hardware Service
26 subcategory
Software Service
1 subcategory
Network Service
5 subcategory
Multimedia Service
1 subcategory
Application Login
3 subcategory
Hardware Service
8 subcategory
Software Service
4 subcategory
Network Service
6 subcategory
Multimedia Service
3 subcategory
New Service
3 subcateogry
Portal SMIG
4 subcategory
Professional Service
2 subcategory
Email Corporate
4 subcategory
PENGELOLAAN PROSEDUR DAN STANDAR
Di dalam Pedoman Tata Kelola ICT dijelaskan bahwa
Semen Padang mewajibkan fungsi ICT untuk menyusun
prosedur dan instruksi kerja yang diperlukan dalam upaya
pengendalian atas ICT SMIG baik dalam perencanaan,
pengembangan, maupun kegiatan operasi/layanan dengan
berbasis risiko yang mengacu kepada best practice dan
selaras (in compliance with) dengan berbagai standar dan
peraturan perundangan yang berlaku (UU, Permen, PSAK,
GCG Code SMIG, dan lain-lain).
Hingga tahun 2016 ada sebanyak 19 Prosedur ICT yang
berlaku di OpCo PT Semen Padang, yaitu:
1. Prosedur Account Management
2. Prosedur Change Management
3. Prosedur Incident Management
4. Prosedur Pencegahan & Pemulihan Bencana Layanan ICT
5. Prosedur ICT Operation Management
6. Prosedur Request Fulfillment
7. Prosedur Configuration Management
8. Prosedur Data Management
9. Prosedur Demand Management
10. Prosedur IT Financial Management
11. Prosedur Pengelolaan Layanan Pihak III
12. Prosedur Perencanaan Strategis
13. Prosedur Problem Management
14. Prosedur Release Management
15. Prosedur Security Management
16. Prosedur Service Catalogue Management
17. Prosedur Service Level Management
18. Prosedur System Development Life Cycle
19. Prosedur Penggunaan Ruang Rapat Sisfo
ICT juga telah menerapkan 5 Instruksi Kerja yang berlaku
dalam operasional internal ICT yaitu:
1. Instruksi Kerja Back-up & Restore Windows Server
2. Instruksi Kerja Back-up Offline
3. Instruksi Kerja Masuk Ruang Server
4. Instruksi Kerja Monitoring Jaringan
5. Instruksi Kerja Pengambilan Barang di Gudang Sisfo
Sebagai wujud komitmen manajemen terhadap implementasi
ICT di Semen Padang, ICT juga mengusung dikeluarkannya
3 Surat Keputusan Direksi (SKD) hingga tahun 2016, yaitu
sebagai berikut:
1. SKD Pemberlakuan Sistem Auto Biling Telepon PABX di
PT Semen Padang
2. SKD Penyediaan dan Pengendalian Perangkat ICT di Unit
Kerja
3. SKD Pemberlakuan Prosedur ICT Semen Indonesia Group
di PT Semen Padang
PENGELOLAAN ASET
Seluruh aset Semen Padang yang dikelola oleh ICT terkait
layanan dan pendukung layanan ICT dikelola dan tercatat
pada aplikasi Assets Management Servicedesk, sehingga
setiap update (perubahan, penambahan, pengurangan) yang
terjadi terhadap aset dapat diketahui. Dengan demikian,
informasi pengelolaan aset berguna sebagai informasi
untuk menentukan kebutuhan perbaikan atau peningkatan
layanan ICT. Tabel berikut adalah daftar aset yang dikelola
ICT hingga tahun 2016:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
176
Teknologi informasi dan komunikasi
Kategori Aset
End User Devices
Network &
Communication
Devices
Nama Aset
732
Laptop
302
Printer (local/non IP)
373
Printer Network (IP)
Single Meter
20
Server
62
Switch
109
Router
36
PABX
18
UPS
Lisensi
MS Office
3
340
MS Project
5
MS Visio
3
AutoCad
6
Antivirus
900
Aruba
Role & Responsibility
Jumlah (unit)
PC/Desktop
90
Akun SAP
493
Role SAP
7115
Akun Aplikasi Turunan
7000
Akun Active Directory
2086
Akun Teknisi Servicedesk
21
PENGELOLAAN INFRASTRUKTUR
ICT menyiapkan layanan untuk mendukung penerapan
strategi dan corporate action Semen Padang guna
mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis Semen
Padang. Dukungan tersebut mencakup penyiapan layanan
ICT untuk menunjang proyek dan operasional, fasilitas
produksi dan distribusi, serta lini bisnis baru dalam SMIG
dengan implementasi-implementasi yang telah dilakukan
seperti penjabaran di atas.
Guna mendukung terwujud dan suksesnya implementasi
program ICT, Semen Padang menyadari bahwa infrastruktur
yang handal dan optimal menjadi syarat mutlak. ICT semakin
berbenah diri dalam meningkatkan kinerja dan kapasitas
infrastruktur untuk memenuhi tuntutan kebutuhan layanan
ICT baik dalam akses internal Semen Padang maupun akses
ke seluruh Semen Indonesia Group dan internal/eksternal.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
INSTALASI JARINGAN SEMEN PADANG
Seluruh aktivitas di jaringan dimonitor melalui sebuah
Network Monitoring System, sehingga secara real time bisa
dilihat dan diamati kondisi dan status server dan perangkat
network seperti switch, router, access point/wireless dan
perangkat network lainnya. Sistem ini sangat dibutuhkan
untuk antisipasi dan identifikasi permasalahan pada jaringan
yang berpotensi mengganggu layanan ICT, sehingga
permasalahan bisa cepat diperbaiki dan bisa dilakukan
langkah preventif untuk masa yang akan datang.
DATA CENTER
Semen Indonesia telah memiliki satu jaringan backbone
group sehingga komunikasi data, voice dan video dapat
diakses dari setiap end point cabang Semen Padang. Semen
Padang juga telah menerapkan sentralisasi server sehingga
seluruh aplikasi bisnis berada di satu tempat sentral yang
disebut data center. Data center ini dapat diakses dari
semua tempat baik dari lokasi kantor, pabrik, packing plant,
distributor, ekspeditur, vendor, maupun kantor perbankan.
Data center sendiri merupakan tempat yang digunakan
untuk penempatan kumpulan server atau sistem komputer
dan sistem penyimpanan data (storage) yang dikondisikan
dengan standar pengaturan ketersediaan catudaya tertentu,
pengaturan temperatur, kelembaban dan sirkulasi udara,
pencegah bahaya kebakaran dan dilengkapi pula dengan
sistem pengamanan fisik yang berlapis. Untuk itu, Semen
Indonesia mempercayakan pengelolaan fisik data center ke
PT SIGMA yang merupakan anak perusahaan dari PT Telkom
Indonesia yang sudah sangat berpengalaman dan terpercaya
dalam hal pengelolaan data center. Lokasi data center Semen
Indonesia yang dikelola oleh PT SIGMA berada di German
Center, Serpong – Tangerang.
DISASTER RECOVERY CENTER
Sistem ERP dilengkapi dengan Disaster Recovery Center
(DRC) yang siap beroperasi jika terjadi kegagalan pada
sistem utama yang dikelola oleh shared service SMIG. DRC
ini berlokasi di Surabaya yang juga dikelola oleh PT SIGMA.
Pengambilan lokasi tersebut karena salah satu syarat dari
adanya DRC adalah tidak boleh berada dalam satu Gedung/
Area yang sama dengan data center.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
177
Teknologi informasi dan komunikasi
PENGELOLAAN KEAMANAN
Security Management merupakan pengelolaan keamanan
aset dan layanan ICT yang bertujuan untuk menjamin:
- Confidentiality, kerahasiaan data dan informasi dari
pihak-pihak yang tidak berhak
- Integrity, perubahan data oleh oleh pihak-pihak yang
tidak berhak termasuk oleh virus dan lain-lain.
- Availability, ketersediaan sistem, data dan informasi
pada saaat diperlukan.
Untuk menjamin terwujudnya tujuan keamanan di atas,
ICT menyusun dan menetapkan security design yang sesuai
dengan kebijakan dan kondisi operasional ICT. Security
design digunakan setelah melalui proses:
* Security Testing
* Management of Security Incident
* Security review
Dalam pelaksanaannya mengacu kepada prosedur standar
yang mengatur mengenai Security Management.
Dalam melindungi hak cipta intelektual (intellectual
property), Semen Padang melarang penggunaan perangkat
lunak (software) ilegal di lingkungan Semen Padang. Maka,
untuk tetap memenuhi kebutuhan software pendukung
operasional, Semen Padang mengkombinasikan penggunaan
software legal (licensed) dengan software open source (free).
Implementasi software open source ini secara signifikan
ternyata mampu mengurangi biaya operasional yang harus
dikeluarkan Semen Padang.
Semen Padang juga mendorong dan memberi kebebasan
penggunaan layanan ICT yang dimaksudkan untuk
mendukung kegiatan operasional dan bisnis perusahaan,
namun dengan tegas melarang berbagai bentuk aktivitas
yang dapat bertentangan dengan peraturan yang berlaku,
yakni namun tidak terbatas pada kegiatan yang dapat
dikategorikan sebagai penyebaran pornografi, pelecahan
seksual, pencemaran nama baik, penyalahgunaan nama
Perusahaan, aktivitas politik, provokasi, SARA, dan akses
ke situs-situs berbahaya (unauthorized sites) dengan
menggunakan layanan ICT perusahaan. Fungsi ICT
mengembangkan dan menerapkan sistem pengendalian
yang membatasi layanan ICT perusahaan terkait berbagai
aktivitas tersebut di atas melalui prosedur dan kebijakan
yang mengatur mengenai keamanan dan didukung dengan
software perangkat keamanan (Firewall).
Keamanan aset dan layanan yang diatur dalam prosedur ICT
dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu:
1. End user devices
2. Network, dan
3. Application
KEAMANAN END USER DEVICES
Ketentuan mengenai keamanan end user devices
diberlakukan untuk seluruh pengguna dan pengelola
layanan ICT yang menggunakan desktop/PC, notebook/
laptop, dan mobile devices untuk mengakses layanan
dan infrastruktur ICT untuk memastikan bahwa metode
dan prosedur penggunaan desktop, notebook, dan
mobile devices yang sudah distandardisasi diterapkan
untuk meminimalkan dampak penggunaannya terhadap
infrastruktur ICT perusahaan.
Fasilitas desktop, laptop dan mobile devices hanya digunakan
untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang diberikan
oleh manajemen perusahaan dan harus disetujui oleh Biro
Operasional ICT, penerima fasilitas mobile devices harus
menjamin bahwa akses ke perangkat yang digunakan
dilindungi dari pihak yang tidak berwenang.
Penggunaan desktop, laptop atau mobile devices pribadi
dan pihak ketiga yang terhubung ke jaringan Semen Padang
harus mendapatkan izin dari Biro Operasi ICT. Fungsi ICT
Semen Padang harus memastikan bahwa pegawai yang
menggunakan fasilitas end user devices mendapatkan
awareness/kepedulian akan risiko keamanan yang terus
meningkat terhadap informasi yang disimpan dalam
peralatan-peralatan yang digunakan.
Fungsi ICT juga wajib memastikan bahwa perusahaan
memiliki rumusan ketentuan bagi setiap pegawai (organik
dan outsourcing) yang menggunakan desktop, laptop, dan
mobile devices dan bahwa mereka memahami ketentuan/
standar penggunaannya. ICT selalu menjaga bahwa
ketentuan tentang keamanan fisik desktop, laptop, dan/
atau mobile devices, pengendalian akses (access control),
mekanisme pengoperasian dan ketentuan tentang
pemeliharaan dan penangan virus disosialisasikan kepada
pengguna (user) ketika mereka menerima desktop, laptop,
dan/atau mobile devices perusahaan. Ketentuan-ketentuan
tersebut dituangkan dalam dokumen Pedoman Penggunaan
Fasilitas dan Layanan Sistem Informasi PT Semen Indonesia.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
178
Teknologi informasi dan komunikasi
KEAMANAN JARINGAN/NETWORK
Pengelolaan dan penggunaan jaringan wajib dilaksanakan
dengan
memperhatikan
aspek
pengendalian
dan
keamanannya sesuai dengan ketentuan yang telah dirancang
sebagai berikut:
Pengendalian Jaringan
- ICT wajib melindungi jaringan dari akses oleh pihak yang
tidak berwenang dengan menerapkan kontrol-kontrol
atau sistem yang tepat
- Kegiatan/aktivitas jaringan dipantau/dimonitor untuk
menjamin bahwa sumber daya jaringan digunakan secara
efektif dan efisien, dan agar kesalahan pemrosesan tidak
terjadi
- Penyambungan atau perluasan jaringan komputer, akses
ke sistem jaringan internal atau eksternal ditentukan
berdasarkan kebutuhan kegiatan perusahaan dan
dikendalikan serta diatur oleh ICT
- Kemampuan pengguna untuk memasuki jaringan
komputer harus dibatasi sesuai dengan layanan yang
telah ditetapkan.
KEAMANAN PENGGUNAAN EMAIL
Ketentuan tentang penggunaan email diberlakukan untuk
semua pengguna fasilitas email yang dikelola oleh ICT yang
bertujuan untuk mengatur penggunaan surat elektronik
(email) dengan menggunakan fasilitas dari ICT Semen
Indonesia.
Pemberian hak penggunaan email diatur oleh ICT. Fasilitas
email harus digunakan hanya untuk kepentingan yang
mendukung kepentingan bisnis Semen Indonesia Group,
sesuai dengan tugas, fungsi dan wewenang. Penggunaan
fasilitas email harus sesuai norma hukum dan etika yang
berlaku. Fungsi ICT Semen Indonesia menambahkan
pernyataan disclaimer pada setiap email untuk mencegah
tuntutan hukum atas penggunaan email.
Setiap pengguna fasilitas email perusahaan dituntut dengan
komitmen yang jelas untuk bijak dan berhati-hati dalam
penggunaannya, memahami etika dan ketentuan tentang
hal yang dapat dan tidak dapat dilakukan dengan email
perusahaan, dan memahami serta mematuhi ketentuan
perusahaan mengenai pertukaran data.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Email perusahaan tidak bersifat pribadi (termasuk lampiran
file atau kalender), namun merupakan catatan organisasi.
Perusahaan berhak, tanpa pemberitahuan sebelumnya
dan untuk alasan keamanan informasi, audit, dan atau
sebagai bukti pelanggaran hukum, memantau, mengkases,
memeriksa, menyalin, menghapus, mengungkapkan, dan
mendistribusikan ke pihak-pihak yang berkepentingan
setiap pesan yang dikirim, diterima, atau disimpan pada
sistem email Semen Indonesia Group.
KEAMANAN INTERNET
Ketentuan mengenai penggunaan fasilitas internet
diberlakukan untuk semua pengguna fasilitas internet
yang dikelola oleh ICT yang bertujuan untuk mengatur
penggunaan akses ke internet dengan menggunakan
fasilitas ICT Semen Indonesia Group.
Nama domain internet resmi yang digunakan perusahaan
adalah semenpadang.co.id pada level OpCo, dan
semenindonesia.com pada level group. Pemberian hak akses
ke internet diatur oleh ICT. Fasilitas akses ke internet harus
digunakan hanya untuk kepentingan yang mendukung
kepentingan bisnis Semen Indonesia Group sesuai dengan
tugas, fungsi dan wewenang. Penggunaan fasilitas akses ke
internet harus sesuai norma hukum dan etika yang berlaku.
ICT mengatur dan menerapkan cara-cara pengamanan yang
dianggap perlu untuk mengamankan akses internet melalui
prosedur dan ketentuan yang didukung dengan tools/
perangkat keamanan yang andal dan sudah teruji, yaitu
Fortinet.
Website resmi Semen Padang adalah www.semenpadang.
co.id pada level OpCo, dan www.semenindonesia.com pada
level Grup. Setiap saat dan tanpa perlu pemberitahuan
sebelumnya, ICT berwenang memeriksa penggunaan
internet file di komputer, web browser cache files, dan web
browser bookmark sesuai dengan prosedur yang berlaku di
Semen Indonesia Group.
Setiap pengguna fasilitas internet Perusahaan memiliki
komitmen yang tinggi untuk senantiasa bijak dan berhatihati dalam penggunaannya, memahami etika dan ketentuan
tentang hal yang dapat dan tidak dapat dilakukan dengan
internet Perusahaan, dan memahami serta mematuhi
ketentuan perusahaan mengenai pertukaran data.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
179
Teknologi informasi dan komunikasi
KEAMANAN ACCOUNT & PASSWORD
Ketentuan mengenai keamanan account & password
diberlakukan untuk semua pengguna account & password
yang digunakan untuk mengakses sistem layanan ICT
Semen Indonesia Group, yang bertujuan untuk mengatur
penggunaan account & password pengguna layanan ICT
agar sesuai dengan tujuan bisnis perusahaan.
Setiap User hanya boleh diberikan 1 (satu) akun (username
& password) dan bertanggungjawab penuh terhadap akun
tersebut dengan tidak memberikan kepada pihak yang tidak
berwenang, dan mematuhi semua ketentuan sesuai dengan
prosedur standar yang mengatur mengenai penggunaan
account & password di Semen Indonesia Group.
PENGELOLAAN ANTIVIRUS
Ketentuan tentang penggunaan antivirus diberlakukan
untuk seluruh sistem yang berhubungan langsung dengan
sistem ICT Semen Padang dan Semen Indonesia Group.
Ketentuan tersebut bertujuan untuk mengatur langkahlangkah pencegahan, pendeteksian, dan penganggulangan
serangan perangkat lunak berbahaya (virus, worm maupun
trojan) di Semen Padang dan Semen Indonesia Group.
ICT wajib melakukan kajian secara berkala terhadap
perangkat lunak dan isi data pada sistem pendukung proses
kegiatan kritikal. Keberadaan file yang tidak disetujui
diinvestigasi secara formal, perangkat lunak antivirus
diperbaharui secara berkala, mempersiapkan mekanisme
pelaporan dan pemulihan serangan virus.
ICT menerapkan antivirus
Kaspersky untuk server dan user
device
ICT telah menetapkan penggunaan antivirus Kaspersky untuk
perangkat server dan user devices, serta menerapkan standar
perangkat antivirus di perusahaan dan menjamin kepada
pengguna (user) perangkat ICT bahwa sistem antivirus yang
digunakan berjalan efektif. Pihak yang menemukan atau
mencurigai adanya serangan virus dalam sistem layanan ICT
yang digunakannya harus segera memutuskan hubungan
sementara dari jaringan perusahaan dan diminta untuk
segera melaporkannya ke ICT untuk langkah pemulihan/
pembersihan atau pencegahan penularan ke perangkat lain
yang ada di jaringan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
180
Judul foto:
Senyum kebersamaan
Lokasi foto:
Ruang rapat ICT Lantai 5
Keterangan foto:
Sinergi menjadi solusi untuk kinerja yang
lebih baik dalam menghadapi persaingan
yang makin ketat
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
181
ANALISis
PEMBAHASAN MANAJEMEN
Dari masa ke masa, peluang dan
tantangan dalam industri semen nasional
semakin ketat. Semen Padang senantiasa
meningkatkan kemampuan rekayasa
dan engineering untuk mengembangkan
industri semen nasional. Perusahaan juga
melakukan peningkatan nilai kinerja
yang unggul, pertumbuhan daya saing
melalui produktivitas operasi, efisiensi
di segala bidang guna mencapai cost
leadership, pemantapan kecepatan dan
efektivitas pemasaran yang berorientasi
pada pasar utama, serta pengembangan
bisnis Perusahaan yang berkelanjutan.
Sekilas Analisis Pembahasan
Manajemen
182
Tinjauan Industri
184
Tinjauan Pemasaran
198
Jaringan Kerja dan Mitra Usaha di 204
Dalam dan di Luar Negeri
Tinjauan Kinerja Keuangan
206
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
182
SEKILAS ANALISis
PEMBAHASAN MANAJEMEN
6.456
4.980
ribu ton
Produksi Semen
6.495 ribu ton
penjualan domestik
6.221
Produksi Terak
485 ribu ton
6.980 ribu ton
ekspor semen & terak
1.191
ribu ton
jumlah penjualan
944
1.039
miliar RUpiah
miliar RUpiah
miliar RUpiah
miliar RUpiah
pendapatan
ebitda
Beban USAHA
laba usaha
724
miliar RUpiah
Laba Tahun Berjalan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
183
9.210
miliar RUpiah
jumlah aktiva
4.877
miliar RUpiah
ekuitas
4.321
miliar RUpiah
total kewajiban
244
19,2
modal kerja
EBITDA Margin
miliar RUpiah
%
2.312
Miliar RUpiah
jumlah investasi barang modal
8,1 kali
14,8 %
Rasio perputaran
Piutang
imbal hasil
atas ekuitas
44 hari
perputaran hari
piutang
7,9 %
imbal hasil
atas aset
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
184
TINJAUAN INDUSTRI
Judul foto:
Raksasa Karang Putih
Lokasi foto:
Bukit Kapur Karang Putih
Keterangan foto:
Pembukaan lahan tambang baru batu
kapur di karang putih diperuntukkan
sebagai cadangan bahan baku Semen
Padang yang diperkirakan sampai 30
tahun ke depan.
TINJAUAN PEREKONOMIAN GLOBAL
Perlambatan pertumbuhan
ekonomi secara global
disebabkan karena melambatnya
pertumbuhan di negara-negara
maju, harga komoditas yang tetap
rendah, lemahnya perdagangan
global, dan arus modal yang
berkurang
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pada tahun 2016, perekonomian global, diwarnai dengan
pertumbuhan yang cenderung melambat dan tidak merata
serta pasar keuangan diliputi ketidakpastian. Pertumbuhan
ekonomi global pada tahun 2016 diperkirakan sebesar 2,4%,
angka tersebut sama dengan tahun sebelumnya.
Perlambatan pertumbuhan ekonomi secara global
disebabkan karena melambatnya pertumbuhan di negaranegara maju, harga komoditas yang tetap rendah, lemahnya
perdagangan global, dan arus modal yang berkurang.
Negara maju seperti Amerika Serikat dan negara-negara
kawasan Uni Eropa sedang berada dalam tahap penyesuaian
setelah mengalami ketidakstabilan perekonomian domestik.
Data Bank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan
PDB Amerika Serikat diperkirakan sebesar 2,3% dengan
sumber pertumbuhan utama berasal dari konsumsi dan
investasi. Sedangkan pemulihan yang ada di kawasan Eropa
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
185
Keterbukaan dalam
masyarakat ekonomi ASEAN
membuka peluang serta
tantangan baru bagi
industri persemenan, hal
ini membuat peluang untuk
melakukan pengembangan
ekspor semakin meluas
seiring dengan tantangan
untuk mempertahankan serta
memperluas pangsa pasar
dalam negeri
pada tahun 2016 diperkirakan tercatat sebesar 1,6% lebih
rendah dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar 2%.
Sementara negara-negara di kawasan Asia seperti Jepang
masih mengalami kontraksi ekonomi sehingga tidak
mengalami perubahan secara signifikan. Perekonomian
Jepang pada tahun 2016 diperkirakan tumbuh 0,8% seiring
dengan adanya paket stimulus investment future yang
mencapai 5,6% dari PDB Jepang.
Sementara pertumbuhan ekonomi di Tiongkok yang berasal
dari konsumsi dan investasi cukup solid dan didukung oleh
kebijakan Pemerintah untuk menstimulus penjualan sektor
properti dan otomotif. Investasi yang masih membaik
di Tiongkok tidak terlepas dari infrastrukturnya yang
mendukung. Pada tahun 2016, pertumbuhan ekonomi
Tiongkok tercatat sebesar 6,7% berhasil mencapai mid-point
target Pemerintah sebesar 6,5-7,0%.
Data Bank Indonesia,
pertumbuhan PDB Amerika
sebesar 2,3%, Eropa 1,6%, Jepang
0,8%, dan Tiongkok 6,7%
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
186
Analisis Pembahasan Manajemen
Di sisi lain, kenaikan harga minyak dunia mulai menujukkan
peningkatan meskipun pada level yang relatif rendah.
Kenaikan ini seiring dengan kesepakatan Organization
of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) untuk
mengurangi pasokan sebesar 1,2 juta barel per hari yang
akan berlaku efektif pada 1 Januari 2017. Pasca kesepakatan
OPEC tersebut, harga crude oil (WTI) menguat hingga di atas
USD50 per barel dari level sebelumnya sekitar USD46 per
barel.
Prospek negara-negara
berkembang terutama di Asia
Timur akan tetap positif untuk
tiga tahun ke depan yang
didorong oleh permintaan
domestik yang kuat
Pada masa mendatang, Bank Indonesia memproyeksikan
bahwa perbaikan ekonomi Amerika Serikat diperkirakan
akan tetap solid yang ditopang oleh kondisi ketenagakerjaan
yang membaik. Pemulihan ekonomi Eropa diperkirakan terus
berlanjut, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan
ekonomi Eropa tahun 2017 diperkirakan sebesar 1,5%
seiring dengan perkiraan perbaikan sektor tenaga kerja
dan kebijakan fiskal yang akomodatif. Sementara itu,
pertumbuhan ekonomi Jepang diperkirakan tetap tumbuh
sebesar 0,8% seiring dengan kenaikan belanja fiskal serta
penetapan kebijakan lainnya. Di sisi lain, harga minyak
dunia pada tahun 2017 juga diperkirakan terus mengalami
peningkatan. Kenaikan ini terjadi seiring perkiraan
meningkatnya permintaan dari Organisation for Economic
Co-operation and Development (OECD) dan optimisme
terhadap tingkat kepatuhan OPEC dan non-OPEC terhadap
perjanjian pemotongan produksi.1
Tingkat kemiskinan di kawasan Asia Timur juga akan turun
yang didorong oleh pertumbuhan yang berkelanjutan dan
naiknya pendapatan tenaga kerja. Ekonomi Tiongkok akan
terus melambat secara bertahap, seiring dengan usaha
negara tersebut menyeimbangkan konsumsi dan jasa.
Pertumbuhan Tiongkok diproyeksikan menjadi 6,5% di tahun
2017. Pertumbuhan ekonomi Jepang berdasarkan laporan
Bank Indonesia diproyeksikan meningkat dan tumbuh 0,8%
yang didukung oleh aktivitas konsumsi dan pulihnya ekspor.
Untuk kawasan lain, termasuk negara-negara besar Asia
Tenggara, pertumbuhan diproyeksikan naik menjadi 5%
pada tahun 2017 dan 5,1% di tahun 2018, naik dari tingkat
pertumbuhan 4,9% di tahun 2016. Secara keseluruhan,
ekonomi negara-negara berkembang Asia Timur dan Pasifik
diproyeksikan naik menjadi 6,2% di tahun 2017 dan 6,1% di
tahun 2018.2
MAKRO EKONOMI INDONESIA
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada
tahun 2016 sedikit lebih baik dibandingkan pada tahun
sebelumnya, laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto
(PDB) pada tahun 2016 tercatat sebesar 5,0% naik sebesar
0,2% dibandingkan dengan tahun 2015 (4,8%). Di tengah
kondisi perekonomian global yang mengalami pertumbuhan
yang lambat dan tidak merata, namun pertumbuhan
ekonomi Indonesia pada tahun ini termasuk yang tertinggi
di dunia. Negara lain seperti Brazil, Rusia dan Afrika
Selatan yang memiliki ciri hampir mirip dengan Indonesia,
mengalami keterpurukan yang cukup dalam. Meski selama
ini sama-sama ditopang oleh komoditas, namun Indonesia
dapat tetap bangkit di saat harga komoditas di pasar global
saat ini tengah ambruk. Sementara itu, kestabilan harga
barang dan jasa secara nasional mengindikasikan perbaikan
ekonomi meskipun ada pengaruh dari perlambatan ekonomi
global sehingga tingkat inflasi di Indonesia tahun 2016
mencapai angka terendah sejak tahun 2010, sebesar 0,4%
pada periode Desember 2016 dan inflasi selama tahun 2016
adalah sebesar 3,0%.
Berdasarkan laporan Bank Dunia dalam East Asia and Pacific
Economic Update, prospek negara-negara berkembang
terutama di Asia Timur akan tetap positif untuk tiga tahun ke
depan yang didorong oleh permintaan domestik yang kuat,
serta mulai pulihnya ekonomi global serta harga komoditas.
Di tahun 2016, pemerintah memberlakukan Program Tax
Amnesty untuk meningkatkan pendapatan pemerintah dari
sektor pajak. Pemberlakuan Tax Amnesty ini mendorong
sektor infrastruktur dan sektor industri penunjang yang
mampu meningkatkan penerimaan negara sebesar Rp1.200
triliun. Pemerintah telah menetapkan penyelesaian proyek
infrastruktur prioritas diantaranya pembangunan jalan tol,
pembangkit listrik dan jalur kereta api. Fokus pemerintah
1http://www.bi.go.id/id/publikasi/kebijakan-moneter/tinjauan/Pages/LaporanKebijakan-Moneter-Triwulan-IV-2016.aspx
2http://www.worldbank.org/en/news/press-release/2017/04/13/world-bank-growthin-east-asia-pacific-likely-to-remain-resilient
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
187
Analisis Pembahasan Manajemen
pada pembangunan infrastruktur memberi peluang besar
pada industri terkait seperti properti, produsen semen
dan perusahaan konstruksi sehingga diharapkan dapat
meningkatkan perekonomian Indonesia.
Faktor utama penggerak perekonomian Indonesia tahun
2016 adalah kekuatan investasi. Investasi tahun 2016 sebesar
Rp613 triliun, meningkat 12,4% dibandingkan tahun 2015,
terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp216
triliun dan Penanaman Modal Asing sebesar Rp397 triliun.
Pemerintah menjaga stabilitas kekuatan investasi dengan
menjaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamental ekonomi.
Di sisi lain pada tahun 2016, Pemerintah melalui beberapa
Paket Kebijakan Ekonomi yang telah dikeluarkan dapat
menekan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran.
Angka kemiskinan pada tahun 2016 turun menjadi 10,7%
dari pada tahun 2015 sebesar 11,2%, sementara tingkat
pengangguran turun menjadi 5,6% yang pada tahun 2015
tingkat pengangguran sebesar 6,2%. INFLASI
Perkembangan laju inflasi Indonesia di tahun 2016 mengalami
fluktuasi. Untuk besaran inflasi tahun 2016 adalah sebesar
3,0%, lebih rendah dibandingkan tahun 2015 sebesar
3,4%. Rendahnya inflasi pada tahun 2016 dipengaruhi
oleh komponen administered prices (harga yang diatur
pemerintah) dan volatile food (harga pangan bergejolak)
yang menjadi penyumbang utama rendahnya inflasi tahun
2016. Faktor lain yang mempengaruhi rendahnya inflasi di
tahun 2016 adalah adanya koordinasi antara pemerintah
dan Bank Indonesia, tercukupinya permintaan dibandingkan
dengan persediaan, pengendalian yang baik dari sisi nilai
tukar Rupiah meskipun terjadi kenaikan harga komoditas.
Pengendalian nilai tukar Rupiah yang baik turut menjaga
inflasi, serta didukung dengan ekspektasi inflasi yang rendah
dari masyarakat.
NILAI TUKAR
Bila melihat kondisi nilai tukar Rupiah dimulai per Desember
tahun 2014 hingga per Desember tahun 2016, nilai tukar
Rupiah terus merosot terhadap Dolar. Nilai tukar Rupiah
pada awal tahun 2016 melemah hingga mendekati angka
Rp14.000 terhadap Dolar sebelum akhirnya ditutup pada
level Rp13.436 per 31 Desember 2016, yang berpengaruh
pada penurunan permintaan. Hal ini disebabkan oleh
sentimen eksternal terkait waktu kenaikan Fed Fund Rate
pasca FOMC minutes Juli 2016.
Laju pertumbuhan Produk
Domestik Bruto (PDB) pada tahun
2016 tercatat sebesar 5,0% naik
sebesar 0,2% dibandingkan
dengan tahun 2015 (4,8%)
Pada tahun 2017 diperkirakan prospek kenaikan FFR di
Amerika Serikat sebanyak 3 kali akan menciptakan tren
penguatan Dolar secara global sehingga akan berdampak
pada melemahnya Rupiah dan memengaruhi perekonomian
nasional.
Grafik nilai tukar rupiah terhadap dolar 2014-2016
(dalam ribuan rupiah)
Grafik laju inflasi nasional 2014-2016
2016
Jan
4,1
Feb
4,4
Mar
4,5
Apr
3,6
Mei
3,3
Jun
3,5
Jul
3,2
Ags
2,8
Sep
3,1
Okt
3,3
Nov
3,6
Des
3,0
2015
7,0
6,3
6,4
6,8
7,2
7,3
7,3
7,2
6,8
6,3
4,9
3,4
2014
8,2
7,8
7,3
7,3
7,3
6,7
4,5
4,0
4,5
4,8
6,2
8,4
2016
Jan
13,8
Feb
13,4
Mar
13,3
Apr
13,2
Mei
13,6
Jun
13,2
Jul
13,1
Ags
13,3
Sep
13,0
Okt
13,1
Nov
13,6
Des
13,4
2015
12,6
12,9
13,1
12,9
13,2
13,3
13,5
14,0
14,7
13,6
13,8
13,8
2014
12,2
11,6
11,4
11,5
11,6
12,0
11,6
11,7
12,2
12,1
12,2
12,4
Sejalan dengan perkiraan permintaan domestik dan kondisi
perekonomian global yang membaik, Bank Indonesia
memperkirakan ekonomi pada tahun 2017 tumbuh lebih baik
pada kisaran 5,0-5,4%. Meski demikian, terdapat beberapa
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
188
Analisis Pembahasan Manajemen
risiko ekonomi yang berasal dari eksternal maupun domestik
yang mesti diwaspadai. Dari sisi global, risiko berasal dari tren
kenaikan harga komoditas energi maupun non-energi yang
berpotensi mendorong kenaikan inflasi. Rencana ekspansi
kebijakan fiskal dan kebijakan proteksionis perdagangan
Amerika Serikat, disetujuinya Hard Brexit oleh Parlemen
Inggris, serta risiko geopolitik di Eropa dapat menurunkan
volume perdagangan dunia dan menambah ketidakpastian
global. Dari sisi domestik, rencana penyesuaian harga BBM
sejalan dengan kebijakan lanjutan reformasi subsidi energi
oleh Pemerintah berpotensi mendorong kenaikan inflasi.
Industri persemenan masih
mengalami over supply semen
di tahun 2016 yang disebabkan
oleh pertumbuhan produsen baru
dan ekspansi yang dilakukan oleh
pemain semen lama
TINJAUAN INDUSTRI SEMEN NASIONAL
Pertumbuhan ekonomi Indonesia memberikan pengaruh
baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap
pertumbuhan industri persemenan nasional pada tahun
2016. Total suplai semen nasional selama tahun 2016
tercatat sebesar 61,6 juta ton, mengalami penurunan jika
dibandingkan dengan tahun 2015. Suplai semen nasional
turun sebesar 407 ribu ton dibandingkan tahun 2015,
sedangkan pada tahun 2015 suplai semen masih mengalami
kenaikan sebesar 2,0 juta ton dari tahun 2014.
Industri persemenan masih mengalami over supply semen di
tahun 2016 yang disebabkan oleh pertumbuhan produsen
baru dan ekspansi yang dilakukan oleh pemain semen lama.
Kondisi over supply tersebut menyebabkan persaingan
Semen Padang dalam industri semen di Indonesia semakin
ketat. Jumlah kapasitas produksi semen nasional pada tahun
2016 mencapai 89,7 juta ton lebih tinggi dibandingkan
dengan tahun 2015 sebanyak 75,2 juta ton.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
PERSAINGAN DI INDUSTRI SEMEN
Persaingan industri semen nasional yang semakin ketat juga
terlihat pada produsen semen baru yang telah memasuki
di industri semen sejak tahun 2015 di antaranya PT Sinar
Tambang Arthalestari (Semen Bima), Siam Cement Group
(SCG), PT Jui Shin Indonesia (Semen Garuda), dan PT Cement
Cemindo Gemilang (Semen Merah Putih) dan PT Conch
Cement Indonesia (Semen Conch). Kehadiran produsen
semen baru menggerus pangsa pasar perusahaan semen
eksisting yang berdampak pada penurunan market share
Semen Indonesia Group dari 41,6% tahun 2015 menjadi
41,7% tahun 2016. Holcim mengalami penurunan dari
13,9% tahun 2015 menjadi 12,3% tahun 2016. Sedangkan
pada posisi kedua ditempati oleh Indocement, yang juga
mengalami penurunan dari 27,1% tahun 2015 menjadi
26,2% tahun 2016.
Persaingan industri semen sejak awal tahun 2016 mendorong
penurunan harga oleh produsen semen dalam menghadapi
persaingan. Penurunan harga ini memberi pengaruh
terhadap turunnya margin untuk Semen Indonesia Group.
Langkah antisipasi yang dilakukan adalah dengan melakukan
penghematan dan meningkatkan volume penjualan.
Peningkatan volume penjualan dilakukan di dalam negeri
dan di luar negeri bila konsumsi domestik tidak mengalami
kenaikan serta untuk perluasan pangsa pasar seiring dengan
peningkatan produksi dari pabrik Rembang dan khususnya
Indarung VI bagi Semen Padang di tahun 2017.
Berbagai strategi dilakukan Semen Padang di industri semen
agar dapat bertahan dan berkembang di tengah kondisi over
supply semen. Salah satu strategi yang diterapkan Semen
Padang di industri semen di antaranya penurunan harga
dilakukan agar menarik minat konsumen. Penurunan harga
yang dilakukan memberi pengaruh positif pada volume
penjualan semen. Namun kenaikan volume penjualan tidak
seiring dengan peningkatan margin, sebab penurunan harga
berakibat pada turunnya margin yang diperoleh Semen
Padang di industri semen.
Semen Padang di industri semen mengantisipasi turunnya
margin akibat strategi penurunan harga semen dengan
melakukan langkah-langkah efisiensi. Langkah efisiensi yang
diterapkan Semen Indonesia Group di antaranya dengan
program substitusi bahan baku utama dan pendukung,
mengoptimalkan pemakaian listrik melalui Waste Heat
Recovery Power Generation (WHRPG), serta penghematan
biaya bunga melalui mengoptimalkan penggunaan sumber
pendanaan untuk proyek dengan cost of money yang
terendah.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
189
Analisis Pembahasan Manajemen
Kondisi persaingan semen pada tahun 2017 nanti
diperkirakan semakin berat sebab terjadi peningkatan
kapasitas produksi para produsen semen di Indonesia.
Langkah strategis untuk mencapai peningkatan volume
penjualan diantaranya dengan ekspansi di pasar Asia
Tenggara dan Asia bagian Selatan, bila konsumsi semen
domestik tidak mengalami kenaikan. Di samping itu,
keputusan ekspansi juga merupakan strategi perluasan
pangsa pasar seiring dengan peningkatan produksi
dari pabrik Rembang dan khususnya Indarung VI bagi
Semen Padang yang akan beroperasi di tahun 2017 serta
pembangunan Semen Indonesia Aceh di Pidie yang sedang
berlangsung.
POSISI SEMEN PADANG DALAM INDUSTRI
SEMEN NASIONAL
Sebagai salah satu perusahaan semen yang ada di Indonesia,
Semen Padang turut menghadapi permasalahan dan
tantangan yang tidak jauh berbeda dengan yang dialami
perusahaan produsen semen nasional lainnya. Kinerja Semen
Padang, akan turut mempengaruhi kinerja industri semen
nasional secara umum. Adapun kinerja Semen Padang selama
2016 sejalan dengan kondisi kinerja industri semen nasional
pada umumnya. Semen Padang mampu meningkatkan
beberapa kinerjanya, meskipun peningkatan yang diperoleh
tidak terlalu signifikan.
PROSPEK INDUSTRI SEMEN NASIONAL
Meski demikian, pasar domestik diprediksi masih akan
mengalami peningkatan di tahun 2017. Peningkatan ini
disebabkan karena besarnya anggaran infrastruktur dalam
RAPBN 2017. Anggaran belanja infrastruktur diperkirakan
sebesar Rp387 triliun. Penggerak utama perekonomian tetap
mengandalkan government spending yang berfokus pada
pengeluaran sektor infrastruktur.
Kementerian Perindustrian memperkirakan total kapasitas
semen nasional pada tahun 2017 diperkirakan akan
mencapai 102 juta ton dari total kebutuhan 70 juta ton
per tahun, seiring dengan tingginya realisasi investasi pada
industri semen di dalam negeri, terkait dengan kelebihan
pasokan yang akan terjadi pada tahun 2017, sisa lebih
produksi diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar
ekspor. Meski demikian, kelebihan pasokan semen nasional
diperkirakan hanya bersifat sementara, mengingat total
kebutuhan semen untuk pembangunan infrastruktur sangat
besar.3
3http://www.kemenperin.go.id/artikel/12223/pasokan-semen-Nasional-102-juta-tonpada-2017
Pada masa mendatang, permintaan semen nasional
diperkirakan terus meningkat yang ditunjang pertumbuhan
properti, serta program pembangunan infrastruktur yang
terus didorong pemerintah hingga beberapa tahun ke
depan. Proyek pemerintah juga diprediksikan membutuhkan
banyak pasokan semen dan akan naik terus setiap tahunnya,
terutama dengan adanya program Masterplan Percepatan
dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI),
Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat
(UP4B), serta Pembangunan Rumah Rakyat dan Seribu Tower
oleh Kemenpera.
Oleh karena itu, kebutuhan semen dalam skala nasional
diperkirakan akan terus meningkat seiring upaya
pembangunan yang terus dilakukan pemerintah dalam
rangka mengejar tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia
melalui proyek perbaikan infrastruktur yang berkelanjutan
dari 2011 sampai dengan 2025.
Pada masa mendatang,
permintaan semen nasional
diperkirakan terus meningkat
yang ditunjang pertumbuhan
properti, serta program
pembangunan infrastruktur yang
terus didorong pemerintah hingga
beberapa tahun ke depan
TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN USAHA
Segmen usaha PT Semen Padang (Semen Padang) dan entitas
anak, dikelompokkan menjadi dua segmen usaha, yaitu:
1. Segmen Produksi Semen
Segmen produksi semen merupakan segmen usaha
yang memfokuskan kegiatan pada proses produksi
dan penjualan semen. Semen Padang, sebagai induk
perusahaan yang melakukan pengelolaan kegiatan
produksi semen ini.
2. Segmen Jasa Pengantongan dan Penjualan Semen
Segmen jasa pengantongan dan penjualan semen
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
190
Analisis Pembahasan Manajemen
merupakan segmen usaha yang berfokus pada
kegiatan pengantongan semen, penjualan semen,
serta perdagangan umum lainnya. Sebagian segmen
jasa pengantongan dan penjualan semen dikelola oleh
entitas anak yaitu PT Sepatim Batamtama untuk wilayah
Riau Kepulauan dan PT Bima Sepaja Abadi untuk wilayah
DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
sejak tahun 1913. Hasil produksi lebih diprioritaskan untuk
konsumsi dalam negeri.
Proses produksi Semen Padang secara umum terdiri dari
beberapa tahapan sebagai berikut:
• Tahap penambangan bahan mentah (quarry). Bahan
mentah tersebut terdiri dari batu kapur, tanah liat, pasir
besi dan pasir silika. Bahan-bahan ini ditambang dengan
menggunakan alat-alat berat kemudian dikirim ke pabrik
semen.
• Bahan mentah ini diteliti di laboratorium, kemudian
dicampur dengan proporsi yang tepat dan dimulai
tahap penggilingan awal bahan mentah dengan mesin
penghancur sehingga berbentuk serbuk.
• Tahap selanjutnya, bahan tersebut dipanaskan di
preheater.
• Pemanasan dilanjutkan di dalam kiln sehingga bereaksi
membentuk kristal terak.
• Kristal terak ini kemudian didinginkan di cooler dengan
bantuan angin. Panas dari proses pendinginan ini di
alirkan lagi ke preheater untuk menghemat energi.
• Terak ini kemudian dihaluskan lagi dalam tabung yang
berputar yang bersisi bola-bola baja sehingga menjadi
serbuk semen yang halus.
• Terak yang telah halus ini disimpan dalam silo (tempat
penampungan semen mirip tangki minyak Pertamina).
• Dari silo ini, kemudian semen dikemas dan dijual ke
konsumen.
Hingga akhir tahun 2016,
Semen Padang memiliki 5
pabrik dengan total kapasitas
produksi semen mencapai
6.456.059 ton
SEGMEN PRODUKSI SEMEN
Proses dan Kapasitas Produksi Semen
Ruang lingkup segmen usaha produksi semen meliputi
pembuatan produk semen berbagai tipe untuk memenuhi
kebutuhan pasar dan mulai berproduksi secara komersial
Secara rinci, proses produksi Semen Padang dijelaskan dengan ilustrasi sebagai berikut:
Penambangan
Penambangan
Batu
BatuKapur
Kapur
BAHAN BAKU
Raw
RawMix
Mix
Terak
Terak
BAHAN SETENGAH JADI
Semen
Semen
Pengantongan
Pengantongan
BARANG JADI
Hingga akhir tahun 2016, Semen Padang memiliki 5 pabrik dengan total kapasitas produksi semen mencapai 6.456.059 ton.
Jumlah tersebut mengalami penurunan 6,3% atau 432.454 ton dibandingkan dengan realisasi produksi tahun 2015 sebesar
6.888.513 ton. Sedangkan, di sisi lain produksi semen Cement Mill Dumai mengalami peningkatan sebesar 172.224 ton atau
47,4% menjadi 535.293 ton dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar 363.069 ton.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
191
Analisis Pembahasan Manajemen
Tabel Produksi Semen (dalam Ton)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Per Pabrik
Indarung I
36.976
29.732
21.907
-7.825
-15.069
-26,3
Indarung II
811.278
760.893
705.009
-55.884
-106.269
-7,3
-13,1
Indarung III
919.962
836.690
792.906
-43.784
-127.056
-5,2
-13,8
Indarung IV
1.928.061
1.970.343
1.782.568
-187.775
-145.493
-9,5
-7,5
Indarung V
2.952.500
2.927.786
2.618.376
-309.410
-334.124
-10,6
-11,3
Jumlah
6.648.777
6.525.444
5.920.766
-604.678
-728.011
-9,3
-10,9
Cement Mill Dumai
-40,8
22.330
363.069
535.293
172.224
512.963
47,4
2.297,2
6.671.107
6.888.513
6.456.059
-432.454
-215.048
-6,3
-3,2
OPC
1.471.327
1.786.267
1.565.061
-221.206
93.734
-12,4
6,4
Non OPC
5.199.780
5.102.246
4.890.998
-211.248
-308.782
-4,1
-5,9
Total
6.671.107
6.888.513
6.456.059
-432.454
-215.048
-6,3
-3,2
Total Produksi
Per Jenis
Grafik Produksi Semen (dalam Ton)
2.618.376
2.952.500
Indarung III
Indarung IV
Indarung V
535.293
22.330
Indarung II
363.069
1.970.343
2014
1.782.568
1.928.061
Indarung I
2015
792.906
919.962
836.690
705.009
811.278
760.893
2016
21.907
36.976
29.732
2.927.786
Perkembangan produksi semen 5 (lima) tahun terakhir dapat
di lihat pada grafik berikut:
Produksi Semen
CM Dumai
Pertumbuhan
2012
6.522.006
2013
6.612.577
2014
6.671.107
2015
6.888.513
2016
6.456.059
6,0%
1,4%
0,9%
3,3%
-6,3%
Penyebab utama dari penurunan produksi semen
dibandingkan tahun 2016 dikarenakan terjadi krisis pasokan
terak di pertengahan tahun sampai dengan akhir tahun
2016. Selain itu, penurunan produksi semen juga sejalan
dengan strategi Semen Indonesia Group memilih untuk
mengutamakan pasokan kebutuhan di Indonesia. Selain itu,
secara domestik, Semen Padang telah memperhitungkan
market share dengan para pesaing-pesaing dalam negeri
agar tidak terjadi persaingan harga.
Penurunan produksi
semen dikarenakan terjadi
krisis pasokan terak di
pertengahan tahun
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
192
Analisis Pembahasan Manajemen
Proses dan Kapasitas Produksi Terak
Tabel Produksi Terak (dalam Ton)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Per Pabrik
Indarung II
686.679
649.059
593.729
-55.330
-92.950
-8,5
-13,5
Indarung III
697.356
642.331
559.089
-83.242
-138.267
-13,0
-19,8
Indarung IV
1.448.713
1.570.261
1.504.506
-65.755
55.793
-4,2
3,9
Indarung V
2.524.002
2.415.475
2.323.661
-91.814
-200.341
-3,8
-7,9
Total
5.356.750
5.277.126
4.980.985
-296.141
-375.765
-5,6
-7,0
Terak merupakan produk barang setengah jadi yang
merupakan percampuran beberapa bahan baku yang
tersedia diproses lebih lanjut untuk dicampur material
tambahan berdasarkan masing-masing tipe semen.
produksi terak dibandingkan dengan tahun 2016 terutama
disebabkan terjadinya aktivitas pemeliharaan pada cooler
serta perbaikan mesin produksi lain yang menyebabkan
terhambatnya produksi terak. Meski demikian, Semen
Padang tetap mampu memenuhi kebutuhan konsumsi dan
persaingan dalam penjualan terak.
Penjualan dan Pendapatan
Semen Padang mempunyai pasar utama di wilayah Sumatera,
selain itu Semen Padang juga melakukan pemasaran untuk
wilayah Jawa dan juga memasarkan produk ke luar negeri
yaitu ke Asia bagian Selatan.
Semen Padang mempunyai
pasar utama di Sumatera, Jawa
dan ke luar negeri yaitu ke Asia
bagian Selatan
Pada tahun 2016 total produksi terak sebesar 4.980.985
ton turun 5,6% atau sebesar 296.141 ton dibandingkan
dengan tahun 2015 sebesar 5.277.126 ton. Penurunan
Total volume penjualan selama tahun 2016 tercapai sebesar
6.980.615 ton, turun 3,8% atau 271.994 ton dibandingkan
dengan volume penjualan tahun 2015 sebesar 7.252.609
ton. Penurunan volume penjualan terjadi di beberapa
pasar utama Semen Padang antara lain Sumatera Barat dan
Jambi sedangkan untuk daerah DKI mengalami penurunan
yang signifikan sebesar 255.687 ton. Sementara itu, untuk
penjualan ekspor semen meningkat menjadi sebesar 485.068
ton tumbuh 22,0% atau 87.622 ton dibandingkan dengan
realisasi tahun 2015 sebesar 397.445 ton.
Tabel Volume Penjualan (dalam Ton)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Nasional
Sumatera
5.363.775
5.699.369
Jawa
1.723.268
Total Nasional
7.087.043
Ekspor
Total
5.749.318
49.950
385.543
0,9
7,2
1.155.795
746.228
-409.566
-977.039
-35,4
-56,7
6.855.163
6.495.547
-359.617
-591.496
-5,2
-8,3
115.703
397.445
485.068
87.622
369.365
22,0
319,2
7.202.746
7.252.609
6.980.615
-271.994
-222.131
-3,8
-3,1
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
193
Analisis Pembahasan Manajemen
Grafik Volume Penjualan Tahun 2014-2016 (dalam Ton)
7.202.746
7.252.609
Sebagian pengantongan dan
distribusi produk Semen Padang
dikelola oleh entitas anak yaitu
PT Sepatim Batamtama dan
PT Bima Sepaja Abadi
6.980.615
2014
2015
2016
Sedangkan pendapatan penjualan semen yang diperoleh Semen Padang pada tahun 2016 sebagai berikut:
Penjualan Semen dan Terak (dalam ton)
Keterangan
Penjualan Semen
2014
2016
Selisih
% Perubahan
7.202.746
7.252.609
6.891.092
-361.517
-311.654
-5,0
–
–
89.523
89.523
89.523
0,0
0,0
7.202.746
7.252.609
6.980.615
-271.994
-222.131
-3,7
-3,1
Penjualan Terak
Total
2015
-4,3
SEGMEN JASA PENGANTONGAN DAN PENJUALAN SEMEN
Sebagian segmen jasa pengantongan dan distribusi produk Semen Padang dikelola oleh entitas anak yaitu PT Sepatim
Batamtama dan PT Bima Sepaja Abadi. Ruang lingkup segmen ini meliputi bidang jasa pengantongan, penjualan serta
perdagangan umum. PT Sepatim Batamtama mulai beroperasi komersil pada tahun 1994 dengan daerah pemasaran Riau
Kepulauan, sedangkan PT Bima Sepaja Abadi mulai beroperasi komersil tahun 1996 yang memegang kendali pendistribusian
semen untuk daerah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.
Proses dan Volume Jasa Pengantongan Semen
Jasa pengantongan tahun 2016 dilakukan oleh entitas anak yaitu PT Sepatim Batamtama dan PT Bima Sepaja Abadi. Proses
pengantongan semen dilakukan setelah semen yang berada di Silo dimasukkan ke bucket elevator sebelum masuk ke air slide.
Selanjutnya masuk pada bin central untuk dilakukan pengadukan agar bercampur dengan merata. Kemudian, masuk dalam
packing machine atau roto packer yang digunakan untuk pengantong semen secara otomatis. Semen yang sudah dikemas,
kemudian disortir untuk dipilih kualitas yang terbaik. Selanjutnya didistribusikan melalui alat transportasi berbentuk sabuk
dan digerakkan oleh motor yaitu belt conveyor.
Pada tahun 2016, volume pengantongan semen entitas anak mencapai 840.729 ton turun 33,9% dibandingkan tahun 2015.
Berikut rincian mengenai jasa pengantongan.
Tabel Jasa Pengantongan Entitas Anak (dalam Ton)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
PT Sepatim Batamtama
Jasa Pengantongan
Penjualan Semen
225.378
317.903
240.109
-77.794
14.730
-24,5
6,5
56.943
78.395
67.744
-10.651
10.801
-13,6
19,0
PT Bima Sepaja Abadi
Jasa Pengantongan
919.214
603.459
366.446
-237.013
-552.768
-39,3
-60,1
Penjualan Semen
472.667
272.495
166.430
-106.065
-306.238
-38,9
-64,8
1.674.203
1.272.252
840.729
-431.523
-833.474
-33,9
-49,8
Total
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
194
Analisis Pembahasan Manajemen
Pendapatan Jasa Pengantongan Semen
Pendapatan segmen jasa pengantongan dan penjualan semen tahun 2016 oleh entitas anak mencapai Rp285 miliar turun
29,4% atau sebesar Rp119 miliar jika dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp403 miliar. Penurunan terutama berasal dari
penurunan pendapatan PT Bima Sepaja Abadi sebesar Rp112 miliar dibandingkan tahun 2015.
Tabel Pendapatan Jasa Pengantongan dan Penjualan Semen Entitas Anak (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
PT Sepatim Batamtama
Jasa Pengantongan
10
15
12
-4
1
-24,5
11,3
Penjualan Semen
52
74
67
-7
16
-9,2
30,3
Barang Dagang Lainnya
11
3
7
4
-4
153,9
-39,7
PT Bima Sepaja Abadi
Jasa Pengantongan
Penjualan Semen
51
34
22
-12
-29
-35,4
-56,8
440
255
148
-107
-292
-41,9
-66,3
30
22
29
7
-2
29,9
-5,5
594
403
285
-119
-310
-29,4
-52,1
Barang Dagang Lainnya
Total
PROFITABILITAS PER SEGMEN
Dari hasil penjualan per segmen Semen Padang berhasil membukukan Laba Usaha per segmen usaha sebagai berikut:
Tabel Laba Usaha Per Segmen Usaha (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
Produksi semen
Jasa pengantongan
Eliminasi antar segmen
Total
2015
2016
% Perubahan
1.180
1.012
1.040
27
-140
2,7
-11,9
17
8
(0)
-8
-18
-103,9
-101,7
-10
-5
0
5
10
-97,4
-98,6
1.187
1.015
1.039
25
-148
2,4
-12,5
Laba Usaha dari segmen produksi semen tahun 2016 sebesar
Rp1.040 miliar naik sebesar 2,7% atau sebesar Rp27 miliar
dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp1.012 miliar.
Sedangkan untuk segmen Jasa Pengantongan tahun 2016
rugi sebesar Rp302 juta atau turun 103,9% dibandingkan
dengan tahun 2015 yang mendapatkan laba sebesar Rp8
miliar.
LAPORAN SINGKAT KINERJA ENTITAS ANAK
PT SEPATIM BATAMTAMA
PT Sepatim Batamtama (selanjutnya disingkat Sepatim)
didirikan pada tanggal 2 November 1991 dengan akta
Notaris Ny. Siti Marjami Supangat SH berkedudukan di
Jakarta. Sepatim pada dasarnya merupakan patungan antara
PT Semen Padang dan PT Timsco Development Corporation
(TDC) dengan total penyertaan modal sebesar Rp7 miliar,
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Selisih
dengan proporsi kepemilikan sebagai berikut: PT Semen
Padang sebesar 85% (Rp5,95 miliar) dan sisanya sebesar
15% PT TDC (Rp1,05 miliar). Pendirian Perusahaan ini telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman RI melalui
Surat Keputusan No. C2-7377.HT.01.01 tahun 1992 tanggal
5 September 1992.
Dalam perkembangan lebih lanjut, pada tanggal 31 Oktober
2002 terjadi peralihan kepemilikan saham dari TDC kepada
Dana Pensiun PT Semen Padang (melalui yang akta jual
beli saham No. 186) dihadapan Notaris Arry Supratno SH.
berkedudukan di Jakarta. Berdasarkan perjanjian antara
PT Semen Padang dengan PT TDC (sebagaimana disahkan
dengan akta notaris No. 28 pada tanggal 12 Februari 2002 oleh
notaris Arry Supratno SH), disepakati bahwa telah dilakukan
kegiatan melepaskan/pengalihan saham perseroan sebesar
15% dari total saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan
(sebanyak 1.050.000 lembar saham) yang dimiliki oleh Pihak
PT TDC kepada pihak dana pensiun PT Semen Padang.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
195
Analisis Pembahasan Manajemen
Selanjutnya, berdasarkan akta pernyataan keputusan rapat
No. 189 tanggal 31 Oktober 2002 (Notaris Arry Supratno SH)
telah dilakukan perubahan modal dasar perseroan dari
senilai Rp35.000.000.000 (tiga puluh lima miliar Rupiah)
menjadi Rp28.000.000.000 (dua puluh delapan miliar
Rupiah). Terakhir, pada tanggal 24 November 2012, Dana
Pensiun Semen Padang melakukan pelepasan saham
sebanyak 1.050.000 lembar saham kepada PT Bima Sepaja
Abadi (BSA) melalui Keputusan Para Pemegang Saham tanpa
melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
PT Sepatim Batamtama.
Kepemilikan Saham PT Sepatim Batamtama menjadi sebagai
berikut:
PT Semen Padang
:Rp5.950.000.000 (85%)
PT Bima Sepaja Abadi :Rp1.050.000.000 (15%)
Bidang Usaha
• Perdagangan Umum
• Pengantongan Semen
• Perdagangan Semen
•Kontraktor
• Jasa dan Pengangkutan Umum
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Pudjo Suseno, SE.
Komisaris
: Admartin, ST., MM.
Sekretaris Dekom : Ruky Hendra
Direksi
Direktur Utama
Direktur
: Ir. Tarlo Sembiring, M.T.
: Alexander Dirgantara, S.Kom., SE.
Kinerja Tahun 2015 dan 2016
Pada tahun 2016, total aset yang dimiliki PT Sepatim
Batamtama tercatat sebesar Rp33 miliar, tumbuh 12,4% atau
sebesar Rp4 miliar dibandingkan pada tahun 2015 sebesar
Rp29 miliar.
PT Sepatim Batamtama membukukan pendapatan usaha
pada tahun 2016 sebesar Rp86 miliar, turun 7,0% atau sebesar
Rp6 miliar dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp92
miliar. Sedangkan, laba bersih yang diperoleh PT Sepatim
Batamtama sebesar Rp956 juta turun 52% atau sebesar
Rp1.045 juta dibandingkan pada tahun 2015 Rp2.001 juta.
PT BIMA SEPAJA ABADI
PT Bima Sepaja Abadi (PT BSA) didirikan tanggal
17 September 1993. Pada awalnya merupakan perusahaan
joint venture yang dimiliki oleh PT Bima Siti Wisesa (PT BSW)
dan PT Semen Padang. PT BSW merupakan pemegang saham
mayoritas dengan 60% saham, sedangkan PT Semen Padang
memiliki 40% saham pada PT BSA. Pada tahun 1997, PT BSW
mengalihkan kepemilikannya kepada PT Bima Intan Kencana
yang juga merupakan anak perusahaan PT Bimantara.
PT Sepatim Batamtama
membukukan pendapatan
usaha pada tahun 2016 sebesar
Rp86 miliar
Sejak tanggal 7 Agustus 2006, PT Semen Padang menambah
jumlah kepemilikannya di PT BSA dengan pengambilalihan
sebagian saham PT BSA yang dimiliki oleh PT Bima Intan
Kencana melalui Akta Notaris Varina SH No. 3 Tanggal
7 Agustus 2006. Kepemilikan PT Semen Padang di PT BSA
menjadi 80% atau 1.600 lembar saham dan PT Bima Intan
Kencana memiliki 20% saham atau 400 lembar saham.
Terakhir, pada tanggal 8 Oktober 2010, PT Bima Intan
Kencana melakukan pelepasan saham sebanyak 200 lembar
kepada Tuan Krisman Bahar melalui Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS) PT BSA.
Perubahan terakhir anggaran dasar yaitu sesuai dengan Akta
Notaris Firdhonal, SH. No. 16 tanggal 28 Mei 2015 tentang
hibah saham perusahaan dari PT Bima Intan Kencana kepada
Tn Drs. H. Hikmayudi Mahmoed sebanyak 200 lembar
saham. Perubahan anggaran dasar ini sedang dalam proses
pengesahan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia
Pada awalnya PT BSA didirikan sebagai perusahaan yang
bergerak di bidang jasa pengantongan Semen Padang di
Pulau Jawa, dan mulai beroperasi secara komersial pada
tahun 1996. PT BSA melakukan diversifikasi usaha dengan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
196
Analisis Pembahasan Manajemen
masuk kedalam usaha distribusi sebagai upaya untuk
memperlancar distribusi PT Semen Padang untuk wilayah
Jakarta dan sekitarnya. Untuk mendukung usaha distribusi
semen ini PT BSA juga melaksanakan usaha transportasi
melalui investasi pada kendaraan yang membawa semen ini
kepada pembeli atau pelanggannya, baik kepada distributor
maupun kepada para pengecernya. Untuk meningkatkan
kemampuan bisnis portofolio PT BSA juga melaksanakan
bisnis ekspedisi (Forwarding).
Kepemilikan saham Perseroan menjadi sebagai berikut:
PT Semen Padang
: Rp1.600.000.000 (80%)
PT Bima Intan Kencana : Rp200.000.000 (10%)
Krisman Bahar
: Rp200.000.000 (10%)
Bidang Usaha
1.
2.
3.
4.
Jasa Pengantongan Semen
Perdagangan Semen
Pengangkutan Umum (Transportasi)
Forwarding
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi tahun 2016 sesuai
dengan Akta Notaris Varinia, SH No. 01 tanggal 18 Agustus
2016 dan perubahan susunan tersebut menjadi sebagai
berikut:
PT Bima Sepaja Abadi
mencatatkan pendapatan
usaha pada tahun 2016 sebesar
Rp199 miliar
Dewan Komisaris
Komisaris Utama
Komisaris
Komisaris
Sekretaris Dekom
: Ir. Benny Wendry, MM
: Drs. H. Hikmayudi Mahmoed
: Krisman Bahar
: Hasfi Rafiq, ST
Direksi
Direktur Utama
Direktur
: Slamet Suyanto, SE
: Freddo Syukri, SE
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Kinerja Tahun 2015 dan 2016
Pada tahun 2016, total aset yang dimiliki PT Bima Sepaja
Abadi tercatat sebesar Rp163 miliar, turun 10,6% atau
sebesar Rp19 miliar dibandingkan pada tahun 2015 sebesar
Rp183 miliar.
PT Bima Sepaja Abadi mencatatkan pendapatan usaha pada
tahun 2016 sebesar Rp199 miliar, turun 36,1% atau sebesar
Rp112 miliar dibandingkan pada tahun 2015 Rp311 miliar.
Rugi bersih yang diperoleh PT Bima Sepaja Abadi sebesar
Rp1 miliar turun 124 % atau sebesar Rp5 miliar dibandingkan
pada tahun 2015 yang memperoleh laba sebesar Rp4 miliar.
PT IGASAR
PT Igasar berdiri dari Proyek Khusus yang didirikan oleh
PT Semen Padang pada tahun 1971 dengan tujuan untuk
menampung, menyalurkan dan mengembangkan daya
cipta karyawan dan berperan serta mencarikan jalan keluar
dari kesukaran hidup secara bersama-sama pada waktu itu.
Proyek khusus ini berubah menjadi Yayasan Igasar Semen
Padang pada tanggal 25 Januari 1972, yang bertujuan
untuk membantu tugas-tugas PT Semen Padang terutama
dalam bidang sosial, budaya dan ekonomi, sehingga
dibentuk dua komisi yaitu Komisi Sosial Budaya dan Komisi
Ekonomi. Kegiatan Komisi Sosial Budaya bergerak dibidang
pendidikan, kesehatan, dan olahraga, sedangkan Komisi
Ekonomi bergerak dibidang pengangkutan semen.
Melihat prospek Yayasan Igasar Semen Padang pada bidang
bisnis dan tidak dapat disatukan lagi dengan kegiatan yang
bersifat sosial, maka diubah status Komisi Ekonomi yang
ada menjadi suatu Perseroan Terbatas yang resmi dibentuk
pada tanggal 12 September 1974, dengan akte No. 17
Notaris Abdul Kadir Usman, SH dengan nama PT Igasar,
dan mendapat pengesahan Menteri Kehakiman tanggal
25 November 1974, sedangkan komisi sosial budaya tetap
dikelola oleh Yayasan Igasar.
Anggaran Dasar perusahaan telah diubah beberapa kali,
dan disesuaikan dengan Undang-undang Perseroan Terbatas
No. 40 tahun 2007 dengan mengubah akta pendirian dengan
Akta No. 16 tanggal 3 Juni 2018 yang dibuat dihadapan Harti
Virgo Putri, SH notaris di Padang. Akta ini telah mendapat
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia.
Berdasarkan ruang lingkup unit usaha yang berada di
PT Igasar, kegiatan usahanya tidak hanya bergerak dalam
distributor dan transportasi semen saja, namun sudah
berkembang sesuai dengan pertumbuhan ekonomi
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
197
Analisis Pembahasan Manajemen
nasional. PT Igasar mulai berkembang dan melakukan
diversifikasi usahanya. Beberapa kegiatan usaha mulai
dikelola dengan kinerja yang baik, kegiatan usaha tersebut
adalah mencakup produk hilir yang berbasis semen, jasa
konstruksi dan perdagangan umum. Produk hilir yang
berbasis semen meliputi usaha ready mix concrete, precast
concrete, dan bahan bangunan lainnya, misalnya usaha yang
memanfaatkan bahan baku utamanya dari semen seperti
membuat hollow brick, paving block, panel beton, kanstein
dan lain-lain.
Dengan kepemilikan sebagai berikut:
PT Semen Padang
: Rp300.000.000 (12%)
KKSP
: Rp1.700.000.000 (68%)
Yayasan Igasar Semen Padang : Rp500.000.000 (20%)
PT SUMATERA UTARA PERKASA SEMEN
PT Sumatera Utara Perkasa Semen, dahulu PT Deli Semen,
yang berkedudukan di Medan didirikan pada tanggal 30
April 1982 dengan akta No. 91 yang dibuat di hadapan
notaris Sundari Siregar SH, di Medan. PT Sumatera Utara
Perkasa Semen, telah mengalami beberapa kali perubahan
akta dan terakhir akta No. 30 tanggal 27 Agustus 2008 yang
dibuat notaris Aida Srifatriani, SH di Medan.
Komposisi saham, sesuai dengan akta No. 26 tanggal 23 Juni 2001
sebagai berikut:
PT Semen Padang
: Rp402.000.000 (10%)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia :Rp160.000.000 (4%)
Dana Pensiun Semen Padang
: Rp725.000.000 (18%)
Husman Painan
: Rp2.735.000.000 (68%)
Bidang Usaha
1. Distribusi Semen untuk Daerah Sumatera Barat, Riau,
Jambi, Jakarta dan Bandung
2. Transportasi dan Alat Berat
3. Industri Bahan Bangunan
4.Konstruksi
5. Perdagangan Umum
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
PT Igasar mencatatkan
pendapatan usaha pada tahun
2016 sebesar Rp414 miliar
Dewan Komisaris
Komisaris Utama
Komisaris
: Ir. Asri Mukhtar, MM
: Amral Ahmad, ST, MM
Bidang Usaha
Direksi
Direktur Utama
Direktur
Direktur
: Ir. Dasrial, MM
: Edwin, SE, Akt.
: Deddy Saptomo, ST
1. Jasa Pengantongan
2. Pembuatan Kantong Semen
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Kinerja Tahun 2016 dan 2015
Dewan Komisaris
Pada tahun 2016, total aset yang dimiliki PT Igasar tercatat
sebesar Rp 111 miliar, turun 9,6% atau sebesar Rp 13 miliar
dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp 124 miliar.
Komisaris
Direksi
Direktur
PT Igasar mencatatkan pendapatan usaha pada tahun 2016
sebesar Rp414 miliar, turun 6,9% atau sebesar Rp31 miliar
dibandingkan pada tahun 2015 Rp445 miliar. Laba bersih
yang diperoleh PT Igasar sebesar Rp6 miliar meningkat
856,8% atau sebesar Rp5 miliar dibandingkan pada tahun
2015 Rp580 juta.
: Benas Azhari, SE, MM
: Husman Painan
Kinerja Tahun 2016 dan 2015
Pencapaian kinerja PT Sumatera Utara Perkasa Semen tahun
buku 2016 masih dalam proses audit oleh kantor akuntan
publik.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
198
TINJAUAN PEMASARAN
KEBIJAKAN DAN STRATEGI PEMASARAN
Semen Padang memiliki beberapa jenis produk untuk
memenuhi kebutuhan pasar semen. Kualitas produk semen
senantiasa dijaga secara konsisten disertai oleh pelayanan
yang optimal dalam upaya untuk meningkatkan kepuasan
pelanggan.
Kebijakan Semen Padang dalam bidang pemasaran
adalah dengan mengutamakan kepuasan pelanggan
dan mempertahankan serta meningkatkan pangsa pasar.
Kebijakan tersebut tertuang di dalam kebijakan perusahaan.
Dalam upaya meningkatkan pangsa pasar, Semen
Padang menentukan strategi pemasaran yang meliputi
mengoptimalkan sinergi, reward, dan punishment terhadap
distributor, serta melakukan kegiatan promosi yang efektif
untuk memperkuat/mempertahankan citra merek. Kebijakan
dan strategi pemasaran Semen Padang merujuk pada sasaran
jangka panjang Semen Padang dan sinergi dengan kebijakan
dan strategi pemasaran di dalam Semen Indonesia Group.
Kebijakan Semen Padang
dalam bidang pemasaran
adalah dengan mengutamakan
kepuasan pelanggan dan
mempertahankan serta
meningkatkan pangsa pasar
Semen Padang mengutamakan kepuasan pelanggan
dan kepercayaan pelanggan, dengan berusaha untuk
memberikan pelayanan berkualitas prima, bermutu, serta
solusi yang inovatif kepada pelanggan. Semen Padang
berinteraksi dengan pelanggan secara langsung untuk
mengetahui kebutuhan para pelanggan yang sebenarnya
dan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan
pelanggan.
Sebagai salah satu upaya dalam mempertahankan dan
meningkatkan pangsa pasar, Semen Padang melakukan
survei kepuasan pelanggan. Survei tersebut dilakukan untuk
mengukur tingkat kepuasan pelanggan dan menilai persepsi
pelanggan secara objektif terhadap kinerja produk dan jasa
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
yang dihasilkan untuk menjadi bahan evaluasi lebih lanjut
bagi Semen Padang dalam menetapkan action plan sebagai
upaya continuous improvement dan memastikan tercapainya
kualitas kinerja pelayanan pelanggan. Indikator kinerja
nilai kepuasan pelanggan adalah survei yang dilakukan
oleh pihak independen untuk mengukur tingkat kepuasan
pelanggan terhadap layanan yang diberikan Semen Padang.
Pengukuran dilakukan menggunakan metode Customer
Satisfaction Index (CSI) untuk menentukan tingkat kepuasan
pelanggan secara menyeluruh dengan pendekatan yang
mempertimbangkan tingkat harapan dari dimensi kualitas
jasa yang diukur. Dimensi yang dinilai di dalam survei
CSI meliputi kualitas produk dan kemasan, harga dan
keuntungan, distribusi/delivery, serta promosi dan pelayanan
pelanggan. Semen Padang memahami akan arti penting
tingkat kepuasan pelanggan untuk terjaganya pangsa pasar.
Oleh karena itu, Semen Padang rutin mengukur kepuasan
pelanggan yang tercermin dalam kegiatan CSI. Pengukuran
kepuasan pelanggan ini dilakukan terhadap saluran
distribusi dan pemakai langsung (end user), influencer untuk
menilai produk dan layanan yang dihasilkan melalui survei
pengumpulan data hasil penyebaran kuisioner. Dari hasil
CSI tersebut, Semen Padang dapat menentukan langkah
kedepan untuk menyempurnakan kepuasan pelanggan yang
maksimal (Improvement Plan).
Tabel Hasil Pengukuran Customer Satisfaction Index Tahun
2014-2016 (%)
CSI
2014
2015
2016
Distribution Channel
79,47
85,80
86,82
End User
76,40
87,02
92,53
Influencer
74,85
86,10
89,50
CSI Overall
76,90
86,31
90,50
Pada tahun 2016, hasil survei CSI memperoleh angka
90,50% meningkat dibandingkan dengan tahun 2015 yang
memperoleh nilai 86,31%.
PANGSA PASAR
Pada tahun 2016, Semen Padang membukukan pendapatan
sebesar Rp6.221 miliar atau turun 4,76% dari tahun 2015.
Volume penjualan tahun 2016 sebesar 6.980.615 ton, turun
3,75% dibandingkan dengan tahun 2015. Pangsa pasar
nasional tahun 2016 adalah 10,22% atau turun 0,30%
dari tahun 2015. Penurunan ini disebabkan oleh tingginya
persaingan dan banyaknya pendatang baru terutama di
wilayah Jawa.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
199
Analisis Pembahasan Manajemen
Semen Padang berkomitmen untuk mempertahankan
pangsa pasar nasional pada angka 10,22%, meskipun hasil
produksi semen dari pabrik sendiri masih terbatas bahkan
untuk pasar Sumatera. Oleh sebab itu, maka strategi yang
dilakukan adalah dengan meningkatkan sinergi grup berupa
pembelian dan penjualan semen Intercompany serta SWAP
dengan Semen Indonesia Group. Semen Padang pada tahun
2016 merealisasikan pembelian semen Intercompany sebesar
260.683 ton dan terak sebesar 123.483 ton. Sedangkan
penjualan Intercompany dan SWAP terealisasi sebanyak
200.925 ton pada tahun 2016. Semen Padang juga melakukan
pembelian semen Non Intercompany dalam negeri sebesar
269.777 ton dan impor sebesar 24.080 ton yang sebagian
besar untuk memenuhi kebutuhan pasar di wilayah
Sumatera, sedangkan pembelian terak Non Intercompany
dalam negeri pada tahun 2016 terealisasi sebesar 110.592
ton dan impor sebanyak 242.898 ton yang sebagian besar
untuk memenuhi kebutuhan Cement Mill Dumai.
Pangsa pasar tahun 2016 cenderung turun bila dibandingkan
dengan pangsa pasar tahun 2015. Penurunan pangsa pasar
disebabkan semakin tingginya tingkat persaingan dalam
industri persemenan nasional akibat masuknya pesaing baru
dari luar negeri, hal ini menyebabkan turunnya pangsa pasar
terhadap produsen semen dalam negeri.
Tabel Pangsa Pasar (dalam Ton)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Sumatera
Permintaan Pasar (ton)
Pangsa Pasar (%)
12.492.537
13.058.296
13.516.456
458.160
1.023.919
3,5
8,2
42,9%
43,6%
42,5%
-1,1%
-0,4%
-2,5
-0,9
33.732.169
34.451.165
33.423.918
-1.027.247
-308.251
-3,0
-0,9
4,1%
2,4%
1,6%
-0,8%
-2,5%
-31,5
-60,1
59.909.508
61.994.900
61.587.892
-407.007
1.678.385
-0,7
2,8
11,3%
10,5%
10,2%
-0,3%
-1,0%
-2,8
-9,2
Jawa
Permintaan pasar (ton)
Pangsa pasar (%)
Total Nasional
Permintaan pasar (ton)
Pangsa Pasar (%)
STRATEGI DAN KANAL PROMOSI
Semen Padang berupaya menginformasikan, menawarkan
dan memengaruhi produknya untuk menarik calon pembeli
agar menggunakan produk Semen Padang melalui kegiatan
promosi diberbagai media secara berkelanjutan dengan
tujuan agar terciptanya Brand Awareness dan Brand Image
yang positif pada masyarakat umumnya dan pelanggan
khususnya, sehingga dapat menunjang peningkatan
penjualan dimasing-masing daerah pemasaran. Kegiatan
promosi Semen Padang dilakukan dengan berbagai cara,
seperti pemasangan billboard, spanduk, distributor summit,
temu pelanggan dan lain-lain.
Pangsa pasar 2016
cenderung turun dibandingkan
pangsa pasar 2015
ORGANISASI PENGELOLA PEMASARAN
Organisasi pengelola pemasaran dikoordinasi oleh
Direktorat Komersial di bawah pimpinan Direktur komersial
dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari dan dijalankan
oleh Departemen Penjualan, Departemen Distribusi dan
Transportasi.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
200
Analisis Pembahasan Manajemen
Struktur Organisasi pengelola Pemasaran
Direksi
Direktur Komersial
Pudjo Suseno, S.E.
Eselon I
Penjualan
Distribusi & Transportasi
Pengadaan
Benas Azhari
Sumarsono
Juke Ismara
PROFIL PIMPINAN PEMASARAN SEMEN
PADANG TAHUN 2016
Kepala Departemen Distribusi dan Transportasi
Kepala Departemen Penjualan
Sumarsono
Benas Azhari
Lahir di Pekanbaru, 24 Oktober 1962. Menyelesaikan
Pendidikan sarjana di Universitas Andalas Padang (1988) dan
Magister Management di Universitas Gadjah Mada (2001).
Mengawali karir sebagai staf orientasi di Departemen SDM
(1988), menjabat sebagai Kepala Bidang Analisis Pasar,
Kepala Biro Pemasaran, Kepala Departemen Penjualan,
Kepala Departemen Distribusi dan Transportasi, Direktur
PT Pasoka Sumber Karya, Kepala Departemen Penjualan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Lahir di Bukittinggi, 8 Juni 1968. Menyelesaikan pendidikan
sarjana di Institut Teknologi Bandung (1995) dan Universitas
Terbuka (2004). Mengawali karir sebagai staf orientasi di
Departemen Rancang Bangun (1995), staf proyek Indarung
V, Ka. Bidang Pemeliharaan Cement Mill V, Ka. Bidang
Pemeliharaan Raw Mill V, Ka Bidang Pemeliharaan Kiln Coal
Mill Indarung IV, Ka. Biro Pengantongan, Ka. Biro Distribusi
& Transportasi I, Direktur Utama PT Pasoka Sumber Karya,
Kepala Departemen Distribusi dan Transportasi.
Setiap wilayah pemasaran didukung oleh beberapa personil
sebagai perwakilan penjualan untuk monitor kondisi
pasar di masing-masing wilayah serta menjaga customer
relationship yang didukung oleh para manajer di setiap area
pemasaran. Sehingga hubungan konsumen dapat terjalin
dengan baik dan keluhan serta keinginan konsumen dapat
segera ditindaklanjuti.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
201
Analisis Pembahasan Manajemen
KONTAK PEMASARAN
dan Palembang, Sosialisasi produk di Batam, Pekanbaru, dan
Palembang, serta pelatihan tenaga laboratorium ready mix
di Jambi.
Pusat Layanan Pelanggan
Untuk menampung dan memberikan alternatif solusi atas
segala macam saran, kritik, keluhan, atau pertanyaan dari
pelanggan maupun masyarakat yang berkaitan tentang
produk, kemasan, distribusi, harga, dan lain sebagainya,
Semen Padang menyediakan sarana layanan pelanggan
melalui nomor telepon +62-800-1-888-222 (bebas pulsa) atau
melalui email [email protected]. Adapun
jumlah pengaduan yang masuk kedalam layanan pelanggan
selama tahun 2016 sebanyak 7 pengaduan, dengan rincian
sebagai berikut:
Tabel Pengaduan Pelanggan Tahun 2016
Jumlah
(%)
Pengaduan yang
ditindaklanjuti (%)
Kualitas Produk
7 Pengaduan
100
100
Kualitas Kantong/
Kemasan
0 Pengaduan
–
–
Delivery/Distribusi
0 Pengaduan
–
–
Harga
0 Pengaduan
–
–
Layanan Pelanggan
0 Pengaduan
–
–
Total
7 Pengaduan
100
100
Keterangan
Seluruh pengaduan tersebut telah diselesaikan dengan baik
untuk menjaga kepuasan pelanggan akan pengaduan yang
mereka salurkan kepada Semen Padang.
Pelayanan Teknis
Semen Padang gencar dalam melakukan sosialisasi
produknya untuk menanamkan brand equity dan brand
awareness dengan melakukan presentasi produk atau joint
test/ technical support kepada pelanggan akhir (end user)
maupun calon pelanggan potensial sebagai bentuk program
pelayanan teknis Semen Padang. Hal ini perlu dilakukan
karena pentingnya menginformasikan kepada pelanggan
tentang pemakaian produk secara baik, benar, dan tepat
agar menghasilkan utilisasi produk yang ekonomis dan
bermutu tinggi. Kegiatan pelayanan teknis dilakukan secara
rutin setiap tahun terhadap pelanggan Semen Padang.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pelayanan Teknis
Semen Padang yang tergabung dari unit pemasaran, unit
Quality Assurance & Pelayanan Teknis, unit distribusi dan
transportasi, serta unit terkait lainnya Pada tahun 2016 telah
dilakukan sebanyak 51 kegiatan pelayanan teknis diseluruh
area pemasaran Semen Padang, seperti trial mix di Lampung
Distribusi, Integrasi dan Aliansi
Wilayah pemasaran Semen Padang saat ini tersebar di Pulau
Sumatera dan sebagian Pulau Jawa. Untuk meningkatkan
pangsa pasar, Semen Padang melakukan berbagai strategi
dalam menghadapi gencarnya persaingan di industri
persemenan nasional.
Mekanisme pengiriman produk kepada konsumen dilakukan
melalui jaringan distribusi yang terdiri dari distributor,
agen, dan toko. Pengiriman semen dilakukan melalui jalan
darat dan laut, baik dalam bentuk curah maupun kantong/
kemasan, dengan berbagai macam syarat penyerahan
sebagai berikut:
1. FOT (Free on Truck)
2. FOB (Free on Board)
3. Franco Gudang
4. CIF (Cost Insurance Freight)
5. CnF (Cost and Freight)
Semen Padang menyediakan
sarana layanan pelanggan
melalui nomor telepon
+62-800-1-888-222 (bebas pulsa)
atau melalui email
[email protected]
Dalam
menyalurkan
produknya,
Semen
Padang
menggunakan distributor dengan jaringan yang tersebar
di seluruh wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat,
Bengkulu, Riau Daratan, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan,
Jambi, Lampung, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Barat,
Banten, dan Jawa Tengah. Hal ini memberikan peluang
bagi Semen Padang untuk meningkatkan penjualan dan
mencapai kapasitas terpasang karena Sumatera dan Jawa
merupakan wilayah di Indonesia.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
202
Analisis Pembahasan Manajemen
Judul Foto:
Berlayar memenuhi ekspetasi
pelanggan
Lokasi Foto:
Pelabuhan Teluk Bayur
Keterangan Foto:
Semen Padang memiliki dermaga
khusus yang berfungsi sebagai
jembatan utama pendistribusian
semen kepada pelanggan diseluruh
pasar Semen Padang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
203
Analisis Pembahasan Manajemen
Judul foto:
....
Lokasi foto:
Packing Plan Indarung
Keterangan foto:
Packer adalah alat yang berfungsi
memasukan semen ke dalam kantong
untuk selanjutnya oleh belt conveyor
dibawa menuju truk, kereta api atau kapal.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
204
Jaringan Kerja dan Mitra Usaha
Di dalam dan Di luar negeri
Amerika Serikat
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
205
Jerman
KUWAIT
Uni
Emirates
Arab
INDIA
BANGLADESH
SRI LANKA
MAURITIUS
Afrika
Selatan
Australia
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
206
TINJAUAN KINERJA KEUANGAN
Tinjauan kinerja keuangan berikut disusun berdasarkan Laporan Keuangan PT Semen Padang yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2016 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Satrio Bing Eny & Rekan yang ditunjuk Semen Padang.
Laporan Keuangan Semen Padang telah menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material serta sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Aset
Total aset Semen Padang pada tahun 2016 mencapai Rp9.211 miliar tumbuh 24,6%atau sebesar Rp1.818 miliar dibandingkan
dengan tahun 2015 sebesar Rp7.393 miliar. Total aset terdiri dari aset lancar sebesar Rp2.127 miliar, turun sebesar 7,4% atau
sebesar Rp169 miliar dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp2.297 miliar dan aset tidak lancar sebesar Rp7.084 miliar
atau tumbuh 39,0% Rp1.987 miliar dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp5.096 miliar.
Tabel Posisi Keuangan (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Aset Lancar
2.686
2.297
2.127
-169
-559
-7,4
-20,8
Aset Tidak Lancar
3.222
5.096
7.084
1.987
3.861
39,0
119,8
Total Aset
5.908
7.393
9.211
1.818
3.303
24,6
55,9
1.421
2.244
1.884
-360
463
-16,1
32,6
321
689
2.438
1.749
2.117
254,0
660,1
1.741
2.933
4.321
1.389
2.580
47,4
148,1
Aset
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas
Ekuitas
4.167
4.460
4.890
429
723
9,6
17,3
Total Liabilitas dan Ekuitas
5.908
7.393
9.211
1.818
3.303
24,6
55,9
Aset Lancar
Aset lancar pada tahun 2016 sebesar Rp2.127 miliar turun 7,4% atau sebesar Rp169 miliar dibandingkan dengan tahun 2015
sebesar Rp2.297 miliar. Penurunan ini terutama berasal dari kas dan setara kas, piutang usaha dan persediaan yang masingmasing turun sebesar 11,4%, 5,3% dan 7,4%. Gambaran aset lancar secara rinci terlihat pada tabel dan pembahasan berikut ini:
Tabel Aset Lancar (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas
1.013
721
639
-82
-374
-11,4
-37,0
14
22
10
-12
-4
-55,1
-29,1
739
785
744
-41
4
-5,3
0,6
-24,9
Kas dan Setara Kas yang
Dibatasi Penggunaannya
Piutang Usaha – Bersih
Persediaan
810
657
608
-49
-202
-7,4
Uang Muka dan Lain-lain
110
112
127
15
18
13,7
16,0
2.686
2.297
2.127
-169
-559
-7,4
-20,8
Total Aset Lancar
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
207
Analisis Pembahasan Manajemen
Grafik Aset Lancar Tahun 2014–2016 (dalam miliar Rupiah)
Piutang Usaha
Piutang usaha merupakan piutang yang timbul dari kegiatan
usaha utama dalam penjualan produk dalam hal ini semen.
Piutang usaha pada tahun 2016 sebesar Rp744 miliar turun
5,3% atau sebesar Rp41 miliar dibandingkan dengan tahun
2015 sebesar Rp785 miliar.
2.686
2.297
2014
2015
2.127
Piutang usaha terdiri dari piutang usaha kepada pihak
ketiga dan piutang usaha kepada pihak berelasi. Piutang
usaha kepada pihak berelasi sebesar Rp203 miliar turun
3,6% atau sebesar Rp7 miliar dibandingkan pada tahun 2015
sebesar Rp210 miliar. Saldo piutang usaha bersih tersebut
merupakan nilai setelah dikurangi penyisihan penurunan
2016
Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas pada tahun 2016 tercatat sebesar Rp639
miliar, turun 11,4% atau sebesar Rp82 miliar dibandingkan
pada tahun 2015 sebesar Rp721 miliar. Penurunan kas
dan setara kas terutama disebabkan oleh pengeluaran
investasi untuk pembangunan proyek Indarung VI sebesar
Rp2.287 miliar.
Aset lancar pada
tahun 2016 turun menjadi
Rp2.127 miliar
Kas dan Setara Kas yang Dibatasi Penggunaannya
Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya pada tahun
2016 tercatat sebesar Rp10 miliar, turun 55,1% atau sebesar
Rp12 miliar dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp22
miliar. Pada tahun 2016, kas dan setara kas Semen Padang
terdapat pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk, saldo tersebut merupakan jaminan Non-Cash
Loan pada bank tersebut atas setiap pembukaan letter of
credit. Semen Padang diwajibkan untuk menyetor margin
deposit sebesar 10% dari nilai nominal letter of credit yang
diterbitkan, sedangkan untuk Entitas Anak juga melakukan
jaminan Kredit Modal Kerja (KMK) untuk PT Sepatim
Batamtama sebesar Rp360 juta.
nilai sebesar Rp18 miliar. Sedangkan, piutang usaha kepada
pihak ketiga pada tahun 2016 sebesar Rp541 miliar turun
5,9% atau sebesar Rp33 miliar dibandingkan dengan tahun
2015 sebesar Rp574 miliar yang disebabkan oleh turunnya
volume penjualan serta banyaknya penjualan ekspor
dibandingkan tahun 2015.
Rasio perputaran piutang pada tahun 2016 melambat dibandingkan dengan tahun 2015. Rasio perputaran piutang tahun 2016
sebesar 8,1 kali sedangkan tahun 2015 sebesar 8,6 kali. Rincian rasio perputaran piutang dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel Rasio Perputaran Piutang Tahun 2014-2016 (kali)
Keterangan
Rasio Perputaran Piutang
2014
2015
2016
10,1
8,6
8,1
Selisih
0
% Perubahan
-2
-5,0
-19,2
Persediaan
Persediaan pada tahun 2016 sebesar Rp608 miliar, lebih rendah sebesar 7,4% atau sebesar Rp49 miliar dibandingkan dengan
tahun 2015 sebesar Rp657 miliar. Rasio perputaran persediaan mengalami penurunan dari 7,4 kali tahun 2015 menjadi 7,1 kali
tahun 2016.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
208
Analisis Pembahasan Manajemen
Uang Muka
Pada tahun 2016, uang muka tercatat sebesar Rp17 miliar,
naik 1% atau sebesar Rp174 juta dibandingkan pada tahun
2015 sebesar Rp16 miliar. Kenaikan uang muka terutama
disebabkan oleh kenaikan pembelian lokal dan perjalanan
dinas masing-masing sebesar 574,2% dan 9,6%.
Pajak Dibayar Dimuka
Pajak dibayar dimuka pada tahun 2016 sebesar Rp8 miliar,
turun sebesar 79,3% atau sebesar Rp31 miliar dibandingkan
dengan tahun 2015 sebesar Rp39 miliar. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh penurunan pajak penghasilan
Pasal 28A.
Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka pada tahun 2016 sebesar Rp9 miliar,
turun sebesar 43,9% atau sebesar Rp6 miliar dibandingkan
dengan tahun 2015 sebesar Rp15 miliar. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh turunnya pos pengobatan.
Total aset tidak lancar naik
39%
Aset Tidak Lancar
Total aset tidak lancar pada tahun 2016 sebesar Rp7.084
miliar mengalami peningkatan sebesar 39,0% atau sebesar
Rp1.987 miliar dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar
Rp5.096 miliar. Kenaikan ini terutama terjadi pada kenaikan
nilai aset tetap bersih sebesar Rp2.037 miliar karena realisasi
investasi strategis yang terkait dengan proyek pabrik
Indarung VI. Gambaran rincian aset tidak lancar terlihat
pada tabel berikut:
Tabel Aset Tidak Lancar (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Aset Tidak Lancar
Uang Muka Pembangunan
Pabrik Baru
255
115
43
-73
-212
-63,0
-83,3
Properti Investasi
117
111
104
-6
-12
-5,5
-10,4
2.771
4.763
6.800
2.037
4.029
42,8
145,4
80
108
137
29
57
26,6
70,9
3.222
5.096
7.084
1.987
3.861
39,0
119,8
Aset Tetap – Bersih
Aset Tidak Lancar Lainnya
Total Aset Tidak Lancar
Grafik Aset Tidak Lancar Tahun 2014-2016 (dalam miliar Rupiah)
7.084
tahun 2015, penurunan ini sehubungan dengan pelaksanaan
proyek Indarung VI telah memasuki tahap penyelesaian.
5.096
3.222
2014
2015
2016
Uang Muka Pembelian Aset Tetap
Uang muka pembelian aset tetap pada tahun 2016 sebesar
Rp43 miliar turun 63,0% dibandingkan dengan realisasi
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Investasi pada Entitas Asosiasi
Investasi pada Entitas Asosiasi pada tahun 2016 tercatat
sebesar Rp678 juta, naik 16% atau sebesar Rp93 juta
dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp585 juta. Investasi
tersebut dilakukan pada PT Igasar dengan kegiatan usaha
utama distribusi semen untuk daerah Sumatera Barat, Riau,
Jambi,Jakarta dan Bandung.
Properti Investasi
Pada tahun 2016, Semen Padang memiliki properti investasi
berupa bangunan dan prasarana yang disewakan kepada
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
209
Analisis Pembahasan Manajemen
Yayasan Rumah Sakit Semen Padang selama jangka waktu 30 tahun. Adapun nilai properti investasi pada tahun 2016 sebesar
Rp104 miliar turun 5,5% atau sebesar Rp3 miliar dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp111 miliar.
Aset Tetap
Aset tetap pada tahun 2016 sebesar Rp6.800 miliar mengalami peningkatan sebesar 42,8% dibandingkan dengan tahun
2015 sebesar Rp4.763 miliar. Peningkatan ini terutama karena realisasi investasi strategis yang terkait dengan proyek pabrik
Indarung VI.
Liabilitas
Total liabilitas pada tahun 2016 sebesar Rp4.321 miliar meningkat 47,4% atau sebesar Rp1.389 miliar dibandingkan dengan
tahun 2015 sebesar Rp2.933 miliar. Nilai tersebut terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp1.884 miliar atau 43,6% dari
total liabilitas dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp2.438 miliar atau 56,4% dari total liabilitas. Gambaran liabilitas tersebut
terlihat pada tabel berikut:
Tabel Liabilitas (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
Liabilitas jangka pendek
2016
Selisih
% Perubahan
2.244
1.884
-360
463
-16,1
32,6
321
689
2.438
1.749
2.117
254,0
660,1
1.741
2.933
4.321
1.389
2.580
47,4
148,1
Liabilitas jangka panjang
Total Liabilitas
2015
1.421
Grafik Liabilitas Tahun 2014-2016 (dalam miliar Rupiah)
4.321
Liabilitas pada tahun 2016
2.933
meningkat
1.741
47,4% dari tahun
2015
2014
2015
2016
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Total liabilitas jangka pendek tahun 2016 sebesar Rp1.884 miliar turun 16,1%atau sebesar Rp360 miliar dibandingkan dengan
tahun 2015 sebesar Rp2.244 miliar. Penurunan liabilitas jangka pendek ini terutama disebabkan oleh reklasifikasi kewajiban
dividen jangka pendek ke jangka panjang.
Tabel Liabilitas Jangka Pendek (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Utang Usaha
677
902
1.159
257
482
28,5
71,2
Utang Pajak
14
54
98
44
85
82,0
618,8
Liabilitas Jangka Pendek
Akrual
84
207
246
39
163
18,8
194,6
Utang Dividen
368
732
-
-732
-368
0,0
0,0
Liabilitas Imbalan Kerja
179
213
207
-6
28
-2,9
15,5
Liabilitas Lancar Lainnya
99
136
172
37
73
27,2
74,3
1.421
2.244
1.884
-360
463
-16,1
32,6
Total Liabilitas Jangka Pendek
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
210
Analisis Pembahasan Manajemen
Grafik Liabilitas Jangka Pendek Tahun 2014-2016 (dalam miliar
Rupiah)
2.244
1.884
1.421
2014
2015
2016
Utang Usaha
Utang usaha tahun 2016 sebesar Rp1.159 miliar naik 28,5%
atau sebesar Rp257 miliar dibandingkan dengan tahun 2015
sebesar Rp902 miliar. Utang usaha ini terdiri dari utang
usaha kepada pihak ketiga sebesar Rp756 miliar dan utang
usaha kepada pihak berelasi sebesar Rp403 miliar. Kenaikan
ini terutama disebabkan oleh utang dari pembelian spare
part untuk proyek Indarung VI.
Kenaikan liabilitas jangka
panjang karena perubahan
jangka waktu utang dividen
Utang Lain-Lain
Utang lain-lain tahun 2016 sebesar Rp144 miliar naik 36,9%
atau sebesar Rp39 miliar dibandingkan dengan tahun 2015
sebesar Rp105 miliar. Utang lain-lain terdiri dari utang kepada
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
pihak berelasi sebesar Rp137 miliar dan utang kepada pihak
ketiga sebesar Rp7 miliar.
Utang Pajak
Utang pajak tahun 2016 sebesar Rp98 miliar naik 82,0%
atau sebesar Rp44 miliar dibanding tahun 2015 sebesar
Rp54 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh utang pajak
PPn masukan yang merupakan PPn masukan atas pembelian
spare part untuk proyek Indarung VI.
Beban Akrual
Beban akrual tahun 2016 sebesar Rp246 miliar naik 18,8%
atau sebesar Rp39 miliar dibandingkan dengan tahun 2015
sebesar Rp207 miliar. Peningkatan ini lebih disebabkan
akrual beban distribusi yang mengalami kenaikan tarif
pengangkutan pada tahun 2016.
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Pada tahun 2016, liabilitas imbalan kerja jangka pendek
tercatat sebesar Rp207 miliar, turun 2,9% atau sebesar Rp6
miliar dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp213 miliar.
Utang Bank Jangka Pendek dan Jangka Panjang yang akan
Jatuh Tempo dalam 1 Tahun
Pada tahun 2016, utang bank jangka pendek tercatat sebesar
Rp1.253 juta. Sedangkan utang bank jangka panjang tercatat
sekitar Rp1.740 juta, naik 300% atau sebesar Rp1.305 juta
dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp435juta.
Liabilitas Sewa Pembiayaan
Pada tahun 2016, liabilitas sewa pembiayaan tercatat
sebesar Rp25 miliar, turun 15,4% atau sebesar Rp5 miliar
dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp30 miliar.
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Total liabilitas jangka panjang tahun 2016 sebesar Rp2.438
miliar naik 254,0% atau sebesar Rp1.749 miliar dibandingkan
dengan tahun 2015 sebesar Rp689 miliar, kenaikan ini
terjadi pada utang dividen yang sebelumnya merupakan
utang dividen jangka pendek, sedangkan pada tahun 2016
direklasifikasi menjadi liabilitas jangka panjang.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
211
Analisis Pembahasan Manajemen
Tabel Liabilitas Jangka Panjang(dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Liabilitas Jangka Panjang
Utang Bank
8
296
1.020
724
1.013
244,7
Utang Deviden
0
0
1.001
1.001
1.001
0,0
0,0
77
64
38
-25
-39
-39,7
-50,1
179
267
300
33
122
12,5
68,0
57
62
78
16
21
25,3
35,9
321
689
2.438
1.749
2.117
254,0
660,1
Utang Sewa Pembiayaan
Liabilitas Imbalan Kerja
Liabilitas Tidak Lancar
Lainnya
Total Liabilitas Jangka
Panjang
Grafik Liabilitas Jangka Panjang Tahun 2014–2016 (dalam miliar
Rupiah)
2.438
13.079
Akturia (BPA) dengan menggunakan metode Projected
Unit Credit. PSAK No. 24 mengharuskan Semen Padang
memperhitungkan dan membukukan liabilitas imbalan
kerja tersebut. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang pada
tahun 2016 adalah sebesar Rp300 miliar lebih tinggi 12,5%
atau sebesar Rp33 miliar dibandingkan dengan tahun 2015
sebesar Rp267 miliar.
689
321
2014
2015
2016
Ekuitas Semen Padang
Utang Bank
Pada tahun 2016, utang bank tercatat sebesar Rp1.020 miliar,
naik 244,7% atau sebesar Rp724 miliar dibandingkan pada
tahun 2015 sebesar Rp296 miliar.
Utang Sewa Pembiayaan
Utang sewa pembiayaan tahun 2016 sebesar Rp38 miliar
turun 39,7% atau sebesar Rp25 miliar dibandingkan dengan
tahun 2015 sebesar Rp64 miliar. Penurunan ini terutama
disebabkan berakhirnya beberapa kontrak sewa pembiayaan
kapal.
meningkat
9,6%
Liabilitas Tidak Lancar Lainnya
Liabilitas tidak lancar lainnya berupa kewajiban kontijensi
atas biaya bongkar Packing Plant Semen Padang yang
berada di tanah PT Pelindo pada masa akhir kontrak sewa
tanah serta restorasi tanah tambang. Saldo liabilitas tidak
lancar lainnya pada tahun 2016 sebesar Rp78 miliar naik
25,3% dibandingkan tahun 2015.
Utang Dividen
Utang dividen tahun 2016 sebesar Rp1.001 miliar yang
tahun lalu merupakan utang dividen jangka pendek. Utang
dividen ini merupakan utang dividen tahun buku 2013, 2014
dan 2015 yang ditunda pembayarannya oleh Semen Padang
dalam rangka sinergi keuangan SMIG.
Ekuitas
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan kewajiban
atas manfaat pasti pensiun karyawan Semen Padang. Total
liabilitas ini dihitung oleh Aktuaris Independen Biro Pusat
Total Ekuitas Semen Padang pada tahun 2016 sebesar
Rp4.890 miliar meningkat 9,6% atau sebesar Rp429 miliar
dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp4.460 miliar.
Peningkatan ini berasal dari perolehan laba bersih tahun
buku 2016 setelah dikurangi pembagian dividen tahun buku
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
212
Analisis Pembahasan Manajemen
Grafik Ekuitas 2014–2016 (dalam miliar Rupiah)
2015. Laba tahun berjalan tahun buku 2016 sebesar Rp724
miliar dan pembagian dividen tahun buku 2015 sebesar
Rp289 miliar.
Tabel Ekuitas (dalam Miliar Rupiah)
Keterangan
Ekuitas
2014
2015
4.167
*
4.460
4.167
4.890
2016
4.460
4.890
Ekuitas yang disajikan total dari kepentingan pengendali
(Rp4.877 miliar) dan non pengendali (Rp12 miliar).
2014
2015
2016
LAPORAN LABA RUGI
Pada tahun 2016 Semen
Padang memperoleh laba
bersih tahun berjalan sebesar
Pada tahun 2016 Semen Padang memperoleh laba bersih
tahun berjalan sebesar Rp724 miliar naik 0,1% atau sebesar
Rp977 juta dibanding tahun 2015 sebesar Rp723 miliar.
Kenaikan laba tahun berjalan ini terutama disebabkan
rendahnya beban pokok pendapatan yang mengalami
penurunan sebesar 10,5% dibandingkan pada tahun 2015.
Hal ini yang menyebabkan naiknya laba bersih tahun
berjalan tahun 2016. Lihat pembahasan “Pendapatan” pada
bagian berikutnya.
Rp724 miliar naik
0,1% atau sebesar Rp977 juta
dibanding tahun 2015 sebesar
Rp723 miliar
Tabel Perhitungan Laba Rugi (dalam Miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
6.409
6.528
6.221
-307
-188
-4,7
-2,9
-4.700
-4.839
-4.330
509
370
-10,5
-7,9
1.709
1.690
1.891
201
182
11,9
10,7
-521
-675
-852
-177
-330
26,2
26,2
1.187
1.015
1.039
25
-148
2,4
-12,5
28
-26
-53
-27
-81
103,5
-291,6
Laba Sebelum Pajak
1.215
989
987
-2
-228
-0,2
-18,8
Laba Tahun Berjalan
928
723
724
1
-204
0,1
-22,0
Pendapatan
Beban Pokok Pendapatan
Laba Kotor
Beban Usaha dan
Pendapatan/(Beban) Operasi
Laba Usaha
Pendapatan Keuangan/
(Beban)
Selisih
Grafik Laba Bersih Tahun 2014–2016 (dalam Miliar Rupiah)
928
2014
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
723
724
2015
2016
% Perubahan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
213
Analisis Pembahasan Manajemen
Pendapatan
Pada tahun 2016 pendapatan Semen Padang mencapai sebesar Rp6.221 miliar turun 4,7% atau sebesar Rp307 miliar
dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp6.528 miliar. Pendapatan ini berasal dari segmen produksi semen sebesar Rp6.192 miliar
dan segmen jasa pengantongan dan penjualan semen sebesar Rp285 miliar seperti terlihat pada tabel berikut:
Tabel Pendapatan per Segmen Usaha (dalam Miliar Rupiah)
Keterangan
Produksi semen
Jasa pengantongan
Eliminasi antar segmen
Total
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
6.357
6.500
6.192
-309
-165
-4,7
-2,6
594
403
285
-119
-310
-29,4
-52,1
-542
-375
-255
120
287
-32,0
-52,9
6.409
6.528
6.221
-307
-188
-4,7
-2,9
Eliminasi antar segmen adalah eliminasi nilai transaksi penjualan dan pembelian antar segmen. Penjualan segmen produksi
semen ke segmen jasa pengantongan dan penjualan semen adalah penjualan semen, sedangkan penjualan segmen jasa
pengantongan dan penjualan semen ke segmen produksi semen adalah penjualan jasa pengantongan semen.
PENDAPATAN SEGMEN PRODUKSI SEMEN
Pendapatan segmen produksi semen tahun 2016 tercatat sebesar Rp6.192 miliar turun 4,7% atau sebesar Rp309 miliar
dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp6.500 miliar. Karena rendahnya pencapaian volume penjualan semen di wilayah
Jawa sebesar 35,4%. Pembahasan volume penjualan semen secara lebih rinci dapat dilihat pada sub bahasan volume penjualan
sebelumnya. Gambaran pendapatan segmen produksi semen per wilayah, seperti terlihat pada tabel berikut:
Tabel Pendapatan Segmen Produksi Semen
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Sumatera
4.725
5.217
5.345
128
620
2,5
13,1
Jawa
1.563
1.025
587
-438
-976
-42,7
-62,4
6.288
6.242
5.933
-310
-356
-5,0
-5,7
Pendapatan (dalam miliar Rupiah)
Domestik
Total Domestik
Ekspor
69
258
259
1
191
0,4
278,2
6.357
6.500
6.192
-309
-165
-4,7
-2,6
Sumatera
5.364
5.699
5.749
50
386
0,9
7,2
Jawa
1.723
1.156
746
-410
-977
-35,4
-56,7
7.087
6.855
6.496
-360
-591
-5,2
-8,3
116
397
485
88
369
22,0
319,2
7.203
7.253
6.981
-272
-222
-3,8
-3,1
Sumatera
880.959
915.349
929.719
14.369
48.760
1,6
5,5
Jawa
906.965
887.117
787.099
-100.018
-119.866
-11,3
-13,2
Total Domestik
887.283
910.589
913.334
2.745
26.052
0,3
2,9
Ekspor
592.299
649.745
534.377
-115.368
-57.922
-17,8
-9,8
Total
882.544
896.295
887.001
-9.294
4.457
-1,0
0,5
Total
Volume (ribu ton)
Domestik
Total Domestik
Ekspor
Total
Harga Jual (Rp/ton)
Domestik
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
214
Analisis Pembahasan Manajemen
Grafik Pendapatan Segmen Produksi Semen Tahun 2014-2016
(dalam miliar Rupiah)
6.357
2014
Volume penjualan lebih rendah dibandingkan dengan
rencana tahun 2016 dan juga lebih rendah dari realisasi
tahun 2015 disebabkan karena persaingan di industri semen
yang semakin ketat disebabkan oleh banyaknya pemain baru
yang masuk dan pemain eksisting yang menambah kapasitas
produksi semen.
6.192
6.500
2015
PENDAPATAN SEGMEN JASA PENGANTONGAN
Pendapatan
Segmen
Jasa
Pengantongan
meliputi
pendapatan jasa pengantongan, penjualan semen dan
pendapatan perdagangan umum. Pendapatan segmen
jasa pengantongan dan penjualan semen tahun 2016
mencapai Rp285 miliar turun 29,4% atau sebesar Rp119
miliar dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp403
miliar. Penurunan pendapatan segmen jasa pengantongan
dan penjualan semen terjadi di PT Bima Sepaja Abadi,
diantaranya penurunan penjualan semen seperti yang
dijelaskan sebelumnya.
2016
Tabel Pendapatan Segmen Jasa Pengantongan (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
PT Sepatim Batamtama
Jasa Pengantongan
10
15
12
-4
1
-24,5
11,3
Penjualan Semen
52
74
67
-7
16
-9,2
30,3
Barang Dagang Lainnya
11
3
7
4
-4
153,9
-39,7
51
34
22
-12
-29
-35,4
-56,8
440
255
148
-107
-292
-41,9
-66,3
30
22
29
7
-2
29,9
-5,5
594
403
285
-119
-310
-29,4
-52,1
PT Bima Sepaja Abadi
Jasa Pengantongan
Penjualan Semen
Barang Dagang Lainnya
Total
Grafik Pendapatan Segmen Jasa Pengantongan Tahun 2014-2016
(dalam miliar Rupiah)
594
Pendapatan segmen jasa
pengantongan dan penjualan
semen tahun 2016 mencapai
Rp285 miliar
403
285
2014
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
2015
2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
215
Analisis Pembahasan Manajemen
Beban Pokok Pendapatan
Beban pokok pendapatan tahun 2016 sebesar Rp4.330 miliar turun 10,5% atau sebesar Rp509 miliar dibandingkan dengan
tahun 2015 sebesar Rp4.839 miliar dan turun Rp370 miliar atau 7,9% dibandingkan dengan tahun 2014. Beban pokok
pendapatan tersebut terdiri dari beban pokok pendapatan segmen produksi semen sebesar Rp4.314 miliar dan segmen jasa
pengantongan dan penjualan semen sebesar Rp271 miliar. Gambaran beban pokok pendapatan per segmen usaha, seperti
terlihat pada tabel berikut:
Tabel Beban Pokok Pendapatan Per Segmen Usaha (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
Produksi Semen
Jasa Pengantongan
Eliminasi Antar Segmen
Total
Per Ton
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
4.683
4.833
4.314
-519
-369
-10,7
-7,9
560
381
271
-110
-289
-28,8
-51,5
-543
-375
-255
120
288
-32,0
-53,0
4.700
4.839
4.330
-509
-370
-10,5
-7,9
652.551
667.176
620.321
-46.856
-32.230
-7,0
-4,9
BEBAN POKOK PENDAPATAN SEGMEN PRODUKSI SEMEN
Pada tahun 2016,beban pokok pendapatan segmen produksi
semen tercatat sebesar Rp4.314 miliar turun 10,7% atau
sebesar Rp519 dibandingkan pada tahun 2015 sebesar
Rp4.833 miliar. Semen Padang menghadapi beberapa
persoalan penting yang mempengaruhi kinerja beban
pokok Semen Padang jika dibandingkan dengan tahun 2015
antara lain:
• Sinergi Semen Indonesia Group menetapkan program
“Cost Tranformation Program” merupakan penghematan
di berbagai line produksi dan non produksi, dengan
pelaksanaan program ini Semen Padang dapat melakukan
penghematan biaya sebesar Rp411 miliar selama tahun
2016.
• Harga pokok penjualan per ton sebesar Rp620.321
atau lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2015
sebesar Rp46.856 per ton penjualan semen atau 7,0%.
Hal ini meningkatkan margin laba kotor sebesar 17,5%
dibandingkan dengan tahun 2015.
BEBAN POKOK PENDAPATAN SEGMEN JASA
PENGANTONGAN
Pada tahun 2016, beban pokok Penjualan segmen jasa
pengantongan tercatat sebesar Rp271 miliar turun 28,8%
atau sebesar Rp110 miliar dibandingkan pada tahun
Laba kotor Semen Padang
tahun 2016 mengalami kenaikan
sebesar
11,9%
2015 sebesar Rp381 miliar. Penurunan ini seiring dengan
penurunan pendapatan jasa pengantongan dan penjualan
semen.
Laba Kotor
Laba kotor Semen Padang tahun 2016 mengalami kenaikan
sebesar 11,9% atau Rp201 miliar dari Rp1.690 miliar pada
tahun 2015 menjadi Rp1.891 miliar pada tahun 2016. Lebih
tingginya laba kotor dibandingkan tahun 2015, terutama
disebabkan oleh rendahnya beban pokok pendapatan
secara absolut walaupun dari sisi pendapatan lebih kecil
dibandingkan dengan tahun 2015.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
216
Analisis Pembahasan Manajemen
Tabel Laba Kotor Per Segmen Usaha (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
Produksi Semen
Selisih
% Perubahan
1.878
210
204
34
22
13
-9
1
0
0
0
1.709
1.690
1.891
26,9
26,0
30,5
Eliminasi Antar Segmen
Margin Laba Kotor (%)
2016
1.668
Jasa Pengantongan
Total
2015
1.674
12,6
12,2
-21
-40,3
-61,9
-1
-176,1
-99,0
201
182
11,9
10,7
5
4
17,5
13,6
Grafik Laba Kotor Per Segmen Usaha Tahun 2014-2016 (dalam miliar
Rupiah)
Pada tahun 2016 beban
usaha sebesar Rp944 miliar
meningkat 39,8% atau sebesar
Rp269 miliar dibanding tahun
2015 sebesar Rp675 miliar
1.709
1.690
2014
2015
1.891
2016
Beban Usaha
Beban usaha adalah merupakan beban dalam rangka kegiatan administrasi dan penjualan. Pada tahun 2016 beban usaha
sebesar Rp944 miliar meningkat 39,8% atau sebesar Rp269 miliar dibanding tahun 2015 sebesar Rp675 miliar. Rincian beban
usaha adalah seperti terlihat pada tabel berikut:
Tabel Beban Usaha (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Beban Penjualan
174
263
532
269
358
102,3
Beban Umum dan Administrasi
400
412
412
0
12
-0,1
3,1
Total
573
675
944
269
370
39,8
64,5
Grafik Beban Usaha Tahun 2014-2016 (dalam miliar Rupiah)
944
573
2014
675
2015
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
2016
205,7
BEBAN PENJUALAN DAN ADMINISTRASI UMUM
PERSEGMEN USAHA
Secara lebih rinci beban penjualan dan administrasi umum
tahun 2016 tercatat sebesar Rp944 miliar meningkat sebesar
Rp269 miliar atau meningkat sebesar 39,8% dibandingkan
dengan tahun 2015 sebesar Rp675 miliar. Terutama
disebabkan oleh kenaikan beban perniagaan berupa
peningkatan ongkos angkut. Rincian beban penjualan
dan administrasi umum per segmen usaha adalah sebagai
berikut:
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
217
Analisis Pembahasan Manajemen
Tabel Beban Penjualan dan Administrasi Umum Persegmen Usaha (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
Produksi Semen
2016
% Perubahan
658
928
270
374
41,0
67,5
20
17
16
-1
-4
-7,7
-20,9
0
0
0
0
0
0
0
574
675
944
269
370
39,8
64,5
Eliminasi Antar Segmen
Grafik Beban Penjualan dan Administrasi Umum Persegmen
Usaha 2014-2016 (dalam miliar Rupiah)
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASI LAINNYA
Pendapatan dan beban operasi lainnya berasal dari aktivitas
di luar usaha utama, seperti pendapatan klaim, sewa,
pendapatan lainnya serta selisih kurs. Pada tahun 2016
pendapatan dan beban operasi lainnya secara neto sebesar
Rp92 miliar, sementara pada tahun 2015 sebesar Rp363 juta.
Peningkatan ini terjadi disebabkan adanya pendapatan lainlain berupa pengolahan limbah produksi dari pihak ketiga.
944
675
574
2014
Selisih
554
Jasa Pengantongan
Total
2015
2015
2016
Tabel Pendapatan dan Beban Operasi Lain Per Segmen Usaha
(dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
Produksi Semen
Jasa Pengantongan
Eliminasi Antar Segmen
Total
2015
2016
Selisih
% Perubahan
60
3
90
87
30
2.878,8
50,0
3
3
2
-1
-1
-18,6
-20,7
-11
-5
0
5
10
-97,3
-98,6
52
0
92
92
40
25.284,4
76,2
Grafik Pendapatan dan Beban Operasi Lainnya Tahun 2014-2016
(dalam miliar Rupiah)
92
52
Peningkatan ini terjadi
disebabkan adanya pendapatan
lain-lain berupa pengolahan
limbah produksi dari pihak
ketiga
0
2014
2015
2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
218
Analisis Pembahasan Manajemen
Laba Usaha
Pada tahun 2016, Semen Padang membukukan laba usaha sebesar Rp1.039 miliar atau meningkat sebesar 2,4% atau sebesar
Rp25 miliar dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp1.015 miliar. Meningkatnya laba usaha disebabkan peningkatan
pendapatan operasi Perusahaan dari pengolahan limbah produksi pihak ketiga. Laba usaha per segmen usaha adalah seperti
terlihat pada tabel berikut:
Tabel Laba Usaha Per Segmen Usaha (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
Produksi Semen
2014
2016
Selisih
% Perubahan
1.180
1.012
1.040
27
-140
2,7
-11,9
17
8
-0
-8
-17
-103,9
-101,8
-10
-5
0
5
10
-97,4
-98,6
1.187
1.015
1.039
25
-148
2,4
-12,5
Jasa Pengantongan
Eliminasi Antar Segmen
Total
2015
Grafik Pertumbuhan Laba Usaha Tahun 2014-2016 (dalam miliar
Rupiah)
1.187
1.015
1.039
2015
2016
Turunnya laba usaha
disebabkan turunnya volume
penjualan
2014
Laba sebelum Pajak
Dari sisi laba sebelum pajak, setelah memperhitungkan pendapatan dan beban keuangan maka laba sebelum pajak lebih kecil
sebesar Rp2 miliar atau 0,2% jika dibandingkan dengan tahun 2015. Rincian laba sebelum pajak per segmen usaha adalah
sebagai berikut:
Tabel Laba Sebelum Pajak Per Segmen Usaha (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
Produksi Semen
2014
2016
Selisih
% Perubahan
1.207
986
987
2
-220
0,2
-18,2
17
8
0
-9
-18
-103,2
-101,6
-10
-5
0
5
10
-97,4
-98,6
1.215
989
987
-2
-228
-0,2
-18,8
Jasa Pengantongan
Eliminasi Antar Segmen
Total
2015
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
219
Analisis Pembahasan Manajemen
Grafik Pertumbuhan Laba Sebelum Pajak Tahun 2014-2016 (dalam
miliar Rupiah)
Beban Pajak Penghasilan
Beban pajak penghasilan tahun 2016 turun dari Rp266 miliar
pada tahun 2015 menjadi Rp263 miliar pada tahun 2016,
turunnya beban pajak penghasilan seiring dengan turunnya
laba sebelum pajak penghasilan dibandingkan dengan
tahun 2015. Rincian beban pajak penghasilan per segmen
usaha adalah sebagai berikut:
1.215
2014
989
987
2015
2016
Tabel Beban Pajak Penghasilan Per Segmen Usaha (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
Produksi Semen
2016
Selisih
% Perubahan
282
264
263
0
-19
-0,2
-6,8
5
2
0
-2
-5
-109,0
-104,1
287
266
263
-3
-24
-1,1
-8,5
Jasa Pengantongan
Total
2015
Grafik Beban Pajak Penghasilan Tahun 2014-2016 (dalam miliar
Rupiah)
287
263
266
Laba tahun berjalan naik
0,1% dari tahun sebelumnya
2014
2015
2016
Laba Tahun Berjalan
Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan di atas,
laba bersih tahun berjalan pada tahun 2016 sebesar Rp724
miliar naik 0,1% atau sebesar Rp1 miliar dibandingkan pada
tahun 2015 sebesar Rp723 miliar. Rincian laba bersih per segmen
usaha adalah sebagai berikut:
Tabel Laba Tahun Berjalan Per Segmen Usaha (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
Produksi Semen
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
925
722
724
2
-201
0,3
-21,7
12
6
0
-6
-12
-101,1
-100,5
Eliminasi Antar Segmen
-10
-5
0
5
10
-97,4
-98,6
Total
928
723
724
1
-204
0,1
-22,0
Jasa Pengantongan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
220
Analisis Pembahasan Manajemen
Grafik Laba Tahun Berjalan Tahun 2014-2016 (dalam miliar
Rupiah)
LAPORAN ARUS KAS
Posisi kas dan setara kas pada tahun 2016 sebesar Rp638
miliar turun 11,6% atau sebesar Rp82 miliar dibandingkan
dengan tahun 2015 sebesar Rp721 miliar. Penurunan kas
terutama disebabkan oleh aktivitas pendanaan berupa
pelaksanaan proyek strategis Indarung VI. Di samping
itu, pengeluaran kas untuk aktivitas operasi dan aktivitas
investasi mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun
2015. Sedangkan untuk arus kas dari aktivitas pendanaan,
Semen Padang mencairkan pinjaman bank untuk menunjang
beberapa proyek strategis dan kegiatan operasional,
sedangkan pengeluaran untuk pembayaran dividen tahun
buku 2013 sampai dengan 2015 mendapatkan penundaan
dari pemegang saham.
928
2014
723
724
2015
2016
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan
Pada tahun 2016, Semen Padang berhasil mencatatkan
jumlah laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp718
miliar, tumbuh 8,68% atau sebesar Rp57 miliar dibandingkan
pada tahun 2015 sebesar Rp661 miliar.
Tabel Ikhtisar Laporan Arus Kas (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2015
2016
838
1.430
1.413
-17
575
-1,2
68,6
Arus Kas untuk Aktivitas
Investasi
-571
-1.967
-2.168
-201
-1.598
10,2
280,0
Arus Kas untuk Aktivitas
Pendanaan
-246
245
672
427
919
174,0
-372,7
21
-292
-83
209
-105
-71,4
-493,5
Kas dan Setara Kas pada
Awal Tahun
992
1.013
721
-292
-271
-28,8
-27,3
Kas dan Setara Kas pada
Akhir Tahun
1.013
721
638
-82
-375
-11,6
-37,1
Arus Kas dari Aktivitas
Operasi
Kenaikan (Penurunan) Kas
dan Setara Kas
2014
Penurunan kas terutama
disebabkan aktivitas pendanaan
proyek Indarung VI
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Selisih
% Perubahan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
221
Analisis Pembahasan Manajemen
Grafik Kas dan Setara Kas Tahun 2014–2016 (dalam miliar
Rupiah)
Arus Kas untuk Aktivitas Investasi
Arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi tahun 2015
meningkat 10,2% atau sebesar Rp201 miliar dari Rp1.967
1.013
721
639
Total aset tahun 2016
2014
2015
2016
sebesar
Rp9,211 miliar
Arus Kas untuk Aktivitas Operasi
Arus kas dari aktivitas operasi turun 1,2% atau sebear Rp17
miliar dari Rp1.430 miliar pada tahun 2015 menjadi Rp1.413
miliar pada tahun 2016, penurunan kas dari hasil operasi
terutama berasal dari peningkatan pembayaran beban
bunga.
miliar pada tahun 2015 menjadi Rp2.168 miliar pada tahun
2016. Arus kas untuk aktivitas investasi digunakan untuk
pelaksanaan proyek strategis Indarung VI.
Arus Kas untuk Aktivitas Pendanaan
Pada tahun 2016, Semen Padang mencairkan pinjaman bank untuk menunjang kelancaran pelaksanaan proyek strategis
Indarung VI sebesar Rp729 miliar, sementara untuk dividen tahun buku 2013 sampai dengan 2015 mendapatkan penundaan
dari pemegang saham.
Arus kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tahun 2016 tercatat sebesar Rp672 miliar naik 174% atau sebesar
Rp427 miliar dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp245 miliar.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
222
Analisis Pembahasan Manajemen
PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI 2016
Perbandingan antara target yang tercantum dalam RKAP 2016 dan realisasi kinerja keuangan pada tahun 2016 dapat
diinformasikan melalui tabel berikut:
Keterangan
RKAP 2016
Realisasi 2016
% Pencapaian
Pendapatan
7.066
6.221
88,0
Laba Kotor
1.794
1.891
105,4
Laba Usaha
1.036
1.039
91,5
Laba bersih
Total Aset
715
724
101,3
9.192
9.211
100,2
KOMITMEN DAN KONTIJENSI
Pada tahun 2016, Semen Padang tidak memiliki komitmen dan kontijensi yang dilakukan sepanjang tahun buku.
RASIO-RASIO KEUANGAN
Keterangan
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
RATIO KEUANGAN
Rasio Melunasi Kewajiban Jangka Pendek (%)
Rasio Kas
Ratio Aktiva Lancar Terhadap
Utang Lancar
Rasio Lancar
41,5
25,2
36,6
48,6
72,6
97,7
88,4
72,3
33,1
34,4
79,1
57,9
64,0
82,9
109,0
126,7
134,2
124,3
68,1
73,9
145,7
146,9
159,1
162,1
170,1
184,1
207,5
189,1
102,4
112,9
15,2
Rasio Laba (%)
Margin Laba Usaha
16,3
17,4
19,5
20,4
20,1
21,7
21,6
17,7
15,5
Margin Laba Bersih
11,1
12,8
13,7
15,2
15,3
16,6
16,8
14,4
11,1
11,6
EBITDA Margin
20,2
21,5
23,0
24,0
23,8
25,8
24,8
21,2
19,3
19,2
14,8
Imbal Hasil atas Ekuitas
29,0
31,2
29,3
29,7
28,2
29,4
28,6
22,3
16,3
Imbal Hasil atas Aset
19,1
20,5
21,0
20,6
19,5
20,4
20,4
15,7
9,8
7,9
Imbal Hasil atas Laba
11,1
12,8
13,7
15,2
15,3
16,6
16,8
14,5
11,1
11,6
Imbal Hasil atas Investasi
19,1
20,5
21,0
20,6
19,5
20,4
20,4
15,7
9,8
7,9
Rasio Perbandingan Utang Terhadap Aset
34,0
34,2
28,3
30,3
30,7
30,4
28,6
29,5
39,7
46,9
Rasio Perbandingan Utang Terhadap Ekuitas
51,5
52,0
39,4
43,4
44,3
43,7
40,0
41,8
65,7
88,4
Rasio Melunasi Kewajiban (%)
Rasio Aktivitas (hari)
Perputaran Persediaan
47
61
80
77
67
60
63
52
45
44
Perputaran Hari Piutang
22
21
19
21
25
24
26
36
42
44
Total Perputaran Aset
172,2
160,1
153,5
135,4
127,2
122,7
121,0
108,5
88,3
67,5
Total Ekuitas terhadap Aset
65,8
65,5
71,4
69,5
69,0
69,3
71,2
70,3
60,2
52,9
Reschedule piutang beberapa
distributor sebagai akibat situasi pasar
dan persaingan serta penurunan volume
penjualan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
223
Analisis Pembahasan Manajemen
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
Kemampuan Semen Padang untuk membayar liabilitas jangka pendek tahun 2016 mengalami kenaikan yang ditunjukkan
oleh rasio aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek (current ratio) naik dari 102,4% pada tahun 2015 menjadi 112,9%
pada tahun 2016.
Kemampuan untuk membayar kewajiban secara keseluruhan baik liabilitas jangka pendek maupun liabilitas jangka panjang
menguat yang terlihat dari rasio liabilitas terhadap ekuitas (debt to equity ratio) pada tahun 2016 sebesar 88,4%, naik
dibandingkan dengan tahun 2015 yang mencapai 65,7%. Kemampuan untuk membayar kewajiban juga relatif aman meskipun
Semen Padang mempunyai pinjaman ke lembaga keuangan atau perbankan.
Tabel Ratio Kemampuan Membayar Utang Tahun 2014-2016 (dalam %)
Keterangan
2014
Ratio Aset Lancar terhadap Liabilitas
Jangka Pendek
2015
189,1
2016
102,4
Selisih
112,9
11
% Perubahan
-76
10,4
-40,3
Ratio Liabilitas terhadap Ekuitas
41,8
65,7
88,4
23
47
34,4
111,5
Ratio Liabilitas terhadap EBITDA
128,2
232,7
342,9
110
215
47,4
167,4
TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG
Pada tahun 2016 tingkat kolektibilitas piutang menurun dibandingkan dengan tahun 2015 terlihat dari hari piutang naik dari
42 hari pada tahun 2015 menjadi 44 hari pada tahun 2016. Peningkatan ini terjadi karena persentase peningkatan piutang
lebih besar dari persentase peningkatan hasil penjualan. Hal ini disebabkan reskedul piutang beberapa distributor akibat
situasi pasar dan persaingan dan penurunan volume penjualan terjadi di beberapa pasar utama Semen Padang antara lain:
Sumatera Barat dan Riau Kepulauan sedangkan untuk daerah DKI mengalami penurunan yang signifikan sebesar 255.687 ton.
Tabel Tingkat Kolektibilitas Piutang Tahun 2014-2016 (dalam hari)
Keterangan
Hari Piutang
2014
2015
36
2016
42
Selisih
44
% Perubahan
2
8
5,2
22,9
TINGKAT LIKUIDITAS SEMEN PADANG
Tingkat likuiditas Semen Padang tahun 2016 naik dibanding tahun 2015. Kemampuan Semen Padang dalam memenuhi
liabilitas jangka pendek relatif aman dengan current ratio (rasio aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek) masih di atas
100%, seperti terlihat pada tabel berikut:
Tabel Tingkat Likuiditas Tahun 2014-2016 (dalam %)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Rasio Aset Lancar terhadap Liabilitas Jangka
Pendek
189,1
102,4
112,9
11
-76
10,4
-40,3
Rasio Kas dan Setara Kas terhadap Liabilitas
Jangka Pendek
71,3
32,1
33,9
2
-37
5,5
-52,4
132,0
73,1
80,7
8
-51
10,4
-38,9
Quick Ratio
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
224
Analisis Pembahasan Manajemen
STRUKTUR MODAL
Selain itu, Semen Padang juga dipersyaratkan oleh Undangundang No. 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas,
efektif sejak tanggal 16 Agustus 2007, untuk mengalokasikan
sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan
dibayar penuh kedalam dana cadangan yang tidak boleh
didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut
telah dipertimbangkan oleh Grup serta telah diputuskan
pada Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”).
STRUKTUR MODAL
Struktur modal merupakan perimbangan antara liabilitas
dan ekuitas. Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah
untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi
pemegang saham.
Struktur modal sangat mempengaruhi tingkat pengembalian
terhadap modal yang ditanamkan. Struktur modal dengan
biaya penggunaan dana (cost of capital) minimum dapat
meningkatkan nilai Perusahaan. Semen Padang mengawasi
modal menggunakan gearing ratio, dengan membagi total
pinjaman berdampak bunga dengan total ekuitas yang
dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Semen Padang disyaratkan untuk memelihara tingkat
permodalan tertentu oleh perjanjian pinjaman. Persyaratan
permodalan eksternal tersebut telah dipenuhi oleh entitas
terkait pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015.
Berikut tabel manajemen permodalan atau struktur modal
Semen Padang dan entitas anak yang membentuk rasio
pinjaman bersih terhadap ekuitas:
Struktur modal sangat
mempengaruhi tingkat
pengembalian terhadap modal
yang ditanamkan
Tabel Manajemen Permodalan Tahun 2014-2016 (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Pinjaman
Pinjaman Bank
11
296
1.023
727
1.012
245,7
9.064,7
Utang Dividen
368
732
1.001
269
633
36,8
171,9
Liabilitas Sewa Pembiayaan
Kas dan Setara Kas serta
Investasi Jangka Pendek
Jumlah Pinjaman
Jumlah Ekuitas yang Dapat
Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk
Rasio Pinjaman Bersih
terhadap Ekuitas (%)
106
94
64
-30
-42
-31,9
-39,7
-1.027
-743
-648
94
378
-12,7
-36,9
-542
379
1.440
1.061
1.981
280,3
-365,8
4.154
4.448
4.877
430
723
9,7
17,4
-13,04
8,51
29,52
21
43
246,8
-326,4
Tabel Struktur Modal Tahun 2014-2016 (%)
Keterangan
2014
2015
2016
Liabilitas
29,5
39,7
46,9
Ekuitas
70,5
60,3
53,1
Aset
100
100
100
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR
MODAL
Semen Padang mengelola struktur permodalan dan
melakukan penyesuaian bila diperlukan, berdasarkan
perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan
menyesuaikan struktur permodalan, Semen Padang dapat
menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
225
Analisis Pembahasan Manajemen
saham, menerbitkan saham baru atau mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. Terdapat perubahan kebijakan
struktur modal Semen Padang berupa penyesuaian pembayaran dividen kepada pemegang saham pada tahun 2016, serta
mengusahakan pendanaan melalui pinjaman pada tahun 2016. Perubahan kebijakan struktur modal tersebut dilakukan untuk
pendanaan proyek Indarung VI. Pada tahun 2016 aset Semen Padang dibiayai oleh 46,9% dari liabilitas dan 53,1% dari ekuitas.
Kebijakan Perusahaan adalah menjaga gearing ratio dalam kisaran yang relatif sama dengan perusahaan terkemuka
di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang rasional. Termasuk dalam total pinjaman
berdampak bunga adalah pinjaman bank jangka pendek dan liabilitas sewa pembiayaan.
MODAL KERJA
Modal kerja bersih merupakan selisih antara aset lancar dan liabilitas jangka pendek. Pada tahun 2016 modal kerja bersih
sebesar Rp244 miliar naik sebesar Rp191 miliar atau 361,8% dibandingkan dengan 2015.
Tabel Modal Kerja Bersih Tahun 2014-2016 (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Aset Lancar
2.686
2.297
2.127
-169
-559
-7,4
Liabilitas Jangka Pendek
1.421
2.244
1.884
-360
463
-16,1
32,6
Modal Kerja Bersih
1.265
53
244
191
-1.021
361,8
-80,7
Grafik Modal Kerja Bersih Tahun 2014-2016 (dalam miliar
Rupiah)
1.265
53
2014
2015
-20,8
Sumber dana proyek berasal
dari dana internal Semen Padang
maupun dalam bentuk pinjaman
pihak ketiga
244
2016
Peningkatan modal kerja terutama disebabkan perubahan
kewajiban dividen yang sebelumnya merupakan kewajiban
jangka pendek menjadi kewajiban dividen jangka panjang,
hal ini berpengaruh sangat signifikan terhadap modal kerja
bersih.
IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG
MODAL
Pada tahun 2016 Semen Padang memiliki ikatan bernilai
material untuk investasi barang modal dengan beberapa
kontraktor untuk pembangunan beberapa proyek strategis
antara lain adalah penandatanganan kontrak pembelian
peralatan utama Proyek Indarung VI dan pembebasan jalan
menuju lahan penambangan batu kapur.
Tujuan dari perikatan ini adalah untuk menjamin
terlaksananya proyek tersebut, sumber dana pembiayaan
proyek berasal dari dana internal Semen Padang maupun
dalam bentuk pinjaman pihak ketiga dalam denominasi
mata uang IDR, Euro dan USD. Untuk rincian ikatan material
dapat dilihat pada Laporan Keuangan Audited 2016 pada
halaman 73 sampai dengan halaman 78.
IKATAN DAN PERJANJIAN PENTING
Beberapa ikatan dan perjanjian penting yang dilakukan
Semen Padang sepanjang tahun 2016 diantaranya terdiri
dari komitmen pembelian, batubara, komitmen hak
penambangan, lindung nilai, serta fasilitas pinjaman dari
beberapa bank.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
226
Analisis Pembahasan Manajemen
Komitmen Pembelian
Per tanggal 31 Desember 2016, Semen Padang memiliki beberapa ikatan pembelian persediaan dari beberapa pemasok
sebesar Rp662 miliar. Komitmen pembelian tersebut termasuk komitmen pembelian dengan menggunakan fasilitas pinjaman
dari Bank Negara Indonesia dan Bank Mandiri sebesar Rp1.632.199.921, USD1.234.648 dan EUR5.288.477.
Batu Bara
Pemasok
PT Bhumi Rantau Energi
No. Kontrak
HK.03.02./1448/PJJ/PBR12/12.15
Satuan
Jumlah
Metrik Ton
270.000/bulan
Periode
Februari-Desember 2016
Harga dasar batu bara saat sampai di Teluk Bayur berdasarkan addendum II sebesar Rp538.600 per ton, yang disesuaikan
terhadap nilai kalori, kadar abu, sulfur dan air. Harga dasar tersebut akan ditinjau secara periodik.
Komitmen Hak Penambangan
Semen Padang mengadakan perikatan dengan masyarakat
Nagari Lubuk Kilangan untuk memperoleh hak penambangan
seluas 412,03 hektar di tanah Bukit Karang Putih dengan
termin pembayaran 30%, 30% dan 40% masing-masing
di bulan Juni 2004, 2005 dan 2006. Setelah dilakukan
pengukuran ulang oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN)
sesuai Peta Bidang No. 183/2005 tanggal 12 Mei 2005
didapatkan luas sebenarnya 429 hektar sehingga jumlah
kompensasi diperkirakan Rp13 miliar, di luar kompensasi
bentuk lain sebesar Rp2 miliar.
jangka waktu fasilitas sampai dengan 14 Juni 2017.
–Fasilitas Treasury Line Bank Mandiri No.TOP/CRO/CCL.298/
ADD/2015 dengan jangka waktu fasilitas sampai dengan
27 Juni 2017.
Semen Padang juga melakukan lindung nilai dengan
menggunakan instrumen non derivatif yaitu deposito dalam
USD. Lindung nilai ini digunakan untuk pembayaran barang/
jasa Proyek Indarung VI.
Fasilitas Pinjaman
Fasilitas pinjaman yang diperoleh Semen Padang pada
tahun 2016 berasal dari PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, serta PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk.
Pinjaman Semen Padang
berasal dari BNI, Mandiri, dan BRI
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2016,Semen Padang
telah mengeluarkan dana sebesar Rp23 miliar untuk
memperoleh hak penambangan dan Rp54 miliar untuk
penyiapan fasilitas lahan penambangan yang dicatat sebagai
aset dalam penyelesaian.
Lindung Nilai
Selama tahun 2016 telah dilakukan lindung nilai baik
dengan instrumen forward maupun dengan nonderivatif.
Penggunaan instrumen forward dilakukan dengan
menggunakan fasilitas berikut:
–Fasilitas Forex Line BNI No.944/PJJ/DEPAK/09.14 dengan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
LANGKAH-LANGKAH YANG DIRENCANAKAN
SEMEN PADANG UNTUK MELINDUNGI RISIKO
DARI FLUKTUASI MATA UANG ASING TERKAIT
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko perubahan
nilai wajar arus kas di masa datang dari suatu instrumen
keuangan yang berfluktuasi sebagai akibat perubahan nilai
tukar mata uang asing yang digunakan oleh Grup. Exposure
Grup terhadap fluktuasi nilai tukar terutama berasal dari
utang pengadaan barang dan jasa dalam mata uang USD
dan EUR, serta piutang dari penjualan ekspor dalam mata
uang USD.
Oleh karena perubahan nilai tukar Rupiah terhadap mata
uang asing selama tahun 2016, manajemen menetapkan
kemungkinan secara wajar sensitivitas analisis sebesar 10%.
Analisis sensitivitas efek 10% perubahan kurs mata uang
asing terhadap laba setelah pajak dengan semua variabel
lain dianggap tetap, akan mengakibatkan dampak bersih
terhadap laba rugi karena perubahan mata uang asing
sebesar Rp13 miliar.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
227
Analisis Pembahasan Manajemen
Pada tahun 2016, Semen Padang mengelola risiko fluktuasi
nilai tukar mata uang asing berdasarkan evaluasi kebutuhan
valas impor bulanan. Kebutuhan ini disiapkan dan dipenuhi
melalui pembelian valas sesuai kebutuhan pada saat kurs
valas pada kondisi optimal.
INVESTASI BARANG MODAL YANG
DIREALISASIKAN PADA TAHUN BUKU TERAKHIR
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan
proyek dalam pelaksanaan proyek Indarung VI. Semen
Padang senantiasa berupaya dalam meningkatkan kinerja
perusahaan dengan melakukan investasi barang modal
yang mempunyai Internal Rate of Return (IRR) lebih besar
dibandingkan Weighted Average Cost of Capital (WACC) plus
3% sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Semen Indonesia
sebagai holding company.
Investasi berupa barang modal adalah aktivitas pengeluaran
dana yang digunakan untuk membeli sejumlah aset tetap
atau untuk menambah nilai aset tetap yang diharapkan
dapat memberikan manfaat dimasa mendatang.
Investasi Semen Padang
dilakukan bila IRR lebih besar
dari pada WACC plus 3%
Pada tahun 2016 aktivitas investasi barang modal Semen
Padang sebesar Rp2.312 miliar meningkat sebesar Rp80 miliar
atau sebesar 3,6% dibandingkan dengan tahun 2015.
Tabel pertumbuhan Investasi Barang Modal Tahun 2014-2016 (dalam juta Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Tujuan Investasi
Harga Perolehan
Tanah
Bangunan dan Prasarana
217
-
-
-
(217)
-
-
33
88
409
321
376
364,5
1.126,2
Efisiensi Produksi Semen
Penunjang Produksi
Semen
Mesin Pabrik
2.931
1.260
421
(839)
(2.509)
(66,6)
(85,6)
Efisiensi Produksi Semen
Alat Berat dan Kendaraan
7.740
4.379
106
(4.273)
(7.633)
(97,6)
(98,6)
Penunjang Produksi
Semen
Perlengkapan Kantor
102
252
428
176
326
69,8
319,2
Penunjang Produksi
Semen
Aset Sewa
Suku Cadang Utama dan Peralatan Siap Pakai
77.449
19.560
25.279
5.719
(52.170)
29,2
(67,4)
Efisiensi Produksi Semen
-
12.255
15.596
3.341
15.596
27,3
-
Efisiensi Produksi Semen
Aset dalam
Penyelesaian
Tanah Pertambangan
15.026
8.662
5.216
(3.446)
(9.810)
(39,8)
(65,3)
Efisiensi Produksi Semen
Bangunan dan Prasarana
262.264
648.396
871.614
223.218
609.350
34,4
232,3
Penunjang Produksi
Semen
Mesin Pabrik
256.272
1.430.972
834.223
(596.749)
577.951
(41,7)
225,5
Efisiensi Produksi Semen
Alat Berat dan Kendaraan
19.401
57.597
40.089
(17.507)
20.688
(30,4)
106,6
Penunjang Produksi
Semen
Perlengkapan dan Peralatan Kantor
8.433
49.190
518.993
469.803
510.559
955,1
6.054,1
Penunjang Produksi
Semen
649.868
2.232.610
2.312.375
79.764
1.662.507
3,6
255,8
Jumlah
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
228
Analisis Pembahasan Manajemen
KOMPONEN SUBTANSIAL PENDAPATAN DAN BEBAN LAINNYA
Pendapatan dan beban lainnya terdiri dari pendapatan dan beban operasi lainnya, pendapatan dan biaya keuangan dan
bagian laba entitas asosiasi dengan penjelasan sebagai berikut:
Pendapatan/(beban) Lainnya Tahun 2014-2016 (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2014
2015
2016
Selisih
% Perubahan
Pendapatan dan Beban Operasi Lainnya
Pendapatan Operasi Lainnya
Beban Operasi Lainnya
Sub Total
62
21
272
251
210
1.196,8
339,7
-10
-21
-180
-159
-170
772,8
1.773,2
52
0
92
92
40
25.284,4
76,2
Pendapatan dan Beban Keuangan
Pendapatan Keuangan
Beban Keuangan
Sub Total
Bagian Laba Entitas Asosiasi
64
34
28
-6
-36
-16,9
-55,5
-36
-60
-82
-21
-46
35,3
126,5
28
-26
-53
-27
-81
103,5
-291,6
0
0
1
1
2
-385,6
-160,3
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASI LAINNYA
KLAIM ASURANSI
Komponen substansial dari pendapatan dan beban operasi
lainnya adalah klaim asuransi, pendapatan dari bengkel
workshop, selisih kurs, sewa serta pendapatan dan beban
lainnya. Total nilai pendapatan dan beban operasi lainnya
pada tahun 2016 sebesar Rp92 miliar.
dan beban pembongkaran aset tetap. Total nilai pendapatan
dan biaya keuangan pada tahun 2016 minus sebesar Rp53
miliar naik 103,5% dibanding tahun 2015 karena adanya
beban bunga pinjaman ke perbankan dan beban bunga
dividen ke pemegang saham untuk pendanaan investasi
proyek Indarung VI.
INFORMASI KEUANGAN UNTUK KEJADIAN LUAR
BIASA DAN JARANG TERJADI
Pada tahun 2016, tidak ada kejadian luar biasa yang
berdampak ke Laporan Keuangan Semen Padang.
Tidak ada kejadian luar
biasa yang berdampak ke laporan
keuangan Semen Padang
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG TERJADI
SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN YANG
DIAUDIT
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi
setelah tanggal laporan Keuangan yang di audit pada
periode tahun buku 2016.
PENDAPATAN DAN BEBAN KEUANGAN
Komponen substansial dari pendapatan dan biaya keuangan
adalah penghasilan bunga dari deposito yang dimiliki Semen
Padang, disamping adanya biaya bunga sewa pembiayaan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
229
Analisis Pembahasan Manajemen
KEBIJAKAN DIVIDEN
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN
Kebijakan pembagian dividen Semen Padang mengacu
kepada kebijakan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., sebagai
pemegang saham mayoritas Semen Padang yang ditetapkan
dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Gambaran kebijakan
pembagian dividen sesuai tahun bukunya sebagai berikut:
Tabel Kebijakan Pembagian Dividen Tahun 2013-2015
Keterangan
2013
2014
2015
Laba tahun berjalan
(miliar Rupiah)
1.044
916
722
Dividen pay out ratio
45%
40%
40%
470
366
289
1.416
1.104
870
Dividen yang dibagikan
(miliar Rupiah)
Dividen per lembar
saham (dalam Rupiah)
Tanggal Pengumuman
1-4-2014
28-8-2015
16-6-2016
Tanggal Jatuh Tempo
1-5-2014
28-9-2015
16-7-2016
Rata-rata persentase pembagian dividen (Dividend Pay Out
Ratio) selama 5 tahun terakhir adalah 44%.
Pada tahun 2016, para pemegang saham menyetujui
pembagian dividen tahun buku 2015 sebesar Rp289 miliar
dan pencadangan saldo laba ditahan untuk pengembangan
usaha sebesar Rp433 miliar berdasarkan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 10 Mei 2016 dan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk pada tanggal 13 Mei 2016.
Pada tahun 2015, para pemegang saham menyetujui
pembagian dividen tahun buku 2014 sebesar Rp366 miliar
dan pencadangan saldo laba ditahan untuk pengembangan
usaha sebesar Rp550 miliar berdasarkan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 6 April 2015 dan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk pada tanggal 16 April 2015.
Sampai dengan periode 31 Desember 2016 dari dividen yang
diumumkan, Semen Padang mendapatkan penundaan untuk
pembayaran dividen sebesar Rp1.001 miliar sehubungan
dengan kebutuhan pendanaan proyek strategis Indarung VI.
Adapun dividen tahun buku 2016 menunggu hasil keputusan
RUPS tahun 2017.
Hingga 31 Desember 2016, saham Semen Padang dimiliki
99,99% oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan 0,01%
oleh Koperasi Keluarga Besar Semen Padang. Oleh karena
itu, Semen Padang tidak memiliki program kepemilikan
saham oleh karyawan atau manajemen, sehingga tidak
ada informasi terkait jumlah saham Employee Stock
Option (ESOP) dan Management Stock Option (MSOP) dan
realisasinya, jangka waktu, persyaratan karyawan dan atau
manajemen yang berhak serta harga exercise.
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL
PENAWARAN UMUM
Sampai dengan tahun 2016, Semen Padang belum menjadi
perusahaan terbuka atau belum melakukan Penawaran
Umum di Bursa Efek sehingga tidak terdapati nformasi
terkait dengan perolehan dana, rencana penggunaan dana,
saldo dana dan tanggal persetujuan RUPS atas penggunaan
dana dari hasil penawaran.
Rata-rata persentase
pembagian dividen selama 5
tahun terakhir adalah 44%
KEWAJIBAN KEPADA NEGARA
Semen Padang berkomitmen dalam memenuhi kewajiban
terhadap negara yang diwujudkan dalam pemenuhan
kewajiban Semen Padang sebagai wajib pajak dan
sebagai pemotong pajak, serta kontribusi Semen Padang
kepada negara dari tahun ke tahun. Selama tahun 2016,
Semen Padang tidak pernah melakukan keterlambatan
penyampaian dokumen kewajiban perpajakan (SPT tahunan
maupun bulanan), tidak pernah melakukan keterlambatan
pembayaran kewajiban Pajak, baik PPh karyawan, PPh
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
230
Analisis Pembahasan Manajemen
Badan, PPN Masa dan Rampung serta PBB. Selain itu, tidak
terdapat keterlambatan penyampaian dokumen kewajiban
pada lembaga regulator, serta pembayar pajak terbesar di
lingkungan BUMN wilayah Sumatera Barat dan Jambi.
INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI,
EKSPANSI,DIVESTASI, PENGGABUNGAN/
PELEBURAN USAHA, AKUISISI, DAN
RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL
TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN
Pada tahun 2016 Semen Padang tidak melakukan transaksi
yang mengandung benturan kepentingan dengan pihak
manapun.
Pada tahun 2016, Semen Padang tidak memiliki informasi
material mengenai ekspansi, divestasi, penggabungan/
peleburan usaha, akuisisi, serta restrukturisasi utang/modal.
Namun, Semen Padang mempunyai aktivitas investasi yang
tidak mempengaruhi kas dan tidak termasuk dalam laporan
arus kas konsolidasian sebagai berikut:
Tahun 2016, Semen Padang
tidak melakukan transaksi
yang mengandung benturan
kepentingan dengan pihak
manapun
Tabel Pengungkapan Investasi Non Kas dalam miliar Rupiah
Keterangan
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG
MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN DAN/
ATAU TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI
2016
2015
Perolehan Aset Tetap melalui Sewa
Pembiayaan
25
19
Perolehan Aset Tetap melalui Uang Muka
Pembelian Aset Tetap
95
246
Biaya Pinjaman Dikapitalisasi yang Belum
Dibayar
24
6
Untuk menghindari terjadinya benturan kepentingan,
Semen Padang menetapkan kebijakan yang dituangkan
dalam buku pedoman dan pernyataan sebagai berikut:
1.Buku Pedoman Good Corporate Governance (GCG)
Semen Padang
2. Buku Kode Etik Semen Padang yang merinci apa yang
boleh dan tidak boleh dilakukan oleh Semen Padang
dan individu-individu dalam Semen Padang dalam
menghadapi pelanggannya, para pemasok, kontraktor,
pejabat pemerintah dan pihak lainnya yang mempunyai
hubungan dengan Semen Padang.
3. Pernyataan Tahunan Komisaris, Direksi, Karyawan dan
Mitra Usaha, tentang pemahaman dan kepatuhan
kepada Kode Etik.
TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
Semen Padang melakukan transaksi dengan pihak berelasi
karena adanya hubungan kepemilikan maupun sifat lain.
Defenisi pihak berelasi yang dipakai adalah sesuai dengan
yang diatur dalam PSAK No. 7 (Revisi 2010), “Pengungkapan
Pihak Berelasi”. Untuk rincian transaksi dengan pihak
berelasi dapat dilihat pada Laporan Keuangan Audited 2016
pada halaman 68 sampai dengan halaman 71.
PIUTANG LAIN-LAIN AFILIASI
Piutang lain-lain afiliasi merupakan piutang usaha PT Igasar
sebesar Rp17 miliar yang telah direstrukturisasi pada tahun
2013 dengan tingkat bunga 8.03% per tahun selama 8
tahun dengan grace period selama 6 bulan. Atas piutang ini
PT Igasar telah memberikan jaminan kepada Semen Padang
berupa bank garansi sebesar Rp7 miliar, asuransi kredit
dagang (Askredag) sebesar Rp40 miliar dan aset sebesar
Rp24 miliar.
KOMPENSASI IMBALAN KERJA JANGKA
PENDEK
Kompensasi imbalan kerja jangka pendek yang dibayarkan
kepada Dewan Komisaris dan Direksi Semen Padang untuk
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2016 sebesar
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
231
Analisis Pembahasan Manajemen
Rp35 miliar. Semen Padang memberikan manfaat dalam
bentuk imbalan pasca kerja kepada anggota Dewan
Komisaris dan Direksi melalui kerja sama dengan PT Asuransi
Jiwasraya (Persero) (“Jiwasraya”), dimana Semen Padang
membayar premi tunggal kepada Jiwasraya dan Jiwasraya
akan membayar imbalan pasca kerja tersebut kepada
anggota Dewan Komisaris dan Direksi Semen Padang
pada saat anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi
diberhentikan, selesai masa jabatan, mengundurkan diri
atau meninggal dunia.
KEBIJAKAN PERUSAHAAN TERKAIT
MEKANISME REVIEW ATAS TRANSAKSI DAN
PEMENUHAN PERATURAN TERKAIT
Dari seluruh transaksi yang terkait dengan pihak berelasi,
manajemen menganggap bahwa semua transaksi masih
dalam batas wajar sesuai dengan peraturan dan perundangundangan yang berlaku terkait Pengungkapan Pihak-Pihak
Berelasi. Manajemen telah melakukan mekanisme review
atas transaksi dengan pihak berelasi melalui proses audit
baik yang dilakukan oleh auditor internal maupun auditor
eksternal. Guna memastikan tingkat kewajaran transaksi dan
kesesuaian dengan standar akuntansi yang berlaku umum di
Indonesia, laporan transaksi afiliasi di atas telah diaudit oleh
Auditor Independen Deloitte.
Audit oleh Deloitte untuk
memastikan tingkat kewajaran
transaksi dan kesesuaian dengan
standar akuntansi yang berlaku
umum di Indonesia
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN
Sepanjang tahun 2016, terbit beberapa peraturan yang memberikan pengaruh terhadap kinerja dan operasional Semen
Padang seperti berikut ini:
Keterangan
Peraturan
Pinjam Pakai Kawasan Hutan
Dikeluarkannya Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia No. P.38/Menhut-II/2012 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri Kehutanan No. P.18/MENHUT-II/2011 tentang Pedoman Pinjam Pakai
Kawasan Hutan, dimana peraturan tersebut menjadi pedoman yang baru untuk pengurusan izin Pinjam
Pakai Kawasan Hutan bagi Semen Padang.
Izin Lingkungan
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan, menjadi dasar yang
baru bagi Semen Padang untuk menyusun Amdal terkait pendirian Pabrik Indarung VI.
Pengadaan Barang dan Jasa
Ditetapkannya Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) No. PER – 15/MBU/2012
tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) No. PER – 05/
MBU/2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Badan Usaha Milik Negara
yang juga diberlakukan untuk anak perusahaan BUMN dan Perusahaan terafiliasi BUMN, menyebabkan
Semen Padang melakukan penyesuaian sistem pengadaan yang berlaku.
Bahan Bakar Minyak dan Tarif Dasar
Listrik
Kenaikan tarif Bahan Bakar Minyak berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 18 Tahun 2013 tentang
harga jual eceran bahan bakar minyak tertentu untuk konsumen pengguna tertentu, penyesuaian harga
bahan bakar minyak bersubsidi dan Tarif Dasar Listrik Peraturan Menteri ESDM No. 31 Tahun 2014 tentang
tarif tenaga listrik yang disediakan oleh perusahaan perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara.
Ketenagakerjaan
Surat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan No. 19 Tahun 2012 tentang syarat-syarat penyerahan sebagian
pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain dan Undang-undang No. 24 Tahun 2011 tentang Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial yang mewajibkan Perusahaan mengikutsertakan karyawannya sebagai
Peserta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
Bahan Tambang Galian C
Semen Padang telah memperoleh Izin Usaha Penambangan. Undang-undang dan peraturan yang
mengatur pertambangan yaitu Undang-undang No. 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan
batu bara. Peraturan pemerintah No. 23 Tahun 2010 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan
mineral dan batu bara. Kenaikan tarif galian C diatur dalam Peraturan Walikota Padang No. 4 Tahun 2014
tentang harga patokan mineral bukan logam dan batuan. Peraturan Menteri ESDM No. 7 Tahun 2014
tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Pasca Tambang Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu
Bara membuat PT Semen Padang harus menyiapkan Dokumen Rencana Reklamasi dan penutupan serta
Pasca Tambang beserta Jaminannya.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
232
Analisis Pembahasan Manajemen
Meski memberikan pengaruh bagi kinerja Semen Padang,
perubahan peraturan dan perundang-undangan tersebut
di atas tidak memberikan dampak signifikan bagi kinerja
Perusahaan.
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Dalam tahun berjalan, Semen Padang telah menerapkan
standar baru, sejumlah amandemen dan interpretasi PSAK
yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
dari Ikatan Akuntan Indonesia yang relevan dengan
operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang
dimulai pada 1 Januari 2016. Amandemen PSAK 5 Segmen
Operasi (i), mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan
pertimbangan yang dibuat oleh manajemen dalam
menerapkan kriteria penggabungan segmen operasi,
termasuk deskripsi singkat tentang segmen operasi yang
telah digabungkan dan indikator ekonomi yang telah
dinilai dalam menentukan bahwa segmen operasi yang
Data mengenai informasi
keuangan dan kegiatan Semen
Padang tersedia di website
Perusahaan
digabungkan memiliki karakteristik ekonomi yang serupa;
dan (ii) mengklarifikasi bahwa rekonsiliasi total aset segmen
dilaporkan terhadap aset entitas hanya diungkapkan jika
aset segmen secara regular disediakan kepada pengambil
keputusan operasional. Semen Padang menggabungkan
beberapa segmen operasi menjadi satu segmen operasi
tunggal dan membuat pengungkapan yang disyaratkan
sesuai dengan amandemen.
Penerapan amandemen dan interpretasi standar berikut
tidak memiliki pengaruh signifikan atas pengungkapan
atau jumlah yang dicatat di dalam laporan keuangan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
konsolidasian pada tahun berjalan dan tahun sebelumnya
sebagai berikut:
• PSAK 70, Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan
Pajak
• ISAK 30, Pungutan
• Amandemen PSAK 4, Laporan Keuangan Tersendiri
• Amandemen PSAK 7, Pengungkapan pihak-pihak berelasi
• Amandemen PSAK 15, Investasi pada Entitas Asosiasi dan
Ventura Bersama
• Amandemen PSAK 16, Aset Tetap
• Amandemen PSAK 19, Aset Tak berwujud
• Amandemen PSAK 22, Kombinasi Bisnis
• Amandemen PSAK 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan
Estimasi Akuntansi dan Kesalahan
• Amandemen PSAK 24, Imbalan Kerja
• Amandemen PSAK 65, Laporan Keuangan Konsolidasian
• Amandemen PSAK 66, Pengaturan Bersama
• Amandemen PSAK 67, Pengungkapan Kepentingan dalam
Entitas
• Amandemen PSAK 68, Pengukuran Nilai Wajar
MATRIK PERFORMA KINERJA (KPI)
Semen Padang berkomitmen kepada seluruh stakeholders
untuk selalu memberikan laporan keuangan serta informasi
mengenai kondisi keuangan Semen Padang. Semen Padang
bertekad untuk memberikan informasi yang akurat, tepat
waktu dan sesuai dengan kebutuhan penerima informasi.
Selama tahun 2016 Semen Padang secara terbuka telah
menyampaikan laporan keuangan dan informasi mengenai
kondisi keuangan Semen Padang kepada pihak ekstenal,
seperti pemegang saham, pemerintah, bank maupun
pihak lain yang berhubungan dengan Semen Padang. Data
mengenai informasi keuangan dan kegiatan Semen Padang
juga tersedia di website Semen Padang dengan alamat web:
www.semenpadang.co.id
Ketentuan mengenai penyampaian laporan keuangan di
Semen Padang, yang disampaikan dalam bentuk publikasi
melalui Holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai
Perusahaan Publik.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
233
Analisis Pembahasan Manajemen
Matrik Performa Kinerja Tahun 2016
No
I
Kontrak Manajemen 2016 PT Semen Padang
Periode
Keuangan dan Pasar
Bobot (%)
Satuan
Target
Realisasi
%
40
1
EBITDA
Quarterly
10
Rp triliun
1,30
1,19
91,7%
2
Pertumbuhan Pendapatan Brutto
Quarterly
10
%
8,30
-4,70
-56,7%
3
Pertumbuhan Aset Bruto
Annual
5
%
24,34
24,59
101,0%
4
Volume Penjualan Semen
Quarterly
10
Juta ton
7,66
6,98
91,1%
5
Pangsa Pasar
Annual
5
%
10,23
10,22
99,9%
II
Fokus Pelanggan
%
89
n/a
6
III
Indeks Kepuasan Pelanggan Eksternal
7
Pertumbuhan Produksi
% Utilitas Kapasitas Pabrik
9
% Progres Fisik Proyek
10
Proper Lingkungan Indarung
Knowledge Management Point
12
% Talent dalam Box 1,2,3 Pada 9 boxes
V
Quarterly
10
%
3,59
-6,28
Annual
10
%
97,40
84,30
87%
Quarterly
10
%
100,00
97,60
98%
Annual
5
Peringkat
Hijau
Hijau
100%
-175%
106%
10
Quarterly
5
Point
720,00
760,99
Annual
5
%
20,00
n/a
Score
88,00
n/a
Kepemimpinan-Tata Kelola
Indeks GCG
10
35
Fokus Tenaga Kerja
11
13
Annual
Efektivitas Produk dan Proses
8
IV
10
5
Annual
PROSPEK DAN STRATEGI USAHA SEMEN PADANG
PROSPEK USAHA
Bank Indonesia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi
global mencapai 3,4% pada tahun 2017 setelah tumbuh
sebesar 2,4% pada tahun 2016. Sementara itu, pertumbuhan
ekonomi nasional pada tahun 2017 diperkirakan sebesar
5,1% setelah tumbuh sebesar 5,0% pada tahun 2016.
Percepatan penggarapan proyek infrastruktur di awal 2017
dinilai memberikan dorongan positif bagi industri semen
Indonesia. Inflasi dalam tahun 2017 diperkirakan mencapai
4%, sedangkan tahun 2016 sebesar 3,02% sehingga
diharapkan dapat meningkatkan belanja pembangunan
dengan menurunkan suku bunga kredit untuk menstimulus
pengembangan perekonomian. Hal ini sejalan dengan Bank
Indonesia telah mengumumkan BI rate turun dari 7,5% di
akhir tahun 2015 menjadi 6,5% tahun 2016. Penurunan
bunga akan memberikan dampak yang lebih positif, yang
membuat beban industri lebih ringan, dari sebelumnya yang
lebih mengandalkan pinjaman luar negeri akan beralih ke
perbankan nasional karena bunganya lebih rendah.
Prospek pertumbuhan konsumsi semen tahun 2017
diperkirakan cukup baik. Kondisi perekonomian Indonesia
yang kondusif mendorong pemerintah untuk meningkatkan
ketersediaan infrastruktur nasional. Hal ini sejalan dengan
5
program pemerintah dalam peningkatan pembangunan
infrastruktur sesuai dengan Master Plan Percepatan dan
Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)
sehingga akan berdampak pada peningkatan konsumsi
semen nasional.
Indonesia mengumumkan
BI rate turun dari 7,5% menjadi
6,5% di tahun 2016
Asosiasi Semen Indonesia (ASI) memperkirakan konsumsi
semen Indonesia pada tahun 2017 akan tumbuh sekitar
2,4% atau lebih tinggi dari tahun 2016 sebesar 0,02%.
Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan pembangunan
infrastruktur yang digalang oleh pemerintah seperti, proyek
infrastruktur jalan tol trans Sumatera, pembangunan
pelabuhan Internasional Kuala Tanjung, pembangunan Light
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
234
Analisis Pembahasan Manajemen
Rail Transit (LRT) di Sumatera Selatan, maupun pengembangan pelabuhan diikuti dengan peningkatan kapasitas produksi
semen nasional yang didukung penambahan kapasitas oleh produsen semen yang sudah ada maupun produsen semen yang
baru.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SEMEN PADANG
Arah pengembangan Semen Padang untuk jangka panjang sebagaimana terdapat pada Roadmap Rencana Jangka Panjang
tahun 2017-2020, basis 2016 sebagai berikut:
Jangka Panjang Tahun 2016-2020, basis 2015
Sasaran Strategis
PENDAPATAN
7.186
7.977
9.832
9.924
10.717
11.622
1.536
1.628
2.051
2.185
2.403
2.681
(ribuan ton)
7.268
7.594
8.974
9.048
9.120
9.170
VOLUME
PENJUALAN
7.766
8.265
9.670
9.444
9.632
9.745
11,44
11,45
11,54
11,79
12,08
12,21
(jutaan Rupiah)
EBITDA
(jutaan Rupiah)
KAPASITAS
(ribuan ton)
PANGSA PASAR
(%)
20152016 20172018 20192020
Penyusunan rencana
jangka panjang Perusahaan/RJPP
berbasis pencapaian visi 2030
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Semen Padang melakukan penyusunan atas Rencana Jangka
Panjang Perusahaan/RJPP periode 2017–2020 basis 2016
dengan pencanangan Visi 2030, yaitu “Menjadi Perusahaan
Persemenan yang andal, unggul dan berwawasan lingkungan
di Indonesia bagian barat dan Asia Tenggara”. Dalam rangka
menuju Visi 2030 tersebut, Semen Padang akan melakukan
pengembangan perusahaan dengan fokus Expansion &
Diversification yang telah dimulai pada tahun 2016 sampai
dengan tahun 2020. Proyek strategis yang saat ini dalam
tahap penyelesaian adalah proyek Indarung VI.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
235
Analisis Pembahasan Manajemen
PERBANDINGAN REALISASI 2016 DENGAN
PROYEKSI 2017
Tabel Proyeksi Laba Tahun Berjalan 2017 (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
Pendapatan
Beban Pokok Pendapatan
Laba Kotor
Beban Usaha
Laba Usaha
Realisasi
2016
Proyeksi
2017
% Real 2016 :
RKAP 2017
6.221
7.011
-4.330
-4.965
114,7
1.891
2.045
108,2
-825
-1.027
108,9
107,5
112,7
1.039
1.018
Laba sebelum Pajak
987
866
87,8
Laba Tahun Berjalan
724
728
100,6
PROYEKSI TAHUN 2017
Pada masa mendatang, Semen Padang menetapkan proyeksi
pencapaian laporan keuangan tahun 2017 sebagai berikut:
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian pendapatan
tahun 2017 sebesar Rp7.011 miliar atau mencapai 112,7%
dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp6.221 miliar.
-Semen
Padang
memproyeksikan
beban
pokok
pendapatan tahun 2017 sebesar Rp4.965 miliar atau
mencapai 114,7% dari realisasi tahun 2016 sebesar
Rp4.330 miliar.
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian laba kotor
tahun 2017 sebesar Rp2.045 miliar atau mencapai 108,2%
dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp1.891 miliar.
- Semen Padang memproyeksikan beban usaha tahun
2017 sebesar Rp1.027 miliar atau mencapai 108,9% dari
realisasi tahun 2016 sebesar Rp944 miliar.
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian laba usaha
tahun 2017 sebesar Rp1.018 miliar atau mencapai 107,5%
dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp947 miliar.
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian laba
sebelum pajak tahun 2017 sebesar Rp866 miliar atau
mencapai 87,8% dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp987
miliar.
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian laba bersih
tahun berjalan 2016 sebesar Rp728 miliar atau mencapai
100,6% dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp724 miliar.
Semen Padang telah mempersiapkan strategi dalam upaya
mendukung pencapaian target laba tahun 2017 antara lain
melalui pertumbuhan kapasitas produksi (mengoptimalkan
kapasitas produksi, realisasi target investasi, mengoptimalkan
produksi Cement Mill Dumai, mengoptimalkan kapasitas
kiln dengan coal mill baru), pertumbuhan pendapatan
(pencapaian target penjualan dan mempertahankan
market share, prioritas penjualan semen dalam negeri dan
melakukan penjualan ekspor, dan mengoptimalkan sinergi
pemasaran), dan peningkatan kualitas pelanggan (menjamin
kualitas produk dan ketersediaan produk, mengoptimalkan
sinergi holding, melakukan aktivitas marketing sesuai
dengan kebutuhan pelanggan).
Proyeksi untuk laporan posisi keuangan pada tahun 2017
sebagai berikut:
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian aset lancar
tahun 2017 sebesar Rp2.296 miliar atau mencapai 107,9%
dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp2.127 miliar.
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian aset tidak
lancar tahun 2017 sebesar Rp7.518 miliar atau mencapai
106,1% dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp7.084 miliar.
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian total aset
tahun 2017 sebesar Rp9.814 miliar atau mencapai 106,5%
dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp9.211 miliar.
Semen Padang telah
mempersiapkan strategi dalam
upaya mendukung pencapaian
target laba tahun 2017
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian liabilitas
jangka pendek tahun 2017 sebesar Rp1.725 miliar atau
mencapai 91,6% dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp1.884
miliar.
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian liabilitas
jangka panjang tahun 2017 sebesar Rp2.743 miliar atau
mencapai 112,5% dari realisasi tahun 2016 sebesar
Rp2.438 miliar.
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian total
liabilitas tahun 2017 sebesar Rp4.468 miliar atau mencapai
103,4% dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp4.321 miliar.
- Semen Padang memproyeksikan pencapaian ekuitas
tahun 2017 sebesar Rp5.347 miliar atau mencapai 109,3%
dari realisasi tahun 2016 sebesar Rp4.890 miliar.
Semen Padang telah mempersiapkan strategi dalam
upaya medukung pencapaian target aset, liabilitas dan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
236
Analisis Pembahasan Manajemen
Tabel Proyeksi Posisi Keuangan 2017 (dalam miliar Rupiah)
ekuitas tahun 2017 antara lain dengan mendapatkan dan
menggunakan fasilitas kredit perbankan dalam bentuk
NCL dan LC, penarikan kredit investasi untuk mendukung
pendanaan proyek-proyek strategis dan kredit modal kerja
untuk operasional rutin.
Realisasi
2016
Keterangan
1
Berdasarkan data Bank
Indonesia, pada masa mendatang
pertumbuhan ekonomi domestik
terus mengalami pemulihan
Proyeksi
2017
% Real 2016 :
RKAP 2017
4=3:2
2
3
Aset Lancar
2.127
2.296
107,9
Aset Tidak Lancar
7.084
7.518
106,1
106,5
Total Aset
9.211
9.814
Liabilitas Jangka Pendek
1.884
1.725
91,6
Liabilitas Jangka Panjang
2.438
2.743
112,5
Total Liabilitas
4.321
4.468
103,4
Ekuitas
4.890
5.347
109,3
Aset yang dibiayai oleh liabilitas adalah 47,0% menunjukan
7,3% lebih tinggi dari tahun 2015. Proyeksi tahun 2017, aset
yang dibiayai oleh liabilitas adalah 45,5%. Aset yang dibiayai
oleh ekuitas adalah 53,2%, menunjukan 7,0% lebih rendah
dari tahun 2015, sedangkan diproyeksikan pada tahun 2017,
aset yang dibiayai oleh ekuitas adalah 54,5%.
Tabel Proyeksi Struktur Modal 2017 (dalam miliar Rupiah)
Keterangan
2015
% 2015
2016
% 2016
Proyeksi
2017
% Proyeksi
2017
Total Liabilitas
2.933
39,7
4.321
47,0
4.468
45,5
Ekuitas
4.448
60,2
4.890
53,2
5.347
54,5
Total Aset
7.393
99,8
9.192
100,2
9.814
100,0
ASUMSI ATAS PROSPEK STRUKTUR MODAL
2017 MENGGUNAKAN ASUMSI MAKRO
EKONOMI (TINGKAT BUNGA PINJAMAN)
Semen Padang telah mempersiapkan strategi dalam upaya
mendukung pencapaian perbandingan Liabilitas dan Ekuitas
tahun 2017 yang optimal antara lain dengan mendapatkan
dan menggunakan fasilitas kredit perbankan dalam bentuk
NCL dan LC, penarikan kredit investasi untuk mendukung
pendanaan proyek strategis dan kredit modal kerja untuk
operasional rutin.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Penyusunan asumsi atas prospek pencapaian laba rugi dan
posisi keuangan tahun berjalan 2017 menggunakan asumsi
makro ekonomi yang terdiri dari; pertumbuhan GDP, tingkat
inflasi, kurs USD, kurs EURO serta tingkat bunga. Asumsi
lain yang digunakan yaitu asumsi pertumbuhan permintaan
semen, asumsi penjualan, asumsi produksi, asumsi eskalasi
kenaikan bahan utama, serta rencana capex.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
237
Analisis Pembahasan Manajemen
INFORMASI KELANGSUNGAN USAHA
Kondisi perekonomian dalam negeri berperan penting terhadap pertumbuhan bisnis sektor persemenan nasional. Pada
tahun 2016, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,02% mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2015 sebesar
4,88%. Kondisi ini sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap sektor semen dalam negeri.
Di tengah tahun yang penuh tantangan, Semen Padang mampu mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp724 miliar naik
0,1% atau sebesar Rp1 miliar dibandingkan pada tahun 2015 sebesar Rp723 miliar.
Berdasarkan data Bank Indonesia, pada masa mendatang, pertumbuhan ekonomi domestik diperkirakan terus mengalami
pemulihan. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada industri semen yang kemudian memberikan efek terhadap kinerja dan
pencapaian Perusahaan. Sehingga, dapat dikatakan bahwa, tidak terdapat hal-hal yang berpotensi berpengaruh signifikan
terhadap kelangsungan usaha Semen Padang pada tahun 2017 serta pada masa yang akan datang.
RENCANA JANGKA PANJANG Semen Padang
2026-2030
2021-2025
PTSP VISI 2030
“Menjadi Perusahaan Persemenan yang
Andal, Unggul dan Berwawasan Lingkungan
di Indonesia Bagian Barat dan Asia
Tenggara”
MILESTONE IV:
Portfolio Business
2016-2020
MILESTONE III:
Diversification & Portfolio
Business
2011-2015
MILESTONE II:
Expansion &
Diversification
MILESTONE I:
Operational Excellence
& Expansion
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
238
Judul foto:
Pemandangan malam pabrik indarung
Lokasi foto:
Puncak Silo pabrik Indarung V
Keterangan foto:
Pabrik beroperasi selama 24 jam sehari,
7 hari seminggu, dan 365 hari setahu. Hal
ini menunjukkan bahwa Semen Padang
telah menerapkan tata kelola perusahaan
yang baik guna menghasilkan kinerja
yang optimal dalam rangka mewujudkan
perusahaan persemenan yang andal dan
unggul.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
239
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Semen Padang terus memberikan yang
terbaik kepada stakeholder dengan
cara Semen Padang menerapakan Good
Corporate Governance (GCG) secara
konsisten sebagai suatu kebutuhan
dalam menjalankan kegiatan bisnis
dalam rangka menjaga pertumbuhan
usaha secara berkelanjutan dan
meningkatkan nilai Perusahaan.
Sekilas Tata Kelola Perusahaan
240
Tata Kelola Perusahaan
242
Struktur dan Mekanisme Tata
Kelola Perusahaan
252
Laporan Manajemen Risiko
313
Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS)
253
Sistem Pengendalian Internal
Perusahaan
317
Dewan Komisaris
257
Perkara Penting 2016
326
Komisaris Independen
274
Akses Informasi dan Data
Perusahaan
326
Komite Audit
274
Key Performance Indicators
(KPI) Departemen Legal & GRC/
MR
327
Kode Etik Perusahaan
327
Sistem Pelaporan Pelanggaran
332
Informasi Praktik Good
Corporate Governance dan Bad
Corporate Governance dalam
Laporan Tahunan
333
Penetapan Atas Pedoman Tata
Kelola Perusahaan Terbuka OJK
333
Prinsip, Komitmen dan
Tujuan Penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik
243
Kerangka Kerja dan Roadmap
Tata Kelola Perusahaan yang
Baik
247
Memperkuat Pondasi Tata
Kelola Perusahaan
248
Komite Hukum dan Bina
Lingkungan
283
Assessment Tata Kelola
Perusahaan
249
Fungsi/Komite Nominasi dan
Remunerasi
290
Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN)
251
Sekretaris Dewan Komisaris
290
Direksi
292
Program Pengendalian
Gratifikasi
251
Pengadaan Barang dan Jasa
301
Rencana dan Strategi
Implementasi GCG Tahun 2017
251
Sekretaris Perusahaan
302
Internal Audit
306
Auditor Eksternal
312
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
240
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
SEKILAS TATA
KELOLA PERUSAHAAN
Menjadi benchmark penerapan grc di asia tenggara-2024
Transparansi
Keterbukaan dalam
melaksanakan proses
pengambilan keputusan dan
dalam mengungkap informasi
material dan relevan mengenai
Perusahaan.
T
Responsibilitas
Akuntabilitas
A
Kesesuaian dalam melaksanakan
aktivitas bisnisnya terhadap
peraturan perundang-undangan
yang berlaku, berdasarkan prinsip
korporasi yang sehat, bekerja
sama secara aktif untuk manfaat
bersama dan berusaha untuk dapat
memberikan kontribusi yang nyata.
r
Kejelasan fungsi, pelaksanaan dan
pertanggungjawaban insan Perusahaan
yang memungkinkan pengelolaan
perusahaan terlaksana secara efektif.
Independensi
Dilaksanakannya pengelolaan Perusahaan secara
profesional tanpa benturan kepentingan dan
pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak
sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan
prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
i
f
Fairness
Memastikan dan menjamin keadilan,
kewajaran dan kesetaraan dalam memenuhi
hak dan kewajiban Stakeholder, yang timbul
berdasarkan perjanjian serta peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
241
GCG
SPIP
IQA
RML
86,48 87,66
621
3,95
Skor IQA tingkat
“EMERGING
INDUSTRY
LEADER”
skala 1.000
Predikat
“MANAGED”
skala 5
Skor GCG
berpredikat
“SANGAT BAIK”
skala 100
Skor SPIP
berpredikat
“EFEKTIF”
skala 100
2 kali
100%
13 kali
100%
Jumlah Laporan
WBS yang
masuk
Tindak Lanjut
Laporan WBS
yang masuk
Jumlah Laporan
Gratifikasi
Tindak lanjut
laporan
gratifikasi
Sistem pelaporan pelanggaran online
Program Pengendalian Gratifikasi
https://wbs.semenpadang.co.id
http://intra.semenpadang.co.id/
gratifikasi
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
242
tata kelola perusahaan
Judul foto:
Hari Anti Korupsi Nasional
Lokasi foto:
Wisma Indarung
Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate
Governance (GCG) merupakan proses dan struktur yang
digunakan oleh organ Perusahaan untuk menentukan
kebijakan dalam rangka untuk meningkatkan keberhasilan
usaha dan akuntabilitas Perusahaan, dengan tetap
memperhatikan kepentingan para stakeholder berdasarkan
ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundangundangan yang berlaku. Bagi Semen Padang, implementasi
GCG bukan hanya sekedar menggugurkan kewajiban namun
Penerapan GCG secara
berkelanjutan akan meningkatkan
nilai perusahaan
menjadi suatu kebutuhan dalam menjalankan kegiatan
bisnis Perusahaan untuk menjaga pertumbuhan usaha secara
berkelanjutan dan meningkatkan nilai Perusahaan dalam
menghadapi persaingan bisnis.
Penerapan GCG yang sejalan dengan best practice mampu
mengarahkan dan mengendalikan perusahaan agar sesuai
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Keterangan foto:
Sebagai salah satu bentuk perwujudan
tata kelola yang baik Semen Padang
menyelenggarakan seminar hari anti
korupsi nasional pada bulan Desember
2016. Kegiatan ini adalah yang
pertama kali dilakukan di Semen
Indonesia Grup.
dengan harapan para pemangku kepentingan (stakeholders),
selaras dengan peraturan dan perundang-undangan yang
berlaku, serta patuh pada norma-norma etika bisnis yang
berlaku secara universal dan tata nilai Perusahaan yang
dijunjung tinggi oleh manajemen dan seluruh karyawan.
Mekanisme atau sistem ini mempengaruhi penetapan dan
pencapaian tujuan Perusahaan, pemantauan dan penilaian
risiko usaha, memaksimalkan upaya peningkatan kinerja
dan pembentukan serta pengembangan budaya kerja di
lingkungan Perusahaan.
Penerapan GCG secara berkelanjutan akan meningkatkan
nilai Perusahaan dan sebagai upaya agar mampu bertahan
dalam persaingan sejalan dengan arah perencanaan
jangka panjang perusahaan yang senantiasa berorientasi
pada 3P yaitu Profit, Planet and People (triple bottom
line), mengoptimalkan perolehan laba, pengembangan
lingkungan yang bersih dan sehat, serta kesejahteraan
masyarakat lingkungan terutama di sekitar perusahaan,
dengan berlandaskan pada prinsip-prinsip GCG.
Salah satu bentuk penerapan GCG di Semen Padang, maka
Semen Padang mengikuti ajang Indonesia Quality Award
dengan skor 621 (skala 1.000) dan memperoleh predikat
Emerging Industry Leader.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
243
Tata Kelola Perusahaan
PRINSIP, KOMITMEN DAN TUJUAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK
PRINSIP-PRINSIP GCG
Pelaksanaan kegiatan usaha berlandaskan prinsip dasar GCG diterapkan secara konsisten, menyeluruh dan terpadu di
lingkungan Perusahaan sesuai dengan Pedoman GCG yang telah diperbaharui pada tanggal 16 Agustus 2013. Semen Padang
senantiasa memastikan bahwa prinsip dasar GCG diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan pada setiap aspek bisnis yang
meliputi lima prinsip sebagai berikut:
Prinsip Dasar GCG
TRANSPARANSI
Kewajaran dan
Kesetaraan
akuntabilitas
Prinsip
dasar GCG
Independensi
Responsibilitas
Transparansi
Semen Padang menjamin keterbukaan dalam melaksanakan
proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam
mengungkap informasi material dan relevan mengenai
Perusahaan. Pengungkapan informasi dilakukan sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku
secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat
dipertanggungjawabkan serta mudah diakses oleh
stakeholder sesuai dengan haknya.
Prinsip GCG adalah TARIF
Penerapan prinsip transparansi dilakukan dengan cara
menyediakan informasi secara cepat, tepat dan akurat
melalui media komunikasi yang intensif dan dikelola
secara profesional, sehingga pemegang saham, kreditur,
masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dapat
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
244
Tata Kelola Perusahaan
Judul foto:
Setia memenuhi ekspektasi
stakeholder
Lokasi foto:
Area pabrik Indarung
Keterangan foto:
Distribusi semen menggunakan jasa
kereta api menuju pelabuhan Teluk
Bayur untuk menjamin ketersediaan
produk di pasar demi memenuhi
ekspektasi pelanggan.
mengetahui kinerja dan kegiatan pengelolaan Perusahaan
secara jelas dan transparan.
Akuntabilitas
Semen padang menjamin
adanya kejelasan fungsi,
pelaksanaan dan pertanggung
jawaban insan perusahaan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Semen Padang menjamin adanya kejelasan fungsi,
pelaksanaan dan pertanggungjawaban insan Perusahaan
yang memungkinkan pengelolaan perusahaan terlaksana
secara efektif. Semen Padang menetapkan tanggung jawab
yang jelas dari masing-masing organ Perusahaan yang selaras
dengan visi, misi, sasaran usaha dan strategi Perusahaan.
Semen Padang melaksanakan prinsip Akuntabilitas dengan
menitikberatkan pada peningkatan fungsi dan peran
setiap organ Perusahaan dan Manajemen yang dapat
dipertanggung jawabkan, sehingga pengelolaan perusahaan
dapat berjalan efektif. Semen Padang juga menerapkan
sistem pengendalian internal, melalui pelaksanaan
pengawasan internal secara terencana dan sistematis.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
245
Tata Kelola Perusahaan
86,48
Arah perencanaan jangka
panjang Perusahaan
senantiasa berorientasi pada
Profit, Planet dan People (3P)
atau yang lebih dikenal dengan
istilah triple bottom line
3,95
Pencapaian skor GCG PT Semen
Padang tahun 2016 dengan
kategori “Sangat Baik”.
(Range skor 0–100)
Pencapaian indeks RML PT Semen
Padang tahun 2016 dengan
kategori “Managed”.
(Range indeks 0–5)
Responsibilitas
Semen Padang menjamin kesesuaian dalam melaksanakan
aktivitas bisnisnya terhadap peraturan perundangundangan yang berlaku, berdasarkan prinsip korporasi yang
sehat, bekerja sama secara aktif untuk manfaat bersama dan
berusaha untuk dapat memberikan kontribusi yang nyata
kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial
Semen Padang.
Semen Padang menerapkan prinsip Responsibilitas dengan
senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian dan
memastikan kepatuhan terhadap berbagai ketentuan dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk setiap
perubahannya dilakukan penyesuaian jika dianggap perlu.
Semen padang menjamin
kesesuaian dalam melaksanakan
aktivitas bisinisnya terhadap
peraturan perundangan undangan
Independensi
Semen Padang menjamin dilaksanakannya pengelolaan
Perusahaan secara profesional tanpa benturan kepentingan
dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
246
Tata Kelola Perusahaan
sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsipprinsip korporasi yang sehat. Setiap organ Perusahaan
akan melaksanakan tugasnya sesuai dengan kewajibannya
masing-masing. Selain organ Perusahaan, tidak ada yang
dapat mencampuri pengurusan Perusahaan.
Penerapan prinsip Independensi dilaksanakan terkait dengan
proses pengambilan keputusan yang bebas dari tekanan
serta benturan kepentingan (conflict of interest) dari pihak
manapun yang bertentangan dengan peraturan perundangundangan yang berlaku dan prinsip korporasi yang sehat.
dalam menerapkan GCG, secara konsisten dan berkelanjutan
melakukan sosialisasi kepada segenap jajaran organisasi,
melalui kebijakan tersebut agar setiap Insan Semen Padang
mengetahui dan memahami serta menjadikan kebijakan
tersebut sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas
sehari-hari.
Semen Padang berkomitmen untuk menerapkan prinsip
GCG secara menyeluruh dan konsisten dalam pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab seluruh struktur tata kelola
Perusahaan. Semen Padang percaya bahwa implementasi
GCG yang melebihi dari sekedar kepatuhan terhadap standar
dan peraturan perundang-undangan, mampu menciptakan
Perusahaan yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.
TUJUAN PENERAPAN GCG
Semen Padang menetapkan
kebijakan perusahaan yg
berorientasi pada pertumbuhan
perusahaan jangka panjang
Kewajaran dan Kesetaraan
Semen Padang selalu memastikan serta menjamin keadilan
dan kesetaraan dalam memenuhi hak-hak pemangku
kepentingan (Stakeholder) yang timbul berdasarkan
perjanjian serta peraturan perundang-undangan yang
berlaku. Semen Padang menerapkan prinsip kewajaran,
kesetaraan dengan memperlakukan seluruh stakeholder
secara berimbang (equal treatment) antara hak dan
kewajiban. Semen Padang membuka akses informasi kepada
seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan
bagi kemajuan Perusahaan.
KOMITMEN GCG
Semen Padang senantiasa menetapkan kebijakan Perusahaan
yang berorientasi pada pertumbuhan Perusahaan dalam
jangka panjang, tidak hanya terkait aspek ekonomi tapi
juga aspek lingkungan dan sosial. Sebagaimana tertuang
dalam poin ke-5 Kebijakan Perusahaan, yang menyatakan
“Pelaksanaan GCG dan manajemen risiko, serta pencegahan
terjadinya
kecurangan
(fraud)
dalam
operasional
perusahaan” merupakan bukti dari komitmen Perusahaan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Penerapan prinsip-prinsip GCG bertujuan untuk:
1.
Mengoptimalkan
nilai
Semen
Padang
agar
perusahaan memiliki daya saing yang kuat, baik
secara nasional maupun internasional, sehingga
mampu
mempertahankan
keberadaannya
secara
berkesinambungan untuk mencapai maksud dan tujuan
perusahaan.
2.
Pengelolaan Semen Padang secara profesional,
efisien, dan efektif, serta memberdayakan fungsi
dan meningkatkan kemandirian organ Perusahaan.
Seluruh organ Perusahaan dalam membuat keputusan
dan menjalankan tindakan dilandasi nilai moral yang
tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan, serta kesadaran akan adanya tanggung jawab
sosial perusahaan terhadap Pemangku Kepentingan
maupun kelestarian lingkungan di sekitar Perusahaan.
3.
Meningkatkan
kontribusi
perusahaan
dalam
perekonomian nasional.
4. Meningkatkan iklim yang kondusif bagi perkembangan
investasi nasional.
Implementasi GCG di lingkungan Semen Padang sepanjang
tahun 2016 sangat bermanfaat. Pengaruh positif dari
pelaksanaan GCG dijabarkan menjadi 3 (tiga) garis besar
yang meliputi:
• People – menghasilkan SDM yang memiliki kompetensi
dan mampu mengadaptasi nilai-nilai GCG.
• Profit – mengoptimalkan peraihan laba dan mencapai
pertumbuhan yang tinggi.
• Planet – berkontribusi nyata terhadap lingkungan dan
pemberdayaan masyarakat.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
247
Tata Kelola Perusahaan
KERANGKA KERJA DAN ROADMAP TATA KELOLA
PERUSAHAAN YANG BAIK
KERANGKA KERJA
Secara umum, pelaksanaan GCG di Semen Padang mengacu
pada Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-01/MBU/2011
tentang Penerapan GCG Pada Badan Usaha Milik Negara
(BUMN), “Pedoman Umum Good Corporate Governance
Indonesia” yang dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan
Governance (KNKG), Undang-undang No. 40 Tahun 2007
tentang Perseroan Terbatas, Surat Edaran Menteri Negara
BUMN No. S-375/MBU/.Wk/2011 tentang Kebijakan Menteri
Negara BUMN dalam Pengurusan dan Pengawasan BUMN
serta praktik terbaik (best practices) penerapan GCG.
• Pedoman Kode Etik (Code of Conduct) merupakan
sekumpulan komitmen etika perilaku dalam menjalankan
bisnis bagi seluruh insan Semen Padang yakni Dewan
Komisaris, Direksi, dan karyawan sesuai kaidah, norma
dan ketentuan yang berlaku.
• Pedoman SMSP merupakan sekumpulan aturan/tata cara
yang mengintegrasikan berbagai sistem manajemen
yang ada di Semen Padang yang digunakan sebagai
acuan bagi seluruh kegiatan mulai dari Direksi sampai ke
seluruh karyawan.
SINERGI SEMEN PADANG DENGAN ANAK
PERUSAHAAN DALAM IMPLEMENTASI GCG
Sejak tahun 2014 PT Semen Padang telah melakukan
evaluasi penerapan prinsip-prinsip dan struktur pelaksanaan
GCG pada Anak Perusahaan dan Lembaga Penunjang (APLP).
stakeholder
STRUKTUR HIERARKIS
RUPS
pedoman gcg
BOC
MANUAL BOARD
& CODE OF CONDUCT
BOD
Manager
employee
Pelaksanaan GCG di Semen
Padang mengacu pada peraturan
menteri BUMN No.PER-01/
MBU/2011
pedoman sistem
MANAJEMEN SEMEN padang
• Pedoman GCG merupakan seperangkat ketentuan dasar
yang bersumber dari Anggaran Dasar dan Peraturan
Perundang-undangan yang mengatur tata kelola antar
organ Perusahaan yakni RUPS, Dewan Komisaris beserta
perangkatnya, Direksi beserta perangkatnya serta
tata kelola organ Perusahaan dengan para Pemangku
Kepentingan. Pedoman GCG lebih rinci dituangkan ke
dalam Board Manual, Code of Conduct serta Pedoman
Sistem Manajemen Semen Padang (SMSP).
• Board Manual berisikan kompilasi dari ketentuan dan
peraturan perundangan yang berlaku, Anggaran Dasar
dan arahan Pemegang Saham yang ditetapkan dalam
RUPS yang mengatur tata cara kerja Dewan Komisaris
dan Direksi.
Proses dimulai dari pemantauan dan pendampingan untuk
penyelesaian rekomendasi perbaikan/Area of Improvement
(AoI) dari assessment penerapan GCG tahun 2016 terhadap
3 (tiga) APLP Semen Padang yaitu Semen Padang Hospital,
PT Yasiga Sarana Utama dan PT Pasoka Sumber Karya.
Sedangkan untuk PT Sepatim Batamtama, PT Bima Sepaja
Abadi dan PT Igasar telah selesai dilaksanakan pada tahun
2014. Melalui proses sinergi dengan anak perusahaan dalam
implementasi GCG, penguatan dan keselarasan penerapan
GCG pada anak perusahaan dapat meningkatkan kinerjanya
dan telah memberikan konstribusi secara optimal.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
248
Tata Kelola Perusahaan
ROADMAP GCG
Semen Padang menetapkan Roadmap penerapan GCG tahun
2014-2016 dalam mencapai kondisi ideal implementasi
GCG secara bertahap dan berkelanjutan. Mengacu pada
parameter GCG BUMN dalam Surat Keputusan Menteri
BUMN No. SK-16/2012 sebagai berikut:
86,48
3.Melakukan self assessment GCG dengan didampingi
BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Barat sebagai pihak
independen dan kompeten dengan capaian skor 86,48.
KILAS BALIK PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN DI SEMEN PADANG
2012
Melakukan evaluasi softstructure GCG.
2013
Penerapan dan review Whistle Blowing System.
85,81
2014
Set Up Program Anti Fraud dan launching website
https://wbs.semenpadang.co.id
84,17
2015
Evaluasi penerapan program anti gratifikasi.
2016
2015
2014
Realisasi pencapaian Roadmap GCG untuk tahun 2016 fokus
pada komitmen terhadap penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik secara berkelanjutan, antara lain dengan:
1.Menyempurnakan materi Laporan Tahunan secara
berkelanjutan mengacu kepada kriteria Annual Report
Award (ARA).
Penerapan GCG melalui
proses jangka panjang akan
menghasilkan sustanaible value
2.
Menyempurnakan materi Laporan Keberlanjutan
(sustainability report) secara berkelanjutan mengacu
kepada kriteria Global Reporting Initiative (GRI).
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
2016
Deklarasi anti korupsi melalui peringatan hari anti korupsi
nasional.
MEMPERKUAT PONDASI TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Semen Padang menyadari bahwa penerapan GCG melalui
proses jangka panjang yang akan menghasilkan sustainable
value, dalam rangka menghadapi kompetisi global dunia
usaha sehingga perusahaan mampu beroperasi dan
tumbuh secara berkelanjutan. Dalam memaknai tata
kelola perusahaan yang baik, Semen Padang berkomitmen
untuk menjadikan GCG sebagai bagian yang terintegrasi
dalam pengelolaan perusahaan melalui penerapan suatu
sistem yang mencerminkan prinsip-prinsip transparansi,
akuntabilitas, independensi, kesetaraan dan bertanggung
jawab. Semen Padang melakukan berbagai inisiatif
implementasi GCG yang ditujukan untuk mencapai tata
kelola yang berkelanjutan (sustainable governance).
Semen Padang menetapkan bahwa penerapan GCG
secara efektif merupakan suatu tantangan strategis yang
membutuhkan komitmen dan diwujudkan dalam bentuk
rencana kerja yang sistematis dan terarah. Sejumlah inisiatif
program GCG telah dilaksanakan selama tahun 2016, sebagai
bukti komitmen penuh manajemen Semen Padang dalam
penerapan GCG diantaranya adalah:
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
249
Tata Kelola Perusahaan
1. Penandatanganan pernyataan tahunan (Pakta Integritas)
oleh Dewan Komisaris, Direksi, seluruh karyawan dan
mitra bisnis pada awal tahun 2016;
2.
Penyelesaian
Rekomendasi
Perbaikan/Area
of
Improvement (AoI) self assessment penerapan GCG tahun
2016 dari Internal Audit Semen Padang;
3. Sosialisasi yang berkelanjutan tentang Penerapan serta
penggunaan aplikasi Whistle Blowing System (WBS) dan
program pengendalian gratifikasi ke seluruh stakeholder,
baik itu di lingkungan internal maupun ke unit kerja
kantor perwakilan Semen Padang;
4. Workshop manajemen risiko ke seluruh Risk Officer dan
Pimpinan Semen Padang, sehingga setiap pengambilan
keputusan Perusahaan berbasis risiko;
5.
Menindaklanjuti Rekomendasi Perbaikan/Area of
Improvements (AoI) dari Internal Audit PT Semen Padang
atas hasil assessment RML tahun 2016;
6. Peringatan Hari Anti Korupsi Nasional.
Tabel berikut menjelaskan perbandingan capaian skor GCG
dalam 4 (empat) tahun terakhir adalah:
2013
2014
2015
2016
77,37
84,17
85,81
86,48
Pelaksanaan assessment GCG tahun 2016 dilaksanakan
selama 2 (dua) bulan dan Semen Padang mendapat predikat
“sangat baik”, dengan skor 86,48 (setara dengan 86,48%).
Penilaian assessment GCG mencakup 6 (enam) aspek pokok
Semen Padang mendapat
predikat “sangat baik”
ASSESSMENT TATA KELOLA PERUSAHAAN
PROSEDUR PELAKSANAAN DAN PIHAK YANG
MELAKUKAN ASSESSMENT
Semen Padang secara konsisten dan berkesinambungan
melakukan optimalisasi terhadap penerapan GCG melalui
penguatan infrastruktur yang dimiliki, assessment GCG,
penyesuaian pedoman teknis dan prosedur pendukung
pelaksanaan GCG yang lebih baik. Semen Padang juga
melakukan pengukuran terhadap penerapan GCG dan
review secara berkala. Evaluasi dilaksanakan baik oleh pihak
internal maupun oleh pihak eksternal yang independen dan
berkompeten. Assessment oleh pihak internal dilakukan oleh
Internal Audit, sedangkan evaluasi oleh pihak eksternal yang
independen. Berdasarkan hasil pengukuran dan evaluasi
yang telah dilakukan, terlihat bahwa skor dan kualitas
penerapan GCG mengalami trend peningkatan dari tahun ke
tahun. Pada tahun 2016, assessment atas GCG Semen Padang
didampingi oleh BPKP Provinsi Sumatera Barat.
PENCAPAIAN SKOR GCG 2016
Pada tahun 2016, assessment GCG dilakukan oleh Internal
Audit PT Semen Padang. Masing-masing organ Perusahaan
diukur dengan kriteria tersendiri sesuai dengan struktur dan
proses ideal sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan
Menteri BUMN No. PER 01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011
dan Petunjuk Teknis Sekretaris Menteri BUMN No. SK-16/S.
MBU/2012.
meliputi; (1) Komitmen terhadap penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik secara berkelanjutan, (2) Pemegang
Saham dan RUPS, (3) Dewan Komisaris, (4) Direksi, (5)
Pengungkapan informasi dan transparansi, dan (6) Aspek
lain yang dapat dilihat pada hasil penilaian sebagai berikut:
Tabel Penilaian GCG Tahun 2016.
No.
Aspek Governance
Bobot
Capaian
Persentase
1
Komitmen terhadap
Penerapan Tata Kelola
secara Berkelanjutan
7
5,93
84,69
2
Pemegang Saham & RUPS
9
8,34
92,71
3
Dewan Komisaris
35
32,40
92,57
4
Direksi
35
31,98
91,37
5
Pengungkapan Informasi
& Transparansi
9
7,83
87,02
6
Aspek Lainnya
5
0
0
Jumlah
100
86,48
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
250
Tata Kelola Perusahaan
RINGKASAN HASIL ASSESSMENT GCG SEMEN
PADANG TAHUN 2016
Aspek Komitmen terhadap Penerapan Tata Kelola secara
Berkelanjutan
Secara umum, komitmen terhadap penerapan tata kelola
secara berkelanjutan tingkat pemenuhannya sudah
memadai, terlihat dalam pelaksanaan praktik yang baik
di Semen Padang. Semen Padang telah memiliki dan
melaksanakan pedoman GCG dan Kode Etik secara konsisten
serta melakukan peninjauan dan pemutakhiran sampai
tahap pengesahannya oleh Dewan Komisaris. Semen Padang
telah melakukan pengukuran terhadap penerapan tata
kelola perusahaan yang baik dan menjadikan pelaksanaan
GCG menjadi salah satu unsur Key Performance Indicator
(KPI) Semen Padang dan perolehan skor hasil penilaian
dituangkan dalam KPI Korporat tahun 2016.
Semen Padang menjadikan
pelaksanaan GCG menjadi salah
satu unsur Key Performance
Indicator
Aspek Pemegang Saham/RUPS
Secara umum, aspek Pemegang Saham/RUPS telah mengacu
kepada kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Negara
BUMN. Tingkat pemenuhan masing-masing indikator pada
umumnya sudah baik, terlihat dalam pelaksanaan RUPS
telah melakukan pengangkatan dan pemberhentian Direksi
serta Dewan Komisaris, mengambil keputusan melalui proses
yang terbuka dan adil serta dapat dipertanggungjawabkan,
memberikan keputusan yang diperlukan untuk menjaga
kepentingan Semen Padang dalam jangka pendek maupun
jangka panjang sesuai dengan peraturan perundangundangan dan/atau Anggaran Dasar, serta memberikan
persetujuan laporan tahunan termasuk pengesahan laporan
keuangan dan tugas pengawasan Dewan Komisaris sesuai
peraturan perundang-undangan atau Anggaran Dasar.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Aspek Dewan Komisaris
Secara umum, penerapan GCG di tingkat Dewan Komisaris
telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian
Negara BUMN dan mengalami peningkatan dibanding
tahun 2014. Dewan Komisaris melaksanakan program
pelatihan secara berkelanjutan, melakukan pembagian
tugas, wewenang dan tanggung jawab secara jelas, komitekomite yang dibentuk telah melaksanakan fungsi dan
tanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
telah memberikan persetujuan atas rancangan Rencana
Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dan Rencana Kerja dan
Anggaran Perusahaan (RKAP) yang disampaikan Direksi
dan memberikan arahan kepada Direksi atas implementasi
rencana dan kebijakan Perusahaan.
Aspek Direksi
Penerapan GCG pada tingkat Direksi, telah sesuai dan
memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian
Negara BUMN. Implementasi GCG pada tahun 2016 telah
mengalami peningkatan dibanding tahun 2015. Indikator
yang sudah baik terlihat dari sudah adanya pembagian
tugas/fungsi, wewenang dan tanggung jawab secara jelas
untuk setiap tingkatan jabatan, Direksi telah menyusun
perencanaan perusahaan dengan merumuskan
Aspek Pengungkapan Informasi dan Transparansi
Proses dan capaian pengungkapan informasi kepada
publik telah berjalan sangat baik. Untuk menunjang
pengungkapan informasi dan transparansi, Semen Padang
telah memiliki website (www.semenpadang.co.id) yang
kontennya berisikan informasi terkini untuk stakeholders.
Selain website tersebut, disediakan juga fasilitas layanan
pelanggan melalui email [email protected]
dan nomor call centre sebagai sarana penyampaian keluhan,
memberikan informasi dan mendiskusikan berbagai hal
terkait Perusahaan. Di dalam Laporan RJPP Tahunan
juga telah diungkapkan informasi penting dan laporan
keuangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan
serta diikutsertakan dalam ajang Annual Report Award
Tahun 2016. Rencana kedepannya Semen Padang akan
berkompetisi di bidang komunikasi dengan mengikuti ajang
BUMN Web Award.
Aspek Lainnya
Terkait aspek lainnya, Semen Padang belum memperoleh
penilaian sesuai dengan kriteria yang ditetapkan karena
belum dijadikan perusahaan benchmarking oleh institusi
atau perusahaan lainnya
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
251
Tata Kelola Perusahaan
LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA
NEGARA (LHKPN)
Pada tahun 2016, selaras dengan aturan program Anti Fraud
dan dalam upaya peningkatan terhadap komitmen Tata
Kelola Perusahaan yang baik secara berkelanjutan Dewan
Komisaris, Direksi, dan staf pimpinan (Eselon I–III) Semen
Padang telah melakukan pelaporan berupa Laporan Harta
Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Form pelaporan
yang digunakan adalah Form A dan sesuai dengan prosedur
LHKPN No. PR/PGW/378 yang mengatur tentang Pengelolaan
LHKPN Semen Padang dan pelaksananya adalah Departemen
Sumber Daya Manusia.
PROGRAM PENGENDALIAN GRATIFIKASI
Semen Padang membuat Memorandum of Understanding
(MoU) guna menindaklanjuti implementasi program
pengendalian gratifikasi, bekerja sama dengan Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka implementasi
pelaksanaan Program Pengendalian Gratifikasi (PPG). Semen
Padang juga telah menyusun dan mengesahkan Prosedur
Penanganan Gratifikasi No. PR/PGW/375 yang mengatur
tentang kewajiban pelaporan penerimaan gratifikasi.
LAPORAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Selama tahun 2016, keberhasilan Program Pengendalian
Gratifikasi menjadi salah satu tolak ukur suksesnya program
Anti Fraud yang telah di-launching pada tanggal 22 Juli
2014. Pada tahun 2016, terdapat 13 (tiga belas) laporan
penerimaan gratifikasi. Setelah dilakukan verifikasi oleh Biro
GCG & MR, gratifikasi yang diterima dikategorikan sebagai
gratifikasi ilegal. Barang/uang gratifikasi yang diterima telah
diserahkan ke Biro GCG & MR dan disita oleh Perusahaan
dan selanjutnya sesuai dengan Pedoman Teknis Fraud
Control Program Semen Padang Revisi 02 “barang/uang
gratifikasi yang telah terkumpul selama satu tahun akan
didayagunakan untuk kegiatan sosial Semen Padang sesuai
persetujuan Direktur Utama.”
SOSIALISASI FCP DAN WBS
Seluruh kebijakan terkait dengan pengendalian gratifikasi
dikomunikasikan kepada Dewan Komisaris, Direksi dan
seluruh karyawan Semen Padang. Untuk memudahkan
pelaporan gratifikasi, sejak tahun 2014 Semen Padang
telah me-launching website https://intranet.semenpadang.
co.id/gratifikasi dan pada tahun 2015 menjadi https://intra.
semenpadang.co.id/gratifikasi, perubahan ini dilakukan
setelah melalui proses review dan evaluasi keefektifan
website dan mekanisme pelaporan dengan tujuan lebih
memudahkan bagi insan Semen Padang untuk melaporkan
gratifikasi yang diterima.
RENCANA DAN STRATEGI IMPLEMENTASI GCG
TAHUN 2017
Semen Padang melaksanakan sosialisasi dan internalisasi
GCG kepada seluruh jajaran manajemen dan karyawan
untuk memastikan ketaatan terhadap praktik GCG. Pada
masa mendatang, sebagai tindak lanjut dan komitmen
yang tinggi atas kesinambungan praktik GCG pada seluruh
level operasional, serta mengacu pada hasil assessment GCG
berupa rekomendasi dan Area of Improvement (AoI), Semen
Padang mencanangkan beberapa kegiatan penting terkait
praktik GCG dan peningkatannya untuk tahun 2017.
Sosialisasi dan internalisasi
GCG untuk memastikan ketaatan
terhadap praktik GCG
Roadmap pelaksanaan GCG Semen Padang difokuskan pada
peningkatan dan penyempurnaan GCG sejalan dengan
kebutuhan Semen Padang. Semen Padang menetapkan
arah implementasi GCG dalam bentuk roadmap GCG yang
diharapkan menjadi panduan dalam pelaksanaan penerapan
GCG di seluruh tingkatan. Roadmap GCG juga diarahkan
untuk menjadikan GCG sebagai acuan dalam setiap aktivitas
operasional. Sasaran akhir Roadmap GCG adalah terwujudnya
Semen Padang menjadi Benchmark penerapan GRC di Asia
Tenggara. Diharapkan dengan dicapainya sasaran akhir
tersebut, Semen Padang optimis dapat meningkatkan dan
mempertahankan kinerja secara berkesinambungan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
252
Tata Kelola Perusahaan
Informasi Roadmap GCG 2016-2024 sebagai berikut:
2016
Corporate
Company
2017
Good
Corporate
Company
2018
Sustainability
Company
2019
Good
Sustainability
Company
2020
Sustainability
Citizenship and
Good Behaviour
Practice
STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLA
PERUSAHAAN
STRUKTUR TATA KELOLA
Dalam membangun struktur tata kelola, Semen Padang
memperhatikan pemetaan fungsi atau kegiatan usaha
dengan standar etika bisnis serta memastikan mekanisme
check and balance dapat bekerja secara efektif. Struktur
tata kelola perusahaan di Semen Padang sejalan dengan
Undang-undang No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas,
berupa organ utama meliputi; Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi serta organ
pendukung yang mencakup Komite di bawah Dewan
Komisaris, Departemen Legal & Governance Risk Compliance/
2021
Good
Sustainability
Citizenship and
Good Behaviour
Practice
2022
Menjadi
Benchmark
Penerapan GRC
Industri Semen
2024
2023
Menjadi
Benchmark
Penerapan GRC di
Indonesia
Menjadi
Benchmark
Penerapan GRC di
Asia Tenggara
Manajemen Representatif (LGRC/MR), Unit Internal Audit,
serta Biro GCG dan Manajemen Risiko.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk merupakan pemegang
saham utama dan pengendali Semen Padang dengan
kepemilikan saham yang terdiri dari 332.000.000 (tiga ratus
tiga puluh dua juta) lembar saham. Kepentingan pemegang
saham utama dan pengendali diwakili oleh Direktur Utama
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Skema Pemegang Saham Utama dan Saham Pengendali
Semen Padang:
51,01%
48,99%
Pemerintah RI
Publik
0,01%
99,99%
Koperasi
Karyawan Semen
Padang
PT Semen
Indonesia
(Persero), Tbk
Kepentingan pemegang
saham utama dan pengendali
diwakili Direktur Utama PT Semen
Indonesia
PT Semen Gresik
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
PT Semen Tonasa
PT Thang Long
Cement Company
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
253
Tata Kelola Perusahaan
MEKANISME TATA KELOLA PERUSAHAAN
Mekanisme Tata Kelola Perusahaan merupakan implementasi
GCG yang tercermin dalam sistem yang kuat. implementasi
GCG tidak cukup hanya dengan mengandalkan pilar
governance structure, melainkan dibutuhkan adanya aturan
main yang jelas dalam bentuk mekanisme. Mekanisme tata
kelola perusahaan dapat diartikan sebagai aturan main,
prosedur dan hubungan yang jelas antara pihak yang
mengambil keputusan dengan pihak yang melakukan
kontrol (pengawasan) terhadap keputusan tersebut.
Mekanisme ini merujuk pada Pedoman GCG yang ada di
Semen Padang yang kemudian dituangkan ke dalam Board
Manual, Code of Conduct serta Pedoman Sistem Manajemen
Semen Padang (SMSP). Seluruh kebijakan dan prosedur
yang terkait dalam penerapan GCG dimaksudkan untuk
menciptakan mekanisme check and balances yang efektif,
kultur adanya pengelolaan Perusahaan yang stakeholder
friendly, serta pencapaian profit dan sustainability yang
berkesinambungan.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), merupakan organ
tertinggi Perusahaan yang menjadi wadah para pemegang
saham untuk mengambil keputusan penting dengan
kewenangan yang tidak diberikan kepada Direksi dan Dewan
Komisaris. RUPS memiliki wewenang untuk mengangkat
dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan/
atau Direksi, mengesahkan perubahan Anggaran Dasar,
menyetujui laporan tahunan yang diajukan Direksi,
memberikan persetujuan penggunaan laba Perusahaan,
memberikan persetujuan penunjukan Akuntan Publik dan
hal lainnya.
TATA CARA PELAKSANAAN RUPS
Pelaksanaan RUPS terbagi menjadi 2 (dua), yaitu Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang merupakan
agenda rutin setiap tahun minimal satu kali, dan Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang waktu
pelaksanaannya terjadi diluar waktu RUPST dan dapat juga
dilaksanakan secara bersamaan.
Sebelum RUPS dilaksanakan, akan dilakukan pemanggilan
dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas)
hari sebelum tanggal RUPS diadakan, dengan tidak
memperhitungkan tanggal pemanggilan dan tanggal RUPS.
Pemanggilan RUPS dilakukan dengan surat tercatat. Dalam
panggilan RUPS dicantumkan tanggal, waktu, tempat, dan
agenda acara rapat disertai pemberitahuan bahwa bahan
yang akan dibahas dalam RUPS tersedia di kantor Perusahaan
sejak tanggal dilakukan pemanggilan RUPS sampai dengan
tanggal RUPS diadakan. Agenda RUPS dapat ditambah
sesuai kebutuhan dan sepanjang tidak bertentangan dengan
kepentingan perusahaan dapat dilakukan bila disetujui oleh
peserta RUPS. Selama RUPS berlangsung acara dipimpin oleh
Komisaris Utama. RUPS dapat juga dilaksanakan secara on
paper (keputusan sirkuler) dengan tata cara pelaksanaan
sebagai berikut:
1.Direksi menyiapkan materi atas kegiatan yang
memerlukan tanggapan tertulis dari Komisaris dan
persetujuan RUPS.
2.Direksi mengirim draft/usulan materi RUPS kepada
Dewan Komisaris dan RUPS.
RUPS adalah wadah
pemegang saham dalam
pengambilan keputusan penting
3. Dewan Komisaris melakukan kajian atas materi yang
disampaikan Direksi. Jika dianggap perlu Dewan
Komisaris dapat meminta penjelasan tambahan kepada
Direksi namun tidak lebih dari 1 (satu) kali dan paling
lambat 14 (empat belas) hari setelah menerima usulan
materi dari Direksi.
4.Direksi memberi materi penjelasan tambahan yang
diminta oleh Dewan Komisaris, paling lambat 14 (empat
belas) hari setelah menerima permintaan dari Komisaris.
Dewan Komisaris membuat tanggapan tertulis atas materi
usulan Direksi untuk disampaikan kepada RUPS dengan
tembusan kepada Direksi, paling lambat 5 (lima) hari
kalender setelah melakukan kajian atas materi atau setelah
menerima penjelasan tambahan yang disampaikan Direksi.
RUPS memberikan putusan terhadap usulan materi yang
diajukan Direksi setelah mempertimbangkan tanggapan
tertulis dari Dewan Komisaris.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
254
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUN 2016
Pada tahun 2016, Semen Padang telah melaksanakan 1 (satu) kali RUPST pada tanggal 11 Mei 2016 dengan tata cara
penyelenggaraan sesuai Anggaran Dasar Perusahaan.
Tabel Pelaksanaan RUPS Tahun 2016
RUPS
RUPS Persetujuan Laporan Keuangan
Tahun Buku 2016
Undangan
Tanggal 27 April 2016 Surat No. 5585/
UND/LEGRC/04.2016 kepada Pemegang
Saham.
Agenda
1. Persetujuan Laporan Tahunan perseroan mengenai
keadaan dan jalannya perseroan selama tahun Buku
2015 (dua ribu lima belas) sekaligus pemberian pelunasan
tanggung jawab sepenuhnya (volleding acquit et de
charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris perseroan
atas tindakan pengurusan dan pengawasan perseron yang
telah dijalankan selama tahun buku 2015 (dua ribu lima
belas).
2. Pengesahan laporan tahunan program kemitraan dan
Bina lingkungan (PKBL) Tahun Buku 2015 (dua ribu lima
belas) sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan
tangung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan
Dewan komisaris perseroan atas tindakan pengurus dan
pengawasan PKBL yang telah dijalankan selama tahun
buku 2015 (dua ribu lima belas)
3. Penetapan pengunaan laba tahun berjalan tahun buku
2015 (dua ribu lima belas)
4. Penetapan tentiem tahun buku 2015 (dua ribu lima belas )
gaji untuk Direksi dan honorarium untuk Dewan Komisaris
berikut fasilitas dan tunjangan lainnya untuk tahun 2016
(dua ribu enam belas)
5. Persetujuan penunjukan kantor Akutasi Publik ( KAP) untuk
mengaudit laporan keuangan perseroan tahun buku 2016
(dua ribu enam belas) serta laporan keuangan program
kemitraan dan bina lingkungan tahun buku 2016 (dua ribu
enam belas)
6. Persetujuan perubahan nilai investasi proyek Indarung VI
7. Perubahan pengurusan Perseron
KEPUTUSAN DAN REALISASI RUPS TAHUN 2015
Pada tahun 2015, Semen Padang telah melaksanakan 1 (satu) kali RUPST pada tanggal 6 April 2015 dengan tata cara
penyelenggaraan sesuai Anggaran Dasar Perusahaan. Informasi mengenai keputusan dan realisasi RUPS Tahun 2015 sebagai
berikut:
Agenda dan Keputusan RUPS Tahun 2015
Realiasi
1. Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan mengenai keadaan dan jalannya Perseroan selama tahun buku 2014 termasuk Laporan
Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris selama tahun buku 2014, dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun
Buku 2014 sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada
Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama tahun buku
2014.
Terealisasi
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
255
Tata Kelola Perusahaan
Agenda dan Keputusan RUPS Tahun 2015
Realiasi
2. Rapat mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2014 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Osman
Bing Satrio & Eny, member firm of Deloitte Touche Tohmatsu Limited sesuai dengan laporannya dalam surat No. GA 115 0028
SP FAN tanggal 11 Februari 2015 dengan pendapat “Wajar dalam semua hal yang material posisi keuangan PT Semen Padang
tanggal 31 Desember 2014, serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia”, sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya
(volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah
dilakukan selama Tahun Buku 2014, sepanjang bukan merupakan tindakan pidana atau melanggar ketentuan dan prosedur
hukum yang berlaku serta tercatat pada Laporan Keuangan Perseroan dan tidak bertentangan dengan ketentuan dan peraturan
perundangan serta Laporan Keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk untuk tahun buku 2014 disahkan oleh RUPS PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk dengan catatan:
•
Perseroan agar menyelesaikan hal-hal yang menjadi catatan auditor eksternal atas Laporan Keuangan Perseroan tahun buku
2014, dan hasil tindaklanjutnya dilaporkan kepada Pemegang Saham Mayoritas setiap tiga bulan.
•
Perseroan agar meningkatkan daya saing di area pasar utama melalui pengukuran COGS dan kemampuan pasok kompetitor
utama di area-area tersebut.
• Perseroan agar melakukan program cost reduction untuk mencapai efsiensi khususnya:
i. Bahan baku;
ii. Bahan bakar termasuk batu bara dan alternative fuel minimal 2,0%;
iii. Listrik dengan mengoptimalkan pengoperasian WHRPG;
iv. Pemeliharaan;
v. Perniagaan;
vi. Kemasan;
vii. Operational Expenditure.
• Perseroan agar melakukan pengendalian kualitas produk khususnya untuk pasar bersama sesuai dengan standar yang
disepakai dan optimasi penggunaan terak dengan terak faktor yang optimal.
• Perseroan agar melakukan pengendalian dan evaluasi terhadap program kerja untuk memastikan pencapaian KPI Internal
yang telah ditetapkan.
• Perseroan agar meningkatkan keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan untuk memperoleh penilaian PROPER hijau
dan menjaga harmonisasi dengan lingkungan sekitar serta fokus penyelesaian masalah yang terkait emisi debu.
•
Perseroan agar fokus pada pasar yang mempunyai profitabilitas tinggi untuk mencapai net profit margin grup yang maksimal
khususnya untuk daerah pasar Sumatera Utara.
• Perseroan agar menjalankan program sinergi yang meliputi bidang pemasaran, produksi, distribusi dan keuangan untuk
meningkatkan daya saing secara grup.
• Perseroan agar melakukan pengelolaan Capex secara optimal dengan optimalisasi perencanaan, efektivitas pelaksanaan dan
memperhatikan aspek risiko serta diselaraskan dengan strategi holding.
• Perseroan dalam melakukan program pengembangan SDM untuk peningkatan produktivitas agar disesuaikan dengan
kebijakan pengembangan SDM grup.
• Perseroan agar melakukan review terhadap sistem dan proses pengadaan untuk meningkatkan fairness dan efisiensi dalam
proses pengadaan untuk mendapatkan sumber daya yang terbaik, dan optimalisasi inventory.
• Perseroan agar melakukan pengendalian pelaksanaan proyek Indarung VI dan proyek strategis lainnya sesuai dengan target
yang telah ditetapkan dengan mengoptimalkan sinergi sumber daya grup, termasuk melakukan pengendalian biaya proyek
serta melaporkan secara periodik kepada Pemegang Saham.
• Perseroan agar meningkatkan efektiftas tata kelola mengacu pada Kebijakan Governance, Risk, dan Compliance SMI yang
meliputi:
i. Perseroan agar meningkatkan maturity level penerapan GCG dengan skor minimal 88 (baik sekali)
ii. Risk Maturity Level minimal 3,85 yang dilakukan oleh assessor independent;
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
256
Tata Kelola Perusahaan
Agenda dan Keputusan RUPS Tahun 2015
Realiasi
3. Rapat mengesahkan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2014 yang disusun berdasarkan Laporan Keuangan PKBL yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio
& Eny, member firm of Deloitte Touche Tohmatsu Limited sesuai dengan Laporannya dalam surat No. GA 115 0059 PKBL SP FAN
tanggal 17 Februari 2015 dengan pendapat “wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Unit Program Kemitraan
dan Bina Lingkungan PT Semen Padang tanggal 31 Desember 2014, serta laporan aktivitas dan arus kas untuk tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik di Indonesia”.
Terealisasi
4. Rapat memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas
tindakan pengurusan dan pengawasan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang telah dilakukan selama Tahun Buku 2014,
sepanjang bukan merupakan tindakan pidana atau melanggar ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku, tercatat pada
buku Laporan Tahunan PKBL dan tidak bertentangan dengan ketentuan dan peraturan perundangan, serta Laporan Tahunan
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Semen Indonesia (Pesero) Tbk untuk tahun buku 2014 disahkan oleh RUPS PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk dengan catatan:
Terealisasi
• Menyelesaikan hal-hal yang menjadi catatan auditor eksternal atas Laporan Hasil Pemeriksaan PKBL tahun buku 2014 dan
tindaklanjut atas catatan-catatan tersebut agar dilaporkan secara periodik setiap tiga bulan kepada pemegang saham
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
• Pelaksanaan PKBL harus dikoordinasikan dan dilakukan sejalan dengan kebijakan holding serta dilaksanakan sesuai
ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.
•
Meningkatkan pengelolaan kinerja PKBL agar dicapai kinerja yang lebih baik dengan tingkat kolektibilitas minimal 70% dan
tingkat efektivitas minimal 90%.
• Untuk alokasi dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan tahun 2015 sebagaimana dianggarkan dalam RKAP Perseroan,
besarnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Perseroan.
5. Rapat menyetujui penetapan penggunaan laba bersih setelah pajak tahun buku 2014 sebesar Rp915.980.777.793,- (Sembilan
ratus lima belas miliar sembilan ratus delapan puluh juta tujuh ratus tujuh puluh tujuh ribu tujuh ratus sembilan puluh tiga
Rupiah) sebagai berikut:
Terealisasi
• Dividen final Tahun Buku 2014 besaran persentasenya sama dengan besaran persentase dividen final yang harus dibayar
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk kepada pemegang sahamnya untuk tahun buku yang sama, dengan catatan pembayarannya
disesuaikan dengan kemampuan keuangan Perseroan dengan memperhitungkan cost of money dan akan ditetapkan
kemudian oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk selaku Pemegang Saham. Sisanya dialokasikan sebagai cadangan yang
akan dipergunakan untuk pengembangan usaha Perseroan.
• Memberikan wewenang dan kuasa kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk selaku Pemegang Saham untuk menetapkan
jadwal dan tata cara pembayaran dividen Tahun Buku 2014 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
6. Rapat memberi kuasa kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk selaku pemegang saham Perseroan untuk menetapkan tantiem
bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2014 serta gaji untuk Direksi dan Honorarium untuk Dewan
Komisaris berikut fasilitas dan tunjangan lainnya untuk tahun 2015.
Terealisasi
7. Rapat menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik sebagaimana akan ditetapkan dalam RUPS Tahunan PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk tahun 2015 untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2015 serta laporan keuangan Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan tahun buku 2015, dan biayanya menjadi beban Perseroan.
Terealisasi
8. Rapat memberhentikan dengan hormat anggota Dewan Komisaris Perseroan yaitu:
• Sdr. Muzani Syukur sebagai Komisaris Utama;
• Sdr. Imam Hidayat sebagai Komisaris;
• Sdr. Shofwan Karim sebagai Komisaris.
Pemberhentian anggota Dewan Komisaris tersebut terhitung sejak ditutupnya Rapat ini dengan ucapan terima kasih atas
pengabdiannya selama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan;
9. Pertanggungjawaban Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud ayat (1) di atas dari 1 Januari 2015 hingga 6 April 2015 akan
diberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab penuh atas tindakan pengawasan yang telah dibuat di Perusahaan dalam
Rapat Umum Tahunan untuk tahun buku 2015.
Terealisasi
10. Rapat mengangkat anggota Dewan Komisaris Perseroan yaitu:
Terealisasi
• Sdr. Letjend. TNI (Purn) Djamari Chaniago sebagai Komisaris Utama;
• Sdr. Ir. Suharto, MM sebagai Komisaris;
• Sdr. Prof. Dr. Eddy R. Rasyid, M.Com (hons), Ak sebagai Komisaris.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
257
Tata Kelola Perusahaan
Agenda dan Keputusan RUPS Tahun 2015
Realiasi
Terhitung sejak ditutupnya rapat ini, dengan masa jabatan selama 5 (lima) tahun, dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan
Tahun 2020 atau telah berakhir masa jabatannya (mana yang terjadi terlebih dahulu), dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk
memberhentikan yang bersangkutan sewaktu-waktu.
11. Menetapkan besarnya tunjangan akhir masa jabatan bagi Dewan Komisaris yang telah habis masa jabatannya pada saat
penutupan Rapat ini sebagaimana yang diatur dalam ketentuan yang berlaku di Perseroan.
Terealisasi
12. Memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali keputusan dari Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan dalam akta notaris dan selanjutnya memberitahukan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris
tersebut kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk dimasukkan dalam Daftar Perseroan dan
untuk keperluan tersebut berhak melaksanakan segala sesuatu yang diperlukan sehubungan dengan pemberitahuan tersebut.
Terealisasi
DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris merupakan organ Perusahaan memiliki
fungsi untuk melakukan pengawasan secara umum dan/
atau khusus sesuai Anggaran Dasar dan Board Manual serta
memberikan nasihat kepada Direksi dalam menjalankan
kepengurusan Perusahaan. Dewan Komisaris juga memiliki
tugas untuk melakukan pemantauan efektivitas praktik
GCG yang diterapkan perusahaan. Apabila dinilai perlu,
dapat dilakukan penyesuaian sesuai dengan kebutuhan
Perusahaan.
LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS DEWAN
KOMISARIS TAHUN 2016
Dewan Komisaris merupakan organ Perusahaan yang
bertanggung jawab secara kolektif untuk melakukan
pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi serta
memastikan bahwa Semen Padang melaksanakan GCG
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Untuk
melaksanakan tugas tersebut, Dewan Komisaris membentuk
komite penunjang yaitu Komite Audit serta Komite Hukum
dan Bina Lingkungan. Dalam melaksanakan tugasnya, setiap
anggota Dewan Komisaris bertindak secara kolektif kolegial.
Setiap anggota Dewan Komisaris wajib dengan itikad baik
dengan prinsip kehati-hatian dan bertanggung jawab.
Dewan Komisaris melakukan tugas pengawasan dan
pemberian nasihat dan saran yang dibutuhkan kepada
Direksi dalam pengelolaan Perusahaan baik pada level
strategis maupun operasional. Pada level strategis, Dewan
Komisaris melakukan pengawasan dalam penyusunan RJPP.
Sementara itu dalam pelaksanaan pengelolaan Perusahaan
setiap tahunnya, Dewan Komisaris mengawasi penyusunan
RKAP untuk memastikan bahwa RKAP telah disusun sesuai
dengan Visi dan Misi dengan mempertimbangkan kondisi
eksternal dan internal Perusahaan. Dalam pelaksanaan
kegiatan, Dewan Komisaris melakukan pengawasan dengan
mengacu pada target yang telah ditetapkan dalam RKAP.
Dewan komisaris juga
memantau efektivitas GCG
perusahaan
KRITERIA DEWAN KOMISARIS
Sejalan dengan penerapan GCG secara konsisten, Semen
Padang menetapkan kriteria calon Dewan Komisaris sebagai
berikut:
1.Calon Dewan Komisaris merupakan Warga Negara
Indonesia yang memiliki kompetensi yang relevan dengan
tugas Dewan Komisaris, pengalaman dan kecakapan
yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya, serta
memenuhi kriteria lain yang ditetapkan dalam Rapat
Umum Pemegang Saham, peraturan perundangundangan, dan Anggaran Dasar Perusahaan.
2.Dewan Komisaris tidak boleh memiliki hubungan
darah sampai dengan derajat ketiga baik secara lurus,
kesamping maupun semenda dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya maupun dengan Direksi.
3.Dapat menyediakan waktu yang cukup untuk
melaksanakan tugasnya.
UJI KEMAMPUAN DAN KEPATUTAN DEWAN
KOMISARIS
Untuk menjamin profesionalisme dan integritas calon Dewan
Komisaris, Pemegang saham telah melakukan seleksi dan
penilaian untuk memastikan bahwa calon Dewan Komisaris
memiliki kemampuan dan kepatutan untuk melaksanakan
tugas. Selanjutnya Dewan Komisaris terpilih diangkat dan
diberhentikan oleh RUPS.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
258
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Status Kemampuan dan Kepatutan Dewan Komisaris
Nama
Domisili
Seleksi dan
Penilaian
Jakarta
Lulus
Surabaya
Lulus
Prof. Eddy R. Rasyid, PhD, CA
Padang
Lulus
Ir. Basril Basyar, MM*
Padang
Lulus
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA**
Padang
Lulus
Wiztian Yutri, SH
Padang
Lulus
Letjen TNI (Purn) Djamari
Chaniago*
Ir. Suharto, MM
**
Sesuai Keputusan RUPST 11 Mei 2016, Dewan Komisaris diberhentikan dengan
hormat
**
Sesuai Keputusan RUPST 11 Mei 2016, diangkat sebagai Dewan Komisaris
PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN
DEWAN KOMISARIS
Sebagaimana disampaikan sebelumnya, Pengangkatan
Dewan Komisaris dilakukan setelah melalui seleksi dan
penilaian oleh Pemegang saham. Pengangkatan Dewan
Komisaris memenuhi persyaratan yang ditetapkan
dalam Board Manual. Pengangkatan anggota baru juga
mempertimbangkan kebutuhan Perusahaan serta kriteria
pokok meliputi kemampuan, kemauan, serta sikap. Seluruh
anggota Dewan Komisaris memiliki integritas, kompetensi
dan reputasi yang memadai.
*
Seluruh anggota dewan
komisaris memiliki integritas,
kompetensi dan reputasi yg
memadai
Sedangkan pemberhentian Dewan Komisaris dapat
dilakukan apabila yang bersangkutan:
1. Kehilangan kewarganegaraan Indonesia
2. Masa jabatan berakhir
3. Dinyatakan pailit atau ditaruh dibawah pengampuan
berdasarkan suatu keputusan pengadilan
4. Mengundurkan diri
5. Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan
yang berlaku
6. Meninggal dunia
7. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS
KOMPOSISI DAN PEMBAGIAN TUGAS DEWAN KOMISARIS
Komposisi Dewan Komisaris
Susunan anggota Dewan Komisaris Semen Padang hingga 31 Desember 2016 ditetapkan berdasarkan Keputusan RUPS tanggal
6 April 2015 dan RUPS 11 Mei 2016.
Tabel Komposisi Dewan Komisaris Hingga 11 Mei 2016
Nama
Jabatan
Dasar Pengangkatan
Representasi
Keterangan
Letjen TNI (Purn) Djamari
Chaniago
Komisaris Utama
Keputusan RUPST No. 46
Tanggal 6 April 2015
Purnawirawan TNI
Angkatan Darat (AD)
Diberhentikan dengan hormat pada
RUPS LB 11 Mei 2016
Ir. Suharto, MM
Anggota Dewan
Komisaris
Keputusan RUPST No. 46
Tanggal 6 April 2015
Komisaris
RUPST April 2015 – RUPST 2020
Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA
Anggota Dewan
Komisaris
Keputusan RUPST No. 46
Tanggal 6 April 2015
Akademisi
RUPST April 2015 – RUPST 2020
Ir. Basril Basyar, MM
Anggota Dewan
Komisaris
Keputusan RUPSLB No 75
Tanggal 24 Juni 2011
Akademisi
Diberhentikan dengan hormat pada
RUPS LB 11 Mei 2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
259
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Komposisi Dewan Komisaris mulai 11 Mei 2016
Nama
Jabatan
Dasar Pengangkatan
Representasi
Keterangan
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
Komisaris Utama
Keputusan RUPST No. 35
Tanggal 11 Mei 2016
Akademisi
RUPST 11 Mei 2016 – RUPST 2021
Ir. Suharto, MM
Anggota Dewan
Komisars
Keputusan RUPST No. 46
Tanggal 6 April 2015
Komisaris
RUPST April 2015 – RUPST 2020
Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA
Anggota Dewan
Komisaris
Keputusan RUPST No. 46
Tanggal 6 April 2015
Akademisi
RUPST April 2015 – RUPST 2020
Wiztian Yutri, SH
Anggota Dewan
Komisaris
Keputusan RUPSLB No 35
Tanggal 11 Mei 2016
Tokoh Masyarakat
RUPST 11 Mei 2016 – RUPST 2021
Pembagian Tugas Dewan Komisaris
Guna melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara efektif
serta memperhatikan komposisi anggota, Dewan Komisaris
telah menetapkan pembagian tugas dan tanggung jawab dari
masing-masing anggota Dewan Komisaris melalui Keputusan
Dewan Komisaris No. 92/DK/Kep/VI/2016 tanggal 7 Juni 2016,
sebagai pengganti dari Keputusan Dewan Komisaris 79/DK/
Kep/IV/2015 tanggal 17 April 2015. Sementara itu untuk
kelancaran tugas administratifnya, Dewan Komisaris dibantu
oleh Sekretaris Dewan Komisaris yang diangkat oleh Dewan
Komisaris sesuai Keputusan Dewan Komisaris No. 89/DK/Kep/
IV/2015 tanggal, 27 April 2015. Pembagian tugas Dewan
Komisaris sesuai Keputusan Dewan Komisaris No. 92/DK/Kep/
VI/2016 adalah sebagai berikut:
Komisaris merepresentasikan
unsur akademisi, praktisi dan
tokoh masyarakat
Tabel Pembagian Tugas dan Tanggung jawab Dewan Komisaris hingga 11 Mei 2016
Nama
Jabatan
Fokus Pengawasan
Letjen TNI (Purn)
Djamari Chaniago*
Komisaris Utama
Mengkoordinasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab anggota Dewan Komisaris, termasuk
koordinasi pengawasan pelaksanaan Good Corporate Governance dan Manajemen Risiko.
Ir. Suharto
Anggota Dewan
Komisaris
Melakukan evaluasi, telaahan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Direksi yang
berkaitan dengan bidang produksi, pengadaan, penelitian, pengembangan/investasi dan operasi.
Prof. Eddy R Rasyid,
PhD, CA
Anggota Dewan
Komisaris
Melakukan evaluasi, telaahan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Direksi yang berkaitan
dengan bidang keuangan, pemasaran termasuk pengawasan pelaksanaan pengembangan SDM
serta Good Corporate Governance dan Manajemen Risiko, sekaligus ditugaskan sebagai Ketua
Komite Audit.
Ir. Basril Basyar, MM*
Anggota Dewan
Komisaris
Melakukan evaluasi, telaahan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Direksi yang
berkaitan dengan bidang pemasaran, pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR),
serta hubungan antara perusahaan dengan pihak pemerintah baik Pemda maupun Pemerintah
Pusat, stakeholders, dan hubungan perusahaan dengan lingkungan, sosial dan kemasyarakatan,
serta yang terkait dengan hukum, sekaligus ditugaskan sebagai Ketua Komite Hukum dan Bina
Lingkungan.
*
Sesuai dengan RUPS tanggal 11 Mei 2016, Letjen (Purn) Djamari Chaniago (Komisaris Utama), dan Ir. Basril Basyar, MM (Anggota Dewan Komisaris) diberhentikan dengan
hormat sebagai Komisaris Semen Padang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
260
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Pembagian Tugas dan Tanggung jawab Dewan Komisaris mulai 11 Mei 2016
Nama
Jabatan
Fokus Pengawasan
Prof. Dr.Saldi Isra, SH,
MPA
Komisaris Utama
Mengkoordinasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab anggota Dewan Komisaris, termasuk
koordinasi pengawasan pelaksanaan Good Corporate Governance, Manajemen Risiko,
permasalahan yang berkaitan dengan hukum dan lingkungan.
Ir. Suharto*
Anggota Dewan
Komisaris
Melakukan evaluasi, telaahan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Direksi yang
berkaitan dengan bidang produksi, pengadaan, penelitian, pengembangan/investasi dan operasi.
Prof. Eddy R Rasyid,
PhD, CA*
Anggota Dewan
Komisaris
Melakukan evaluasi, telaahan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Direksi yang berkaitan
dengan bidang keuangan, pemasaran termasuk pengawasan pelaksanaan pengembangan SDM
serta Good Corporate Governance dan Manajemen Risiko, sekaligus sebagai Ketua Komite Audit
Wiztian Yutri, SH
Anggota Dewan
Komisaris
Melakukan evaluasi, telaahan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Direksi yang
berkaitan dengan bidang pemasaran, pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR),
serta hubungan antara perusahaan dengan pihak pemerintah baik Pemda maupun Pemerintah
Pusat, stakeholders, dan hubungan perusahaan dengan lingkungan, sosial dan kemasyarakatan,
serta yang terkait dengan hukum, sekaligus sebagai Ketua Komite Hukum dan Bina Lingkungan
Sesuai dengan RUPS tanggal 11 Mei 2016, Prof, Dr. Saldi Isra, SH, MPA diangkat sebagai Komisaris Utama dan Wiztian Yutri, SH diangkat sebagai Komisaris Semen Padang
*
KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN
KOMISARIS
Komposisi Dewan
Komisaris telah memenuhi unsur
keberagaman yang dibutuhkan
perusahaan
Komposisi anggota Dewan Komisaris telah memenuhi
unsur keberagaman yang dibutuhkan Perusahaan serta
memenuhi ketentuan yang berlaku yaitu perpaduan dari
sisi independensi, kompetensi berupa keahlian/pendidikan,
pengalaman kerja, dan usia. Seluruh Anggota Dewan
Komisaris Semen Padang memiliki integritas, kompetensi
dan reputasi yang baik. Hal tersebut dibuktikan dengan
telah lulusnya seluruh anggota Dewan Komisaris dalam
seleksi dan penilaian oleh Pemegang Saham.
Tabel dibawah ini memperlihatkan bahwa penetapan
komposisi Dewan Komisaris telah mempertimbangkan
kebutuhan dan kompleksitas Semen Padang termasuk
memperhatikan unsur keberagaman.
Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Aspek Keberagaman
Keberagaman Dewan Komisaris
Pendidikan
Keberagaman latar belakang pendidikan Dewan Komisaris Semen Padang, ditunjukkan dengan bauran pendidikan yaitu:
• Jenjang pendidikan meliputi tingkat Sarjana, Magister dan Doktoral dan Profesor
• Kompetensi bidang antara lain bidang Akuntansi, Teknik Mesin dan Hukum
Pengalaman Kerja
Keberagaman pengalaman kerja Dewan Komisaris Semen Padang, antara lain yaitu:
• Dosen dan Guru Besar Universitas Andalas Padang
• Mantan Direksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
• Anggota Komite Audit PT Semen Padang
•Jurnalistik
Usia
Keberagaman usia Dewan Komisaris Semen Padang berada pada kisaran usia yang cukup produktif yaitu usia 45-55
Tahun
Jenis Kelamin
Belum terdapat Anggota Dewan Komisaris wanita yang menjabat per Desember 2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
261
Tata Kelola Perusahaan
INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS
Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris
lainnya dan/atau dengan Pemegang Saham atau hubungan
lainnya dengan Semen Padang yang dapat mempengaruhi
kemampuannya bertindak independen. Dalam pengertian
ini seluruh anggota Dewan Komisaris adalah independen.
Di samping itu, seluruh anggota Dewan Komisaris tidak
merangkap jabatan yang dilarang oleh peraturan perundangundangan yang berlaku tentang pelaksanaan GCG.
Seluruh Dewan Komisaris
adalah independen
KEPEMILIKAN SAHAM DI SEMEN PADANG DAN
PERUSAHAAN LAIN
Dewan Komisaris telah mengungkapkan kepemilikan
sahamnya, baik pada Semen Padang maupun pada
perusahaan lain dan diperbaharui setiap tahunnya, sebagaimana pada tabel berikut:
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris di Semen Padang dan Perusahaan Lain hingga 11 Mei 2016
Nama
Kepemilikan Saham di Semen Padang
Kepemilikan Saham di Perusahaan Lain
Ya
Tidak
Tidak
Letjen (Purn) Djamari Chaniago
–
√
√
Ir. Suharto, MM
–
√
√
Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA
–
√
√
Ir. Basril Basyar, MM
–
√
√
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris di Semen Padang dan Perusahaan Lain mulai 11 Mei 2016
Nama
Kepemilikan Saham di Semen Padang
Kepemilikan Saham di Perusahaan Lain
Ya
Tidak
Tidak
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
–
√
√
Ir. Suharto, MM
–
√
√
Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA
–
√
√
Wiztian Yutri, SH
–
√
√
Selama tahun 2016 seluruh anggota Dewan Komisaris Semen Padang tidak memiliki saham di Semen Padang maupun di Perusahaan Lain
HUBUNGAN KELUARGA DAN KEPENGURUSAN DI PERUSAHAAN LAIN
Informasi berikut ini memperlihatkan hubungan keluarga dan kepengurusan anggota Dewan Komisaris dengan sesama
anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi serta Pemegang Saham PT Semen Padang. Informasi berikut ini juga
memperlihatkan hubungan kepengurusan anggota Dewan Komisaris dengan kepengurusan pada perusahaan lainnya
sepanjang tahun 2016.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
262
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Hubungan Keluarga dan Kepengurusan Dewan Komisaris di Semen Padang dan Perusahaan Lain
Hubungan Keluarga Dengan
Nama
Dewan
Komisaris
Hubungan Kepengurusan di Perusahaan Lain
Pemegang
Saham
Direksi
Sebagai Dewan
Komisaris
Sebagai Direksi
Sebagai
Pemegang
Saham
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Letjen (Purn) Djamari Chaniago
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
Ir. Suharto, MM
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
Prof. Eddy R Rasyid PhD. CA
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
Ir. Basril Basyar, MM
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
Ir. Suharto, MM
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
Prof. Eddy R Rasyid PhD. CA
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
Wiztian Yutri, SH
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
–
√
Dewan Komisaris mulai 6 April 2015
Dewan Komisaris s/d 11 Mei 2016
Selama tahun 2016, seluruh anggota Dewan Komisaris Semen Padang tidak memiliki hubungan keluarga dengan sesama Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham
Semen Padang maupun Perusahaan Lain
RANGKAP JABATAN DEWAN KOMISARIS
Selain menjabat sebagai Dewan Komisaris Semen Padang,
terdapat beberapa anggota Dewan Komisaris yang juga
yang merangkap jabatan sebagai berikut:
1. Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA, menjabat sebagai Guru Besar
Ilmu Hukum Universitas Andalas.
2. Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA, menjabat sebagai Guru
Besar Ilmu Akuntansi Universitas Andalas.
Dewan komisaris
bertanggung jawab kepada RUPS
sebagai wujud akuntabilitas
pengawasan pengelolaan
perusahaan
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN
KOMISARIS
Dalam melaksanakan tugas, Dewan Komisaris bertanggung
jawab kepada RUPS. Pertanggungjawaban Dewan Komisaris
kepada RUPS merupakan perwujudan akuntabilitas
pengawasan atas pengelolaan Perusahaan dalam rangka
pelaksanaan prinsip-prinsip GCG.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris sesuai dengan
Anggaran Dasar Perusahaan, adalah sebagai berikut:
1.
Pengawasan
dilakukan
dengan
memperhatikan
kepentingan para pemegang saham dan bertanggung
jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
2.Mengawasi kebijakan pengelolaan Perusahaan yang
dilakukan Direksi serta memberikan nasehat kepada
Direksi dalam menjalankan Perusahaan termasuk Rencana
Pengembangan Perusahaan, Pelaksanaan Rencana Kerja
dan Anggaran Perusahaan (RKAP), ketentuan-ketentuan
Anggaran Dasar dan keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham serta peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
3.
Menelaah dan menanggapi RKAP yang telah
ditandatangani Direksi, sebelum diserahkan oleh
Direksi kepada Pemegang Saham untuk mendapatkan
pengesahan.
4. Memintakan persetujuan Pemegang Saham Mayoritas
atas Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) yang
disampaikan Direksi.
5. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam melaksanakan
pengurusan Perusahaan.
6. Memberikan laporan dan penjelasan berkala kepada
Pemegang Saham mayoritas baik di dalam maupun di
luar forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
7. Melaksanakan keputusan yang telah diputuskan oleh
Pemegang Saham Mayoritas dalam forum RUPS.
8.
Mengikuti
perkembangan
kegiatan
Perusahaan,
memberikan pendapat dan saran kepada RUPS
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
263
Tata Kelola Perusahaan
mengenai setiap masalah yang dianggap penting bagi
kepengurusan Perusahaan.
9. Melaporkan dengan segera kepada RUPS disertai dengan
saran dan langkah perbaikan yang harus ditempuh
apabila Perusahaan menunjukkan gejala kemunduran.
10.Meneliti dan menelaah laporan berkala dan Laporan
Tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani
Laporan Tahunan.
11.Memberikan penjelasan, pendapat dan saran kepada
RUPS mengenai Laporan Tahunan apabila diminta.
12.Mengusulkan akuntan publik kepada RUPS.
13.Membuat risalah rapat Dewan Komisaris.
14.Memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang
telah dilakukan selama tahun buku sebelumnya kepada
RUPS.
15.Menelaah tambahan program kerja tahunan baik yang
bersifat operasional maupun strategis yang diusulkan
oleh Direksi di luar RKAP yang telah disahkan oleh
Pemegang Saham untuk dimintakan persetujuan RUPS
atau pemegang saham mayoritas.
16.Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka tugas
pengawasan dan pemberian nasihat, sepanjang tidak
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,
Anggaran Dasar, dan/atau keputusan RUPS.
Keputusan Dewan Komisaris merupakan bagian dari tugas
pengawasan, sehingga tidak menghapus tanggung jawab
Direksi atas pelaksanaan kepengurusan Perusahaan.
Terkait dengan tugas pengawasan terhadap Direksi,
Dewan Komisaris wajib mengikuti perkembangan kegiatan
Perusahaan, memberikan pendapat dan saran pada RUPS,
mengenai setiap masalah yang dianggap penting dan
melaporkan kepada pemegang saham apabila terjadi gejala
penurunan kinerja Perusahaan. Akan tetapi Dewan Komisaris
tidak diperbolehkan mencampuri wewenang Direksi untuk
melakukan pengurusan Perusahaan. Pengawasan lebih
kepada evaluasi pelaksanaan pengurusan Perusahaan
serta melakukan analisis atas transaksi yang membutuhkan
persetujuan Dewan Komisaris.
Dalam melaksanakan tugas pengawasan, Dewan Komisaris
berhak untuk meminta segala keterangan yang diperlukan
dan Direksi wajib untuk memberikannya. Dewan Komisaris
juga diberi kewenangan untuk memberhentikan sementara
anggota Direksi yang melanggar Anggaran Dasar Perusahaan,
kebijakan Perusahaan dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Dewan Komisaris telah mengamanatkan kepada Direksi
agar meningkatkan kualitas praktik GCG dan secara
berkelanjutan melakukan sosialisasi kepada segenap insan
Perusahaan. Seluruh aturan yang tercakup dalam Pedoman
GCG, Pedoman Kode Etik maupun penjelasan nilai-nilai
Perusahaan diharapkan dapat dipahami dengan baik serta
dipedomani oleh insan Perusahaan.
Dewan Komisaris mengamanatkan Direksi agar segera
menindaklanjuti aksi korporasi yang telah dilaksanakan
dengan memastikan bahwa seluruh ketentuan yang tercakup
dalam Pedoman GCG dan Pedoman Kode Etik telah dipatuhi.
Dewan komisaris
mengamanatkan direksi agar
menindaklanjuti aksi korporasi
mengacu Pedoman GCG dan Kode
Etik
Dewan Komisaris juga memiliki perhatian tinggi pada upaya
peningkatan kualitas penerapan prinsip-prinsip GCG dengan
melakukan berbagai penyesuaian di jajaran perangkat
Dewan Komisaris. Menindaklanjuti Keputusan Kementerian
BUMN No. PER-012/MBU/2012 dan Keputusan Sekretaris
Menteri BUMN No. SK-16/S.MBU/2012, dengan membentuk
Komite Hukum dan Bina Lingkungan disamping Komite
Audit yang telah ada selama ini. Adapun kewenangan
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris baik bersama-sama maupun sendirisendiri setiap waktu dalam jam kerja kantor Perusahaan
berhak memasuki bangunan dan halaman atau tempat
lain yang dipergunakan atau dikuasai oleh Perusahaan
dan berhak memeriksa semua pembukuan, surat dan
alat bukti lainnya, memeriksa dan mencocokkan keadaan
uang kas dan lain-lain serta berhak untuk mengetahui
segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi.
2.Direksi dan setiap anggota Direksi wajib untuk
memberikan penjelasan tentang segala hal yang
ditanyakan oleh Dewan Komisaris.
3. Rapat Dewan Komisaris dengan suara terbanyak setiap
waktu berhak memberhentikan untuk sementara seorang
atau lebih anggota Direksi, apabila anggota Direksi
tersebut bertindak bertentangan dengan Anggaran
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
264
Tata Kelola Perusahaan
Dasar dan/atau peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
4. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandanganpandangan terhadap hal-hal yang dibicarakan. Meminta
Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Direksi dengan
sepengetahuan Direksi untuk menghadiri rapat Dewan
Komisaris.
Secara umum kebijakan
komisaris dilandasi itikad
baik,kehati-hatian, rasa tanggung
jawab, terbuka, objective, adil dan
konsisten
5.
Dewan Komisaris memiliki kewenangan untuk
memberikan persetujuan dalam hal Direksi:
a. Mengadakan kerja sama dengan badan usaha atau
pihak lain dengan nilai atau jangka waktu tertentu
yang ditetapkan oleh RUPS.
b.Melakukan transaksi yang melebihi 10% sampai
dengan 20% dari total jumlah yang dianggarkan
dalam RKAP.
c. Menerima atau memberikan pinjaman jangka pendek
yang tidak bersifat operasional serta menerima atau
memberikan pinjaman jangka menengah.
d.Membukukan piutang sebagai piutang tidak
tertagih dan mengganti status persediaan menjadi
pencadangan persediaan tidak dapat digunakan.
e. Menjalankan perbuatan hukum mengalihkan atau
melepaskan hak atau menjadikan jaminan hutang
kurang atau sama dengan 50% dari harta kekayaan
bersih Perusahaan (termasuk di dalamnya adalah
aktiva tetap), baik dalam satu transaksi atau beberapa
transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan
satu sama lain dalam 1 (satu) tahun buku.
f. Melepaskan barang bekas (afval).
Prinsip-prinsip
kebijakan
Dewan
Komisaris
dalam
memberikan nasihat dan rekomendasi kepada Direksi serta
perlakuan kepada para stakeholders adalah sebagai berikut:
a. Kebijakan dilandasi oleh itikad baik, kehati-hatian dan
rasa tanggung jawab untuk kepentingan Perusahaan.
b. Kebijakan diambil secara terbuka (transparent) kepada
Direksi maupun para stakeholders.
c. Kebijakan dilandasi oleh objektivitas (objectivity) serta
perlakuan yang adil dan konsisten (fair and consistent
treatment) pada data dan informasi yang disampaikan
oleh Direksi.
Judul foto:
Kepatuhan yang
Bertanggungjawab
Lokasi foto:
Pabrik Indarung VI
Keterangan foto:
Penggunaan APD sebagai bentuk
ketaatan terhadap peraturan
yang berlaku serta bentuk
tanggung jawab terhadap
keselamatan diri dan lingkungan
ketersediaan produk di pasar
demi memenuhi ekspektasi
pelanggan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
265
Tata Kelola Perusahaan
PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris bersama Direksi telah dilengkapi dengan
pedoman kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual)
dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masingmasing. Board Manual merupakan hasil modifikasi dari
berbagai peraturan yang berlaku bagi perusahaan dan
praktik-praktik terbaik (best practices) prinsip-prinsip Good
Corporate Governance, prinsip-prinsip hukum korporasi,
peraturan perundang-undangan yang berlaku, arahan
dari pemegang saham, serta ketentuan Anggaran Dasar
Perusahaan yang mengatur tata kerja Dewan Komisaris.
Board Manual berisi tentang petunjuk tata laksana kerja
Dewan Komisaris dan Direksi serta menjelaskan tahapan
aktivitas secara terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan
dapat dijalankan dengan konsisten, dapat menjadi acuan
bagi Dewan Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan tugas
masing-masing untuk mencapai visi dan misi Perusahaan,
sehingga diharapkan akan tercapai standar kerja yang tinggi
selaras dengan prinsip-prinsip GCG.
Board Manual tersebut disusun berdasarkan peraturan dan
perundang-undangan yang berlaku, dan senantiasa ditinjau
ulang secara berkala. Board Manual mengatur aspek:
1. Tugas, wewenang dan kewajiban Dewan Komisaris
2. Pembagian tugas Dewan Komisaris
3. Program pengenalan bagi anggota Dewan Komisaris
Baru
4. Organ pendukung Dewan Komisaris
5. Rapat Dewan Komisaris
6. Evaluasi kinerja Dewan Komisaris
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN
ANGGOTA DALAM RAPAT DEWAN KOMISARIS
Proses pengawasan terhadap kegiatan operasional
Semen Padang dilakukan melalui mekanisme rapat-rapat
diantaranya:
1.Rapat Korporasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk,
membahas tentang kinerja Anak Perusahaan (Semen
Padang, Semen Tonasa, Semen Gresik dan Thang-Long
Cement) yang diselenggarakan secara periodik. Rapat
korporasi yang diikuti oleh Dewan Komisaris Semen
Padang hanya sampai dengan semester I 2016. Sebelum
rapat gabungan diadakan, Dewan Komisaris dari
setiap Anak Perusahaan melakukan pertemuan untuk
memberikan masukan terhadap hal-hal spesifik dari
masing-masing Anak Perusahaan.
2.Rapat ad-hoc/khusus Dewan Komisaris dan Direksi untuk
membahas kinerja Semen Padang, hal-hal khusus atau
spesifik sesuai kebutuhan.
3.Rapat internal Dewan Komisaris, diselenggarakan
satu kali dalam sebulan, yang dapat juga dihadiri oleh
Komite-komite.
Pertemuan dapat dilaksanakan di kota-kota dimana
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau anak-anak Perusahaan
berkantor. Rapat dapat juga disertai dengan kegiatan
lain seperti outbound, team building dan seminar dengan
pembicara dari luar maupun dalam Perusahaan.
Board manual berisi tata
laksana kerja dewan komisaris
dan direksi
Keputusan Rapat Dewan Komisaris diambil berdasarkan
musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan
berdasarkan musyawarah mufakat tidak tercapai, maka
keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara
berdasarkan suara setuju paling sedikit lebih dari ½ (satu
per dua) jumlah suara yang sah dikeluarkan dalam rapat.
Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan yang sah
dan mengikat tanpa mengadakan Rapat dengan ketentuan
bahwa semua anggota Dewan Komisaris memberikan
persetujuan atas usul yang diajukan secara tertulis serta
menandatangani persetujuan tersebut. Keputusan yang
diambil mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan
yang diambil melalui rapat.
Sepanjang tahun 2016, Dewan Komisaris melaksanakan 33
kali rapat terdiri dari 14 kali rapat internal Dewan Komisaris
dan 19 kali rapat Dewan Komisaris dan Direksi dari rencana
masing-masing 12 kali. Tabulasi frekuensi rapat dan tingkat
frekuensi kehadiran Dewan Komisaris pada rapat internal
Dewan Komisaris tahun 2016, dapat dilihat pada tabel
berikut ini:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
266
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Kehadiran Rapat Internal Dewan Komisaris Tahun 2016
Tanggal
Rapat 2016
Dewan Komisaris
Agenda Rapat
DC*
SI**
Su
ERR
BB*
WY**
11 Januari
√
–
√
√
√
–
–Pembahasan kinerja bulan Desember 2015
–Evaluasi progress Audit Tahun Buku 2015
– Evaluasi progress penyelesaian permasalahan
dengan SUPS
27 Januari
√
–
√
√
√
–
– Pembahasan pengarahan Dekom pada Raker
Semester I 2016
10 Februari
√
–
√
√
√
–
– Pembahasan kinerja bulan Januari 2016
– Evaluasi progress Proyek Indarung VI
10 Maret
√
–
√
√
√
–
– Pembahasan kinerja bulan Februari 2016
– Evaluasi progress Proyek Indarung VI
10 April
√
–
√
√
√
–
– Pembahasan kinerja bulan Maret 2016
– Evaluasi progress Proyek Indarung VI
– Evaluasi utilisasi Cement Mill Dumai
8 Mei
–
–
√
√
√
–
– Pembahasan kinerja bulan April 2016
– Evaluasi progress Proyek Indarung VI
– Rencana pembangunan Silo Terak Dumai
31 Mei
–
√
√
√
–
√
– Pembahasan reschedule utang PT Igasar
– Penyempurnaan struktur organisasi Proyek
Indarung VII
8 Juni
–
√
√
√
–
√
– Pembahasan kinerja bulan Mei 2016
– Evaluasi kinerja Cement Mill Dumai
– Evaluasi progress Audit Tahun Buku 2016
13 Juli
–
√
√
√
–
√
– Pembahasan kinerja bulan Juni 2016
– Pembahasan tindak lanjut Audit BPK
– Evaluasi kinerja PT Igasar
16 Agustus
–
√
√
√
–
√
– Pembahasan kinerja bulan Juli 2016
– Evaluasi batu bara
– Evaluasi kinerja PT Igasar
13 September
–
√
√
√
–
√
– Pembahasan kinerja bulan Agustus 2016
– Evaluasi batu bara
– Evaluasi operasian Pabrik Indarung V
– Evaluasi optimalisasi Unit Produksi Dumai
– Evaluasi packing plant Lampung
– Evaluasi cost transformation
14 Oktober
–
√
√
√
–
√
– Pembahasan kinerja bulan September 2016
– Evaluasi progress Audit Tahun buku 2016
– Evaluasi usulan silo semen Lampung
– Evaluasi progress Audit Tahun Buku 2016
– Evaluasi overhaul Indarung V
– Evaluasi progress Proyek Indarung VI
7 November
–
√
√
√
–
√
– Pembahasan kinerja bulan Oktober 2016
– Progress tindak lanjut audit khusus PT Igasar
– Evaluasi persiapan overhaul pabrik Indarung V
– Progress Audit Tahun Buku 2016
15 Desember
–
√
√
√
–
√
– Pembahasan kinerja bulan November 2016
– Evaluasi operasi Pabrik Indarung V
– Progress tindak lanjut audit khusus PT Igasar
– Progress Audit Tahun Buku 2016
– Evaluasi progress blue print Pemasaran
– Evaluasi kajian kelanjutan operasi pabrik II/III
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
267
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
Tanggal
Rapat 2016
DC*
SI**
Su
ERR
BB*
WY**
Jumlah
5
8
14
14
6
8
%
100
100
100
100
100
100
DC: Letjen (Purn) Djamari Chaniago
SI : Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
Su : Ir. Suharto, MM
Agenda Rapat
ERR : Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA
BB : Ir. Basril Basyar, MM
WY : Wiztian Yutri, SH
Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat gabungan dengan Direksi mencapai 100%
Catatan:
Saudara Djamari Chaniago sebagai Komisaris Utama, Saudara Basril Basyar selaku Komisaris diberhentikan dengan hormat sesuai dengan RUPS tanggal 11 Mei 2016
**
Saudara Saldi Isra, diangkat selaku Komisaris Utama dan Saudara Wiztian Yutri, selaku Komisaris, sesuai dengan RUPS tanggal 11 Mei 2016
*
Adapun agenda dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam Rapat Dewan Komisaris yang mengundang Direksi
selama tahun 2016 adalah:
Tabel Kehadiran Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2016
Tanggal Rapat
2016
Dewan Komisaris
Direksi
DC*
SI**
Su
ERR
BB*
WY**
BW
PS
THR
ABN*
II**
Agenda Rapat
11 Januari
√
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
–Tindak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan Desember 2015
– Progress tindak lanjut kesepakatan Pelindo
I, SP dan SUPS
– Progress Proyek Indarung VI
– Progress Audit Tahun Buku 2015
2 Februari
√
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
–Pembahasan penyempurnaan struktur
organisasi
10 Februari
√
√
√
√
–
√
√
√
√
–
–Tindak lanjut Pending Matters
–Pembahasan kinerja bulan Januari 2016
– Progress Proyek Indarung VI
– Progress Audit Tahun Buku 2015
10 Maret
√
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
–Tindak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan Februari 2016
–Persiapan RUPS Tahun Buku 2015
– Progress Proyek Indarung VI
15 Maret
√
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
–Pembahasan Optimalisasi PP dan CM Dumai
13 April
√
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
– Tindak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan Maret 2016
–Persiapan RUPS
– Penyempurnaan struktur organisasi
– Progress Proyek Indarung VI
9 Mei
√
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
–Tindak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan April 2016
10 Mei
√
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
–Progress Proyek Indarung VI
24 Mei
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
√
–Pengenalan Perusahaan kepada Dekom
8 Juni
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
√
–Tindak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan Mei 2016
– Progress Proyek Indarung VI
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
268
Tata Kelola Perusahaan
Tanggal Rapat
2016
Dewan Komisaris
DC*
23 Juni
Direksi
SI**
Su
ERR
BB*
WY**
BW
PS
THR
ABN*
II**
√
√
√
–
√
√
√
√
–
√
–Evaluasi pemasaran Pasca Indarung VI
–Prognosa penyelesaian Proyek Indarung VI
– Blueprint pemasaran
–Proyek PP Bengkulu
Agenda Rapat
13 Juli
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
√
–Tindak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan Juni 2016
– Progress Proyek Indarung VI
–Tambahan investasi di Dumai
–Evaluasi penyediaan batu bara
–Evaluasi Pabrik Indarung V
– Blueprint pemasaran
16 Agustus
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
√
–Tindak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan Juli 2016
– Progress Proyek Indarung VI
13 September
–
√
√
√
–
√
√
√
–
–
√
–Tindak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan Agustus 2016
–Tindak lanjut optimalisasi unit produksi
Dumai
–Evaluasi operasi pabrik Indarung V
–Evaluasi pengadaan batu bara
–Evaluasi progress blueprint Pemasaran
– Progress Proyek Indarung VI
14 Oktober
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
√
–Tidak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan September 2016
– Progress Capex Silo Terak Dumai
–Evaluasi persiapan overhaul Indarung V
–Evaluasi kebijakan penyediaan batu bara
– Blueprint pemasaran
–Penyusunan pokok-pokok RKAP tahun 2017
– Progress Proyek Indarung VI
31 Oktober
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
√
–Pembahasan pokok-pokok RKAP 2017
–Pengamanan batu bara
–Evaluasi capex Silo Terak Dumai
8 November
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
√
–Tidak lanjut Pending Matters
–Kinerja bulan Oktober 2016
– Progress Audit Khusus PT Igasar
–Evaluasi kebijakan penyediaan batu bara
–Evaluasi progress Capex Silo Terak Dumai
–Evaluasi persiapan overhaul Pabrik
Indarung V
–Evaluasi progress blueprint Pemasaran
15 November
–
√
√
√
–
√
√
√
√
–
√
–Simulasi Operasional Pabrik Indarung V
–Evaluasi persiapan overhaul pabrik
Indarung V
–Evaluasi kebutuhan SDM
15 Desember
–
√
√
√–
–
√
√
√
√
–
√
–Tindak lanjut Pending Matters
–Evaluasi persiapan overhaul pabrik
Indarung V
–Evaluasi progress blueprint Pemasaran
–Rencana IPO Semen Padang
– Progress Proyek Indarung VI
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
269
Tata Kelola Perusahaan
Tanggal Rapat
2016
Jumlah
Kehadiran
% Kehadiran
DC
SI
Su
ERR
BB
WY
Dewan Komisaris
Direksi
DC*
SI**
Su
ERR
BB*
WY**
BW
PS
THR
ABN*
II**
8
11
19
19
8
11
19
19
18
8
11
100
100
100
100
100
100
100
100
100
100
: Letjen (Purn) Djamari Chaniago
: Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA
: Ir. Suharto, MM
: Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA
: Ir. Basril Basyar, MM
: Wiztian Yutri, SH
100
BW
PS
THR
ABN
II
Agenda Rapat
: Ir. Benny Wendry, MM
: Drs. Pujo Suseno
: Tri Hartono Rianto, SE, MBus
: Ir. Agus B. Nurbiantoro, MM
: Ir. Indrieffouny Indra
Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat gabungan dengan Direksi mencapai 100%
Catatan:
Saudara Djamari Chaniago sebagai Komisaris Utama, Saudara Basril Basyar selaku Komisaris diberhentikan dengan hormat sesuai dengan RUPS tanggal 11 Mei 2016
*
Saudara Agus Boing Nurbiantoro, selaku Direksi diberhentikan dengan hormat sesuai dengan RUPS tanggal 11 Mei 2016
**
Saudara Saldi Isra, diangkat selaku Komisaris Utama dan Saudara Wiztian Yutri, selaku Komisaris, sesuai dengan RUPS tanggal 11 Mei 2016
**
Saudara Indrieffouny Indra diangkat selaku Direksi sesuai dengan RUPS tanggal 11 Mei 2016.
*
Keputusan yang diambil dalam rapat Dewan Komisaris
Semen Padang telah dicatat dan didokumentasikan dengan
baik dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh ketua
rapat dan salah seorang anggota Dewan Komisaris serta
didistribusikan kepada semua anggota Dewan Komisaris
yang menghadiri rapat maupun tidak. Perbedaan pendapat
(disenting opinion) yang terjadi dalam rapat akan
dicantumkan dalam risalah rapat disertai alasan mengenai
perbedaan pendapat.
PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS TAHUN
2016
Selama tahun 2016, Dewan Komisaris Semen Padang telah
melaksanakan tugas pengawasan, sebagai berikut:
1.
Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut
keputusan RUPS tahun buku 2015 oleh Direksi Perusahaan
serta meminta penjelasan yang berkaitan dengan tindak
lanjut tersebut.
2. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tindak
lanjut catatan auditor eksternal disampaikan dalam
Management Letter untuk audit tahun buku 2015.
3. Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut temuan
audit BPK tahun 2014.
4.Bersama Dewan Komisaris PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk, melakukan evaluasi dan menelaah calon
auditor serta memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) Tbk tentang
Penunjukan Auditor Tahun Buku 2016.
5. Mengawasi dan mendorong manajemen Semen Padang
untuk mengendalikan secara ketat pelaksanaan
percepatan Proyek Indarung VI, peningkatan quality
assurance/quality control terhadap setiap pekerjaan dan
melakukan komunikasi dengan Pemegang Saham dan
Dewan Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) Tbk serta
para stakeholders.
6.Melakukan monitoring dan pengawasan terhadap
pelaksanaan capex eksisting yang terkait dengan
Indarung VI, sehingga dapat diselesaikan sebelum Proyek
Indarung VI selesai.
7. Memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Perusahaan
dan Rapat Kerja APLP pada Semester I dan Semester II
tahun 2016.
8. Memantau dan mengawasi pelaksanaan CSR tahun 2016.
9. Menelaah, mengevaluasi dan memberikan pendapat/
saran terkait dengan implementasi manajemen risiko di
Perusahaan tahun 2015 dan semester I tahun 2016.
Perbedaan pendapat dalam
rapat akan dicantumkan dalam
risalah rapat disertai alasan
mengenai perbedaan pendapat
10.Melakukan monitoring dan pengawasan terhadap
implementasi dan improvement GCG serta melakukan
telaahan dan memberikan pendapat/saran terkait
dengan implementasi GCG tahun 2015 dan semester I
tahun 2016.
11.
Melakukan kunjungan lapangan dan memberikan
masukan/arahan
terkait
dengan
percepatan
pembangunan Proyek Indarung VI.
12.
Melakukan kunjungan lapangan dan memberikan
masukan/arahan terkait dengan optimasi utilisasi
kapasitas unit pengantongan di Dumai.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
270
Tata Kelola Perusahaan
FOKUS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS
TAHUN 2016
Sesuai dengan fungsi tugas dan tanggung jawabnya,
Dewan Komisaris di tahun 2016 memfokuskan pengawasan
diantaranya:
1. Mengawasi dan mendorong manajemen mengupayakan
pengembangan/perluasan pasar, mengingat permintaan
dalam negeri masih lesu.
2. Mengawasi dan memonitor pelaksanaan efisiensi melalui
Cost Transformation dalam upaya peningkatan daya
saing.
Program Orientasi dewan
komisaris dilaksanakan oleh
Departemen Legal & Governance
Risk
Management Representative. Materi program orientasi yang
telah diberikan kepada Dewan Komisaris baru antara lain
sebagai berikut:
1. Pelaksanaan prinsip-prinsip GCG oleh Semen Padang.
2. Gambaran mengenai Semen Padang berkaitan dengan
tujuan, sifat dan lingkup kegiatan, kinerja keuangan
dan operasi, strategi, rencana usaha jangka pendek dan
jangka panjang, posisi kompetitif, risiko dan masalahmasalah strategis.
3.Gambaran berkaitan dengan kewenangan yang
didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem dan
kebijakan pengendalian internal, termasuk Komite
Audit.
4. Keterangan mengenai tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris dan Direksi Semen Padang.
Program orientasi yang dilaksanakan berupa presentasi,
pertemuan, kunjungan lapangan.
3.Mengawasi dan memonitor pelaksanaan program
pengurangan emisi debu pabrik.
4.
Mengawasi dan mendorong manajemen untuk
mengendalikan secara ketat percepatan pembangunan
Proyek Indarung VI supaya dapat diselesaikan pada
tahun 2016 dan berproduksi pada tahun 2017.
5.Mengawasi dan memantau pelaksanaan GCG dan
manajemen risiko.
6. Mengawasi dan memantau pelaksanaan RKAP Tahun
2016.
KEBIJAKAN SUKSESI DEWAN KOMISARIS
Perusahaan memiliki kebijakan suksesi Dewan Komisaris
yang salah satunya memuat program pengenalan dan
orientasi anggota Dewan Komisaris. Kebijakan ini menjadi
tanggung jawab dari Departemen Legal & Governance,
Risk, Compliance (GRC)/Management Representative yang
bertugas memberikan materi yang dibutuhkan.
PROGRAM PENGENALAN DAN ORIENTASI
DEWAN KOMISARIS
Kepada anggota Dewan Komisaris baik yang diangkat untuk
pertama kalinya maupun yang telah menjabat sebelumnya
diberikan program orientasi/pengenalan mengenai Semen
Padang. Pelaksanaan program orientasi dilaksanakan oleh
Departemen Legal & Governance, Risk, Compliance (GRC)/
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Judul foto:
Tolak Gratifikasi
Lokasi foto:
Gedung Serba Guna Semen
Padang
Keterangan foto:
Komisaris Utama memberikan
arahan kepada seluruh Insan
Semen Padang agar berkomitmen
penuh terhadap pelaksanaan
GCG terutama pengendalian
gratifikasi.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
271
Tata Kelola Perusahaan
PENGEMBANGAN KOMPETENSI DEWAN
KOMISARIS TAHUN 2016
Untuk menunjang pelaksanaan tugasnya, Semen Padang
terus melakukan pengembangan kompetensi bagi segenap
jajarannya, termasuk Dewan Komisaris. Selama tahun 2016
anggota Dewan Komisaris mengikuti pelatihan, seminar
atau workshop sebagai berikut:
Selama tahun 2016, keputusan yang dikeluarkan Dewan
Komisaris adalah:
1. Keputusan Dewan Komisaris tentang Pembagian Tugas
Dewan Komisaris dan Organ Dewan Komisaris.
2.Keputusan Dewan Komisaris tentang Remunerasi
Sekretariat dan Komite-komite Dewan Komisaris.
3.Keputusan Dewan Komisaris tentang Pengangkatan
Ketua Komite Hukum dan Bina Lingkungan.
Tabel Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris
Jenis Seminar/
Workshop
Dewan
Komisaris
Penyelenggara
Tempat
Diskusi Outlook
Ekonomi 2016
Letjen. Purn,
Djamari
Chaniago
Ir. Suharto, MM
Ir. Basril Basyar,
MM
Prof. Eddy R.
Rasyid, PhD, CA
PT Semen
Indonesia
(Persero) Tbk
Gresik
Seminar Motivasi
& Produktivitas
Letjen. Purn,
Djamari
Chaniago
Ir. Suharto, MM
Ir. Basril Basyar,
MM
Prof. Eddy R.
Rasyid, PhD, CA
PT Semen
Indonesia
(Persero) Tbk
Gesik
Diskusi Outlook
Ekonomi 2017
Dewan Komisaris terus
mendorong pelaksanaan
keputusan pengawasan dan
penasihatan yang efektif
PENDAPAT/SARAN DEWAN KOMISARIS TAHUN
2016
Prof. Dr. Saldi
PT Semen
Isra, SH, MPA
Indonesia
Ir. Suharto, MM
(Persero) Tbk
Prof. Eddy R.
Rasyid, PhD, CA
Wiztian Yutri, SH
Gresik
Penyelenggaraan
Sistem
Pengendalian
Internal
Perusahaan
Prof. Eddy R.
PT Semen
Rasyid, PhD, CA
Padang
Wiztian Yutri, SH
Indarung,
Padang
Penegakan
Hukum terhadap
Tindak Pidana
Korupsi
Prof. Eddy R.
Rasyid, PhD, CA
Wiztian Yuti, SH
Indarung
Padang
PT Semen
Padang
KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS TAHUN 2016
Sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan tanggung
jawabnya, Dewan Komisaris terus mendorong pelaksanaan
keputusan pengawasan dan penasihatan yang efektif
dengan menerbitkan berbagai keputusan yang bersifat
pengawasan.
Seluruh keputusan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi yang
tertuang dalam Notulen Rapat di-monitor tindak lanjut
penyelesaiannya pada setiap rapat berikutnya.
Selama tahun 2016, Dewan Komisaris telah memberikan
berbagai pendapat/saran yang perlu menjadi perhatian
Direksi antara lain:
1. Melakukan evaluasi terhadap kinerja Perusahaan dan
memberikan saran/pendapat dalam rangka pencapaian
target kinerja tahun 2016 secara berkala.
2. Memberikan pendapat dan saran pada Rapat Korporasi
Semen Indonesia secara berkala untuk membahas kinerja
Semen Indonesia Group (SMI Group) hingga Semester I
tahun 2016
3. Menelaah, menilai dan memberikan pendapat terkait
Laporan Kinerja Tahun Buku 2015
4.Menelaah, menilai dan memberikan pendapat atas
Laporan Kinerja Triwulanan Tahun Buku 2016.
5. Menelaah, mengevaluasi dan memberikan pendapat atas
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun
2017 yang akan diajukan oleh Direksi kepada Pemegang
Saham untuk mendapatkan pengesahan.
6.Menelaah, mengevaluasi dan memberikan pendapat
terkait rencana Direksi mendapatkan persetujuan
Pemegang Saham tentang penyertaan modal Semen
Padang pada PT Semen Indonesia Trading International
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
272
Tata Kelola Perusahaan
7.Menelaah, mengevaluasi dan memberikan pendapat
terkait owner’s estimate atas Jasa Audit tahun buku
2016.
8.Menelaah, mengevaluasi dan memberikan pendapat
terkait Penyempurnaan Struktur Organisasi Perusahaan
dan alih tugas.
9.Menelaah, mengevaluasi dan memberikan saran/
pendapat terkait rencana Direksi untuk menindaklanjuti
persetujuan Pemegang Saham tentang penambahan
SDM baru.
10.Memberikan pengarahan, masukan/saran pada Raker
Semester I dan Semester II Tahun 2016 dan meminta
Direksi menyusun tindak lanjut hasil Raker.
11.Menelaah dan mengevaluasi kinerja anak usaha PT Igasar
serta memberikan pendapat saran dan tanggapan terkait
dengan perlunya di lakukan audit khusus terhadap
PT Igasar.
Selama tahun 2016, Dewan Komisaris setelah melakukan
penelaahan dan evaluasi memberikan persetujuan/
rekomendasi antara lain terkait dengan:
1. Pelepasan aset tanah dan bangunan untuk jalan Padang
By Pass.
2. Pelepasan barang/material bekas/afval
3. Kajian komprehensif terkait penawaran pemanfaatan
pasokan listrik dari Dempo Grup.
4. Tambahan/perubahan capex tahun 2016
5. Rencana Direksi untuk mereskedul piutang PT Igasar
6. Penyertaan pada anak perusahaan Semen Indonesia
(PT Semen Indonesia Internasional Trading)
7. Perpanjangan Fasilitas Non Cash Loan dan perpanjangan
fasilitas Supply Chain Financing dengan pihak perbankan.
8. Rencana Direksi mendapatkan persetujuan Pemegang
Saham untuk keikutsertaan dalam Joint Borrowing
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan Bank CIMB Niaga.
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS
Hasil assesment
menunjukkan Dewan Komisaris
telah menerapkan sebagian besar
parameter yang ditetapkan, dan
diperoleh skor 31,98 (sangat baik)
12.Menelaah, mengevaluasi dan memberikan pendapat
terkait dengan implementasi Manajemen Risiko Tahun
2015 dan semester I tahun 2016.
13.Melakukan telaahan, penilaian dan masukan/pendapat
kepada Direksi terkait penyelesaian permasalahan Hukum
Perusahaan antara lain penyelesiaan permasalahan
dengan PT SUPS dan PT Pelindo I (Persero), pembentukan
perusahaan patungan antara PT Semen Padang dan
PT Pelindo I (Persero), Packing Plant Lampung serta
penyelesaian permasalahan terkait dengan masyarakat
lingkungan Perusahaan.
PERSETUJUAN/REKOMENDASI DEWAN
KOMISARIS TAHUN 2016
Sesuai dengan ketentuan pasal 11 ayat 3 Anggaran Dasar
Perusahaan, Direksi dapat melakukan suatu perbuatan
atau transaksi tertentu setelah terlebih dahulu mendapat
persetujuan Dewan Komisaris.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Dewan Komisaris melakukan tugas-tugas pengawasan dan
memberikan nasehat kepada Direksi dalam pengurusan
dan pengelolaan Perusahaan. Penilaian kinerja Dewan
Komisaris dilakukan terkait dengan pelaksanaan tugas-tugas
pengawasan tersebut.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara kolegial
oleh Pemegang Saham dan Assessment yang dilakukan
oleh BPKP Provinsi Sumatera Barat. Penilaian kinerja oleh
pemegang saham dilakukan dalam RUPS Tahunan tentang
Laporan Pertanggung jawaban pelaksanaan tugas Dewan
Komisaris dan Laporan Keuangan. Untuk kinerja tahun buku
2016 akan dilaksanakan RUPS sekitar bulan Maret 2016.
Dewan Komisaris akan dievaluasi melalui hasil pengawasan
dalam pencapaian target kinerja yang tercantum dalam
Rencana Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Kerja dan
Anggaran Perusahaan, Key Performance Indicators (KPI) dan
tindak lanjut keputusan RUPS sebelumnya.
ASSESSMENT DEWAN KOMISARIS
Pada tahun 2016, bekerja sama dengan BPKP Provinsi
Sumatera Barat, telah dilakukan assessment GCG, termasuk
evaluasi terhadap kinerja Dewan Komisaris berdasarkan 12
(dua belas) indikator dan 43 (empat puluh tiga) parameter.
Hasil Assessment pada tahun 2016 menunjukkan bahwa
Dewan Komisaris Semen Padang telah menerapkan sebagian
besar parameter yang ditetapkan dengan capaian skor
31,98 dari skor maksimal 35 atau 91,38% dan termasuk
dalam kategori sangat Baik. Berarti meningkat dibanding
pencapaian skor tahun 2015 yaitu 27,40 atau 78,29%
(kategori Baik).
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
273
Tata Kelola Perusahaan
Dalam penilaian tersebut, terdapat 12 Indikator assessment
Dewan Komisaris dimaksud sebagai berikut:
1. Melaksanakan program pelatihan/pembelajaran secara
berkelanjutan.
2. Melakukan pembagian tugas, wewenang dan tanggung
jawab secara jelas serta menetapkan faktor-faktor
yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugas
Dewan Komisaris.
3. Memberikan persetujuan atas rancangan RJPP dan RKAP
yang disampaikan oleh Direksi.
4. Memberikan arahan terhadap Direksi atas implementasi
rencana dan Kebijakan Perusahaan.
5.Melaksanakan pengawasan terhadap Direksi atas
implementasi rencana dan Kebijakan Perusahaan.
6. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan
pengelolaan Anak Perusahaan dan Lembaga Penunjang
(APLP).
7. Berperan dalam pencalonan anggota Direksi, menilai
kinerja Direksi (individu dan kolegial) dan mengusulkan
tantiem/insentif kinerja sesuai ketentuan yang berlaku.
8.Melakukan tindakan terhadap potensi benturan
kepentingan yang menyangkut dirinya.
9. Memantau dan memastikan bahwa praktik Tata Kelola
Perusahaan yang baik telah diterapkan secara efektif dan
berkelanjutan.
10.Menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris yang efektif
dan menghadiri rapat Dewan Komisaris sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan.
11.Memiliki Sekretaris Dewan Komisaris untuk mendukung
tugas kesekretariatan Dewan Komisaris.
12.Memiliki Komite Audit yang efektif.
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS 2016
Kebijakan penetapan dan penilaian kinerja Dewan Komisaris
ditetapkan dalam Key Performance Indicators (KPI) Dewan
Komisaris sesuai dengan Peraturan Menteri Negara BUMN
No. PER-01/MBU/2011.
Dewan Komisaris
berpendapat Komite Audit dan
Komite Hukum dan Bina
Lingkunga telah melakukan tugas
dengan sangat baik
Tabel Key Performance Indicators (KPI) Dewan Komisaris
Program Kerja
Target
Realisasi Tahun
2016
1. Aspek Pengawasan dan Pengarahan
a. Review/analisis kinerja
Perusahaan
12 kali
19 kali
12 kali
14 kali
b.Rapat Dewan Komisaris
• Jumlah Rapat
• Kehadiran dalam rapat
100%
116%
12 kali
19 kali
d.Monitoring tindak lanjut/
hasil temuan audit internal
eksternal
4 kali
4 kali
e. Monitoring proyek
4 kali
5 kali
f. Peninjauan lapangan
2 kali
2 kali
a. Menyusun dan menyampaikan
Program Kerja
1 kali
1 kali
b.Menyusun dan menyampaikan
Laporan Tata Kelola
1 kali
1 kali
c. Menyampaikan laporan/
pendapat dan saran kepada
Pemegang Saham/RUPS
2 kali
5 kali*
d.Menyampaikan laporan
tentang tugas Pengawasan
1 kali
1 kali**
2 kali
2 kali
c. Memberi Nasihat/saran kepada
Direksi
2. Aspek Pelaporan Reporting Aspect
3.Dinamis/Lain-lain
Peningkatan kompetensi
Laporan telaahan kinerja kuartal I dan triwulan III 2016, Laporan Telaahan
RKAP 2017, Laporan Telaahan Penyesuaian RKAP 2017, dan Telaahan Kinerja
tahun buku 2015
**
Laporan Pengawasan Dewan Komisaris tahun buku 2015 dan Laporan Tata
Kelola Perusahaan Dewan Komisaris 2015
*
PENILAIAN KINERJA KOMITE YANG
MENDUKUNG PELAKSANAAN TUGAS DEWAN
KOMISARIS
Dewan Komisars berpendapat bahwa Komite Audit dan
Komite Hukum dan Bina Lingkungan sepanjang tahun 2016
melakukan tugas dan tanggung jawab dengan sangat baik.
Hal ini tercermin dalam penilaian kinerja masing-masing
komite yang telah melaksanakan program kerja rutin
dengan baik. Secara rinci, informasi mengenai hal tersebut
dapat dilihat pada pembahasan penilaian kinerja Dewan
Komisaris pada pembahasan masing-masing komite.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
274
Tata Kelola Perusahaan
KEBIJAKAN REMUNERASI DEWAN KOMISARIS
TAHUN 2016
Pengungkapan Prosedur Pengusulan sampai dengan
Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris
Prosedur pengusulan remunerasi Dewan Komisaris dilakukan
oleh pemegang saham dalam hal ini PT Semen Indonesia Tbk
berdasarkan kinerja Perusahaan pada tahun buku. Usulan
remunerasi tersebut kemudian diagendakan dan disetujui
dalam RUPS.
Dewan
Komisaris telah menandatangani
Pakta integritas dan
menyerahkan Laporan Harta
Kekayaan Penyelenggara
Negara (LHKPN) maupun Laporan
Pajak-Pajak Pribadi
(LP2P) sebagai bentuk komitmen
menghindari transaksi
yang mengandung benturan
kepentingan
Struktur Remunerasi
Sebagai tindak lanjut dari RUPS tahunan, Pemegang Saham
mengeluarkan Surat No. 6457/SM-07/210000/07.2016
tanggal 4 Juli 2016 perihal penetapan tindak lanjut RUPS
Tahunan PT Semen Padang, berikut tabel gaji/honorarium
dan tantiem Dewan Komisaris dan Direksi tahun 2016:
Indikator Kinerja dan Hubungan antara Remunerasi
dengan Kinerja Perusahaan
Salah satu indikator utama pengusulan remunerasi bagi
Dewan Komisaris adalah kinerja yang dihasilkan Perusahaan
sepanjang tahun buku. Kinerja Perusahaan yang terus
bertumbuh akan berdampak pada remunerasi anggota
Dewan Komisaris.
KOMISARIS INDEPENDEN
KRITERIA PENENTUAN KOMISARIS
INDEPENDEN
Komisaris Independen yang ada di Perusahaan telah
memenuhi ketentuan Peraturan menteri negara BUMN
No. PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan GCG pada BUMN
yang menerangkan bahwa 20% komposisi Dewan Komisaris
berasal dari independen. Komisaris Independen merupakan
anggota Komisaris yang berasal dari luar Perusahaan (tidak
memiliki hubungan afiliasi dengan Perusahaan) yang dipilih
secara transparan dan independen, memiliki integritas
dan kompetensi yang memadai, bebas dari pengaruh yang
berhubungan dengan kepentingan pribadi atau pihak
lain, serta dapat bertindak secara objektif dan independen
dengan berpedoman pada prinsip-prinsip GCG.
PERNYATAAN TENTANG INDEPENDENSI
KOMISARIS INDEPENDEN
Selaras dengan penerapan praktik GCG yang baik, Dewan
Komisaris telah menandatangani Pakta integritas dan
menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
Negara (LHKPN) maupun Laporan Pajak-Pajak Pribadi
(LP2P) sebagai bentuk komitmen menghindari transaksi
yang mengandung benturan kepentingan. Seluruh anggota
Komisaris independen bertindak mandiri dan bebas
intervensi dari pihak manapun.
Tabel Gaji/Honorarium dan Tantiem Dewan Komisaris
Tahun 2016 (dalam Rupiah)
Jabatan
Gaji/Bulan
%
Komisaris Utama
48.927.600
45% dari Gaji Direktur
Utama
Komisaris
44.034.840
90% dari Gaji Komisaris
Utama
Jabatan
Tantiem
%
Komisaris Utama
1.350.960.000
40% dari Tantiem Direktur
Utama
Komisaris
1.215.864.000
90% dari Tantiem Komisaris
Utama
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
KOMITE AUDIT
Komite Audit dibentuk berdasarkan ketentuan hukum dan
perundang-undangan di Indonesia khususnya Permeneg
BUMN No. PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance)
pada BUMN. Pembentukannya dimaksudkan dalam rangka
menjaga terlaksananya praktik GCG di Perusahaan. Hal ini
sejalan dengan Permeneg BUMN No. PER-10/MBU/2012
tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris/Dewan
Pengawas BUMN.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
275
Tata Kelola Perusahaan
Semen Padang membentuk Komite Audit yang bertugas
dan bertanggung-jawab kepada Dewan Komisaris dalam
melakukan fungsi pengawasan (oversight) terhadap proses
pelaporan keuangan termasuk memantau dan mengevaluasi
terhadap independensi eksternal auditor. Pengangkatan
Komite Audit dilakukan melalui Surat Keputusan Dewan
Komisaris No. 90/DK/kep/IV/2015 tanggal 27 April 2015.
Komite Audit yang disahkan oleh Dewan Komisaris.
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dilakukan secara
bersama sama agar secara efektif dapat melaksanakan tugas
dengan baik. Dalam pelaksanaannya setiap anggota Komite
Audit memiliki fokus perhatian khusus dan memastikan
bahwa tugas-tugas tersebut terlaksana dengan baik.
Keanggotaan Komite Audit 3
(tiga) orang, yaitu
seorang Komisaris Independen
menjabat Ketua dan
dibantu 2 (dua) orang pihak
independen sebagai anggota
STRUKTUR DAN KEANGGOTAAN KOMITE AUDIT
Keanggotaan Komite Audit terdiri dari 3 (tiga) orang, yaitu
seorang Komisaris Independen yang menjabat sebagai Ketua
serta dibantu oleh 2 (dua) orang pihak independen sebagai
anggota. Pada tahun 2016, susunan keanggotaan Komite
Audit adalah sebagai berikut:
Nama
Prof. Eddy R.Rasyid, PhD. CA
Jabatan
Ketua
Keterangan
Masa Jabatan
Dewan Komisaris
1 Mei 2016 - 30 April 2018
Prof. Dr. Syukri Lukman
Anggota
Pihak Independen yang memiliki keahlian dibidang
Keuangan Korporasi dan Manajemen Strategis.
1 Mei 2016 - 30 April 2018
Dr. Henmaidi ST, M.Eng.Sc
Anggota
Pihak independen, yang memiliki keahlian dibidang
teknik dan manajemen operasi industri
1 Mei 2016 - 30 April 2018
KOMPETENSI DAN KEAHLIAN ANGGOTA
KOMITE AUDIT
Kompetensi dan keahlian Anggota Komite Audit Semen
Padang periode tahun 2016 dapat dilihat pada profil ringkas
di bawah ini:
Prof. Dr. Drs. Syukri Lukman, MS
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir di
Pariaman, Sumatera Barat, tanggal 2 Februari 1952, berusia
64 tahun.
Prof. Eddy R. Rasyid, PhD, CA
Profil dapat dilihat pada bagian Dewan Komisaris.
Sarjana Ekonomi Bidang Manajemen - Universitas Andalas
Padang 1977, Magister Sains dalam bidang Manajemen
Keuangan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 1984 dan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
276
Tata Kelola Perusahaan
Ph.D dalam bidang Strategic Management, University Sains
Malaysia, Malaysia, 2007.
Riwayat pekerjaan sebelumnya antara lain berkarir sebagai
dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Program
Magister Manajemen (1980 s/d sekarang) dan Program
Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Unand Padang
(2012-sekarang. Sampai diangkat sebagai Guru Besar
Universitas Andalas. Rektor Universitas Dharma Andalas
(2014-2016) dan sebagai Anggota Tim Penilai Angka
Kredit (Jabatan Akademik) Lektor Kepala dan Guru Besar
(Professor) Tingkat Pusat Direktorat Jenderal Pendidikan
Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sejak
tahun 2011.
Riwayat pekerjaan sebelumnya antara lain berkarir, Ketua
Lembaga Afiliasi Teknologi dan Industri Fakultas Teknik
Universitas Andalas, Sekretaris Badan Penjaminan Mutu
Universitas Andalas dan saat ini masih menjabat sebagai
Wakil Direktur II Program Pasca Sarjana Universitas Andalas
INDEPENDENSI DAN RANGKAP JABATAN
ANGGOTA KOMITE AUDIT
Seluruh anggota Komite Audit Semen Padang berasal dari
pihak independen dan profesional yang tidak merangkap
jabatan sesuai dengan peraturan tentang pelaksanaan
pedoman GCG. Komite Audit dipimpin oleh Prof. Eddy
R.Rasyid, PhD., CA.
Independensi Komite Audit berdasarkan Piagam Komite
Audit sebagai berikut:
a. Bukan karyawan dari perusahaan.
b. Tidak memiliki saham pada perusahaan.
c. Memiliki perilaku dan pemikiran yang independen.
d.
Tidak
memiliki
benturan
kepentingan
dengan
Perusahaan.
Berdasarkan kriteria tersebut, maka semua anggota Komite
Audit telah memenuhi kriteria independen, yakni:
Dr Henmaidi ST, M.Eng.Sc.
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir di
Payakumbuh, Sumatera Barat, tanggal 20 Mei 1970, berusia
46 tahun.
Seluruh anggota komite
audit berasal dari pihak
independen dan profesional serta
tidak merangkap jabatan, sesuai
dengan pedoman GCG.
Sarjana Teknik Mesin - Universitas Andalas, Master Bidang
Computer Integrated Manufacturing dan Doktor Bidang
Manufacturing Management - Universitas New South Wales
Australia.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Aspek Independensi
IH
ERR
SL
Bukan karyawan di Semen Padang
√
√
√
√
Memiliki perilaku dan pemikiran
yang independen
√
√
√
√
Tidak memiliki hubungan
keuangan dengan Dewan
Komisaris dan Direksi
√
√
√
√
Tidak memiliki hubungan
kepengurusan di Semen Padang,
anak perusahaan maupun
perusahaan afiliasi
√
√
√
√
Tidak memiliki hubungan
kepemilikan saham di Semen
Padang
√
√
√
√
Tidak memiliki hubungan keluarga
dengan Dewan Komisaris, Direksi
dan/atau sesama anggota Komite
Audit
√
√
√
√
Tidak menjabat sebagai pengurus
partai politik, pejabat pemerintah
daerah
√
√
√
√
IH : Imam Hidayat
ERR : Eddy R Rasyid
Sl
He
: Syukri Lukman
: Henmaidi
He
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
277
Tata Kelola Perusahaan
PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA KOMITE
AUDIT
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Audit
sepanjang tahun 2016 dilengkapi Pedoman Kerja yang
ditetapkan dalam Piagam Komite Audit yang berlaku efektif
sejak April 2007. Dokumen tersebut disusun berdasarkan
peraturan dan perundang undangan yang berlaku, dan
telah direvisi pada bulan September 2014.
Tugas-tugas Komite Audit yang diatur di dalam Piagam
Komite Audit meliputi, antara lain memberikan pendapat
kepada Komisaris terhadap laporan atau hal-hal yang
disampaikan oleh Direksi kepada Komisaris, mengidentifikasi
hal-hal yang memerlukan perhatian Komisaris, memberikan
persetujuan awal (pre-approval) jasa non-audit yang
akan ditugaskan kepada auditor independen, mengawasi
pelaksanaan audit mutu untuk memastikan agar audit
telah dilaksanakan sesuai dengan standar ISO 19011,
melakukan penelaahan atas kecukupan usaha manajemen
dalam menjaga efektivitas pengendalian internal dan
melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Dewan
Komisaris berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku.
TUGAS DAN TANGGUNG-JAWAB KOMITE
AUDIT
Penentuan tugas Komite Audit berpedoman kepada
Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-10/MBU/2012
tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris/Dewan
Pengawas Badan Usaha Milik Negara, serta Keputusan
Dewan Komisaris No. 92/DK/Kep/IV/2016 Tentang Pembagian
Tugas Dewan Komisaris dan Organ Dewan Komisaris.
Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN tersebut tugas dan
tanggung jawab Komite Audit adalah sebagai berikut:
1. Mempelajari dan menelaah Rencana Jangka Panjang
Perusahaan (RJPP) berkoordinasi dengan Sekretaris
Dewan Komisaris serta memberikan masukan terkait
RJPP kepada Dewan Komisaris;
2. Mempelajari dan menelaah Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP) berkoordinasi dengan Sekretaris
Dewan Komisaris, serta memberikan masukan terkait
RKAP kepada Dewan Komisaris;
3.Memastikan efektivitas sistem pengendalian internal
termasuk pengendalian internal atas Laporan Keuangan;
4. Mengawasi pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang
dilaksanakan oleh Auditor Internal maupun Auditor
Eksternal;
5.Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan
sistem pengendalian manajemen serta pelaksanaannya;
6.Memberikan masukan dan rekomendasi mengenai
penunjukan kantor akuntan publik kepada Dewan
Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS;
7.Melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan
perhatian Dewan Komisaris;
8.Melakukan koordinasi dengan Internal Auditor dan
Komite Audit Semen Indonesia dalam melaksanakan
tugas;
9. Melakukan telaahan terhadap kebijakan dan pelaksanaan
manajemen risiko meliputi identifikasi, pengukuran,
pemantauan dan pengendalian risiko berkoordinasi
dengan Komite Hukum dan Bina Lingkungan Dewan
Komisaris;
Tugas Komite Audit
berpedoman kepada
Peraturan Menteri Negara BUMN
No. PER-10/MBU/2012
tentang Organ Pendukung Dewan
Komisaris/Dewan
Pengawas Badan Usaha Milik
Negara
10.
Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas kepada
Dewan Komisaris meliputi menyiapkan Laporan Kegiatan
Tengah Tahun dan Laporan Kegiatan Akhir Tahun.
Disamping itu, Komite Audit berkoordinasi dengan Sekretaris
Dewan Komisaris dan apabila diperlukan juga berkoordinasi
dengan Komite Hukum dan Bina Lingkungan. Koordinasi
tersebut diperlukan untuk membantu Dewan Komisaris
dalam hal:
1.Melakukan telaahan terhadap informasi lingkungan
bisnis yang terkait dengan perusahaan serta berkoordinasi
dengan Sekretaris Dewan Komisaris;
2. Melakukan telaahan terhadap informasi dari stakeholders
berkoordinasi dengan Sekretaris dan Komite Hukum dan
Bina Lingkungan Dewan Komisaris;
3.
Melakukan
telaahan
terhadap
kebijakan
dan
pelaksanaan pengembangan karir SDM Perusahaan
berkoordinasi dengan Sekretaris dan Komite Hukum dan
Bina Lingkungan Dewan Komisaris;
4. Melakukan telaahan terhadap pelaksanaan kebijakan
pengadaan barang dan jasa berkoordinasi dengan
Sekretaris dan Komite Hukum dan Bina Lingkungan
Dewan Komisaris;
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
278
Tata Kelola Perusahaan
5. Melakukan telaahan terhadap pelaksanaan kebijakan
mutu dan pelayanan perusahaan serta berkoordinasi
dengan Komite Hukum dan Bina Lingkungan Dewan
Komisaris;
6. Melakukan telaahan terhadap kepatuhan Direksi dalam
melaksanakan RJPP dan/atau RKAP berkoordinasi dengan
Sekretaris dan Komite Hukum dan Bina Lingkungan
Dewan Komisaris;
7.Melakukan telaahan/evaluasi terhadap permohonan
persetujuan dari Direksi berkoordinasi dengan Sekretaris
dan Komite Hukum dan Bina lingkungan Dewan
Komisaris;
8.Melakukan telaahan terhadap kinerja perusahaan
bila terdapat gejala terjadinya penurunan kinerja
berkoordinasi dengan Sekretaris dan Komite Hukum dan
Bina Lingkungan Dewan Komisaris;
Fokus agenda rapat komite
audit sesuai dengan tugas dan
fungsi yang dipaparkan dalam
Piagam Komite Audit.
9.Melakukan telaahan/evaluasi terhadap kinerja anak
perusahaan berkoordinasi dengan Komite Hukum dan
Bina Lingkungan Dewan Komisaris;
10.Melakukan telaahan/evaluasi terhadap kinerja Direksi
berkoordinasi dengan Sekretaris dan Komite Hukum dan
Bina Lingkungan Dewan Komisaris;
11.
Melakukan telaahan terhadap usulan remunerasi
Direksi berkoordinasi dengan Komite Hukum dan Bina
Lingkungan Dewan Komisaris;
12.
Melakukan pemantauan terhadap efektivitas upaya
perbaikan yang dilakukan Direksi terhadap komponenkomponen yang dinilai masih memerlukan perbaikan
berkoordinasi dengan Komite Hukum dan Bina
Lingkungan Dewan Komisaris;
13.Melakukan evaluasi pencapaian kinerja masing-masing
anggota Dewan Komisaris berkoordinasi dengan Komite
Hukum dan Bina Lingkungan Dewan Komisaris.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
KEBIJAKAN TENTANG PELAKSANAAN RAPAT
KOMITE AUDIT TAHUN 2016
Komite Audit Semen Padang menyusun rencana rapat
minimal 1 kali dalam sebulan atau 12 kali dalam setahun.
Fokus agenda rapat sesuai dengan tugas dan fungsi
yang dipaparkan dalam Piagam Komite Audit. Dalam
pelaksanaannya frekuensi tersebut dapat disesuaikan
dengan kebutuhan dan sesuai kesepakatan seluruh anggota
Komite Audit.
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN
ANGGOTA DALAM RAPAT KOMITE AUDIT
Sepanjang tahun 2016, Komite Audit menyelenggarakan
rapat secara berkala mengacu pada Piagam Komite Audit.
Rapat-rapat tersebut terdiri atas:
1. Rapat internal Komite Audit diikuti Ketua dan Anggota
Komite Audit mengkoordinasikan pelaksanaan tugas
serta menyampaikan isu-isu penting kepada Ketua
Komite Audit.
2.Rapat Komite Audit bersama Internal Audit untuk
berkoordinasi atau membahas isu-isu penting terkait
dengan temuan audit oleh Internal Audit ataupun hasil
pengawasan Komite Audit.
3.Rapat Komite Audit dengan Auditor Indepen baik
auditor laporan keuangan ataupun auditor PKBL. Rapat
ini dilaksanakan dalam melaksanakan tugas supervisori
atas pelaksanaan audit oleh auditor independen.
4. Rapat koordinasi dengan Komite Audit SMIG membahas
utamanya seleksi auditor independen dan supervisori
pelaksanaan audit oleh auditor independen dan
pembahasan isu-isu penerapan PSAK baru pada
penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan.
5. Rapat dengan Direksi, membahas diantaranya isu-isu
yang muncul sebagai hasil pemantauan dan pengawasan
Komite Audit.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
279
Tata Kelola Perusahaan
Selama tahun 2016, Komite Audit telah melaksanakan rapat internal sebanyak 14 kali dengan rincian tingkat kehadiran
peserta, tanggal dan agenda rapat sebagai berikut:
Tabel Agenda Rapat Internal dan Kehadiran Anggota Komite Audit dalam Rapat Tahun 2016
No.
Tanggal Rapat
1
17–02–2016
2
3
Kehadiran
Agenda Rapat
Eddy R Rasyid
Henmaidi
Syukri Lukman
Koordinasi Kegiatan Pengawasan KA – IA 2016
√
√
√
10 –03-2016
Pengawasan dan Evaluasi Proyek Indarung VI
√
√
√
02–04-2016
Pembahasan tentang Persiapan RUPS
√
√
–
4
08–04-2016
Pembahasan tentang Kinerja Maret dan s.d. Maret
√
√
√
5
16–05-2016
Rapat Internal: Evaluasi Rencana Kerja KA
√
√
√
6
19–05-2016
Koordinasi KA – IA: Aspek Pengawasan Proyek Indarung VI
√
√
√
7
15–05-2015
Kinerja Semen Padang dan Progres Indarung VI
√
√
√
8
07-06-2016
Monitoring Rencana Commisioning dan Project Closing (Indarung VI)
√
√
√
9
21-07-2016
Finalisasi Enggagement Letter GA dan PKBL 2016
√
–
√
10
10-08-2016
Rapat Koordinasi KA-IA
√
√
√
11
14-09-2016
Kick off meeting GA dan PKBL 2016
√
√
√
12
04-11-2016
Rapat Koordinasi KA-IA: Pembahasan LHA IA 2016
√
√
√
13
07-12-2016
Rapat Koordinasi KA-IA tentang rencana Kegiatan 2017
Jumlah rapat
Persentase kehadiran
√
√
√
13
12
12
100%
93%
93%
Realisasi pelaksanaan rapat-rapat Komite Audit serta tingkat kehadiran masing-masing anggota Komite dalam rapat selama
tahun 2016 adalah sebagai berikut:
Jenis Rapat
Frekuensi
Jumlah Kehadiran
Eddy R Rasyid
Syukri Lukman
Henmaidi
Rapat Internal Komite Audit
14
13
12
12
Rapat Koordinasi Komite Audit dengan Internal Audit (IA)
12
11
10
10
Rapat Komite Audit dengan Unit-unit termasuk APLP
7
5
7
7
Rapat Supervisi Pelaksanaan Audit oleh auditor independen*
4
4
3
3
Rapat koordinasi Komite Audit dengan Komite Audit SMIG*
5
5
3
2
Rapat dengan Direksi*
4
4
3
3
Seluruh keputusan yang diambil dalam rapat Komite Audit dicatat dan didokumentasikan dengan baik dalam risalah rapat
Komite Audit. Risalah rapat di tandangani oleh ketua rapat dan didistribusikan kepada semua anggota Komite Audit yang
menghadiri rapat maupun tidak. Perbedaan pendapat (disenting opinion) yang terjadi dalam rapat akan dicantumkan dalam
risalah rapat disertai alasan mengenai perbedaan pendapat.
PELAKSANAAN TUGAS KOMITE AUDIT 2016
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Audit berpedoman kepada Piagam Komite Audit Semen Padang. Selama tahun 2016,
Komite Audit telah melakukan antara lain berkenaan dengan:
1. Audit independen atas Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL)
tahun buku 2016:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
280
Tata Kelola Perusahaan
Dari kiri ke kanan:
Prof. Dr. H. Elwi Danil, SH, MH
Komite Hukum & Bina Lingkungan
Dr. Henmaidi ST, M.Eng.Sc.
Komite Audit
H. Basril Djabar
Komite Hukum & Bina Lingkungan
Prof. Dr. Drs. Syukri Lukman, MS
Komite Audit
Musri Nizar, SE, MM, M.Hum
Sekretaris Dewan Komisaris
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
281
Tata Kelola Perusahaan
Komite Hukum & Bina Lingkungan
KOmite Audit
Sekretaris Dewan Komisaris
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
282
Tata Kelola Perusahaan
a.
Melaksanakan
supervisi
pelaksanaan
audit
independen
dimaksud
termasuk
menelaah
perencanaan, membahas perkembangan pelaksanaan
audit dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) dan
memantau pembahasan temuan audit dengan
manajemen.
b.
Memastikan
bahwa
auditor
independen
telah mengkomunikasikan hal-hal yang harus
dikomunikasikan menurut standar pemeriksaan
akuntan publik kepada manajemen.
c. Memastikan bahwa manajemen telah membahas
konsep Laporan Keuangan Konsolidasian tahun buku
2016 dan Laporan PKBL tahun buku 2016 dengan
auditor independen sebelum diterbitkan.
d. Memastikan auditor independen telah menyampaikan
kepada manajemen management letter yang memuat
kelemahan pengendalian internal dan rekomendasi
perbaikannya.
e.Bekerja sama dengan Komite Audit PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk melaksanakan proses
pemilihan auditor independen dan menyampaikan
rekomendasi kepada Pemegang Saham untuk
ditetapkan sebagai auditor atas Laporan Keuangan
Konsolidasian dan Laporan Program Kemitraan dan
Bina Lingkungan (PKBL) tahun buku 2016.
Komite audit memastikan
bahwa auditor independen
telah mengkomunikasikan halhal yang harus dikomunikasikan
menurut standar pemeriksaan
akuntan publik kepada
Manajemen
2. Penguatan pengendalian internal:
a. Melaksanakan pertemuan reguler dengan Internal
Auditor membahas diantaranya temuan pemeriksaan
oleh Internal Audit.
b.
Memantau
tindak
lanjut
manajemen
atas
rekomendasi yang disampaikan oleh auditor dalam
management letter.
c.Melakukan telaahan dan review atas Sistem
Pengendalian Internal Perusahaan (SPIP).
3.Koordinasi pengawasan dengan Internal Audit di
antaranya:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
a. Menelaah usulan program kerja Internal Audit dan
memberikan masukan untuk penyempurnaannya.
b.Membahas temuan-temuan pemeriksaan Internal
Audit dan melaporkan kepada Dewan Komisaris
temuan-temuan
signifikan
yang
memerlukan
perhatian Dewan Komisaris.
c. Memantau tindak lanjut manajemen atas temuan
pemeriksaan Internal Audit yang signifikan.
4. Terkait dengan koordinasi pengawasan dengan Komite
Audit SMIG seperti disampaikan di atas, Komite Audit
telah:
a. Berkoodinasi dalam memantau pekerjaan auditor
independen
mengaudit
Laporan
Keuangan
Konsolidasian 2015 dan Laporan PKBL tahun 2015.
b.Membahas management letter yang disampaikan
oleh auditor independen untuk audit Laporan
Keuangan Konsolidasian Laporan tahun buku PKBL
2015.
c.Membahas isu-isu penerapan PSAK baru dalam
Laporan Keuangan.
d. Membahas sinergi Internal Audit dalam SMIG.
5.Melakukan pemantauan dan pengawasan tindak
lanjut manajemen atas amanat Pemegang Saham yang
disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham
tahun buku 2016.
6. Melakukan penelaahan atas laporan keuangan interim
bulanan yang diterbitkan manajemen.
7. Melaksanakan tugas-tugas pengawasan terkait dengan
manajemen operasional dan investasi (capex) yang
diberikan oleh Dewan Komisaris di antaranya:
a. Memberikan saran dan pendapat dalam penyusunan
RKAP 2017.
b. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan investasi
tahun buku 2016, terutama pembangunan Pabrik
Indarung VI.
c.Memberikan saran dan arahan terkait upaya
peningkatan efisiensi melalui cost transformation.
d. Melakukan evaluasi, pemantauan dan pengawasan
terhadap proses pengadaan, penyimpanan dan
pemakaian batu bara.
e.
Melakukan
pemantauan
atas
pengelolaan
pengangkutan semen curah jalur laut dengan fokus
pada realisasi upaya cost transformation pada sistem
distribusi dan transportasi.
f. Melakukan pemantauan rutin terhadap operasional
pabrik, terutama menyangkut pencapaian kinerja
peralatan utama.
g.Melakukan telaahan, memberikan pendapat dan
rekomendasi atas implementasi GCG Semen Padang
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
283
Tata Kelola Perusahaan
h.Melakukan telaahan, memberikan pendapat dan
rekomendasi atas Implementasi Manajemen Risiko
i. Melakukan telaahan, memberikan pendapat dan
rekomendasi atas upaya optimalisasi packing plant
Dumai
8. Melakukan supervisi atas upaya manajemen melakukan
peningkatan kinerja APLP, dan memastikan manajemen
melakukan upaya tindak lanjut yang efektif untuk
memperkuat struktur bisnis anak perusahaan tersebut.
PENILAIAN KINERJA KOMITE AUDIT
TAHUN 2016
Dewan Komisaris melakukan evaluasi atas kinerja Komite
Audit selama tahun 2016, hal ini sesuai dengan charter
Komite Audit. Pada tahun 2016, Dewan Komisaris menilai
kinerja Komite Audit dengan predikat “Baik”. Keputusan
ini berdasarkan kinerja Komite Audit dengan uraian sebagai
berikut:
1. Telah melakukan telaahan dan pengawasan terhadap
laporan keuangan perusahaan bulanan dan anggaran
perusahaan yang meliputi pengusulkan calon auditor
independen, pengawasan supervisi atas pelaksanaan
audit, menelaah rencana kerja jangka panjang
perusahaan dan telaah terhadap informasi keuangan.
2. Telah mensupervisi rekrutmen calon auditor independen.
3. Telah melakukan telaah atas kecukupan usaha manajemen
dalam menjaga efektivitas Sistem Pengendalian Internal
Perusahaan (SPIP).
4. Telah melakukan penelaahan atas ketaatan perusahaan
terhadap peraturan perundang-undangan dan standar
mutu yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan.
5.
Telah
melakukan
penelaahan
atas
pelaksanan
pemeriksaan oleh Internal Auditor.
6.Telah melakulan tugas-tugas khusus yang diberikan
Dewan Komisaris.
7. Hasil penilaian kinerja ini menjadi bahan pertimbangan
bagi Dewan Komisaris untuk mengangkat kembali dan/
atau memberhentikan anggota Komite Audit untuk
periode jabatan berikutnya.
REMUNERASI ANGGOTA KOMITE
Pada tahun 2016, anggota Komite Audit yang tidak menjabat
sebagai anggota Komisaris memperoleh remunerasi yang
terdiri dari honorarium sebesar Rp16.333.300 per bulan.
KOMITE HUKUM & BINA LINGKUNGAN
Berdasarkan Undang-undang No. 40 Tahun 2007 Tentang
Perseroan Terbatas, Dewan Komisaris dalam melaksanakan
tugas pengawasannya dapat membentuk komite-komite
sesuai dengan kebutuhan.
Semen Padang yang bergerak dalam bidang industri
semen membutuhkan komite yang pengawasan terhadap
kebijakan Perusahaan yang melakukan adanya kompleksitas
permasalahan di bidang hukum dan bina lingkungan yang
dihadapi Semen Padang. Dewan Komisaris memandang
perlu untuk membentuk sebuah komite yang diberi tugas
secara khusus. Komite dimaksud adalah Komite Hukum dan
Bina Lingkungan.
Komite Hukum dan Bina
Lingkungan membantu Dewan
Komisaris dalam melakukan
pengawasan terhadap jajaran
Semen Padang dalam penerapan
prinsip pengelolaan perusahaan
yang baik
Pembentukan Komite Hukum dan Bina Lingkungan
sekaligus juga dimaksudkan untuk membantu Dewan
Komisaris Semen Padang dalam melaksanakan tugastugas pengawasan terhadap jajaran Semen Padang dalam
penerapan prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (Good
Corporate Governance), khususnya yang berkaitan dengan
prinsip kepatuhan dan ketaatan terhadap aturan hukum,
serta terkait dengan bina lingkungan.
Komite Hukum dan Bina Lingkungan Semen Padang
ditetapkan dengan Keputusan Dewan Komisaris No. 91/
DK/Kep/IV/2015 tanggal 27 April 2015 dan No. 91/DK/Kep/
VI/2016 tanggal 7 Juni 2016. Sebagai sebuah organ dalam
jajaran Dewan Komisaris, komite ini bertugas melakukan
pemantauan dan penilaian, serta memberikan telaah
dan rekomendasi terhadap kegiatan Perusahaan yang
mengandung implikasi hukum dan bina lingkungan. Di
samping itu, komite ini juga diberikan tugas khusus dan
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
284
Tata Kelola Perusahaan
STRUKTUR DAN KEANGGOTAAN KOMITE HUKUM DAN BINA LINGKUNGAN
Anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan memiliki integritas, kompetensi dan profesionalisme dalam pelaksanaan
tugasnya. Komite Hukum dan Bina Lingkungan diangkat melalui Keputusan Dewan Komisaris No. 91/DK/Kep/IV/2015.
Komposisi keanggotaan Komite Hukum dan Bina Lingkungan terdiri dari 3 (tiga) orang, yaitu seorang Komisaris Independen
yang menjabat sebagai Ketua serta dibantu oleh 2 (dua) orang pihak independen sebagai anggota. Susunan keanggotaan
Komite Hukum dan Bina Lingkungan adalah sebagai berikut:
Tabel Komposisi Anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan
Nama
Wiztian Yutri, SH
Jabatan
Ketua
Keterangan
Masa Jabatan
Komisaris
12 Mei 2016 - 1 April 2018
H. Basril Djabar
Anggota
Pihak Independen yang memiliki keahlian di bidang
pembinaan lingkungan dan kemasyarakatan
12 Mei 2016 - 1 April 2018
Prof. Dr. H. Elwi Danil, SH, MH
Anggota
Pihak independen, yang memiliki keahlian dibidang
hukum dan perbankan
12 Mei 2016 - 1 April 2018
Keanggotaan Komite Hukum
dan Bina Lingkungan terdiri dari
3 (tiga) orang, yaitu seorang
Komisaris Independen sebagai
Ketua, serta dibantu oleh 2 (dua)
orang pihak independen sebagai
anggota
KOMPETENSI DAN KEAHLIAN ANGGOTA
KOMITE HUKUM DAN BINA LINGKUNGAN
Kompetensi dan keahlian Anggota Komite Hukum dan Bina
Lingkungan Semen Padang Periode tahun 2016 dapat dilihat
pada profil ringkas di bawah ini:
Wiztian Yutri, SH
Profil dapat dilihat pada bagian Dewan Komisaris.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
H. Basril Djabar
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang Lahir di
Payakumbuh, Sumatera Barat, tanggal 21 April 1943, berusia
73 tahun.
Sarjana Hukum, Universitas Andalas. Riwayat pekerjaan
sebelumnya antara lain berkarir sebagai wiraswasta,
Pemimpin Umum Harian Singgalang, Komisaris PT Sarana
Sumatera Barat Venture, aktif sebagai Dewan Penyantun
Universitas Andalas dan Ketua Dewan Penasihat Kadinda
Sumatera Barat.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
285
Tata Kelola Perusahaan
1. Ketua Komite Hukum dan Bina Lingkungan yaitu Ir. Basril
Basyar, MM, adalah Komisaris.
2.H. Basril Djabbar, wiraswasta yang tidak memiliki
hubungan dengan aktivitas Perusahaan.
3. Prof. Dr. H. Elwi Danil, SH, MM, Dosen dan Guru Besar
Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang.
Prof. Dr. H. Elwi Danil, SH, MH
Semua anggota Komite
Hukum dan Bina Lingkungan telah
memenuhi kriteria independen
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir di
Ombilin, Sumatera Barat, tanggal 25 Juni 1960, berusia 60
tahun.
Sarjana Hukum – Universitas Andalas, Magister Hukum Universitas Indonesia dan Doktor Ilmu Hukum – Universitas
Hukum Universitas Andalas, Ketua Program Pascasarjana
Ilmu Hukum Universitas Andalas Padang, Guru Besar Bidang
Ilmu Hukum Universitas Andalas. Di samping itu mengajar/
menguji di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas
Sumatera Utara Medan, Program Doktor Ilmu Hukum
Univesitas Trisakti Jakarta, dan Program Doktor Ilmu Hukum
Universitas Jayabaya Jakarta.
INDEPENDENSI DAN RANGKAP JABATAN
ANGGOTA KOMITE HUKUM DAN BINA
LINGKUNGAN
Seluruh anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan
Semen padang berasal dari pihak independen dan tidak
terdapat rangkap jabatan anggota Komite Hukum dan
Bina Lingkungan yang dilarang oleh peraturan tentang
pelaksanaan GCG.
Sesuai dengan Piagam Komite Hukum dan Bina Lingkungan,
maka kriteria independensi Komite Hukum dan Bina
Lingkungan yaitu:
1. Bukan karyawan dari perusahaan.
2. Tidak memiliki saham pada perusahaan.
3. Memiliki perilaku dan pemikiran yang independen.
4.
Tidak
memiliki
benturan
kepentingan
dengan
Perusahaan.
Berdasarkan hasil review atas kriteria independensi, maka
semua anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan telah
memenuhi kriteria independen sebagai berikut:
Tabel Independensi Anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan
Ir. Basril Basyr, MM
H. Basril Djabar
Prof. Dr Elwi Danil,
SH, MH
Bukan karyawan dari di Semen Padang
√
√
√
Memiliki perilaku dan pemikiran yang independen
√
√
√
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Semen Padang, anak perusahaan
maupun perusahaan afiliasi
√
√
√
Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Semen Padang
√
√
√
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
sesama anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan
√
√
√
Aspek Independensi
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
286
Tata Kelola Perusahaan
PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA KOMITE
HUKUM DAN BINA LINGKUNGAN
Dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab serta fungsinya,
Komite Hukum dan Bina Lingkungan dilengkapi Pedoman
Kerja yang ditetapkan dalam Board Manual No. PD/
PGW/023 tanggal 14 Agustus 2013 dan berpedoman kepada
Charter Komite Hukum dan Bina Lingkungan bulan Januari
2014. Pedoman tersebut disusun berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, sudah dikaji secara
berkala dan akan di-review secara terus menerus sesuai
dengan kondisi Semen Padang.
Selain itu, tugas Komite Hukum dan Bina Lingkungan juga
diatur didalam Keputusan Dewan Komisaris No. 92/DK/Kep/
VI/2016 Tentang Pembagian Tugas Dewan Komisaris dan
Organ Dewan Komisaris.
Komite Hukum dan Bina
Lingkungan dilengkapi Pedoman
Kerja berpedoman kepada
Charter Komite Hukum dan Bina
Lingkungan bulan Januari 2014.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE
HUKUM DAN BINA LINGKUNGAN
Sebagai sebuah organ dalam jajaran Dewan Komisaris, tugas
Komite Hukum dan Bina Lingkungan ditetapkan melalui
Keputusan Dewan Komisaris 92/DK/Kep/VI/2016 Tentang
Pembagian Tugas Dewan Komisaris dan Organ Dewan
Komisaris. Komite Hukum dan Bina Lingkungan mempunyai
tugas membantu Dewan Komisaris dalam hal:
1. Melakukan telaahan dan pengawasan terhadap kegiatan
Semen Padang yang berkaitan dengan aspek hukum dan
bina lingkungan, baik antara Semen Padang dengan
Pemerintah di tingkat Pusat dan di Daerah, maupun
dengan masyarakat.
2. Melakukan telaahan terhadap kepatuhan Direksi dalam
menjalankan peraturan perundang-undangan dan
perjanjian dengan pihak ketiga
3.
Melakukan
telaahan/penilaian,
rekomendasi
dan
pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan Semen
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Padang yang di dalamnya mengandung implikasi hukum
dan bina lingkungan;
4. Melaksanakan pekerjaan yang diberikan secara khusus
oleh Dewan Komisaris dan bertanggung jawab atas
penugasan tersebut kepada Dewan Komisaris;
5.
Melakukan
pembinaan
hubungan
terhadap
“stakeholders” antara lain dengan masyarakat sekitar,
tokoh masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat.
Selain itu tugas Komite Hukum dan Bina Lingkungan lainnya
membantu Dewan Komisaris dalam hal:
1.Melakukan telaahan terhadap informasi lingkungan
bisnis yang terkait dengan perusahaan serta berkoordinasi
dengan Sekretaris Dewan Komisaris dan Komite Audit;
2. Melakukan telaahan terhadap kebijakan dan pelaksanaan
manajemen risiko yang dalam hal ini berkoordinasi
dengan Komite Audit;
3. Melakukan telaahan terhadap kebijakan dan pelaksanaan
pengembangan karir SDM Perusahaan berkoordinasi
dengan Sekretaris Dewan Komisaris dan Komite Audit;
4. Melakukan telaahan terhadap pelaksanaan kebijakan
pengadaan barang dan jasa berkoordinasi dengan
Sekretaris Dewan Komisaris dan Komite Audit;
5.Melakukan telaahan terhadap kepatuhan Direksi
dalam melaksanakan RJPP dan/atau RKAP yang
berkaitan dengan masalah hukum dan bina lingkungan
berkoordinasi dengan Sekretaris Dewan Komisaris dan
Komite Audit.
6. Melakukan telaahan dan evaluasi terhadap permohonan
persetujuan dari Direksi kepada Dewan Komisaris tentang
hal-hal yang terkait dengan peraturan perundangundangan dan bina lingkungan berkoordinasi dengan
Sekretaris Dewan Komisaris dan Komite Audit;
7. Atas perintah Dewan Komisaris bekerjasama dengan
Komite Audit melakukan telaahan dan evaluasi terhadap
permasalahan Anak Perusahaan yang terkait dengan
masalah hukum dan bina lingkungan;
8.Bersama Komite Audit membuat usulan remunerasi
Direksi berkoordinasi dengan Sekretaris Dewan Komisaris
untuk disampaikan kepada Dewan Komisaris;
9.Melakukan pemantauan terhadap efektivitas upaya
perbaikan yang dilakukan Direksi terhadap komponenkomponen yang dinilai masih memerlukan perbaikan
berkoordinasi dengan Komite Audit;
10.Bekerja sama dengan Komite Audit membantu Dewan
Komisaris dalam upaya meningkatkan pencapaian
kinerja masing-masing anggota Dewan Komisaris.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
287
Tata Kelola Perusahaan
KEBIJAKAN TENTANG PELAKSANAAN RAPAT
KOMITE HUKUM DAN BINA LINGKUNGAN
TAHUN 2016
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN
ANGGOTA DALAM RAPAT KOMITE HUKUM
DAN BINA LINGKUNGAN
Tahun 2016, Komite Hukum dan Bina Lingkungan Semen
Padang telah merencanakan rapat 1 (satu) bulan sekali atau
12 kali dalam setahun, dengan fokus tugas penyelesaian
permasalahan hukum yang dihadapi Semen Padang dan
Permasalahan Lingkungan. Jumlah rapat tersebut dapat
berubah sesuai kebutuhan apabila disepakati oleh seluruh
anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan.
Komite Hukum dan Bina Lingkungan mengadakan rapat
secara berkala mengacu pada Piagam Komite Hukum dan
Bina Lingkungan yang terdiri atas rapat berkala dan rapat
dengan unit-unit terkait dilingkungan Semen Padang.
Selama tahun 2016, Komite Hukum dan Bina Lingkungan
telah melaksanakan rapat dengan pihak-pihak terkait
sebanyak 14 kali dengan rincian kehadiran dan agenda rapat
sebagai berikut:
Tabel Agenda Rapat dan Kehadiran Anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan dalam Rapat Tahun 2016
Agenda Rapat Komite Hukum dan Bina Lingkungan Tahun 2016
No.
Tanggal Rapat
Agenda Rapat
Anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan
Ir. Basril
Basyar, MM
Wiztian Yutri,
SH
Basril Djabar
Prof. Dr. Elwi
Danil, SH. MH
√
√
1.
8 Januari 2016
Pembahasan kajian hukum dan aspek lain terkait
kerja sama Semen Padang, Pelindo I dan SUPS
√
–
2.
11 Januari 2016
Pembahasan masalah hukum terkait PT SUPS Medan
√
–
–
√
3.
9 Maret 2016
Pembasan masalah hukum terkait dengan progress
Proyek Indarung VI
√
–
√
√
4.
9 April 2016
Pembahasan solusi Tuntutan Masyarakat tentang
Emisi Debu Pabrik dan masalah SUPS
√
–
√
√
5.
18 Mei 2016
- Pembahasan masalah hukum dan lingkungan
terkait penggunaan limbah Chevron
- Pembahasan kerja sama Semen Padang, Pelindo I
dan SUPS
√
–
√
√
6.
9 Juni 2016
- Pembasan masalah lingkungan di CM Dumai
- Pembahasan masalah hukum (UU Perlindungan
Konsumen) terkait dengan pembelian semen di
dari produsen lain.
–
√
√
√
7.
7 Juni 2016
- Pembahasan masalah lingkungan terkait dengan
rekrutmen pegawai baru
- Pembahasan masalah lingkungan terkait
penggunaan limbah Chevron
–
√
√
√
8.
20 Juni 2016
Pembahasan evaluasi permasalahan PT Igasar
–
√
√
√
9.
13 Juli 2016
- Pembahasan masalah hukum terkait dengan
kontrak batubara jangka panjang
- Pembahasan tindak lanjut evaluasi PT Igasar
–
√
√
√
10.
12 Agustus 2016
Pembahasan tindak lanjut evaluasi permasalahan
PT Igasar
–
√
√
√
11.
15 Agustus 2016
Pembahasan tindak lanjut evaluasi PT Igasar dan
pembahasan masalah hukum terkait penundaan
pembayaran hutang PT Igasar
–
√
√
√
12.
13 September
2016
Pembahasan review SOP pengadaan batubara dan
permasalahan hukum terkait kontrak pengadaan
batubara.
–
√
√
√
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
288
Tata Kelola Perusahaan
Agenda Rapat Komite Hukum dan Bina Lingkungan Tahun 2016
No.
Anggota Komite Hukum dan Bina Lingkungan
Ir. Basril
Basyar, MM
Wiztian Yutri,
SH
Basril Djabar
Prof. Dr. Elwi
Danil, SH. MH
Tanggal Rapat
Agenda Rapat
13.
13 Oktober 2016
- Pembahasan permasalahan hukum terkait dengan
Pengadaan batubara, investasi tambahan silo
semen Lampung,
- Permasalahan lingkungan terkait rekrutmen
karyawan baru.
–
√
√
√
14
7 November 2016
Pembahasan masalah hukum terkait rencana audit
khusus PT Igasar
–
√
√
√
15
12 Desember
2016
Pembahasan perkembangan kasus-kasus hukum
terkait dengan pengadaan batubara dan tanah
lokasi PP Lampung.
–
√
√
√
16.
15 Desember
2016
Pembahasan tindak lanjut audit khusus PT Igasar
Pembahasan perkembangan penanganan kasuskasus hukum terkait dengan Semen Padang
–
√
√
√
JUMLAH KEHADIRAN
5
11
15
16
% Kehadiran
31,25
68,75
93,75
100,00
Catatan: % kehadiran disesuaikan dengan jabatan
Keputusan yang diambil dalam rapat Komite Hukum dan
Bina Lingkungan telah dicatat dan didokumentasikan
dengan baik dalam risalah rapat Komite Hukum dan Bina
Lingkungan. Risalah rapat ditandangani oleh ketua rapat
Melakukan pengawasan dan
monitoring serta
supervisi terhadap kebijakankebijakan perusahaan
yang mengandung implikasi
Hukum dan Bina Lingkungan
dan didistribusikan kepada semua anggota Komite Hukum
dan Bina Lingkungan yang menghadiri rapat maupun tidak.
Perbedaan pendapat (disenting opinion) yang terjadi dalam
rapat dicantumkan dalam risalah rapat disertai alasan
mengenai perbedaan pendapat.
PELAKSANAAN TUGAS KOMITE HUKUM DAN
BINA LINGKUNGAN 2016
Pelaksanaan tugas dan kegiatan yang telah dilakukan oleh
Komite Hukum dan Bina Lingkungan Semen Padang selama
tahun 2016 dalam membantu pelaksanaan tugas Dewan
Komisaris adalah sebagai berikut:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
1. Melaksanakan pertemuan dan rapat koordinasi secara
berkala dengan departemen dan biro terkait di Semen
Padang, serta dengan institusi penegak hukum dan
“external stakeholder” dalam membahas dan mencari
solusi mengenai berbagai persoalan hukum dan bina
lingkungan yang dihadapi Semen Padang, di antaranya:
a. Melakukan koordinasi dengan jajaran manajemen
Semen Padang dan staf berkenaan dengan tuntutan
masyarakat lingkungan tentang pencemaran emisi
debu pabrik dan CM Dumai.
b.Melakukan monitoring dan pengawasan terhadap
penyelesaian masalah hukum dan bina lingkungan
terkait
dengan
pembebasan
lahan
untuk
pembangunan jalan masuk tambang.
2.
Melakukan
pengawasan
dan
monitoring
serta
supervisi terhadap kebijakan-kebijakan perusahaan
yang mengandung implikasi hukum dan bina
lingkungan,khususnya
yang
berkaitan
dengan
pelaksanaan pembangunan pabrik Indarung VI.
3. Melakukan pengawasan dan monitoring terhadap proyek
Packing Plant Lampung serta memberikan masukan dari
aspek legal terhadap gugatan Hotel Mini kepada PTUN
Jakarta.
4.Membantu melakukan penelaahan dan memberikan
masukan terhadap berbagai aktivitas manajemen yang
mengandung implikasi hukum dan bina lingkungan.
5.Melakukan pengawasan dan monitoring serta ikut
membantu manajemen dalam penyelesaian masalah
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
289
Tata Kelola Perusahaan
dan kasus pengadaan batu bara dengan PT Berkala
Internasional dan PT Eksplorasi Mantap Indonesia, di
antaranya:
a. Menetapkan langkah-langkah hukum yang ditempuh
untuk menyelesaikan masalah dengan PT Berkala
internasional dan PT Eksplorasi Mantap Indonesia,
baik dalam perspektif hukum perdata maupun
hukum pidana.
b. Mengikuti berbagai rapat dan pertemuan dengan
SPI dan Kompartemen Hukum PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk dalam upaya untuk mencari dan
menemukan solusi terbaik penyelesaian masalah
pengadaan batubara PT Berkala Internasional dan
PT Eksplorasi Mantap Indonesia, baik dalam sudut
pandang hukum maupun korporasi.
6. Membantu manajemen dalam melakukan telaahan dan
memberikan masukan dari sisi legal terkait pengadaan
barang dan jasa.
7. Membantu manajemen dalam melakukan telaahan dan
memberikan masukan dari sisi legal terkait pembahasan
kerja sama antara PT Semen Padang dengan PT Sumatera
Utara Perkasa Semen Medan, dan dengan PT Pelindo I
8.Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap PT Igasar
serta berkoordinasi dengan komite Audit dan unit kerja
terkait.
9. Melakukan pekerjaan yang secara khusus ditugaskan oleh
Dewan Komisaris secara bertanggung jawab, diantaranya
melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder
seperti tokoh masyarakat Sumatera Barat, baik formal
maupun informal, sehingga terjalin hubungan yang
harmonis antara Semen Padang dengan stakeholder.
10.Menyampaikan laporan berkala kepada Komisaris yang
berisi pokok-pokok hasil atas pelaksanaan tugas, serta
laporan khusus sebagai hasil temuan monitoring yang
telah dilakukan tentang berbagai hal yang diduga
berpotensi mengganggu kelancaran operasional Semen
Padang.
11.Mengikuti rapat kinerja bulanan Semen Padang dan ikut
memberikan masukan, baik dalam rapat internal Dewan
Komisaris,maupun dalam rapat Dewan Komisaris dan
Direksi
Hukum dan Bina Lingkungan dengan predikat “Baik”.
Keputusan ini berdasarkan kinerja Komite Hukum dan Bina
Lingkungan sebagai berikut:
1. Telah melakukan telaahan dan pengawasan terhadap
kegiatan Semen Padang yang berkaitan dengan aspek
hukum dan bina lingkungan, baik antara Semen Padang
dengan pemerintah pusat dan daerah, maupun dengan
masyarakat.
2. Telah melakukan telaahan terhadap kepatuhan direksi
dalam menjalankan peraturan perundangan dan
perjanjian dengan pihak ketiga.
3. Telah melakukan telaahan/penilaian, rekomendasi dan
pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan Semen
Padang yang didalamnya mengandung implikasi hukum
dan bina lingkungan.
4. Telah melaksanakan pekerjaan yang diberikan secara
khusus oleh Dewan Komisaris dan bertanggung jawab
atas penugasan tersebut kepada Dewan Komisaris.
5.Telah melakukan pembinaan hubungan terhadap
“stakeholders” antara lain dengan masyarakat sekitar
perusahaan, tokoh masyarakat kota Padang dan
Sumatera Barat.
Sesuai dengan Charter
Komite Hukum dan Bina
Lingkungan, maka Dewan
Komisaris menilai kinerja Komite
Hukum dan Bina Lingkungan telah
melaksanakan tugasnya dengan
predikat “Baik”
Hasil penilaian tersebut menjadi bahan pertimbangan
bagi Dewan Komisaris untuk mengangkat kembali dan/
atau memberhentikan anggota Komite Hukum dan Bina
Lingkungan untuk periode berikutnya.
REMUNERASI ANGGOTA KOMITE
PENILAIAN KINERJA KOMITE HUKUM DAN
BINA LINGKUNGAN TAHUN 2016
Evaluasi yang dilakukan oleh Dewan Komisaris terhadap
kinerja Komite Hukum dan Bina Lingkungan selama tahun
2016, sesuai dengan charter komite Hukum dan Bina
Lingkungan,maka Dewan Komisaris menilai kinerja Komite
Pada tahun 2016, anggota Komite Hukum dan Bina
Lingkungan yang tidak menjabat sebagai anggota Komisaris
memperoleh remunerasi yang terdiri dari honorarium
sebesar Rp16.333.300 per bulan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
290
Tata Kelola Perusahaan
FUNGSI/KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Semen Padang belum membentuk Komite Nominasi dan
Remunerasi. Fungsi, nominasi dan remunerasi pada tahun
2016 dilaksanakan secara langsung oleh Semen Indonesia
Group sebagai perusahaan induk, antara lain meliputi:
• Menentukan daftar calon anggota Dewan Komisaris dan
anggota Direksi untuk diangkat dalam RUPS.
• Menetukan kriteria yang harus dipertimbangkan dalam
memilih calon anggota Dewan Komisaris dan Direktur,
meliputi: Kekuatan karakter, pemikiran yang kritis
(inquiring) dan independen, kebijaksanaan praktis,
penilaian yang matang, keahlian teknis, latar belakang
khusus.
•Mengkaji dan merekomendasi perubahan sistem
remunerasi Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
sehingga mencerminkan keterkaitan antara pencapaian
target kinerja Perusahaan dengan tingkat reward atau
punishment yang diterima.
• Mengkaji serta merekomendasi perubahan pemberian
dan penggunaan fasilitas yang disediakan bagi Dewan
Komisaris, Direksi dan Karyawan untuk mencegah
terjadinya penyalahgunaan dan inefisiensi.
Dewan Komisaris juga
dibantu oleh Sekretaris Dewan
Komisaris guna kelancaran
pelaksanaan tugas administrative
PROFIL RINGKAS SEKRETARIS DEWAN
KOMISARIS
Musri Nizar, SE, MM, M.Hum
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta Lahir di Sei
Jambu -Sumatera Barat, 7 Agustus 1957, berusia 57 tahun.
Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Studi
Pembangunan pada Fakultas Ekonomi Universitas Andalas
Padang tahun 1982, gelar Magister Management dalam
bidang Manajemen Keuangan pada Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi IPWI Jakarta tahun 1996, gelar Magister Hukum
dalam bidang Hukum Bisnis pada Program Pasca Sarjana
Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada Yogyakarta tahun
2004. Pernah mengikuti pendidikan non gelar dalam bidang
Islamic Financial Analyst pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik (FISP) Universitas Indonesia, Jakarta tahun 2000.
Musri Nizar diangkat sebagai Sekretaris Dewan Komisaris
PT Semen Padang dengan Keputusan Dewan Komisaris
No. 89/DK/Kep/IV/2015 dengan periode jabatan dan masa
jabatan dari 1 Mei 2015 hingga 30 April 2018 .
Perjalanan Karir
SEKRETARIS DEWAN KOMISARIS
Selain dibantu oleh komite, Dewan Komisaris juga
dibantu oleh Sekretaris Dewan Komisaris guna kelancaran
pelaksanaan tugas administrative. Sekretaris Dewan Komisaris
diangkat berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No. 92/
DK/Kep/VI/2016. Sekretaris Dewan Komisaris mempunyai
tugas dan fungsi untuk memberikan dukungan administratif
dan kesekretariatan. Dalam melaksanakan tugas-tugas
kesekretariatan, dibantu oleh seorang staf sekretariat.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Sejak Maret 1984 bekerja di Kementerian Perindustrian.
Pernah ditempatkan sebagai Kepala Bagian Industri Aneka
dan Hasil Pertanian, Biro Tata Usaha BUMN Dep. Perindag
1996-1998, Kepala Sub Direktorat (pada Ditjen Industri
Kimia, Agro dan Hasil Hutan, Dep. Perindag 1999-2005,
Ditjen Industri Agro dan Kimia Dep. Perindustrian 2005
-2010, dan terakhir sebagai Kepala Sub Direktorat Industri
Kimia Anorganik Dasar Ditjen Basis Industri Manufaktur
Kementerian Perindustrian 2010-2013). Pernah ditugaskan
sebagai koordinator/penanggung jawab pada Program
Revitalisasi Industri Pupuk 2009-2013, Pembangunan Industri
Petrokimia di Tangguh Papua Barat 2012-2013, dan menjadi
anggota Tim/pokja di berbagai instansi khususnya terkait
dengan pemanfaatan gas bumi dan batubara untuk industri.
Pernah juga ditugaskan sebagai staf Dewan Komisaris
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
291
Tata Kelola Perusahaan
PT Pupuk Iskandar Muda (Persero) 1986-1997. Pensiun dari
Kementerian Perindustrian mulai September 2013.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SEKRETARIS
DEWAN KOMISARIS
Berdasarkan Surat Keputusan No. 92/DK/Kep/VI/2016, tugas
dan tanggung jawab Sekretaris Dewan Komisaris sebagai
berikut:
1. Mempelajari dan menelaah Rencana Jangka Panjang
Perusahaan (RJPP) berkoordinasi dengan Komite-Komite
Dewan Komisaris.
2. Mempelajari dan menelaah Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP) berkoordinasi dengan Komite-Komite
Dewan Komisaris.
3.Menyusun Rancangan Rencana Kerja dan Anggaran
Tahunan (RKAT) Dewan Komisaris, berkoordinasi dengan
Komite-Komite Dewan Komisaris
4. Mempersiapkan rapat termasuk bahan rapat Dewan
Komisaris.
5. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris sesuai ketentuan
Anggaran Dasar Perusahaan.
6.Bersama Departemen Legal & GRC/MR menyiapkan
risalah rapat Dewan Komisaris dan Direksi.
7. Mengadministrasikan dokumen Dewan Komisaris, baik
surat masuk, surat keluar, risalah rapat maupun dokumen
lainnya.
8. Menyusun Rancangan Laporan-laporan Dewan Komisaris.
9. Melakukan tugas lain dari Dewan Komisaris.
Tugas lainnya dalam membantu Dewan Komisaris antara lain
terkait dengan:
1.Memastikan Dewan Komisaris mematuhi peraturan
perundang-undangan serta menerapkan prinsip GCG.
2. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Dewan
Komisaris secara berkala atau sewaktu-waktu bila
diminta.
3.Mengkoordinasikan anggota Komite-Komite Dewan
Komisaris dalam rangka memperlancar tugas Dewan
Komisaris.
4.
Sebagai penghubung Dewan Komisaris dengan
stakeholders lainnya.
5.Melakukan telaahan terhadap informasi lingkungan
bisnis yang terkait dengan perusahaan serta berkoordinasi
dengan Komite-Komite Dewan Komisaris.
6. Melakukan telaahan terhadap informasi dari stakeholders
berkoordinasi dengan Komite-Komite Dewan Komisaris
7.
Melakukan
telaahan
terhadap
kebijakan
dan
pelaksanaan pengembangan karir SDM Perusahaan serta
berkoordinasi dengan Komite-Komite Dewan Komisaris.
8. Melakukan telaahan terhadap kepatuhan Direksi dalam
melaksanakan RJPP dan/atau RKAP berkoordinasi dengan
Komite-Komite Dewan Komisaris.
9.Melakukan telaahan/evaluasi terhadap permohonan
persetujuan dari Direksi berkoordinasi dengan KomiteKomite Dewan Komisaris.
10.Melakukan telaahan terhadap kinerja Semen Padang
bila terdapat gejala terjadinya penurunan kinerja
berkoordinasi dengan Komite-Komite Dewan Komisaris.
Membuat risalah rapat
Dewan Komisaris sesuai
ketentuan Anggaran Dasar
Perusahaan
PELAKSANAAN KEGIATAN SEKRETARIS DEWAN
KOMISARIS TAHUN 2016
Kegiatan Sekretaris Dewan Komisaris selama tahun 2016,
meliputi:
1. Menyusun jadwal dan agenda rapat internal Dewan
Komisaris dan rapat Dewan Komisaris dengan Direksi.
2.Menyiapkan bahan rapat internal Dewan Komisaris
dan rapat Dewan Komisaris dengan Direksi serta
berkoordinasi dengan Komite-Komite Dewan Komisaris
meliputi bahan rapat kinerja bulanan tahun buku 2016
dan bahan-bahan rapat lainnya.
3. Menyiapkan risalah rapat internal Dewan Komisaris dan
rapat Dewan Komisaris dengan Direksi.
4.Menyiapkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan
Dewan Komisaris tahun 2017 berkoordinasi dengan
Komite-Komite Dewan Komisaris.
5. Menyiapkan evaluasi, telaahan dan pendapat Dewan
Komisaris terhadap Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP) tahun 2017, sebelum disampaikan
oleh Direksi kepada Pemegang Saham Semen Padang.
6.Menyiapkan bahan rapat evaluasi/telaahan Dewan
Komisaris terhadap kinerja perusahaan tahun buku 2015
berkoordinasi dengan Komite-Komite Dewan Komisaris.
7. Menyiapkan evaluasi, telaahan dan pendapat Dewan
Komisaris kepada Pemegang Saham terhadap kinerja
Tahun Buku 2015.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
292
Tata Kelola Perusahaan
8. Menyiapkan Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan
Dewan Komisaris Tahunan Tahun Buku 2015 berkoordinasi
dengan komite-Komite Dewan Komisaris
9.Menyiapkan Laporan Pelaksanaan Good Corporate
Governance (GCG) Dewan Komisaris Tahun Buku 2015
berkoordinasi dengan Komite-Komite Dewan Komisaris
10.Menyiapkan surat-surat Dewan Komisaris kepada Direksi
mapun Pemegang Saham terkait antara lain dengan
usulan Capex, perubahan/tambahan Capex, kegiatan
operasional perusahaan yang memerlukan pendapat,
tanggapan dan saran Dewan Komisaris
11.Menyiapkan Keputusan dan Peraturan Dewan Komisaris
berkoordinasi dengan Komite-Komite Dewan Komisaris
antara lain berkaitan dengan pembagian tugas Dewan
Komisaris Keputusan Dewan Komisaris tentang
Pengangkatan Organ-organ Dewan Komisaris.
12.Menyiapkan data, informasi yang diperlukan Dewan
Komisaris
13.Mendokumentasikan surat-surat, laporan, dan risalah
rapat Dewan Komisaris.
Uji kemampuan dan
kepatutan Direksi dilakukan
melalui proses fit and proper test
dilakukan secara terbuka
DIREKSI
Direksi adalah organ Perusahaan yang bertanggung jawab
penuh atas pengurusan perusahaan untuk kepentingan
dan tujuan Perusahaan sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar. Direksi melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai
kepentingan dan tujuan Perusahaan serta bertindak selaku
pimpinan dalam pengurusan tersebut. Dalam melaksanakan
tugasnya, Direksi bertanggung jawab kepada RUPS.
Pertanggungjawaban Direksi kepada RUPS merupakan
perwujudan akuntabilitas pengelolaan Semen Padang sesuai
dengan prinsip-prinsip GCG.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Direksi bertugas dan bertanggungjawab secara kolegial
dalam mengelola Perusahaan agar value driver berfungsi
maksimal sehingga mampu meningkatkan profitabilitas
operasional dengan hasil akhir meningkatkan kinerja dan
reputasi Perusahaan.
Masing-masing anggota Direksi melaksanakan dan
mengambil keputusan sesuai dengan pembagian tugas dan
wewenangnya, namun demikian tanggung jawab kolegial
tetap berlaku.
KRITERIA DIREKSI
Semen Padang menetapkan kriteria pengangkatan calon
Direksi sebagai berikut:
1. Yang dapat diangkat menjadi Direksi adalah Warga
Negara Indonesia yang memiliki kompetensi yang
relevan dengan tugas Dewan Komisaris, pengalaman
dan kecakapan yang diperlukan untuk menjalankan
tugasnya, serta memenuhi kriteria lain yang ditetapkan
dalam Rapat Umum Pemegang Saham, peraturan
perundang-undangan, dan Anggaran Dasar Perusahaan.
2. Direksi tidak boleh memiliki hubungan darah sampai
dengan derajat ketiga baik secara lurus, ke samping
maupun semenda dengan anggota Dewan Komisaris
lainnya maupun dengan Direktur lainnya.
3. Tidak boleh merangkap jabatan Direksi dan Dewan
Komisaris pada perusahaan sejenis, kecuali jabatan
Dewan Komisaris pada anak Perusahaan.
UJI KEMAMPUAN DAN KEPATUTAN DIREKSI
Uji kemampuan dan kepatutan Direksi dilakukan melalui
proses fit and proper test dilakukan secara terbuka, guna
menjamin calon Direksi yang bersangkutan bebas dari afiliasi
maupun benturan kepentingan lainnya, dan terpenuhinya
kepentingan pemegang saham minoritas secara wajar.
Selanjutnya Direksi terpilih diangkat dan diberhentikan oleh
RUPS melalui proses yang transparan.
Anggota Direksi dipilih dan diangkat melalui RUPS, dengan
masa jabatan 5 (lima) tahun. Untuk memastikan integritas
dan profesionalitas di bidangnya, seluruh calon Direksi
menjalani seleksi fit and proper test oleh Pemegang Saham,
bekerja sama dengan Tim Kementerian Negara BUMN.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
293
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Uji Kemampuan dan Kepatutan Direksi
Nama
Domisili
Uji Kemampuan dan
kepatutan
Benny Wendry
Padang
Lulus
Tri Hartono Rianto
Padang
Lulus
Pudjo Suseno
Padang
Lulus
Indriefounny Indra
Padang
Lulus
SUSUNAN DAN RUANG LINGKUP PEMBAGIAN
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MASINGMASING ANGGOTA DIREKSI
Susunan lengkap Direksi Semen Padang sampai dengan 31
Desember 2016:
Nama
Jabatan
Lain Diluar
Perusahaan
Masa Jabatan
Direktur
Utama
X
2016 – 2021
Jabatan
PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN
DIREKSI
Benny Wendry
Pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi dilakukan
melalui RUPS, serta telah melalui proses fit and proper test
sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
ketentuan GCG. Seluruh anggota Direksi memiliki integritas,
kompetensi dan reputasi yang memadai. Jabatan anggota
Direksi berakhir apabila:
1. Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia.
2. Masa Jabatannya berakhir.
3. Dinyatakan pailit atau ditaruh dibawah pengampuan
berdasarkan suatu keputusan pengadilan.
4. Mengundurkan diri.
5. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan perundangan
yang berlaku.
6. Meninggal dunia.
7. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
Tri Hartono
Rianto
Direktur
Keuangan
X
2014 – 2019
Pudjo Suseno
Direktur
Komersial
X
2014 – 2019
Indrieffounny
Indra
Direktur
Produksi
X
2016 – 2021
Nama
Benny Wendry
Guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab anggota Direksi, berdasarkan
Anggaran Dasar Perusahaan dan Board Manual Semen
Padang, telah ditetapkan pembagian tugas dan tanggung
jawab masing-masing anggota sesuai dengan SK Direksi
No. HK.00.02/156/KD/GCG10/06.16 tanggal 20 Juni 2016
perihal Pembagian Tugas dan Key Performance Indicator
Direksi PT Semen Padang sebagai berikut:
Jabatan
Direktur Utama
Fokus Tugas
1. Menetapkan Visi & Misi Perusahaan bersama dengan Direksi dan Dewan Komisaris.
2. Mengendalikan dan bertanggung jawab atas terlaksananya penerapan SMSP.
3. Mengendalikan dan bertanggung jawab terhadap keuangan dan risiko operasional perusahaan.
4. Mengkomunikasikan tentang persyaratan pelanggan dan memenuhi peraturan perundangan yang
berlaku.
5. Menetapkan kebijakan mutu dan sasaran mutu
6. Memimpin rapat tinjauan manajemen.
7. Menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk terlaksananya penerapan SMSP.
8. Melaksanakan RUPS sebagai pertanggungjawaban kepada pemegang saham.
9. Menetapkan kebijakan dan sasaran perusahaan serta mempertanggungjawabkan RJP dan RKAP
kepada Dewan Komisaris.
10.Memimpin rapat rutin Direksi dan mengambil putusan akhir yang bersifat strategis dan operasional
setelah disepakati seluruh peserta rapat.
11.Memelihara keseimbangan berbagai fungsi manajemen dan grup perusahaan.
12.Mendorong usaha peningkatan efisiensi dan efektivitas perusahaan.
13.Memelihara, mengelola dan mengamankan kekayaaan perusahaan.
14.Mengawasi efektivitas operasional perusahaan.
15.Mengawasi pengelolaan sosial dan lingkungan perusahaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
294
Tata Kelola Perusahaan
Nama
Jabatan
Fokus Tugas
16. Membawahi Departemen Komunikasi & Sarana Umum, Departemen Legal & Governance, Risk,
Compliance/Manajemen Representative dan Internal Audit.
Tri Hartono Rianto
Direktur Keuangan
1. Mengembangkan rencana keuangan jangka panjang
2. Menentukan target rasio keuangan perusahaan.
3. Memonitor, mengevaluasi, review dan mengukur penilaian keuangan/non keuangan perusahaan.
4. Mengelola dan mengawasi aspek keuangan dan perbankan serta pasar modal terhadap peraturan
dan perundang-undangan yang berlaku serta risiko.
5. Melakukan efisiensi pengelolaan keuangan.
6. Memimpin penyusunan serta mengawasi pelaksanaan RJP dan RKAP.
7. Mengelola, meneliti, dan mengawasi pemakaian anggaran perusahaan.
8. Menentukan strategi sumber pendanaan yang menguntungkan perusahaan.
9. Menentukan strategi dan kebijakan-kebijakan mengenai Asuransi dan Pajak.
10.Menetapkan alokasi pemanfaatan dana/modal perusahaan
11.Mengelola dan mengawasi terhadap remunerasi, pengembangan SDM, engagement dan termasuk
retention process karyawan.
12.Menetapkan strategi pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan daya saing
perusahaan.
13.Melakukan koordinasi dalam evaluasi kinerja sumber daya manusia.
14.Menetapkan organisasi dan memenuhi sumber daya manusia yang dibutuhkan.
15.Membawahi Departemen Akuntansi & Keuangan dan Departemen Sumber Daya Manusia.
16.Menandatangani perjanjian yang berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) bersama-sama
dengan Direktur Komersial.
Pudjo Suseno
Direktur Komersial
1. Memimpin kegiatan pemasaran perusahaan, strategi desain dan rencana untuk target pemasaran
perusahaan, khususnya: alokasi penjualan, kebijakan harga, kebijakan distribusi, komunikasi
pemasaran, pengembangan pemasaran lainnya.
2. Menetapkan rencana dan strategi pemasaran.
3. Mengkoordinir mengawasi dan mengelola terhadap keseluruhan kegiatan pemasaran dan
memberikan layanan yang terbaik untuk memenuhi kepuasan pelanggan.
4. Menetapkan kebijakan harga, promosi, distribusi, dan alokasi penjualan untuk meningkatkan hasil
penjualan.
5. Mencapai target pemasaran dan penjualan terak serta semen, baik di pasar domestik maupun ekspor
sesuai dengan rencana.
6.Mempertahankan brand image yang dimiliki.
7. Mempertahankan pangsa pasar di wilayah pemasaran utama. Menjaga komitmen dan hubungan
jangka panjang yang harmonis dengan saluran pemasaran.
8. Melakukan efisiensi biaya pemasaran.
9. Mengelola dan mengawasi terhadap pengadaan dan pengelolaan persediaan.
10.Mengelola, mengendalikan dan mengawasi terhadap kualitas barang/bahan/jasa yang diadakan.
11.Membawahi Departemen Penjualan, Departemen Distribusi & Transportasi dan Departemen
Pengadaan.
12.Menandatangani perjanjian yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa bersama-sama
dengan Direktur terkait.
Indrieffounny
Indra
Direktur Produksi
1. Mengelola dan mengawasi pemakaian bahan baku/tambang milik perusahaan.
2. Mengelola dan mengawasi pemeliharaan aset perusahaan yang berupa bangunan, mesin, alat-alat
berat, perlengkapan pabrik dan tanah tambang milik perusahaan diluar lokasi pabrik.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
295
Tata Kelola Perusahaan
Nama
Jabatan
Fokus Tugas
3. Melakukan koordinasi dalam optimalisasi operasi alat-alat produksi. Mengendalikan dan mengawasi
pencegahan pencemaran akibat proses produksi.
4. Memimpin proses produksi sehingga berjalan lancar sesuai target perusahaan.
5. Mengawasi dan menjamin mutu dan volume produksi. Mengawasi dan mengelola terhadap
keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan pabrik.
6. Melakukan koordinasi perijinan terkait dengan peralatan dan operasional pabrik. Melakukan
koordinasi pelaksanaan investasi yang terkait dengan peralatan dan proses produksi.
7. Menetapkan standard pengujian kualitas bahan baku, bahan penolong, serta produk semen.
8. Membawahi Departemen Tambang, Departemen Produksi II/III, Departemen Produksi IV, Departemen
Produksi V, Departemen Teknik Pabrik dan Departemen Quality Assurance & SHE.
9. Menandatangani perjanjian tentang pengadaan barang dan jasa di bidang produksi bersama-sama
dengan Direktur Komersial.
KEBERAGAMAN KOMPOSISI DIREKSI
WEWENANG DIREKSI
Komposisi Direksi telah memenuhi unsur keberagaman yaitu
perpaduan dari sisi independensi, keahlian/pendidikan,
pengalaman kerja, usia dan jenis kelamin. Seluruh anggota
Direksi Semen Padang memiliki integritas, kompetensi dan
reputasi keuangan yang baik. Hal tersebut telah dibuktikan
bahwa seluruh anggota Direksi telah memperoleh
persetujuan Pemegang Saham dan telah lulus fit and proper
test.
Direksi memiliki hak untuk mewakili Perusahaan di dalam
dan di luar pengadilan tentang segala hal dan dalam segala
kejadian, mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan pihak
lain dengan Perusahaan, serta menjalankan segala tindakan,
baik yang mengenai kepengurusan maupun kepemilikan,
akan tetapi dengan pembatasan-pembatasan tertentu.
Berdasarkan
kebijakan
Pemegang
Saham,
dalam
penetapan komposisi Direksi telah dilakukan dengan
mempertimbangkan kebutuhan dan kompleksitas Semen
Padang termasuk memperhatikan unsur keberagaman
sebagaimana tercermin pada tabel berikut:
Aspek Keberagaman
Pendidikan
Keberagaman Direksi
Keberagaman dalam tingkat pendidikan
mulai dari sarjana dan magister dalam
bidang teknik ekonomi, manajemen
akuntansi keuangan, serta pendidikan
profesi dalam bidang akuntansi yang
berigister negara.
Pengalaman Kerja
Pernah menjabat sebagai Direksi Thang
Long Cement Company di Vietnam, serta
asisten dosen dan dosen pada universitas di
dalam negeri maupun luar negeri.
Usia
Keberagaman usia Dewan Komisaris Semen
Padang berada pada kisaran usia yang
cukup produktif yaitu usia 45-55 Tahun.
Jenis Kelamin
Belum terdapat Anggota Direksi wanita
yang menjabat per Desember 2016.
Komposisi Direksi telah memenuhi unsur keberagaman yaitu
perpaduan dari sisi pendidikan, pengalaman kerja, dan usia.
Penetapan komposisi Direksi
telah dilakukan dengan
mempertimbangkan kebutuhan
dan kompleksitas Semen
Padang
(Perbuatan Direksi yang memerlukan persetujuan tertulis
Komisaris dan/atau RUPS). (a) Direktur Utama berhak dan
berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta
mewakili Perusahaan; (b) Dalam hal Direktur Utama tidak
hadir atau berhalangan karena sebab apapun juga, hal mana
tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, maka Direksi
akan diwakili oleh 2 (dua) Direktur bersama-sama. Anggota
Direksi Perusahaan tidak dapat mewakili Perusahaan baik
didalam maupun diluar Pengadilan, apabila: (a) Terjadi
Perkara di Pengadilan antara Perusahaan dengan anggota
Direksi yang bersangkutan; atau (b) Anggota Direksi yang
bersangkutan mempunyai benturan kepentingan dengan
Perusahaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
296
Tata Kelola Perusahaan
Untuk menjalankan perbuatan hukum berupa transaksi yang
memuat benturan kepentingan antara benturan kepentingan
ekonomis pribadi anggota Direksi, Dewan Komisaris atau
Pemegang Saham Utama dengan kepentingan ekonomis
Perusahaan, Direksi memerlukan persetujuan Rapat Umum
Pemegang Saham. Direksi untuk perbuatan tertentu berhak
pula mengangkat seorang atau lebih sebagai wakil atau
kuasanya dengan memberikan kepadanya kekuasaan yang
diatur dalam surat kuasa.
Seluruh anggota Direksi
tidak merangkap jabatan yang
dilarang oleh peraturan
perundang-undangan yang
berlaku tentang pelaksanaan GCG
KEBIJAKAN SUKSESI DIREKSI
Semen Padang memiliki kebijakan suksesi Direksi yang
salah satunya memuat program pengenalan dan orientasi
anggota Direksi. Kebijakan ini menjadi tanggung jawab dari
Departemen Legal & Governance, Risk, Compliance (LGRC)/
Management Representative yang bertugas memberikan
materi yang dibutuhkan.
PROGRAM PENGENALAN DAN ORIENTASI
DIREKSI
Program pengenalan kepada Direksi baru dimaksudkan
untuk memberikan pemahaman terhadap kondisi yang ada
dalam Semen Padang sehingga Direksi baru Semen Padang
mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai
Perusahaan secara organisasi maupun operasional.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Tanggung jawab untuk mengadakan program orientasi
tersebut berada pada Departemen Legal & GRC/MR,
pengenalan kepada Direksi baru menjadi tanggung jawab
Direktur Utama. Dalam hal Direktur Utama berhalangan
atau Direksi baru tersebut adalah Direktur Utama, maka
program pengenalan menjadi tanggung jawab Komisaris
Utama. Materi yang diperkenalkan kepada Direksi baru
setidak-tidaknya meliputi:
1.
Pengenalan makro perekonomian dan industri
persemenan.
2. Pengenalan profil, Visi, Misi, Strategi, Nilai, dan Budaya
Perusahaan serta RJPP.
3. Pengenalan proses bisnis Perusahaan.
4. Peraturan perundang-undangan yang terkait dengan
kegiatan usaha Semen Padang.
5. Aspek GCG dan Manajemen Risiko di Semen Padang
6. Sistem Manajemen Semen Padang.
INDEPENDENSI DIREKSI
Antara anggota Direksi dengan anggota Dewan Komisaris
dan Pemegang Saham tidak memiliki hubungan keuangan,
hubungan kepemilikan saham dan keluarga. Setiap anggota
Direksi dapat bertindak independen dalam melaksanakan
fungsi dan tugasnya baik secara individual maupun kolegial.
Seluruh anggota Direksi tidak merangkap jabatan yang
dilarang oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku
tentang pelaksanaan GCG. Direksi telah mengungkapkan
kepemilikan sahamnya, baik pada Semen Padang maupun
pada perusahaan lain dan diperbaharui setiap tahunnya.
Nama
Jabatan
Kepemilikan
saham di PT
Semen Padang
Kepemilikan
Saham di
Perusahaan
Lain
Benny Wendry
Direktur Utama
X
X
Tri Hartono
Rianto
Direktur
Keuangan
X
X
Pudjo Suseno
Direktur
Komersial
X
X
Indrieffounny
Indra
Direktur
Produksi
X
X
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
297
Tata Kelola Perusahaan
HUBUNGAN KELUARGA DAN KEPENGURUSAN DI PERUSAHAAN LAIN
Hubungan keluarga dan keuangan antara anggota Direksi dengan sesama anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
serta Pemegang Saham Semen Padang periode tahun 2016 sebagai berikut:
Tabel Hubungan Keluarga dan Kepengurusan Direksi di Semen Padang dan di Perusahaan Lain
Hubungan keluarga dengan organ PT Semen Padang
Nama
Jabatan
Dewan
Komisaris
Pemegang
Saham
Direksi
Hubungan Kepengurusan di perusahaan lain
Sebagai Dewan
Komisaris
Sebagai Direksi
Sebagai
Pemegang
Saham
Ya
Tdk
Ya
Tdk
Ya
Tdk
Ya
Tdk
Ya
Tdk
Ya
Tdk
Benny Wendry
Direktur Utama
–
X
–
X
–
X
–
X
–
X
–
X
Tri Hartono
Rianto
Direktur
Keuangan
–
X
–
X
–
X
–
X
–
X
–
X
Pudjo Suseno
Direktur
Komersial
–
X
–
X
–
X
–
X
–
X
–
X
Indrieffounny
Indra
Direktur
Produksi
–
X
–
X
–
X
–
X
–
X
–
X
PENGUNGKAPAN PEDOMAN KERJA DIREKSI
Hubungan kerja yang baik antara Dewan Komisaris dengan
Direksi merupakan salah satu hal yang sangat penting
agar masing-masing organ tersebut dapat bekerja sesuai
fungsinya masing-masing dengan efektif dan efisien. Dalam
rangka efektivitas pelaksanaan hubungan kerja, Direksi
dan Dewan Komisaris telah menyusun Pedoman Kerja yang
disebut dengan Board Manual yang ditetapkan berdasarkan
kesepakatan bersama Direksi dan Dewan Komisaris.
Board Manual merupakan hasil kodifikasi dari berbagai
peraturan yang berlaku bagi Perusahaan dan praktik-praktik
terbaik (best practices) prinsip-prinsip Good Corporate
Governance, prinsip-prinsip hukum korporasi, peraturan
perundang-undangan yang berlaku, arahan dari pemegang
saham, serta ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan yang
mengatur tata kerja Dewan Komisaris. Board Manual berisi
tentang petunjuk tata laksana kerja Dewan Komisaris dan
Direksi serta menjelaskan tahapan aktivitas secara terstruktur,
sistematis, mudah dipahami dan dapat dijalankan dengan
konsisten, dapat menjadi acuan bagi Dewan Komisaris dan
Direksi dalam melaksanakan tugas masing-masing untuk
mencapai visi dan misi Semen Padang, sehingga diharapkan
akan tercapai standar kerja yang tinggi selaras dengan
prinsip-prinsip GCG.
Dewan Komisaris dan Direksi memiliki komitmen yang
tinggi untuk menjadikan Board Manual sebagai pedoman
dalam pelaksanaan fungsi, tugas, dan hubungan kerja
Dewan Komisaris dan Direksi
memiliki komitmen yang
tinggi untuk menjadikan Board
Manual sebagai pedoman
pelaksanaan fungsi, tugas, dan
hubungan kerja
antara Dewan Komisaris dan Direksi sehingga dapat berjalan
secara efektif. Board Manual disusun berdasarkan peraturan
dan perundang-undangan yang berlaku, dan dokumen
tersebut senantiasa ditinjau ulang secara berkala. Board
Manual sudah dimutakhirkan dan disahkan pada tanggal 25
September 2015. Dalam Board Manual dan Piagam Direksi
antara lain mengatur aspek:
1. Tugas, wewenang dan kewajiban Direksi.
2. Pembagian kerja Dewan Direksi.
3. Program orientasi dan peningkatan kapabilitas Direksi.
4. Organ pendukung Direksi.
5. Rapat Direksi.
6. Evaluasi kinerja Direksi.
7. Tata laksana hubungan kerja Dewan Komisaris dan
Direksi.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
298
Tata Kelola Perusahaan
PENGEMBANGAN KOMPETENSI DIREKSI TAHUN 2016
Untuk semakin meningkatkan pengetahuan, keahlian dan profesionalisme Direksi, Semen Padang menyediakan pelatihan
dan training bagi Direksi, dan telah mengikuti kursus eksekutif eksternal di tahun 2016, para anggota Direksi juga menghadiri
dan berpartisipasi dalam berbagai pelatihan serta seminar mengenai pelaksanaan tata kelola perusahaan dan bidang-bidang
lainnya, antara lain:
Tabel Pengembangan Kompetensi Direksi tahun 2016
Nama Peserta
Benny Wendry
Jabatan
Direktur Utama
Judul Training
Seminar Hari Anti Korupsi
Nasional
Direktur Komersial
Tri Hartono Rianto
Direktur Produksi
Direktur Keuangan
Labuan Bajo
5 Desember 2016
Jakarta
Lemhanas RI
Seminar Hari Anti Korupsi
Nasional
21 Desember 2016
Padang
PT Semen Padang
Workshop Wawasan
Kebangsaan Lemhanas RI
5 Desember 2016
Jakarta
Lemhanas RI
19 Mei 2016
Padang
MarkPlus
Indonesia Cement
Sustainability Forum in Health,
Safety & Environment (ASI)
24 Agustus 2016
Jakarta
Asosiasi Semen Indonesia
Workshop Direktorat Produksi
& Litbang SMIG
29-30 September
2016
Gresik
PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk
Workshop Wawasan
Kebangsaan Lemhanas RI
15 Mei 2016
Jakarta
PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk
Seminar Hari Anti Korupsi
Nasional
21 Desember 2016
Padang
PT Semen Padang
Workshop Bid. Teknik ASI
22-23 Desember
2016
Bogor
Asosiasi Semen Indonesia
Rakor Sinergi RS BUMN
Wilayah Sumatra
18-19 Mei 2016
Jakarta
Kementrian BUMN
Learning Council SMIG
29 Agustus 2016
Gresik
PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk
Sosialisasi Tax Amnesty KPP
Padang
24 Agustus 2016
Padang
PT Semen Padang
Indonesia Human Capital
Summit 2016
27-28 Desember
2016
Jakarta
Forum Human Capital
Indonesia
12 Mei 2016
Jakarta
PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk
12 Agustus 2016
Bandung
21 Desember 2016
Padang
Workshop Wawasan
Kebangsaan Lemhanas
Konvensi Nasional VIII IAI
(Ikatan Akuntan Indonesia)
Seminar Hari Anti Korupsi
Nasional
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Penyelenggara
PT Semen Padang
27-29 Oktober 2016
Grow Your Sales, Wow Your
Service
Indrieffouny Indra
Tempat
Padang
Workshop Wawasan
Kebangsaan Lemhanas RI
Leadership Forum
Pudjo Suseno
Tanggal
21 Desember 2016
Kementerian BUMN
Ikatan Akuntan Indonesia
PT Semen Padang
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
299
Tata Kelola Perusahaan
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN
ANGGOTA DALAM RAPAT DIREKSI
Untuk mengkoordinasikan seluruh kegiatan Direksi, dalam
rangka mengawasi dan mengantisipasi hal-hal yang dapat
mengganggu serta mengancam operasional Perusahaan,
Direksi secara rutin mengadakan Rapat Internal Direksi,
dan dapat diadakan setiap waktu bila dipandang perlu atas
permintaan Direktur Utama atau atas usul seorang atau lebih
anggota Direksi atau atas permintaan tertulis dari seorang
atau lebih anggota Komisaris. Rapat Direksi dianggap sah
dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat
hanya apabila lebih dari satu per dua dari jumlah Direksi
hadir atau diwakili secara sah dalam rapat.
Selama tahun 2016, Semen Padang menyelenggarakan
rapat Direksi dengan melibatkan Eselon I (Ka. Departemen)
sebanyak 12 kali membahas berbagai agenda pengelolaan
Perusahaan, yang mencakup aspek-aspek diantaranya:
1. Pencapaian RKAP 2016 dan Laporan Kinerja Bulanan.
2. Perkembangan proyek strategis dan realisasi investasi.
3. Tindak lanjut audit internal dan eksternal.
4. Aspek lainnya, antara lain GCG, Manajemen Risiko,
Sumber Daya Manusia, Sistem Informasi, CSR dan lainnya.
Pada setiap Rapat Direksi, masing-masing Direktur berhak
atas satu suara dan memberikan suatu suara atas Direktur
lain yang diwakili. Keputusan Direksi harus diambil secara
musyawarah untuk mufakat. Apabila hal ini tidak tercapai,
maka keputusan harus diambil berdasarkan suara terbanyak
dan apabila suara setuju dan tidak setuju berimbang, maka
Direktur Utama/Ketua rapat yang menentukan. Direksi
dapat mengambil keputusan yang sah dan mengikat tanpa
mengadakan rapat Direksi apabila seluruh anggota Direksi
menyetujui hal yang akan diputuskan dan menandatangani
berita acara rapat.
Keputusan Direksi harus
diambil secara musyawarah untuk
mufakat
Adapun agenda yang dibahas dalam rapat Direksi dapat dilihat pada tabel berikut:
Kehadiran Direksi
Tanggal
Agenda
Benny Wendry
Tri Hartono
Rianto
Pudjo Suseno
Indrieffounny
Indra*
10 Februari
X
X
X
-
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
7 Maret
X
X
X
-
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
7 April
X
X
X
-
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
23 Mei
X
X
X
X
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
300
Tata Kelola Perusahaan
Kehadiran Direksi
Tanggal
Agenda
Benny Wendry
Tri Hartono
Rianto
Pudjo Suseno
Indrieffounny
Indra*
7 Juni
X
X
X
X
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
19 Juli
X
X
X
X
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
9 Agustus
X
X
X
X
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
4. Additional key issue of management review
5. Kick off review proses bisnis PT Semen Padang
7 September
X
X
X
X
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
10 Oktober
X
X
X
X
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
7 November
X
X
X
X
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
14 Desember
X
X
X
X
1. Evaluasi kinerja bulanan dan prognosa triwulan
2. Progress proyek Indarung VI
3. Progress amanat RUPS, managemen letter dan tindak
lanjut temuan BPK
* Sesuai dengan keputusan RUPST No. 36 Tanggal 11 Mei 2016, diangkat sebagai Direksi
Validasi risalah rapat Dewan
Komisaris paling lambat rata-rata
5 (lima) hari kerja
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Dalam risalah rapat Direksi dan rapat gabungan juga
mencantumkan dissenting opinion, dinamika rapat, evaluasi
rapat sebelumnya, dan terdapat keputusan rapat. Risalah
rapat Direksi dan rapat gabungan telah disampaikan kepada
masing-masing anggota Direksi. Validasi risalah rapat Dewan
Komisaris paling lambat rata-rata 5 (lima) hari kerja. Risalah
rapat asli telah disimpan dengan baik dan dapat diakses oleh
setiap anggota Direksi.
KEBIJAKAN REMUNERASI DIREKSI TAHUN 2016
Pengungkapan Prosedur Pengusulan sampai dengan
Penetapan Remunerasi Direksi Prosedur pengusulan
remunerasi Direksi dilakukan oleh pemegang saham
dalam hal ini PT Semen Indonesia Tbk berdasarkan kinerja
Perusahaan pada tahun buku. Usulan remunerasi tersebut
kemudian diagendakan dan disetujui dalam RUPS.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
301
Tata Kelola Perusahaan
STRUKTUR REMUNERASI
Sebagai tindak lanjut dari RUPS tahunan, Pemegang Saham
mengeluarkan Surat No. 6457/SM-07/210000/07.2016
tanggal 4 Juli 2016 perihal penetapan tindak lanjut RUPS
Tahunan PT Semen Padang, berikut tabel gaji/honorarium
dan tantiem Dewan Komisaris dan Direksi tahun 2016:
Tabel Gaji/Honorarium dan Tantiem Dewan Komisaris dan
direksi Tahun 2016 (dalam Rupiah)
Jabatan
Gaji/Bulan
%
Komisaris Utama
48.927.600
45% dari Gaji Direktur
Utama
Komisaris
44.034.840
90% dari Gaji Komisaris
Utama
Jabatan
pedoman internal untuk pengadaan barang dan jasa yakni
Pedoman Teknis Pengadaan Barang dan Jasa No. PD/PGD/011
Rev 03 tanggal 27 November 2015 dan terus diperbaharui
sesuai dengan peraturan terbaru yang mengatur mengenai
pengadaan barang dan jasa. Pengadaan barang dan jasa juga
diperkuat dengan Keputusan Direksi Tentang Penetapan
Wewenang Approval No. HK.00.02/049/SKD/GRCMR/05.2014
tanggal 1 Mei 2015.
Tantiem
%
Direktur Utama
1.350.960.000
40% dari Tantiem Direktur
Utama
Komisaris
1.215.864.000
90% dari Tantiem Komisaris
Utama
INDIKATOR KINERJA DAN HUBUNGAN ANTARA
REMUNERASI DENGAN KINERJA PERUSAHAAN
Salah satu indikator utama pengusulan remunerasi bagi
Direksi adalah kinerja yang dihasilkan.
Semen Padang memiliki
prosedur dan tata cara
pengadaan barang dan jasa
yang diselenggarakan secara
tepat dan menerapkan prinsipprinsip GCG
Semen Padang mengimplementasikan beberapa mekanisme
pengadaan barang dan jasa, yakni:
Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa
Mekanisme
Pembelian dengan permintaan penawaran
melalui media massa. Penyeleksian
penyedia barang dan jasa dengan
mengundang sekurang-kurangnya 3 (tiga)
calon.
Pemilihan Langsung
Pengadaan barang dan jasa dengan
mengundang sekurang-kurangnya 2 (dua)
calon
Penunjukan Langsung
Pengadaan barang dan jasa dengan cara
menunjuk langsung penyedia barang
dan jasa tanpa melalui pelelangan atau
pemilihan langsung untuk pengadaan
dengan kriteria tertentu.
Pembelian langsung
Pembelian barang atau jasa secara
langsung oleh user (tanpa melibatkan
Departemen Pengadaan) terhadap barang
atau jasa yang ada di pasar.
Joint Purchasing
Pembelian barang yang dilakukan
melalui negosiasi bersama dengan Semen
Indonesia Group. Teknis pelaksanaan joint
purchasing diatur terpisah.
PENGADAAN BARANG DAN JASA
Semen Padang memiliki prosedur dan tata cara pengadaan
barang dan jasa yang diselenggarakan secara tepat dan
transparan, dengan menerapkan prinsip-prinsip GCG serta
Peraturan Presiden RI No. 70 Tahun 2012 tentang Perubahan
Kedua atas Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang
Pengadaan Barang/jasa Pemerintah dan Peraturan Kepala
LKPP No. 6 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Peraturan
Presiden No. 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan
Barang dan Jasa Pemerintah.
MEKANISME PENGADAAN BARANG DAN JASA
Semen Padang senantiasa melakukan proses pengadaan
barang dan jasa yang mengacu kepada penerapan tata
kelola perusahaan yang baik serta berbagai peraturan dan
ketentuan yang mengatur mengenai pengadaan barang dan
jasa. Dalam pelaksanaannya, Semen Padang telah memiliki
Definisi
Pelelangan Terbuka
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
302
Tata Kelola Perusahaan
PROSES PENGADAAN BARANG DAN JASA
Secara umum proses bisnis pengadaan barang dan jasa yang ada di Semen Padang terdiri atas tahapan sebagai berikut:
1. Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
2. Purchase Requisition (PR)
3. Pemilihan calon pemasok/Bidder list
4. Proses penentuan Pemenang
5. Pembuatan order Pembelian
6. Penerimaan Barang atau Jasa
7. Verifikasi Tagihan
8.Pembayaran
Evaluasi Pemasok
Pemilihan Calon
Pemasok
Create PP
Pemilihan
Pemenang
Penerbitan PO
EVALUASI PEMASOK
Evaluasi pemasok dilakukan mulai dari ketika calon pemasok
mendaftar menjadi calon pemasok Semen Padang dan
setelah pemasok melakukan transaksi dengan Semen
Padang. Setiap calon pemasok yang mendaftar sebagai
pemasok Semen Padang harus melalui tahapan verifikasi
kelengkapan dokumen persyaratan dan tinjauan lapangan
(jika diperlukan) sebelum pemasok tersebut diikutkan dalam
proses pengadaan.
Hasil Indeks Kepuasan
Pemasok pada proses pengadaan
di PT Semen Padang adalah
sebesar 91,92% atau memuaskan
Evaluasi kinerja pemasok dilakukan secara periodik,
terhadap seluruh pemasok yang melakukan transaksi pada
periode tersebut, guna didapatkan kinerja pemasok untuk
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Penerimaan
Barang/Jasa
Verifikasi
Tagihan
Pembayaran
proses pembelajaran pemasok, serta mendukung efisiensi
dan efektivitas proses pengadaan.
Pada Bulan November 2016, telah dilaksanakan Survei
Kepuasan Pemasok, dengan hasil Indeks Kepuasan Pemasok
pada proses pengadaan di PT Semen Padang adalah sebesar
91,92% atau memuaskan. Menindaklanjuti hasil survei ini,
ke depannya, akan dilakukan perbaikan proses pengadaan
dengan mengedepankan teknologi dan transparansi proses
melalui program Re-implementasi eProc.
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Seiring dengan perkembangan bisnis yang semakin dinamis,
pada tahun 2016 Semen Padang telah melakukan perubahan
struktur organisasi sebagaimana diatur dalam keputusan
Direksi No. SM.02.02 080/KD/DESDM/08.2016 tanggal 28
Juni 2016. Berdasarkan keputusan tersebut fungsi Sekretaris
Perusahaan seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri
BUMN No. PER 01/MBU/2011 dijalankan oleh Departemen
Legal & Governance Risk Compliance/Management
Representative (LGRC/MR).
Semen Padang memberikan fungsi sekretaris Perusahaan
yang berperan sebagai penghubung komunikasi antara
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
303
Tata Kelola Perusahaan
Perusahaan dan masyarakat, serta bertugas memberikan informasi kepada masyarakat. Departemen Legal & Governance Risk
Compliance/ Management Representative bertanggung jawab langsung kepada Direktur utama serta memastikan bahwa
Perusahaan memenuhi prinsip-prinsip GCG serta seluruh tata tertib dan peraturan lainnya setiap saat.
DEPARTEMEN LEGAL & GOVERNANCE RISK COMPLIANCE/MANAGEMENT REPRESENTATIVE
(LGRC/MR)
Struktur Organisasi Departemen Legal & Governance Risk Compliance/Management Representative
Eselon I
Dept. Legal & GRC/MR
Eselon II
Asri Mukhtar
Biro GCG &
Manajemen Risiko
Ghufron Vebrianto
Bidang Manajemen
Risiko
Satrio Rian Bhakti
Bidang GCG &
Compliance
Masri
Biro Hukum
Masrizal
Staf Hukum
Oxivia
M. Ilham Mirza
Fauzan Prasetya
Bidang Evaluasi
Kontrak & Perijinan
Biro Analisis &
Pengelolaan Kinerja
Hasfi Rafiq
Biro Pengembangan
Sistem Manajemen
Zulkarnaen
Biro Pengembangan &
Evaluasi APLP
Andri Andi
Staf Analisis &
Pengelolaan Kinerja
Staf Pengembangan
Sistem Manajemen
Nasrun
Yulisran B Putra
Deby Syahputra
Ajeng Dwi Utami
Sari Rahmadani
Wieky Gusta
Ratnawati
Asrining Sari
Reni Sari R
Staf Pengembangan &
Evaluasi APLP
Mulyadi
Winterman
Bidang Kearsipan
Syamsuarni
Dalam struktur organisasi Semen Padang, Departemen Legal dan GRC/MR bertanggung jawab langsung kepada Direktur
Utama. Guna menjalankan fungsi dan perannya, Departemen Legal & GRC/MR mencakup Biro GCG dan Manajemen Risiko,
Biro Hukum, Biro Analisis dan Pengelolaan Kinerja, Biro Pengelolaan Sistem Manajemen, Biro Pengembangan dan Evaluasi
Anak Perusahaan dan Lembaga Penunjang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
304
Tata Kelola Perusahaan
PROFIL KEPALA DEPARTEMEN LEGAL &
GRC/MR
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEPARTEMEN
LEGAL & GRC/MR
Kepala Departemen GRC/MR Semen Padang dijabat oleh
Ir. Asri Mukhtar, MM yang bertanggung jawab langsung
kepada Direktur Utama berdasarkan keputusan Direksi
No.SM.02.02 080/KD/DESDM/08.2016 tanggal 28 Juni 2016.
Tugas dan tanggung jawab Departemen Legal & GRC/MR
sebagai berikut:
a.Internal:
1.Pejabat Pengawal (Compliance Officer) bertugas
memonitor
implementasi
GCG,
penanganan
permasalahan hukum dan sebagai pengelola risiko
perusahaan.
2.
Menyelenggarakan
kegiatan
di
bidang
kesekretariatan dan administrasi dalam lingkungan
Direksi dan Perusahaan serta mengelola dan
menyimpan dokumen terkait dengan kegiatan
perusahaan, meliputi dokumen RUPS, Risalah Rapat
Direksi, Risalah Rapat Gabungan, Daftar Khusus dan
dokumen terkait.
3.
Mengkoordinasikan
pengembangan
dan
implementasi praktik GCG dan Manajemen Risiko
serta memastikan bahwa Laporan Tahunan Semen
Padang telah mencantumkan penerapan GCG dan
Manajemen Risiko.
4.
Memastikan
penataan
peraturan
perundangundangan oleh Semen Padang serta memberikan
nasihat hukum.
5.Memberikan saran untuk meningkatkan kinerja
perusahaan kepada manajemen melalui analisis yang
dilakukan oleh Biro Analisis dan Pengelolaan Kinerja.
6. Mengkoordinir serta memfasilitasi APLP dan Afiliasi
dengan Semen Padang.
b.Eksternal:
1.Melakukan koordinasi pelaksanaan strategi dan
kebijakan sinergi bidang GRC/MR dengan Semen
Indonesia Group.
2. Melaksanakan strategi komunikasi dengan menjadi
koordinator dalam penerbitan Laporan Tahunan.
3. Mewakili Direksi untuk berhubungan dengan pihak
dan dalam Perusahaan sesuai dengan penugasan dan
kebijakan yang telah ditentukan.
Profil Ringkas Kepala Departemen Legal & GRC/MR
Ir. Asri Mukhtar, MM
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang Lahir di
Pariaman, 23 Januari 1966, berusia 50 tahun.
Menyelesaikan Pendidikan Sarjana Elektro Arus Kuat di
Institut Teknologi Bandung (1989) dan Magister Manajemen
di Universitas Gadjah Mada (2001), mengawali karir sebagai
staf orientasi di Departemen Litbang, pernah menjabat
sebagai Kepala bidang staf rancang bangun, Kepala Biro
Konstruksi Listrik & Instrumen Proyek Indarung V, Staf
Departemen Teknis, Kepala Departemen Perbendaharaan,
Kepala Departemen Distribusi & Transportasi, Kepala
Departemen Penjualan dan terhitung mulai tanggal 12
Januari 2015 s/d sekarang menjabat sebagai Kepala Dept.
Legal & GRC/MR.
Pejabat Pengawal
(Compliance Officer) bertugas
memonitor implementasi GCG,
penanganan permasalahan hukum
dan sebagai pengelola risiko
perusahaan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Dalam melaksanakan tugasnya, Departemen GRC/MR
memiliki pedoman kerja sebagaimana diatur dalam
job description, yang memuat pengaturan aspek tugas,
wewenang dan tanggung jawab, sebagai berikut:
1. Menetapkan pengelolaan risiko perusahaan.
2. Mengelola arsip perusahaan.
3.Menyusun dan memastikan penaatan peraturan
perundang-undangan oleh Perusahaan serta memberikan
nasihat hukum.
4.
Menjalankan
fungsi
SIMO
(Strategic
Initiative
Management Officer), yang meliputi memformulasikan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
305
Tata Kelola Perusahaan
strategi dan mendefinisikan strategic objectives
perusahaan.
5.Me-review efektivitas sistem manajemen, serta
mengkoordinasikan persiapan, pelaksanaan dan tindak
lanjut tinjauan manajemen (Management Review).
6. Mengawasi, memonitor dan mengevaluasi pengelolaan
kinerja Anak Perusahaan dan Lembaga Penunjang
(APLP).
7. Melakukan analisis kinerja perusahaan serta memberikan
saran
dan
rekomendasi
untuk
improvement/
pengembangan Perusahaan kepada manajemen.
URAIAN PELAKSANAAN TUGAS DEPARTEMEN
LEGAL & GRC/MR TAHUN 2016
Selama tahun 2016, Departemen Legal & GRC/MR telah
melakukan
kegiatan
dan
menyampaikan
Laporan
Departemen Legal & GRC/MR sesuai dengan pembagian
bidang dalam struktur organisasi meliputi:
1.
Biro GCG dan Manajemen Risiko memastikan
implementasi GCG dan pengelolaan risiko di Perusahaan
sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2.Biro Pengembangan Sistem Manajemen melakukan
verifikasi sistem dokumen yang ada di Semen Padang.
3.Biro Pengembangan dan Evaluasi Anak Perusahaan
Lembaga Penunjang memberikan rekomendasi kepada
manajemen mengenai kinerja APLP.
4.Biro Hukum memastikan kepatuhan bisnis terhadap
hukum dan ketentuan yang berlaku.
5.
Biro
Analisis
Pengelolaan
Kinerja
menganalisis
kinerja perusahaan serta memberikan rekomendasi
pengembangan perusahaan kepada manajemen.
EVALUASI KINERJA DEPARTEMEN LEGAL &
GRC/MR
Kinerja Departemen Legal & GRC/MR dan hasil pelaksanaan
tugas dilaporkan setiap bulannya kepada Direksi. Direksi
melakukan evaluasi setiap semester pada saat Rapat Kerja
Perusahaan untuk memastikan fungsi Sekretaris Perusahaan
yang tercantum dalam Peraturan Menteri BUMN No. PER 01/
MBU/2011 terselenggara secara berkualitas dan efektif.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI DEPARTEMEN
LEGAL & GRC/MR
Untuk mengikuti perkembangan pelaksanaan fungsi dan
peran Departemen Legal & GRC/MR yang efektif, Semen
Padang telah memfasilitasi karyawan di lingkungan
Departemen Legal & GRC/MR mengikuti pelatihan sebagai
berikut:
Tabel Pengembangan Kompetensi Departemen Legal & GRC/MR
No.
Jenis Pelatihan
Peserta
Waktu dan Tempat
1.
Certified
International
Supply Chain
Proffesional
Biro Analisis
Pengelolaan
Kinerja
11-15 Januari 2016,
Jakarta
2.
Pendidikan Profesi
Akuntansi
Biro
Penggembangan &
Evaluasi APLP
9 Januari 2016,
Padang
3.
Examiner Kerangka
Kinerja Ekselen
Baldrige
Biro GCG & MR
9-13 Mei 2016,
Jakarta
4.
Balanced Scorecard
Master Training
Biro Analisis
Pengelolaan
Kinerja
26-28 Juli 2016,
Jakarta
5.
Business Continuity
Management
Biro GCG & MR
7-9 September
2016, Bandung
6.
Legal Auditor
Biro Hukum
17-19 Oktober
2016, Jakarrta
7.
E-Arsip
Biro Hukum
22-23 November
2016, Padang
8.
Workshop
Wawasan
Kebangsaan
Lemhanas
Departemen Legal
& GRC/MR
24-25 November
2016, Jakarta
9.
Workshop
Peringatan Hari
Anti Korupsi
Nasional
Departemen Legal
& GRC/MR
21 Desember 2016,
Jakarta
Kinerja Departemen Legal &
GRC/MR dan hasil pelaksanaan
tugas dilaporkan setiap bulannya
kepada Direksi
PUBLIKASI INFORMASI PERUSAHAAN
Sebagai bentuk transparansi informasi perusahaan, selama
tahun 2016 telah mempublikasikan informasi secara terusmenerus baik melalui media internal maupun media
eksternal dengan rekapitulasi pemberitaan sebagai berikut:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
306
Tata Kelola Perusahaan
No.
Bulan
Jumlah
Berita
Mengenai
Perusahaan
di Media
(Buah)
Penerbitan
Warta
(Kali)
Update
Website
(Kali)
Jumpa
Pers (Kali)
1.
Januari
198
1
11
7
2.
Februari
145
1
19
7
3.
Maret
140
1
11
4
4.
April
130
1
5
5
5.
Mei
117
1
5
7
6.
Juni
145
1
8
7
7.
Juli
149
1
5
6
8.
Agustus
153
1
14
8
9.
September
140
1
7
5
10.
Oktober
172
1
5
5
11.
November
122
1
7
7
12.
Desember
166
1
11
7
INTERNAL AUDIT
Internal Audit dalam pelaksanaan tugasnya memiliki
cakupan pemeriksaan yang luas dan didasari pertimbangan
yang memadai serta akses terhadap semua aktivitas Semen
Padang, sehingga diperoleh hasil observasi yang dapat
dipertanggungjawabkan dan rekomendasi audit yang
memberikan nilai tambah bagi Perusahaan.
Risk based internal auditing merupakan metodologi yang
menghubungkan internal auditing dengan kerangka
manajemen risiko Perusahaan. Metodologi ini mengizinkan
Internal Audit untuk memberikan keyakinan kepada
manajemen bahwa proses manajemen risiko telah dilakukan
dengan efektif.
Independen merupakan dasar Internal Audit dalam
melaksanakan aktivitas pemeriksaan terhadap objek yang
diauditnya. Independensi akan menghasilkan pendapat
yang tidak memihak dan tidak berprasangka buruk. Internal
Audit juga melaksanakan tugas audit secara bebas, objektif,
memiliki kompetensi profesional, perilaku sikap mental yang
independen dan jujur.
STRUKTUR DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDIT
PENDAHULUAN
Internal Audit merupakan unit kerja yang dibentuk dalam
suatu organisasi yang berfungsi memberikan assurance
yang independen dan objektif dan jasa konsultasi yang
dirancang untuk menambah nilai dan meningkatkan operasi
Perusahaan. Internal Audit membantu Perusahaan mencapai
tujuannya dengan melakukan pendekatan sistematis dan
disiplin untuk mengevaluasi dan meningkatkan keefektifan
Internal Audit berfungsi
memberikan assurance
yang independen dan objektif
untuk menambah nilai dan
meningkatkan operasi
Perusahaan
pengelolaan risiko dan pengendalian internal. Oleh
karena itu, Internal Audit mendukung Perusahaan dengan
melakukan analisis, penilaian, rekomendasi, konsultasi dan
menyampaikan informasi mengenai aktivitas yang di-review.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Ketua Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh
Direktur Utama. Fungsi Internal Audit bertanggungjawab
langsung kepada Direktur Utama, serta berkoordinasi dan
bermitra kerja dengan Komite Audit dan auditor eksternal.
Agar menghasilkan pendapat yang tidak memihak dan
berprasangka buruk, tujuan wewenang dan tanggung jawab
Internal Audit harus didefinisikan secara resmi dan tertulis
dalam suatu Piagam (Internal Audit Charter).
Kepala Internal Audit selaku koordinator para Auditor
(Senior/Junior Auditor) yang terbagi dalam Biro-biro yang
bertugas sesuai dengan bidang-bidangnya untuk melakukan
perencanaan dan pengembangan audit, melaksanakan
audit, evaluasi dan monitoring hasil penugasan, yang juga
melakukan review terhadap proses bisnis serta kegiatan lain
yang dianggap perlu.
PROFIL KEPALA INTERNAL AUDIT
Kepala Internal Audit dijabat oleh Oktoweri ST yang
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama
berdasarkan keputusan Direksi No SM.02.02/07/KD/
DESDM/02.16 tanggal 1 Februari 2016.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
307
Tata Kelola Perusahaan
PROFIL RINGKAS KEPALA INTERNAL AUDIT.
Bandung (tahun tamat), mengawali karir sebagai staf
orientasi di Departemen SDM, pernah menjabat sebagai
Kepala Biro Personalia, Kepala Biro Direksi, Kepala Biro GCG
& Manajemen Risiko, Kepala Departemen SDM dan Direktur
Dana Pensiun Semen Padang, Kepala Internal Audit PT
Semen Padang Sejak tahun 2016 s/d Sekarang.
Dalam melaksanakan tugas
dan tanggung jawab, Internal
Audit merujuk pada Piagam
Internal Audit
Oktoweri ST
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang Lahir di
Talawi, 6 Oktober 1968, berusia 49 tahun. Menyelesaikan
Pendidikan Sarjana Teknik Industri di Institut Tehnologi
Pendidikan dan Pelatihan Kepala Internal Audit 2016
No.
Jenis Pelatihan
Peserta
Penyelenggara
Waktu dan Tempat
1.
Workshop Konsekuensi Pemusnahan &
Pengelolaan Arsip
Kepala Internal Audit
ANRI
17 Februari 2016, Padang
2.
Auditing for Audit Committe
Kepala Internal Audit
Semen Indonesia
6 April 2016, Jakarta
3.
Sinergi Pengawasan di Lingkungan BUMN
Kepala Internal Audit
Asosiasi Auditor Internal
2 Juni 2016, Bandung
4.
Diklat Khusus Bagi Kepala Internal Audit
Kepala Internal Audit
PPA & K
21-27 Juli 2016, Bogor
5.
Change Management & Leadership
Kepala Internal Audit
PT SGS Indonesia
3-5 Agustus 2016, Padang
6.
Seminar Pengukuhan Gelar Professional
Internal Auditor
Kepala Internal Audit
PPA & K
23-27 Agustus 2016, Thailand
7.
Workshop Wawasan Kebangsaan Lemhannas
Kepala Internal Audit
Semen Indonesia
24-25 November 2016, Jakarta
PERNYATAAN PEDOMAN ATAU PIAGAM
(CHARTER) INTERNAL AUDIT
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, Internal
Audit merujuk pada Piagam Internal Audit (Internal Audit
Charter). Piagam tersebut disepakati dan disetujui oleh
Direksi dan Komisaris Semen Padang selaku Ketua Komite
Audit, serta diketahui oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
sebagai pemegang saham mayoritas.
JUMLAH DAN KUALITAS AUDITOR INTERNAL
Unit Internal Audit dipimpin oleh Kepala Internal Audit yang
dibantu oleh 3 (tiga) orang kepala biro dan staf sebanyak
21 (dua puluh satu) orang. Untuk memenuhi kualifikasi
dan kompetensi, auditor Internal Audit yang mempunyai
sertifikasi sebagai auditor keuangan dan operasional serta
sistem manajemen.
Auditor yang ditugaskan di Internal Audit harus:
1. Memiliki kemampuan teknis audit melalui pendidikan
berkelanjutan berupa sertifikasi, training, seminar dan
lainnya, selalu mengikuti dan paham perkembangan
terakhir standar, prosedur, dan teknik audit serta dunia
usaha Semen Padang.
2.Memiliki track record yang tidak tercela, integritas
yang dapat diandalkan, serta perilaku yang profesional,
independen, jujur, dan obyektif dalam pelaksanaan
tugasnya.
3. Memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai teknis
audit dan disiplin ilmu lain yang relevan dengan bidang
tugasnya.
4. Memiliki pengetahuan yang memadai mengenai risiko
dan pengendalian terkait teknologi informasi utama
serta teknik audit berbasis teknologi yang ada untuk
melaksanakan pekerjaan yang diberikan. Namun, tidak
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
308
Tata Kelola Perusahaan
semua internal auditor diharapkan untuk memiliki
keahlian seperti halnya Internal Auditor yang tanggung
jawab utamanya adalah audit teknologi informasi.
5. Memiliki pengetahuan tentang peraturan perundangundangan di bidang pasar modal dan peraturan
perundang-undangan terkait lainnya.
6.
Memiliki
kecakapan
untuk
berinteraksi
dan
berkomunikasi baik lisan maupun tertulis secara efektif.
7.
Memiliki
pengetahuan
yang
memadai
untuk
mengevaluasi risiko kecurangan atau hal-hal lain yang
dikelola oleh Semen Padang, namun tidak diharapkan
untuk memiliki tingkat keahlian seorang pakar yang
tanggung jawab utamanya adalah mendeteksi dan
menginvestigasi kecurangan.
Untuk sertifikasi auditor
keuangan dan operasional, Semen
Padang telah mengikutsertakan
auditor dalam beberapa pelatihan
terkait
8. Memiliki kemahiran dan kecermatan profesional yang
dibutuhkan untuk menetapkan:
• Tingkat materialitas atau signifikansi masalah,
• Tingkat keandalan dan keefektifan pengendalian
internal,
• Biaya audit yang dibandingkan dengan potensi
keuntungan yang diperoleh
• Standar operasi yang dapat diterima dan dipatuhi
oleh pelaksana.
9. Wajib mematuhi standar profesi yang dikeluarkan oleh
asosiasi Audit Internal.
10.
Memahami perannya sebagai Auditor Internal dan
bersedia untuk mematuhi Standar Pelaksanaan Tugas
dan Kode Etik Audit Internal.
11.Memahami prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang
Baik dan manajemen risiko.
PEMENUHAN KOMPETENSI DAN PELATIHAN
AUDITOR
Untuk sertifikasi auditor keuangan dan operasional, Semen
Padang telah mengikutsertakan auditor dalam pelatihan
yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Akuntansi
dan Keuangan (PPAK) dengan nama sertifikasi keahlian
Profesional Internal Auditor (PIA) dan pelatihan yang
diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit
(YPIA) dengan nama sertifikasi keahlian Qualified Internal
Auditor (QIA), serta untuk auditor sistem manajemen
mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga
sertifikasi Naville Clark.
Judul foto:
Kolaborasi dalam pencapaian tujuan
Lokasi foto:
Ruang Rapat Kantor Pusat
Keterangan foto:
Koordinasi antar unit kerja dilaksanakan
secara rutin untuk menjamin pencapaian
target yang telah ditetapkan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
309
Tata Kelola Perusahaan
Realisasi training tahun 2016 Internal Audit
No
A
Jenis Training
Auditor
Training Sertifikasi PIA
1
Training Audit Kecurangan (PPAK)
Deny Hilman, Jufrial, Sensurianus, Jamaluddin, M. Ilham Bur
2
Training Dasar – Dasar Audit (PPAK)
Rizal M**, Jufrial
3
Training Audit Operasional (PPAK)
Deny Hilman, Merisa Putri
4
Training Pengelolaan Tugas-Tugas Audit (PPAK)
Elisa Maris Heru, Ferry Fuadi
5
Pengukuhan PIA (PPAK)
Oktoweri, Nailul Hamdani
6
Pelatihan Khusus Bagi Ka. SPI (PPAK)
Oktoweri
B
Training Sertifikasi QIA
1
Workshop Optimalisasi Asuransi Aset PT Semen Padang
Mareza Harlan, Wempi Kurniawan, Zulfahmi, M. Ilham Bur, Zalman
2
Training Audit Intern Tk. Dasar I (YPIA)
Zulfahmi
Aulia Kurnia Yunas, Aldyans Rio Pratra, Anton Syofnevil
3
Training Audit Intern Tk. Dasar II (YPIA)
C
Training Sertifikasi Sistem Manajemen
1
Auditing for Audit Committee
Oktoweri, Zulfahmi, Wempi Kurniawan, Mareza Harlan,
2
Training Audit Internal SNI ISO 17025-2008
Edinal*, M. Ilham Bur, Yulisran B. Putra*, Nailul Hamdani, Merisa Putri
3
Training Refreshment Sistem Manajemen ISO 9001:2015 &
ISO 14001:2015
Zulfahmi, Mareza Harlan, Wahyuni Retnowati*, Anton Syofnevil, Deny Hilman,
Wempi Kurniawan, Elisa Maris Heru, Merisa Putri, Nailul Hamdani, Zalman,
Jamaluddin
Zulfahmi, Wahyuni Retnowati*
4
IRCA Registered ISO 9001:2015 Lead Auditor Training
D
Training Lain-lain
1
Training Financial for Non Finance/FINON
Zalman, Jufrial, Deny Hilman
2
Workshop Tindak Lanjut OFI IQA 2015
Mareza Harlan, Zulfahmi, Wahyuni Retnowati*
3
Workshop KPI Officer tahun 2016
Mareza Harlan, Wahyuni Retnowati*
4
Training Implementasi Proses Parking Tagihan Internal
Nurma Nengsih.
5
Workshop Pembekalan Tim K3LH tahun 2016
Merisa Putri
6
Training Pemadam Kebakaran BPK, Satpam & TRC
Nailul Hamdani
7
Seminar Nasional Asosiasi Auditor Internal 2016
Oktoweri
8
Sosialisasi GCG & FCP
Febby Rahmadani
9
Workshop Training Need Analysis
Wempi Kurniawan, M. Ilham Bur, Elisa Maris Heru
10
Workshop Job Evaluation
Mareza Harlan
11
Pembekalan untuk Asesmen Internal SPIP, GCG & MR
Oktoweri, Zulfahmi, Mareza Harlan, Zalman, Aisyah Nur, Elisa Maris Heru, M.
Ilham Bur, Jamaluddin, Sensurianus, Jufrial, Anton Syofnevil, Ulfatmi, Febby
Rahmadani, Aulia Kurnia Yunas, Merisa Putri, Nailul Hamdani
12
Manager as Coach
Oktoweri
13
Training Interpersonal & Assertive Communication Skill
Ulfatmi
14
Training Enterprise Risk Management berbasis ISO 31000
Mareza Harlan, Zalman
15
Training Memantapkan GCG di Lingkungan BUMN
Mareza Harlan
16
Lokakarya Persiapan Dalam Menghadapi Tax Amnesty
Mareza Harlan
17
Lokakarya PSAK 65 Lap. Keu. Konsolidasi dan Buletin
Teknis 11 Tentang Revaluasi Aset
Mareza Harlan
18
Workshop E-Arsip
Fauziah Wulandari.
* Mutasi ke Unit Kerja lain
**Pensiun
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
310
Tata Kelola Perusahaan
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB INTERNAL
AUDIT
Tugas dan tanggung jawab Internal Audit sesuai dengan
Internal Audit Charter adalah sebagai berikut:
a. Menyusun dan melaksanakan Rencana Kerja Internal
Audit Tahunan meliputi pemeriksaan dan penilaian atas
efisiensi dan keefektifan bidang keuangan, akuntansi,
operasional, sumber daya manusia, pengadaan,
pemasaran, dan kegiatan lainnya.
b.Memberikan saran perbaikan dan informasi yang
obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua
tingkat manajemen.
c. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan
tindak lanjut perbaikan yang disarankan.
Memberikan saran perbaikan
dan informasi yang
obyektif tentang kegiatan yang
diperiksa pada semua
tingkat manajemen
d. Menyusun program evaluasi mutu (quality assurance)
kegiatan audit internal yang dilakukannya.
e.Melakukan penelaahan dan/atau audit atas laporan
keuangan perusahaan secara periodik.
f.Melaksanakan tugas sebagai counterpart dalam
melakukan koordinasi dengan auditor eksternal dan
institusi pengawasan lainnya.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
g. Melakukan pemeriksaan khusus, apabila diperlukan.
h.Melakukan pemberian jasa konsultasi yang bersifat
pemberian
nasihat,
umumnya
diselenggarakan
berdasarkan permintaan spesifik dari klien. Sifat
dan ruang lingkup jasa konsultansi didasarkan atas
kesepakatan dengan klien. Dalam pelaksanaan jasa
konsultasi, Internal Audit harus selalu mempertahankan
independensi, obyektivitas dan tidak menerima/
mengambil alih tanggung jawab manajemen. Tanggung
jawab manajemen yang dimaksud termasuk namun tidak
terbatas pada:
• kegiatan operasional klien.
• setiap pengambilan keputusan oleh klien berdasar
hasil kegiatan konsultasi.
i. Melakukan analisis, penilaian, rekomendasi, konsultasi
dan penyampaian laporan atas semua aktivitas yang
dilakukan sesuai dengan:
• Standar Profesi Audit Internal,
• International Professional Practices Framework (IPPF),
• Hukum, peraturan dan perundang-undangan yang
berlaku,
• Aturan-aturan lain yang mengikat Perusahaan seperti
Sistem Manajemen, Keputusan Direksi, Manual,
Instruksi Kerja.
j. Membuat Laporan Hasil Pemeriksaan dan menyampaikan
laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan
Komisaris cq. Komite Audit.
k. Melaksanakan Audit Internal Sistem Manajemen Semen
Padang (SMSP).
l. Berkoordinasi, bekerja sama dan bermitra kerja dengan
Komite Audit dalam menjalankan peran dan fungsinya
masing-masing sesuai peraturan yang berlaku.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
311
Tata Kelola Perusahaan
REALISASI AUDIT
No
Topik Audit
Pelaksanaan
Status
Jul – Sep
Selesai
Audit SDM
Mar – Mei
Selesai
Audit CSR
Feb – Apr
Selesai
4
Audit Pemasaran (Penjualan & Distribusi dan Transportasi)
Mar – Jun
Selesai
5
Audit Produksi Pemeliharaan
Feb – Mei
Selesai
6
Audit Pengadaan & Pengelolaan Persediaan
Jul – Des
In progress
7
Penyaksian Opname Persediaan & Petty Cash
TW I, II, III, IV
Selesai
8
Audit Proyek Indarung VI
Sep – Des
In progress
9
Analytical Review
TW I, II, III
Selesai
10
ICoFR
11
Audit Sistem Manajemen Periode I , II
B
Audit Non RKIA/Khusus
1
Audit Gudang Penyangga
2
3
A
Audit sesuai Rencana Kerja Internal Audit (RKIA)
1
Audit akuntansi & Keuangan
2
3
TW I, II, III, IV
Selesai
Mar – Mei
Okt – Des
Selesai
Mei – Jul
Selesai
Audit Proyek Jalan Baru Tambang
Mar – Mei
Selesai
Audit Operasional Wisma Indarung
Jun – Ags
Selesai
4
Evaluasi Barang Gudang
Jul – Ags
Selesai
Nov – Des
Selesai
5
Audit PP Lampung
C
Assessment
1
Asesmen Good Corporate Governance (GCG)
Nov – Des
In progress
2
Asesmen Sistem Pengendalian Internal Perusahaan (SPIP)
Nov – Des
In progress
3
Asesmen Manajemen Risiko (MR)
Nov – Des
In progress
PELAKSANAAN TINDAK LANJUT AUDIT
Pelaksanaan tindak lanjut dilaporkan oleh Auditee
dengan bukti pendukung kepada Kepala Internal Audit,
yang kemudian diteruskan kepada tim audit, selanjutnya
tindak lanjut dinyatakan tuntas (closed) atau “selesai
ditindaklanjuti” setelah diverifikasi oleh tim audit dan staf
monitoring. Adapun tindak lanjut yang belum selesai akan
disurati kembali oleh staf monitoring. Sedikit berbeda
dengan audit internal Sistem Manajemen Semen Padang,
proses penyelesaian tindak lanjutnya dilakukan dalam
jangka waktu sebagai berikut:
• Temuan mayor diselesaikan dalam waktu 30 hari kerja.
• Temuan minor diselesaikan dalam waktu 45 hari kerja
Observasi diselesaikan sampai dengan pelaksanaan audit
berikutnya.
Temuan mayor diselesaikan
dalam waktu 30 hari kerja dan
temuan minor diselesaikan dalam
waktu 45 hari kerja
PENYIMPANGAN INTERNAL
Selama tahun 2016, Semen Padang secara konsisten
melakukan sosialisasi terhadap fraud yang meliputi
gratifikasi, penyalahgunaan wewenang dan whistle blowing
system. Sehingga dampak positif yang diperoleh oleh
perusahaan adalah kepatuhan seluruh insan Semen Padang,
ini dapat dibuktikan dengan jumlah penyimpangan empat
tahun terakhir.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
312
Tata Kelola Perusahaan
No
Penyimpangan Internal
Jumlah Temuan
Jumlah Temuan yang ditindaklanjuti
2013
2014
2015
2016
2013
2014
2015
1
Gratifikasi
0
0
0
0
0
0
0
2016
0
2
Penyalahgunaan wewenang
0
0
0
0
0
0
0
0
3
Mark Up
0
0
0
0
0
0
0
0
4
Korupsi
0
0
0
0
0
0
0
0
PENYERAHAN LAPORAN BERKALA PADA
TAHUN 2016
Setiap laporan hasil audit disampaikan langsung kepada
Direktur utama dan pihak yang diaudit (auditee) yang
dilengkapi dengan rencana tindak lanjut dan batas waktu
closing temuan. Laporan aktivitas Internal Audit dibuat
setiap bulan yang disampaikan kepada Direktur Utama
sebagai bentuk pertanggung jawaban hasil aktivitas dari
Internal Audit. Penyampaian Laporan aktivitas Internal Audit
kepada komite audit juga dilaporkan setiap bulannya.
Auditor Eksternal
bertanggung jawab
untuk menyampaikan opini atas
ketaatan Laporan Keuangan
berdasarkan Standar Akuntansi
Keuangan yang berlaku umum
AUDITOR EKSTERNAL
Dalam memastikan integritas penyajian laporan keuangan
kepada pemegang saham dan segenap pemangku
kepentingan, Semen Padang menggunakan jasa auditor
Tahun Buku
Akuntan
Kantor Akuntan Publik
eksternal. Penunjukan auditor eksternal untuk mengaudit
Laporan Keuangan Perusahaan ditetapkan melalui RUPS
Tahunan berdasarkan rekomendasi dari Dewan Komisaris
dan Komite Audit. Auditor Eksternal bertanggung jawab
untuk menyampaikan opini atas ketaatan Laporan Keuangan
Perusahaan yang diaudit terhadap Standar Akuntansi
Keuangan yang berlaku umum.
PENUNJUKAN AUDITOR EKSTERNAL
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) tanggal 11 Mei 2016 terkait dengan
persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang
akan melakukan audit umum Laporan Keuangan Perusahaan
dan audit Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan untuk Tahun Buku 2016, maka RUPS menunjuk
kembali Kantor Akuntan Publik KAP Osman Bing Satrio &
Eny, (a member firm of Deloitte Touche Tohmatsu Limited)
untuk melaksanakan Audit Umum atas Laporan Keuangan
Konsolidasian Semen Padang dan Audit Umum atas Laporan
Keuangan Penggunaan Dana Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan (PKBL) tahun buku 2016. Auditor eksternal
yang ditunjuk tersebut tidak boleh memiliki benturan
kepentingan dengan organ Perusahaan, serta bertanggung
jawab menyampaikan opini atas ketaatan terhadap standar
akuntansi yang berlaku.
Audit Laporan Keuangan Semen Padang tahun 2016, 2015,
2014, 2013, dan 2012 dilakukan oleh Akuntan dan KAP
sebagai berikut:
Ruang Lingkup Audit
Opini Audit
2016
Muhammad Irfan Izin
No.AP.0565
Osman Bing Satrio dan Eny
(member of Deloitte)
Laporan Keuangan Konsolidasi
Laporan Tahunan Dana PKBL
Wajar dalam semua hal yang
material
2015
Muhammad Irfan Izin
No.AP.0565
Osman Bing Satrio dan Eny
(member of Deloitte)
Laporan Keuangan Konsolidasi
Laporan Tahunan Dana PKBL
Wajar dalam semua hal yang
material
2014
Muhammad Irfan Izin
No.AP.0565
Osman Bing Satrio dan Eny
(member of Deloitte)
Laporan Keuangan Konsolidasi
Laporan Tahunan Dana PKBL
Wajar dalam semua hal yang
material
2013
Muhammad Irfan Izin
No.AP.0565
Osman Bing Satrio dan Eny
(member of Deloitte)
Laporan Keuangan Konsolidasi
Laporan Tahunan Dana PKBL
Wajar dalam semua hal yang
material
2012
Moch. Dadang Syachruna
Izin No.AP0697
Purwanto, Suhermandan
dan Surja (member firm
Ernst dan Young)
Laporan Keuangan Konsolidasi
Laporan Tahunan Dana PKBL
Wajar dalam semua hal yang
material
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
313
Tata Kelola Perusahaan
BIAYA AUDIT EKSTERNAL
Tabel Audit Fee Tahun 2014-2016 (Rp Juta)
Jenis Biaya Audit
Biaya Audit Umum Laporan
Keuangan
Biaya Audit Laporan Tahunan
PKBL
Tahun-tahun yang Berakhir 31
Desember
2014
2015
2016
1.320
1.320
1.360,8
195
204,75
215,78
• Untuk Tahun 2012, semua temuan audit KAP (5 temuan)
telah selesai ditindaklanjuti (progress 100%).
• Untuk Tahun 2013, semua temuan audit KAP (5 temuan)
telah selesai ditindaklanjuti (progress 100%).
• Untuk Tahun 2014, temuan audit KAP adalah 1 temuan
dan telah selesai ditindaklanjuti (progress 100%).
• Untuk Tahun 2015, tidak ada temuan atas audit yang
dilakukan oleh KAP.
• Untuk tahun 2016, temuan audit KAP sebanyak 1 temuan
dan telah selesai ditindaklanjuti (progress 100%).
Catatan: Biaya audit laporan tahunan PKBL tahun 2014, 2015 dan 2016 termasuk
biaya untuk AUP (Agreed Upon Procedure).
TINDAK LANJUT HASIL TEMUAN AUDITOR
EKSTERNAL
Perkembangan jumlah temuan KAP dalam 3 (tiga) tahun
terakhir sebagaimana tren pada grafik di bawah ini:
Tren jumlah temuan kap
3
Penerapan manajemen risiko
dapat meningkatkan
shareholder value, sekaligus
memberikan gambaran
komprehensif kepada stakeholder
2
1
LAPORAN MANAJEMEN RISIKO
0
2014
2015
2016
Sedangkan tindak lanjut Semen Padang terhadap temuan
audit eksternal sebagaimana dapat dilihat pada grafik di
bawah ini:
Progres tindak lanjut temuan KAP
Semen Padang secara berkelanjutan terus mengembangkan
dan meningkatkan kerangka sistem manajemen risiko
secara komprehensif untuk melindungi Perusahaan dari
risiko yang berdampak negatif terhadap pencapaian
tujuan. Manajemen risiko dilakukan guna mengantisipasi
kemungkinan adanya tekanan keuangan dan perlindungan
terhadap kerugian serius. setiap unit di perusahaan harus
melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
pelaporan atas risiko-risiko yang berpotensi menyebabkan
tidak tercapainya tujuan Perusahaan.
100%
50%
0
2014
2015
2016
Penerapan manajemen risiko dapat meningkatkan
shareholder value, sekaligus memberikan gambaran
komprehensif kepada stakeholder maupun pengelolaan
Perusahaan mengenai potensi peluang maupun kerugian,
dengan demikian pengambil keputusan dan pembuat
kebijakan internal memiliki ketersediaan data dan informasi
mengenai kinerja Perusahaan, sehingga memungkinkan
pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
314
Tata Kelola Perusahaan
Ghufron Vebrianto Gunawan, ST MM
Kepala Biro GCG dan Manajemen Risiko
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir
di Pemekasan tanggal 10 Maret 1978, berusia 38 tahun.
Menyelesaikan pendidikan strata-1 di Institut Teknologi
10 Nopember Surabaya (2001) dan Magister Manajemen
di UPI YPTK tahun (2013). Mengawali karir sebagai staf di
Departemen Perbekalan tahun (2005-2009), pernah menjabat
sebagai kepala bidang suku cadang dan sparepart (20092013), staf Biro Analisis Pengelolaan Kinerja (2013-2016) dan
kepala Biro GCG & Manajemen Risiko (2016-sekarang).
1. Menindaklanjuti 29 rekomendasi hasil assessment Risk
Maturity Level (RML) tahun 2015 yang bekerja sama
dengan BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Barat;
2.Melaksanakan self assessment Risk Maturity Level (RML)
tahun 2016 bekerja sama dengan Internal Audit dan
didampingi oleh BPKP Sumbar;
3.
Melakukan
penyempurnaan
terhadap
aplikasi
manajemen risiko berbasis web bekerja sama dengan
unit sistem informasi;
4.Melaksanakan training ISO 31000 kepada seluruh risk
owner di unit kerja;
5.Melakukan risk identification/risk register pemetaan
6. Risiko oleh seluruh unit kerja untuk dirumuskan menjadi
pemetaan Risiko Korporat dan dikendalikan secara
korporat. Program Kaji Ulang dan Klinik Manajemen
Risiko secara berkesinambungan untuk mengetahui
perkembangan implementasi manajemen risiko dan
memastikan bahwa risiko yang sudah diidentifikasi,mengupdate risk register dan risk mapping untuk monitor
pengendalian dilaksanakan dengan baik;
7. Melakukan kajian risiko kontrak pengadaan barang dan
jasa yang nilainya melebihi dari Rp5 miliar dengan total
kajian risiko kontrak sebanyak 104 kajian.
Risk Management Framework
Implementasi manajemen
risiko di Semen Padang mengacu
pada ISO 31000
PEDOMAN MANAJEMEN RISIKO &
PROSEDUR PENDUKUNG
INITIATIVES
1. Risk Register Berbasis KPI Level
Korporasi dan KPI Operasional Unit
Kerja
2. Hukum Perundang-undangan & Etika
3. Internal Control Over Financial
Reporting (ICOFR)
4. Strategic Planning & Control Initiative
Risk Management
Operation
Compliance
Reporting
Strategic
Self Assessment Principles
PROFIL KEPALA BIRO GCG DAN MANAJEMEN
RISIKO
ERM
Environment &
Empowerment
5. Corporate Social Responsibility (CSR)
Control Management
FRAMEWORK MANAJEMEN RISIKO
Enterprise Risk Management (ERM) merupakan pendekatan
pengelolaan risiko yang komprehensif dalam meningkatkan
kemampuan Perusahaan untuk mengelola ketidakpastian,
dan memaksimalkan peluang. Penerapan ERM untuk seluruh
fungsi dalam seluruh tingkatan organisasi mengadaptasi
standar ISO 31000 tentang Manajemen Risiko. Beberapa
implementasi yang dilaksanakan di tahun 2016 sebagai bukti
komitmen manajemen Semen Padang dalam penerapan
Manajemen Risiko diantaranya yaitu:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
KEBIJAKAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN
RISIKO
Implementasi manajemen risiko di Semen Padang mengacu
pada ISO 31000 yang tertuang dalam Pedoman Teknis
Manajemen Risiko dan ketentuan lainnya serta didukung
oleh System Operating Procedure (SOP) dalam tataran
pelaksanaan.
Dalam memastikan mekanisme pengelolaan risiko yang
efektif, selain menetapkan fungsi-fungsi yang jelas, Semen
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
315
Tata Kelola Perusahaan
Padang senantiasa meningkatkan kualitas prosedur,
pedoman dan manual manajemen risiko. Semen Padang
memiliki kebijakan dan prosedur manajemen risiko,
diantaranya adalah:
1. Kebijakan Perusahaan No. KB/PSM/001 Revisi 05
2. Pedoman Teknis Manajemen Risiko No. PD/HKM/005
3. SKD Organisasi Manajemen Risiko tahun 2015
4. Prosedur Penyusunan Risiko Kontrak No. PR/PGW/305
5. Prosedur Penilaian dan Pengendalian Risiko No. PR/
GCG/176
Seluruh risiko unit kerja
yang ada di Semen Padang
diidentifikasi oleh risk owner
menggunakan aplikasi online
RISK MAPPING SEMEN PADANG TAHUN 2016
Guna meminimalisir risiko yang terjadi di Semen Padang,
seluruh risiko unit kerja yang ada di Semen Padang diidentifikasi oleh risk owner menggunakan aplikasi online. Penggunaan
aplikasi ini untuk monitoring risk mitigation setiap risiko yang telah diidentifikasi. Berikut risk mapping Semen Padang 2016:
Tabel Risk Mapping Semen Padang Tahun 2016
No.
Unit
Tingkat Risiko
Status
High
Extreme
1.
Internal Audit
Approved
9
15
0
0
2.
Dept. Tambang
Approved
0
2
10
0
3.
Dept. Produksi II/III
Approved
1
6
4
0
4.
Dept. Komunikasi & Sarana Umum
Approved
3
4
2
0
5.
Dept. Legal & GRC/MR
Approved
12
0
1
0
6.
Dept. Penjualan
Approved
8
3
8
0
7.
Dept. Distribusi & Transportasi
Approved
14
25
9
2
8.
Dept. Produksi IV
Approved
38
26
28
0
9.
Dept. Pengadaan
Approved
5
21
13
1
10.
Dept. Teknik Pabrik
Approved
7
10
14
0
11.
Dept. Quality Assurance & SHE
Approved
12
6
2
0
12.
Dept. Akuntansi & Keuangan
Approved
7
101
13
1
13.
Dept. Sumber Daya Manusia
Approved
3
22
1
0
14.
Proyek-proyek Strategis
Approved
0
8
4
0
15.
Dept. Produksi V
Approved
5
25
30
0
139
4
Total
RISIKO-RISIKO YANG DIHADAPI DAN UPAYA
PENGELOLAAN RISIKO
Risiko-risiko yang dihadapi Semen Padang dalam
menjalankan kegiatan bisnis beserta upaya yang dilakukan
Semen Padang dalam memitigasi risiko yang ada meliputi
sebagai berikut:
Risiko Strategis
Risiko
strategis
berkaitan
dengan
keterlambatan
pelaksanaan proyek. Upaya pengelolaan risiko ini adalah
Low
Medium
124
274
dengan melakukan perencanaan dan menyediakan sumber
daya yang dibutuhkan guna kelancaran pelaksanaan proyek.
Risiko Keuangan
Risiko keuangan berkaitan dengan meningkatnya piutang
bermasalah. Semen Padang melakukan upaya mitigasi
dengan melakukan analisis secara optimal dan menyeluruh
guna meminimalisir potensi piutang yang akan bermasalah
pada masa mendatang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
316
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Legal
Risiko legal merupakan risiko yang berkaitan dengan
tuntutan hukum. Dalam memitigasi risiko ini, Semen Padang
terus berubaya untuk senantiasa patuh dan memenuhi
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Risiko Sosial
Risiko sosial merupakan risiko yang berkaitan dengan
tuntutan masyarakat sekitar lokasi pabrik. Dengan
melaksanakan dan mengoptimalisasikan program CSR,
diharapkan dapat merangkul masyarakat dan menjalin
hubungan harmonis secara berkelanjutan.
PEMANTAUAN MANAJEMEN RISIKO
Untuk memastikan pengelolaan risiko dilakukan secara
efektif, maka perlu dilakukan pemantauan penerapan
manajemen risiko dengan tujuan untuk:
• Perumusan konteks
•Identifikasi
•Analisis
•Evaluasi
•Pengendalian
• Monitoring dan Review
ASESSMENT MATURITY LEVEL (HASIL REVIEW
SISTEM MANAJEMEN RISIKO 2016)
Assessment Risk Maturity Level dilakukan secara berkala,
yaitu satu kali dalam dua tahun dilaksanakan oleh Assessor
Eksternal. Untuk evaluasi terhadap tindak lanjut hasil
assessment tersebut dilaksanakan oleh Internal Audit yang
dinamakan dengan self assessment. Pada akhir tahun
2016 dilakukan assessment untuk potret tahun buku 2016.
Adapun hasil assessment risk maturity level tahun 2016
adalah sebagai berikut:
Tabel Hasil Assessment RML 2016
No.
1
Komponen
Lingkungan Internal
Capaian Maturity
Maks
Maturity
2015
2016
5,00
4,28
3,77
2
Penetapan Sasaran
5,00
4,28
3,99
3
Identifikasi Peristiwa
5,00
3,66
3,14
4
Penaksiran Risiko
5,00
2,34
4,10
5
Respon Risiko
5,00
2,82
4,16
6
Aktivitas Pengendalian
5,00
4,68
4,67
7
Informasi dan
Komunikasi
5,00
4,47
3,44
8
Pemantauan
5,00
4,00
4,50
5,00
3,91
3,95
Tingkat Maturity
INFRASTRUKTUR MANAJEMEN RISIKO
Hasil assessment risk
maturity level tahun 2016 dengan
capaian skor 3,95 kategori
managed
EVALUASI ATAS EFEKTIVITAS SISTEM
MANAJEMEN RISIKO
Semen Padang senantiasa melakukan identifikasi dan
evaluasi atas risiko yang dilakukan melalui masing-masing
risk owner. Direksi bersama-sama dengan Internal Audit dan
Dewan Komisaris yang diwakili oleh Komite Audit melakukan
kajian dan merumuskan strategi pengelolaan dan mitigasi
yang diperlukan. Pada tahun 2016, evaluasi terhadap sistem
manajemen risiko Perusahaan telah berjalan efektif. Hasil
kajian menjadi rekomendasi yang harus ditindaklanjuti
dalam perbaikan sistem manajemen risiko Semen Padang
yang lebih baik pada masa mendatang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Dalam mendukung keefektifan operasional pengelolaan
risiko, Semen Padang telah membangun aplikasi Knowledge
Management Center (KMC). Pada tahun 2015 topik
manajemen risiko sudah di upload pada aplikasi KMC. Fungsi
Aplikasi KMC adalah untuk mengelola aktivitas sharing
knowledge antar karyawan. Aplikasi KMC memuat berbagai
macam topik diantara materi tersebut tentang GCG,
sistem manajemen, pemeliharaan peralatan pabrik, sistem
kearsipan dan lain-lain.
FOKUS MANAJEMEN RISIKO TAHUN 2017
Fokus manajemen risiko Semen Padang tahun 2017 adalah
risiko strategis dan risiko finansial maka fokus program
Manajemen Risiko tahun 2017 meliputi:
1. Risiko Strategis
2. Risiko Lingkungan Sosial
3. Risiko Pasar
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
317
Tata Kelola Perusahaan
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PERUSAHAAN
Sistem pengendalian internal merupakan suatu sistem yang
terdiri dari struktur organisasi, metode dan ukuran untuk
menjaga dan mengarahkan jalannya perusahaan agar
bergerak sesuai dengan tujuan dan program perusahaan
serta mendorong efisiensi dengan mematuhi kebijakan
manajemen.
Dalam rangka penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik (Good Corporate Governance) sesuai prinsip-prinsip
transparency (keterbukaan), accountability (akuntabilitas),
responsibility
(pertanggungjawaban),
independency
(kemandirian), dan fairness (kewajaran), Direksi PT Semen
Padang menetapkan penyelenggaraan Sistem Pengendalian
Internal atas seluruh kegiatan Semen Padang. Mulai dari
perencanaan, pelaksanaan, pengawasan sampai dengan
pertanggung jawaban secara tertib, terkendali, efisien dan
efektif, sehingga memberi keyakinan bagi seluruh pemangku
kepentingan (stakeholders) bahwa penyelenggaraan
kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuan telah dilakukan
secara efisien dan efektif, melaporkan pengelolaan
keuangan secara andal, mengamankan aset perusahaan
dan mendorong ketaatan terhadap peraturan perundangundangan.
SISTEM PENGENDALIAN KEUANGAN DAN
OPERASIONAL
Sistem Pengendalian Internal (Internal Control) Semen
Padang dilaksanakan berdasarkan peraturan-peraturan dan
kebijakan serta standar prosedur operasional yang disusun
dan disahkan oleh manajemen, antara lain:
• Struktur organisasi yang detail, baik struktur organisasi
perusahaan (corporate) maupun per departemen/divisi
yang menunjukan jenjang jabatan sekaligus tugas dan
wewenang masing-masing karyawan.
• Peraturan dan kebijakan yang terus berkembang
disesuaikan dengan kondisi Perusahaan.
•Penetapan dan pemberlakukan Standar Prosedur
Operasional (Standard Operating Procedures).
SPIP merupakan suatu sistem
yang mengarahkan jalannya
perusahaan agar sesuai dengan
tujuan dan program perusahaan
KESESUAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN
DENGAN KERANGKA YANG DIAKUI SECARA
INTERNASIONAL
Kebijakan Pengendalian Internal tersebut mengacu
pada kerangka internal control Committe of Sponsoring
Organizations of the Treadway Commission (COSO).
Kerangka kerja COSO melihat pengendalian internal sebagai
bagian yang utuh pada proses bisnis Perusahaan. Kerangka
Sistem Pengendalian Internal dari COSO terdiri dari lima
elemen, yaitu:
1.Pengawasan oleh manajemen dan pembentukan
lingkungan pengendalian (control environment)
2. Identifikasi dan penilaian risiko (risk assessment)
3. Kegiatan pengendalian dan pemisahan fungsi (control
activities)
4. Sistem akuntansi, informasi dan komunikasi (information
and communication)
5.
Kegiatan
pemantauan
dan
tindakan
koreksi
penyimpangan (monitoring)
Sehingga Semen Padang menetapkan
Pengendalian Internal sebagai berikut:
sebuah
skema
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
318
Tata Kelola Perusahaan
Skema Pengendalian Internal
EFFICIENCY & EFFECTIVENESS OF COMPANY
Monitoring
Information &
Communication
Control Activities
Risk Assessment
Control Environment
EVALUASI DAN HASIL REVIEW PELAKSANAAN
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Penerapan Sistem
Pengendalian Internal Perusahaan
(SPIP) mencapai nilai 87,66 (sangat
efektif)
Semen Padang telah melakukan self assessment evaluasi
penerapan Sistem Pengendalian Internal Semen Padang.
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan mulai tanggal 7
November 2016 diperoleh kesimpulan bahwa kondisi
penerapan Sistem Pengendalian Internal Perusahaan (SPIP)
mencapai nilai 87,66 atau berada pada tingkat pemenuhan
sangat efektif yaitu pengendalian internal telah terintegrasi
dan memungkinkan dilakukan perubahan dengan cepat
sesuai tuntutan perubahan organisasi dan operasional.
Evaluasi penerapan Sistem Pengendalian Internal dilakukan
dengan menggunakan metode pengumpulan informasi
melalui review dokumen, penyampaian kuesioner, wawancara, dan observasi. Hasil penilaian menunjukkan tingkat efektivitas
penerapan Sistem Pengendalian Internal di Semen Padang yang dikategorikan ke dalam 5 (lima) kategori dengan rentang
capaian skor efektivitas masing-masing sebagai berikut:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
319
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Rentang Skor Efektivitas
Level
Rentang Skor Efektivitas
Efektivitas
Keterangan
5
Nilai di atas 85
Sangat Efektif
Pengendalian internal telah terintegrasi dan memungkinkan dilakukan
perubahan dengan cepat sesuai tuntutan perubahan organisasi dan
operasional
4
75<Skor≤85
Efektif
Pengendalian internal telah distandarisasi dan secara periodik dievaluasi
3
60<Skor≤75
Cukup Efektif
Pengedalian internal telah diterapkan dan terdokumentasi namun belum
dievaluasi terhadap perubahan organisasi yang terjadi
2
50<Skor≤60
Kurang Efektif
Pengendalian internal telah dirancang, tetapi masih bergantung pada
individu tertentu
1
Skor≤50
Tidak Efektif
Perusahaan sudah menyadari pentingnya pengendalian internal, tetapi
belum memiliki cara bagaimana melakukan pengendalian internal
Tabel hasil Penerapan SPIP
Level
Bobot
Nilai
% Tingkat Efektivitas
1
Lingkungan Pengendalian
Komponen Penerapan SPIP
30
24,81
82,71
Efektif
2
Penilaian Risiko
20
18,12
90,58
Sangat Efektif
3
Kegiatan Pengendalian
20
19,09
95,45
Sangat Efektif
4
Informasi & Komunikasi
15
13,84
92,24
Sangat Efektif
5
Pemantauan
15
11,81
78,73
Efektif
87,66
87,66
Sangat Efektif
Total
100
Hasil evaluasi penerapan SPIP PT Semen Padang pada tahun
2016 sebagai berikut:
Tingkat Keefektivan
•Semen Padang telah memiliki kesepakatan
Perjanjian Kerja Bersama 2016-2018.
1. Lingkungan Pengendalian
a. Penegakan Integritas dan Nilai Etika.
• Semen Padang telah memiliki aturan perilaku
menyeluruh yang tertuang dalam dokumen Kode
Etik PT Semen Padang Revisi 02 tahun 2014 dan
No. 205/SKD/GRCMR/11.14 tentang Penetapan
Kode Etik PT Semen Padang.
•
Pimpinan
memberikan
keteladanan
atas
pelaksanaan
aturan
prilaku
dan
mengkomunikasikannya ke seluruh jajaran Semen
Padang, dengan memberikan semangat dan
dorongan dalam mengimplementasikan Budaya
CHAMPS.
• Tindakan disiplin yang tepat dilakukan atas
penyimpangan pelaksanaan kebijakan dan
prosedur atau atas pelanggaran aturan prilaku.
• Pimpinan perusahaan menghilangkan keinginan
untuk berperilaku tidak etis melalui penetapan
tujuan yang realistis, yang tertuang di dalam
Rencana Startegis Perusahaan 2016-2020 Basis
2015 yang selanjutnya dijabarkan dalam RKAP
unit kerja.
Pimpinan memberikan
keteladanan atas pelaksanaan
aturan prilaku dan
mengkomunikasikannya ke
seluruh jajaran Semen
Padang
b. Komitmen terhadap kompetensi.
• Pimpinan Semen Padang telah menganalisis tugas
yang perlu dilaksanakan atas suatu pekerjaan,
sesuai dengan Prosedur Persiapan Rapat Kinerja
Bulanan Perusahaan No. PR/PGW/289, bahwa
Direktur Utama selaku pimpinan rapat dan
Eselon I serta staf terkait membahas mengenai
strategy initiative yang telah dan akan dilakukan
unit kerja untuk mencapai target perusahaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
320
Tata Kelola Perusahaan
• Semen Padang telah melaksanakan assessment
kepada seluruh karyawan untuk mengidentifikasi
pengetahuan, keahlian, dan kemampuan yang
dibutuhkan dalam setiap jabatan.
• Semen Padang telah menyelenggarakan pelatihan
dan bimbingan untuk mempertahankan dan
meningkatkan kompetensi karyawan untuk
melaksanakan pekerjaan melalui Program
Pembelajaran PT Semen Padang tahun 2016
sebagaimana tercantum di dalam Laporan
Training Internal & Eksternal.
• Pimpinan Semen Padang memiliki kemampuan
manajerial dan pengalaman dalam pengelolaan
perusahaan, tercermin dalam riwayat hidup
Direksi dan Kepala Departemen di dalam laporan
tahunan.
Pimpinan Semen Padang
telah menerapkan
manajemen berbasis kinerja
c. Kepemimpinan yang kondusif.
• Pimpinan Semen Padang telah menerapkan
manajemen berbasis kinerja dengan berpedoman
pada Pedoman Teknis Manajemen Berbasis Kinerja
PT Semen Padang No. PD/SDM.024 revisi 00.
• Pimpinan Semen Padang telah mengandalkan
pada akuntansi keuangan dan data yang
dihasilkan sistem untuk tujuan pengambilan
keputusan evaluasi kinerja, menggunakan fungsi
manajemen informasi serta telah memandang
penting dan merespon hasil pengawasan dengan
cara memberikan arahan untuk melaksanakan
rekomendasi hasil audit yang tercantum di dalam
ringkasan Laporan Hasil Audit.
• Pimpinan Semen Padang mengetahui dan ikut
berperan dalam isu penting pelaporan keuangan.
d. Pembentukan struktur organisasi yang sesuai dengan
kebutuhan.
• Struktur organisasi telah disesuaikan dengan
ukuran dan sifat operasional perusahaan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
yang tertuang dalam Keputusan Direksi No.
SM.02.02/122/KD/DESDM/11.16 tentang alih tugas
karyawan eselon I, II, & III PT Semen Padang.
• Direksi telah memberikan penjelasan wewenang
dan tanggung jawab yang diatur dalam uraian
tugas dan jabatan (Job Description).
• Direksi telah membuat kejelasan hubungan dan
jenjang pelaporan internal dalam perusahaan,
terlihat dari dokumen Nomor PR/HMS/035 Rev.08
mengenai prosedur komunikasi.
•Direksi telah melaksanakan evaluasi dan
penyesuaian secara periodik terhadap struktur
organisasi sehubungan dengan perubahan
lingkungan strategis.
•Semen Padang telah menetapkan jumlah
karyawan yang sesuai dengan kompetensi
terutama untuk posisi pimpinan.
e. Pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang
tepat.
• Kewenangan yang diberikan kepada karyawan
telah sesuai dengan tingkat dan tanggung jawab
yang dimiliki sesuai dengan pencapaian tujuan
perusahaan.
•Karyawan yang diberi wewenang telah
memahami bahwa wewenang dan tanggung
jawab yang diembannya terkait dengan pihak
lain dalam perusahaan.
•Karyawan yang diberi wewenang telah
memahami bahwa pelaksanaan wewenang dan
tanggung jawab terkait dengan penerapan
Sistem Pengendalian Internal Perusahaan.
f. Penyusunan dan penerapan kebijakan yang sesuai
dengan pembinaan sumber daya manusia.
• Direksi telah menetapkan kebijakan dan prosedur
pembinaan sumber daya manusia sejak rekrutmen
yang diatur dalam SKD 074/SKD/DESDM/03.13
tentang Persyaratan Penerimaan Management
Trainee, Technical Trainee, Operator Trainee dan
Mekanik/Operator Alat Berat PT Semen Padang
tahun 2013, Prosedur Proses Pembinaan Karyawan
Baru diatur dalam PR/SDM/116 Revisi 02, sampai
dengan pemberhentian karyawan sesuai dengan
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2016-2018.
• Pimpinan telah melakukan penilaian secara
periodik yang memadai terhadap karyawan.
g. Perwujudan peran Satuan Pengawasan Intern yang
efektif.
•Internal Audit PT Semen Padang sudah
melaksanakan evaluasi atas ketaatan penerapan
Sistem Pengendalian Internal Perusahaan.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
321
Tata Kelola Perusahaan
•Internal Audit PT Semen Padang sudah
memberikan penilaian atas kecukupan penerapan
Sistem Pengendalian Internal Perusahaan.
h. Partisipasi Dewan Komisaris dan Komite Audit
• Dewan komisaris dan komite audit mempunyai
waktu, keahlian dan pengalaman yang cukup
untuk mengawasi penerapan GCG dan MR yang
dibuktikan dalam tingkat kehadiran untuk
memenuhi agenda rapat.
• Frekuensi pertemuan Dewan Komisaris dan
komite audit dengan internal audit, manajemen,
dan eksternal audit. Dewan komisaris dan komite
audit telah melakukan pertemuan dengan
Internal Audit dan Manajemen/Direksi secara
berkala.
• Komite Audit membahas ruang lingkup pekerjaan
internal audit dan eksternal audit secara berkala
serta dituangkan ke dalam notulen rapat.
2. Penilaian Risiko
a. Penetapan tujuan perusahaan secara keseluruhan.
• Direksi telah menetapkan tujuan perusahaan,
berpedoman
pada
peraturan
perundangundangan.
•Seluruh
tujuan
perusahaan
secara
jelas
dikomunikasikan pada seluruh karyawan sehingga
pimpinan perusahaan mendapatkan umpan
balik, yang menandakan bahwa komunikasi
tersebut berjalan secara efektif yang tertuang
pada Prosedur Perencanaan Strategis PR/PGW/038
Revisi 05.
• Pimpinan telah menetapkan strategi operasional
secara konsisten dengan rencana strategis
perusahaan.
•Dalam penyusunan sasaran dan rencana
strategis perusahaan tahun 2016-2020 telah
mempertimbangkan risiko, baik yang berasal dari
internal maupun eksternal.
b. Penetapan tujuan pada tingkatan kegiatan.
• Direksi telah menetapkan tujuan pada tingkat
kegiatan berdasarkan tujuan dan rencana
strategis perusahaan, tertuang dalam Pedoman
Sistem Manajemen Semen Padang (SMSP) PD/
PSM/001 revisi 05 dan Prosedur Perencanaan
Strategis dalam dokumen PR/PGW/038 revisi 05.
• Tujuan pada tingkat kegiatan yang telah disusun
pada RKAP 2016 saling melengkapi, saling
menunjang dan tidak bertentangan satu dengan
yang lainnya.
• Tujuan pada tingkat kegiatan relevan dengan
seluruh kegiatan utama perusahaan.
• Tujuan pada tingkatan kegiatan mempunyai
unsur kriteria pengukuran yang tertuang dalam
KPI Korporat yang menjadi kontrak manajemen
antara Direksi dan Komisaris.
• Tujuan pada tingkatan kegiatan didukung sumber
daya perusahaan yang cukup.
• Pimpinan telah mengidentifikasi tujuan pada
tingkatan kegiatan yang penting terhadap
keberhasilan
tujuan
perusahaan
secara
keseluruhan.
• Semua tingkatan pimpinan perusahaan terlibat
dalam proses penetapan tujuan pada tingkatan
kegiatan dan berkomitmen untuk mencapainya.
Pimpinan perusahaan
menggunakan
metodologi identifikasi
risiko yang sesuai untuk
mengidentifikasi setiap peristiwa
yang menghambat tujuan
perusahaan
c. Identifikasi risiko
•
Pimpinan
perusahaan
menggunakan
metodologi identifikasi risiko yang sesuai
untuk mengidentifikasi setiap peristiwa yang
menghambat tujuan perusahaan.
• Risiko dari faktor eksternal dan internal sudah
diidentifikasi dengan menggunakan mekanisme
yang tepat.
•Penilaian atas faktor lain yang dapat
meningkatkan risiko telah dilaksanakan.
d. Analisis risiko
• Analisis risiko dilaksanakan untuk menetukan
kemungkinan dan dampak risiko terhadap
pencapaian tujuan perusahaan.
• Pimpinan perusahaan menerapkan prinsip kehatihatian dalam menentukan tingkat risiko yang
dapat diterima.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
322
Tata Kelola Perusahaan
3. Kegiatan Pengendalian
a. Evaluasi terhadap kinerja perusahaan
• Pimpinan telah memantau pencapaian kinerja
(tingkat perusahaan) dibandingkan rencana
sebagai tolak ukur kinerja.
• Pimpinan telah mengevaluasi kinerja (tingkat
kegiatan) dibandingkan tolak ukur kinerja.
b. Pembinaan sumber daya manusia
• Pimpinan perusahaan telah mengkomunikasikan
secara jelas dan konsisten kepada seluruh
karyawan tentang Rencana Jangka Panjang dan
Rencana Kerja Anggaran Perusahaan.
• Perusahaan memiliki strategi pembinaan sumber
daya manusia yang utuh dalam bentuk rencana
strategis, rencana kerja tahunan, dan dokumen
perencanaan sumber daya manusia lainnya yang
meliputi updating/evaluasi terhadap kebijakan,
program, dan praktek pengelolaan karyawan
yang akan menjadi panduan bagi perusahaan
tersebut.
Pimpinan telah mengevaluasi
kinerja (tingkat kegiatan)
dibandingkan tolak ukur kinerja
• Penyusunan uraian tugas yang jelas yang antara
lain memuat tujuan jabatan, tanggung jawab
utama, wewenang dan spesifikasi jabatan berupa
pendidikan dan kompetensi.
• Pimpinan Perusahaan telah membangun budaya
kerja untuk mendukung pencapaian tujuan
perusahaan dan telah disosialisasikan dengan
dibentuknya tim CHAMPS Agent.
• Semen Padang telah memiliki prosedur untuk
memastikan bahwa karyawan yang direkrut
mempunyai kompetensi yang tepat dan dapat
dipertahankan.
•Semen Padang telah melakukan program
pengembangan karir dan kompetensi karyawan
melalui orientasi, pelatihan dan kelengkapan
kerja untuk melaksanakan tugas dan tanggung
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
jawab, meningkatkan kinerja, kemampuan, serta
memenuhi kebutuhan organisasi yang berubahubah.
•Pimpinan Perusahaan melakukan kaderisasi
untuk memastikan tersedianya karyawan dengan
kompetensi yang diperlukan.
•Hasil kuesioner sebanyak 93% responden
menyatakan perusahaan telah memiliki program
kesejahteraan karyawan.
• Program kesejahteraan tersebut antara lain
termuat dalam Prosedur Penempatan Rumah
Dinas PR/SDM/223 Revisi 02.
• Instruksi Kerja Perangkingan Penempatan Rumah
Dinas dan Tunjangan sewa Rumah sekaligus IK/
SDM/848 Revisi 01.
•Prosedur Reimburse Biaya Kesehatan PR/SDM/241
Revisi 01.
•
Keputusan
Direksi
No.
SM-04.06/076/KD/
DESDM/06.2016 tentang Pemberian Penghargaan
Kesetiaan Kerja 10 tahun, 20 tahun dan 25 tahun
bagi karyawan PT Semen Padang dan Keputusan
Direksi
No.
HK.00.02/082/KD/DESDM/06.2016
Tentang Karyawan Teladan Eselon V PT Semen
Padang Tahun 2016
• Semen Padang telah menyusun pedoman evaluasi
kinerja karyawan berupa Prosedur Sistem
Penilaian Kinerja Perusahaan (CPMS) dan Kinerja
Karyawan (EPMS) PR/MON/135 revisi 00.
• Semen Padang telah memiliki persyaratan jabatan
dan menetapkan kinerja yang diharapkan untuk
setiap posisi pimpinan, yaitu terlihat pada jenjang
karir yang telah dilakukan.
c. Pengendalian atas pengelolaan sistem informasi
•Direksi telah mengatur pengendalian yang
bersifat umum, terlihat dari:
I. Terdapat pemisahan tugas dan tanggung
jawab di dalam organisasi sistem informasi
maupun dengan pengguna sistem informasi.
II. Semua prosedur dan manual operasi terkait
dengan sistem dan teknologi informasi telah
dikelola dan didokumentasikan oleh Biro
Pengelolaan Sistem Manajemen (Biro PSM)
dalam aplikasi on line dokumen.
III.
Terdapat pengendalian untuk mengatasi
permasalahan
sistem
informasi
yang
meliputi
tindakan
pencegahan
dan
penanggulangannya melalui Pedoman Teknis
Pengamanan Sistem Informasi PD/SIM/017
revisi 01.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
323
Tata Kelola Perusahaan
IV.
Pengendalian
keamanan
fisik
telah
dilakukan untuk menjaga keamanan fisik
terhadap perangkat keras, perangkat lunak,
infrastruktur jaringan dan manusia di dalam
perusahaan yang diatur dalam Pedoman Tata
Kelola ICT SMIG.
• Direksi telah melakukan pengendalian sistem
aplikasi, terlihat dari:
I.
Adanya
pengendalian
masukan
yang
mempunyai tujuan untuk meyakinkan bahwa
data yang akan dimasukkan sudah benar
dan bebas dari kesalahan sebelum dilakukan
proses
pengolahannya.
Pengendalian
mengacu pada Pedoman Teknis Pengamanan
Sistem Informasi No. PD/Sim/017 revisi 01.
II. Adanya pengendalian pengolahan data yang
mempunyai tujuan untuk mencegah kesalahan
yang terjadi selama proses pengolahan data
yang dilakukan setelah data dimasukkan ke
dalam sistem.
III.
Terdapat
pengendalian
jumlah
kertas,
yang dilakukan pada setiap tahapan proses
menghasilkan laporan
d. Pengendalian atas fisik aset
Direksi telah menetapkan, mengimplementasikan
dan mengkomunikasikan kebijakan dan prosedur
pengamanan fisik atas aset kepada seluruh karyawan
yang terlihat dari:
• Semen Padang telah memiliki sistem pengamanan
yang memadai dan pembatasan akses secara
fisik terhadap aset yang berisiko hilang, dicuri,
rusak, digunakan tanpa hak seperti uang tunai,
surat berharga, perlengkapan, persediaan, dan
peralatan.
•Karyawan yang bertanggung jawab untuk
menyimpan uang tunai dan surat berharga yang
dapat diuangkan ke dalam tempat terkunci yang
tercantum dalam Prosedur Pengelolaan Kas
No. PR/KEU/096 Rev.04 dan Instruksi Kerja Petty
Cash CSR – IK/KEU/058 Rev.02.
•
Dokumen
untuk
proses
pembayaran
menggunakan
formulir
bernomor
secara
sistematis.
•Karyawan yang bertanggung jawab telah
melindungi secara fisik dan mengendalikan akses
atas validasi pembayaran secara tunai melalui cek.
• Persediaan dan perlengkapan telah disimpan
dan dikelola secara aman oleh karyawan yang
bertanggung jawab, diatur dalam Prosedur
Keamanan dan Tata Tertib di Unit Kerja PT Semen
Padang No. PR/PGW/306 Revisi 02 dan Prosedur
Pengelolaan Barang Inventaris No. PR/KEU/009
Revisi 00.
• Semen Padang telah memiliki sistem pencegahan
dan pengamanan dari bahaya kebakaran yang
tercantum dalam Prosedur Penanggulangan
Kebakaran dokumen PR/MON/265, Instruksi Kerja
Penanganan Kebakaran Gudang Peledak IK/
TBG/410 Revisi 02 dan Instruksi Kerja Pengawasan
Alat Pendeteksi Dini Kebakaran (Fire Alarm) IK/
MON/148 Revisi 06.
• Pimpinan Semen Padang telah mengendalikan
akses ke gudang dan fasilitas dengan penggunaan
pagar, penjaga dan penggunaan pengendalian
fisik lainnya yang termuat dalam Prosedur
Keamanan dan Tata Tertib di Unit Kerja PT Semen
Padang No. PR/PGW/306 revisi 02.
• Adanya pembatasan akses terhadap fasilitas
perusahaan di luar jam kerja yang termuat dalam
Program Unit Kerja Pengamanan (PUKP) Biro
Satuan Pengamanan.
• Pimpinan Semen Padang telah mengembangkan
disaster recovery plan (tanggap darurat,
rehabilitasi dan rekonstruksi) yang ada di setiap
departemen yang secara teratur diperbaharui dan
telah dikomunikasikan ke seluruh karyawan.
Pimpinan Semen Padang
telah mengembangkan
disaster recovery plan
e. Penetapan dan evaluasi atas indikator dan ukuran
kinerja
Pimpinan Semen Padang telah menetapkan dan
mengevaluasi indikator kinerja (KPI dan RKAP) dan
ukuran/standar kinerja agar pengukuran kinerja
dapat dilakukan dengan tepat
f. Pemisahan fungsi
Direksi telah menjamin bahwa seluruh unsur utama
transaksi atau kejadian tidak dikendalikan oleh 1
(satu) orang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
324
Tata Kelola Perusahaan
g. Otorisasi atas transaksi dan kejadian penting
• Telah terdapat pengendalian untuk memberikan
keyakinan bahwa hanya transaksi dan kejadian
yang telah diotorisasi sesuai dengan ketentuan
perusahaan serta diproses dan diatur dalam
instruksi kerja masing-masing departemen melalui
mekanisme evaluasi berjenjang.
•Ketentuan otorisasi telah dikomunikasikan
secara jelas kepada pimpinan dan karyawan
melalui media instruksi kerja yang ada di setiap
departemen.
• Hasil kuesioner menunjukkan 94% responden
menyatakan bahwa semua kegiatan telah
dijalankan sesuai dengan ketentuan otorisasi.
• Pencatatan yang akurat dan tepat waktu atas
kejadian dan transaksi
• Kejadian dan transaksi diklasifikasi dan diverifikasi
dengan tepat dan segera dicatat.
• Proses penyusunan laporan keuangan dilakukan
melalui pengklasifikasian transaksi yang tepat
dan transaksi didukung dengan dokumen asli.
• Bagian akuntansi untuk tujuan ketepatan waktu
pelaporan keuangan, melakukan adjustment
hanya untuk nilai koreksi yang material.
Pimpinan perusahaan sudah
memastikan terjalinnya
komunikasi internal dan eksternal
secara efektif.
i. Pembatasan akses dan akuntablitas atas sumber daya
dan pencatatannya.
• Direksi memberikan akses hanya kepada karyawan
yang berwenang sesuai dengan otorisasi yang
telah ditetapkan dan melakukan review atas
pembatasan tersebut secara berkala.
• Direksi menugaskan karyawan yang bertanggung
jawab terhadap penyimpanan sumber daya dan
pencatatannya, serta melakukan review atas
penugasan tersebut secara berkala
j. Dokumentasi yang baik atas kejadian dan transaksi
pengendalian
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Direksi telah memiliki, mengelola, memelihara, dan
secara berkala memutakhirkan dokumentasi yang
mencakup seluruh Sistem Pengendalian Internal serta
transaksi dan kejadian penting
4. Informasi dan Komunikasi
a. Informasi
• Informasi dari sumber internal dan eksternal
didapat dan disampaikan kepada pimpinan
perusahaan sebagai bagian dari pelaporan
perusahaan sehubungan dengan pencapaian
kinerja operasi dalam mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.
• Informasi terkait sudah diidentifikasi, diperoleh
dan didistribusikan kepada pihak yang berhak.
• Di dalam Prosedur Persiapan Rapat Kinerja
Bulanan Perusahaan PR/PGW/289 revisi 01
ditetapkan bahwa unit kerja menyerahkan materi
rapat terkait dengan unit masing-masing untuk
dibahas pada saat rapat bulanan.
•Informasi telah disediakan sesuai dengan
kebutuhan tingkatan manajemen perusahaan.
• Informasi kepada Direksi sudah disiapkan dalam
bentuk ringkasan dan dilengkapi data pendukung
yang memadai untuk dilakukan pengecekan
secara rinci sesuai keperluan.
• Informasi disediakan tepat waktu sehingga
kejadian, kegiatan dan transaksi dapat dipantau
guna melakukan tindakan korektif secara cepat.
• Kegiatan operasional dan keuangan perusahaan
telah dibuat oleh masing-masing Departemen
untuk melaporkan kinerja operasional dan
keuangan sebagai bahan untuk mengukur
pencapaian rencana kinerja tahunan perusahaan.
• Informasi keuangan dan anggaran yang memadai
sudah disediakan guna mendukung penyusunan
pelaporan keuangan internal dan eksternal.
b.Komunikasi
Pimpinan perusahaan sudah memastikan terjalinnya
komunikasi internal dan eksternal secara efektif.
yang memiliki dampak signifikan terhadap program
proyek, operasi,dan kegiatan lain termasuk
penganggaran dan pendanaannya.
c. Bentuk dan Sarana Komunikasi
• Direksi sudah menggunakan berbagai bentuk
dan sarana dalam mengkomunikasikan informasi
penting kepada karyawan dan lainnya.
•Dukungan pimpinan perusahaan terhadap
pengembangan teknologi informasi ditunjukkan
dengan komitmennya dalam menyediakan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
325
Tata Kelola Perusahaan
karyawan dan pendanaan yang memadai
terhadap upaya pengembangan tersebut.
5.Pemantauan
a. Pemantauan berkelanjutan
•Pimpinan
telah
memiliki
strategi
untuk
meyakinkan bahwa pemantauan berkelanjutan
efektif dan dapat memicu evaluasi terpisah pada
saat persoalan teridentifikasi atau pada saat
sistem berada dalam keadaan kritis, serta pada
saat pengujian secara berkala diperlukan.
• Dalam proses melaksanakan kegiatan rutin,
karyawan perusahaan mendapatkan informasi
berfungsinya pengendalian intern secara efektif.
•Komunikasi dengan pihak eksternal dapat
menguatkan data yang dihasilkan secara internal
atau dapat mengindikasikan adanya masalah
dalam pengendalian internal.
• Struktur organisasi dan supervisi yang memadai
dapat membantu mengawasi fungsi pengendalian
internal.
b. Evaluasi terpisah
Penentuan ruang lingkup dan ferkuensi evaluasi
terpisah dalam rencana kerja audit tahunan dilakukan
dengan mempertimbangkan hasil penilaian risiko
dan efektivitas pengendalian objek audit.
c. Penyelesaian audit
• Semen Padang sudah memiliki mekanisme untuk
meyakinkan ditindaklanjutinya temuan audit atas
evaluasi lainnya dengan segera.
• Semen Padang menindaklanjuti temuan dan
rekomendasi audit dan evaluasi lainnya dengan
tepat.
yang dilakukan bertujuan untuk memastikan efektivitas
dan pelaksanaan dari pengendalian internal dalam rangka
memberikan keyakinan yang memadai terhadap kehandalan
pelaporan keuangan.
ICoFR merupakan
sebuah proses yang berada di
bawah pengawasan Direktur
Utama dan Direktur Keuangan
serta unit kerja terkait
Sesuai dengan tahapan dalam implementasi dan
pengembangan ICoFR terdapat empat tahapan proses yang
dapat digambarkan sebagai berikut:
Skema ICoFR Project
No
Proses
Dalam konteks ini, “kehandalan” berarti bebas dari salah
saji yang material. Kehandalan laporan keuangan secara
implisit membutuhkan catatan akuntansi yang akurat,
klasifikasi dan waktu yang tepat, serta seluruh aspek
lainnya dari pengendalian pelaporan keuangan.Pengujian
Output
Identifikasi
Pemilihan Elemen
Prioritas
Top Down Risk
Assessment
2
Pemetaan
Dokumentasi Proses
Akun High Risk
Identifikasi Sumber
Risiko
Dokumentasi
Pengendalian
Pemetaan Proses
Bisnis Utama
3
Desain
Membangun Risk
Control Matriks
Membangun Strategi
Audit
Membangun Program
Audit
Risk Control Matriks
Strategi Audit
Program Audit
Format Kertas Kerja
Audit
4
Pengujian
INTERNAL CONTROL OVER FINANCIAL
REPORTING (ICOFR)
Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) merupakan
sebuah proses yang berada di bawah pengawasan Direktur
Utama dan Direktur Keuangan serta unit kerja terkait yang
dilaksanakan dalam kegiatan perusahaan oleh manajemen
dan personil lainnya dapat memberikan keyakinan yang
memadai mengenai “kehandalan” pelaporan keuangan dan
penyusunan laporan keuangan untuk pihak eksternal sesuai
dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.
Tahapan
1
Kertas Kerja Audit
Summary Pengujian
ICoFR
Untuk pelaksanaan pengujian ICoFR tahun 2016 mengacu
kepada Risk Control Matrix (RCM) yang bersifat high risk
dan medium risk dengan jumlah pengujian sebanyak
316 pengendalian, dengan area pengujian pada siklus
pendapatan, persediaan dan produksi, pengeluaran, aset
tetap, penggajian dan personalia, perpajakan, dan Financial
Closing and Reporting.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
326
Tata Kelola Perusahaan
Berdasarkan hasil pengujian ICoFR pada tahun 2016,
sebanyak 316 pengendalian yang diuji dapat dijelaskan
sebagai berikut:
1. Terdapat 268 pengendalian atau 85% yang penerapannya
sesuai dengan RCM atau berjalan efektif
2.Terdapat 1 pengendalian atau 0,3% yang belum
diterapkan sesuai dengan RCM yang disebabkan oleh
penggunaan hak akses yang tidak sesuai dengan daftar
user terkait.
3.Terdapat 47 pengendalian atau 14,9% tidak dapat
diuji disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti tidak
adanya transaksi/aktivitas terkait pengendalian tersebut
sebanyak 22 pengendalian atau 7%, terjadi perubahan
proses bisnis yang mengakibatkan pengujian atas
penerapan pengendalian yang termuat dalam RCM
menjadi tidak relevan sebanyak 7 pengendalian atau 2%,
dan terdapat proses bisnis yang sudah tidak dijalankan
lagi sebanyak 18 pengendalian atau 6%.
Dari hasil pengujian ICoFR yang dilakukan untuk tahun
buku 2016, secara keseluruhan pengendalian internal atas
pelaporan keuangan telah berjalan dengan efektif.
Kebijakan Semen Padang
atas akses informasi dan data
Perusahaan mengacu pada
Undang-undang Republik
Indonesia No. 14 tahun 2008
PERKARA PENTING 2016
Sejak 7 Februari 2014, Semen Padang menghadapi perkara
hukum dengan mengajukan Gugatan Perbuatan Melawan
Hukum terhadap PT Berkala International dan PT Eksplorasi
Mantap Indonesia di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang
terdaftar masing-masing dalam Register No. 273/Leg.Srt.
Kuasa/PN.JKT.PST dan No. 49/PDT.G/2014/PN.JKT.PST untuk
membayar ganti kerugian materil dan immaterial. Status
penyelesaiannya hingga akhir tahun 2016. Adapun risiko
yang dihadapi Perusahaan atas perkara ini adalah risiko
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
legalitas terkait permasalahan hukum yang dihadapi dan
risiko keuangan terkait biaya selama proses hukum.
Sedangkan Entitas Anak beserta anggota Dewan Komisaris
dan anggota Direksi yang menjabat pada periode laporan
tahunan tidak menghadapi perkara hukum sepanjang tahun
2016.
Semen Padang tidak memiliki sanksi administrasi yang
dikenakan kepada perusahaan, anggota Dewan Komisaris
dan Direksi, oleh otoritas terkait (pasar modal, perbankan
dan lainnya) pada tahun buku 2016.
AKSES INFORMASI DAN DATA PERUSAHAAN
Sebagai wujud penerapan prinsip transparansi, Semen Padang
berkomitmen untuk menyediakan akses informasi dan data
perusahaan yang patut diketahui oleh publik dengan akses
yang mudah baik secara eksternal maupun internal. Secara
eksternal, akses informasi terhadap data Perusahaan dapat
diperoleh melalui media cetak dan elektronik, sedangkan
secara internal Perusahaan memberikan akses informasi
melalui Forum Komunikasi Internal.
Kebijakan Semen Padang atas akses informasi dan data
Perusahaan mengacu pada Undang-undang Republik
Indonesia No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan
Informasi Publik yang menyatakan “bahwa keterbukaan
Informasi Publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan
pengawasan publik terhadap penyelenggaraan Negara dan
Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat
pada kepentingan publik.”
Saat ini, publik dapat memperoleh informasi dan data
mengenai Semen Padang melalui website, media cetak,
forum komunikasi internal dan media elektronik.
WEBSITE PERUSAHAAN
Semen Padang telah menyediakan berbagai informasi dan
data perusahaan yang dikelompokkan dalam tujuh bagian
yaitu profil perusahaan, produk, distributor, berita, layanan
teknis, hubungi kami, dan e-paper. Pada bagian profil
perusahaan, publik dapat mengakses informasi mengenai
sejarah, visi, misi, kebijakan perusahaan, manajemen,
produksi, prestasi, pedoman, dan laporan tahunan.
Informasi mengenai produk dan spesifikasinya dapat diakses
pada bagian produk. Pada bagian distributor telah dimuat
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
327
Tata Kelola Perusahaan
informasi mengenai distributor di 13 provinsi. Publik juga
dapat mengakses press release, kegiatan Perusahaan terkait
CSR dan Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang
(FKKSP), dan pengumuman pada bagian berita.
Informasi yang disajikan pada website Semen Padang
adalah mengenai paparan aktivitas perusahaan, mencakup
seluruh kegiatan internal dan eksternal Semen Padang.
Selain itu juga memberikan informasi mengenai kebijakan,
laporan tahunan, struktur organisasi, informasi produk,
layanan pelanggan dan informasi lainnya sebagai wujud
dari pengelolaan perusahaan yang berlandaskan asas
transparansi.
Berikut adalah media Komunikasi yang digunakan oleh
Semen Padang:
1. Website : Http://www.semenpadang.co.id
2. Facebook : PT Semen Padang
3. Twitter : @semenpadang
4. Instagram
: @semenpadang1910
5. Youtube
: PT Semen Padang
Media Elektronik
Semen Padang telah memiliki tiga media elektronik sebagai
sarana penyebaran data dan informasi perusahaan, yaitu
TV, radio dalam bentuk pemasangan adlips/spot radio, info
perusahaan maupun talk-show. Kerja sama ini merupakan
salah satu bentuk akuntabilitas dan transparansi perusahaan
kepada stakeholder. Di antaranya adalah radio Classy
103 FM.
Media Cetak
Semen Padang memberikan informasi kepada pemegang
saham dan stakeholder dalam bentuk media cetak berupa
warta PT Semen Padang, Website dan lain-lain. Melalui
media tersebut seluruh kegiatan Semen Padang yang perlu
diketahui oleh pemegang saham dan stakeholder maupun
publik dapat diakses dengan mudah, cepat, dan efektif.
Forum Komunikasi Internal
Semen Padang menyediakan saluran komunikasi sebagai
sarana diskusi antara karyawan dengan manajemen melalui
Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) yang dilakukan
berdasarkan kesepakatan bersama.
Key Performance Indicators (KPI)
Departemen Legal & GRC/MR
Secara berkala dalam setiap tahunnya, Semen Padang
menetapkan target kinerja bagi Departemen Legal & GRC/MR
yang merupakan organ pendukung operasional Perusahaan
dengan KPI sebagai berikut:
Tabel KPI Departemen Legal & GRC/MR
KPI
Target RKAP
2016
Risk Maturity Level
BSC Agenda Implemented
Indek GCG
Realisasi RKAP
2016
3,95
3,95
100%
100%
88
86
Kontribusi APLP & A terhadap PTSP
9,5%
10,76%
Skor IQA
70%
94%
Sebagai wujud pengelolaan Perusahaan berbasis pada
penerapan GCG maka setiap 6 (enam) bulan sekali dilakukan
evaluasi pencapaian KPI Departemen Legal & GRC/MR
dengan tujuan menjadikan pengelolaan perusahaan menjadi
lebih transparan.
Semen Padang
menetapkan Pedoman Kode Etik
yang harus diterapkan oleh
seluruh Insan Perusahaan
KODE ETIK PERUSAHAAN
KEBERADAAN KODE ETIK PERUSAHAAN
Sebagai wujud dari Komitmen Semen Padang untuk
menjadikan GCG sebagai budaya inti, Semen Padang
menetapkan Pedoman Kode Etik yang harus diterapkan oleh
seluruh Insan Perusahaan. Pedoman Kode Etik Perusahaan
ini digunakan sebagai landasan untuk membentuk dan
mengatur tingkah laku yang konsisten berdasarkan prinsip-
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
328
Tata Kelola Perusahaan
prinsip berkesadaran etis (ethical sensibility), berpikir etis
(ethical reasoning) dan berperilaku etis (ethical conduct)
sebagai bagian dari upaya untuk menumbuhkan integritas
yang tinggi.
TUJUAN KODE ETIK PERUSAHAAN
Penyusunan Pedoman Etik Semen Padang bertujuan untuk:
1.Sebagai petunjuk praktis dan pedoman berperilaku
bagi setiap insan Perusahaan, Anak Perusahaan dan
Afiliasi serta Pemangku Kepentingan lainnya yang harus
dipatuhi dalam berinteraksi sehari-hari dengan semua
pihak, serta dijadikan landasan berpikir dalam proses
pengambilan keputusan.
2. Menjamin terlaksananya kegiatan Perusahaan dengan
baik dan benar dalam batas-batas norma dan etika
berusaha sesuai dengan perundang-undangan yang
berlaku.
3. Sebagai sarana untuk terciptanya hubungan harmonis,
sinergis dan saling menguntungkan antara Pemangku
Kepentingan dengan Perusahaan.
4. Sebagai sarana untuk menciptakan suasana kerja yang
sehat dan nyaman dalam lingkungan Perusahaan serta
meminimalkan peluang terjadinya penyimpangan.
5. Sebagai salah satu panduan dalam pengelolaan dan
pengembangan nilai Perusahaan yang pada akhirnya
akan meningkatkan citra Perusahaan.
Kode Etik Sebagai petunjuk
praktis dan pedoman berperilaku
bagi setiap insan Perusahaan,
Anak Perusahaan dan
Afiliasi
ISI KODE ETIK PERUSAHAAN
Pedoman Kode Etik Semen Padang menjelaskan kebijakan
perilaku Perusahaan, berbagai jenis pelanggaran, mekanisme
pengaduan pelanggaran maupun sanksi bagi pelanggaran
yang terjadi. Kebijakan perilaku mengatur hal-hal yang
menjadi tanggung jawab Perusahaan, individu Jajaran
Semen Padang maupun pihak lain yang melakukan bisnis
dengan Semen Padang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Ruang lingkup kode etik Perusahaan yang menjadi tanggung
jawab Perusahaan, individu insan Perusahaan, maupun pihak
lain yang melakukan aktivitas dengan Perusahaan, meliputi:
1. Etika Usaha Perusahaan
2. Etika Perilaku Perusahaan
3. Pelaksanaan Pedoman Etika Perusahaan
Kode Etik Semen Padang selengkapnya mengatur hal-hal
sebagai berikut:
1. Kebijakan Perilaku Perusahaan
Merupakan pedoman berperilaku bagi Insan Perusahaan
dalam hal berinteraksi, bersikap dan bertindak sesuai
kaidah dan etika sesuai ketentuan yang berlaku.
2.Sosialisasi
Merupakan cara untuk memberikan pemahaman
dan menjelaskan Kode Etik Perusahaan kepada Insan
Perusahaan dan para pemangku kepentingan lainnya.
3. Pelanggaran Kode Etik
Merupakan penyimpangan terhadap Kode Etik yang
telah ditetapkan Perusahaan.
4. Mekanisme Pelaporan Pelanggaran
Merupakan tata cara pelaporan pelanggaran terhadap
Kode Etik Perusahaan.
5. Hadiah dan donasi
Pengaturan pemberian dan penerimaan hadiah serta
donasi merupakan aturan penerimaan dan pemberian
hadiah serta donasi yang dapat menyebabkan benturan
kepentingan dan atau turunnya kepercayaan publik
terhadap integritas Perusahaan.
6.Kepatuhan
Pernyataan Kepatuhan Kode Etik Perusahaan Merupakan
pernyataan mengenai pemahaman dan kesediaan untuk
mematuhi Kode Etik Perusahaan.
Aturan pokok yang tercakup pada Etika Bisnis Perusahaan
dengan aspek yang kritis terhadap jalannya operasional,
antara lain mengatur:
1.
Etika
dalam
berhubungan
dengan
pemangku
kepentingan.
2.Kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan dan
keselamatan kerja.
3. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
4. Kesempatan kerja yang adil.
5. Pemberian dan penerimaan hadiah dan donasi.
6. Hak kekayaan intelektual.
7. Etika berkompetisi.
8. Etika hubungan kerja.
9. Sedangkan Etika Kerja yang harus dipenuhi oleh individu
jajaran Perusahaan, meliputi:
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
329
Tata Kelola Perusahaan
a. Integritas dan Komitmen
b. Penyalahgunaan jabatan,
c. Etika berhubungan dengan Manajemen dan sesama
karyawan
d. Kerahasiaan Informasi
e. Insider Trading
f. Perlindungan dan penggunaan aset secara efisien
g. Citra Perusahaan
h. Keterlibatan dalam penyalahgunaan alkohol dan
i.NAPZA.
Pemberian dan Penerimaan Hadiah Serta Donasi
Ketentuan pemberian dan penerimaan hadiah dan donasi
Semen Padang sebagaimana diatur dalam Kode Etik
Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Dilarang menerima,meminta hadiah dan atau memberikan
donasi yang dapat menimbulkan dampak dan atau akan
mempengaruhi proses pengambilan keputusan dan atau
menimbulkan pandangan ketidakwajaran. Pengecualian
untuk ini adalah menerima barang promosi yang diyakini
tidak menimbulkan dampak serta mempengaruhi proses
pengambilan keputusan;
2. Dilarang mengizinkan atau menyetujui untuk menerima
hadiah atau imbalan dan atau bingkisan dari pihak
lain yang terkait dengan maksud untuk memperoleh
kemudahan atau fasilitas dan Perusahaan yang berkaitan
dengan kegiatan di Perusahaan;
3. Dilarang memberikan atau menawarkan sesuatu, baik
langsung ataupun tidak langsung, kepada Pejabat
Negara dan atau individu yang mewakili mitra bisnis,
yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan;
4.Dilarang memberikan donasi kepada partai politik
atau seorang atau lebih calon anggota badan legislatif
maupun eksekutif sesuai dengan ketentuan dan
peraturan perundangan yang berlaku;
5. Dalam hal pihak lain memberikan hadiah atau imbalan
yang diyakini dapat menimbulkan dampak dan atau akan
mempengaruhi proses pengambilan keputusan dan atau
nilai hadiah atau imbalan yang nilainya sama dengan
atau lebih besar dari Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) atau
setara, maka penerima diwajibkan untuk:
a. Mengembalikan dengan baik dan sesuai etika yang
berlaku.
b. Melaporkan kepada atasan langsung atau atasan
tidak langsung, apabila karena sesuatu hal hadiah
atau imbalan tersebut tidak dapat dikembalikan.
Untuk itu, hadiah atau imbalan tersebut disimpan
oleh Departemen Legal & GRC/MR selaku Compliance
Officer penerapan GCG, kemudian akan dijadikan
hadiah (doorprize) pada acara khusus Perusahaan,
dan disumbangkan untuk kepentingan umum.
6. Setiap Insan Perusahaan setiap tahunnya diwajibkan
menandatangani
Pernyataan
Tahunan
mengenai
Kepatuhan (Annual Statement of Compliance).
Etika Berkompetisi
Ketentuan Etika Berkompetisi Semen Padang dalam Kode
Etik Perusahaan mengatur hal-hal sebagai berikut:
1. Tidak melakukan kegiatan dalam bidang pemasaran,
pembelian, perjanjian maupun kerja sama yang
bertentangan dengan ketentuan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
2.Tidak melakukan penyuapan untuk kepentingan
komersial (commercial bribery).
3. Bersikap teliti dan berterus terang dalam berinteraksi
dengan konsumen serta memberikan keterangan yang
benar mengenai kualitas, aspek-aspek, dan ketersediaan
barang dan jasa Perusahaan.
Kode Etik melarang
mengizinkan atau menyetujui
untuk menerima
hadiah atau imbalan dari pihak
lain yang terkait dengan tujuan
memperoleh kemudahan atau
fasilitas
Etika dalam Berhubungan dengan Pemangku
Kepentingan
Melalui pemahaman terhadap nilai-nilai pemangku
kepentingan, Semen Padang berharap mampu mewujudkan
GCG sebagai budaya inti dan membudayakan nilainilai tersebut dalam setiap interaksi dengan pemangku
kepentingan. Mengacu pada Pedoman Etika Perusahaan,
maka perilaku terhadap pemangku kepentingan dilakukan
sebagai berikut:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
330
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Etika Terhadap Pemangku Kepentingan
Pemangku
Kepentingan
Etika terhadap Pemangku Kepentingan
Pelanggan
Semen Padang berusaha menjadi pilihan terbaik
bagi para pelanggannya. Semua perjanjian bisnis
dilakukan secara adil berdasarkan kesetaraan
dan sikap profesional serta memberikan
pelayanan terbaik untuk menciptakan hubungan
jangka panjang yang saling menguntungkan
bagi kedua belah pihak.
Pemegang Saham
Semen Padang melindungi hak Pemegang
Saham yang diputuskan dalam suatu Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS), hak Pemegang
Saham untuk memperoleh informasi material
secara tepat waktu dan teratur termasuk
namun tidak terbatas pada penjelasan lengkap
dan informasi yang akurat berkenaan dengan
penyelenggaraan RUPS, serta hak Pemegang
Saham untuk menerima pembagian keuntungan
berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Insan Perusahaan
Dalam mengambil keputusan mengenai
penerimaan Karyawan dan mempekerjakan
karyawan, Semen Padang harus memiliki
peraturan atau ketentuan tertulis yang
mengatur dengan jelas pola rekrutmen serta
hak dan kewajiban karyawan.Aspek yang
diatur termasuk namun tidak terbatas pada
hal-hal yang memuat mengenai penetapan gaji,
memberikan pelatihan, menciptakan jenjang
karir, serta menentukan persyaratan kerja
lainnya, tanpa memperhatikan latar belakang
etnik, ras, agama, jenis kelamin, atau keadaan
khusus lain yang dilindungi oleh peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Semen
Padang juga mengusahakan keselamatan kerja
yang bebas dan segala bentuk tekanan atau
intimidasi yang mungkin timbul sebagai akibat
dan perbedaan watak, keadaan pribadi dan latar
belakang kebudayaan.
Kerahasiaan Informasi
Ketentuan Kerahasiaan Informasi Semen Padang dalam
Kode Etik Perusahaan mengatur hal-hal sebagai berikut:
1.Setiap Insan Perusahaan bertanggung jawab dalam
mengambil tindakan yang tepat untuk menjamin bahwa
sumber daya informasi tersebut terlindungi secara
sepadan dengan nilai dan risiko bisnisnya.
2. Perusahaan menjamin akses atas informasi bagi pihakpihak yang melaksanakan tugas pemeriksaan berkaitan
dengan tugasnya itu.
3. Perusahaan melaksanakan kebijakan penyimpanan data
dalam segala bentuk informasi (arsip) untuk kurun waktu
tertentu, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
didukung oleh pencatatan yang lengkap.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
4. Perusahaan memiliki jaringan internet untuk mendukung
kemajuan pencapaian tujuan usaha Perusahaan. Setiap
Insan Perusahaan bertanggung jawab menghindari situs
internet yang bertentangan dengan nilal moral dan
etika yang berlaku serta menghindari penggunaan situs
internet untuk tujuan pribadi. Perusahaan berhak untuk
memantau dan memeriksa catatan kegiatan internet
serta memblokir situs-situs yang bersifat ofensif, rasialis,
melanggar hukum, menyinggung agama/kerpercayaan
atau ras/suku bangsa atau jenis kelamin tertentu, dan
tidak berhubungan dengan bisnis.
Setiap Insan Perusahaan
wajib menjaga Informasi rahasia
atau Rahasia Perusahaan dan
tidak digunakan untuk
keuntungan pribadi, keluarga,
atau pihak lain
5.Perusahaan mengoperasikan dan memelihara sistem
surat elektronik (e-mail) untuk memudahkan komunikasi
bisnis internal dan eksternal. Setiap Insan Perusahaan
harus bijak menggunakan surat elektronik untuk
tujuan pribadi dan/atau untuk hal apa pun yang dapat
menghambat kegiatan operasi Perusahaan, atau yang
bersifat ofensif terhadap pihak lain, atau melanggar
kebijaksanaan Perusahaan dan hukum.
6. Perusahaan mengatur tata cara akses file atau program,
baik yang sudah dikomputerisasikan maupun yang
belum.
7. Setiap Insan Perusahaan wajib menjaga Informasi rahasia
atau Rahasia Perusahaan dan tidak digunakan untuk
keuntungan pribadi, keluarga, atau pihak lain.
8. Informasi mengenai kegiatan bisnis atau Rahasia
9. Perusahaan tidak diijinkan untuk disebarluaskan kepada
pihak ketiga, kecuali oleh dan atas nama Perusahaan
sesuai dengan kebijakan dan prosedur internal yang
telah ditetapkan, serta tidak bertentangan dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
331
Tata Kelola Perusahaan
Setiap Insan Perusahaan menghindari penyebarluasan
informasi tentang:
1.Kegiatan Perusahaan dengan Pemerintah Republik
Indonesia, baik pusat maupun daerah yang bersifat
strategis dan rahasia.
2. Kebijakan dan prosedur kerja internal, yang tidak ada
kaitannya dengan pihak luar,
3. Manajemen Sistem Informasi dan data serta laporan
yang tidak berkaitan dengan pihak luar.
4.Strategi antara Perusahaan dengan pelanggan dan
rekanan.
5. Penggunaan informasi internal dalam rangka pembelian
atau perdagangan sekuritas untuk kepentingan pribadi,
keluarga maupun kepentingan pihak lain dilarang,
kecuali jika informasi tersebut telah diketahui secara luas
oleh publik.
SOSIALISASI DAN INTERNALISASI KODE ETIK
PERUSAHAAN
Sosialisasi terhadap penerapan kode etik senantiasa
dilakukan kepada segenap insan Semen Padang, mulai
dari manajemen sampai dengan level operasional melalui
berbagai media yang dimiliki Semen Padang, termasuk
pemanfaatan melalui media teknologi informasi yang dapat
diakses oleh seluruh karyawan dengan mudah setiap saat.
Semen Padang melaksanakan sosialisasi secara efektif dan
menyeluruh dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melakukan sosialisasi Kode Etik kepada seluruh jajaran
Perusahaan, Pelanggan dan Mitra Kerja secara berkala
melalui penyebaran buku Kode Etik Perusahaan,
penandatanganan pernyataan tahunan oleh Dewan
Komisaris, Direksi, seluruh karyawan dan Rekanan serta
presentasi materi kode etik.
2. Melakukan evaluasi atas pencapaian atau pemahaman
kepada jajaran Perusahaan, baik pada masa orientasi
maupun masa bekerja.
3. Pengkajian secara berkala butir-butir aturan Kode Etik
dalam rangka pengembangan Kode Etik lebih lanjut.
PERNYATAAN KEPATUHAN (PAKTA INTEGRITAS)
Untuk membangun budaya kepatuhan di seluruh lini
organisasi, Semen Padang mendistribusikan Pernyataan
Tahunan Kepatuhan untuk Dewan Komisaris, Direksi dan
seluruh karyawan agar melaksanakan standar etika yang
ditetapkan Semen Padang dan juga ditandatangani oleh
Suami/Istri serta atasan langsung yang bersangkutan.
Dengan demikian, Kode etik berlaku bagi seluruh insan
Semen Padang, mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, dan
seluruh karyawan sebagai budaya kerja dalam aktivitas
operasional sehari-hari. Penerapan nilai etika ini menjadi
bagian dari kepatuhan atas pelaksanaan GCG.
UPAYA PENEGAKAN REWARD DAN SANKSI
PELANGGARAN KODE ETIK PERUSAHAAN
Implementasi
Kode Etik Perusahaan dilakukan oleh
Departemen Legal & GRC/MR dan SDM. Bagi karyawan yang
mematuhi Kode Etik, Semen Padang melakukan penilaian
untuk memberikan penghargaan (reward) sebagai karyawan
teladan dalam bentuk naik haji/umrah atau ibadah lainnya
bagi pemeluk agama selain Islam.
Implementasi Kode Etik
Perusahaan dilakukan oleh
Departemen Legal & GRC/MR dan
SDM
Sedangkan untuk memberikan efek jera kepada karyawan,
bagi mereka yang melanggar ketentuan dalam Kode Etik
Perusahaan, maka yang bersangkutan akan mendapatkan
sanksi, antara lain dalam bentuk peringatan dan demosi.
JUMLAH PELANGGARAN KODE ETIK DAN
TINDAKLANJUTNYA
Sepanjang tahun 2016, Semen Padang telah memberikan
tindakan disiplin kepada karyawan dengan rincian sebagai
berikut:
Jenis Pelanggaran
Jumlah Pelanggaran
Ringan
10
Sedang
2
Berat
0
Setiap pelanggaran kode etik yang terjadi dievaluasi dan
ditindaklanjuti guna meminimalisir pelanggaran serupa
terjadi pada masa mendatang.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
332
Tata Kelola Perusahaan
SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI BUDAYA
PERUSAHAAN
Untuk melakukan sosialisasi terhadap Budaya, Korporasi
menerbitkan banner, spanduk, dan buku saku “Buku
CHAMPS-Budaya Korporasi Semen Padang” yang dibagikan
kepada seluruh karyawan. Didalam buku tersebut selain
menjelaskan secara detil tentang budaya korporasi juga
memuat contoh yang seharusnya dilakukan (DO) dan yang
seharusnya tidak dilakukan (DON’T), sehingga seluruh
aktivitas yang dilakukan oleh karyawan dapat mencerminkan
budaya korporasi Perusahaan yang diharapkan.
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
Semen Padang melakukan pembaharuan terhadap Kebijakan
sistem pelaporan pelanggaran (Whistle Blowing System/
WBS) selanjutnya disingkat ‘Kebijakan WBS’ yang awalnya
dilakukan secara manual (kotak surat). Pembaruan tersebut
bertujuan untuk menciptakan iklim yang kondusif dan
mendorong inisiatif segenap pihak dalam menyampaikan
adanya dugaan pelanggaran yang dapat merugikan aspek
finansial maupun non-finansial Perusahaan.
Semen Padang menyediakan
media pelaporan pelanggaran
melalui https://wbs.semenpadang.
co.id
Kebijakan WBS telah diimplementasikan pada tanggal 22
Juli tahun 2014. Ketentuan tersebut diatur berdasarkan
Pedoman Teknis No. PD/PSM/21 tentang Fraud Control
Program (FCP) dan keputusan Dewan Komisaris No. 15/
DK/Kep/I/2014 tentang prosedur Whistle Blower. Melalui
pengaturan dalam kebijakan sistem pelaporan pelanggaran,
Semen Padang bertujuan untuk mencapai hal-hal berikut:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
1. Membangun suatu kebijakan dan infrastruktur untuk
melindungi pelapor dari balasan pihak-pihak internal
maupun eksternal.
2. Mengurangi kerugian yang terjadi karena pelanggaran
melalui deteksi dini.
3.
Meningkatkan
efektivitas
dan
mempermudah
penanganan laporan pelanggaran dan sekaligus
melindungi kerahasiaan pelapor.
4. Meningkatkan reputasi Perusahaan.
RUANG LINGKUP KEBIJAKAN SISTEM
PELAPORAN PELANGGARAN
Lingkup Kebijakan WBS mengatur aspek mulai dari
unit pengelola, kerahasiaan dan perlindungan pelapor,
cara pelaporan, serta sanksi. Yang dapat dilaporkan
dalam Kebijakan WBS Semen Padang adalah korupsi,
penyalahgunaan atau penggelapan aset dan manipulasi
laporan yang dilakukan oleh Insan Perusahaan.
Struktur Pengelola Sistem Pelaporan Pelanggaran
Mengingat bahwa Kebijakan WBS adalah bagian dari
pengendalian Perusahaan dalam mencegah kecurangan dan
diperlukan independensi dalam penerapannya.
Dengan demikian maka struktur pengelolaan Kebijakan WBS
berada di bawah Dewan Komisaris, dengan rincian sebagai
berikut:
1. Dewan Komisaris sebagai penanggung jawab WBS.
2.Komite Audit sebagai pelaksana program yang
bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris
3. Tim Klarifikasi sebagai pihak yang bertanggung dalam
mengklarifikasi kasus yang telah dilaporkan oleh pelapor
dan melakukan audit investigasi serta jika diperlukan
dapat membentuk Tim Audit Investigasi.
4. WBS Officer merupakan penanggung jawab administrasi
pengelolaan WBS yang ditunjuk dan bertanggung jawab
kepada Komite Audit.
MEKANISME SISTEM PELAPORAN
PELANGGARAN
Semen Padang menjamin bahwa semua laporan dugaan
adanya pelanggaran akan ditindaklanjuti dengan baik
melalui website https://wbs.semenpadang.co.id. Pelanggaran
yang berulang dan sistemik akan dilaporkan kepada pejabat
terkait yang mempunyai kewenangan untuk melakukan
perbaikan, dengan mekanisme umum Sistem Pelaporan
Pelanggaran sebagai berikut:
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
333
Tata Kelola Perusahaan
Infografik Alur Mekanisme Sistem Pelaporan Pelanggaran (WBS)
Penyampaian Laporan
Pelanggaran oleh Pelapor
Administrasi dan
Klarifikasi Laporan
Pelanggaran yang
Telah Masuk
KEBIJAKAN PERLINDUNGAN
MEDIA PELAPORAN
PELAPOR
Melaporkan Hasil
Evaluasi dan
Investigasi terhadap
Laporan Pelanggaran
DAN
Dalam sistem pelaporan pelanggaran di Semen Padang saat
ini, terdapat kebijakan perlindungan terhadap pelapor yang
meliputi aspek sebagai berikut:
1. Perusahaan berkewajiban melindungi pelapor.
2. Identitas pelapor dirahasiakan, sehingga pihak yang tidak
berkepentingan tidak mengetahui identitas pelapor.
3. Apabila permasalahan tersebut diproses lebih lanjut,
bahkan sampai ke pengadilan, Semen Padang
berkewajiban memberikan bantuan hukum bagi pelapor.
Membahas Hasil
Investigasi
Pemberian
Hukuman atau
Sanksi terhadap
Pelanggaran
Apabila Laporan
tersebut Terbukti
INFORMASI PRAKTIK GOOD CORPORATE
GOVERNANCE DAN BAD CORPORATE
GOVERNANCE DALAM LAPORAN TAHUNAN
Semen Padang telah menerapkan seluruh prinsip-prinsip
tata kelola perusahaan yang baik dalam laporan tahunan.
Perusahaan patuh dan tunduk terhadap ketentuan aspek
pelaporan yang ditetapkan oleh otoritas terkait. Selain itu,
Perusahaan telah menyusun dan menyampaikan Laporan
Keberlanjutan/CSR yang disusun berdasarkan standar yang
berlaku secara internasional (GRI Sustainability Reporting
Guidelines).
Tabel Pelaporan Pelanggaran dan Unit Penanggung Jawab
No.
Keluhan
Penanggung Jawab
1.
Keluhan Pelanggan
Departemen Penjualan
2.
Pencemaran
Lingkungan
Biro K3LH
3.
Etika Karyawan
Departemen SDM
4.
Mutu & Produk
Biro Jaminan Kualitas dan Pelayanan
Teknis
5.
Pengaduan
Masyarakat.
Biro CSR
6.
Keamanan
Biro Pengamanan
Perusahaan juga memastikan
bahwa sepanjang tahun
2016 tidak terdapat praktik bad
corporate governance
HASIL PENANGANAN WBS
Selama tahun 2016, terdapat 2 (dua) laporan yang masuk
melalui
situs
website
https://wbs.semenpadang.co.id
namun kedua laporan tersebut tidak dapat ditindaklanjuti
dikarenakan pelapor tidak dapat memberikan data dan
informasi yang dibutuhkan. Hal ini menandakan bahwa
perusahaan telah berhasil mensosialisasikan adanya sistem
pelaporan melalui media pelaporan.
Perusahaan juga memastikan bahwa sepanjang tahun
2016 tidak terdapat praktik bad corporate governance
yang dilakukan oleh Perusahaan, dengan rincian informasi
sebagai berikut:
a. Adanya laporan sebagai perusahaan yang mencemari
lingkungan
Pada tahun 2016, Perusahaan tidak dilaporkan sebagai
perusahaan yang mencemari lingkungan. Sebaliknya,
Seman Padang melalui kegiatan tanggung jawab
sosial perusahaan (CSR) telah berkontribusi terhadap
lingkungan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
334
Tata Kelola Perusahaan
b. Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan,
entitas anak, anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris yang sedang menjabat yang tidak diungkapkan
dalam Laporan Tahunan.
Perusahaan telah mengungkapkan perkara penting
terkait hukum yang dihadapi pada tahun 2016. Dan,
sepanjang tahun 2016, Semen Padang beserta anggota
Direksi dan Dewan Komisaris yang sedang menjabat
tidak terlibat dalam perkara hukum.
c.
Ketidakpatuhan
dalam
pemenuhan
kewajiban
perpajakan.
Semen Padang senantiasa patuh terhadap ketentuan dan
kewajiban perpajakan. Pada tahun 2016, pembayar pajak
terbesar di lingkungan BUMN wilayah Sumatera Barat
dan Jambi.
d. Ketidaksesuaian penyajian laporan tahunan dan laporan
keuangan dengan peraturan yang berlaku dan SAK.
Seluruh penyajian laporan tahunan beserta laporan
keuangan telah memenuhi peraturan yang berlaku
serta ketentuan dalam Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia. Laporan tahunan Perusahaan disusun
berdasarkan kriteria Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No. 30/SEOJK.04/2016 dan kriteria Annual Report
Award 2016, sedangkan laporan keuangan disusun
dengan menerapkan semua standar baru dan revisi
serta interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan dari Ikatan Akuntan Indonesia yang
relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode
akuntansi yang dimulai pada atau setelah tanggal 1
Januari 2016.
e. Kasus terkait dengan buruh dan karyawan.
Jalinan hubungan harmonis antara Perusahaan dengan
karyawan senantiasa dipelihara dengan baik. Pada tahun
2016, Perusahaan menyatakan bahwa tidak terdapat
kasus terkait buruh dan karyawan dengan Perusahaan.
f. Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada
perusahaan listed.
Mekipun Semen Padang belum menjadi perusahaan
terbuka, pada tahun 2016, pengungkapan laporan
tahunan Perusahaan telah mengungkapkan segmen
operasi secara lengkap dan jelas.
g.Terdapat ketidaksesuaian antara Laporan Tahunan
hardcopy dengan Laporan Tahunan softcopy
Perusahaan melaporkan bahwa laporan tahunan dalam
bentuk hardcopy telah sesuai dengan laporan tahunan
dalam bentuk softcopy.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
PENERAPAN ATAS PEDOMAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN TERBUKA OJK
Meski Semen Padang belum menjadi perusahaan publik,
implementasi tata kelola perusahaan mengarah pada
penerapan tata kelola perusahaan terbuka dengan merujuk
pedoman tata kelola yang diterbitkan OJK. Beberapa
rekomendasi penerapan pedoman tata kelola perusahaan
yang telah diimplementasikan oleh Semen Padang sebagai
berikut:
A. Hubungan Perusahaan dengan Pemegang Saham
Dalam Menjamin Hak-hak Pemegang Saham
Prinsip 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham
No.
Rekomendasi
Keterangan
1
Perusahaan memiliki cara atau
prosedur teknis pengumpulan suara
(voting) baik secara terbuka maupun
tertutup yang mengedepankan
independensi, dan kepentingan
pemegang saham
Akan
diimplementasikan
pada masa
mendatang
2
Seluruh anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris Perusahaan hadir
dalam Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan
Terimplementasi
3
Ringkasan risalah Rapat Umum
Pemegang Saham tersedia dalam Situs
Web Perusahaan paling sedikit selama
1 (satu) tahun
Akan
diimplementasikan
pada masa
mendatang
Prinsip 2
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan dengan
Pemegang Saham atau Investor
No.
Rekomendasi
Keterangan
1
Perusahaan memiliki suatu kebijakan
komunikasi dengan Pemegang Saham
atau Investor
Terimplementasi
2
Perusahaan mengungkapkan
kebijakan komunikasi Perusahaan
dengan Pemegang Saham atau
Investor dalam situs web
Terimplementasi
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
335
Tata Kelola Perusahaan
B. Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
Prinsip 3
Memperkuat
Komisaris
No.
Keanggotaan
dan
Komposisi
Dewan
No.
Rekomendasi
Keterangan
1
Penentuan jumlah anggota Dewan
Komisaris mempertimbangkan kondisi
Perusahaan
Terimplementasi
2
Penentuan komposisi anggota
Dewan Komisaris memperhatikan
keberagaman keahlian, pengetahuan
dan pengalaman yang dibutuhkan
Terimplementasi
Prinsip 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung
Jawab Dewan Komisaris
No.
1
Rekomendasi
Keterangan
Dewan Komisaris mempunyai
kebijakan penilaian sendiri (self
assessment) untuk menilai kinerja
Dewan Komisaris
Terimplementasi
Kebijakan penilaian sendiri (self
assessment) untuk menilai kinerja
Dewan Komisaris, diungkapkan
melalui Laporan Tahunan Perusahaan
Terimplementasi
3
Dewan Komisaris mempunyai
kebijakan terkait pengunduran diri
anggota Dewan Komisaris apabila
terlibat dalam kejahatan keuangan
Terimplementasi
4
Dewan Komisaris atau komite yang
menjalankan fungsi nominasi dan
remunerasi menyusun kebijakan
suksesi dalam proses nominasi
anggota Direksi
Merujuk pada
kebijakan Semen
Indonesia sebagai
Holding Company
2
Prinsip 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung
Jawab Direksi
Rekomendasi
1
Direksi mempunyai kebijakan
penilaian sendiri (self assessment)
untuk menilai kinerja Direksi
Terimplementasi
2
Kebijakan penilaian sendiri (self
assessment) untuk menilai kinerja
Direksi diungkapkan melalui laporan
Tahunan Perusahaan
Terimplementasi
3
Direksi mempunyai kebijakan terkait
pengunduran diri anggota Direksi
apabila terlibat dalam kejahatan
keuangan
Terimplementasi
D. Partisipasi Pemangku Kepentingan
Prinsip 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui
Partisipasi Pemangku Kepentingan.
No.
Rekomendasi
Perusahaan memiliki kebijakan untuk
mencegah terjadinya insider trading
Terimplementasi
2
Perusahaan memiliki kebijakan anti
korupsi dan anti fraud
Terimplementasi
3
Perusahaan memiliki kebijakan
tentang seleksi dan peningkatan
kemampuan pemasok atau vendor
Terimplementasi
4
Perusahaan memiliki kebijakan
tentang pemenuhan hak-hak kreditur
Terimplementasi
5
Perusahaan memiliki kebijakan
whistleblowing system
Terimplementasi
6
Perusahaan memiliki kebijakan
pemberian insentif jangka panjang
kepada Direksi dan Karyawan
Terimplementasi
E. Keterbukaan Informasi
No.
Rekomendasi
Keterangan
Keterangan
1
C. Fungsi dan Peran Direksi
Prinsip 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi
Keterangan
Prinsip 8
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi
No.
Rekomendasi
Keterangan
1
Penentuan jumlah anggota Direksi
mempertimbangkan kondisi
Perusahaan serta efektivitas dalam
pengambilan keputusan
Terimplementasi
1
Perusahaan memanfaatkan
penggunaan teknologi informasi
secara lebih luas selain Situs Web
sebagai media keterbukaan informasi
Terimplementasi
2
Penentuan komposisi anggota Direksi
memperhatikan, keberagaman
keahlian, pengetahuan, dan
pengalaman yang dibutuhkan
Terimplementasi
2
Terimplementasi
3
Anggota Direksi yang membawahi
bidang akuntansi atau keuangan
memiliki keahlian dan/atau
pengetahuan di bidang akuntansi
Terimplementasi
Laporan Tahunan Perusahaan
mengungkapkan pemilik manfaat
akhir dalam kepemilikan saham
Perusahaan paling sedikit 5% (lima
persen), selain pengungkapan pemlik
manfaat akhir dalam kepemilikan
saham Perusahaan melalui pemegang
saham utama dan pengendali
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
336
Judul foto:
Mengukir harapan merajut budaya
Lokasi foto:
Mitra Binaan Semen Padang
Keterangan foto:
Salah satu program semen padang
adalah
membina UKM untuk menjadi lebih
maju dan berkembang sebagai suatu
bentuk tanggung jawab perusahaan
untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat sekitar
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
337
TANGGUNG JAWAB SOSIAL
PERUSAHAAN
Sebagai bentuk tanggung jawab
terhadap lingkungan, selain
meningkatkan kinerja yang berorientasi
pada profit dan pengembangan people,
Semen Padang juga memberdayakan,
mengembangkan dan mensinergikan
seluruh sumber daya yang ada dengan
wawasan lingkungan atau planet. Pada
akhirnya, orientasi ini menciptakan
kinerja yang merangkul aspek
keberlanjutan Perusahaan pada skema
Triple Bottom Line yang terdiri dari
Profit, People, dan Planet.
Sekilas Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan
338
Pendahuluan
340
Visi dan Misi CSR
342
Metodologi dan Roadmap
342
Kebijakan CSR
342
Struktur Organisasi
Pengelolaan CSR
344
Profil Pengelola CSR
346
Strategi CSR
347
Rencana dan Realisasi Kegiatan
CSR Semen Padang
348
Anggaran CSR
349
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan terhadap
Lingkungan
350
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan terhadap
Kesehatan dan Keselamatan
Kerja (K3)
352
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan terhadap
Pengembangan Sosial dan
Kemasyarakatan
356
Tanggung Jawab Perusahaan
terhadap Produk dan
Pelanggan
359
Dampak Kualitatif atas
Pelaksanaan Kegiatan CSR bagi
Stakeholder dan Perusahaan
361
Rencana Milestone CSR Tahun
2017
362
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
338
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
SEKILAS TANGGUNG JAWAB
SOSIAL PERUSAHAAN
43.117
ton
CO2e Emisi GRK
yang dikurangi dari
pengoperasian WHRPG
RP
INDUSTRI HIJAU
391
245
orang SISWA SLTP
orang SISWA SD
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
53 MILIAR
Investasi Lingkungan Hidup
210
orang SISWA SLTA
26
orang MAHASISWA
Tinjauan Pendukung Bisnis
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
339
2,4
2.407
PROPER HIJAU
Ha
Penanaman
Lahan 2016
Pohon
184
91%
RP
Mitra Binaan
Kota Padang
9,17 miliar
189
PENYALURAN DANA
PINJAMAN
Mitra Binaan
Luar Kota Padang
Efektivitas
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
340
pendahuluan
Judul foto:
Penanaman Pohon
Lokasi foto:
Taman reklamasi Semen Padang
Keterangan foto:
Penghijauan merupakan salah satu program rutin yang
dilakukan semen padang untuk turut melestarikan
lingkungan.
Semen Padang menyadari bahwa sebagai entitas bisnis,
keberadaan Perusahaan yang bertujuan untuk menciptakan
profit, harus memberikan kontribusi bagi lingkungan
Tanggung jawab Perusahaan
tidak lagi pada single bottom line,
yang hanya memperhatikan
kondisi keuangan saja, tetapi juga
memasukkan masalah
sosial dan lingkungan
dan masyarakat serta pembangunan nasional secara
berkelanjutan. Oleh karena itu, dalam menjalankan kegiatan
usaha, Semen Padang senantiasa fokus untuk menghasilkan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
keuntungan, secara bersamaan menyelenggarakan program
dan kegiatan tanggung jawab sosial atau Corporate Social
Responsibility (CSR).
Dalam perkembangannya, pertanggungjawaban laporan
keuangan diharapkan tidak hanya memperhatikan
kepentingan para pemegang saham tetapi juga
memperhatikan kepentingan para stakeholder secara
keseluruhan. Oleh karena itu, tanggung jawab Perusahaan
tidak lagi pada single bottom line, yang hanya memperhatikan
kondisi keuangan saja, tetapi juga memasukkan masalah
sosial dan lingkungan (triple bottom line) (Wibisono, 2007).
Semen Padang mewujudkan kegiatan tanggung jawab
terhadap masalah sosial dan lingkungan dalam bentuk
kegiatan CSR.
Pelaksanaan program CSR merupakan amanat dari Undangundang No. 40 Tahun 2007 pasal pertama tentang Perseroan
Terbatas dimana tanggung jawab sosial dan lingkungan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
341
Semen Padang menyadari
bahwa kesinambungan
dan pencapaian kinerja
Perusahaan, tidak hanya
ditentukan oleh kinerja
yang berkualitas tetapi juga
oleh hubungan harmonis
antara Perusahaan dengan
masyarakat dan lingkungan
menjadi komitmen Perusahaan untuk berperan serta dalam
pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara
berkelanjutan.
Semen Padang menyadari bahwa kesinambungan dan
pencapaian kinerja Perusahaan, salah satunya ditentukan
oleh hubungan harmonis antara Perusahaan dengan
masyarakat dan lingkungan. Di tengah-tengah persaingan
bisnis industri semen nasional, Semen Padang senantiasa
menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan bisnis yang
berkelanjutan. Untuk itu, Semen Padang memandang perlu
merealisasikan dan menyempurnakan program CSR sebagai
wujud kepedulian terhadap lingkungan, pemberdayaan
masyarakat sekitar dan peningkatan hubungan dengan
stakeholders. Selain itu, pelaksanaan program CSR juga
menjadi upaya Perusahaan untuk berperilaku etis dan
berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang
berkelanjutan, secara bersamaan meningkatkan kualitas
hidup karyawan.
Semen Padang menggunakan Triple Bottom Line (Planet,
People, dan Profit) sebagai parameter yang perlu
mendapatkan perhatian yang sama untuk meningkatkan
Semen Padang menggunakan
Triple Bottom Line (Planet,
People, dan Profit)
daya saing perusahaan. Dengan kehadiran ISO 26000 SR
sebagai acuan mutakhir dalam melaksanakan tanggung
jawab sosial dengan tujuh core subject yaitu: Tata kelola,
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
342
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
ketenagakerjaan, hak asasi manusia, konsumen, operasional
berkeadilan, keterlibatan dan pengembangan masyarakat
serta lingkungan, dinilai sangat relevan dan align dengan
Triple Bottom Line, sehingga dalam menjalankan strategi
Perusahaan diharapkan dapat terus berkesinambungan
dengan mengadopsi ISO 26000 dalam kebijakan CSR Semen
Padang.
Kebijakan CSR Semen Padang
berlandaskan pada misi CSR
Semen Padang yaitu 7 (tujuh)
prinsip utama
VISI DAN MISI CSR
VISI
Memberdayakan masyarakat dengan mengoptimalkan
sumber daya dalam meningkatkan citra dan nilai perusahaan
secara berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.
MISI
1. Menjaga citra perusahaan melalui peningkatan kualitas
hubungan yang baik dengan stakeholder.
2. Menerapkan GCG dan meningkatkan tanggung jawab
sosial dalam rantai nilai perusahaan.
3. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat
4. Membina hubungan industrial serta mengembangkan
sumber daya manusia.
5. Menghargai budaya dan tradisi kearifan lokal serta
penghormatan terhadap HAM.
6.Meminimalisir dampak operasional, meningkatkan
penggunaan sumber daya yang berkelanjutan serta
menjaga kelestarian lingkungan.
7. Meningkatkan kualitas dan layanan pendidikan serta
keterampilan masyarakat yang berkesinambungan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
METODOLOGI DAN ROADMAP CSR
Semen Padang merancang target dan melaksanakan program
CSR secara sistematis dan terpadu yang dilakukan dengan
metode partisipatif, yaitu dengan memberdayakan potensi
daerah yang ada agar dapat meningkatkan kemampuan,
penghasilan serta kemakmuran bagi masyarakat dan
lingkungan secara berkelanjutan. Dalam jangka panjang,
Semen Padang melakukan evaluasi dan monitoring atas
program-program CSR yang dilakukan agar programprogram CSR tersebut dapat mencapai tujuan serta roadmap
yang telah ditetapkan.
KEBIJAKAN CSR
Semen Padang berperan aktif dalam pembangunan ekonomi
berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan
dan lingkungan yang bermanfaat bagi Perusahaan,
lingkungan masyarakat, dan generasi yang akan datang.
Komitmen tersebut direalisasikan dengan penetapan
kebijakan pengelolaan berbagai program CSR yang terarah,
terprogram, dan konsisten.
Kebijakan CSR Semen Padang berlandaskan pada misi CSR
Semen Padang yaitu 7 (tujuh) prinsip utama kebijakan
tanggung jawab sosial yang telah menjadi komitmen untuk
membimbing kemajuan Semen Padang adalah sebagai
berikut:
1. Layanan konsumen
Semen Padang berupaya meningkatkan kinerja melebihi
harapan pelanggan Semen Padang dalam menciptakan
hubungan yang berkelanjutan dan bermanfaat.
2. Tata Kelola Organisasi
Semen Padang sepenuhnya berkomitmen untuk menjadi
panutan dalam industri persemenan dengan memperkuat
peran dan fungsi di semua jajaran lini dalam struktur
organisasi, kepercayaan para pemangku kepentingan
dalam meningkatkan nilai-nilai dan etos kerja serta
mempertahankan keberlanjutan jangka panjang. Dengan
praktik-praktik etika yang baik, bertanggung jawab,
transparansi, keadilan, independensi dan akuntabilitas
untuk mencapai visi, misi dan tujuan.
3. Praktik operasional yang adil
Semen Padang memastikan keadilan dan integritas dalam
membina hubungan dengan pemangku kepentingan
sesuai hukum dan peraturan yang berlaku, bebas
dari korupsi dan suap, netralitas dalam isu-isu politik,
berkompetisi dengan adil, mempromosikan tanggung
jawab sosial dalam rantai nilai bisnis, menghargai hak
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
343
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
cipta, aksesibilitas atas pelayanan yang esensil serta
edukasi dan penyadaran terhadap pelanggan.
4. Keterlibatan dan Pengembangan Masyarakat
Dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada serta
komitmen seluruh pemangku kepentingan melakukan
pemberdayaan
masyarakat
melalui
peningkatan
pembangunan pendidikan dan budaya, penciptaan
lapangan kerja, peningkatan keterampilan dan kekayaan,
pengembangan dan akses teknologi, kesehatan dan
investasi sosial yang bertanggung jawab.
5. Praktik ketenagakerjaan
Semen Padang memastikan kualitas hubungan industrial
yang memenuhi bahkan melebihi yang dibutuhkan
oleh perundang-undangan dan berkomitmen untuk
mengembangkan Sumber Daya Manusia.
6. Hak asasi manusia
Semen Padang menghargai budaya dan tradisi (kearifan
lokal) serta penghormatan terhadap HAM. Mendukung
anti diskriminasi (agama, jenis kelamin, suku dan status
sosial), perlindungan hak (keselamatan dan kesehatan
di tempat kerja, jam kerja, kompensasi) dan kebebasan
berserikat (hak berorganisasi, hak mengemukakan
pendapat, hak sosial).
7.Lingkungan
Semen Padang berkomitmen untuk meminimalisasi
dampak operasional, meningkatkan penggunaan sumber
daya yang berkelanjutan serta menjaga kelestarian
lingkungan dengan
budaya Perusahaan.
menginternalisasikannya
dalam
Program CSR Semen
Padang merupakan wujud
atas implementasi visi dan misi
Perusahaan dalam
mengembangkan “industri
berwawasan lingkungan”
Kebijakan CSR Semen Padang dikomunikasikan kepada
seluruh stakeholder serta diimplementasikan secara konsisten
dan dievaluasi untuk peningkatan secara berkelanjutan.
Program
CSR
Semen
Padang
merupakan
wujud
atas implementasi visi dan misi Perusahaan dalam
mengembangkan “industri berwawasan lingkungan”, yang
merupakan strategi Perusahaan untuk meningkatkan daya
saing, sehingga tetap tumbuh dan berkembang secara
berkesinambungan; berlandaskan Triple Bottom Line yang
diselaraskan dengan best practice ISO 26000 SR.
Gambar Triple Bottom line
PROFIT
Suara Konsumen
Praktik Operasional yang
Berkeadilan
PLANET
Lingkungan Hidup
PEOPLE
Pelibatan dan Pemberdayaan
Masyarakat, Hak Azasi Manusia,
Praktik Ketenagakerjaan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
344
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Skema Triple Bottom Line terintegrasi dengan Core Subject ISO 26000
ON
AL
OR
GA
N
I
TI
ZA
Community Involvement &
Development
1
Consumer Issues
2
Labour Proces
1
1
Sustainable
& Balance
PROFIT
The Environment
PLANET
GO
VE
RN
AN
CE
3
Operating Practices
Human Right
2
PEOPLE
STRUKTUR ORGANISASI PENGELOLA CSR
Guna mendukung pelaksanaan kegiatan program CSR, Semen Padang telah menunjuk secara formal unit kerja yang mengelola
kegiatan CSR setiap tahun. Dalam perjalanannya, telah terjadi beberapa kali penyempurnaan organisasi yang melaksanakan
kegiatan program CSR tersebut. Adapun struktur organisasi pengelolaan CSR Semen Padang saat ini ditetapkan dalam Surat
Keputusan Direksi No. SM.02.02/080/KD/DESDM/06.16 tanggal 28 Juni 2016 adalah sebagai berikut:
Struktur Organisasi Pengelola CSR
Direktur Utama
Departemen Komunikasi
& Sarana Umum
Biro CSR
Bidang Pemberdayaan
Pendidikan,
Kesehatan Sosial &
Lingkungan Hidup
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Bidang Pemberdayaan
Ekonomi
Bidang Keuangan &
Administrasi
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
345
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Tabel Uraian Tugas Pejabat CSR
Jabatan
Direktur Utama
Nama
Ir. Benny Wendry, MM
Urain Tugas
1. Menetapkan kebijakan dan sasaran Key Performance Index (KPI) program
CSR.
2. Memastikan kesesuaian kebijakan dengan program-program CSR.
3. Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi program CSR.
Dept. Komunikasi & Sarana
Umum
Iskandar Zulkarnain Lubis, ST,
MM
1. Mengkoordinir penyusunan Rencana Jangka Panjang (RJP) bersama partner,
pelaksanaan survei dan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
2. Mengkoordinir pelaksanaan RKA.
3. Memastikan efektivitas pelaksanaan RKA, termasuk pencapaian KPI program
CSR.
4. Memutuskan penyaluran program dan pembinaan, dalam pemberdayaan
ekonomi yang diberikan.
5. Melakukan kerja sama dengan unit-unit lainnya dalam penyusunan
program.
6. Bekerja sama dengan unit-unit lainnya dalam hal penyusunan program.
7. Pengawasan terhadap pelaksanaan program.
8. Memastikan kesesuaian kebijakan dengan program-program CSR.
9. Mengevaluasi efektivitas kebijakan program CSR.
Kepala Biro CSR
Dasril, SE, Akt
1. Melakukan penyusunan RJP dan RKA bersama partner.
2. Melaksanakan RKA.
3. Memastikan efektivitas pelaksanaan program sesuai RKA termasuk
pencapaian KPI program CSR.
4. Melakukan evaluasi efektivitas penyaluran program CSR.
5. Memutuskan pelaksanaan program yang diberikan.
6. Melakukan kerja sama dengan unit-unit lainnya dalam penyusunan
program.
7. Mengkoordinir penyusunan laporan realisasi kegiatan dan pencapaian KPI
bulanan program CSR.
8. Bertanggung jawab terhadap kebutuhan data dan dokumentasi audit
internal dan eksternal.
9. Mengevaluasi efektivitas perencanaan dan pelaksanaan program CSR.
Kepala Bidang pemberdayaan
pendidikan, kesehatan, sosial
dan lingkungan Hidup
Kasmawati, SE
1. Menyusun perencanaan, program dan pelaksanaan.
2. Melaksanakan program penyaluran secara efektif.
3.Melakukan monitoring dan evaluasi serta efektivitas terhadap program yang
telah dilaksanakan.
4. Mengkomunikasikan aktivitas program secara internal dan eksternal.
5. Menyusun laporan aktivitas secara periodik.
6. Mengevaluasi pelaksanaan program.
7. Bertanggung jawab terhadap kebutuhan data dan dokumentasi audit
internal dan eksternal.
Kepala Bidang Pemberdayaan
Ekonomi
Syafrianto Rusli
1. Menyusun perencanaan, program dan pelaksanaan.
2. Melaksanakan penyaluran program secara efektif.
3.Melakukan monitoring dan evaluasi serta efektivitas terhadap program yang
telah dilaksanakan.
4. Mengkomunikasikan aktivitas program secara internal dan eksternal.
5. Menyusun laporan aktivitas secara berkala.
6. Bertanggung jawab terhadap kebutuhan data dan dokumentasi audit
internal dan eksternal.
7. Mengevaluasi pelaksanaan program.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
346
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Jabatan
Kepala Bidang Keuangan dan
Administrasi
Nama
Delfiadri
Urain Tugas
1. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran.
2. Melaksanakan fungsi kontrol atas anggaran Biro CSR.
3. Melaksanakan fungsi akuntansi dan keuangan.
4. Menyusun laporan evaluasi efektivitas penyaluran Program CSR.
5. Menjalankan fungsi verifikasi dan administrasi CSR.
6. Membuat pelaporan atas kegiatan CSR secara berkala (bulanan dan
tahunan).
7. Menyiapkan dan bertanggung jawab terhadap bahan presentasi, publikasi,
kebutuhan data dan dokumentasi audit internal dan eksternal.
8. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Information Communication
Technology (ICT) di CSR.
Profil Pengelola CSR
DEPARTEMEN KOMUNIKASI & SARANA UMUM
BIRO CSR
Iskandar Zulkarnain Lubis, ST. MM
Dasril, SE, Akt
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir di
Kotanopan tanggal 26 Juni tahun 1970, berusia 46 tahun.
Lulusan S1 Teknik Pertambangan ITB dan S2 Magister
Manajemen UPI Padang. Sebelum menjadi Kepala
Departemen Komunikasi & Sarana Umum, berbagai jabatan
telah diraihnya, diantaranya adalah menjabat sebagai
Kepala Biro CSR (2014-2016), Kepala Biro Humas (2016),
Kepala Bidang Penambangan Batu Kapur (2002-2005),
Kepala Bidang Pengolahan dan Transportasi Batu Kapur
(2005-2008), Staf Perencanaan Pengembangan Tambang
(2008-2009), Kepala Biro TPM (2009-2011), Kepala Biro
Penambangan (2011-2012), Senior Manager of Offsite dan
Mining Project Indarung VI (2012-2014).
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Padang. Lahir di
Bukittinggi tanggal 2 April tahun 1972, berusia 44 tahun.
Lulusan S1 Akuntansi Universitas Andalas Padang. Sebelum
menjadi Kepala Biro CSR (2016-sekarang), berbagai jabatan
telah diraihnya, diantaranya adalah menjabat sebagai staf
Biro Perbendaharaan (1999-2000), Kepala Bidang Hutang
Piutang (2000-2002), Kepala Bidang Akuntansi Hutang
(2002-2006), Staf Perencanaan Pemasaran (2006-2010),
Direktur PT Sepatim Batamtama (2010-2012), Kepala Bidang
Administrasi Perbendaharaan (2012-2014), Kepala Bidang
Keuangan & Administrasi CSR (2014-2016).
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
347
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
STRATEGI CSR
Sejalan dengan konsep Triple Bottom Line dan ISO 26000 SR,
Semen Padang telah menyusun strategic flagship CSR yang
disesuaikan dengan arah pengembangan Perusahaan, yaitu:
1. Membangun Perusahaan berkinerja unggul (Profit)
2.Membangun dan memberdayakan SDM unggulan
(People)
3. Pelestarian lingkungan dan konversi energi (Planet)
Gambar Organisasi Pengelola CSR Organization Structure of
CSR
semen padang
campin nagari
semen padang
ELOK nagari
semen padang
PANDAI nagari
semen padang
PADULI nagari
Merujuk kepada strategic flagship tersebut, Semen
Padang menjabarkan CSR dalam pilar-pilar program yang
dilaksanakan secara sinergi bekerjasama dengan segenap
pemangku kepentingan. Adapun pilar-pilar program CSR
Semen Padang meliputi CAMPIN Nagari, Semen Padang
PANDAI Nagari, Semen Padang PADULI Nagari dan Semen
Padang ELOK Nagari.
CAMPIN Nagari
Merupakan program-program yang mendukung misi CSR
Semen Padang terkait core subject ISO 26000 SR-Operasional
yang berkeadilan, Tata Kelola dan Suara Konsumen. Beberapa
program utama yang dilaksanakan melalui CAMPIN Nagari
antara lain:
1. Program Pemasaran: sertifikasi pekerja konstruksi/tukang,
program perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan,
produk dan pelayanan yang berkelanjutan.
2. Program Litbang dan Jaminan Kualitas: Inovasi produk
turunan semen untuk konstruksi berkelanjutan
3.Implementasi Governance, risk dan compliance secara
terpadu
Semen
Padang menjabarkan CSR dalam
pilar-pilar program yang
dilaksanakan secara sinergi
bekerjasama dengan segenap
pemangku kepentingan
Semen Padang PANDAI Nagari
Merupakan program yang mendukung misi CSR Semen
Padang terkait core subject ISO 26000 SR-Ketenagakerjaan.
Semen Padang PANDAI Nagari memiliki beberapa program
utama antara lain:
1.Implementasi Human Capital Master Plan (HCMP) yang
terdiri dari: Leadership Development Program (LDP),
Talent Management (TM), Knowledge Management
(KM), dan Specialization.
2. Mendorong terjalinnya hubungan sosial pekerja dan
dialog sosial.
3. Memastikan terpenuhinya hak-hak dasar pekerja; kondisi
kesejahteraan, asuransi, kesehatan dan keselamatan
serta kualitas pelayanan pekerja.
Semen Padang PADULI Nagari
Merupakan program-program yang mendukung misi
CSR Semen Padang terkait core subject ISO 26000 SR.
Semen Padang PADULI Nagari menjadi salah satu program
pemberdayaan dan pengembangan masyarakat serta hak
azasi manusia, dengan program utama antara lain:
1. Lumbung Nagari; Peningkatan produktivitas peternakan,
perikanan dan pertanian, kemitraan untuk Mitra binaan,
dukungan pemasaran untuk produk Mitra binaan, dan
pengembangan ecopreneurship.
2. Sehat Nagari; Perbaikan gizi ibu dan anak, revitalisasi
posyandu, serta kampanye lingkungan dan perilaku
hidup sehat.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
348
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
3. Pengembangan Pendidikan Keterampilan dan Budaya;
beasiswa berprestasi, sekolah hijau (adiwiyata), dan Loka
Latihan Keterampilan (Lolapil).
4. Investasi sosial terhadap pembangunan infrastruktur dan
penguatan kelembagaan sosial masyarakat
Semen Padang Elok Nagari
merupakan sebagai bentuk
komitmen dalam Penggunaan
teknologi ramah lingkungan dan
menurunkan konsumsi energi fosil
Semen Padang ELOK Nagari
Merupakan program-program yang mendukung misi CSR
Semen Padang terkait core subject ISO 26000 SR-Lingkungan
Hidup. Beberapa program utama Semen Padang ELOK
Nagari antara lain:
1. Pengendalian emisi.
2. Pengendalian limbah cair.
3. Pengelolaan limbah padat.
4. Penggunaan energi terbarukan dan ramah lingkungan.
5.
Penggunaan
teknologi
ramah
lingkungan
dan
menurunkan konsumsi energi fosil.
6. Keanekaragaman hayati.
7. Lingkungan hijau
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
RENCANA DAN REALISASI KEGIATAN CSR SEMEN
PADANG
Pada tahun 2016, rencana dan realisasi kegiatan CSR Semen
Padang difokuskan pada beberapa bidang meliputi:
1.Tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan,
berhubungan dengan kegiatan operasional Perusahaan,
seperti penggunaan material, energi yang ramah
lingkungan dan dapat didaur ulang melalui sistem
pengolahan limbah Perusahaan, mekanisme pengaduan
masalah lingkungan, serta hal terkait lainnya.
2. Tanggung jawab perusahaan terhadap ketenagakerjaan
serta kesehatan dan keselamatan kerja, berhubungan
dengan kebijakan Perusahaan terhadap para karyawan
seperti kesetaraan gender dan kesempatan kerja, sarana
dan keselamatan kerja, tingkat turnover karyawan,
tingkat kecelakaan kerja, remunerasi, mekanisme
pengaduan masalah ketenagakerjaan, serta hal terkait
lainnya.
3. Tanggung jawab perusahaan terhadap pengembangan
sosial dan kemasyarakatan, berhubungan dengan
pemberdayaan masyarakat baik yang ada disekitar
perusahaan maupun di luar lingkungan perusahaan,
penggunaan tenaga kerja lokal, pemberdayaan
masyarakat sekitar perusahaan, perbaikan sarana dan
prasarana sosial, bentuk donasi lainnya, komunikasi
mengenai kebijakan dan prosedur anti korupsi, pelatihan
mengenai anti korupsi, dan hal terkait lainnya.
4.Tanggung jawab perusahaan terhadap pelanggan,
berhubungan dengan kebijakan tanggung jawab produk
atau jasa yang dihasilkan Perusahaan, seperti kesehatan
dan keselamatan konsumen, informasi produk, sarana,
jumlah dan penanggulangan atas pengaduan konsumen,
dan hal terkait lainnya.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
349
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Gambar Framework Program CSR Semen Padang
Permberdayaan dan
Pengembangan Masyarakat
01
Praktik
Operasional
Citra Perusahaan
Harapan
Masyarakat
SUSTAINABILITY
GROWTH
02
Kepatuhan
Hukum
Lingkungan Hidup
dan HAM
03
Pelestarian
Lingkungan
Kesuksesan program CSR Semen Padang dapat dicapai
dengan adanya komitmen jajaran manajemen dan seluruh
stakeholder, serta dukungan sumber daya berupa kebijakan,
sumber daya manusia, organisasi pendukung, anggaran
dan modal sosial, sehingga dapat mengatasi potensi risiko
sosial akibat kesenjangan sosial dan ekonomi serta dampak
lingkungan yang ditimbulkan.
Pengembangan
Daya Saing
dan kemasyarakatan selain bersumber dari dana yang
dialokasikan Perusahaan, juga berasal dari alokasi laba
bersih Perusahaan tahun sebelumnya, sisa dana PKBL
tahun sebelumnya, serta pengembalian dana pinjaman,
pendapatan jasa administrasi pinjaman dan pendapatan jasa
giro yang diterima pada tahun berjalan.
ANGGARAN CSR
Semen Padang terus mendorong pelaksanaan kegiatan CSR
sebagai suatu program yang disusun dengan memperhatikan
kebutuhan dan keberlanjutan program dalam jangka
panjang untuk menciptakan keseimbangan antara
Perusahaan, masyarakat dan lingkungan sekitar.
Sumber dana program CSR Semen Padang berasal dari
biaya Perusahaan yang dianggarkan dalam RKAP (Rencana
Kerja Anggaran Perusahaan). Dana tanggung jawab
sosial Perusahaan dalam bidang pengembangan sosial
Semen Padang terus
mendorong pelaksanaan kegiatan
CSR sebagai suatu program yang
disusun dengan memperhatikan
kebutuhan dan keberlanjutan
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
350
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
TERHADAP LINGKUNGAN
Semen Padang berkomitmen untuk meminimalisasi dampak
operasional, meningkatkan penggunaan sumber daya yang
berkelanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan dengan
menginternalisasikan dalam budaya Perusahaan melalui
program “Semen Padang ELOK Nagari”.
MELESTARIKAN LINGKUNGAN DAN KONVERSI
ENERGI (PLANET)
Semen Padang senantiasa berupaya untuk melestarikan
Lingkungan dan Konversi Energi (Planet) sebagai bagian
program tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan
program ini, Semen Padang melestarikan hutan Nagari
berbasis masyarakat dengan sinergi bersama Dinas
Kehutanan Provinsi Sumatera Barat dan Fakultas Pertanian
Universitas Andalas Padang.
Semen Padang melestarikan
hutan Nagari berbasis masyarakat
Program ini diwujudkan dalam bentuk model hutan nagari
dengan membudidayakan bibit gaharu dan buah-buahan
yang bermutu di sekitar lingkungan, yang dilaksanakan
dalam bentuk:
1. Penanaman pohon sebanyak 2.407 pohon dengan luas
mencapai 2,4 hektar.
2. Pelatihan kepada masyarakat terkait penanaman.
3. pemeliharaan pohon Gaharu serta pembuatan produk
dari tanaman dan buah-buahan yang bermutu.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Adapun target atau rencana dari program ini diantaranya:
1. Meningkatkan perekonomian masyarakat.
2. Mengatasi emisi debu.
3. Mengatasi pengangguran di lingkungan perusahaan.
Program yang dilaksanakan dengan melibatkan kelompokkelompok tani di 3 (tiga) wilayah/kelurahan. Kelompok tani
menyiapkan lahan pertanian milik mereka untuk ditanami
bibit pohon gaharu. Hingga akhir tahun 2016, jumlah
anggota kelompok tani sebanyak 24 orang yang terbagi
menjadi 3 (tiga) kelompok dan jumlah bibit pohon gaharu
yang ditanam sebanyak 3300 batang.
TANGGUNG JAWAB TERHADAP OPERASIONAL
PERUSAHAAN
Komitmen Semen Padang untuk menciptakan industri
hijau, tercermin dari visi dan misi yaitu menjadi perusahaan
persemenan yang andal, unggul dan berwawasan
lingkungan di Indonesia bagian barat dan Asia Tenggara.
Sedangkan misi Semen Padang adalah memberdayakan,
mengembangkan, dan mensinergikan sumber daya
Perusahaan yang berwawasan lingkungan.
Selama Tahun 2016, kegiatan yang telah dilakukan untuk
menciptakan green industry adalah sebagai berikut:
1. Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG)
Semen Padang berperan aktif dalam mengurasi
emisi salah satunya adalah menggunakan gas buang.
Pemanfaatan WHRPG memberikan dampak positif
diataranya mengurangi pemakaian air pada sistem
proses gas conditioning tower, meningkatkan recyle air,
mengurangi emisi CO2 sekitar 43.117 ton per tahun
2. Pencegahan Polusi
Semen Padang menjamin operasi bisnis ramah
lingkungan, selaku industri manufaktur disektor
persemenan, tindakan pencegahan polusi atas udara, air
dan tanah menjadi sangat prioritas.
Semen Padang menyusun program untuk mengurangi
emisi debu, melalui peningkatan performa Electro Static
Precipirator (ESP). Prinsip kerja ESP didasarkan atas partikel
bermuatan listrik yang dilewatkan dalam satu medan
elektrostatik.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
351
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Gambar Electro Static Precipirator
sebagai subtitusi batu bara dan pembangunan WHRPG,
dari pemakaian uap panas dari kiln. Seluruh kegiatan ini
dilakukan untuk menghemat energi dan memanfaat limbah.
Untuk pengendalian emisi udara, Semen Padang melakukan
penambahan alat dengan sistem yang canggih sebagai filter
debu. Filter ini menyaring debu dalam dua tahap dengan
teknologi baru. Tahap pertama, debu disaring oleh separator,
dan selanjutnya disaring lagi oleh Electrostatic Precipirator
(EP). Udara dari EP inilah yang boleh keluar menjadi udara
ambient. Setiap cerobong udara ambient, dipasang sensor
untuk pengukur emisi secara realtime dan keluar dalam
bentuk grafik.
3. Program Green Belt
Semen Padang juga melaksanakan program green belt,
merupakan penyediaan lahan penghijauan di daerah
perkotaan atau perumahan, bertujuan untuk melindungi
lingkungan alami atau semi alami dan meningkatkan
kualitas udara.
Penanaman pohon produktif merupakan komitmen dan
dukungan Semen Padang terhadap Program Adiwiyata
dengan memberikan pohon produktif berupa bibit
mangga, sirsak, lengkeng, jambu air, sawo dan jambu biji
kepada sekolah-sekolah di Kota Padang. Selama tahun
2016, Semen Padang berinvestasi untuk lingkungan
hidup sebesar Rp53 miliar.
PEMANFAATAN SUMBER DAYA YANG
BERKELANJUTAN
Semen Padang berkomitmen terhadap kinerja lingkungan
serta senantiasa konsisten dalam pengelolaan serta
pemanfaatan sumber daya terbarukan, melalui efisiensi
dan pengolahan menjadi sumber daya yang terkonversi
atau dapat terpakai kembali, seperti pemakaian energy
alternative (AFR), konservasi air, efisiensi pemakaian energi
dan material, serta penggunaan material dan energi yang
ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.
Dalam mengurangi dampak lingkungan, Semen Padang
menjalankan prinsip 3R (Reduce, Reuse and Recycle),
melalui program inovasi untuk me-reduce biaya pemakaian
energi listrik, seperti penggantian bola neon dengan LED,
pemakaian oli bekas menjadi pelumas, pemanfaatan biomas
Melalui Biro Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan
Hidup (K3LH) Departemen Quality Assurance & SHE, Semen
Padang memberdayakan sistem pengolahan limbah padat
dan cair. Seluruh limbah dipilah antara limbah B3 atau bukan
B3, seperti oli, grease dan majun dimanfaatkan sebagai
bahan Alternative Fuel Reduce (AFR) sedangkan limbah
Semen Padang berkomitmen
terhadap kinerja lingkungan
serta senantiasa konsisten dalam
pengelolaan serta pemanfaatan
sumber daya terbarukan
B3 seperti lampu TL, accu bekas, drum bekas oli, cartridge
dan botol kimia, untuk pengelolaan lebih lanjut diserahkan
pada pihak ketiga yang mempunyai izin. Semen Padang juga
telah memanfaatkan limbah untuk mensubtitusi bahan baku
utama antara lain penggantian pasir besi dengan copper
slag dan sampah concrete, subtitusi tanah liat dengan
Drilling Cutting Cement (DCC), gypsum purified dan fly ash.
Semen Padang juga memanfaatkan biomass seperti sekam
padi, fiber sawit, serbuk gergaji, kertas bekas sebagai bahan
bakar alternatif.
PERUBAHAN IKLIM, MITIGASI, DAN ADAPTASI
Semen
Padang
senantiasa
beroperasi
dengan
mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Oleh karena itu,
dalam operasi bisnisnya, Semen Padang terus mengurangi
aspek dampak efek gas rumah kaca, seperti emisi CO2, Nitrose
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
352
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Oksida (N2O), Metan (CH4) sebagai komitmen berperan
dalam mitigasi dan adaptasi atas pemanasan global.
PROTEKSI LINGKUNGAN, KEANEKARAGAMAN
HAYATI (KE HATI) DAN PEMULIHAN SUMBER
DAYA ALAM
Semen Padang juga meminimalisir perubahan ekosistem
akibat operasi bisnis, khususnya terhadap habitat flora dan
fauna dalam suatu mata rantai kehidupan di alam serta fokus
dalam mengolah limbah-limbah berbahaya dan beracun
seperti limbah B3 dari operasi bisnis/industri.
PERLINDUNGAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
Terdapat 225 spesies hewan dan tumbuhan di taman Kehati
Semen Padang, diantaranya terdapat 6 tumbuhan langka
dan dilindungi (berdasarkan PP No. 7 tahun 1999 dan Cites
Red List). Untuk menambah keragaman spesies di Taman
Bagi Semen Padang,
karyawan merupakan aset
strategis Perusahaan
Kehati, dilakukan usaha pembibitan pohon langka yaitu
pohon Andalas. Pohon tersebut merupakan pohon langka
yang dilindungi, pohon Andalas merupakan pohon ciri khas
Sumatera Barat sesuai SK Mendagri No. 48 tahun 1999. Taman
Kehati Semen Padang merupakan satu-satunya taman kehati
yang melakukan pembibitan terhadap bibit pohon Andalas.
Semen Padang juga melakukan kegiatan reboisasi hutan
lindung di daerah Taman Hutan Raya Bung Hatta, hutan
Koto Baru, Gadut dan hutan Batu Busuk seluas 275 Hektar.
MEKANISME PENGADUAN MASALAH
LINGKUNGAN
Semen Padang mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang
bersifat memberi nilai atas lingkungan hidup, pelayanan
pemulihan masalah ekosistem serta upaya pemanfaatan
sumber daya alam, seperti tanah, air dan udara secara
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
berkelanjutan. Dalam hal terdapat keluhan yang diakibatkan
oleh kegiatan operasional Perusahaan terkait dengan
lingkungan, Semen Padang secara terbuka menerima
permasalahan tersebut dan menindaklanjuti seoptimal
mungkin. Seluruh stakeholder dapat memberikan masukan
dan saran serta pengaduan masalah lingkungan melalui
alamat email [email protected].
PERTIMBANGAN ASPEK LINGKUNGAN DALAM
PENYALURAN PINJAMAN BERGULIR
Sebagai perusahaan semen yang peduli terhadap
perekonomian masyarakat Sumbar, Semen Padang melalui
Biro Corporate Social Responsibility (CSR), menyalurkan
pinjaman modal usaha kepala pelaku UMKM di Sumatera
Barat. Salah sarat utama yang menjadi pertimbangan aspek
dalam penyaluran pinjaman modal usaha adalah aspek
lingkungan.
Pinjaman modal usaha yang dikucurkan ini merupakan
Program Kemitraan yang sudah berjalan sejak 1987. Pelaku
UMKM yang menjadi mitra binaan, secara rutin dilakukan
kunjungan kepada seluruh mitra binaan dengan tujuan,
untuk mengetahui apakah ada kendala yang dialami oleh
mitra binaan dalam mengembangan usahanya.
SERTIFIKASI LINGKUNGAN HIDUP
Sebagai bukti komitmen dari program CSR sampai dengan
tahun 2016, Semen Padang telah memperoleh sertifikasi
dibidang lingkungan yaitu Sertifikat ISO 14001:2004/SNI
19-14001:2005 dari Sucofindo International Certification
Services dengan masa berlaku 25 Januari 2015 sampai 24
Januari 2018.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
TERHADAP KESEHATAN DAN KESELAMATAN
KERJA (K3)
Bagi Semen Padang, karyawan merupakan aset strategis
Perusahaan. Oleh karena itu, Semen Padang senantiasa
menciptakan suasana dan lingkungan kerja yang aman
dan nyaman bagi karyawan. Semen Padang berkomitmen
untuk memberikan kualitas hubungan dengan karyawan
yang memenuhi bahkan melebihi persyaratan perundangundangan dalam mengembangkan sumber daya manusia
melalui program “Semen Padang Pandai Nagari”.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
353
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
MEMBANGUN DAN MEMBERDAYAKAN SDM
UNGGULAN (PEOPLE), PROGRAM KEGIATAN
PERLAKUAN SETARA BAGI SELURUH
KARYAWAN
Dalam bidang hak asasi manusia yang meliputi aspek
ketenagakerjaan, Semen Padang mengacu pada Perjanjian
Kerja Bersama (PKB) antara manajemen Semen Padang
dengan Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) yang telah
disahkan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Padang pada
tanggal 8 Januari 2016 di Padang. Ketentuan tersebut
mengatur mengenai hak dan kewajiban Semen Padang dan
karyawan sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan yang
berlaku. Selain itu, Semen Padang juga telah memiliki Code
of Conduct dan peraturan disiplin karyawan dalam mengatur
hubungan Semen Padang dan karyawan secara lebih lanjut.
Semen Padang melaksanakan aktivitas tanggung jawab
sosial dalam bidang ketenagakerjaan, yang diterapkan
dengan memperhatikan aspek sebagai berikut:
1.Kesetaraan, suku, agama, ras, dan golongan sesuai
dengan amanat Undang-undang No. 13 tahun 2003.
Aspek kesejahteraan, membentuk Lembaga Kerja
Sama (LKS) Bipartit di tingkat perusahaan, penerapan
sistem pengupahan yang berkeadilan, memberikan
perlindungan kesehatan, perawatan karyawan dan
keluarganya, memberikan program Jamsostek, Asuransi
Jiwa, Dana Pensiun, memberikan bonus, cuti, insentif dan
Tunjangan Hari Raya.
2. Aspek keselamatan kerja, Semen Padang menjalankan
SMK3, menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, serta
memberikan perlengkapan kerja.
3. Aspek Pengembangan, dengan mengadakan pelatihan
yang sesuai dengan kompetensi tenaga kerja berdasarkan
Training Need Analisyst untuk mencapai Human Capital
Resources Management (HCRM).
Pada tahun 2016, Semen Padang menerapkan metode
dynamic learning dalam melakukan Analisis Kebutuhan
Training (Training Need Analysis), yaitu program pembinaan
dan pelatihan karyawan yang ditekankan pada pemenuhan
kebutuhan pengembangan karyawan, untuk mendukung
pencapaian sasaran unit kerja (business needs). Sistem
penilaian kinerja karyawan yang selama ini berbasiskan
penilaian terhadap perilaku karyawan, pada tahun 2016
telah menggunakan sistem penilaian berbasiskan kinerja
dan kompetensi. Diharapkan dengan adanya perubahan ini
dapat meningkatkan iklim kerja karyawan dan selanjutnya
diharapkan akan lebih meningkatkan produktivitas kerja.
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KARYAWAN
Untuk menjamin ketersediaan tenaga kerja yang kompeten,
Semen Padang menyelenggarakan pelatihan dan kesempatan
pengembangan kompetensi karyawan. Program pelatihan
tahun 2016 masih berfokus untuk meningkatkan kompetensi
teknis. Total realisasi jumlah jam pelatihan tahun 2016
adalah 49,99 jam training/karyawan/tahun, dan mengalami
peningkatan dibandingkan tahun 2015 sebesar 40,21 jam
(119%) dengan tetap memperhatikan kualitas pelatihan.
Program pelatihan
tahun 2016 masih berfokus untuk
meningkatkan kompetensi
teknis
Pada tahun 2016 sebagai bentuk komitmen Semen Padang
terhadap program pengembangan karyawan, Semen Padang
telah mengalokasikan anggaran pelatihan bagi karyawan
sebesar Rp8,412 miliar. Selain itu, program pelatihan juga
diperkuat dengan aktivitas Knowledge Management, di
mana pada tahun 2016 tercapai sebesar 760 poin dari target
720 poin.
SURVEI KETENAGAKERJAAN
Semen Padang senantiasa berupaya memberikan kesempatan
kepada setiap karyawan untuk memberikan masukan terkait
dengan harapan karyawan yang diberikan oleh Semen
Padang guna meningkatkan keterikatan karyawan dengan
Perusahaan. Mekanisme yang ditempuh antara lain melalui
kegiatan family gathering, festival, dan leader café.
Tahun 2016 Semen Padang telah melakukan survei
ketenagakerjaan berupa survei Working Climate Index (WCI)
pada kuartal keempat dengan indikator penilaian sebagai
berikut:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
354
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
No.
2016
Predikat
1
Komitmen Perusahaan
Jenis WCI
4,25
Sangat Puas
Pensiun
2
Komunikasi Pekerja
4,11
Sangat Puas
Meninggal
3
Kerja Sama Tim
4,32
Sangat Puas
Mengundurkan Diri
2
2
1
4
Sistem Manajemen Kinerja
4,00
Sangat Puas
Total Pengurangan Karyawan
122
111
90
5
Kompensasi & Benefit
4,07
Sangat Puas
Total Penambahan Karyawan
332
0
0
6
Pelatihan & Pengembangan
3,91
Puas
37%
0%
0
7
Integrasi Hubungan Kerja &
Sosial
4,18
Sangat Puas
HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN MEKANISME
PENGADUAN MASALAH KETENAGAKERJAAN
Semen Padang mendukung penuh kebebasan karyawan
untuk berkumpul, berserikat, dan berpendapat melalui
Serikat Pekerja. Melalui Serikat Pekerja, seluruh karyawan
dapat mengadukan masalah ketenagakerjaan serta menjadi
wadah komunikasi dan aspirasi para karyawan, yang
senantiasa memberikan perlindungan hak tenaga kerja dan
keadilan dalam proses penegakan hukum bagi karyawan
Uraian
Tingkat Perputaran
2014
2015
2016
112
107
84
8
2
5
REMUNERASI KARYAWAN
Salah satu wujud perhatian yang diberikan Semen Padang
kepada karyawan adalah pemberian remunerasi yang sesuai
dengan kebutuhan karyawan dan kinerja Perusahaan.
Beberapa aspek remunerasi yang diberikan adalah sebagai
berikut:
1. Personal grade
2. Kinerja dan kompetensi
3.Jabatan
4. Periode kerja
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan yang dibayarkan
oleh Semen Padang sepanjang tahun 2016 mencapai Rp770
miliar.
RASIO GAJI TERTINGGI DAN TERENDAH
Rasio gaji tertinggi dan
terendah yang ada di lingkungan
Semen Padang 1:11,5
Informasi gaji tertinggi dan terendah yang ada di lingkungan
Semen Padang adalah sebagai berikut:
Uraian
Gaji Tertinggi dan Terendah
Rasio
1 : 11,5
IMPLEMENTASI KESEHATAN DAN
KESELAMATAN KERJA
melalui adanya serikat pekerja, Semen Padang memberi
kebebasan bagi para karyawan untuk bergabung dengan
serikat pekerja.
Hubungan konstruktif yang saling menghormati antara
Semen Padang dengan Serikat Pekerja dimanifestasikan
dalam bentuk kesepakatan dan aturan sebagaimana
tercantum dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yang
ditinjau dan diperbaharui secara berkala setiap 2 (dua) tahun
sekali.
TINGKAT TURNOVER
Pada tahun 2016, jumlah karyawan Semen Padang sebanyak
1.719 orang dengan jumlah turnover karyawan sebanyak
111 orang. Turnover karyawan Semen Padang selama 3 (tiga)
tahun terakhir tercermin pada tabel sebagai berikut:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Semen Padang meyakini bahwa lingkungan kerja yang
aman, nyaman dan sehat, dapat meningkatkan engagement
dan produktivitas karyawan. Oleh karena itu, melalui
penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) yang terintegrasi
dengan Sistem Manajemen Semen Padang (SMSP) dalam
segala aspek kegiatan operasional Persahaan. Seluruh
kegiatan dilakukan Semen Padang ditujukan untuk menjaga
hubungan ketenagakerjaan, kondisi kerja dan jaminan sosial
ketenagakerjaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Adapun kegiatan terkait keselamatan dan kesehatan kerja
dilingkungan Semen Padang di antaranya adalah sebagai
berikut:
1.Penyuluhan
2.Pencegahan
3.Pengobatan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
355
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Tahun
Unit
Seluruh Karyawan
Jumlah Dana
(Rp ribu) 2015
Jumlah Dana
(Rp ribu) 2016
29.800.000
29.800.000
TINGKAT KECELAKAAN KERJA DAN SARANA
KESELAMATAN KERJA
Sepanjang tahun 2016, tidak terdapat kecelakaan kerja yang
bersifat fatal selama proses operasional bisnis di lingkungan
Semen Padang. Informasi detait tingkat kecelakaan kerja
Semen Padang pada tahun 2016 sebagai berikut:
Uraian
First Aid
2016
4
Ringan
1
Berat*)
10
Fatal/ Meninggal
Jumlah
0
15
Semen Padang telah melakukan perencanaan, pengendalian,
tinjau ulang, dan umpan balik, perbaikan serta pencegahan
dalam upaya pencapaian keselamatan dan kesehatan kerja.
Dalam hal memitigasi serta penanggulangan tingkat
kecelakaan kerja di lingkungan Semen Padang, secara
periodik, dilakukan evaluasi terhadap penerapan program
untuk memastikan efektivitas penurunan risiko bahaya,
yang telah sesuai dengan rencana sebagaimana data yang
dimasukan dalam menetapkan langkah-langkah perbaikan
selanjutnya.
Semen Padang telah membentuk struktur organisasi Panitia
Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) dan
melakukan rapat koordinasi rutin untuk menghimpun dan
mengolah segala data dan atau permasalahan K3, serta
memformulasikan solusi dalam rangka memberikan saran
dan pertimbangan kepada manajemen yang berkaitan
dengan masalah K3.
3. Pemantauan dan pengukuran faktor fisik lingkungan
kerja, yang meliputi kebisingan, pencahayaan, getaran,
dan iklim kerja.
4.Pengukuran mikrobiologis meliputi air, udara, dan
pengukuran psikologi kerja.
5. Pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi K3 kepada seluruh
pihak yang berada di area Semen Padang (karyawan,
outsourcing, kontraktor, dan seluruh tamu Semen
Padang) untuk meningkatkan kepedulian terhadap
norma-norma K3.
6. Pemenuhan penerapan norma-norma K3 di tempat kerja,
seperti penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
7.Pelaksanaan pemeriksaan berkala medical check up
tahunan bagi seluruh karyawan, termasuk karyawan
baru, dan pemeriksaan kesehatan khusus meliputi
spirometri dan audiometri.
8. Pencegahan wabah penyakit melalui kegiatan fogging,
eliminasi anjing liar, dan rodent control.
9. Simulasi kesiapsiagaan dan tanggap darurat di 10 lokasi
kerja serta menyiapkan sumber daya manusia tanggap
darurat melalui pelatihan internal.
10.Pelaksanaan audit internal dan eksternal SMK3/OHSAS.
Semen Padang telah
melakukan perbaikan serta
pencegahan dalam upaya
pencapaian keselamatan dan
kesehatan kerja
Untuk lebih lengkap mengetahui pembahasan tanggung
jawab Perusahaan dalam bidang Ketenagakerjaan Serta
Kesehatan dan Keselamatan Kerja dibahas pada Bab Tinjauan
Pendukung Bisnis bagian Sumber Daya Manusia.
Program K3 yang dilaksanakan Semen Padang sepanjang
tahun 2016 antara lain adalah:
1.
Memastikan kehandalan sarana penanggulangan
keadaan darurat (Hidran, APAR, Fire Truck, Fire Alarm,
Fire Suppression System dan Instalasi Penyalur Petir).
2. Memastikan kehandalan sarana produksi dan sarana
pendukung lainnya dengan melaksanakan sertifikasi dan
resertifikasi peralatan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
356
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
TERHADAP PENGEMBANGAN SOSIAL DAN
KEMASYARAKATAN
Semen Padang berkomitmen memberdayakan masyarakat
melalui peningkatan pembangunan pendidikan dan
budaya, menciptakan lapangan kerja dan pengembangan
keterampilan, akses teknologi, penciptaan kekayaan
dan pendapatan, kesehatan serta investasi sosial yang
bertanggung jawab dengan mengoptimalkan sumber daya
yang ada melalui program “Semen Padang PADULI Nagari”.
Semen Padang menyadari
pentingnya untuk terus
meningkatkan pembangunan
di bidang pendidikan dan
kebudayaan masyarakat
PROGRAM PENINGKATAN PEMBANGUNAN
PENDIDIKAN DAN BUDAYA MASYARAKAT
Semen Padang menyadari pentingnya untuk terus
meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan
dan kebudayaan masyarakat, dengan harapan dapat
meningkatkan penguatan pemberdayaan masyarakat.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Perusahaan juga terus mendorong pemeliharaan dan
pelestarian budaya lokal, sehingga nilai-nilai budaya dan
kearifan lokal tetap terpelihara, terpertahankan serta
mampu memberikan inspirasi bagi penguatan nilai-nilai
sosial.
Selama tahun 2016, kegiatan peningkatan pembangunan
pendidikan dan budaya masyarakat dilakukan melalui
program-program yang terukur antara lain:
1. Program beasiswa, merupakan program berkelanjutan
dan disalurkan dua kali dalam setahun atau per
semester, diberikan kepada siswa sampai mahasiswa
yang berprestasi dari keluarga kurang mampu, yang
berdomisili dilingkungan Semen Padang. Penerima
beasiswa dimulai dari tingkat SD sampai Perguruan
Tinggi serta Atlet berprestasi dengan jumlah penerima
sebanyak 872 orang (SD 391 orang, SLTP 245 orang, SLTA
210 orang dan Perguruan Tinggi 26 orang).
2. Pembinaan Sekolah Dasar Bustanul Ulum, merupakan
bentuk kepedulian Semen Padang terhadap masyarakat
Batu Busuk tempat berdirinya Pembangkit Listrik Tenaga
Air (PLTA) milik Semen Padang. Melalui Yayasan Igasar,
Semen Padang secara rutin mendukung kegiatan
proses belajar mengajar dengan program diantaranya;
peningkatan kualitas pendidikan, bantuan uang
sekolah siswa, perbaikan sarana dan prasarana dan
biaya operasional. Dalam rangka peningkatan kualitas
pendidikan. Untuk mewujudkan sekolah yang peduli
dan berbudaya lingkungan, Sekolah Dasar Bustanul
Ulum menjalankan program Adiwiyata sejak tahun 2013.
Program ini berhasil dilaksanakan dengan diperolehnya
penghargaan Sekolah Adiwiyata dari Walikota Padang
pada bulan Juni 2014 sebagai Sekolah Peduli Lingkungan
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
357
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Hidup. Budaya Peduli lingkungan juga ditularkan ke
wali-wali murid dan masyarakat sekitar sekolah, dengan
melakukan sosialisasi mengenai limbah organik dan
anorganik serta pemanfaatan limbah menjadi kompos.
PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA DAN
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN
MASYARAKAT
Semen Padang mengupayakan untuk mengurangi
pengangguran di sekitar Perusahaan, untuk mencegah
terjadinya kesenjangan ekonomi dan sosial masyarakat
karena adanya peningkatan dan pertumbuhan usaha
dari waktu ke waktu. Penciptaan lapangan kerja serta
pengembangan keterampilan menjadi penting dalam
strategi penguatan masyarakat.
Kegiatan Loka Latihan Keterampilan (LOLAPIL) merupakan
program yang rutin dilakukan Semen Padang setiap tahunnya
untuk pemuda/pemudi putus sekolah di Kecamatan Lubuk
Kilangan. Pelaksanaan LOLAPIL tahun 2016 difokuskan
untuk pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) yang
bekerjasama dengan Sekolah Polisi Negara (SPN), organisasi
kepemudaan Pemuda Panca Marga (PPM) dan Badan Usaha
Jasa Pengamanan (BUJP) PT Wiratama Jaya Perkasa, dengan
peserta sebanyak 40 orang.
Program Kemitraan yang diamanatkan Kementerian Negara
BUMN sesuai Permen No. PER-09/MBU/07/2015, tentang
Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program
Bina Lingkungan, telah dilaksanakan dengan melakukan
pembinaan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah
(UMKM) sejak tahun 1987. Program Kemitraan dilakukan
sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat
melalui pengembangan UMKM yang produktif sebagai
mitra Semen Padang di berbagai sektor ekonomi (industri,
perdagangan, pertanian/perkebunan, perikanan/peternakan
dan jasa). Program Kemitraan dilaksanakan dalam bentuk
pemberian pinjaman dana bergulir untuk penguatan modal
usaha, yang disertai dengan kegiatan pendampingan dalam
bentuk pelatihan manajerial serta aktivitas promosi dan
pemasaran.
Sejak tahun 1987 hingga akhir tahun 2016 total dana yang
disalurkan mencapai Rp112 miliar, kepada 6.466 UMKM
yang tersebar diseluruh kota dan kabupaten di Sumatera
Barat serta Provinsi Lampung. Pada tahun 2016, total dana
yang disalurkan mencapai Rp9,17 miliar kepada 373 UMKM
dengan tingkat efektivitas 91,59%.
Penyaluran Dana Pinjaman Program Kemitraan Per Wilayah
Tahun 2016
No
Sejak tahun 1987 hingga
akhir tahun 2016 total dana yang
disalurkan mencapai Rp112 miliar
kepada 6.466 UMKM
PENCIPTAAN KEKAYAAN DAN PENDAPATAN
MASYARAKAT
Sejalan dengan pertumbuhan Perusahaan, Semen Padang
mengupayakan meningkatkan aset dan pendapatan
masyarakat dengan membina pengusaha lokal menjadi mitra
melalui operasional bisnis secara bertahap, sesuai dengan
kemampuan usahanya. Pembinaan ini diharapkan mampu
memberikan dampak ganda bagi pertumbuhan ekonomi
Sumatera Barat serta membuka lapangan pekerjaan.
Realisasi
Wilayah
1
Kab. Agam
2
Kota Bukittinggi
UKM
Nilai (Rupiah)
11
302.500.000
8
222.500.000
36
725.000.000
3
Kab. Dharmasraya
4
Kab. Solok
7
82.500.000
5
Kab. 50 Kota
5
130.000.000
184
4.820.000.000
6
Kota Padang
7
Kota Padang Panjang
4
50.000.000
8
Kab. Padang Pariaman
5
115.000.000
9
Kota Pariaman
9
247.500.000
10
Kab. Pasaman
7
140.000.000
11
Kab. Pasaman Barat
7
187.500.000
12
Kota Payakumbuh
1
15.000.000
13
Kab. Pesisir Selatan
25
630.000.000
14
Kota Sawahlunto
5
110.000.000
15
Kab. Sawahlunto/SJJ
3
125.000.000
16
Kota Solok
17
Kab. Solok Selatan
7
100.000.000
14
472.500.000
18
Kab. Tanah Datar
12
315.000.000
19
Kab. Kepulauan Mentawai
23
382.500.000
20
Kab. Lampung Selatan
Total
–
–
373
9.172.500.000
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
358
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PENINGKATAN KESEHATAN
Dalam pelaksanaan peningkatan pelayanan kesehatan
masyarakat sekitar, Semen Padang melakukan kegiatan
sosial dan kemasyarakatan, seperti Posyandu, Puskemas
pembantu dan rumah sakit serta klinik keliling yang terus
ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Program peningkatan kesehatan yang dilakukan selama
tahun 2016 di antaranya:
1.Program revitalisasi Posyandu di Kecamatan Lubuk
Kilangan. Dilakukan peningkatan fungsi Posyandu
sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak
masyarakat sekitar. Program yang dilakukan dalam
bentuk penyuluhan dan sosialisasi kesehatan, pemberian
makanan tambahan, penyediaan sarana bermain serta
peningkatan gizi.
2. Program Layanan Medis melalui Ambulans Keliling. CSR
Semen Padang bekerja sama dengan Semen Padang
Hospital (SPH) dalam pemberian layanan medis atau
pengobatan gratis langsung kepada masyarakat melalui
ambulan keliling yang menyediakan tenaga medis
(dokter) dan obat-obatan.
Semen Padang menjalankan
sistem pelaporan pelanggaran
serta pengendalian gratifikasi
3.Pelaksanaan khitanan massal, bekerja sama dengan
Semen Padang Hospital (SPH) secara rutin dilakukan
setiap tahun untuk anak-anak dari keluarga kurang
mampu yang berdomisili di lingkungan Semen Padang.
lainnya bertujuan meningkatan kehidupan sosial masyarakat.
Berikut beberapa investasi sosial yang telah direalisasikan
pada tahun 2016 adalah:
1. Pemberdayaan Kelompok Usaha Nagari dalam bentuk
pelatihan manajemen kelompok dan pemberian
pinjaman modal yang dikelola sendiri oleh masingmasing kelompok.
2. Pembangunan irigasi sawah untuk kelompok tani
3. Pembangunan PAUD
4.Perbaikan/pembangunan jalan dan jembatan untuk
masyarakat
5.Bantuan hewan qurban kepada masjid/mushalla di
lingkungan perusahaan pada setiap Hari Raya Idul
Adha. Program ini bertujuan meningkatkan hubungan
silaturahhim dan Syiar Islam. Pada Hari Raya Idul Adha
1436 H/2016 pendistribusian hewan qurban berjumlah
sebanyak 50 ekor.
6. Bantuan operasional dan kebutuhan untuk anak asuh
Panti Sosial di Lubuk Kilangan.
7. Renovasi masjid dan mushala di lingkungan Perusahaan.
8. Bantuan tenaga relawan dan sembako untuk korban
bencana banjir di Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten
Solok Selatan dan Kota Padang.
9. Bantuan tenaga relawan dan sembako untuk korban
bencana gempa di Pidie Provinsi Aceh.
KEBIJAKAN DAN PROSEDUR ANTI KORUPSI
Kebijakan dan prosedur anti korupsi yang ada di lingkungan
Semen Padang telah tertuang dalam Pedoman teknis
Fraud Control Program (FCP) serta Kode Etik Perusahaan.
Melalui FCP, Semen Padang menjalankan sistem pelaporan
pelanggaran serta pengendalian gratifikasi, termasuk di
dalamnya kebijakan dan prosedur anti korupsi, secara online.
Pada tahun 2016, terdapat 13 (tiga belas) laporan
penerimaan gratifkasi. Setelah dilakukan verifkasi oleh Biro
GCG & MR, gratifkasi yang diterima dikategorikan sebagai
gratifikasi illegal. Barang/uang gratifikasi yang diterima telah
diserahkan ke Biro GCG & MR dan disita oleh Perusahaan dan
selanjutnya didayagunakan untuk kegiatan sosial. Hal ini
sejalan dengan prosedur yang tertuang dalam FCP.
INVESTASI SOSIAL PERUSAHAAN
Semen Padang mengupayakan setiap penggunaan dana yang
memberikan nilai investasi sosial dengan keyakinan bahwa
setiap program sosial merupakan investasi Perusahaan,
berkaitan dengan penurunan risiko manajemen, serta
memberikan kekuatan keberlanjutan bersama stakeholder.
Bentuk investasi sosial berupa pembangunan infrastruktur,
bantuan bencana alam, sarana ibadah serta bantuan sosial
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Semen Padang menjamin bahwa seluruh laporan dugaan
adanya pelanggaran terutama mengenai korupsi serta
pelanggaran lainnya akan ditindaklanjuti dengan baik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap anti korupsi, pada
tanggal 21 Desember 2016 Semen Padang memperingati
hari Anti Korupsi Nasional, yang dihadiri oleh anggota
Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan PT Semen Padang.
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
359
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PELATIHAN MENGENAI ANTI KORUPSI
Sebagai bentuk kepedulian terhadap anti korupsi, Semen
Padang tergerak untuk berupaya mengikis tindakan korupsi
salah satunya melalui pembentukan kode etik. Dalam Kode
Etik tersebut tertuang pentingnya integritas yang dapat
membangun nilai-nilai dan mengembangkan kapasitas
yang diperlukan untuk membentuk posisi karyawan dalam
melawan dan memitigasi tindakan korupsi. PT Semen Padang
juga melakukan pelatihan dan sosialisasi tentang anti fraud.
TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN TERHADAP
PRODUK DAN PELANGGAN
Semen Padang berkomitmen memberikan produk dan
layanan terbaik, memastikan penyediaan produk dengan
mutu berkualitas melebihi standar yang ditetapkan
disertai informasi produk yang jelas, memberikan layanan
teknis, menyelesaikan seluruh keluhan dan memastikan
terpenuhinya harapan pelanggan sebagai salah satu
stakeholder Perusahaan melalui program “Semen Padang
Campin Nagari”.
MEMBANGUN PERUSAHAAN BERKINERJA
UNGGUL (PROFIT) SERTA MENJAGA MUTU
PRODUK SESUAI REGULASI DAN STANDAR
Semen
Padang
menyadari
pentingnya
menjaga
pertumbuhan kinerja Perusahaan agar bisnis yang dijalani
berlangsung secara berkesinambungan. Salah satu hal yang
senantiasa dijaga dengan baik adalah tingginya kepercayaan
pelanggan, bahwa produk dan jasa yang dipilih memberi
manfaat nyata dan berharga untuk diperoleh.
Semen Padang terus berusaha untuk menjaga kepercayaan
seluruh pelanggan atas kualitas produk yang dijual dan
memberikan pelayanan terbaik. Semen Padang menjaga
kualitas produk melalui penerapan sistem manajemen
mutu berstandarkan internasional ISO 9001:2008 yang
diaplikasikan secara konsisten. Semen Padang membuka
peluang kepada surveyor independen untuk melakukan
pemeriksaan berkala terhadap komitmen dalam pelaksanaan
sistem produksi dan konsistensi kualitas mutu produk sesuai
standar yang dipersyaratkan
KEJELASAN INFORMASI PRODUK
Dalam memberikan kejelasan informasi produk dan jasa,
Semen Padang menerapkan standar perlindungan dan
meminimalisasi dampak kesehatan dari produk yang dibuat,
sejak awal penambangan bahan baku, kegiatan produksi,
serta pendistribusian dalam bentuk kemasan zak maupun
curah disertai standar prosedur distribusi dan transportasi
yang memadai. Semen Padang melakukan pengawasan
secara ketat terhadap dampak produk pada aspek kesehatan
dan keamanannya.
Hal ini menjadikan Semen Padang tidak pernah diberikan
sanksi disebabkan melakukan pelanggaran karena
ketidaksesuaian atas ketidakpatuhan terhadap dampak
kesehatan dan keamanan produk.
Setiap produk yang dihasilkan dan dijual kepada pelanggan,
senantiasa memperhatikan kesehatan dan keselamatan
pelanggan serta dilengkapi informasi mengenai kualitas
Penerapan sistem
manajemen mutu berstandarkan
internasional ISO 9001:2008 yang
diaplikasikan secara konsisten
maupun spesifikasi lainnya, dibagian luar kemasan semen
telah dicatumkan informasi tentang:
1. Lambang/logo dari Semen Padang yang memproduksi.
2. Nama produk.
3. Nomor Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Nomor
Registrasi Produk (NRP).
4. Berat dalam kemasan (berat isi).
5. Jenis semen/produk.
6. Keterangan jenis, keunggulan dan penggunaan produk.
7. Petunjuk informasi perlindungan dan keamanan produk.
8. Takaran/komposisi pemakaian.
9. Cara penyimpanan dan petunjuk keselamatan produk.
10.Nomor layanan konsumen bila ada keluhan/pengaduan.
Pencantuman informasi menandakan kepatuhan Semen
Padang terhadap ketentuan, peraturan, dan perundangundangan sekaligus menjamin pelanggan mendapat
penjelasan, seperti diatur dalam Undang-undang No. 8 Tahun
1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pemenuhan seluruh
ketentuan menyangkut perlindungan konsumen tersebut,
membuat Semen Padang tidak pernah mendapatkan sanksi
maupun hukuman dari pihak yang berwenang, terkait
dugaan pelanggaran terhadap pencantuman informasi
produk.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
360
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
KOMUNIKASI PEMASARAN
REALISASI PROMOSI PRODUK
Selain menjaga produk dan menyelesaikan setiap keluhan
pelanggan yang masuk, Semen Padang berupaya menjaga
image produk dan menjamin ketersediaan produk di
pasaran, melalui pelaksanaan berbagai bentuk komunikasi
pemasaran. tujuannya adalah untuk memperkuat posisi
produk maupun merek di pasaran dan mempertahankan
loyalitas pelanggan. Ada dua bentuk komunikasi pemasaran
yang dilaksanakan, yakni:
1. Dalam bentuk iklan/promosi di televisi, radio, majalah,
koran, media internet, dan media luar ruang.
2. Dalam bentuk gathering atau pertemuan berkala dengan
distributor, even-even, kerja sama sponsorship, point
of sales materials, pembentukan komunitas pengguna
semen, termasuk para tukang terampil di Pulau Sumatera
dan Jawa.
Semen Padang berupaya menginformasikan, menawarkan,
dan mempengaruhi konsumen terhadap produknya agar
menarik calon pembeli untuk menggunakan produk Semen
Padang melalui kegiatan promosi yang dilakukan secara
berkelanjutan, melalui berbagai media dan kegiatan
promosi. Kegiatan promosi Semen Padang ditujukan
agar terciptanya brand awareness dan brand image yang
positif sehingga citra positif Semen Padang tetap bertahan
dalam pikiran pelanggan dan akhirnya dapat menunjang
peningkatan penjualan.
Salah satu bentuk kerja sama sponsorship adalah dukungan
Semen Padang sebagai sponsor utama Semen Padang
FC, klub sepak bola yang berlaga dalam kompetisi di
Kegiatan promosi Semen
Padang ditujukan agar terciptanya
brand awareness dan brand
image
tingkat nasional maupun regional Asia. Kegiatan-kegiatan
komunikasi pemasaran senantiasa dilaksanakan dengan
memperhatikan aturan hukum yang berlaku, sehingga
Semen Padang tidak pernah mendapatkan sanksi hukum
berkaitan dengan pelaksanaan komunikasi pemasaran yang
melanggar ketentuan peraturan dan perundang-undangan.
Semen Padang telah memiliki sistem dan mekanisme
pengamanan data pelanggan dan memastikan pelanggan
yang dapat mengakses sistem adalah pelanggan yang
memiliki otoritas dan kewenangan saja. Prosedur tersebut
diterapkan dengan tujuan mencegah terjadinya tindakan
maupun perbuatan yang bisa diindikasikan sebagai
penyalahgunaan privasi data pelanggan lainnya.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
SARANA, JUMLAH DAN PENANGGULANGAN
ATAS PENGADUAN PELANGGAN
Semen Padang senantiasa memenuhi tanggung jawab atas
kegiatan pengadaan produk maupun penggunaannya,
dengan prinsip kepatuhan pada ketentuan, peraturan dan
perundang-undangan sehingga tidak pernah bertentangan
dengan hukum, baik secara finansial maupun sanksi hukum
lainnya. Dalam menjalankan kegiatan pemasaran, Semen
Padang selalu berorientasi terhadap pelanggan (customer
oriented), berupaya menciptakan kepuasan dan loyalitas
pelanggan yang berkelanjutan.
Untuk mewujudkan komitmen tersebut Semen Padang
merealisasikan beberapa program terkait pelanggan sebagai
berikut:
1. Customer Satisfaction Index (CSI)
Semen Padang memahami akan arti pentingnya tingkat
kepuasan pelanggan untuk menjaga pangsa pasar.
Oleh karena itu, Semen Padang secara rutin mengukur
kepuasan pelanggan yang dinyatakan dalam CSI.
Pengukuran kepuasan pelanggan ini dilakukan terhadap
distributor channel (distributor, toko/agen), end user
(rumah tangga), ready mix concrete, kontraktor) dan
influencer untuk menilai produk dan layanan yang
dihasilkan, melalui survei pengumpulan data hasil
penyebaran kuesioner.
Dari hasil CSI tersebut, Semen Padang menentukan
langkah-langkah ke depan untuk menyempurnakan
kepuasan pelanggan yang maksimal (improvement plan).
2.Menyelenggarakan Call Center Layanan Pelanggan
Untuk menampung dan memberikan alternatif solusi
atas segala macam saran, kritik, keluhan atau pertanyaan
dari pelanggan dan masyarakat yang berkaitan tentang
produk, kemasan, distribusi, harga dan lain sebagainya,
Semen Padang menyediakan sarana layanan pelanggan,
Analisis Pembahasan Manajemen
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Audit
361
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
melalui nomor telepon +62-800-1-888-222 (bebas pulsa)
atau melalui email [email protected].
Setiap keluhan dari pelanggan secara profesional akan
ditangani melalui standar dan mekanisme yang jelas
bertujuan untuk kepuasan pelanggan selama keluhan
pelanggan diajukan kepada Semen Padang.
Selama tahun 2016, Semen Padang telah menyelesaikan
seluruh pengaduan pelanggan sebagai berikut.
No.
Keluhan
Tindak Lanjut
1
Semen berwarna
kecoklatan
Dilakukan trial mix dan semen dimixing dengan semen normal.
2
Semen berwarna
kecoklatan
Dilakukan penggantian semen
diganti melalui agen dilakukan
sosialisasi uji kualitas ke konsumen.
3
Semen berwarna
kecoklatan
Dilakukan trial mix hasil uji kualitas
disosialisasikan dan masalah kualitas
tidak mengalami perubahan.
4
Adanya Pricast
berwarna putih dan
rapuh
Dilakukan trial mix skala produksi
(hasil baik) ternyata produksi
dengan menggunakan material yang
berlumpur.
5
Semen banyak
mengepul saat
ditumpahkan
Dilakukan investigasi ke PT Niaga
Sejahtera ternyata semen lebih
halus dari yang sebelumnya dimana
kualitas semen tidak masalah.
6
Beton Pricast mini file
mengalami pecah saat
di hammer
Dilakukan investigasi ke PT Kunango
Jantan ternyata proses pencetakan
yang kurang sempurna.
7
Dinding beton
jembatan Tol Soreang
lambat mengering
Dilakukan investigasi ke PT Standar
Beton Indonesia dan peninjauan ke
lapangan (Tol Soreang) pengecoran
dilakukan saat hujan deras.
3. Pelayanan Teknis
Semen Padang gencar dalam melakukan sosialisasi
produk (product knowledge) untuk menciptakan
brand equity and brand awareness dengan melakukan
presentasi produk atau joint test/technical support kepada
pelanggan akhir (end user) maupun calon pelanggan
potensial sebagai bentuk program pelayanan teknis
Semen Padang. Hal ini dilakukan karena pentingnya
informasi kepada pelanggan tentang pemakaian produk
secara baik, benar, dan tepat agar menghasilkan utilisasi
produk yang ekonomis dan bermutu tinggi.
Kegiatan pelayanan teknis dilakukan secara rutin oleh
Tim Pelayanan Teknis Semen Padang yang tergabung
dari unit pemasaran, unit jaminan kualitas, unit distribusi
dan transportasi, serta unit terkait lainnya. Semen
Padang memiliki pusat layanan yang menangani keluhan
dari pelanggan, baik distributor maupun pengguna
akhir. Setiap keluhan yang disampaikan langsung
ditindaklanjuti
dengan
menerapkan
serangkaian
kegiatan, mencakup:
• Berkoordinasi dengan tim pelayanan teknis untuk
melakukan observasi atas keluhan dan melakukan
klarifikasi. Jika perlu, tim pelayanan teknis,
menggunakan fasilitas mobile bag untuk melakukan
uji sample di lapangan
• Melaksanakan evaluasi yang dilanjutkan dengan
penyelesaian terhadap setiap keluhan pelanggan.
• Untuk pembahasan terkait tanggung jawab terhadap
pelanggan/produk dibahas selanjutnya pada Bab
Tinjauan Pendukung Bisnis, bagian Pemasaran.
Semen Padang
menyediakan sarana layanan
pelanggan, melalui nomor
telepon +62-800-1-888-222
(bebas pulsa)
DAMPAK KUALITATIF ATAS PELAKSANAAN
KEGIATAN CSR BAGI STAKEHOLDER DAN
PERUSAHAAN
Implementasi program CSR Semen Padang berlandaskan
Triple Bottom Line, memberikan dampak positif terhadap
stakeholder. Secara kualitatif, dampak yang dihasilkan
yaitu pemenuhan harapan masyarakat selaku stakeholder,
mendukung pelestarian lingkungan hidup, dan memenuhi
ketentuan hukum, peraturan, perundang-undangan serta
pemenuhan norma dan etika yang berlaku.
Prioritas dan manfaat yang diharapkan dari programprogram CSR memiliki dampak positif terhadap perusahaan,
yaitu peningkatan citra perusahaan (corporate image),
pengembangan dan pengamanan aset serta penguatan daya
saing perusahaan. Ketiga manfaat tersebut akan sangat
berpengaruh terhadap tujuan utama program CSR yaitu
keberlanjutan (sustainability) dan pertumbuhan (growth).
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Pendahuluan
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi
362
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
RENCANA MILESTONE CSR TAHUN 2017
Sebagai lanjutan tahap awal pelaksanaan CSR yang
mengadopsi sistem berstandar internasional, pada tahun
2017 Semen Padang akan melakukan serangkaian inisiatif
sebagai berikut:
1. Pengoptimalisasian & pengharmonisasian strategi CSR
yang terintegrasi.
2. Implementasi pelaksanaan Program CSR yang bersifat
partisipatif, terencana dan terukur dan terintegrasi
dengan kinerja Perusahaan.
3. Penguatan efektivitas Monitoring dan Evaluasi Program
CSR.
4. Penguatan sistem informasi & pelaporan.
5. Mendukung program Perusahaan dalam Environmental
Excellency.
Judul foto:
Semangat Masa Depan
Lokasi foto:
SD Semen Padang
Keterangan foto:
Semen Padang memiliki Yayasan yang
mengelola lembaga pendidikan mulai
dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK
sebagai salah satu bentuk tanggung jawab
Perusahaan terhadap lingkungan.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Profil Perusahaan
Tinjauan Pendukung Bisnis
363
Laporan
Keuangan Audit 2016
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
369
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
370
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
DECEMBER 31, 2016
Catatan/
Notes
31 Desember/
December 31,
2016
Rp'000
31 Desember/
December 31,
2015
Rp'000
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas
Kas dan setara kas yang dibatasi pengunaannya
Piutang usaha
Pihak berelasi - setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 4.476.619 ribu pada
31 Desember 2016 dan Rp 3.065.260 ribu
pada 31 Desember 2015
Pihak ketiga - setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai sebesar
Rp 14.009.274 ribu pada 31 Desember 2016
dan Rp 10.497.714 ribu pada
31 Desember 2015
Piutang lain-lain
Pihak berelasi
Pihak ketiga
Persediaan - setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 28.745.612 ribu pada
31 Desember 2016 dan Rp 25.704.686
ribu pada 31 Desember 2015
Uang muka
Pajak dibayar di muka
Biaya dibayar di muka
ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and cash equivalents
Restricted cash and cash equivalents
Trade accounts receivable
Related parties - net of allowance
for impairment losses of Rp 4,476,619
thousand at December 31, 2016 and
Rp 3,065,260 thousand
at December 31, 2015
Third parties - net of allowance
for impairment losses of Rp 14,009,274
thousand at December 31, 2016 and
Rp 10,497,714 thousand at
December 31, 2015
Other accounts receivable
Related parties
Third parties
Inventories - net of allowance for
impairment losses of Rp 28,745,612
thousand at December 31, 2016
and Rp 25,704,686 thousand
at December 31, 2015
Advances
Prepaid tax
Prepaid expenses
5
6
7
638.648.238
9.681.474
721.096.875
21.577.101
38
202.826.620
210.471.588
540.813.761
574.533.609
38
19.392.335
74.142.697
12.271.646
28.299.405
8
9
10
11
608.161.509
17.066.192
8.093.294
8.622.072
657.064.736
16.892.320
39.173.255
15.369.270
2.127.448.192
2.296.749.805
35
12
82.583.396
677.999
63.863.652
584.587
13
104.495.872
110.546.022
14
6.799.939.071
3.407.226
44.281.189
17.283.810
30.835.680
4.762.843.305
3.570.586
117.067.806
21.220.952
16.584.069
NONCURRENT ASSETS
Deferred tax assets
Investments in associate
Investment property - net of
accumulated depreciation of
Rp 13,610,112 thousand at
December 31, 2016 and Rp 7,559,962
thousand at December 31, 2015
Property, plant and equipment - net of
accumulated depreciation and depletion
of Rp 3,051,497,706 thousand at
December 31, 2016 and Rp 2,854,344,422
thousand at December 2015
Intangible assets - net
Other advances - noncurrent
Other acounts receivable - noncurrent
Other noncurrent assets
Jumlah Aset Tidak Lancar
7.083.504.243
5.096.280.979
Total Noncurrent Assets
JUMLAH ASET
9.210.952.435
7.393.030.784
TOTAL ASSETS
Jumlah Aset Lancar
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan
Investasi pada entitas asosiasi
Properti investasi - setelah dikurangi
akumulasi penyusutan sebesar
Rp 13.610.112 ribu pada 31 Desember 2016
dan Rp 7.559.962 ribu pada
31 Desember 2015
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
penyusutan dan deplesi sebesar
Rp 3.051.497.706 ribu pada 31 Desember
2016 dan Rp 2.854.344.422 ribu pada
31 Desember 2015
Aset tak berwujud - bersih
Uang muka lain-lain tidak lancar
Piutang lain-lain - tidak lancar
Aset tidak lancar lain-lain
15
38
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
See accompanying notes to consolidated financial statements
which are an integral part of the consolidated financial statements.
1
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Total Current Assets
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 (Lanjutan)
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
DECEMBER 31, 2016 (Continued)
Catatan/
Notes
31 Desember/
December 31,
2016
Rp'000
31 Desember/
December 31,
2015
Rp'000
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek
Utang usaha
Pihak berelasi
Pihak ketiga
Utang lain-lain
Pihak berelasi
Pihak ketiga
Utang pajak
Beban akrual
Utang dividen
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek
Utang bank jangka panjang yang jatuh
tempo dalam satu tahun
Liabilitas sewa pembiayaan yang
akan jatuh tempo dalam satu tahun
LIABILITIES AND EQUITY
16
17
38
405.291.023
496.977.414
38
18
19
20
24,28
36
137.319.441
6.676.524
98.442.454
257.005.128
207.032.368
97.135.249
8.021.874
54.080.296
207.340.454
731.545.092
213.181.461
23,40
1.740.000
435.000
22
25.326.397
29.921.835
1.894.139.218
2.243.929.698
23,40
22
36
24
21
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
Rp 1.000 per saham
Modal dasar - 500.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh 332.000.001 saham
Tambahan modal disetor
Penghasilan komprehensif lain
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya
Belum ditentukan penggunaannya
-
403.442.290
755.901.043
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
Utang bank
Sewa pembiayaan
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang
Utang dividen
Provisi jangka panjang
1.253.573
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans
Trade accounts payable
Related parties
Third parties
Other accounts payable
Related parties
Third parties
Taxes payable
Accrued expenses
Dividend payable
Short-term employee benefits liabilities
Current maturities of long-term
bank loans
Current portion of finance lease
liabilities
Total Current Liabilities
1.020.324.415
38.482.533
300.436.098
1.000.967.710
66.961.690
296.022.618
63.770.624
266.940.241
61.920.000
NONCURRENT LIABILITIES
Long-term loans - net of
current portion
Bank loans
Finance lease
Long-term employee benefits liabilities
Dividend payable
Long-term provisions
2.427.172.446
688.653.483
Total Noncurrent Liabilities
3.255.843.054
1.327.635.375
2.822.652.338
1.325.607.697
EQUITY
Capital stock Rp 1,000 par value per share
Authorized - 500,000,000 shares
Subscribed and paid-in 332,000,001 shares
Additional paid-in capital
Other comprehensive income
Retained earnings
Appropriated
Unappropriated
4.877.177.451
12.463.320
4.447.611.425
12.836.178
Equity attributable to the owners
of the Company
Non-controlling interest
Jumlah Ekuitas
4.889.640.771
4.460.447.603
Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
9.210.952.435
7.393.030.784
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
25
26
28
27
332.000.001
1
(38.300.980)
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
332.000.001
1
(32.648.612)
See accompanying notes to consolidated financial statements
which are an integral part of the consolidated financial statements.
2
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
371
372
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF
LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016
Catatan/
Notes
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
OTHER COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2016
2016
Rp'000
2015
Rp'000
PENDAPATAN
29
6.221.204.124
6.528.321.253
BEBAN POKOK PENJUALAN
30
(4.330.219.933)
(4.838.769.537)
1.890.984.191
1.689.551.716
LABA KOTOR
Beban penjualan
Beban umum dan administrasi
Pendapatan operasi lainnya - bersih
31
32
Laba usaha
Pendapatan keuangan
Beban keuangan
Bagian laba bersih entitas asosiasi
1.039.448.527
33
34
12
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
BEBAN PAJAK PENGHASILAN
35
LABA TAHUN BERJALAN
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Pengukuran kembali atas program
imbalan pasti
Beban pajak terkait pos-pos yang
tidak akan direklasifikasi
(531.601.199)
(412.019.777)
92.085.312
(262.793.126)
(412.322.803)
362.764
1.014.798.551
GROSS PROFIT
Selling expenses
General and administrative expenses
Other operating income - net
Profit from operation
34.245.270
(60.478.746)
69.587
Finance income
Finance cost
Equity in net gain of associates
986.726.854
988.634.662
Profit Before Tax
(262.918.905)
(265.803.612)
INCOME TAX EXPENSE
723.807.949
722.831.050
PROFIT FOR THE YEAR
(8.768.680)
(80.958.584)
35
2.192.170
20.239.646
Pos-pos yang akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Jumlah penghasilan komprehensif lain
tahun berjalan setelah pajak
COST OF GOODS SOLD
28.451.084
(81.838.583)
665.826
36
Keuntungan (kerugian) nilai wajar bersih
atas lindung nilai arus kas
REVENUES
OTHER COMPREHENSIVE INCOME:
Items that will not be reclassified
subsequently to profit or loss:
Remeasurement of defined benefit
obligation
Income tax expense relating to items
that will not be reclassified
subsequently
1.034.898
(1.181.969)
Items that may be reclassified
subsequently to profit or loss:
Net fair value gain (loss) on hedging
instruments entered into for
cash flow hedges
(5.541.611)
(61.900.907)
Total other comprehensive income for
the current year, net of tax
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN
718.266.338
660.930.143
TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR
THE YEAR
LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
27
724.012.207
(204.258)
721.984.515
846.535
PROFIT ATTRIBUTABLE TO:
Owners of the Company
Non-controlling interest
Laba bersih tahun berjalan
723.807.949
722.831.050
Profit for the year
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
718.359.840
(93.502)
660.065.127
865.016
TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
ATTRIBUTABLE TO:
Owners of the Company
Non-controlling interest
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan
718.266.338
660.930.143
Total comprehensive income for the year
2.181
2.175
LABA PER SAHAM DASAR
(Dinyatakan dalam Rupiah penuh)
37
EARNINGS PER SHARE
(Expressed in full Rupiah amount)
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian See accompanying notes to consolidated financial statements
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
which are an integral part of the consolidated financial statements.
3
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
1
-
-
(60.737.419)
-
29.270.776
Rp'000
of defined benefit
obligation net of tax
(60.737.419)
-
29.270.776
Rp'000
comprehensive
income
Total other
-
-
2.273.017.377
Rp'000
penggunaannya/
Appropriated
Ditentukan
-
721.984.515
1.519.650.452
Rp'000
penggunaannya/
Unappropriated
Belum ditentukan
Saldo laba/Retained earnings
(60.737.419)
721.984.515
4.153.938.607
Rp'000
to owners of
the Company
Equity attributable
Entitas Induk/
kepada pemilik
Kepentingan
18.481
846.535
12.849.621
Rp'000
Non-controlling
interest
Nonpengendali/
Jumlah
(60.718.938)
722.831.050
4.166.788.228
Rp'000
Total
equity
ekuitas/
Other comprehensive income
Profit for the year
Balance as of January 1, 2015
1
(6.576.510)
723.807.949
4.460.447.603
(367.270.768)
Other comprehensive income
Profit for the year
Balance as of December 31, 2015
Dividends
Appropriated of Retained Earnings
-
332.000.001
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
Saldo per 31 Desember 2016
-
-
-
-
-
(147.071)
-
-
1.034.898
(38.153.909)
-
-
-
4
(38.300.980)
-
-
1.034.898
3.255.843.054
-
433.190.716
-
1.327.635.375
(288.793.813)
(433.190.716)
-
4.877.177.451
(288.793.813)
-
1.034.898
4.889.640.771
(289.073.169)
-
1.034.898
Balance as of December 31, 2016
Dividends
Appropriated of Retained Earnings
See accompanying notes to consolidated financial statements
which are an integral part of the consolidated financial statements.
12.463.320
(279.356)
-
-
28
110.756
(204.258)
12.836.178
(878.459)
-
(1.181.969)
Dividen
(6.687.266)
724.012.207
4.447.611.425
(366.392.309)
-
-
-
724.012.207
1.325.607.697
(366.392.309)
-
(1.181.969)
28
-
-
2.822.652.338
-
(549.634.961)
Saldo Laba ditentukan penggunaannya
(6.687.266)
-
(32.648.612)
549.634.961
-
(6.687.266)
-
(31.466.643)
-
-
(1.181.969)
benefit obligation
Unrealized loss on hedging
instruments entered into for
cash flow hedges
-
-
(1.181.969)
-
-
-
Actuarial gain or loss on defined
-
-
-
(1.181.969)
atas kewajiban manfaat pasti
Kerugian belum direalisasi atas
lindung nilai dalam rangka lindung
nilai arus kas
-
332.000.001
-
-
Keuntungan atau kerugian aktuaria
Penghasilan komprehensif lain
Laba bersih tahun berjalan
Saldo per 31 Desember 2015
28
Dividen
-
-
-
-
28
Saldo Laba ditentukan penggunaannya
-
-
atas kewajiban manfaat pasti
Keuntungan (kerugian) belum
direalisasi atas lindung nilai dalam
rangka lindung nilai arus kas
benefit obligation
Unrealized gain (loss) on hedging
instruments entered into for
cash flow hedges
-
-
Rp'000
Cash flow
hedge reserve
Remeasurement
komprehensif lain/
Jumlah penghasilan
Ekuitas yang
dapat diatribusikan
FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2016
Actuarial gain or loss on defined
-
1
Rp'000
Rp'000
332.000.001
Additional paid
In Capital - Net
capital
stock
arus kas/
disetor - neto/
Paid-up
pasti setelah pajak/
atas program imbalan
Pengukuran kembali
Other comprehensive income
Penghasilan komprehensif lain/
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Keuntungan atau kerugian aktuaria
Penghasilan komprehensif lain
Laba bersih tahun berjalan
Saldo per 1 Januari 2015
Catatan/
Notes
Cadangan
lindung nilai
Tambahan modal
Modal
disetor/
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
373
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
374
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2016
2016
Rp'000
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan
Pembayaran kas kepada pemasok
Pembayaran kas kepada karyawan
2015
Rp'000
6.209.604.959
(3.687.052.689)
(739.547.550)
6.459.147.706
(3.966.438.939)
(736.562.151)
Kas dihasilkan dari operasi
Penerimaan bunga
Pembayaran beban bunga dan beban keuangan
Pembayaran pajak penghasilan
Pencairan (penempatan) kas dan setara kas yang
dibatasi pengunaannya
Penerimaan pengembalian pajak
1.783.004.720
28.451.084
(81.838.583)
(308.693.953)
1.756.146.616
34.245.270
(52.124.600)
(326.515.218)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi
CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Cash received from customers
Cash paid to suppliers
Cash paid to employees
7.929.474
-
Cash generated from operations
Interest received
Interest and financing charges paid
Income taxes paid
Withdrawal (placement) of restricted cash
and cash equivalents
Tax refund
1.416.712.131
1.419.681.542
Net Cash Provided by Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap
(2.168.206.894)
(1.967.080.026)
CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Acquisition of property, plant and equipment
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi
(2.168.206.894)
(1.967.080.026)
Net Cash Used in Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang sewa pembiayaan
Perolehan dari utang bank jangka panjang
Pembayaran utang bank jangka panjang
Perolehan dari utang bank jangka pendek
Pembayaran utang bank jangka pendek
(55.162.441)
729.086.798
(3.045.000)
1.253.573
(435.000)
(39.974.508)
310.211.768
(24.920.013)
-
CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Finance lease obligations
Proceeds from long-term bank loan
Payment to long-term bank loan
Proceeds from short-term bank loan
Payment to short-term bank loan
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan
671.697.930
245.317.247
Net Cash Provided by Financing Activities
PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS
(79.796.833)
(302.081.237)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN
721.096.875
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN
(11.895.627)
7.684.490
(2.651.804)
638.648.238
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
1.013.084.056
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
BEGINNING OF YEAR
10.094.056
Effect of foreign exchange rate charges
721.096.875
CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT END OF YEAR
See accompanying notes to consolidated financial statements
which are an integral part of the consolidated financial statements.
5
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
NET DECREASE IN CASH AND CASH
EQUIVALENTS
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
1.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED
UMUM
a.
1.
Pendirian Perusahaan
GENERAL
a.
The Company’s establishment
PT Semen Padang (Perusahaan) berdiri sebagai
NV Nederlandsche Indische Portland Cement
Maastschappij pada tahun 1910. Pada tanggal
14 Oktober 1959, Perusahaan diambilalih oleh
Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan
Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 1959 dan
nama Perusahaan diubah menjadi PN Semen
Padang berdasarkan Peraturan Pemerintah
No. 135
tahun
1961
tentang
Pendirian
Perusahaan Negara Semen Padang.
PT Semen Padang (the Company) was
established in 1910 as NV Nederlandsche
Indische Portland Cement Maastschappij. The
Company was taken over by the Government of
Indonesia on October 14, 1959 based on
Government Regulation No. 50 of 1959 and the
Company’s name was changed to PN Semen
Padang, based on Government Regulation
No. 135 of 1961 on Perusahaan Negara Semen
Padang.
Selanjutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah
No. 7/1971, status Perusahaan berubah dari PN
Semen Padang menjadi PT Semen Padang.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mendapat
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-7136.
HT.01.04.TH.84 tanggal 19 Desember 1984 dan
telah diumumkan dalam Berita Negara No. 36
tanggal 3 Mei 1985. Anggaran Dasar Perusahaan
tersebut selanjutnya diubah dengan Surat
Keputusan No. C2-585.HT.01.04.TH.91 tanggal
27 Februari 1991. Pada tanggal 15 September
1995, 100% saham Pemerintah Republik
Indonesia
di
Perusahaan
dibeli
oleh
PT Semen Gresik (Persero) Tbk. Perubahan
Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan dengan
penerbitan satu lembar saham baru untuk
Koperasi Keluarga Besar Semen Padang disetujui
dalam Rapat Umum Pemegang Saham tanggal
3 September 1997. Perubahan Anggaran Dasar
Perusahaan
tersebut
telah
memperoleh
persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dengan Surat Keputusannya No. C222274.HT.01.04.TH.98 tanggal 27 Oktober 1998.
Subsequently, based on Government Regulation
No.7/1971, the Company’s status was changed
from PN Semen Padang to PT Semen Padang.
The Company’s Articles of Association were
approved by the Minister of Justice of the
Republic of Indonesia through Decision Letter
No. C2-7136.HT.01.04.TH.84 dated December 19,
1984 and were published in the State Gazette
No. 36 dated May 3, 1985. The Company’s
Articles of Association were further amended by
Decision Letter No. C2-585.HT.01.04.TH.91 dated
February 27, 1991. On September 15, 1995, the
Government of Republic of Indonesia’s 100%
shareholding in the Company was acquired by
PT Semen Gresik (Persero) Tbk. The amendment
of the Company’s Articles of Association
concerning the issue of one share to a new
shareholder, Koperasi Keluarga Besar Semen
Padang was approved at a meeting of
shareholders on September 3, 1997. The
amendment of the Company’s Articles of
Association was approved by the Minister of
Justice of the Republic of Indonesia through
Decision Letter No. C2-22274.HT.01.04.TH.98
dated October 27, 1998.
Berdasarkan Akta Notaris Ny. Poerbaningsih
Adiwarsito, S.H., No. 74 tanggal 24 Juni 2011
dilakukan lagi perubahan antara lain perubahan
pada maksud dan tujuan Perusahaan, Direksi,
tugas dan wewenang Direksi, Dewan Komisaris,
tugas dan wewenang Dewan Komisaris serta
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan.
Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui surat No. AHU33332.AH.01.02 tanggal 4 Juli 2011.
The Notarial Deed No. 74 of Ny. Poerbaningsih
Adiwarsito, S.H., dated June 24, 2011 changed
again into the intent and purpose of the Company,
Director, Duties and Authorities of Directors,
Commissioners, Duties and Authorities of Board
of Commissioners and the Company’s Budget and
Plan. The latest amendment of the Company’s
Articles of Association has been approved by the
Minister of Law and Human Rights of the Republic
of Indonesia based on letter No. AHU33332.AH.01.02, dated July 4, 2011.
Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan terakhir
terjadi pada tanggal 28 Desember 2012
berdasarkan Akta Notaris Ny. Khairina, S.H.,
No. 117 tanggal 28 Desember 2012 antara lain
mengenai tugas, wewenang, dan kewajiban
Direksi dan Dewan Komisaris serta rencana kerja
dan anggaran perseroan dan rencana jangka
panjang perseroan. Perubahan Anggaran Dasar
ini telah diterima dan dicatat di Badan Hukum
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia melalui surat No. AHUAH.01.10-10399 tanggal 21 Maret 2013.
Changes in the Company’s Articles of Association
last occurred on December 28, 2012 based on
Notarial Deed Ny. Khairina, S.H., No. 117 dated
December 28, 2012 changed the duties and
authorities of Directors and Commissioners and
the Company’s budget and long-term plan. This
amendment has been received and recorded in
the Minister of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia based on letter No. AHUAH.01.10-10399 dated March 21, 2013.
6
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
375
376
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Ruang lingkup kegiatan Perusahaan dan entitas
anak (“Grup”) terutama meliputi bidang industri
semen serta industri terkait.
The scope of the activities of the Company and its
subsidiaries
(collectively
referred
as
“the Group”) mainly involve in cement sector and
related industries.
Perusahaan mulai berproduksi secara komersial
pada tahun 1913.
The Company started its commercial operations in
1913.
Perusahaan berdomisili di Padang, Sumatera
Barat, Indonesia dengan kantor pusat dan pabrik
berlokasi di Indarung, Padang.
The Company is domiciled in Padang, West
Sumatera, Indonesia and its head office and plant
is located in Indarung, Padang.
Perusahaan merupakan entitas induk yang
memiliki dua entitas anak dan tergabung dalam
kelompok usaha milik PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk., sebagai entitas induk terakhir.
Berdasarkan Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H.,
No. 36 tanggal 11 Mei 2016, susunan Dewan
Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal
31 Desember 2016 adalah sebagai berikut:
The Company owns several subsidiaries and is a
member of group of companies owned by
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., as the
ultimate parent company. Based on Notarial Deed
No. 36 dated May 11, 2016 by Leolin Jayayanti,
S.H.,, the Company’s Board of Commissioners
and Directors as of December 31, 2016 are as
follows:
Komisaris Utama
Komisaris
Saldi Isra
Suharto
Eddy R. Rasyid
Wiztian Yutri
Direktur Utama
Direksi
Benny Wendry
Indrieffouny Indra
Pudjo Suseno
Tri Hartono Rianto
Grup memiliki 1.719 dan 1.849 karyawan tetap,
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2016
dan 2015.
b.
b.
Perusahaan mempunyai pengendalian langsung
dan tidak langsung atas entitas anak sebagai
berikut:
Entitas Anak /
Subsidiaries
Domisili/
Domicile
Batam, Riau
Tanjung Priok,
Jakarta
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
President Director
Directors
The Group had a total of 1,719 and 1,849
permanent employees as of December 31, 2016
and 2015, respectively.
Entitas Anak
PT Sepatim Batamtama
("Sepatim")
PT Bima Sepaja Abadi
("BSA")
President Commissioner
Commissioners
The Company’s Subsidiaries
The Company has direct and indirect controlling
interest in the following subsidiaries:
Jenis usaha/
Nature of business
Pengantongan semen dan distribusi/
Cement packing and distribution
Pengantongan semen dan distribusi/
Cement packing and distribution
7
Persentase
pemilikan/
Ownership
percentage
Tahun operasi
komersial/
Start of
commercial
operations
97%
1994
33.050.558
29.396.686
80%
1996
163.322.799
182.661.386
Jumlah aset sebelum eliminasi/
Total assets before elimination
31 Desember 2016/
31 Desember 2015/
December 31, 2016
December 31, 2015
Rp'000
Rp'000
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
2.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
BARU DAN REVISI (“PSAK”) DAN INTERPRETASI
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”)
a.
2.
Standar yang berlaku efektif pada tahun berjalan
ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS
OF
FINANCIAL
ACCOUNTING
STANDARDS
(“PSAK”) AND INTERPRETATIONS OF PSAK
(“ISAK”)
a.
Standards and amendments effective in the
current period
Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan
standar baru, sejumlah amandemen dan
interpretasi PSAK yang dikeluarkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan dari Ikatan Akuntan
Indonesia yang relevan dengan operasinya dan
efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada
1 Januari 2016. Amandemen PSAK 5 Segmen
Operasi (i), mensyaratkan
entitas untuk
mengungkapkan pertimbangan yang dibuat oleh
manajemen
dalam
menerapkan
kriteria
penggabungan
segmen
operasi,
termasuk
deskripsi singkat tentang segmen operasi yang
telah digabungkan dan indikator ekonomi yang
telah dinilai dalam menentukan bahwa segmen
operasi yang digabungkan memiliki karakteristik
ekonomi yang serupa; dan (ii) mengklarifikasi
bahwa rekonsiliasi total aset segmen dilaporkan
terhadap aset entitas hanya diungkapkan jika aset
segmen secara regular disediakan kepada
pengambil
keputusan
operasional.
Grup
menggabungkan beberapa segmen operasi
menjadi satu segmen operasi tunggal dan
membuat pengungkapan yang disyaratkan dalam
Catatan 39 sesuai dengan amandemen.
In the current year, the Group has applied a new
standard, a number of amendments, and an
interpretation to PSAK issued by the Financial
Accounting Standard Board of the Indonesian
Institute of Accountants that are relevant to its
operations and effective for accounting period
beginning on January 1, 2016. The amendments
to PSAK 5 Operating Segments (i) require an
entity to disclose the judgements made by
management in applying the aggregation criteria
to operating segments, including a brief
description of the operating segments aggregated
and the economic indicators assessed in
determining whether the operating segments have
“similar economic characteristics”; and (ii) clarify
that a reconciliation of the total of the reportable
segments’ assets to the entity’s assets should
only be provided if segment assets are regularly
provided to the chief operating decision-maker.
The Group has aggregated several operating
segments into a single operating segment and
made the required disclosures in Note 39 in
accordance with the amendments.
Penerapan amandemen dan interpretasi standar
berikut tidak memiliki pengaruh signifikan atas
pengungkapan atau jumlah yang dicatat di dalam
laporan keuangan konsolidasian pada tahun
berjalan dan tahun sebelumnya:
The appllication of the following amendments, and
intepretation to standards have not resulted to
material impact to disclosures or on the amounts
recognized in the current and prior year
consolidated financial statements:
ï‚·
ï‚·
PSAK 70, Akuntansi Aset dan Liabilitas
Pengampunan Pajak
ISAK 30, Pungutan
Amandemen PSAK 4, Laporan Keuangan
Tersendiri
Amandemen PSAK 7, Pengungkapan pihakpihak berelasi
Amandemen PSAK 15, Investasi pada Entitas
Asosiasi dan Ventura Bersama
Amandemen PSAK 16, Aset Tetap
ï‚·
ï‚·
Amandemen PSAK 19, Aset Takberwujud
Amandemen PSAK 22, Kombinasi Bisnis
ï‚·
ï‚·
ï‚·
Amandemen PSAK 25, Kebijakan Akuntansi,
Perubahan
Estimasi
Akuntansi
dan
Kesalahan
Amandemen PSAK 24, Imbalan Kerja
Amandemen PSAK 65, Laporan Keuangan
Konsolidasian
Amandemen PSAK 66, Pengaturan Bersama
ï‚·
Amandemen PSAK 67, Pengungkapan
Kepentingan dalam Entitas
Amandemen PSAK 68, Pengukuran Nilai
Wajar
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
ï‚·
8
PSAK 70, Accounting for Tax Amnesty Asset
and Liability
ISAK 30, Levies
Amendments to PSAK 4, Separate Financial
Statements
Amendments to PSAK 7, Related Party
Disclosures
Amendments to PSAK 15, Investment in
Associates and Joint Venture
Amendments to PSAK 16, Property, Plant
and Equipment
Amendments to PSAK 19, Intangible Assets
Amendments to PSAK 22, Business
Combination
Amendments PSAK 25, Accounting Policies,
Changes in Accounting Estimates and Errors
Amendments to PSAK 24, Employee Benefits
Amendments to PSAK 65, Consolidated
Financial Statements
Amendments
to
PSAK
66,
Joint
Arrangements
Amendments to PSAK 67, Disclosure of
Interest in Other Entities
Amendments to PSAK 68, Fair Value
Measurement
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
377
378
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
b.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Standar dan interpretasi telah diterbitkan tapi
belum diterapkan
b.
Amandemen standar dan interpretasi berikut
efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2017, dengan penerapan dini
diperkenankan yaitu:
ï‚·
ï‚·
3.
New standards, amendments and interpretation
effective for periods beginning on or after
January 1, 2017, with early application is
permitted are the following:
PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan
tentang Prakarsa Pengungkapan
ISAK 31: Interpretasi atas Ruang Lingkup
PSAK 13: Properti Investasi
ï‚·
ï‚·
Standard and amendment to standard effective for
periods beginning on or after January 1, 2018,
with early application permitted are:
ï‚· PSAK 69: Agrikultur
ï‚· Amandemen PSAK 16: Aset Tetap
ï‚·
ï‚·
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
keuangan konsolidasian, manajemen sedang
mengevaluasi dampak dari standar dan
interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan
konsolidasian.
As of the issuance date of the consolidated
financial statements, management is evaluating
the effect of the effect of these standards and
interpretations on the consolidated financial
statements.
3.
Pernyataan Kepatuhan
PSAK 69: Agriculture
Amendments to PSAK 16: Property, Plant
and Equipment
SUMMARY
POLICIES
a.
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
b.
PSAK 1: Presentation of Financial Statements
about Disclosure Initiative
ISAK 31: Scope Interpretation of PSAK 13:
Investment Property.
Standar dan amandemen standar berikut efektif
untuk periode yang dimulai pada atau setelah
tanggal 1 Januari 2018, dengan penerapan dini
diperkenankan yaitu:
KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
a.
Standards and interpretations issued not yet
adopted
OF
SIGNIFICANT
ACCOUNTING
Statement of Compliance
The consolidated financial statements of the
Group have been prepared in accordance with
Indonesian Financial Accounting Standards.
Dasar Penyusunan
b.
Basis of Preparation
Dasar
penyusunan
laporan
keuangan
konsolidasian adalah biaya historis, kecuali
instrumen keuangan tertentu yang diukur pada
jumlah revaluasian atau nilai wajar dan basis
akrual kecuali untuk penyusunan laporan arus kas
konsolidasian pada setiap akhir periode
pelaporan, yang dijelaskan dalam kebijakan
akuntansi di bawah ini.
The consolidated financial statements have been
prepared on the historical cost basis except for
financial instruments that are measured at
revalued amounts or fair values and accrual basis
except for the consolidation statement of cash
flows at the end of each reporting period, as
explained in the accounting policies below.
Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai
wajar dari imbalan yang diberikan untuk
pertukaran barang atau jasa.
Historical cost is generally based on the fair value
of the consideration given in exchange for goods
and services.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu
transaksi teratur antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran.
Fair value is the price that would be received to
sell an asset or paid to transfer a liability in an
orderly transaction between market participants at
the measurement date.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan
menggunakan
metode
langsung
dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan.
The consolidated statements of cash flows are
prepared using the direct method with
classifications of cash flows into operating,
investing and financing activities.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
9
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
c.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Dasar Konsolidasian
c.
Basis of Consolidation
Laporan
keuangan
konsolidasian
menggabungkan laporan keuangan Perusahaan
dan entitas yang dikendalikan oleh Perusahaan
dan entitas anak (termasuk entitas terstruktur).
Pengendalian tercapai dimana Perusahaan
memiliki kekuasaan atas investee; eksposur atau
hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya
dengan investee; dan kemampuan untuk
menggunakan kekuasaannya atas investee untuk
mempengaruhi jumlah imbal hasil investor.
The consolidated financial statements incorporate
the financial statements of the Company and
entities (including structured entities) controlled by
the Company and its subsidiaries. Control is
achieved where the Company has the power over
the investee; is exposed, or has rights, to variable
returns from its involvement with the investee; and
has the ability to use its power to affect its returns.
Perusahaan menilai kembali apakah Perusahan
mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap
satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian
yang disebutkan di atas.
The Company reassesses whether or not it
controls an investee if facts and circumstances
indicates that there are changes to one or more of
the three elements of control listed above.
Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara
mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan atas
investee ketika hak suara investor cukup untuk
memberinya
kemampuan
praktis
untuk
mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak.
Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta
dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah
hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan
Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran
kepemilikan hak suara Perusahaan relatif
terhadap ukuran dan penyebaran kepemilikan
pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial
yang dimiliki oleh Perusahaan, pemegang suara
lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari
pengaturan kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta
dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan
bahwa Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki,
kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas
yang relevan pada saat keputusan perlu dibuat,
termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS
sebelumnya.
When the Company has less than a majority of
the voting rights of an investee, it has power over
the investee when the voting rights are sufficient
to give it the practical ability to direct the relevant
activities of the investee unilaterally. The
Company considers all relevant facts and
circumstances in assessing whether or not the
Company’s voting rights in an investee are
sufficient to give it power, including (i) the size of
the Company’s holding of voting rights relative to
the size and dispersion of holding of the other
vote holders; (ii) potential voting rights held by the
Company, other vote holders or other parties; (iii)
rights
arising
from
other
contractual
arrangements; and (iv) any additional facts and
circumstances that indicate that the Company
has, or does not have, the current ability to direct
the relevant activities at the time that decisions
need to be made, including voting patterns at
previous shareholders’ meetings.
Konsolidasi
entitas
anak
dimulai
ketika
Perusahaan memperoleh pengendalian atas
entitas anak dan akan dihentikan ketika
Perusahaan kehilangan pengendalian pada
entitas anak. Secara khusus, pendapatan dan
beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama
tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi
konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain
diperolehnya
pengendalian
dari
tanggal
Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan
berhenti untuk mengendalikan entitas anak.
Consolidation of a subsidiary begins when the
Company obtains control over the subsidiary and
ceases when the Company loses control of the
subsidiary. Specifically, income and expense of a
subsidiary acquired or disposed of during the year
are included in the consolidated statement of
profit or loss and other comprehensive income
from the date the Company gains control until the
date when the Company ceases to control the
subsidiary.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan
komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas
induk
dan
untuk
kepentingan
nonpengendali. Perusahaan juga mengatribusikan
total laba komprehensif entitas anak kepada
pemilik
entitas
induk
dan
kepentingan
nonpengendali
meskipun
hal
tersebut
mengakibatkan
kepentingan
nonpengendali
memiliki saldo defisit.
Profit or loss and each component of other
comprehensive income are attributed to the
owners of the Company and to the non-controlling
interest. Total comprehensive income of
subsidiaries is attributed to the owners of the
Company and the non-controlling interest even if
this results in the non-controlling interest having a
deficit balance.
Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan
terhadap laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai
dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
Grup.
When necessary, adjustment are made to the
financial statements of subsidiaries to bring their
accounting policies into line with the Group’s
accounting policies.
10
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
379
380
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
d.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas penghasilan,
beban dan arus kas dalam intra Grup terkait
dengan transaksi antar entitas dalam Grup
dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.
All intragroup assets and liabilities, equity,
income, expenses and cash flows relating to
transaction between members of the Group are
eliminated in full on consolidation.
Perubahan kepemilikan Grup pada entitas anak
yang
tidak
mengakibatkan
kehilangan
pengendalian Grup atas entitas anak dicatat
sebagai transaksi ekuitas. Jumlah tercatat dari
kepemilikan Grup dan kepentingan nonpengendali
disesuaikan untuk mencerminkan perubahan
kepentingan relatifnya dalam entitas anak. Selisih
antara jumlah tercatat kepentingan nonpengendali
yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang
dibayar atau diterima diakui secara langsung
dalam ekuitas dan diatribusikan dengan pemilik
entitas induk.
Changes in the Group’s ownership interest in
subsidiaries that do not result in the Group losing
control over the subsidiaries are accounted for as
equity transactions. The carrying amounts of the
Group’s interest and the non-controlling interest
are adjusted to reflect the changes in their relative
interest in the subsidiaries. Any difference
between the amount by which the non-controlling
interest are adjusted and the fair value of the
consideration paid or received is recognized
directly in equity and attributed to owners of the
Company.
Ketika Grup kehilangan pengendalian pada
entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui
dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan
antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained
interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya dari
aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas
anak dan setiap kepentingan nonpengendali.
Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam
penghasilan komprehensif lain yang terkait
dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah
Grup telah melepaskan secara langsung aset atau
liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi
ke laba rugi atau ditransfer ke kategori lain dari
ekuitas sebagaimana ditentukan / diizinkan oleh
standar akuntansi yang berlaku). Nilai wajar setiap
sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada
tanggal hilangnya pengendalian dianggap sebagai
nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk
akuntansi berikutnya dalam PSAK 55, Instrumen
Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran atau,
ketika berlaku, biaya perolehan pada saat
pengakuan awal dari investasi pada entitas
asosiasi .
When the Group losses control of a subsidiary, a
gain or loss is recognized in profit or loss and is
calculated as the difference between (i) the
aggregate of the fair value of the consideration
received and the fair value of any retained interest
and (ii) the previous carrying amount of the assets
(including goodwill), and liabilities of the
subsidiary and any non-controlling interest. All
amounts
previously recognized in
other
comprehensive income in relation to that
subsidiary are accounted for as if the Group had
directly disposed of the related assets or liabilities
of the subsidiary (i.e. reclassified to profit or loss
or transferred to another category of equity as
specified/permitted by applicable accounting
standards). The fair value of any investment
retained in the former subsidiary at the date when
control is lost is regarded as the fair value on
initial recognition for subsequent accounting under
PSAK 55, Financial Instruments: Recognition and
Measurement or, when applicable, the cost on
initial recognition of an investment in an associate
or a jointly controlled entity.
Kombinasi Bisnis
d.
Business Combination
Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan
metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam
suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar,
yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai
wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang
dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh
Grup kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang
diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang
diterbitkan
oleh
Grup
dalam
pertukaran
pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biayabiaya terkait akuisisi diakui di dalam laba rugi
pada saat terjadinya.
Acquisitions of businesses are accounted for
using the acquisition method. The consideration
transferred in a business combination is
measured at fair value, which is calculated as the
sum of the acquisition-date fair values of the
assets transferred by the Group, liabilities incurred
by the Group to the former owners of the
acquiree, and the equity interests issued by the
Group in exchange for control of the acquiree.
Acquisition-related costs are recognized in profit
or loss as incurred.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambilalih diakui
pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas
tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
relevan.
At the acquisition date, the identifiable assets
acquired and the liabilities assumed are
recognized at their fair value except for certain
assets and liabilities that are measured in
accordance with the relevant standards.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
11
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai
gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah
setiap kepentingan nonpengendali pada pihak
diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki
oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada
tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali,
jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh
dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal
akuisisi melebihi jumlah imbalan yang dialihkan,
jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali
pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal
akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya
dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak
diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera
dalam laba rugi sebagai pembelian dengan
diskon.
Goodwill is measured as the excess of the sum of
the consideration transferred, the amount of any
non-controlling interests in the acquiree, and the
fair value of the acquirer’s previously held equity
interest in the acquire (if any) over the net of the
acquisition-date amounts of the identifiable assets
acquired and the liabilities assumed. If, after the
reassessment, the net of the acquisition-date
amounts of the identifiable assets acquired and
liabilities assumed exceeds the sum of the
consideration transferred, the amount of any noncontrolling interests in the acquiree and the fair
value of the acquirer’s previously held interest in
the acquiree (if any), the excess is recognized
immediately in profit or loss as a bargain purchase
option.
Kepentingan nonpengendali yang menyajikan
bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak
atas bagian proposional dari aset neto entitas
dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur
baik pada nilai wajar ataupun pada bagian
proporsional
kepemilikan
kepentingan
nonpengendali atas aset neto teridentifikasi dari
pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran
dilakukan atas dasar transaksi. Kepentingan
nonpengendali jenis lain diukur pada nilai wajar
atau, jika berlaku, pada dasar pengukuran lain
yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.
Non-controlling interests that are present
ownership interests and entitle their holders to a
proportionate share of the entity’s net assets in
the event of liquidation may be initially measured
either at fair value or at the non-controlling
interests’ proportionate share of the acquiree’s
identifiable net assets.
The
choice
of
measurement basis is made on a transaction-bytransaction basis. Other types of non-controlling
interests are measured at fair value or, when
applicable, on the basis specified in another
accounting standard.
Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam
suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau
liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan
kontinjen (contingent consideration arrangement),
imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar
pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai
bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu
kombinasi bisnis.
When the consideration transferred by the Group
in a business combination includes assets or
liabilities resulting from a contingent consideration
arrangement, the contingent consideration is
measured at its acquisition-date fair value and
included as part of the consideration transferred in
a business combination.
Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
kontinjen yang memenuhi syarat sebagai
penyesuaian periode pengukuran disesuaikan
secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait
Penyesuaian
periode
terhadap
goodwill.
pengukuran adalah penyesuaian yang berasal
dari informasi tambahan yang diperoleh selama
periode pengukuran (yang tidak melebihi satu
tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta
dan kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.
Changes in the fair value of the contingent
consideration that qualify as measurement period
adjustments are adjusted retrospectively, with
corresponding adjustments against goodwill.
Measurement period adjustments are adjustments
that arise from additional information obtained
during the measurement period (which cannot
exceed one year from the acquisition date) about
facts and circumstances that existed at the
acquisition date
Akuntansi berikutnya untuk perubahan nilai wajar
dari imbalan kontinjensi yang tidak memenuhi
syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran
tergantung pada bagaimana imbalan kontinjensi
diklasifikasikan.
Imbalan
kontinjensi
yang
diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
kembali pada tanggal pelaporan dan penyelesaian
selanjutnya
diperhitungkan
dalam
ekuitas.
Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai
aset atau liabilitas diukur kembali pada nilai wajar
pada setiap tanggal pelaporan dengan perubahan
nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi.
The subsequent accounting for changes in the fair
value of the contingent consideration that do not
qualify as measurement period adjustments
depends on how the contingent consideration is
classified. Contingent consideration that is
classified as equity is not remeasured at
subsequent reporting dates and its subsequent
settlement is accounted for within equity.
Contingent consideration that is classified as an
asset or liability is remeasured subsequent to
reporting dates at fair value, with changes in fair
value recognised in profit or loss.
12
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
381
382
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
e.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara
bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada
tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugian
dihasilkan, jika ada, diakui dalam laba rugi.
Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum
tanggal akuisisi yang sebelumnya telah diakui
dalam
penghasilan
komprehensif
lain
direklasifikasi ke laba rugi dimana perlakuan
tersebut akan sesuai jika kepemilikan tersebut
dilepas/dijual.
When a business combination is achieved in
stages, the Group’s previously held equity interest
in the acquiree is remeasured to fair value at the
acquisition date and the resulting gain or loss, if
any, is recognized in profit or loss. Amounts
arising from interests in the acquiree prior to the
acquisition date that have previously been
recognized in other comprehensive income are
reclassified to profit or loss where such treatment
would be appropriate if that interests were
disposed of.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum
selesai pada akhir periode pelaporan saat
kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah
sementara
untuk
pos-pos
yang
proses
akuntansinya belum selesai dalam laporan
keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak
pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas
tambahan yang diakui, untuk mencerminkan
informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan
keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika
diketahui, akan berdampak pada jumlah yang
diakui pada tanggal tersebut.
If the initial accounting for a business combination
is incomplete by the end of the reporting period in
which the combination occurs, the Group reports
provisional amounts for the items for which the
accounting is incomplete. Those provisional
amounts are adjusted during the measurement
period, or additional assets or liabilities are
recognized, to reflect new information obtained
about facts and circumstances that existed as of
the acquisition date that, if known, would have
affected the amount recognized as of that date.
Transaksi dan Saldo Laporan Keuangan Dalam
Mata Uang Asing
e.
Foreign Currency Transactions and Balance
Laporan keuangan individu masing-masing entitas
Grup diukur dan disajikan dalam mata uang dari
lingkungan ekonomi utama dimana entitas
beroperasi (mata uang fungsional). Laporan
keuangan konsolidasian dari Grup dan laporan
posisi keuangan Perusahaan disajikan dalam
mata uang Rupiah yang merupakan mata uang
fungsional Perusahaan dan mata uang penyajian
untuk laporan keuangan konsolidasian.
The individual financial statements of each Group
entity are measured and presented in the currency
of the primary economic environment in which the
entity operates (its functional currency). The
consolidated financial statements of the Group
and the statement of financial position of the
company are presented in Indonesian Rupiah,
which is the functional currency of the Company
and the presentation currency for the consolidated
financial statements.
Dalam penyusunan laporan keuangan setiap
entitas individual grup, transaksi dalam mata uang
asing selain mata uang fungsional entitas (mata
uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode
pelaporan, pos moneter dalam valuta asing
dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada
tanggal tersebut. Pos-pos non moneter yang
diukur pada nilai wajar dalam valuta asing
dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada
tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos
nonmoneter yang diukur dalam biaya historis
dalam valuta asing tidak dijabarkan kembali.
In preparing the financial statements of each
individual group entity, transactions in currencies
other than the entity’s functional currency (foreign
currencies) are recognized at the rates of
exchange prevailing at the dates of the
transactions. At the end of each reporting period,
monetary items denominated in foreign currencies
are retranslated at the rates prevailing at that
date. Non-monetary items carried at fair value that
are denominated in foreign currencies are
retranslated at the rates prevailing at the date
when the fair value was determined. Nonmonetary items that are measured in terms of
historical cost in a foreign currency are not
retranslated.
Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba
rugi pada periode saat terjadinya kecuali untuk:
Exchange differences on monetary items are
recognized in profit or loss in the period in which
they arise except for:
ï‚·
Selisih kurs atas pinjaman valuta asing yang
berkaitan dengan aset dalam konstruksi untuk
penggunaan yang produktif di masa depan,
termasuk dalam biaya perolehan aset
tersebut
ketika
dianggap
sebagai
penyesuaian atas biaya bunga atas pinjaman
valuta asing.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
ï‚·
13
Exchange differences on foreign currency
borrowing
relating
to
assets
under
construction for future productive use, which
are included in the cost of those assets when
they are regarded as an adjustment to interest
costs on those foreign currency borrowing.
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
f.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
ï‚·
Selisih kurs atas transaksi yang ditetapkan
untuk tujuan lindung nilai risiko valuta asing
tertentu (lihat Catatan 3aa dibawah ini untuk
kebijakan akuntansi lindung nilai).
ï‚·
Exchange differences on transaction entered
into in order to hedge certain foreign currency
risks (see Note 3aa below for hedge
accounting policies).
ï‚·
Selisih kurs atas pos moneter piutang atau
utang pada kegiatan dalam valuta asing yang
penyelesaiannya tidak direncanakan atau
tidak mungkin terjadi (membentuk bagian dari
investasi bersih dalam kegiatan usaha luar
negeri), yang pada awalnya diakui pada
penghasilan
komprehensif
lain
dan
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi pada
pembayaran kembali pos moneter.
ï‚·
Exchange differences on monetary items
receivable from or payable to a foreign
currency operation for which settlement is
neither planned nor likely to occur (therefore
forming part of the net investment in the
foreign operation), which are recognized
initially in other comprehensive income and
reclassified from equity to profit or loss on
repayment of the monetary items
Transaksi Pihak-pihak Berelasi
f.
Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas
yang terkait dengan Grup (entitas pelapor):
A related party is a person or entity that is related
to the Group (the reporting entity):
a.
a.
b.
Orang atau anggota keluarga dekat
mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
A person or a close member of that person's
family is related to the reporting entity if that
person:
i.
memiliki
pengendalian
atau
pengendalian bersama entitas pelapor;
i.
has control or joint control over the
reporting entity;
ii.
memiliki pengaruh signifikan atas entitas
pelapor; atau
ii.
has significant influence
reporting entity; or
iii.
merupakan personil manajemen kunci
entitas pelapor atau entitas induk dari
entitas pelapor.
iii.
is a member of the key management
personnel of the reporting entity or of a
parent of the reporting entity.
Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor
jika memenuhi salah satu hal berikut:
b.
over
the
An entity is related to the reporting entity if
any of the following conditions applies:
i.
Entitas dan entitas pelapor adalah
anggota dari kelompok usaha yang sama
(artinya entitas induk, entitas anak, dan
entitas anak berikutnya saling berelasi
dengan entitas lainnya).
i.
The entity and the reporting entity are
members of the same the Company
(which means that each parent,
subsidiary and fellow subsidiary is
related to the others).
ii.
Satu entitas adalah entitas asosiasi dari
entitas lain (atau entitas asosiasi yang
merupakan anggota suatu kelompok
usaha, yang mana entitas lain tersebut
adalah anggotanya).
ii.
One entity is an associate of the other
entity (or an associate of a member of a
Company of which the other entity is a
member).
iii.
Kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama.
iii.
Both entities are joint ventures of the
same third party.
iv.
Satu entitas adalah ventura bersama dari
entitas ketiga dan entitas yang lain
adalah entitas asosiasi dari entitas
ketiga.
iv.
One entity is a joint venture of a third
entity and the other entity is an associate
of the third entity.
v.
Entitas tersebut adalah suatu program
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
dari salah satu entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas
pelapor. Jika entitas pelapor adalah
entitas yang menyelenggarakan program
tersebut, maka entitas sponsor juga
berelasi dengan entitas pelapor.
v.
The entity is a post-employment benefit
plan for the benefit of employees of
either the reporting entity, or an entity
related to the reporting entity. If the
reporting entity in itself such a plan, the
sponsoring employers are also related to
the reporting entity.
14
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
383
384
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
vi.
g.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Entitas
yang
dikendalikan
atau
dikendalikan bersama oleh orang yang
diidentifikasi dalam huruf (a).
vi.
The entity is controlled or jointly
controlled by a person identified in (a).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a)
(i) memiliki pengaruh signifikan atas
entitas atau personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas).
vii. A person identified in (a) (i) has
significant influence over the entity or is a
member of the key management
personnel of the entity (or a parent of the
entity).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok
yang mana entitas merupakan bagian
dari kelompok tersebut, menyediakan
jasa personil manajemen kunci kepada
entitas pelapor atau kepada entitas induk
dari entitas pelapor.
viii. The entity, or any member of a group of
which it is a part, provides key
management personnel services to the
reporting entity or to the parent of the
reporting entity.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihakpihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan
persyaratan dengan pihak ketiga maupun tidak,
diungkapkan
pada
laporan
keuangan
konsolidasian.
Significant transactions with related parties,
whether or not made at similar terms and
conditions as those done with third parties, are
disclosed in the consolidated financial statements.
Aset Keuangan
g.
Financial Assets
Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan
pengakuannya pada tanggal diperdagangkan
dimana pembelian dan penjualan aset keuangan
berdasarkan
kontrak
yang
mensyaratkan
penyerahan aset keuangan dalam kurun waktu
yang ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang
berlaku, dan awalnya diukur sebesar nilai wajar
ditambah biaya transaksi, kecuali untuk aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi, yang awalnya diukur sebesar nilai
wajar.
All financial assets are recognised and
derecognised on trade date where the purchase or
sale of a financial asset is under a contract whose
terms require delivery of the financial asset within
the time frame established by the market
concerned, and are initially measured at fair value
plus transaction costs, except for those financial
assets classified as at fair value through profit or
loss, which are initially measured at fair value.
Aset keuangan Grup pada tanggal pelaporan
diklasifikasikan sebagai berikut:
The Group’s financial assets as of reporting date
are classified as follows:
ï‚·
Tersedia untuk dijual
ï‚·
Available-for-sale (AFS)
AFS aset keuangan adalah aset keuangan
non-derivatif yang ditetapkan baik sebagai
AFS atau yang tidak diklasifikasikan sebagai
(a) pinjaman yang diberikan dan piutang, (b)
dimiliki hingga jatuh tempo atau (c) aset
keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi
(FVTPL).
AFS financial assets are non-derivatives that
are either designated as AFS or are not
classified as (a) loans and receivables, (b)
held-to-maturity or (c) fair value through profit
or loss (FVTPL).
Investasi dalam instrumen ekuitas yang tidak
tercatat di bursa yang tidak mempunyai
kuotasi harga pasar di pasar aktif dan nilai
wajarnya tidak dapat diukur secara handal
diklasifikasikan sebagai AFS, diukur pada
biaya perolehan dikurangi penurunan nilai.
AFS equity investments that are not quoted in
an active market and whose fair value cannot
be reliably measured are also classified as
AFS, measured at cost less impairment.
Dividen atas instrumen ekuitas AFS, jika ada,
diakui pada laba rugi pada saat hak Grup
untuk memperoleh pembayaran dividen
ditetapkan.
Dividends on AFS equity instruments, if any,
are recognised in profit or loss when the
Group’s right to receive the dividend are
established.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
15
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
ï‚·
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Pinjaman yang diberikan dan piutang
ï‚·
Loans and receivables
Kas dan setara kas, kecuali kas, piutang
pelanggan dan piutang lain-lain dengan
pembayaran tetap atau telah ditentukan dan
tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif
diklasifikasi sebagai “Pinjaman yang diberikan
dan Piutang”, yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan
metode suku bunga efektif dikurangi
penurunan nilai.
Cash and cash equivalents, except cash on
hand, trade accounts receivable and other
receivables that have fixed or determinable
payments that are not quoted in an active
market are classified as “Loans and
Receivables”. Loans and receivables are
measured at amortised cost using the
effective interest method less impairment.
Bunga diakui dengan menggunakan metode
suku bunga efektif, kecuali piutang jangka
pendek dimana pengakuan bunga tidak
material.
Interest is recognised by applying the effective
interest method, except for short-term
receivables when the recognition of interest
would be immaterial.
Metode suku bunga efektif
Effective interest method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang
digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode
untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau
biaya selama periode yang relevan. Suku bunga
efektif adalah suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi penerimaan atau
pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh
komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan
diterima oleh para pihak dalam kontrak yang
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku
bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan
diskonto lainnya) selama perkiraan umur
instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat untuk
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
keuangan pada saat pengakuan awal.
The effective interest method is a method of
calculating the amortised cost of a financial
instrument and of allocating interest income or
expense over the relevant period. The effective
interest rate is the rate that exactly discounts
estimated future cash receipts or payments
(including all fees and points paid or received that
form an integral part of the effective interest rate,
transaction costs and other premiums or
discounts) through the expected life of the
financial instrument, or where appropriate, a
shorter period to the net carrying amount on initial
recognition.
Pendapatan diakui dengan menggunakan metode
suku bunga efektif, kecuali untuk piutang jangka
pendek di mana pengakuan bunga tidak material.
Income is recognized by applying the effective
interest method, except for short term receivable
where the recognition or interest would be
immaterial.
Penurunan nilai aset keuangan
Impairment of financial assets
Aset keuangan dinilai terhadap indikator
penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan.
Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat
bukti objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal
aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan
tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa
depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi
secara andal.
Financial assets are assessed for indicators of
impairment at each reporting date. Financial
assets are impaired when there is objective
evidence that, as a result of one or more events
that occurred after the initial recognition of the
financial asset, the estimated future cash flows of
the investment have been affected.
Untuk investasi ekuitas AFS yang tercatat dan
tidak tercatat di bursa, penurunan yang signifikan
atau jangka panjang dalam nilai wajar dari
instrumen ekuitas di bawah biaya perolehannya
dianggap sebagai bukti objektif terjadinya
penurunan nilai.
For listed and unlisted equity investments
classified as AFS, a significant or prolonged
decline in the fair value of the security below its
cost is considered to be objective evidence of
impairment.
Untuk aset keuangan lainnya, bukti obyektif
penurunan nilai termasuk sebagai berikut:
For all other financial assets, objective evidence
of impairment could include:
ï‚·
kesulitan keuangan signifikan yang dialami
penerbit atau pihak peminjam; atau
ï‚·
16
significant financial difficulty of the issuer or
counterparty; or
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
385
386
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
ï‚·
pelanggaran kontrak, seperti terjadinya
wanprestasi atau tunggakan pembayaran
pokok atau bunga; atau
ï‚·
default or delinquency in interest or principal
payments; or
ï‚·
terdapat
kemungkinan
bahwa
pihak
peminjam akan dinyatakan pailit atau
melakukan reorganisasi keuangan.
ï‚·
it becoming probable that the borrower will
enter bankruptcy or financial re-organisation.
Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti
piutang, aset yang tidak akan dievaluasi secara
individual akan dievaluasi penurunan nilainya
secara kolektif. Bukti objektif dari penurunan nilai
portofolio piutang dapat termasuk pengalaman
Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu,
peningkatan
keterlambatan
penerimaan
pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit,
dan juga pengamatan atas perubahan kondisi
ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi
dengan gagal bayar atas piutang.
For certain categories of financial asset, such as
receivables, assets that are assessed not to be
impaired individually are, in addition, assessed for
impairment on a collective basis. Objective
evidence of impairment for a portfolio of
receivables could include the Group’s past
experiences of collecting payments, an increase
in the number of delayed payments in the
portfolio past the average credit period, as well as
observable changes in national or local economic
conditions that correlate with default on
receivables.
Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan
diamortisasi,
jumlah
kerugian
penurunan nilai merupakan selisih antara jumlah
tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari
estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan
menggunakan suku bunga efektif awal dari aset
keuangan.
For financial assets carried at amortized cost, the
amount of the impairment is the difference
between the asset’s carrying amount and the
present value of estimated future cash flows,
discounted at the financial asset’s original
effective interest rate.
Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya
perolehan, jumlah kerugian penurunan nilai diukur
berdasarkan selisih antara jumlah tercatat aset
keuangan dan nilai kini estimasi arus kas masa
depan yang didiskontokan pada tingkat imbal hasil
yang berlaku di pasar untuk aset keuangan yang
serupa. Kerugian penurunan nilai tersebut tidak
dapat dibalik pada periode berikutnya.
For financial asset carried at cost, the amount of
the impairment loss is measured as the difference
between the asset’s carrying amount and the
present value of the estimated future cash flows
discounted at the current market rate of return for
a similar financial asset. Such impairment loss will
not be reversed in subsequent periods.
Jumlah tercatat aset keuangan dikurangi dengan
kerugian penurunan nilai secara langsung atas
seluruh aset keuangan, kecuali piutang yang
jumlah tercatatnya dikurangi melalui penggunaan
akun cadangan piutang. Jika piutang tidak
tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui akun
cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari
jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan
dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan
jumlah tercatat akun cadangan piutang diakui
dalam laba rugi.
The carrying amount of the financial asset is
reduced by the impairment loss directly for all
financial assets with the exception of receivables,
where the carrying amount is reduced through the
use of an allowance account. When a receivable
is considered uncollectible, it is written off against
the allowance account. Subsequent recoveries of
amounts previously written off are credited
against the allowance account. Changes in the
carrying amount of the allowance account are
recognized in profit or loss.
Jika aset keuangan AFS dianggap menurun
nilainya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang
sebelumnya
telah
diakui
dalam
ekuitas
direklasifikasi ke laba rugi.
When an AFS financial asset is considered to be
impaired, cumulative gains or losses previously
recognized in equity are reclassified to profit or
loss.
Kecuali instrumen ekuitas AFS, jika, pada periode
berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai
berkurang dan pengurangan tersebut dapat
dikaitkan secara obyektif dengan peristiwa yang
terjadi setelah penurunan nilai diakui, kerugian
penurunan nilai yang diakui sebelumnya dibalik
melalui laba rugi hingga nilai tercatat investasi
pada tanggal pemulihan penurunan nilai,
sepanjang nilainya tidak melebihi biaya perolehan
diamortisasi sebelum pengakuan kerugian
penurunan nilai dilakukan.
With the exception of AFS equity instruments, if,
in a subsequent period, the amount of the
impairment loss decreases and the decrease can
be related objectively to an event occurring after
the impairment was recognized, the previously
recognized impairment loss is reversed through
profit or loss to the extent that the carrying
amount of the investment at the date the
impairment is reversed does not exceed what the
amortized cost would have been had the
impairment not been recognized.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
17
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
h.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian penurunan
nilai yang sebelumnya diakui dalam laba rugi tidak
boleh dibalik melalui laba rugi. Setiap kenaikan
nilai wajar setelah penurunan nilai diakui secara
langsung ke penghasilan komprehensif lain.
In respect of AFS equity investments, impairment
losses previously recognized in profit or loss are
not reversed through profit or loss. Any increase
in fair value subsequent to an impairment loss is
recognized directly in other comprehensive
income.
Penghentian pengakuan aset keuangan
Derecognition of financial assets
Grup menghentikan pengakuan aset keuangan
jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas
yang berasal dari aset berakhir, atau Grup
mentransfer aset keuangan dan secara
substansial mentransfer seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas
lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak
memiliki secara substansial atas seluruh risiko
dan
manfaat
kepemilikan
serta
masih
mengendalikan aset yang ditransfer, maka Grup
mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset
yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar
jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Grup
memiliki secara substansial seluruh risiko dan
manfaat kepemilikan aset keuangan yang
ditransfer, Grup masih mengakui aset keuangan
dan juga mengakui pinjaman yang dijamin
sebesar pinjaman yang diterima.
The Group derecognises a financial asset only
when the contractual rights to the cash flows from
the asset expire, or when they transfer the
financial asset and substantially all the risks and
rewards of ownership of the asset to another
entity. If the Group neither transfer nor retain
substantially all the risks and rewards of
ownership and continues to control the transferred
asset, the Group recognises their retained interest
in the asset and an associated liability for amounts
they may have to pay. If the Group retain
substantially all the risks and rewards of
ownership of a transferred financial asset, the
Group continues to recognise the financial asset
and also recognise a collateralised borrowing for
the proceeds received.
Penghentian pengakuan aset keuangan secara
keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat aset
dan jumlah pembayaran dan piutang yang
diterima dan keuntungan atau kerugian kumulatif
yang
telah
diakui
dalam
penghasilan
komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas
diakui dalam laba rugi.
On derecognition of financial asset in its entirety,
the difference between the asset’s carrying
amount and the sum of the consideration received
and receivable and the cumulative gain or loss
that had been recognized in other comprehensive
income and accumulated in equity is recognized in
profit or loss.
Penghentian pengakuan aset keuangan terhadap
satu bagian saja (misalnya ketika Grup masih
memiliki hak untuk membeli kembali bagian aset
yang ditransfer), Grup mengalokasikan jumlah
tercatat sebelumnya dari aset keuangan tersebut
pada bagian yang tetap diakui berdasarkan
keterlibatan berkelanjutan, dan bagian yang tidak
lagi diakui berdasarkan nilai wajar relatif dari
kedua bagian tersebut pada tanggal transfer.
Selisih antara jumlah tercatat yang dialokasikan
pada bagian yang tidak lagi diakui dan jumlah dari
pembayaran yang diterima untuk bagian yang
yang tidak lagi diakui dan setiap keuntungan atau
kerugian kumulatif yang dialokasikan pada bagian
yang tidak lagi diakui tersebut yang sebelumnya
telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain
diakui pada laba rugi. Keuntungan dan kerugian
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain dialokasikan pada
bagian yang tetap diakui dan bagian yang
dihentikan pengakuannya, berdasarkan nilai wajar
relatif kedua bagian tersebut.
On derecognition of financial asset other than its
entirety (e.g., when the Group retains an option to
repurchase part of a transferred asset), the Group
allocates the previous carrying amount of the
financial asset between the part it continues to
recognize under continuing involvement, and the
part it no longer recognizes on the basis of the
relative fair values of those parts on the date of
the transfer. The difference between the carrying
amount allocated to the part that is no longer
recognized and the sum of the consideration
received for the part no longer recognized and any
cumulative gain or loss allocated to it that had
been recognized in other comprehensive income
is recognized in profit or loss. A cumulative gain or
loss that had been recognized in other
comprehensive income is allocated between the
part that continues to be recognized and the part
that is no longer recognized on the basis of the
relative fair values of those parts.
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
h.
Financial Liabilities and Equity Instruments
Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas
Classification as debt or equity
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang
diterbitkan oleh Grup diklasifikasi sesuai dengan
substansi perjanjian kontraktual dan definisi
liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.
Financial liabilities and equity instruments issued
by the Group are classified according to the
substance of the contractual arrangements
entered into and the definitions of a financial
liability and an equity instrument.
18
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
387
388
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
i.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Instrumen ekuitas
Equity instruments
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang
memberikan hak residual atas aset Perusahaan
setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.
An equity instrument is any contract that
evidences a residual interest in the assets of the
Company after deducting all of their liabilities.
Liabilitas keuangan
diamortisasi
Financial liabilities at amortized cost
pada
biaya
perolehan
Utang usaha dan utang lain-lain, utang bank serta
pinjaman lainnya pada awalnya diukur pada nilai
wajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang
diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif, dengan beban bunga diakui
berdasarkan metode suku bunga efektif.
Trade and other payables, bank and other
borrowings are initially measured at fair value, net
of transaction costs, and are subsequently
measured at amortised cost, using the effective
interest rate method, with interest expense
recognised on an effective yield basis.
Penghentian pengakuan liabilitas keuangan
Derecognition of financial liabilities
Grup
menghentikan
pengakuan
liabilitas
keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah
dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih
antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang
dihentikan pengakuannya dan imbalan yang
dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.
The Group derecognises financial liabilities when,
and only when, the Group’s obligations are
discharged, cancelled or expire. The difference
between the carrying amount of the financial
liability derecognized and the consideration paid
and payable is recognized in profit or loss.
Saling hapus antar Aset Keuangan dan Liabilitas
Keuangan
i.
Aset dan liabilitas keuangan Grup saling hapus
dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan jika dan hanya jika,
j.
Financial
Assets
and
Financial
The Group only offsets financial assets and
liabilities and presents the net amount in the
statement of financial position where it:
ï‚·
saat ini memiliki hak yang berkekuatan
hukum untuk melakukan saling hapus atas
jumlah yang telah diakui tersebut; dan
ï‚·
currently has a legal enforceable right to set
off the recognized amount; and
ï‚·
berniat untuk menyelesaikan secara neto
atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
ï‚·
intends either to settle on a net basis, or to
realize the asset and settle the liability
simultaneously.
Kas dan Setara Kas
j.
Untuk tujuan penyajian arus kas konsolidasian,
kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan
semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu
tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya
dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
penggunaannya.
k.
Netting of
Liabilities
For consolidated statement of cash flows
presentation purposes, cash and cash equivalents
consist of cash on hand and in banks and all
unrestricted investments with maturities of three
months or less from the date of placement.
Investasi pada Entitas Asosiasi
k.
Entitas asosiasi adalah entitas dimana Grup
memiliki pengaruh signifikan. Pengaruh signifikan
adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam
keputusan kebijakan keuangan dan operasional
investee tetapi tidak mengendalikan atau
mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Cash and Cash Equivalents
Invesments in Associates
An associate is an entity over which the Group
has significant influence. Significant influence is
the power to participate in the financial and
operating policy decisions of the investee but is
not control or joint control over those policies.
19
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas
asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan
konsolidasian
interim
dicatat
dengan
menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika
investasi diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, sesuai dengan PSAK 58 (revisi 2014), Aset
Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan
Operasi yang Dihentikan. Dalam metode ekuitas,
pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi
diakui sebesar biaya perolehan pada laporan
keuangan
konsolidasian,
dan
selanjutnya
disesuaikan untuk perubahan dalam bagian
kepemilikan Grup atas laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain entitas asosiasi. Jika bagian
Grup atas kerugian entitas asosiasi melebihi
kepentingannya pada entitas asosiasi
(yang
mencakup kepentingan jangka panjang yang
secara substansi membentuk bagian investasi
neto Grup pada entitas asosiasi ) maka Grup
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi
lebih lanjut dan tambahan kerugian hanya diakui
oleh Grup sepanjang entitas memiliki kewajiban
konstruktif atau hukum atau melakukan
pembayaran atas nama entitas asosiasi.
The results and assets and liabilities of associates
are incorporated in these consolidated financial
statements using the equity method of
accounting, except when the investment, or a
portion thereof, is classified as held for sale, in
which case it is accounted for in accordance with
PSAK 58 (Revised 2014) Non-current Assets
Held for Sale and Discontinued Operation. Under
the equity method, an investment in an associate
is initially recognized in the consolidated
statement of financial position at cost and
adjusted thereafter to recognize the Group's share
of the profit or loss and other comprehensive
income of the associate or joint venture. When the
Group's share of losses of an associate exceeds
the Group's interest in that associate (which
includes any long-term interests that, in
substance, form part of the Group's net
investment in the associate), the Group
discontinues recognizing its share of further
losses. Additional losses are recognized only to
the extent that the Group has incurred legal or
constructive obligations or made payments on
behalf of the associate.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas sejak tanggal
investasi tersebut memenuhi definisi entitas
asosiasi. Dalam akuisisi investasi pada entitas
asosiasi, setiap selisih antara biaya perolehan
investasi dengan bagian Grup atas nilai wajar
neto dari aset dan liabilitas teridentifikasi dari
investee dicatat sebagai goodwill, yang termasuk
dalam jumlah tercatat investasi. Setiap selisih
lebih dari bagian kepemilikan Grup dari nilai wajar
neto aset dan liabilitas yang teridentifikasi dari
investee terhadap biaya perolehan investasi
dimasukkan
sebagai
penghasilan
dalam
menentukan laba rugi pada periode investasi
diperoleh.
An investment in an associate is accounted for
using the equity method from the date on which
the investee becomes an associate. On
acquisition of the investment in an associate, any
excess of the cost of the investment over the
Group's share of the net fair value of the
identifiable assets and liabilities of the investee is
recognized as goodwill, which is included within
the carrying amount of the investment. Any
excess of the Group's share of the net fair value
of the identifiable assets and liabilities over the
cost of the investment, after reassessment, is
recognized immediately in profit or loss in the
period in which the investment is acquired.
Persyaratan dalam PSAK 55 (revisi 2014)
Instrumen
Keuangan:
Pengakuan
dan
Pengukuran, diterapkan untuk menentukan
apakah perlu untuk mengakui setiap penurunan
nilai sehubungan dengan investasi pada entitas
asosiasi. Jika perlu, jumlah tercatat investasi yang
tersisa (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai
sesuai dengan PSAK 48, Penurunan Nilai Aset,
sebagai
suatu
aset
tunggal
dengan
membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana
yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar
dikurangi biaya untuk menjual) dengan jumlah
tercatatnya. Rugi penurunan nilai yang diakui
pada keadaan tersebut tidak dialokasikan pada
setiap aset yang membentuk bagian dari nilai
tercatat investasi pada entitas asosiasi. Setiap
pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai
dengan PSAK 48 sepanjang jumlah terpulihkan
dari investasi tersebut kemudian meningkat.
The requirements of PSAK 55 (revised 2014),
Financial
Instruments:
Recognition
and
Measurement, are applied to determine whether it
is necessary to recognize any impairment loss
with respect to the Group's investment in an
associate. When necessary, the entire carrying
amount of the investment (including goodwill) is
tested for impairment in accordance with
PSAK 48, Impairment of Assets, as a single asset
by comparing its recoverable amount (higher of
value in use and fair value less costs to sell) with
its carrying amount. Any impairment loss
recognized forms part of the carrying amount of
the investment. Any reversal of that impairment
loss is recognized in accordance with PSAK 48 to
the extent that the recoverable amount of the
investment subsequently increases.
20
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
389
390
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas
sejak tanggal ketika investasinya berhenti menjadi
investasi
pada
entitas
asosiasi
yang
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Jika
sisa kepentingan dalam entitas asosiasi
merupakan aset keuangan, maka Grup mengukur
setiap sisa kepentingan tersebut pada nilai wajar
pada saat pengakuan awal sebagai aset
keuangan sesuai dengan PSAK 55. Selisih antara
jumlah
tercatat
investasi
pada
tanggal
penggunaan metode ekuitas dihentikan dan nilai
wajar sisi kepentingan dan hasil dari pelepasan
sebagian kepentingan pada entitas asosiasi
termasuk dalam penentuan laba rugi pelepasan
investasi di asosiasi atau ventura. Selanjutnya,
Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya
diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang
terkait
dengan
entitas
asosiasi
tersebut
menggunakan dasar perlakuan yang sama
dengan yang disyaratkan jika entitas asosiasi
telah melepaskan secara langsung aset dan
liabilitas yang terkait. Oleh karena itu, jika
keuntungan atau kerugian yang sebelumnya telah
diakui dalam penghasilan komprehensif lain oleh
entitas asosiasi akan direklasifikasi ke laba rugi
pada saat pelepasan aset atau liabilitas yang
terkait, maka Grup mereklasifikasi keuntungan
atau kerugian dari ekuitas ke laba rugi (sebagai
penyesuaian reklasifikasi) ketika penggunaaan
metode ekuitas dihentikan.
The Group discontinues the use of the equity
method from the date when the investment
ceases to be an associate, or when the
investment is classified as held for sale. When the
Group retains an interest in the former associate
and the retained interest is a financial asset, the
Group measures the retained interest at fair value
at that date and the fair value is regarded as its
fair value on initial recognition in accordance with
PSAK 55. The difference between the carrying
amount of the associate at the date the equity
method was discontinued, and the fair value of
any retained interest and any proceeds from
disposing of a part interest in the associate or joint
venture. In addition, the Group accounts for all
amounts
previously recognized in other
comprehensive income in relation to that
associate on the same basis as would be required
if that associate had directly disposed of the
related assets or liabilities. Therefore, if a gain or
loss
previously
recognized
in
other
comprehensive income by that associate would
be reclassified to profit or loss on the disposal of
the related assets or liabilities, the Group
reclassifies the gain or loss from equity to profit or
loss (as a reclassification adjustment) when the
equity method is discontinued.
Grup melanjutkan penerapan metode ekuitas dan
tidak mengukur kembali kepentingan yang tersisa,
jika investasi pada entitas asosiasi menjadi
investasi dalam ventura bersama atau investasi
dalam ventura bersama menjadi investasi pada
entitas asosiasi. Tidak ada pengukuran kembali
ke nilai wajar pada saat perubahan kepemilikan.
The Group continues to use the equity method
when an investment in an associate becomes an
investment in a joint venture or an investment in a
joint venture becomes an investment in an
associate. There is no remeasurement to fair
value upon such changes in ownership interests.
Jika bagian kepemilikan Grup pada entitas
asosiasi
berkurang, tetapi Grup terus
menerapkan metode ekuitas, maka Grup
mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan
atau kerugian yang telah diakui sebelumnya
dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait
dengan pengurangan bagian kepemilikan tersebut
jika
keuntungan
atau
kerugian
tersebut
disyaratkan untuk direklasifikasi ke laba rugi atas
pelepasan aset atau liabilitas yang terkait.
When the Group reduces its ownership interest in
an associate but the Group continues to use the
equity method, the Group reclassifies to profit or
loss the proportion of the gain or Ioss that had
previously
been
recognized
in
other
comprehensive income relating to that reduction
in ownership interest if that gain or loss would be
reclassified to profit or loss on the disposal of the
related assets or liabilities.
Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas
asosiasi, keuntungan dan kerugian yang timbul
dari transaksi dengan entitas asosiasi diakui
dalam laporan keuangan konsolidasian Grup
hanya sepanjang kepemilikan dalam entitas
asosiasi yang tidak terkait dengan Grup.
When a group entity transacts with an associate
of the Group, profit and losses resulting from the
transactions with the associate are recognized in
the Group's consolidated financial statements only
to the extent of interests in the associate that are
not related to the Group.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
21
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
l.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Persediaan
l.
Inventories
Persediaan diakui sebesar nilai yang lebih rendah
antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih.
Biaya
perolehan
ditentukan
dengan
menggunakan metode rata-rata tertimbang untuk
barang jadi dan barang dalam proses serta
metode rata-rata bergerak untuk bahan baku,
bahan penolong dan suku cadang.
Inventories are stated at the lower of cost or net
realizable value. Cost is determined using the
weighted average method for finished goods and
work in progress and using the moving average
method for raw and indirect materials and spare
parts.
Biaya perolehan barang jadi dan barang dalam
proses terdiri dari biaya bahan baku dan bahan
penolong, tenaga kerja langsung, biaya-biaya
langsung lainnya dan biaya overhead yang
dinyatakan sebesar nilai terkait dengan produksi
(berdasarkan kapasitas operasi normal). Nilai
realisasi bersih adalah estimasi harga jual dalam
kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya
penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan
untuk melakukan penjualan.
The cost of finished goods and work in progress
comprises costs of raw and indirect materials,
direct labor, other direct costs and production
overheads (based on normal operating capacity).
Net realizable value is the estimated selling price
in the ordinary course of business, less the
estimated costs of completion and the estimated
selling cost necessary to make the sale.
Persediaan bahan penolong, barang umum dan
suku cadang milik Grup diklasifikasikan dalam
beberapa kelompok.
Indirect materials, general use and spare parts
owned by the Group are classified into several
categories.
Persentase
penyisihan/
Percentage of
provision
Ada pemakaian selama tahun berjalan
Ada pemakaian dalam 1 - 5 tahun
Ada pemakaian dalam 5 - 10 tahun
Tidak ada pemakaian selama lebih dari 10
tahun terakhir
10%
25%
50%
m. Biaya Dibayar Dimuka
m. Prepaid Expenses
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa
manfaat
masing-masing
biaya
dengan
menggunakan metode garis lurus.
n.
Used during the current year
Used in 1 - 5 years
Used in 5 - 10 years
Unused for more than 10 years
Prepaid expenses are amortized over their
beneficial periods using the straight-line method.
Properti Investasi
n.
Investment Properties
Properti investasi adalah properti (tanah atau
bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau
kedua-duanya) untuk menghasilkan rental atau
untuk kenaikan nilai atau keduanya. Properti
investasi diukur sebesar biaya perolehan setelah
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai.
Investment properties are properties (land or a
building – or part of a building – or both) held to
earn rentals or for capital appreciation or both.
Investment properties are measured at cost less
accumulated depreciation and any accumulated
impairment losses.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
manfaat ekonomis dari fasilitas bangunan adalah
30 tahun.
Depreciation is computed using the straight-line
method based on the estimated useful life of
building facilities which is 30 years.
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode
penyusutan direview setiap akhir tahun dan
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut
berlaku prospektif.
The estimated useful lives, residual values and
depreciation method are reviewed at each year
end, with the effect of any changes in estimate
accounted for on a prospective basis.
22
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
391
392
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
o.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Properti investasi mencakup juga properti dalam
proses pembangunan dan akan digunakan
sebagai properti investasi setelah selesai.
Akumulasi
biaya
perolehan
dan
biaya
pembangunan (termasuk biaya pinjaman yang
terjadi) diamortisasi pada saat selesai dan siap
untuk digunakan.
Investment property includes properties in the
process of development and will be used as
investment
property
after
completion.
Accumulated acquisition and development costs
(including borrowing costs incurred) are amortized
when completed and ready for use.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada
saat dilepaskan atau ketika properti investasi
tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak
memiliki manfaat ekonomi masa depan yang
diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi ditentukan dari
selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah
tercatat aset dan diakui dalam laba rugi pada
periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
An investment property is derecognized upon
disposal or when the investment property is
permanently withdrawn from use and no future
economic benefits are expected from the disposal.
Any gain or loss arising on derecognition of the
property (calculated as the difference between the
net disposal proceeds and the carrying amount of
the asset) is included in profit or loss in the period
in which the property is derecognized.
Aset Tetap – Pemilikan Langsung
o.
Property, Plant
Acquisition
and
Equipment
–
Direct
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai. Biaya perolehan
termasuk biaya penggantian bagian aset tetap
saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria
pengakuan. Biaya perolehan juga termasuk
estimasi awal biaya pembongkaran dan
pemindahan aset tetap, dan restorasi lokasi aset.
Property, plant and equipment are stated at cost
less
accumulated
depreciation
and
any
accumulated impairment lossess. Such cost
includes the cost of replacing part of the property,
plant and equipment when that cost is incurred, if
the recognition criteria are met. Such cost also
includes the initial the estimated of the costs of
dismantling and removing the item and restoring
the site on which it is located.
Suku cadang utama dan peralatan siap pakai
diklasifikasikan
sebagai
aset
tetap
bila
diperkirakan akan digunakan dalam operasi
selama lebih dari satu tahun.
Major spare parts and standby equipment are
classified as property, plant and equipment when
they are expected to be used in operations during
more than one year.
Penyusutan (selain tanah pertambangan) diakui
sebagai penghapusan biaya perolehan aset
dikurangi nilai residu dengan menggunakan
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut:
Depreciation (except for mining properties) is
recognized so as to write-off the cost of assets
less residual values using the straight-line method
based on the estimated useful lives of the assets
as follows:
Tahun/ Years
15 – 35
2 – 35
3 – 10
4–8
Bangunan dan prasarana
Mesin pabrik
Alat berat dan kendaraan
Perlengkapan dan peralatan kantor
Buildings and improvements
Plant machinery
Heavy equipment and Vehicles
Furniture and office equipment
Tanah disajikan pada biaya perolehan dan tidak
disusutkan.
Land is stated at cost and is not depreciated.
Tanah
pertambangan
dideplesi
dengan
menggunakan metode unit produksi berdasarkan
estimasi cadangan.
Mining properties are depleted using the unit of
production method based on estimated reserves.
Aset sewa pembiayaan disusutkan
taksiran masa manfaat ekonomis
dengan aset tetap yang dimiliki
disusutkan selama jangka waktu
pendek antara periode sewa
manfaatnya.
Assets held under finance lease are depreciated
based on the same estimated useful life with
directly acquired assets or over the lease period
whichever is shorter.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
berdasarkan
yang sama
sendiri atau
yang lebih
dan umur
23
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
p.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Suku cadang utama disusutkan sesuai dengan
sisa umur manfaat dari aset utamanya. Peralatan
siap pakai disusutkan sesuai dengan umur
manfaat dari peralatan yang bersangkutan.
Major spare parts are depreciated over the
remaining useful lives of the related assets.
Standby equipment is depreciated based on its
respective useful life.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan
pada laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-biaya
lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk
menambah, mengganti atau memperbaiki aset
tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika
dan hanya jika besar kemungkinan manfaat
ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset
tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya
perolehan aset dapat diukur secara andal.
The cost of maintenance and repairs is charged to
operations as incurred. Other costs incurred
subsequently to add to, replace part of, or service
an item of property, plant and equipment, are
recognized as asset if, and only if it is probable
that future economic benefits associated with the
item will flow to the entity and the cost of the item
can be measured reliably.
Aset tetap yang dihentikan pengakuannya atau
yang dijual nilai tercatatnya dikeluarkan dari
kelompok aset tetap. Keuntungan atau kerugian
dari penjualan aset tetap tersebut dibukukan
dalam laba rugi.
When assets are retired or otherwise disposed of,
their carrying values are removed from the
accounts and any resulting gain or loss is
reflected in profit or loss.
Biaya konstruksi bangunan dan pabrik serta
pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai aset
dalam penyelesaian. Biaya bunga dan biaya
pinjaman lain, seperti biaya provisi pinjaman yang
digunakan untuk mendanai pembangunan aset
tertentu, dikapitalisasi sampai dengan saat
proses pembangunan tersebut selesai. Biayabiaya ini direklasifikasi ke akun aset tetap pada
saat konstruksi atau pemasangan selesai. Biaya
perolehan atas aset dalam penyelesaian
termasuk transfer lindung nilai atas keuntungan
dan kerugian selisih kurs berkaitan dengan
pembelian untuk pembangunan aset tersebut.
The costs of the construction of buildings and
plant and the installation of machinery are
capitalized as construction in progress. Interest
and other borrowing costs, such as fees on loans
used in financing the construction of a qualifying
asset, are capitalized up to the date when
construction is completed. These costs are
reclassified into fixed asset accounts when the
construction or installation is complete. The cost of
construction in progress includes the transfer of
foreign exchange gains and losses on qualifying
cash flows hedges in respect of the purchases for
the construction of such assets.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar
biaya perolehan dipindahkan ke masing-masing
aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai
dan siap digunakan.
Construction in progress is stated at cost and
transferred to the respective property, plant and
equipment account when completed and ready for
use.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut
siap untuk digunakan, yaitu pada saat aset
tersebut berada pada lokasi dan kondisi yang
diinginkan agar aset siap digunakan sesuai
dengan keinginan dan maksud manajemen.
Depreciation of an asset begins when it is
available for use, i.e. when it is in the location and
condition necessary for it to be capable of
operating
in
the
manner
intended
by
management.
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode
penyusutan direview setiap akhir tahun dan
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut
berlaku prospektif.
The estimated useful lives, residual values and
depreciation method are review at each year end,
with the effect at any changes in estimated
account for an prospective basis.
Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
p.
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup
menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset
tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari
aset diestimasi untuk menentukan tingkat
kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak
memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
terpulihkan atas suatu aset individual, Grup
mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit
penghasil kas atas aset.
Impairment of Non-Financial Assets
At the end of each reporting period, the Group
reviews the carrying amount of non-financial
assets to determine whether there is any
indication that those assets have suffered an
impairment loss. If any such indication exists, the
recoverable amount of the asset is estimated in
order to determine the extent of the impairment
loss (if any). Where it is not possible to estimate
the recoverable amount of an individual asset, the
Group estimates the recoverable amount of the
cash generating unit to which the asset belongs.
24
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
393
394
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
q.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi
antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan
nilai pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi
arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
yang menggambarkan penilaian pasar kini dari
nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang
mana estimasi arus kas masa depan belum
disesuaikan.
Estimated recoverable amount is the higher of fair
value less cost to sell and value in use. In
assessing value in use, the estimated future cash
flows are discounted to their present value using a
pre-tax discount rate that reflects current market
assessments of the time value of money and the
risks specific to the asset for which the estimates
of future cash flows have not been adjusted.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan
(unit penghasil kas) lebih kecil dari nilai
tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas)
diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan
dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba
rugi.
If the recoverable amount of the non-financial
asset (cash generating unit) is less than its
carrying amount, the carrying amount of the asset
(cash generating unit) is reduced to its
recoverable amount and an impairment loss is
recognized immediately against earnings.
Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset
keuangan diungkapkan dalam Catatan 3g.
Accounting policy for impairment of financial
assets is disclosed in Note 3g.
Sewa
q.
Leases
Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan
jika
sewa
tersebut
mengalihkan
secara
substansial seluruh risiko dan manfaat yang
terkait dengan kepemilikan aset. Sewa lainnya,
yang
tidak
memenuhi
kriteria
tersebut,
diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Leases are classified as finance leases whenever
the terms of the lease transfer substantially all the
risks and rewards of ownership to the lessee. All
other leases are classified as operating leases.
Sebagai Lessee
As Lessee
Aset pada sewa pembiayaan dicatat pada awal
masa sewa sebesar nilai wajar aset sewaan Grup
yang ditentukan pada awal kontrak atau, jika lebih
rendah, sebesar nilai kini dari pembayaran sewa
minimum. Liabilitas kepada lessor disajikan di
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
sebagai liabilitas sewa pembiayaan.
Assets held under finance leases are initially
recognized as assets of the Group at their fair
value at the inception of the lease or, if lower, at
the present value of the minimum lease payments.
The corresponding liability to the lessor is included
in the consolidated financial position as a finance
lease liabilities.
Aset sewa pembiayaan disusutkan berdasarkan
taksiran masa manfaat ekonomis yang sama
dengan aset yang dimiliki sendiri atau disusutkan
selama jangka waktu yang lebih pendek antara
periode masa sewa dan umur manfaatnya.
Assets held under finance leases are depreciated
over their expected useful lives on the same basis
as owned assets or where shorter, the term of the
relevant lease.
Pembayaran sewa harus dipisahkan antara
bagian yang merupakan beban keuangan dan
bagian yang merupakan pengurangan dari
kewajiban sewa sehingga mencapai suatu tingkat
bunga yang konstan (tetap) atas saldo liabilitas.
Sewa kontinjen dibebankan pada periode
terjadinya.
Lease payments are apportioned between finance
charges and reduction of the lease obligation so
as to achieve a constant rate of interest on the
remaining balance of the liability. Contingent
rentals are recognized as expenses in the periods
in which they are incurred.
Pembayaran sewa operasi diakui sebagai beban
dengan dasar garis lurus (straight-line basis)
selama masa sewa, kecuali terdapat dasar
sistematis lain yang dapat lebih mencerminkan
pola waktu dari manfaat aset yang dinikmati
pengguna. Sewa kontinjen diakui sebagai beban
di dalam periode terjadinya.
Operating lease payments are recognized as an
expense on a straight-line basis over the lease
term, except where another systematic basis is
more representative of the time pattern in which
economic benefits from the leased asset are
consumed. Contingent rentals arising under
operating leases are recognized as an expense in
the period in which they are incurred.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
25
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Dalam hal insentif diperoleh dalam sewa operasi,
insentif tersebut diakui sebagai liabilitas.
Keseluruhan manfaat dari insentif diakui sebagai
pengurangan dari biaya sewa dengan dasar garis
lurus kecuali terdapat dasar sistematis lain yang
lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat yang
dinikmati pengguna.
r.
s.
In the event that lease incentives are received to
enter into operating leases, such incentives are
recognized as a liability. The aggregate benefit of
incentives is recognized as a reduction of rental
expense on a straight-line basis, except where
another systematic basis is more representative of
the time pattern in which economic benefits from
the leased asset are consumed.
Biaya pinjaman
r.
Borrowing Costs
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara
langsung dengan perolehan, konstruksi atau
pembuatan aset kualifikasian, merupakan aset
yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar
siap untuk digunakan atau dijual, ditambahkan
pada biaya perolehan aset tersebut, sampai
dengan saat selesainya aset secara substansial
siap untuk digunakan atau dijual.
Borrowing costs directly attributable to the
acquisition, construction or production of
qualifying assets, which are assets that
necessarily take a substantial period of time to get
ready for their intended use or sale, are added to
the cost of those assets, until such time as the
assets are substantially ready for their intended
use or sale.
Penghasilan investasi diperoleh atas investasi
sementara dari pinjaman yang secara spesifik
belum digunakan untuk pengeluaran aset
kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang
dikapitalisasi.
Investment income earned on the temporary
investment of specific borrowings pending their
expenditure on qualifying assets is deducted from
the borrowing costs eligible for capitalization.
Semua biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba
rugi pada periode terjadinya.
All other borrowing costs are recognized in profit
or loss in the period in which they are incurred.
Pengakuan Pendapatan dan Beban
s.
Revenue and Expenses Recognation
Pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan
yang diterima atau dapat diterima. Pendapatan
dikurangi dengan estimasi retur pelanggan dan
cadangan lain yang serupa.
Revenue is measured at the fair value of the
consideration received or receivable. Revenue is
reduced for estimated customer returns and other
similar allowances.
Penjualan Barang
Sale of Goods
Pendapatan dari penjualan barang harus diakui
bila seluruh kondisi berikut dipenuhi:
Revenue from sales of goods is recognized when
all of the following conditions are satisfied:
ï‚·
Grup telah memindahkan risiko dan manfaat
kepemilikan barang secara signifikan
kepada pembeli;
ï‚·
The Group has transferred to the buyer the
significant risks and rewards of ownership of
the goods;
ï‚·
Grup tidak lagi melanjutkan pengelolaan
yang biasanya terkait dengan kepemilikan
atas
barang
ataupun
melakukan
pengendalian efektif atas barang yang dijual;
ï‚·
The Group retains neither continuing
managerial involvement to the degree usually
associated with ownership nor effective
control over the goods sold;
ï‚·
Jumlah pendapatan tersebut dapat diukur
dengan handal;
ï‚·
The amount of revenue can be measured
reliably;
ï‚·
Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang
dihubungkan
dengan
transaksi
akan
mengalir kepada Grup tersebut; dan
ï‚·
It is probable that the economic benefits
associated with the transaction will flow to the
Groups; and
ï‚·
Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi
sehubungan transaksi penjualan dapat
diukur dengan andal.
ï‚·
The cost incurred or to be incurred in respect
of the transaction can be measured reliably.
26
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
395
396
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
t.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Pendapatan Dividen
Dividend Income
Pendapatan dividen dari investasi diakui ketika
hak
pemegang
saham
untuk
menerima
pembayaran ditetapkan.
Dividend income from investment is recognized
when the shareholder’s rights to receive payment
has been established.
Pendapatan Bunga
Interest Income
Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu
terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang
dan tingkat bunga yang sesuai.
Interest revenue is accrued on time basis, by
reference to the principal outstanding and at the
applicable interest rate.
Beban
Expenses
Beban diakui pada saat terjadinya.
Expenses are recognized when incurred.
Imbalan Pasca Kerja dan Imbalan Kerja Jangka
Panjang Lainnya
t.
Post-employement
Benefits
Benefits
and
Long-term
Imbalan kerja jangka pendek
Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja
yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas
bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui
pada saat pekerja telah memberikan jasa
kerjanya.
Short-term employee benefits are employee
benefits which are due for payment within twelve
months after the reporting period and recognized
when the employees have rendered this related
service.
Imbalan pasca kerja
Post-employment benefits
Grup memiliki program imbalan pasca kerja yang
terdiri atas program pensiun imbalan pasti dan
iuran
pasti
sesuai
dengan
peraturan
ketenagakerjaan dan kebijakan Perusahaan.
The Group has post-employment benefit comprise
of defined benefit and defined contribution
pension plans in accordance with prevailing labor
laws and the Company’s policy.
ï‚·
Program iuran pasti
ï‚·
Program pensiun iuran pasti adalah program
pensiun dimana Perusahaan akan membayar
iuran tetap kepada sebuah entitas yang
terpisah dan tidak memiliki kewajiban hukum
atau kewajiban konstruktif untuk membayar
iuran lebih lanjut bila dana tersebut tidak
memiliki aset yang cukup untuk membayar
imbalan kerja terkait dengan jasa yang
diberikan oleh karyawan pada periode
berjalan dan sebelumnya.
ï‚·
Defined contribution plans are pension plans
under which the Company pay fixed
contributions into a separate entity and have
no legal and constructive obligation to pay
further contributions if the fund does not have
sufficient assets to pay all employee benefits
related to the employees’ services in the
current and prior periods.
Program imbalan pasti
ï‚·
Program pensiun imbalan pasti adalah
program pensiun yang menetapkan jumlah
imbalan pensiun yang akan diterima oleh
karyawan pada saat pensiun, yang biasanya
tergantung pada faktor-faktor, seperti umur,
masa kerja dan jumlah kompensasi.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
Defined contribution plan
Defined benefits plan
A defined benefit pension plan is a pension
plan that defines an amount of pension
benefit that will be received by the employee
upon retirement, which generally depends on
certain factors such as age, years of service
and compensation.
27
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan
menggunakan metode projected unit credit
dengan penilaian aktuaria yang dilakukan
pada setiap akhir periode pelaporan tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan
dan kerugian aktuarial, perubahan dampak
batas atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil
atas aset program (tidak termasuk bunga),
yang tercermin langsung dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian yang dibebankan
atau
dikreditkan
dalam
penghasilan
komprehensif
lain
periode
terjadinya.
Pengukuran
kembali
diakui
dalam
penghasilan komprehensif lain tercermin
segera dalam saldo laba. Biaya jasa lalu
diakui dalam laba rugi pada periode
amandemen program. Bunga neto dihitung
dengan mengalikan tingkat diskonto pada
awal periode imbalan pasti dengan liabilitas
atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan
pasti dikategorikan sebagai berikut:
The cost of providing benefits is determined
using the projected unit credit method, with
actuarial valuations being carried out at the
end of each annual reporting period.
Remeasurement, comprising actuarial gains
and losses, the effect of the changes to the
asset ceiling (if applicable) and the return on
plan assets (excluding interest), is reflected
immediately in the consolidated statement of
financial position with a charge or credit
recognised in other comprehensive income in
the
period
in
which
they
occur.
Remeasurement
recognised
in
other
comprehensive
income
is
reflected
immediately in retained earning. Past service
cost is recognised in profit or loss in the
period of a plan amendment. Net interest is
calculated by applying the discount rate at the
beginning of the period to the net defined
benefit liability or asset. Defined benefit costs
are categorised as follows:
ï‚·
Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini,
biaya jasa lalu serta keuntungan dan
kerugian kurtailmen dan penyelesaian)
ï‚·
ï‚·
ï‚·
Beban atau pendapatan bunga neto
Pengukuran kembali
ï‚·
ï‚·
Service cost (including current service
cost, past service cost, as well as gains
and losses on curtailments and
settlements).
Net interest expense or income.
Remeasurement.
Grup menyajikan dua komponen pertama dari
biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan
dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya
jasa lalu.
The Group presents the first two components
of defined benefit costs in profit or loss.
Curtailment gains and losses are accounted
for as past service costs.
Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada
laporan posisi keuangan konsolidasian
merupakan defisit atau surplus aktual dalam
program imbalan pasti Grup. Surplus yang
dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada
nilai kini manfaat ekonomik yang tersedia
dalam bentuk pengembalian dana program
dan pengurangan iuran masa depan ke
program.
The retirement benefit obligation recognised
in the consolidated statement of financial
position represents the actual deficit or
surplus in the Group’s defined benefit plans.
Any surplus resulting from this calculation is
limited to the present value of any economic
benefits available in the form of refunds from
the plans or reductions in future contributions
to the plans.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya
Other long-term benefits
Grup memberikan imbalan kerja jangka panjang
lainnya dalam bentuk cuti panjang dan
penghargaan masa kerja. Prakiraan biaya
imbalan ini diakui sepanjang masa kerja
karyawan, dengan menggunakan metodologi
akuntansi yang hampir sama dengan metodologi
yang digunakan untuk liabilitas pasca kerja
imbalan pasti.
The Group provides other long-term employee
benefits in the form of long service leave and
loyalty awards. The expected costs of these
benefits are accrued over the period of
employment, using accounting methodology
similar to that for post-employment defined benefit
plans.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya dihitung
dengan menggunakan metode Projected Unit
Credit dan didiskontokan ke nilai kini.
Other long-term employee benefits are calculated
using the Projected Unit Credit method and
discounted to present value.
28
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
397
398
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
u.
v.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Aset Tak Berwujud - Hak Atas Tanah
u.
Biaya legal pengurusan hak atas tanah pada saat
perolehan tanah tersebut diakui sebagai bagian
dari biaya perolehan aset tanah aset tetap dan
properti investasi.
The legal cost of land rights upon acquisition of
the land is recognized as part of the cost of land
under property, plant and equipment and
investment property.
Biaya pembaruan atau pengurusan perpanjangan
hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud
dan diamortisasi selama periode hak atas tanah
sebagaimana tercantum dalam kontrak atau umur
ekonomis aset, mana yang lebih pendek.
The cost of renewal or extension of legal rights on
land is recognized as an intangible asset and
amortized over the period of land rights as stated
in the contract or economic life of the asset,
whichever is shorter.
Beban Tangguhan
v.
Pengeluaran tertentu yang memiliki masa manfaat
lebih dari satu tahun, ditangguhkan dan
diamortisasi sesuai dengan taksiran masa
manfaatnya dengan menggunakan metode garis
lurus (straight-line method).
w.
x.
Intangible Assets - Landright
Deferred Charges
Certain expenditures which have benefits of more
than one year are deferred and amortized using
the straight-line method over the period of the
expected benefit.
Provisi
w.
Provision
Provisi diakui bila Grup memiliki kewajiban kini
(baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai
akibat
peristiwa
masa lalu dan besar
kemungkinan Grup diharuskan menyelesaikan
kewajiban serta jumlah kewajiban tersebut dapat
diestimasi secara andal.
Provisions are recognized when the Group has a
present obligation (legal or constructive) as a
result of a past event, it is probable that the Group
will be required to settle the obligation, and a
reliable estimate can be made of the amount of
the obligation.
Jumlah diakui sebagai provisi merupakan taksiran
terbaik yang diharuskan menyelesaikan kewajiban
kini pada akhir periode pelaporan, dengan
memperhatikan unsur risiko dan ketidakpastian
yang melekat pada kewajiban tersebut. Provisi
diukur menggunakan estimasi arus kas untuk
menyelesaikan kewajiban kini dengan jumlah
tercatatnya sebesar nilai kini dari arus kas
tersebut.
The amount recognized as a provision is the best
estimate of the consideration required to settle the
obligation at the end of the reporting period, taking
into account the risks and uncertainties
surrounding the obligation. Where a provision is
measured using the cash flows estimated to settle
the present obligation, its carrying amount is the
present value of those cash flows.
Bila beberapa atau keseluruhan dari manfaat
ekonomis mengharuskan penyelesaian provisi
diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga,
piutang diakui sebagai aset apabila terdapat
kepastian tagihan dapat diterima dan jumlah
piutang dapat diukur secara andal.
When some or all of the economic benefits
required to settle a provision are expected to be
recovered from a third party, the receivable is
recognized as an asset if it is virtually certain that
reimbursement will be received and the amount of
the receivable can be measured reliably.
Pajak Penghasilan
x.
Income Tax
Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak
untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari
laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain karena pos pendapatan atau beban yang
dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun
berbeda dan pos-pos yang tidak pernah
dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan.
The tax currently payable is based on taxable
profit to the year. Taxable profit differs from profit
before tax as reported in the consolidated
statement of profit or loss and other
comprehensive income because of items of
income or expense that are taxable or deductible
in other years and items that are never taxable or
deductible.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba
kena pajak dalam periode yang bersangkutan
yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang
berlaku.
Current tax expense is determined based on the
taxable income for the year computed using
prevailing tax rates.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
29
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer
antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam
laporan keuangan konsolidasian dengan dasar
pengenaan pajak yang digunakan dalam
perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak
tangguhan umumnya diakui untuk seluruh
perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak
tangguhan umumnya diakui untuk seluruh
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena
pajak akan tersedia sehingga perbedaan
temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas
pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan
temporer timbul dari pengakuan awal (bukan
kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu
transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena
pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas
pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan
temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.
Deferred tax is recognized on temporary
differences between the carrying amounts of
assets and liabilities in the consolidated financial
statements and the corresponding tax bases used
in the computation of taxable profit. Deferred tax
liabilities are generally recognized for all taxable
temporary differences. Deferred tax assets are
generally recognized for all deductible temporary
differences to the extent that is probable that
taxable profits will be available against which
those deductible temporary differences can be
utilized. Such deferred tax assets and liabilities
are not recognized if the temporary differences
arises from the initial recognition (other than in a
business combination) of assets and liabilities in a
transaction that affects neither the taxable profit
nor the accounting profit. In addition, deferred tax
liabilities are not recognized if the temporary
differences arises from the initial recognition of
goodwill.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku
dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau
aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara
substantif telah berlaku pada akhir periode
pelaporan.
Deferred tax assets and liabilities are measured at
the tax rates that are expected to apply in the
period in which the liability is settled or the asset
realized, based on the tax rates (and tax laws)
that have been enacted, or substantively enacted,
by the end of the reporting period.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai
dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir
periode pelaporan, untuk memulihkan atau
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan
liabilitasnya.
The measurement of deferred tax assets and
liabilities reflects the tax consequences that would
follow from the manner in which the Group
expects, at the end of the reporting period, to
recover or settle the carrying amount of their
assets and liabilities.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang
pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba
kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
memadai untuk mengkompensasikan sebagian
atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
The carrying amount of deferred tax asset is
reviewed at the end of each reporting period and
reduced to the extent that it is no longer probable
that sufficient taxable profits will be available to
allow all or part of the asset to be recovered.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba
atau rugi, kecuali sepanjang pajak terkait dengan
pos tertentu di penghasilan komprehensif lain
maupun secara langsung di ekuitas dalam hal lain
pajak kini dan pajak tangguhan juga diakui di
penghasilan komprehensif lain atau secara
langsung di ekuitas. Dalam hal pajak kini atau
aset pajak tangguhan yang berasal dari bisnis
kombinasi awal, efek pajak termasuk didalam
akuntansi untuk bisnis kombinasi.
Current and deferred tax are recognized in profit
or loss, except when they relate to items that are
recognized in other comprehensive income or
directly in equity, in which case, the current and
deferred tax are also recognized in other
comprehensive income or directly in equity
respectively. Where current tax or deferred tax
arises from the initial accounting for a business
combination, the tax effect is included in the
accounting for the business combination.
30
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
399
400
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
y.
z.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Laba per Saham
y.
Earnings per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi
laba bersih residual yang diatribusikan kepada
pemilik Perusahaan dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar pada tahun yang
bersangkutan.
Basic earning per share is computed by dividing
net income attributable to owners of the Company
by the weighted average number of shares
outstanding during the year.
Laba per saham dilusian dihitung dengan
membagi laba bersih residual yang diatribusikan
kepada pemilik Perusahaan dengan jumlah ratarata tertimbang saham biasa yang telah
disesuaikan dengan dampak dari semua efek
berpotensi saham biasa yang dilutif.
Diluted earnings per share is computed by
dividing net income attributable to owners of the
Company by the weighted average number of
shares outstanding as adjusted for the effects of
all dilutive potential ordinary shares.
Instrumen Derivatif
z.
Derivative Financial Instruments
Grup melakukan bervariasi instrumen keuangan
derivatif untuk mengelola eksposur atas risiko
suku bunga dan tingkat perubahan nilai tukar
mata uang asing, termasuk kontrak valuta
berjangka, swap suku bunga, swaps cross
currency.
The Group enters into a variety of derivative
financial instruments to manage its exposure to
interest rate and foreign exchange rate risks,
including foreign exchange forward contracts,
interest rate swaps and cross currency swaps.
Derivatif awalnya diakui pada nilai wajar pada
tanggal kontrak dilakukan dan selanjutnya diukur
pada nilai wajarnya pada setiap akhir tanggal
pelaporan.
Derivatives are initially recognized at fair value at
the date the derivative contract is entered into and
are subsequently remeasured to their fair value at
the end of each reporting period.
Walaupun dilakukan sebagai lindung nilai
ekonomi dari eksposur terhadap risiko suku
bunga dan nilai tukar mata uang asing, derivatif ini
tidak ditetapkan dan tidak memenuhi persyaratan
sebagai akuntansi lindung nilai dan oleh karena
itu perubahan nilai wajarnya langsung diakui
dalam laba rugi.
Although entered into as economic hedge of
exposure against interest rate and foreign
exchange rate risks, these derivatives are not
designated and do not qualify as accounting
hedge and therefore changes in fair values are
recognized immediately in earnings.
Derivatif yang melekat pada instrumen keuangan
lainnya atau kontrak utama (host contract) lainnya
diperlakukan sebagai derivatif tersendiri jika risiko
dan karakteristiknya tidak terikat pada kontrak
utama dan kontrak utama tersebut tidak diukur
pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar
yang diakui dalam laba rugi.
Derivatives embedded in other financial
instruments or other host contracts are treated as
separate derivatives when their risks and
characteristics are not closely related to those of
the host contracts and the host contracts are not
measured at fair value with changes in fair value
recognized in earnings.
Suatu derivatif disajikan sebagai aset tidak lancar
atau liabilitas jangka panjang jika sisa jatuh tempo
dari instrumen lebih dari 12 bulan dan tidak
diharapkan akan direalisasi atau diselesaikan
dalam jangka waktu 12 bulan. Derivatif lainnya
disajikan sebagai aset lancar atau liabilitas jangka
pendek.
A derivative is presented as non-current asset or
non-current liability if the remaining maturity of the
instrument is more than 12 months and is not
expected to be realized or settled within 12
months. Other derivatives are presented as
current assets or current liabilities.
aa. Akuntansi Lindung Nilai
aa. Hedge Accounting
Grup menunjuk instrumen lindung nilai tertentu,
termasuk derivatif, derivatif melekat dan non
derivatif sehubungan dengan risiko perubahan
nilai tukar baik sebagai lindung nilai atas nilai
wajar, lindung nilai atas arus kas atau lindung nilai
atas investasi neto pada usaha kegiatan usaha
luar negeri. Lindung nilai risiko perubahan nilai
tukar atas komitmen dicatat sebagai lindung nilai
atas arus kas.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
The
Group
designates
certain
hedging
instruments, which include derivatives, embedded
derivatives and non-derivatives in respect of
foreign currency risk, as either fair value hedges,
cash flow hedges, or hedges of net investments in
foreign operations. Hedges of foreign exchange
risk on firm commitments are accounted for as
cash flow hedges.
31
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Pada saat dimulainya hubungan lindung nilai,
Grup
mendokumentasi
hubungan
antara
instrumen lindung nilai dan item yang dilindung
nilai, bersama dengan tujuan manajemen risiko
dan
strategi
pelaksanaan
lindung
nilai.
Selanjutnya, pada saat dimulainya lindung nilai
dan
secara
berkelanjutan,
Grup
mendokumentasikan apakah instrumen lindung
nilai sangat efektif dalam rangka saling hapus
perubahan dalam nilai wajar atau perubahan arus
kas dari item yang dilindung nilai yang dapat
diatribusikan pada risiko lindung nilai.
At the inception of the hedge relationship, the
Group documents the relationship between the
hedging instrument and the hedged item, along
with its risk management objectives and its
strategy
for
undertaking
various
hedge
transactions. Furthermore, at the inception of the
hedge and on an ongoing basis, the Group
documents whether the hedging instrument is
highly effective in offsetting changes in fair values
or cash flows of the hedged item attributable to
the hedged risk.
Lindung Nilai atas Arus Kas
Cash Flow Hedges
Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif
yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi sebagai
lindung nilai arus kas diakui sebagai penghasilan
komprehensif lain dan terakumulasi pada
cadangan lindung nilai arus kas. Keuntungan atau
kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak
efektif langsung diakui dalam laba rugi, dan
termasuk dalam 'keuntungan dan kerugian
lainnya'.
The effective portion of changes in the fair value
of derivatives that are designated and qualify as
cash flow hedges is recognized in other
comprehensive income and accumulated under
the heading of cash flow hedging reserve. The
gain or loss relating to the ineffective portion is
recognized immediately in profit or loss, and is
included in the 'other gains and losses' line item.
Jumlah yang sebelumnya diakui sebagai
penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi
dalam ekuitas direklasifikasi ke laba rugi pada
periode ketika item yang dilindung nilai diakui
dalam laba rugi, di baris yang sama dari laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian sebagai item yang dilindung nilai
diakui. Namun, ketika suatu lindung nilai atas
prakiraan transaksi yang kemudian menimbulkan
pengakuan aset non-keuangan atau liabilitas nonkeuangan, keuntungan dan kerugian yang
sebelumnya
diakui
sebagai
penghasilan
komprehensif lain dan terakumulasi di ekuitas
dipindahkan dari ekuitas dan termasuk dalam
pengukuran awal biaya dari aset non-keuangan
atau liabilitas non-keuangan.
Amounts previously recognized in other
comprehensive income and accumulated in equity
are reclassified to profit or loss in the periods
when the hedged item is recognized in profit or
loss, in the same line of the consolidated
statement of profit or loss and other
comprehensive income as the recognized hedged
item. However, when the hedged forecast
transaction results in the recognition of a nonfinancial asset or a non-financial liability, the gains
and losses previously recognized in other
comprehensive income and accumulated in equity
are transferred from equity and included in the
initial measurement of the cost of the non-financial
asset or non-financial liability.
Akuntansi lindung nilai dihentikan pada saat Grup
membatalkan hubungan lindung nilai, ketika
instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau dijual,
dihentikan atau dilaksanakan, atau ketika tidak
lagi memenuhi persyaratan akuntansi lindung
nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam
penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi
di ekuitas saat itu tetap berada di bagian ekuitas
dan akan diakui pada saat prakiraan transaksi
yang pada akhirnya diakui dalam laba rugi. Ketika
prakiraan transaksi tidak lagi diharapkan akan
terjadi, akumulasi keuntungan atau kerugian
dalam ekuitas langsung diakui dalam laba rugi.
Hedge accounting is discontinued when the
Group revokes the hedging relationship, when the
hedging instrument expires or is sold, terminated,
or exercised, or it no longer qualifies for hedge
accounting. Any gain or loss recognized in other
comprehensive income and accumulated in equity
at that time remains in equity and is recognized
when the forecast transaction is ultimately
recognized in profit or loss. When a forecast
transaction is no longer expected to occur, the
gain or loss accumulated in equity is recognized
immediately in profit or loss.
bb. Informasi Segmen
bb. Segment Information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan
laporan internal mengenai komponen dari Grup
yang secara regular direview oleh “pengambil
keputusan
operasional”
dalam
rangka
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja
segmen operasi.
Operating segments are identified on the basis of
internal reports about components of the Group
that are regularly reviewed by the chief operating
decision maker in order to allocate resources to
the segments and to assess their performances.
32
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
401
402
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Segmen operasi adalah suatu komponen dari
entitas:
An operating segment is a component of an entity:
a)
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang
mana
memperoleh
pendapatan
dan
menimbulkan beban (termasuk pendapatan
dan beban terkait dengan transaksi dengan
komponen lain dari entitas yang sama);
a)
that engages in business activities from which
it may earn revenue and incur expenses
(including revenue and expenses relating to
the transaction with other components of the
same entity);
b)
yang hasil operasinya dikaji ulang secara
regular
oleh
pengambil
keputusan
operasional untuk membuat keputusan
tentang sumber daya yang dialokasikan pada
segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
b)
whose operating results are reviewed
regularly by the entity’s chief operating
decision maker to make decision about
resources to be allocated to the segments
and assess its performance; and
c)
dimana tersedia informasi keuangan yang
dapat dipisahkan.
c)
for which discrete financial information is
available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil
keputusan operasional dalam rangka alokasi
sumber daya dan penilaian kinerja mereka
terfokus pada kategori dari setiap produk, yang
menyerupai informasi segmen usaha yang
dilaporkan di periode sebelumnya.
4.
PERTIMBANGAN
KRITIS
AKUNTANSI
ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
a)
Information reported to the chief operating
decision maker for the purpose of resource
allocation and assessment of their performance is
more specifically focused on the category of each
product, which is similar to the business segment
information reported in the prior periods.
DAN
4.
Pertimbangan Kritis Dalam Penerapan Kebijakan
Akuntansi
CRITICAL
ACCOUNTING
ESTIMATES
a)
JUDGMENTS
AND
Critical Judgments in Applying Accounting Policies
Berikut ini adalah pertimbangan kritis, selain dari
pertimbangan yang melibatkan estimasi (lihat di
bawah) yang telah dibuat oleh manajemen dalam
proses penerapan kebijakan akuntansi dan yang
memiliki dampak yang paling signifikan pada
jumlah yang dicatat dalam laporan keuangan
konsolidasian:
The following are the critical judgments, apart from
those involving estimation (see below) that
management has made in the process of applying
the accounting policies and that have the most
significant impact on the amounts recognized in
the consolidated financial statements:
Komitmen sewa pembiayaan – sebagai lessee
Finance leases commitments – as lessee
Perusahaan mempunyai perjanjian-perjanjian
sewa dimana Perusahaan bertindak sebagai
leasee untuk beberapa aset tetap tertentu.
Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat risiko
dan manfaat yang signifikan dari aset sewa yang
dialihkan berdasarkan PSAK No. 30 (revisi 2014),
“Sewa”, yang mensyaratkan Perusahaan untuk
membuat pertimbangan dan estimasi dari
pengalihan risiko dan manfaat terkait dengan
kepemilikan aset.
The Company entered into lease agreements
where the Company acts as lessee for certain
fixed assets. The Company evaluates whether
there are significant risks and rewards of assets
transferred under PSAK No. 30 (revised 2014),
"Leases", which requires the Company to make
judgments and estimates of the transfer of risks
and rewards incidental to ownership.
Perusahaan mengadakan perjanjian sewa kapal
laut
dan
kendaraan.
Perusahaan
telah
menentukan, berdasarkan evaluasi atas syarat
dan ketentuan dalam perjanjian, bahwa secara
substansial seluruh risiko dan manfaat yang
terkait dengan kepemilikan aset yang disewa
dialihkan di Perusahaan sehingga perjanjian sewa
tersebut diakui sebagai sewa pembiayaan.
Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam
Catatan 22.
The Company entered into a lease of ships and
vehicles. The Company had determined, based on
an evaluation of the terms and conditions of the
agreement, that substantially all the risks and
rewards incidental to ownership of these leased
assets were transferred to the Company, therefore
the lease agreement are recognized as a finance
lease. Further details are disclosed in Note 22.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
33
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
b)
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Sumber Estimasi Ketidakpastian
b)
Key Sources of Estimation Uncertainty
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
Indonesia mengharuskan manajemen membuat
estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah
tercatat aset dan liabilitas yang dilaporkan dan
pengungkapan aset dan liabilitas kontinjensi pada
tanggal laporan keuangan konsolidasian serta
jumlah pendapatan dan beban selama periode
pelaporan. Realisasi dapat berbeda dengan
jumlah yang diestimasi.
The preparation of consolidated financial
statements in accordance with Indonesian
Financial
Accounting
Standards
requires
management to make estimates and assumptions
that has an effect to the carrying amount of assets
and liabilities and disclosure of contingent and
liabilities at the date of consolidated financial
statements and the reported amounts of revenues
and expenses during the reporting period. Actual
results could be different from those estimates.
Informasi tentang asumsi utama yang dibuat
mengenai masa depan dan sumber utama dari
estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang
mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode
pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini.
The key assumptions concerning future and other
key sources of estimation at the end of the
reporting period, that have the significant risk of
causing a material adjustment to the carrying
amounts of assets and liabilities within the next
financial year are discussed below.
(i)
(i)
Rugi penurunan nilai pinjaman yang diberikan
dan piutang
Grup menilai penurunan nilai pinjaman yang
diberikan dan piutang pada setiap tanggal
pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi
penurunan nilai harus dicatat dalam laporan
laba rugi, manajemen membuat penilaian,
apakah terdapat bukti objektif bahwa
kerugian telah terjadi. Manajemen juga
membuat penilaian atas metodologi dan
asumsi untuk memperkirakan jumlah dan
waktu arus kas masa depan yang direview
secara berkala untuk mengurangi perbedaan
antara estimasi kerugian dan kerugian
aktualnya. Nilai tercatat pinjaman yang
diberikan dan piutang telah diungkapkan
dalam Catatan 7.
Impairment loss on loans and receivables
The Group assess its loans and receivables
for impairment at each reporting date. In
determining whether an impairment loss
should be recorded in profit or loss,
management makes judgment as to whether
there is an objective evidence that loss event
has occurred. Management also makes
judgment as to the methodology and
assumptions for estimating the amount and
timing of future cash flows which are reviewed
regularly to reduce any difference between
loss estimate and actual loss. The carrying
amount of loans and receivables are
disclosed in Note 7.
(ii) Penyisihan penurunan nilai persediaan
(ii) Allowance for decline in value of inventories
Grup membuat penyisihan penurunan nilai
persediaan berdasarkan estimasi persediaan
yang digunakan pada masa mendatang,
dengan mempertimbangkan fakta dan situasi
yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas
kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki,
harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian
dan estimasi yang timbul untuk penjualan.
Walaupun asumsi yang digunakan dalam
mengestimasi penyisihan penurunan nilai
persediaan telah sesuai dan wajar, namun
perubahan signifikan atas asumsi ini akan
berdampak material terhadap penyisihan
penurunan nilai persediaan, yang pada
akhirnya akan mempengaruhi hasil usaha
Grup. Nilai tercatat persediaan diungkapkan
dalam Catatan 8.
The Group provides allowance for decline in
value of inventories based on estimated
future usage of such inventories considering
the facts and circumstances, including but not
limited to, the inventories own physical
conditions, their market selling prices,
estimated costs of completion and estimated
costs to be incurred for their sales. While it is
believed that the assumptions used in the
estimation of the allowance for decline in
value of inventories are appropriate and
reasonable, significant changes in these
assumptions may materially affect the
assessment of the allowance for decline in
value of inventories, which ultimately will
impact the result of the Groups’ operations.
The carrying amount of inventories is
disclosed in Note 8.
34
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
403
404
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
(iii) Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
dan properti investasi
(iii) Estimated Useful Lives of Property, Plant and
Equipment and Investment Properties
Masa manfaat setiap aset tetap dan properti
investasi Grup ditentukan berdasarkan
kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut.
Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi
teknis internal dan pengalaman atas aset
sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu
secara periodik dan disesuaikan apabila
prakiraan
berbeda
dengan
estimasi
sebelumnya karena keausan, keusangan
teknis
dan
komersial,
hukum
atau
keterbatasan lainnya atas pemakaian aset.
Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil
operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi
secara signifikan oleh perubahan atas jumlah
serta periode pencatatan biaya yang
diakibatkan karena perubahan faktor yang
disebutkan di atas.
The useful life of each item of the Group’s
property, plant and equipment, and
investment properties are estimated based on
the period over which the asset is expected to
be available for use. Such estimation is based
on internal technical evaluation and
experience with similar assets. The estimated
useful life of each asset is reviewed
periodically and updated if expectations differ
from previous estimates due to physical wear
and
tear,
technical
or
commercial
obsolescence and legal or other limits on the
use of the asset. It is possible, however, that
future results of operations could be
materially affected by changes in the amounts
and timing of recorded expenses brought
about by changes in the factors mentioned
above.
Perubahan masa manfaat aset tetap dan
properti investasi dapat mempengaruhi
jumlah biaya penyusutan yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tersebut.
A change in the estimated useful life of any
item of property, plant and equipment and
investment properties would affect the
recorded depreciation expense and decrease
in the carrying values of these assets.
Nilai tercatat properti investasi dan aset tetap
diungkapkan dalam Catatan 13 dan 14.
The carrying amounts of investment
properties and property, plant and equipment
are disclosed in Notes 13 and 14.
(iv) Imbalan pasca kerja
(iv) Post-employment benefits
Beban dari program pensiun manfaat pasti
dan imbalan pasca kerja jangka panjang
lainnya, serta nilai kini dari kewajiban pensiun
ditentukan oleh penilaian aktuaris dengan
menggunakan beberapa asumsi diantaranya
tingkat diskonto, tingkat pengembalian dana
yang
diharapkan,
tingkat
kenaikan
kompensasi dan tingkat kematian. Liabilitas
manfaat pasti sangat sensitif terhadap
perubahan asumsi.
The cost of defined benefit plan, other long
term benefit plan and present value of the
pension obligation are determined based on
actuarial valuation which makes use of
various assumptions such as discount rates,
expected rates of return on plan assets, rates
of compensation increases and mortality
rates. The defined benefit obligation is highly
sensitive to changes in the assumptions.
Nilai tercatat liabilitas telah diungkapkan
dalam Catatan 36.
The carrying amount of the obligation is
disclosed in Note 36.
(v) Provisi pembongkaran dan pemindahan aset
tetap
(v) Provision for dismantling and removal of fixed
assets
Provisi pembongkaran dan pemindahan aset
tetap diakui dalam tahun dimana terjadinya
nilai wajar dapat dibuat.
Provision for dismantling and removal of fixed
assets are recognized in the year in which the
occurance if reasonable estimates of fair
value can be created.
Pengakuan provisi tersebut mensyaratkan
estimasi terhadap biaya untuk restorasi/
membongkar untuk setiap lokasi dan
berdasarkan
estimasi
terbaik
dari
pengeluaran
yang
diperlukan
untuk
menyelesaikan liabilitas dari restorasi/
pembongkaran di masa depan, didiskontokan
dengan menggunakan tarif sebelum pajak
yang mencerminkan penelaahan pasar saat
ini untuk nilai waktu dari uang dan, dimana
sesuai,
risiko
tertentu
dari
liabilitas
(Catatan 21).
Recognition of provision requires estimation
of the cost for restoration/dismantling for each
location and based on the best estimate of
the expenditure required to settle the
obligation of the restoration/dismantling in the
future, discounted using a pre-tax rate that
reflects current market study for the time
value of money and, where appropriate,
certain risks of liability (Note 21).
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
35
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
(vi) Provisi untuk biaya restorasi tanah tambang
(vi) Provision for quarry restoration
Perusahaan melakukan penelaahan atas
provisi restorasi tanah tambang pada akhir
periode laporan. Dalam penentuan jumlah
provisi untuk restorasi tanah tambang
diperlukan estimasi dan asumsi yang
signifikan karena terdapat banyak faktor yang
mempengaruhi jumlah terhutang pada
akhirnya. Faktor-faktor tersebut mencakup
estimasi untuk waktu dan jumlah biaya untuk
waktu dan jumlah biaya untuk aktivitas
restorasi, perubahan teknologi, perubahan
peraturan, peningkatan biaya dibandingkan
dengan tingkat inflasi dan perubahan tingkat
bunga diskonto. Ketidakpastian tersebut
dapat mengakibatkan jumlah pengeluaran
aktual di masa mendatang dapat berbeda
dengan jumlah yang dicadangkan saat ini.
Jumlah provisi pada akhir periode pelaporan
merupakan estimasi terbaik manajemen atas
nilai kini dari biaya restorasi masa mendatang
yang diperlakukan (Catatan 21).
The Group assess its quarry restoration
provision at end of reporting period.
Significant estimates and assumptions are
made in determining the provision for quarry
restoration as there are numerous factors that
will affect the ultimate liability payable. These
factors include estimates of the extent and
cost of restoration activities, technological
changes, regulatory changes, cost increase
as compared to the inflation rates and
changes
in
discount
rates.
These
uncertainties may result in future actual
expenditure deffering from the amounts
currently provided. The provision at end of
reporting period represents management’s
best estimate of the present value of the
future restoration costs required (Note 21).
(vii) Pajak Penghasilan
(vii) Income Tax
Dalam situasi tertentu, Grup tidak dapat
menentukan secara pasti jumlah utang pajak
pada saat ini atau masa depan karena proses
pemeriksaan, atau negosiasi dengan otoritas
perpajakan. Ketidakpastian timbul terkait
dengan interpretasi dari peraturan perpajakan
yang kompleks dan jumlah dan waktu dari
penghasilan kena pajak di masa depan.
Dalam menentukan jumlah yang harus diakui
terkait dengan utang pajak yang tidak pasti,
Grup menerapkan pertimbangan yang sama
yang akan digunakan dalam menentukan
jumlah cadangan yang harus diakui sesuai
dengan PSAK 57 : Provisi, Liabilitas
Kontijensi dan Aset Kontijensi.
In certain circumstances, the Group may not
be able to determine the exact amount of its
current or future tax liabilities due to ongoing
investigations by, or negotiations with, the
taxation authority. Uncertainties exist with
respect to the interpretation of complex tax
regulations and the amount and timing of
future taxable income. In determining the
amount to be recognized in respect of an
uncertain tax liability, the Group applies
similar considerations as it would use in
determining the amount of a provision to be
recognized in accordance with PSAK 57:
Provisions,
Contingent
Liabilities
and
Contingent Asset.
Pajak penghasilan telah diungkapkan dalam
Catatan 35.
Income tax is disclosed in Note 35.
36
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
405
406
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
5.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
KAS DAN SETARA KAS
5.
2016
Rp'000
CASH AND CASH EQUIVALENTS
2015
Rp'000
Kas
Bank
Pihak berelasi
Rupiah:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Syariah Mandiri
2.140.258
1.616.739
59.561.245
50.265.904
42.637.952
23.956.608
2.920.777
2.373.519
30.917.142
15.002.079
15.462.444
29.166.257
3.738.671
736.701
Cash on hand
Cash in banks
Related parties
Rupiah:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Syariah Mandiri
Dolar Amerika Serikat:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
19.692.842
2.661.320
432.872
97.033
17.222.427
54.310.886
285.744
1.697.155
US Dollar:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
134.154
131.357
8.275.127
4.652.286
124.006
7.097.354
7.448.773
11.385.274
Dolar Singapura:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Euro:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Pihak ketiga
Rupiah:
PT Bank Pembangunan Daerah
Sumatera Barat (Bank Nagari)
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Standard Chartered Bank
Singapore Dollar:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Euro:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Third parties
Rupiah:
PT Bank Pembangunan Daerah
Sumatera Barat (Bank Nagari)
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Standard Chartered Bank
16.174.371
3.436.119
209.594
6.531
-
3.825.299
415.374
1.106.537
7.254
1.553.584
Dolar Amerika Serikat:
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Standard Chartered Bank
3.111.572
-
1.791.685
US Dollar:
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Standard Chartered Bank
Euro:
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Standard Chartered Bank
2.071.124
-
4.668.021
Euro:
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Standard Chartered Bank
244.935.214
209.586.758
Total cash and cash in banks
130.000.000
45.000.000
40.000.000
40.000.000
12.000.000
173.869.640
80.000.000
63.913.259
60.000.000
-
Time deposits
Related parties
Rupiah:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
36.713.024
28.727.218
Jumlah kas dan bank
Deposito berjangka
Pihak berelasi
Rupiah:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dolar Amerika Serikat:
PT Bank Bukopin Tbk
Pihak ketiga
Rupiah:
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra
Barat (Bank Nagari)
PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Syariah Mega Indonesia
US Dollar:
PT Bank Bukopin Tbk
75.000.000
10.000.000
5.000.000
105.000.000
-
Third parties
Rupiah:
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra
Barat (Bank Nagari)
PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Syariah Mega Indonesia
Jumlah deposito berjangka
393.713.024
511.510.117
Total time deposits
Jumlah kas dan setara kas
638.648.238
721.096.875
Total cash and cash equivalents
6.75% - 9,00%
1,50%
7,75% - 9,75%
1,50%
Suku bunga deposito berjangka
Rupiah
Dolar Amerika Serikat
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
37
Interest rate on time deposits
Rupiah
US Dollar
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
6.
KAS DAN SETARA
PENGGUNAANNYA
KAS
YANG
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
DIBATASI
6.
2016
Rp'000
Pihak berelasi - Rupiah
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Jumlah
7.
RESTRICTED CASH AND CASH EQUIVALENTS
2015
Rp'000
4.044.533
4.895.663
741.278
15.490.360
6.086.741
-
9.681.474
21.577.101
Related parties - Rupiah
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Total
Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya
pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
merupakan jaminan sehubungan dengan fasilitas
pinjaman dari BNI milik Grup (Catatan 16 dan 40).
Restricted cash and cash equivalents in PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk represents collateral
required in relation to Group’s credit facilities
(Notes 16 and 40).
Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya
pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada
31 Desember 2016 dan 2015 merupakan dana yang
ditempatkan sehubungan dengan pembelian untuk
proyek Indarung VI.
Restricted cash and cash equivalents in PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk as of December 31, 2016 and
2015 are related to funds placed for Indarung VI
purchasing activities.
Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya
pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada
31 Desember 2016 digunakan untuk kebutuhan
operasional Perusahaan yang dibeli dengan
menggunakan fasilitas letter of credit.
Restricted cash and cash equivalents in PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as of Desember 31,
2016 used in operations necessary for the Company’s
purchase by letter of credit facility.
Pada tahun 2016 dan 2015, suku bunga atas kas dan
setara kas yang dibatasi penggunaannya sebesar
2,25% - 4%.
In 2016 and 2015, the interest rate for restricted cash
and cash equivalents is 2.25% - 4%.
PIUTANG USAHA
a.
7.
Berdasarkan Debitur
TRADE ACCOUNTS RECEIVABLE
a.
2016
Rp'000
By Debtors
2015
Rp'000
Pihak berelasi
Cadangan kerugian penurunan nilai
207.303.239
(4.476.619)
213.536.848
(3.065.260)
Related parties
Allowance for impairment losses
Jumlah (Catatan 38)
202.826.620
210.471.588
Total (Note 38)
Pihak ketiga
Cadangan kerugian penurunan nilai
554.823.035
(14.009.274)
585.031.323
(10.497.714)
Third parties
Allowance for impairment losses
Jumlah
540.813.761
574.533.609
Total
Jumlah piutang usaha - bersih
743.640.381
785.005.197
Net trade account receivables
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
seluruh saldo piutang usaha di denominasikan
dalam mata uang Rupiah.
As of December 31, 2016 and 2015, all
outstanding trade accounts receivable was
denominated in Rupiah.
38
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
407
408
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
b.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Berdasarkan Umur
b.
2016
Rp'000
By Aging
2015
Rp'000
Belum jatuh tempo
Lewat jatuh tempo:
1 - 45 hari
46 - 135 hari
136 - 365 hari
Lebih dari 365 hari
456.928.538
441.959.906
109.678.308
88.627.730
58.263.656
30.142.148
164.542.292
129.637.612
45.867.818
2.997.569
Not yet due
Past due:
1 - 45 days
46 - 135 days
136 - 365 days
More than 365 days
Jumlah
743.640.381
785.005.197
Total
Jangka waktu rata-rata kredit penjualan barang adalah
46 hari. Tidak ada bunga yang dibebankan pada
piutang usaha.
The average credit period on sales of goods is
46 days. No interest is charged on trade receivables.
Cadangan kerugian penurunan nilai piutang diakui
terhadap piutang usaha berdasarkan jumlah estimasi
yang tidak terpulihkan yang ditentukan dengan
mengacu pada pengalaman masa lalu pihak lawan dan
analisis posisi keuangan kini pihak lawan.
Allowance for impairment losses is recognized against
trade accounts receivable based on estimated
irrecoverable amounts determined by reference to past
default experience of the counterparty and an analysis
of the counterparty’s current financial position.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah
sebagai berikut:
Movement in the allowance for impairment losses are
as follows:
2016
Rp'000
2015
Rp'000
Saldo awal
Penambahan
13.562.974
4.922.919
12.547.082
1.015.892
Beginning balance
Addition
Saldo akhir
18.485.893
13.562.974
Ending balance
Dalam menentukan pemulihan dari piutang usaha,
Grup mempertimbangkan setiap perubahan dalam
kualitas kredit dari piutang usaha dari tanggal awalnya
kredit diberikan sampai dengan akhir periode
pelaporan. Konsentrasi risiko kredit terbatas pada
basis pelanggan adalah besar dan tidak saling
berhubungan.
In determining the recoverability of a trade receivable,
the Group considers any change in the credit quality of
the trade accounts receivable from the date credit was
initially granted up to the end of the reporting period.
The concentration of credit risk is limited as the
customer base is large and unrelated.
Cadangan kerugian penurunan nilai secara individual
pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 masingmasing sebesar Rp 18.485.893 ribu dan Rp
13.562.974 ribu.
Allowance for impairment losses from individual
impairment as of December 2016 and 2015 amounting
to Rp 18,485,893 thousand and Rp 13,562,974
thousand, respectively.
Penurunan nilai piutang usaha secara individu terdiri
atas beberapa pelanggan yang dianggap oleh
manajemen tidak terpulihkan berdasarkan penilaian
atas kualitas kredit dan kondisi keuangan pelanggan
tersebut. Umur piutang yang mengalami penurunan
nilai adalah umur piutang diatas 365 hari.
Individually impaired trades receivables consist of
customer which management considers are no longer
recoverable based on its assessment of credit quality
and financial condition of the customers. The aging of
those receivables is above 365 days.
Perusahaan bekerja sama dengan perusahaan
asuransi, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo),
untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak
tertagihnya piutang usaha dari beberapa distributor
dengan beban premi asuransi ditanggung oleh
distributor.
The Company entered into an arrangement with an
insurance company, PT Asuransi Kredit Indonesia
(Askrindo), to cover the risk of losses from
uncollectible accounts for certain distributors with the
cost of the related insurance premium is borne by such
distibutor.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
39
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
8.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 piutang
usaha telah diasuransikan pada Askrindo dan/atau
dijaminkan dengan bank garansi dan aset tetap
masing-masing sebesar Rp 1.002.533.588 ribu dan
Rp 954.772.260 ribu.
On December 31, 2016 and 2015, accounts receivable
are insured at Askrindo and/or secured by a bank
guarantee
and
fixed
assets
amounting
to
Rp 1,002,533,588 thousand and Rp 954,772,260
thousand, respectively.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian
penurunan nilai atas piutang adalah cukup.
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat
risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas
piutang kepada pihak ketiga.
Management believes that the allowance for
impairment losses is adequate. Management also
believes that there are no significant concentrations of
credit risk in third party receivable.
Sebesar nilai tertentu dari piutang usaha milik Grup
telah dijadikan jaminan atas beberapa fasilitas
pinjaman (Catatan 16, 23 dan 40).
Certain amounts from trade accounts receivables of
the Group are pledged as collateral for some credit
facilities (Notes 16, 23 and 40).
PERSEDIAAN
8.
2016
Rp'000
Bahan baku, penolong dan
bahan bakar
Barang dalam proses
Suku cadang
Barang jadi
Barang dalam perjalanan
INVENTORIES
2015
Rp'000
Raw, indirect materials
and fuel
Work in process
Spare parts
Finished goods
Goods in transit
238.884.681
191.745.149
155.977.953
25.348.150
24.951.188
636.907.121
277.375.668
197.159.751
164.084.830
30.543.884
13.605.289
682.769.422
Cadangan kerugian penurunan
nilai
(28.745.612)
(25.704.686)
Allowance for impairment
losses
Bersih
608.161.509
657.064.736
Net
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah
sebagai berikut:
Movements in the allowance for impairment losses are
as follows:
2016
Rp'000
2015
Rp'000
Saldo awal
Penambahan
25.704.686
3.040.926
19.654.762
6.049.924
Beginning balance
Additions
Saldo akhir
28.745.612
25.704.686
Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan penurunan
nilai persediaan tersebut cukup untuk menutup
kerugian yang mungkin timbul dari penurunan nilai
persediaan.
Management believes that the allowance for
impairment losses on of inventories is adequate to
cover possible losses on the decline in inventory
value.
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015,
persediaan telah diasuransikan pada PT Asuransi
Jasindo terhadap risiko kebakaran, pencurian dan
risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
Rp 444.508.091 ribu. Manajemen berpendapat bahwa
nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian yang timbul.
At December 31, 2016 and 2015 inventories were
insured with PT Asuransi Jasindo against fire, theft
and other possible risks for Rp 444,508,091 thousand.
Management believes that the insurance coverage is
adequate to cover possible losses.
Persediaan tertentu milik Grup telah dijadikan jaminan
atas beberapa fasilitas pinjaman (Catatan 16, 23
dan 40).
Certain inventories of the Group are pledged as
collateral for some credit facilities (Notes 16, 23
and 40).
40
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
409
410
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
9.
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
UANG MUKA
9.
ADVANCES
2016
Rp'000
2015
Rp'000
Operasional
Pembelian lokal
Perjalanan dinas
11.033.701
5.590.259
442.232
15.659.664
829.161
403.495
Operational
Domestic purchases
Travel
Jumlah
17.066.192
16.892.320
Total
10. PAJAK DIBAYAR MUKA
10. PREPAID TAX
2016
Rp'000
2015
Rp'000
Pajak penghasilan Pasal 28A:
Perusahaan (Catatan 35)
Entitas anak
Pajak pertambahan nilai:
Perusahaan
Entitas anak
4.665.752
34.222.444
3.743.029
3.427.542
1.207.782
Jumlah
8.093.294
39.173.255
11. BIAYA DIBAYAR DI MUKA
Income tax Article 28A:
The Company (Note 35)
Subsidiaries
Value added tax:
The Company
Subsidiaries
Total
11. PREPAID EXPENSES
2016
Rp'000
2015
Rp'000
Pengobatan
Sewa
Asuransi
1.886.069
4.626.968
2.109.035
10.808.262
3.196.995
1.364.013
Medical
Rent
Insurance
Jumlah
8.622.072
15.369.270
Total
12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI
Perusahaan Asosiasi/
Associated Company
PT Igasar
12. INVESTMENTS IN ASSOCIATE
Tempat
kedudukan/
Domicile
Persentase
Pemilikan/
Percentage
of Ownership
%
Padang, Indonesia
12%
Ringkasan informasi keuangan dari entitas asosiasi
adalah sebagai berikut:
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
51.000
2016
Rp'000
2015
Rp'000
83.453.086
27.355.102
110.808.188
94.093.926
29.801.698
123.895.624
41
2015
Rp'000
677.999
Summarized financial information
associate is set out below:
2016
Rp'000
Aset lancar
Aset tidak lancar
Jumlah Aset
Jumlah
Saham/
Numb er
of Shares
Current assets
Non-current assets
Total Assets
584.587
in
respect
of
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas Jangka Panjang
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
termasuk penyesuaian lainnya
Jumlah liabilitas dan ekuitas
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
2016
Rp'000
2015
Rp'000
85.498.583
19.659.612
99.259.691
23.396.717
5.649.993
110.808.188
1.239.216
123.895.624
Current liabilities
Non-current liabilities
Equity attributable to owners of
the Company include other
adjustment
Total Liaibities and Equity
Pendapatan
414.382.086
445.194.748
Revenue
Beban
408.833.536
444.614.856
Expenses
Laba tahun berjalan
5.548.550
579.892
Profit for the year
Laba yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas Induk
Kepentingan nonpengendali
Laba tahun berjalan
5.548.550
5.548.550
579.892
579.892
Profit attributable to:
Owners of the Company
Non-controlling interests
Profit for the year
Rekonsiliasi dari ringkasan informasi keuangan diatas
terhadap jumlah tercatat dari bagian entitas asosiasi
yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
Reconciliation of the above summarized financial
information to the carrying amount of the interest in the
associates recognized in the consolidated financial
statement:
PT Igasar
2016
Rp'000
Aset bersih entitas asosiasi
Proporsi bagain kepemilikan Grup
Penyesuaian lain
Nilai tercatat bagian Grup
2015
Rp'000
5.649.993
12%
677.999
1.239.216
12%
435.881
584.587
Berdasarkan penelaahan, manajemen Perusahaan
berkesimpulan bahwa terdapat pengaruh signifikan
pada PT Igasar yaitu melalui penunjukan dan
penempatan karyawan Perusahaan sebagai anggota
Dewan Komisaris dan Direksi. Entitas asosiasi ini
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas dalam
laporan keuangan konsolidasian.
Net assets of the associate
Proportion of the Group's ownership interest
Other adjustment
Carrying amount of the Group's interest
Based on the review, management concluded that
there is significant influence on PT Igasar through the
appointment and placement of employees of the
Company as member of the Board of Commissioners
and Directors. The associate is accounted for using
the equity method in these consolidated financial
statements.
13. PROPERTI INVESTASI
13. INVESTMENT PROPERTY
Properti investasi merupakan aset bangunan dan
prasarana sebesar Rp 118.105.984 ribu yang
disewakan kepada Rumah Sakit Semen Padang
selama jangka waktu 30 tahun dengan akumulasi
penyusutan masing-masing sebesar Rp 13.610.112
ribu dan Rp 7.559.962 ribu pada 31 Desember 2016
dan 2015.
Investment property consist of building and
improvements amounted to Rp 118,105,984 thousand
that is leased to Semen Padang Hospital for 30 years
with accumulated depreciation amounting to
Rp 13,610,112 thousand and Rp 7,559,962 thousand
in December 31, 2016 and 2015, respectively.
Pada tahun 2016 dan 2015 beban penyusutan
masing-masing sebesar Rp 6.050.150 ribu dan
Rp 6.047.970 ribu dicatat pada beban pokok
pendapatan.
In 2016 and 2015, depreciation expense amounting to
Rp 6,050,150 thousand and Rp 6,047,970 thousand,
respectively.
Penghasilan sewa properti investasi sebesar
Rp 5.000.000 ribu tahun 2016 dan Rp 5.083.333 ribu
tahun 2015.
Rental income on investment properties amounted to
Rp 5,000,000 thousand in 2016 and Rp 5,083,333
thousand in 2015.
42
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
411
412
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Perusahaan telah mengasuransikan properti investasi
terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya kepada
perusahaan asuransi Jasindo, pihak ketiga dengan
nilai pertanggungan sebesar Rp 100.106.174 ribu
pada tahun 2016 dan 2015.
The Company has insured investment properties
againts fire and other possible risk with Jasindo, third
insurance
company
for
coverage
of
party
Rp 100,106,174 thousand as of 2016 and 2015.
Berdasarkan evaluasi dari Briskindo Konsultan di
tahun 2014, nilai wajar properti investasi milik
Perusahaan adalah sebesar Rp 117.307.095 ribu. Dari
evaluasi manajemen, nilai wajar properti investasi
pada tahun 2016 tidak mengalami perubahan yang
signifikan. Nilai wajar properti investasi diukur
menggunakan input level 3.
Based on the evaluation of Briskindo Konsultan in
2014, the fair value of the Company’s investment
property amounted to Rp 117,307,095 thousand.
Based on management evaluation, the fair value of the
Company’s investment property in 2016 does not
change significantly. The fair value of the Company’s
investment properties are measured using input
level 3.
14. ASET TETAP
14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
1 Januari/
January 1,
2016
Rp'000
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Tanah
Tanah pertambangan
Bangunan dan prasarana
Mesin pabrik
Alat berat dan kendaraan
Perlengkapan dan
peralatan kantor
Suku cadang utama dan
peralatan siap pakai
Aset dalam penyelesaian
Tanah pertambangan
Bangunan dan prasarana
Mesin pabrik
Alat berat dan kendaraan
Perlengkapan dan
peralatan kantor
Aset sew a pembiayaan
Kendaraan
Kapal
Jumlah
Akumulasi penyusutan dan
deplesi
Pemilikan langsung
Tanah pertambangan
Bangunan dan prasarana
Mesin pabrik
Alat berat dan kendaraan
Perlengkapan dan
peralatan kantor
Suku cadang utama dan
peralatan siap pakai
Aset sew a pembiayaan
Kendaraan
Kapal
Penambahan/
Additions
Rp'000
Pengurangan/
Deductions
Rp'000
4.410
Reklasifikasi/
Reclassifications
Rp'000
31 Desember/
December 31,
2016
Rp'000
53.776.702
9.583.249
996.240.769
3.177.121.838
574.460.206
408.952
421.371
106.320
4.203
1.943.234
22.585.820
65.617.470
55.832.376
176.341.220
23.466.009
53.772.292
75.200.719
1.052.477.894
3.351.941.195
575.446.715
103.956.025
428.071
53.223
8.955.016
113.285.889
26.100.502
15.596.412
-
112.660.853
802.719.928
1.548.531.540
9.565.407
5.215.917
871.613.865
834.223.005
40.089.453
-
(65.617.470)
(106.739.345)
(133.941.897)
(19.669.311)
52.259.300
1.567.594.448
2.248.812.648
29.985.549
49.716.811
518.992.513
-
(4.244.068)
564.465.256
16.001.419
136.752.478
25.278.912
-
53.534.851
-
41.280.331
83.217.627
7.617.187.727
2.312.374.791
78.125.741
-
9.851.436.777
-
41.696.914
Total
Accumulated depreciation and
depletion
Direct acquisition
Mining properties
Buildings and improvements
Plant machinery
Heavy equipment and vehicles
Furniture and office
equipment
Major spare parts and
standby equipment
Leased assets
Vehicles
Vessels
6.651.057
391.227.325
1.823.485.150
481.887.925
46.311
24.982.515
146.261.361
38.973.666
4.203
1.867.011
20.593.823
-
6.697.368
416.205.637
1.967.879.500
500.267.768
87.019.249
5.526.856
53.223
-
92.492.882
3.669.669
1.738.143
-
-
5.407.812
6.033.042
54.371.005
7.282.616
17.540.869
22.680.793
-
13.315.658
49.231.081
Jumlah
2.854.344.422
242.352.337
45.199.053
-
3.051.497.706
Total
Jumlah Tercatat
4.762.843.305
6.799.939.071
Carrying Value
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
-
-
At cost
Direct acquisition
Land
Mining properties
Buildings and improvements
Plant machinery
Heavy equipment and vehicles
Furniture and office
equipment
Major spare parts and
standby equipment
Construction in progress
Mining properties
Buildings and improvements
Plant machinery
Heavy equipment and vehicles
Furniture and office
equipment
Leased assets
Vehicles
Vessels
43
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
1 Januari/
January 1,
2015
Rp'000
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Tanah
Tanah pertambangan
Bangunan dan prasarana
Mesin pabrik
Alat berat dan kendaraan
Perlengkapan dan
peralatan kantor
Suku cadang utama dan
peralatan siap pakai
Aset dalam penyelesaian
Tanah pertambangan
Bangunan dan prasarana
Mesin pabrik
Alat berat dan kendaraan
Perlengkapan dan
peralatan kantor
Aset sew a pembiayaan
Kendaraan
Kapal
Jumlah
Akumulasi penyusutan dan
deplesi
Pemilikan langsung
Tanah pertambangan
Bangunan dan prasarana
Mesin pabrik
Alat berat dan kendaraan
Perlengkapan dan
peralatan kantor
Suku cadang utama dan
peralatan siap pakai
Aset sew a pembiayaan
Kendaraan
Kapal
Penambahan/
Additions
Rp'000
53.776.702
9.583.249
795.247.930
2.853.812.237
539.875.002
88.037
1.260.400
4.379.052
99.175.436
252.052
32.453.615
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Pengurangan/
Deductions
Rp'000
-
8.984.911
14.963.150
Reklasifikasi/
Reclassifications
Rp'000
31 Desember/
December 31,
2015
Rp'000
200.904.802
331.034.112
45.169.302
53.776.702
9.583.249
996.240.769
3.177.121.838
574.460.206
-
4.528.537
103.956.025
12.255.001
-
(18.608.114)
26.100.502
103.999.318
351.214.581
431.334.524
933.001
8.661.535
648.396.051
1.430.971.888
57.596.708
-
(196.890.704)
(313.774.872)
(48.964.302)
112.660.853
802.719.928
1.548.531.540
9.565.407
3.925.828
49.189.744
-
(3.398.761)
49.716.811
28.702.817
147.455.071
3.177.178
16.382.817
15.878.576
27.085.410
-
16.001.419
136.752.478
5.451.489.311
2.232.610.463
66.912.047
-
7.617.187.727
8.709.639
14.932.183
6.651.057
391.227.325
1.823.485.150
481.887.925
Total
Accumulated depreciation and
depletion
Direct acquisition
Mining properties
Buildings and improvements
Plant machinery
Heavy equipment and vehicles
Furniture and office
equipment
Major spare parts and
standby equipment
Leased assets
Vehicles
Vessels
6.592.815
367.368.345
1.692.559.339
458.923.684
58.242
23.858.980
138.479.667
37.896.424
80.611.092
6.408.157
-
3.832.842
992.610
-
13.625.565
56.729.060
8.286.053
24.727.356
15.878.576
27.085.411
-
6.033.042
54.371.005
Jumlah
2.680.242.742
240.707.489
66.605.809
-
2.854.344.422
Total
Jumlah Tercatat
2.771.246.569
4.762.843.305
Carrying Value
Beban penyusutan dan deplesi dialokasikan sebagai
berikut:
1.155.783
-
At cost
Direct acquisition
Land
Mining properties
Buildings and improvements
Plant machinery
Heavy equipment and vehicles
Furniture and office
equipment
Major spare parts and
standby equipment
Construction in progress
Mining properties
Buildings and improvements
Plant machinery
Heavy equipment and vehicles
Furniture and office
equipment
Leased assets
Vehicles
Vessels
-
87.019.249
(1.155.783)
3.669.669
Depreciation and depletion expense was allocated to
the following:
2016
Rp'000
2015
Rp'000
Beban pabrikasi
Beban penjualan (Catatan 31)
Beban umum dan administrasi
(Catatan 32)
Dikapitalisasi ke aset dalam
penyelesaian
225.899.225
77.571
226.293.700
77.571
11.939.161
12.963.577
4.436.380
1.372.641
Jumlah
242.352.337
240.707.489
44
Manufacturing overheads
Seling expense (Note 31)
General and administrative expense
(Note 32)
Capitalized to construction in
progress
Total
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
413
414
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Group melakukan penghapusan aset tetap dengan
nilai buku masing-masing sebesar Rp 2.072.630 ribu
dan Rp 306.238 ribu pada 2016 dan 2015.
The Group disposed its, property, plant and
equipment
with
book
value
amounting
to
Rp 2,072,630 thousand and Rp 306,238 thousand in
2016 and 2015, respectively.
Pada tahun 2016, termasuk didalam penghapusan
aset tetap adalah penghapusan aset sewa
pembiayaan kapal dengan nilai buku sebesar
Rp 30.854.058 ribu.
In 2016, included in the deduction of property, plant,
and equipment is deduction of leased assets of
vehicle with book value amounting to Rp 30,854,058
thousand.
Rincian aset tetap dalam penyelesaian pada tanggal
31 Desember 2016 adalah sebagai berikut:
An analysis of construction in progress as of
December 31, 2016 are as follows:
Nilai tercatat/
Carrying value
Rp'000
Tanah pertambangan
Bangunan
Prasarana
Mesin pabrik
Alat berat dan kendaraan
Perlengkapan dan peralatan kantor
52.259.300
1.467.320.050
100.274.398
2.248.812.648
29.985.549
564.465.256
Jumlah
4.463.117.201
Persentase
penyelesaian/
Percentage of
completion'
%
25% - 98%
10% - 98%
35% - 98%
33% - 98%
78% - 98%
33% - 90%
Estimasi
Penyelesaian/
Estimated
completion
Juli/July 2017
Juni/June 2017
Maret/March 2017
Juni/June 2018
Maret/March 2017
Maret/March 2017
Mining properties
Buildings
General facilities
Plant machinery
Heavy equipment and vehicles
Furniture and office equipment
Total
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi pada aset dalam
penyelesaian sejumlah Rp 66.175.887 ribu pada
31 Desember 2016 dan Rp 14.453.660 ribu pada
31 Desember 2015. Tingkat kapitalisasi rata-rata
adalah 24,21% pada tahun 2016 dan 12,46% pada
tahun 2015.
Borrowing costs capitalized to construction in progress
amounted to Rp 66,175,887 thousand as of
December 31, 2016 and Rp 14,453,660 thousand as
of December 31, 2015. The average capitalization
rates were 24.21% in 2016 and 12.46% in 2015.
Perusahaan memiliki beberapa bidang tanah yang
terletak di Padang, Dumai, Riau, Bengkulu dan
Jakarta seluas 6.618.556 m2 dengan Hak Guna
Bangunan (“HGB”) seluas 3.018.402 m2 dan Hak
Pakai (“HP”) seluas 3.600.154 m2 yang berjangka
waktu antara 20 - 30 tahun dan akan berakhir hingga
tahun 2032. Manajemen berpendapat bahwa tidak
akan terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas
tanah tersebut.
The Company owns land located in Padang, Dumai,
Riau, Bengkulu and Jakarta measuring 6,618,556 m2
with land-use rights (“HGB”) for land of 3,018,402 m2
and with rights to use (“HP”) for land of 3,600,154 m2
for periods of 20 - 30 years, which use rights will
expire at various times through 2032. Management
believes that there will be no difficulty in obtaining
extensions of these landrights.
Aset tetap yang tidak digunakan terdiri dari mesin dan
alat berat dengan jumlah biaya perolehan dan
akumulasi penyusutan pada tanggal 31 Desember
2016 masing-masing sebesar Rp 353.531 ribu dan
Rp 353.531 dan pada tanggal 31 Desember 2015
masing-masing sebesar Rp 11.717.192 ribu dan
Rp 3.599.651 ribu.
Property, plant and equipment which are not used in
operations consist of machinery and heavy equipment
with total acquisition costs and accumulated
depreciation as of December 31, 2016 amounting to
Rp 353,531 thousand and Rp 353,531 thousand,
respectively, and as of December 31, 2015 amounting
to Rp 11,717,192 thousand and Rp 3,599,651
thousand, respectively.
PT SEMEN PADANG • LAPORAN TAHUNAN 2016
45
PT SEMEN PADANG DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT – Lanjutan
PT SEMEN PADANG AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DECEMBER 31, 2016 AND FOR THE YEAR
THEN ENDED - Continued
Jumlah biaya perolehan aset tetap yang telah
disusutkan penuh namun masih digunakan per
31 Desember 2016 dan 2015 masing-masing adalah
sebesar Rp 1.397.721.035 ribu dan Rp 1.334.351.116
ribu.
Total acquisition costs of fully depreciated property,
plant and equipment but still in service as of
December 31, 2016 and 2015 amounted to
Rp 1,397,721,035 thousand and Rp 1,334,351,116
thousand, respectively.
Berdasarkan evaluasi manajemen, nilai wajar aset
tetap per 31 Desember 2016 adalah sebesar
Rp 11.185.115.367 ribu dan per 31 Desember 2015
adalah sebesar Rp 9.140.006.804 ribu. Nilai wajar
aset tetap diukur menggunakan input level 3.
Based on management’s assessment, the fair value of
fixed assets as of December 31, 2016 amounted to
Rp 11,185,115,367 thousand and as of December 31,
2015 amounted to Rp 9,140,006,804 thousand. The
fair value of Group’s investment properties are
measured using input level 3.
Pada tanggal 17 Mei 2010, Perusahaan melakukan
kerjasama dengan Direktorat
Download