strawberry Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Rosidae Ordo: Rosales Famili: Rosaceae (suku mawar-mawaran) Genus: Fragaria Spesies: Fragaria x ananassa Strawberry atau lebih dikenal dengan ejaan bhs.Indonesia stroberi, Stroberi merupakan buah yang sudah terkenal diseluruh dunia, selain bentuknya yang menarik banyak juga terdapat kandungan2 zat2x yang diperlukan oleh tubuh kita. Stroberi atau tepatnya stroberi kebun (juga dikenal dengan nama arbei, dari bahasa Belanda aardbei) adalah sebuah varietas stroberi yang paling banyak dikenal di dunia. Seperti spesies lain dalam genus Fragaria (stroberi), buah ini berada dalam keluarga Rosaceae. Secara umum buah ini bukanlah buah, melainkan buah palsu, artinya daging buahnya tidak berasal dari ovari tanaman (achenium) tapi dari bagian bawah hypanthium yang berbentuk mangkok tempat ovari tanaman itu berada. Buah stroberi berwarna hijau keputihan ketika sedang berkembang, dan pada kebanyakan spesies berubah menjadi merah ketika masak. Namanya berasal dari bahasa Inggris kuno streawberige yang merupakan gabungan dari streaw atau ”straw” dan berige atau ”berry”. Alasan pemberian nama ini masih tidak jelas. Beberapa spesies Lepidoptera mengambil sumber makanannya dari tumbuhan stroberi, menjadikan spesies ini hama utama tanaman stroberi. A. Sifat – Sifat Tanaman Strawberry Stroberi adalah tumbuhan keluarga rumput yang memiliki dahan dua jenis, jenis rebah dan tegak. Ketinggian jenis tegak mencapai 8-15 cm. daunnya terdiri dari tiga daun kecil bergigi dan ekor panjang dan berwarna putih, dan berkumpul dalam jumlah dua sampai lima atau bahkan lebih. Pertumbuhan dan pengembangbiakan stroberi bukan hanya melalui benih, melainkan juga melalui akar tumbuhan. Secara umum , stroberi memiliki 81-87% air , 3-13 % glukosa dan lulez, bahan lemak, asid-asid bebas, vitamin C yangbanyak dan sedikit vitamin B, A, E , dan K. Selain itu, stroberi memiliki kandungan zat besi, sodium dan fosfor, meniziyum, belerang,kalsium, silis, yodium dan banyak lagi kandungan zat lainnya C. Morfologi Tanaman Strawberry 1. Akar (Radix) Strawberry mempunyai akar yang berbentuk serabut, karena akarnya berbentuk seperti serabut. Tanaman stroberi dewasa mempunyai 20-35 akar primer dengan panjang 40 cm. Secara morfologi (struktur luar) akar tersusun atas rambut akar, batang akar, ujung akar, dan tudung akar. Sedangkan secara anatomi (struktur dalam) akar tersusun atas epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat. Ujung akar dilindungi oleh tudung akar. Tudung akar berfungsi untuk melindungi akar terhadap kerusakan mekanis pada waktu menembus akar. Adanya rambut-rambut akar akan memperluas daerah penyerapan air dan mineral. Cara penyerapan air dan mineral dari dalam tanah oleh rambut-rambut akar berlangsung secara osmosis. Osmosis adalah pergerakan zat dari larutan yang lebih pekat (berkonsentrasi tinggi) melalui selaput semipermeabel. 2. Batang (Cortex) Batang stroberi sangat pendek dan terdapat banyak daun disetiap buku. Batang utama dan daun tersusun rapat disebut Crown. Batang berfungsi sebagai organ lintasan air dan mineral dari akar ke daun dan lintasan zat makan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan serta pada fase pertumbuhan , batang menghasilkan daun dan tunas. Sedang pada fase reproduksi, batang menghasilkan bunga. 3. Daun (Folium) a. Morfologi Daun Masa pertumbuhan vegetative membentuk daun-daun barusetiap 8-12 hari dan bertahan 1-3 bulan kemudian kering. Daun stroberi dengan tepi bergigi merupakan daun trifoliate. b. Anatomi Daun Bagian-bagian daun terdiri dari atas kebawah, yaitu epidermis, jaringan palisade, jaringan spons, dan berkas pembuluh angkut daun. c. Fungsi daun Daun berfungsi sebagai tempat fotosintesis, transpirasi, dan sebagai alat pernafasan. 4. Bunga (Flos) Bunga merupakan alat perkembangbiakan karena didalam bunga terdapat alat-alat reproduksi seperti benag sari, putik, dan kandung lembaga. Susunan bunga tanaman stroberi terdiri dari : a. Sepal (kelopak bunga) b. Petal (daun mahkota) c. Stamen (benang sari) d. Pistil (putik) e. Receptacle (dasar bunga) f. Anther (alat kelamin jantan) g. Stigma (kepala putik) h. Ovul (bakal biji) i. Inflorensens (malai) a. Struktur Bunga Bunga tanaman stroberi mempunyai 5 sepal, 5 petal dan 20-35 stamen dan ratusan pistik yang menempel pada receptacle dengan pola melingkar. Bunga tersusun dalam inflorensens terletak di ujung tanaman. Inflorensens terdiri dari batang utama dan batang cabang. Infloresens mempunyai 1 bunga primer, 2 skunder, 4 tersier, 8 kuarterner dan 16 kuiner. b. Fungsi Bunga Fungsi bunga adalah sebagai alat perkembangbiakan generative pada tumbuhan. Bunga yang pertama mekar adalah bunga primer. Penyerbukan terjadi diakibatkan bantuan angin, gaya gravitasi dan serangga. Delapan buah stroberi atau 1 gelas potongan stroberi hanya mengandung 50 kalori dan tidak mengandung kolesterol atau asam lemak jenuh. Tak heran jika stroberi menjadi camilan ataupun pelengkap makanan yang sehat. Jumlah yang sama juga memberikan 30 mikrogram (ug), asam folat. Ini setara dengan 7,5 persen kebutuhan asam folat harian untuk ibu hamil, yakni 400 ug. Asam folat ini penting untuk mencegah cacat tabung syaraf pada janin. Karena stroberi memberikan 94 miligram vitamin C atau 1,5 kebutuhan vitamin C harian, maka dapat dikatakan bahwa vitamin C di stroberi lebih banyak dibanding 1 buah jeruk orange. Disamping itu, potassium di dalamnya merupakan salah satu mineral yang disarankan untuk ada dalam pola menu orang yang ingin menurunkan tekanan darah. Makan strawberi bisa membantu, karena satu gelas stroberi mengandung sekitar 270 miligram potassium. Jumlah yang sama juga menyumbang sekitar 4 gram serat, yang membantu menurunkan kadar kolesterol darah dan menyehatkan saluran pencernaaan. Selain, vitamin C, potassium, dan serat yang sudah diketahui bermanfaat bagi kesehatan jantung dan otak, stroberi juga mengandung senyawa fitokimia yang bermanfaat, yakni asam ellagik, kuersetin, kaempferol, asam fenolat, dan antosianin. Senyawa-senyawa ini diketahui mencegah penggumpalan darah, salah satu penyebab orang kena serangan jantung atau stroke. Manfaat stroberi menurut SDA (United State Department of Agriculture) : a. Khasiat stroberi tidak akan berubah, meski sudah diolah menjadi jus, kue, ataupun selai. Riset membuktikan, roti bakar yang diolesi selai stroberi mengandung anti oksidan 50 persen lebih banyak dibanding stroberi segar . b. Stroberi kaya vitamin C, dan tingkat keasaman vitamin C-nya aman untuk lambung. c. Mengonsumsi satu cangkir stroberi setiap hari bisa menurunkan resiko berbagai jenis kanker. Diantaranya kanker leher rahim, payudara, colon, dan tenggorokan. d. Stroberi berkhasiat meningkatkan kekuatan otak dan menjaga penglihatan tetap jernih. Manfaat itu bisa didapat jika anda secara rutin mengonsumsi stroberi, paling tidak satu sampai tiga cangkir. e. Stroberi bisa dijadikan sebagai obat jerawat alami. Hampir semua obat jerawat yang dijual di pasaran mengandung asam salisilat yang banyak dikandung stroberi. Karena itu, penggunaan masker stroberi sangat bermanfaat. Caranya : Haluskan stroberi, campur dengan sedikit yogurth, oleskan di wajah, diamkan selama kurang lebih 15 menit. f. Stroberi juga berguna untuk memutihkan gigi. Dari pada menggunakan bahan kimia sebagai pemutih, lebih baik anda mengunyah stroberi setiap hari. Selain gigi menjadi putih, bau mulut pun akan hilang. g. Kandungan stroberi juga bermanfaat untuk haluskan kulit tubuh, karena mampu mengangkat sel-sel kulit mati. Cobalah berendam dalam potongan buah stroberi, campur susu dan minyak zaitun. Gosok ke seluruh badan anda, lihat hasilnya. Jika rutin dilakukan, kulit akan menjadi lebih halus, tidakkusam, dan tumit kaki tidak akan pecah-pecah. Namun sayangnya di Indonesia tanaman stroberi merupakan tanman yang harganya relatif mahal, jadi hanya sebagian orang saja yang dapat menikmati stroberi, orang dengan kemampuan dibawah rata – rata hanya dapat memakan stroberi mgkn hanya sesekali saja itupun dengan kualitas yang tidak terlalu baik, begitu juga dengan rasa stroberi yang asem, kecut, manis membuat kebanyakan orang Indonesia tidak terlalu tertarik. Tapi bagi saya apapun rasanya buah stroberi adalah yang terbaik... like it...!!! Berikut adalah cara untuk membudidayakan tanaman sroberi : Stroberi (strawberry) merupakan tanaman stolon. Artinya, anakan mulai berbunga ketika berumur 2 bulan setelah tanam. Kemudian dilanjutkan dengan pembuangan pada munculnya bunga. Barulah setelah tanaman berumur 4 bulan, bunga dibiarkan tumbuh jadi buah. Komplit, periode pembungaan dan pembuahan memakan waktu selama 2 tahun tanpa henti. Sama halnya dengan teknik awal panen pada anggur, yaitu mengetahui dengan spesifik ciri dan umur panen. Untuk ciri, bisa dilihat pada bagian buah yang sudah agak kenyal dan empuk. Terlebih didukung dengan kulit buah yang didominasi warna merah, hijau kemerahan hingga kuning kemerahan. Bisa juga ditandai dengan sistem waktu, dimana buah berumur 2 minggu sejak pembungaan atau 10 hari setelah awal pembentukan buah. Setelah tahu ciri buah yang akan dipanen, langkah selanjutnya tentu cara menerapkan teknik panen. Idealnya, panen dilakukan dengan memetik bagian tangkai bunga dengan kelopaknya. Di sini, tangan jangan sampai menyentuh buah. Penggunaan gunting pun sedikit riskan dilakukan, meski efektif untuk panen. Panen dilakukan dalam kurun waktu dua kali dalam satu minggu “Jika tetap menggunakan gunting untuk proses panen. Sebaiknya, sterilkan terlebih dulu. Itu untuk menghindari kebusukan buah nantinya,” ujar Pembudidaya Stroberi di Purbalingga Jateng – Andi Arifin. Perkiraan produktivitas tanaman stroberi bergantung dari varietas dan teknik budidaya. Untuk varitas Osogrande mencapai 1,2 kg/tanaman/tahun, varitas pajero 0,8 kg/tanaman/tahun dan varitas Selva 0,6-0,7 kg/tanaman/tahun. Ketiga varitas ini, menurut Andi, jenis stroberi yang paling banyak dibudidaya di Indonesia. PASKA PANEN STRAWBERRY 1. PENGUMPULAN : Sebaiknya buah disimpan dalam suatu wadah dengan hati-hati agar tidak memar. Simpan di tempat teduh atau dibawa langsung ke tempat penampungan hasil dan hamparkan buah di atas lantai beralas terpal atau plastik. Kemudian cuci buah dengan air mengalir dan tiriskan di atas rak-rak penyimpanan. 2. PENGGOLONGAN DAN PENYORTIRAN : Pisahkan buah yang rusak dari buah yang baik. Penyortiran buah berdasarkan pada varietas, warna, ukuran, dan bentuk buah. Terdapat 3 kelas kualitas buah, yaitu: o Kelas Ekstra. Buah berukuran 20-30 mm atau tergantung spesies, warna, dan kematangan buah seragam. o Kelas I. Buah berukuran 15-25 mm atau tergantung spesies, bentuk, dan warna buah bervariasi. o Kelas II. Tak ada batasan ukuran buah, sisa seleksi kelas ekstra dan kelas I yang masih dalam keadaan baik. 3. PENGEMASAN DAN PENYIMPANAN : Dalam proses pengemasan stroberti ini bisa dikemas dalam wadah plastik transparan atau putih, dengan kapasitas 0,25-0,5 kg dan ditutup dengan plastik lembar polietilen. Sedangkan untuk penyimpanan, diletakkan pada rak dalam lemari pendingin dengan suhu 0-10C. Selama ini, banyak yang mengeluhkan buah yang dikirim sudah rusak sebelum tiba di tempatnya. Tentu bukan keuntungan yang didapat. Terlebih pada anggur yang tergolong jenis buah rentan kerusakan, karena tipisnya lapisan kulit. Namun hal itu bisa ditekan jika proses panen dan pasca panen diperhatikan dari awal. [san] Read more: Panduan Budidaya Strawberry Tanaman ini juga dapat di tanam pada pekarangan rumah, berikut caranya : * Penyulaman Dilakukan sebelum tanaman berusia 15 hari. Yang disulam adalah yang mati atau tumbuh abnormal,dengn cara dicabut dan digantikan dengan tanaman yang baru yang pertumbuhannya baik dan ukurannya sama * Penyiangan Dilakukan pada tanaman yang ditumbuhi gulma. Gulma dapat mengambil unsur hara,menjadi tempat hama seperti siput. Sehingga permukaan media tanaman harus dijaga bersih. * Pemangkasan Tanaman yang sudah rimbun harus dipangkas secara teratur untuk membuang daun yang tua dan rusak. Pemangkasan stolon (batang yang tumbuh horizontal sepanjang permukaan tanah) harus dipangkas setiap 7-10 hari sekali untuk meningkatkan produksi buah. * Penyiraman Penyiraman secara manual,di sekeliling akar saja,secara rutin tiap pagi pk 08.00, siang pk 13.00, sore pk 16.00 * Pemupukan Pupuk yang diberikan berupa campuran nitrogen, pupuk majemuk lengkap, kalsium. Dosis yang digunakan sesuai dengan usia tanaman dan petunjuk penggunaan * Pembesaran buah Agar ukuran buah bisa besar,maka jumlah bunga harus dikurangi. Setiap tangkai biasanya terdapat 20 bunga. Akan lebih baik apabila 1 tangkai terdapat 1 bunga. Nah gimana menurut kalian, apakah masih tidak ingin mencoba buah stroberi......????? selamat mencoba yah....... Dikutip dari : http://id.wikipedia.org/wiki/Stroberi_kebun http://iwandahnial.wordpress.com/2008/09/16/manfaat-buah-stroberi/ http://wartapedia.com/edukasi/panduan/2826-panduan-budidaya-strawberry.html http://www.plantamor.com/index.php?plant=604 http://hasansyawalan.blogspot.com/2011/08/strawberry.html