Pengaruh frekuensi akustik terhadap penetrasi sub

advertisement
V. KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis FFT gelombang seismik dari lima trace pada
line 14 dan line 15 di daerah Paternoster, Doang, dan Spermonde yang terletak di
antara Selat Makassar dan Laut Flores, maka dapat disimpulkan bahwa:
1) Terdapat perubahan amplitudo gelombang seismik sejak merambat dari
daerah permukaan, dasar laut, dan dibawah dasar laut terhadap respon
frekuensinya. Hal ini disebabkan bahwa semakin dalam gelombang seismik
merambat ke dasar sedimen maka semakin lemah frekuensi tingginya. Faktor
lain yang mempengaruhi amplitudo gelombang akustik yang dipantulkan
adalah sudut datang gelombang akustik pada bidang pantul, pengurangan
(attenuation) dari gelombang akustik oleh sedimen, kehilangan energi akustik
yang disebabkan oleh penyebarannya ke segala arah, serta kehilangan energi
akustik yang disebabkan karena penyebarannya oleh bidang-bidang reflektor
yang permukaannya tidak teratur.
2) Berdasarkan hasil filtering menggunakan software Seisee yang berfungsi
untuk melihat penetrasi gelombang seismik terhadap dasar perairan maka
penggunaan frekuensi rendah akan mendapatkan penetrasi batuan yang lebih
tinggi dibandingkan dengan frekuensi tinggi.
3) Koefesien refleksi pada jenis sedimen pasir dan lempung nilainya berbeda
tergantung dari jarak sumber suara dengan dasar periaran, sudut datang,
absorbsi, dan nilai atenuasinya.
76
77
4) Besar kecilnya frekuensi yang digunakan akan mempengaruhi penetrasi dari
gelombang seismik, karena semakin besar spektrum frekuensinya maka
semakin besar nilai kuadrat frekuensinya (m) dan semakin besar pula
koefisien atenuasinya. Hal ini dipengaruhi oleh frekuensi dan nilai koefisien
atenuasi dari setiap sedimen. Nilai reflection loss dari dasar laut dipengarui
oleh tiga faktor yaitu densitas, kecepatan suara, dan koefisien atenuasinya.
5.2 Saran
Untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik, sebaiknya pada
penelitian selanjutnya digunakan data-data seismik yang terintegrasi dengan data
pemboran. Hal ini untuk memastikan ketepatan penghitungan nilai impedansi
akustik dan amplitudo gelombang pada saat berefleksi.
Download