Presiden Ingatkan Penggerak Koperasi Tak Takut Berkompetisi

advertisement
Sekretariat Negara Republik Indonesia
Presiden Ingatkan Penggerak Koperasi Tak Takut Berkompetisi
Rabu, 12 Juli 2017
Presiden
Joko Widodo mengingatkan para penggerak koperasi di Tanah Air untuk terus
meningkatkan semangat reformasi koperasi sebagai kekuatan bersama yang mampu
bersaing dan cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Apalagi di era
sekarang ini dibutuhkan kecepatan, kreativitas, dan juga inovasi agar koperasi
bisa bersaing dengan para pelaku ekonomi lainnya.
Hal
tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara Peringatan Hari Koperasi
Nasional Ke-70, pada Rabu, 12 Juli 2017, di Lapangan Karebosi, Baru, Kecamatan
Ujung Pandang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Â
"Saya
ingatkan agar penggerak-penggerak koperasi jangan pernah takut bersaing dan
berkompetisi dengan pelaku-pelaku ekonomi lainnya," ujar Presiden.
Â
Presiden
meyakini bahwa koperasi mampu berkompetisi dan bersaing dengan perusahaan
swasta, korporasi, BUMN. "Karena memang kesempatan ada di depan mata kita,
semangat untuk menjadikan koperasi sebagai kekuatan bersama, kekuatan gotong
royong yang mampu bersaing serta cepat beradaptasi dengan perkembangan
zaman," kata Presiden.
Â
Presiden
http://www.setneg.go.id
www.setneg.go.id
DiHasilkan: 27 October, 2017, 18:24
Sekretariat Negara Republik Indonesia
menggarisbawahi bahwa kekuatan koperasi saat ini masih relevan dalam
perekonomian Indonesia dan perekonomian global.Â
Koperasi juga merupakan salah satu institusi ekonomi rakyat yang penting
dalam menghadapi tantangan masa depan.
Â
"Untuk
itu pemerintah menempatkan koperasi sebagai institusi utama dalam pelaksanaan
kebijakan pemerataan ekonomi, dan dalam kebijakan reforma agraria redistribusi
lahan. Kita juga ingin menempatkan koperasi sebagai salah satu penerima yang
dapat memanfaatkan konsesi-konsesi yang akan kita berikan," kata Presiden.
Â
Namun
koperasi yang akan menerima konsesi-konsesi itu harus memiliki kemampuan
manajemen dalam pengelolaan konsesi-konsesi lahan yang akan diberikan oleh
pemerintah sebagaimana dilansir Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.
Â
"Harus
bisa memberikan sebuah tawaran-tawaran proposal yang memang bisa dikalkulasi
dan dihitung dengan kalkulasi-kalkulasi ekonomi," tutur Presiden.
Â
Dalam
kesempatan itu, Presiden menggarisbawahi masih rendahnya kontribusi koperasi
kepada perekonomian nasional. Meski telah mengalami peningkatan dua kali lipat
dibanding 2,5 tahun lalu, sumbangan koperasi terhadap perekonomian Indonesia
dinilai masih relatif kecil atau baru sebesar 3,9 persen.
Â
http://www.setneg.go.id
www.setneg.go.id
DiHasilkan: 27 October, 2017, 18:24
Sekretariat Negara Republik Indonesia
"Di
Prancis itu 18 persen, di Belanda kontribusinya 18 persen, di Selandia Baru
kontribusinya 20 persen. Sekali lagi di negara kita baru 3,9 persen," ucap
Presiden.
Â
Padahal,
lanjut Presiden, setiap tahun pemerintah selalu gencar menggerakan koperasi
sebagai soko guru perekonomian Indonesia.
Â
"Inilah
pekerjaan kita. Pekerjaan besar kita ada di sini, agar kontribusi koperasi
terhadap perekonomian nasional itu meningkat secara drastis," katanya.
Â
Saat
ini banyak koperasi yang berhasil yang dapat dijadikan contoh dalam mengelola
usaha, kredit, dan uang. Bahkan sebuah koperasi jasa bisa memiliki nilai
perputaran uang hingga Rp5 triliun. Koperasi lainnya juga tak kalah berhasil
dengan nilai perputaran mencapai Rp18 triliun.
Â
"Kita
copy pada koperasi-koperasi yang lain bagaimana mereka mencapai omset yang
tinggi seperti itu? Mencapai perputaran uang tinggi seperti itu?"
ungkapnya.
Â
http://www.setneg.go.id
www.setneg.go.id
DiHasilkan: 27 October, 2017, 18:24
Sekretariat Negara Republik Indonesia
Beragam
upaya tersebut dilakukan pemerintah guna meningkatkan peran koperasi dalam
rangka membangkitkan ekonomi rakyat. Presiden pun berharap, pada Peringatan
Hari Koperasi Nasional ke-70, koperasi dapat terus memberikan manfaat yang
nyata bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Â
"Marilah
kita bersama-sama memastikan koperasi memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan
rakyat Indonesia," ucap Presiden.
Â
Turut
hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara tersebut adalah Menteri
Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. (Humas Kemensetneg)
http://www.setneg.go.id
www.setneg.go.id
DiHasilkan: 27 October, 2017, 18:24
Download