BAB I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Di era dunia modren dan globalisasi saat ini, perkembangan dalam dunia teknologi informasi mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Kebutuhan akan komunikasi dan informasi kini dibutuhkan semua kalangan masyarakat. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa membutuhkan komunikasi dan informasi. Dengan adanya informasi dan komunikasi sangat membantu dalam membuka wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat. Kebutuhan tersebut berdampak pada meningkatnya permintaan berbagai jenis alat komunikasi, sehingga munculnya alat komunikasi yang samakin lama semakin canggih. Alat komunikasi yang semakin canggih tersebut didorong dengan peningkatan atas kualitas internet. Peningkatan penggunaan smartphone dari tahun ketahun mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Dengan meningkatnya pengguna smartphone dikalangan masyarakat membuat perusahaan provider terus meningkatkan kualitas dan layanan terhadap penggunaan paket data pada smartphone. Persaingan harga, fitur, harga, serta peningkatan kualitas terhadap jaringan paket data terus dilakukan oleh perusahaan provider untuk dapat menarik perhatian pengguna pasar smartphone. “Di Indonesia, kepemilikan smartphone pada 2014 mencapai 40 persen, naik hampir dua kali dari tahun sebelumnya yang hanya 24 persen. Penggunaan internetnya pun naik menjadi 38 persen, dari 28 persen di 2013. Dari sisi merek, Samsung mengalami peningkatan yang paling signifikan dari hanya 2 persen pada 2010 menjadi 46 persen di tahun lalu”. (katadata.co.id, 2015) Peningkatan penggunaan smartphone dikalangan mahasiswa/i mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut di dominasi oleh smartphone dengan system berbasis android dengan pembagian pasar sebesar 59.91 persen. Pada posisi ke 2 blackberry meskipun ada penurunan, blackberry masih pembagian pasar sebesar 12,18 (id.techinasia.com, 2015). Penggunaan smartphone dapat mempermudah mahasiswa/i dalam melakukan kegiatan sehari-harinya. Seperti pengerjaan tugas dari 1 2 kampus, mendapatkan informasi terbaru, sebagai pengganti penggunaan buku menjadi penggunaan e-book pada smartphone. Tidak hanya sebatas itu saja, peningkatan penggunaan sosial media terus meningkat. Media sosial facebook terdapat 71 juta pengguna aktif, twitter khususnya Jakarta menyumbang 2,4% dari tweet global setara dengan 385 tweet perhari (wifimu.com, 2015 ). Baik sosial media untuk berkomunikasi, mengupdate moment-moment yang berharga, maupun mengupload video dan foto yang sangat menarik untuk di bagikan kepada sesama pengguna sosial media tersebut. (merdeka.com, 2013). Untuk mempermudah dalam menggunakan smartphone dan aktifitas yang dilakukan oleh mahasiswa/i tersebut perlu adanya penggunan kartu (simcard) pada smartphone tersebut. Simcard tersebut juga harus mempunyai aktifasi paket data, paket data ini berguna untuk menghubungkan smartphone ke dunia maya. Paket data yang digunakan bisa berupa banyaknya kuota yang dibeli maupun penggunaan tanpa batas (unlimited). Perbedaan antara paket data kuota dengan paket data unlimited adalah paket data kuota tergantung berapa paket data yang dibeli, biasanya kuota yang teredia mulai dari 40Mb hingga 30GB. Sedangkan paket data yang unlimited biasanya di penggunaan data tertentu, kecepatan akses yang digunakan akan menurun. Dalam dunia bisnis bidang telekomunikasi, menjadi lahan bagi perusahaan provider untuk selalu meningkatkan pelayanan, persaingan harga, serta kualitas atas produk-produk yang ditawarkan kepada masyarakat. Produk yang ditawarkan oleh provider mulai dari kualitas jaringan, jangkauan jaringan, biaya telepon dan SMS (Short Message Service) yang terjangkau, serta layanan paket data yang stabil. Hal tersebut membuat produsen kartu seluler bersaing dalam menawarkan produk yang inovasi serta dengan mudah dijangkau oleh masyarakat. Setiap perusahaan provider berusaha menyusun strategi pemasaran yang dapat menjangkau pasar sasarannya dengan seefektif mungkin. Setiap strategi pasti dilengkapi dengan alat-alat pemasaran yang dianggap paling tepat bagi perusahaan. Alat-alat tersebut disebut sebagai bauran pemasaran (Marketing Mix). Salah satu strategi bauran pemasaran adalah strategi produk. Strategi produk yang dapat 3 dilakukan oleh perusahaan salah satunya adalah dengan menciptakan brand. Brand suatu produk menjadi salah satu perhatian dan pertimbangan konsumen dalam memutuskan membeli produk perusahaan. Pilihan konsumen pada suatu brand produk tergantung pada image yang melekat pada produk tersebut. Perusahaan harus mampu memberikan yang terbaik yang sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen. Untuk itu, perusahaan harus mampu membangun image yang lebih baik dari pesaing tentang produk perusahaan kepada konsumen. Menanggapi hal tersebut, perusahaan dihadapkan pada bagaimana membangun brand image. PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi tidak terlepas akan persaingan yang semakin tajam. Banyak perusahaan yang sejenis berusaha memberikan yang terbaik kepada setiap pelanggannya. Para pesaing dalam bidang telekomunikasi terus-menerus berusaha mempertahankan pangsa pasar yang telah dimilikinya. Telkomsel memikirkan strategi-strategi yang menarik untuk menjadikan mereka pada posisi market leader perusahan provider nasional. Ada pun brand produk yang dikeluarkan oleh Telkomsel yang terdiri dari kartu perdana pascabayar dan kartu perdana prabayar. Ada pun kartu perdana pascabayar yaitu kartu Hallo dan kartu perdana prabayar yang diterbitkan Telkomsel diantaranya kartu simPATI dan kartu AS (telkomsel.com, 2015). Produk yang dikeluarkan oleh Telkomsel memiliki keunggulan dari setiap produknya. Jangkauan yang luas serta kestabilan dari jaringan merupakan pelayanan yang diberikan oleh setiap produk Telkomsel. “Trafik Telkomsel secara nasional pada Tahun Baru 2014/2015 mengalami kenaikan dibandingkan hari normal di tahun 2014, khususnya pada layanan data. Kenaikan terbesar terjadi pada layanan data yaitu sebesar 20%, sedangkan layanan SMS dan suara cenderung stagnan, yaitu naik 1% dan turun sebesar 4%. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (2013), peningkatan layanan data terjadi amat signifikan, yaitu melonjak hingga lebih dari 124%, dimana hal ini menunjukkan tingginya pertumbuhan penggunaan mobile data di masyarakat Indonesia dari tahun ke tahun. Detilnya, layanan data mencatat kenaikan sebesar 20% menjadi 1,046 TeraByte, dibandingkan hari normal di tahun 2014. Sedangkan apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2013, kenaikan mencapai 124%. Berikutnya, layanan SMS mencatat kenaikan sebesar 1% menjadi 977 juta SMS, dibandingkan hari normal di tahun 2014. Sedangkan layanan suara mencatat penurunan sebesar 4% menjadi 1.3 4 milliar menit, dibandingkan hari normal di tahun 2014”.(indotelko.com, 2015) Kartu simPATI di tahun 2015 mengeluarkan tagline baru "Your Everyday Discoveries", dengan campign “#GoDiscover". Melalui campaign ini, para pegguna simPATI diajak untuk lebih banyak lagi memanfaatkan waktu jeda di sela-sela aktivitas sehari-hari mereka untuk menemukan berbagai informasi yang positif melalui mobile internet. Layanan data simPATI yang ditawarkan dalam campaign ini adalah Paket Social Max dengan benefit internetan hingga 2 GB dan bebas akses 5 aplikasi social (Path, BBM, WhatsApp, LINE dan Waze). Dengan didukung jaringan yang luas, dan layanan data yang cepat, simPATI memberikan pelanggan pengalaman yang lebih menyenangkan dalam mencari dan bertukar informasi. simPATI memiliki 68.5 juta pelanggan, dimana sebanyak 49 persen merupakan pelanggan data. Segmen profesional muda yang tinggal di urban dan sub-urban, pengguna smartphone, melek teknologi, pengguna aktif internet dan media sosial adalah segmen utama simPATI. Melihat adanya kebutuhan akan data yang tinggi dari segmen ini, maka simPATI hadir dengan berbagai penawaran yang menarik untuk mendukung gaya hidup tersebut, sehingga pelanggan dapat merasakan pengalaman terbaik dalam menikmati mobile internet serta berbagai layanan digital lifestyle ketika berada di jaringan terbaik Telkomsel. (telkomsel.com, 2015). Dalam hal ini peran Public Relations sangat penting untuk mendapatkan posisi atau tempat dihati para customer dalam menjaga brand image yang positif. Adapun menanamkan brand image yang positif kepada customer melalui strategi dan pendekatan secara langsung atau membina hubungan dengan customer dirasa sangat efektif, karena customer akan merasa di perhatikan. Dengan adanya perhatian yang diberikan kepada customer, maka brand image yang sudah dibangun akan mampu bertahan ditengah persaingan industri telekomunikasi. 5 1.2 Fokus Penelitian Fokus penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui lebih dalam mengenai strategi Public Relations di PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dalam membangun brand image produk kartu simPATI paket data, perlu adanya pertanyaan yang mendasar mengenai permasalahan yang akan diangkat dalam penyeselesain penelitian ini. Ada pun pertanyaan yang paling utama dan mendasar untuk mengetahui strategi Public Relations tersebut adalah “Bagaimana strategi Public Relations PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dalam membangun brand image produk kartu simPATI paket data kepada customer?”. 1.3 Pertanyaan Penelitian Ada pun beberapa pertanyaan yang mendasar dalam penelitian ini, untuk mengetahui lebih dalam : 1. Bagaimana strategi Public Relations dalam membangun brand image yang baik kepada customer? 2. Apakah kendala yang di hadapi Public Relations dalam membangun brand image kepada customer? 3. Apakah solusi yang dilakukan dalam mengatasi kendala yang di hadapi Public Relations dalam membangun brand image kepada customer? 1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian Ada pun tujuan dan manfaat dari penelitian ini : 1.4.1 Tujuan Penelitian 1. Mengetahui bagaimana strategi Public Relations PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dalam membangun brand image produk kartu simPATI paket data kepada customer di Jakarta. 2. Mengetahui bagaimana image produk kartu simPATI paket data PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) terhadap mahasiswa/i di lingkungan kampus Anggrek Bina Nusantara. 6 3. Mengetahui kendala apa saja yang dihadapi Public Relations dalam membangun brand image produk kartu simPATI paket data PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) 1.4.2 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini akan diurai dalam tiga bagian, yang terdiri dari : 1.4.2.1 Manfaat Akademis Manfaat akademis dalam penelitian ini, antara lain : 1. Memberikan informasi tambahan bagi peneliti selanjutnya yang menggunakan penelitian sejenis. 2. Memberikan perbandingan mengenai teori yang didapat saat perkuliahan dengan praktik. 3. Memberikan tambahan informasi bagi penulis dalam melakukan karya ilmiah. 1.4.2.2 Manfaat Praktis Manfaat praktis dalam penelitian ini antara lain : 1. Memberikan masukan kepada pihak PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dalam mempermudah customer menerima informasi mengenai produk kartu simPATI paket data. 2. Memberikan masukan kepada pihak PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dalam menggunakan strategi untuk membangun brand image. 3. Untuk sebagai bahan evaluasi di kedepannya kepada pihak PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dalam membangun brand image produk kartu simPATI paket data. 7 1.4.2.3 Manfaat Umum Manfaat yang dapat digunakan oleh masyarakat melalui penelitian ini : 1. Sebagai referensi bagi masyarakat mengenai produk kartu simPATI paket data pada perusahaan PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) 2. Untuk menambah informasi mengenai produk kartu simPATI paket data pada perusahaan PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) 3. Untuk menambah informasi mengenai PT.Telekomunikasi Selular (Telkomsel) 1.5 Sistematika Penulisan Untuk mempermudah pemahaman mengenai penelitian ini, akan memaparkan sistematika penulisan penelitian ini sebagai berikut : I. Bab 1 Pendahuluan Pada bab 1 pendahuluan ini akan dibahas secara singkat yang berkaitan dengan penelitian, yang berisi mengenai latar belakang, fokus penelitian, pertanyaan penelitian, tujuan dan manfaat penelitian, sistematika penelitian. II. Bab 2 Kajian Pustaka Pada bab 2 kajian pustaka ini akan dibahas mengenai teori yang digunakan dalam penelitian yang berkaitan dan mendukung dengan masalah yang diteliti dan juga terdapat penelitian terdahulu yang memiliki pokok bahasan masalah yang sama. III. Bab 3 Metodologi Penelitian Pada bab 3 metodologi penelitian ini akan dibahas mengenai metode yang digunakan dalam penelitian, teknik pengumpulan data teknik analisi data dan teknik keabsahan data. 8 IV. Bab 4 Hasil Penelitian Pada bab 4 hasil penelitian ini akan dibahas mengenai hasil yang didapat dalam penelitian, tentang profil perusahaan beserta penyajian informasi perusahaan dan data penelitian, isi pokok dari penelitian, pengolahan data yang terkumpul melalui hasil wawancara mendalam, dan hasil penelitian. V. Bab 5 Penutup Pada bab 5 penutup ini akan mengemukakan kesimpulan yang didapat dari hasil akhir penelitian yang telah dilakukan, serta memberikan saran yang perlu diambil dan di dikolaborasikan dengan penelitian.