PENERAPAN EKONOMI FUNGSI LINEAR

advertisement
FUNGSI BIAYA
Biaya total (total cost/TC) yg dikeluarkan oleh
perusahaan dalam operasi bisnisnya terdiri atas
biaya tetap (fixed cost/FC) dan biaya variabel
(Variable cost/VC).
FC: tidak tergantung pd jumlah barang yang
dihasilkan ------- konstanta & kurva lurus sejajar
dg sumbu jumlah
VC: tergantung pada jumlah barang yang dihasilkan
----- fungsi dr juml brg yg dihasilkan----kurva garis
lurus berlereng positif & bermula dari titik origin.
FC = K
VC = F(Q)
TC = FC + VC
C
TC
VC
TC : biaya total
FC : biaya tetap
VC : biaya variabel
C : biaya
Q : kuantitas
k : konstanta
k
0
Q
KASUS 5
Biaya tetap yg dikeluarkan oleh sebuah
perusahaan sebesar Rp. 20.000,
sedangkan biaya variabelnya ditunjukkan
oleh persamaan VC = 100Q.
a. Tunjukkan persamaan & kurva biaya
totalnya.
b. Berapa TC jk barang yg diproduksi 500
unit.
FUNGSI PENERIMAAN
Penerimaan perusahaan dari hasil
penjualan barangnya.
Semakin banyak yg dijual semakin banyak
penerimaannya.
Penerimaan Total (Total Revenue/TR) :
TR = Q x P = f(Q)
kasus 6:
harga jual produk rp. 200/unit.
a. tunjukkan persamaan & kurva penerimaan total perusahaan ini.
b. berapa besar penerimaannya bila terjual 350 unit?
a. TR = QxP ------ TR = Qx200 = 200Q
b. Q=350 --------TR = 200(350) = 70.000
R
TR=200Q
70.000
4.000
0
200
350
Q
ANALISIS PULANG-POKOK
(BREAK EVEN)
Suatu konsep yg digunakan untuk menganalisis
juml minimum produk yg harus terjual agar
perush tdk mengalami kerugian.
TR>TC = laba
TR<TC = rugi
TR=TC = Titik Pulang-Pokok (Break Even
Point/BEP)
Dimana: π = 0; TR-TC = 0
Kasus 7:
diketahui tc=20.000+100q
tr=200q
pertanyaan: a. pada tingkat produksi berapa unit perusah
dlm posisi pulang-pokok?
b. apa yg terjadi jk berproduksi sebanyak 300
unit?
Jawab:
a. TR = TC ----- 200Q = 20.000+100Q
100Q = 20.000
Q = 200
b. TR= 200(300)
= 60.000
TC = 20.000+100(300) = 50.000
π = 10.000
FUNGSI ANGGARAN
1. Teori Produksi, yaitu kemampuan produsen
membeli 2/lebih masukan/input, berkenaan dg
jumlah dana yg tersedia & harga msg2 input---isocost.
2. Teori Konsumsi, yaitu batas maks kemampuan
seorang konsumen membeli 2/lbh
keluaran/output, berkenaan dg juml
pendapatannya & harga msg2 output-----garis
anggaran/budget line
PERSAMAAN FUNGSI ANGGARAN
M = XPX + YPY
Fungsi Produksi
Fungsi Konsumsi
M
Jumlah dana produsen
Jumlah pendapatan konsumen
x
Jumlah masukan X
Jumlah keluaran X
y
Jumlah masukan Y
Jumlah keluaran Y
Px
Harga X per unit
Harga X per unit
Py
Harga Y per unit
Harga Y per unit
KASUS 8:
Bentuklah persamaan anggaran seorang
konsumen utk brg X & brg Y apbl pendapatan yg
disediakan sebesar Rp.100.000, sedangkan
harga brg X & brg Y msg2 Rp. 500 dan Rp. 1.000
per unit.
a. Jika semua pendapatan yg dianggarkan
dibelanjakan utk brg X, berapa unit X dpt
dibelinya?
b. Berapa unit Y dpt dibeli kalau hanya membeli
100 unit X?
M = XPX + YPY
a. 100.000 = x(500) + y(1.000)
100.000 = 500x + 1.000y
Jk semua brg X (y=0), mk juml X yg dpt
dibeli: x = M/Px = 100.000/500 =200 unit
b. Jika x= 100
100.000 = (100)(500) + y(1.000)
100.000 = 50.000 + 1.000y
y = 50 unit
Download