Memberikan Pelayanan yang Lebih Berkualitas

advertisement
Laporan Tahunan
Annual Report
2008
Memberikan Pelayanan yang Lebih Berkualitas
Providing Higher Quality Service
Daftar Isi
Contents
2
Sekilas Enseval
Enseval in Brief
30
• Informasi & Teknologi
Information & Technology
4
Misi, Visi dan Nilai Inti
Mission, Vision and Core Values
32
• Sumber Daya Manusia
Human Resources Development
5
Tonggak Sejarah
Milestones
33
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
6
Jaringan Distribusi
Distribution Network
34
• Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Report
8
Peristiwa Penting Tahun 2008
Event Highlights in 2008
41
Tinjauan Keuangan
Financial Review
9
Penghargaan & Sertifikasi
Awards & Certifications
42
• Diskusi & Analisis Manajemen
Management Discussion & Analysis
10
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
47
• Laporan Keuangan
Financial Statements
12
Ikhtisar Saham
Stock Highlights
105
Data Perseroan
Corporate Data
14
Laporan Dewan Komisaris
Report from the Board of Commissioners
106
• Dewan Komisaris
Board of Commissioners
18
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
107
• Komite Audit
Audit Committee
23
Tinjauan Usaha
Business Review
108
• Direksi
Board of Directors
24
• Distribusi Farmasi dan Barang Konsumsi
Distribution of Pharmaceuticals and
Consumer Products
109
• Manajemen
Management
25
• Alat Kesehatan
Medical Device
110
• Struktur Organisasi
Organization Structure
26
• Bahan Baku
Raw Material
111
• Anak Perusahaan
Subsidiaries
27
• Klinik Mitrasana
Mitrasana Clinic
112
• Kantor Cabang
Branch Offices
28
Tinjauan Operasional
Operational Review
113
• Daftar Prinsipal
Principals List
28
• Distribusi
Distribution
114
Tanggung Jawab Pelaporan Tahunan
Responsibility for Annual Reporting
29
• Logistik
Logistics
Memberi Pelayanan
yang Lebih Berkualitas
Memberikan yang terbaik kepada seluruh
pelanggan merupakan prioritas utama bagi
Enseval. Untuk itu, Enseval terus berusaha
untuk senantiasa memberikan kualitas
pelayanan yang terbaik. Dengan inovasi,
kerja sama yang kokoh dan memanfaatkan
teknologi terkini, Enseval yakin akan
mampu memberikan pelayanan yang lebih
berkualitas dalam distribusi obat-obatan
dan produk kesehatan lainnya sehingga misi
Perseroan yaitu “Meningkatkan Kesehatan
Melalui Penyediaan Produk Kesehatan”
dapat tercapai.
Providing Higher Quality Service
Giving the best to customers is the main priority for Enseval. In
order to accomplish this, Enseval strives always for excellence in the
provision of the best service quality. With innovation, strong team
work and advanced technology, Enseval believes in providing a
higher quality service in the distribution of quality pharmaceutical and
healthcare products to fulfill its mission: “Improving Health Through
the Accessibility of Healthcare Products”.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
1
Sekilas Enseval Putera Megatrading
Enseval Putera Megatrading in Brief
2
PT Enseval didirikan pada bulan Oktober 1973, sebagai
akibat dari pemisahan fungsi distribusi dari pemasaran dan
produksi PT Kalbe Farma bersama anak perusahaan. Dalam
perkembangannya PT Enseval juga berkembang menjadi
distributor umum, tidak saja menjadi distributor produk
produk farmasi saja tapi juga mencakup produk keperluan
konsumen, alat-alat kedokteran bahkan agen dan distributor
bahan-bahan dasar kimia untuk industri farmasi, kosmetik dan
industri makanan. Sejalan dengan perkembangan ekonomi
Indonesia, PT Enseval juga melakukan diversifikasi ke berbagai
usaha di luar bidang perdagangan dan distribusi.
PT Enseval was established in October 1973 with the
separation of the distribution division from the marketing and
production divisions of PT Kalbe Farma and its subsidiaries. As
it expanded, PT Enseval grew also into a general distributor,
dealing not only in pharmaceutical products but also with a
wide range of consumer products and medical devices, even
serving as an agent and distributor for chemical raw materials
for the pharmaceutical, cosmetics, and food industries. In
line with the growth of Indonesia’s economy, PT Enseval also
diversified into a number of other types of businesses aside
from trading and distribution.
Ketika manajemen mengambil kebijaksanaan untuk kembali
ke bidang usaha inti pada tahun 1993, maka semua kegiatan
usaha perdagangan dan distribusi dipindahkan ke PT Arya
Gupta Cempaka suatu perseroan yang didirikan pada tahun
1988 yang selanjutnya pada tanggal 6 Agustus 1993 berganti
nama menjadi PT Enseval Putera Megatrading.
When management made a decision to return to its core
business in 1993, all of the trading and distribution business
activities were transferred to PT Arya Gupta Cempaka, a
Company established in 1988, which later, on 6 August 1993,
changed its name to PT Enseval Putera Megatrading.
Pada tanggal 1 Agustus 1994 Perseroan tercatat di Bursa Efek
Jakarta sebagai PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
On 1 August 1994, The Company was listed on the Jakarta
Stock Exchange as PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
Kegiatan Perseroan difokuskan pada jasa distribusi dan
perdagangan, yang terdiri atas 4 divisi, yaitu:
- Divisi penjualan dan distribusi produk farmasi
- Divisi penjualan dan distribusi produk barang konsumsi,
obat bebas dan nutrisi.
- Divisi pemasaran dan distribusi produk peralatan,
perlengkapan kesehatan.
- Divisi pemasaran dan penjualan produk kimia bahan
baku industri farmasi, kosmetik, makanan dan kesehatan
hewan.
The Company’s activities are focused on distribution and
trading services, and it consists of four divisions:
- The pharmaceutical product sales and distribution
division
- The consumer products, over the counter products and
nutrition sales and distribution division
- The medical devices marketing and distribution division
- The marketing and sales division of chemical products as
raw materials for the pharmaceutical, cosmetics and food
industries and veterinary needs
Sejak Juni 2002, Perseroan memiliki 40 cabang di ibukota
provinsi dan kota kabupaten di seluruh Indonesia yang telah
beroperasi penuh. Cabang-cabang yang ada tersebar dari
Banda Aceh sampai ke Jayapura. Perseroan juga memiliki
infrastruktur yang memadai guna menunjang kelancaran
operasional logistik yaitu 2 Regional Distribution Centre
Since June 2002, the Company has had 40 fully operational
branches in provincial capitals and major cities throughout
Indonesia. The existing branches extend from Banda Aceh
to Jayapura. The Company also has adequate infrastructure
to support smooth logistical operations: two Regional
Distribution Centers, with large warehouse facilities, located
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
berupa fasilitas gudang besar yang berada di Jakarta dan
Surabaya. Masing-masing cabang memiliki gudang dan
armada pengiriman serta personil lengkap guna menunjang
kegiatan operasional dan keperluan pihak pemasok (Prinsipal)
dan Pelanggan (Outlet).
in Jakarta and Surabaya; individual branch warehouses and
distribution fleets; and a complete complement of personnel
to support all operational activities and to meet the needs of
both our suppliers (Principals) and our customers (Outlets).
Pada saat ini Perseroan mempunyai lebih dari 100 pemasok
(Prinsipal) dan melayani secara langsung lebih dari 200.000
outlet di seluruh Indonesia.
At present, the Company has more than 100 suppliers
(Principals) and directly supplies to more than 200,000 outlets
throughout Indonesia.
Sampai dengan tahun 2008, Perseroan mempunyai 5 anak
perusahaan yaitu:
• PT Tri Sapta Jaya
• PT Millenia Dharma Insani
• PT Enseval Medika Prima
• PT Global Chemindo Megatrading
• PT Renalmed Tiara Utama
As at year end 2008, the Company had 5 subsidiaries:
• PT Tri Sapta Jaya
• PT Millenia Dharma Insani
• PT Enseval Medika Prima
• PT Global Chemindo Megatrading
• PT Renalmed Tiara Utama
PT Tri Sapta Jaya yang juga bergerak di bidang usaha
distribusi produk farmasi dan kesehatan akan berfokus untuk
memperluas jaringan distribusi farmasi ke pasar bawah dan
juga lebih menjangkau daerah-daerah yang terpencil.
PT Tri Sapta Jaya, which also operates in the distribution
sector for pharmaceutical and healthcare products, expands
pharmaceutical distribution to lower market segments and to
more remote areas.
PT Millenia Dharma Insani didirikan pada tahun 2003,
dikembangkan dari hanya bisnis apotik menjadi klinik dengan
nama Mitrasana. Klinik Mitrasana menyediakan fasilitas
kesehatan yang ekonomis dan terintegrasi yang meliputi
praktek dokter, farmasi, laboratorium dan mini market (4-in-1).
Dengan visi menjadi klinik pilihan keluarga Indonesia dengan
pelayanan prima dan harga terjangkau, Klinik Mitrasana ini
kini telah menambah jumlah klinik menjadi 4 buah di tahun
2008 di area Cikarang dan Bekasi sekitar 60 km dari Jakarta.
PT Millenia Dharma Insani was established in 2003, starting
only with a pharmacy but then expanded to become a clinic
with the name of Mitrasana. Mitrasana Clinic, providing
economical but integrated health facilities, consisting of
clinic, pharmacy, laboratory and mini market (Four-in-One).
With its vision to become the Indonesian family choice for a
clinic with service excellence at an affordable price, Mitrasana
clinic expanded its single clinic into 4 clinics in 2008 all in the
Cikarang and Bekasi area, about 60 km from Jakarta.
Selanjutnya, dengan tujuan untuk melakukan perluasan atau
ekstensifikasi usaha di bidang pemasaran dan perdagangan
alat kesehatan, maka pada bulan November 2007, didirikan
anak perusahaan yaitu PT Enseval Medika Prima yang kini
sudah mulai beroperasi secara resmi pada bulan Oktober
2008. PT Enseval Medika Prima bergerak di bidang pemasaran
alat kesehatan dan diagnostik secara lebih fokus.
In an effort to broaden the Company’s business in the
marketing and trading of medical devices, the Company
recently established a subsidiary named PT Enseval Medika
Prima in November 2007. This subsidiary officially commenced
business in October 2008 with focus on the marketing of
medical devices and diagnostic products and devices.
PT Global Chemindo Megatrading yang juga didirikan pada
November 2007 merupakan anak perusahaan yang bergerak
di bidang bahan baku akan terus berfokus pada penjualan
bahan baku baik ke pelanggan dalam grup maupun non
grup. PT Global Chemindo Megatrading kini sudah memulai
kegiatan usaha secara independen sejak bulan Oktober
2008.
PT Global Chemindo Megatrading, also established in
November 2007, is a subsidiary in the business of raw material
trading. The Company will be focused on raw material trading
to both group and non-group customers. PT Global Chemindo
Megatrading commenced its business independently in
October 2008.
Sebagai langkah diversifikasi jenis layanan dalam bidang
kesehatan, Perseroan mendirikan anak perusahaan yaitu
PT Renalmed Tiara Utama pada bulan Juli 2008 dan Perseroan
melakukan akuisisi usaha penyediaan bahan-bahan dan mesin
hemodialisa bagi pasien gagal ginjal ke rumah-rumah sakit dan
klinik-klinik pada tanggal 27 Oktober 2008 dari pihak ketiga
yang meliputi: kendaraan, mesin hemodialisa dan persediaan
dimana sekaligus PT Renalmed Tiara Utama secara resmi
memulai kegiatan usahanya di bulan yang sama.
Diversifying in the provision of healthcare services, the
Company established PT Renalmed Tiara Utama in July 2008
and acquired from a third party a business which provides
hemodialysis machines and associated supplies for kidney
failure patients to hospitals and clinics. Upon acquisition of
that business on October 27, 2008, PT Renalmed Tiara Utama
then officially commenced its business.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
3
Misi, Visi dan Nilai Inti
Mission, Vision and Core Values
Misi
Mission
Menyediakan layanan logistik yang
unggul dan terpadu untuk produkproduk perawatan kesehatan dan
produk sejenisnya.
To provide excellent and integrated logistic services
in healthcare and related products.
Visi
Vision
Menjadi penyedia layanan
logistik dan jasa kesehatan
regional terkemuka dengan
mengutamakan pelayanan
pelanggan dan kegiatan
operasi yang terpadu.
To be a regional logistics
provider and leading retail
service healthcare leveraging
distinct customer service and
integrated operations.
Nilai Inti
Core Values
•Memberikan Pelayanan
Terbaik kepada Pelanggan
Giving the Best to
Customers
•Gigih untuk Mencapai yang
Terbaik
Striving for Excellence
•Kerjasama yang Kokoh
Strong Team Work
•Inovasi
Innovation
•Lincah
Agility
•Integritas
Integrity
4
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Tonggak Sejarah
Milestones
1973
1988
Pendirian Perseroan dengan
nama PT Enseval.
Incorporation of PT Enseval.
Pendirian Perseroan bernama
PT Arya Gupta Cempaka.
Incorporation of PT Arya Gupta
Cempaka.
1993
• Pengembalian semua kegiatan
usaha perdagangan dan
distribusi ke PT Arya Gupta
Cempaka.
All trading and distribution
activities were transferred to
PT Arya Gupta Cempaka.
2007
Pendirian dua anak perusahaan
yaitu PT Enseval Medika Prima dan
PT Global Chemindo Megatrading.
Incorporation of two subsidiaries
i.e. PT Enseval Medika Prima and
PT Global Chemindo Megatrading.
• Perubahan nama PT Arya Gupta
Cempaka diubah menjadi
PT Enseval Putera Megatrading.
PT Arya Gupta Cempaka
changed its name to PT Enseval
Putera Megatrading.
1994
2003
PT Enseval Putera Megatrading
melakukan Penawaran Umum
Perdana.
PT Enseval Putera Megatrading
conducted its Initial Public
Offering.
Pendirian anak perusahaan
Perseroan PT Millenia
Dharma Insani.
Incorporation of subsidiary
PT Millenia Dharma Insani.
• PT Enseval Medika Prima dan
PT Global Chemindo
Megatrading mulai beroperasi
secara resmi pada bulan
Oktober 2008.
PT Enseval Medika Prima and
PT Global Chemindo
Megatrading commenced their
business in October 2008.
• Pendirian anak Perusahaan
PT Renalmed Tiara Utama
yang beroperasi di tahun yang
sama.
Incorporation of PT Renalmed
Tiara Utama which started
operations in the same year.
2008
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
5
Jaringan Distribusi
Distribution Network
Jakarta
Regional Distribution Centre (RDC) Jakarta yang berlokasi di Jalan
Rawa Gelam IV, No.6 Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta
merupakan fasilitas gudang dengan standard internasional. RDC
Jakarta telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2000 secara resmi pada
bulan Oktober 2008. Pada bulan Desember 2008, Perseroan telah
melakukan perluasan RDC dengan menambah lahan seluas 5.000 m2
sehingga luasnya menjadi 12.348 m2 dan mampu menampung lebih
dari 16.000 palet. RDC Jakarta dilengkapi dengan fasilitas ruangan
suhu kamar seluas kurang lebih 10.332 m2 dan ruangan dingin seluas
2.016 m2 untuk penyimpanan obat dengan suhu tertentu.
RDC Jakarta mendistribusikan barang ke cabang-cabang antara lain:
Jakarta, Medan, Padang, Palembang, Bandung, Pontianak, Semarang,
Lampung, Pekan Baru, Banda Aceh, Yogyakarta, Jambi, Cirebon, Tegal,
Tasik, Bekasi, Purwokerto, Batam, Solo, Pematang Siantar, Pangkal
Pinang dan Tangerang.
Regional Distribution Centre (RDC) Jakarta, which is located at Jalan
Rawa Gelam IV, No.6, Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta, is
an expansive warehouse with international standard facilities. RDC
Jakarta was awarded ISO 9001:2000 Certification in October 2008.
In December 2008, the Company expanded RDC with the acquisition
of an additional 5,000 m2 of land, making for a total size of 12,348
m2 with a pallet capacity of more than 16,000 pallets. RDC Jakarta is
equipped with an ambient temperature facility area of approximately
10,332 m2 and cool room facility of 2,016 m2, for specialized
pharmaceuticals storage.
RDC Jakarta distributes products to Enseval branches in: Jakarta,
Medan, Padang, Palembang, Bandung, Pontianak, Semarang,
Lampung, Pekan Baru, Banda Aceh, Yogyakarta, Jambi, Cirebon, Tegal,
Tasik, Bekasi, Purwokerto, Batam, Solo, Pematang Siantar, Pangkal
Pinang and Tangerang.
Sumatera
Surabaya
Regional Distribution Centre (RDC) Surabaya mempunyai lokasi di Jl.
Berbek Industri VII No.6-10 Waru, Sidoarjo. RDC ini dibangun di atas
tanah seluas 3,755 m2 dengan fasilitas ruangan dengan suhu kamar
seluas 3,632 m2 dan ruangan dingin seluas 123 m2. RDC Surabaya
yang juga mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2000 pada bulan Oktober
2008 mempunyai kapasitas lebih dari 4,900 palet.
Jawa
Adapun jalur distribusi RDC Surabaya ialah : Surabaya, Denpasar,
Makassar Manado, Banjarmasin, Samarinda, Palu, Jayapura, Kupang,
Malang, Jember, Balikpapan, Mataram dan Kediri.
Regional Distribution Centre (RDC) Surabaya is located on Jl. Berbek
Industri VII No.6-10 Waru, Sidoarjo. This RDC is built on 3,755 m2 of
land and equipped with ambient temperature room area of 3,632 m2
and cool room facility area of 123 m2. RDC Surabaya, which was also
awarded ISO 9001:2000 certification, has a total capacity of more than
4,900 pallets.
The distribution area of RDC Surabaya encompasses: Surabaya,
Denpasar, Makassar, Manado, Banjarmasin, Samarinda, Palu, Jayapura,
Kupang, Malang, Jember, Balikpapan, Mataram and Kediri.
6
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Kantor Pusat Jakarta / Jakarta Head Office
Kantor Surabaya / Surabaya Office
Kantor Cabang / Branch Office
Kalimantan
Sulawesi
Papua
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
7
Peristiwa Penting Tahun 2008
Event Highlights in 2008
January
18 – Peresmian pembukaan
outlet perdana Klinik Mitrasana di
Cikarang.
Inauguration of the first outlet of
Mitrasana Clinic in Cikarang.
February
18 – Conim (Continuous
Improvement) Grup Enseval 2008
di Gedung Enseval.
Conim (Continuous Improvement)
Enseval Group 2008 at Enseval
Building.
April
19 – Peresmian cabang Enseval di
Malang.
Inauguration of Enseval branch in
Malang.
25 – Enseval mendapatkan
penghargaan sebagai ‘Perusahaan
Distribusi Terbaik’ dari Majalah
Swa untuk produk Komix dan
Extra Joss.
Enseval received ‘Best Distribution
Awards’ from Swa Magazine for
product Komix and Extra Joss.
August
8 – Peresmian Data Centre Kalbe
Group.
Annual General Shareholders’
Meeting and Extraordinary
General Shareholders’ Meeting.
July
9 – Pendirian PT Renalmed
Tiara Utama, anak perusahaan
yang bergerak dalam bidang
penyediaan mesin dan peralatan
hemodialisa.
Incorporation of PT Renalmed
Tiara Utama, subsidiary in
the business of providing
hemodialysis machines and
supplies.
8
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Enseval Team ‘Super Box’
participated and Won 1 Gold
Ranking in TKMPN XII (National
Productivity and Quality
Convention) National Convention
held in Bali.
11 – Peresmian gudang Enseval
yang baru, RDC B, di Pulo
Gadung, Jakarta
October
Inauguration of Enseval new
warehouse, RDC B, at Pulo
Gadung, Jakarta.
10 – PT Enseval Medika Prima dan
PT Global Chemindo Megatrading
secara resmi memulai kegiatan
usaha secara independen.
16 – Pembentukan Komite Kualitas
Enseval.
23 – Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) dan
Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB)
1-5 – Tim Enseval ‘Super Box’
berpartisipasi dan memenangkan
1 Peringkat Emas dalam Konvensi
Nasional TKMPN XII (Temu Karya
Mutu & Produktivitas Nasional)
yang diadakan di Bali.
Inauguration of Data Centre Kalbe
Group.
PT Enseval Medika Prima and
PT Global Chemindo Megatrading
independently commenced their
business operations.
May
December
Kick Off of Enseval Quality
Committee.
18 – Peresmian Gedung cabang
Jakarta 1.
Inauguration of Jakarta 1 branch
office.
27 – Penandatangan Akte Jual Beli
Aset dengan PT Renalmed Tiara
Baru.
Asset Sale & Purchase Agreement
with PT Renalmed Tiara Baru.
November
13 – Paparan Publik 2008 di Bursa
Efek Indonesia, Jakarta.
Enseval Public Expose 2008
at Indonesia Stock Exchange,
Jakarta.
Menerima penghargaan ISO
9001:2000 untuk bagian
pergudangan dan distribusi
farmasi, kosmetik, produk
kesehatan dan produk konsumen
(barang jadi dan bahan baku) di
Logistik Pusat.
Received ISO 9001:2000
certification for warehousing and
distribution of pharmaceuticals,
cosmetics, and healthcare and
consumer products (finished
goods and raw materials).
Penghargaan & Sertifikasi
Awards & Certifications
ISO 9001:2000
Perseroan memperoleh sertifikasi ISO 9001:2000, sistem
manajemen mutu yang diakui secara internasional yang
dikembangkan oleh Organisasi Standarisasi Internasional
(ISO) untuk pergudangan dan distribusi farmasi, kosmetik,
produk kesehatan dan produk konsumen (barang jadi dan
bahan baku).
PT Enseval Putera Megatrading Tbk received ISO
9001:2000 Certification, an internationally recognized
quality management system standard developed by the
ISO (International Organization for Standardization), for
its warehousing and distribution of pharmaceuticals,
cosmetics, and healthcare and consumer products (finished
goods and raw materials).
Best Distribution Award
Pada tanggal 25 Juli 2008, Enseval mendapatkan
penghargaan sebagai ‘Perusahaan Distribusi Terbaik’ dari
Majalah Swa untuk produk Komix dan Extra Joss.
On July 25th 2008, Enseval received ‘Best Distribution
Awards’ from Swa Magazine for product Komix and Extra
Joss.
Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional
Tim Enseval ‘Super Box’ berpartisipasi dan memenangkan
1 Peringkat Emas dalam Konvensi Nasional TKMPN XII
(Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional) yang diadakan
di Bali pada tanggal 1-5 Desember 2008.
Enseval Team ‘Super Box’ participated and Won 1 Gold
Ranking in TKMPN XII (National Productivity and Quality
Convention) held in Bali on December 1-5, 2008.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
9
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Angka-angka pada seluruh tabel dan grafik menggunakan notasi Bahasa Inggris
Numerical notations in all tables and graphs are in English
2004
Dalam Jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain
2005
2006
2007
2008
Neraca
Aktiva Lancar
Balance Sheets
1,477,873
1,648,351
1,519,232
1,770,393
2,167,839
Current Assets
135,221
177,176
228,431
254,100
290,487
Property and Equipment
1,651,988
1,858,734
1,814,794
2,094,435
2,513,339
Total Assets
Kewajiban Lancar
862,290
822,781
824,657
926,735
1,137,380
Current Liabilities
Kewajiban Tidak Lancar
210,396
268,563
37,253
40,198
37,996
Non Current Liabilies
1,072,686
1,091,344
861,910
966,933
1,175,376
Total Liabilities
3,138
3,695
397
353
920
Negative Goodwill & Minority
Interest
576,164
763,695
952,487
1,127,149
1,337,043
Stockholder’s Equity
Aktiva Tetap
Jumlah Aktiva
Jumlah Kewajiban
Goodwill Negatif & Hak Minoritas
Ekuitas
Laba Rugi
Penjualan Bersih
Statements of Income
4,496,559
5,323,993
5,522,289
6,367,357
7,392,484
Net Sales
Laba Kotor
557,015
653,701
699,444
791,525
923,161
Gross Profit
Laba Usaha
243,521
283,986
271,416
307,184
363,104
Operating Income
Laba Bersih
178,023
203,304
209,164
231,650
266,895
Net Income
Laba Usaha per Saham (Rp)
107
125
119
135
159
Operating Income per Share (Rp)
Laba Bersih per Saham (Rp)
79
89
92
102
117
Net Income per Share (Rp)
Rasio Keuangan (%)
10
Million Rupiah, unless stated otherwise
Financial Ratios (%)
Aktiva Lancar/Kewajiban Lancar
171.39
200.34
184.23
191.04
190.60
Current Ratio
Jumlah Kewajiban/Jumlah Aktiva
64.93
58.71
47.49
46.17
46.77
Total Liabilities/Total Assets
Rasio antara Kewajiban dengan Ekuitas
186.72
143.39
90.53
85.82
87.91
Coverage Ratio
Marjin Laba Kotor atas Penjualan Bersih
12.39
12.28
12.67
12.43
12.49
Gross Profit Margin
Marjin Laba Usaha atas Penjualan Bersih
5.42
5.33
4.91
4.82
4.91
Operating Profit Margin
Marjin Laba Bersih atas Penjualan Bersih
3.96
3.82
3.79
3.64
3.61
Net Profit Margin
Tingkat Pengembalian atas Modal
30.90
26.62
21.96
20.55
19.96
Return on Equity
Tingkat Pengembalian atas Aktiva
10.78
10.94
11.53
11.06
10.62
Return on Assets
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Penjualan Bersih
Net Sales (Miliar Rupiah
Laba Usaha
Operating Profit
| Billion Rupiah)
(Miliar Rupiah | Billion Rupiah)
7,392
363
6,367
5,323
307
5,522
Laba Bersih
Net Income
05
271
05
06
244
4,496
04
284
06
07
08
(Miliar Rupiah | Billion Rupiah)
04
Laba Bersih per Saham
Earnings per Share (Rupiah
07
| Rupiah)
267
117
102
231
203
209
89
05
06
07
08
Marjin Laba Usaha atas Penjualan Bersih
Operating Profit Margin (%)
5.42
04
92
79
178
04
08
4.91
4.82
4.91
06
07
08
05
06
07
08
Marjin Laba Bersih atas Penjualan Bersih
Net Profit Margin (%)
3.96
5.33
05
04
04
3.82
3.79
05
06
3.64
3.61
07
08
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
11
Ikhtisar Saham
Stock Highlights
Enseval di Bursa Efek Indonesia
Enseval on the Indonesia Stock Exchange
Rp
3,000
2,500
2,000
1,500
1,000
500
0
Jan
Feb
EPMT
Mar
Apr
May
Jun
Jul
Aug
Sep
Oct
Nov
Dec
2008
JKSE
Harga Saham (Rp)
Share Price (Rp)
2007
2008
Tertinggi
Highest
Terendah
Lowest
Tertinggi
Highest
Terendah
Lowest
Triwulan Pertama
800
570
740
560
First Quarter
Triwulan Kedua
620
490
940
680
Second Quarter
Triwulan Ketiga
540
300
980
780
Third Quarter
Triwulan Keempat
400
210
880
770
Fourth Quarter
Kinerja Saham
Share Performance
Harga Tertinggi
2008
2007
800
980
Highest Price
Harga Terendah
210
560
Lowest Price
Harga Akhir Tahun
325
770
Year End Price
2007
2006
25
25
Dividen untuk Tahun Buku
Dividend for Financial Year
Dividen Tunai (Rp)
12
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Cash Dividend (Rp)
Kronologis Pencatatan Saham
Chronological Share Overview
Jumlah Saham
Number of Shares
Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia
Listing on the Indonesia Stock Exchange
1 Agustus 1994
Pencatatan Penawaran Umum Perdana
12,000,000
August, 1 1994
Initial Public Offering
1 Agustus 1994
Pencatatan Seluruh Saham
48,000,000
August, 1 1994
Company Listing
7 Juli 1995
Pembagian Saham Bonus
54,000,000
July 7,1995
Distribution of Bonus Shares
114,000,000
September 29, 1997
Change in the nominal value of shares from
Rp 1,000 to Rp 500 per share (Stock Split)
228,000,000
August 12,1999
Change in the nominal value of shares from Rp 500
to Rp 250 per share (Stock Split)
1,824,000,000
December 1,2003
Change in the nominal value of shares from Rp 250
to Rp 50 per share (Stock Split)
29 September 1997
Pemecahan saham dari nilai nominal
Rp 1.000 menjadi Rp 500 per saham
12 Agustus 1999
Pemecahan sahan dari nilai nominal Rp 500 menjadi
Rp 250 per saham
1 Desember 2003
Pemecahan sahan dari nilai nominal Rp 250 menjadi
Rp 50 per saham
Pemegang Saham per 31 December
Shareholders as of 31 December
2008
Jumlah Lembar Saham
No of Shares
2007
%
Jumlah Lembar Saham
No of Shares
%
Shareholders Composition
Komposisi Pemegang Saham
PT Kalbe Farma Tbk
Publik
Jumlah
1,326,761,000
58.19
1,326,761,000
58.19
PT Kalbe Farma Tbk
953,239,000
41.81
953,239,000
41.81
Public
2,280,000,000
100.00
2,280,000,000
100.00
Total
Foreign & Local Composition
Komposisi Pemodal Asing & Nasional
791,738,550
34.73
792,909,450
34.78
Foreign
Pemodal Nasional
Pemodal Asing
1,488,261,450
65.27
1,487,090,550
65.22
Local
Jumlah
2,280,000,000
100.00
2,280,000,000
100.00
Total
41.81%
65.27%
2008
58.19%
2008
PT Kalbe Farma Tbk
Pemodal Nasional/Local
Publik/Public
Pemodal Asing/Foreign
34.73%
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
13
Laporan Dewan Komisaris
Report from the Board of Commissioners
Herman Widjaja
Presiden Komisaris President Commissioner
Kami yakin dengan karyawan yang kompeten
dan mempunyai dedikasi tinggi, Enseval mampu
memberikan pelayanan yang lebih berkualitas.
We are confident that with our competent and highly dedicated people,
Enseval can provide higher quality service.
14
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Pemegang Saham yang Terhormat,
Dear Shareholders,
Tahun 2008 adalah tahun yang dipenuhi dengan
ketidakpastian. Diawali dengan optimisme dan percepatan
pertumbuhan ekonomi dunia, khususnya di Asia, dengan
China dan India yang berperan sebagai mesin pertumbuhan
ekonomi utama. Peningkatan aktivitas ekonomi ini
mengakibatkan terjadinya peningkatan permintaan terhadap
minyak, logam, bahan makanan, biji-bijian dan komoditas
lainnya. Harga-harga komoditas ini terus meningkat dan
mencapai puncaknya pada sekitar pertengahan tahun 2008.
The year of 2008 was filled with uncertainty. It started with
optimism and accelerated economic growth, especially in
Asia, with China and India providing the main economic
engines. This increase in economic activity increased
demand for oil, metals, staple foods and grains, and other
commodities. Prices for these commodities persistently
increased and reached a peak around mid-year 2008.
Seiring dengan berjalannya waktu, pada paruh ke-2 tahun
2008, krisis keuangan global mulai merebak di mana
salah satu peristiwa yang menonjol adalah kebangkrutan
beberapa institusi keuangan Amerika. Semua memperkirakan
perekonomian akan melambat di paruh ke dua 2008. Pemerintah
dan perusahaan serentak memberikan estimasi yang lebih
rendah untuk prospek aktivitas ekonomi, memperhitungkan
risiko global yang semakin nyata. Pemerintah di berbagai
negara mencoba mencegah penurunan lebih lanjut dengan
meluncurkan paket stimulus ekonomi dan membantu
perusahaan-perusahaan yang bermasalah.
As the year progressed into the 2nd half, a global
financial crisis erupted; with one of the significant events
the bankruptcy of several financial institutions in the US.
Expectations for a sluggish economy became commonplace
in the second half of 2008. Governments and corporations
alike revised economic outlooks downward, taking into
account the increasingly likely downside risks. Governments
tried to prevent further declines by launching stimulus
packages and bailing out troubled companies.
Di tengah situasi yang penuh tantangan tersebut,
Perseroan berhasil melalui tahun 2008 dengan baik, bahkan
memberikan kinerja yang cukup membanggakan. Pada tahun
2008, Perseroan telah berhasil meningkatkan nilai penjualan
bersih dan juga mencatatkan pertumbuhan laba usaha dan
laba bersih yang sangat baik. Total penjualan bersih telah
mencapai Rp 7,39 triliun atau mengalami pertumbuhan
sebesar 16,1%, sementara laba bersih meningkat menjadi
Rp 266,9 miliar pada tahun 2008 dibandingkan dengan
Rp 231,6 miliar pada tahun 2007 atau mengalami
pertumbuhan sebesar 15,2%.
Despite the challenging economic conditions, the Company
delivered strong sales and bottom-line performances in
2008. In 2008, the Company successfully increased sales
revenue and recorded a healthy operating profit and net
profit growth. The Company posted a 16.1% revenue
increase over last year at Rp 7.39 trillion. Meanwhile, net
profit rose 15.2% from Rp 231.6 billion one year ago to
Rp 266.9 billion.
Perseroan juga berhasil mencapai peningkatan total aktiva
dari Rp 2.094,4 miliar pada akhir tahun 2007 menjadi
Rp 2.513,3 miliar pada akhir tahun 2008 dan juga posisi kas
dan setara kas yang baik dengan nilai Rp 347,7 miliar pada
akhir 2008.
Consolidated total assets as of December 31, 2008 were
Rp 2,513.3 billion, increasing from Rp 2,094.4 billion in the
previous year. At the end of 2008, Company cash and cash
equivalents stood at Rp 347.7 billion.
Untuk tahun buku 2007, para pemegang saham telah
menyetujui pemberian dividen tunai sebesar Rp 25 per
saham, yang telah dibayarkan pada bulan Agustus 2008.
For the fiscal year 2007, shareholders had approved the
payment of a cash dividend of Rp 25 per share, which was
paid in August 2008.
Untuk mencapai dan mempertahankan kinerja yang baik,
Dewan Komisaris juga menyadari pentingnya tata kelola
perusahaan yang baik dan mendorong perbaikan yang
berkesinambungan atas pelaksanaan tata kelola perusahaan.
Karenanya Dewan Komisaris bersama dengan Komite Audit
secara aktif berusaha meningkatkan peran dan fungsinya
untuk memberikan pengawasan dan pengarahan yang
diperlukan kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan
tata kelola perusahaan yang baik.
In order to achieve and sustain the Company performance,
the Board of Commissioners realizes the importance
of corporate governance and encourages continuous
improvement of Company GCG practice. The Board of
Commissioners together with the Audit Committee is always
actively engaged in supervising and directing the Company
to fulfill its corporate governance responsibilities.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
15
16
Herman Widjaja
B.R. Irawati Setiady
H. Soekaryo
Presiden Komisaris
President Commissioner
Komisaris
Commissioner
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Sepanjang tahun 2008, kami juga telah mengadakan rapat
secara berkala dengan Direksi Perseroan mengenai kinerja
Direksi, anggaran, prosedur-prosedur internal dan juga
program kerja yang dilakukan di sepanjang tahun 2008.
During 2008, we conducted regular meetings with the
Company’s Board of Directors, meetings pertaining to
their performance, budgets, internal procedures and 2008
programs and agendas.
Rapat dengan Direksi Perseroan di tahun 2008 dimulai
dengan melakukan pembahasan atas anggaran tahun 2008
yang merupakan bagian dari rencana strategis yang diajukan
oleh Direksi Perseroan. Rapat-rapat selanjutnya secara umum
merupakan bagian dari pengawasan yang kami lakukan
untuk memastikan bahwa Direksi menjalankan tata kelola
perusahaan sejalan dengan rencana strategis yang telah
ditetapkan tersebut.
Meetings with the Board of Directors in 2008 began with
budget discussions for 2008, which were an important part
of the strategic plan proposed by the Directors. Subsequent
meetings constituted part of continuing oversight to ensure
that the Directors performed their duties in line with these
established strategic objectives.
Dewan Komisaris juga memonitor prosedur dan sistem
internal Perseroan, rencana ekspansi dan pengembangan
inftrastruktur di seluruh cabang Perseroan, program
pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan juga
rencana investasi dalam sarana teknologi informasi yang
dimiliki Perseroan.
The Board of Commissioners also monitored the Company’s
procedures and internal systems, expansion plans and
infrastructure development in all Company branches, human
resources competency development and investment plans
for the Company’s information and technology system.
Dewan Komisaris bersama dengan Direksi juga melakukan
pengkajian risiko-risiko usaha yang terkait dengan bisnis
Perseroan dan juga manajemen risiko yang perlu dilakukan.
The Board of Commissioners together with the Board of
Directors was also involved in performing reviews on business
risks related to the Company’s business and on needed risk
management procedures.
Dalam melaksanakan tugas pengawasannya, Dewan
Komisaris juga mendapat dukungan dari Komite Audit
yang dengan keahliannya memberikan kajian atas rencana,
transaksi-transaksi dan kinerja Perseroan.
In performing our supervisory duties, the Board of
Commissioners was supported by the Audit Committee, and
their expertise, in order to conduct reviews on important
transactions undertaken by the Company.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Berkaitan dengan perubahan struktur Direksi dan Komisaris
Perseroan sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan pada tanggal 23 Mei 2008, kami menerima
pengunduran diri dan sekaligus mengucapkan terima kasih
dan memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada
Bapak Ridwan Arifin dan Bapak Bernardus Karmin Winata
yang selama ini telah turut serta memajukan Perseroan.
In relation to the changes in the Company’s Board of Directors
and Board of Commissioners as a result of the Annual
General Meeting of Shareholders on 23 May 2008, we once
again would like to extend our thanks and appreciation to
Mr. Ridwan Arifin and Mr. Bernardus Karmin Winata, who
have contributed to the Company’s success.
Di samping itu, kami juga ingin menyampaikan terima kasih
kepada Bapak Richard Husada, Bapak Jozef D. Angkasa,
Bapak Ferdinand Aryanto dan Ibu Nina Gunawan atas jasajasa yang diberikan selama menjabat sebagai anggota
Dewan Komisaris Perseroan.
Also at this opportunity, we want to extend our thanks to
Mr. Richard Husada, Mr. Jozef D. Angkasa, Mr. Ferdinand
Aryanto and Mrs. Nina Gunawan for all their dedication and
contributions during their tenure as members of the Board
of Commissioners.
Kami juga menyambut Bapak Justian Sumardi sebagai Wakil
Presiden Direktur dan anggota Direksi yang baru.
We also welcome Mr. Justian Sumardi as the Vice President
Director and new Board of Directors’ member.
Dengan ini, kami juga melaporkan dan memutuskan susunan
anggota Dewan Komisaris berdasarkan hasil keputusan Rapat
Umum Para Pemegang Saham Tahunan, sebagai berikut:
We hereby report on and approve the new composition of
the Board of Commissioners based on a decision of Annual
General Meeting of Shareholders, as follows:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris - Herman Widjaja
Komisaris - B.R. Irawati Setiady
Komisaris merangkap Komisaris Independen : H. Soekaryo
Board of Commissioners
President Commissioner - Herman Widjaja
Commissioner - B.R. Irawati Setiady
Commissioner & Independent Commissioner - H. Soekaryo
Kepada seluruh jajaran Direksi, Manajemen dan karyawan,
Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas kontribusi
dan kerja keras yang diberikan sehingga Perseroan dapat
mencapai kinerja yang baik di tahun 2008. Kami juga
mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra usaha
Perseroan, seperti para Prinsipal, pemasok dan mitra bisnis
lainnya yang telah turut memberikan kontribusi dalam
pencapaian di tahun 2008.
To all Directors, Management and employees, the Board of
Commissioners would like to extend our highest appreciation
for all your contributions and hard work in supporting the
growth and accomplishment of the Company’s performance
in 2008. We would like to extend our thanks to all business
partners, Principals, suppliers and other partners who have
also contributed to the Company’s achievement in 2008.
Akhir kata, kepada para pemegang saham dan pemangku
kepentingan lainnya, atas nama Dewan Komisaris, kami
mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan
kepercayaan yang telah diberikan kepada kami dalam
menjalankan tugas pengawasan terhadap Perseroan.
Finally, on behalf of the Board of Commissioners we extend
our gratitude to all valued shareholders and stakeholders for
the trust placed in us to perform our supervisory function in
the Company.
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Herman Widjaja
Presiden Komisaris
President Commissioner
H. Soekaryo
Komisaris/Komisaris Independen
Commissioner/Independent Commissioner
B.R. Irawati Setiady
Komisaris
Commissioner
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
17
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
Vidjongtius
Presiden Direktur President Director
Pada tahun 2008, Perseroan telah berhasil
meningkatkan nilai penjualan bersih dan juga
mencatatkan pertumbuhan laba usaha dan laba
bersih yang sangat baik.
In 2008, the Company successfully increased the sales revenue and
recorded a healthy operating profit and net profit growth.
18
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Pemegang Saham yang terhormat,
Dear Shareholders,
Bagi Perseroan, tahun 2008 merupakan tahun yang penting
dimana Perseroan banyak mengambil langkah strategis
untuk kemajuan usaha Perseroan secara menyeluruh dalam
rangka memberikan pelayanan yang lebih berkualitas
kepada seluruh prinsipal dan pelanggan. Dengan bangga
kami laporkan bahwa di tahun 2008, Perseroan telah
mencapai berbagai pencapaian yang memuaskan, baik
secara finansial, operasional, pengembangan infrastuktur
dan sistem informasi teknologi maupun pengembangan
anak-anak perusahaan dan juga sumber daya manusia.
For the Company, the year of 2008 was an important year in
which the Company took strategic moves to increase overall
growth and support its passion to provide an even higher
level of quality service to all principals and customers. We
proudly report that in 2008, the Company achieved many
satisfying achievements: good financial and operational
performances, upgrades of infrastructure and information
and technology systems and growth of subsidiaries and
human resources.
Walaupun sangat gembira atas berbagai kemajuan yang
telah berhasil diraih, kami tetap mempertahankan fokus
pada peluang-peluang di masa depan. Ke depan, kami ingin
meraih keberhasilan yang lebih baik lagi dan membuktikan
bahwa Perseroan senantiasa siap menghadapi setiap
tantangan.
Although pleased with these achievements, we are
maintaining our focus on emerging opportunities. Moving
forward, we aim to achieve even greater achievements,
showing that Enseval will continue its tradition of meeting
new challenges.
Tahun 2008 merupakan fase kelanjutan dimana Perseroan
memperkuat berbagai sumber daya sebagai langkah strategis
untuk menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin
ketat. Perubahan dan perbaikan harus terus dilakukan untuk
membawa Enseval mewujudkan misi dan visinya untuk
menjadi perusahaan jasa distribusi dan logistik terintegrasi
di bidang kesehatan dan untuk meningkatkan kesehatan
melalui penyediaan produk kesehatan, sebagaimana arahan
dari Rencana Pengembangan Jangka Panjang Enseval 20082012 (Long Term Development Plan).
Year 2008 began a new long-term strategic direction, the
Long-Term Development Plan 2008-2012. This aims at
strengthening the resource base in order to meet competitive
challenges. With continual effort, our mission of greater
integration between distribution and logistics and our
vision to improve health through accessibility of healthcare
products will be fulfilled.
Perseroan telah melakukan perbaikan infrastuktur dengan
adanya pembangunan kantor dan gudang baru untuk
beberapa cabang seperti Malang, Kupang, Jakarta-1 dan
lainnya agar dapat memberikan pelayanan yang lebih
baik. Perseroan juga melakukan perluasan Pusat Distribusi
Regional (RDC) di Jakarta yang telah diresmikan pada
bulan Desember lalu. Perseroan juga telah membuktikan
adanya peningkatan standar kualitas layanan yang diberikan
kepada semua pelanggan dengan diterimanya sertifikasi ISO
9001:2000 untuk sistem dan fasilitas RDC Jakarta, Surabaya
dan Gudang Bahan Baku Jakarta.
The Company completed infrastructure development with
new offices and warehouse buildings in several branches,
such as: Malang, Kupang, Jakarta-1 and other branches in
order to provide better services. In addition, the Company
has expanded its Regional Distribution Centre in Jakarta,
completed in December. The Company also proved its
commitment in improving its service quality standards to all
customers with the successful ISO 9001:2000 certification
received for the warehouse facilities in RDC Jakarta, Surabaya
and the Raw Material Warehouse in Jakarta.
Perseroan juga melakukan peremajaan dan pembaharuan
armada-armada pengiriman di cabang-cabang guna
memastikan pengiriman barang yang baik dan tepat waktu.
Untuk keperluan investasi, Perseroan telah mengeluarkan
Capital Expenditure sebesar Rp 85 miliar di tahun 2008.
The Company has also renewed transportation fleets in
branches to ensure goods are delivered promptly and in
good condition. To accomplish these upgrades the Company
in 2008 allocated Capital Expenditures of Rp 85 billion.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
19
Lusy Andajani
Direktur
Director
20
Justian Sumardi
Wakil Presiden Direktur
Vice President Director
Djamarwie
Direktur
Director
Vidjongtius
Presiden Direktur
President Director
Dari segi sistem teknologi informasi, Perseroan terus
memperlengkapi sistem Oracle yang sudah berjalan dengan
fitur-fitur dan fungsi-fungsi yang semakin berkembang.
Sistem Oracle telah berjalan dengan baik di 40 cabang
Enseval sehingga mampu mengakomodasi pertumbuhan
bisnis Perseroan dan menyajikan informasi yang relevan.
In information and technology, upgrades and enhancements
to the existing Oracle system are now fully operational in all
40 branches and is able to accommodate current Company
needs and provide relevant information.
Pengembangan kegiatan usaha anak-anak perusahaan
Perseroan juga terjadi dengan pesat di tahun 2008.
PT Global Chemindo Megatrading dan PT Enseval Medika
Prima telah memulai kegiatan usaha secara independen
dengan pertumbuhan penjualan yang baik. Sedangkan
PT Millenia Dharma Insani juga sudah mempunyai 4 Klinik
Mitrasana yang merupakan klinik terpadu dengan layanan
dokter, apotik, laboratorium dan mini market. Sebagai
langkah ekstensifikasi usaha, telah berdiri anak perusahaan
Perseroan PT Renalmed Tiara Utama yang bergerak di bisnis
penyediaan mesin-mesin dan peralatan cuci darah kepada
rumah sakit dan klinik.
Subsidiaries have grown well in 2008. PT Global Chemindo
Megatrading and PT Enseval Medika Prima have each
officially commenced their business and initial growth in sales
is promising. PT Millenia Dharma Insani owns 4 Mitrasana
Clinics, an integrated but competitively priced health facility,
which consists of a clinic, pharmacy, laboratory and mini
market. As a further strategic move, the Company also
established another subsidiary, PT Renalmed Tiara Utama, to
provide hospitals and clinics with hemodialysis machines and
related supplies and products.
Perluasan jaringan distribusi hingga ke outlet juga telah
dilakukan oleh Perseroan dengan pengembangan anak
perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Di tahun 2008, jumlah cabang
yang dimiliki oleh PT Tri Sapta Jaya telah bertambah menjadi
22 cabang, Dengan demikian, Perseroan mempunyai
jangkauan distribusi yang semakin luas di seluruh kepulauan
Indonesia.
The Company is also expanding its distribution outlet
network through developments within its subsidiary PT Tri
Sapta Jaya. PT Tri Sapta Jaya’s distribution network has
grown to 22 branches giving the Company an increasingly
wider distribution network throughout the Indonesian
archipelago.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Perseroan menyadari pentingnya sumber daya manusia
sebagai kunci kesuksesan usaha Perseroan. Oleh karena
itu, di tahun 2008 Perseroan juga telah melakukan program
pengembangan untuk semua karyawan di semua cabang
Perseroan dalam rangka meningkatkan kompetensi karyawan.
Hal ini akan diuraikan lebih lanjut dalam pembahasan tinjauan
Sumber Daya Manusia. Kami yakin dengan karyawan yang
kompeten dan mempunyai dedikasi tinggi, Enseval akan
mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas.
The Company realizes that human capital is one of the
Company’s key success factors. For that reason, in 2008,
the Company conducted development programs for
all employees in all branches in order to enhance their
competencies. More detailed reviews on Human Resources
Development will be discussed in operational reviews. We
believe that our success is owing to the competence and
dedication of our staff.
Pengembangan hal-hal di atas ternyata membawa
dampak yang positif terhadap kinerja operasional dan
keuangan Perseroan. Walaupun menghadapi persaingan
usaha distribusi di Indonesia yang ketat dan situasi
perekonomian dunia yang tidak menentu, Perseroan tetap
mampu memberikan kinerja yang positif, terbukti dengan
adanya pertumbuhan penjualan bersih sebesar 16,1%
mencapai Rp 7,39 triliun pada tahun 2008. Di samping
itu, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar
Rp 266,9 miliar pada tahun 2008, atau tumbuh sebesar
15,2% jika dibandingkan dengan laba bersih tahun 2007
yang tercatat sebesar Rp 231,6 miliar.
The above developments have brought positive impacts
to the Company’s financal and operational performances.
Despite intense competition in the Indonesian distribution
market and the uncertainty in the global economy, the
Company recorded a positive performance with net sales
growth of 16.1% to reach just above Rp 7.39 trillion in Year
2008. The Company also recorded a net profit of Rp 266.9
billion in 2008, or a growth of 15.2% if compared with 2007’s
net profit of Rp 231.6 billion.
Sebagai misi dan visi jangka panjang, Perseroan bertekad
untuk meningkatkan kesehatan melalui penyediaan produk
kesehatan dan menjadi sebuah perusahaan jasa distribusi
dan logistik yang terintegrasi di bidang kesehatan melalui
penyediaan pelayanan yang memuaskan, penggunaan
teknologi dan kepemimpinan yang kuat.
In tune with its long term mission and vision, the Company
is fully committed to improve health through wide-spread
accessibility to healthcare products, and to become an
integrated healthcare distribution and logistics services
provider through service excellence, effective technology,
and strong leadership.
Melangkah ke depan, tahun 2009 ini merupakan tahun
yang penuh dengan tantangan yang ditandai dengan aspek
ekonomi makro dan sektor keuangan yang belum stabil
dan daya beli masyarakat yang cenderung belum pulih.
Persaingan bisnis yang semakin ketat dan juga tuntutan
layanan berkualitas yang semakin tinggi, akan memberikan
tantangan baru bagi Perseroan.
Stepping forward into 2009 will be a challenge, as the
up-coming year is full of challenges, foremost a marked
uncertainty in the macro economy and weaker consumer
buying power. Intense and increasingly tight competition
and demands for an even higher quality of service will also
present new challenges for the Company.
Di tahun 2009, kami yakin dengan prinsip kehati-hatian dalam
investasi dan ekspansi, dan berpegang pada manajemen
risiko yang baik, Perseroan akan dapat mencapai kinerja
yang terus membaik. Perseroan juga akan terus menjaga
likuiditas perusahaan dan efisiensi modal kerja sebagai
salah satu strategi untuk menghadapi krisis global yang
masih melanda perekonomian dunia. Perseroan menyadari
bahwa kinerja perusahaan yang baik adalah merupakan
hasil dari tata kelola perusahaan yang baik. Oleh sebab
itu, Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan dan
menyempurnakan bentuk penerapan dan pelaksanaan sistem
tata kelola perusahaan di setiap bidang operasional. Di tahun
2008, Perseroan telah meningkatkan tata kelola perusahaan
antara lain dengan penyempurnaan prosedur-prosedur
internal, penerapan kode etik dengan berlandaskan prinsipprinsip tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko
serta membentuk tim Hubungan Investor yang membantu
tugas Sekretaris Perusahaan dalam penyediaan informasi
kepada para pemangku kepentingan. Risiko-risiko usaha juga
telah kami identifikasi termasuk upaya yang dapat dilakukan
untuk mitigasi risiko usaha tersebut.
However, in 2009, we believe that with prudence guiding
our expansionary investments and reliable risk systems
guiding management, the Company will continue to achieve
sustainable growth. The Company will continue to closely
monitor its liquidity flows and working capital efficiency
as a central strategy to face the global economic crisis.
The Company believes that our good performance has
been driven by good corporate governance practice. In
view of this, the Company strives to improve and enhance
the implementation of good corporate governance in all
organizational aspects. During 2008, the Company improved
its corporate governance practices by reviewing all internal
procedures and systems, implemented a code of conduct
based on good corporate governance principles, tightened
risk management and established the Investor Relations
department to aid the Corporate Secretary in providing
information to shareholders and, indeed, all stakeholders.
We have also identified newly developing business risks and
created measures to mitigate those risks.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
21
Sesuai dengan keputusan RUPST pada tanggal 23 Mei 2008,
Pemegang Saham telah menunjuk Direksi yang baru, terdiri
dari Bapak Vidjongtius sebagai Presiden Direktur, Bapak
Justian Sumardi sebagai Wakil Presiden Direktur (merangkap
sebagai Seketaris Perusahaan) serta Bapak Djamarwie dan
Ibu Lusy Andajani sebagai Direktur.
Based on a decision made at the Company’s Annual General
Meeting of Shareholders on 23 May 2008, Shareholders have
appointed a new member of the Board of Directors, who will
join Mr. Vidjongtius as President Director, Mr. Justian Sumardi
as Vice President Directors (who also acts as the Company’s
Corporate Secretary), Mr. Djamarwie and Mrs. Lusy Andajani
as Directors.
Dalam kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih
kepada Dewan Komisaris atas bimbingan, kepercayaan dan
saran yang diberikan untuk kemajuan dan pengembangan
usaha Perseroan. Apresiasi dan rasa terima kasih yang
sebesar-besarnya juga ingin kami sampaikan kepada seluruh
karyawan, prinsipal, outlet serta seluruh mitra bisnis Enseval
yang telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi
pencapaian target dan kinerja Perusahaan pada tahun 2008.
Taking this opportunity, we would like to thank the Board
of Commissioners for their support, trust and advice in
directing the Company in 2008. We would like also to extend
our highest appreciation and gratitude to all our employees,
principals, outlets and all our business partners who have
contributed to the Company’s strong performance and
achievements in 2008.
Kami yakin bahwa di tahun 2009, Perseroan akan dapat terus
mencapai kinerja yang lebih baik dan terus meningkatkan
produktivitas, efisiensi dan inovasi guna memberikan
pelayanan yang lebih berkualitas.
We believe that in 2009, the Company will continue to
achieve better performance and continue to improve its
productivity, efficiency and innovation in striving to provide
higher quality service.
Direksi
Board of Directors
Vidjongtius
Wakil Presiden Direktur
Vice President Director
Djamarwie
Lusy Andajani
Direktur
Director
22
Justian Sumardi
Presiden Direktur
President Director
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Direktur
Director
Mengembangkan
Jangkauan Hingga Pelosok
Establishing Coverage to Remote Areas
Kegiatan usaha distribusi di kepulauan Indonesia menjadi tantangan
tersendiri bagi Enseval. Dengan 40 cabang yang telah beroperasi penuh
dan tersebar dari Banda Aceh sampai ke Jayapura, Enseval kini mempunyai
jangkauan distribusi yang terluas. Hal ini merupakan salah satu keunggulan
Enseval sebagai perusahaan distribusi dan logistik produk kesehatan yang
terbesar di Indonesia.
Operating a distribution business in the Indonesian Archipelago presents
Enseval with a challenge. However, with 40 fully operational branches spread
from Banda Aceh to Jayapura, Enseval has the most extensive distribution
coverage in Indonesia and is the largest distribution and logistics provider of
healthcare products in Indonesia. This has become a main competitive edge
that Enseval can use to its own advantage.
TINJAUAN USAHA
BUSINESS REVIEW
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
23
Tinjauan Usaha
Business Review
Dengan 40 cabang yang tersebar di kepulauan Indonesia dan
2 Pusat Distribusi Regional, Perseroan siap mendistribusikan
produk-produk ke seluruh Indonesia. Perseroan kini
mendistribusikan obat resep, obat bebas, barang-barang
konsumsi dan juga alat-alat kesehatan.
These 40 branches operating out of 2 regional distribution centers are well able to distribute
Principals’ products throughout Indonesia. The Company currently distributes a very wide range of
prescription medicines, non prescription medicines, consumer products and medical devices.
DISTRIBUSI FARMASI DAN BARANG KONSUMSI
Distribusi merupakan bisnis utama Perseroan sejak lama.
Hingga kini, Perseroan terus mengembangkan dirinya
untuk menjadi perusahaan distribusi terbesar dengan
fasilitas dan infrastruktur yang lengkap dan memberikan
pelayanan yang lebih berkualitas dari hari ke hari.
Dari segi distribusi obat resep, sampai saat ini Perseroan
telah melayani 8.000 outlet apotik dan 11.000 outlet
rumah sakit. Perseroan menyadari pentingnya pengiriman
yang tepat waktu untuk obat-obat resep, vaksin dan obat
untuk penyakit berbahaya demi keselamatan pasien.
Oleh karena itu, di tahun 2008 Perseroan berkomitmen
untuk memenuhi pengiriman tepat waktu untuk obatobat resep. Di dalam kota, Perseroan berhasil memenuhi
kebutuhan obat resep dan obat untuk penyakit berbahaya
dalam jangka waktu kira-kira 4 jam dari pesanan diterima,
sedangkan di luar kota, saat ini Perseroan berusaha untuk
memenuhi pesanan dalam jangka waktu 6 jam dari waktu
24
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
PHARMACEUTICALS AND CONSUMER PRODUCTS
DISTRIBUTION
Distribution has been the Company’s main business since
its establishment. Until today, the Company continues to
develop itself to remain the largest distribution company.
These complete facilities and effective infrastructure
allow us to offer high quality service day in and day out.
For prescription medicines, the Company directly serves
8,000 pharmacies and 11,000 hospitals. The Company
understands the critical importance of on time delivery
for prescription medicines, vaccines and other life saving
drugs for patient safety. Driven by this reason, Enseval is
committed to reaching a higher rate of on time delivery
for all ethical products. The Company is routinely able
to fulfill such orders within approximately 4 hours from
the time of order receipt within a city and within 6 hours
for outstation orders. The Company evaluated delivery
status of Ethical products as at the end of 2008, and
Enseval achieved a 90% on time delivery for ethical
pesanan diterima dan sampai dengan akhir tahun 2008,
status pengiriman tepat waktu obat resep di dalam kota
telah berhasil mencapai 90%. Ke depan, Perseroan akan
terus berusaha meningkatkan pengiriman tepat waktu
untuk kategori barang-barang lainnya untuk kepuasan
prinsipoal, outlet dan semua konsumen.
products delivery within cities. In future, the Company will
also strive to ensure on time delivery for goods in other
product categories, to increase satisfaction of principals,
outlets and all consumers.
Perseroan juga mencapai prestasi yang membanggakan
untuk distribusi produk obat bebas, yaitu Obat Batuk
Komix dan juga Minuman Energi Extra Joss. Di tahun
2008, Perseroan memperoleh gelar perusahaan dengan
distribusi terbaik untuk kedua produk tersebut dari
Majalah SWA. Perseroan juga telah berhasil melakukan
peluncuran produk baru dari PT Kalbe Farma Tbk,
yaitu Fatigon Hydro pada bulan Mei lalu dan telah
mendistribusikan produk ini dengan baik.
The Company received an award for non prescription
products distribution, for Komix Cough Syrup and Extra
Joss Energy Drinks. In 2008, Enseval was awarded as the
Company with the best distribution for both products
from SWA Magazine. Enseval also successfully distributed
Fatigon Hydro, a new product from PT Kalbe Farma Tbk
launched in May 2008.
Menghadapi tahun 2009, Perseroan telah mempersiapkan
diri untuk mengantisipasi terjadinya perubahan pola
distribusi, perubahan pola belanja konsumen dan juga
untuk pengembangan perluasan jangkauan distribusi
dalam rangka menghadapi persaingan yang semakin
ketat.
Going forward in 2009, the Company has prepared itself
with an expansion of its network coverage to anticipate
changes in distribution channels, changes in customer
buying behavior and also intensifying competition.
ALAT KESEHATAN
MEDICAL DEVICE
Divisi pemasaran dan distribusi produk peralatan,
perlengkapan kesehatan dan diagnostik semakin
berkembang di tahun 2008. Di tahun 2008, Perseroan
mengambil langkah untuk memfokuskan kegiatan
usaha ini di bawah anak perusahaan PT Enseval Medika
Prima. Di topang oleh pertumbuhan industri dan upaya
pengembangan oleh Perseroan, divisi ini telah melakukan
perubahan dari hanya sekedar menawarkan jasa distribusi
menjadi penyedia jasa pemasaran alat-alat kesehatan
bagi para prinsipal.
Marketing and distribution of medical devices continues
to grow in 2008. The Company took significant steps
in year 2008 to focus this business under its subsidiary,
PT Enseval Medika Prima. Supported by market growth
and internal development efforts, this division has
transformed from only offering distribution services to
also offering marketing services for medical devices.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
25
26
Segmen usaha ini terbagi atas 4 kategori yaitu
consumables, instrumen, laboratorium dan diagnostik.
This particular business segment is divided into 4
categories: consumables, instruments, laboratories and
diagnostics.
Perseroan telah mendapat kepercayaan dan menjalin
hubungan yang baik dengan prinsipal-prinsipal asing
multinasional, antara lain: Biomeriux, Becton Dickinson,
Biodynamics, 3M dan banyak lagi. Perseroan juga akan
terus meningkatkan kerja sama dengan prinsipal yang
mempunyai reputasi yang baik untuk setiap produknya.
The Company has retained the trust and maintained good
relationships with its multi-national principals. Among
these are: Biomeriux, Becton Dickinson, Biodynamics,
3M and many more. The Company will continue to focus
on building partnerships with well regarded and well
known principals.
Di tahun-tahun mendatang, divisi pemasaran dan
distribusi alat-alat kesehatan ini diharapkan menjadi
pemain terdepan dengan terus memperkuat kerja sama
dengan pelanggan dan prinsipal sehingga dapat menjadi
motor penggerak pertumbuhan bisnis Perseroan.
In the years to come, this division is expected to be the
leader in the medical device market by strengthening
its customer and principal base so that it will become a
growth engine for the Company’s business.
BAHAN BAKU
RAW MATERIAL
Divisi Bahan Baku mengalami pertumbuhan yang pesat
di tahun 2008. Di tahun ini Perseroan juga mengambil
langkah yang penting dengan mengkonsentrasikan
penjualan bahan baku di bawah anak perusahaan, yaitu
PT Global Chemindo Megatrading yang telah memulai
kegiatan usaha secara independen di bulan Oktober
2008.
The Raw Material Division grew tremendously in
2008. This year, the Company took significant steps
by focusing raw material sales under its subsidiary, i.e.
PT Global Chemindo Megatrading which started business
operations in October 2008.
Saat ini, penjualan bahan baku Perseroan semakin
berkembang dengan melakukan penjualan bahan baku
ke pelanggan lain selain dari pelanggan dalam grup.
Until now, the Company’s trading of raw materials had
grown from demand not only by customers from within
group but also by other companies.
Dalam penyediaan bahan baku, Perseroan juga sudah
memiliki jaringan yang luas dan sudah bekerja sama
dengan kurang lebih 50 perusahaan asing yang
merupakan perusahaan prinsipal diantaranya: BASF,
Friesland Food Domo, Sumitomo, Wockhardt, Kirin Food
Tech Co Ltd, Changshu Huagang Pharmaceutical, Zhuhai
United Laboratories, Shandong Xinhua Pharmaceutical
dan sebagainya.
In raw material provision, the Company uses an extensive
network and has collaboration with around 50 foreign
companies: BASF, Friesland Food Domo, Sumitomo,
Wockhardt, Kirin Food Tech Co Ltd, Changshu Huagang
Pharmaceutical, Zhuhai United Laboratories, Shandong
Xinhua Pharmaceutical, among others.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Perseroan kini telah mempunyai gudang yang baru untuk
tempat persediaan bahan baku yang telah mendapatkan
sertifikasi ISO 9001:2000 dari JAS-ANZ dengan kapasitas
8.000 palet dengan lokasi di Kawasan Industri Pulo
Gadung, Jakarta yang diresmikan di bulan Oktober
tahun 2008.
The Company has built a new warehouse facility for raw
material inventories with an 8,000 pallet capacity located
in Pulo Gadung Industrial Estate, Jakarta. This warehouse
facility, officially launched in October 2008, has already
received ISO 9001: 2000 certifications from JAS-ANZ.
KLINIK MITRASANA
MITRASANA CLINIC
Untuk meningkatkan pelayanan dan sebagai langkah
diversifikasi bisnis, anak perusahaan Perseroan, yaitu
PT Millenia Dharma Insani pada tahun 2007 telah
mempunyai Klinik Mitrasana yang dikembangkan dari
hanya sekedar apotik menjadi sebuah fasilitas kesehatan
yang ekonomis namun terintegrasi yang terdiri dari praktek
dokter, apotik, laboratorium, dan mini market (4-in-1).
To increase and diversify as well as grow its business, the
Company under its subsidiary PT Millenia Dharma Insani
established Mitrasana Clinic in 2007, which developed
from only a single pharmacy to an integrated and
reasonably priced health facility, consisting of a clinic,
pharmacy, laboratory and mini-market (Four-in-One).
Adapun visi dari Klinik Mitrasana ialah menjadi klinik
pilihan keluarga Indonesia dengan pelayanan prima dan
harga terjangkau.
The vision of the clinic is to become the clinic of choice
of Indonesian families wanting excellent service and an
affordable price.
Sampai dengan tahun 2008, Klinik Mitrasana yang
beroperasi berjumlah 4 Klinik dengan lokasi di Kawasan
Industri Jababeka 2, Telaga Asih – Cikarang barat, Kota
Jababeka Simpangan – Cikarang Timur, dan Sukasari –
Bekasi sekitar 60 km dari Jakarta.
At year end 2008, there were 4 Mitrasana Clinics operating
in: Jababeka Industrial Complex 2; Telaga Asih – West
Cikarang; Jababeka Simpangan City – East Cikarang; and
Sukasari – Bekasi, approximately 60 km from Jakarta.
Tujuan pembangunan klinik tersebut adalah menyediakan
perawatan kesehatan yang terjangkau bagi para pekerja
di dalam pusat industri yang terdapat di area sekitarnya.
Selanjutnya, Perseroan akan terus memperluas pelayanan
tersebut dalam misinya untuk meningkatkan kesehatan
melalui penyediaan produk kesehatan yang dapat
dijangkau oleh semua masyarakat.
The aim of the clinic is to provide affordable healthcare
to workers of the industrial centers in the surrounding
areas. In the coming years, the Company will expand
such services in its quest to distribute healthcare
products and improve health through accessibility of
affordable healthcare products for the benefit of the
whole population.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
27
Tinjauan Operasional
Operational Review
Perseroan terus melakukan pembangunan dan pembenahan
kantor dan gudang di cabang-cabang untuk terus memberikan
kualitas layanan yang lebih baik kepada prinsipal, outlet dan
stakeholder. Di tahun 2008, Perseroan telah meresmikan
pembangunan kantor dan gudang baru dan juga merenovasi
beberapa cabang seperti Malang, Kupang, Jakarta, dan Manado.
The Company will continue its branch office, warehouse, infrastructure and facilities expansion to
serve the principals, outlets and stakeholders better. During 2008, the Company officially opened
and renovated offices and warehouses in several branches, such as Malang, Kupang, Jakarta, and
Manado.
28
DISTRIBUSI
DISTRIBUTION
Enseval merupakan perusahaan distribusi produk
kesehatan terbesar di Indonesia dengan 40 cabang yang
tersebar dari Banda Aceh sampai ke Jayapura. Masingmasing cabang diperlengkapi dengan sarana dan fasilitas
yang lengkap untuk menunjang kegiatan operasional dan
keperluan pihak prinsipal dan konsumen.
Enseval is Indonesia’s largest pharmaceutical distributor,
with 40 fully operational branches strategically placed
from Banda Aceh to Jayapura. Each branch is equipped
with fully enough infrastructure and facilities to support
operational activities and satisfy principal and customer
needs.
Fasilitas call center kini telah tersedia di 30 cabang
Enseval dan semua cabang Enseval sudah menggunakan
sistem teknologi informasi berkelas dunia yaitu Oracle.
Perseroan memiliki dua Regional Distribution Center
berupa fasilitas gudang besar yang terletak di Jakarta dan
Surabaya guna menunjang kelancaran logistik. Di bulan
Desember 2008, Perseroan telah memperluas Regional
Distribution Center Jakarta dengan membuka RDC B
untuk menampung kapasitas yang semakin besar.
Call center facilities are now available in 30 branches and
all Enseval branches are supported with Oracle, a global
standard information technology system. The Company
has two Regional Distribution Centres, large warehouse
facilities, located in Jakarta and Surabaya to support the
logistical flow of goods to all branches. In December
2008, the Company widened its Regional Distribution
Centre in Jakarta with the opening of RDC-B in order to
offer greater capacity.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Sampai saat ini Perseroan telah melayani 1.000.000 outlet
secara langsung maupun tidak langsung.
As of 2008, Enseval serves 1,000,000 outlets directly and
indirectly.
Kegiatan distribusi Perseroan juga dibantu oleh anak
perusahaan PT Tri Sapta Jaya yang mempunyai kegiatan
bisnis yang sama dengan Enseval. PT Tri Sapta Jaya
sampai dengan tahun 2008 sudah mempunyai 22 cabang
dan juga akan terus melakukan ekspansi di tahun 2009.
Enseval distribution activities are also supported by its
subsidiary PT Tri Sapta Jaya which has the same nature
of business with Enseval. As of 2008, PT Tri Sapta Jaya
has 22 branches and will continue its expansion plans in
2009.
Perseroan terus melakukan pembangunan dan
pembenahan kantor dan gudang di cabang-cabang
untuk terus memberikan kualitas layanan yang lebih
baik kepada prinsipal, outlet dan stakeholder. Di tahun
2008, Perseroan telah meresmikan pembangunan
kantor dan gudang baru dan juga merenovasi beberapa
cabang seperti Malang, Kupang, Jakarta, dan Manado.
Rencana ekspansi usaha dan memperbaiki fasilitas juga
akan terus dilakukan di tahun 2009 di beberapa cabang,
diantaranya: Pematang Siantar, Jember, Jayapura, Solo,
Denpasar, Banda Aceh, Cirebon dan Banjarmasin.
The Company will continue its branch office, warehouse,
infrastructure and facilities expansion to serve the
principals, outlets and stakeholders better. During 2008,
the Company officially opened and renovated offices
and warehouses in several branches, such as Malang,
Kupang, Jakarta and Manado. In 2009, Enseval plans
for branch expansions and branch facility upgrades in:
Pematang Siantar, Jemberm Jayapura, Solo, Denmpasar,
Banda Aceh, Cirebon and Banjarmasin.
Disamping terus memperluas dan memperdalam
jangkauan ke outlet, Perseroan senantiasa meningkatkan
kualitas pelayanan, melalui:
• Percepatan pengambilan pesanan oleh salesman yang
semuanya telah menggunakan alat PDA
• Pemenuhan pesanan secara penuh dan tepat waktu
• Ketepatan Sistem ‘First Expired First Serve’
Besides expanding its distribution outlet network, the
Company has plans to improve service quality by:
• Speeding up order taking process with the use of PDA
for all sales people
• Increasing percentage of order fulfillment in full and
on time
• Improving accuracy of ‘First Expired First Serve’
System
LOGISTIK
LOGISTICS
Di tahun 2008, Perseroan mengambil langkah penting
untuk mengembangkan bagian logistik dan bagian
gudang untuk menjadi lebih baik guna memberikan
pelayanan yang prima. Perseroan telah melakukan
review proses, simplikasi proses dan juga rekayasa ulang
untuk terus menjadi perusahaan distribusi yang dapat
diandalkan.
In 2008, the Company took important steps to improve
its logistics and warehousing to better provide excellent
service to its principals. One major steps was that Enseval
conducted a full process review. This resulted in process
simplification and restructuring and increased distribution
reliability.
Dalam hal pergudangan, kini Perseroan sudah
mempunyai gudang dengan standar internasional,
terbukti dengan diperolehnya sertifikasi ISO 9001:2000
untuk RDC Jakarta dan Surabaya dan juga gudang
penyimpanan bahan baku di Jakarta. Selain itu, gudang
juga dilengkapi dengan sistem informasi dan teknologi
yang menggunakan “Oracle Warehouse Management
System” dilengkapi dengan barcode yang mampu
mencatat setiap pergerakan barang berdasarkan unit
persediaan, jumlah barang, nomor lot dan tanggal
kadaluarsa dari produk-produk.
In its warehousing and logistics, the Company met
international warehousing standards shown by the
ISO 9001:2000 certification for both RDC Jakarta and
Surabaya and also for its raw material warehouse in
Jakarta. In addition, the warehouse is equipped with the
Oracle Warehouse Management System using a barcode
system, capturing and analyzing product flows based on
either stock keeping unit, quantity, lot number or expiry
dates.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
29
30
Pada bulan December 2008, Perseroan juga telah
meresmikan perluasan RDC B di Kawasan Industri Pulo
Gadung dengan luas 5.000 m2 yang dilengkapi dengan
fasilitas ruangan suhu biasa dan ruangan dingin sehingga
total RDC Jakarta mampu menampung lebih dari 16.000
palet. Perseroan juga telah melakukan pembangunan
gudang baru untuk penyimpanan bahan baku dengan
kapasitas 8.000 palet.
In December 2008, the Company officially launched its
warehouse extension RDC-B in Pulo Gadung Industrial
Estate, Jakarta, providing additional space of 5,000 m2
of both ambient temperature and cool room storage.
With this expansion, RDC in Jakarta has a total capacity of
more than 16,000 pallets and the newly built warehouse
for raw materials adds another 8,000 pallets worth of
capacity.
Di tahun 2009, Perseroan akan terus melakukan perbaikan
dengan memelihara regional distribution centre yang
ada dan juga melakukan standardisasi cabang baik
dari segi infrastruktur, sumber daya manusia, proses
dan kultur kerja di semua cabang yang ada. Evaluasi
terhadap penggunaan transporter juga akan dilakukan
dari waktu ke waktu untuk memastikan kualitas dan
waktu pengiriman yang baik. Perseroan juga akan terus
melakukan ekspansi usaha dengan skala prioritas di tahuntahun mendatang. Peremajaan gudang akan dilakukan
di beberapa tempat sementara ekspansi gudang dan
cabang akan dilaksanakan antara lain di Aceh, Jayapura
dan Denpasar.
In 2009, the Company will focus on systems improvement
on its existing regional distribution centers in an effort
to create standardization in term of infrastructure,
human resources, processes and corporate culture in
all branches. Evaluation of the transportation fleet will
be conducted on a regular basis to ensure quality and
timely delivery. The Company will also focus on business
expansion along an established scale of priority in the
coming year. Warehouse renovations are planned for
several locations and branches and outlet expansion are
planned for Aceh, Jayapura and Denpasar.
Sampai dengan tahun 2008, kapasitas gudang di seluruh
cabang Perseroan dapat menampung sekitar 59.000
palet.
By year end 2008, total Company warehouse capacity in
all branches is approximately 59,000 pallets.
Informasi & Teknologi
INFORMATION & TECHNOLOGY
Guna mendukung visi Perseroan untuk menjadi
perusahaan jasa distribusi dan logistik yang terintegrasi
di bidang kesehatan, Perseroan menyadari perlunya
investasi di bidang informasi dan teknologi sebagai
sistem pendukung.
In order to support the Company’s vision to become an
Integrated healthcare Distribution and Logistic Services
company, the Company recognizes the great importance
of investments in information and technology as a vital
support system.
Perseroan
telah
mengadakan
perubahan
dan
pembenahan dalam sistem informasi dan teknologi
dalam rangka memberikan pelayanan yang prima
kepada para prinsipal dan pelanggan. Perseroan saat ini
sudah mengunakan sistem Oracle Business Intelligence
yang membuat penyajian informasi menjadi lebih cepat
The Company had improved its information technology
system in order to provide higher quality service to its
principals and customers. Presently, the Company is using
Oracle Business Intelligence, which makes information
processing, analysis and presentation faster and more
accurate. This system is a fully integrated system with real
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
dan akurat. Sistem ini juga merupakan sistem yang
sudah terintegrasi secara menyeluruh dengan data real
time online di 40 kantor cabang Perseroan. Informasi
kini bisa didapatkan dalam hitungan menit yang sangat
membantu dalam pengambilan keputusan.
time online data in all 40 branches. Detailed information
can now be accessed in minutes, speeding up decision
making.
Perseroan juga terus berusaha memberikan pelayanan
yang terbaik untuk para prinsipal. Kini prinsipal dapat
mengikuti perkembangan dan pencapaian penjualan dan
informasi lainnya secara online dengan data yang selalu
diperbaharui setiap jam. Laporan yang telah tersedia
untuk prinsipal antara lain: ENI (Enseval Net Info), EXI
(Enseval Express Info), ERI (Enseval Raw Data Info).
As part of its efforts to provide excellence service to
its principals, the Company now provides principals
the opportunity to monitor online their individual sales
achievements, as well as other information, with data
updated on an hourly basis. Reports that are available
for principals are: ENI (Enseval Net Info), EXI (Enseval
Express Info), ERI (Enseval Raw Data Info).
Pada tahun 2008, Perseroan telah berhasil meluncurkan
sistem Oracle E-Business Suite untuk dua anak perusahaan
yaitu PT Global Chemindo Megatrading dan PT Enseval
Medika Prima untuk lebih mengefektifkan kegiatan bisnis
mereka. Pada tahun ini juga Perseoran membangun pusat
data yang baru bersama Kalbe Grup dengan bekerja
sama dengan IBM. Sebagai salah satu bentuk tanggung
jawab sosial perusahaan, pusat data ini juga dibangun
dengan konsep ramah lingkungan (Green Data Center)
dengan sistem pendingin yang hemat energi dan tidak
merusak lingkungan.
In 2008, the Company successfully launched Oracle
E-Business Suite for its two subsidiaries, i.e. PT Global
Chemindo Megatrading and PT Enseval Medika Prima
which will make their business operations more effective.
Also during the year, the Company also established a
new data centre with the Kalbe Group in collaboration
with IBM. Following the Company’s corporate social
responsibility, the data centre was built with an
environment friendly system and uses an energy saving
cooling system.
Perseroan juga telah menambah fitur-fitur baru untuk PDA
yang dipakai oleh para salesman dan juga memperbaiki
sistem Call Center di 30 cabang.
The Company also added new features for the PDA used
by all salesman and upgraded the call center system in
30 branches.
Sebagai langkah efisiensi biaya telekomunikasi, Perseroan
juga bekerja sama dengan Telkomsel untuk membuat
komunitas telekomunikasi Enseval (Closed User Group).
As a solution to telecommunication cost efficiency,
the Company also worked together with Telkomsel to
establish the Enseval Closed User group.
Di tahun mendatang dengan tingkat persaingan yang
tinggi, Perseroan akan terus memperbaharui diri dan
melakukan investasi di bidang informasi dan teknologi
guna memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih
cepat.
In the years to come and with increasing competition, the
Company will continue to improve and also invest more
in information and technology to provide better, faster
and excellence service.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
31
32
Sumber Daya Manusia
HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT
Pada 31 Desember 2008, Perseroan dan Anak Perusahaan
memiliki 3.865 karyawan tetap dan 983 karyawan tidak
tetap.
As of December 31, 2008 the Company and its
subsidiaries had a total of 3,865 permanent staff and 983
non permanent staff.
Sumber daya manusia merupakan aset Perseroan yang
terbesar. Kesuksesan Perseroan sebagai perusahaan yang
bergerak di bidang jasa distribusi juga sangat ditentukan
oleh kualitas sumber daya manusia. Sumber daya manusia
yang kompeten, fokus, dapat bekerja sama dalam tim,
serta berdedikasi dan memiliki tanggung jawab yang
tinggi merupakan kualitas utama yang harus dimiliki oleh
setiap karyawan PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
Human Resources is the Company’s greatest asset. The
success of the Company as a distribution company is
based on the quality of its human resources. Competent
human resources are focussed and able to work in a
team while having high dedication and responsibility;
these qualities are those that should be fulfilled by every
employee at PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
Dalam pengembangan Sumber Daya Manusia, Perseroan
menyelenggarakan beragam pelatihan bagi karyawan
di semua tingkat organisasi. Pelatihan bertujuan untuk
meningkatkan kualitas dan kinerja karyawan agar
diperoleh etika kerja yang baik dan juga untuk mencapai
komitmen Perseroan untuk memberikan pelayanan prima
baik kepada prinsipal maupun pelanggan.
In order to develop and improve the competence of
human resources, the Company organized several
training programs for its employees at all levels. The
training programs were aimed at increasing the quality,
performance and work ethics of the employees and
also to achieve the Company commitment to provide
excellence service to its principal and customers.
Pada tahun 2008, program pengembangan Sumber
Daya Manusia dan pelatihan internal yang telah
dilakukan oleh Perseroan antara lain ialah: Enseval Basic
Salesman Training (EBEST) untuk semua salesman di
seluruh cabang, Enseval Managerial Skill (EMAS) untuk
manajer dan supervisor, Enseval Service Excellence (ESE)
dan Enseval Collecting Skills (ECS) untuk para penagih
tagihan dan 5R (Ringkas, Rapi, Rawat, Rajin, Resik ) untuk
semua karyawan.
During 2008, the Human Resources development
programs and internal trainings that were conducted are:
Enseval Basic Salesman Training (EBEST) for all salesman
in all branches, Enseval Managerial Skill (EMAS) for all
managers and supervisors, Enseval Service Excellence
(ESE) and Enseval Collecting Skills (ECS) for all collector
staff and 5R (Ringkas, Rapi, Rawat, Rajin, Resik) for all
employees.
Di tahun 2008, Perseroan juga telah mengadakan
pembenahan internal di area sumber daya manusia, antara
lain pembangunan infrastruktur manajemen sumber daya
manusia dan juga mulai menjalankan beberapa fungsi
departemen sumber daya manusia secara online.
In 2008, the Company completed internal improvement
in the human resource area; these were among others:
infrastructure building for human resources management
and human resources management functions using an
online system.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Memastikan
Ketersediaan Pasokan
Ensuring Availability of Supply
Pengelolaan persediaan barang adalah hal yang penting dalam bisnis
distribusi. Persediaan barang dalam jumlah yang tepat menjadi prioritas
Enseval guna memberikan kepuasan bagi pelanggan. Enseval akan terus
memastikan ketersediaan pasokan baik dari segi jumlah maupun kualitas
dengan diimbangi efisiensi dalam penggunaan modal kerja.
Inventory management is crucial for the distribution business. Maintaining
optimum inventory levels is a priority for Enseval in ensuring satisfaction from
customers. Enseval will ensure sufficient stock levels and quality, balanced
with efficiency in its working capital.
TATA KELOLA PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
33
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Report
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
Pada tahun 2008, Perseroan telah menyelenggarakan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada
tanggal 23 Mei 2008 yang masing-masing menghasilkan
keputusan sebagai berikut:
In 2008, the Company held an Extraordinary General
Meeting of Shareholders (EGM) and Annual General
Meeting of Shareholders (AGM) on May 23, 2008 with
the following resolutions:
Keputusan RUPSLB
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan
dalam rangka penyesuaian dengan undang-undang
No. 40 tahun 2007;
2. Memberi kuasa penuh kepada Direksi untuk melakukan
tugas dan tindakan sehubungan dengan penyesuaian
undang-undang tersebut.
EGM Resolutions
1. Approved the changes in the Company’s Article of
Associations in order to adapt to Law No. 40 Year
2007;
2. Authorized the Board of Directors to perform duties
and requirements with regards to the above changes.
Keputusan RUPST
1. Menyetujui Laporan Tahunan untuk tahun 2007 dan
rencana Perseroan untuk tahun 2008;
2. Mengesahkan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2007
3. Menyetujui penggunaan keuntungan bersih untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2007
4. Menyetujui perubahan anggota Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan sehingga susunan Dewan Komisaris
dan Direksi menjadi:
AGM Resolutions
1. Ratified the Company’s Annual Report 2007 and
Corporate Plans for 2008
2. Approved the Company’s Balance Sheets and
Statements of Income for the year ended December
31, 2007
3. Approved the appropriation of the Company’s profits
for the year ended December 31, 2007
4. Approved the changes in the Board of Commissioners
and the Board of Directors such that the composition
of the Boards are:
Dewan Komisaris / Board of Commissioners
Herman Widjaja
Presiden Komisaris
President Commissioner
Bernadette Ruth Irawati Setiady
Komisaris
Commissioner
H. Soekaryo
Komisaris & Komisaris Independen
Commissioner & Independent
Commissioner
Direksi / Board of Directors
Vidjongtius
Presiden Direktur
President Director
Justian Sumardi
Wakil Presiden Direktur
Vice President Director
Djamarwie
Direktur
Director
Lusy Andajani
Direktur
Director
Juga memberi wewenang kepada Dewan Komisaris
untuk menentukan pembagian tugas dan wewenang
serta remunerasi bagi para anggota Komisaris dan
Direksi untuk tahun buku 2008.
34
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Also authorized the Board of Commissioners to
determine the assignment of duties and authority as
well as remuneration for the members of the Board of
Commissioners and Board of Directors for 2008.
5. Memberi wewenang kepada Direksi dengan
persetujuan Dewan Komisaris untuk menetapkan
Kantor Akuntan Publik berikut honorarium untuk
keperluan audit laporan keuangan Perseroan untuk
tahun buku 2008.
5. Authorized the Board of Directors, subject to Board
of Commissioners approval, to determine the Public
Accountant Office and fees to audit the Company’s
financial statements in 2008.
Dewan Komisaris dan Direksi
Board of Commissioners & Directors
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
• Melaksanakan pengawasan atas kebijakan yang di
tetapkan oleh Direksi dalam mengelola Perseroan
serta memberikan masukan/nasehat pada Direksi
• Mengadakan pertemuan secara berkala guna
membahas berjalannya operasional Perseroan
• Mengusulkan dan menunjuk calon anggota Dewan
Komisaris dan Direksi yang akan diajukan dan disetujui
dalam RUPST
• Menetapkan jumlah remunerasi bagi anggota Dewan
Komisaris dan Direksi, berdasarkan wewenang yang
diberikan dalam RUPST
• Menunjuk anggota Komite Audit.
Duties and Responsibilities of the Board of
Commissioners
• To perform oversight duties over the policies set by
the Board of Directors in running the Company as well
as to provide advice to the Board of Directors.
• To conduct periodic meetings to discuss the
Company’s operations
• To nominate and appoint members of the Board
of Commissioners and the Board of Directors to be
proposed and approved by the AGM
• To determine the remuneration of the members of the
Board of Commissioners and the Board of Directors,
with the authority delegated by AGM
• To appoint the members of Company’s Audit
Committee.
Komisaris Independen
Pada tanggal 31 Desember 2008, Dewan Komisaris terdiri
dari 3 (tiga) anggota: Presiden Komisaris, 2 Komisaris,
di mana 1 Komisaris merangkap sebagai Komisaris
Independen.
Independent Commissioner
As at December 31, 2008, the Company’s Board of
Commissioners consisted of 3 (three) members: President
Commissioner and 2 (two) Commissioners, in which 1
Commissioner also acts as Independent Commissioner.
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Tugas dan tanggung jawab Direksi ditetapkan oleh Dewan
Komisaris sesuai dengan wewenang yang diberikan oleh
pemegang saham dalam RUPST.
Duties & Responsibilities of the Board of Directors
The duties and responsibilities of Board of Directors are
determined by Board of Commissioners as authorized by
the shareholders in the Company’s AGM.
Rapat Dewan Komisaris & Rapat Direksi
Anggota Dewan Komisaris melakukan pertemuan
satu kali setiap tiga bulan guna melaksanakan tugas
pengawasan atas kegiatan Perseroan. Sementara para
Direksi melakukan pertemuan sekurang-kurangnya satu
kali dalam sebulan.
Board of Commissioners & Board of Directors Meetings
The Board of Commissioners meets once in every three
months in order to supervise the Company’s activities.
The Board of Directors meet at least once every month. PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
35
Kehadiran dalam Rapat Komisaris - Direksi / Attendance in BOC - BOD Meetings
Nama
Name
Jumlah Rapat / Number of Meetings
Rapat Komisaris
BOC Meetings
Rapat Direksi
BOD Meetings
Rapat Komisaris - Direksi
BOC - BOD Meetings
4
12
4
Dewan Komisaris / Board of Commissioners
H. Soekaryo
3
3
Richard Husada**
2
2
Nina Gunawan **
2
2
Ferdinand Aryanto**
2
2
Josef D. Angkasa **
2
2
Herman Widjaja*
2
2
Bernadette Ruth Irawati Setiady*
2
2
* Komisaris sejak 23 Mei 2008 / Commissioners since 23 May 2008
** Berhenti menjadi Komisaris sejak 23 Mei 2008 / Cease to be Commissioners since 23 May 2008
Direksi / Board of Directors
Vidjongtius
12
4
Ridwan Arifin **
5
4
Djamarwie
12
4
Lusy Andajani
10
4
Bernadus K. Winata **
5
2
Justian Sumardi*
7
2
* Direksi sejak 23 Mei 2008/ Directors since 23 May 2008
** Berhenti menjadi Direksi Sejak 23 Mei 2008 / Cease to be Directors since 23 May 2008
Remunerasi Dewan Komisaris & Direksi
Sesuai dengan yang sudah ditetapkan dalam RUPST
pada tanggal 23 Mei 2008, remunerasi Dewan Komisaris
& Direksi untuk tahun 2008 ditentukan oleh Dewan
Komisaris.
Remuneration of Board of Commissioners’ & Board of
Directors’ Member
As resolved in the Company’s AGM on May 23, 2008,
the remuneration of the Board of Commissioners and the
Board of Directors for year 2008 is determined by Board
of Commissioners.
Program Pelatihan Dewan Direksi & Komisaris
Guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya,
para anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah
mengikuti berbagai program pelatihan dan seminar
selama tahun 2008, yaitu :
1. Manajemen rantai supply
2. Menjadi Pemimpin yang Efektif
3. Manajemen Risiko
Training for Board of Directors & Commissioners
To enhance their knowledge and skills, the Board of
Commissioners and Board of Directors participated in
training programs and seminars during 2008, such as :
1. Supply Chain Management
2. Becoming Effective Leaders
3. Risk Management
KOMITE AUDIT
AUDIT COMMITTEE
Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris. Susunan
keanggotaan Komite Audit per 31 Desember 2008
adalah sebagai berikut:
Ketua : H. Soekaryo
Anggota: Ichsan Gunawan
Anggota: Dianawati Sugianto
The Company’s Audit Committee was formed by Board
of Commissioners. The Audit Committee composition as
of December 31, 2008 is as follows:
Chairman: H. Soekaryo
Member : Ichsan Gunawan
Member : Dianawati Sugianto
Kiri ke kanan | Left to right :
H. Soekaryo, Dianawati Sugianto, Ichsan Gunawan
36
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah:
• Membantu Dewan Komisaris untuk mengkaji ulang
kehandalan stuktur pengendalian interen
• Menelaah laporan keuangan dan informasi keuangan
lainnya dan meningkatkan kualitas transparansi
• Melakukan seleksi penunjukan akuntan publik dan
melakukan kajian atas ruang lingkup dan kecukupan
pemeriksaan audit eksternal, kewajaran honorarium
audit eksternal serta kemandirian dan obyektivitas
auditor eksternal
• Membuat surat pertanggungjawaban Komite Audit
untuk tahun buku yang bersangkutan sesuai yang
dibutuhkan oleh auditor eksternal.
The Duties and Responsibilities of the Audit Committee
are as follows:
• To help the Board of Commissioners to review the
adequacy of the internal control structure.
• To review the financial reports and other financial
information and improve transparency.
• To help in the appointment of the public accountant
and to review the scope and adequacy of external
audits, fairness of external auditors fees as well as
independency and objectivity of external auditors.
• To prepare letter of Audit Committee’s responsibility
for the financial year as required by external auditors.
Kehadiran dalam Rapat Komite Audit / Attendance in the Audit Committee Meetings
Nama
Name
Jumlah Rapat
Number of Meetings
Kehadiran
Meeting Attendance
H. Soekaryo
4
3
Ichsan Gunawan*
4
2
Dianawati Sugianto*
4
2
Trisno Utomo**
4
2
Lidia Tanudjaja**
4
2
Nina Gunawan**
4
2
* Komite Audit Sejak Agustus 2008 / Audit Committee since August 2008
** Berhenti sebagai Komite Audit sejak Agustus 2008 / Ceased Audit Committee Since August 2008
SEKETARIS PERUSAHAAN
CORPORATE SECRETARY
Seketaris Perusahaan memegang peranan penting dalam
membantu Perseroan mengikuti perkembangan Pasar
Modal dan mematuhi peraturan pasar modal. Seketaris
Perusahaan juga bertanggung jawab untuk memberikan
saran dan masukan kepada Direksi mengenai UndangUndang dan Regulasi Pasar Modal.
The Corporate Secretary plays an important role in
monitoring the development and regulations of the
capital market and to ensure that the Company complies
with such rules and regulations. In addition, the Corporate
Secretary is also responsible for providing input and
advice to the Board of Directors if needed pertaining to
compliance with Capital Market regulations.
Seketaris Perusahaan merupakan penghubung antara
Perseroan dengan pihak eksternal, khususnya: otoritas
Pasar Modal, investor dan pemegang saham. Seketaris
Perusahaan bertugas untuk memberikan pelayanan
kepada masyarakat atas setiap informasi yang dibutuhkan
mengenai kondisi Perseroan.
The Corporate Secretary serves as liaison between
the Company and external parties, particularly Capital
Market authority, potential investors and shareholders.
The provision of information to the public regarding
the condition of the Company is also one of Corporate
Secretary roles.
Kegiatan yang dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan
antara lain: mengadakan paparan publik, mengkoordinasi
penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa,
menyimpan daftar khusus dan daftar pemegang saham
dan memastikan ketersediaan informasi keuangan.
Among the activities conducted by Corporate Secretary
are: organizing public exposes, organizing General
Meetings of Shareholders both Annual and Extraordinary,
maintaining Special Lists and Lists of Shareholders and
ensuring the availability of the Company’s financial
information.
Pada tanggal 31 Desember 2008, Seketaris Perusahaan
Perseroan ialah Justian Sumardi, yang juga menjabat
sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan.
As of December 31, 2008, the Company’s Corporate
Secretary is Justian Sumardi, who also acts as the
Company’s Vice President Director.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
37
38
AUDIT INTERNAL & PENGENDALIAN INTERNAL
INTERNAL AUDIT AND INTERNAL CONTROL
Perseroan memiliki bagian Audit Internal yang
bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur
untuk melakukan fungsi audit terhadap kegiatan
operasional Enseval sehari-hari dan pelaporan keuangan
yang dilakukan oleh Perseroan. Dalam menjalankan
tugasnya, Audit Internal juga bekerja sama dengan
Komite Audit. Unit Audit Internal dipimpin oleh seorang
Manager yang dibantu oleh 3 assistant manager, 2
penyelia dan 6 staf audit.
The Company has an Internal Audit department which
reports directly to the President Director in performing
audits of the Company’s operational activities and
financial reports. In performing its activities, Internal
Audit also works with the Audit Committee. The Internal
Audit department is headed by a Manager assisted by 3
assistant managers, 2 supervisors and 6 audit staff.
Dari sisi aspek operasional, Audit Internal melakukan
kajian unit bisnis dan penunjang secara berkala, dengan
penekanan pada kecukupan atas ketaatan terhadap
sistem dan prosedur yang telah ditetapkan oleh
Manajemen dan standar yang digunakan oleh Perseroan,
serta memenuhi ketentuan peraturan perundangan yang
berlaku. Audit Internal juga melaksanakan fungsi audit di
seluruh cabang-cabang Perseroan secara berkala.
For operational aspects, Internal Audit performs
reviews on business and support units regularly, with
the emphasis on the adequacy of compliance to the
systems and procedures established by the Management
and standards adopted by the Company. The Internal
Audit also conducts regular audits in all the Company’s
branches.
Dalam hal laporan keuangan, Audit Internal melakukan
evaluasi terhadap standar akuntansi dan laporan
keuangan yang digunakan oleh Perseroan dibandingkan
dengan prinsip akuntansi yang berlaku serta kewajaran
penyajian laporan keuangan yang dihasilkan.
With respect to financial reporting, Internal Audit evaluates
the accounting and financial reporting standards used by
the Company against general accounting standards and
also against the principle of fairness of financial reports.
Unit Audit Internal juga berperan penting dalam
pengendalian interen dan sistem manajemen risiko.
Internal Audit also plays a significant role in the Company’s
internal control system and risk management system.
LITIGASI
LITIGATION
Sampai dengan saat ini, baik Perseroan, anggota Direksi
maupun anggota Komisaris tidak sedang menghadapi
kasus litigasi yang dapat menimbulkan dampak material,
baik dari segi keuangan ataupun lainnya.
Currently, there is no litigation cases faced by the
Company, Board of Directors’ members and/or Board
of Commissioners’ members which involves a material
impact, whether in monetary terms or other respects.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Perseroan menyadari pentingnya tanggung jawab sosial
perusahaan sebagai kontribusi berharga yang dapat
diberikan kepada masyarakat. Di tahun mendatang,
Perseroan akan meningkatkan dan mengembangkan
bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial Perseroan
sebagai langkah keperdulian Perseroan terhadap
masyarakat luas.
The Company realizes the importance of its corporate
social responsibility as a valuable contribution to society.
In the coming years, the Company will emphasize the
development of its corporate social responsibility as a
reflection of its concern for society at large.
Pada bulan tahun 2008, Perseroan mengadakan kegiatan
sosial dengan mengkordinasi pelaksanaan acara ‘Donor
Darah Bersama’ di salah satu cabang di Jakarta pada bulan
Oktober. Acara ini diikuti oleh kurang lebih 100 karyawan
Perseroan dan darah yang dikumpulkan selanjutnya di
teruskan ke Palang Merah Indonesia (PMI).
In October 2008, the Company coordinated ‘Blood
Donation’ drives in one of its branches in Jakarta. This
activity was participated in by around 100 employees
and all donated blood was sent to the Indonesian Red
Cross.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
MANAJEMEN RISIKO
RISK MANAGEMENT
Perseroan menyadari perlunya manajemen risiko sebagai
prioritas utama dalam mengamankan kelangsungan usaha
Perseroan. Di tahun 2008, Perseroan telah mengambil
langkah untuk menerapkan pengenalan risiko di semua
departemen yang ada dan juga mengambil strategi dan
langkah penanggulangan risiko-risiko tersebut yang
mana hasilnya telah didokumentasikan dalam bentuk
buku pada bulan November.
The Company realizes the importance of risk management
as the first priority in safeguarding the Company’s survival.
In 2008, the Company took important steps to implement
risk awareness in every department and also to identify
strategies and measures to mitigate those risks, the
results of which have been completed and documented
in a book in November.
Berikut adalah penjelasan mengenai beberapa risiko
yang penting yang dihadapi Perseroan dan usaha
penanggulangan masing-masing risiko:
Below are descriptions on some of the significant risks
faced by the Company and the respective risk mitigation
measures:
1. Kelancaran Likuiditas
Kelancaran kas dan investasi merupakan hal yang
penting untuk kegiatan usaha Perseroan. Perseroan
perlu mengusahakan kas yang kuat dan juga
memastikan bahwa investasi dilakukan dengan risiko
yang terukur.
1. Liquidity Flows
Cash flows and investment is crucial for the Company’s
business operations. The Company needs to ensure
strong internal cash flows and investments are made
at measured risks.
Risiko ini juga berhubungan dengan keterlambatan
pembayaran atau kegagalan pembayaran oleh
outlet yang dilayani oleh Perseroan. Hal ini dapat
menyebabkan meningkatnya piutang yang tidak
tertagih dan juga penghapusan piutang yang dapat
menganggu pendapatan Perseroan.
This particular risk is also affected by payment delays
or failure from the outlets served by the Company.
This will increase the chance of bad debts, which may
also need to be written off of receivables, eventually
affecting the Company’s income.
Perseroan sudah mengambil langkah yang dianggap
penting, yaitu meliputi pemantauan piutang yang
intensif, mempromosikan pembayaran secara tunai
dan juga bila diperlukan memberikan diskon untuk
pembayaran secara tunai. Selain itu, Perseroan juga
mempunyai pemantuan yang intensif terhadap umur
dan status penagihan piutang.
The Company has taken some precautionary steps
which include intensive monitoring of account
receivables and encouraging cash on delivery terms
and giving a cash discount when necessary. In addition,
the Company also monitors closely the receivables
aging and collection status reports.
Dalam mengantisipasi risiko kegagalan pembayaran
dari outlet, Perseroan juga mempelajari kekuatan
finansial outlet dan memonitor batas kredit yang
diberikan, menggalakkan pembelian dengan kas.
The Company anticipates any risk of outlet default by
ensuring the financial strength of the outlet, monitoring
the credit limit, encouraging cash on delivery terms.
2. Fluktuasi Harga & Permintaan Barang
Sebagai perusahaan distribusi, fluktuasi harga dan
permintaan barang juga mempengaruhi bisnis
Perseroan.
2. Price & Demand Fluctuation
As a distribution company, pricing and stock level
fluctuations will affect the Company business.
Dalam menghadapi fluktuasi harga barang, Perseroan
juga menjalin hubungan yang baik dengan prinsipal
dan supplier untuk mendapatkan harga negosiasi
terbaik.
In anticipation of price fluctuations, the Company
needs to maintain good relationships with principals
to get the best price possible.
Dalam mengantisipasi fluktuasi permintaan barang,
Perseroan perlu mempunyai manajemen persediaan
barang yang baik. Manajemen jumlah persediaan
dan kondisi penyimpanan merupakan hal yang
penting untuk diperhatikan sebagai kunci kesuksesan
While in anticipation of demand fluctuation, the
Company needs to manage stock levels well. Stock
quantity management and its storage are among the
crucial issues to be taken care of. The Company has
made their best efforts to mitigate the above risk by
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
39
40
perusahaan distribusi. Perseroan juga sudah
melakukan usaha yang terbaik untuk menanggulangi
masalah tersebut dengan pemantauan persediaan
yang intensif dan memperbaiki kondisi gudang
sehingga persediaan barang dapat disimpan sesuai
dengan kebutuhannya.
intensive stock monitoring and also by improving
warehouse conditions so that stocks can be stored
according to their requirements.
3. Fluktuasi Nilai Tukar Mata Uang Asing
Kinerja keuangan perseroan juga dipengaruhi oleh
fluktuasi nilai tukar uang Rupiah. Hal ini dikarenakan
anak perusahaan Perseroan mengimpor bahan baku
dan alat-alat kesehatan dengan mata uang asing dan
kemudian menjual dalam mata uang lokal, fluktuasi
nilai tukar mata uang asing membawa dampak yang
kurang menguntungkan dan penurunan marjin.
3. Foreign Exchange Fluctuation
The Company’s financial performance is also affected
by the fluctuation of the Rupiah. Since The Company
imports most of raw materials and also medical
devices in foreign currency and re-sells at local
currency, fluctuations in exchange rates will bring
adverse impacts in its foreign exchange exposure and
margin compression.
Untuk mengurangi risiko, Perseroan telah melakukan
lindung nilai dengan merencanakan pembelian mata
uang asing yang cukup untuk pembelian produk impor
dan pemantauan yang intensif serta perencanaan
pembelian bahan baku dan alat-alat kesehatan
dengan baik.
The Company has done hedging and planning on
foreign currency purchases to pay for its imported
products and intensive monitoring and careful
planning for product purchasing in order to minimize
this risk.
4. Kebijakan & Regulasi Pemerintah
Perseroan perlu selalu mengikuti perkembangan
terbaru dengan peraturan pemerintah di bidang
distribusi dan menaruh perhatian pada peraturan
yang terkini terutama terkait dengan registrasi alatalat kesehatan yang dijual dan dipasarkan oleh
Perseroan.
4. Government Regulation & Policy
The Company needs to keep itself updated with the
latest Government rules in distribution and also pay
close attention to registration especially on medical
devices sold and marketed by the Company.
Beberapa langkah untuk mengurangi risiko tersebut
ialah dengan pemantauan yang intensif dan mengikuti
perkembangan peraturan pemerintah dan memastikan
produk yang didistribusikan mempunyai registrasi dan
ijin edar yang sah.
Some measures to mitigate the risk include intensive
monitoring and keeping updated with Government
rules and regulations and assuring products distributed
have valid distribution permits.
5. Persaingan Usaha
Perseoan mengalami persaingan baik dari perusahaan
distribusi kecil maupun besar di pasaran.
5. Business Competition
The Company faces competition from both small and
big distribution companies in the market.
Oleh karena itu, Perseroan telah mengambil langkahlangkah antara lain membangun lebih banyak
infrastruktur dan memperbaharui yang telah ada,
memberikan pelayanan terbaik kepada prinsipal
dan pelanggan serta terus memperbaharui sistem
informasi dan teknologi yang sudah ada.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The Company has taken precautionary steps in
anticipation of keeping up with such competition,
including building more and upgrading existing
infrastructure, providing excellent services to principals
and customers and upgrading the information and
technology system.
Memanfaatkan
Teknologi Terkini
Making Advanced Technology Work
Informasi and teknologi menjadi alat yang handal bagi Enseval dalam
memberikan pelayanan yang lebih berkualitas. PDA dan Sistem Oracle
membuat proses pengambilan pesanan, pengawasan, pengiriman dan
pengolahan informasi menjadi lebih efisien, cepat dan akurat. Oracle
Warehouse Management juga telah membuat pengelolaan gudang di 40
cabang Enseval menjadi lebih efektif.
Information and technology has become an important tool for Enseval to
provide higher quality service. The PDA system and Oracle System have
sped up order taking and delivery monitoring. Information processing is
now more efficient, fast and accurate. Effectiveness in warehousing in all 40
branches is made possible by Oracle Warehouse Management.
TINJAUAN KEUANGAN
FINANCIAL REVIEW
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
41
Diskusi & Analisis Manajemen
Management Discussion & Analysis
42
Laporan Laba Rugi
INCOME STATEMENTS
Penjualan Bersih
Perseroan berhasil mencatat penjualan bersih sebesar
Rp 7.392,5 miliar pada tahun 2008, meningkat 16,1% jika
dibandingkan dengan tahun 2007 sebesar Rp 6.367,4
miliar.
Net Sales
Enseval delivered a solid sales performance in 2008,
recording net sales of Rp 7,392.5 billion in 2008, an
increase of 16.1% from Rp 6,367.4 billion in 2007.
Pertumbuhan penjualan ini tercapai karena pertumbuhan
yang baik dari Divisi Alat Kesehatan sebesar 59,3% dan
Divisi Bahan Baku sebesar 39,8%. Divisi Obat Resep
mengalami pertumbuhan sebesar 23,9%. Divisi Barang
Konsumsi bertumbuh sebesar 15,7%. Divisi Obat Hewan
& Ternak mengalami pertumbuhan sebesar 69,9%.
Sedangkan, Divisi Obat Bebas mengalami penurunan
pertumbuhan penjualan bersih sebesar 6,5%.
The important contributions to the growth in net sales is
the strong performance from the Medical Device, Raw
Material, Prescription Pharmaceutical and Consumer
Products divisions which recorded 59.3%, 39.8% and
23.9% and 15.7% growth, respectively. Although the
volume is not that significant, the sales of Veterinary
products also grew a significant 69.9%. Non Prescription
pharmaceutical products experienced 6.5% decline in
sales compare to 2007.
Penjualan bersih dari Divisi Barang Konsumsi memberikan
kontribusi terbesar yaitu sebesar 38,1%. Kontribusi
penjualan dari divisi-divisi lain di tahun 2008 adalah
Divisi Obat Resep 27,4%, Divisi Obat Bebas 19,8%, Divisi
Bahan Baku 7,6% dan Divisi Alat Kesehatan 6,8% dan
Divisi Obat Hewan dan Ternak sebesar 0,2%.
Net Sales from the Consumer Products Division is the
major contributor, representing 38.1% of total net
sales. Revenue from the Prescription Pharmaceutical
Division accounted for 27.4% and Non Prescription
Pharmaceutical contributed 19.8%, while Raw Material
and Medical Devices contributed 7.6% and 6.8% of total
Net Sales, respectively. The remaining 0.2% of Net Sales
is derived from sales of Veterinary products.
Penjualan Bersih Divisi Barang Konsumsi
Divisi Barang Konsumsi mencatat penjualan bersih
sebesar Rp 2.819,0 miliar pada tahun 2008, mengalami
pertumbuhan sebesar 15,7% jika dibandingkan dengan
tahun 2007 yang tercatat sebesar Rp 2.436,6 miliar. Dari
segi kontribusi, Divisi ini memberikan kontribusi terbesar
yakni sebesar 38,1%. Selain produk nutrisi dari Grup Kalbe,
produk-produk prinsipal pihak ketiga juga menunjang
pertumbuhan penjualan Divisi Barang Konsumsi, di
antaranya: Santan Kara, L’oreal, Mead Johnson, Go Fress
dan juga beberapa produk baru seperti popok bayi Lolla,
susu Joya dan produk kecantikan Placenta.
Net Sales from the Consumer Division
The Consumer Products Division reported net sales of
Rp 2,819.0 billion in 2008, which represented a 15.7%
increase from Rp 2,436.6 billion in 2007. The Consumer
Products Division is the largest contributor in terms of
net sales, representing 38.1%. In addition to nutritional
products from Kalbe Group, products from third party
principals such as Kara Coconut Milk, L’oreal, Mead
Johnson, Go Fress, and also several new products such
as Lolla Diapers, Joya Milk, and Beauty Products Placenta
are also important drivers for the sales growth.
Produk nutrisi dari Grup Kalbe mengalami pertumbuhan,
dikarenakan adanya peningkatan program pemasaran
dan promosi ke outlet-outlet dan konsumen.
The net sales growth in Nutritional Products from Kalbe
Group was mainly due to innovative and effective
marketing programs and promotion to outlets and
consumers.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Penjualan Bersih Divisi Obat Resep
Penjualan Bersih dari Divisi Farmasi yang bertumbuh
sebesar 23,9% di tahun 2008 didominasi oleh produkproduk Grup Kalbe. Kontribusi penjualan bersih dari Divisi
Obat Resep meningkat menjadi 27,4% jika dibandingkan
dengan 25,7% di tahun 2007. Pertumbuhan yang baik
terjadi karena adanya strategi penjualan yang baik dari
pihak prinsipal.
Net Sales from Prescription Pharmaceutical Products
Net Sales from Prescription products, which grew
23.9% in year 2008 was still mainly derived by Kalbe
Group products. In term of contributions, Prescription
Pharmaceutical Products contributed 27.4% of Net Sales
in 2008 compared to 25.7% in year 2007. The substantial
growth in Sales was the result of an effective sales strategy
from principals.
Penjualan Bersih Divisi Alat Kesehatan
Penjualan Bersih dari Divisi Alat Kesehatan mengalami
pertumbuhan penjualan yang besar yaitu sebesar 59,3%
dengan nilai penjualan sebesar Rp 501,9 miliar di tahun
2008. Peningkatan penjualan bersih terjadi karena usaha
Perseroan untuk mengembangkan Divisi Alat Kesehatan
yang sekarang ini difokuskan kepada anak perusahaan
Perseroan, PT Enseval Medika Prima. Di tahun 2008,
Enseval juga mulai menyediakan jasa pemasaran untuk
alat-alat kesehatan dan juga mulai bergerak di bidang
penyediaan mesin hemodialisa dan peralatan mesin
hemodialisa.
Net Sales from Medical Devices Division
Net Sales from Medical Devices recorded a robust
sales growth of 59.3% arriving at the net sales figure of
Rp 501.9 billion in 2008, reflecting the Company’s
innovative efforts to develop the Medical Devices
Division, which now is operated under subsidiary
PT Enseval Medika Prima. In 2008, the Company’s efforts
included introducing marketing services for medical
devices, supplying hemodialysis machines and related
consumable products.
Untuk alat-alat kesehatan, Perseroan melakukan impor
dari prinsipal-prinsipal yang bereputasi International,
seperti 3M, Biomeriuex, Becton Dickinson, Biodynamics
dan masih banyak lagi.
The Company continuously provides medical devices
from principals with international reputation such as 3M,
Biomeriuex, Becton Dickinson, Biodynamics and many
more.
Penjualan Bersih Divisi Obat Bebas
Penjualan bersih dari Divisi Obat Bebas mengalami
penurunan sebesar 6,5% dan memberikan kontribusi
sebesar 19,8% di tahun 2008. Penurunan terjadi karena
pertumbuhan industri yang relatif melambat dari kategori
minuman energi yang juga di sertai dengan adanya
kompetisi yang tinggi di segmen ini.
Net Sales from Non Prescription Pharmaceutical
Division
Net Sales from this division declined by 6.5% and
accounted for 19.8% of Net Sales in 2008. The decline
in this category is due to the slowing down of industry
growth from the Energy Drink category. Intense
competition in this segment also gave an adverse impact
to product performance.
Penjualan Bersih Divisi Bahan Baku
Penjualan bersih dari Divisi Bahan Baku meningkat 39,8%
menjadi Rp 564,5 miliar pada tahun 2008 dari Rp 403,9
miliar pada tahun 2007. Peningkatan penjualan Divisi
Bahan Baku Perseroan didorong oleh strategi pemasaran
yang agresif yang diterapkan untuk segmen bisnis ini.
Sejak bulan Oktober 2008, divisi ini beroperasi di bawah
anak perusahaan Perseroan yaitu PT Global Chemindo
Megatrading. Saat ini PT Global Chemindo Megatrading
melakukan penjualan bukan hanya ke grup internal tetapi
juga ke pihak luar. Divisi Bahan Baku melakukan impor
dari berbagai negara seperti: Cina, Korea, Jepang, India
dan Belanda.
Net Sales from the Raw Material Division
Net Sales increased 39.8% to Rp 564.5 billion in 2008 from
Rp 403.9 billion in 2007. This resilient growth was driven
by an aggressive marketing strategy implemented for
this business segment. Since October 2008, this division
has operated under PT Global Chemindo Megatrading,
a subsidiary of Enseval. Currently PT Global Chemindo
Megatrading supplies raw materials not only to its
internal customers but to other companies as well. This
division imports raw material from various countries such
as China, Korea, Japan, India and the Netherlands.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
43
44
Penjualan Bersih Obat Hewan dan Ternak
Meskipun kontribusinya kurang dari 0,5% dari penjualan,
Divisi Obat Hewan dan Ternak mengalami pertumbuhan
yang tinggi sebesar 69,9% dari Rp 9,5 miliar pada
tahun 2007 menjadi Rp 16,1 miliar pada tahun 2008.
Peningkatan ini terjadi karena strategi penetrasi pasar
yang agresif.
Net Sales from the Veterinary Division
Although only representing less than 0.5% of total
revenue, this division grew tremendously, with net sales
increasing by 69.9% from Rp 9.5 billion in 2007 to Rp 16.1
billion in 2008. The growth was driven by an aggressive
market penetration strategy.
Laba Kotor
Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp 923,2 miliar
pada tahun 2008 dibandingkan dengan Rp 791,5 miliar
pada tahun 2007, mengalami peningkatan sebesar 16,6%.
Dari segi prosentase laba kotor terhadap penjualan bersih
terjadi sedikit peningkatan dari 12,4% pada tahun 2007
menjadi 12,5% pada tahun 2008. Meskipun terjadi tren
penurunan marjin pada industri distribusi pada umumnya,
Perseroan tetap berhasil mempertahankan peningkatan
laba kotor dan persentasenya terhadap penjualan bersih
dengan mengoptimalkan produk dengan marjin laba
kotor yang tinggi.
Gross Profit
In line with robust growth in net sales, Enseval also posted
positive growth in Gross Profit in 2008, an increase of
16.6% from Rp 791.5 billion in 2007 to Rp 923.2 billion
in 2008. The Gross Profit Ratio to Net Sales increased
slightly from 12.4% in 2007 to 12.5% in 2008. Despite the
downward trend in gross profit margin for this industry,
the Company was still able to maintain its Gross Profit
and also its ratio to Net Sales by optimizing the sales
contribution of products with high gross profit margins.
Beban Usaha
Beban Usaha Perseroan secara keseluruhan mengalami
peningkatan sebesar 15,6% dari Rp 484,3 miliar di tahun
2007 menjadi Rp 560,1 miliar ditahun 2008. Beban Usaha
terdiri dari Biaya penjualan, Biaya Umum dan Adminitrasi.
Kenaikan Beban Usaha terjadi karena adanya usaha dari
Perseroan untuk meningkatkan prasarana yang ada
baik dari segi fasilitas pergudangan di cabang-cabang,
kendaraan maupun jumlah dan kesejahteraan karyawan
dan juga karena adanya dampak kenaikan bahan
transportasi. Meskipun terjadi kenaikan beban usaha,
perseroan juga telah berhasil meningkatkan penjualan
bersih sebesar 16,1% pada tahun 2008 seiring dengan
kenaikan Beban usaha tersebut di atas.
Operating Expenses
Overall, the Company’s operating expenses increased by
15.6% from Rp 484.3 billion in 2007 to Rp 560.1 billion
in 2008. Operating expenses consist of Sales Expenses,
General and Administrative Expenses. The increase
in Operating Expenses was partly due to a Company
expansion program to improve existing infrastructure of
warehouse facilities in branches and in the transportation
fleet. Increases in employees’ welfare and transportation
costs were also contributors to the increase in operating
expense. Despite the increase in operating expenses,
the Company posted an increase in Net Sales in line with
escalating Operating Expenses.
Laba Usaha
Laba Usaha tahun 2008 mencapai Rp 363,1 miliar,
meningkat 18,2% dari Rp 307,2 miliar pada tahun 2007.
Persentase laba usaha atas penjualan bersih sedikit
meningkat dari 4,8% pada tahun 2007 menjadi 4.9%
pada tahun 2008. Meskipun sempat terjadi kenaikan
biaya transportasi, Perseroan berhasil mengambil
langkah efisiensi biaya terbukti dengan menurunnya
persentase beban usaha terhadap penjualan bersih pada
tahun 2008 menjadi 7,58% dibandingkan dengan 7,61%
tahun 2007.
Operating Profit
In 2008 Operating Profit reached Rp 363.1 billion, an
increase of 18.2% from Rp 307.2 in 2007. The Operating
Profit Ratio to Net Sales improved slightly from 4.8% in
2007 to 4.9% in 2008. Although there were an increase
in transportation costs, Enseval initiated a cost saving
strategy; thus, the operating expense ratio to Net Sales
in 2008 slightly declined to 7.58% compared to 7.61%
in 2007.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Laba Bersih
Laba Bersih Perseroan meningkat sebesar 15,2% dari
Rp 231,6 miliar pada tahun 2007 menjadi Rp 266,9 miliar
pada tahun 2008.
Net Profit
Net profit increased 15.2% from Rp 231.6 billion in 2007
to Rp 266.9 billion in 2008.
Di tahun 2008 Perseroan berhasil mempertahankan
marjin laba bersih yaitu 3,6% terhadap penjualan bersih,
sama dengan tahun 2007. Pencapaian laba bersih juga
dibantu dengan adanya peningkatan penghasilan lainlain yang meningkat 6,5% dibandingkan dengan pada
tahun 2007.
The Net profit ratio to Net sales for 2008 was maintained
at 3.6%. The Net profit achievement was also due to the
6.5% increase in other income as compared to 2007.
Laba Perseroan juga meningkat dikarenakan nilai tukar
rupiah yg mengalami depresiasi dari Rp 9.419 menjadi
Rp 10.950 per USD 1 sehingga terjadi peningkatan
penempatan kas dan setara kas dalam Dolar AS.
The Company also gained profit from the weaker Rupiah
exchange rate of Rp 9,419 to Rp 10,950 per USD 1 in
which there was an increase in cash and cash equivalent
placements in US Dollar.
Neraca
BALANCE SHEETS
Aktiva
Total aktiva perseroan tumbuh sebesar 20% menjadi Rp
2.513,3 miliar pada akhir tahun 2008 dari Rp 2.094,4
miliar pada akhir tahun 2007.
Assets
The Company’s assets grew by 20.0% to Rp 2,513.3
billion in 2008 from Rp 2,094.4 in 2007.
Jumlah aktiva lancar meningkat sebesar 22.4% dari
Rp 1.770,4 miliar pada tahun 2007 menjadi Rp 2.167,8
miliar pada tahun 2008. Kontribusi terbesar adalah dari
peningkatan Kas dan setara kas di tahun 2008 menjadi
Rp 347,7 miliar dari Rp 133.9 miliar di tahun 2007. Hal
ini disebabkan oleh pengelolaan arus kas yang baik
dari Perseroan terutama dari pengelolaan kolektibilitas
piutang.
Current Assets grew by 22.4%, which is an increase from
Rp 1,770.4 billion in 2007 to 2,167.8 billion in 2008. A
major contributor to the rise was an increase in cash and
cash equivalent to Rp 347.7 billion at the end of 2008
from Rp 133.9 billion in 2007. This positive growth was
due to implementation of good cash management
practices to achieve optimal control over the Company’s
cash flows, and especially in receivables collection.
Seiring dengan naiknya penjualan bersih, piutang usaha
dari pihak ketiga juga meningkat sebesar 12,4% di
tahun 2008. Peningkatan di Persediaan Barang sebesar
11,1% juga menyumbang peningkatan di aktiva lancar.
Peningkatan penyediaan barang adalah sebagai usaha
dari Perseroan untuk memastikan ketersediaan produkproduk dari prinsipal.
In line with the increase in net sales, third party accounts
receivable also increased by 12.4% in 2008. Another
contributor included the 11.1% growth in inventory as
the Company wanted to ensure product availability to
optimize order fulfillment.
Perseroan juga mengalami peningkatan saldo aktiva
lancar lainnya seperti pajak yang dibayar dimuka dan
beban yang dibayar dimuka.
The Company’s other current assets such as prepaid taxes
and prepaid expenses also increased in 2008.
Aktiva tidak lancar mengalami peningkatan sebesar 6.6%
dari Rp 324,0 miliar pada tahun 2007 menjadi Rp 345,5
miliar pada tahun 2008.
Non current assets increased by 6.6% from Rp 324.0
billion in 2007 to Rp 345.5 billion in 2008.
Sedangkan untuk investasi aktiva tetap, Perseroan
mengalami pertumbuhan sebesar 22,5% sekitar Rp 84,9
miliar untuk perbaikan infrastuktur dari segi informasi
teknologi, fasilitas gudang, dan peremajaan armadaarmada transportasi dan juga kantor-kantor cabang.
Investment for fixed assets increased by 22.5% in
2008. Capital expenditure of Rp 84.9 billion was made
on building infrastructure in information technology,
warehouse facilities, renewal of transportation fleets, and
improving branch offices facilities.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
45
46
Kewajiban
Pada akhir tahun 2008, Perseroan mempunyai kewajiban
sebesar Rp 1.175,4 miliar meningkat sebesar Rp 208,4
miliar jika dibandingkan dengan tahun 2007 sebesar
Rp 966,9 miliar atau tumbuh sebesar 21,6%.
Liabilities
Total liabilities were at Rp 1,175.4 billion by the end of
2008, growing by 21.6% from 2007. This was an increase
of Rp 208.4 billion from Rp 966.9 billion in 2007.
Kewajiban lancar meningkat dari Rp 926,7 miliar pada
tahun 2007 menjadi Rp 1.137,4 miliar pada tahun 2008.
Hal ini terjadi karena adanya pertumbuhan hutang usaha
akibat kenaikan persediaan seperti dijelaskan di atas.
Dengan posisi kas dan setara yang kas yang sangat baik
dan juga rasio likuiditas yang cukup tinggi yaitu 1,9 pada
akhir tahun 2008, Perseroan tidak mempunyai kesulitan
dalam pembayaran baik hutang usaha maupun hutang
yang lain. Kewajiban tidak lancar menurun dari Rp 40,2
miliar pada tahun 2007 menjadi Rp 38,0 miliar pada
tahun 2008.
Current liabilities increased from Rp 926.7 billion in 2007
to Rp 1,1137.4 billion in 2008. The growth was mainly
attributable to an increase in accounts payable as result
of the growth of Inventories. With the strong cash and
cash equivalents position and the excellent liquidity ratio
(1.9 at end of 2008), the Company does not have concern
in meeting its obligation to repay trade accounts payable
as well as other accounts payable. Non-current liabilities
decreased from Rp 40.2 billion in 2007 to Rp 38.0 billion
in 2008.
Ekuitas
Perseroan mengalami peningkatan ekuitas dari
Rp 1.127,1 miliar pada tahun 2007 menjadi Rp 1.337,0
miliar pada tahun 2008 dengan pertumbuhan sebesar
18,6%. Dengan pembukuan laba bersih pada tahun 2008
dan dikurangi dividen tunai Rp 57 miliar yang dibayarkan
Perseroan pada tahun 2008, saldo laba Perseroan
meningkat menjadi Rp 1.223,0 miliar pada akhir tahun
2008.
Equity
The Company’s equity increased by 18.6% from
Rp 1,127.1 billion in 2007 to Rp 1,337.0 billion in 2008.
The increase consisted of net profit booked in 2008 and
the deduction of cash dividend payment of Rp 57 billion,
which was paid in 2008. The Company’s retained earnings
increased to Rp 1,223.0 billion at end of 2008.
Dividen
Pada tanggal 6 Agustus 2008, Perseroan mendistribusikan
dividen tunai dengan nilai Rp 57 miliar atau Rp 25
per saham atas Laba Bersih sebesar Rp 231,6 miliar
untuk tahun buku 2007. Di tahun 2007, Perseroan juga
melakukan pembayaran dividen tunai dengan nilai yang
sama yaitu Rp 57 miliar atau Rp 25 per saham atas laba
bersih tahun 2006 sebesar Rp 209,2 miliar.
Dividends
On August 6, 2008, Enseval distributed cash
dividends amounting to Rp 57 billion or Rp 25 per
share for the fiscal year of 2007 with a net income
of Rp Rp 231.6 billion. In 2007, the Company also
distributed cash dividends with the same amount of
Rp 25 per share from a net profit of Rp 209.2 billion.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
PT Enseval Putera Megatrading Tbk
dan Anak Perusahaan
PT Enseval Putera Megatrading Tbk
and Subsidiaries
Laporan keuangan konsolidasi
beserta laporan auditor independen
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
Consolidated financial statements
with independent auditor’s report
years ended December 31, 2008 and 2007
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
47
48
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
49
50
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED BALANCE SHEETS
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
NERACA KONSOLIDASI
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2008
Catatan/
Notes
2007
AKTIVA
ASSETS
AKTIVA LANCAR
Kas dan setara kas
Piutang usaha
Pihak yang mempunyai
hubungan istimewa
Pihak ketiga, setelah
dikurangi penyisihan
piutang ragu-ragu sejumlah
Rp3.847.032.112 pada
tahun 2008 dan
Rp1.833.233.116 pada
tahun 2007
Piutang lain-lain
Persediaan, setelah dikurangi
penyisihan persediaan usang
sejumlah Rp14.303.846.659
pada tahun 2008 dan
Rp2.500.000.000 pada
tahun 2007
Pajak dibayar di muka
Biaya dibayar di muka
Aktiva lancar lainnya
Jumlah aktiva lancar
AKTIVA TIDAK LANCAR
Piutang hubungan istimewa
Aktiva pajak tangguhan
Aset tetap, setelah dikurangi
akumulasi penyusutan sejumlah
Rp206.453.725.297 pada
tahun 2008 dan
Rp165.699.571.148 pada
tahun 2007
Aset tidak berwujud, setelah
dikurangi akumulasi amortisasi
sejumlah Rp11.843.084.847 pada
tahun 2008 dan
Rp6.971.653.182 pada
tahun 2007
Aktiva tidak lancar lainnya
Jumlah aktiva tidak lancar
JUMLAH AKTIVA
CURRENT ASSETS
347.731.566.277
2c,3,25,26
2d,2e,4,6,
16,25,26
43.871.161.917
748.046.547.759
53.224.148.343
922.278.487.892
5.719.899.635
13.006.490.789
33.961.286.047
133.938.332.566
46.418.813.387
2e,5,6
2f,7
2n,12
2g
2.167.839.588.659
Cash and cash equivalents
Trade receivables
Related parties
830.025.678.571
5.547.641.721
9.817.656.917
28.660.892.476
Third parties, net of allowance
for doubtful accounts
of Rp3,847,032,112
in 2008 and
Rp1,833,233,116
in 2007
Other receivables
Inventories, net of allowance
for inventory obsolescence
of Rp14,303,846,659
in 2008 and
Rp2,500,000,000
in 2007
Prepaid taxes
Prepaid expenses
Other current assets
1.770.392.652.755
Total current assets
665.725.796.726
50.257.840.391
10.436.323.527
18.911.286.967
2e,6
2n,12
290.486.615.629
2h,2i,
8,18
NON-CURRENT ASSETS
Due from related parties
Deferred tax assets
Property, plant and equipment, net of
accumulated depreciation of
Rp206,453,725,297
in 2008 and
Rp165,699,571,148
254.099.981.706
in 2007
2j
3,25,26
Intangible assets, net of accumulated
amortization of Rp11,843,084,847
in 2008 and
Rp6,971,653,182
15.240.357.109
in 2007
6.397.701.129
Other non-current assets
24.457.933.132
1.207.901.195
345.500.060.450
2.513.339.649.109
15
31.733.006.072
16.571.369.629
324.042.415.645
Total non-current assets
2.094.435.068.400
TOTAL ASSETS
The accompanying notes form an integral part of these consolidated
statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara
keseluruhan.
1
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
51
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED BALANCE SHEETS (continued)
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
NERACA KONSOLIDASI (lanjutan)
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2008
Catatan/
Notes
2007
LIABILITIES AND SHAREHOLDERS’
EQUITY
KEWAJIBAN DAN EKUITAS
KEWAJIBAN LANCAR
Hutang bank jangka pendek
Hutang usaha
41.565.345.804
Pihak yang mempunyai
hubungan istimewa
Pihak ketiga
Hutang lain-lain
Biaya masih harus dibayar
Hutang pajak
828.382.101.672
153.526.100.065
28.110.130.951
27.766.880.949
58.029.517.576
Jumlah kewajiban lancar
1.137.380.077.017
9,25
2e,6,10,
17,26
26
2k,11
2n,12
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans
Trade payables
648.244.198.716
188.944.933.336
7.018.103.324
13.813.696.734
68.714.508.686
Related parties
Third parties
Other payables
Accrued expenses
Taxes payable
926.735.440.796
Total current liabilities
KEWAJIBAN TIDAK LANCAR
Hutang hubungan istimewa
Kewajiban pajak tangguhan, bersih
Estimasi kewajiban imbalan kerja
karyawan
8.964.751.122
27.932.150
2e,6
2n,12
11.704.462.437
557.994.607
29.003.496.655
2m,22
27.935.891.203
NON-CURRENT LIABILITIES
Due to related parties
Deferred tax liabilities, net
Estimated liabilities for employees’
service entitlement benefits
Jumlah kewajiban tidak lancar
37.996.179.927
40.198.348.247
Total non-current liabilities
JUMLAH KEWAJIBAN
1.175.376.256.944
966.933.789.043
TOTAL LIABILITIES
GOODWILL NEGATIF
306.661.835
2b,23
350.891.886
NEGATIVE GOODWILL
HAK MINORITAS ATAS AKTIVA
BERSIH ANAK PERUSAHAAN
613.293.760
2b,24
1.774.676
MINORITY INTEREST IN NET
ASSETS OF SUBSIDIARIES
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp50
per saham
Modal dasar - 9.120.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor
penuh - 2.280.000.000 saham
114.000.000.000
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya
11.641.185.186
Belum ditentukan penggunaannya
1.211.402.251.384
1b,13
13
SHAREHOLDERS’ EQUITY
Shares capital - Rp50 par
value per share
Authorized - 9,120,000,000 shares
Issued and fully paid 114.000.000.000
2,280,000,000 shares
Retained earnings
9.324.684.616
Appropriated
1.003.823.928.179
Unappropriated
JUMLAH EKUITAS
1.337.043.436.570
1.127.148.612.795
TOTAL SHAREHOLDERS’
EQUITY
JUMLAH KEWAJIBAN DAN
EKUITAS
2.513.339.649.109
2.094.435.068.400
TOTAL LIABILITIES AND
SHAREHOLDERS’ EQUITY
The accompanying notes form an integral part of these consolidated
statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara
keseluruhan.
2
52
-
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF INCOME
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PENJUALAN BERSIH
BEBAN POKOK PENJUALAN
LABA KOTOR
2008
Catatan/
Notes
7.392.483.649.350
2e,2k,6,
15,16,25
6.367.356.637.887
6.469.323.123.232
2e,2k,6,
17,25
5.575.831.343.409
923.160.526.118
BEBAN USAHA
Penjualan
Umum dan administrasi
471.629.109.785
88.427.554.166
Jumlah beban usaha
560.056.663.951
LABA USAHA
363.103.862.167
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba selisih kurs, bersih
Penghasilan bunga
791.525.294.478
2k,2m,18,
22,25
OPERATING EXPENSES
Total operating expenses
14,15
307.183.838.744
INCOME FROM OPERATIONS
14.969.826.970
9.990.732.839
2e,2l,6,21
2e,6,19
6.593.852.562
10.811.351.467
3.096.215.706
(3.068.515.378)
(4.830.418.628)
2b
Penghasilan lain-lain, bersih
19.052.401.485
15
382.156.263.652
BEBAN (MANFAAT) PAJAK
PENGHASILAN
Tahun berjalan
Tangguhan
118.015.023.500
(2.869.979.794)
Beban pajak penghasilan, bersih
115.145.043.706
LABA BERSIH
GROSS PROFIT
484.341.455.734
2h,8
20
HAK MINORITAS ATAS LABA
BERSIH ANAK PERUSAHAAN
COST OF GOODS SOLD
Selling
General and administrative
2.822.060.979
(3.899.800.675)
LABA SEBELUM HAK MINORITAS
ATAS LABA BERSIH
ANAK PERUSAHAAN
NET SALES
410.761.776.092
73.579.679.642
Laba penjualan aset tetap
Beban bunga dan keuangan lainnya
Rugi penjualan investasi
jangka pendek
Rupa-rupa, bersih
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
PENGHASILAN
2007
2n,12
12
267.011.219.946
(92.040.338)
542.303.191
OTHER INCOME (CHARGES)
Gains on foreign exchange, net
Interest income
Gains on sales of property, plant
and equipment
Interest and other financing costs
Losses on sales of
short-term investments
Miscellaneous, net
17.883.167.210
Other income, net
325.067.005.954
INCOME BEFORE INCOME TAX
EXPENSE
98.255.473.600
(4.838.625.308)
INCOME TAX
EXPENSE (BENEFIT)
Current
Deferred
93.416.848.292
Income tax expense, net
231.650.157.662
INCOME BEFORE MINORITY
INTEREST IN NET EARNINGS
OF SUBSIDIARIES
116.396.171
2b,15
100.759
MINORITY INTEREST IN NET
EARNINGS OF SUBSIDIARIES
266.894.823.775
14,15
231.650.056.903
NET INCOME
135
BASIC EARNINGS PER SHARE
Income from operations
102
Net income
LABA PER SAHAM DASAR
Laba usaha
159
Laba bersih
117
2p,13,14
The accompanying notes form an integral part of these consolidated
statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara
keseluruhan.
3
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
53
54
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
-
13
114.000.000.000
-
-
114.000.000.000
-
-
-
-
-
-
-
11.600.000
-
-
13
13
13
(11.600.000)
114.000.000.000
4
11.641.185.186
-
2.316.500.570
-
9.324.684.616
2.091.640.254
-
-
7.233.044.362
1.337.043.436.570
266.894.823.775
-
(57.000.000.000)
1.127.148.612.795
231.650.056.903
11.600.000
(57.000.000.000)
952.486.955.892
Balance, December 31, 2008
Net income
Appropriation for general reserve
Cash dividends
Balance, December 31, 2007
Appropriation for general reserve
Net income
Unrealized gains on appreciation in market values
of the Company’s short-term investments
Cash dividends
Balance, January 1, 2007
The accompanying notes form an integral part of these consolidated statements.
1.211.402.251.384
266.894.823.775
(2.316.500.570)
(57.000.000.000)
1.003.823.928.179
(2.091.640.254)
231.650.056.903
(57.000.000.000)
831.265.511.530
Belum
Ditentukan
Penggunaannya/
Unappropriated
Jumlah
Ekuitas/
Total
Shareholders’
Equity
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk. AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Years Ended December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo Laba/
Retained Earnings
Telah
Ditentukan
Penggunaannya/
Appropriated
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
Saldo, 31 Desember 2008
Laba bersih
Dividen kas
Saldo laba yang telah ditentukan
penggunaannya untuk cadangan umum
Saldo, 31 Desember 2007
Saldo, 1 Januari 2007
Laba yang belum terealisasi atas
kenaikan nilai pasar dari
investasi jangka pendek
Perusahaan
Dividen kas
Saldo laba yang telah ditentukan
penggunaannya untuk cadangan umum
Laba bersih
Catatan/
Notes
Modal
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Issued and Fully
Paid Capital
Laba (Rugi) yang
Belum Terealisasi
atas Kenaikan
(Penurunan) Nilai
Pasar dari
Investasi Jangka
Pendek, Bersih/
Unrealized Gains
(Losses) on
Appreciation
(Decline) in
Market Values
of Short-term
Investments, Net
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language.
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan/
Notes
2008
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan
Pembayaran kas untuk pemasok
dan karyawan
Kas yang diperoleh dari operasi
Penerimaan pendapatan sewa
Pembayaran pajak
Pembayaran beban bunga dan
keuangan lainnya
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI
Penurunan piutang kepada pihak yang
mempunyai hubungan istimewa
Penerimaan pendapatan bunga
Penerimaan dari hasil penjualan
aset tetap
Pencairan investasi
jangka pendek
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
Years Ended December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
CASH FLOWS FROM OPERATING
ACTIVITIES
6.807.685.241.220
Cash received from customers
Cash payments to suppliers and
(6.707.542.051.261)
employees
7.312.710.549.786
(6.948.247.130.945)
364.463.418.841
1.350.572.073
(107.157.774.476)
100.143.189.959
3.652.174.157
(98.905.327.257)
(3.899.800.675)
254.756.415.763
21.296.682.545
9.556.237.319
3.870.805.863
2007
8
-
4.890.036.859
Net Cash Provided by Operating
Activities
CASH FLOWS FROM INVESTING
ACTIVITIES
Decrease in due from
1.857.435.409
related parties
11.497.241.185
Interest income received
Proceeds from sales of property,
3.970.443.549
plant and equipment
Withdrawal of
1.081.978.009
short-term investments
Acquisitions of property, plant
(69.300.698.449)
and equipment
Acquisitions of intangible assets
Perolehan aset tetap
Perolehan aset tidak berwujud
(84.886.031.294)
(357.843.250)
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Investasi
(50.520.148.817)
(50.893.600.297)
501.000.000
25.000.000.000
(57.000.000.000)
CASH FLOWS FROM FINANCING
ACTIVITIES
Advances from share
Proceeds from bank loans
(57.000.000.000)
Payments of cash dividends
Decrease in due to
(2.812.973.204)
related parties
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
Penerimaan setoran modal
Penerimaan hutang bank
Pembayaran dividen kas
Penurunan hutang kepada pihak yang
mempunyai hubungan istimewa
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan
8
-
Cash provided by operations
Rent income received
Payments of taxes
Payment of interest and
other financing cost
13
(2.739.711.315)
(34.238.711.315)
(59.812.973.204)
Net Cash Used in
Investing Activities
Net Cash Used in
Financing Activities
The accompanying notes form an integral part of these consolidated
statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara
keseluruhan.
5
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
55
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
(continued)
Years Ended December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI (lanjutan)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2008
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS
169.997.555.631
KAS DAN SETARA KAS
AWAL TAHUN
133.938.332.566
Pengaruh bersih atas perubahan
kurs pada kas dan setara kas
yang didenominasi dalam
mata uang asing
KAS DAN SETARA KAS
AKHIR TAHUN
Catatan/
Notes
NET INCREASE (DECREASE) IN
(105.816.536.642) CASH AND CASH EQUIVALENTS
235.342.383.530
3
133.938.332.566
Komposisi kas:
Kas dan deposito berjangka
Cerukan
347.731.566.277
(16.565.345.804)
Jumlah
331.166.220.473
3
9
133.938.332.566
-
Composition of cash:
Cash and time deposits
Overdraft
133.938.332.566
Total
The accompanying notes form an integral part of these consolidated
statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara
keseluruhan.
6
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT END OF YEAR
SUPPLEMENTAL CASH
FLOW INFORMATION
INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS
56
CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT BEGINNING OF YEAR
Net effect of changes in foreign
exchange rates on foreign currency
denominated cash and
4.412.485.678
cash equivalents
27.230.332.276
331.166.220.473
2007
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.
1.
UMUM
a.
GENERAL
a.
Pendirian Perusahaan
Establishment of the Company
PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
(“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta
Notaris Rukmasanti Hardjasatya, S.H., No. 64
tanggal 26 Oktober 1988. Akta pendirian ini
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
Republik Indonesia dalam surat keputusan
No.
C2-2743.HT.01.01.Th.89
tanggal
1 April 1989 dan telah diumumkan dalam
Tambahan No. 3251, Berita Negara Republik
Indonesia No. 48 tanggal 17 Juni 1994. Pada
tanggal 1 Desember 2003 terdapat perubahan
nilai nominal saham dari Rp250 per saham
menjadi Rp50 per saham berdasarkan Akta
Notaris Dr. Irawan Soerodjo, S.H., Msi No. 2.
Perubahan ini telah dilaporkan kepada
Departemen Kehakiman dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia sesuai dengan
surat
keputusan
No.
C-28304
HT.01.04.TH.2003 tanggal 3 Desember 2003
dan telah diumumkan dalam Tambahan
No. 228, Berita Negara Republik Indonesia
No. 23 tanggal 19 Maret 2004. Anggaran
Dasar Perusahaan mengalami beberapa kali
perubahan, terakhir dengan Akta Notaris
Dr. Irawan Soerodjo, S.H., Msi No. 240 tanggal
20 Juni 2008 mengenai penyesuaian dengan
Undang-undang
Perseroan
Terbatas
No. 40 tahun 2007. Perubahan ini telah
diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan
Hak
Asasi
Manusia
dalam
Surat
No.
AHU-70331.AH.01.02.Tahun
2008
tanggal 6 Oktober 2008. Pada tanggal
31 Desember 2008, perubahan anggaran
dasar tersebut belum diumumkan dalam Berita
Negara.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
(the “Company”) was established based on
Notarial Deed No. 64 of Rukmasanti
Hardjasatya, S.H., dated October 26, 1988.
The deed of establishment was approved by
the Ministry of Justice in its decision letter
No. C2-2743.HT.01.01.Th.89 dated April 1,
1989, and was published in Supplement
No. 3251, State Gazette No. 48 dated June
17, 1994. As of December 1, 2003, the
nominal value of shares has been changed
from Rp250 per share to Rp50 per share
which was covered by the Notarial Deed
No. 2 of Dr. Irawan Soerodjo, S.H., Msi. This
amendment has been reported to the Ministry
of Justice and Human Rights based on its
decision letter No. C-28304 HT.01.04.TH.
2003 dated December 3, 2003 and was
published in Supplement No. 228, State
Gazette No. 23 dated March 19, 2004. The
Company’s Articles of Association has been
amended several times, the last by Notarial
Deed No. 240 of Dr. Irawan Soerodjo, S.H.,
Msi, dated June 20, 2008 concerning the
adaptation with Corporate Law No. 40 Year
2007. The amendment has been received
and recorded by the Ministry of Law and
Human Rights in its Letter No. AHU-70331.
AH.01.02.Tahun 2008 dated October 6,
2008. As of December 31, 2008, the last
amendment has not yet been published in
the State Gazette.
Sesuai dengan anggaran dasarnya, ruang
lingkup kegiatan Perusahaan meliputi usaha
dalam bidang perdagangan, pengangkutan,
industri, perwakilan atau peragenan dan jasa
ekspedisi.
Saat
ini,
kegiatan
utama
Perusahaan adalah sebagai distributor dan
pemasok
produk
obat-obatan,
barang
konsumsi, kosmetik dan barang dagang
lainnya. Kegiatan usaha komersial Perusahaan
dimulai pada tahun 1993.
According to the Company’s articles of
association, the scope of activities of the
Company
comprises
of
trading,
transportation, industry, representative or
agency services and expediting services.
Currently, the Company is primarily engaged
in
the
distribution
and
supply
of
pharmaceutical
products,
consumer
products, cosmetics and other trading
products.
The
Company
started
its
commercial operations in 1993.
Perusahaan dan Anak perusahaan termasuk
dalam kelompok perusahaan Kalbe.
The Company and Subsidiaries are part of
Kalbe group of companies.
7
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
57
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.
1.
UMUM (lanjutan)
a.
b.
GENERAL (continued)
a.
Pendirian Perusahaan (lanjutan)
of
the
Company
Pemasok (prinsipal) utama Perusahaan dan Anak
perusahaan meliputi antara lain PT Kalbe Farma
Tbk., PT Sanghiang Perkasa, PT Bintang
Toedjoe, PT Finusolprima Farma International,
PT Hexpharm Jaya Laboratories dan PT Saka
Farma
Laboratories
(pihak-pihak
yang
mempunyai hubungan istimewa), dan PT L’Oreal
Indonesia, PT Eisai Indonesia, PT Mead-Johnson
Indonesia, PT Kara Santan Pertama dan
PT Beiersdorf Indonesia.
The main suppliers (principals) of the
Company and Subsidiaries include among
others, PT Kalbe Farma Tbk., PT Sanghiang
Perkasa,
PT
Bintang
Toedjoe,
PT
Finusolprima
Farma
International,
PT Hexpharm Jaya Laboratories and
PT Saka Farma Laboratories (related
parties), and PT L’Oreal Indonesia, PT Eisai
Indonesia, PT Mead-Johnson Indonesia,
PT Kara Santan Pertama and PT Beiersdorf
Indonesia.
Perusahaan berkedudukan di Jakarta dengan 40
cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kantor pusat Perusahaan beralamat di Jalan Pulo
Lentut No. 10, Kawasan Industri Pulogadung,
Jakarta Timur.
The Company is domiciled in Jakarta with 40
branches
throughout
Indonesia.
The Company’s head office is located at
Jalan Pulo Lentut No. 10, Pulogadung
Industrial Estate, East Jakarta.
Penawaran Umum Saham Perusahaan dan
Kegiatan Perusahaan Lainnya
b.
Ringkasan kegiatan Perusahaan (corporate
action) sejak tanggal penawaran umum perdana
saham
sampai
dengan
tanggal
31 Desember 2008 adalah sebagai berikut:
Kegiatan Perusahaan
Jumlah Saham/
Number Of Shares
Penawaran umum perdana dan
pencatatan seluruh saham
Perusahaan pada Bursa
Efek Indonesia (dahulu
Bursa Efek Jakarta)
Public Offering of the Company’s Shares
and Other Corporate Actions
Summary of the Company’s corporate actions
from the date of the initial public offering of its
shares up to December 31, 2008 is as
follows:
Tanggal/
Date
28 Juni 1994/
June 28, 1994
6 Juli 1995/
July 6, 1995
60.000.000
Pembagian saham bonus
Perubahan nilai nominal
saham dari Rp1.000 menjadi
Rp500 per saham (stock split)
Perubahan nilai nominal
saham dari Rp500 menjadi
Rp250 per saham (stock split)
Perubahan nilai nominal saham dari
Rp250 menjadi Rp50 per
saham (stock split)
54.000.000
1 Desember 2003/
1.824.000.000 December 1, 2003
Jumlah
2.280.000.000
29 September 1997/
114.000.000 September 29, 1997
13 September 1999/
228.000.000 September 13, 1999
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Nature of Corporate Action
Initial public offering and listing
of the Company’s shares in the
Indonesia Stock Exchange (formerly
Jakarta Stock Exchange)
Distribution of bonus shares
Change in the nominal value of
shares from Rp1,000 per share
to Rp500 per share (stock split)
Change in the nominal value of
shares from Rp500 per share
to Rp250 per share (stock split)
Change in the nominal value
of shares from Rp250 per share
to Rp50 per share (stock split)
Total
8
58
Establishment
(continued)
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.
1.
UMUM (lanjutan)
c.
GENERAL (continued)
serta
c. Boards of Commissioners and Directors,
and Employees
Pada tanggal 31 Desember 2008, susunan
dewan komisaris dan direksi Perusahaan
adalah sebagai berikut:
As of December 31, 2008, the members of the
Company’s boards of commissioners and
directors are as follows:
Dewan Komisaris
Karyawan
dan
Direksi,
Dewan Komisaris/Board of Commissioners
Dewan Direksi/Board of Directors
Herman Widjaja
- Presiden Komisaris/President Commissioner
Bernadette Ruth Irawati
Setiady
- Komisaris/Commissioner
Drs. Haji Soekaryo
- Komisaris/Commissioner
(Independen/Independent)
Vidjongtius
Justian Sumardi
Pada tanggal 31 Desember 2007, susunan
dewan komisaris dan direksi Perusahaan
adalah sebagai berikut:
As of December 31, 2007, the members of the
Company’s boards of commissioners and
directors are as follows:
Djamarwie
Lusy Andajani
Dewan Komisaris/Board of Commissioners
Drs. Haji Soekaryo
Dra. Nina Gunawan
Richard Husada
Ferdinand Aryanto
Jozef Darmawan
Angkasa
2.
- Presiden Direktur/President Director
- Wakil Presiden Direktur/Vice President
Director
- Direktur/Director
- Direktur/Director
Dewan Direksi/Board of Directors
- Presiden Komisaris/President Commissioner
(Independen/Independent)
- Komisaris/Commissioner
- Komisaris/Commissioner
(Independen/Independent)
- Komisaris/Commissioner
Vidjongtius
Ridwan Arifin
Djamarwie
Lusy Andajani
Bernadus Karmin
Winata
-
Presiden Direktur/President Director
Direktur/Director
Direktur/Director
Direktur/Director
- Direktur/Director
- Komisaris/Commissioner
Gaji dan tunjangan lainnya yang dibayarkan
kepada komisaris dan direksi Perusahaan
adalah sejumlah Rp5.733.960.095 dan
Rp7.914.620.913 masing-masing pada tahun
2008 dan 2007.
The salaries and other compensation benefits
paid to the Company’s commissioners and
directors totalling to Rp5,733,960,095 and
Rp7,914,620,913
in
2008
and
2007,
respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007,
Perusahaan
dan
Anak
perusahaan
mempunyai jumlah karyawan tetap masingmasing sebanyak 3.865 dan 3.906 orang
(tidak diaudit).
As of December 31, 2008 and 2007, the
Company and Subsidiaries have a total of
3,865 and 3,906 permanent employees,
respectively (unaudited).
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
Kebijakan akuntansi dan pelaporan yang
digunakan oleh Perusahaan dan Anak perusahaan
adalah sesuai dengan prinsip dan praktek
akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
Kebijakan akuntansi di bawah ini dipergunakan
secara konsisten dalam penyusunan laporan
keuangan konsolidasi untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan
2007.
SUMMARY
POLICIES
OF
SIGNIFICANT
ACCOUNTING
The accounting and reporting policies adopted by
the Company and Subsidiaries conform to
generally accepted accounting principles and
practices in Indonesia (“Indonesian GAAP”). The
following significant accounting principles were
applied consistently in the preparation of the
consolidated financial statements for the years
ended December 31, 2008 and 2007.
9
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
59
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
a.
b.
Dasar
Penyajian
Konsolidasi
Laporan
a.
Keuangan
ACCOUNTING
Basis of Preparation of the Consolidated
Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasi disajikan
sesuai dengan prinsip akuntansi dan praktek
yang berlaku umum di Indonesia, yang terdiri
dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK), peraturan serta Pedoman Penyajian
dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang
dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pasar
Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK)
untuk perusahaan publik.
The consolidated financial statements have
been prepared in accordance with Indonesian
GAAP, which comprise of the Statements of
Financial Accounting Standards (SFAS),
regulations and established Guidelines on
Financial
Statement
Presentation
and
Disclosures issued by the Capital Market and
Financial Institutions Supervisory Agency
(Bapepam-LK) for publicly-listed companies.
Laporan keuangan konsolidasi disusun
berdasarkan basis akrual, menggunakan
dasar akuntansi biaya perolehan, kecuali
untuk
investasi
jangka
pendek
yang
dinyatakan sebesar nilai realisasi bersih
(pasar) dan persediaan yang dinyatakan
sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya
perolehan dan nilai realisasi bersih.
The consolidated financial statements have
been prepared on the accrual basis, using the
historical cost basis of accounting, except for
short-term investments which are stated at net
realizable value (market) and inventories
which are stated at the lower of cost or net
realizable value.
Laporan arus kas konsolidasi disajikan
dengan menggunakan metode langsung, yang
menyajikan
informasi
penerimaan
dan
pengeluaran kas dan setara kas yang
diklasifikasikan menjadi aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan.
The consolidated statements of cash flows,
which have been prepared using the direct
method, presents receipts and disbursements
of cash and cash equivalents classified into
operating, investing and financing activities.
Mata uang pelaporan dan fungsional yang
digunakan oleh Perusahaan dan Anak
perusahaan adalah Rupiah.
The functional and reporting currency used by
the Company and Subsidiaries is Rupiah.
b.
Prinsip-prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasi meliputi
laporan keuangan Perusahaan dan Anak
perusahaan di bawah ini yang dimiliki
Perusahaan dengan kepemilikan lebih dari
50% baik secara langsung dan/atau tidak
langsung adalah sebagai berikut:
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Principles of Consolidation
The consolidated financial statements include
the financial statements of the Company and
the following Subsidiaries, in which the
Company owns, more than 50% directly
and/or indirectly are as follows:
10
60
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
b.
b.
Prinsip-prinsip Konsolidasi (lanjutan)
Nama Anak Perusahaan/
Name of Subsidiary
Domisili/
Domicile
PT Tri Sapta Jaya (TSJ)
Indonesia
PT Millenia Dharma Insani
(MDI)
Indonesia
PT Enseval Medika Prima
(EMP)
Indonesia
PT Global Chemindo
Megatrading (GCM)
Indonesia
PT Renalmed Tiara Utama
(RTU)
Indonesia
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
Principles of Consolidation (continued)
Mulai
Beroperasi
Secara
Komersial/
Commencement
of Commercial
Operations
Kegiatan Usaha/
Nature of Business
Activities
Distribusi produk
obat-obatan dan peralatan
kesehatan/
Distribution of pharmaceutical
products and medical
equipment
ACCOUNTING
Jumlah Aktiva
Sebelum Eliminasi
(dalam Jutaan)/
Total Assets
Before Elimination
(in Million)
Persentase (%)
Pemilikan/
Percentage (%)
of Ownership
2008
2007
2008
2007
1980
99,99
99,99
78.111
58.376
Apotik, perdagangan produk
farmasi dan klinik
pelayanan kesehatan/
Apotics, trading of
pharmaceutical products and
health care clinics.
2003
99,00
99,00
8.160
2.306
Distribusi
peralatan kesehatan/
Distribution of medical
equipments
2008
99,00
99,00
26.096
550
Penjualan bahan baku
obat-obatan/
Trading of raw materials for
pharmaceutical products
2008
99,00
99,00
68.778
550
Distribusi
perlengkapan kesehatan/
Distribution of medical
supplies
2008
94,99
-
11.393
-
Pada saat akuisisi, aktiva dan kewajiban Anak
perusahaan dinilai sebesar nilai wajarnya
pada tanggal akuisisi. Jika biaya perolehan
lebih rendah dari bagian Perusahaan atas nilai
wajar aktiva dan kewajiban yang dapat
diidentifikasi yang diakui pada tanggal
transaksi, maka nilai wajar aktiva non-moneter
yang diakuisisi harus diturunkan secara
proporsional, sampai seluruh selisih tersebut
dieliminasi. Sisa selisih lebih setelah
penurunan nilai wajar aktiva dan kewajiban
non-moneter tersebut diakui sebagai goodwill
negatif, dan diperlakukan sebagai pendapatan
ditangguhkan dan diamortisasi dengan
menggunakan garis lurus selama dua puluh
(20) tahun.
On acquisition, the assets and liabilities of
Subsidiary are valued at their fair values at the
date of acquisition. When the cost of
acquisition is less than the interest in the fair
values of the identifiable assets and liabilities
acquired as at the date of acquisition, the fair
values of the acquired non-monetary assets
are reduced proportionately until all the
excess is eliminated. The excess remaining
after reducing the fair values of non-monetary
assets acquired is recognized as negative
goodwill and treated as deferred revenue and
amortized on a straight-line method over
twenty (20) years.
Semua saldo akun dan transaksi yang
signifikan antar perusahaan yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.
All consolidated inter-company accounts and
transactions which significant have been
eliminated.
Bagian proporsional dari pemegang saham
minoritas atas aktiva bersih TSJ dan RTU
disajikan sebagai “Hak Minoritas atas Aktiva
Bersih Anak Perusahaan” pada neraca
konsolidasi.
The proportionate share of the minority
shareholder in the net assets of TSJ and RTU
are reflected as “Minority Interest in Net
Assets of Subsidiaries” in the consolidated
balance sheets.
11
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
61
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
c.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
Setara Kas
Deposito berjangka dan investasi jangka
pendek lainnya dengan jangka waktu tiga (3)
bulan atau kurang sejak tanggal penempatan
atau pembelian dan tidak digunakan sebagai
jaminan atas pinjaman dan kewajiban lainnya
diklasifikasikan sebagai “Setara Kas”.
d.
d.
Penyisihan Piutang Ragu-ragu
Transaksi
dengan
Pihak-pihak
Mempunyai Hubungan Istimewa
Allowance for Doubtful Accounts
The Company and Subsidiaries provide
allowance for doubtful accounts, if necessary,
based on the review of the status of the
individual receivable accounts at the end of
the year.
e.
yang
Transactions with Related Parties
Perusahaan
dan
Anak
perusahaan
mempunyai transaksi dengan pihak-pihak
yang
mempunyai
hubungan
istimewa
sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 7,
“Pengungkapan Pihak-pihak yang Mempunyai
Hubungan Istimewa”.
The Company and Subsidiaries have
transactions with entities, which are regarded
as having special relationship as defined
under SFAS No. 7, ”Related Party
Disclosures”.
Seluruh transaksi yang signifikan dengan
pihak-pihak yang mempunyai hubungan
istimewa, baik yang dilakukan dengan atau
tidak dengan persyaratan dan kondisi normal
sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga,
telah diungkapkan dalam catatan yang
bersangkutan.
All significant transactions with related parties,
whether or not conducted under terms and
conditions similar to those transacted with third
parties, are disclosed in the appropriate notes
herein.
12
62
Cash Equivalents
Time
deposits
and
other
short-term
investments with maturities of three (3)
months or less at the time of placement or
purchase and not pledged as collateral for
loans and other borrowings are classified as
”Cash Equivalents”.
Perusahaan
dan
Anak
perusahaan
membentuk penyisihan piutang ragu-ragu, jika
diperlukan, berdasarkan hasil penelaahan
terhadap keadaan akun piutang masingmasing pelanggan pada akhir tahun.
e.
ACCOUNTING
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
f.
g.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
f.
Persediaan
Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang
terendah antara biaya perolehan dan nilai
realisasi bersih (the lower of cost or net
realizable value). Biaya perolehan ditentukan
dengan
menggunakan
metode
masuk
pertama, keluar pertama (FIFO), kecuali GCM
yang menggunakan metode rata-rata untuk
menentukan harga perolehan persediaan
mereka. Nilai tercatat persediaan Anak
perusahaan tersebut adalah sekitar 0,56% dari
saldo persediaan konsolidasi pada tanggal
31 Desember 2008.
Inventories are stated at the lower of cost or
net realizable value. Cost is determined using
the first-in, first-out method (FIFO), except for
GCM that is using average method to
determine their inventory cost. The combined
carrying value of the inventories of this
Subsidiary accounted for about 0.56% of the
consolidated inventories balance as of
December 31, 2008.
Penyisihan untuk persediaan usang, jika
diperlukan, ditentukan berdasarkan hasil
penelaahan
terhadap
keadaan
fisik
persediaan pada akhir tahun.
Allowance for inventory obsolescence is
provided, if necessary, based on the review of
the physical conditions of the inventories at
the end of the year.
g.
Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka dibebankan pada
operasi sesuai masa manfaat biaya yang
bersangkutan dengan menggunakan metode
garis lurus (straight-line method).
h.
ACCOUNTING
Prepaid Expenses
Prepaid expenses are charged to operations
over the periods benefited using the straightline method.
h.
Aset Tetap
Property, Plant and Equipment
Sebelum tanggal 1 Januari 2008, aset tetap
dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan (kecuali tanah yang
tidak disusutkan).
Prior to January 1, 2008, property, plant and
equipment were stated at cost less
accumulated depreciation (except for land
that is not depreciated).
Efektif tanggal 1 Januari 2008, Perusahaan
menerapkan PSAK No. 16 (Revisi 2007), “Aset
Tetap”, yang menggantikan PSAK No. 16
(1994), “Aktiva Tetap dan Aktiva Lain-lain” dan
PSAK No. 17 (1994), ”Akuntansi Penyusutan”,
dimana Perusahaan telah memilih model
biaya
sebagai
kebijakan
akuntansi
pengukuran aset tetapnya. Penerapan PSAK
revisi ini tidak menimbulkan dampak yang
signifikan
terhadap
laporan
keuangan
Perusahaan.
Effective from January 1, 2008, the Company
has implemented SFAS No. 16 (Revised
2007), “Fixed Assets” which supersedes
SFAS No. 16 (1994), “Fixed Assets and
Other Assets” and SFAS No. 17 (1994),
“Accounting for Depreciation”, whereby the
Company has chosen to use the cost model
as the accounting policy for its property, plant
and equipment. The adoption of this revised
SFAS did not result in a significant effect in
the Company’s financial statement.
13
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
63
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
h.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
h.
Aset Tetap (lanjutan)
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan.
Biaya perolehan termasuk biaya penggantian
bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi,
jika memenuhi kriteria pengakuan. Sebaliknya,
pada saat inspeksi utama dilakukan, biaya itu
diakui ke dalam jumlah tercatat (carrying
amount) aset tetap sebagai penggantian jika
memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya
pemeliharaan dan perbaikan diakui dalam laba
rugi konsolidasi saat terjadinya. Kecuali untuk
kendaraan dan peralatan kantor TSJ yang
dihitung dengan metode saldo menurun
ganda, penyusutan pada umumnya dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus
(straight-line method) berdasarkan taksiran
masa manfaat ekonomis aset tetap yang
bersangkutan dengan rincian sebagai berikut:
ACCOUNTING
Property, Plant and Equipment (continued)
Property, plant and equipment are stated at
cost less accumulated depreciation. Such cost
includes the cost of replacing part of the
property, plant and equipment when that cost
is incurred, if the recognition criteria are met.
Likewise, when a major inspection is
performed, its cost is recognized in the
carrying amount of the property, plant and
equipment as a replacement if the recognition
criteria are satisfied. All other repairs and
maintenance costs are recognized in
consolidated profit or loss as incurred. Except
for TSJ’s transportation equipment and office
equipment which are computed using the
double-declining
balance
method,
depreciation is generally computed using the
straight-line method over the estimated useful
life of the assets as follows:
Tahun/Years
Bangunan dan prasarana
Kendaraan
Peralatan kantor
Peralatan kedokteran
Renovasi bangunan sewa
10 - 20
5-8
3-8
5
5-8
Hak atas tanah dinyatakan berdasarkan biaya
perolehan dan tidak disusutkan.
Landrights are stated at cost and is not
depreciated.
Nilai buku aset tetap TSJ adalah sekitar 2,66%
dan 2,98% dari nilai buku aset tetap
konsolidasi masing-masing pada tanggal
31 Desember 2008 dan 2007.
The net book value of property, plant and
equipment of the TSJ accounted for about
2.66% and 2.98% of the consolidated net
book value of property, plant and equipment
as of December 31, 2008 and 2007,
respectively.
Sesuai dengan PSAK No. 47, “Akuntansi
Tanah”, semua biaya yang terjadi sehubungan
dengan
perolehan
hak
atas
tanah
ditangguhkan dan disajikan secara terpisah
dari biaya perolehan tanah. Biaya tersebut,
yang meliputi, antara lain, biaya perizinan,
biaya survei dan pengukuran lokasi, biaya
notaris, dan pajak-pajak yang berhubungan
dengan perolehan tanah tersebut, diamortisasi
selama masa manfaat hak atas tanah yang
bersangkutan.
In accordance with the provisions of SFAS
No. 47, ”Accounting for Land”, all incidental
costs incurred in relation with the acquisitions
of landrights are deferred and presented
separately from the main acqusition cost of
the landrights. Such costs, which include,
among others, legal fees, area survey and
re-measurement fees, notary fees, and related
taxes, are amortized over the legal terms of
the landrights.
14
64
Buildings and improvements
Transportation equipment
Office equipment
Medical equipment
Leasehold improvements
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
h.
i.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
h.
Aset Tetap (lanjutan)
Carrying amount of property, plant and
equipment is derecognized upon disposal or
when no future economic benefits are
expected from its use or disposal. Any gain or
loss arising on derecognition of the asset
(calculated as the difference between the net
disposal proceeds and the carrying amount of
the asset) is included in consolidated profit or
loss in the year the asset is derecognized.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu,
umur manfaat dan metode penyusutan direview, dan jika sesuai dengan keadaan,
disesuaikan secara prospektif.
The asset’s residual values, useful life and
methods of depreciation are reviewed, and
adjusted prospectively if appropriate, at each
financial year end.
Nilai yang dapat diperoleh kembali atas aset
diestimasi apabila terdapat peristiwa atau
perubahan keadaan yang memberikan indikasi
bahwa nilai perolehan mungkin tidak
sepenuhnya dapat diperoleh kembali. Apabila
terjadi penurunan nilai aset, maka kerugian
atas penurunan nilai aset diakui pada laporan
laba rugi konsolidasi tahun berjalan.
The recoverable amount of an asset is
estimated whenever events or changes in
circumstances indicate that its carrying
amount may not be fully recoverable.
Impairment in asset value, if any, is
recognized as loss in the current year’s
consolidated statement of income.
i.
Aset Dalam Penyelesaian
Constructions in Progress
Constructions in progress (presented as part
of ”Property, Plant and Equipment” account in
the consolidated balance sheets) are stated at
cost. The accumulated costs will be
reclassified to the appropriate property, plant
and equipment account when the construction
is completed and the asset is ready for its
intended use.
j.
Aset Tidak Berwujud
Biaya perolehan perangkat lunak komputer
meliputi seluruh biaya yang dapat dikaitkan
langsung dalam mempersiapkan aset tersebut
hingga siap digunakan dan diamortisasi
selama 5 (lima) tahun dengan metode garis
lurus.
k.
Property, Plant and Equipment (continued)
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang
diharapkan
dari
penggunaan
atau
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset
(dihitung
sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset)
dimasukkan dalam laporan laba rugi
konsolidasi pada tahun aset tersebut
dihentikan pengakuannya.
Aset dalam penyelesaian (disajikan sebagai
bagian dari akun “Aset Tetap” pada neraca
konsolidasi)
dinyatakan
sebesar
biaya
perolehan. Akumulasi biaya perolehan akan
direklasifikasikan ke masing-masing akun aset
tetap yang bersangkutan pada saat aset
tersebut selesai dikerjakan dan siap untuk
digunakan.
j.
ACCOUNTING
Intangible Assets
The acquisition cost of computer software
includes all direct costs related to the
preparation of the asset for its intended use
and is amortized over 5 (five) years using the
straight-line method.
k.
Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan dari penjualan diakui pada saat
barang diserahkan dan hak kepemilikannya
berpindah kepada pelanggan. Seluruh beban
dan penghasilan (beban) lainnya diakui pada
saat terjadinya (accrual basis).
Revenue and Expense Recognition
Revenue from sales is recognized when the
goods are delivered and its ownership title has
passed to the customers. Expenses and all
other income (expense) are recognized when
these are incurred (accrual basis).
15
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
65
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
l.
l.
Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang
Asing
Foreign
Currency
Balances
ACCOUNTING
Transactions
and
Transaksi dalam mata uang asing dicatat
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat
transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca,
aktiva dan kewajiban moneter dalam mata
uang asing disesuaikan ke dalam Rupiah
untuk mencerminkan nilai kurs rata-rata antara
kurs jual dan kurs beli yang dipublikasikan
oleh Bank Indonesia pada hari terakhir
transaksi perbankan pada tahun tersebut dan
laba atau rugi selisih kurs yang terjadi
dikreditkan atau dibebankan pada operasi
tahun berjalan.
Transactions involving foreign currencies are
recorded at the rates of exchange prevailing at
the time the transactions are made. At
balance sheet date, monetary assets and
liabilities denominated in foreign currencies
are adjusted to Rupiah to reflect the average
of the selling and buying rates of exchange as
published by Bank Indonesia at the last
banking transactions date of the year, and any
resulting gains or losses are credited or
charged to current year operations.
Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007,
nilai kurs yang digunakan masing-masing
adalah Rp10.950 dan Rp9.419 per US$1.
As of December 31, 2008 and 2007, the
exchange rates used were Rp10,950 and
Rp9,419 to US$1, respectively.
Transaksi dalam mata uang asing lainnya
dianggap tidak signifikan.
Transactions in other foreign currencies are
considered not significant.
m. Pensions Plans and Employees’ Service
Entitlement Benefits
m. Dana Pensiun dan Imbalan Kerja Karyawan
Perusahaan dan Anak perusahaan mencatat
penyisihan untuk estimasi kewajiban imbalan
kerja karyawan menurut Undang-undang
Ketenagakerjaan
No.
13/2003
tanggal
25 Maret
2003.
Penyisihan
tersebut
diestimasikan
berdasarkan
perhitungan
aktuaria yang dilakukan oleh aktuaris
independen dengan menggunakan metode
”Projected Unit of Credit”. Laba atau kerugian
aktuaria diakui sebagai pendapatan atau
beban jika akumulasi laba atau kerugian
aktuaria melebihi 10% dari nilai kini kewajiban
imbalan pasti. Laba atau kerugian aktuaria
yang melebihi 10% tersebut diamortisasi
selama sisa rata-rata masa kerja karyawan
dengan menggunakan metode garis lurus.
Biaya jasa masa lalu diamortisasi selama sisa
masa kerja masing-masing karyawan. Selain
itu, biaya jasa masa kini dibebankan langsung
ke operasional tahun berjalan.
The Company and Subsidiaries recognize
provisions for the estimated liabilities for
employee service entitlement benefits in
accordance with Labor Law No. 13/2003
dated March 25, 2003. The provision is
estimated based on actuarial calculations
prepared by an independent firm of actuaries
using the “Projected Unit of Credit Method”.
Actuarial gains or losses are recognized as
income or expense when the cumulative
actuarial gains or losses exceed 10% of the
present value of defined benefit obligation.
The said actuarial gains or losses in excess of
the 10% threshold are amortized over the
expected average remaining service years of
the employees using the straight-line method.
Past service cost is amortized over the
remaining service years of each employee. On
the other hand, current service costs are
charged directly to the current year
operations.
16
66
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
ACCOUNTING
m. Dana Pensiun dan Imbalan Kerja Karyawan
(lanjutan)
m. Pensions Plans and Employees’ Service
Entitlement Benefits (continued)
Perusahaan dan Anak perusahaan, kecuali
RTU, menyelenggarakan program pensiun
manfaat pasti untuk seluruh karyawan
tetapnya. Pendanaan dilakukan seluruhnya
oleh Perusahaan dan Anak perusahaan yang
iurannya ditentukan berdasarkan penilaian
aktuaria, mencakup biaya jasa lalu dan jasa
kini.
The Company and Subsidiaries, except RTU,
have defined benefit pension plans covering
substantially all of their permanent employees.
Pension costs are funded by the Company
and Subsidiaries, and consist of actuarially
computed contributions covering past service
and current service costs.
n.
n.
Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan
Income Tax Expense (Benefits)
Pajak penghasilan badan dihitung untuk setiap
perusahaan sebagai badan hukum yang
berdiri sendiri.
Corporate income tax is determined for each
company as a separate legal entity.
Beban pajak tahun berjalan dibukukan
berdasarkan estimasi penghasilan kena pajak
untuk tahun berjalan. Aktiva dan kewajiban
pajak tangguhan diakui atas seluruh
perbedaan temporer antara pencatatan
komersial dan dasar pengenaan pajak aktiva
dan kewajiban pada setiap tanggal pelaporan
terutama yang timbul dari penyusutan, rugi
kurs dan penyisihan. Manfaat pajak di masa
yang akan datang, seperti saldo rugi fiskal
yang belum digunakan juga diakui apabila
besar kemungkinan manfaat pajak tersebut
dapat direalisasi.
Current tax expense is provided based on the
estimated taxable income for the year.
Deferred tax assets and liabilities are
recognized on all temporary differences
between the financial and tax bases of assets
and liabilities at each reporting date, which are
mainly attributable to depreciation, foreign
exchange losses and provisions. Future tax
benefits, such as the carry forward of unused
tax losses, are also recognized to the extent
that realization of such benefits is probable.
Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan
dihitung dengan menggunakan tarif pajak
yang berlaku atau secara substansial telah
berlaku pada tanggal neraca. Perubahan nilai
tercatat aktiva dan kewajiban pajak tangguhan
yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak
dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
langsung dibebankan atau dikreditkan ke
ekuitas.
Deferred tax assets and liabilities are
calculated at the tax rates that have been
enacted or substantively enacted at balance
sheet date. Changes in the carrying amount of
deferred tax assets and liabilities due to a
change in tax rates is charged to current year
operations, except to the extent that it relates
to items previously charged or credited to
equity.
Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan pada
entitas yang sama disalinghapuskan (off-set)
dan disajikan pada neraca konsolidasi sebagai
bagian dari aktiva atau kewajiban tergantung
pada jumlah bersih hasil saling hapus
tersebut. Penyisihan dan/atau penyesuaian
kembali dari seluruh perbedaan temporer
selama tahun berjalan diakui sebagai
penghasilan atau beban dan termasuk dalam
laba rugi bersih konsolidasi tahun berjalan.
Deferred tax asset and liabilities are offset on
a per entity basis and shown in the
consolidated balance sheets either as part of
assets or liabilities depending on the resulting
net amount. The related provisions for and/or
reversals of all temporary differences during
the year are recognized as income or expense
and included in the consolidated net income or
loss for the year.
17
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
67
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
n.
Beban
(Manfaat)
(lanjutan)
Pajak
SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
POLICIES (continued)
n.
Penghasilan
Penyesuaian atas kewajiban pajak dicatat
pada saat hasil pemeriksaan diterima atau
pada saat keberatan yang diajukan ditetapkan.
o.
p.
Amendments to tax obligations are recorded
when an assessment is received or, if
appealed, when the result of the appeal is
determined.
o.
Informasi Segmen
A segment is a distinguishable component of
the Company and Subsidiaries that is
engaged either in providing products or
services (business segment), or in providing
products or services within a particular
economic
environment
(geographical
segment).
Segmen usaha menghasilkan produk atau
jasa yang memiliki risiko dan imbalan yang
berbeda dengan risiko dan imbalan segmen
lain. Segmen geografis menghasilkan produk
atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomis
tertentu dan komponen tersebut memiliki risiko
dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan
imbalan pada komponen yang beroperasi
pada lingkungan ekonomi (wilayah) ekonomi
lain.
Business segments provide products or
services that are subject to risks and returns
that are different from those of other business
segments. Geographical segments provide
products or services within a particular
economic environment that is subject to risks
and returns that are different from those of
components operating in other economic
environments.
p.
Laba per Saham
q.
Penggunaan Estimasi
Use of Estimates
The preparation of the consolidated financial
statements in conformity with generally
accepted accounting principles requires
management to make estimations and
assumptions that affect the amounts reported
therein. Due to inherent uncertainty in making
estimates, actual results to be reported in
future periods may be based on amounts that
differ from those estimates.
18
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Earnings per Share
In accordance with SFAS No. 56, “Earnings
per Share”, basic income from operations per
share and net income per share are computed
by dividing income from operations and net
income, respectively, by the weighted-average
number of shares outstanding during the year
(of 2,280,000,000 shares for the years ended
December 31, 2008 and 2007).
Penyusunan laporan keuangan konsolidasi
sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku
umum mengharuskan manajemen untuk
membuat estimasi-estimasi dan asumsiasumsi yang mempengaruhi jumlah yang
dilaporkan. Sehubungan adanya unsur
ketidakpastian dalam pembuatan estimasi,
maka realisasi sebenarnya di masa yang akan
datang dapat berbeda dengan jumlah yang
diestimasi tersebut.
68
Segment Information
Segmen merupakan komponen Perusahaan
dan Anak perusahaan yang dapat dibedakan
dalam menghasilkan produk atau jasa
(segmen usaha), atau menghasilkan produk
dan jasa dalam suatu lingkungan ekonomi
tertentu (segmen geografis).
Sesuai dengan PSAK No. 56, “Laba per
Saham”, laba usaha per saham dan laba
bersih per saham dasar dihitung dengan
membagi masing-masing laba usaha dan laba
bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang
saham yang beredar pada tahun yang
bersangkutan (yaitu sejumlah 2.280.000.000
saham untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007).
q.
Income Tax Expense (Benefits) (continued)
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3.
3.
KAS DAN SETARA KAS
Kas dan setara kas terdiri dari:
Cash and cash equivalents consist of the
following:
2008
Kas
Rupiah
Dolar A.S.
Sub-jumlah
2007
5.420.022.808
230.989.029
12.397.216.896
58.303.610
5.651.011.837
12.455.520.506
Bank
Rekening Rupiah
PT Bank Danamon Indonesia Tbk. 31.071.381.991
PT Bank Central Asia Tbk.
6.196.818.826
PT Bank Permata Tbk.
3.838.205.008
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
2.244.880.007
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk.
2.173.789.889
PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur
1.801.972.891
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
1.525.671.740
Lain-lain (masing-masing di bawah
Rp1 miliar)
1.260.773.043
Rekening Dolar A.S.
PT Bank Central Asia Tbk.
PT Bank Permata Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Lain-lain (masing-masing di
bawah Rp1 miliar)
Rekening Yen
PT Bank Permata Tbk.
Rekening Euro
PT Bank Central Asia Tbk.
Sub-jumlah
CASH AND CASH EQUIVALENTS
39.651.047.867
11.769.676.906
22.608.749.273
1.965.810.631
203.292.761
4.257.258.442
2.515.364.234
474.720.386
Cash on hand
Rupiah
U.S. Dollar
Sub-total
Cash in banks
Rupiah accounts
PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
PT Bank Central Asia Tbk.
PT Bank Permata Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk.
PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
Others (each below Rp1 billion)
U.S. Dollar accounts
PT Bank Central Asia Tbk.
PT Bank Permata Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
10.070.080.338
5.355.341.358
199.437.387
755.169.983
1.628.691.698
2.075.185.354
1.911.933.889
183.909.693
156.665.853
157.038.574
Yen account
PT Bank Permata Tbk.
1.166.902.220
1.226.376.258
Euro account
PT Bank Central Asia Tbk.
68.973.854.440
89.472.292.060
Sub-total
Others (each below Rp1 billion)
19
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
69
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3.
3.
KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)
2008
Setara kas
Deposito berjangka - Rupiah
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk.
PT Bank Internasional
Indonesia Tbk.
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk.
PT Bank Permata Tbk.
PT Bank Tabungan Negara
(Persero)
PT Bank Bumiputera
Indonesia Tbk.
Deposito berjangka - Dolar A.S.
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
PT Bank Commonwealth
PT Bank OCBC Indonesia
PT Bank Permata Tbk.
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Internasional
Indonesia Tbk.
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk.
Deposito berjangka - Euro
PT Bank OCBC Indonesia
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
Sub-jumlah
Jumlah
2007
55.000.000.000
-
35.000.000.000
-
19.650.000.000
10.000.000.000
-
6.000.000.000
2.000.000.000
-
1.000.000.000
71.175.000.000
10.950.000.000
10.950.000.000
10.950.000.000
10.950.000.000
28.257.000.000
-
5.475.000.000
-
-
753.520.000
15.432.400.000
-
11.574.300.000
-
273.106.700.000
32.010.520.000
347.731.566.277
133.938.332.566
Cash equivalents
Time deposits - Rupiah
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk.
PT Bank Internasional
Indonesia Tbk.
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk.
PT Bank Permata Tbk.
PT Bank Tabungan Negara
(Persero)
PT Bank Bumiputera
Indonesia Tbk.
Time deposits - U.S. Dollar
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
PT Bank Commonwealth
PT Bank OCBC Indonesia
PT Bank Permata Tbk.
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Internasional
Indonesia Tbk.
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk.
Time deposits - Euro
PT Bank OCBC Indonesia
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
Sub-total
Total
Suku bunga tahunan untuk deposito berjangka
dalam Rupiah berkisar antara 11,00% sampai
dengan 13,00% pada tahun 2008 dan 7,50%
sampai dengan 9,25% pada tahun 2007,
sedangkan suku bunga tahunan untuk deposito
berjangka dalam Dolar A.S. berkisar antara 4,00%
sampai dengan 6,00% pada tahun 2008 dan
4,00% sampai dengan 5,25% pada tahun 2007,
dan suku bunga tahunan untuk deposito berjangka
dalam Euro berkisar antara 1,50% sampai dengan
2,50% pada tahun 2008.
Interest rates per annum on time deposits
denominated in Rupiah range from 11.00% to
13.00% in 2008 and 7.50% to 9.25% in 2007,
while interest rates per annum on time deposits
denominated in U.S. Dollar range from 4.00% to
6.00% in 2008 and 4.00% to 5.25% in 2007, and
interest rates per annum on time deposits
denominated in Euro range from 1.50% to 2.50%
in 2008.
Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, jumlah
deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya
sehubungan dengan fasilitas Letter Of Credit (L/C)
dan Bank Garansi yang diperoleh oleh Perusahaan
dan Anak perusahaan adalah masing-masing
sejumlah Rp626.316.163 dan Rp1.716.019.043,
dan dicatat sebagai bagian dari akun “Aktiva Tidak
Lancar Lainnya” pada neraca konsolidasi tahun
2008 dan 2007.
As of December 31, 2008 and 2007, the restricted
time deposits in relation to Letter Of Credit (L/C)
and Bank Guarantee facilities obtained by the
Company and Subsdiaries amounted to
Rp626,316,163
and
Rp1,716,019,043,
respectively, and were recorded as part of “Other
Non-current Assets” account in the 2008 and
2007 consolidated balance sheets.
20
70
CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4.
4.
PIUTANG USAHA, BERSIH
Akun ini merupakan piutang usaha dari:
TRADE RECEIVABLES, NET
This account represents trade receivables from:
2008
2007
Pihak yang mempunyai hubungan
istimewa (Catatan 6a)
PT Sanghiang Perkasa
PT Dankos Farma
PT Bintang Toedjoe
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Tata Nutrisana
PT Saka Farma Laboratories
PT Hexpharm Jaya Laboratories
17.048.547.200
10.352.933.878
9.136.108.592
4.940.899.242
1.575.803.851
462.243.300
354.625.854
15.852.554.503
10.331.862.259
8.670.640.199
4.167.504.084
1.188.727.926
1.695.559.684
4.511.964.732
Related parties
(Note 6a)
PT Sanghiang Perkasa
PT Dankos Farma
PT Bintang Toedjoe
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Tata Nutrisana
PT Saka Farma Laboratories
PT Hexpharm Jaya Laboratories
Jumlah Pihak yang Mempunyai
Hubungan Istimewa
43.871.161.917
46.418.813.387
Total Related Parties
Pihak ketiga
Penyisihan piutang ragu-ragu
751.893.579.871
(3.847.032.112)
667.559.029.842
(1.833.233.116)
Pihak Ketiga, Bersih
748.046.547.759
665.725.796.726
Third Parties, Net
Piutang Usaha, Bersih
791.917.709.676
712.144.610.113
Trade Receivables, Net
Analisa piutang usaha berdasarkan umur piutang
pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah
sebagai berikut:
Third parties
Allowance for doubtful accounts
Aging analysis of the trade receivables as of
December 31, 2008 and 2007 is as follows:
2008
Rupiah
Mata Uang Asing
(Setara dalam Rupiah)/
Foreign Currencies
(Equivalent in Rupiah)
Jumlah/
Total
Pihak yang mempunyai hubungan
istimewa
Belum jatuh tempo
Lewat jatuh tempo
1 - 30 hari
31 - 60 hari
Lebih dari 60 hari
2.700.000
39.958.471.157
39.961.171.157
46.980.000
-
2.276.344.509
10.862.400
1.575.803.851
2.276.344.509
57.842.400
1.575.803.851
Related parties
Not yet due
Overdue
1 - 30 days
31 - 60 days
Over 60 days
Jumlah Pihak yang Mempunyai
Hubungan Istimewa
49.680.000
43.821.481.917
43.871.161.917
Total Related Parties
Pihak ketiga
Belum jatuh tempo
Lewat jatuh tempo
1 - 30 hari
31 - 60 hari
Lebih dari 60 hari
544.464.543.247
17.906.759.498
562.371.302.745
150.405.746.440
13.040.655.789
8.240.684.801
11.784.530.032
3.000.036.314
3.050.623.750
162.190.276.472
16.040.692.103
11.291.308.551
Jumlah pihak ketiga
Penyisihan piutang ragu-ragu
716.151.630.277
(3.847.032.112)
35.741.949.594
-
751.893.579.871
(3.847.032.112)
Pihak Ketiga, Bersih
712.304.598.165
35.741.949.594
748.046.547.759
Third Parties, Net
Piutang Usaha, Bersih
712.354.278.165
79.563.431.511
791.917.709.676
Trade Receivables, Net
Third parties
Not yet due
Overdue
1 - 30 days
31 - 60 days
Over 60 days
Total third parties
Allowance for doubtful accounts
21
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
71
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4.
4.
PIUTANG USAHA, BERSIH (lanjutan)
TRADE RECEIVABLES, NET (continued)
2007
Mata Uang Asing
(Setara dalam Rupiah)/
Foreign Currencies
(Equivalent in Rupiah)
Rupiah
Pihak yang mempunyai hubungan
istimewa
Belum jatuh tempo
Lewat jatuh tempo
1 - 30 hari
31 - 60 hari
Jumlah Pihak yang Mempunyai
Hubungan Istimewa
1.188.727.926
36.435.730.982
37.624.458.908
-
8.780.400.607
13.953.872
8.780.400.607
13.953.872
Related parties
Not yet due
Overdue
1 - 30 days
31 - 60 days
1.188.727.926
45.230.085.461
46.418.813.387
Total Related Parties
Pihak ketiga
Belum jatuh tempo
Lewat jatuh tempo
1 - 30 hari
31 - 60 hari
Lebih dari 60 hari
452.602.674.327
12.358.415.761
464.961.090.088
162.390.664.744
12.093.672.214
10.389.304.615
12.273.799.381
3.504.660.651
1.945.838.149
174.664.464.125
15.598.332.865
12.335.142.764
Jumlah pihak ketiga
Penyisihan piutang ragu-ragu
637.476.315.900
(1.833.233.116)
30.082.713.942
-
667.559.029.842
(1.833.233.116)
Pihak Ketiga, Bersih
635.643.082.784
30.082.713.942
665.725.796.726
Third Parties, Net
Piutang Usaha, Bersih
636.831.810.710
75.312.799.403
712.144.610.113
Trade Receivables, Net
Perubahan penyisihan piutang ragu-ragu untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai
berikut:
Saldo awal
Penambahan penyisihan selama
tahun berjalan
Penghapusan selama tahun berjalan
1.833.233.116
Saldo akhir
3.847.032.112
1.966.559.561
2.743.314.146
(729.515.150)
102.795.070
(236.121.515)
1.833.233.116
Beginning balance
Additional provisions during
the year
Write-off during the year
Ending balance
Based on the review of the status of individual
receivable accounts at the end of year,
management has the opinion that the above
balance of allowance for doubtful accounts is
adequate to cover the possible losses that may
arise from the non-collections of accounts.
5.
PIUTANG LAIN-LAIN
Akun
ini
merupakan
piutang
karyawan
(Catatan 6d) dan piutang kepada para pemasok
atas beban promosi dan lainnya yang menjadi
tanggungan pemasok.
OTHER RECEIVABLES
This account represents loans to employee
(Note 6d) and receivables from suppliers for
promotion expenses and others to be borne by the
suppliers.
22
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Total third parties
Allowance for doubtful accounts
2007
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan akun
piutang masing-masing pelanggan pada akhir
tahun, manajemen berpendapat bahwa jumlah
penyisihan piutang ragu-ragu tersebut di atas
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas
tidak tertagihnya piutang usaha.
72
Third parties
Not yet due
Overdue
1 - 30 days
31 - 60 days
Over 60 days
The changes in the balances of allowance for
doubtful accounts for the years ended
December 31, 2008 and 2007, are as follows:
2008
5.
Jumlah/
Total
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6.
6.
SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAKPIHAK
YANG
MEMPUNYAI
HUBUNGAN
ISTIMEWA
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan
Anak perusahaan melakukan transaksi dengan
pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa,
terutama yang berhubungan dengan transaksi
penjualan, pembelian dan sewa. Rincian dari
transaksi-transaksi tersebut adalah sebagai
berikut:
BALANCES
AND
RELATED PARTIES
TRANSACTIONS
WITH
The Company and Subsidiaries, in their regular
conduct of business, engage in transactions with
related parties, principally consisting of sales,
purchases and rental transactions. The details of
these transactions are as follows:
a.
Perusahaan melakukan transaksi penjualan
dengan PT Dankos Farma (Dankos),
PT Hexpharm Jaya Laboratories (Hexpharm),
PT Saka Farma Laboratories (Saka),
PT Bintang Toedjoe (Bintang Toedjoe),
PT Sanghiang Perkasa (Sanghiang) dan
PT Kalbe Farma Tbk. (Kalbe), pemegang
saham mayoritas Perusahaan. Penjualan
bersih kepada pihak-pihak yang mempunyai
hubungan istimewa tersebut adalah sebesar
3,72% dan 3,07% dari jumlah penjualan bersih
konsolidasi masing-masing untuk tahun yang
berakhir
pada
tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007. Saldo piutang
yang timbul dari transaksi ini adalah sejumlah
Rp43.871.161.917 dan Rp46.418.813.387
masing-masing
pada
tanggal
31 Desember 2008 dan 2007, dan disajikan
sebagai akun “Piutang Usaha - Pihak yang
Mempunyai Hubungan Istimewa” pada neraca
konsolidasi (Catatan 4).
a.
The Company has sales transactions with
PT Dankos Farma (Dankos), PT Hexpharm
Jaya Laboratories (Hexpharm), PT Saka
Farma Laboratories (Saka), PT Bintang
Toedjoe (Bintang Toedjoe), PT Sanghiang
Perkasa (Sanghiang) and PT Kalbe Farma
Tbk. (Kalbe), the majority shareholder of the
Company. Net sales to these related parties
accounted for about 3.72% and 3.07% of the
consolidated total net sales for the years
ended December 31, 2008 and 2007,
respectively. The outstanding balances of the
related receivables arising from these
transactions totalled to Rp43,871,161,917 and
Rp46,418,813,387 as of December 31, 2008
and 2007, respectively, which are presented
as ”Trade Receivables - Related Parties”
account in the consolidated balance sheets
(Note 4).
b.
Perusahaan dan Anak perusahaan melakukan
transaksi
pembelian
dengan
Kalbe,
Sanghiang, Bintang Toedjoe, Hexpharm,
Saka, PT Tata Nutrisana dan PT Akurat Intan
Madya. Pembelian dari pihak-pihak yang
mempunyai hubungan istimewa tersebut
adalah sebesar 61,57% dan 71,79% dari
jumlah penjualan bersih konsolidasi masingmasing untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.
Saldo hutang yang timbul dari transaksi ini
adalah sejumlah Rp828.382.101.672 dan
Rp648.244.198.716
masing-masing
pada
tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, dan
disajikan sebagai bagian dari akun “Hutang
Usaha - Pihak yang Mempunyai Hubungan
Istimewa”
pada
neraca
konsolidasi
(Catatan 10).
b.
The Company and Subsidiaries have
purchase transactions with Kalbe, Sanghiang,
Bintang Toedjoe, Hexpharm, Saka, PT Tata
Nutrisana and PT Akurat Intan Madya.
Purchases from these related parties
accounted for about 61.57% and 71.79% of
the consolidated total net sales for the years
ended December 31, 2008 and 2007,
respectively. The outstanding balances of the
related
payables
arising
from
these
transactions totaled to Rp828,382,101,672
and
Rp648,244,198,716
as
of
December 31, 2008 and 2007, respectively,
which are presented as part of ”Trade
Payables - Related Parties” account in the
consolidated balance sheets (Note 10).
23
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
73
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6.
6.
SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAKPIHAK
YANG
MEMPUNYAI
HUBUNGAN
ISTIMEWA (lanjutan)
WITH
c.
Perusahaan dan Anak perusahaan membeli
polis asuransi dari PT Asuransi Mitra Maparya
dengan jumlah nilai pertanggungan sejumlah
Rp1.723.671.044.944,
EUR592.279
dan
US$29.970 pada tanggal 31 Desember 2008
dan Rp979.199.179.326, EUR592.279 dan
US$29.970 pada tanggal 31 Desember 2007.
Polis asuransi tersebut antara lain untuk
melindungi persediaan dan aset tetap dari
risiko kerugian kebakaran, banjir dan risiko
lainnya (Catatan 7 dan 8).
c.
The Company and Subsidiaries purchased
insurance policies from PT Asuransi Mitra
Maparya with combined total insurance
coverage amounting to Rp1,723,671,044,944,
EUR592,279
and
US$29,970
as
of
December 31, 2008 and Rp979,199,179,326
EUR592,279
and
US$29,970
as
of
December 31, 2007. The said insurance
policies covered inventories and property,
plant and equipment against risks of losses by
fire, flood and other risks (Notes 7 and 8).
d.
Perusahaan memberikan pinjaman kepada
karyawan dan pegawai dengan kriteria dan
syarat tertentu sesuai dengan jenjang
kepegawaian. Piutang kepada karyawan ini
dilunasi dengan cara pemotongan gaji, dan
disajikan sebagai bagian dari akun ”Piutang
Lain-lain” pada neraca konsolidasi (Catatan 5).
d.
The Company provides loans to officers and
employees subject to certain terms and
criteria, which are determined in accordance
with the officers and employees’ level. These
employee loans are collected through salary
deductions, and are presented as part of
”Other
Receivables”
account
in
the
consolidated balance sheets (Note 5).
Ringkasan transaksi-transaksi dengan pihak-pihak
yang mempunyai hubungan istimewa adalah
sebagai berikut:
The foregoing transactions with related parties are
as follows:
Transaksi Penjualan
Sales Transactions
Persentase terhadap Jumlah
Penjualan Bersih Konsolidasi/
Percentage to
Consolidated Total Net Sales
Jumlah/
Total
2008
Penjualan bahan baku
PT Sanghiang Perkasa
PT Dankos Farma
PT Bintang Toedjoe
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Hexpharm Jaya Laboratories
PT Saka Farma Laboratories
Jumlah
2007
2008 (%)
2007 (%)
92.202.960.725
71.310.725.690
61.820.403.397
36.988.521.737
7.008.953.603
6.097.519.691
62.775.100.216
28.337.915.486
41.781.558.766
34.487.606.844
21.269.836.276
6.591.635.656
1,25
0,96
0,84
0,50
0,09
0,08
0,99
0,45
0,66
0,54
0,33
0,10
Sales of raw materials
PT Sanghiang Perkasa
PT Dankos Farma
PT Bintang Toedjoe
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Hexpharm Jaya Laboratories
PT Saka Farma Laboratories
275.429.084.843
195.243.653.244
3,72
3,07
Total
24
74
BALANCES
AND
TRANSACTIONS
RELATED PARTIES (continued)
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6.
6.
SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAKPIHAK
YANG
MEMPUNYAI
HUBUNGAN
ISTIMEWA (lanjutan)
Transaksi Pembelian
BALANCES
AND
TRANSACTIONS
RELATED PARTIES (continued)
WITH
PurchaseTransactions
Persentase terhadap Jumlah
Penjualan Bersih Konsolidasi/
Percentage to
Consolidated Total Net Sales
Jumlah/
Total
2008
2007
Pembelian barang jadi
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Sanghiang Perkasa
PT Bintang Toedjoe
PT Hexpharm Jaya Laboratories
PT Saka Farma Laboratories
PT Tata Nutrisana
Lain-lain
2008 (%)
2.018.117.140.491
1.732.487.940.259
555.603.904.455
178.531.710.777
63.725.227.407
2.510.086.907
-
2.066.925.477.475
1.461.338.030.076
806.265.376.796
198.922.737.787
33.485.659.459
4.435.482.302
27,30
23,44
7,52
2,42
0,86
0,03
-
32,46
22,95
12,66
3,12
0,53
0,07
Purchases of finished goods
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Sanghiang Perkasa
PT Bintang Toedjoe
PT Hexpharm Jaya Laboratories
PT Saka Farma Laboratories
PT Tata Nutrisana
Others
Jumlah
4.550.976.010.296
4.571.372.763.895
61,57
71,79
Total
Rincian saldo yang timbul dari transaksi di luar
usaha pokok dengan pihak-pihak yang mempunyai
hubungan istimewa yang seluruhnya tidak
dikenakan bunga adalah sebagai berikut:
The details of balances of non-trade accounts with
related parties, which are all non-interest bearing
are as follow:
Persentase terhadap Jumlah
Aktiva Konsolidasi/
Percentage to
Consolidated Total Assets
Jumlah/
Total
2008
Aktiva Tidak Lancar
Piutang Hubungan Istimewa
PT Bintang Toedjoe
PT Saka Farma Laboratories
PT Sanghiang Perkasa
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Hexpharm Jaya Laboratories
Lain-lain (masing-masing di bawah
Rp1 miliar)
Jumlah
2007
5.038.903.099
2.615.495.430
2.563.739.167
-
2007 (%)
2008 (%)
2007 (%)
Non-current Assets
Due from Related Parties
PT Bintang Toedjoe
PT Saka Farma Laboratories
PT Sanghiang Perkasa
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Hexpharm Jaya Laboratories
2.080.224.093
20.356.224.192
8.281.183.820
0,20
0,10
0,10
-
0,10
0,97
0,40
218.185.831
1.015.373.967
0,01
0,05
10.436.323.527
31.733.006.072
0,41
1,52
Total
Non-current Liabilities
Due to Related Parties
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Bintang Toedjoe
Persentase terhadap Jumlah
Kewajiban Konsolidasi/
Percentage to
Consolidated Total Liabilities
Jumlah/
Total
2008
Others (each below Rp1 billion)
2007
2008 (%)
2007 (%)
Kewajiban Tidak Lancar
Hutang Hubungan Istimewa
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Bintang Toedjoe
Lain-lain (masing-masing di bawah
Rp1 miliar)
8.937.107.152
-
11.059.010.752
637.334.467
0,76
-
1,14
0,07
27.643.970
8.117.218
0,00
-
Jumlah
8.964.751.122
11.704.462.437
0,76
1,21
Others (each below Rp1 billion)
Total
25
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
75
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6.
6.
SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAKPIHAK
YANG
MEMPUNYAI
HUBUNGAN
ISTIMEWA (lanjutan)
BALANCES
AND
TRANSACTIONS
RELATED PARTIES (continued)
Piutang hubungan istimewa merupakan piutang
yang tidak dikenakan bunga dari pemasok yaitu
pihak yang mempunyai hubungan istimewa atas
beban promosi, klaim pembeli, potongan penjualan
dan lainnya yang menjadi tanggungan pihak
pemasok. Hutang hubungan istimewa merupakan
hutang yang timbul dari beban-beban Perusahaan
yang telah dibayarkan oleh pihak yang mempunyai
hubungan istimewa tanpa jadwal pengembalian
yang pasti dan tidak dikenakan bunga.
Due from related parties represents non-interest
bearing receivables from related party suppliers for
promotion expense, customer’s claims, sales
discount and others to be borne by the suppliers.
Due to related parties represents payables arising
from the Company’s expenses which were paid by
related parties without predetermined prepayment
schedule and non-interest bearing.
Rincian sifat hubungan istimewa dan jenis
transaksi
antara
Perusahaan
dan
Anak
perusahaan dengan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa adalah sebagai berikut:
Summary of the nature of relationships and
transactions
between
the
Company
and
Subsidiaries with each of the related parties
mentioned are as follows:
Pihak yang Mempunyai
Hubungan Istimewa/
Related Parties
PT Kalbe Farma Tbk.
Sifat Hubungan
Istimewa/
Nature of Relationships
Pemegang saham
Perusahaan/
Company’s Shareholder
PT Adimitra Transferindo
PT Akurat Intan Madya
PT Asuransi Mitra Maparya
PT Bintang Toedjoe
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
PT Dankos Farma
PT Hexpharm Jaya Laboratories
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
PT Saka Farma Laboratories
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
PT Sanghiang Perkasa
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
PT Tata Nutrisana
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
26
76
WITH
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Jenis Transaksi/
Type of Transactions
Penjualan bahan baku,
pembelian barang jadi,
transaksi sewa/
Sales of raw materials, purchases
of finished goods,
rental transaction
Registrasi saham/
Share registration
Pembelian barang jadi/
Purchases of finished goods
Perlindungan asuransi/
Insurance coverage
Penjualan bahan baku,
pembelian barang jadi, beban
iklan/promosi/
Sales of raw materials, purchases
of finished goods, advertising/
promotion expenses
Penjualan bahan baku/
Sales of raw materials
Penjualan bahan baku,
pembelian barang jadi dan jasa/
Sales of raw materials, purchases
of finished goods and services
Penjualan bahan baku,
pembelian barang jadi/
Sales of raw materials, purchases
of finished goods
Penjualan bahan baku,
pembelian barang jadi/
Sales of raw materials, purchases
of finished goods
Pembelian barang jadi/
Purchases of finished goods
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6.
6.
SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAKPIHAK
YANG
MEMPUNYAI
HUBUNGAN
ISTIMEWA (lanjutan)
Pihak yang Mempunyai
Hubungan Istimewa/
Related Parties
PT Vaya Tour
Rumah Sakit Mitra Keluarga
Sifat Hubungan
Istimewa/
Nature of Relationships
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
Perusahaan afiliasi/
Affiliated company
Pada tahun 2008, PT Vaya Tour bukan merupakan
perusahaan afiliasi.
7.
BALANCES
AND
TRANSACTIONS
RELATED PARTIES (continued)
WITH
Jenis Transaksi/
Type of Transactions
Penyediaan jasa perjalanan/
Travelling services
Penjualan barang jadi/
Sales of finished goods
In 2008, PT Vaya Tour is not affiliated company.
7.
PERSEDIAAN
Persediaan terdiri dari:
INVENTORIES
Inventories consists of:
2008
2007
Barang konsumsi
Obat dengan resep
Obat bebas
Bahan baku untuk dijual
Peralatan kedokteran
Obat hewan dan ternak
324.346.261.038
232.145.643.714
156.645.617.256
124.816.419.171
95.493.836.380
3.134.556.992
259.364.312.416
268.823.991.356
121.437.015.687
105.159.619.019
75.721.662.619
2.019.077.474
Jumlah
Penyisihan persediaan usang
936.582.334.551
(14.303.846.659)
832.525.678.571
(2.500.000.000)
Bersih
922.278.487.892
830.025.678.571
Mutasi penyisihan persediaan usang sebagai
berikut:
Consumer products
Prescription medicine
Non-prescription medicine
Raw materials for sale
Medical equipment
Veterinary products
Total
Allowance for inventory obsolescence
Net
The movement of allowance
obsolescence are as follows:
2008
for
inventory
2007
Saldo awal
Penambahan penyisihan selama tahun
berjalan (Catatan 18)
Penghapusan persediaan usang
2.500.000.000
1.119.500.000
15.652.409.780
(3.848.563.121)
9.283.531.856
(7.903.031.856)
Saldo akhir
14.303.846.659
2.500.000.000
Beginning balance
Additional provision during
the year (Note 18)
Write-off of obsolete inventories
Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan
yang ada cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian karena persediaan usang.
Management has the opinion that the allowance
for inventory obsolescence is adequate to cover
the possible losses that may arise from the
obsolete inventories.
Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko
kerugian kebakaran, banjir dan risiko lainnya
berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan
keseluruhan
nilai
pertanggungan
sejumlah
Rp1.383.769.174.176
pada
tanggal
31 Desember 2008, yang berdasarkan pendapat
manajemen adalah cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas persediaan yang
dipertanggungkan (Catatan 6c).
Inventories are covered by insurance against
losses by fire, flood and other risks under blanket
policies
with
a
combined
coverage
of
Rp1,383,769,174,176 as of December 31, 2008,
which, in management’s opinion, is adequate to
cover the possible losses that may arise from the
said insured risks (Note 6c).
27
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
77
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8.
8.
ASET TETAP
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:
Saldo Awal/
Beginning
Balance
Penambahan/
Additions
Biaya Perolehan
Hak atas tanah
Bangunan dan prasarana
Kendaraan
Peralatan kantor
Peralatan kedokteran
Renovasi bangunan sewa
55.957.533.034
92.713.342.877
137.591.691.721
94.562.542.440
20.988.731.318
7.553.204.698
9.517.986.350
566.942.695
18.825.669.398
30.275.294.920
9.501.634.723
2.195.923.735
Sub-jumlah
409.367.046.088
70.883.451.821
2008
The details of property, plant and equipment are as
follows:
Pengurangan/
Deductions
Reklasifikasi/
Reclasification
Saldo Akhir/
Ending Balance
2008
6.721.719.006
511.518.776
137.100.000
374.905.440
5.158.131.784
-
65.475.519.384
98.438.417.356
149.695.642.113
124.326.318.584
30.353.266.041
9.374.222.993
Cost
Landrights
Buildings and improvements
Transportation equipment
Office equipment
Medical equipment
Leasehold improvements
7.745.243.222
5.158.131.784
477.663.386.471
Sub-total
Aset dalam penyelesaian
10.432.506.766
14.002.579.473
-
Jumlah Biaya Perolehan
419.799.552.854
84.886.031.294
7.745.243.222
18.697.772.684
85.646.550.873
45.146.635.520
12.147.068.829
4.061.543.242
4.999.452.534
20.418.112.463
16.351.943.544
4.144.733.164
1.073.242.177
5.726.009.940
456.757.957
38.065.000
12.496.836
Jumlah Akumulasi Penyusutan
165.699.571.148
46.987.483.882
6.233.329.733
Nilai Buku
254.099.981.706
Akumulasi penyusutan
Bangunan dan prasarana
Kendaraan
Peralatan kantor
Peralatan kedokteran
Renovasi bangunan sewa
(5.158.131.784)
1.518.000
(1.518.000)
-
19.276.954.455
Construction in progress
496.940.340.926
Total Cost
23.697.225.218
100.340.171.396
61.040.303.107
16.253.736.993
5.122.288.583
Accumulated depreciation
Buildings and improvements
Transportation equipment
Office equipment
Medical equipment
Leasehold improvements
206.453.725.297
Total Accumulated Depreciation
290.486.615.629
Net Book Value
Saldo Akhir/
Ending Balance
2007
Saldo Awal/
Beginning
Balance
Penambahan/
Additions
Biaya Perolehan
Hak atas tanah
Bangunan dan prasarana
Kendaraan
Peralatan kantor
Peralatan kedokteran
Renovasi bangunan sewa
54.060.033.034
52.343.593.604
122.549.206.914
74.244.556.731
14.954.371.318
7.372.853.868
1.897.500.000
1.816.870.840
19.843.998.705
21.446.219.517
6.034.360.000
1.357.208.587
4.803.584.086
1.126.163.620
320.081.757
38.552.878.433
2.070.188
(2.070.188)
(856.776.000)
55.957.533.034
92.713.342.877
137.591.691.721
94.562.542.440
20.988.731.318
7.553.204.698
Cost
Landrights
Buildings and improvements
Transportation equipment
Office equipment
Medical equipment
Leasehold improvements
Sub-jumlah
325.524.615.469
52.396.157.649
6.249.829.463
37.696.102.433
409.367.046.088
Sub-total
Aset dalam penyelesaian
31.224.068.399
16.904.540.800
-
(37.696.102.433)
10.432.506.766
Construction in progress
Jumlah Biaya Perolehan
356.748.683.868
69.300.698.449
6.249.829.463
419.799.552.854
Total Cost
14.324.038.949
68.708.357.911
32.608.591.448
9.525.769.382
3.150.324.601
4.380.745.281
21.061.440.604
13.540.591.178
2.621.299.447
1.154.013.967
4.123.247.642
1.002.547.106
249.806.872
18.697.772.684
85.646.550.873
45.146.635.520
12.147.068.829
4.061.543.242
Accumulated depreciation
Buildings and improvements
Transportation equipment
Office equipment
Medical equipment
Leasehold improvements
Jumlah Akumulasi Penyusutan
128.317.082.291
42.758.090.477
5.375.601.620
165.699.571.148
Total Accumulated Depreciation
Nilai Buku
228.431.601.577
254.099.981.706
Net Book Value
2007
Akumulasi penyusutan
Bangunan dan prasarana
Kendaraan
Peralatan kantor
Peralatan kedokteran
Renovasi bangunan sewa
Pengurangan/
Deductions
28
78
PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Reklasifikasi/
Reclasification
(7.011.546)
7.011.546
-
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8.
8.
ASET TETAP (lanjutan)
PROPERTY,
(continued)
PLANT
AND
EQUIPMENT
Pada tanggal 31 Desember 2008, aset dalam
penyelesaian merupakan renovasi atas bangunan
dan prasarana Perusahaan dengan nilai kontrak
sejumlah
Rp19.433.000.000.
Pelaksanaan
pekerjaan
tersebut
diestimasikan
akan
diselesaikan secara keseluruhan pada bulan
Maret 2009. Pada tanggal 31 Desember 2008,
estimasi persentase penyelesaian dari aset dalam
penyelesaian (berdasarkan aspek keuangan)
adalah sebesar 99% dari nilai kontrak.
As of December 31, 2008, construction in progress
represents renovation of the Company’s buildings
and improvements, which has a total contract
value of Rp19,433,000,000. The project is
estimated to be completed in March 2009. As of
December 31, 2008, the estimated percentage of
completion of the said construction in progress (on
the basis of financial aspect) is approximately 99%
of the contract value.
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007
masing-masing
adalah
sejumlah
Rp46.987.483.882 dan Rp42.758.090.477, yang
dibebankan pada operasi sebagai bagian dari:
Depreciation expenses for the years ended
December 31, 2008 and 2007 amounted to
Rp46,987,483,882
and
Rp42,758,090,477,
respectively, which were charged to operations as
follows:
2008
2007
Beban penjualan (Catatan 18)
Beban umum dan administrasi
(Catatan 18)
Beban pokok penjualan
37.545.201.118
34.297.458.419
9.382.909.768
59.372.996
8.460.632.058
-
Selling expenses (Note 18)
General and administrative expenses
(Note 18)
Cost of goods sold
Jumlah
46.987.483.882
42.758.090.477
Total
Hak atas tanah Perusahaan dan Anak perusahaan
adalah dalam bentuk “Hak Guna Bangunan (HGB)”
dengan sisa masa manfaat yang berakhir berkisar
antara tahun 2010 sampai dengan tahun 2038.
Manajemen berpendapat bahwa masa hak atas
tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang
pada saat jatuh tempo.
The titles of ownership of the Company and
Subsidiaries on their respective landrights are all in
the form of “Building Usage Rights” (“Hak Guna
Bangunan” or “HGB”) with limited duration, which
have remaining terms to be expired ranging from
years 2010 until 2038. Management has the
opinion that the terms of the said landrights can be
renewed /extended upon expiration.
Pengurangan aset tetap juga termasuk penjualan
aset tetap selama tahun berjalan. Analisis atas
laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
Deductions in property, plant and equipment also
represent sales of assets during the year. An
analysis of gains from sales of property, plant and
equipment are as follows:
2008
2007
Harga jual
Nilai buku
3.870.805.863
1.048.744.884
3.970.443.549
874.227.843
Proceeds of sale
Net book value
Laba penjualan aset tetap
2.822.060.979
3.096.215.706
Gains on sales of property,
plant and equipment
29
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
79
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8.
9.
8.
ASET TETAP (lanjutan)
PLANT
AND
EQUIPMENT
Aset tetap di atas, kecuali hak atas tanah,
diasuransikan terhadap risiko kerugian kebakaran,
banjir dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket
polis
tertentu
dengan
keseluruhan
nilai
pertanggungan sejumlah Rp339.901.870.768,
EUR592.279 dan US$29.970 pada tanggal
31 Desember 2008, yang berdasarkan pendapat
manajemen adalah cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas aset tetap yang
dipertanggungkan (Catatan 6c).
Property, plant and equipment as shown in the
foregoing tables, except for landrights, are covered
by insurance against losses by fire, flood and other
risks under blanket policies with combined
insurance
coverage
amount
of
Rp339,901,870,768, EUR592,279 and US$29,970
as of December 31, 2008, which in management’s
opinion, are adequate to cover the possible losses
that may arise from the said insured property, plant
and equipment (Note 6c).
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat
seluruh aset tetap Perusahaan dan Anak
perusahaan dapat dipulihkan, sehingga tidak
diperlukan penurunan nilai atas aset tersebut.
Management has the opinion that the carrying
values of property, plant and equipment of the
Company and Subsidiaries are fully recoverable,
and hence, no write down for impairment in value
is necessary.
9.
HUTANG BANK JANGKA PENDEK
2008
Hutang bank
PT Bank Central Asia Tbk.
Cerukan
PT Bank Central Asia Tbk.
Jumlah
SHORT-TERM BANK LOANS
2007
25.000.000.000
-
16.565.345.804
-
Bank loan
PT Bank Central Asia Tbk.
Overdraft
PT Bank Central Asia Tbk.
41.565.345.804
-
Total
Hutang bank jangka pendek dari PT Bank Central
Asia Tbk. sebesar Rp25.000.000.000 dan cerukan
sebesar
Rp16.565.345.804
merupakan
penggunaan fasilitas kredit lokal yang terdiri dari
fasilitas cerukan dan pinjaman cicilan masingmasing sebesar Rp25 miliar yang jatuh tempo
pada tanggal 5 Maret 2009. Hutang bank
dikenakan bunga berkisar antara 11,5% sampai
dengan 14% per tahun, sedangkan cerukan
dikenakan bunga berkisar antara 12,5% sampai
dengan 14% per tahun. Pada tanggal 12 Maret
2009, perjanjian tersebut masih dalam proses
perpanjangan.
The short-term bank loans from PT Bank Central
Asia Tbk. amounting to Rp25,000,000,000 and
overdraft
amounting
to
Rp16,565,345,804
represent availments from local credit facilities
consisting of overdraft facility and installment loan
facility of Rp25 billion each which shall be due on
March 5, 2009. The short-term bank loans bears
interest at rates ranging from 11.5% to 14% per
annum, whereas the overdraft bears interest at
rates ranging from 12.5% to 14% per annum. As of
March 12, 2009, the agreement is still on the
process on being renewed.
Perusahaan menjamin bahwa seluruh harta
kekayaan Perusahaan tidak akan dijaminkan/
diagunkan kepada pihak lain manapun dan
Perusahaan
tidak
akan
memberikan
penanggungan atau penjaminan kepada pihak
manapun.
The Company guarantees that all asset will not be
secured/guaranted to other parties nor the
Company will give guarantee to other parties.
Dana hasil pinjaman jangka pendek ditujukan
untuk
memenuhi
kebutuhan
modal
kerja
Perusahaan.
Proceeds from short-term loans were used to fund
the Company’s working capital requirements.
30
80
PROPERTY,
(continued)
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9.
9.
HUTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)
SHORT-TERM BANK LOANS (continued)
Sehubungan dengan hutang bank tersebut di atas,
Perusahaan harus memelihara rasio keuangan
tertentu seperti rasio laba sebelum bunga,
penyusutan dan amortisasi terhadap bunga, rasio
lancar dan rasio kewajiban terhadap ekuitas. Pada
tanggal 31 Desember 2008, Perusahaan dapat
memenuhi semua rasio keuangan yang disebutkan
di atas.
In connection with the aforesaid bank loan, the
Company shall maintain certain financial ratios
such as Ratio of earning before interest,
depreciation and amortization to interest, current
ratio and ratio of total liability to total equity.
As of December 31, 2008, the Company complied
with all financial ratios mentioned above.
Selanjutnya,
Perusahaan
diwajibkan
untuk
mempertahankan PT Kalbe Farma Tbk. sebagai
pemegang saham dengan kepemilikan minimum
51% dan memberitahukan secara tertulis kepada
PT Bank Central Asia Tbk. bila Perusahaan
melakukan penyertaan dan/atau perluasan usaha
baru dengan nilai investasi lebih dari 5% dari hasil
penjualan Perusahaan.
Further, the Company shall maintain PT Kalbe
Farma Tbk. as its shareholder with ownership in
the Company minimum by 51% and notify PT Bank
Central Asia Tbk. in writing if the Company enters
into new investment and/or expansion with
investment value of more than 5% of the
Company’s net sales.
10. TRADE PAYABLES
10. HUTANG USAHA
2008
Pihak yang mempunyai hubungan
istimewa (Catatan 6b)
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Sanghiang Perkasa
PT Bintang Toedjoe
PT Hexpharm Jaya Laboratories
PT Saka Farma Laboratories
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp1 miliar)
Sub-jumlah
Pihak ketiga
Pemasok lokal
Pemasok luar negeri
Sub-jumlah
Jumlah
2007
Related parties
(Note 6b)
PT Kalbe Farma Tbk.
PT Sanghiang Perkasa
PT Bintang Toedjoe
PT Hexpharm Jaya Laboratories
PT Saka Farma Laboratories
377.938.735.368
337.220.433.086
68.383.346.342
35.064.696.004
9.645.972.803
231.398.610.801
269.402.453.625
114.559.786.093
26.226.930.645
6.562.115.376
128.918.069
94.302.176
Others (each below Rp1 billion)
828.382.101.672
648.244.198.716
Sub-total
117.581.977.486
35.944.122.579
170.865.588.262
18.079.345.074
153.526.100.065
188.944.933.336
981.908.201.737
837.189.132.052
Analisis umur hutang usaha berdasarkan tanggal
faktur adalah sebagai berikut:
Third parties
Local suppliers
Foreign suppliers
Sub-total
Total
The aging analysis of trade payables based on
invoice date are as follows:
2008
2007
Sampai dengan 1 bulan
> 1 - 3 bulan
> 3 - 6 bulan
> 6 bulan
956.561.158.790
25.347.042.947
-
826.494.910.793
10.439.373.892
254.847.367
Up to 1 month
> 1 - 3 months
> 3 - 6 months
> 6 months
Jumlah
981.908.201.737
837.189.132.052
Total
31
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
81
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. TRADE PAYABLES (continued)
10. HUTANG USAHA (lanjutan)
Rincian akun ini berdasarkan mata uang adalah
sebagai berikut:
The details of this account
denomination are as follows:
2008
currency
2007
Dalam Rupiah
Dalam Dolar A.S.
Mata uang asing lainnya
945.597.774.283
29.567.302.313
6.743.125.141
818.679.296.395
13.719.861.525
4.789.974.132
In Rupiah
In U.S. Dollar
Other foreign currency
Jumlah
981.908.201.737
837.189.132.052
Total
11. ACCRUED EXPENSES
11. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR
Rincian akun ini adalah sebagai berikut:
The details of this account are as follows:
2008
2007
Iklan dan promosi
Software license
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan
Lain-lain
15.028.317.294
5.798.890.050
131.552.831
6.808.120.774
13.323.075.965
342.113.830
148.506.939
Advertising and promotions
Software license
Salaries, wages and employees’ benefits
Others
Jumlah
27.766.880.949
13.813.696.734
Total
12. TAXATION
12. PERPAJAKAN
Hutang pajak terdiri dari:
Taxes payable consist of:
2008
2007
Pajak penghasilan:
Pasal 4 (2)
Pasal 21
Pasal 23
Pasal 25
Pasal 29
Pajak pertambahan nilai
342.146.208
2.639.499.469
176.344.107
6.912.115.454
14.348.498.114
33.610.914.224
2.436.353
2.535.438.455
84.476.992
6.563.916.309
8.130.534.773
51.397.705.804
Income taxes:
Article 4 (2)
Article 21
Article 23
Article 25
Article 29
Value added tax
Jumlah
58.029.517.576
68.714.508.686
Total
Pajak dibayar di muka terdiri dari:
Prepaid taxes consist of:
2008
2007
Lebih bayar pajak penghasilan badan:
Anak perusahaan
TSJ
Tahun 2006
Tagihan restitusi pajak
Pajak pertambahan nilai:
Anak perusahaan
446.989.086
350.000.000
453.862.451
-
4.922.910.549
5.093.779.270
Overpayment of corporate income tax:
Subsidiaries
TSJ
Year 2006
Claim for tax refund
Value added tax:
Subsidiaries
Jumlah
5.719.899.635
5.547.641.721
Total
32
82
by
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. TAXATION (continued)
12. PERPAJAKAN (lanjutan)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak
penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan
laba rugi konsolidasi, dengan taksiran penghasilan
kena pajak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007
adalah sebagai berikut:
Reconciliation between income before income tax
expense, as shown in the consolidated statements
of income, and the estimated taxable income for
the years ended December 31, 2008 and 2007 are
as follows:
2008
Laba sebelum beban pajak
penghasilan menurut laporan
laba rugi konsolidasi
Laba Anak perusahaan sebelum
beban pajak penghasilan
Amortisasi goodwill negatif
Laba Perusahaan sebelum
beban pajak penghasilan
Beda temporer:
Penyisihan persediaan usang
Aset tetap
Penyisihan piutang ragu-ragu
Estimasi kewajiban imbalan kerja
karyawan
Beda tetap:
Sumbangan
Beban sewa
Beban karyawan
Jamuan
Denda pajak
Penghasilan bunga yang pajaknya
bersifat final
Penghasilan sewa yang pajaknya
bersifat final
Lain-lain
Taksiran penghasilan kena pajak,
bersih - Perusahaan
382.156.263.652
2007
325.067.005.954
(5.404.466.802)
(44.230.051)
376.707.566.799
(920.536.410)
(44.230.051)
324.102.239.493
11.803.846.659
5.013.289.611
1.500.490.311
1.380.500.000
6.958.152.232
(133.326.445)
(1.125.398.299)
5.687.938.603
608.698.587
261.681.687
137.893.331
6.024.819
550.000
506.449.992
261.681.687
1.974.936
12.858.668
(91.850.382)
(9.740.402.168)
(10.589.550.101)
(1.350.572.073)
292.099.008
(1.346.710.272)
-
384.115.768.272
326.750.358.411
Perhitungan beban pajak penghasilan tahun
berjalan dan taksiran hutang pajak penghasilan
Perusahaan dan Anak perusahaan adalah sebagai
berikut:
Income before income tax expense
attributable to the Company
Temporary differences:
Allowance for inventory obsolescence
Property, plant and equipment
Allowance for doubtful accounts
Estimated liabilities for employees’
service entitlement benefits
Permanent differences:
Donations
Rent expenses
Employee’s benefits
Entertainment
Tax penalties
Interest income already subjected
to final tax
Rental income already subjected
to final tax
Others
Estimated taxable income, net Company
Calculation of the income tax expense for current
year and computation of the estimated income tax
payable of the Company and Subsidiaries are as
follows:
2008
Beban pajak penghasilan - tahun
berjalan
Perusahaan
Anak perusahaan
Income before income tax
expense per consolidated
statements of income
Income of Subsidiaries before
income tax expense
Amortization of negative goodwill
2007
115.217.230.400
2.797.793.100
98.007.607.400
247.866.200
Income tax expense - current
Company
Subsidiaries
Jumlah
Dikurangi pajak penghasilan
dibayar di muka
Perusahaan
Anak perusahaan
118.015.023.500
98.255.473.600
Total
103.158.271.020
508.254.366
89.923.456.569
201.482.258
Less prepayments of income taxes
Company
Subsidiaries
Jumlah
103.666.525.386
90.124.938.827
Total
33
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
83
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. TAXATION (continued)
12. PERPAJAKAN (lanjutan)
2008
2007
Taksiran hutang pajak penghasilan
Pasal 29
Perusahaan
Anak perusahaan
12.058.959.380
2.289.538.734
8.084.150.831
46.383.942
Estimated income tax payable
Article 29
Company
Subsidiaries
Jumlah
14.348.498.114
8.130.534.773
Total
Taksiran penghasilan kena pajak pada tahun 2008,
seperti yang disajikan di atas, adalah sesuai
dengan jumlah yang akan dilaporkan oleh
Perusahaan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan
Pajak Penghasilan kepada Kantor Pelayanan
Pajak.
The amount of estimated taxable income for 2008
as stated above conforms with the related amount
that will be reported by the Company in its Annual
Income Tax Returns submitted to the Tax Office.
Taksiran penghasilan kena pajak pada tahun 2007
seperti yang disajikan di atas adalah sesuai
dengan jumlah yang telah dilaporkan oleh
Perusahaan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan
Pajak Penghasilan kepada Kantor Pelayanan
Pajak pada tahun 2007.
The amount of estimated taxable income for 2007
as stated above conforms with the related amount
that was reported by the Company in its Annual
Income Tax Returns submitted to the Tax Office in
2007.
Rincian beban (manfaat) pajak
tangguhan adalah sebagai berikut:
The details of deferred income tax expense
(benefit) are as follows:
penghasilan
2008
Estimasi kewajiban imbalan
kerja karyawan
Penyisihan persediaan usang
Penyisihan piutang ragu-ragu
Aset tetap
Penyesuaian
Manfaat pajak penghasilan
tangguhan, bersih
Perusahaan
Manfaat pajak penghasilan
tangguhan, bersih
Anak perusahaan
Manfaat pajak penghasilan
tangguhan, bersih menurut
laporan laba rugi konsolidasi
2007
1.663.227.493
(2.825.961.665)
(283.460.922)
(89.967.038)
-
(1.706.381.581)
(414.150.000)
39.997.934
(2.087.445.547)
(627.824.617)
Estimated liabilities for employees’ service
entitlement benefits
Allowance for inventory obsolescence
Allowance for doubtful accounts
Property, plant and equipment
Adjustments
(1.536.162.132)
(4.795.803.811)
Deferred income tax benefit, net
Company
(1.333.817.662)
(42.821.497)
Deferred income tax benefit, net
Subsidiaries
(4.838.625.308)
Total deferred income tax
benefit, net per consolidated
statements of income
(2.869.979.794)
34
84
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. TAXATION (continued)
12. PERPAJAKAN (lanjutan)
Rekonsiliasi antara beban (manfaat) pajak
penghasilan yang dihitung dengan menggunakan
tarif pajak yang berlaku dari laba komersial
sebelum beban pajak penghasilan, dengan beban
(manfaat) pajak penghasilan seperti yang
tercantum dalam laporan laba rugi konsolidasi
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai
berikut:
Reconciliation between income tax expense
(benefit) calculated by applying the applicable tax
rates to the commercial income before income tax
expense and the total income tax expense (benefit)
as shown in the consolidated statements of income
for the years ended December 31, 2008 and 2007
are as follows:
2008
Laba sebelum beban pajak
penghasilan menurut laporan
laba rugi konsolidasi
Laba Anak perusahaan sebelum
beban pajak penghasilan
Amortisasi goodwill negatif
Laba Perusahaan sebelum
beban pajak penghasilan
Beban pajak penghasilan dengan tarif
yang berlaku
Pengaruh pajak atas beda tetap:
Sumbangan
Beban sewa
Beban karyawan
Jamuan
Denda pajak
Penghasilan bunga yang pajaknya
bersifat final
Penghasilan sewa yang pajaknya
bersifat final
Lain-lain
Dampak perubahan tarif pajak
Penyesuaian
Jumlah
Beban pajak penghasilan Anak perusahaan
Beban pajak penghasilan menurut
laporan laba rugi konsolidasi
382.156.263.652
2007
325.067.005.954
(5.404.466.802)
(44.230.051)
(920.536.410)
(44.230.051)
376.707.566.799
324.102.239.493
112.994.770.040
97.213.171.848
Income before income tax
expense per consolidated
statements of income
Income of Subsidiaries before
income tax expense
Amortization of negative goodwill
Income before income tax expense
attributable to the Company
(2.922.120.650)
(3.176.865.030)
(405.171.622)
87.629.702
(404.013.082)
-
Income tax expense based on
prevailing tax rates
Tax effect of permanent differences:
Donations
Rent expenses
Employee’s benefits
Entertainment
Tax penalties
Interest income already subjected
to final tax
Rental income already subjected
to final tax
Others
(627.824.617)
Impact of the changes in tax rate
Adjustments
182.609.576
78.504.506
41.367.999
1.807.446
165.000
151.934.998
78.504.506
592.481
3.857.600
(27.555.115)
3.621.506.211
113.681.068.208
93.211.803.589
Total
1.463.975.498
205.044.703
Income tax expense - Subsidiaries
115.145.043.706
93.416.848.292
Income tax expense per
consolidated statements of income
35
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
85
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. TAXATION (continued)
12. PERPAJAKAN (lanjutan)
Pengaruh pajak tangguhan atas beda temporer
antara laporan keuangan untuk tujuan komersial
dan pajak adalah sebagai berikut:
The deferred tax effects of significant temporary
differences between the financial and tax bases of
financial statement are as follows:
2008
Aset tetap
Penyisihan imbalan kerja
karyawan
Penyisihan persediaan barang usang
Penyisihan piutang ragu-ragu
Aktiva Pajak Tangguhan, Bersih
2007
7.070.099.226
6.980.132.187
6.628.040.014
3.575.961.665
833.430.857
8.291.267.507
750.000.000
549.969.935
Property, plant and equipment
Provision for employee
service entitlement benefits
Allowance for obsolete inventories
Allowance for doubtful accounts
18.107.531.762
16.571.369.629
Deferred Tax Assets, Net
Rincian aktiva dan kewajiban pajak tangguhan,
seperti yang disajikan dalam neraca konsolidasi
adalah sebagai berikut:
The details of deferred tax assets and liabilities,
as presented in the consolidated balance sheets,
are as follows:
2008
Aktiva pajak tangguhan, bersih
Perusahaan
2007
18.107.531.762
16.571.369.629
Deferred tax assets, net
Company
Anak perusahaan
EMP
MDI
TSJ
371.246.911
349.144.335
83.363.959
-
Subsidiaries
EMP
MDI
TSJ
Sub-jumlah
803.755.205
-
Sub-total
18.911.286.967
16.571.369.629
Total
Jumlah
Kewajiban pajak tangguhan, bersih
Anak perusahaan
GCM
RTU
TSJ
18.594.381
9.337.769
-
557.994.607
Deferred tax liabilities, net
Subsidiaries
GCM
RTU
TSJ
Jumlah
27.932.150
557.994.607
Total
Manajemen berpendapat bahwa aktiva pajak
tangguhan di atas dapat dipulihkan seluruhnya
dengan penghasilan kena pajak di masa yang
akan datang.
Management has the opinion that the above
deferred tax assets can be fully recovered through
future taxable income.
Untuk tujuan penyajian dalam neraca konsolidasi,
klasifikasi aktiva atau kewajiban pajak tangguhan
untuk setiap perbedaan temporer di atas
ditentukan berdasarkan posisi pajak tangguhan
bersih (aktiva maupun kewajiban) atas setiap
perusahaan.
For purposes of presentation in the consolidated
balance sheets, the asset or liability classification
of the deferred tax effect of each of the above
temporary differences is determined based on the
net deferred tax position (assets or liabilities) on a
per entity basis.
36
86
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. TAXATION (continued)
12. PERPAJAKAN (lanjutan)
Pada bulan September 2008, Undang-undang
No. 7 Tahun 1983 mengenai “Pajak Penghasilan”
diubah untuk keempat kalinya dengan Undangundang No. 36 Tahun 2008. Perubahan tersebut
juga mencakup perubahan tarif pajak penghasilan
badan dari sebelumnya menggunakan tarif pajak
bertingkat menjadi tarif tunggal yaitu 28% untuk
tahun fiskal 2009 dan 25% untuk tahun fiskal 2010
dan seterusnya. Perusahaan mencatat dampak
perubahan
tarif
pajak
tersebut
sebesar
Rp3.621.506.211 sebagai bagian dari beban pajak
pada tahun berjalan.
In September 2008, Law No. 7 Year 1983
regarding “Income Tax” has been revised for the
fourth time with Law No. 36 Year 2008. The
revised Law stipulates changes in corporate tax
rate from a progressive tax rate to a single rate of
28% for fiscal year 2009 and 25% for fiscal year
2010 onwards. The Company recorded the impact
of the changes in tax rates amounting to
Rp3,621,506,211 as part of tax expense in the
current year operations.
Pada tahun 2008, Perusahaan melakukan koreksi
atas Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Badan
untuk tahun pajak 2004, 2005 dan 2006
sehubungan dengan kebijakan sunset policy.
Jumlah pajak kurang bayar yang dilaporkan adalah
sejumlah Rp292.313.400 yang terdiri dari koreksi
SPT Tahun 2004, 2005 dan 2006 masing-masing
sejumlah Rp93.759.600, Rp55.721.400 dan
Rp142.832.400. Jumlah kurang bayar tersebut
telah dibayarkan dan dilaporkan kepada Kantor
Pajak pada bulan Desember 2008 serta
dibebankan pada operasi tahun berjalan dan
disajikan sebagai bagian dari “Penghasilan
(Beban) Lain-lain - Rupa-rupa, bersih” dalam
laporan laba rugi bersih konsolidasi.
In 2008, the Company made a revision to its
annual tax retun for fiscal years 2004, 2005 and
2006 in connection with the sunset policy. The tax
under
payment
declared
amounting
to
Rp292,313,400
consist
of
Rp93,759,600,
Rp55,721,400 and Rp142,832,400 for annual tax
returns for fiscal years 2004, 2005 and 2006,
respectively. Those amount were paid and
reported to the Tax Office in December 2008 and
were charged directly to current year operations
and reported as part of “Other Income (Charges) Miscellaneous, net” in the consolidated statements
of income.
13. SHARE CAPITAL
13. MODAL SAHAM
Rincian pemilikan saham Perusahaan adalah
sebagai berikut:
The details of the Company’s share ownerships
are as follows:
2008
Pemegang Saham
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Number of
Shares Issued
and Fully Paid
Persentase (%)
Pemilikan/
Percentage (%)
of Ownership
Jumlah/Amount
Shareholders
PT Kalbe Farma Tbk.
HSBC - Fund Services
Skandinaviska Enskilda Banken
Masyarakat (masing-masing dengan
pemilikan kurang dari 5%)
1.326.761.000
249.171.500
125.007.500
58,19
10,93
5,48
66.338.050.000
12.458.575.000
6.250.375.000
PT Kalbe Farma Tbk.
HSBC - Fund Services
Skandinaviska Enskilda Banken
579.060.000
25,40
28.953.000.000
Public (each below 5% ownership)
Jumlah
2.280.000.000
100,00
114.000.000.000
Total
37
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
87
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. SHARE CAPITAL (continued)
13. MODAL SAHAM (lanjutan)
2007
Pemegang Saham
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Number of
Shares Issued
and Fully Paid
Persentase (%)
Pemilikan/
Percentage (%)
of Ownership
Jumlah/Amount
Shareholders
PT Kalbe Farma Tbk.
HSBC - Fund Services
Masyarakat (masing-masing dengan
pemilikan kurang dari 5%)
1.326.761.000
277.143.250
58,19
12,16
66.338.050.000
13.857.162.500
PT Kalbe Farma Tbk.
HSBC - Fund Services
676.095.750
29,65
33.804.787.500
Public (each below 5% ownership)
Jumlah
2.280.000.000
100,00
114.000.000.000
Total
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
yang diselenggarakan masing-masing pada
tanggal 23 Mei 2008 dan 16 Mei 2007 yang
diaktakan dalam Akta Notaris Dr. Irawan Soerodjo,
S.H., Msi., No. 115 dan No. 192, para pemegang
saham memutuskan antara lain hal-hal sebagai
berikut:
Based on the Annual General Meetings of
Shareholders held on May 23, 2008 and May 16,
2007, which were covered by Notarial Deeds
No. 115 and No. 192 of Dr. Irawan Soerodjo, S.H.,
Msi., respectively, the shareholders approved the
following:
-
Pembagian dividen kas yang berasal dari
saldo laba sejumlah Rp 25 per saham atau
Rp57.000.000.000 pada tahun 2008 dan 2007;
dan
-
Distribution of cash dividends to be
appropriated
from
retained
earnings
amounting to Rp25 per share or a total of
Rp57,000,000,000 in 2008 and 2007; and
-
Penambahan cadangan umum atas saldo laba
yang
telah
ditentukan
penggunaannya
sebesar
Rp2.316.500.570
dan
Rp2.091.640.254 masing-masing pada tahun
2008 dan 2007.
-
Appropriations of retained earnings for general
reserve
purposes
amounting
to
Rp2,316,500,570 and Rp2,091,640,254 in
2008 and 2007, respectively.
Seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di
Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta).
All of the Company’s shares are listed in the
Indonesia Stock Exchange (formerly Jakarta Stock
Exchange).
Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, jumlah
saham Perusahaan yang dimiliki oleh direksi
Perusahaan adalah sebagai berikut:
As of December 31, 2008 and 2007, number of the
Company’s shares which are owned by members
of the Company’s board of directors is as follows:
Jumlah Saham/Number of shares
Pemegang Saham
2008
2007
Djamarwie
Ridwan Arifin
38.000
-
38.000
57.000
Djamarwie
Ridwan Arifin
Jumlah
38.000
95.000
Total
Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, tidak
terdapat
komisaris
yang
memiliki
saham
Perusahaan.
As of December 31, 2008 and 2007, there were
no commissioners who own shares of the
Company.
38
88
Shareholders
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. BASIC EARNINGS PER SHARE
14. LABA PER SAHAM DASAR
Rincian perhitungan laba per saham dasar adalah
sebagai berikut:
The details of basic earnings
computation are as follows:
per
share
2008
Jumlah/
Amount
Jumlah Rata-rata
Tertimbang Saham/
Weighted Average
Number of Shares
Laba per
Saham/
Earnings
per Share
Laba Usaha per Saham Dasar
363.103.862.167
2.280.000.000
159 Basic Income from Operations per Share
Laba Bersih per Saham Dasar
266.894.823.775
2.280.000.000
117
Basic Net Income per Share
2007
Jumlah/
Amount
Jumlah Rata-rata
Tertimbang Saham/
Weighted Average
Number of Shares
Laba per Saham/
Earnings
per Share
Laba Usaha per Saham Dasar
307.183.838.744
2.280.000.000
135 Basic Income from Operations per Share
Laba Bersih per Saham Dasar
231.650.056.903
2.280.000.000
102
Basic Net Income per Share
15. SEGMENT INFORMATION
15. INFORMASI SEGMEN
Sesuai dengan PSAK No. 5 (Revisi 2000), “Pelaporan
Segmen’’, informasi segmen berikut didasari oleh
informasi yang digunakan oleh manajemen dalam
mengevaluasi kinerja tiap segmen usaha dan
menentukan pengalokasian sumber daya.
In accordance with SFAS No. 5 (Revised 2000),
“Segment Reporting”, the following segment
information is reported based on the information
used by management in evaluating the
performance of each segment and in determining
the allocations of resources.
a.
a.
Informasi Segmen Primer
Perusahaan dan Anak perusahaan terutama
mengklasifikasikan aktivitas usaha mereka
menjadi tiga (3) segmen usaha utama, yaitu:
(a) obat-obatan, (b) barang konsumsi dan
(c) lainnya. Informasi mengenai segmen usaha
primer tersebut pada tanggal 31 Desember 2008
dan 2007, serta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007
adalah sebagai berikut:
Primary Segment Information
The Company and Subsidiaries primarily
classify their business activities into three (3)
main core business segments, namely:
(a) pharmaceutical, (b) consumer products
and (c) others. Information about these
primary
business
segments
as
of
December 31, 2008 and 2007 and for the
years ended December 31, 2008 and 2007,
are as follows:
39
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
89
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. SEGMENT INFORMATION (continued)
15. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
a.
a.
Informasi Segmen Primer (lanjutan)
Primary Segment Information (continued)
2008 (dalam jutaan Rupiah/in million Rupiah)
Obat-obatan/
Pharmaceutical
Barang
Konsumsi/
Consumer
Products
Lainnya/
Others
Penjualan bersih
Pihak eksternal
3.490.427
2.819.054
1.083.003
7.392.484
Net sales
External
Jumlah penjualan
bersih
3.490.427
2.819.054
1.083.003
7.392.484
Total net sales
435.034
277.556
210.571
923.161
Segment results
Hasil segmen
Beban yang tidak
dapat dialokasikan
(560.057)
Laba usaha
Penghasilan lain-lain,
bersih
Beban pajak
penghasilan, bersih
Hak minoritas atas
laba bersih
Anak perusahaan
Laba bersih
Unallocated segment expenses
363.104
Income from operations
19.052
Other income, net
(115.145)
Income tax expense, net
(116)
Minority interest in net earnings
of Subsidiaries
266.895
Net income
922.278
Segment assets
Aktiva yang tidak
dapat dialokasikan
1.591.062
Unallocated segment assets
Jumlah aktiva
2.513.340
Total assets
Kewajiban yang tidak
dapat dialokasikan
1.175.376
Unallocated segment liabilities
Jumlah kewajiban
1.175.376
Total liabilities
Penyusutan dan
amortisasi
51.859
Depreciation and amortization
Pengeluaran untuk
barang modal
84.886
Capital expenditures
Aktiva segmen
386.291
313.142
222.845
40
90
Jumlah/
Total
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. SEGMENT INFORMATION (continued)
15. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
a.
a.
Informasi Segmen Primer (lanjutan)
Primary Segment Information (continued)
2007 (dalam jutaan Rupiah/in million Rupiah)
Obat-obatan/
Pharmaceutical
Barang
Konsumsi/
Consumer
Products
Lainnya/
Others
Jumlah/
Total
Penjualan bersih
Pihak eksternal
3.202.196
2.436.568
728.593
6.367.357
Net sales
External
Jumlah penjualan
bersih
3.202.196
2.436.568
728.593
6.367.357
Total net sales
401.932
239.492
150.101
791.525
Segment results
Hasil segmen
Beban yang tidak
dapat dialokasikan
Unallocated segment expenses
Laba usaha
Penghasilan lain-lain,
bersih
Beban pajak
penghasilan, bersih
Hak minoritas atas
laba bersih
Anak perusahaan
307.184
Income from operations
17.883
Other income, net
-
Minority interest in net earnings
of Subsidiaries
Laba bersih
231.650
Net income
830.026
Segment assets
Aktiva yang tidak
dapat dialokasikan
1.264.409
Unallocated segment assets
Jumlah aktiva
2.094.435
Total assets
Kewajiban yang tidak
dapat dialokasikan
966.934
Unallocated segment liabilities
Jumlah kewajiban
966.934
Total liabilities
Penyusutan dan
amortisasi
46.161
Depreciation and amortization
Pengeluaran untuk
barang modal
69.301
Capital expenditures
Aktiva segmen
b.
(484.341)
(93.417)
389.662
258.764
181.600
b.
Informasi Segmen Sekunder
Income tax expense, net
Secondary Segment Information
Perusahaan, TSJ, MDI, EMP dan GCM,
beroperasi di wilayah Indonesia, yang terbagi atas
wilayah barat dan wilayah timur, sedangkan RTU
hanya beroperasi di wilayah barat.
The Company, TSJ, MDI, EMP and GCM
operate within Indonesian territory, which
consists of west region and east region, while
RTU only operates in west region.
Informasi mengenai segmen usaha Perusahaan
dan Anak perusahaan berdasarkan wilayah
geografis
tanpa
memperhatikan
tempat
diproduksinya barang adalah sebagai berikut:
Information about the business segments of
Company and Subsidiaries by geographical
location, regardless of where the goods were
produced are as follows:
41
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
91
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. SEGMENT INFORMATION (continued)
15. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
b.
b.
Informasi Segmen Sekunder (lanjutan)
2008
Segment
Information
2007
Penjualan bersih (dalam jutaan Rupiah)
Wilayah Barat
Wilayah Timur
4.510.123
2.882.361
3.826.344
2.541.013
Net sales (in million Rupiah)
West Region
East Region
Jumlah
7.392.484
6.367.357
Total
Aktiva (dalam jutaan Rupiah)
Wilayah Barat
Wilayah Timur
1.818.280
695.060
1.451.095
643.340
Assets (in million Rupiah)
West Region
East Region
Jumlah
2.513.340
2.094.435
Total
84.886
69.301
Capital expenditures (in million Rupiah)
Domestic
Pengeluaran untuk barang modal
(dalam jutaan Rupiah)
Lokal
16. NET SALES
16. PENJUALAN BERSIH
Rincian penjualan bersih diklasifikasikan sesuai
dengan segmen usaha utama, seperti yang dijelaskan
pada Catatan 15 di atas, adalah sebagai berikut:
2008
The details of net sales classified according to the
core business segments, as explained in Note 15
above, are as follows:
2007
Barang konsumsi
Obat dengan resep dokter
Obat bebas
Bahan baku untuk dijual
Peralatan kedokteran
Obat hewan dan ternak
Jasa pelayanan kesehatan
Lain-lain
2.819.053.650.465
2.026.662.028.615
1.463.764.781.559
564.498.884.296
501.885.472.156
16.130.702.884
488.129.375
-
2.436.568.279.341
1.636.088.139.275
1.566.107.538.610
403.859.314.017
315.078.602.765
9.491.456.227
163.307.652
Consumer products
Prescription medicine
Non-prescription medicine
Raw material for sale
Medical instrument
Veterinary products
Health care services
Others
Jumlah
7.392.483.649.350
6.367.356.637.887
Total
Pada tahun 2008 dan 2007, penjualan kepada pihakpihak yang mempunyai hubungan istimewa masingmasing adalah sebesar 3,72% dan 3,07% dari jumlah
penjualan bersih konsolidasi (Catatan 6).
In 2008 and 2007, sales to related parties
represent 3.72% and 3.07% of consolidated net
sales, respectively (Note 6).
Selama tahun 2008 dan 2007, tidak terdapat
penjualan kepada satu pelanggan dengan jumlah
akumulasi setahun di atas 10% dari jumlah penjualan
bersih konsolidasi.
During 2008 and 2007, there were no sales made
to any single customer with annual cumulative
amount exceeding 10% of consolidated net sales.
42
92
Secondary
(continued)
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. COST OF GOODS SOLD
17. BEBAN POKOK PENJUALAN
Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai
berikut:
The details of cost of goods sold are as follows:
2008
2007
Persediaan awal
Pembelian, bersih
832.525.678.571
6.573.137.830.446
664.113.518.693
5.744.243.503.287
Persediaan yang tersedia untuk dijual
Persediaan akhir (Catatan 7)
7.405.663.509.017
(936.582.334.551)
6.408.357.021.980
(832.525.678.571)
Jumlah
Jasa pelayanan kesehatan
6.469.081.174.466
241.948.766
5.575.831.343.409
-
Total
Health care services
Beban pokok pendapatan
6.469.323.123.232
5.575.831.343.409
Cost of goods sold
Inventories at beginning of year
Purchases, net
Inventories available for sale
Inventories at end of year (Note 7)
Pada tahun 2008 dan 2007, pembelian produk dari
pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa
masing-masing adalah 61,57% dan 71,79% dari
jumlah penjualan bersih konsolidasi (Catatan 6).
In 2008 and 2007, product purchases from related
parties represent 61.57% and 71.79% of
consolidated net sales, respectively (Note 6).
Selama tahun 2008 dan 2007, tidak terdapat transaksi
pembelian dari satu pemasok dengan jumlah
pembelian kumulatif selama masing-masing tahun
melebihi 10% dari pembelian bersih konsolidasi,
kecuali untuk pembelian dari Kalbe dan Sanghiang
pada tahun 2008 dan pembelian dari Kalbe,
Sanghiang dan Bintang Toedjoe pada tahun 2007,
pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa.
Selama tahun 2008 dan 2007, jumlah pembelian dari
pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa
tersebut
masing-masing
adalah
sejumlah
Rp3.750.605.080.750 dan Rp4.334.528.884.347, yang
masing-masing sebesar 57,06% dan 68,07% dari
jumlah pembelian bersih konsolidasi pada tahun 2008
dan 2007.
During 2008 and 2007, there were no purchases
made from any single supplier with annual
cummulative amount exceeding 10% of
consolidated net purchases, except for purchases
made from Kalbe and Sanghiang in 2008 and
purchases made from Kalbe, Sanghiang and
Bintang Toedjoe in 2007, related parties. In 2008
and 2007, purchases from those related parties
totaled
to
Rp3,750,605,080,750
and
Rp4,334,528,884,347,
respectively,
which
represent 57.06% and 68.07% of consolidated
net purchases in 2008 and 2007, respectively.
18. OPERATING EXPENSES
18. BEBAN USAHA
Rincian beban usaha adalah sebagai berikut:
Beban Penjualan
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan
Pengangkutan dan pengiriman
Penyusutan (Catatan 8)
Iklan dan promosi
Perjalanan
Penjualan kanvas
Penyisihan persediaan usang
(Catatan 7)
Perbaikan dan pemeliharaan
Air, listrik dan gas
Outsourcing
Sewa
Pos dan telekomunikasi
The details of operating expenses are as follows:
2008
2007
193.781.873.033
68.053.507.159
37.545.201.118
27.547.038.422
19.284.190.034
17.586.823.101
173.589.787.913
56.302.304.455
34.297.458.419
28.917.075.177
16.494.327.002
17.477.566.148
15.652.409.780
12.795.011.161
11.764.812.758
11.359.294.666
9.938.414.047
6.285.464.164
9.283.531.856
10.798.662.360
9.935.208.230
5.686.989.016
9.997.101.082
7.756.853.258
Selling Expenses
Salaries, wages and employees’ benefits
Transportation and deliveries
Depreciation (Note 8)
Advertising and promotions
Travelling
Canvassing
Provision for inventory obsolescence
(Note 7)
Repairs and maintenance
Water, electricity and gas
Outsourcing
Rental
Postage and telecommunication
43
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
93
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. OPERATING EXPENSES (continued)
18. BEBAN USAHA (lanjutan)
2008
Beban Penjualan (lanjutan)
Asuransi
Rapat dan konferensi
Perlengkapan kantor
Fotokopi dan cetakan
Pensiun
Surat dan pajak kendaraan
Keamanan
Pelatihan
Lain-lain (masing-masing di bawah
Rp1 miliar)
Jumlah beban penjualan
Beban Umum dan Administrasi
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan
Penyusutan dan amortisasi (Catatan 8)
Pos dan telekomunikasi
Perbaikan dan pemeliharaan
Pelatihan dan perekrutan
Air, listrik dan gas
Sewa
Perjalanan
Rapat dan konferensi
Jasa tenaga ahli
Pensiun
Lain-lain (masing-masing di bawah
Rp1 miliar)
Jumlah beban umum dan administrasi
Jumlah
2007
6.231.871.928
5.166.059.270
4.594.095.373
3.980.922.492
3.709.234.477
2.637.236.578
2.540.445.582
1.858.041.436
6.104.885.146
2.863.115.193
5.373.735.787
3.547.469.971
1.715.441.764
2.406.542.182
2.383.498.697
1.033.957.726
Selling Expenses (continued)
Insurance
Meeting and conference
Office supplies
Photocopy and printing
Pension fund
Motor vehicle’s license and tax
Security
Training
9.317.163.206
4.796.264.710
Others (each below Rp1 billion)
471.629.109.785
410.761.776.092
Total selling expenses
45.016.150.674
14.254.341.433
6.960.545.156
4.808.341.275
2.793.226.763
2.618.590.634
1.639.862.682
1.134.964.992
1.013.222.182
976.932.108
684.759.036
36.910.125.971
11.863.542.612
6.636.779.907
3.144.699.195
2.606.722.355
2.352.137.092
1.617.703.534
1.509.419.528
875.975.485
922.859.034
617.931.267
General and Administrative Expenses
Salaries, wages and employees’ benefits
Depreciation and amortization (Note 8)
Postage and telecommunication
Repairs and maintenance
Training and recruitment
Water, electricity and gas
Rental
Travelling
Meeting and conference
Professional fees
Pension fund
6.526.617.231
4.521.783.662
Others (each below Rp1 billion)
88.427.554.166
560.056.663.951
484.341.455.734
Total
19. INTEREST INCOME
19. PENGHASILAN BUNGA
Penghasilan bunga diperoleh dari:
Interest income was earned from the following:
2008
2007
Deposito berjangka
Jasa giro
Investasi jangka pendek
Lain-lain
8.191.861.266
1.250.449.575
548.421.998
9.356.694.063
1.230.767.427
223.889.977
-
Time deposits
Current accounts
Short-term investments
Others
Jumlah
9.990.732.839
10.811.351.467
Total
20. INTEREST AND OTHER FINANCING COSTS
20. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN LAINNYA
Rincian beban bunga dan keuangan lainnya adalah
sebagai berikut:
The details of interest and other financing costs
are as follows:
2008
2007
Beban bunga hutang bank
Provisi bank
1.022.621.838
2.877.178.837
107.989.214
2.960.526.164
Interest expense on bank loans
Bank provision
Jumlah
3.899.800.675
3.068.515.378
Total
44
94
73.579.679.642 Total general and administrative expenses
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. GAINS ON FOREIGN EXCHANGE, NET
21. LABA SELISIH KURS, BERSIH
Akun ini terutama merupakan selisih kurs bersih yang
timbul terutama dari piutang usaha, hutang usaha dan
kas dan setara kas dalam mata uang Dolar A.S.
22. DANA PENSIUN DAN
KERJA KARYAWAN
PENYISIHAN
IMBALAN
This account mainly represents the net foreign
exchange differentials arising mainly from the
U.S. Dollar denominated of trade receivables,
trade payables and cash and cash equivalents.
22. PENSION FUND AND PROVISION
EMPLOYEE SERVICE ENTITLEMENT
FOR
Perusahaan dan Anak perusahaan, kecuali RTU,
menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti
untuk seluruh karyawan tetapnya. Pendanaan
dilakukan seluruhnya oleh Perusahaan dan Anak
perusahaan yang iurannya ditentukan berdasarkan
penilaian aktuaria independen.
The Company and Subsidiaries, except RTU,
have defined benefit retirement plan covering all
of its permanent employees. All funding were
made by the Company and Subsidiaries, of which
the fee was determined based on an independent
actuarial’s calculation.
Komponen dari beban imbalan kerja Perusahaan dan
Anak perusahaan yang dibebankan pada laporan laba
rugi konsolidasi dan jumlah kewajiban yang diakui di
neraca konsolidasi untuk estimasi kewajiban imbalan
kerja karyawan berdasarkan perhitungan yang
dilakukan oleh PT Pointera Aktuarial Strategis,
aktuaria independen, adalah sebagai berikut:
The components of employee benefit expense of
the Company and Subsidiaries which are charged
to the consolidated statements of income and
amount of employees’ benefit liability recognized
in the consolidated balance sheets based on the
calculation from PT Pointera Aktuarial Strategis,
an independent actuary, are as follows:
Beban imbalan kerja, bersih
Net employee benefit expense
2008
Program
Dana Pensiun/
Pension
Program
Biaya jasa kini
Hasil investasi
Beban bunga
Biaya jasa lalu
Amortisasi biaya jasa lalu yang
belum vested
Keuntungan aktuaria
Jumlah
6.043.728.752
8.060.211.419
6.731.279.315
(3.153.672)
20.832.065.814
Tanpa
Pendanaan/
Unfunded
2.686.417.540
2.618.984.006
1.736.091
515.165.014
(420.631.632)
5.401.671.019
Jumlah/
Total
8.730.146.292
8.060.211.419
9.350.263.321
1.736.091
515.165.014
(423.785.304)
26.233.736.833
Current service cost
Gains on investments
Interest cost
Past service cost
Amortization of unvested
past service cost
Actuarial gains
Total
2007
Program
Dana Pensiun/
Pension
Program
Biaya jasa kini
Hasil investasi
Beban bunga
Biaya jasa lalu
Amortisasi biaya jasa lalu yang
belum vested
Keuntungan aktuaria
Jumlah
5.758.285.635
(8.496.820.134)
6.281.988.987
(598.848.949)
2.944.605.539
Tanpa
Pendanaan/
Unfunded
5.366.830.610
2.420.444.379
1.736.091
515.165.014
(223.194.537)
8.080.981.557
Jumlah/
Total
11.125.116.245
(8.496.820.134)
8.702.433.366
1.736.091
515.165.014
(822.043.486)
11.025.587.096
Current service cost
Gains on investments
Interest cost
Past service cost
Amortization of unvested
past service cost
Actuarial gains
Total
45
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
95
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. DANA PENSIUN DAN PENYISIHAN
KERJA KARYAWAN (lanjutan)
IMBALAN
Kewajiban imbalan kerja karyawan
22. PENSION FUND AND PROVISION FOR
EMPLOYEE
SERVICE
ENTITLEMENT
(continued)
Employees’ benefit liability
2008
Program
Dana Pensiun/
Pension
Program
Tanpa
Pendanaan/
Unfunded
Nilai kini kewajiban
Biaya jasa lalu belum diakui
Keuntungan aktuaria belum diakui
Nilai wajar aktiva program
61.491.416.581
20.365.097.492
(93.227.511.496)
24.315.761.867
(8.278.458.914)
12.909.267.749
-
Kewajiban imbalan kerja
(dibayar dimuka)
(11.370.997.423)
28.946.570.702
Present value of obligation
Unrecognized past service cost
Unrecognized actuarial gains
Fair value of plan assets
Employees’ benefit liability
(prepayment)
2007
Program
Dana Pensiun/
Pension
Program
Tanpa
Pendanaan/
Unfunded
Nilai kini kewajiban
Biaya jasa lalu belum diakui
Keuntungan aktuaria belum diakui
Nilai wajar aktiva program
67.440.675.092
6.034.976.105
(90.655.609.766)
25.850.900.158
(8.795.360.019)
10.880.351.064
-
Kewajiban imbalan kerja
(dibayar dimuka)
(17.179.958.569)
27.935.891.203
Mutasi kewajiban imbalan kerja (dibayar di muka)
Perusahaan dan Anak perusahaan adalah sebagai
berikut:
Present value of obligation
Unrecognized past service cost
Unrecognized actuarial gains
Fair value of plan assets
Employees’ benefit liability
(prepayment)
Movements in the employees’ benefit liability
(prepayments) of the Company and Subsidiaries
are as follows:
2008
Program
Dana Pensiun/
Pension
Program
Saldo awal tahun
Tanpa
Pendanaan/
Unfunded
(17.179.958.569)
27.935.891.203
Beban imbalan kerja selama tahun berjalan 20.832.065.814
Iuran bersih yang dibayarkan ke aktiva
program
(10.088.645.357)
Pembayaran kontribusi/imbalan
kerja tahun berjalan
(4.934.459.311)
5.401.671.019
Balance at beginning of year
Net employee benefit expense during
the year
-
Net contribution to plan asset
(4.390.991.520)
Actual payments during the year
Kewajiban imbalan kerja
(dibayar dimuka) akhir tahun
(11.370.997.423)
28.946.570.702
Employee’s benefit liability
(prepayment) at end of year
Kewajiban imbalan kerja
Imbalan kerja dibayar dimuka
56.925.953
(11.427.923.376)
28.946.570.702
-
Employee benefit liabities
Prepayment of employee’s benefit
Kewajiban imbalan kerja
(dibayar dimuka) akhir tahun
(11.370.997.423)
28.946.570.702
Employee’s benefit liability
(prepayment) at end of year
46
96
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. DANA PENSIUN DAN PENYISIHAN
KERJA KARYAWAN (lanjutan)
IMBALAN
Kewajiban imbalan kerja karyawan (lanjutan)
2007
Program
Dana Pensiun/
Pension
Program
Saldo awal tahun
22. PENSION FUND AND PROVISION FOR
EMPLOYEE
SERVICE
ENTITLEMENT
(continued)
Employees’ benefit liability (continued)
Tanpa
Pendanaan/
Unfunded
(15.270.760.456)
22.135.228.308
Beban imbalan kerja selama tahun berjalan 2.944.605.539
Iuran bersih yang dibayarkan ke aktiva
program
(76.659.471)
Pembayaran konstribusi/imbalan
kerja tahun berjalan
(4.777.144.181)
8.080.981.557
Balance at beginning of year
Net employee benefit expense during
the year
-
Net contribution to plan asset
(2.280.318.662)
Actual payments during the year
Kewajiban imbalan kerja (dibayar di
muka) akhir tahun
27.935.891.203
Employees’ benefit liability
(prepayments) at end of year
(17.179.958.569)
Pada tahun 2008, program dana pensiun manfaat
pasti MDI dan EMP kurang dari hasil perhitungan
aktuaris, sehingga MDI dan EMP mengakui adanya
kewajiban atas program dana pensiun tersebut
masing-masing
sebesar
Rp40.150.234
dan
Rp16.775.720. Pada tahun 2007, MDI dan EMP tidak
menghitung estimasi kewajiban imbalan kerja.
In 2008, defined benefit retirement plans of MDI
and EMP were less than actuarial calculation,
therefore MDI and EMP recognized employee
benefit liability amounted to Rp40,150,234 and
Rp16,775,720. In 2007, MDI and EMP did not
calculate the estimated provision for employee’s
service entitlement.
Jumlah estimasi kewajiban imbalan kerja yang diakui
oleh Perusahaan dan Anak perusahaan adalah
masing-masing sebesar Rp29.003.496.655 dan
Rp27.935.891.203 pada tahun 2008 dan 2007.
Estimated provision for employee’s service
entitlement recognized by the Company and
Subsidiaries totalling to Rp29,003,496,655 and
Rp27,935,891,203
in
2008
and
2007,
respectively.
Program Dana Pensiun
Perusahaan dan Anak perusahaan, kecuali RTU,
menyelenggarakan program dana pensiun manfaat
pasti untuk seluruh karyawan tetapnya. Program ini
memberikan imbalan pasca kerja berdasarkan
penghasilan dasar pensiun dan masa kerja karyawan.
Sebelumnya, dana pensiun ini dikelola oleh Dana
Pensiun Enseval (DPE), yang telah memperoleh izin
dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan
Surat Keputusan No. Kep-125/KM.17/1996 tanggal
9 April 1996. Efektif tanggal 27 Juli 2006, dana
pensiun Perusahaan dan Anak perusahaan dikelola
oleh Dana Pensiun Kalbe, yang telah memperoleh izin
dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan
Surat Keputusan No. Kep-036/KM/12/2006 tanggal
27 Juli 2006. Pendanaan program pensiun hanya
berasal dari kontribusi Perusahaan yaitu sebesar
10,7% dari gaji untuk periode dari tanggal
1 Agustus 2001 sampai dengan 31 Juli 2003, 14%
untuk periode dari tanggal 1 Agustus 2003 sampai
dengan 28 Februari 2006, 9,7% untuk periode dari
tanggal 1 Maret 2006 sampai dengan 31 Juli 2006 dan
9,2% sejak 1 Agustus 2006.
Pension Program
The Company and Subsidiaries, except RTU,
have defined benefit retirement plans covering all
of its permanent employees. These plans provide
post employment benefits based on basic
pensionable earnings and years of service of the
employees. Before, the pension plans were
managed by Dana Pensiun Enseval (DPE), which
has obtained license from the Ministry of Finance
of the Republic Indonesia in its Decision Letter
No. Kep-125/KM.17/1996 dated April 9, 1996.
Effective July 27, 2006, the Company and
Subsidiaries’ pension plans are managed by
Dana Pensiun Kalbe, which has obtained license
from the Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia
in
its
Decision
Letter
No. Kep-036/KM/12/2006 dated July 27, 2006.
The pension plans are funded solely by the
Company’s contribution that is 10.7% from
salaries for the period from August 1, 2001 to
July 31, 2003, 14% for the period from
August 1, 2003 to February 28, 2006, 9.7% for the
period from March 1, 2006 to July 31, 2006 and
9.2% starting from August 1, 2006.
47
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
97
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
IMBALAN
22. PENSION FUND AND PROVISION FOR
EMPLOYEE
SERVICE
ENTITLEMENT
(continued)
Aktiva program Dana Pensiun terdiri dari deposito
berjangka, tanah, bangunan, unit reksadana dan
penyertaan. Aktiva program juga meliputi aktiva lancar
di luar investasi dan aktiva operasional.
The plan assets of Pension Program consist of
time deposits, land, buildings, mutual funds units
and investments. Plan assets also include current
assets exclude investments and operating assets.
Perhitungan penyisihan imbalan pasca-kerja dihitung
oleh PT Pointera Aktuarial Strategis, aktuaris
independen. Asumsi utama yang digunakan oleh
aktuaris adalah sebagai berikut:
The calculation of post-employment benefits are
calculated PT Pointera Aktuarial Strategis, an
independent actuary. The principal assumptions
used for the said actuarial calculations are as
follows:
22. DANA PENSIUN DAN PENYISIHAN
KERJA KARYAWAN (lanjutan)
Tingkat diskonto
Tingkat kenaikan gaji per tahun
Tabel mortalita
Usia pensiun
12%
8,5%
100% TMI - 99
55 tahun
Imbalan Pasca-Kerja Tanpa Pendanan
Post Employment Benefits Without Funding
Perusahaan dan Anak perusahaan juga memberikan
imbalan pasca-kerja lain selain imbalan pasti untuk
karyawan
sesuai
dengan
Undang-undang
Ketenagakerjaan.
The Company and Subsidiaries also provide
other post-employment benefits in addition to the
service entitement benefits provided under the
Labor law.
23. NEGATIVE GOODWILL
23. GOODWILL NEGATIF
Akun ini merupakan selisih lebih bagian Perusahaan
atas nilai wajar aktiva bersih terhadap biaya perolehan
TSJ, Anak perusahaan.
This account represents the excess of the
Company’s interest in the fair value of the net
assets over the acquisition cost of TSJ, a
Subsidiary.
24. HAK MINORITAS ATAS AKTIVA BERSIH ANAK
PERUSAHAAN
24. MINORITY INTEREST IN NET ASSETS OF
SUBSIDIARIES
Akun ini merupakan hak pemegang saham minoritas
atas aktiva bersih Anak perusahaan yang tidak
seluruh sahamnya dimiliki oleh Perusahaan.
This account represents minority interest in net
assets of Subsidiaries whose shares are nonwholly owned by the Company.
48
98
Discount rate
Annual rate of increase in compensation
Mortality table
Retirement age
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. SIGNIFICANT
COMMITMENTS
25. PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN
AGREEMENTS
AND
Pihak Ketiga
Third Parties
a.
Perusahaan dan Anak perusahaan mengadakan
perjanjian distribusi dengan beberapa pihak
ketiga yaitu pemasok dari dalam maupun luar
negeri sehubungan dengan pendistribusian
produk-produk pemasok di wilayah Indonesia
sesuai dengan syarat dan kondisi yang ditetapkan
dalam perjanjian. Perjanjian ini berlaku selama 1
(satu) hingga 5 (lima) tahun dan diperpanjang
dengan otomatis, kecuali bila diakhiri oleh salah
satu pihak dengan pemberitahuan tertulis
sembilan puluh (90) hari sebelumnya.
a.
The Company and Subsidiaries entered into
distributorship agreements with third parties,
which consist of local and foreign suppliers,
in relation to the distribution of their products
in the territory of Indonesia under the terms
and conditions as stated in the agreements.
The agreements are valid from 1 (one) to 5
(five) years and are automatically renewable,
unless either party gives 90 (ninety) days
prior written notice of termination.
b.
Pada tanggal 15 April 2004, Perusahaan dengan
PT
Bank
Permata
Tbk.
(Permata)
menandatangani Perjanjian Fasilitas Bank
Garansi dan Letter of Credit. Berdasarkan
perjanjian tersebut, Perusahaan memperoleh
fasilitas impor L/C dengan batas maksimum
sebesar US$5 juta dan fasilitas penerbitan Bank
Garansi dengan batas maksimum sebesar
Rp50 miliar. Tujuan pemberian fasilitas oleh
Permata adalah hanya untuk modal kerja dan
Perusahan
berhak
menggunakan
fasilitas
tersebut sampai dengan tanggal jatuh tempo.
b.
On April 15, 2004, the Company and
PT Bank Permata Tbk. (Permata) entered
into Bank Guarantee and Letter of Credit
Facilities Agreements. Based on the
agreements, the Company obtained L/C
import facility with maximum credit limit
amounting to US$5 milion and Bank
Guarantee issuance facility with maximum
credit limit amounting to Rp50 billion. The
purpose of the credit facilities given by
Permata is only for working capital, and that
the Company is entitled to use the credit
facilities until its expiration date.
Selanjutnya, berdasarkan perubahan terakhir
perjanjian
tanggal
8
Juli
2008
No. 175/LOO/CRC-WB/BP/VII/08, Permata setuju
untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas
sampai dengan tanggal 15 April 2009, dengan
batas maksimum fasilitas impor L/C sejumlah
US$7,5 juta dalam multi currency dan fasilitas
penerbitan Bank Garansi menjadi sejumlah
Rp75 miliar.
c.
Pada tanggal 28 Januari 2005, Perusahaan
dengan PT Bank DBS Indonesia (DBS)
menandatangani
Perjanjian
Kredit
dan
Pengakuan Hutang. Berdasarkan perjanjian,
Perusahaan memperoleh fasilitas impor L/C
dengan batas maksimum sejumlah US$3 juta
dengan jangka waktu maksimum 180 hari untuk
Usance L/C dan fasilitas penerbitan Bank Garansi
dengan batas maksimum Rp47 miliar. Fasilitas
tersebut diberikan untuk tujuan modal kerja dan
dijamin dengan “Perjanjian Gadai” (“Pledge
Agreement”)
atas
deposito
berjangka
Perusahaan.
Subsequently,
based
on
the
latest
amendment
dated
July
8,
2008
No. 175/LOO/CRC-WB/BP/VII/08, Permata
agreed to extend the facilities period until
April 15, 2009 with maximum credit limit for
L/C
import
facility
amounting
to
US$7.5 million in multi currency and Bank
Guarantee issuance facility with maximum
credit limit amounting to Rp75 billion.
c.
On January 28, 2005, the Company and
PT Bank DBS Indonesia (DBS) entered into a
Credit
and
Debt
Acknowledgement
Agreement. Based on the agreement, the
Company obtained L/C import facility with
maximum
credit
limit
amounting
to
USD3 million within 180 days maximum time
period for Usance L/C and Bank Guarantee
issuance facility with maximum credit limit
amounting to Rp47 billion. These credit
facilities are intended for working capital
purposes only and are secured by a “Pledge
Agreement” on the Company’s time deposits.
49
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
99
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. SIGNIFICANT
AGREEMENTS
COMMITMENTS (continued)
25. PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN (lanjutan)
Pihak Ketiga (lanjutan)
d.
Third Parties (continued)
Selanjutnya, berdasarkan perubahan perjanjian
terakhir No.070/PFPA-DBSI/II/2008, DBS setuju
untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas
sampai dengan tanggal 25 Januari 2009, dengan
perubahan ketentuan berupa fasilitas impor L/C
dengan batas maksimum sejumlah US$2 juta
dengan jangka waktu maksimum 180 hari untuk
Usance L/C dan fasilitas penerbitan Bank Garansi
dengan batas maksimum sebesar Rp80 miliar.
Further, based on the latest amendment
No.070/PFPA-DBSI/II/2008, DBS agreed to
extend the facilities period until January 25,
2009, along with revisions, such as, the
change of the maximum limit of the L/C
import facility totaling to US$2 million with
maximum time period of 180 days for the
Usance L/C, and the issuance of Bank
Guarantee facility with maximum credit limit
amounting to Rp80 billion.
Pada tanggal 12 Maret 2009, perjanjian tersebut
masih dalam proses perpanjangan.
As of March 12, 2009, the agreement is still
on the renewal process.
Pada tanggal 27 Juli 2006, Perusahaan dengan
The
Hongkong
and
Shanghai
Banking
Corporation Ltd., cabang Jakarta (HSBC)
menandatangani Perjanjian Kredit. Berdasarkan
perjanjian, Perusahaan memperoleh fasilitas
impor L/C dan penerbitan Bank Garansi dengan
batas
maksimum
masing-masing
sebesar
Rp150 miliar, fasilitas revolving loan dengan
batas maksimum sebesar Rp80 miliar dan
fasilitas foreign exchange dengan batas
maksimum sebesar US$2 juta. Tujuan pemberian
fasilitas oleh HSBC adalah hanya untuk modal
kerja dan Perusahan berhak menggunakan
fasilitas tersebut sampai dengan tanggal jatuh
tempo.
d.
Selanjutnya, berdasarkan perubahan terakhir
perjanjian No. JAK/080768/U/080812 tanggal
10 Oktober 2008, HSBC setuju untuk
memperpanjang jangka waktu fasilitas sampai
dengan tanggal 30 Juni 2009 dengan fasilitas
impor L/C dan penerbitan bank garansi dengan
batas maksimum sejumlah Rp100 miliar, fasilitas
revolving loan dengan batas maksimum
Rp80 miliar dan fasilitas foreign exchange dengan
batas maksimum US$2 juta.
e.
Pada tanggal 5 Maret 2007, Perusahaan
dengan PT Bank Central Asia Tbk. (BCA)
menandatangani Perjanjian Kredit. Berdasarkan
perjanjian, Perusahaan memperoleh fasilitas
Omnibus L/C dengan batas maksimum sebesar
US$3 juta, fasilitas penerbitan Bank Garansi
dengan batas maksimum sebesar Rp100 miliar,
serta fasilitas rekening koran dan revolving loan
dengan batas maksimum masing-masing sebesar
Rp25 miliar.
50
100
AND
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
On July 27, 2006, the Company and The
Hongkong
and
Shanghai
Banking
Corporation Ltd., Jakarta branch (HSBC)
entered into a Credit Agreement. Based on
the agreement, the Company obtained import
L/C and Bank Guarantee issuance facility
with maximum credit limit totaling to
Rp150 billion, revolving loan facility with
maximum credit limit totaling to Rp80 billion
and foreign exchange facility with maximum
credit limit totaling to US$2 million. The
purpose of the credit facilities given by HSBC
is only for working capital only, and that the
Company is entitled to use the credit facilities
until its expiration date.
Subsequently,
based
on
the
latest
amendments No. JAK/080768/U/080812
dated October 10, 2008, HSBC agreed to
extend its facilities period until June 30, 2009
consisting import L/C and issuance of Bank
Guarantee facility with maximum credit limit
totalling to Rp100 billion, revolving loan with
maximum credit limit totaling to Rp80 billion
and foreign exchange facility with maximum
credit limit totaling to US$2 million.
e.
On March 5, 2007, the Company and
PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) entered
into a Credit Agreement. Based on the
agreement, the Company obtained Omnibus
L/C with maximum credit limit totaling to
US$3 million, Bank Guarantee issuance
facility with maximum credit limit totaling to
Rp100 billion, and overdraft and revolving
loan facility with maximum credit limit
amounting to Rp25 billion, respectively.
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. SIGNIFICANT
AGREEMENTS
COMMITMENTS (continued)
25. PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN (lanjutan)
Pihak Ketiga (lanjutan)
d.
Third Parties (continued)
Selanjutnya, berdasarkan perubahan perjanjian
terakhir No.070/PFPA-DBSI/II/2008, DBS setuju
untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas
sampai dengan tanggal 25 Januari 2009, dengan
perubahan ketentuan berupa fasilitas impor L/C
dengan batas maksimum sejumlah US$2 juta
dengan jangka waktu maksimum 180 hari untuk
Usance L/C dan fasilitas penerbitan Bank Garansi
dengan batas maksimum sebesar Rp80 miliar.
Further, based on the latest amendment
No.070/PFPA-DBSI/II/2008, DBS agreed to
extend the facilities period until January 25,
2009, along with revisions, such as, the
change of the maximum limit of the L/C
import facility totaling to US$2 million with
maximum time period of 180 days for the
Usance L/C, and the issuance of Bank
Guarantee facility with maximum credit limit
amounting to Rp80 billion.
Pada tanggal 12 Maret 2009, perjanjian tersebut
masih dalam proses perpanjangan.
As of March 12, 2009, the agreement is still
on the renewal process.
Pada tanggal 27 Juli 2006, Perusahaan dengan
The
Hongkong
and
Shanghai
Banking
Corporation Ltd., cabang Jakarta (HSBC)
menandatangani Perjanjian Kredit. Berdasarkan
perjanjian, Perusahaan memperoleh fasilitas
impor L/C dan penerbitan Bank Garansi dengan
batas
maksimum
masing-masing
sebesar
Rp150 miliar, fasilitas revolving loan dengan
batas maksimum sebesar Rp80 miliar dan
fasilitas foreign exchange dengan batas
maksimum sebesar US$2 juta. Tujuan pemberian
fasilitas oleh HSBC adalah hanya untuk modal
kerja dan Perusahan berhak menggunakan
fasilitas tersebut sampai dengan tanggal jatuh
tempo.
d.
Selanjutnya, berdasarkan perubahan terakhir
perjanjian No. JAK/080768/U/080812 tanggal
10 Oktober 2008, HSBC setuju untuk
memperpanjang jangka waktu fasilitas sampai
dengan tanggal 30 Juni 2009 dengan fasilitas
impor L/C dan penerbitan bank garansi dengan
batas maksimum sejumlah Rp100 miliar, fasilitas
revolving loan dengan batas maksimum
Rp80 miliar dan fasilitas foreign exchange dengan
batas maksimum US$2 juta.
e.
Pada tanggal 5 Maret 2007, Perusahaan
dengan PT Bank Central Asia Tbk. (BCA)
menandatangani Perjanjian Kredit. Berdasarkan
perjanjian, Perusahaan memperoleh fasilitas
Omnibus L/C dengan batas maksimum sebesar
US$3 juta, fasilitas penerbitan Bank Garansi
dengan batas maksimum sebesar Rp100 miliar,
serta fasilitas rekening koran dan revolving loan
dengan batas maksimum masing-masing sebesar
Rp25 miliar.
50
100
AND
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
On July 27, 2006, the Company and The
Hongkong
and
Shanghai
Banking
Corporation Ltd., Jakarta branch (HSBC)
entered into a Credit Agreement. Based on
the agreement, the Company obtained import
L/C and Bank Guarantee issuance facility
with maximum credit limit totaling to
Rp150 billion, revolving loan facility with
maximum credit limit totaling to Rp80 billion
and foreign exchange facility with maximum
credit limit totaling to US$2 million. The
purpose of the credit facilities given by HSBC
is only for working capital only, and that the
Company is entitled to use the credit facilities
until its expiration date.
Subsequently,
based
on
the
latest
amendments No. JAK/080768/U/080812
dated October 10, 2008, HSBC agreed to
extend its facilities period until June 30, 2009
consisting import L/C and issuance of Bank
Guarantee facility with maximum credit limit
totalling to Rp100 billion, revolving loan with
maximum credit limit totaling to Rp80 billion
and foreign exchange facility with maximum
credit limit totaling to US$2 million.
e.
On March 5, 2007, the Company and
PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) entered
into a Credit Agreement. Based on the
agreement, the Company obtained Omnibus
L/C with maximum credit limit totaling to
US$3 million, Bank Guarantee issuance
facility with maximum credit limit totaling to
Rp100 billion, and overdraft and revolving
loan facility with maximum credit limit
amounting to Rp25 billion, respectively.
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. SIGNIFICANT
AGREEMENTS
COMMITMENTS (continued)
25. PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN (lanjutan)
Pihak Ketiga (lanjutan)
f.
AND
Third Parties (continued)
Tujuan pemberian fasilitas rekening koran,
revolving loan dan Bank Garansi adalah hanya
untuk modal kerja, sedangkan tujuan pemberian
fasilitas Omnibus L/C adalah hanya untuk
pembiayaan impor Perusahaan. Perusahan
berhak menggunakan fasilitas tersebut sampai
dengan tanggal jatuh tempo.
The purpose of the overdraft, revolving loan
and Bank Guarantee facilities are only for
working capital only, while the purpose of the
Omnibus L/C is only for financing the
Company’s import. The Company is entitled
to use the credit facilities until its expiration
date.
Pada tanggal 12 Maret 2009, perjanjian tersebut
masih dalam proses perpanjangan.
As of March 12, 2009, the agreement is still
on the renewal process.
Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, TSJ
memiliki fasilitas bank garansi dari Permata
dengan jumlah maksimum Rp500 juta. Fasilitas
ini berlaku sampai dengan tanggal 11 Desember
2009. Fasilitas tersebut dijamin dengan deposito
berjangka TSJ yang ditempatkan pada bank yang
sama senilai Rp626.316.163 dan Rp588.308.923
pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 yang
disajikan sebagai bagian dari “Aktiva Tidak
Lancar Lainnya” pada neraca konsolidasi tahun
2008 dan 2007.
f.
As of December 31, 2008 and 2007, TSJ
obtained a bank guarantee facility from
Permata with a maximum amount totaling to
Rp500 million. This facility is valid until
December 11, 2009. This facility is secured
by TSJ’s time deposit placed in the same
bank, with amount of Rp626,316,163 and
Rp588,308,923 as of December 31, 2008
and 2007 and was recorded as part of “Other
Non-current Assets” account in the 2008 and
2007 consolidated balance sheet.
Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa
Related Parties
a.
a. The Company entered into distributorship
agreements with Kalbe, Sanghiang, Bintang
Toedjoe,
PT
Finusolprima
Farma
Internasional, Hexpharm and Saka, related
parties under the Kalbe Group. The
agreements are valid for a period of two (2) to
five (5) years, and are automatically
renewable or with prior written notice three (3)
months in advance, unless terminated by
either party which shall require a written
notice ninety (90) days in advance.
Perusahaan mengadakan perjanjian distribusi
dengan Kalbe, Sanghiang, Bintang Toedjoe,
PT Finusolprima Farma Internasional, Hexpharm
dan Saka, pihak-pihak yang mempunyai hubungan
istimewa yang tergabung dalam kelompok usaha
Kalbe. Perjanjian ini berlaku selama dua (2)
hingga lima (5) tahun dan dapat diperpanjang
dengan otomatis atau dengan pemberitahuan
tertulis tiga (3) bulan sebelumnya, kecuali bila
diakhiri
oleh
salah
satu
pihak
dengan
pemberitahuan tertulis sembilan puluh (90) hari
sebelumnya.
b. Perusahaan
mengadakan
perjanjian
sewa
ruangan dan gudang dengan Kalbe. Beban sewa
yang dibayarkan kepada Kalbe adalah sejumlah
Rp3.411.515.424 dan Rp3.411.509.424 masingmasing pada tahun 2008 dan 2007.
b.
The Company entered into rental agreements
with Kalbe for rental of office space and
warehouse. The rental expenses paid to
Kalbe amounted to Rp3,411,515,424 and
Rp3,411,509,424 in 2008 and 2007,
respectively.
c. Pada tanggal 19 Juli 2006, TSJ mengadakan
perjanjian distribusi dengan Hexpharm, pihak yang
mempunyai hubungan istimewa, untuk menjual
dan atau menyalurkan produk-produk Hexpharm di
gerai-gerai milik TSJ. Perjanjian ini berlaku sejak
tanggal
1
April
2006
sampai
31 Desember 2006 dan dapat diperpanjang
dengan otomatis, kecuali bila diakhiri oleh salah
satu pihak dengan pemberitahuan tertulis 90
(sembilan puluh) hari sebelumnya.
c.
On July 19, 2006, TSJ entered into a
distributorship agreement with Hexpharm, a
related party, in relation to the selling and or
distribution of Hexpharm’s products at TSJ’s
outlets. This agreement was valid from
April 1, 2006 until December 31, 2006 and is
automatically renewable, unless terminated
by either party, which shall require a written
notice 90 (ninety) days in advance.
51
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
101
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
CURRENCIES
26. AKTIVA DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG
ASING
Pada tanggal 31 Desember 2008, Perusahaan dan
Anak perusahaan memiliki aktiva dan kewajiban
moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:
As of December 31, 2008, the Company and
Subsidiaries have monetary assets and liabilities
denominated in foreign currencies, are as follows:
Mata uang asing/Foreign Currencies
US$
EUR
SGD
JPY
In Rupiah
12.622.628
6.893.753
22.147
1.825.614
264.174
-
1.292.313
-
-
166.548.050.075
79.563.431.511
242.514.750
Assets
Cash and cash equivalent
Trade receivable
Other non-current assets
Jumlah aktiva
19.538.528
2.089.788
-
1.292.313
-
246.353.996.336
Total assets
2.700.210
39.233
164.505
-
350.738
-
11.691.248
-
7.524
-
36.310.427.454
429.598.400
Liabiliities
Trade payables
Other payables
36.740.025.854
Total liabilities
209.613.970.482
Net Assets
Kewajiban
Hutang usaha
Hutang lain-lain
Jumlah kewajiban
Aktiva Bersih
2.739.443
164.505
16.799.085
1.925.283
350.738
11.691.248
7.524
(350.738)
(10.398.935)
(7.524)
Tabel di bawah ini menyajikan fluktuasi nilai mata
uang Rupiah terhadap mata uang asing utama
berdasarkan rata-rata kurs mata uang asing yang
dipublikasikan oleh Bank Indonesia:
Mata Uang Asing
Dolar A.S. (US$1)
Euro (EUR1)
Yen Jepang (JP¥1)
GBP (GBP1)
SGD (Sin$1)
12 Maret 2009/
March 12, 2009
11.980,00
15.377,54
123,7413
16.635,44
7.825,51
Sebagaimana disajikan di atas, jika nilai tukar mata
uang asing pada tanggal 12 Maret 2009 (tanggal
laporan auditor independen) tersebut di atas
digunakan untuk menyajikan kembali aktiva dan
kewajiban moneter dalam mata uang asing
Perusahaan dan Anak perusahaan pada tanggal
31 Desember 2008, aktiva bersih dalam mata uang
asing akan meningkat sejumlah lebih kurang
Rp17,09 miliar.
52
102
GBP
Aktiva
Kas dan setara kas
Piutang usaha
Aktiva tidak lancar lainnya
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The following table presents the fluctuations in
value of Rupiah vis-a-vis the major foreign
currencies based on the average of the rates of
exchange of bank note transactions quoted by
Bank Indonesia:
31 Desember 2008/
December 31, 2008
Foreign Currency
10.950,00
15.432,40
121,229
15.802,51
7.607,36
U.S. Dollar (US$1)
Euro (EUR1)
Japanese Yen (JP¥1)
GBP (GBP1)
SGD (Sin$1)
Had the above exchange rates prevailing at
March 12, 2009 (the date of independent auditors’
report) been used to restate the Company and
Subsidiaries’ monetary assets and liabilities
denominated in foreign currencies as of
December 31, 2008, net assets denominated in
foreign currency would have increased by
approximately Rp17.09 billion.
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL
ACCOUNTING STANDARDS
27. REVISI PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI
KEUANGAN
Berikut ini ikhtisar revisi Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) yang telah diterbitkan
oleh Ikatan Akuntan Indonesia tetapi belum efektif
pada tahun 2008:
The following summarizes the revised Statements
of Financial Accounting Standards (SFAS) which
have been issued by the Indonesian Institute of
Accountants but not yet effective in year 2008:
PSAK No. 14 (Revisi 2008), "Persediaan" mengatur
perlakuan
akuntansi
untuk
persediaan, dan
menggantikan PSAK No. 14 (1994). PSAK revisi ini
menyediakan panduan dalam menentukan biaya
persediaan dan pengakuan selanjutnya sebagai
beban, termasuk setiap penurunan menjadi nilai
realisasi neto, dan juga memberikan panduan rumus
biaya yang digunakan untuk menentukan biaya
persediaan. PSAK revisi ini berlaku untuk laporan
keuangan yang dimulai pada atau setelah tanggal
1 Januari 2009. Perusahaan belum melakukan
estimasi atas dampak penerapan PSAK revisi
tersebut terhadap laporan keuangan.
SFAS No. 14 (Revised 2008), "Inventories"
prescribes
the
accounting
treatment
for
inventories, and supersedes SFAS No. 14 (1994).
This revised SFAS provides guidance on the
determination of inventory cost and its subsequent
recognition as an expense, including any writedown to net realizable value, as well as guidance
on the cost formulas used to assign costs to
inventories. This revised SFAS is effective for
financial statements beginning on or after
January 1, 2009. The Company has not estimated
the effect of the application of this revised SFAS
on its financial statements.
PSAK No. 50 (Revisi 2006), “Instrumen Keuangan:
Penyajian dan Pengungkapan”, berisi persyaratan
penyajian
dari
instrumen
keuangan
dan
pengidentifikasian informasi yang harus diungkapkan.
Persyaratan penyajian tersebut diterapkan terhadap
klasifikasi instrumen keuangan, dari perspektif
penerbit, dalam aset keuangan, kewajiban keuangan,
dan instrumen ekuitas; pengklasifikasian yang terkait
dengan suku bunga, dividen, kerugian dan
keuntungan, dan keadaan dimana aset keuangan dan
kewajiban keuangan akan saling hapus. Pernyataan
ini mensyaratkan pengungkapan, antara lain,
informasi mengenai faktor yang mempengaruhi
jumlah, waktu dan tingkat kepastian arus kas masa
datang yang terkait dengan instrumen keuangan dan
kebijakan akuntansi yang diterapkan untuk instrument
tersebut. PSAK No. 50 (Revisi 2006) ini
menggantikan PSAK No. 50, ”Akuntansi Investasi
Efek Tertentu” dan diterapkan secara prospektif untuk
periode yang dimulai pada atau setelah tanggal
1 Januari 2009 (yang selanjutnya direvisi menjadi
pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010).
Penerapan lebih dini diperkenankan dan harus
diungkapkan.
SFAS No. 50 (Revised 2006), “Financial
Instruments: Presentation and Disclosures”
contains the requirements for the presentation of
financial instruments and identifies the information
that should be disclosed. The presentation
requirements apply to the classification of financial
instruments, from the perspective of the issuer,
into financial assets, financial liabilities and equity
instruments; the classification of related interests,
dividends,
losses
and
gains;
and
the
circumstances in which financial assets and
financial liabilities should be offset. This standard
requires the disclosure, among others, of
information about factors that affect the amount,
timing and certainty of an entity’s future cash flows
relating to financial instruments and the accounting
policies applied to those instruments. SFAS No. 50
(Revised 2006) supersedes SFAS No. 50,
“Accounting for Certain Investments in Securities”
and is applied prospectively for the periods
beginning on or after January 1, 2009 (which was
subsequently revised to become on or after
January 1, 2010). Earlier application is permitted
and should be disclosed.
53
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
103
The original consolidated financial statements included
herein are in Indonesian language.
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL
STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2008 and 2007
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASI
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL
ACCOUNTING STANDARDS (continued)
27. REVISI PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI
KEUANGAN (lanjutan)
PSAK No. 55 (Revisi 2006), “Instrumen Keuangan:
Pengakuan dan Pengukuran”, mengatur prinsipprinsip dasar pengakuan dan pengukuran aset
keuangan, kewajiban keuangan, dan kontrak
pembelian dan penjualan item non-keuangan.
Pernyataan ini, antara lain, memberikan definisi dan
karakteristik terhadap derivatif, kategori dari
instrumen keuangan, pengakuan dan pengukuran,
akuntansi lindung nilai dan penetapan dari hubungan
lindung nilai. PSAK No.55 (Revisi 2006) ini
menggantikan PSAK No. 55, “Akuntansi Instrumen
Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai”, dan diterapkan
secara prospektif untuk laporan keuangan yang
mencakup periode yang dimulai pada atau setelah
tanggal 1 Januari 2009 (yang selanjutnya direvisi
menjadi pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010).
Penerapan lebih dini diperkenankan dan harus
diungkapkan.
SFAS No. 55 (Revised 2006). “Financial
Instruments: Recognition and Measurement”
establishes the principles for recognizing and
measuring financial assets, financial liabilities, and
some contracts to buy or sell non-financial items.
This standard provides for the definitions and
characteristics of a derivative, the categories of
financial
instruments,
recognition
and
measurement,
hedge
accounting
and
determination of hedging relationships, among
others. SFAS No. 55 (Revised 2006) supersedes
SFAS No. 55, “Accounting for Derivative
Instruments and Hedging Activities”, and is applied
prospectively for financial statements covering the
periods beginning on or after January 1, 2009
(which was subsequently revised to become on or
after January 1, 2010). Earlier application is
permitted and should be disclosed.
Perusahaan sedang mengevaluasi dampak dari
PSAK revisi tersebut dan belum menentukan
dampaknya terhadap laporan keuangannya.
The Company is presently evaluating and has not
determined the effects of these revised SFAS on
its financial statements.
28. ECONOMIC CONDITIONS
28. KONDISI EKONOMI
Kegiatan usaha Perusahaan dan Anak perusahaan
mungkin akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi di
Indonesia di masa mendatang yang mungkin akan
menyebabkan ketidakstabilan nilai tukar mata uang
dan secara negatif mempengaruhi pertumbuhan
ekonomi. Perbaikan dan pemulihan ekonomi yang
berkelanjutan tergantung pada beberapa faktor,
seperti kebijakan fiskal, moneter dan kebijakan lainnya
yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan pihakpihak lain, tindakan yang berada di luar kendali
Perusahaan dan Anak perusahaan.
29. PENYELESAIAN
KONSOLIDASI
LAPORAN
KEUANGAN
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas
penyusunan laporan keuangan konsolidasi yang
diselesaikan pada tanggal 12 Maret 2009.
54
104
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
The operations of the Company and Subsidiaries
may be affected by future economic conditions in
Indonesia that may contribute to volatility in
currency values and negatively impact economic
growth. Economic improvements and sustained
recovery are dependent upon several factors,
such as fiscal, monetary and other measures
being undertaken by the Indonesian government
and other parties, actions which are beyond the
control of the Company and Subsidiaries.
29. COMPLETION OF THE
FINANCIAL STATEMENTS
CONSOLIDATED
The management of the Company is responsible
for the preparation of the consolidated financial
statements that were completed on March 12,
2009.
Menjaga Ketepatan Jadual
Keeping on Schedule
Pengiriman tepat waktu menjadi komitmen Enseval dalam meningkatkan
kualitas pelayanan. Jadual pengiriman dan kualitas pelayanan prima sudah
menjadi budaya Enseval berkat dedikasi tinggi seluruh karyawan Enseval
yang didukung dengan penggunaan PDA.
On time delivery has become Enseval’s commitment in improving its service
quality. On time delivery and excellent service has become Enseval’s culture,
owing to the high dedication of all staff and the use of the PDA system.
DATA PERSEROAN
CORPORATE DATA
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
105
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Herman Widjaja
Presiden Komisaris President Commissioner
Beliau kuliah di Fakultas Farmasi Universitas Surabaya dari
tahun 1973 sampai dengan tahun 1977. Beliau memulai karir
sebagai Medical Representative pada perusahaan MSD
Surabaya tahun 1974 dan tahun 1976 di perusahaan Zambon
Spa, Jakarta. Pada tahun 1978 beliau memegang jabatan
sebagai Field Supervisor, tahun 1981 sebagai Regional
Manager, dan tahun 1983 diangkat sebagai Marketing
Coordinator di Zambon Spa, Jakarta.
He studied at the Faculty of Pharmacy of Surabaya University
from 1973 until 1977. He joined MSD Surabaya as a Medical
Representative in 1974 and moved on to a similar position at
Zambon Spa, Jakarta from 1976, before being promoted to
several key positions as Field Supervisor in 1978, Regional
Manager in 1981 and Marketing Coordinator in 1983.
Beliau bergabung dengan Group Kalbe pada tahun 1985
sebagai Sales Manager Ethical PT Dankos Laboratories
Tbk. Pada tahun 1988 beliau diangkat sebagai Marketing
Manager Ethical, lalu menjabat sebagai Direktur PT Bintang
Toedjoe pada tahun 1991 sampai dengan tahun 1993. Beliau
kembali ke PT Bintang Toedjoe pada tahun 1997 sebagai
Direktur dan kemudian diangkat menjadi Presiden Direktur
pada tahun 1999 dan menjadi Komisaris pada tahun 2002
sampai dengan 2003.
He joined Kalbe group in 1985 as Sales Manager for the
Ethical Division at PT Dankos Laboratories Tbk. and in 1988
was promoted as Marketing Manager for the Ethical Division.
He was then appointed as a Director of PT Bintang Toedjoe
from 1991 to 1993. He returned to PT Bintang Toedjoe in year
1997 as Director and then appointed as President Director in
1999 and subsequently appointed as Commissioner in 2002
to 2003.
Pada tahun 1993 sampai dengan tahun 2002, beliau
menduduki jabatan sebagai Direktur di PT Dankos
Laboratories dan kemudian dipromosikan untuk menduduki
jabatan sebagai Presiden Direktur PT Dankos Laboratories
Tbk sejak tahun 2002 sampai dengan saat penggabungan
usaha pada tahun 2005. Sejak December 2005 sampai
sekarang, beliau menjabat sebagai Direktur di PT Kalbe
Farma Tbk dan di tahun 2008 beliau diangkat sebagai
Presiden Komisaris PT Enseval Putra Megatrading Tbk.
In year 1993 until 2002, he was a Director of PT Dankos
Laboratories Tbk. and then served as President Director
from 2002 until the merger in 2005. He has been appointed
as Director of PT Kalbe Farma Tbk since the merger in
December 2005 until today and in 2008, He was appointed as
President Commissioner of PT Enseval Putera Megatrading
Tbk.
H. Soekaryo
Komisaris Independen Independent Commissioner
Soekaryo, lahir di Jati Lawang pada tahun 1933. Lulus dari
Institute Teknologi Bandung pada tahun 1959. Menjabat
sebagai Direktur Farmasi AL di Jakarta pada tahun 1962
kemudian sebagai Direktur Badan Pimpinan Umum
Perusahaan Farmasi Negara Dep-Kes RI pada tahun 1996.
Menjabat sebagai Direktur Utama PT Kimia Farma pada
tahun 1969 sampai dengan 1983. Pada tahun 1983 menjabat
sebagai Presiden Komisaris di PT Kimia Farma dan sebagai
Director of Impac International pada tahun 1993. Sebagai
Sekretaris Jendral Departemen Kesehatan pada tahun
1983-1988. Posisi-posisi penting lainnya yang masih ditekuni
terus sampai sekarang yaitu sebagai Sekretaris II Dewan
Pertimbangan – PP Pepabri, Penasehat PT Bumi Laut Grup
dan PT Dharma Laut Rahardja, Presiden Komisaris PT Dharma
Laut Enerji. Sejak tahun 1998 sampai dengan tahun 2008
beliau menjadi staf Pengajar Magister Manajemen Farmasi
Universitas Gajah Mada dan menjabat sebagai Komisaris
Utama di PT Enseval Putera Megatrading Tbk. Kini, beliau
manjadi Ketua Komite Audit sekaligus merangkap sebagai
Komisaris Independen.
Soekaryo, was born at Jati Lawang in 1933. He graduated
from Bandung Institute of Technology in 1959 and became
Navy Pharmaceutical Director, Jakarta, in 1962 and later on as
Director of Indonesian Pharmaceuticals Company Committee
– Ministry of Health in 1996. He served as President Director
of PT Kimia Farma from 1969 until 1983. Then in 1983 he
served as President Commissioner of PT Kimia Farma and
later on Director of Impac International in 1993. As Secretary
General of Ministry of Health in 1983 – 1988. Presently he
serves a variety of significant posts i.e. Secretary II Advisory
Council - PP Pepabri, Consultant in PT Bumi Laut Group
and PT Dharma Laut Rahardja, President Commissioner of
PT Dharma Laut Enerji. Since 1998 he has been a lecturer on
Magister Management Program of Pharmaceutical Faculty
of Gajah Mada University and also President Commissioner
of PT Enseval Putera Megatrading Tbk. Now, he is the Audit
Committee Chairman & Independent Commissioners of the
Company.
Bernadette Ruth Irawati Setiady
Komisaris Commissioner
106
Beliau meraih gelar Master dari Faculty of Food Science,
Cornell University, Ithaca, New York, Amerika Serikat pada
tahun 1986.
She earned her Master’s degree from the Faculty of Food
Science,from Cornell University, Ithaca, New York, USA in
1986.
Kariernya dimulai dari PT Bukit Manikam Sakti dan
PT Sanghiang Perkasa (Anak perusahaan PT Kalbe Farma
Tbk. yang bergerak dalam bidang makanan kesehatan) dan
kemudian menjadi Direktur PT Kalbe Farma Tbk. sejak tahun
1997. Sejak bulan Mei 2008, beliau mulai menjabat sebagai
Komisaris Perseroan.
She began her career with PT Bukit Manikam Sakti and
PT Sanghiang Perkasa (Kalbe’s health food subsidiary) and
has been appointed as Director of PT Kalbe Farma Tbk.
since 1997. She has been appointed as Commissioner of the
Company since May 2008.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Komite Audit
Audit Committee
H. Soekaryo
Ketua Chairman
Ichsan Kristiantara Gunawan
Anggota Member
Beliau adalah lulusan Institut Teknologi Bandung dengan
meraih gelar sebagai Insinyur Teknologi Kimia pada tahun
1963.
He graduated from the Bandung Institute of Technology
with a degree in Chemical Engineering in 1963.
Beliau menjabat sebagai anggota Komite Audit Enseval
sejak Agustus tahun 2008. Sebelum bergabung dengan
Enseval, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Utama
PT Cakrawala Nalar Mekar (1994-2000), Grup Direktur
PT Tempo Grup (1990-1993) dan sebagai Direktur Pengelola
Kalbe Grup (1988-1990). Sebelum itu beliau menjabat
sebagai Direktur Utama PT Jaya Gas Indonesia di tahun
1972-1987.
He was appointed as member of the Audit Committee of
the Company in August 2008. Prior to joining Enseval, He
served as President Director of PT Cakrawala Nalar Mekar
(1994-2000), Group Director of PT Tempo Group (1990-1993)
and as Managing Director of Kalbe Group (1988-1990). Prior
to that, he served as President Director of PT Jaya Gas
Indonesia in 1972-1987.
Dianawati Sugiarto
Anggota Member
Menjabat sebagai anggota Komite Audit Enseval sejak
Agustus 2008. Beliau adalah lulusan Universitas Parahyangan
Bandung dengan jurusan Akuntansi. Perjalanan karirnya
dimulai sejak bergabung dengan Kantor Konsultan Pajak
Gunawan, Prijohandojo, Utomo & Co (Divisi Pajak dari Arthur
Andersen Indonesia) pada tahun 1993-1996 dan sebagai
Manajer di Kantor Konsultan Pajak Prijohandojo, Boentoro
& Co pada tahun 1996-2005. Terhitung mulai Januari tahun
2009, beliau adalah partner dari Kantor Konsultan Pajak dan
Keuangan Trustion Consulting.
Appointed as Member of the Audit Committee since August
2008. She graduated with a degree of Accountancy from
Parahyangan University Bandung. Her career started by
joining with Tax Consulting Firm Gunawan, Prijohandojo,
Utomo & Co (Tax Division of Arthur Andersen Indonesia)
in 1993-1996 and as Tax Manager at Tax Consulting Firm
Prijohandojo, Boentoro & Co in 1996-2005. Starting January
2009, she is one of the partners of Trustion Consulting, a Tax
and Financial Advisory Firm.
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
107
Direksi
Board of Directors
Vidjongtius
Presiden Direktur President Director
Vidjongtius, lulusan sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti
ini memulai kariernya dari Kantor Akuntan Drs. Joseph Susilo
& Rekan, kemudian pada tahun 1990 beliau bergabung
dengan PT Kalbe Farma di bidang Keuangan dan Akuntansi
dan diangkat menjadi Direktur PT Kalbe Farma mulai tahun
1997. Pada tahun 2006 beliau diangkat menjadi Presiden
Direktur PT Enseval Putera Megatrading Tbk. sampai saat
ini.
Vidjongtius obtained his degree in Economics from Trisakti
University, Jakarta. His career started at public accountant
firm Drs. Joseph Susilo and Partners. He joined PT Kalbe
Farma in 1990 in the Finance and Accounting Department
and has been appointed as Director of PT Kalbe Farma since
1997. In 2006, he was promoted as President Director of
PT Enseval Putera Megatrading Tbk until now.
Justian Sumardi
Wakil Presiden Direktur Vice President Director
Beliau memulai karirnya pada bulan Mei 1986 di PT Haco
Murni dengan jabatan terakhir sebagai Chief Accountant. Di
bulan Februari tahun 1989, beliau bergabung dengan Kalbe
Group dengan jabatan Senior Officer di PT JFR Business
Development. Pada awal tahun 1990 beliau dipromosikan
sebagai Finance & Accounting Manager di PT Bintang
Toedjoe dan menduduki jabatan sebagai Finance Manager
PT Kalbe Farma Tbk pada awal tahun 1992. Pada bulan April
1996 dipromosikan sebagai Asisten Direktur PT Bintang
Toedjoe dan pada bulan April 1997 menduduki jabatan yang
sama sebagai Asisten Direktur PT Dankos Laboratories Tbk.
Pada bulan Mei 1998 diangkat sebagai Direktur PT Saka
Farma Laboratories. Pada bulan Juni 1998 diangkat sebagai
Direktur PT Dankos Laboratories Tbk. sampai dengan saat
penggabungan usaha pada bulan Desember 2005. Sejak saat
itu beliau di angkat menjadi Direktur PT Kalbe Farma Tbk.
sampai dengan bulan Mei 2008. Di bulan yang sama, beliau
diangkat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Enseval Putera
Megatrading Tbk. Beliau menamatkan pendidikan sebagai
Sarjana Ekonomi Akuntansi di Universitas Tarumanagara
Jakarta pada tahun 1987.
Prior joining Kalbe Group in 1989, he was Chief Accountant
at PT Haco Murni, where he had worked since May 1986.
In February 1989, he began his career with Kalbe Group as
a Senior Officer at PT JFR Business Development. In 1990,
he was promoted as Finance and Accounting Manager of
PT Bintang Toedjoe and in 1992 become Finance Manager of
PT Kalbe Farma Tbk. In April 1996, he returned to PT Bintang
Toedjoe as an Assistant Director, and in April 1997 began
serving as Assistant Director of PT Dankos Laboratories Tbk.
In May 1998, he was appointed as a Director of PT Saka
Farma Laboratories. In June 1998, he was also appointed
as Director PT Dankos Laboratories Tbk. until the merger in
December 2005. Thereafter, He was appointed as Director
of PT Kalbe Farma Tbk until May 2008. In May 2008, he has
been appointed as Vice President Director of PT Enseval
Putera Megatrading Tbk. He graduated from the Economics
Faculty of Tarumanagara University, Jakarta with a degree in
Accountancy in 1987.
Djamarwie
Direktur Director
Djamarwie, dilahirkan di Jambi pada tahun 1963. Pendidikan
terakhir Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara jurusan
Akutansi. Sebagai Senior Auditor di sebuah kantor Akuntan
“Drs. Wolfrey Jademurni” pada tahun 1985. Sebagai
kepala administrasi & keuangan di PT Praja Puri Indah yang
tergabung dalam Napan Group pada tahun 1987. Bekerja di
PT Kageo pada tahun 1989 dengan jabatan terakhir sebagai
Direktur, dan PT Igar Jaya sebagai Direktur Keuangan sampai
dengan tahun 1998, yang akhirnya diteruskan beliau di
PT Enseval Putera Megatrading Tbk. sebagai Direktur
sampai sekarang.
Djamarwie, was born in Jambi, 1963. He was a student of
Tarumanagara University majoring in Economics. In 1985,
he joined Drs. Wolfrey Jademurni Accountant as Senior
Auditor, then in 1987 as Head of Finance & Administration at
PT Praja Puri Indah, the subsidiary of Napan Group. He was
appointed as Director at PT Kageo in 1989 and served as
Finance Director at PT Igar Jaya until 1998 and then joined
PT Enseval Putera Megatrading Tbk. as Director until now.
Lusy Andajani
Direktur Director
Lusy Andajani, dilahirkan di Bojonegoro pada tahun 1955.
Memulai karirnya di PT Kalbe Farma pada tahun 1974
sebagai Medical Representative. Sebagai Asisten Sales &
Distribution Manager PT Intertradista pada tahun 1983.
Kemudian bergabung di PT Enseval pada tahun 1984 sebagai
Sales Staff. Pada tahun 1989 beliau dipromosikan sebagai
Sales Manager Consumer Product PT Enseval. Kemudian
mulai pada tahun 1994 sebagai General Sales Manager
Consumer Product, tahun 1997 sebagai General Sales
Manager Consumer Product & OTC. Pada tahun 1998 beliau
dipromosikan sebagai Asisten Direktur Consumer Product
& OTC, dan pada tahun 2001 menjabat sebagai Direktur
PT Enseval Putera Megatrading Tbk. sampai sekarang.
108
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Lusy Andajani, was born in Bojonegoro, 1955. She began her
career at PT Kalbe Farma in 1974 as Medical Representative.
Then in 1983 she moved to PT Intertradista as Assistant Sales
& Distribution Manager. Then in 1984 she joined PT Enseval
as Sales Staff. In 1989 she was promoted as Sales Manager
Consumer Product, then in 1994 She was appointed as
General Sales Manager Consumer Product. In 1997, as
General Sales Manager Consumer Product & OTC. Then
in 1998, She was promoted as Consumer Product & OTC
Assistant Director. Since 2001 she has been appointed as
Director of PT Enseval Putera Megatrading Tbk. until now.
Manajemen
Management
Baris atas kiri ke kanan
Top line - left to right
• Handi Halim
• Pre Agusta
• Justian Sumardi
• Teddy Iman Soewahjo
• Ridwan Arifin
• Widodo Soetjipto
Baris bawah kiri ke kanan
Bottom line - left to right
• Silvi Pusparini
• Lusy Andajani
• Yuniati Rachmat
• Amelia Bharata
• Vidjongtius
• Djamarwie
• Benjamin Pattiwael
• Djonny Hartono
• Bima Darmansyah
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
109
Struktur Organisasi
Organization Structure
Struktur Organisasi Perusahaan
The Company’s Organization Structures
General Meeting of
Shareholders
Audit
Committee
BOC
BOD
Internal Audit
Distributions
Operations
Logistic
SCM
FA
Business
Development
IT
Struktur Organisasi Kepemilikan Saham
Ultimate Shareholder Structure
Tri Sapta Jaya
99.99%
1%
Millenia Dharma Insani
99.00%
PT Kalbe Farma Tbk
58.19%
1%
PT Enseval Putera
Megatrading Tbk
Enseval Medika Pirma
99.00%
1%
Publik
41.81%
Global Chemindo
Megatrading
99.00%
Renalmed Tiara Utama
94.99%
110
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
HR & GA
Anak Perusahaan
Subsidiaries
PT Tri Sapta Jaya
Jl. Pulogadung No. 10
Kawasan Industri Pulogadung
Jakarta Timur 13920
Tel. : (62-21) 461 8737
Fax. : (62-21) 4683 2926
PT Millenia Dharma Insani
Gedung Enseval
Jl. Pulo Lentut No.10
Kawasan Industri Pulogadung
Jakarta Timur 13920
Tel. : (62-21) 4682 2422
Fax. : (62-21) 4682 2479
PT Enseval Medika Prima
Gedung Enseval II, Lantai 3
Jl. Pulo Lentut No.10
Kawasan Industri Pulogadung
Jakarta Timur 13920
Tel. : (62-21) 4682 3234
Fax. : (62-21) 4682 2413
PT Global Chemindo Megatrading
Jl. Pulokambing Raya, Kav II E No.8
Kawasan Industri Pulogadung
Jakarta Timur 13920
Tel. : (62-21) 4683 0028
Fax : (62-21) 4683 6167
PT Renalmed Tiara Utama
Gedung Enseval II, Lantai 3
Jl. Pulo Lentut No.10
Kawasan Industri Pulogadung
Jakarta Timur 13920
Tel. : (62-21) 4682 3234
Fax. : (62-21) 4682 2413
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
111
Kantor Cabang
Branch Offices
Sumatera
Banda Aceh
Jl. Tgk Imum Lueng Bata Km. 3,5
Samping Rumah Makan Khas
Ache Rayek
Lueng Bata Banda Aceh 23247
Tel. : (0651) 31481
Fax.: (0651) 22747
Kalimantan
Pontianak
Jl. H. Rais A. Rahman No. 67
Sei Jawi Dalam,
Pontianak 78115
Tel. : (0561) 777 779, 775 447, 774 361, 771 649, 770 555
Fax.: (0561) 770 789
Tangerang
Jl. Manis Raya No. 4
Kawasan Industri Manis Km. 8,5
Rt. 03 Rw. 01 Desa Kadu
Kec. Curug - Kab. Tangerang
Tel. : (021) 5565 2932
Fax.: (021) 5565 2715 /
556 53555
Medan
Jl. Medan – Tj. Morawa Km. 9,5
Medan 20229
Tel. : (061) 786 7268
Fax.: (061) 786 7272
Banjarmasin
Jl. Jend. A Yani Km. 5 No. 1
Tel. : (0511) 325 2457
Fax.: (0511) 325 3898
Jakarta III
Jl. Pulo Lentut No. 10
Kawasan Industri Pulogadung
Jakarta Timur 13920
Tel. : (021) 468 23663
Fax.: (021) 468 21825
Pematang Siantar
Jl. Medan Km. 3,5
Pematang Siantar 21143
Tel. : (0622) 435 354 / 56 / 57
Fax.: (0622) 435 355
Pekanbaru
Jl. Bukit Barisan I No. 3
(Riau Ujung)
Rt. 001, Rw 007
Tampan - Pekanbaru
Tel. : (0761) 861 738 – 40 /1/3 /5
Fax.: (0761) 861 725
Batam
Kompleks Citra Buana
Centre Park Blok CC No. 1
Kampung Seraya – Batam 29432
Tel. : (0778) 431 990 / 1
Fax.: (0778) 458 898
Padang
Jl. Raya By Pass KM 10
Kel. Kalumbu,
Kec. Kuranji, Padang
Tel. : (0751) 495700 / 01 / 02 / 03
Fax.: (0751) 495800
Palembang
Jl. Soekarno Hatta No. 9 Rt. 04
Kel. Siring Agung, Kec. Ilir Barat I
Tel. : (0711) 442265, 442278,
442475, 442476
Fax.: (0711) 442882
Pangkal Pinang
Jl. Jend. Sudirman No. 3,
RT 01/ RW 03
Selindung Baru - Pangkal Balam
Tel. : (0717) 434 269
Fax.: (0717) 432 458 / 437 2458
Bandar Lampung
Jl. Zainal Abidin Pagar Alam
No. 5, Rajabasa
Tel. : (0721) 703 773 (hunting)
Fax.: (0721) 703 807
Jambi
Jl. Untung Suropati No. 1-4
Kota Baru, Kel. Jelutung
Tel. : (0741) 445 510 / 11 / 13 / 14
Fax.: (0741) 445 534
112
Samarinda
Jl. Ir. Sutami Blok J No. 11
Kawasan Pergudangan
Sei Kunjang
Tel. : (0541) 272 471 / 72,
272 905, 275 077
Fax.: (0541) 272 475
Balikpapan
Jl. Mayjen. Sutoyo No. 72
RT. 44 Klandasan Ilir
Balikpapan Selatan 76113
Tel. : (0542) 421 658, 422 815,
Fax.: (0542) 440 733
Sulawesi
Manado
Jl. Maria Walanda Maramis
Km. 10 No. 8
Desa Watutumow III
Kec. Kalawat,
Kab. Minahasa Utara
Tel. : (0431) 816 491-2, 817 197
Fax.: (0431) 816 786, 816 495
Palu
Jl. Karanja Lembah No. 17
Tel. : (0451) 486 567
Fax.: (0451) 486 568
Makassar
Jl. KIMA 8 Kav. SS-19
Kawasan Industri Makassar
Tel. : (0411) 472 3055 (hunting)
Fax.: (0411) 472 3050
Jawa
Jakarta I
Jl. Pulo Lentut No. 10
Kawasan Industri Pulogadung
Jakarta Timur
Tel. : (021) 460 0200
Fax.: (021) 460 9049
Bekasi
Komp. Ruko Bekasi Mas
Blok B / 21
Jl. Jend. A Yani
Bekasi Selatan
Tel. : (021) 919 1537, 888 50750, 888 50641 / 42
Fax.: (021) 886 8960
Jakarta II
Jl. Srengseng Raya No. 8
Rt. 08 Rw. 02
Kel. Srengseng
Kec. Kembangan
Jakarta Barat 11630
Tel. : (021) 586 7734, 586 4935
Fax.: (021) 586 3556
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Bogor
Jl. Raya Wangun No.216 / Tajur
Kel. Sindang Sari Bogor Timur 16720
Tel. : ( 0251 ) 337111 ( Hunting)
Fax.: ( 0251 ) 338029
Bandung
Jl. Soekarno Hatta No. 344
Kode Pos 40235
Tel. : (022) 540 7124 / 25 /
27 / 38
Fax.: (022) 542 4413
Tasikmalaya
Kompleks RUKAN “TFT”
Jl. Ir. H. Juanda No. 18
Tasikmalaya 46181
Tel. : (0265) 333 500
Fax.: (0265) 333 800
Cirebon
Jl. Raya Klayan No. 57
Kode Pos 45151
Tel. : (0231) 201 121 (hunting)
Fax.: (0231) 221 056
Semarang
Komp. Industri Guna Mekar
Jl. Tambak Aji No. 1 A
Kel. Tambak Aji, Kec. Ngalian
Kode Pos 50180
Tel. : (024) 866 4117 (hunting)
866 4114
Fax.: (024) 866 4123
Tegal
Jl. Teuku Umar No. 9 - Tegal
Tel. : (0283) 342 929
Fax.: (0283) 322 911
Yogyakarta
Jl. Ring Road Barat
Kaliabu, Kel. Banyuraden
Gamping - Sleman
Tel. : (0274) 627 271 (hunting)
Fax.: (0274) 627 288
Solo
Jl. Jend. A. Yani 197 A Km. 9
Kartasura – Sukoharjo
Tel. : (0271) 784 211 / 12 / 13
Fax.: (0271) 784 203
Purwokerto
Jl. Suparjo Rustam
(Depan SPBU 44.531.10)
Sokaraja Kulon, Sokaraja Banyumas
Tel. : (0281) 623 384
Fax.: (0281) 684 4225
Sidoarjo
Jl. Berbek Industri VII No. 8 - 10
Waru, Sidoarjo 61256
Tel. : (031) 841 1007
Fax.: (031) 841 1029
Surabaya
Jl. Parang Kusumo No. 6
Tel. : (031) 354 5989 / 90
Fax.: (031) 353 1747
Kediri
Jl. Semeru 25 B, Rt. 01 / 02
Campurejo, Mojoroto,
Kediri 64116
Tel. : (0354) 780 440 s/d 41,
44 & 46
Fax.: (0354) 780 444
Malang
Jl. Industri No. 90
Mangliawan - Pakis
Tel. : (0341) 94200, 94800,
794003, 793336
Jember
Jl. Letjen. Sutoyo No. 138,
Kel. Kebonsari
Kec. Sumbersari - Jember
Tel. : (0331) 323 045, 324 188
Fax.: (0331) 324 185
Bali
Denpasar
Jl. Nangka No. 42
Tel. : (0361) 235 172
Fax.: (0361) 233 660
Nusa Tenggara Barat
Mataram
Jl. Seganteng Indah Raya
Blok C No. 3, BTN Seganteng
Cakranegara - Mataram
Tel. : (0370) 673 951 / 52
Fax.: (0370) 673 960
Nusa Tenggara Timur
Kupang
Jl. Bundaran PU No. 10
Kel. Tuak, Daun Merah,
Kec. Oebobo
Tel. : (0380) 855 3515
Fax.: (0380) 855 3505
Papua
Jayapura
Jl. Trikora No. 12
P.O. Box 180
Tel. : (0967) 531 941, 524 549,
533 394
Fax.: (0967) 532 535
Daftar Prinsipal
Principals List
ETHICAL
1
2
3
4
5
6
Coca Cola Distribution Ind (CCDI)
Eisai Indonesia
Hexpharm Jaya
Interbat
Kalbe Farma
Saka Farma Laboratories
24
25
26
27
28
29
30
31
32
SGM Biotech Inc
Shandon Inc
Siare International
Smith & Nephew Healthcare
Synoptics Limited / Syngene
Tesena Inovindo
Tokyo Boeki
Unomedical
Osaki Medical Indonesia
OTC
RAW MATERIAL
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
Bintang Toedjoe
Kalbe Farma
Saka Farma
Sanghiang Perkasa
Tata Nutrisana
CONSUMER
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
Aquasolve Sanaria
Beiersdorf Indonesia
AmSafe Indonesia
Globalindo Perkasa
Hermon Anugrah Indah
Impers Pratama
John Francis
Kara Santan Pertama
L’oreal Indonesia
Mead Johnson
Osaki Medical Indonesia
Sanghiang Perkasa
Tata Nutrisana
Odeloren
Insan Indofarma
Sparindo Mustika
Aneka Boga Citra
MEDICAL DEVICE
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
3M Indonesia
Becton Dickinson
Biodynamics
Biomerieux
Epos Medical GmbH
Eppendorf
Finusolprima Farma Int
Fukuda Sangyo
Indoprima Bionet
Kalbe Farma Tbk
Kimura
MG Electric - England
Mega Andalan Kalasan
Metz Indonesia
Mindray Co Ltd
Mindray Hematology
Modern Photo Tbk
Nakamura
Pro-Lab Diagnostics
Resindo Medica
Saptindo
Sartorius AG
SFRI SARL
BASF
Changshu Huagang Pharmaceutical Co Ltd
Changzhou Comwin Fine Chemical Co Ltd
Changzhou Siyao Pharmaceutical Co Ltd
Changzhou Synhyper
Chem Base (Nantong) Laboratories Chen Fong DMV - Foterra Excipients DMV International
DSM Special Products Bv
Friesland Foods Domo G & F Hanse Biopharma GmbH
Grain Processing Corp Guangdong Food Industry Hangzhou Mingsheng Pharmaceutical Co Ltd
Hanmi Pharmaceutical IPCA Laboratories Ltd
Jilin Henghe Pharmaceutical Co Ltd Kirin Food-Tech Co Ltd Kyowa Hakko Industry(s) Pte Ltd Lonza Ltd
Ningxia Qiyuan Pharmaceutical Co Ltd
Paik Kwang Industrial Co Ltd
Pharmachem Qianjiang Yongan Pharmaceutical Co Ltd
Quatchem Ltd
Shandong NB Group Co Ltd
Shandong Xinhua Pharmaceutical Co Ltd
Shin Dong Bang CP Corp Stellar Laboratories Pvt Ltd Sumitomo Supriya Lifescience Ltd
Tianjin Tianmao Technology Dev. Corp Ltd Tianjin Zhongjin Pharmaceuticals Co Ltd UENO Chemicals Western Drugs Pvt Ltd Wockhardt
Wuhan Organic Chemicals Yung Zip Chemical Industry Co Ltd
Zhejiang Apeloa (Kangyu) Pharmaceutical Co Ltd
Zhejiang Hisaor Pharm & Chem Co Ltd Zhuhai United Laboratories Co Ltd
Changzhou Xinhua Industrial General Co Ltd Monix Enterprise Hunan Dongting Co Ltd Jiang Su Jiang Shan Pharm Co Ltd
Nantong Jinghua Pharm Co Ltd NB Entrepreneurs
Zhejiang Qiming Co Ltd Siddarth International
Wei Sheng Pharmaceutical Wellable Group Marine Co Ltd Wuhan Grand Pharmaceutical Group Co Ltd Yong Zhou Lianhuan Pharmaceutical Group Co Ltd
Zhejiang Kongle Pharmaceutical Co Ltd Zhejiang Xinhua Pharmaceutical Company
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Annual Report 2008
113
Tanggung Jawab Pelaporan Tahunan
Responsibility for Annual Reporting
Laporan Tahunan ini, berikut laporan keuangan dan
informasi terkait lainnya, merupakan tanggung jawab
Manajemen PT Enseval Putera Megatrading Tbk
dan telah disetujui oleh seluruh anggota Direksi dan
Komisaris dengan membubuhkan tanda tangannya
masing-masing di bawah ini.
This Annual Report and the accompanying financial
statements and related financial information are
the responsibility of the Management of PT Enseval
Putera Megatrading Tbk and have been approved by
the members of the Board of Directors and the Board
of Commissioners whose signatures appear below.
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Herman Widjaja
H. Soekaryo
B.R. Irawati Setiady
Presiden Komisaris
President Commissioner
Komisaris & Komisaris Independen
Commissioner & Independent Commissioner
Komisaris
Commissioner
Direksi
Board of Directors
114
Vidjongtius
Justian Sumardi
Presiden Direktur
President Director
Wakil Presiden Direktur
Vice President Director
Djamarwie
Lusy Andajani
Direktur
Director
Direktur
Director
PT Enseval Putera Megatrading Tbk Laporan Tahunan 2008
Informasi Perseroan
Corporate Information
Nama Perusahaan
Name of Company
PT Enseval Putera Megatrading Tbk
Pendirian Founded
1 April 1989
Pemegang Saham Per 31 Desember 2008
Shareholders’ Composition (as of December 31, 2008)
PT Kalbe Farma Tbk 58.19%
Publik Public 41.81%
Bidang Usaha
Line of Business
Distribusi farmasi dan produk kesehatan
Distribution of Pharmaceutical & Consumer Health Product
Bursa
Stock Exchange
Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange
Kode Saham
Ticker Code
EPMT
Auditor
Purwantono, Sarwoko & Sandjaja (Ernst & Young)
Indonesia Stock Exchange Building
Tower 2, 7th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Tel. : (62-21) 5289 5000
Fax. : (62-21) 5289 4100
Biro Administrasi Efek
Share Registrar
PT Adimitra Transferindo
Plaza Property Lantai 2
Kompleks Pertokoan Pulomas Blok VIII No. 1
Jl. Perintis Kemerdekaan Jakarta 13210
Tel. : (62-21) 4788 1515
Fax.: (62-21) 470 9697
Hubungi Kami
Contact Us
Coporate Secretary
Gedung Enseval
Kawasan Industri Pulogadung
Jl. Pulo Lentut No. 10
Jakarta Timur 13920, Indonesia
Tel. : (62-21) 4682 2422
Fax.: (62-21) 460 9039
Email : [email protected]
Maksimedia
Laporan Tahunan 2008 Annual Report
PT Enseval Putera Megatrading Tbk
Jl. Pulo Lentut No.10
Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta 13920
Indonesia
Tel. 62-21 4682 2422 Fax. 62-21 4609039
www.enseval.com
Download