Hera Ningrum UC-9 24. Rifki Najmul Mahafi UC-24

advertisement
Lampiran 1
DAFTAR NAMA PESERTA DIDIK KELAS UJI COBA (XII IPA-1)
No.
Nama Peserta Didik
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
Adestia Elvasari
Adi Pratama
Arfan Mahendra
Afandi Ahmad
Arif Sofyan
Asti Lifiyasari
Atik Walidiyatik
Dika Apriyanto
Kode Peserta
Didik
UC-1
UC-2
UC-3
UC-4
UC-5
UC-6
UC-7
UC-8
Hera Ningrum
UC-9
Himmatul U. W
Irza Ahmad Maulana
Khanifatul Milah
M. Nurul Muttaqin
Muh. Misbahu Surur
Nur Laila
Nur Nikmah
Nurhani Yuliana
Oktafiani Putri Anisa
Olifia Saputri
Prayogi Adi Septa
Qurrotul Aini
Rahmasari
Rif’atina
UC-10
UC-11
UC-12
UC-13
UC-14
UC-15
UC-16
UC-17
UC-18
UC-19
UC-20
UC-21
UC-22
UC-23
Rifki Najmul Mahafi
UC-24
Rizki Ayu H.
Setiawan
Siti Fatimah
UC-25
UC-26
UC-27
28.
29.
30.
31.
Siti Nurcahyani
Sofwa Tilatus S.
Tia Nur Atika
UC-28
UC-29
UC-30
Vivi Septi Maningsih
UC-31
Lampiran 2
DAFTAR NAMA PESERTA DIDIK KELAS SAMPEL (XI IPA-2)
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
Peserta Didik
Aennis Mushohhihul Hasanah
Alifiya Ainunnida
Anisa Nur Rohmah
Aprilia Eka Mayang Sari
Ayu Pupuh Anjarsari
Berliantika Ardita Oktavani
Candra Setyawan
Dayu Irawan
Dewi Fitriyani Kusuma
Evita Meilani Puspita N
Faisal Risa Fahlefi
Fitri Murniasih
Habib Abdun Nafik
Hanik Adinu Nasekah
Havid Oktavian H
Hesti
Hevy Nur Febriani
Imam Wakhid
Irda Dewi Pamungkas
Kartina Apriliany
Khabibatur Rosyidah
Kharisatul Mamnuniyah
Kristianto
Muhammad Maukty Zaky
Naely Miftahul U
Rachma Soraya F
Kode Peserta
Didik
S-1
S-2
S-3
S-4
S-5
S-6
S-7
S-8
S-9
S-10
S-11
S-12
S-13
S-14
S-15
S-16
S-17
S-18
S-19
S-20
S-21
S-22
S-23
S-24
S-25
S-26
27
28
29
30
31
32
Rini Nur Minasari
Tiar Dewi Purwati
Umi Mudhakiroh
Wahyu Rudianto
Yoga Bagus P
Mahreta
S-27
S-28
S-29
S-30
S-31
S-32
Lampiran 3
WAWANCARA PRA RISET
Pelaksanaan wawancara
Hari/ Tanggal : Sabtu, 16 Januari 2016
Waktu
: 09.00-10.00 WIB
Responden
: Ibu Bayu Sulistyowati, S.Pd (guru kimia MA AlAsror)
Hasil Wawancara
1. Bagaimana hasil belajar siswa kelas XI dalam belajar kimia?
Jawaban guru :
Hasil belajarnya masih kurang, karena banyak siswa yang nilainya
masih berada dibawah KKM.
2. Bagaimana kemampuan siswa dalam berpikir kritis (menganalisis,
mensintesis, dan mengevaluasi) dalam kelas?
Jawaban guru :
Kemampuan siswa untuk berpikir kritis masih kurang. Kebanyakan
siswa masih bingung ketika mereka disuruh menganalisis,
mensintesis dan mengevaluasi informasi yang diberikan oleh guru.
Siswa cenderung menerima apa yang saya (guru) sampaikan tanpa
ada pertanyaan.
3. Bagaimana kemampuan siswa untuk menyelesaikan soal-soal yang
bertipe tinggi dalam pembelajaran kimia?
Jawaban guru :
Kemampuan siswa untuk menyelesaikan soal-soal yang bertipe
tinggi masih kurang. Siswa disini cenderung bingung jika diberi soal
yang tipe tinggi. Oleh karena itu saya jarang memberika soal-soal
yang bertipe tinggi. Saya lebih sering memberikan soal-soal
berjenjang C1 sampai C3.
4. Bagaimana keaktifan siswa dalam proses pembelajaran (seperti
bertanya ataupun menyampaikan pendapat) ?
Jawaban guru :
Jika diberi pertanyaan atau disuruh menanggapi suatu
materi/permasalahan yang saya (guru) sampaikan, siswa
cenderung diam dan tidak mau berpendapat untuk menjawab
ataupun mengungkapkan idenya. Hanya ada beberapa siswa yang
5.
6.
7.
8.
9.
mau menanggapi pertanyaan ataupun permasalahan yang saya
sampaikan. Mungkin kebanyakan siswa masih merasa malu untuk
mengemukakan pendapatnya sehingga terkadang saya harus
menunjuk secara langsung kepada salah satu siswa untuk
mengemukakan pendapatnya.
Bagaimana kemampuan siswa untuk berdiskusi dalam
pembelajaran kimia?
Jawaban guru :
Saat diskusi, ada beberapa siswa yang aktif berdiskusi, ada
beberapa siswa yang pasif berdiskusi, dan ada bebeapa siswa yang
aktif sendiri. Jadi ketika siswa disuruh berdiskusi, saya (guru)
sebaiknya harus selalu memperhatikan keadaan siswa, sehingga
ketika ada siswa yang tidak ikut berdiskusi, saya (guru) dapat
mengingatkannya.
Bagaimana keadaan siswa ketika kegiatan praktikum dalam
pembelajaran kimia?
Jawaban guru :
Saat praktikum, siswa cenderung aktif, mereka merasa tertarik
untuk mencoba atau mengetahui hal-hal baru meskipun saya (guru)
lebih sering mengadakan praktikum diluar kelas dikarenakan
laboratorium sedang dalam perbaikan.
Bagaimana rasa ingin tahu siswa tentang fenomena IPA kimia?
Jawaban guru :
Ya cukup tinggi, siswa suka ketika pelajaran disangkutkan dengan
fenomena-fenomena yang ada disekitar mereka.
Apa saja pendekatan/metode yang pernah ibu lakukan selama
proses pembelajaran?
Jawaban guru :
Kalau untuk pendekatan/metode bisanya saya menggunakan
metode ceramah, kadang beberapa kali saya bentuk beberapa
kelompok untuk diskusi. Untuk beberapa materi yang bisa
dipraktikumkan, dan di sekolah ada alatnya, ya saya melakukan
praktikum atau demonstasi.
Media apa yang pernah ibu gunakan dalam pembelajaran?
Jawaban guru :
- PPT
- Video pembelajaran
- Whiteboard
Media yang paling sering digunakan whiteboard, karena biasanya
pembelajaran dilakukan di dalam kelas, dan di kelas belum
mempunyai LCD.
10. Buku-buku apakah yang ibu gunakan dalam pembelajaran?
Jawaban guru :
- Buku paket BSE dari sekolah
- LKS
11. Tugas-tugas apa yang biasanya ibu berikan kepada siswa?
Jawaban guru :
Saya (guru) biasaya memberikan PR dari soal-soal yang ada di LKS.
12. Bagaimana mengenai assesmen dalam pembelajaan IPA kimia?
Jawaban guru:
Saya (guru) biasanya melakukan ulangan pada setiap akhir bab.
Selain itu saya juga ada nilai tugas. Untuk instrumen tes yang
digunakan biasanya pilihan ganda dan uraian.
Lampiran 4
DATA NILAI ULANGAN HARIAN MATERI ASAM BASA KELAS XI IPA-2
MA AL-ASROR GUNUNG PATI SEMARANG
No
Peserta Didik
Nilai UH
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
Habib
Rachma S
Irda
Anisa
Kharisatul
Mahreta R
Faisal
Hanik
Evita
Tiar D
Hevy
Aennis
Alifiya
Berliantika
Kartina
Khabibatur
80
78
75
74
72
72
72
72
68
68
67
67
67
67
67
67
17
18
19
20
21
22
23
24
Umi M
Hesti
Wahyu R
Fitri
Ayu pupuh
Aprilia
Havid
Candra
67
67
66
65
65
65
63
60
25
26
27
28
29
30
31
32
Yoga Bagus
Dayu
Dewi
Kristianto
Rini N
Muhammad Maukty
Naely M
Imam
58
58
58
56
56
50
50
48
Lampiran 5
DATA PEMBAGIAN KELOMPOK KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS
XI-IPA 2
No
Peserta Didik
Nilai UH (X)
X2
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
Habib
Rachma S
Irda
Anisa
Kharisatul
Mahreta R
Faisal
Hanik
Evita
Tiar D
Hevy
Aennis
Alifiya
Berliantika
Kartina
Khabibatur
Umi M
80
78
75
74
72
72
72
72
68
68
67
67
67
67
67
67
67
6400
6084
5625
5476
5184
5184
5184
5184
4624
4624
4489
4489
4489
4489
4489
4489
4489
18
19
20
21
22
23
24
Hesti
Wahyu R
Fitri
Ayu pupuh
Aprilia
Havid
Candra
67
66
65
65
65
63
60
4489
4356
4225
4225
4225
3969
3600
25
26
27
28
29
30
31
32
Yoga Bagus
Dayu
Dewi
Kristianto
Rini N
Muhammad Maukty
Naely M
Imam
N
58
58
58
56
56
50
50
48
2085
32
3364
3364
3364
3136
3136
2500
2500
2304
137749
Mean
Mx 
X
N
Standar Deviasi
SDx 
X
N
2
X
 
 N




2
Tabel.3.1. Pengelompokkan Peserta Didik
Kriteria Pengelompokkan
Kriteria
Kelompok
Jumlah
Nilai ≥ mean + SD
nilai ≥ 72,8
57,4 ≤ nilai <
72,8
nilai < 57,4
Tinggi
4
Sedang
23
Rendah
5
Mean - SD ≤ Nilai<mean + SD
Nilai < mean - SD
Lampiran 6
PEMBAGIAN KELOMPOK DISKUSI PESERTA DIDIK KELAS XI-IPA 2
Kelompok 1
Anisa Nur Rohmah
Kartina Apriliany
Aprilia Eka Mayang Sari
Yoga Bagus P
Naili Miftahul U
Wahyu Rudianto
Kelompok 2
Ayu Pupuh Anjarsari
Rini Nur Minasari
Berliantika Ardita
Mahreta
Havid Oktavian H
Hesti
Kelompok 3
Fitri Murniasih
Dewi Fitriyani Kusuma
Kharisatul Mamnuniyah
Aennis Mushohhihul H
Imam Wakhid
Kelompok 4
Habib Abdun Nafik
Evita Meilani Puspita N
Kristianto
Alifiya Ainunnida
Khabibatur Rosyidah
Kelompok 5
Irda Dewi Pamungkas
Hanik Adinu Nasekah
Tiar Dewi Purwati
Chandra Setyawan
Faisal Risa Fahlefi
Kelompok 6
Rachma Soraya F
Hevy Nur Febriani
Umi Mudhakiroh
Dayu Irawan
Maukhty Zaky
Nama Sekolah
: MA Al-Asror
Mata Pelajaran
: KIMIA
Kelas/Semester
: XI/2
Standar Kompetensi : 4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan
terapannya.
Alokasi Waktu : 10 x 45 menit
Kompetensi
dasar
4.4Menentukan
jenis garam
yang
mengalami
hidrolisis
dalam air
dan pH
larutan
garam
tersebut.
Materi
Pembelajaran
Kegiatan
Pembelajaran
 Hidrolisis
garam
 Sifat garam
yang
terhidrolisis
 Merancang dan
melakukan
percobaan
untuk
menentukan
ciri-ciri
beberapa jenis
garam yang
dapat
terhidrolisis
dalam air
melalui kerja
kelompok di
laboratorium
 Menyimpulkan
ciri-ciri garam
 pH larutan
garam yang
Indikator
 Menentukan
ciri-ciri
beberapa
jenis garam
yang dapat
terhidrolisis
dalam air
melalui
percobaan
 Menentukan
sifat garam
yang
terhidrolisis
dari
persamaan
reaksi
Penilaian
 Jenis
tagihan
Tugas
individu
Tugas
kelompok
Responsi
Ulangan
 Bentuk
instrumen
Performans
(kinerja dan
sikap),
laporan
Alokasi
Waktu
Sumber/
6 jam
 Sumber
Buku
kimia
Lampiran 7
SILABUS
bahan/
alat
 Bahan
Lembar
kerja,
Bahan/
alat untuk
praktek
terhidrolisis
Mengetahui,
Guru Mapel Kimia
(Bayu Sulistyowati, S.Pd)
yang
terhidrolisis
dalam air.
 Menghitung pH
larutan garam
yang
terhidrolisis
melalui diskusi
kelas.
ionisasi
tertulis, Tes
tertulis
 Menghitung
pH larutan
garam yang
terhidrolisis
Semarang, 12 Februari 2016
Peneliti
(Munadhiroh)
Lampiran 8
KISI-KISI SOAL UJI COBA
Nama Sekolah
: MA Al Asror
Mata Pelajaran
: Kimia
Materi
: Hidrolisis
Kelas / Semester
: XI/2
Standar Kompetensi
terapannya.
: 4. Memahami
Kompetensi
Indikator
Dasar
4.4. Menentukan
sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan
Menjelaskan konsep hidrolisis
jenis garam
garam
yang
Menentukan sifat garam yang
mengalami
terhidrolisis dari persamaan
hidrolisis
reaksi ionisasi
dalam air
Menuliskan reaksi hidrolisis
dan pH
garam
Jenjang Soal
C3
C4
C5
1
5,9
14,15
2,3
4
Jumlah
5
2
6,7
3
larutan
Menentukan massa larutan
garam
garam terhidrolisis
tersebut.
Menentukan pH larutan garam
terhidrolisis
10,12
2
8,11,13
3
Jumlah
4
9
2
15
Persentase (%)
30%
60%
10%
100%
Lampiran 9
SOAL UJI COBA
KEMENTERIAN AGAMA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
Jl. Prof. Dr. Hamka (Kampus II) Ngaliyan (024) 7601295 Fax.
7615387 Semarang 50185
SOAL UJI COBA
KETERAMPILAN MEMBANGUN KETERAMPILAN DASAR
Mata Pelajaran : Kimia
Pokok Bahasan : Hidrolisis Garam
Kelas/Semester : XI/Genap
Waktu
: 90 menit
Petunjuk Umum:
1) Berdoalah sebelum mengerjakan.
2) Kerjakan soal pada lembar jawaban yang tersedia.
3) Tulis nama, kelas, dan nomor absen pada lembar jawaban.
4) Kerjakan soal dari yang dianggap mudah terlebih dahulu.
5) Periksa jawaban anda sebelum diserahkan kepada pengawas.
Jadikanlah hanya Allah sebagai penolongmu !
1. Reaksi antara asam dan basa menghasilkan suatu garam.
Berdasarkan penyusunnya, ada berapa jenis garam? Sebut dan
jelaskan serta berikan contohnya! (C3)
2. Diketahui garam CH3COONa akan terionisasi sempurna menurut
persamaan reaksi berikut:
CH3COONa(aq)
→
CH3COO-(aq) + H2O(l)
→
Na+(aq) + H2O(l)
→
Na+(aq) + CH3COO- (aq)
CH3COOH(aq) +OH- (aq)
Apakah garam CH3COONa akan terhidrolisis jika direaksikan dengan
air? Jika iya, bagaimana sifat garam yang terhidrolisis? Berikan
alasannya! (C3)
3. Apakah ion-ion berikut akan bereaksi dengan air :
(a). SO42- , (b) CH3COO- , (c) Na+ ?
Tuliskan persamaan kimia untuk reaksi tersebut. Bagaimana sifat
larutannya (netral, asam, atau basa)? (C3)
3. Tuliskan reaksi hidrolisis (jika ada) bagi larutan garam-garam
berikut dan ramalkan apakah larutannya bersifat asam, basa atau
netral. (C3)
a.
Ca(NO3)2
b. NH4NO3
c. KCN
4. Siapa sih yang tak kenal asam cuka, pasta gigi, dan garam dapur?
Hampir semua orang tahu. Cuka biasa digunakan untuk memasak
atau sebagai bumbu pelengkap ketika kalian makan bakso, pasta gigi
untuk menggosok gigi, sedangkan garam dapur untuk memasak.
Ketiga bahan tersebut memiliki sifat keasaman/kebasaan yang
berbeda. Cuka bersifat asam, pasta gigi bersifat basa, dan garam
bersifat netral. Jika asam dan basa bereaksi maka akan menghasilkan
garam dan air. Akan tetapi, tidak berarti garam yang dihasilkan selalu
bersifat netral karena kenyataannya larutan garam dapat bersifat
asam ataupun basa. Mengapa larutan garam dapat bersifat asam,
basa, atau netral? Kaitkan dengan teori Asam-Basa Arhenius.
Komponen apa yang mempengaruhinya? (C4)
5. Perhatikan gambar dibawah ini !
Seorang siswa melakukan sebuah percobaan dengan menggunakan 3
tabung reaksi. Tabung reaksi masing-masing berisi larutan: (I)
NaCH3COO; (II) NaCl; dan (III) NH4Cl . Larutan-larutan garam tersebut
kemudian diidentifikasi menggunakan kertas lakmus merah dan biru.
Pada tabung (I) dan (III), kertas lakmus mengalami perubahan
warna, sedangkan pada tabung (II) tetap. Dari percobaan tersebut,
dapat kita ketahui sifat masing-masing larutan garamnya, yaitu pada
tabung (I) garam basa, tabung (II) garam netral dan tabung (III)
garam asam. Jika ditinjau dari komponen penyusun larutan garam
dan percobaan yang telah dilakukan siswa tersebut, jelaskan
manakah larutan garam yang mengalami hidrolisis dan apa saja ciricirinya? Buktikan dengan persamaan reaksi ! (C4)
6. Pada suatu laboratorium tersedia bahan-bahan berikut ini:
Dari garam-garam tersebut manakah yang dapat terhidrolisis total
maupun sebagian? berikan alasanmu! (tuliskan persamaan
reaksinya! ) (C4)
7. Tentukan pH larutan natrium format (HCOONa) 0,24 M. Jika
diketahui Ka HCOOH adalah 1,7 x 10-4 ! (Buku Kimia kelas XI
Suwardi) (C4)
8. Suatu garam NH4Cl yang bersifat asam akan dilarutkan dalam air.
Jelaskan apa yang akan terjadi? Dari penjelasan anda, simpulkan apa
yang dimaksud dengan garam yang bersifat asam? (C4)
9.
Seorang laboran telah membuat suatu larutan NH4Cl sebanyak 250
mL dengan nilai Kb 10-5. Berapakah massa NH4Cl yang harus
ditambahkan agar diperoleh larutan dengan pH 5? (Mr NH4Cl =
53,5) (C4)
10. Garam natrium asetat dapat dibuat dengan cara mentitrasi 50 mL
larutan CH3COOH 0,1 M dengan 50 mL larutan NaOH 0,1 M.
Berapakah pH larutan garam tersebut jika nilai Kh = 5 x 10-10 ? (C4)
11. Berapa massa (NH4)2SO4 yang harus ditambahkan ke dalam 100 ml
air, sehingga diperoleh larutan dengan pH = 5? (Ar H=1,N=14,
O=16, S=32, Kb NH3 = 10-5) (C4)
12. Perhatikan gambar dibawah ini! (C4)
Jika kedua larutan A dan B dicampurkan kedalam gelas C, maka
berapa pH larutan yang dihasilkan pada gelas C? (Ka CH3COOH = 1,8
x 10-5)
13. Bahan utama dari garam dapur adalah NaCl. Mengapa jika NaCl
dilarutkan dalam air tidak dapat mengalami hidrolisis? Tuliskan
persamaan reaksinya ! (C5)
14. Natrium benzoat (NaC7H5O2) dan natrium nitrit (NaNO2)
merupakan bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet
makanan. (C5)
a. Jika larutan kedua garam ini mempunyai molaritas yang sama,
jelaskan larutan mana yang akan mempunyai pH lebih rendah?
(Catatan: kamu dapat menjelaskan dengan atau tanpa harus
menggunakan perhitungan rinci) (Ka HC7H5O2 = 1,6 x 10-5 dan
Ka HNO2 = 7,2 x 10-4)
b. Bagaimanakah sifat (asam, basa atau netral) kedua larutan
garam tersebut? Berikan penjelasan atas pilihanmu!
Lampiran 10
RUBRIK PENSKORAN SOAL UJI COBA
NO
JAWABAN
Soal
1
SKOR
Ada 4, yaitu:
Skor maksimal 4
1) garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat,
Skor 4 = jika menjawab 4 point dengan benar,
menghasilkan garam yang bersifat netral dan tidak
Skor 3 = jika menjawab 3 point dengan benar,
mengalami hidrolisis. Contoh : NaCl (Point 1)
Skor 2 = jika menjawab 2 point dengan benar,
2) garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah,
menghasilkan garam yang bersifat
asam dan
Skor 1 = jika menjawab 1 point dengan benar
Skor 0 = jika tidak menjawab,
terhidrolsiis sebagian. Contoh : NH4Cl(Point 2)
3) garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat,
menghasilkan
garam
yang
bersifat
basa
dan
terhidrolsis sebagian. Contoh : CH3COOK (Point 3)
4) garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah,
sifat garam bergantung harga Ka dan Kb dan
mengalami hidrolisis total. Contoh : NH4CH3COO
(Point 4)
2
Hidrolisis sebagian dan bersifat basa.
Skor maksimal 4
Hal ini dikarenakan garam NaCH3COO yang terhidrolisis
Skor 4 = jika menjawab dengan benar,
sebagian yaitu ion CH3COO- yang berasal dari asam
menyebutkan sifat garam dengan benar disertai
lemah CH3COOH, sedangkan ion yang berasal dari basa
alasan yang tepat.
kuat yaitu
Na+
tidak terhidrolisis.
Skor 3 = jika menjawab dengan benar,
Ion CH3COO- jika bereaksi dengan air akan menghasilkan
menyebutkan sifat garam dengan benar namun
ion OH-, sehingga OH- dalam air akan bertambah dan
alasan kurang tepat.
menyebabkan senyawa garam tersebut bersifat basa.
Skor 2 = jika menjawab dengan benar,
menyebutkan sifat garam disertai alasan kurang
yang kurang tepat.
Skor 1 = jika menjawab dengan kurang tepat,
menyebutkan sifat garam disertai alasan yang
kurang tepat.
3
(a) SO42- + H2O
tidak bereaksi
Skor maksimal 4
Jadi ion SO42- tidak bereaksi dengan air
Skor 4 = jika menjawab 3 point dengan benar,
(Point 1)
Skor 3 = jika menjawab 2 point dengan benar,
(b) CH3COO- + H2O
CH3COOH + OH-
Skor 2 = jika menjawab 1 point dengan benar,
Ion CH3COO- bereaksi dengan air dan menghasilkan
Skor 1 = jika menjawab beberapa point dengan
ion OH-
reaksi ataupun penjelasan yang tidak tepat.
(Point 2)
(c) Na+ + H2O
tidak bereaksi
Ion Na+ tidak bereaksi dengan air
(Point 3)
4
Skor maksimal 4
a.
b.
c.
Ca(NO3)2  Ca2+ + 2NO3-
Skor 4 = jika menjawab menuliskan ketiga reaksi
Ca2+ (aq) + H2O (l)
/
hidrolisis dari tiga larutan garam dengan benar
NO3(aq) + H2O (l)
/
dan menentukan sifat larutannya dengan benar.
Tidak terhidrolisis, larutan bersifat netral
Skor 3 = jika menjawab menuliskan ketiga reaksi
NH4NO3  NH4+ + NO3-
hidrolisis dari tiga larutan garam dengan benar
NH4+ + H2O
namun menentukan sifat larutannya belum tepat.
NH4OH + H+
Cl + H2O
Skor 2 = jika menjawab menuliskan ketiga reaksi
Terhidrolisis parsial, larutan bersifat asam
hidrolisis dari tiga larutan garam namun kurang
KCN  K+ + CN-
tepat dan menentukan sifat larutannya salah.
K+ + H2O
Skor 1 = jika menjawab menuliskan ketiga reaksi
CN- + H2O
HCN + OH-
Terhidrolisis parsial, larutan bersifat basa
5
hidrolisis dari tiga larutan garam dan menentukan
sifat larutannya dengan tidak tepat.
Garam merupakan hasil reaksi antara asam dengan basa.
Skor maksimal 5
Jika dilarutkan dalam air maka larutan garam dapat
Skor 5 = jika menjawab dengan alasan yang tepat
terhidrolisis menjadi ion-ionnya, sehingga dari reaksi
mngenai sifat larutan garam dan menyebutkan
ionisasi tersebut dapat diketahui sifat garamnya.
komponen yang memengaruhinya dengan benar.
Dikaitkan dengan teori asam basa Arhenius asam
Skor 4 = jika menjawab dengan alasan yang tepat
merupakan suatu senyawa yang apabila dilarutkan
mengenai sifat larutan garam namun dalam
dalam air menghasilkan ion
H+
sedangkan basa
menyebutkan komponen yang memengaruhinya
merupakan suau senyawa yang apabila dilarutkan dalam
kurang benar.
air menghasilkan ion OH-.
Skor 3 = jika menjawab alasan mengenai sifat
Adapun komponen garam yang mempengangurhi sifat
larutan garam namun kurang tepat dan
garam tersebut adalah kation atau anion yang berasal
menyebutkan komponen yang memengaruhinya
dari asam lemah dan basa lemah yang akan membentuk
kurang benar.
ion H3O+dan OH–.
Skor 2 = jika menjawab dengan alasan yang tepat
mngenai sifat larutan garam dan tidak
menyebutkan komponen yang memengaruhinya
Skor 1 = jika menjawab dengan alasan yang
kurang tepat mngenai sifat larutan garam dan
tidak menyebutkan komponen yang
memengaruhinya
6
Skor maksimal 5
a) NaCH3COO
Na+ + CH3COO-
Na+ + H2O
CH3COO- + H2O
CH3COOH + OHGaram NaCH3COO terhidrolisis sebagian karena
Skor 5 = jika menjawab larutan yang mengalami
hidrolisis dengan benar, menjelaskan dengan
tepat, dan menyebutkan ciri-cirinya dengan benar.
Skor 4 = jika menjawab larutan yang mengalami
tersusun dari basa kuat dan asam lemah. Hal ini
dibuktikan dengan berubahnya warna kertas lakmus
merah menjadi biru dan warna kertas lakmus biru
tetap biru.
b) NaCl
Na+ + ClNa+
ClGaram NaCl tidak terhidrolisis karena terdiri dari
asam kuat dan basa kuat. Hal ini dibuktikan dengan
tidak berubahnya warna kertas lakmus.
c) NH4Cl
NH4+ + Cl+
NH4 + H2O
NH4OH + H+
Cl- + H2O
Garam NH4Cl terhidrolisis sebagian karena terdiri
dari asam kuat dan basa lemah. Hal ini menyebabkan
perubahan warna kertas lakmus biru menjadi merah
dan kertas lakmus merah tetap merah.
7
hidrolisis dengan benar, menjelaskan dengan
tepat, namun menyebutkan ciri-cirinya kurang
tepat.
Skor 3 = jika menjawab larutan yang mengalami
hidrolisis dengan benar, menjelaskan kurang
tepat, dan menyebutkan ciri-cirinya kurang tepat.
Skor 2 = jika menjawab dengan larutan yang
mengalami hidrolisis dengan kurang tepat,
menjelaskan kurang tepat, dan menyebutkan ciricirinya kurang tepat.
Skor 1 = jika menjawab dengan larutan yang
mengalami hidrolisis dengan kurang tepat,
menjelaskan kurang tepat, dan tidak
menyebutkan ciri-cirinya..
Garam yang terhidrolisis total, yaitu (c) karena tersusun
Skor maksimal 5
dari asam lemah dan basa lemah
Skor 5 = jika menjawab menyebutkan garam yang
Garam yang terhidrolisis sebagian yaitu (a) dan (b)
dapat terhidrolisis total dan sebagian dengan
karena tersusun dari basa kuat dan asam lemah
benar dan disertai alasan yang tepat.
Skor 4 = jika menjawab menyebutkan garam yang
dapat terhidrolisis total dan sebagian dengan
benar dan disertai alasan yang kurang tepat.
Skor 3 = jika menjawab menyebutkan garam yang
dapat terhidrolisis total dan sebagian dengan
benar tanpa disertai alasan..
Skor 2 = jika menjawab menyebutkan garam yang
dapat terhidrolisis total dan sebagian dengan
kurang tepat dan disertai alasan yang kurang
tepat.
Skor 1 = jika menjawab menyebutkan garam yang
dapat terhidrolisis total dan sebagian dengan
kurang tepat dan tidak disertai alasan.
8
Diketahui :
Skor maksimal 10
-
HCOONa 0,24 M
Skor 10 = jika menjawab dengan menuliskan apa
-
Ka HCOOH adalah 1,7 x 10-4
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
Ditanya : pH larutan natrium format (HCOONa)?
menuliskan rumus dengan benar dan jawaban
Jawab :
akhir benar
Natrium format (HCOONa) adalah garam dari asam
Skor 8 = jika menjawab dengan menuliskan apa
lemah dan basa kuat. Karena garam bersifat basa, kita
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
tentukan dahulu konsentrasi ion OH- .
menuliskan rumus dengan benar namun jawaban
akhir salah.
Skor 6 = jika menjawab dengan menuliskan apa
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
namun menuliskan rumus salah dan jawaban
akhir salah.
Skor 4 = jika menjawab dengan menuliskan apa
yang diketahui dan ditanyakan kurang tepat,
menuliskan rumus dengan salah dan jawaban
akhir salah
Skor 2 = jika menjawab hanya dengan menuliskan
apa yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
tanpa menuliskan rumus dan jawaban akhir.
9
Jika
dilarutkan
dalam
air,
garam
NH4Cl
akan
Skor maksimal 5
menghasilkan kation (NH4+) yang berasal dari basa
Skor 5 = jika menjawab dengan benar,
lemah dan anion (Cl-) dari asam kuat. Kation kemudian
memberikan penjelasan yang tepat, dan
bereaksi dengan air menghasilkan ion H+. Semakin
memberikan kesimpulan dengan benar mengenai
banyak kation yang bereaksi dengan air, maka jumlah
garam yang bersifat asam.
ion H+ semakin bertambah, sehingga larutan hasil
Skor 4 = jika menjawab dengan benar,
hidrolisis akan bersifat semakin asam (pH < 7).
memberikan penjelasan yang tepat, namun
Jadi, Garam yang bersifat asam adalah garam yang
memberikan kesimpulan dengan kurang tepat
berasal dari asam kuat dan basa lemah karena bila
mengenai garam yang bersifat asam.
dilarutkan didalam air maka akan menghasilkan
Skor 3 = jika menjawab dengan benar,
kation yang berasal dari basa lemah, apabila ion
memberikan penjelasan kurang tepat, dan
tersebut bereaksi dengan air akan menghasilkan ion
memberikan kesimpulan kurang tepat mengenai
H+
garam yang bersifat asam.
Skor 2 = jika menjawab salah, memberikan
penjelasan kurang tepat, dan memberikan
kesimpulan kurang mengenai garam yang bersifat
asam.
Skor 1 = jika menjawab salah, memberikan
penjelasan kurang, dan tidak memberikan
kesimpulan mengenai garam yang bersifat asam.
10
Diketahui :
Skor maksimal 10
- Mr NH4Cl = 53,5
Skor 10 = jika menjawab dengan menuliskan apa
- Volume NH4Cl = 250 mL
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
- pH larutan = 5
menuliskan rumus dengan benar dan jawaban
- Kb = 10-5
akhir benar
Ditanyakan : massa NH4Cl yang harus ditambahkan agar
Skor 8 = jika menjawab dengan menuliskan apa
diperoleh larutan dengan pH 5.?
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
Jawab:
menuliskan rumus dengan benar namun jawaban
akhir salah.
H+] = √
Skor 6 = jika menjawab dengan menuliskan apa
10-5 = √
- 4
-6
10-5 = 10-9 x M
M
= 10-1 mol/L
Mol = M x V
= 10-1 mol/L x 0,25 L
= 0,025 mol
Mol
=
0,025 mol =
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
namun menuliskan rumus salah dan jawaban
akhir salah.
Skor 4 = jika menjawab dengan menuliskan apa
yang diketahui dan ditanyakan kurang tepat,
menuliskan rumus dengan salah dan jawaban
akhir salah
Skor 2 = jika menjawab hanya dengan menuliskan
apa yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
tanpa menuliskan rumus dan jawaban akhir.
Massa X = 1,3375gram
11
Diketahui :
Skor maksimal 10
- volume CH3COOH = 50 mL
Skor 10 = jika menjawab dengan menuliskan apa
- Volume NaOH = 50 mL
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
- Konsentrasi CH3COOH = 0,1 M
menuliskan rumus dengan benar dan jawaban
- Konsentrasi NaOH = 0,1 M
akhir benar
- Kh = 5 x
10-10
Skor 8 = jika menjawab dengan menuliskan apa
Ditanyakan : pH pada titik akhir titrasi ?
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
Jawab:
menuliskan rumus dengan benar namun jawaban
CH3COOH + NaOH
m : 5 mmol
5 mmol
r : 5 mmol
5 mmol
s : -
-
5 mmol
5 mmol
Skor 6 = jika menjawab dengan menuliskan apa
5 mmol
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
-
namun menuliskan rumus salah dan jawaban
5mmol
akhir salah.
yang diketahui dan ditanyakan kurang tepat,
-
= √25
menuliskan rumus dengan salah dan jawaban
- 2
= 5 x 10-6 M
pOH = 6-log 5
pH
-
akhir salah.
Skor 4 = jika menjawab dengan menuliskan apa
OH-] = √
= √5
CH3COONa + H2O
akhir salah
Skor 2 = jika menjawab hanya dengan menuliskan
apa yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
tanpa menuliskan rumus dan jawaban akhir.
= 14-pOH
= 8+log 5
12
Diketahui :
Skor maksimal 10
Volume air = 100 ml
Skor maksimal 10
pH = 5
(Ar H=1, N=14, O=16, S=32) Kb NH3 =
Skor 10 = jika menjawab dengan menuliskan apa
10-5
Ditanya :
Massa (NH4)2SO4 yang harus ditambahkan ?
Jawab :
[H+] = √
10-5 = √
10-5 = 10-9 x M
M
= 10-1 mol/Liter
Mol = M x V
= 10-1 mol/Liter x 0,01 L
= 0,001 mol
Mol =
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
menuliskan rumus dengan benar dan jawaban
akhir benar
Skor 8 = jika menjawab dengan menuliskan apa
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
menuliskan rumus dengan benar namun jawaban
akhir salah.
Skor 6 = jika menjawab dengan menuliskan apa
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
namun menuliskan rumus salah dan jawaban
akhir salah.
Skor 4 = jika menjawab dengan menuliskan apa
yang diketahui dan ditanyakan kurang tepat,
menuliskan rumus dengan salah dan jawaban
0,001 mol =
akhir salah
Massa x = 0,132 gram
Skor 2 = jika menjawab hanya dengan menuliskan
apa yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
tanpa menuliskan rumus dan jawaban akhir.
13
Diketahui :
Skor maksimal 10
-
Ka CH3COOH = 1,8 x 10-5
Skor 10 = jika menjawab dengan menuliskan apa
-
Volume larutan A 50 mL
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
-
Konsentasi larutan A 0,1 M
menuliskan rumus dengan benar dan jawaban
-
Volume larutan B 50 mL
akhir benar
-
Konsentrasi larutan B 0,1 M
Skor 8 = jika menjawab dengan menuliskan apa
Ditanya : pH larutan campuran ?
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
mmol KOH = 50 mL x 0,1 M = 5 mmol
menuliskan rumus dengan benar namun jawaban
mmol CH3COOH = 50 mL x 0,1 M = 5 mmol
akhir salah.
Skor 6 = jika menjawab dengan menuliskan apa
KOH + CH3COOH  CH3COOK + H2O
m : 5 mmol 5 mmol
r : 5 mmol
5 mmol
5 mmol
-
yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
5 mmol
namun menuliskan rumus salah dan jawaban
s:
-
-
M CH3COOK = =
5 mmol
= 0,05 M
5 mmol
akhir salah.
Skor 4 = jika menjawab dengan menuliskan apa
yang diketahui dan ditanyakan kurang tepat,
menuliskan rumus dengan salah dan jawaban
OH-] = √
=√
=√
akhir salah
Skor 2 = jika menjawab hanya dengan menuliskan
apa yang diketahui dan ditanyakan dengan benar,
tanpa menuliskan rumus dan jawaban akhir.
= 7,07 x 10-6
pOH = -log (7,07 x 10-6 )
= 6-log 7,07
pH = 14-pOH
= 8 + log 7,07
14
Terjadi proses hidrolisis total.
Skor maksimal 4
CH3COO- + H2O → CH3COOH + OH-
Skor 4 = jika menjawab dengan benar disertai
NH4 + H2O → NH4 OH +
+
H+
persamaan reaksi yang tepat.
Skor 3 = jika menjawab dengan benar disertai
persamaan reaksi yang kurang tepat
Skor 2 = jika menjawab dengan tidak tepat
disertai persamaan reaksi yang tidak tepat
Skor 1 = jika menjawab dengan tidak tepat tanpa
disertai persamaan reaksi.
15
Skor maksimal 10
a) [OH-] = √
[
]
Skor 10 = jika menjawab larutan yang
mempunyai pH lebih rendah dengan benar,
Untuk memperoleh pH yang lebih rendah maka nilai
disertai penjelasan yang tepat, menyebutkan sifat
pOH harus lebih tinggi sehingga [OH-] harus lebih
garam dari kedua larutan garam dengan benar,
rendah. untuk memperoleh [OH-] yang lebih rendah
dan memberikan penjelasan yang tepat.
maka nilai Ka harus lebih tinggi. Jadi jawabannya
Skor 8 = jika menjawab larutan yang mempunyai
adalah garam yang terdiri dari anion dengan Ka yang
pH lebih rendah dengan benar, disertai penjelasan
lebih tinggi yaitu anion NO2
-.
yang mempunyai nilai
pH lebih rendah adalah NaNO2.
b) Keduanya bersifat basa karena terbentuk dari asam
yang tepat, menyebutkan sifat garam dari kedua
larutan garam benar, dan memberikan penjelasan
kurang tepat.
lemah dan basa kuat. Keduanya mengalami hidrolisis
Skor 6 = jika menjawab larutan yang mempunyai
anion dan menghasilkan ion OH-.
pH lebih rendah dengan benar, disertai penjelasan
yang tepat, menyebutkan sifat garam dari kedua
larutan garam salah, dan memberikan penjelasan
kurang tepat.
Skor 4 = jika menjawab larutan yang mempunyai
pH lebih rendah dengan benar, namun penjelasan
kurang tepat, menyebutkan sifat garam dari kedua
larutan garam salah, dan memberikan penjelasan
kurang tepat.
Skor 2 = jika menjawab larutan yang mempunyai
pH lebih rendah dengan salah, disertai penjelasan
kurang tepat, menyebutkan sifat garam dari kedua
larutan garam dengan salah, dan memberikan
penjelasan kurang tepat.
Lampiran 11
ANALISIS BUTIR SOAL UJI COBA
1. Validitas Tahap 1
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
Kode
UC-1
UC-2
UC-3
UC-4
UC-5
UC-6
UC-7
UC-8
UC-9
UC-10
UC-11
UC-12
UC-13
UC-14
UC-15
UC-16
UC-17
UC-18
UC-19
UC-20
UC-21
UC-22
UC-23
UC-24
UC-25
UC-26
UC-27
UC-28
UC-29
UC-30
1
2
4
2
3
2
3
2
4
2
2
4
0
3
3
4
2
3
0
4
4
2
2
3
3
4
0
4
2
4
2
2
4
4
2
3
2
3
3
2
2
3
4
2
4
4
3
3
1
2
4
1
4
2
2
4
4
3
4
4
4
2
3
4
4
4
5
4
4
4
4
4
4
5
5
4
5
5
5
4
4
4
5
4
5
3
4
5
4
5
5
5
4
4
4
2
1
1
3
2
1
4
3
4
3
3
3
5
1
3
3
2
2
2
2
2
4
3
4
4
5
4
5
4
5
5
3
1
1
2
4
3
4
2
2
3
3
3
4
2
0
3
3
4
3
5
5
3
3
4
5
3
3
6
4
ANALISIS VALIDITAS BUTIR SOAL TAHAP 1
6
7
8
9
10
11
5
4
2
2
6
5
5
4
6
5
2
8
2
2
2
2
5
2
3
0
5
3
0
0
3
5
2
1
8
0
3
2
2
3
8
5
3
4
4
0
4
4
2
2
4
3
3
2
5
2
0
5
5
8
2
4
6
2
5
8
4
2
3
4
8
7
2
3
2
0
4
5
2
5
1
3
6
10
3
3
3
4
8
10
3
1
4
5
2
5
3
1
6
2
2
4
4
1
2
4
5
4
4
3
4
1
2
6
4
4
8
4
6
8
4
5
6
2
4
4
5
1
6
5
2
6
3
1
2
0
2
0
5
5
6
5
4
0
5
5
2
5
5
8
4
4
3
5
4
8
4
2
1
3
7
8
5
5
2
5
8
10
4
4
10
2
4
5
5
2
6
5
3
3
5
5
4
5
4
3
12
2
0
2
3
3
3
4
2
2
3
5
3
3
3
3
4
3
4
5
3
3
0
4
3
4
2
4
0
5
5
13
6
4
0
1
5
10
2
0
6
1
5
3
4
4
3
2
0
4
6
2
3
4
6
4
6
6
8
1
6
4
14
6
4
5
0
8
8
4
3
5
5
3
4
0
8
2
2
2
6
0
4
3
6
2
4
2
4
6
8
4
4
15
1
2
4
4
4
8
0
2
10
6
8
1
2
6
2
1
6
2
10
2
2
6
8
10
8
10
10
6
8
8
Y
58
57
36
32
52
68
42
41
61
57
68
40
53
73
45
40
45
47
73
51
53
40
60
68
69
63
84
62
71
63
Y²
3364
3249
1296
1024
2704
4624
1764
1681
3721
3249
4624
1600
2809
5329
2025
1600
2025
2209
5329
2601
2809
1600
3600
4624
4761
3969
7056
3844
5041
3969
Validitas
31
UC-31
∑X
∑(X²)
∑XY
(∑X)²
Rxy
r tabel
kriteria
4
4
3
4
3
5
82
93
136
93
99
115
260
309
606
323
367
461
4720
5385
7568
5458
5732
6629
6724
8649
18496
8649
9801
13225
0.341
0.547
0.001
0.608
0.446
0.559
Dengan taraf signifikan 5% dan N = 31 di peroleh r tabel =
Tidak
Valid
Tidak
Valid
Valid
Valid
3
94
356
5505
8836
0.464
Valid
4
118
602
6590
13924
0.028
0.355
Tidak
5
100
410
5934
10000
0.563
2
138
760
8194
19044
0.608
5
161
1109.0
9658
25921
0.603
5
95
349.0
5437
9025
0.282
2
118
624
7223
13924
0.708
2
124
654
7114
15376
0.243
2
159
1147
9762
25281
0.716
Valid
Valid
Valid
Tidak
Valid
Tidak
Valid
rxy1=
rxy1=
√{
}{
rxy1=
rxy1=
0.547
Pada taraf signifikansi 5%, dengan N = 31, diperoleh rtabel = 0,355
Karena rhitung > rtabel, maka dapat disimpulkan bahwa butir item tersebut valid
53
1725
(∑Y)²=
2809
100909
2975625
ANALISIS VALIDITAS BUTIR SOAL TAHAP 2
No
2
4
5
6
7
9
10
11
13
15
Y
Y²
1
UC-1
Kode
4
4
5
5
4
2
6
5
6
1
42
1764
2
UC-2
4
2
3
5
4
5
2
8
4
2
39
1521
3
UC-3
2
1
1
2
2
2
5
2
0
4
21
441
4
UC-4
3
1
1
3
0
3
0
0
1
4
16
256
5
UC-5
2
3
2
3
5
3
8
0
5
4
35
1225
6
UC-6
3
2
4
3
2
3
8
5
10
8
48
2304
7
UC-7
3
1
3
3
4
2
4
4
2
0
26
676
8
UC-8
2
4
4
2
2
3
3
2
0
2
24
576
9
UC-9
2
3
2
5
2
5
5
8
6
7
45
2025
10
UC-10
3
4
2
2
4
2
5
8
1
6
37
1369
11
UC-11
4
3
3
4
2
4
8
7
5
8
48
2304
12
UC-12
2
3
3
2
3
5
4
5
3
1
31
961
13
UC-13
4
3
3
2
5
3
6
10
4
2
42
1764
14
UC-14
4
5
4
3
3
4
8
10
4
6
51
2601
15
UC-15
3
1
2
3
1
5
2
5
3
2
27
729
16
UC-16
3
3
0
3
1
2
2
4
2
1
21
441
17
UC-17
1
3
3
4
1
4
5
4
0
6
31
961
18
UC-18
2
2
3
4
3
3
2
6
4
2
31
961
19
UC-19
4
2
4
4
4
4
6
8
6
8
50
2500
20
UC-20
1
2
3
4
5
5
4
4
2
2
32
1024
21
UC-21
4
2
5
5
1
5
2
6
3
2
35
1225
22
UC-22
2
2
5
3
1
0
2
0
4
6
25
625
23
UC-23
2
4
3
5
5
5
4
0
6
8
42
1764
24
UC-24
4
3
3
5
5
5
5
8
4
10
52
2704
25
UC-25
4
4
4
4
4
5
4
8
6
8
51
2601
26
UC-26
3
4
5
4
2
3
7
8
6
6
48
2304
27
UC-27
4
5
3
5
5
5
8
10
8
10
63
3969
UC-28
4
4
3
4
4
2
4
5
1
8
39
1521
29
UC-29
4
5
6
5
2
5
3
3
6
7
46
2116
30
UC-30
2
4
4
5
5
5
4
3
4
8
44
1936
31
UC-31
4
4
3
4
3
5
2
5
2
2
34
1156
∑X
93
93
99
115
94
114
138
161
118
151
1176
48324
(∑Y)²=
1382976
Validitas
28
∑(X²)
309
323
367
461
356
476
760
1109.0
624
1009
∑XY
3696
3769
3953
4553
3826
4529
5724
6773
5076
6425
(∑X)²
8649
8649
9801
13225
8836
12996
19044
25921
13924
22801
rxy
0.503
0.596
0.454
0.533
0.507
0.445
0.665
0.661
0.744
0.692
Valid
Valid
r tabel
kriteria
Dengan taraf signifikan 5% dan N = 31 di peroleh r tabel =
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
0.355
Valid
Valid
2. Reliabilitas
ANALISIS RELIABILITAS BUTIR SOAL
No
1
Kode
UC-1
2
UC-2
3
UC-3
4
UC-4
5
UC-5
6
UC-6
7
UC-7
8
UC-8
9
UC-9
10
UC-10
11
UC-11
12
UC-12
13
UC-13
14
UC-14
15
UC-15
16
UC-16
17
UC-17
18
UC-18
19
UC-19
20
UC-20
21
UC-21
22
UC-22
23
UC-23
24
UC-24
25
UC-25
2
4
5
6
7
9
10
11
13
15
4
4
2
3
2
3
3
2
2
3
4
2
4
4
3
3
1
2
4
1
4
2
2
4
4
4
2
1
1
3
2
1
4
3
4
3
3
3
5
1
3
3
2
2
2
2
2
4
3
4
5
3
1
1
2
4
3
4
2
2
3
3
3
4
2
0
3
3
4
3
5
5
3
3
4
5
5
2
3
3
3
3
2
5
2
4
2
2
3
3
3
4
4
4
4
5
3
5
5
4
4
4
2
0
5
2
4
2
2
4
2
3
5
3
1
1
1
3
4
5
1
1
5
5
4
2
5
2
3
3
3
2
3
5
2
4
5
3
4
5
2
4
3
4
5
5
0
5
5
5
6
2
5
0
8
8
4
3
5
5
8
4
6
8
2
2
5
2
6
4
2
2
4
5
4
5
8
2
0
0
5
4
2
8
8
7
5
10
10
5
4
4
6
8
4
6
0
0
8
8
6
4
0
1
5
10
2
0
6
1
5
3
4
4
3
2
0
4
6
2
3
4
6
4
6
1
2
4
4
4
8
0
2
7
6
8
1
2
6
2
1
6
2
8
2
2
6
8
10
8
Xt
42
Xt²
1764
39
1521
21
441
16
256
35
1225
48
2304
26
676
24
576
45
2025
37
1369
48
2304
31
961
42
1764
51
2601
27
729
21
441
31
961
31
961
50
2500
32
1024
35
1225
25
625
42
1764
52
2704
51
2601
UC-26
27
UC-27
28
UC-28
29
UC-29
30
UC-30
31
UC-31
∑
N
∑Xi
∑Xi²
Si²
St²
r
hitung
kriteria
Reliabilitas
26
3
4
4
4
2
4
4
5
4
5
4
4
5
3
3
6
4
3
4
5
4
5
5
4
2
5
4
2
5
3
3
5
2
5
5
5
7
8
4
3
4
2
8
10
5
3
3
5
6
8
1
6
4
2
6
10
8
7
8
2
31
93
309
300
93
323
314
99
367
357
115
461
447
94
356
347
114
476
462
138
760
740
161
1109
1082
118
624
610
151
1009
985
Dengan taraf signifikan 5% dan N = 8 diperoleh r
hitung =
reliabel
48
2304
63
3969
39
1521
46
2116
44
1936
34
1176
1156
48324
∑Si²=
5644.3163
46884.899
0.9773
Keterangan :
r11 = koefisien reliabilitas tes
∑Si2 = jumlah varians skor dari tiap-tiap butir
Si2 = soal varians total
n = banyak butir item yang dikeluarkan dalam tes
Perhitungan :
r11 = { } {
}
r11 = 0.9773482
Karena rhitung > 0,7, maka butir item tersebut memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi atau reliabel.
3. Daya Pembeda
No
27
26
24
25
19
14
6
11
9
29
30
13
23
1
2
Kode
UC-27
UC-26
UC-24
UC-25
UC-19
UC-14
UC-6
UC-11
UC-9
UC-29
UC-30
UC-13
UC-23
UC-1
UC-2
PA
2
4
3
4
4
4
4
3
4
2
4
2
4
2
4
4
3.5
4
5
4
3
4
2
5
2
3
3
5
4
3
4
4
2
3.5
31
10
28
5
21
17
18
UC-31
UC-10
UC-28
UC-5
UC-21
UC-17
UC-18
4
3
4
2
4
1
2
4
4
4
3
2
3
2
ANALISIS DAYA BEDA BUTIR SOAL
5
6
7
9
10
3
5
5
5
8
4
4
5
3
7
3
5
5
5
5
4
4
4
5
5
4
4
4
4
6
4
3
3
4
8
4
3
2
3
8
3
4
2
4
8
2
5
2
5
5
5
5
2
5
3
4
5
5
5
4
3
2
5
3
6
3
5
5
5
4
5
5
4
2
6
3
5
4
5
2
3.6
4.3
3.8
4.2
5.7
3
2
3
3
2
3
3
4
2
4
3
5
4
4
3
4
4
5
1
1
3
5
2
2
1
5
4
1
2
5
4
8
2
5
2
11
10
8
8
8
8
10
5
7
8
3
3
10
0
5
8
6.7
13
8
6
4
6
6
4
10
5
6
6
4
4
6
6
4
5.7
15
10
10
10
8
10
6
8
8
10
8
8
2
8
1
2
7.3
JUMLAH
63
54
52
52
52
51
48
48
48
46
44
42
42
42
39
8
8
5
0
6
4
6
2
1
1
5
3
0
4
2
6
6
4
2
6
2
37
37
37
34
32
31
29
20
15
12
22
7
3
16
8
4
UC-20
UC-15
UC-12
UC-22
UC-7
UC-3
UC-16
UC-8
UC-4
PB
Daya
Beda
Simpulan
1
3
2
2
3
2
3
2
3
2.6
2
1
3
2
1
2
1
4
1
2.4
3
2
3
5
3
1
3
0
1
2.5
4
3
2
3
3
2
3
2
3
3.2
3
1
3
1
4
4
1
2
0
2.5
2
5
0
0
0
2
2
3
3
2.3
4
2
4
2
4
5
2
3
0
3.4
4
5
5
0
4
2
4
2
0
3.9
2
3
3
4
2
0
2
0
1
2.1
2
2
1
6
0
4
1
2
4
3.1
0.23
Cukup
0.22
Cukup
0.22
Cukup
0.22
Cukup
0.26
Cukup
0.38
Cukup
0.23
Cukup
0.28
Cukup
0.36
Cukup
0.41
Baik
DP =
DP = 0.23
Berdasarkan kriteria, maka soal no 2 mempunyai daya pembeda yang cukup
27
27
26
25
24
24
22
20
16
4. Tingkat Kesukaran
2
ANALISIS TINGKAT KESUKARAN BUTIR SOAL
4
5
6
7
9
10
11
13
15
1
UC-1
4
4
5
5
4
2
6
5
6
1
2
UC-2
4
2
3
5
4
5
2
8
4
2
3
UC-3
2
1
1
2
2
2
5
2
0
4
4
UC-4
3
1
1
3
0
3
0
0
1
4
5
UC-5
2
3
2
3
5
3
8
0
5
4
6
UC-6
3
2
4
3
2
3
8
5
10
8
7
UC-7
3
1
3
3
4
2
4
4
2
0
8
UC-8
2
4
4
2
2
3
3
2
0
2
9
UC-9
2
3
2
5
2
5
5
8
6
7
10
UC-10
3
4
2
2
4
2
5
8
1
6
11
UC-11
4
3
3
4
2
4
8
7
5
8
12
UC-12
2
3
3
2
3
5
4
5
3
1
13
UC-13
4
3
3
2
5
3
6
10
4
2
14
UC-14
4
5
4
3
3
4
8
10
4
6
15
UC-15
3
1
2
3
1
5
2
5
3
2
16
UC-16
3
3
0
3
1
2
2
4
2
1
17
UC-17
1
3
3
4
1
4
5
4
0
6
18
UC-18
2
2
3
4
3
3
2
6
4
2
19
UC-19
4
2
4
4
4
4
6
8
6
8
No
Kode
20
UC-20
1
2
3
4
5
5
4
4
2
2
21
UC-21
4
2
5
5
1
5
2
6
3
2
22
UC-22
2
2
5
3
1
0
2
0
4
6
23
UC-23
2
4
3
5
5
5
4
0
6
8
24
UC-24
4
3
3
5
5
5
5
8
4
10
25
UC-25
4
4
4
4
4
5
4
8
6
8
26
UC-26
3
4
5
4
2
3
7
8
6
6
27
UC-27
4
5
3
5
5
5
8
10
8
10
28
UC-28
4
4
3
4
4
2
4
5
1
8
29
UC-29
4
5
6
5
2
5
3
3
6
7
30
UC-30
2
4
4
5
5
5
4
3
4
8
31
UC-31
4
4
3
4
3
5
2
5
2
2
Mean
3.00
3.00
3.19
3.71
3.03
3.68
4.45
5.19
3.81
4.87
skor maks
tingkat
kesukaran
Simpulan
4.00
5.00
5.00
5.00
5.00
5.00
10.00
10.00
10.00
10.00
0.75
0.60
0.64
0.74
0.61
0.74
0.45
0.52
0.38
0.49
mudah
sedang
sedang
mudah
sedang
mudah
sedang
sedang
sedang
sedang
P 2=
P 2= 0.75
Berdasarkan kriteria, maka soal no 1 mempunyai tingkat kesukaran yang sedang.
Nama Sekolah
: MA Al Asror
Mata Pelajaran
: Kimia
Materi
: Hidrolisis
Kelas / Semester
: XI IPA / Genap
Standar Kompetensi
terapannya.
: 4. Memahami
Kompetensi
Dasar
4.4. Menentukan
jenis garam
yang
mengalami
hidrolisis
dalam air dan
pH larutan
garam
tersebut.
sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan
C3
Jenjang Soal
C4
C5
Menjelaskan konsep hidrolisis garam
1
3,6
10
Menentukan sifat garam yang
terhidrolisis dari persamaan reaksi
ionisasi
2
Indikator
Jumlah
4
1
Menuliskan reaksi hidrolisis garam
4,5
2
Menentukan massa larutan garam
terhidrolisis
7
1
8,9
2
Menentukan pH larutan garam
terhidrolisis
Jumlah
2
7
1
10
Lampiran 12
KISI-KISI SOAL PRETEST DAN POSTEST KETERAMPILAN “MEMBANGUN KETERAMPILAN DASAR”
Persentase (%)
Indikator
Keterampilan
Membangun
Keterampilan Dasar
Mempertimbangkan
apakah sumber dapat
dipercaya atau tidak
Mengobservasi
mempertimbangkan
laporan observasi
20%
70%
10%
Sub-Indikator Keterampilan Memberikan
Membangun Keterampilan Dasar yang akan
diukur
Kemampuan untuk memberikan alasan
Mempertimbangkan penggunaan prosedur
yang tepat
dan Melibatkan sedikit dugaan
100%
Nomor Soal
1,3,6
7,8,9,
2,4,5,10
Lampiran 13
KEMENTERIAN AGAMA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
Jl. Prof. Dr. Hamka (Kampus II) Ngaliyan (024) 7601295 Fax.
7615387 Semarang 50185
SOAL PRETEST-POSTTEST
Mata Pelajaran : Kimia
Pokok Bahasan : Hidrolisis Garam
Kelas/Semester : XI/Genap
Waktu
: 90 menit
Petunjuk Umum:
6) Berdoalah sebelum mengerjakan.
7) Kerjakan soal pada lembar jawaban yang tersedia.
8) Tulis nama, kelas, dan nomor absen pada lembar jawaban.
9) Kerjakan soal dari yang dianggap mudah terlebih dahulu.
10)
Periksa jawaban anda sebelum diserahkan kepada pengawas.
Jadikanlah hanya Allah sebagai penolongmu !
1. Diketahui garam CH3COONa akan terionisasi sempurna menurut
persamaan reaksi berikut:
CH3COONa(aq)
CH3COO-(aq) + H2O(l)
Na+(aq) + H2O(l)
→
→
→
Na+(aq)+ CH3COO- (aq)
CH3COOH(aq) +OH- (aq)
Jika dilihat dari persamaan reaksi diatas, apakah termasuk hidrolisis
sebagian atau total? Bagaimana sifat garam tersebut? Berikan
alasannya!
2. Tuliskan reaksi hidrolisis (jika ada) bagi senyawa garam-garam
berikut dan ramalkan apakah senyawanya bersifat asam, basa atau
netral.
a. Ca(NO3)2
b. NH4NO3
c. KCN
Dari ketiga senyawa garam tersebut, simpulkan mana saja senyawa
garam yang terhidrolisis!
3. Siapa sih yang tak kenal asam cuka, pasta gigi, dan garam dapur?
Hampir semua orang tahu. Cuka biasa digunakan untuk memasak
atau sebagai bumbu pelengkap ketika kalian makan bakso, pasta gigi
untuk menggosok gigi, sedangkan garam dapur untuk memasak.
Ketiga bahan tersebut memiliki sifat keasaman/kebasaan yang
berbeda. Cuka bersifat asam, pasta gigi bersifat basa, dan garam
bersifat netral. Jika asam dan basa bereaksi maka akan menghasilkan
garam dan air. Akan tetapi, tidak berarti garam yang dihasilkan selalu
bersifat netral karena kenyataannya larutan garam dapat bersifat
asam ataupun basa. Mengapa larutan garam dapat bersifat asam,
basa, atau netral? Kaitkan dengan teori Asam-Basa Arhenius.
Komponen apa yang mempengaruhinya?
4. Perhatikan gambar dibawah ini !
Seorang siswa melakukan sebuah percobaan dengan menggunakan 3
tabung reaksi. Tabung reaksi masing-masing berisi larutan: (I)
NaCH3COO; (II) NaCl; dan (III) NH4Cl . Larutan-larutan garam tersebut
kemudian diidentifikasi menggunakan kertas lakmus merah dan biru.
Pada tabung (I) dan (III), kertas lakmus mengalami perubahan
warna, sedangkan pada tabung (II) tetap. Dari percobaan tersebut,
dapat kita ketahui sifat masing-masing larutan garamnya, yaitu pada
tabung (I) garam basa, tabung (II) garam netral dan tabung (III)
garam asam. Jika ditinjau dari komponen penyusun larutan garam
dan percobaan yang telah dilakukan siswa tersebut, jelaskan
manakah larutan garam yang mengalami hidrolisis dan apa saja ciricirinya? Buktikan dengan persamaan reaksi !
5. Pada suatu laboratorium tersedia bahan-bahan berikut ini:
Dari garam-garam tersebut manakah yang dapat terhidrolisis
total maupun sebagian? berikan alasanmu! (tuliskan
persamaan reaksinya !)
6. Suatu garam NH4Cl yang bersifat asam akan dilarutkan dalam air.
Jelaskan apa yang akan terjadi? Dari penjelasan anda, simpulkan apa
yang dimaksud dengan garam yang bersifat asam?
7. Seorang laboran telah membuat suatu larutan NH4Cl sebanyak 250
mL dengan nilai Kb 10-5. Berapakah massa NH4Cl yang harus
ditambahkan agar diperoleh larutan dengan pH 5? (Mr NH4Cl = 53,5)
8. Garam natrium asetat dapat dibuat dengan cara mentitrasi 50 mL
larutan CH3COOH 0,1 M dengan 50 mL larutan NaOH 0,1 M.
Berapakah pH pada titik akhir titrasi jika nilai Kh = 5 x 10-10
9. Perhatikan gambar dibawah ini!
Jika kedua larutan A dan B dicampurkan kedalam gelas C, maka
berapa pH larutan yang dihasilkan pada gelas C? Simpulkan sifat
larutan pada gelas C! (KaCH3COOH = 1,8 x 10-5)
10.
Natrium benzoat (NaC7H5O2) dan natrium nitrit (NaNO2)
merupakan senyawa garam yang digunakan sebagai pengawet
makanan.
a. Jika kedua senyawa garam ini dilarutkan dalam air dan
mempunyai molaritas yang sama, jelaskan larutan mana yang
akan mempunyai pH lebih rendah? (Catatan: kamu dapat
menjelaskan dengan atau tanpa harus menggunakan
perhitungan rinci) (Ka HC7H5O2 = 1,6 x 10-5 dan Ka HNO2 = 7,2 x
10-4)
b. Bagaimanakah sifat (asam, basa atau netral) kedua larutan garam
tersebut? Berikan penjelasan atas pilihanmu!
Lampiran 14
RUBRIK PENSKORAN SOAL PRETEST POSTTEST
No
Soal
1
2
Jawaban
Hidrolisis sebagian dan bersifat basa.
Hal ini dikarenakan garam NaCH3COO
terhidrolisis sebagian yaitu CH3COO- yang
berasal dari asam lemah CH3COOH,
sedangkan ion yang berasal dari basa kuat
yaitu ion Na+ tidak terhidrolisis.
Sifat garam tersebut adalah basa, karena ion
CH3COO- jika bereaksi dengan air akan
menghasilkan ion OH-, sehingga ion OHdalam air akan bertambah dan menyebabkan
senyawa garam tersebut bersifat basa.
a) Ca(NO3)2
Sub-Indikator
Keterampilan
“Membangun
Keterampilan
Dasar”
Keterampilan
Memberikan
alasan.
Ca2+ + 2NO3-
Ca2+ + H2O
NO3- + H2O
Bersifat netral, tidak terhidrolisis
b) NH4NO3
H4+ + NO3+
NH4 + H2O
NH4OH + H+
Melibatkan
sedikit dugaan.
Skor
(4)
4 = jika jawaban sempurna.
3 = jika hanya menjawab terhidrolisis
sebagian dan bersifat basa, namun ti
alasannya kurang tepat.
2 = jika hanya menjawab terhidrolisis
sebagian dan bersifat basa, namun tidak
disertakan alasannya.
1 = jika jawaban salah
0 = jika tidak menjawab
(9)
Sub-a (3)
3 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan sifat garam dengan
benar dan disertai penjelasan.
2 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan sifat garam dengan
benar, namun tanpa disertai penjelasan
1 = jika menuliskan reaksi,
NO3- + H2O
Hidrolisis sebagian, bersifat asam
c) KCN
K+ + CNK+ + H2O
CN- + H2O
HCN + OHHidrolisis sebagian, bersifat basa
Jadi, senyawa yang terhidrolisis adalah
NH4NO3 dan KCN.
3
Garam merupakan hasil reaksi antara asam
dengan basa. Jika dilarutkan dalam air maka
larutan garam dapat dihidrolisis menjadi
menyebutkan sifat garam, dan
penjelasan yang kurang tepat.
0 = jika tidak menjawab
Sub-b (3)
3 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan sifat garam dengan
benar dan disertai penjelasan.
2 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan sifat garam dengan
benar, namun tanpa disertai penjelasan
1 = jika menuliskan reaksi,
menyebutkan sifat garam, dan
penjelasan yang kurang tepat.
0 = jika tidak menjawab
Sub-c (3)
3 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan sifat garam dengan
benar dan disertai penjelasan.
2 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan sifat garam dengan
benar, namun tanpa disertai penjelasan
1 = jika menuliskan reaksi,
menyebutkan sifat garam, dan
penjelasan yang kurang tepat.
0 = jika tidak menjawab
(4)
Point 1 : jika menjelaskan dengan tepat
dan benar mengapa larutan garam
dapat bersifat asam, basa, atau netral.
ion-ionnya, sehingga dari reaksi ionisasi
tersebut dapat diketahui sifat garamnya.
teori asam basa Arhenius meyatakan bahwa
seyawa asam adalah senyawa yang jika
dilarutkan dalam air menghasilkan ion H+
sedangkan senyawa basa jika dilarutkan
dalam air menghasilkan ion OH-. Adapun
komponen garam yang mempengaruhi sifat
garam tersebut adalah kation/anion yang
berasal dari asam lemah dan basa lemah
yang akan membentuk ion H3O+ dan OH-.
4
a) NaCH3COO
Point 2 : jika dapat mengaitkan dengan
teori asam basa Arhenius dengan benar.
Point 3 : jika menyebutkan komponen
yang mempengaruhi sifat garam dengan
benar.
Keterampilan
memberikan
alasan.
Na+ + CH3COO-
Na+ + H2O
CH3COO- + H2O
CH3COOH + OHGaram NaCH3COO terhidrolisis sebagian
karena tersusun dari basa kuat dan asam
lemah. Hal ini dibuktikan dengan
berubahnya warna kertas lakmus merah
menjadi biru dan warna kertas lakmus
biru tetap biru.
b) NaCl
Na+ + ClNa+
ClGaram NaCl tidak terhidrolisis karena
Keterampilan
memberikan
alasan.
Penskoran :
4 = jika menjawab 3 poin dengan benar.
3 = jika menjawab 2 poin dengan benar.
2 = jika menjawab 1 poin dengan benar.
1 = jika menjawab dengan kurang tepat.
0 = jika tidak menjawab
(8)
8 = jika menemukan perbedaan dengan
menyebutkan ciri-ciri ketiga larutan
garam dengan benar disertai dengan
pembuktian perubahan warna kertas
lakmus dan membuktikan dengan
persamaan reaksi dengan benar.
6 = jika menemukan perbedaan dengan
menyebutkan ciri-ciri ketiga larutan
garam dengan benar disertai dengan
pembuktian perubahan warna kertas
lakmus dan membuktikan dengan
persamaan reaksi dengan kurang tepat.
4 = jika menemukan perbedaan dengan
menyebutkan ciri-ciri ketiga larutan
garam dengan benar disertai dengan
terdiri dari asam kuat dan basa kuat. Hal
ini dibuktikan dengan tidak berubahnya
warna kertas lakmus.
c) NH4Cl
NH4+ + Cl+
NH4 + H2O
NH4OH + H+
Cl- + H2O
Garam NH4Cl terhidrolisis sebagian
karena terdiri dari asam kuat dan basa
lemah. Hal ini menyebabkan perubahan
warna kertas lakmus biru menjadi merah
dan kertas lakmus merah tetap merah.
5
a) Natrium Asetat
NaCH3COO
Na+ + CH3COONa+ + H2O
CH3COO- + H2O
CH3COOH +OHTerhidrolisis sebagian karena ion Na+
tidak terhidrolisis (berasal dari basa
kuat) dan ion CH3COO- terhidrolisis
(berasal dari asam lemah) meghasilkan
ion OH-.
b) Natrium Nitrat
Melibatkan
sedikit dugaan.
pembuktian perubahan warna kertas
lakmus namun salah, dan membuktikan
dengan persamaan reaksi dengan
kurang tepat.
2 = jika menemukan perbedaan dengan
menyebutkan ciri-ciri ketiga larutan
garam namun kurang tepat disertai
dengan pembuktian perubahan warna
kertas lakmus namun salah dan tidak
membuktikan dengan persamaan reaksi.
1 = jika menemukan perbedaan dengan
menyebutkan ciri-ciri ketiga larutan
garam namun kurang tepat, tidak
disertai dengan pembuktian perubahan
warna kertas lakmus dan tidak
membuktikan dengan persamaan reaksi.
0 = jika tidak menjawab
(9)
Sub-a (3)
3 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan jenis hidrolisis
garam dengan benar dan disertai
penjelasan.
2 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan jenis hidrolisis
garam dengan benar, namun tanpa
disertai penjelasan.
1 = jika menuliskan reaksi,
menyebutkan jenis hidrolisis garam, dan
penjelasan yang kurang tepat.
NaNO3
Na+ + NO3-
Na+ + H2O
NO3- + H2O
Tidak terhidrolisis karena baik ion Na+
maupu ion NO3- berasal dari asam dan
basa kuat.
c) Ammonium Asetat
NH4CH3COO
NH4+ + CH3COO
+
NH4 + H2O
NH4OH + H+
CH3COO- + H2O
CH3COOH + OHTerhidrolisis total karena terdiri dari asam
lemah CH3COOH yang dalam air
meghasilkan ion H+ dan basa lemah
NH4OH dalam air menghasilkan ion OH-.
0 = jika tidak menjawab
Sub-b (3)
3 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan jenis hidrolisis
garam dengan benar dan disertai
penjelasan.
2 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan jenis hidrolisis
garam dengan benar, namun tanpa
disertai penjelasan.
1 = jika menuliskan reaksi,
menyebutkan jenis hidrolisis garam, dan
penjelasan yang kurang tepat.
0 = jika tidak menjawab.
Sub-c (3)
3 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan jenis hidrolisis
garam dengan benar dan disertai
penjelasan.
2 = jika menuliskan reaksi dengan
benar, menyebutkan jenis hidrolisis
garam dengan benar, namun tanpa
disertai penjelasan.
1 = jika menuliskan reaksi,
menyebutkan jenis hidrolisis garam, dan
penjelasan yang kurang tepat.
0 = jika tidak menjawab
6
7
Jika dilarutka dalam air, garam NH4Cl akan
menghasilkan kation (NH4+) yang berasal
dari basa lemah dan anion (Cl-) dari asam
kuat. kation kemudian bereaksi dengan air
menghasilkan ion H+. Semakin banyak kation
yang bereaksi dengan air, maka jumlah ion
H+ semakin bertambah, sehingga larutan
hasil hidrolisis akan bersifat semakin asam
(pH < 7).
Jadi, garam yang bersifat asam merupakan
garam yang berasal dari asam kuat dan basa
lemah, bila dilarutkan didalam air maka akan
menghasilkan kation yang berasal dari basa
lemah, apabila ion tersebut bereaksi dengan
air akan menghasilkan ion H+.
Diketahui
:
 Volume NH4Cl
 Nilai Kb
 pH
 Mr NH4Cl
= 250 mL
= 10-5
=5
= 53,5
Melibatkan
sedikit dugaan.
Penggunaan
prosedur yang
benar.
(6)
6 = jika menjelaskan inti dari apa yang
dimaksud garam yang bersifat asam
dengan tepat dan benar .
5 = jika menjelaskan inti dari apa yang
dimaksud garam yang bersifat asam
dengan kurang tepat.
4 = jika menjelaskan inti dari apa yang
dimaksud garam yang bersifat asam
dengan jawaban salah namun tepat.
3 = jika menjelaskan inti dari apa yang
dimaksud garam yang bersifat asam
dengan jawaban salah namun kurang
tepat.
2 = jika menjelaskan inti dari apa yang
dimaksud garam yang bersifat asam
hanya dengan jawaban singkat.
1 = jika menjelaskan inti dari apa yang
dimaksud garam yang bersifat asam
hanya dengan jawaban salah.
0 = jika tidak menjelaskan inti dari apa
yang dimaksud garam yang bersifat
asam
(9)
Point 1 : (3)
jika mengidentifikasi apa yang
diketahui dengan benar dan lengkap.
Point 2 : (2)
jika merumuskan apa yang ditanyakan
dari soal dengan benar.
Point 3 : (4)
jika menjawab dengan rumus ataupun
alternatif rumus dan perhitungan yang
benar.
Penskoran :
9 = jika menjawab 3 poin dengan benar.
5-7 = jika menjawab 2 poin dengan
benar.
1 = jika menjawab dengan kurang tepat.
0 = jika tidak menjawab
Ditanya : Massa NH4Cl ?
Jawab
:
NH4Cl
NH4+ + ClpH
=5
+
[H ]
= 10-5
[H+]
=√
(10-5)
= (√
)
10-10 = 10-9 M
M = 10-1
M =
10-1
=
10-1
= Massa x 4
Massa
8
=
= 1,3375 gram
Diketahui
:
 Volume CH3COOH
= 50 mL
 M CH3COOH
= 0,1 M
 Volume NaOH
= 50 mL
 M NaOH
= 0,1 M
 Kb
= 5 x 10-10
D Ditanya
: pH titik akhir titrasi ?
Penggunaan
prosedur yang
benar.
(9)
Point 1 : (3)
jika mengidentifikasi apa yang
diketahui dengan benar dan lengkap.
Point 2 : (2)
jika merumuskan apa yang ditanyakan
dari soal dengan benar.
Point 3 : (4)
jika menjawab dengan rumus ataupun
Jawab
alternatif rumus dan perhitungan yang
benar.
Penskoran :
9 = jika menjawab 3 poin dengan benar.
5-7 = jika menjawab 2 poin dengan
benar.
1 = jika menjawab dengan kurang tepat.
0 = jika tidak menjawab
:
OH-] = √
= √5
= √25
= 5 x 10-6 M
pOH = 6-log 5
pH = 14-pOH
= 8+log 5
9
Diketahui
:
 Volume KOH = 50 mL
 M KOH
= 0,1 M
 Volume CH3COOH
= 50 mL
 M CH3COOH = 0,1 M
 Ka CH3COOH = 1,8 x 10-10
Ditanya : pH campuran ? sifat?
Jawab :
Penggunaan prosedur yang benar.
(9)
Point 1 : (3)
jika mengidentifikasi apa yang diketahui dengan benar
dan lengkap.
Point 2 : (2)
jika merumuskan apa yang ditanyakan dari soal dengan
benar.
Point 3 : (4)
jika menjawab dengan rumus ataupun alternatif rumus
dan perhitungan yang benar.
Penskoran :
9 = jika menjawab 3 poin dengan benar.
5-7 = jika menjawab 2 poin dengan benar.
1 = jika menjawab dengan kurang tepat.
0 = jika tidak menjawab
CH3COO- =
[OH-]
= 5 x 10-2 M
=√
=√
=√
=√
=√
pOH
pH
x 10-6
= 6- log √
= 14-6 log √
= 8+log √
10
a. Untuk memperoleh pH yang lebih rendah
maka nilai pOH harus lebih tinggi sehingga
OH-] harus lebih rendah. Untuk
memperoleh OH-] yang lebih rendah maka
nilai Ka harus lebih tinggi. Jadi jawabannya
adalah garam yang terdiri dari anion
dengan Ka yang lebih tinggi yaitu anion
NO2- dan yang mempunyai nilai pH lebih
rendah adalah NaNO2.
b. NaC7H5O2 bersifat basa
NaNO2 bersifat asam karena memiliki pH
yang lebih rendah
Melibatkan
sedikit dugaan.
(6)
6 = jika menjelaskan kedua poin a dan b
dengan tepat dan benar.
3 = jika menjelaskan poin a dengan
tepat namun poin b kurang tepat
ataupun sebaliknya
2 = jika menjelaskan kedua poin a dan b
dengan jawaban salah.
0 = jika tidak menjawab.
Lampiran 15
ANALISIS DATA PRETEST KETERAMPILAN MEMBANGUN KETERAMPILAN
DASAR MATERI HIDROLISIS SECARA KESELURUHAN
Indikator dan Nomor Soal
Mempertimbangkan apakah sumber
dapat dipercaya atau tidak
No
1
Kode
Peserta
Didik
Kemampuan
untuk
memberikan
alasan
Mempertimbangkan
penggunaan
prosedur yang tepat
Mengobservasi dan
mempertimbangkan
laporan observasi
Melibatkan sedikit
dugaan
1
3
6
7
8
9
2
4
5
10
S-1
2
2
3
3
3
4
2
3
3
2
2
S-2
2
2
2
3
3
2
3
2
2
2
3
S-3
3
4
3
2
4
4
2
4
3
3
4
S-4
3
2
2
3
2
2
3
2
2
2
5
S-5
3
3
3
2
2
2
2
3
3
3
6
S-6
3
2
2
2
2
2
2
2
2
2
7
S-7
3
2
2
3
2
2
2
3
2
2
8
S-8
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
9
S-9
2
2
2
2
2
2
2
2
3
2
10
S-10
2
2
2
3
3
3
3
2
2
2
11
S-11
2
2
2
3
2
2
2
2
3
2
12
S-12
2
2
2
3
3
2
2
2
2
2
13
S-13
3
3
4
6
3
3
3
3
3
3
14
S-14
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
15
S-15
3
2
4
2
2
2
2
3
2
2
16
S-16
2
2
3
2
2
2
3
3
2
3
17
S-17
2
2
3
2
3
2
2
3
3
2
18
S-18
3
2
2
2
2
2
2
3
2
2
19
S-19
2
2
2
3
2
2
6
2
2
2
20
S-20
3
3
4
2
2
2
3
4
3
3
21
S-21
3
2
2
2
2
2
2
2
3
2
22
S-22
3
2
3
2
5
2
3
3
3
3
23
S-23
3
3
3
3
3
4
3
3
3
3
24
S-24
3
2
2
2
2
2
2
3
2
2
25
S-25
3
3
3
3
3
4
3
3
3
3
26
S-26
3
3
2
2
3
3
3
2
3
2
27
S-27
3
3
3
2
2
2
3
3
3
3
28
S-28
2
2
2
2
2
2
2
2
3
2
29
S-29
2
2
3
2
3
2
2
3
3
2
30
S-30
3
2
3
2
2
2
2
2
2
2
31
S-31
3
2
4
2
2
2
2
3
2
2
32
S-32
2
2
3
3
3
4
2
3
3
2
73
84
79
80
77
79
84
81
73
Jumlah
82
239
236
Jumlah Skor
Total
792
Rata-rata
24.75
Kategori
Kurang
317
Lampiran 16
ANALISIS DATA PRETEST KETERAMPILAN MEMBANGUN
KETERAMPILAN DASAR PADA SETIAP KELOMPOK KOGNITIF
PESERTA DIDIK
1.
Sub Indikator Kemampuan untuk memberikan alasan
Kemampuan
untuk
memberikan
alasan
1
3
6
No
Kode
Peserta
Didik
1
S-13
3
3
2
S-26
3
3
S-19
4
S-3
Jumlah
Skor
Kategori
4
10
Baik
3
2
8
Baik
2
2
2
6
Kurang
3
4
3
10
Baik
Jumlah
34
1
Rata-rata
S-22
3
2
2
S-32
2
3
S-11
4
Kelompok
TINGGI
Cukup
2
8.5
7
Kurang
2
3
7
Kurang
2
2
2
6
Kurang
S-14
2
2
2
6
Kurang
5
S-10
2
2
2
6
Kurang
6
S-28
2
2
2
6
Kurang
7
S-17
2
2
3
7
Kurang
8
S-1
2
2
3
7
Kurang
9
S-2
4
2
2
8
Cukup
10
S-6
3
2
2
7
Kurang
11
S-20
3
3
4
10
Baik
12
S-21
3
2
2
7
Kurang
13
S-29
2
2
3
7
Kurang
14
S-16
2
2
3
7
Kurang
SEDANG
15
S-30
3
2
3
8
Cukup
16
S-12
2
2
2
6
Kurang
17
S-5
3
3
3
9
Cukup
18
S-4
3
2
2
7
Kurang
19
S-15
3
2
4
9
Cukup
20
S-7
3
2
2
7
Kurang
21
S-31
3
2
4
9
Cukup
22
S-8
2
2
2
6
Kurang
23
S-9
2
2
2
6
Kurang
Jumlah
165
Rata-rata
7.17
Kurang
1
S-23
3
3
3
9
Cukup
2
S-27
3
3
3
9
Cukup
3
S-24
3
2
2
7
Kurang
4
S-25
3
3
3
9
Cukup
5
S-18
3
2
2
7
Kurang
41
8.2
Cukup
Jumlah
Rata-rata
2.
No
1
2
3
4
RENDAH
Sub-indikator Mempertimbangkan penggunaan prosedur yang
tepat
Kode
Peserta
Didik
S-13
S-26
S-19
S-3
Kemampuan
untuk
menggunakan
prosedur yang
tepat
7
6
2
3
2
8
3
3
2
4
9
3
3
2
4
Jumlah
Skor
Kategori
Kelompok
12
8
7
10
Cukup
Kurang
Kurang
Kurang
TINGGI
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
1
2
3
Jumlah
Rata-rata
S-22
2
S-32
3
S-11
3
S-14
2
S-10
3
S-28
2
S-17
2
S-1
3
S-2
3
S-6
2
S-20
2
S-21
2
S-29
2
S-16
2
S-30
2
S-12
3
S-5
2
S-4
3
S-15
2
S-7
3
S-31
2
S-8
2
S-9
2
Jumlah
Rata-rata
S-23
3
S-27
2
S-24
2
2
3
2
2
3
2
3
3
3
2
2
2
3
2
2
3
2
2
2
2
2
2
2
3
2
2
2
4
2
2
3
2
2
4
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
4
2
2
37
9.25
6
10
7
6
9
6
7
10
8
6
6
6
7
6
6
8
6
7
6
7
6
6
6
158
6.87
10
6
6
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
SEDANG
Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
RENDAH
4
5
S-25
S-18
3
2
Jumlah
Rata-rata
3
2
4
2
10
6
38
7.6
Kurang
Kurang
Kurang
3. Sub-indikator Melibatkan sedikit dugaan
No
1
2
3
4
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
Kode
Peserta
Didik
Melibatkan sedikit
dugaan
2 4
3 6
2 2
2 3
4 2
Jumlah
Rata-rata
Kha
2 2
Mah
3 3
Fai
2 3
Han
2 2
Evi
2 3
Tia
2 2
Hev
3 2
Aen
3 3
Ali
2 3
Ber
2 2
Kar
4 2
Khab
2 2
Umi
3 2
Hes
3 2
Wah
2 2
S-13
S-26
S-19
S-3
5
3
3
2
4
2
3
2
2
3
2
3
3
3
2
2
2
3
2
2
10
3
3
2
4
2
4
2
2
3
2
2
4
2
2
2
2
2
2
2
Jumlah
Skor
15
10
9
14
48
12
8
13
9
8
11
8
10
13
10
8
10
8
10
9
8
Kategori
Kurang
Kurang
Sangat Kurang
Kurang
Kelompok
TINGGI
Kurang
Sangat Kurang
Kurang
Sangat Kurang
Sangat Kurang
Kurang
Sangat Kurang
Kurang
Kurang
Kurang
Sangat Kurang
Kurang
Sangat Kurang
Kurang
Sangat Kurang
Sangat Kurang
SEDANG
16
17
18
19
20
21
22
23
1
2
3
4
5
Fit
Ayu
Apr
Hav
Can
Yog
Day
Dew
S-23
S-27
S-24
S-25
S-18
2 3
3 2
2 3
3 2
3 3
3 2
2 2
2 2
Jumlah
Rata-rata
3 3
3 2
3 2
3 3
3 2
Jumlah
Rata-rata
3
2
2
2
2
2
2
2
3
2
2
3
2
2
2
2
2
2
2
2
2
4
2
2
4
2
10
9
9
9
10
9
8
8
215
9.35
13
9
9
13
9
53
10.6
Kurang
Sangat Kurang
Sangat Kurang
Sangat Kurang
Kurang
Sangat Kurang
Sangat Kurang
Sangat Kurang
Sangat
Kurang
Kurang
Sangat Kurang
Sangat Kurang
Kurang
Sangat Kurang
Kurang
RENDAH
Lampiran 17
ANALISIS DATA POSTTEST KETERAMPILAN MEMBANGUN KETERAMPILAN
DASAR MATERI HIDROLISIS SECARA KESELURUHAN
Indikator dan Nomor Soal
No
Kode
Peserta
Didik
Mempertimbangkan apakah sumber
dapat dipercaya atau tidak
Kemampuan
untuk
memberikan
alasan
Mempertimbangkan
penggunaan
prosedur yang tepat
Mengobservasi dan
mempertimbangkan
laporan observasi
Melibatkan sedikit
dugaan
1
3
6
7
8
9
2
4
5
10
1
S-1
3
4
5
4
4
4
4
6
5
4
2
S-2
4
3
6
4
4
4
6
8
9
3
3
S-3
4
4
6
6
4
4
4
6
5
6
4
S-4
4
4
6
4
4
4
4
6
5
6
5
S-5
5
5
6
9
9
8
6
8
9
6
6
S-6
3
3
5
4
4
4
6
6
5
4
7
S-7
4
4
4
4
4
4
6
8
4
4
8
S-8
3
4
4
4
4
4
4
6
4
3
9
S-9
4
4
5
4
4
4
4
3
5
5
10
S-10
5
5
6
9
8
8
6
8
9
6
11
S-11
4
3
6
4
4
4
6
8
9
4
12
S-12
4
5
5
4
4
4
7
8
9
4
13
S-13
5
5
6
9
9
8
6
8
9
6
14
S-14
4
4
6
4
4
4
4
8
5
4
15
S-15
4
4
6
4
4
4
4
8
7
4
16
S-16
5
5
6
5
5
8
6
8
9
6
17
S-17
4
5
6
4
4
4
4
7
6
4
18
S-18
3
5
4
4
4
4
6
5
5
6
19
S-19
4
4
5
4
4
4
4
8
9
5
20
S-20
3
4
4
4
4
4
4
6
5
4
21
S-21
3
4
5
4
4
4
4
5
4
4
22
S-22
3
3
4
4
4
4
4
8
6
4
23
S-23
3
3
6
5
5
8
6
8
5
4
24
S-24
4
4
3
4
4
4
6
5
4
3
25
S-25
3
3
4
4
4
4
4
8
5
5
26
S-26
5
5
6
8
8
8
6
8
9
6
27
S-27
3
3
5
4
4
4
4
4
4
4
28
S-28
3
3
4
4
4
4
4
6
5
4
29
S-29
5
5
6
7
7
8
6
8
9
6
30
S-30
4
4
4
4
4
4
5
8
4
5
31
S-31
3
3
6
4
4
4
4
6
5
4
32
S-32
3
4
6
4
4
4
4
6
3
4
121
128
166
154
151
156
158
219
196
147
Jumlah
415
461
Jumlah Skor
Total
1596
Rata-rata
49.875
Kategori
Baik
720
Lampiran 18
ANALISIS DATA POSTTEST KETERAMPILAN MEMBANGUN KETERAMPILAN
DASAR PADA SETIAP KELOMPOK KOGNITIF PESERTA DIDIK
1.
Sub-indikator kemampuan untuk memberikan alasan
Kemampuan
untuk
Kode
Jumlah
memberikan
No Peserta
Kategori
Skor
alasan
Didik
1
3
6
S-13
1
5
5
6
16
Sangat Baik
2
S-26
5
5
6
16
Sangat Baik
3
S-19
4
4
5
13
Sangat Baik
4
S-3
4
4
6
14
Sangat Baik
Jumlah
59
TINGGI
Sangat Baik
Rata-rata
S-22
3
2
2
14.75
7
S-32
2
2
3
7
Baik
Sangat Baik
3
S-11
2
2
2
6
Sangat Baik
4
S-14
2
2
2
6
Sangat Baik
5
S-10
2
2
2
6
Sangat Baik
6
S-28
2
2
2
6
Baik
7
S-17
2
2
3
7
Sangat Baik
8
S-1
2
2
3
7
Sangat Baik
9
S-2
4
2
2
8
Sangat Baik
10
S-6
3
2
2
7
Baik
11
S-20
3
3
4
10
Baik
12
S-21
3
2
2
7
Sangat Baik
13
S-29
2
2
3
7
Sangat Baik
14
S-16
2
2
3
7
Sangat Baik
15
S-30
3
2
3
8
Sangat Baik
1
2
Kelompok
SEDANG
2.
16
S-12
2
2
2
6
Sangat Baik
17
S-5
3
3
3
9
Sangat Baik
18
S-4
3
2
2
7
Sangat Baik
19
S-15
3
2
4
9
Sangat Baik
20
S-7
3
2
2
7
Sangat Baik
21
S-31
3
2
4
9
Sangat Baik
22
S-8
2
2
2
6
Baik
23
S-9
2
2
2
6
Sangat Baik
Jumlah
300
Rata-rata
13.04
Sangat Baik
1
S-23
3
3
6
12
Sangat Baik
2
S-27
3
3
5
11
Baik
3
S-24
4
4
3
11
Baik
4
S-25
3
3
4
10
Baik
5
S-18
3
5
4
12
Sangat Baik
Jumlah
56
Rata-rata
11.2
RENDAH
Baik
Sub-indikator mempertimbangkan penggunaan prosedur yang tepat
Kemampuan
untuk
menggunakan
prosedur yang
tepat
7
8
9
No
Kode
Peserta
Didik
1
S-13
9
9
2
S-26
8
3
S-19
4
S-3
Jumlah
Skor
Kategori
8
26
Sangat Baik
8
8
24
Baik
4
4
4
12
Cukup
6
4
4
14
Cukup
Jumlah
76
Rata-rata
19
Baik
Kelompok
TINGGI
1
2
S-22
3
2
2
7
S-32
2
2
3
7
Cukup
Cukup
3
S-11
2
2
2
6
Cukup
4
S-14
2
2
2
6
Kurang
5
S-10
2
2
2
6
Baik
6
S-28
2
2
2
6
Cukup
7
S-17
2
2
3
7
Cukup
8
S-1
2
2
3
7
Cukup
9
S-2
4
2
2
8
Cukup
10
S-6
3
2
2
7
Cukup
11
S-20
3
3
4
10
Cukup
12
S-21
3
2
2
7
Cukup
13
S-29
2
2
3
7
Baik
14
S-16
2
2
3
7
Kurang
15
S-30
3
2
3
8
Kurang
16
S-12
2
2
2
6
Kurang
17
S-5
3
3
3
9
Sangat Baik
18
S-4
3
2
2
7
Cukup
19
S-15
3
2
4
9
Cukup
20
S-7
3
2
2
7
Cukup
21
S-31
3
2
4
9
Cukup
22
S-8
2
2
2
6
Cukup
23
S-9
2
2
2
6
Cukup
Jumlah
316
Rata-rata
13.74
SEDANG
Cukup
1
S-23
5
5
8
18
Cukup
2
S-27
4
4
4
12
Cukup
3
S-24
4
4
4
12
Cukup
4
S-25
4
4
4
12
Cukup
5
S-18
4
4
4
12
Cukup
RENDAH
3.
Jumlah
66
Rata-rata
13.2
Cukup
Sub-indikator melibatkan sedikit dugaan
No
Kode
Peserta
Didik
Melibatkan sedikit
dugaan
Jumlah
Skor
Kategori
Kelompok
TINGGI
2
4
5
10
1
S-13
6
8
9
6
29
2
S-26
6
8
9
6
29
3
S-19
S-3
4
8
9
5
26
Sangat
Baik
Sangat
Baik
Baik
4
6
5
6
21
Baik
4
Jumlah
105
Rata-rata
26.25
Baik
S-22
S-32
S-11
3
2
2
2
2
2
2
3
2
7
7
6
22
Baik
17
S-14
S-10
2
2
2
2
2
2
6
6
21
2
2
2
4
3
3
3
2
2
2
2
2
2
3
2
2
2
3
3
2
2
4
2
3
6
7
7
8
7
10
7
7
19
21
Baik
19
Cukup
26
Baik
21
Baik
19
Cukup
17
13
S-28
S-17
S-1
S-2
S-6
S-20
S-21
S-29
Cukup
Sangat
Baik
Baik
Sangat
Baik
Cukup
14
S-16
2
2
3
7
29
Cukup
Sangat
Baik
Sangat
Baik
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
27
29
29
SEDANG
3
2
2
2
3
2
8
6
22
16
S-30
S-12
17
S-5
3
3
3
9
29
18
S-4
S-15
S-7
S-31
S-8
S-9
3
3
3
3
2
2
2
2
2
2
2
2
2
4
2
4
2
2
7
9
7
9
6
6
21
Baik
Sangat
Baik
Sangat
Baik
Baik
23
Baik
22
Cukup
19
Cukup
17
Cukup
17
Cukup
15
19
20
21
22
23
1
2
3
4
5
S-23
S-27
S-24
S-25
S-18
28
Jumlah
514
Rata-rata
22.35
Baik
6
8
5
4
23
Baik
4
4
4
4
16
Cukup
6
5
4
3
18
Cukup
4
8
5
5
22
Baik
6
5
5
6
22
Baik
Jumlah
101
Rata-rata
20.2
Cukup
RENDAH
Lampiran 19
KONVERSI SKOR PENILAIAN PRETEST KETERAMPILAN
MEMBANGUN KETERAMPILAN DASAR SECARA KESELURUHAN
Jumlah sub indikator = 3
Skor tertinggi
= Skor maksimal ideal
= 73
Skor terendah
= 1 x 3 (sub 1) = 3
1 x 3 (sub 2) = 3
1 x 4 (sub 3) = 4
Skor maksimal ideal = 73
Skor minimal ideal
= 10
̅
Rerata skor ideal ( ) =
=
=
Simpangan Baku ideal (SBί)
=
= 41,5
=
=
̅ (rata-rata)
=
= 10,5
= 24,75
Tabel. Kriteria Kategori Penilaian ideal Pretest
Rentang Skor
X > ̅ ί + 1,80 x SBί
X > 41,5 + 1,80 x 10,5
X > 60,4
̅ ί + 0,60 x SBί < X ̅ ί + 1,80 x SBί
41,5 + 0,60 x 10,5 < X ≤ 41,5 + 1,80 x 10,5
47,8 < X ≤ 60,4
̅ ί – 0,60 x SBί < X ̅ ί + 0,60 x SBί
41,5 – 0,60 x 10,5 < X ≤ 41,5 + 0,60 x 10,5
35,2 < X ≤ 47,8
̅ ί – 1,80 x SBί < X ̅ ί – 0,60 x SBί
Kategori
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
41,5 – 1,80 x 10,5 < X ≤ 41,5 – 0,60 x 10,5
22,6 < X ≤ 35,2
X ̅ ί – 1,80 x SBί
X ≤ 41,5 – 1,80 x 10,5
X ≤ 22,6
Sangat Kurang
Konversi Skor Penilaian Pretest Keterampilan Membangun
Keterampilan Dasar Pada Setiap Sub-Indikator
1.
Kemampuan untuk memberikan alasan
a. Jumlah soal
= 3 butir
b. Skor tertinggi
= jumlah 3 butir skor = 14
c. Skor terendah
= 1 x 3 butir = 3
d. Rerata skor ideal ( ̅ )
=
=
=
= 8,6
e. Simpangan Baku ideal (SBί)
=
=
=
f.
̅ (rata-rata)
=
= 1,83
= 7,47
Tabel. Kriteria Kategori Penilaian ideal Sub-indikator Kemampuan
untuk memberikan alasan
Rentang Skor
X > ̅ ί + 1,80 x SBί
X > 8,6 + 1,80 x 1,83
X > 11,89
̅ ί + 0,60 x SBί < X ̅ ί + 1,80 x SBί
8,6 + 0,60 x 1,83 < X ≤ 8,6 + 1,80 x 1,83
9,698 < X ≤ 11,89
̅ ί – 0,60 x SBί < X ̅ ί + 0,60 x SBί
Kategori
Sangat Baik
Baik
Cukup
8,6 – 0,60 x 1,83 < X ≤ 8,6 + 0,60 x 1,83
7,50 < X ≤ 9,698
̅ ί – 1,80 x SBί < X ̅ ί – 0,60 x SBί
8,6 – 1,80 x 1,83 < X ≤ 8,6 – 0,60 x 1,83
5,31 < X ≤ 7,50
X ̅ ί – 1,80 x SBί
X ≤ 8,6 – 1,80 x 1,83
X ≤ 5,31
2.
Kurang
Sangat Kurang
Mempertimbangkan penggunaan prosedur yang tepat
a. Jumlah soal
= 3 butir
b. Skor tertinggi
= jumlah 3 butir skor = 27
c. Skor terendah
= 1 x 3 butir = 3
d. Rerata skor ideal ( ̅ )
=
=
=
e. Simpangan Baku ideal (SBί)
=
= 15,00
=
=
f. ̅ (rata-rata)
=
= 6,00
= 7,37
Tabel. Kriteria Kategori Penilaian ideal Sub-indikator
Mempertimbangkan penggunaan prosedur yang tepat
Rentang Skor
X > ̅ ί + 1,80 x SBί
X > 15 + 1,80 x 6
X > 25,8
̅ ί + 0,60 x SBί < X ̅ ί + 1,80 x SBί
15+ 0,60 x 6< X ≤ 15+ 1,80 x 6
18,6 < X ≤ 25,8
̅ ί – 0,60 x SBί < X ̅ ί + 0,60 x SBί
15– 0,60 x 6 < X ≤ 15 + 0,60 x 6
Kategori
Sangat Baik
Baik
Cukup
11,4 < X ≤ 18,6
̅ ί – 1,80 x SBί < X ̅ ί – 0,60 x SBί
15– 1,80 x 6 < X ≤15 – 0,60 x 6
4,2 < X ≤ 11,4
X ̅ ί – 1,80 x SBί
X ≤15 – 1,80 x 6
X ≤ 4,2
3.
Kurang
Sangat Kurang
Melibatkan sedikit dugaan
a. Jumlah soal
= 4 butir
b. Skor tertinggi
= Jumlah skor 4 butir = 32
c. Skor terendah
=1x4=4
d. Rerata skor ideal ( ̅ )
=
=
=
e. Simpangan Baku ideal (SBί)
=
= 18
=
=
f. ̅ (rata-rata)
=
= 4,67
= 9,91
Tabel. Kriteria Kategori Penilaian ideal Sub-indikator Melibatkan
sedikit dugaan
Rentang Skor
X > ̅ ί + 1,80 x SBί
X > 18 + 1,80 x 4,67
X > 26,41
̅ ί + 0,60 x SBί < X ̅ ί + 1,80 x SBί
18 + 0,60 x 4,67 < X ≤ 18 + 1,80 x 4,67
20,80 < X ≤ 26,41
̅ ί – 0,60 x SBί < X ̅ ί + 0,60 x SBί
18 – 0,60 x 4,67 < X ≤ 18 + 0,60 x 4,67
15,2 < X ≤ 20,80
Kategori
Sangat Baik
Baik
Cukup
̅ ί – 1,80 x SBί < X ̅ ί – 0,60 x SBί
18 – 1,80 x 4,67 < X ≤ 18 – 0,60 x 4,67
9,59 < X ≤ 15,2
X ̅ ί – 1,80 x SBί
X ≤ 18 – 1,80 x 4,67
X ≤ 9,59
Kurang
Sangat Kurang
Tabel. Konversi Skor Penilaian Pretest Keterampilan Membangun
Keterampilan Dasar setiap sub-indikator pada seluruh peserta
didik
Skor
Jumlah
Total
Sub-indikator
rataKategori
soal
skor
rata
Kemampuan untuk
3
239
7,47
Kurang
memberikan alasan
Mempertimbangkan
penggunaan
3
236
7,37
Kurang
prosedur yang tepat
Melibatkan sedikit
4
317
9,91
Kurang
dugaan
Tabel. Konversi Skor Penilaian Posttest Keterampilan Membangun
Keterampilan Dasar setiap sub-indikator pada setiap kelompok
peserta didik
Kelompok
Tinggi
Sub-indikator
Kemampuan
untuk
memberikan
alasan
Mempertimbang
kan penggunaan
prosedur yang
tepat
Melibatkan
sedikit dugaan
Jumlah
Ratarata
Skor
ratarata
Kelompok
Sedang
Kelompok
Rendah
Skor
rata
Kat
rata
Kat
Skor
ratarata
Kat
8,5
Cukup
7,17
Kurang
8,2
Cukup
9,25
Kurang
6,87
Kurang
7,6
Kurang
12,00
Kurang
9,35
Sangat
Kurang
10,6
Kurang
29,75
Kurang
23,39
Kurang
26,4
Kurang
Lampiran 20
KONVERSI SKOR PENILAIAN POSTTEST KETERAMPILAN
MEMBANGUN KETERAMPILAN DASAR SECARA KESELURUHAN
Jumlah sub indikator = 3
Skor tertinggi
= Skor maksimal ideal
= 73
Skor terendah
= 1 x 3 (sub 1) = 3
1 x 3 (sub 2) = 3
1 x 4 (sub 3) = 4
Skor maksimal ideal = 73
Skor minimal ideal
= 10
Rerata skor ideal ( ̅ ) =
=
=
Simpangan Baku ideal (SBί)
=
= 41,5
=
=
̅ (rata-rata)
=
= 10,5
= 49,87
Tabel. Kriteria Kategori Penilaian ideal Pretest
Rentang Skor
X > ̅ ί + 1,80 x SBί
X > 41,5 + 1,80 x 10,5
X > 60,4
̅ ί + 0,60 x SBί < X ̅ ί + 1,80 x SBί
41,5 + 0,60 x 10,5 < X ≤ 41,5 + 1,80 x 10,5
47,8 < X ≤ 60,4
̅ ί – 0,60 x SBί < X ̅ ί + 0,60 x SBί
41,5 – 0,60 x 10,5 < X ≤ 41,5 + 0,60 x 10,5
35,2 < X ≤ 47,8
̅ ί – 1,80 x SBί < X ̅ ί – 0,60 x SBί
Kategori
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
41,5 – 1,80 x 10,5 < X ≤ 41,5 – 0,60 x 10,5
22,6 < X ≤ 35,2
X ̅ ί – 1,80 x SBί
X ≤ 41,5 – 1,80 x 10,5
X ≤ 22,6
Sangat
Kurang
Konversi Skor Penilaian Pretest Keterampilan Membangun
Keterampilan Dasar Pada Setiap Sub-Indikator
1. Kemampuan untuk memberikan alasan
a. Jumlah soal
= 3 butir
b. Skor tertinggi
= jumlah 3 butir skor = 14
c. Skor terendah
= 1 x 3 butir = 3
d. Rerata skor ideal ( ̅ )
=
=
=
= 8,6
e. Simpangan Baku ideal (SBί)
=
=
=
g.
̅ (rata-rata)
=
= 1,83
= 12,97
Tabel. Kriteria Kategori Penilaian ideal Sub-indikator Kemampuan
untuk memberikan alasan
Rentang Skor
X > ̅ ί + 1,80 x SBί
X > 8,6 + 1,80 x 1,83
X > 11,89
̅ ί + 0,60 x SBί < X ̅ ί + 1,80 x SBί
8,6 + 0,60 x 1,83 < X ≤ 8,6 + 1,80 x 1,83
9,698 < X ≤ 11,89
̅ ί – 0,60 x SBί < X ̅ ί + 0,60 x SBί
Kategori
Sangat Baik
Baik
Cukup
8,6 – 0,60 x 1,83 < X ≤ 8,6 + 0,60 x 1,83
7,50 < X ≤ 9,698
̅ ί – 1,80 x SBί < X ̅ ί – 0,60 x SBί
8,6 – 1,80 x 1,83 < X ≤ 8,6 – 0,60 x 1,83
5,31 < X ≤ 7,50
X ̅ ί – 1,80 x SBί
X ≤ 8,6 – 1,80 x 1,83
X ≤ 5,31
Kurang
Sangat Kurang
2. Mempertimbangkan penggunaan prosedur yang tepat
a. Jumlah soal
= 3 butir
b. Skor tertinggi
= jumlah 3 butir skor = 27
c. Skor terendah
= 1 x 3 butir = 3
d. Rerata skor ideal ( ̅ )
=
=
=
e. Simpangan Baku ideal (SBί)
=
= 15,00
=
=
f. ̅ (rata-rata)
=
= 6,00
= 14,41
Tabel. Kriteria Kategori Penilaian ideal Sub-indikator
Mempertimbangkan penggunaan prosedur yang tepat
Rentang Skor
X > ̅ ί + 1,80 x SBί
X > 15 + 1,80 x 6
X > 25,8
̅ ί + 0,60 x SBί < X ̅ ί + 1,80 x SBί
15+ 0,60 x 6< X ≤ 15+ 1,80 x 6
18,6 < X ≤ 25,8
Kategori
Sangat Baik
Baik
̅ ί – 0,60 x SBί < X ̅ ί + 0,60 x SBί
15– 0,60 x 6 < X ≤ 15 + 0,60 x 6
11,4 < X ≤ 18,6
̅ ί – 1,80 x SBί < X ̅ ί – 0,60 x SBί
15– 1,80 x 6 < X ≤15 – 0,60 x 6
4,2 < X ≤ 11,4
X ̅ ί – 1,80 x SBί
X ≤15 – 1,80 x 6
X ≤ 4,2
Cukup
Kurang
Sangat
Kurang
3. Melibatkan sedikit dugaan
a. Jumlah soal
= 4 butir
b. Skor tertinggi
= Jumlah skor 4 butir = 32
c. Skor terendah
=1x4=4
d. Rerata skor ideal ( ̅ )
=
=
=
e. Simpangan Baku ideal (SBί)
=
= 18
=
=
f. ̅ (rata-rata)
=
= 4,67
= 22,5
Tabel. Kriteria Kategori Penilaian ideal Sub-indikator Melibatkan
sedikit dugaan
Rentang Skor
X > ̅ ί + 1,80 x SBί
X > 18 + 1,80 x 4,67
X > 26,41
̅ ί + 0,60 x SBί < X ̅ ί + 1,80 x SBί
18 + 0,60 x 4,67 < X ≤ 18 + 1,80 x 4,67
20,80 < X ≤ 26,41
̅ ί – 0,60 x SBί < X ̅ ί + 0,60 x SBί
18 – 0,60 x 4,67 < X ≤ 18 + 0,60 x 4,67
Kategori
Sangat Baik
Baik
Cukup
15,2 < X ≤ 20,80
̅ ί – 1,80 x SBί < X ̅ ί – 0,60 x SBί
18 – 1,80 x 4,67 < X ≤ 18 – 0,60 x 4,67
9,59 < X ≤ 15,2
X ̅ ί – 1,80 x SBί
X ≤ 18 – 1,80 x 4,67
X ≤ 9,59
Kurang
Sangat Kurang
Tabel. Konversi skor penilaian posttest keterampilan membangun
keterampilan dasar setiap sub-indikator pada seluruh peserta didik
Sub-indikator
Kemampuan untuk
memberikan alasan
Mempertimbangkan
penggunaan
prosedur yang tepat
Melibatkan sedikit
dugaan
Jumlah
soal
Total
skor
Skor
ratarata
Kategori
3
415
12,97
Sangat
Baik
3
461
14,41
Cukup
4
720
22,5
Baik
Tabel. Konversi Skor Penilaian Posttest Keterampilan Membangun
Keterampilan Dasar setiap sub-indikator pada setiap kelompok
peserta didik
Sub-indikator
Kemampuan
untuk
memberikan alas
an
Mempertimbang
kan penggunaan
prosedur yang
tepat
Melibatkan
sedikit dugaan
Jumlah Rata-rata
Kelompok
Tinggi
Skor
rata- Kat
rata
Kelompok
Sedang
Skor
rataKat
rata
Kelompok
Rendah
Skor
rataKat
rata
14,75
Sangat
Baik
13,04
Sangat
Baik
11,2
Baik
19,00
Baik
13,74
Cukup
13,2
Cukup
26,25
Baik
22,35
Baik
20,2
Cukup
60,00
Baik
49,13
Baik
44,6
Baik
Lampiran 21
SAMPEL JAWABAN SISWA PADA SAAT PRETEST
a. Sub-indikator kemampuan untuk memberikan alasan.
Berikut contoh jawaban peserta didik ketika menjawab soal
pretest pada soal nomor 3 dengan sub indikator kemampuan untuk
memberikan alasan :
Soal :
Siapa sih yang tak kenal asam cuka, pasta gigi, dan garam
dapur? Hampir semua orang tahu. Cuka biasa digunakan
untuk memasak atau sebagai bumbu pelengkap ketika kalian
makan bakso, pasta gigi untuk menggosok gigi, sedangkan
garam dapur untuk memasak. Ketiga bahan tersebut memiliki
sifat keasaman/kebasaan yang berbeda. Cuka bersifat asam,
pasta gigi bersifat basa, dan garam bersifat netral. Jika asam
dan basa bereaksi maka akan menghasilkan garam dan air.
Akan tetapi, tidak berarti garam yang dihasilkan selalu
bersifat netral karena kenyataannya larutan garam dapat
bersifat asam ataupun basa. Mengapa larutan garam dapat
bersifat asam, basa, atau netral? Kaitkan dengan teori AsamBasa Arhenius. Komponen apa yang mempengaruhinya?
Jawab :
1.
Jawaban peserta didik dengan kode S-19 pada kelompok tinggi
dengan kategori cukup.
“Larutan garam dapat bersifat asam, basa atau netral karena
tergantung dari komponen larutan tersebut. Garam bersifat
asam jika pencampuran antara asam dan basa itu lebih banyak
asamnya dan basa lebih sedikit. Garam bersifat basa jika
pencampuran antara asam dan basa itu lebih banyak basanya
ketimbang asamnya. Garam bersifat netral jika antara asam
dan basa itu seimbang atau sama ”
2.
Jawaban peserta didik dengan kode S-9 pada kelompok sedang
dengan kategori kurang.
“Larutan garam dapat bersifat asam, basa atau netral karena
tergantung dari komponen larutan tersebut.”
3.
Jawaban peserta didik dengan kode S-25 pada kelompok
rendah dengan kategori kurang.
“Larutan garam dapat bersifat asam, basa atau netral karena
tergantung dari komponen larutan tersebut.”
b. Sub-indikator mempertimbangkan penggunaan prosedur yang
tepat.
Berikut contoh jawaban peserta didik ketika menjawab soal
pretest pada soal nomor 7 dengan sub indikator
mempertimbangkan penggunaan prosedur yang tepat.
Soal :
Seorang laboran telah membuat suatu larutan NH4Cl sebanyak 250
mL dengan nilai Kb 10-5. Berapakah massa NH4Cl yang harus
ditambahkan agar diperoleh larutan dengan pH 5? (Mr NH4Cl =
53,5)
Jawab :
1. Jawaban peserta didik dengan kode S-26 pada kelompok tinggi
dengan kategori sangat kurang
Diketahui
:
Volume NH4Cl
= 250 mL
Nilai Kb
= 10-5
pH
=5
Mr NH4Cl
= 53,5
Ditanya :
Massa NH4Cl ?
Jawab :
M
=
=
250. gram
Massa =
= 53.500
= 214 gram
2. Jawaban peserta didik dengan kode S-5 pada kelompok sedang
dengan kategori sangat kurang.
Diket : NH4Cl 250 ml
pH= 5
Kb = 10-5
Mr NH4Cl = 53,5
Dit : Massa NH4Cl ?
Jwb :
M
=
=
250. gram= 53.500
= 214 gram
Massa=
3. Jawaban peserta didik dengan kode S-23 pada kelompok rendah
dengan kategori sangat kurang.
M
=
=
250. gram
Massa
=
= 53.500
= 214 gram
c. Sub-indikator melibatkan sedikit dugaan.
Berikut contoh jawaban peserta didik ketika menjawab soal
pretest pada soal nomor 2 dengan sub indikator melibatkan sedikit
dugaan.
Soal :
Tuliskan reaksi hidrolisis (jika ada) bagi senyawa garam-
garam berikut dan ramalkan apakah senyawanya bersifat
asam, basa atau netral.
a). Ca(NO3)2
b). NH4NO3
c). KCN
Dari ketiga senyawa garam tersebut, simpulkan mana saja
senyawa garam yang terhidrolisis!
Jawab :
1. Jawaban peserta didik dengan kode S-13 pada kelompok tinggi
dengan kategori cukup:
a.) Ca(NO3)2 = bersifat netral
b.) NH4NO3 = bersifat asam
NH4NO3 → NH4+ + NO3
c.) KCN = bersifat basa.
2. Jawaban peserta didik dengan kode S-16 pada kelompok sedang
dengan kategori kurang:
a.) Ca(NO3)2 = bersifat basa,
b.) NH4NO3 = bersifat asam, melekat
c.) KCN = bersifat netral,
3. Jawaban peserta didik dengan kode S-18 pada kelompok rendah
dengan kategori kurang:
a.) Ca(NO3)2 = bersifat basa,
b.) NH4NO3 = bersifat asam,
c.) KCN = bersifat netral,
Lampiran 22
SAMPEL JAWABAN SISWA PADA SAAT POSTTEST
a. Sub-indikator kemampuan untuk memberikan alasan.
Berikut contoh jawaban peserta didik ketika menjawab soal
pretest pada soal nomor 3 dengan sub indikator kemampuan untuk
memberikan alasan :
Soal :
Siapa sih yang tak kenal asam cuka, pasta gigi, dan garam dapur?
Hampir semua orang tahu. Cuka biasa digunakan untuk memasak
atau sebagai bumbu pelengkap ketika kalian makan bakso, pasta
gigi untuk menggosok gigi, sedangkan garam dapur untuk
memasak. Ketiga bahan tersebut memiliki sifat keasaman/kebasaan
yang berbeda. Cuka bersifat asam, pasta gigi bersifat basa, dan
garam bersifat netral. Jika asam dan basa bereaksi maka akan
menghasilkan garam dan air. Akan tetapi, tidak berarti garam yang
dihasilkan selalu bersifat netral karena kenyataannya larutan
garam dapat bersifat asam ataupun basa. Mengapa larutan garam
dapat bersifat asam, basa, atau netral? Kaitkan dengan teori AsamBasa Arhenius. Komponen apa yang mempengaruhinya?
Jawab :
1. Jawaban peserta didik dengan kode S-19 pada kelompok tinggi
dengan kategori sangat baik.
“Garam dapat memiliki sifat asam, basa atau netral dikarenakan
ada pengaruh komposisi pembentuk garam tersebut (asam
dengan basa), ketika garam tersebut dilarutkan dalam air maka
dapat dihidrolisis menjadi ion-ionnya, kation/anion yang berasal
dari asam lemah dan basa lemah yang akan menghasilkan ion
H3O+ dan OH- jika bereaksi dengan air, sehingga dari reaksi
ionisasi tersebut diketahui sifat garamnya. Dalam teori asam
basa Arhenius, senyawa asam adalah senyawa yang jika
dilarutkan dalam air menghasilkan ion H3O+ atau H+ sedangkan
senyawa basa jika dilarutkan dalam air menghasilkan ion OH-.”
2. Jawaban peserta didik dengan kode S-9 pada kelompok sedang
dengan kategori sangat baik.
“Larutan garam dapat bersifat asam, basa atau netral karena
tergantung dari komponen larutan tersebut. Ketika garam
dilarutkan dalam air maka dapat dihidrolisis menjadi
kation/anion yang berasal dari asam lemah dan basa lemah yang
akan menghasilkan ion H3O+ dan OH-, sehingga diketahui sifat
garamnya. Dalam teori asam basa Arhenius, senyawa asam
adalah senyawa yang jika dilarutkan dalam air menghasilkan ion
H3O+ atau H+ sedangkan senyawa basa jika dilarutkan dalam air
menghasilkan ion OH-.”
3. Jawaban peserta didik dengan kode S-24 pada kelompok rendah
dengan kategori baik.
“Dikarenakan garam merupakan hasil reaksi antara asam
dengan basa yang ketika dilarutkan dalam air akan
terhidrolisis menjadi ion-ionnya, yaitu ion H3O+ atau H+
sehingga dari reaksi ionisasi tersebut dapat diketahui sifat
garamnya.”
b. Sub-indikator mempertimbangkan penggunaan prosedur yang
tepat.
Berikut contoh jawaban peserta didik ketika menjawab soal
posttest pada soal nomor 7 dengan sub indikator
mempertimbangkan penggunaan prosedur yang tepat.
Soal :
Seorang laboran telah membuat suatu larutan NH4Cl sebanyak 250
mL dengan nilai Kb 10-5. Berapakah massa NH4Cl yang harus
ditambahkan agar diperoleh larutan dengan pH 5? (Mr NH4Cl =
53,5)
Jawab :
1. Jawaban peserta didik dengan kode S-26 pada kelompok tinggi
dengan kategori sangat baik.
Diketahui
: Volume NH4Cl
= 250 mL
Nilai Kb
= 10-5
pH
=5
Mr NH4Cl
= 53,5
Ditanya
: Massa NH4Cl ?
Jawab
:
NH4Cl
NH4+ + ClpH
=5
[H+] = 10-5
[H+]
=√
(10-5)
= (√
10-10
M
M
= 10-9 M
= 10-1
=
10-1
=
10-1
Massa
= Massa x 4
=
= 1,3375 gram
)
2. Jawaban peserta didik dengan kode S-5 pada kelompok sedang
dengan kategori cukup.
Diket : NH4Cl 250 ml
pH= 5
Kb = 10-5
Mr NH4Cl = 53,5
Dit : Massa NH4Cl ?
Jwb :
NH4Cl
NH4+ + ClpH
=5
[H+] = 10-5
[H+]
=√
(10-5)
= (√
10-10
M
M
= 10-9 M
= 10-1
=
10-1
=
10-1
= Massa x 4
=
= 1,3375 gram
Massa
)
3. Jawaban peserta didik dengan kode S-23 pada kelompok rendah
dengan kategori cukup.
Diket
: NH4Cl 250 ml
pH= 5
Kb = 10-5
Mr NH4Cl = 53,5
Dit :
Massa NH4Cl ?
Jwb :
NH4Cl
NH4+ + ClpH
=5
[H+]
= 10-5
[H+]
=√
(10-5)
= (√
10-10
= 10-9 M
M
= 10-1
M
=
10-1
=
10-1
= Massa x 4
Massa
)
=
= 1,3375 gram
c. Sub-indikator melibatkan sedikit dugaan.
Berikut contoh jawaban peserta didik ketika menjawab soal
pretest pada soal nomor 2 dengan sub indikator melibatkan sedikit
dugaan.
Soal :
Tuliskan reaksi hidrolisis (jika ada) bagi senyawa garam-garam
berikut dan ramalkan apakah senyawanya bersifat asam, basa atau
netral.
a). Ca(NO3)2
b). NH4NO3
c). KCN
Dari ketiga senyawa garam tersebut, simpulkan mana saja
senyawa garam yang terhidrolisis!
Jawab :
1. Jawaban peserta didik dengan kode S-13 pada kelompok tinggi
dengan kategori sangat baik.
a) Ca(NO3)2
Ca2+ + 2NO3Bersifat netral, karena kedua ion tidak terhidrolisis.
b) NH4NO3
NH4+ + NO3+
NH4 + H2O
NH4OH + H+
NO3- + H2O
Hidrolisis sebagian, karena hanya ion NH4+ yang terhidrolisis
dan menghasilkan ion H+ sehingga senyawa NH4NO3 bersifat
asam
c) KCN
K+ + CNK+ + H2O
CN- + H2O
HCN + OHHidrolisis sebagian, karena hanya ion CN- yang terhidrolisis
dan menghasilkan ion OH- sehingga senyawa KCN bersifat
basa.
Jadi, dari ketiga senyawa garam tersebut yang terhidrolisis
adalah senyawa NH4NO3 dan KCN.
2. Jawaban peserta didik dengan kode S-16 pada kelompok sedang
dengan kategori sangat baik:
a. Ca(NO3)2
Ca2+ + 2NO3Bersifat netral, karena kedua ion tidak terhidrolisis
b. NH4NO3
H4+ + NO3NH4+ + H2O
NH4OH + H+
NO3- + H2O
Hidrolisis sebagian, karena hanya ion NH4+ yang terhidrolisis
dan menghasilkan ion H+ sehingga senyawa NH4NO3 bersifat
asam
c. KCN
K+ + CN-
K+ + H2O
CN- + H2O
HCN + OHHidrolisis sebagian, karena hanya ion CN- yang terhidrolisis
dan menghasilkan ion OH- sehingga senyawa KCN bersifat
basa.
3. Jawaban peserta didik dengan kode S-18 pada kelompok rendah
dengan kategori baik.
a. Ca(NO3)2
Ca2+ + 2NO3Sifatnya netral, karena kedua ion tidak terhidrolisis
b. NH4NO3
H4+ + NO3+
NH4 + H2O
NH4OH + H+
NO3- + H2O
bersifat asam karena hidrolisis sebagian. Hanya ion NH4+ yang
terhidrolisis dan menghasilkan ion H+ .
c. KCN
K+ + CNK+ + H2O
CN- + H2O
HCN + OHbersifat basa, karena hidrolisis sebagian. Hanya ion CN- yang
terhidrolisis dan menghasilkan ion OH- .
Lampiran 23
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah
: MA Al Asror
Mata Pelajaran
: Kimia
Kelas/Semester
Alokasi Waktu
: XI/2
: 5 pertemuan (10 x 45menit)
A. Standar Kompetensi
4. Memahami sifat-sifat larutan asam-asa, metode pengukuran,
dan terapannya.
B. Kompetensi Dasar
4.4 Menentukan jenis garam yang mengalami hidrolisis dalam air
dan pH larutan garam tersebut.
C. Indikator
Pertemuan 1
1. Mengerjakan soal pretest
Pertemuan 2
1. Menjelaskan konsep hidrolisis garam
2. Menentukan sifat garam yang terhidrolisis dari persamaan reaksi
ionisasi
3. Menuliskan reaksi hidrolisis garam
Pertemuan 3
1. Menentukan massa larutan garam terhidrolisis
2. Menentukan pH larutan garam terhidrolisis
Pertemuan 4
1. Menyelidiki sifat dan menentukan pH larutan garam melalui
percobaan
Pertemuan 5
1. Mengerjakan soal posttest
D. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 1
1. Peserta didik dapat mengerjakan soal pretest dengan benar
Pertemuan 2
Melalui pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing (Guided
Inquiry) :
1. Peserta didik dapat menjelaskan konsep hidrolisis garam dengan
tepat
2. Peserta didik dapat menentukan sifat garam yang terhidrolisis
dari persamaan reaksi ionisasi dengan benar
3. Peserta didik dapat menuliskan reaksi hidrolisis garam dengan
benar
Pertemuan 3
Melalui pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing (Guided
Inquiry) :
1. Peserta didik dapat menentukan massa larutan garam
terhidrolisis dengan benar
2. Peserta didik dapat menentukan pH larutan garam terhidrolisis
dengan benar
Pertemuan 4
Melalui pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing (Guided
Inquiry) :
1. Peserta didik dapat menyelidiki sifat dan menentukan pH larutan
garam melalui percobaan dengan cermat dan benar
Pertemuan 5
1. Peserta didik dapat mengerjakan soal posttest dengan benar
E. Materi Pembelajaran
Pertemuan 1
Pretest
Pertemuan 2
Hidrolisis
Sifat larutan garam dapat dijelaskan dengan konsep
hidrolisis. Hidrolisis merupakan istilah umum yang digunakan untuk
reaksi zat dengan air. Hidrolisis berasal dari kata hydro yang berarti
air dan lysis yang berarti peruraian. Hidrolisis garam adalah
reaksi kation atau anion dari suatu garam dengan air. Kation dan
anion yang dapat mengalami reaksi hidrolisis adalah kation dan
anion garam yang termasuk elektrolit lemah. Sementara kation
dan anion garam yang termasuk elektrolit kuat tidak terhidrolisis.
Contoh:
CH3COO- dan HCO3- (ion asam lemah)
NH4+
(ion basa lemah)
SO42- dan NO3(ion asam kuat)
+
2+
Na dan Mg
(ion basa kuat)
Sifat larutan garam
Garam merupakan senyawa ion yang terdiri atas kation
logam dan anion sisa asam. Kation garam dapat dianggap berasal
dari suatu basa, sedangkan anion berasal dari suatu asam. Jadi, setiap
garam mempunyai komponen basa (kation) dan komponen asam
(anion).
1. Garam yang tersusun dari asam kuat dan basa kuat.
Garam yang tersusun dari asam dan kuat tidak
memberikan perubahan warna pada lakmus, baik lakmus
merah maupun lakmus biru. Hal ini menunjukkan bahwa
larutan garam bersifat netral.
Contohnya kalium sulfat (K2SO4). Garam tersebut dari asam
kuat (H2SO4) dan basa kuat (KOH). Apabila garam tersebut
dilarutkan dalam air tidak akan mengalami hidrolisis. Hal ini
karena ion-ion garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat
tidak bereaksi dengan air.
K2SO4(aq) → 2 K+(aq) + SO42-(aq)
2 K+(aq) + H2O(l)
(tidak ada reaksi)
SO42-(aq) + H2O(l)
(tidak ada reaksi)
2. Garam yang tersusun dari asam kuat dan basa lemah.
Garam yang tersusun dari asam kuat dan basa lemah
mengubah lakmus biru menjadi merah dan tidak mengubah
warna lakmus merah. Hal tersebut bahwa larutan garam
bersifat asam. Contohnya amonium sulfat. Amonium sulfat
terbentuk dari reaksi netralisasi asam kuat (H2SO4) dan basa
lemah (NH4OH). Apabila garam tersebut dilarutkan dalam air
akan mengalami hidrolisis sebagian, sehingga hidrolisis untuk
garam-garam ini dinamakan hidrolisis parsial. (NH4)2SO4+(aq) →
2NH4+(aq) + SO42-(aq)
2NH4+ (aq) + H2O (l)
2NH4OH (aq) + 2H+(aq)
2SO4 (aq) + H2O (l)
(tidak ada reaksi)
3. Garam yang tersusun dari asam lemah dan basa kuat.
Garam yang tersusun dari asam lemah dan basa kuat
mengubah lakmus merah menjadi biru dan tidak mengubah
warna lakmus biru. Hal tersebut menunjukkan bahwa larutan
garam bersifat basa. Contohnya kalium karbonat. Garam
tersebut terbentuk dari basa kuat (KOH) dan asam lemah
(H2CO3). Ketika garam tersebut dilarutkan dalam air akan
terjadi reaksi hidrolisis sebagian, sehingga dinamakan
hidrolisis parsial.
K2CO3(aq) → 2K+ (aq) + CO32- (aq)
CO32-(aq) + 2H2O (l)
H2CO3 (aq) + 2OH-(aq)
2K+(aq) + 2H2O(l)
(tidak ada reaksi)
4. Garam yang tersusun dari asam lemah dan basa lemah.
Garam yang terrsusun dari asam lemah dan basa lemah
dapat bersifat asam, basa, dan netral. Contohnya CH3COONH4
merupakan salah satu garam yang tersusun dari asam lemah
dan basa lemah, yaitu campuran dari CH3COOH (asam lemah)
dan NH4OH (basa lemah). CH3COONH4 akan terionisasi
menjadi CH3COO dan NH4+. Kedua ion tersebut dapat
terhidrolisis dalam air, sehingga disebut hidrolisis total.
Reaksinya ionisasinya sebagai berikut.
CH3COONH4 (aq)→ CH3COO-(aq)+ NH4+(aq)
CH3COO-(aq) + H2O(l)
CH3COOH(aq)+ OH-(aq)
+
NH4 (aq) + H2O(l)
NH4OH(aq) + H+(aq)
Pertemuan 3
pH larutan garam
1. pH garam yang tersusun dari asam kuat dan basa kuat.
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat tidak
mengalami hidrolisis, sehingga larutannya bersifat netral (pH =
7).
2. pH garam yang tersusun dari basa kuat dan asam lemah.
Garam yang berasal dari basa kuat dan asam lemah
mengalami hidrolisis parsial, yaitu hidrolisis anion. Misal rumus
kimia garam aalah LA, maka hidrolisis anion adalah sebagai
berikut.
Tetapan hidrolisis untuk reaksi di atas adalah
Konsentrasi ion OH- sama dengan konsentrasi HA, sedangkan
konsentrasi kesetimbangan ion A- dapat dianggap sama
dengan konsentrasi ion A- yang berasal dari garam (jumlah
ion A- yang terhidrolisis dapat diabaikan). Jika konsentrasi ion
A- itu dimisalkan M, maka persamaan di atas dapat dituliskan
sebagai berikut.
Selanjutnya harga tetapan hidrolisis Kh dapat dikaitkan
dengan tetapan ionisasi asam lemah CH3COOH (Ka) dan tetapan
kesetimbangan air (Kw).
Menurut prinsip kesetimbangan, untuk reaksi-reaksi
kesetimbangan di atas berlaku persamaan berikut.
Maka penggabungan persamaan di atas menjadi sebagai
berikut.
Dengan :
Kw
= tetapan kesetimbangan air
Ka
= tetapan ionisasi asam lemah
M
= konsentrasi anion yang terhidrolisis
3. pH garam yang tersusun dari asam kuat dan basa lemah.
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah
mengalami hidrolisis kation. Jika kation yang terhidrolisis itu
dimisalkan sebagai BH+, maka reaksi hidrolisis serta
persamaan tetapan hidrolisisnya sebagai berikut.
Konsentrasi BH+ mula-mula bergantung pada konsentrasi garam
yang dilarutkan. Misal konsentrasi BH+ yang terhidrolisis = x,
maka konsentrasi kesetimbangan dari semua komponen pada
persamaan di atas adalah sebagai berikut.
Oleh karena nilai x relatif kecil jika dibandingkan terhadap M,
maka M-x = M. maka persamaan dapat ditulis sebagai berikut.
Dengan :
Kw
= tetapan kesetimbangan air
Kb
= tetapan ionisasi basa lemah
M
= konsentrasi kation yang terhidrolisis
4. pH garam yang tersusun dari asam lemah dan basa lemah
Garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah
mengalami hidrolisis total. Adapun pH larutan, serta
kuantitatif sukar dikaitkan dengan hrga Ka dan Kb maupun
dengan konsentrasi garam. pH larutan yang tepat hanya
dapat ditentukan melalui pengukuran. pH larutan dapat
diperkirakan dengan rumus.
Pertemuan 4
Praktikum
Pertemuan 5
Posttest
F. Model dan Metode Pembelajaran
Model
: Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry)
Metode
: Diskusi, Praktikum
G. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 2
Sintak Inkuiri
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Terbimbing
Orientasi
Kegiatan awal
10
 Guru mengawali kegiatan menit
pembelajaran dengan salam.
 Guru meminta ketua kelas
untuk memimpin doa.
 Guru memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap
disiplin.
 Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran
yang
ingin
dicapai
 Guru melakukan appersepsi :
“Kalian pasti tahu pasta gigi,
asam cuka, dan garam dapur
kan? Ketiga contoh dari bahan
yang kita sering jumpai dalam
kehidupan
sehari-hari
ternyata
memiliki
sifat
keasaman yang berbeda-beda.
Salah satu dari ketiga contoh
tersebut merupakan senyawa
garam”
dan
mengajukan
pertanyaan
untuk
mengarahkan peserta didik
:“Apakah kalian tahu apa itu
senyawa garam? Apa saja
contoh garam yang ada di
kehidupan? bagaimana sifatsifatnya?
apakah
ada
hubungannya dengan materi
hidrolisis yang akan kita
pelajari?”
 Guru membagi peserta didik
ke dalam 6 kelompok yang
heterogen
 Guru membagikan Lembar
Kerja Pesera Didik (LKPD)
pada setiap kelompok
Merumuskan
Masalah
Kegiatan inti
15
Eksplorasi
menit
 Guru meminta peserta didik
untuk
membaca
dan
mencermati LKPD tentang
materi hidrolisis yang telah
dibagikan.
 Peserta didik dengan rasa
ingin
tahu
diajak
membicarakan
mengenai
macam sifat garam yang
terhidrolisis
berdasarkan
informasi
yang
dimiliki
sebelumnya.
 Melalui LKPD, peserta didik
dibimbing
untuk
mengidentifikasi
masalah
mengenai materi hidrolisis
yang terdapat dalam sebuah
fenomena dalam LKPD serta
yang sering dijumpai peserta
didik dalam kehidupan seharihari, yaitu bahan yang
digunakan kita sehari-hari
pada
produk
makanan,
produk kesehatan, produk
pembersih, produk penjernih
air,
dan
pupuk
yang
mengandung senyawa garam.
 Peserta
didik
mengkonstruksikan
ide-ide
dalam
merumuskan
pertanyaan terkait fenomena
Merumuskan
Hipotesis
Mengumpulkan
Data
Menguji
Hipotesis
Menarik
Kesimpulan
hidrolisis
Elaborasi
 Guru mengarahkan peserta
didik untuk membuat hipotesis
atau
menarik
kesimpulan
sementara
terkait
dengan
fenomena, sesuai permasalahan
yang dikemukakan.
 Peserta didik mengumpulkan
sejumlah informasi atau hal
yang
dapat
diamati
berdasarkan fenomena dalam
LKPD
 Peserta
didik
melakukan
diskusi
terkait
fenomena
tentang hidrolisis dalam LKPD
dengan menjawab pertanyaanpertanyaan dalam LKPD
Konfirmasi
 Perwakilan
masing-masing
kelompok mempresentasikan
hasil diskusinya
 Guru memberikan penekanan
terhadap hasil diskusi peserta
didik
 Peserta didik diajak tanyajawab
tentang hal yang belum jelas
dari
diskusi
yang
telah
dilakukan
 Peserta
didik
membuat
kesimpulan dari hasil diskusi
yang telah dilakukan
Kegiatan akhir
 Guru bersama pesera didik
merefleksi
kegiatan
pembelajaran
yang
telah
dilakukan.
10
menit
10
menit
20
menit
15
menit
10
menit
 Guru menyampaikan rencana
pembelajaran berikutnya.
 Guru memotivasi peserta didik
untuk selalu belajar
 Guru
menutup
kegiatan
pembelajaran dengan salam.
Pertemuan 3
Sintak Inkuiri
Terbimbing
Orientasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan awal
10
 Guru mengawali kegiatan menit
pembelajaran dengan salam.
 Guru meminta ketua kelas
untuk memimpin doa.
 Guru memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap
disiplin.
 Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran
yang
ingin
dicapai
 Guru memberikan appersepsi:
“Dari pertemuan sebelumnya,
kita telah mengetahui contohcontoh garam dan sifatnya,
ternyata setiap garam itu
mempunyai sifat dan pH yang
berbeda. Ada yang bersifat
asam, basa, dan netral. Nah,
bagaimana
cara
mengidentifikasi sifat larutan
garam? Tidak hanya melalui
indikator
universal,
sifat
larutan garam juga dapat
diidentifikasi melalui nilai pH.
“Bagaimana cara menentukan
nilai pH dari larutan garam
yang bersifat asam, basa, dan
netral? Untuk mengetahui hal
ini, sekarang kita akan
mempelajari
tentang
pH
larutan
garam
yang
terhidrolis ”
 Guru
menginstruksikan
peserta didik untuk duduk
sesuai dengan kelompoknya.
Merumuskan
Masalah
Kegiatan inti
Eksplorasi
 Peserta didik diminta untuk
menggali informasi terkait
bagaimana cara menghitung
pH larutan garam yang
terhidrolisis.
 Berdasarkan informasi yang
didapat,
peserta
didik
diharapkan
dapat
merumuskan
masalah
:
“Apakah cara menghitung pH
antara larutan garam yang
terhidrolisis
total
dan
sebagian itu sama? Atau
berbeda?”
Merumuskan
 Guru mengarahkan peserta
Hipotesis
didik
untuk
membuat
hipotesis
atau
jawaban
sementara sesuai dengan
masalah yang dikemukakan.
Mengumpulkan Elaborasi
Data
 Peserta didik diminta unutk
mengumpulkan
sejumlah
informasi dari buku paket
kimia
terkait
dengan
perhitungan pH hidrolisis
 Guru
menginstruksikan
masing-masing
kelompok
15
menit
10
menit
20
menit
Menguji
Hipotesis
Menarik
Kesimpulan
Pertemuan 4
Sintak Inkuiri
Terbimbing
Orientasi
untuk
mendiskusikan
perhitungan pH hidrolisis
pada LKPD
 Melalui diskusi peserta didik
menjawab pertanyaan terkait
perhitungan pH yang terdapat
pada LKPD
 Guru
mengawasi
dan
membimbing peserta didik
dalam berdiskusi
Konfirmasi
 Guru meminta masing-masing
kelompok peserta didik untuk
menyampaikan
hasil
diskusinya
 Guru
menanggapi
dan
membenarkan
jika
ada
jawaban yang salah
 Peserta
didik
membuat
kesimpulan dari hasil diskusi
yang dilakukan
Kegiatan akhir
 Peserta didik dengan bimingan
guru menarik kesimpulan
berdasarkan hasil diskusi
 Guru memberi tugas individu
mengenai perhitungan pH
pada LKPD
 Guru
menutup
kegiatan
pembelajaran dengan salam
Kegiatan Pembelajaran
15menit
15
menit
5 menit
Waktu
Kegiatan awal
5 menit
 Guru mengawali kegiatan
pembelajaran
dengan
Merumuskan
Masalah
Merumuskan
Hipotesis
salam.
 Guru meminta ketua kelas
untuk memimpin doa.
 Guru memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap
disiplin.
 Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran yang ingin
dicapai
 Guru
melakukan
appersepsi
dengan
meghubungkan
materi
yang
sudah
dipelajari
dengan percobaan yang
akan dilakukan.
 Guru meminta peserta
didik untuk duduk sesuai
dengan kelompoknya
 Guru
menjelaskan
ketentuan
dalam
pelaksanaan percobaan
Kegiatan inti
Eksplorasi
 Guru
mengintruksikan
masing-masing kelompok
untuk
mengamati
rancangan percobaan yang
telah disusun
 Peserta didik mempelajari
cara kerja dari praktikum
yang akan dilaksanakan
dan membuka kesempatan
untuk
peserta
didik
bertanya tentang hal yang
belum dipahami sebelum
percobaan dimulai.
Elaborasi
 Guru meminta peserta
didik untuk membaca
kembali tujuan percobaan
dan merumuskan hipotesis
Mengumpulkan  Peserta didik menyiapkan
Data
alat dan bahan yang
dibutuhkan
untuk
percobaan
 Peserta didik melakukan
percobaan sesuai dengan
rancangan percobaan yang
telah disusun
 Peserta didik mencatat
hasil percobaan sesuai
dengan hasil pengamatan
 Guru membimbing dan
mengawasi peserta didik
selama
melakukan
praktikum
Menguji
 Peserta didik berdiskusi
Hipotesis
dengan
kelompoknya
untuk menarik kesimpulan
sementara sesuai hasil
percobaan apakah sesuai
dengan hipotesis awal
Menarik
Konfirmasi
Kesimpulan
 Masing-masing perwakilan
kelompok
mempresentasikan
hasil
percobaan dan kesimpulan
sementara
 Peserta
didik
saling
menanggapi
pertayaanpertanyaan dan pendapat
dari peserta didik lain
sesama kelompok atau
antar anggota kelompok
 Guru
memberikan
penguatan dan menjawab
pertanyaan-pertanyaan
yang diajukan oleh peserta
didik ketika melakukan
kegiatan percobaan
 Peserta didik membuat
kesimpulan
dari
hasil
diskusi
yang
telah
dilakukan
Kegiatan akhir
 Peserta
didik
dengan
bimbingan guru menarik
kesimpulan
hasil
percobaan
dengan
berlandaskan bukti
 Guru
memberi
tugas
individu untuk membuat
laporan hasil percobaan
 Guru
menutup
pembelajaran
dengan
salam
H. Sumber dan Media Pembelajaran
LKS
Purba, Michael. 2007. Kimia untuk SMA kelas XI Jilid 1. Jakarta:
Erlangga.
I. Penilaian
Penilaian yang dilakukan pada pembelajaran kali ini adalah
pengisian soal-soal pada lembar kerja peserta didik.
Semarang, Februari 2016
Mengetahui,
Guru Mapel Kimia
Peneliti
Bayu Sulistyowati, S.Pd
Munadhiroh
Kepala Sekolah
Drs Sya’roni, S Pd
Lampiran 24
(Lembar Kerja Peserta Didik)
HIDROLISIS
Nama
:
No Absen
:
KEGIATAN 1
Standar Kompetensi :
4. Memahami sifat-sifat larutan asambasa,
metode
pengukuran,
dan
terapannya
Kompetensi Dasar
:
4.4. Menentukan jenis garam yang
terhidrolisis dalam air dan
menghitung larutan pH larutan
garam tersebut.
Indikator
:
1.
Menjelaskan pengertian hidrolisis
garam
2.
Menentukan
sifat
garam
yang
terhidrolisis dari persamaan reaksi
ionisasi
3.
Tujuan
Menuliskan reaksi hidrolisis garam
Pembelajaran : Peserta didik dapat,
1.
Menjelaskan pengertian hidrolisis
garam dengan benar
2.
Menentukan
sifat
garam
yang
terhidrolisis dari persamaan reaksi
ionisasi dengan benar dan tepat
3.
Menuliskan reaksi hidrolisis garam
dengan benar
2
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
fenomena
Siapa sih yang tak kenal asam cuka, pasta gigi, dan garam dapur?
Hampir semua orang tahu. Cuka biasa digunakan untuk memasak atau
sebagai bumbu pelengkap ketika kalian makan bakso, pasta gigi untuk
menggosok gigi, sedangkan garam dapur untuk memasak. Ketiga bahan
tersebut memiliki sifat keasaman/kebasaan yang berbeda. Cuka bersifat
asam, pasta gigi bersifat basa, dan garam bersifat netral. Jika asam dan
basa bereaksi maka akan menghasilkan garam dan air. Reaksi ini sering
disebut dengan reaksi penetralan. Akan tetapi, tidak berarti garam yang
dihasilkan selalu bersifat netral karena kenyataannya larutan garam dapat
bersifat asam ataupun basa. Mengapa larutan garam dapat bersifat asam,
basa, atau netral? Komponen apa yang mempengaruhinya? Hal ini dijelaskan
melalui konsep hidrolisis. Nah, untuk memahaminya perhatikan larutanlarutan pada gambar.1 percobaan berikut ini:
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
3
Amatilah gambar di atas , kemudian lengkapilah tabel 1. berikut ini :
Tabel 1. Perubahan Warna Kertas Lakmus
Larutan
garam
Perubahan
kertas lakmus
merah
Perubahan
kertas lakmus
biru
Sifat larutan
garam
NaCl
NH4Cl
NaCH3COO
Pertanyaan
1. Bagaimanakah sifat yang dimiliki ketiga larutan garam tersebut?
............................................................................................................................. .......
....................................................................................................................................
............................................................................................................................. .......
4
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
2. Berdasarkan info yang kalian dapatkan melalui gambar dan tabel yang
tertera, mengapa ketiga larutan garam di atas dapat memiliki sifat
tersebut? jelaskan perubahan warna yang terjadi!
....................................................................................................................................
............................................................................................................................. .......
....................................................................................................................................
Sifat Larutan
Garam
Sebagaimana yang kamu ketahui, garam merupakan senyawa ionik
yang terdiri dari kation dan anion. Kation garam dapat dianggap berasal
dari suatu basa, sedangkan anionnya berasal dari suatu asam. Jadi, setiap
garam mempunyai komponen basa (kation) dan komponen asam (anion).
Sebagai contoh adalah larutan natrium klorida, NaCl (aq). NaCl
terdiri dari kation Na+ yang dapat dianggap berassal dari larutan NaOH
dan anion Cl- yang berasal dari larutan HCl. Di dalam air, NaCl terdapat
sebagai ion-ion terpisah.
NaCl (aq)
Na+ (aq) + Cl- (aq)
Kita perlu ingat, bahwa sebagian asam dan basa ada yang tergolong
elektrolit kuat dan ada yang elektrolit lemah.
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
5
Pertanyaan
Di antara asam dan basa yang biasa ditemukan , yang tergolong
elektrolit kuat adalah :
Asam kuat :
Basa kuat :
Berdasarkan hasil percobaan diketahui bahwa sifat larutan garam
bergantung pada kekuatan relatif asam-basa penyusunnya,
-Garam dari asam kuat dan basa kuat bersifat ................................... [1]
-Garam dari asam kuat dan basa lemah bersifat ................................. [2]
-Garam dari asam lemah dan basa kuat bersifat .................................[3]
-Garam dari asam lemah dan basa lemah bersifat ............................... [4]
Konsep Hidrolisis
Kita telah melihat bahwa larutan garam ada yang bersifat asam,
basa atau netral. Sebagai contoh, larutan NH4Cl ternyata bersifat asam.
Bagaimanakah hal ini dapat dijelaskan?
Sifat larutan garam ini dapat dijelaskan dengan konsep hidrolisis.
Hidrolisis berasal dari kata hydro yang berarti air dan lysis yang berarti
6
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
penguraian. Hidrolisis kation menghasilkan ion H+ atau H3O+ sedangkan
hidrolisis anion menghasilkan ion OH -.
a.
Garam dari Asam Kuat dan Basa Kuat
contoh:
Natrium klorida terdiri dari kation Na+ dan anion Cl -. Baik ion Na+
maupun Cl
-
berasal dari elektrolit kuat, sehingga keduanya tidak
mengalami hidrolisis. Mekasnisme reaksinya adalah sebagai berikut:
NaCl (aq)
Na+(aq) + Cl-(aq)
Na+(aq) + H2O
Cl-(aq) + H2O
Jadi Natrium klorida tida k mengubah perbandingan konsentrasi ion
H+ dan OH- dalam air, dengan kata lain, larutan Natrium klorida
bersifat netral.
b.
Garam dari asam lemah dan basa kuat
Contoh:
Natrium asetat terdiri dari kation Na
Na
+
+
dan anion CH3COO
-
. Ion
berasal dari basa kuat, NaOH, sehingga tidak beraksi dengan
air. Ion CH3COO-
berasal dari asam lemah, CH3COO
-,
sehingga
bereaksi dengan air. Jadi Natrium asetat terhidrolisis sebagian
(parsial), yaitu hidrolisis anion. Mekasnisme reaksinya adalah sebagai
berikut :
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
7
NaCH3COO(aq)
Na+(aq)
Na+(aq) + CH3COO –(aq)
+ H2O(l)
CH3COO –(aq) + H2O(l)
CH3COOH (aq) + OH- (aq)
Hidrolisis menghasilkan ion OH–, maka larutan akan bersifat basa.
c.
Garam dari asam kuat dan basa lemah
Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa lemah mengalami
hidrolisis sebagian (parsial), yaitu hidrolisis kation.
Contoh:
NH4+ dan anion Cl-. Ion NH4+
Amonium klorida terdiri dari kation
berasal dari basa lemah NH4OH dan mengalami hidrolisis. Sedangkan
ion Cl-. berasal dari asam kuat HCl dan tidak mengalami hidrolisis.
Mekanisme reaksi yang terjadi sebagai berikut :
NH4+(aq) + . Cl –(aq)
NH4Cl(aq)
NH4+(aq)
+ H2O(l)
Cl –(aq)
+ H2O(l)
NH4OH(aq)
+ H+(aq)
Hidrolisis menghasilkan ion H +, maka larutan akan bersifat asam
d.
Garam dari asam lemah dan basa lemah
Baik kation maupun anion dari garam yang terbentuk dari asam lemah
dan basa lemah terhidrolisis dalam air, sehingga disebut Hidrolisis
sempurna.
8
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
Contoh:
Amonium asetat terdiri dari kation ( NH4+ ) dan anion ( CH3COO
–
).
Baik ion NH4+ dan anion CH3COO– berasal dari elektrolit lemah,
keduanya terhidrolisis. Mekanisme yang terjadi adalah sebagai
berikut :
NH4CH3COO(aq)
NH4+(aq) + CH3COO –(aq)
NH4+(aq)
NH4OH(aq) + H+(aq)
+ H2O(l)
CH3COO –(aq) + H2O(l)
CH3COOH (aq) + OH –(aq)
Pertanyaan
Perhatikanlah kalimat berikut ini !
Sifat larutan bergantung pada kekuatan relatif dari asam dan basa yang
menyusunnya. Jika asam lebih [kuat/lemah]* daripada basa (Ka < Kb), maka
anion akan terhidrolisis lebih banyak dan larutan akan bersifat [asam/
netral/ basa ]* dari asam (Kb < Ka), kation yang terhidrolisis lebih banyak
dan larutan akan bersifat [ asam/ netral / basa]*. sedangkan jika asam
sama lemahnya dengan basa ( Ka= Kb), larutan akan bersifat [asam/ netral/
basa ]*
[*= coret yang salah]
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
9
Perhatikan dan tuliskanlah kation dan anion dari larutan garam yang
terbentuk pada tabel berikut:
Tabel 2. Kation dan Anion dari Larutan Garam
Larutan garam
Kation
Anion
NH4Cl
CH3COONa
KCl
(NH4)2SO4
Na2CO3
NH4CH3COO
Dari data pada table 2, lengkapilah persamaan reaksi untuk kation dan
anion garam berikut:
Jika kation atau anion tidak dapat bereaksi, berilah garis miring (/) pada
tanda panah (⇄)
Tabel 3. Persamaan Reaksi Hidolisis Garam
Larutan Garam
NH4Cl
Persamaan Reaksi Hidrolisis
Bereaksi
atau tidak
K : NH4+(aq) + H2O(l) ⇄ NH4OH(aq) + H+(aq)
A: Cl-(aq) + H2O(l)
CH3COONa
10
K ……(aq) + H2O(l) ⇄ …. (aq) +… (aq)
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
A …… (aq) + H2O(l) ⇄ … (aq) +…. (aq)
K ……(aq) + H2O(l) ⇄ … (aq) +… (aq)
KCl
A …… (aq) + H2O(l) ⇄ … (aq) +… (aq)
(NH4)2SO4
K ……(aq) + H2O(l) ⇄ … (aq) +… (aq)
A …… (aq) + H2O(l) ⇄ … (aq) +… (aq)
Na2CO3
K ……(aq) + H2O(l) ⇄ … (aq) +… (aq)
A …… (aq) + H2O(l) ⇄ … (aq) +… (aq)
NH4CH3COO
K ……(aq) + H2O(l) ⇄ … (aq) +… (aq)
A …… (aq) + H2O(l) ⇄ … (aq) +… (aq)
Ket:
**Kation
***Anion
Pertanyaan
1. Diantara larutan garam yang terbentuk, manakah garam yang kation dan
anionnya (keduanya) tidak bereaksi dengan air?
............................................................................................................................. ..........
.......................................................................................................................................
............................................................................................................................. ..........
.......................................................................................................................................
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
11
2. Diantara larutan garam yang terbentuk, manakah garam yang hanya
kation atau anionnya bereaksi dengan air?
............................................................................................................................. ..........
......................................................................................................................... ..............
............................................................................................................................. ..........
........................................................................................................... ............................
3. Diantara larutan garam yang terbentuk, manakah garam yang kation dan
anionnya (keduanya) bereaksi dengan air?
..................................................................................................................... ..................
............................................................................................................................. ..........
....................................................................................................... ................................
............................................................................................................................. ..........
4. Berdasarkan konsep yang telah kalian pelajari, jelaskan apa yang
dimaksud dengan hidrolisis garam?
............................................................................................................................. ..........
.............................................................................................................. .........................
............................................................................................................................. ..........
.......................................................................................................................................
5. Apa saja jenis-jenis hidrolisis garam?
............................................................................................................................. ..........
.......................................................................................................................................
............................................................................................................................. ..........
.......................................................................................................................................
6. Tentukan garam yang mengalami hidrolisis total, sebagian, maupun tidak
terhidrolisis!
Berikan
masing-masing
satu
contoh
beserta
reaksi
hidrolisisnya!
12
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
............................................................................................................................. ..........
......................................................................................................................... ..............
............................................................................................................................. ..........
........................................................................................................... ............................
Bagian 1
1.
Berikut ini merupakan daftar bahan-bahan yang digunakan Rina
untuk melakukan praktikum :
a.
Natrium nitrit
b.
Kalium klorida
c.
Amonium Sianida
Dari ketiga larutan garam tersebut manakah yang dapat
terhidrolisis total maupun sebagian? berikan alasanmu! (tuliskan
persamaan reaksinya !)
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
2.
Diketahui garam (NH4)2SO4 akan terionisasi sempurna menurut
persamaan reaksi berikut:
(NH4)2SO4
NH4+ + H2O


2NH4+ + SO42NH4OH + H+
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
13
SO42- + H2O

Apakah garam (NH4)2SO4 akan terhidrolisis jika direaksikan
dengan air? Jika iya, bagaimana sifat garam yang terhidrolisis?
Berikan alasannya!
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
14
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
KEGIATAN 2
Standar Kompetensi
:
4. Memahami sifat-sifat larutan asambasa,
metode
pengukuran,
dan
terapannya
Kompetensi Dasar
:
4.4. Menentukan jenis garam yang
terhidrolisis dalam air dan
menghitung larutan pH larutan garam
tersebut.
Indikator
:
1.
Menentukan massa larutan garam
terhidrolisis
2. Menentukan pH larutan garam
terhidrolisis
Tujuan
Pembelajaran
: Peserta didik dapat,
1.
Menentukan massa larutan garam
terhidrolisis dengan benar
2. Menentukan pH larutan garam
terhidrolisis dengan benar
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
15
pH Larutan Garam
Harga pH larutan garam dapat ditentukan dengan cara :
1.
Melakukan pengukuran secara langsung menggunakan indikator
universal maupun pH meter.
2.
Menghitung pH menggunakan data konsentrasi pelarutan garam.
Pelarutan garam pada reaksi hidrolisis ion garam oleh air menyebabkan
terjadinya perubahan harga pH air. Penentuan pH suatu larutan garam
perlu memperhatikan reaksi kesetimbangan hidrolisis yang terjadi. Pada
hidrolisis garam dikenal dengan istilah tetapan hidrolisis
(Kh) yang
digunakan untuk menunjukkan kesetimbangan hidrolisis secara kuantitatif.
Tetapan hidrolisis (Kh) terkait dengan dengan tetapan ionisasi asam (Ka)
dan tetapan ionisasi basa (Kb) serta dapat digunakan untuk menentukan
pH larutan.
1.
Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat
Garam yang berasal dari basa kuat dan asam lemah mengalami
hidrolisis parsial, yaitu hidrolisis …………………[1]
Misal garam
NaA (aq)
Na+ (aq) + A- (aq)
Ion A- terhidrolisis oleh air membentuk reaksi kesetimbangan, maka
hidrolisis anion adalah sebagai berikut:
Tuliskan persamaan reaksi hidrolisis ion A- pada kotak di bawah ini
16
[2]
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
Sehingga diperoleh harga tetapan kesetimbangan hidrolisis, Kh.
Kh 
HAOH   ………..persamaan [1]
A 

bila pembilang dan penyebut
pada persmaan harga Kh tersebut
+
dikalikan dengan [H ] maka diperoleh persamaan :
Kh 
............ x ......
....... ......
Kh 
........ x..............
..............
……………persamaan[2]
..........  Kw ……………………..persamaan [3]
Ion asam HA terionisasi dengan reaksi,
H+ (aq) + A-(aq)
HA(aq)
Harga tetapan kesetimbangan asam, Ka.
H A  atau


Ka
Sehingga

HA
Kh 
1
xK w
Ka
......
1

K a .............. ………persamaan [4]
………..persamaaan [5]
Dengan mensubstitusikan persamaan (1) ke persamaan (5), maka
diperoleh persamaan berikut:
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
17
...........  1 xK
...... K a w ……………persamaan [6]
 

Jika HA  OH


OH 
A 
 2
maka


Kw
Ka
………..persamaan [7]
AYO INGAT!
Garam yang terbentuk dari asam
lemah dan basa kuat mengalami
Sehingga didapatkan
hidrolisis parsial/sebagian dalam
air. Larutannya bersifat basa
(pH>7)
………..persamaan [8]
Dengan
18
Kw
= tetapan ionisasi air (10-14)
Ka
= tetapan ionisasi asam
[A-]
= konsentrasi ion garam yang terhidrolisis
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
Contoh 1:
100 mL larutan CH3COOH 0,1 M dicampurkan dengan 50 mL larutan Ba(OH)2 0,1
M.Tentukan pH campuran. (Ka CH3COOH= 10-5)
Penyelesaian :
MENCARI mol dari masing-masing larutan
Dik.
100 mL CH3COOH 0,1 M = 100 mL x 0,1 M = 10 mmol
50 mL Ba(OH)2 0,1 M = 50 mL x 0,1 M= 5 mmol
Ka CH3COOH= 10-5
Dit . pH campuran?
Jawab.
Menentukan larutan mana yang kuat dan lemah
Ba(OH)2
= basa kuat
CH3COOH
= asam lemah
Menuliskan persamaan reaksi nya
2CH3COOH(aq) + Ba(OH)2(aq) → Ba(CH3COO)2(aq) + 2H2O(l)
M
:
10 mmol
5 mmol
R
:
10 mmol
5 mmol
5 mmol
5 mmol
:
0
0
5 mmol
5 mmol
5mmol
S
Diperoleh sisa garam, menuliskan persamaan reaksi garam ;
Ba(CH3COO)2 (aq) → Ba2+ (aq) + 2CH3COO-(aq)
5mmol
5 mmol
10 mmol
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
19
Karena larutan garam berasal dari asam lemah dan basa kuat, maka yang
terhidrolisis adalah anionnya, sehingga diperoleh molaritas anion garam;
[g]= [CH3COO- ]=
Menghitung pH larutan garam
2.
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah mengalami
hidrolisis……………..[1]. Jika ………………[2] yang terhidrolisis itu adalah B+ ,
Misal garam BX (aq )
B+ (aq) + X-(aq)
Ion B+ terhidrolisis oleh air membentuk reaksi kesetimbangan, maka
persamaan reaksi hidrolisisnya adalah :
Tuliskan persamaan reaksinya pada kotak di bawah ini!
…….[3]
Sehingga diperoleh harga tetapan kesetimbangan hidrolisis, Kh.
20
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI

BOH H  

B 
Kh

………..persamaan [1]
jika pembilang dan penyebut pada persamaan harga Kh
dikalikan [OH-] maka diperoleh, persamaan;
Kh 
.......... x .....
...... .....
Sehingga
Kh 
...... x............
...........
…………… persamaan [2]
............  K w ………..persamaan [3]
Ion basa BOH terionisasi dengan reaksi,
B+(aq) + OH-(aq)
BOH(aq)
Harga tetapan kesetimbangan basa, Kb.
B OH 


Kb

BOH 
atau
......
1

K b .......... ………..persamaan [4]
Sehingga
Kh 
1
xK w
Kb
………persamaan [5]
Dengan mensubstitusikan persamaan (1) ke persamaan (5), diperoleh
persamaan berikut:
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
21
..............  1 xK
w
......
Kb
………..persamaan [6]
Jika
H 
B 
 2
BOH   H  
maka


Kw
Kb
Sehingga didapatkan
Dengan
Kw = tetapan ionisasi (1014)
Kb = tetapan ionisasi basa
[B+]= konsentrasi ion garam yang terhidrolisis
Contoh 2 :
Berapa gram NH4Cl diperlukan untuk membuat 500 mL larutan dengan pH=
5? (N=14; H=1; Cl=35,5; Kb NH3= 10-5)
22
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
Penyelesaian :
Mencari [H+] dari nilai pH
Dik : pH= 5 → [H+]= 10-5 M
Volume larutan = 500 mL
Mr NH4Cl = 53,5 g/mol
Jawab :
Menentukan asal garam
NH4Cl = garam yang berasal dari basa lemah dan asam kuat.
Mencari massa garam dengan menggunakan rumus hidrolisis, dengan
memasukkan nilai [H+], Kw, dan Ka yang telah diketahui
Jadi : NH4Cl → NH+ + Cl0,1 M
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
23
3.
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat tidak mengalami
hidrolisis, sehingga larutannya bersifat …………….(pH=…….)[1]
Na+ (aq)+ Cl- (aq)
Contoh : NaCl (aq)
Ion Na+ berasal dari ………………[2] dan ion Cl- berasal dari …………….[3]
sehingga tidak terhidrolisis.
4.
Garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah
Garam yang berasal asam lemah dan basa lemah mengalami hidrolisis
…………….[1] (kation dan anion mengalami hidrolisis). Adapun pH larutan,
secara kuantitatif sukar dikaitkan dengan harga Ka dan Kb maupun
dengan konsentrasi garam. pH larutan yang tepat hanya dapat
ditentukan melalui pengukuran.
Misal garam MZ, berasal dari basa lemah MOH dan asam lemah HZ,
reaksi hidrolisis yang terjadi adalah,
MZ (aq)
M+ (aq)+ Z- (aq)
M+ (aq)+ H2O(l)
MOH (aq)+ H+(aq)
Z-(aq) + H2O(l)
HZ(aq) + OH-(aq)
+
24
…… (aq) + ….. (aq) + …….(l)
…….(aq) + ……(aq) + ……(aq) +…… (aq)
…… (aq) + ……(aq) + …….(l)
……(aq) + …….(aq)
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
Sehingga diperoleh harga tetapan kesetimbangan hidrolisis, Kh
Kh
MOH HZ

M Z 



jika dikalikan dengan
H  OH 
H  OH 




akan
diperoleh:
Kh 
....... x ....... x..............
............. .............
Pada larutan garam yang anion dan kation bereaksi seperti asam dan
basa, konsentrasi H+ dapat dihitung dengan menggunakan rumus :
Dari persamaan
Kh
MOH HZ

M Z 

AYO DIINGAT!

Garam yang terbentuk dari

asam lemah dan basa lemah
mengalami hidrolisis total
jika [MOH]=[HZ] dan [M+]=[Z-]
dalam air.
Maka
HZ 
Z 
Harga pH tidak tergantung
2
Kh 
Kh
pada konsentrasi garam,
 2
tetapi bergantung pada nilai
HZ 

Z 

dan
Ka 
H Z 


Ka dan Kb.
HZ 
Sehingga
H   K HZ 
Z 

a

Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
25
H   K

H  
a
Kh

Kh
Ka
   

2
 H

 Ka

H 
 2
Ka
2
Kh

2
 Kh
H 
 Kh  Ka
H 

Kw
 Ka
K a  Kb
H 

Kw
 Ka
Kb
 2
 2
 2
2
2
H  

Jadi,
26
 
pH   log H 
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
Contoh 3:
Sebanyak 50 mL larutan CH3COOH 0,1 M (Ka=10-5) dicampur dengan 50 mL
larutan NH4OH 0,1 M (Kb=10-6). Berapa pH larutan yang terjadi?
Jawab :
Pertanyaan
Sejauh mana pemahaman kalian ?
1. Jika 50 ml larutan KOH 0,5 M dicampur dengan 50 ml larutan CH3COOH
0,5 M, hitung pH campuran yang terjadi (Ka=10-6)?
............................................................................................................................. ..............
...........................................................................................................................................
............................................................................................................................. ..............
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
27
2.
Hitung pH larutan ammonium nitrit, NH4NO2 0,1 M , jika diketahui Ka =1
x10-4 dan Kb = 1x10-5?
............................................................................................................................. .......
............................................................................................................................ ........
............................................................................................................................. .......
.................................................................................................................... ................
............................................................................................................................. .......
............................................................................................................ ........................
............................................................................................................................. .......
....................................................................................................................................
............................................................................................................................. .......
Bagian 2
1. Soda kue (NaHCO3) merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai
pengembang dalam pembuatan bolu atau roti. Sedangkan pemutih pakaian
seperti (NaClO) merupakan salah satu bahan kimia yang terdapat dalam
BayclinTM. Kedua bahan kimia tersebut merupakan senyawa garam.
a. Jika kedua senyawa garam tersebut dilarutkan dalam air dan
mempunyai molaritas yang sama, larutan mana yang akan mempunyai
pH lebih rendah? Jelaskan !(Catatan: kamu dapatmenjelaskan
dengan atau tanpa harus menggunakan perhitungan rinci) Ka
HClO- = 3,5 x 10-1 dan Ka HCO3- = 2,1 x 104
b. Bagaimana sifat (asam, basa atau netral) kedua larutan garam
tersebut? Berikan penjelasan atas pilihanmu!
28
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
............................................................................................................................. ....
............................................................................................................................. ....
............................................................................................................................. ....
............................................................................................................................. ....
............................................................................................................................. ....
........................................................................................................................... ......
............................................................................................................................. ....
2. Seorang laboran hendak membuat suatu larutan NH 4Cl sebanyak 500
mL dengan pH 5-log 2, dengan nilai Kb = 10-5. Berapa gram kristal
NH4Cl yang diperlukan? ( Ar N=14; Cl=35,5; H=1).
............................................................................................................................. ....
.................................................................................................................................
............................................................................................................................. ....
.................................................................................................................................
............................................................................................................................. ....
.................................................................................................................................
............................................................................................................................. ....
.................................................................................................................................
............................................................................................................................. ....
.................................................................................................................................
............................................................................................................................. ....
.................................................................................................................................
............................................................................................................................. ....
..........................................................................................................................
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
29
KEGIATAN 3
Standar Kompetensi
:
4. Memahami
sifat-sifat larutan
asam-basa, metode pengukuran,
dan terapannya
Kompetensi Dasar
:
4.4. Menentukan jenis garam yang
terhidrolisis dalam air dan
menghitung larutan pH larutan
garam tersebut.
Indikator
:
1. Menyelidiki
sifat
dan
menentukan pH larutan garam
melalui percobaan
Tujuan
Pembelajaran
: Peserta didik dapat,
1. Menyelidiki sifat dan
menentukan Ph larutan garam
melalui percobaan
dengan
cermat dan benar
30
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
MENENTUKAN SIFAT & pH LARUTAN GARAM
I.
DASAR TEORI
Reaksi antara asam dan basa menghasilkan suatu garam. Garam
tersebut dapat memiliki sifat asam, basa, atau netral. Hal itu
tergantung pada jenis asam dan basa pembentuknya. Garam yang
berasal dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam sedangkan
garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat bersifat basa.
Untuk mengetahui pH suatu garam dapat digunakan beberapa
indikator, seperti halnya pengukuran pH larutan asam maupun basa.
Salah satu contoh indikator adalah kertas lakmus. Namun kertas
lakmus ini tidak dapat menunjukkan pH secara kuantitatif, melainkan
hanya secara kualitatif, yakni apakah garam itu bersifat asam, basa,
ataukah netral. Adapaun indikator lain yaitu indikator universal,
indikator universal ini dapat mengukur pH secara kuantitatif, selain
indikator universal terdapat alat yang digunakan untuk mengukur pH
secara kuantitatif yaitu dengan menggunakan pH meter.
II.
ALAT DAN BAHAN
A. Alat
1.
Gelas Aqua
2.
Gelas ukur 10 mL
3.
Batang pengaduk
4.
Kertas lakmus
5.
Indikator universal
B. Bahan
1.
MSG
2.
Garam dapur
3.
Pasta gigi
4.
Bayclin
5.
Tawas
6.
Aquades
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
31
III.
CARA KERJA
1.
Masukkan masing-masing produk yang mengandung garam ke
dalam gelas aqua, kemudian tambahkan aquades sampai 10 ml,
lalu aduk campuran hingga homogen.
2.
Masukkan kertas lakmus ke dalam masing-masing larutan
garam dan ukur pH nya dengan indikator universal.
IV.
HASIL PENGAMATAN
Lengkapi tabel di bawah ini sesuai hasil percobaan yang kalian
amati!
Contoh
Produk
Garam
dapur
Bayclin
Tawas
Pasta gigi
MSG
V.
Rumus
kimia
Perubahan Warna
Kertas Lakmus
Merah
pH
Biru
Sifat
larutan
NaCl
NaClO
Al2(SO4)3
CaCO3
C5H8O4Na
KESIMPULAN SEMENTARA
...........................................................................................................................
.................................................................................................... .......................
...........................................................................................................................
.............................................................................................................. .............
...........................................................................................................................
........................................................................................................................ ...
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
32
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
VI.
PERTANYAAN
1.
Berdasarkan
percobaan
yang
telah
kalian
lakukan,
kelompokkan larutan garam yang merubah lakmus merah
menjadi biru, lakmus merah tetap merah, lakmus biru menjadi
merah, lakmus biru tetap biru !
Perubahan warna
kertas lakmus
Larutan garam
Merah menjadi biru
Merah tetap merah
Biru menjadi merah
Biru tetap biru
2.
Kelompokkan masing-masing larutan garam yang merubah
kertas lakmus dengan hasil akhir merah semua dan biru
semua!
Hasil Akhir Warna
Kertas Lakmus
Larutan garam
Merah Semua
Biru Semua
3.
Tentukan sifat dari masing-masing larutan garam tersebut !
Larutan Garam
Sifat
(asam, basa, atau netral)
Garam dapur (NaCl)
Bayclin (NaClO)
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
33
Tawas (Al2(SO4)3)
Pasta Gigi (CaCO3)
MSG (C5H8O4Na)
4.
Sebutkan garam mana saja yang mengalami hidrolisis ?
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
5.
Bagaimana
ciri-ciri
garam
yang
mengalami
hidrolisis
berdasarkan percobaan diatas ?
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
...................................................................................................................
34
Lembar Kerja Peserta Didik Hidrolisis Untuk Kelas XI
Lampiran 25
CATATAN PENGAMATAN PROSES PEMBELAJARAN
Hari/Tanggal :
Kamis, 25 Februari 2016
Pembelajaran ke 1
Pada pertemuan pertama dengan proses pembelajaran inkuiri
terbimbing di kelas XI-IPA 2, dimulai dengan kegiatan orientasi dengan
menjelaskan topik, tujuan, pokok-pokok kegiatan yang harus dilakukan
serta memberikan apersepsi dan pertanyaan yang membimbing peserta
didik. Pada pertemuan pertama ini, sebagian peserta didik masih
terlihat pasif dalam kegiatan pembelajaran dan belum terlihatnya
keteranpilan “membangun keterampilan dasar” peserta didik, hanya
beberapa peserta didik saja yang dengan antusias menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang membimbing yang diberikan oleh guru.
Pada pertemuan pertama, peserta disuguhkan sebuah fenomena bahanbahan yang sering mereka jumpai dalam kehidupan sehari-hari yaitu :
cuka, pasta gigi, dan garam dapur dan diminta untuk mengidentifikasi
sifat dari bahan-bahan tersebut berdasarkan percobaan menggunakan
kertas lakmus yang tertera dalam LKPD. Secara keseluruhan peserta
didik masih keliru dalam membaca kertas lakmus, sehingga peserta
didik kesulitan mengidentifikasi sifat dari bahan-bahan yang tersebut,
sehingga guru membimbing dengan memberikan pertanyaanpertanyaan seperti yang tertera dalam LKPD serta membimbing
kelompok-kelompok kecil yang heterogen yang telah dibentuk
sebelumnya agar mempermudah penyebaran informasi, yaitu dengan
adanya kelompok-kelompok heterogen. Dari kegiatan diskusi tersebut
terlihat bahwa peserta didik kognitif tinggi dapat membantu peserta
didik lain dibawahnya, sedangkan peserta didik dari kelompok sedang
dan rendah akan termotivasi oleh peseta didik dari kelompok kognitif
tinggi.
Hari/Tanggal :
Senin, 28 Februari 2016
Pembelajaran ke 2
Pada pembelajaran hari kedua dengan proses pembelajaran
inkuiri terbimbing di kelas XI-IPA 2 telah masuk materi perhitungan pH.
Sebelum masuk kedalam perhitungan pH peserta didik terlebuh dahulu
dibimbing untuk mengenal jenis-jenis hidrolisis yaitu hidrolisis
sebagian dan total serta rumus-rumus yang dapat digunakan dalam
penyelesaian perhitungan pH. Dalam menyelesaiakan soal-soal
perhitungan, sebagian peserta didik masih kesulitan dalam
mengidentifikasi apa yang diketahui dalam soal, seperti : massa, volume,
pH, nilai Ka ataupun Kb, serta penggunaan rumus dalam penyelesain
soal-soal hitungan tersebut, namun dengan adanya latihan-latihan soal
perhitungan pH baik dalam proses pembelajaran ataupun pekerjaan
rumah peserta didik menjadi lebih mahir menggunakan prosedur yang
tepat dalam menyelesaikan soal-soal perhitungan pH, yaitu peserta
didik telah mampu mengidentifikasi massa, volume, pH, nilai Ka ataupun
Kb yang diketahui dalam soal dan mampu memasukkannya serta
mengoperasikannya dalam rumus yang digunakan untuk mnyelesaikan
soal perhitungan pH. Selain penggunaan rumus, sebagian peserta didik
juga kesulitan dalam pengoperasian hitungan matematis, namun ketika
peserta didik dihadapkan dalam kelompok yang heterogen, peserta
didik dari kelompok kognitif tinggi mampu membantu peserta didik
lain, sehingga peserta didik lain menjadi terbantu dalam pengerjaan soal
perhitungan ini.
Hari/Tanggal :
Kamis, 3 Maret 2016
Pembelajaran ke 3
Pada pembelajaran hari ketiga diadakan kegiatan praktikum
hidrolisis. Hal ini bertujuan agar peserta didik menyelididki sifat garam
pada bahan-bahan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari hari
serta mengukur pH garam menggunakan indikator universal dengan
benar. Dalam kegiatan praktikum ini, sebagian peserta didik telah
mampu memberikan hipotesis mengenail sifat dari bahan-bahan yang
hendak dipraktikumkan. Hal ini dikarenakan sebelumnya peserta didik
telah mencari tau rumus kimia dari bahan-bahan yang digunakan.
Dengan mengetahui rumus kimia bahan-bahan tersebut, peserta didik
dapat mengidentifaksi komponen asam-basa penyusun bahan, sehingga
mengetahui sifat dari bahan tersebut. Secara umun, peserta didik
antusias dalam kegiatan praktikum ini, hal ini terlihat dari semua
anggota setiap kelompok yang meminta bagian dalam pembuatan
berbagai larutan yang dibutuhkan serta pencelupan lakmus kedalam
masing-masing larutan tersebut. Dalam kegiatan praktikum tersebut
juga terlihat komunikasi yang baik anta anggota dalam kelompok,
sebagian anggota mengamati perubahan lakmus, dan anggota yang
lainnya mencatat hasil pengamatan tersebut. Selanjutnya dengan
berdikusi, peserta didik telah mampu menyimpulkan sifat dari setiap
bahan tersebut dan mengelompokkannya kedalam garam yang
mengalami hidrolisis atau tidak berdasarkan percobaan yang telah
dilakukan.
Lampiran 26
DOKUMENTASI
Gambar 1. Kegiatan Mengerjakan Soal Uji Coba di kelas XII-IPA 1
Gambar 2. Kegiatan Mengerjakan Soal Pretest di kelas XI-IPA 2
Gambar 3. Kegiatan Pembelajaran di kelas XI-IPA 2
Gambar 4. Kegiatan diakusi di kelas XII-IPA 1
Gambar 5. Kegiatan Posttest di kelas XII-IPA 1
Gambar 6. Kegiatan Penutupan di kelas XII-IPA 1
Lampiran 27
Lampiran 27
Lampiran 28
Lampiran 29
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
A. Identitas Diri
Nama Lengkap
: Munadhiroh
Tempat & Tgl. Lahir
: Semarang, 20 Agustus 1994
NIM
: 123711022
Alamat Rumah
: Polaman RT. 02/RW.02, Mijen,
Semarang
HP
: 081931944942
E-mail
: [email protected]
B. Riwayat Pendidikan
1. Pendidikan Formal
a. MI NU Al-Hikmah
: Lulus Tahun 2006
b. MTs NU Al-Hikmah
: Lulus Tahun 2009
c. SMA Nurul Islami
: Lulus Tahun 2012
2. Pendidikan Non-Formal
a. Madrasah Diniyah Nurul Huda Polaman
Semarang, 7 Desember 2016
Munadhiroh
NIM : 123711022
Download