10. RPS Pengantar Akuntansi S1 Akuntansi

advertisement
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
Jurusan/Program Studi
Nama Mata Kuliah
Kode Mata Kuliah
Bobot
Semester/SKS
Prasyarat
Nama Dosen Pengampu
: Akuntansi/S1 Akuntansi
: Akuntansi Pengantar
:
: 3 SKS
: Gasal (1)
:: Susi Handayani, SE.Ak., M.AK., CA
Ni Nyoman Alit Triani, S.E., M.Ak
Capaian Pembelajaran Matakuliah/Kompetensi :
1. Mampu menjelaskan konsep dasar, KDPPLK dan siklus akuntansi pada entitas jasa, dagang, dan manufaktur.
2. Mampu menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan standar dan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum untuk semua jenis entitas
bisnis dan entitas public;
3. Mampu menghitung , harga pokok jasa, harga pokok penjualan, harga pokok produksi pada entitas jasa, dagang dan manufaktur.
4. Memahami proses penyusunan laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan SAK ETAP;
5. Mampu menyiapkan laporan tertulis tentang hasil pekerjaan baik yang menjadi tanggung jawabnya sendiri maupun team work.
Deskripsi Matakuliah:
Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang siklus akuntansi dalam dunia bisnis (Perusahaan Jasa, Perusahaan Dagang, dan Perusahaan
Manufaktur) yang menghasilkan laporan keuangan berbasis SAK yang berlaku.
Referensi
:
1. IAI, 2015, Stándar Akuntansi Keuangan, Penerbit Salemba Empat Jakarta.
2. Carl S. Warrent, James M. Reeve, Jonathan E. Duchac, Novrys Suhardianto, Devis Sulistyo Kalanjati, Amir Abadi Jusuf, Chaerul D. Djakman,
Pengantar Akuntansi, Adaptasi Indonesia, Penerbit Salemba.
Pert
ke1-2
Kemampuan Akhir
Indikator
Mampu menjelaskan 1.1. Menjelaskan aktivitas
tentang Akuntansi
perusahaan
dan
dan lingkungannya
organisasi
serta
menyusun 2.1. Menjelaskan
persamaan
dasar
perbedaan
antara
akuntansi
Akuntansi
dan
pembukuan
2.2. Menjelaskan
kegunaan informasi
akuntansi
2.3. Menyebutkan para
pemakai
informasi
akuntansi
2.4. Menjelaskan
spesialisasi
Bidang
bidang akuntansi
2.5. Menggambarkan dan
menjelaskan Profesi
akuntansi
2.6. Menjelaskan
Etika
profesi akuntan
2.7. Menjelaskan
perbedaan
antara
IFRS dan PSAK
2.8. Menjelaskan Konsep
Keseimbangan
Akuntansi
2.9. Menjelaskan tentang
Bahan Kajian
1.1. Aktivitas
perusahaan dan
organisasi
2.1. Akuntansi dan
pembukuan
2.2. Kegunaan
informasi
akuntansi
2.3. Para pemakai
informasi
akuntansi
2.4. Spesialisasi
Bidang bidang
akuntansi
2.5. Profesi
akuntansi
2.6. Etika profesi
akuntan
2.7. IFRS Vs PSAK
2.8. Konsep
Keseimbangan
Akuntansi
2.9. Aset
2.10. Liabilitas
2.11. Equity
Strategi
Pembelajaran
Tugas
Membaca,
Ceramah dan
Diskusi
Sumber Belajar
/Media
Media:
powerpoint
LCD
Waktu
300’
Pengalaman Belajar
1.
dan
Sumber belajar:
Buku 1 dan 2
2.
3.
4.
Membaca
referensi
akuntansi
pengantar
untuk
bahan
diskusi
dan
merumuskan
tentang
Akuntansi dan
lingkungannya.
Melakukan
diskusi tentang
akuntansi dan
lingkungannya
Melakukan
diskusi tentang
konsep
keseimbangan
akuntansi serta
elemen terkait
Menyusun
persamaan
dasar akuntansi
Pert
ke-
Kemampuan Akhir
Indikator
2.10.
2.11.
3-5
Mampu
3.1.
menyelesaikan siklus
akuntansi
perusahaan jasa
3.2.
3.3.
3.4.
3.5.
3.6.
3.7.
4.1.
Aset
Menjelaskan tentang
Liabilitas
Menjelaskan tentang
Equity
Menggambarkan dan
menyebutkan serta
menganalisis
Transaksi Keuangan
Mencatat transaksi
dalam Jurnal Umum
Menjelaskan Aturan
penjurnalan
Menjelaskan macam
macam Bentuk
Rekening
Menjelaskan
Pengelompokkan
Rekening
Menjelaskan Aturan
pemostingan
Mencatat transaksi
kedalam buku jurnal
serta menjelaskan
tatacara penjurnalan
Melakukan
pemostingan
transaksi dari jurnal
Bahan Kajian
3.1. Transaksi
Keuangan
3.2. Jurnal Umum
3.3. Aturan
penjurnalan
3.4. Bentuk Rekening
3.5. Pengelompokkan
Rekening
3.6. Aturan
pemostingan
3.7. Tahap
pencatatan
5.1. Tahap
pemostingan
5.2. Tahap
Strategi
Pembelajaran
Tugas
Membaca,
Ceramah dan
Diskusi
Sumber Belajar
/Media
Media:
powerpoint
LCD
Waktu
Pengalaman Belajar
150’
1. Membaca
referensi terkait
akuntansi
pengantar
tentang
penyelesaian
siklus akuntansi
perusahaan jasa
2. Melakukan
diskusi tahapan
proses akuntansi
perusahaan jasa
3. Menyusun
laporan
keuangan
perusahaan jasa
4. Menyusun jurnal
penutup
dan
Sumber belajar:
Buku 1 dan 2
150’
Pert
ke-
6-10
Kemampuan Akhir
Indikator
Bahan Kajian
ke bukubesar dengan
Pengikhtisaran
benar
5.3. Penyusunan
4.2. Menyusun Neraca
Neraca Lajur
saldo dengan benar
dan mengetahui
penyebab ketidak
seimbangan dalam
neraca saldo
4.3. Menyusun Neraca
Lajur dan
mengidentifikasi
penyesuaian
penyesuaian yang
harus dibuat
5.1. Menyusun Laporan
5.1. Tahap Pelaporan
Keuangan dengan
5.2. Jurnal penutup
benar
5.2. Membuat jurnal
penutup
Mampu
6.1. Menjelaskan
6.1. Karakteristik
menyelesaikan siklus
karateristik perusahaan
perusahaan
akuntansi
dagang
dagang
perusahaan dagang 6.2. Menjelaskan
6.2. Pengakuan
pengakuan persediaan
persediaan barang
barang dagangan
dagangan
6.3. Menjelaskan
6.3. Perbedaan sistem
perbedaan sistem
pencatatan
pencatatan periodik
periodik dan
Strategi
Pembelajaran
Sumber Belajar
/Media
Waktu
Pengalaman Belajar
150’
Tugas
Membaca,
Ceramah dan
Diskusi
Media:
powerpoint
LCD
150’
dan
Sumber belajar:
Buku 1 dan 2
1. Membaca
referensi terkait
akuntansi
pengantar
tentang
penyelesaian
siklus akuntansi
perusahaan
dagang
Pert
ke-
Kemampuan Akhir
Indikator
dan perpetual
7. Mencatat transaksi
dalam Jurnal Khusus
8.1. Melakukan
pemostingan transaksi
dari jurnal ke
bukubesar dengan
benar
Bahan Kajian
Strategi
Pembelajaran
Sumber Belajar
/Media
Waktu
perpetual
7. Tahap pencatatan
8.1. Tahap
pemostingan
8.2. Tahap
Pengikhtisaran
9.
Penyusunan
Pengalaman Belajar
2. Melakukan
diskusi tentang
karakteristik
perusahaan
dagang
3. Melakukan
diskusi tahapan
proses akuntansi
perusahaan
dagang
4. Menyusun
laporan
keuangan
perusahaan
dagang
5. Menyusun jurnal
penutup
Tugas
Membaca dan
Diskusi
Media:
powerpoint
LCD
150’
Tugas
Membaca dan
Diskusi
Sumber belajar:
Buku 1 dan 2
Media:
powerpoint dan
LCD
dan
Sumber belajar:
150’
Pert
ke-
11
1216
Kemampuan Akhir
Indikator
8.2. Menyusun Neraca
saldo dengan benar
dan mengetahui
penyebab ketidak
seimbangan dalam
neraca saldo
9.1. Menyusun Neraca
Lajur dan
mengidentifikasi
penyesuaian
penyesuaian yang
harus dibuat
9.2. Mencatat transaksi
dalam jurnal
penyesuaian
10.1. Menyusun Laporan
Keuangan
perusahaan dagang
dengan benar
10.2. Membuat jurnal
penutup
UJIAN TENGAH SEMESTER
Mampu
12.1. Menjelaskan
menyelesaikan siklus
karakteristik
akuntansi
perusahaan
perusahaan
manufaktur
manufaktur
12.2. Menjelaskan biaya
produksi
Bahan Kajian
Strategi
Pembelajaran
Neraca Lajur
Sumber Belajar
/Media
Waktu
Pengalaman Belajar
150’
6. Membaca
referensi terkait
akuntansi
pengantar
tentang
penyelesaian
Buku 1 dan 2
10.1. Tahap Pelaporan
keuangan
perusahaan
dagang
10.2. Jurnal penutup
12.1. Karakteristik
perusahaan
manufaktur
12.2. Biaya Produksi
12.3. Laporan Harga
Pokok Produksi
Tugas
Membaca,
Ceramah dan
Diskusi
Media:
powerpoint
LCD
dan
Sumber belajar:
Buku 1 dan 2
Pert
ke-
Kemampuan Akhir
Indikator
Bahan Kajian
Strategi
Pembelajaran
Sumber Belajar
/Media
Waktu
12.3. Menyusun laporan
harga pokok produksi
13. Mencatat transaksi
dalam Jurnal
Pengalaman Belajar
siklus akuntansi
perusahaan
dagang
7. Melakukan
diskusi tentang
karakteristik
perusahaan
manufaktur
8. Melakukan
diskusi tahapan
proses akuntansi
perusahaan
dagang
9. Menyusun
laporan
harga
pokok produksi
10. Menyusun
laporan
keuangan
perusahaan
dagang
11. Menyusun jurnal
penutup
13. Tahap pencatatan
Tugas
Membaca dan
Diskusi
Media:
powerpoint
LCD
150’
dan
Sumber belajar:
Pert
ke-
17
Kemampuan Akhir
Indikator
14.1. Melakukan
pemostingan
transaksi dari jurnal
ke bukubesar dengan
benar
14.2. Menyusun Neraca
saldo dengan benar
dan mengetahui
penyebab ketidak
seimbangan dalam
neraca saldo
15.1. Menyusun Neraca
Lajur dan
mengidentifikasi
penyesuaian
penyesuaian yang
harus dibuat
15.2. Mencatat transaksi
dalam jurnal
penyesuaian
16.1. Menyusun Laporan
Keuangan
perusahaan dagang
dengan benar
16.2. Membuat jurnal
penutup
UJIAN AKHIR SEMESTER
Bahan Kajian
14.1. Tahap
pemostingan
14.2. Tahap
Pengikhtisaran
15.
Penyusunan
Neraca Lajur
16.1. Tahap Pelaporan
keuangan
perusahaan
dagang
16.2. Jurnal penutup
Strategi
Pembelajaran
Sumber Belajar
/Media
Tugas
Membaca dan
Diskusi
Buku 1 dan 2
Media:
powerpoint dan
LCD
Sumber belajar:
Buku 1 dan 2
Waktu
150’
Pengalaman Belajar
Kisi-Kisi Penilaian
Penilaian
Indikator
1.2. Menjelaskan aktivitas
perusahaan
dan
organisasi
2.1. Menjelaskan
perbedaan
antara
Akuntansi
dan
pembukuan
2.2. Menjelaskan kegunaan
informasi akuntansi
2.3. Menyebutkan
para
pemakai
informasi
akuntansi
2.4. Menjelaskan
spesialisasi
Bidang
bidang akuntansi
2.5. Menggambarkan dan
menjelaskan
Profesi
akuntansi
2.6. Menjelaskan
Etika
profesi akuntan
2.7. Menjelaskan
perbedaan antara IFRS
dan PSAK
2.8. Menjelaskan Konsep
Keseimbangan
Akuntansi
2.9. Menjelaskan tentang
Strategi
Tes Lisan dan
Kinerja
Bentuk
Uraian dan
Lembar
Observasi
Instrumen
(Lihat lampiran Instrumen 1)
Kriteria
Skor total 100, kriteria:
1. 25
2. 25
3. 25
4. 25
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Penilaian
Indikator
Strategi
Aset
2.10. Menjelaskan tentang
Liabilitas
2.11. Menjelaskan tentang
Equity
3.1. Menggambarkan dan
menyebutkan serta
menganalisis Transaksi
Keuangan
3.2. Mencatat transaksi
dalam Jurnal Umum
3.3. Menjelaskan Aturan
penjurnalan
3.4. Menjelaskan macam
macam Bentuk
Rekening
3.5. Menjelaskan
Pengelompokkan
Rekening
3.6. Menjelaskan Aturan
pemostingan
3.7. Mencatat transaksi
kedalam buku jurnal
serta menjelaskan
tatacara penjurnalan
1.1. Melakukan
pemostingan transaksi
dari jurnal ke
Tes Lisan dan
Kinerja
Bentuk
Uraian dan
Lembar
Observasi
Instrumen
(Lihat lampiran Instrumen 2)
Kriteria
Skor total 100, kriteria:
1. 25
2. 25
3. 25
4. 25
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Kinerja
Lembar
Observasi
(Lihat lampiran Instrumen 2)
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Penilaian
Indikator
Strategi
bukubesar dengan
benar
1.2. Menyusun Neraca
saldo dengan benar
dan mengetahui
penyebab ketidak
seimbangan dalam
neraca saldo
1.3. Menyusun Neraca
Lajur dan
mengidentifikasi
penyesuaian
penyesuaian yang
harus dibuat
5.1. Menyusun Laporan
Keuangan dengan
benar
5.2. Membuat jurnal
penutup
6.1. Menjelaskan perbedaan
perusahaan jasa dan
perusahaan dagang
6.2. Menjelaskan pengakuan
persediaan barang
dagangan
6.3. Menjelaskan perbedaan
sistem pencatatan
periodik dan perpetual
Bentuk
Kinerja
Lembar
Observasi
Tes Lisan
Uraian
Instrumen
(Lihat lampiran Instrumen 2)
Kriteria
Proses salah, hasil benar = 40
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Skor Total = 100
1. 10
2. 10
3. 80
Penilaian
Indikator
7. Mencatat transaksi dalam
Jurnal Khusus
8.1. Melakukan
pemostingan transaksi
dari jurnal ke bukubesar
dengan benar
8.2. Menyusun Neraca saldo
dengan benar dan
mengetahui penyebab
ketidak seimbangan
dalam neraca saldo
9.1. Menyusun Neraca Lajur
dan mengidentifikasi
penyesuaian
penyesuaian yang harus
dibuat
9.2. Mencatat transaksi
dalam jurnal
penyesuaian
10.1. Menyusun Laporan
Keuangan perusahaan
dagang dengan benar
10.2. Membuat jurnal
penutup
Strategi
Kinerja
Bentuk
Lembar
Observasi
Instrumen
(Lihat lampiran Instrumen 3)
Kinerja
Lembar
Observasi
(Lihat lampiran Instrumen 3)
Kinerja
Lembar
Observasi
(Lihat lampiran Instrumen 3)
Kriteria
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Penilaian
Indikator
12.1. Menjelaskan
perbedaan perusahaan
dagang dan
perusahaan
manufaktur
12.2. Menjelaskan biaya
produksi
12.3. Menyusun laporan
harga pokok produksi
13. Mencatat transaksi
dalam Jurnal
Strategi
Tes Lisan dan
Kinerja
Kinerja
14.1. Melakukan
Kinerja
pemostingan transaksi
dari jurnal ke
bukubesar dengan
benar
14.2. Menyusun Neraca
saldo dengan benar
dan mengetahui
penyebab ketidak
seimbangan dalam
neraca saldo
15.1. Menyusun Neraca Lajur
dan mengidentifikasi
penyesuaian
Bentuk
Uraian dan
Lembar
Observasi
Instrumen
(Lihat lampiran Instrumen 4)
Lembar
Observasi
(Lihat lampiran Instrumen 5)
Lembar
Observasi
(Lihat lampiran Instrumen 5)
Kriteria
Skor Total = 100
1. 25
2. 25
3. 25
4. 25
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Penilaian
Indikator
Strategi
penyesuaian yang
harus dibuat
15.2. Mencatat transaksi
dalam jurnal
penyesuaian
16.1. Menyusun Laporan
Keuangan perusahaan
dagang dengan benar
16.2. Membuat jurnal
penutup
Kinerja
Bentuk
Lembar
Observasi
Instrumen
(Lihat lampiran Instrumen 5)
Kriteria
Skor total 100, kriteria:
Proses dan hasil benar = 100
Proses benar, hasil salah = 60
Proses salah, hasil benar = 40
Lampiran Instrumen Penilaian
Lampiran Instrumen 1: Persamaan Dasar Akuntansi
Tuan Badu pada tanggal 1 Februari 2014 membuka usaha dalam bidang jasa. Selama bulan
Februari 2014 tersebut terjadi transaksi-transaksi berikut :
1 Februari
:Tn. Badu menanamkan uangtunainyauntuk modal usaha Rp 10.000.000,00
3 Februari
:Dibeli peralatan kantor dengan harga Rp 3.500.000,00 yang dibayar dengan
tunai Rp 1.800.000,00 sedangkan sisanya dibayar kemudian.
5 Februari
:Dibeli perlengkapan kantor dengan tunai seharga Rp 1.800.000,00.
6 Februari
:Dibayar sewa gedung per kas Rp 105.000,00
7 Februari
:Dibayar beban pemeliharaan gedung Rp 75.000,00
8 Februari
:Dibayar hutang kepada kreditur sebesar Rp 100.000,00
14 Februari :Menerima komisi penjualan sebanyak Rp 4.200.000,00
18 Februari :Membayar yang berikut ini :
Beban pemeliharaan kendaraan sebesar Rp 285.000,00
Beban rupa-rupa Rp 365.000,00
24 Februari :Tn. Badu mengambil uang tunai dari kas perusahaan untuk keperluan pribadinya
sebanyak Rp 750.000,00
26 Februari :Penyusutan peralatan kantor ditetapkan untuk periode yang bersangkutan
sebesar Rp 350.000,00
Dari perlengkapan kantor yang dibeli, telah terpakai sebanyak Rp 786.000,00.
Diminta: Buatlah persamaan dasar akuntansi atas transaksi di atas!
Lampiran Instrumen 2: Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa
Neraca saldo PT. Artha pada 31 Desember 2011 adalah sebagai berikut:
Kas
Rp. 15.000.000,00
Piutang Usaha
Rp. 75.000.000,00
Sewa di bayar di muka
Rp. 30.000.000,00
Perlengkapan kursus
Rp. 2.000.000,00
Perlengkapan kantor
Rp. 2.000.000,00
Tanah
Rp. 125.000.000,00
Peralatan
Rp. 80.000.000,00
Akumulasi depresiasi peralatan
Rp. 20.000.000,00
Hutang usaha
Rp. 85.000.000,00
Hutang bank
Rp. 100.000.000,00
Pendapatan diterima di muka
Rp. 25.000.000,00
Modal
Rp. 100.000.000,00
Prive
Rp. 25.000.000,00
Pendapatan jasa
Rp. 70.000.000,00
Beban iklan
Rp. 10.000.000,00
Beban gaji
Rp. 12.000.000,00
Beban lain-lain
Rp. 24.000.000,00
Transaksi-transaksi PT. Artha yang memerlukan penyesuaian adalah sebagai berikut:
31 Desember Perlengkapan kursus yang belum terpakai Rp. 500.000,00 dan perlengkapan
kantor yang terpakai Rp. 1.600.000,00
31 Desember Sewa dibayar di muka untuk masa 5 tahun. Sewa tersebut dibayar 1 Maret 2011
31 Desember Beban iklan untuk 20 kali penayangan, baru ditayangkan 14 kali
31 Desember Penyusutan peralatan sebesar 20% per tahun
31 Desember Gaji karyawan masih terhutang sebesar Rp. 1.000.000,00
31 Desember Pendapatan diterima dimuka merupakan pembayaran paket kursus 50 orang
manajer untuk masa empat bulan dimulai 30 Nopember 2011
31 Desember Pendapatan kursus in-house yang masih harus diterima sebesar Rp. 1.500.000,00
Diminta: jurnal penyesuaian, Neraca Saldo setelah Penyesuaian, Laporan laba rugi
komprehensif, perubahan modal, neraca (posisi keuangan), jurnal penutup
Lampiran Instrumen 3: Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang
Perusahaan Dagang Nusantara
Neraca Saldo Setelah Tutup Buku
30 September 2012
Kas
Piutang Dagang
Persedian Barang Dagang
Asuransi Dibayar Di Muka
Tanah
Gedung
Akumulasi Depresiasi Gedung
Utang Dagang
Modal
Rp
114.000,00
56.000,00
200.000,00
36.000,00
3.000.000,00
6.000.000,00
Rp 2.000.000,00
40.000,00
7.366.000,00
Rp 9.406.000,00Rp 9.406.000,00
Transaksi-transaksi yang terjadi selama bulan Oktober 2012 sebagai berikut:
 Tanggal 1 Oktober Dibayar biaya pemasangan advertensi bulan Oktober 2012 Rp16.000,00
 Tanggal 2 Oktober Dijual barang dagangan secara tunai kepada Fa. Mustika-Sala seharga
Rp 575.000,00
 Tanggal 4 Oktober Dibeli barang dagangan dari PT Mulia Yogyakarta seharga Rp 275.000,00
dengan syarat 2/10,n/30
 Tanggal 6 Oktober dibayar biaya pengangkutan barang dagangan yang dibeli dari PT Mulia
sebesar Rp 5.000,00
 Tanggal 10 Oktober dibeli barang dagangan seharga Rp 50.000,00 secara tunai
 Tanggal 12 Oktober dari barang dagangan yang dibeli pada tanggal 4 Oktober 2012,
sebagian di kembalikan ke penjual karena rusak. Harga barang-barang dagangan yang
dikembalikan tersebut adalah Rp30.000,00
 Tanggal 14 Oktober dibayar utang kepada PT Mulia yang timbul dari transaksi tanggal 4
Oktober
 Tanggal 15 Oktober dibayar gaji pegawai untuk 2 minggu pertama bulan Oktober sebesar
Rp90.000,00
 Tanggal 17 Oktober dijual barang dagangan secara kredit kepada CV Rahayu Surabaya
seharga Rp350.000,00 dengan syarat 2/10,n/30
 Tanggal 19 Oktoberdibayar biaya sewa kantor bulan Oktober 2012 sebesar Rp20.000,00

Tanggal 21 Oktober diterima kembali sebagian barang dagangan yang dijual pada tanggal
17 Oktober karena rusak. Harga barang tersebut adalah Rp 40.000,00
 Tanggal 27 Oktober diterima pembayaran dari CV Rahayu Surabaya, yaitu sebagai
pelunasan atas transaksi penjualan tanggal 17 Oktober
 Tanggal 30 Oktober dibayar gaji pegawai untuk dua minggu terakhir bulan Oktober sebesar
Rp 90.000,00
 Tanggal 30 Oktober Hadiman (Pemilik perusahaan) mengambial uang dari perusahaan
sebesar Rp 10.000,00 untuk keperluan pribadi.
 Tanggal 31 Oktober dibayar utang kepada CV Abadi sebesar Rp25.000,00. Utang ini timbul
dari transaksi pembelian bulan lalu tanpa syarat potongan.
 Tanggal 31 Oktober persedian barang dagangan per 31 Oktober 2012, Rp 50.000,00
 Tanggal 31 Oktober asuransi dibayar dimuka Rp 6.000,00
 Tanggal 31 Oktober Gaji pegawai yang masih harus dibayar, Rp 9.000,00
 Tanggal 31 Oktober advertensi dibayar dimuka Rp 6.000,00
 Tanggal 31 Oktober sewa yang masih harus dibayar Rp 4.000,00
 Tanggal 31 Oktober depresiasi gedung 10% setahun
Diminta: Berdasarkan transaksi di atas susunlah siklus akuntansi perusahaan dagang! (cat:
tanpa menggunakan neraca lajur)
Lampiran Instrumen 4: Laporan Harga Pokok Produksi
PT. Raya memproduksi dan menjual alat elektronik. Berikut data yang dimiliki selama tahun
2009:
1 Januari 2009
31 Desember 2009
Persediaan bahan baku
Rp 35,600,000
Rp
25,600,000
Persediaan BDP
Rp 18,000,000
Rp
25,300,000
Persediaan barang jadi
Rp 66,000,000
?
Retur penjualan
Rp
22,000,000
Mesin pabrik
Rp 712,000,000
Penjualan
Rp 1,584,000,000
Tenaga Kerja langsung
Rp 350,000,000
Biaya listrik (pabrik)
Rp
20,000,000
Asuransi (pabrik)
Rp
3,000,000
Retur pembelian bahan baku
Rp
6,200,000
Depresiasi gedung kantor
Rp
16,800,000
Gaji mandor pabrik
Rp
29,000,000
Biaya suku cadang pabrik
Rp
2,500,000
Biaya pelengkapan pabrik
Rp
17,200,000
Sewa mesin
Rp
51,000,000
BOP lain-lain
Rp
8,500,000
Tenaga kerja tidak langsung
Rp 113,000,000
Pembelian bahan baku
Rp 452,700,000
Depresiasi mesin dan gedung pabrik
Rp
51,500,000
Biaya reparasi mesin pabrik
Rp
11,100,000
Potongan penjualan
Rp
2,200,000
Pajak bumi dan bangunan pabrik
Rp
21,000,000
Asuransi tenaga kerja wanita (pabrik)
Rp
12,000,000
Diminta: Laporan Harga Pokok Produksi
Lampiran Instrumen 5: Siklus Akuntansi Perusahaan Manufaktur
Soal:
Data Keuangan per 31 Desember 2014 PT. Akunesa adalah sebaga berikut (dalam Rp. 000):
Kas
Rp. 100.000
Persediaan bahan baku
Rp. 120.000
Persediaan barang dalam proses
Rp. 80.000
Persediaan barag jadi
Rp. 200.000
Porskot asuransi
Rp. 48.000
Mesin pabrik
Rp. 1.000.000
Perabot kantor
Rp. 200.000
Pembelian bahan baku
Rp. 1.500.000
Biaya BTKL
Rp. 1.000.000
BTKTL
Rp. 400.000
Pemakaian Bahan penolong
Rp. 100.000
Biaya sewa gedung
Rp. 400.000
BOP lain2
Rp. 100.000
Biaya administrasi kantor
Rp. 200.000
Akumulasi penyusutan mesin pabrik
Rp.
100.000
Akumulasi penyusutan perabot kantor
Rp.
40.000
Modal saham
Rp. 1.000.000
Laba ditahan
Rp.
308.000
Penjualan
Rp. 4.000.000
Jumlah
Rp. 5.448.000 Rp. 5.448.000
=========== ============
Data Untuk AJP adalah sebagai berikut:
1. Porsekot asuransi untuk mesin pabrik selama dua tahun sampai dengan 31 Desember 2015
dan dibayar per 1 Januari 2014
2. Biaya tenaga kerja tidak langsung yang belum dibayarkan sebanyak Rp. 40.000.000
3. Sewa gedung untuk beban pabrik sebanyak 80% dan beban kantor 20%
4. Mesin pabrik disusutkan 10% pertahun dan perabot 5% .masing2 harga perlehan dianggap
tidak memiliki nilai residu
5. Persediaan bahan baku 31 Desember 2014 senilai Rp. 50.000.000,persediaan barang dalam
proses Rp. 60.000.000 dan persediaan barang jadi Rp. 100.000.000.
Dari data diatas buatlah Neraca lajur, Harga pokok produksi, Harga pokok penjualan, Laporan
rugi laba , Neraca dan Laporan perubahan ekuitas per 31 Desember 2014.
Penyelesaian:
PT. Akunesa
Neraca Lajur
Periode tahun 2014
NAMA
AKUN
NERACA SALDO
Debit
Kredit
Kas
Rp
100.000
Persediaan
Bahan Baku
Persediaan
Barang
Dalam Proses
Rp
120.000
Rp
80.000
Rp
-
Rp
-
Persediaan
Barang Jadi
Porsekot
Asuransi.
Mesin Pabrik
Rp
200.000
Rp
48.000
Akumulasi
Penyusutan
Mesin Pabrik
Perabot
Kantor
Akumulasi
Penyusutan
Perabot
Kantor
Modal Saham
Rp
Rp 1.000.000
Rp
JURNAL PENYESUAIAN
-
200.000
Rp
-
Rp
-
Laba Ditahan
Rp
-
Penjualan
Rp
-
Debit
Rp
Rp
Rp
-
Rp
NS. SET. DISESUAIKAN
Kredit
-
Rp
Debit
-
RUGI LABA
Kredit
Debit
Kredit
Rp
100.000
Rp
-
Rp
-
Rp
1.500.000
Rp
1.570.000
Rp
50.000
Rp
-
Rp
-
Rp
1.570.000
Rp
3.674.000
Rp
60.000
Rp
-
Rp
-
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
100.000
Rp
1.000.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
1.084.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
3.674.000
Rp
3.774.000
Rp
100.000
Rp
-
Rp
-
Rp
24.000
Rp
-
Rp
-
Rp 1.000.000
Rp
-
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
24.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
100.000
Rp
Rp
Rp
40.000
Rp
-
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
10.000
Rp
-
Rp
50.000
Rp
-
Rp
1.000.000
Rp
308.000
Rp
4.000.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp 1.000.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
308.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp 4.000.000
Rp
-
-
200.000
Rp
200.000
-
NERACA
Debit
Kredit
Rp
Rp
Rp
-
Rp
100.000
Rp
-
Rp
50.000
Rp
-
Rp
60.000
Rp
-
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
-
Rp
100.000
Rp
-
Rp
24.000
Rp
-
Rp 1.000.000
Rp
-
Rp
Rp
200.000
Rp
-
Rp
-
Rp
50.000
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
1.000.000
Rp
308.000
Rp
Rp
Rp
4.000.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
200.000
Pembelian
Bahan Baku
Biaya Tenaga
Kerja
langsung
Biaya Tenaga
Kerja Tidak
langsung
Biaya Bahan
Penolong
Biaya Sewa
Gedung
BOP lain-lain
Rp 1.500.000
Biaya
administrasi
kantor
Total
Biaya
Asuransi
mesin pabrik
Biaya Tenaga
Kerja Tidak
langsung
Terhutang
Biaya Sewa
Gedung
pabrik
Biaya sewa
gedung
kantor
Biaya
Penyusutan
mesin Pabrik
Biaya
Penyusutan
Perabot
kantor
BOP
Rp 1.000.000
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
1.500.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
1.000.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
400.000
Rp
-
Rp
-
Rp
400.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
100.000
Rp
-
Rp
100.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
-
Rp
-
400.000
Rp
-
Rp
400.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
100.000
Rp
-
Rp
100.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
200.000
Rp
-
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
-
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp5.448.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
24.000
Rp
24.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
40.000
Rp
-
Rp
-
Rp
40.000
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
320.000
Rp
320.000
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
80.000
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
100.000
Rp
100.000
Rp
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
10.000
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
Rp
-
Rp
-
Rp
-
Rp
1.084.000
Rp
Rp
-
Rp
Rp
Rp 1.534.000
Rp5.448.000
1.084.000
Rp
200.000
80.000
-
10.000
-
40.000
200.000
80.000
-
10.000
-
Rp
HPP
Rp
3.774.000
Rp14.220.000
Rugi
Rp
-
Rp14.220.000
Rp 3.774.000
Rp
-
Rp 3.774.000
Rp5.598.000
Rp5.598.000
Rp 4.064.000
Rp
-
Rp
Rp
4.000.000
Rp
64.000
Rp4.064.000
1.598.000
Rp
64.000
Rp 3.132.000
Rp
-
Rp
3.196.000
64.000
Rp3.196.000
Rp4.064.000
Rp
Rp
Rp3.196.000
PT. Akunesa
Laporan Harga Pokok Produksi
Periode 31 Desember 2014
-------------------------------------------------------------------------------------------------Persediaan Barang Dalam Proses Awal
Rp. 80.000
Pemakaian Bahan baku:
Persediaan bahan baku awal
Rp . 120.000
Pembelian bahan baku
Rp. 1.500.000+
Bahan baku tersedia dipakai
Rp. 1.620.000
Persediaan bahan baku akhir
Rp. 50.000Pemakaian bahan baku
Rp. 1,570.000
Biaya TKL
Rp. 1.000.000
BOP:
BTKTL
Rp. 440.000
Biaya Bahan Penolong
Rp. 100.000
BOP lainnya
Rp. 100.000
Biaya Asuransi Mesin
Rp. 24.000
Biaya sewa gedung pabrik
Rp. 320.000
Biaya penyusutan Mesin pabrik
Rp. 100.000+
Rp 1.084.000+
Biaya Produksi
Rp. 3.734.000
Persediaan barang dalam proses akhir
Rp. 60.000Harga Pokok Produksi
Rp. 3.674.000
PT. Akunesa
Laporan Rugi Laba
Periode 31 Desember 2014
----------------------------------------------------------------------------------------------Penjualan
Rp. 4.000.000
Harga Pokok Penjualan:
Persediaan Barang jadi awal
Rp. 200.000
Harga Pokok Produksi
Rp. 3.674.000+
Rp. 3.874.000
Persediaan Barang jadi akhir
Rp. 100.000Harga Pokok Penjualan
Rp. 3.774.000Laba Kotor
Rp. 226.000
Biaya Operasional:
Biaya Administrasi Kantor
Rp. 200.000
Biaya Sewa Gedung Kantor
Rp. 80.000
Biaya Penyusutan Perabot kantor
Rp. 10.000+
Rp. 290.000Rugi Operasional
Rp. 64.000
===========
PT. Akunesa
Neraca
Per 31 Desember 2014
-------------------------------------------------------------------------------------------------Aktiva Lancar:
Kas
Rp. 100.000
Persediaan:
Persediaan Bahan Baku
Rp. 50.000
Persediaan BDP
Rp. 60.000
Persediaan Barang Jadi
Rp. 100.000+
Rp. 210.000
Porsekot asurasi
Rp. 24.000+
Jumlah Aktiva Lancar
Rp. 334.000
Aktiva Tetap:
Mesin Pabrik
Ak. Peny Mesin pabrik
Rp. 1.000.000
Rp. 200.000Rp. 800.000
Perabot Kantor
Ak. Peny Perabot kantor
Rp. 200.000
Rp. 50.000Rp. 150.000+
Rp. 950.000+
Rp1.284.000
==========
Jumlah aktiva Tetap
Jumlah Akiva
Hutang lancar:
Hutang Biaya TKTL
Modal:
Modal Saham
Laba Ditahan
Jumlah Modal
Jumlah Pasiva
Rp. 40.000
Rp. 1.000.000
Rp. 244.000+
Rp. 1.244.000+
Rp. 1.284.000
===========
PT. Akunesa
Laporan Perubahan Ekuitas
Per 31 Desember 2014
-------------------------------------------------------------------------------------------------Laba Ditahan 1 Januari 2014
Rp.
308.000
Rugi Tahun Berjalan
Rp.
64.000Laba Ditahan 31 Desember 2014
Rp.
244.000
==============
SOAL :
PT Kera Sakti, perusahaan yang memproduksi arak, mempunyai informasi sebagai berikut dari
catatan akuntansi tahun 2014 (dalam ribuan rupiah)
Pembelian bahan baku
Rp 1.200.000
Biaya tenaga kerja langsung
75.000
Supplies
25.000
Biaya asuransi pabrik
10.000
Komisi yang dibayarkan
15.000
Pengawasan Pabrik
17.500
Iklan
5.000
Gaji tenaga administrasi kantor
2.000
Biaya administrasi lainnya
3.000
Persediaan Barang dalam proses, 31 Desember 2013
200.000
Persediaan Barang dalam proses, 31 Desember 2014
300.000
Persediaan Bahan, 31 Desember 2013
25.000
Persediaan Bahan, 31 Desember 2014
30.000
Persediaan Barang Jadi, 31 Desember 2013
40.000
Persediaan Barang Jadi, 31 Desember 2014
35.000
Diminta:
a. Buat Laporan Harga Pokok Penjualan!
b. Buat Laporan Laba Rugi PT Kera Sakti untuk tahun 2014!
c. Berapa total biaya utama dan total biaya konversi untuk tahun 2014?
JAWABAN: (20 poin)
a.
PT Kera Sakti
Harga Pokok Produksi
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2014
(Dalam ribuan rupiah)
Bahan Baku Langsung:
Persediaan awal Bahan Baku Langsung
Ditambah: Pembelian Bahan Baku
Langsung
Bahan Baku Langsung yang tersedia
Dikurangi: Persediaan Akhir Bahan Baku
Langsung
Bahan Baku Langsung yang di pakai
Tenaga Kerja Langsung
Overhead Pabrik:
Supplies
Biaya Asuransi Pabrik
Pengawasan Pabrik
Total Overhead Pabrik
Total Biaya Produksi dalam periode ini
Ditambah: Persediaan Barang Dalam
Proses Awal
25.000
1.200.000
1.225.000
30.000
1.195.000
75.000
25.000
10.000
17.500
52.500
1.322.500
200.000
1.522.500
Total Biaya Produksi
Dikurangi: Persediaan Barang Dalam Proses
Akhir
Harga Pokok Produksi
300.000
1.222.500
PT Kera Sakti
Harga Pokok Penjualan
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2014
(Dalam ribuan rupiah)
Persediaan Awal Barang Jadi
40.000
Ditambah: Harga Pokok Produksi
Harga Pokok Penjualan yang tersedia untuk
dijual
Dikurangi: Persediaan Akhir Barang Jadi
Harga Pokok Penjualan
1.222.500
1.262.500
35.000
1.227.500
b. SOAL B dibatalkan karena penjualan tidak dapat dihitung
c.Biaya Utama dan Biaya Konversi
Bahan Baku Langsung
1.195.000
Tenaga Kerja Langsung
75.000
Biaya Utama
1.270.000
Tenaga Kerja Langsung
75.000
Overhead Pabrik
52.500
Biaya Konversi
127.500
UJIAN TENGAH SEMESTER
AKUNTANSI PENGANTAR
Soal 1
Neraca saldo PT. REDO ditunjukkan sebagai berikut:
PT. REDO
NERACA SALDO
31 DESEMBER 2014
NAMA AKUN
DEBET
Kas
$10,072
Piutang Usaha
$29,314
Asuransi dibayar dimuka
$5,340
Perlengkapan pengiriman
$14,700
Perlengkapan kantor
$2,460
Tanah
$15,000
Bangunan
$196,000
KREDIT
Akumulasi Depresiasi Bangunan
$53,400
Truk
$103,800
Akumulasi Depresiasi Truk
$30,900
Peralatan Kantor
$15,900
Akumulasi Depresiasi Peralatan kantor
$10,800
Hutang usaha
$9,396
Pendapatan diterima dimuka
$8,340
Hutang Bank
$72,000
Modal Redo
$128,730
Prive Redo
$30,000
Pendapatan jasa
$312,270
Beban gaji sopir truk
$120,600
Beban gaji kantor
$44,400
Beban iklan
$31,050
Beban bunga
$7,200
JUMLAH
$625,836 $625,836
Berikut data yang tersedia pada akhir tahun 2014:
a) Asuransi yang kadaluarsa sebesar $3,060.
b) Persediaan akhir perlengkapan pengiriman sebesar $1,430.
c) Persediaan akhir perlengkapan kantor sebesar $186.
d) Depresiasi bangunan sebesar $14,400.
e) Depresiasi Truk sebesar $15,450.
f) Depresiasi peralatan kantor sebesar $2,700.
g) Sejumlah $5,630 dari pendapatan diterima dimuka telah berubah menjadi pendapatan.
h) Beban iklan dibayar pada 1 September 2011 dan untuk 5 bulan penayangan.
i) Gaji sopir truk yang belum terbayar sebesar $1,920.
j) Bunga yang belum terbayar sebesar $ 1,440.
Diminta:
1. Jurnal Penyesuaian
2. Laporan Keuangan
3. Jurnal Penutup
Soal 2
PT. Surya memiliki informasi keuangan per 5 Januari 2014 sebagai berikut :
Kas
Rp
100,000,000
Piutang
Rp
150,000,000
Persediaan Januari 2014
Rp
900,000,000
Depresiasi peralatan kantor
Rp
50,000,000
Gaji bagian penjualan
Rp
95,000,000
Ekuitas
Rp
1,200,000,000
Penjualan
Rp
1,500,000,000
Retur penjualan
Rp
200,000,000
Pembelian
Rp
.1,000,000,000
Potongan tunai pembelian
Rp
15,000,000
Biaya angkut pembelian
Rp
15,000,000
Akumulasi depresiasi peralatan kantor Rp
150,000,000
Peralatan kantor
Rp
600,000,000
Biaya pengiriman
Rp
15,000,000
Beban iklan
Gaji bagian administrasi
Beban kantor
Hutang dagang
Rp
Rp
Rp
Rp
5,000,000
80,000,000
10,000,000
200,000,000
Pada akhir 2014 data penyesuaian berikut disiapkan:
a. Persediaan Desember 2014 sebesar Rp. 600.000
b. Depresiasi aset tetap sebesar Rp. 50.000.000
c. Gaji bagian administrasi belum terbayar sebesar Rp. 40.000.000
d. Iklan yang telah ditayangkan sebesar Rp. 2.000.000.
Diminta :
a. Susunlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan
b. Susunlah Laporan Keuangan periode 31 Desember 2014
c. Susunlah Jurnal Penutup
UJIAN AKHIR SEMESTER
AKUNTANSI PENGANTAR
Saldo awal yang dimiliki PT. TSANI pada bulan Februari 2015 sebagai berikut:
 Kas
Rp 250.000.000,00
 Rekening Bank
Rp 700.000.000,00
 Tanah untuk kantor
Rp 500.000.000,00
 Gedung untuk kantor
Rp 800.000.000,00
 Inventaris dan peralatan pabrik
Rp 600.000.000,00
 Tanah untuk pabrik
Rp 900.000.000,00
 Gedung untuk pabrik
Rp 2.150.000.000,00
 Peralatan pabrik
Rp 875.000.000,00
 Mobil
Rp 400.000.000,00
 Truk
Rp 1.350.000.000,00
Selama Februari 2014 terjadi pembelian bahan baku sebesar Rp. 85.000.000,00 dibayar kas
sebesar Rp. 8.500.000,00 sisanya diberikan cek. Namun retur pembelian bahan baku sebesar
Rp. 15.000.000,00 dan bahan baku yang terpakai sebesar Rp. 55.000.000,00. Selain itu
perusahaan membeli bahan penolong A sebesar Rp. 2.110.000,00; bahan penolong B sebesar
Rp. 1.510.000,00; serta bahan penolong C sebesar Rp. 1.510.000,00 dan dibayar kas sebesar
Rp. 500.000,00 sisanya diberikan cek. Biaya upah tenaga kerja langsung sebesar
Rp. 400.000.000,00 dan biaya upah tenaga kerja tidak langsung sebesar Rp. 350.000.000,00.
BOP sesungguhnya sebesar Rp. 40.000.000,00. Penjualan secara kredit dan tunai selama
Februari 2014 masing-masing sebesar Rp. 14.000.000,00. Selain itu diterima pinjaman bank
sebesar Rp 3.000.000.000,00 dengan tingkat bunga 12 % pertahun. Rincian beban gaji per
bulan: Direktur Rp 100.000.000,00; manajer pemasaran, produksi, dan keuangan @ Rp
75.000.000,00; dan para staf (sebanyak 10 staf @ Rp 3.000.000,00) sebesar Rp 30.000.0000,00.
Sebanyak 40% beban gaji dialokasikan untuk bagian produksi dan sisanya merupakan beban
periodik.
Perusahaan pada Februari 2015 membayar biaya asuransi untuk seluruh aset milik perusahaan
sebesar Rp 36.000.000,00 untuk masa 3 tahun. Sedangkan biaya iklan di TV dibayar untuk 9 kali
penayangan @ Rp 10.000.000,00. Perusahaan juga membeli suplies kantor yang berupa alat
tulis kantor senilai Rp 20.000.000,00. Sebanyak 20 perangkat komputer dibeli @ Rp
7.000.000,00 dari UD. Vira, pembayaran dilakukan dengan angsuran 10 kali tanpa bunga.
Perusahaan menjual sisa potongan-potongan kain senilai Rp 2.500.000,00. Penjualan ini diakui
sebagai pendapatan lain-lain. Biaya provisi dan komisi bagian penjualan sebesar 2,5 % dari
total penjualan tunai dan penjualan kredit. Pada akhir Desember ada informasi bahwa iklan di
TV baru ditayangkan 2 kali. Sedangkan suplies kantor yang masih ada senilai Rp 5.000.000,00.
Beban yang masih terhutang adalah beban air, listrik dan telpon sebesar Rp 150.000.000,00
dimana alokasi untuk bagian produksi 60 % dan bagian penjualan dan penjualan 40 %.
Sedangkan depresiasi semua aset tetap sebesar 75 % untuk bagian produksi dan 25 % untuk
bagian administrasi dan penjualan.
Berdasarkan informasi yang ada susunlan proses akuntansi secara lengkap termasuk closing
entries dan reversal entries!
Download