BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Komunikasi Organisasi Redding

advertisement
13
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1
Komunikasi Organisasi
Redding dan Sanborn mengatakan bahwa komunikasi organisasi adalah
pengiriman dan penerimaan informasi dalam organisasi yang kompleks. Yang
termasuwak dalam bidang ini adalah komunikasi internal, hubungan manusia,
hubungan satuan pengelola, komunikasi downward (komunikasi dari atasan ke
bawahan), komunikasi upward (komunikasi dari bawahan keatasan), komunikasi
horizontal (komunikasi dari orang-orang yang sama tingkatannya), keterampilan
berorganisasi dan mengevaluasi program.
Sementara Katz dan Khan mengatakan bahwa komunikasi organisasi
merupakan arus informasi, pertukaran informasi, dan pemindahan arti dalam suatu
organisasi. Organisasi adalah suatu sistem terbuka yang menrima energi dari
lingkungannya dan mengubah energy itu menjadi produk atau servis ke lingkungan.
Meskipun bermacam-macam persepsi dari para ahli dari komunikasi organisasi,
tetapi dari semua pendapat ada beberapa hal umum yang dapat disimpulkan, yaitu:
1. Komunikasi organisasi terjadi dalam suatu sistem terbuka yang kompleks
yang dipengaruhi oleh lingkungannya sendiri.
13
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
2. Komunikasi organisasi meliputi pesan dan arusnya, tujuan, arah dan media.
3, Komunikasi organisasi juga meliputi orang dan sikapnya, perasaannya,
hubungan, dan keterampilannya (skill)1
2.1.2
Proses Komunikasi
Pada proses komunikasi di dalamnya melibatkan berbagai unsur yang saling
terkait satu sama lain. Jika diamati secara cermat, dalam setiap kegiatan komunikasi
ada beberapa unsur atau komponen komunikasi yang selalu menyertai berlangsungnya
suatu proses komunikasi. Komponen komponen itu adalah.
1.
Komunikator
(Communicator)Komunikator
adalah
seseorang
atau
sekelompok orang yang menyampaikan suatu pesan kepada orang lain dalam
kegiatan komunikasi. Komunikator dapat menyampaikan pesan secara lisan
dan tulisan, langsung dan tidak langsung, verbal dan non verbal.
2. Pesan (Message) Pesan adalah lambang-lambang yang bermakna
(meaningfull symbol), yaitu lambang- lambang yang membawa pemikiran
dan perasaan komunikator. Pesan yang disampaikan dalam proses
komunikasi pada umumnya dinyatakan dalam bentuk bahasa. Karena bahasa
merupakan lambang yang paling efektif dibandingkan dengan lambanglambang lainnya untuk menyampaikan pemikiran dan perasaan seseorang.
3. Komunikan (Communican) Komunikan adalah seseorang atau sekelompok
orang yang sedang menjadi sasaran komunikator dalam penyampaian pesan
1
Muhammad Arni, Komunikasi Organisasi, Bumi Aksara, Jakarta: 2008. Hal 65-67
14
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
dalam suatu proses komunikasi. Komunikan merupakan target audience
(pendengar sasaran) yang dapat terdiri dari suatu orang saja atau sekelompok
orang yang memiliki kesamaan dalam kepentingan atau perhatian terhadap
hal-hal tertentu atau dinamakan dengan publik.
4. Media (Channel) Media merupakan sarana atau alat yang digunakan oleh
komunikator ketika menyampaikan pesan kepada komunikan. Media pada
umumnya digunakan ketika komunikator ingin menyampaikan pesan kepada
komunikan yang berada di suatu tempat yang jauh.
5. Efek (effect) Efek adalah reaksi, respon atau tanggapan yang diberikan oleh
komunikan ketika komunikator menyampaikan pesan dalam proses
komunikasi. Efek dapat berbentuk verbal, non verbal,atau keduanya. Efek
dapat bersifat kognitif, afektif, dan konatif.2
2.1.3
Fungsi Komunikasi
Menurut A.W.Wijadja dalam buku “Komunikasi dan Hubungan Masnyarakat”,
fungsi komunikasi sebagai berikut:
Umar Farouk Zhudi. Komunikasi Bisnis pemahaman secara mudah. Yogyakarta: PT Wahana
Totalita, 2011, hal.21-25
2
15
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
1. Informasi: Pengumpulan, penyimpanan, pemprosesan, penyebaran berita,
data, gamar, fakta, pesan, opini, serta komentar yang dibutuhkan agar dapat
dimengerti dan beraksi dengan jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain
agar dapat mengambil keputusan yang tepat.
2. Stimulasi: Menyediakan sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan
orang untuk bersikap dan bertindak sebagai anngota masyarakat yang
efektif.
3. Motifasi: Menjelaskan tujuan sikap masyarakat, baik jangka pendek maupun
jangka panjang mendorong untuk menentukan pilihan dan keinginannya
serta mendorong kegiatan individu.
4. Diskusi: Menyediakan dan saling menukar pikiran diperlukan untuk
memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat
mengenai masalah public.
2.1.4
Tujuan Komunikasi
Tujuan Komunikasi adalah untuk membangun/ menciptakan pemahaman atau
pengertian bersama. Adapun tujuan komunikasi sebagai berikut:
1. Mengubah sikap (to change the attitude)
2. Mengubah opini/pendapat / pandangan (to change the opinion)
3. Mengubah perilaku (to change behavior)
4. Mengubah masyarakat (to change the society)
2.2
Humas Pemerintahan
16
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
Dasar pemikiran humas dalam pemerintahan berlandaskan pada dua faktor
dasar.Pertama, masyarakat mempunyai hak untuk mengetahui karena itu para pejabat
pemerintah mempunyai tanggung jawab guna memberi penjelasan pada masyarakat.
Kedua, ada kebutuhan bagi para pejabat untuk menerima masukan dari
masyarakat tentang persoalan baru dan tekanan sosial, untuk memperoleh dukungan
atau partisipasi masyarakat.3
2.2.1
Pengertian Humas Pemerintahan
Humas pemerintah merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah suatu
negara untuk menanamkan dan memperoleh pengertian, niat baik, kepercayan,
penghargaan diri, dan kepada masyarakat luas yang berada di dalam wilayah
pemerintahannya. Dalam hal ini, Humas merupakan suatu usaha untuk mewujudkan
hubungan yang harmonis antara pemerintah dengan publiknya, usaha untuk
menanamkan atau memberikan kesan yang menyenangkan sehingga akan timbul opini
publik yang mengutungkan bagi keberlangsungan hidup suatu negara.4
Rosady Ruslan (2007: 341) menyebutkan perbedaan pokok antara fungsi dan
tugas Humas di ininstansi pemerintah dan non pemerintah adalah tidak adanya unsur
komersial walaupun Humas Pemerintah juga melakukan kegiatan publikasi, promosi,
Frazier Moore. HUMAS Membangun Citra Dengan Komunikasi. Bandung: PT. Remaja
Rosadakarya. 2004. Hal 489
4
Frazier Moore. HUMAS Membangun Citra Dengan Komunikasi. Bandung: PT. Remaja
Rosadakarya. 2004. Hal 490
3
17
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
dan periklanan. Humas Pemerintah lebih menekankan pada public services atau
pelayanan umum.
Ima Hardiman (2007: 20) menyebutkan bahwa citra yang melekat di banyak
instansi pemerintah adalah sistem birokrasi dan etos kerja aparatnya diniliai lamban
dan bertele-tele.Budaya ewuh pakewuh dan sungkan adalah contoh hal yang
membatasi ruang gerak petugas humas di di instansi pemerintah, dimana lebih
menunggu perintah atasan dengan alasan menghormati posisi structural.Sehingga
informasi yang harus disampaikan segera terpaksa menunggu terlebih dahulu.Dimana
profesi Public Relations di pemerintah memiliki prioritas kerja adalah untuk
menyosialisasikan informasi dan pelayanan masyarakat. Jika informasi lambat akan
menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat kepada instansi pelayanan publik.
2.2.2
Pentingnya Humas Pemerintah
Keberadaan unit kehumasan di suatu lembaga atau instansi milik pemerinthah
merupakan
keharusan
secara
fungsional
dan
operasional
dalam
upaya
menyebarluaskan atau untuk mempublikasikan tentang suatu kegiatan atau aktivitas
instansi yang bersangkutan yang ditunjukan baik untuk hubungan masyarakat kedalam
maupun masyarakat luar pada umumnya.
Perbedaan antara fungsi dan tugas humas yang terdapat di instalasi pemerintah
dengan non pemerintah yaitu tidak ada suatu yang diperjual belikan (aspek komersil),
meskipun humas pemerintah juga melakukan hal yang sama dalam kegiatan publikasi,
18
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
promosi dan periklanan, tetapi Humas pemerintah lebih menekankan pada public
services atau demi meningkatkan pelayanan umumnya.5
Melalui proses humas, seorang praktisi humas dapat mengumpulkan dan
mencari opini masyarakat akan suatu isu, untuk kemudian dirumuskan menjadi satu
bahan pertimbangan bagi pemerintah. Seorang humas dapat menunjukkan atau
menjelaskan kesulitan-kesulitan yang mungkin timbul dan memberikan saran untuk
mengatasi kesulitan tersebut.
Selain itu, kedudukan humas dalam pemerintahan pun saat ini masih belum
jelas.Ada instansi yang sudah menempatkan fungsi humas dalam bagian atau ada pula
yang sudah menjadi biro tersebut sehingga hal inilah yang sangat menyulitkan tugas
humas dalam melakukan fungsi komunikasinya.
2.2.3
Fungsi Humas Pemerintah
Praktisi humas pada organisasi pemerintah memiliki fungsi sebagai berikut:6
1. Membantu menjelaskan kegiatan yang dilakukan organisasi bersangkutan
kepada masyarakat.
2. Menerima umpan balik
yang diberikan
masyarakat
dan kemudian
menyampaikannya kepada pimpinan organisasi.
Franzier Moore,HUMAS Membangun Citra dengan Komunikasi. Bandung: PT.Remaja Rosadakarya.
2004
6
Morrisan, Pengantar Public Relations Strategi Menjadi Humas Profesional. Jakarta: Ramdina
Prakarsa. 2006 hal.80
5
19
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
3. Memberikan informasi yang dibutuhkan mengenai organisasi kepada
masyarakat.
2.2.4
Peran Humas Pemerintahan
Peran humas di permerintahan dibagi menjadi empat bagian, yaitu7
1.
Manajemen Berita
a. Mengkreasikan dan mendistribusikan pesan untuk membangun
publisitas yang menguntungkan.
b. Membangun dan memelihara kontrak dengan wartawan.
2.
Hubungan Komunitas
a. Memelihara hubungan yang baik dengan pemerintah dan kelompok
komunitas
b. Menggunakan bantuan dan sponsor korporat.
3.
Manajemen Krisis
a. Memberikan citra klien di mata publik karena kemelut internal,
kesalahan kebijakan atau kecelakaan yang tak disengaja.
b. Memberi pedoman bagi koorporat dalam merespons pada keadaan
mendesak.
c. Memulihkan citra di mata publik yang menyertai suatu skandal.
Kadar Nurjaman dan Khaerul Umam, Komunikasi & Public Relations. Bandung: Pustaka Setia. 2012
hal 145-146
7
20
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
4.
Lobi
a. Memonitor aktivitas pemerintah.
b. Memelihara hubungan dengan legislator.
c. Menyebarkan informasi kepada legislator untuk mendukung
hukum atau kebijakan yang menguntungkan klien.
d. Mempengaruhi voting legislator melalui hubungan atau control
pribadi
Secara sederhana, komunikasi adalah proses penyampaian pengertian antar
individu. Komunikasi PR merupakan suatu proses yang mencakup suatu pertukaran
fakta, pandangan dan gagasan diantara suatu bisnis atau organisasi tanpa laba dengan
publik-publiknya untuk mencapai saling pengertian. 8
Dilihat dari tiga pengertian komunikasi diatas dapat disimpulkan bahwa
komunikasi itu merupakan proses pertukaran informasi dapat melalui berbagai macam
cara seperti simbol dan diharapkan adanya pendapat dan tingkah laku yang sama
terhadap maksud dari pesan atau informasi yang disampaikan. Dengan Bahasa yang
lebih sederhana, proses komunikasi tersebut bertujuan (feedback) untuk mencapai
saling pengertian (mutual understanding) antara kedua belah pihak.
Hal yang teramat penting bagi seorang Public Relations Officer adalah harus
mahir dalam berkomunikasi agar tujuan bisa dicapai secara efisien dan efektif
Moore, Frazier, Membangun Citra dengan Komunikasi, PT. Remaja Rosadakarya, Bandung, 2005,
hal.86
8
21
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
komunikasinya dengan sasaran khalayak dapat menjamin opini public dengan baik.
“Ujar Newton N. Siegried, 1981.9
Public relations (PR) senantiasa berkenan dengan kegiatan-kegiatan penciptaan
pemahaman melalui pengetahuan dan melalui kegiatan-kegiatan.
Tersebut yang diharapkan akan muncul suatu dampak yakni berupa perubahan yang
positif, dengan demikian kunci sukses PR adalah melalui komunikasi. Artinya,
keberhasilan PR untuk mencapai tujuannya bergantung kepada sejauh mana PR itu
dapat menjalin hubungan dengan masyarakatnya, baik khalayak internal maupun
eksternal. Gerald A. Miller dalam karyanya, berjudul “On Difining Communication:
Another Stab”, yang dimuat dalam Journal of communication menyatakan sebagai
berikut:
“In the main, communication has as its central interest those berhavioral situations in
which a source transmits a message to a receiver(s) with conscious intent to affect the
late’s behavior.”
(Pada pokoknya, komunikasi mengandung situasi keperilakuan sebagai minat sentral,
di mana seseorang sebagai sumber menyampaikan suatu kesan kepada seseorang atau
sejumlah penerima yang secara sadar bertujuan mempengaruhi perilakunya.10
Ibid hal.68
Onong Uchjana Effendy, Hubungan Masyarakat, PT.Remaja Rosadakarya, Bandung, Cetakan
keenam,2002,hal.49
9
10
22
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
2.3
Media Humas
Media humas dalam ilmu komunikasi adalah sarana penghubung yang
dipergunakan oleh seorang Humas (mewakili organisasi) dengan publiknya, yaitu
internal maupun eksternal untuk membantu pencapaian tujuan. Media internal dalam
suatu organisasi atau perusahaan dapat membentuk majalah, tabloid,buletin,news
letter, website perusahaan, internet perusahaan,company profile, financial report.Dan
masih banyak lagi jenis lainnya, media cetak maupun media elektronik. Seperti halnya
yang dilakukan Humas Pemprov Tangerang Kota dengan menggunakan media internal
yaitu internet,website,majalah dan tabloid.11
2.4
Internet
Internet hampir menjadi seperti dengan konsep informasi yang super high way.
Internal adalah suatu jaringan dari beberapa jaringan yang menghubungkan komputer
secara luas sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran pesan dengan salah suatu
komputer lainnya dan berbagai akses terhadap files dari komputer data.
Firsan Nova, Crisis Public Relations, Bagaimana PR mengenai Krisis Perusahaan, Grasindo 2009
hal: 205
11
23
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
Internet itu sendiri berasal dari kata Interconnection Networking yang berarti
hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan
menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, satelit dan lain sebagainya.12Internet
pertama kali muncul sekitar tahun 1960 dan mulai digunakan sekitar tahun 1990.
-Kelebihan-kelebihan internet dapat dirasakan langsungoleh pengguna, karena
internet dilengkapi berbagai sarana pertukaran informasi, seperti.
1. E-mail, merupakan aplikasi paling banyak dan luas penggunanya dan merupakan
fasilitas yang dikembangkan paling awal di internet. Dengan e-mail kita dapat
menyusun, mengirim, membaca dan membahas, serta mengelola pesan elektronik
dengan cepat dan tepat.
2. World Wide Web (WWW), anjungan multimedia pertama. saat ini merupakan fasilitas
paling popular karena menawarkan alamat-alamat lain di internet secara langsung
melalui link-link yang telah disediakan. Web dapat dikunjungi oleh siapa saja dengan
program browser dan dengan menyambungkan komputer ke internet.
3. Use net (news group), adalah kelompok diskusi dalam use net yangmembahas suatu
topik masalah tertentu, pada news group terdapat pembaca artikel, menulis, membahas
dan meneruskan serta mengirim.
4. Mailing list , merupakan perluasan pengguna e-mail, dengan fasilitas ini pengakses
yang telah memiliki alamat e-mail bisa bergabung dalam suatu kelompok diskusi dan
melalui milis bisa dilakukan diskusi untuk memecahkan masalah secara bersama-sama
dengan saling memberikan saran pemecahan.
Shelly, Garry B, Thomas J. Cashman, Misty E, Vermaat. Discovering Computers Consepts For a
Digital Word. USA: Corurse Technology, 2002. Hal 116
12
24
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
5. Hyperlink spot-spot pada halaman web yang dapat diklik oleh pengguna untuk
berpindah ke spot lainnya, baik dalam dokumen yang sama, dalam website yang sama
maupun dalam website yang sama maupun dalam situs lain pada internet.
6. Multimedia, sebuah sistem komunikasi yang menawarkan perpaduan teks, grafik,
suara, video dan animasi. Akhir-akhir ini WWW telah menyampaikan streaming
multimedia atau audio dan video yang tersedia melalui website.13
Internet merubah banyak hal untuk memperkenalkan e-mail, pencarian on line, dan
akses yang hampir tak terbatas kepada sistem distribusi yang instant dan kuat. Akses
membuat “self-publishing” menjadi kenyataan, membuat berkurangnya control
terhadap sistem informasi public oleh media tradisional, memperbanyak keragaman
dari sudut pandang, meningkatkan perhatian terhadap transpormasi organisasi, dan
mempermudah komunikasi dengan Stakeholder yang sesuai sasaran.14
2.5
Website
Lebih dalam lagi Williams dan Sawyer menjelaskan bahwa sebuah situs terdiri
dari beberapa halaman web adalah dokumen pada world wide web yang biasa berisi
teks, suara, dan video. Website dapat di akses apabila telah di berikan nama domain
maupun subdomain dan ditempatkan di dalam world wide web (WWW) di internet.
Nama domain adalah alamat unik yang terdapat di internet yang berfungsi sebagai
alamat untuk mengidentifikasi sebuah website di internet.Nama domain ini sendiri
Wilcox, Dennis L, Philip H. Alut, Warren K, Agee, Glen T. Cameron. Public Relations Strategies
and Tactict, Ny: Addision Wesley Educational Publisher,2000.Hal 453
14
Scott M.Cutlip,Allen H. Center,Glen M.broom. Effective Public Relations edisi kesembilan. Jakarta:
Kencana Media Group, 2009. Hal 133
13
25
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
nantinya harus didaftarkan ke dalam hosting yang berfungsi sebagai server atau tempat
penyimpanan untuk website sehingga bisa di tampilkan di internet15.
Dalam pengelolaan website faktor manusia adalah yang paling menentukan.
Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk
mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya
manusia adalah mahluk kerja. Oleh karena itu pengelolaan timbul karena adanya
orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan.Berikut pengertian pengelolaan
internet menurut beberapa ahli
1. Mary Parker Foilet
Pengelolan sebagai seni menyelesaikan pekerjaan, mengatur dan lebih
mengarah pada tujuan organisasi
2. Ricky W. Griffin
Pengelolaan sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian,
pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran
(goals) secara efektif dan efisien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai
sesuai dengan perencanaan sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada
dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
3. Koontz and Donnel
Pengelolaan adalah terlaksananya pekerjaan sesuai dengan tujuan organisasi
Brian K. Willian, Stacy C. Using Information Technology, Pengenalan Praktis Dunia Komputer dan
Komunikasi Edisi ke tujuh.Yogyakarta: Andi, 2007. Hal 68
15
26
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
4. Millet
Pengelolaan adalah proses memimpin dan melancarkan pekerjaan yang
terorganisir secara formal sebagai proses untuk memperoleh tujuan yang
diinginkan.16
Dapat disimpulkan dari pengertian pengelolaan adalah suatu proses dan
kegiatan yang dilakukan oleh seorang untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka
mencapai tujuan tertentu.
2.6
E-PR
E-PR adalah aktivitas Public Relations yang menggunakan internet.Apakah
sesungguhnya istilah tersebut.
1.
E adalah Electronic (elektronik)
Huruf E dalam E-PR sama artinya dengan e sebelum mail dan commerece
yang merujuk pada medium elektronik dunia internet. Mengingat popularitas
dan multi fungsi media internet, media ini di manfaatkan pula oleh para pelaku
Public Relations untuk membangun merek dan memelihara kepercayaan.
2.
P adalah Public
Public
disini
mengacu
bukan
hanya
pada
public,
namun
pasar
konsumen.Media internet bisa memudahkan kita untuk menjangkau mereka
dengan lebih cepat atau sebaliknya.Terutama sekali ketika pokok pembicaraan
Rahmad Hakim S. Nanang Indra P. Pelatihan pengelolaan Website. Jakarta Elex Media Komputindo
2009. Hal.19
16
27
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
seputar dunia internet yang mengakomodasi berbagai pasar dan komunitas
mikro.
3.
R adalah Relations
Relations membangun hubungan antara bisnis dengan audience merupakan
kunci keberhasilan dalam dunia internet.Melalui media internet hubungan
yang bersifatnya one-to-one dapat dibangun dalam waktu yang cepat karena
sifat internet yang interaktif.Oleh karena itu internet merupakan sarana
pembangunan hubungan yang sangat kuat dalam dunia bisnis.17
Dalam novel Neuromancer, William Gibson mendefinisikan Cyber adalah
“Sebagai dunia lain yang terdiri dari banyak informasi dari perusahaan,
pemerintahan dan individual. Seseorang mengakses informasi ini dengan alat
elektronik yang dilengkapi dengan elektrode.18
Berbicara mengenai cyber berarti aktivitas tersebut dilakukan melalui
internet.Aktivitas Humas melalui dunia internet menjadi hal yang praktis apabila
dibandingkan dengan kegiatan humas konvensional dan dibutuhkan biaya yang relatif
kecil dengan aktivitas humas konvensional.Keunggulan dari cyber PR adalah:.
1. Komunikasi terjadi bersifat konstan
Internet bagaikan satpam atau sekretaris yang tidak pernah tidur selama 24 jam
dan 7 hari dengan potensi target public seluruh dunia.
Suryadi,Strategi Mengelola Public Relations Organisasi, Jakarta: Edsa Mahkota, 2007
Wener J., SverninTamkard,James W. Teori Komunikasi: sejarah,metode, dan terapan di dalam
media massa, edisi Kelima.Jakarta: Kencana 2011. Hal 446
17
18
28
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
2. Respon yang cepat
Internet memungkinkan untuk dapat merespon secara cepat dan serta merta
semua permasalahan dan pertanyaan dari pada prospek dan pelanggaran.
3. Pasar Global
Internet telah menutup jaringan pemisah geografis (kecuali psikologis) setelah
anda bergabung dengan dunia online.Anda dapat langsung berkomunikasi
dengan mitra bisnis disegala penjuru dengan biaya yang sangat minim.
4.
Interaktif
Dengan adanya internet para praktisi Humas memperoleh umpan balik dari
pelanggan atau pengunjung website perusahaan.Dengan demikian anda bisa
mengetahui mereka tanpa perlu menebak-nebak.
5. Komunikasi Dua Arah
Komunikasi antara organisasi anda dengan publik merupakan tujuan utama
aktivitasE-PR karena aktivitas ini akan membantu anda dalam membangun
hubungan yang kuat dan bermanfaat yang tidak dapat di lakukan oleh media
offline.
6. Biaya Hemat
Humas dalam dunia fisik di anggap lebih dapat mempengaruhi tanggapan dan
respon pasar.Pengeluaranya pun lebih di bandingkan pengeluaran iklan E-PR
dapat membuat organisasi dapat lebih hemat mengingat E-PR tidak
membutuhkan stationery atau biaya cetak. Semakin meruahnya internet akan
membuat biaya cyber PR menjadi terjangkau.19
19
Bob Julius Onggo. Cyber Public Relations. Jakarta:Elex Media Komputindo, 2004. Hal 5
29
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
a.
30
http://digilib.mercubuana.ac.id/z
Download