584 pengaruh indikator makroekonomi: infasi dan nilai tukar rupiah

advertisement
PENGARUH INDIKATOR MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH
ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-20131]
Rio Budi Dwitama
Program Studi Ekonomi Islam-Fakultas Ekonomi dan Bisnis-Universitas Airlangga
Email: [email protected]
Tika Widiastuti
Departemen Ekonomi Syariah-Fakultas Ekonomi dan Bisnis-Universitas Airlangga
Email: [email protected]
ABSTRACT:
The The purpose of this study was to know the effect of rupiah exchange rate and inflation
on the amount of zakah in amil zakah foundation dompet dhuafa period 1997-2013. The
approach research that is used is quantitative with multiple linear regression analysis
technique. The dependent variable used is the amount of zakah, while the independent
variables, rupiah exchange rate and inflation. Determination of the number of samples using
non probability sampling with saturated sample method, that all of the population used as
sample. Data that being used was secondary data. T test result stated that rupiah exchange
rate and inflation has an effect not significant on the amount of zakah. F test result state that
simultaneously the rupiah exchange rate and inflation has an effect not significant on the
amount of zakah in Amil Zakah Foundation Dompet Dhuafa period 1997-2013.
Keywords : Exchange Rate, Inflation, Amount of Zakah
I. PENDAHULUAN
Salah
dialami
satu
oleh
dahulu
permasalahan
Negara
adalah
Indonesia
tingginya
yang
saat itu harga barang banyak yang naik
sejak
tak
angka
terkendali
dan
biaya
semakintinggi. Berdasarkan
data
hidup
Bank
kemiskinanSejak tahun 1990 hingga saat
Indonesia, pada bulan
ini
sangat
tukar rupiah terhadap dollar melemah
dipengaruhi oleh kondisi perekonomian,
menjadi Rp 16.650/1 USD dengan inflasi
salah satunya adalah krisis ekonomi. Krisis
mencapai
45,4%
Ekonomi yang terjadi pada tahun 1998,
Indonesia).
Kondisi
diawali dengan terjadinya krisis moneter
persentase penduduk miskin bertambah.
yang mempunyai dampak menurunnya
Laju Inflasi yang mencapai 45,4% jelas
kepercayaan
akan
permasalahan
kemiskinan
internasional
terhadap
Indonesia.
adalah
(Sumber:
ini
menurunkan
masyarakat,
Dampak lain dari terjadinya krisis 1998
Juni 1998 nilai
Bank
menyebabkan
kualitas
dimana
hidup
pengeluaran
terbesar mereka hanya digunakan untuk
melemahnya nilai tukar rupiah
kebutuhan konsumsi.Hal ini menunjukkan
terhadap dollar serta terjadinya inflasi
melonjaknya
yang tinggi. Hal ini menyebabkan semakin
disebabkan oleh inflasi akan membuat
melemahnya daya beli masyarakat karna
masyarakat jatuh miskin (Powers,1985:4).
Saat
ini
perekonomian
Indonesia
harga
barang
yang
ancaman akan terjadinya kembali krisis
sedang menghadapi masalah adanya
moneter
1) Jurnal
pada
tahun
1998
yang
ini merupakan bagian dari skripsi dari Rio Budi Dwitama, NIM: 041211432008, yang diuji pada
tanggal 1 Februari 2016
584
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
mengakibatkan
meningkatnya
kemiskinan.
Data
menunjukkan
nilai
Bank
tukar
tahun 1998. Dompet Dhuafa, sebagai
Indonesia
rupiah
salah satu lembaga zakat yang telah
pada
memperoleh
penghargaan
Indonesia
bulan Januari 2011 hingga bulan Agustus
Middle-Class Brand Champion (IMBC) 2015
2015,
oleh
terus
terhadap
mengalami
mata
uang
depresiasi
SWA (Sumber:Republika)
Amerika
tidak terpengaruh terhadap krisis moneter
Serikat. Angka tertinggi berada di bulan
tahun 1998. Pada tahun 1998, perolehan
Agustus 2015 yang sudah menyentuh Rp
zakat Dompet Dhuafa justru mengalami
14.656.Data
peningkatan dari tahun sebelumnya.
Bank
dollar
majalah
Indonesia
juga
menunjukkan dari awal 2011 hingga tahun
2015,
tingkat
inflasi
kenaikan
dan
dapat
diprediksi,
terus
Berdasarkan latar belakang di atas,
mengalami
penurunan
yang
penelitian ini bermasud untuk melihat
tidak
apakah nilai tukar rupiah berpengaruh
inflasi
terhadap jumlah zakat di Lembaga Amil
menyentuh angka 7,18% pada bulan
Zakat Dompet Dhuafa periode 1997-2013?
Agustus 2015.
Apakah
dimana
Menurunnya kemampuan daya beli
masyarakat
tidak
hanya
inflasi
berpengaruh
terhadap
jumlah zakat di Lembaga Amil Zakat
berdampak
Dompet
Dhuafa
periode
1997-
pada menurunnya kualitas hidup dalam
2013?Apakahnilai tukar rupiah dan inflasi,
memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun
secara
juga berdampak pada kegiatan praktek
terhadap jumlah zakat di Lembaga Amil
keagamaan. Salah satu contoh praktek
Zakat Dompet Dhuafa periode 1997-2013?
keagamaan
yang
wajib
dan
dikenal
bersama-sama
Adapun
tujuan
dari
berpengaruh
penelitian
ini
masyarakat khususnya masyarakat muslim
adalah untuk melihat pengaruh nilai tukar
adalah kewajiban untuk membayar zakat,
rupiah terhadap jumlah zakat di Lembaga
dimana menurut Dahlan (2008:13) zakat
Amil Zakat Dompet Dhuafa periode 1997-
adalah
2013, untuk melihat pengaruh tingkat
bagian
persyaratan
dari
tertentu
harta
yang
dengan
SWT
inflasi terhadap jumlah zakat di Lembaga
mewajibakan kepada pemiliknya untuk
Amil Zakat Dompet Dhuafa periode 1997-
diserahkan
berhak
2013, untuk melihat pengaruh nilai tukar
persyaratan
rupiah dan inflasi terhadap jumlah zakat di
kepada
menerimanya
Allah
yang
dengan
tertentu pula.
Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa
Secara teori melemahnya nilai tukar
periode 1997-2013.
II. LANDASAN TEORI
rupiah dan meningkatnya inflasi akan
menyebabkan menurunnya jumlah zakat
yang
jumlah
terkumpul,
zakat
namun
yang
yang
terkumpul
Nilai tukar mata uang adalah harga
terjadi
di
satuan mata uang dalam mata uang lain
LAZ
(Samuelson dan Nordhaus, 2004:305).Hal
Dompet Dhuafa naik secara drastis pada
ini menyebabkan nilai tukar mengacu
585
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
pada harga relatif, dimana nilai tukar
seharusnya
ditentukan
oleh
Inflasi merupakan fenomena ekonomi
besarnya
yang menarik untuk dibahas terutama
permintaan dan penawaran.
Dalam
pasar
yang
pertukaran
mata
berkaitan
dengan
dampaknya
terhadap makroekonomi, pertumbuhan
uang asing yang menyediakan secara fisik
ekonomi,
dan struktur institusi dimana mata uang
Rosyidi
(2009:131)
suatu negara dipertukarkan dengan mata
adalah
gejala
uang asing, nilai tukar ditentukan, dan
berlangsung
transaksi pertukaran mata uang asing
Kenaikan harga yang berlangsung sekali
dilakukan
atau dua kali saja, lalu reda kembali,
dengan
sempurna.
Ada
beberapa macam teknik penetapan nilai
tukar
mata
moneter
uang
berdasarkan
internasional,
seperti
distribusi
pendapatan.
menjelaskan
kenaikan
secara
“inflasi
harga
yang
terus-menerus.
bukan inflasi namanya”
sistem
Studi tentang inflasi di Indonesia telah
yang
banyak
dijelaskan oleh Prakoso (2007:32) :
1.
dan
dilakukan.
Atmadja
(1999:60)
menjelaskan “sumber utama inflasi di
Fixed exchange rate system atau
nilai tukar stabil.
Floating exchange rate system
atau
sistem
nilai
tukar
mengambang, sesuai dengan
permintaan
dan
penawaran
terhadap mata uang tersebut.
Pegged exchange rate system
atau sistem nilai tukar mata uang
dilakukan dengan mengaitkan
nilai mata uang suatu negara
dengan nilai mata uang negara
lain atas sejumlah mata uang
tertentu
Indonesia adalah jumlah yang beredar
Saat ini, negara Indonesia menganut
panjang, inflasi mengganggu stabilitas
2.
3.
sistem
bebas
mengambang
dan defisit anggaran pemerintah”. Seperti
terjadinya kenaikan jumlah uang beredar
di Indonesia pada tahun 1970 hingga 1980
yang lebih disebabkan oleh pertumbuhan
kredit
likuiditas
dan
defisit
anggaran
belanja pemerintah.
Dampak inflasi bagi perekonomian
secara keseluruhan, seperti memburuknya
prospek pembangunan ekonomi jangka
(floating
ekonomi
dengan
merusak
rencana
exchange rate). Hal ini menyebabkan nilai
jangka panjang para pelaku ekonomi
tukar mata uang negara Indonesia akan
(Huda,2008:181).
berubah
dan
digunakan indikator makroekonomi inflasi
penawaran terhadap rupiah. Indikator
karna inflasi dapat menurunkan tingkat
nilai
dollar
pendapatan masyarakat terutama yang
digunakan, karna saat ini banyak bahan
mempunyai pendapatan tetap. Hal ini
baku produksi yang berasal dari impor
akan
seperti minyak, serta kebutuhan pokok
seseorang untuk membayar zakat, karena
lainnya seperti kedelai, daging sapi dan
pada
lain-lain.
mendahulukan kepentingan konsumsi.
tukar
sesuai
rupiah
permintaan
terhadap
586
Pada
mempengaruhi
umumnya
penelitian
ini
kemampuan
masyarakat
akan
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
Inflasi
merupakan
permasalahan
pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan
ekonomi yang bisa terjadi bukan hanya di
pemerataan pendapatan. Perekonomian
sistem ekonomi Kapitalis, namun juga
Islam mendorong pertumbuhan ekonomi
ekonomi
terdapat
dan stabilitas dengan tidak menggunakan
perbedaan yang cukup signifikan antara
instrumen bunga atau ekspansi moneter
permasalahan inflasi yang ada dalam
melalui
ekonomi Islam dengan yang ada di
defisit anggaran, yang dilakukan oleh
dalam ekonomi Kapitalis.Salah satu faktor
pemerintah
yang
perputaran
Islam,hanya
menyebabkan
saja
perbedaan
itu
adalah dikarenakan mata uang yang
Salah
bimetalik
dan
dan
mempercepat
pembangunan
Zakat adalah salah satu dari lima tiang
dirham).
Rukun Islam. Zakat adalah sebuah ibadah
bimetalik adalah adanya nilai intrinsik
Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang
yang terkandung di dalamnya. Inflasi
Pengelolaan
yang
mata
sebagai harta yang wajib dikeluarkan oleh
dalam
seorang muslim maupun badan usaha
perekonomian Kapitalis tidak akan terjadi
untuk diberikan kepada yang berhak
dalam perekonomian Islam.
menerimanya sesuai dengan syariat Islam.
disebabkan
seperti
Inflasi
menjadi
melemahnya
yang
dalam
mata
uang
atau
seperti shalat dan puasa (Dahlan,2008:13).
dibagi
keunggulan
adalah
baru
uang
uang
satu
(dinar
uang
infrastruktur sektor rill.
digunakan dalam perekonomian Islam
adalah
pencetakan
terjadi
Zakat
mengartikan
zakat
perekonomian
islam
Pembayaran zakat oleh muzakki bukan
dua,
yang
merupakan bentuk pemihakan pada si
seperti
dijelaskan Huda (2008:190):
miskin, melainkan karna si kaya bukanlah
Al-Maqrizi membagi inflasi dalam dua,
yaitu inflasi akibat
berkurangnya
persediaan barang dan inflasi akibat
kesalahan manusia. Inflasi jenis pertama
inilah yang pernah terjadi pada zaman
Rasulullah dan khulafaur rasyidin, yaitu
karna kekeringan atau peperangan.
Inflasi akibat kesalahan manusia ini
disebabkan oleh tiga hal, yaitu korupsi
dan administrasi yang buruk, pajak yang
memberatkan, serta jumlah uang yang
berlebihan.
pemilik
mutlak
dari
kekayaannya
tersebut.Apabila dilihat dari filosofinya,
kewajiban zakat diterangkan oleh Ahmad
(2011:8) yang menerangkan :
dan
Segala pranata yang ada dalam suatu
masyarakat akan menjadi interaksi
secara fungsional, baik yang saling
menguntungkan
atau
merugikan.
Sepintar apapun seseorang, namun
hasil-hasil materil tidak terlepas dari
bantuan pihak lain, baik secara
langsung maupun tak langsung. Hal ini
menunjukkan bahwa dalam harta
orang-orang kaya terdapat hak orang
lain.
Al-Zuhayly
(2008:98)
menjelaskan
kebijakan moneter”. Tujuan dari kebijakan
syarat wajib zakat, yakni kefarduannya,
fiskal
adalah sebagai berikut :
Huda (2008:191) menjelaskan bahwa
“dalam mewujudkan masyarakat yang
sejahtera,
pemerintah
menggunakan
kebijakan
dalam
Islam
Islam
fiskal
adalah
untuk
menciptakan stabilitas ekonomi, tingkat
587
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
1.
2.
3.
Merdeka, dimana zakat tidak wajib
7.
atas hamba sahaya karna hamba
setahun.
sahaya tidak mempunyai hak milik.
masa satu tahun menjadi syarat untuk
Islam, zakat tidak wajib atas orang
zakat emas, perak, perdagangan,
kafir karena zakat merupakan ibadah
dan binatang ternak. Hal tersebut
yang suci.
tidak
Baliqh dan berakal, dimana zakat
barang
wajib dikeluarkan dari harta anak
temuan,danharts (tanaman biji-bijian
kecil dan orang gila, namun yang
dan
mengeluarkan
minyak nabati).
adalah
walinya.
Mazhab Hanafi memandang Zakat
8.
6.
menjadi
tersebut
kecil dan orang gila, sebab keduanya
Al-Zuhayly
tidak
termasuk
orang
yang
dalam
wajib
ketentuan
syarat
tanaman
Harta
mazhab
Maliki,
untuk
tambang,
hutang
zakat
barang
yang
menghasilan
bukan
harta
(2008:126)
hasil
menjelaskan
bahwa zakat diwajibkan terhadap kelima
mengerjakan
jenis harta, yaitu:
1.
Nuqud
(emas,
perak,
dan
Harta yang dikeluarkan adalah harta
uang).Nisab zakat emas adalah 20
yang
yang
mitsqal atau satu dinar dan nisab
dizakati disyaratkan produktif, yakni
perak adalah 200 dirham, dengan
berkembang. Maksud berkembang
Kadar zakat yang wajib dikeluarkan
disini adalah harta tersebut disipakan
dari
untuk dikembangkan, baik melalui
seperempat puluh (2,5 %).
wajib
dizakati.Harta
perdagangan
5.
Menurut
tidak wajib diambil dari harta anak
ibadah.
4.
Kepemilikan harta telah mencapai
maupun
berupa
2.
emas
Barang
dan
perak
tambang
dan
adalah
barang
binatangg yang diternakkan.
temuan. Zakat yang wajib dikeluarkan
Harta yang dizakati telah mecapai
dari
nisab atau senilai dengannya.
seperempat
Harta
yang
dizakati
adalah
milik
barang
tambang
puluh.
Zakat
adalah
harta
barang tambang tidak mempunyai
penuh. Mazhab Hanafi berpendapat
syarat
bahwa harta milik adalah harta yang
melainkan ia wajib dizakati seketika,
dimiliki
seperti halnya tanaman.
secara
utuh
dan
berada
ditangan sendiri yang benar-benar
dimiliki.
memiliki
Seandainya
sesuatu
3.
seseorang
tapi
Harta
zakat
untuk
mencapai
hawl,
perdagangan.Perhitungan
perdagangan
disesuaikan
tidak
dengan harga barang ketika zakat
memegangnya, seperti harta mahar
dikeluarkan, bukan dengan harga
seseorang perempuan yang belum
saat pembelian. Zakat yang wajib
dimiliki olehnya, maka dia tidak wajib
dikeluarkan dari harta perdagangan
dizakati.
588
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
adalah
seperempat
puluh
harga
menyalurkannya adalah pada saat
barang dagangan.
4.
Tanaman dan buah buahan. Zakat
tanaman
dan
diwajibkan
5.
menerima, misalnya setiap bulan.
karena
2.
Zakat
Perusahaan,
dianalogikan
buah-buahan
kepada zakat perdagangan, karna
tanah
dipandang
yang
dari
aspek
legal
ditanami merupakan tanah yang bisa
ekonomi.
berkembang. Ada kewajiban yang
perusahaan adalah didasarkan pada
wajib dikeluarkan, baik sepersepuluh
neraca
maupun kewajiban pajak. Nisab zakat
mengurangkan kewajiban lancar atas
tanaman dan buah buahan yaitu 5
aktiva lancar. Metode perhitungan ini
wasaq atau sekitar 653 kg.
biasa
Binatang
ternak.Zakat
Penghitungan
dan
(Balance
disebut
zakat
Sheet)
metode
dengan
syar’iyyah,
peternakan
dimana metode ini digunakan di
sama dengan zakat perdagangan.
Saudi Arabia dan beberapa negara
Dasar perhitungannya adalah jumlah
Islam lainnya sebagai penghitungan
yang dijual setalah dikurangi biaya
zakat perusahaan.
ditambah dengan stock di kalikan
3.
2,5%.
Zakat Surat Berharga, dimana salah
satu bentuk harta yang berkaitan
Hafidhuddin
(2002:91)
menjelaskan
dengan
perusahaan
bahkan
bahwa di era modern saat ini ada
berkaitan
beberapa hal yang dapat dizakati Objek
adalah
zakat tersebut, meskipun tidak secara
ditentukan pada akhir tahun, dimana
langsung
Qur’an
tidak
dan
ditemukan
Hadist,
akan
Al-
biasanya pada saat Rapat Umum
tetapi
kini
Pemegang
lain:
kerugian
termasuk
membeli
kg
85
gram
emas
Tahun
2,5%.
Zakat
zakat
ketentuan
profesi
haul.
tidak
Ketentuan
Zakat
dagang
dan
murni
menjual
yang
barang-
atau
adalah
badan
seorang
usaha
yang
berkewajiban menunaikan zakat. Seluruh
ahli fiqih sepakat bahwa setiap muslim,
profesi
merdeka,
dianalogikan pada zakat pertanian,
maka
perusahaan.
2011, muzakki
muslim
maka
diqiyaskan dengan zakat emas yang
besarnya
maupun
Menurut Undang-Undang Nomor 23
beras
diqiyaskan dengan zakat pertanian,
nishabnya
dari
dan
barang.
yang diterima berupa uang yang
653
(RUPS)
keuntungan
perusahaan
zakat yang telah ada ialah jika harta
senilai
Saham
perusahaan hanya diwajibkan pada
dalam
katagori zakat mal. Karakteristik harta
nisabnya
perusahaan
dalam
diketahui
Profesi,
kepemilikannya
saham.Zakat
menjadi objek zakat yang penting,antara
1. Zakat
dengan
dan
baligh
dan
berakal
wajib
menunaikan zakat. Orang kafir baik pada
ada
masa
waktu
589
kekafirannya
atau
sesudahnya,
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
tidak diwajibkan menunaikan zakat seperti
dengan memadukan unsur pemerintah,
halnya mereka tidak dikenai kewajiban
swasta,
untuk shalat.
masyarakatmenurut Arif (2012:50), yaitu:
1.
Seorang muzakki harus taat kepada
amil
zakat.
Muzakki
menyembunyikan
dilarang
harta
yang
zakat
yang
harus
melalui
amil,
akan
kewajibannya dan fakir miskin lebih
dalam
menunaikan
terjamin haknya.
2.
dikeluarkan
salah
Para pembayar zakat akan lebih
disiplin
Perasaan fakir miskin terjaga, tidak
merasa seperti peminta-minta.
(Muhammad,2012:44). Bila dana zakat
disalurkan
kelompok
untuk
dihitung untuk mengetahui berapa besar
jumlah
dan
3.
satu
Distribusi dana zakat akan menjadi
keringanan yang didapat muzakki adalah
lebih tertib, teratur, dan berdaya
bila meyalurkan zakatnya melalui amil
guna
zakat
potensi ekonomi kaum fakir miskin.
resmi,
maka
gugur
kewajiban
4.
kepada Allah SWT. Adapun kekhawatiran
dalam
Peruntukan
mengembangkan
dana
zakat
bagi
apakah zakat sampai pada penerimanya
kepentingan umum dapat disalurkan
atau tidak, menjadi tanggung jawab amil,
dengan
dan bukan muzakki
pemerintah lebih mengetahui sasaran
LAZ
merupakan
cenderung
lembaga
organisasi
bersifat
amil
adalah
mengisi
artinya
institusi
kemaslahatan
ekonomi
pihak
perbendaharaan
negara
(daerah).
yang
Berdasarkan landasan teori di atas,
fungsinya untuk menyalurkan zakatnya
guna
karena
pemanfaatannya; Zakat dapat pula
yang
nirlaba,
baik,
maka
umat
hipotesis
dalam
terdapat
penelitian
hubungan
ini
(Jaelani,2008:27). Kegiatan Lembaga Amil
adalah
Zakat antara lain adalah mengumpulkan,
yang signifikan antara nilai tukar rupiah
mendistribusikan, dan mendayagunakan
terhadap jumlah zakat di Lembaga Amil
dana zakat dari masyarakat.
Zakat
Dompet
pengaruh
periode
1997-
Dalam melaksanakan kegiatannya,
2013.Terdapat hubungan pengaruh yang
LAZ bersifat otonom dan independen,
signifikan antara inflasi terhadap jumlah
namun
zakat di Lembaga Amil Zakat Dompet
tetap
berkoordinasi
dengan
pemerintah dan sesama LAZ lainnya,
periode
terutama yang berada di wilayah yang
pengaruh yang signifikan secara simultan
sama agar saling bekerja sama dalam
antara
penyaluran ZIS dalam upaya perbaikan
terhadap jumlah zakat di Lembaga Amil
ekonomi, pemerataan kesejahteraan dan
Zakat Dompet periode 1997-2013.
publik
tukar
rupiah
mengetahui
hubungan
dan
inflasi
perbandingan
antara variabel nilai tukar rupiah dan
Keuntungan jika zakat dikelola oleh
lembaga
nilai
Untuk
pemberdayaan umat.
sebuah
1997-2013.Terdapat
inflasi
professional
590
terhadap
kemampuan
muzakki
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
membayar zakat, maka perlu di modelkan
yang
terlebih
adalah jumlah zakat, nilai tukar, dan
dahulu
menggunakan
analisis
digunakan
dalam
penelitian
regresi linier berganda. Setelah dilakukan
inflasi.
analisis
Definisi Operasional Variabel
variabel
penelitian,
kemudian
dianjutkan dengan melakukan uji beda
dengan
menggunkan
Uji-F.
Untuk memberikan gambaran yang
Kemudian
jelas mengenai variabel yang digunakan
dilanjutkan dengan Uji-T untuk melihat
dalam
secara tersendiri variabel independent
tersebut
yang
berikut:
signifikan
penelitian.
kemudian
Dari
terhadap
hasil
akan
analisis
dibuat
ini
model
penelitian
dapat
ini,
maka
variabel
didefinisikan
sebagai
1. Tingkat Inflasi
tersebut,
kesimpulan
Inflasi
merupakan
umum
rupiah dan inflasi dalam mempengaruhi
menerus, dapat diukur menggunakan
kemampuan muzakki membayar zakat di
perubahan laju inflasi yang diperoleh
Lembaga
dari data laporan Bank Indonesia.
Zakat
(LAZ)
Dompet
Dhuafa periode 2011-2013.
Tingkat
terjadi
harga
tentang signifikansi perbedaan nilai tukar
Amil
yang
kenaikan
inflasi
secara
dinyatakan
satauan
persentasi.
bulanan
tahun
terus
dalam
Data
1997
–
inflasi
2013
ini
merupakan data rasio dan bersifat
time series. Data inflasi bulanan ini
nantinya akan diolah menjadi data
tahunan dari 1997 hingga 2013..
2. Nilai Tukar
Nilai
Gambar 1.
bisa
III. METODOLOGI PENELITIAN
ini
menggunakan
yaitu
pada
dilakukan
pengujian
yang
kurs
rupiah
dilihat
secara
harian
karena
Indonesia menganut sistem nilai tukar
pendekatan
penelitian
merupakan
terhadap dollar yang perubahannya
Model Analisis
Penelitian
tukar
dengan
bebas mengambang atau floating
kuantitatif,
exchange
menitikberatkan
hipotesis,
rate.
Data
harian
kurs
rupiah terhadap dolar yang berupa
mengukur
data time series ini nantinya akan
variabel yang sedang diteliti dan akan
diolah sehingga menunjukkan data
menghasilkan
dapat
tahunan. Data yang digunakan dalam
menggunakan
penelitian ini adalah data nilai tukar
kesimpulan
digeneralisasikan,
serta
yang
alat bantu statistik.
dari laporan Bank Indonesia selama 17
Untuk menjawab rumusan masalah
tahun, yaitu 1997 hingga 2013.
dan menguji hipotesis, maka variabel
3. Jumlah Zakat
591
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
Jumlah zakat merupakan besarnya
Dalam penelitian ini, teknik analisis yang
dana zakat yang terhimpun dari para
digunakan ialah teknik analisis regresi linier
muzakki
yang
berganda. Berikut langkah-langkah yang
dihitung dalam rupiah. Data jumlah
diambil untuk melakukan analisis dalam
zakat
penelitian ini, antara lain:
dalam
yang
satu
tahun
digunakan
dalam
penelitian ini berasal dari laporan
keuangan
Lembaga
Amil
1. Menghitung rata-rata, nilai maksimum,
Zakat
nilai
minimu,
varian,
dan
standar
Dompet Dhuafa pada tahun 1997
deviasi setiap variabel melalui analisis
hingga 2013.
statistik deskriptif.
2. Uji
Jenis dan Sumber Data
Dalam
penelitian
ini,
asumsi
klasik
normalitasuntuk
keseluruhan
model
meliputi
uji
menguji
apakah
regresi,
variabel
datanya adalah data sekunder yang
dalam
dapat diperoleh melaui media internet
penganggu
Data nilai tukar rupiah terhadap dollar
ditribusi normal, uji multikoliniearitas
diperoleh dari website Bank Indonesia
untuk melihat ada tidaknya hubungan
yang dapat diakses melalui www.bi.go.id.
linear antar variabel independen, uji
Untuk data jumlah zakat berasal dari
autokorelasiuntuk
laporan keuangan Lembaga Amil Zakat
terdapat masalah autokorelasi atau
(LAZ) Dompet Dhuafa yang dapat diakses
korelasi antara variabel pengamatan,
melalui www.dompetdhuafa.org.
dan
Populasi dan Sampel
melihat apakah dalam model regresi
uji
tersebut
Populasi dalam penelitian ini adalah
atau
residual
memiliki
melihat
apakah
heteroskedastisitas
terdapat
dari
satu
untuk
ketidaksamaan
nilai tukar rupiah dan inflasi yang tercatat
varian
pengamatan
di Bank Indonesia, serta jumlah zakat yang
pengamatan lainnya.
ke
3. Uji Statistik model meliputi koefisien
tercatat di Lembaga Amil Zakat Dompet
Dhuafa dalam kurun waktu penelitian
determinasi
(R2)untuk
mengukur
(1997-2013).
seberapa baik garis regresi sesuai
Pengambilan sampel diambil secara
dengan data, dan analisis regresi linier
subjektif oleh penulis berkaitan dengan
berganda merupakan model analisis
penelitian
untuk mengetahui pengaruh variabel
probabilitas
tanpa
mempertimbangkan
data
tersebut
independen kurs dan inflasi terhadap
(non
variabel dependen jumlah zakat.
probability). Metode pemilihan sampel
ini
4. Uji hipotesis dengan menggunakan uji-
adalah metode pemilihan sampel jenuh,
t untuk membuktikan apakah variabel
yaitu seluruhanggota populasi dijadikan
independen secara individu (parsial)
sebagai sampel.
mempengaruhi
Teknik Analisis Data
dan dilanjutkanUji-F digunakan untuk
yang
digunakan
dalam
penelitian
592
variabel
dependen,
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
mengevaluasi
variabel
pengaruh
independen
semua
Pemeriksaan asumsi pertama adalah
terhadap
uji normalitas untuk melihat apakah dalam
variabel dependen.
model regresi, variabel penganggu atau
IV. HASIL DANPEMBAHASAN
residual memiliki ditribusi normal. Hasil uji
Penelitian
menggunakan
seluruh
dilakukan
sampel
anggota
sebagai
sampel.
dengan
normalitas Kolmogorov-Smirnov. Hasilnya
dimana
menunjukkan nilai signifikansi 0,630 lebih
digunakan
besar dari 0,05 sehingga hipotesis nol
jenuh,
populasi
Perhitungan
dalam
diterima yang artinya eror berdistribusi
penelitian ini diukur berdasarkan data
normal.
bulanan nilai tukar rupiah terhadap dollar
Tabel 2.
Amerika Serikat dan tingkat inflasidari
Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov
tahun
1997-2013,
serta
data
tahunan
jumlah zakat di LAZ Dompet Dhuafa dari
tahun 1997-2013, sehingga setiap variabel
terdapat 17 data (N) yang diperoleh
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (diolah)
dalam penelitian ini.
Pemeriksaan asumsi kedua adalah uji
Analisis Statistik Deskriptif
multikolinieritas
Tabel 1.
untuk
melihat
ada
tidaknya hubungan linear antar variabel
Hasil Analisis Statistik Deskriptif
independen. Hasil yang diperoleh untuk
kurs sebesar 1,027 dan inflasi sebesar 1,027.
Nilai tolerance kurs sebesar 0,974 dan
inflasi sebesar 0,974. Hal ini menunjukkan
bahwa nilai tolerance tidak sama dengan
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (diolah)
nol, sehingga dapat dikatakan tidak ada
Berdasarkan tabel 1., dapat diketahui
multikolinearitas.
bahwa Secara keseluruhan rata-rata nilai
Tabel 3.
zakat adalah Rp 33.907.970.540,94 dengan
Uji Multikolinearitas (Tolerance dan VIF)
standar deviasi 35.985.239.369,078. Nilai
standar deviasi yang tinggi menunjukan
variasi data yang tinggi setiap tahunnya.
Jumlah
minimum
zakat
adalah
Rp
1.018.933.664 yaitu pada tahun 1997, serta
jumlah
maksimumnya
adalah
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (diolah)
Rp
124.333.855.941 yaitu terjadi pada tahun
Pemeriksaan asumsi ketiga adalah uji
2013.
autokorelasi, melihat apakah terdapat
Uji Asumsi Klasik
korelasi
593
antara
variabel
pengamatan.
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
Hasil
uji
autokorelasi
Durbin-Watson
determinasi (R2) adalah sebesar 0,296
mempunyai nilai 2,711 dimana nilai ini
atau
terletak lebih besar dari 4–DU = 2,61878
variabel
dan lebih kecil dari 4–DL = 2,86705
mampu menjelaskan variabel dependen
sehingga masuk ke dalam area tidak
jumlah zakat sebesar 29,6% dan sisanya
terdapat
70,4% dijelaskan oleh variabel lain yang
kesimpulan.
Hasil
uji
Durbin-
Watson (DW) test menunjukkan tidak ada
29,6%
artinya
bahwa
independen
kurs
variabel-
dan
inflasi
tidak dibahas pada penelitian ini.
kesimpulan.
Tabel 6.
Tabel 4.
Hasil Koefisien Determinasi (R2) dan
Uji Autokorelasi Durbin-Watson
Adjusted R2
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (diolah)
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (diolah)
Analisis
Pemeriksaan asumsi keempat adalah
regresi
linier
berganda
uji Heteroskedastisitas, melihat apakah
merupakan model analisis yang berfungsi
dalam model regresi tersebut terdapat
untuk
ketidaksamaan
satu
independen kurs dan inflasi terhadap
pengamatan ke pengamatan lainnya.
variabel dependen jumlah zakat. Berikut
Hasil pengujianWhite Test menunjukkan
hasil pengolahannya:
varian
dari
mengetahui
pengaruh
variabel
nilai Obs*R-squared 5,13 dengan nilai
Tabel 7.
signifikansi 0,3997 lebih besar dari 0,05
Analisis Regresi Linier Berganda
maka hipotesis nol diterima yang artinya
varians eror bersifat konstan atau tidak
terdapat heteroskedastisitas.
Tabel 5.
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (diolah)
Uji Heteroskedastisitas (White Test)
Berdasarkan nilai β pada tabel di
atas, maka persamaan untuk regresi linier
berganda:
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (diolah)
Konstanta sebesar -29466469422.450
Uji Statistik Model
menunjukkan bahwa ketika kurs dan inflasi
Koefisien Determinasi (R2) digunakan
garis
bernilai nol, maka jumlah zakat akan
regresi sesuai dengan data. Hasil regresi
memiliki nilai -29466469422.450. Nilai positif
pada tabel 4.6 menunjukkan nilai koefisien
pada
untuk
mengukur
seberapa
baik
594
kurs
menunjukkan
adanya
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
hubungan searah dengan jumlah zakat.
terhadap variabel dependen. Berikut Hasil
Ketika kurs naik sebesar satu satuan, maka
pengolahannya:
jumlah
zakat
8609576.358
akan
satuan.
naik
Saat
sebesar
inflasi
Tabel 9.
naik
Hasil Uji Hipotesis (Uji F)
sebesar satu satuan, maka jumlah zakat
akan
turun
sebesar
-1230563080.376
satuan.
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (diolah)
Uji Hipotesis
Hasil pengujian uji t untuk variabel kurs
Uji T digunakan untuk membuktikan
apakah
setiap
variabel
diperoleh
independen
hasil
bahwa
secara individu mempengaruhi variabel
berpengaruhtidak
dependen.
jumlah zakat di Lembaga Amil Zakat
Berikut
adalah
hasil
signifikan
kurs
terhadap
Dompet Dhuafa periode 1997-2013. Hal ini
pengolahannya:
dibuktikan dengan nilai t sebesar 1,828
dengan sigifikansi sebesar 0,89. Variabel
Tabel 8.
kurs
Hasil Uji Hipotesis (Uji T)
mempunyai
koefisien
8609576,358
dimana ketika semua variabel bernilai
tetap maka jumlah zakat akan naik satu
satuan sebesar 8609576,358.
Hasil
Kurs
mempunyai
ini
tidak
sejalan
dengan penelitian yang dilakukan oleh
Sumber: Hasil Penelitian, 2016 (diolah)
Variabel
penelitian
Ahmad (2011) yang menyatakan bahwa
t-hitung
indikator makroekonomi seperti nilai tukar
sebesar 1,828 dengan signifikansi sebesar
memiliki pengaruh terhadap jumlah zakat.
0,89. Sedangkan t-tabel 2,145 dengan nilai
Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan data
signifikansi
ini
pengamatan jumlah zakat pada tahun
tidak
1999-2000, dimana pada tahun 2000 nilai
signifikan terhadap jumlah zakat.Variabel
rupiah terhadap dollar melemah dari Rp
Inflasi mempunyai t-hitung sebesar -1,869
7.855 menjadi Rp 8.395 namun jumlah
dengan
0,83,
zakat yang terhimpun di Lembaga Amil
nilai
Zakat Dompet Dhuafa justru meningkat
ini
hingga 100% dari Rp 3.442.751.636 menjadi
sebesar
menunjukkan
kurs
0,05.
berpengaruh
signifikansi
sedangkan
t-tabel
signifikansi
sebesar
Hal
sebesar
-2,145dengan
0,05.
Hal
menunjukkan inflasi berpengaruh tidak
Rp 6.845.403.445 pada tahun 2000.
Meningkatnya
signifikan terhadap jumlah zakat.
nilai
tukar
dollar
Uji F digunakan untuk mengevaluasi
terhadap rupiah bukan hanya membawa
pengaruh semua variabel independen
dampak buruk, tetapi juga membawa
dampak baik. Meningkatnya nilai tukar
595
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
dollar
terhadap
rupiah,
akan
jika inflasi naik sebesar satu satuan, maka
meningkatkan pendapatan masyarakat
jumlah
yang
1230563080,376 dengan asumsi variabel
mempunyai
dollar,
seperti
naiknya
penghasilan
eksportir.
dollar
dalam
Bagi
mereka
terhadap
zakat
akan
turun
sebesar
-
lain tetap.
rupiah
Hasil
penelitian
ini
tidak
sejalan
merupakan berkah, karna penghasilan
dengan penelitian yang dilakukan oleh
yang diterima oleh mereka akan menjadi
Ahmad (2011) yang menyatakan bahwa
berlipat ganda dibanding sebelumnya.
indikator makroekonomi inflasi memiliki
Hal
pengaruh terhadap jumlah zakat. Hal ini
ini
akan
berdampak
kepada
meningkatnya jumlah zakat yang mereka
dapat
keluarkan
karna
pengamatan jumlah zakat pada tahun
terhadap
penghasilan
perhitungan
zakat
mereka
juga
dibuktikan
1997-1998
saat
berdasarkan
terjadi
krisis
data
moneter,
meningkat. Hal ini merupakan salah satu
dimana jumlah zakat yang terhimpun
penyebab
nilai
tidak
meningkat dari Rp 1.018.933.664 menjadi
mempunyai
hubungan
signifikan
Rp 1.977.504.526 meskipun saat itu terjadi
tukar
rupiah
yang
terhadap jumlah zakat.
Melemahnya
nilai
kenaikan tingkat inflasi dari 6,22% menjadi
tukar
rupiah
55,67% . Pada periode tahun 1997 hingga
terhadap dollar tidak lepas dari sistem nilai
2013
tukar
floating
cenderung stabil, walaupun pada tahun
exchange rate system) yang diterapkan
1998 terjadi inflasi yang tinggi. Hal ini yang
dalam perekonomian Indonesia. Sistem
menyebabkan pada tahun 1997 hingga
Ekonomi Islam memandang seharusnya
2013 tingkat inflasi tidak berpengaruh
sistem nilai tukar yang diterapkan adalah
signifikan terhadap jumlah zakat.
mengembang
(free
sistem niai tukar tetap, dimana kestabilan
mudah
tercapai
dengan
rata-rata
tingkat
inflasi
juga
Inflasi lebih cenderung berpengaruh
intervensi
terhadap jumlah penduduk yang berada
pemerintah untuk kesejahteraan umat.
di bawah garis kemiskinan. Hal ini sejalan
Variabel inflasi berdasarkan penelitian
dengan penelitian Fatma (2005:54) yang
memiliki t hitung sebesar -1,869 dengan
menunjukkan
bahwa
signifikansi sebesar 0,83. Sedangkan t-
penganguran
berpengaruh
tabel dengan nilai signifikansi 0,05 adalah
terhadap pendapatan dan pengeluaran
-1,740 sehingga nilainya t hitung < t-tabel
masyarakat
(-1,869 < -1,740) dan nilai signifikansi 0,83
permasalahan masyarakat modernyang
lebih besar dari 0,05. H0 ditolak, maka
timbul karna beberapa sebab, antara lain
dapat
konsumsi masyarakat secara berlebih.
disimpulkan
berpengaruhtidak
bahwa
signifikan
inflasi
terhadap
jumlah zakat. Koefisien regresi
miskin.
inflasi
Inflasi
dan
signifikan
merupakan
Semakin tinggi inflasi maka tingkat
varibel
kemiskinan akan semakin besar. Hal ini
inflasi adalah -1230563080,376 yang berarti
akan
596
berdampak
pada
semakin
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
meningkatnya
orang
yang
berhak
Dzulhijjah. Menurut penelitian Hamidiyah
menerima zakat dan menurunnya jumlah
(2004:83) biaya promosi ternyata secara
orang yang mampu mengeluarkan zakat
signifikan
karna bertambahnya jumlah orang yang
pengumpulan ZISWK, dimana hal ini sesuai
yang berada di bawah garis kemiskinan.
dengan teori pemasaran bahwa promosi
berpengaruh
terhadap
adalah satu cara untuk meningkatkan
Hasil penelitian menyatakan bahwa
penjulan.
nilai F hitung lebih kecil daripada F-Tabel
Penelitian
distribusi F (F-hitung 2,941 < F-Tabel 3,74).
Muslihati
(2014:93)
Hal ini menyebabkan H0 berdasarkan F-
menjelaskan bahwa faktor yang memiliki
hitung diterima. Tingkat signifikansi sebesar
pengaruh
besar
0,086
membayar
zakat
lebih
besar
dibanding
tingkat
terhadap
adalah
minat
religiusitas
signifikansi yang telah ditentukan sebesar
muzakki. Nilai atau sikap keberagaman
0,05 (signifikansi 0,086 > 0,05). Maka H0
yang sudah tertanam pada setiap muslim
berdasarkan tingkat signifikansi diterima.
untuk
Sehingga secara bersama-sama nilai tukar
diperintahkan oleh agama Islam salah
dan
simultan
satunya
dengan
terhadap
Seorang
muslim
inflasi
secara
berpengaruhtidak
signifikan
melakukan
apa
yang
sudah
membayar
yang
telah
zakat.
memiliki
religiusitas yang tinggi akan semakin besar
jumlah zakat.
pula minat untuk membayar zakat.
Hasil penelitian menyatakan bahwa
V. SIMPULAN
nilai F hitung lebih kecil daripada F-Tabel
Simpulan yang dapat diambil dari hasil
distribusi F (F-hitung 2,941 < F-Tabel 3,74).
Hal ini menyebabkan H0 berdasarkan F-
penelitian
hitung diterima. Tingkat signifikansi sebesar
makroekonomi nilai tukar rupiah dan inflasi
0,086
tingkat
terhadap jumlah zakat di Lembaga Amil
signifikansi yang telah ditentukan sebesar
Zakat Dompet Dhuafa adalah Nilai tukar
0,05 (signifikansi 0,086 > 0,05). Maka H0
rupiah
berdasarkan tingkat signifikansi diterima.
terhadap jumlah zakat di Lembaga Amil
Sehingga secara bersama-sama nilai tukar
Zakat Dompet Dhuafa periode 1997-2013.
dan
Inflasi
lebih
besar
inflasi
dibanding
secara
simultan
tidak
menjelaskan
mempengaruhi
signifikan
Nilai tukar rupiah dan inflasi berpengaruh
faktor
yang
tidak signifikan secara simultan terhadap
pengumpulan
Zakat,
jumlah zakat di Lembaga Amil Zakat
bahwa
Dompet
Dompet Dhuafa periode 1997-2013.
Saran yang direkomendasikan setelah
biaya promosi, jumlah jaringan, regulasi
moment
tidak
signifikan
Dhuafa
di
Infak, Sedekah, Wakaf dan Kurban yaitu
dan
berpengaruh
tidak
Zakat Dompet Dhuafa periode 1997-2013.
Penelitian Hamidiyah (2004:90) yang
dilakukan
berpengaruh
indikator
terhadap jumlah zakat di Lembaga Amil
berpengaruh terhadap jumlah zakat.
juga
pengaruh
bulan
Ramadan
melakukan penelitian pengaruh indikator
serta
597
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
makroekonomi nilai tukar rupiah dan inflasi
menambah
terhadap jumlah zakat di Lmebaga Amil
Zakat yang diteliti agar sampel yang
Zakat Dompet Dhuafa adalah sebagai
digunakan semakin bervariasi.
berikut:
terus
penyempurnaan
Undang
Pengelolaan
Indikator
Undang-
Zakat
di
pengelola
menjadi
pengawasan
pengelola
zakat
pelanggaran
dalam
untuk
atau
dilakukan
oleh
zakat,
untuk
kepercayaan
Ekonomi Islam, III, 1(6): 39-59.
Atmadja,Adwin S. 1999. Inflasi di Indonesia:
yang
Sumber-Sumber
pengelola
Penelitian
Selanjutnya,
Dahlan, Thamrin. 2008. Faktor-faktor yang
Mempengaruhi
karna
diterbitkan.
variabel independen nilai tukar dan
saja
terhadap
jumlah
dan
zakat
di
Zakat
sehingga
digunakan
untuk
satu
sedikit,
penelitian
yang
sehingga
saran
selanjutnya
untuk
Jakarta:
Universitas
Hafidhuddin, Didin. 2002. Zakat dalam
Perekonomian Modern. Jakarta: Gema
Amil
sampel
terhadap
Indonesia.
lembaga
Lembaga
Pengangguran
diterbitkan.
untuk
pengelola zakat. Penelitian ini hanya
menggunakan
Universitas
Kemiskinan di Indonesia. Tesis tidak
lain yang terkait dengan faktor yang
membayar
Jakarta:
Fatma, Fahma Sari. 2005. Pengaruh Inflasi
disarankan untuk menambah variabel
seseorang
Membayar
Indonesia.
zakat,
sehingga untuk penelitian selanjutnya
mempengaruhi
Muzzaki
Zakat di Badan Amil Zakat. Tesis tidak
pada penelitian ini hanya meneliti dua
inflasi
dan
Keuangan, I (5): 54-67.
kepada
lembaga pengelola zakat.
2. Bagi
Penyebab
Pengendaliannya. Jurnal Akuntansi dan
menumbuhkan
masyarakat
Jakarta:
Miskin Melalui Zakat Produktif. Jurnal
mengawasi
lembaga
diterbitkan.
Arif, Syafrudin. 2012. Redistribusi Hak Orang
lembaga
zakat
tidak
Rosdakarya.
penyimpangan
pengelolaan
Dompet
Berbagai Mazhab. Bandung: Remaja
pengurang
bagi
Zakat
Al-Zuhayly, Wahbah. 2008. Zakat: Kajian
pajak, serta adanya fungsi regulator
dan
Amil
Universitas Indonesia.
Pemerintah, zakat yang dibayar oleh
dapat
Lembaga
Tesis
zakat
yang dibentuk dan dikukuhkan oleh
muzakki
Terhadap
Dhuafa Republika Tahun 1993-2009.
yang mampu untuk membayar zakat
lembaga
Makroekonomi
Besarnya Jumlah Zakat Yang Terkumpul
(UUPZ)
diantaranya tentang kewajiban muslim
kepada
Amil
Ahmad, Zulfikar Muzakir. 2011. Pengaruh
melakukan
terhadap
Lembaga
DAFTAR PUSTAKA
1. Pemerintah sebagai pembuat regulasi
diharapkan
jumlah
Insani.
Hamidiyah, Emmy.2004. Analisa FaktorFaktor
yang
Mempengaruhi
Pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah,
598
Dwitama, et al/Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 3 No. 7 Juli 2016: 584-599; PENGARUH INDIKATOR
MAKROEKONOMI: INFASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP JUMLAH ZAKAT TERKUMPUL DI LEMBAGA AMIL ZAKAT
DOMPET DHUAFA PERIODE 1997-2013
Wakaf
&
Kurban
Pada
Lembaga
Rosyidi, Suherman. 2009. Pengantar Teori
Pengelola Zakat (Studi Kasus: Dompet
Ekonomi: Pendekatan Kepada Teori
Dhuafa).Tesis tidak diterbitkan. Jakarta:
Ekonomi Mikro dan Makro. Jakarta:
Universitas Indonesia.
Rajawali Pers.
Huda, Nurul dkk. 2008. Ekonomi Makro
Islam:
Pendekatan
Teoritis.
Samuelson, Paul A & William D. Nordhaus.
Jakarta:
2004. Ilmu Makroekonomi. Edisi Tujuh
Prenada Media Grup.
Belas. Jakarta: Media Global Edukasi.
Jaelani, Ahmad. 2008. Pengaruh Kualitas
Pelayanan
dan
Social
www.bi.go.id, diakses pada tanggal 28
Marketing
September 2015.
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Terhadap
www.dompetdhuafa.org,
Keputusan Berzaat Muzakki. Tesis tidak
diterbitkan.
Jakarta:
Universitas
www.republika.co.id,
Muhammad. April 2012. Amil Zakat Yang
Semestinya. Pengusaha Muslim,hlm. 44.
Tsani.
2014.
Pengaruh
Religiositas dan Pendapatan Terhadap
Minat Bayar Zakat Melalui BAPELURZAM
(Badan
Pelaksana
Urusan
Zakat
Muhammadiyah) PCM Weleri Kendal.
Skripsi tidak diterbitkan. Semarang: IAIN
Walisongo.
Powers,
Elizabeth
T.
1985.
Inflation,
unemployment, and poverty revisited.
Federal Reserve Bank od Cleveland in
its journal Economic Review.
Prakoso,
diakses
tanggal 14 Desember 2015.
Nurul
Bayu.
Variabel
Jakarta
2007.
Ekonomi
Korelasi
Makro
Antara
dengan
Islamic Index dan Indeks
Harga Saham gabungan di Bursa Efek
Jakarta (periode 2001-2005). Tesis tidak
diterbitkan.
Jakarta:
pada
tanggal 30 September 2015.
Indonesia.
Muslihati,
diakses
Universitas
Indonesia.
Republik Indonesia. 2011. Undang-Undang
No.23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan
Zakat. Lembaran Negara RI Tahun 2011,
No. 115. Sekretariat Negara, Jakarta.
599
pada
Download