76 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan 1. Peran wakil

advertisement
BAB V
PENUTUP
A.
Kesimpulan
1. Peran wakil perantara pedagang efek (Broker/Dealer) didalam transaksi
pasar modal :
a. Wakil Perantara Pedagang Efek memastikan bahwa nasabah
yang melakukan pemberian pesanan dan/atau instruksi telah
memiliki nomor tunggal identitas nasabah (Single Investor
Identification);
b. Wakil Perantara Pedagang efek menolak amanat yang tidak etis
atau amanat yang tidak sesuai dengan ketentuan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
c. Wakil perantara pedagang efek melaksanakan amanat investor
untuk membeli dan menjual efek dalam transaksi di pasar modal.
d. Wakil perantara pedagang efek mengkonfirmasikan kepada
investor sehubungan dengan pelaksanaan amanat dari investor
yang bersangkutan mengenai harga dan saham emiten yang di
pesan.
Menurut Pasal 7 Kode etik wakil perantara pedagang efek
menjelaskan anggota asosiasi selaku Wakil Perantara Pedagang
Efek (WPPE) bertanggung jawab atas kegiatan transaksi efek yang
dilakukannya. Oleh sebab itu setiap transaksi yang dilakukan oleh
76
wakil perantara pedagang efek sesuai dengan pesanan dari nasabah
(Investor) tersebut. Adanya kode etik profesi wakil perantara
pedagang efek bertujuan untuk di taati sebagai pedoman bagi wakil
perantara pedagang efek dan anggota asosiasi dalam rangka
memelihara integritas moral, harkat, kewibawaan dan martabat
setiap anggota dalam menjalankan profesinya sebagai Wakil
perantara pedagang efek.
Apabila terjadi kesalahan pada penerimaan order (amanat)
dari investor dalam transaksi pasar modal yang dilakukan oleh
wakil perantara pedagang efek, perusahaan efek wajib untuk
melakukan pemeriksaan terhadap transaksi yang dilakukan wakil
perantara pedagang efek tersebut.
2. Adapun Tanggung jawab yang dilakukan oleh wakil perantara
pedagang efek dalam kesalahan penerimaan order selaku pihak yang
melakukan kegiatan usaha jual beli didalam perusahaan itu yaitu :
a. Wakil Perantara Pedagang efek memberikan ganti kerugian atas
tindakan/kesalahan
yang
diperbuatnya
sehingga
mengalami
kerugian terhadap investor.
b. Memperbaiki kesalahan yang terjadi baik disebabkan oleh
sistem trading maupun komunikasi yang menyebabkan terjadi
kesalahan penerimaan order.
Bukti mengganti kerugian tersebut sebagai tanggung jawab
dari wakil perantara pedagang efek dalam menjalankan profesinya
77
dan mengakui atas kesalahan yang dilakukan dalam penerimaan
order (amanat) yang diberikan oleh investor.
B.
Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas, maka untuk memperbaiki
mengenai kesalahan penerimaan order pada wakil perantara berkenaan
dengan perdagangan remote trading penulis mengajukan beberapa saran
sebagai berikut :
1. Anggota bursa harus melakukan pengawasan dan memberikan
pelatihan kepada wakil perantara pedagang efek guna melatih
kemampuan wakil perantara pedagang efek dalam melaksanakan
transaksi efek dan mengurangi kesalahan yang terjadi dalam penerimaan
order.
2. Diperlukan pemeliharaan pada sistem trading agar mengurangi
terjadinya trading error yang disebabkan pada sistem transaksi yang ada
pada bursa efek demi menciptakan transaksi yang lancar dan efisien.
3. Pemeliharan pada sarana transaksi seperti halnya komputer dan
jaringan komunikasi (telepon,internet) yang di gunakan untuk keperluan
trading pada perusahaan efek.
4. Dengan adanya sistem online trading saat ini memberikan peluang
kepada investor berinvestasi langsung secara otomatis dan dapat
menentukan berapa harga yang diinginkan untuk membeli saham serta
berinvestasi tanpa melalui wakil perantara pedagang efek. Cara seperti ini
78
mulai dilakukan bursa efek demi terciptanya perdagangan bursa yang
sistematis dan efisien.
79
Download