Manajemen Keuangan Agribisnis

advertisement
Manajemen Keuangan Agribisnis:
PENGANTAR DASAR AKUNTASI
Dwi Retno Andriani, SP., MP
Lab. Manajemen Analisis Agribisnis- Universitas Brawijaya
[email protected]
\
Diskripsi Modul
1. Akuntansi dan
lingkungannya
2. Dasar Prosedur
Pembukuan
3.pengantar Laporan
Keuangan
4. Peran Manager Keuangan
Akuntansi pada dasarnya merupakan suatu proses untuk
menghasilkan informasi keuangan. Secara garis besar informasi ini
digunakan untuk pengambilan keputusan dan untuk pengendalian
organisasi itu. Ciri dari data dan informasi akuntansi adalah
sifatnya yang kuantitatif dan finansial (keuangan). Proses
akuntansi meliputi pekerjaan-pekerjaan seperti pencatatan,
peringkasan, penggolongan, pelaporan, penganalisaan,
dan
penginterpretasian data dan informasi akuntansi. Kesuluruhan dari
mekanisme, organisasi dan peralatan yang diperlukan
bagi
berlangsungnya proses akuntansi itu disebut sistem akuntansi.
Akuntansi bisa diterapkan pada berbagai organisasi seperti
organisasi bisnis, organisasi pemerintahan dan organisasi sosial
atau nirlaba, oleh karena itu akuntansi dapat digolongakan
kedalam berbagai bidang, salah satunya adalah akuntansi bisnis
yang akan dibahas dalam mata kuliah ini.
Pengetahuan finansial (keuangan) sangat diperlukan
diberbagai bidang dan bagaimana menggunakannya agar sasaran
(tujuan) dapat tercapai. Pengtahuan keuangan membantu dalam
perencanaan, pemecahan masalah, dan pembuatan keputusan.
Manajer keuangan memegang peranan penting dalam hal tersebut
diatas.
1
SELF-PROPAGATING ENTREPRENEURIAL EDUCATION DEVELOPMENT
(SPEED)
Diskripsi Modul
MODUL
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
A. Kegiatan Belajar
1. Kegiatan Belajar 1 : Akuntansi dan Lingkungan
a. Tujuan Kegiatan Belajar 1
Setelah mempelajari kegiatan belajar 1, anda diharapkan dapat :
 Menjelaskan arti, tujuan, bidang-bidang ,proses dan persamaan akuntansi
dan pihak-pihak yang memerlukannya.
 Menjelaskan hubungan antara akuntansi dengan keuangan.
b. Uraian Materi Belajar 1
Pengertian Akuntansi
Akuntansi adalah istilah yang sudah tidak asing lagi bagi dunia usaha, yang
dalam pengertian sehari-hari disamakan dengan
pencatatan keuangan
perusahaan.
Pengertian tersebut diatas kurang tepat sebab akuntansi mempunyai
pengertian yang lebih luas dari sekedar masalah pencatatan. Ada bebagai
definisi yang ada untuk istilah akuntansi dan salah satu pendapat mengenai
istilah itu adalah menurut Niswonger & Fess ialah Definisi ini mengandung
bebrapaa pengertian, yaakni:
1. Bahwa akuntansi merupakan proses yang terdiri dari identifikasi,
pengukuran dan pelaporan informasi ekonomi. (Bagian ini menjelaskan
tentang kegiatan akuntansi).
2. Bahwa informasi ekonomi yang dihasilkan oleh akuntansi diharapkan
berguna dalam penilaian dan pengambilan keputusan mengenai kesatuan
usaha yang bersangkutan. (Segi kegunaan dari akuntansi).
Tujuan Akuntansi
Tujuan utama akuntansi adalah menyajikan informasi ekonomi (economic
information) dari suatu kesatuan ekonomi (economic entity) kepada pihak-pihak
yang berkepentingan. Akuntansi memasok informasi yang memenuhi beberapa
tujuan luas:
-
Mengalokasikan sumber-sumber daya langka masyarakat
Mengelola dan mengarahkan sumber-sumber daya di dalam perusahaan.
Melaporkan pertanggungjawaban sumber-sumber daya yang dikendalikan
oleh individu maupun organisasi.
Proses Akuntansi
Untuk menghasilkan informasi ekonomi, perusahaan perlu menciptakan
suatu metode pencatatan, penggolongan, analisa daan pengendalian transaksi
serta kegiatan-kegiatan keuangan, kemudian melaporkan hasilnya. Kegiatan
akuntansi meliputi:
1. Pengidentifikasian dan pengukuran data yang relevan untuk suatu
pengambilan keputusan.
2. Pemrosesan data yang bersangkutan kemudian pelaporan
informasi
yang dihasilkan.
Page 2 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
3. Pengkomunikasian informasi kepada pemakai laporan.
Kegiatan-kegiatan tersebut diatas merupakan suatu proses yang berulang
sehingga membentuk siklus. Secara ringkas proses akuntansi dapat
digambarkan sebagai berikut:
Transaksi
Pencatatan
Penggolongan
Pengikhtisaran
Laporan
akuntansi
Menganalisa dan
menginterpretasi
kan
Pemakai
informasi
akuntansi
Pengidenti-
pemrosesan dan pelaporan
Fikasian dan
pengkomunikasian
informasi
Pengumpulan
Para Pemakai Informasi akuntansi
Kegunaan informasi akuntansi sangat diperlukan oleh pihak-pihak yang
berkepentingan, pihak-pihak tersebut antaraa lain:
1. Pemilik
Pemilik berkepentingan terhadap sukses dan tidaknya operasi
perusahaan serta keadaan finansialnya, karena pemilik ingin tahu
seberapaaa jauh keuntungan menjadi haknya atas modal yang ditanamkan
dan sampai dimana tingkat keamanan dari modalnya itu.
2. Managers
Akuntansi adalah sebagai alat baagi manajemen untuk menjalankan
aktivitasnya. Melalui akuntansi dapat dilihat aktivitas masa lalu, sekarang
daan prospek masa yang akaan dating.
3. Kreditor
Kreditor berkepentingan terhadap keadaan financial dan hasil operasi
perusahaan dalam hubungannya dengan seberapa jauh tingkat keamanan
dari kredit yang diberikan perusahaan.
4. Investor
Investor berkepentingan terhadap akuntans, terutama mengenai
keadaan masa lampau, sekarang dan trend dari hasil operasi perusahaan.
5. Karyawan (employee)
Sebagai individu dan organisasi, karyawan menaruh perhatian
terhadap kestabilan keadaan financial dan penghasilan perusahaan
tempaat mereka bekerja.
Page 3 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
6. Pemerintah
Instansi pemerintah berkepentingan terhadap akuntansi terutama
berhubungan dengan pajak yang menjadi kewajiban dari perusahaan
tersebut.
7. Masyarakat
Warga masyarakat juga berkepentingan terhadaplaporan financial
perusahaan-perusahaan seperti Bank, Kantor Telepon, Perusahaan Air
Minum Negara dan lain-lain. Kemungkinan perubahan tarif dan jasa yang
diberikan dapat tercermin dari laporan financial Pemerintah Daerah,
Negara maupun unit-unit lainnya. Sebagai pemilik dan pembayar pajak ia
sangat berkepentingan terhadapnya.
Bidang Akuntansi
Seperti halnya bidang-bidang kegiatan yang lain, akuntansi juga
mempunyai bidaang-bidang khusus sebagai akibat dari perkembangan zaman.
Kecenderungan untuk spesialisasi disebabkan oleh perkembangan perusahaan,
timbulnyaa system perpajakan baru dan bertaambahnya pengaturanpengaturan oleh Pemerintah terhadaap kegiatan perusahaan.
a. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
b. Akuntansi Pemeeriksaan (Auditing)
c. Akuntaansi Manajemen (Management Accounting)
d. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
e. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
f. Sistem Informasi (Information System)
g. Peraanggaraan (Budgetting)
h. Akuntansi Pemerintah (Governmental Accounting)
Persamaan Dasar Akuntansi
Di dalam akuntansi dikenal dengan adanya suatu persamaan dasar
akuntansi yaitu persamaan antara kekayaan perusahaan yang disebut harta
(aktiva) dengan hak atau klaim atas kekayaan tersebut yang disebut passive.
Persamaan tersebut adalah:
HARTA = HAK ATAS HARTA
Hak atas harta/kekayaan dibagi dua yakni hak dari kreditur dan hak dari
pemilik. Hak dari kreditur adalaah merupakan hutang perusahaan dan hak dari
pemilik disebut modal. Jadi perluasan dari persamaan dasar akuntansi adalah:
HARTA = HUTANG + MODAL
Dengan demikian hak dari pemilik merupakan selisih antara harta dan hutang.
MODAL = HARTA – HUTANG
Semua transaksi perusahaan mulai dari yang paling sederhana sampai
yang paling kompleks akan selalu mempunyai pengaruh terhadap unsur-unsur
dalam persamaan akuntansi di atas.
Page 4 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
Hubungan antara Akuntansi dan Keuangan
Akuntansi dan keuangan mempunyai foku yang berlainan. Perbedaan
utama antara keduanya menyangkut penanganan dana dan pembuatan
keputusan. Akuntansi merupakan sub fungsi keuangan. Pengendalian dar
fungsi keuangan disebut akuntansi manajerial. Akuntansi manajerial
bergantung pada data yang diperoleh dari fungsi akuntansi keuangan.
c. Tugas kegiatan belajar 1
Buatlah makalah tentang akuntansi dan lingkungan yang sesuai dengan materi
belajar 1 dengan menambah referensi yang lain.
2. Kegiatan Belajar 2 : Dasar Prosedur Pembukuan
a. Tujuan Kegiatan Belajar 2
Setelah mempelajari kegiatan belajar 2, anda diharapkan dapat :
 Menjelaskan persamaan akuntansi
 Menjelaskan nama-nama rekening dan penggolongannya
dalam
persamaan akuntansi
 Menjelaskan Pembukuan / Pencatatan Berpasangan dalam persamaan
akuntansi
b. Uraian Materi Belajar 2
Pengertian dan Macam-macam Rekening
Yang dimaksud dengan rekening adalah pencatatan transaksi-transaksi
keuangan secara sistematis yang berhubungan dengan aktiva, hutang dan
modal, penghasilan dan biaya.
Kegunaan rekening adalah untuk menyajikan data keuangan dalam
membantu penyusunan laporan keuangan. Di samping itu juga memberikan
informasi tentang efisiensi operasi perusahaan dari satu masa ke masa
berikutnya.
Pada dasarnya rekening dapat diklasifikasikan kedalam tiga kelompok
besar, yaitu:

Rekening-rekening neraca (rekening riil)
Meliputi aktiva, hutang, modal. Rekening ini berisi data-data keuangan
yang merupakan sumber informasi untuk penyusunan neraca.

Rekening-rekening rugi laba(rekening nominal)
Meliputi rekening penghasilan dan biaya yang merupakan sumber informasi
untuk penyusunan laporan rugi laba.

Rekening campuran
Yaitu rekening riil yang bersifat nominal atau rekening nominal yang
bersifat riil.
Bentuk-bentuk dan Isi Rekening
Bentuk daripada rekening sebenarnya ada bermacam-macam, tetapi yang
sederhana dan biasanya sering dipakai adalah rekening yang berbentuk T.
Disebut rekening T karena memang bentuknya seperti huruf T.
Page 5 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
NAMA REKENING
Sisi debit
sisi kredit
Ketentuan dalam pencatatan transaksi dalam rekening adalah jika
mencatat sejumlah tertentu pada sisi debit disebut mendebit, sedangkan
mencatat pada sisi kredit disebut mengkredit. Bentuk rekening secara lengkap
adalah sebagai berikut:
REKENING
Tgl
Keterangan
REF
Jumlah
Tgl
NO:……
Keterangan
Jumlah
REF
Prosedur Pendebitan dan Pengkreditan
Prosedur pendebitan dan pengkreditan dapat digambarkan sebagai berikut:
Aktiva
Di debit jika bertambah
dan Biaya
Di kredit jika berkurang
Hutang, Modal &
Penghasilan
Di debit jika berkurang
Penggolongan dan Kode Rekening
Di kredit jika bertambah
Seperti telah disebutkan dimuka bahwa rekening perusahaan terdiri dari
dua golongan besar, yaitu rekening neraca atau riil dan rekening rugi laba atau
nominal.



Rekening – rekening Aktiva
Rekening – rekening Hutang
Rekening – rekening Modal
Masing-masing rekening harus diberi nama dan kode yang jelas sehingga
mudah diketahui. Kode-kode rekening diperlukan untuk mengecek apakah
jurnal yang dibuat perusahaan telah diposting ke buku besar. Dan biasanya
kode rekening ini dicantumkan dalam suatu buku perusahaan yang disebut
daftar kode reeking. Cara-cara pemberian kode rekening ada beberapa macam
akan tetapi pada umumnya selalu bertitik tolak dari pengelompokqan rekening
dalam lima golongan yaitu aktiva, hutang, modal, penghasilan dan biaya.
Contoh kode rekening:
Aktiva ...............................................................
Page 6 of 15
1
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
Aktiva Lancar ......................................... 11
Kas.................................................... 111
Investasi ................................................ 12
Investasi dalam Saham XY ............. 121
Aktiva Tetap .......................................... 13
Tanah ............................................. 113
Hutang .............................................................
2
Hutang Lancar ....................................... 121
Hutang Dagang ............................. 211
Hutang Jangka Panjang ........................... 22
Hutang Obligasi ............................. 221
Modal ...............................................................
3
Modal Saham ......................................... 31
Laba yang ditahan ......................... 311
Penghasilan ......................................................
4
Penjualan ............................................. 41
Potongan Penjualan ..................... 411
Retur Penjualan ........................... 412
Biaya-biaya .......................................................
5
Pembelian ............................................. 51
Retur Pembelian .......................... 511
Potongan Pembelian ..................... 512
Bentuk daripada rekening sebenarnya aa bermacam-macam, tapi yang
sederhana dan biasanya sering dipakai adalah rekening yang berbentuk T.
disebut rekening T karena memang bentuknya seperti huruf T. Bentuk
perkiraan yang paling sederhana terdiri dari tiga bagian, yakni:
1. Nama perkiraan, yang menjelaskan tentang jenis aktiva, kewajiban,
modal, pendapatan atau biaya yang dicatat dalam perkiraan tersebut.
2. Tempat untuk mencatat penambhan yang terjadi pada perkiraan yang
bersangkutan.
3. Tempat mencatat pengurangan.
Sisi sebelah kiri perkiraan disebut sisi debit dan sisi sebelah kanan disebut
sisi kredit.
Page 7 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
Nama perkiraan atau rekening
Perkiraan dua kolom
Disamping nama perkiraan, terdapat kolom yang diberi nama “Nomor
Perkiraan”. Sisi sebelah kiri maupun kanan dari perkiraan terbagi dalam kolomkolom “Tanggal”, “Keterangan”, “Referensi” (disingkat ref), dan “debit” untuk
sisi kiri sebalah kiri serta “Kredit” untuk sisi sebelah kanan.
Nama Perkiraan :…
Nomor Perkiraan : …
TGL
Keterangan
Ref
Debit
TGL
Keterangan
Ref
Kredit
Perkiraan empat kolom
Bentuk standar perkiraan dua kolom membedakan secara tegas antara
dua sisi debit dan sisi kredit. Contoh perkiraan yang menyediakan kolom untuk
saldo akhir perkiraan (sering disebut perkiraan empat kolom)
Nama Perkiraan : …
Nomor Perkiraan : …
TGL
Keterang
an
Ref
Debit
Kredit
Saldo
Debit
Kredit
c. Tugas Kegiatan Belajar 2
1. Tuliskan Penggolongan Rekening dan Rekeningnya yang Membentuk
Persamaan Akuntansi
2. Tuliskan Persamaan Akuntansi dengan Mencantumkan Debit, Kredit, dan
Plus Minusnya
3. Berikan Contoh Perhitungan yang Menggunakan Persamaan Akuntansi
3.
Kegiatan Belajar 3 : Pengantar Laporan Keuangan
a. Tujuan Kegiatan Belajar 3
Setelah mempelajari kegiatan belajar 3, anda diharapkan dapat :
 Menjelaskan jenis, bentuk,dan isi laporan keuangan
Page 8 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
b. Uraian Materi Belajar 3
Hubungan Antara Harta Dan Sumber-Sumber Harta
Harta perusahaan bisa berasal dari pemilik perusahaan yang disebut
modal, dan bisa juga berasal dari pinjaman (dari luar perusahaan) yang disebut
kewajiban.
Seperti di kemukakan di atas, salah satu fungsi utama akuntansi adalah
menyediakan laporan-laporan periodik untuk manajemen, investor, kreditur,
dan pihak-pihak lain di luar perusahaan.
Neraca
Neraca atau sering disebut juga laporan posisi keuangan adalah suatu
daftar yang menggambarkan aktiva (harta kekayaan), kewajiban dan modal
yang ( dimiliki oleh suatu perusahaan pada suatu saat tertentu.
Judul suatu neraca terdiri atas (1) nama-organisasi atau perusahaan, (2)
nama laporan (dalam hal ini neraca), dan (3) tanggal neraca. Badan atau isi
laporan terdiri atas tiga bagian yaitu: aktiva, kewajiban, dan modal.
a. Aktiva
Aktiva adalah sumber-sumber ekonomi yang dimiliki perusahaan yang
biasa dinyatakan dalam satuan uang. Jenis sumber-sumber ekonomi atau
lazim disebut harta perusahaan bisa bermacam-macam. Ada kekayaan yang
berupa barang berwujud seperti tanah, gedung dan mesin. Ada pula yang
berupa tagihan yang dalam akuntansi disebut piutang dagang, dan ada pula
yang berbentuk pembayaran di muka (uang muka) atas jasa tertentu yang
baru akan diterima di masa yang akan datang seperti premi asuransi dibayar
di muka.
b. Kewajiban
Kewajiban adalah utang yang harus dibayar oleh perusahaan dengan
uang atau jasa pada suatu saat tertentu di masa yang akan datang. Dengan
kata lain, kewajiban merupakan tagihan para kreditur kepada perusahaan.
Kewajiban jangka pendek seperti utang dagang kepada kreditur, utang
wesel yang ditarik untuk pinjaman jangka pendek. Kewajiban jangka
panjang misalnya utang hipotik dan utang obligasi yang biasanya harus
dibayar seluruhnya dalam beberapa tahun di masa yang akan datang.
c. Modal
Modal dicantumkan dalam neraca di bawah kewajiban. Modal pada
hakikatnya merupakan hak pemilik perusahaan atas kekayaan (aktiva)
perusahaan. Besarnya hak pemilik sama dengan aktiva bersih perusahaan,
yaitu selisih antara aktiva dan kewajiban. Dengan demikian jumlah modal
merupakan sisa yaitu hak atas sisa aktiva setelah dikurangi kewajiban
kepada para kreditur
Laporan Rugi Laba
Tujuan utama perusahaan adalah mendapatkan laba. Laporan rugi laba
disusun dengan maksuid untuk_ mengambarkan hasil operasi perusahaan
dalam suatu periode waktu tertentu. Dengan kata lain, laporan rugi-laba
menggambarkan keberhasilan atau kegagalan operasi perusahaan datam upaya
mencapai tujuannya
Laporan Rugi-Laba harus diberi judul, yang terdiri atas; nama perusahaan,
nama laporan (dalam hai ini "Laporan Rugi-Laba"), dan periode laporan. Isi
laporan rugi laba terdiri atas tiga komponen pokok, yakni pendapatan, biaya
dan laba atau rugi.
Pendapatan adalah aliran penehmaan kas atau harta lain yang diterima
Page 9 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
dari konsumen sebagai hasil penjualan harang atau pemberian jasa.
Biaya adalah harga pokok barang yang dijual dan jasa-jasa yang
dikonsumsi untuk menghasilkan pendapatan.
Laba (atau rugi) adalah selisih lebih (atau kurang) antara pendapatan
dengan biaya.
Laporan Perubahan Modal
Dengan demikian modal pemilik akan bertambah (1) karena adanya tambahan investasi oleh pemilik (2) karena perusahaan mendapat laba. Di lain
pihak modal pemilik akan berkurang (1) karena pemilik melakukan pengambilan
harta perusahaan untuk keperluan pribadi (disebut pengambilan prive), dan (2)
karena perusahaan menderita rugi.
c. Tugas Kegiatan Belajar 3
Buatlah laporan keuangan yang diadopsi dengan menambah dan
menggunakan referensi yang lain.
4. Kegiatan Belajar 4 : Peran Manajer Keuangan
a. Tujuan Kegiatan Belajar 4
Setelah mempelajari kegiatan belajar 4, anda diharapkan dapat :
 Menjelaskan arti manajemen keuangan
 Menjelaskan fungsi manajemen keuangan
 Menjelaskan tugas pokok manajer keuangan
 Menjelaskan tujuan manajemen keuangan
b. Uraian Materi Belajar 4
Definisi Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran,
pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana
yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan. Manajemen keuangan
merupakan manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi
keuangan tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising of fund) dan
bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund). Manajer keuangan
berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada
berbagai aktiva dan pemilihan sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva
tersebut. Untuk memperoleh dana, manajer keuangan bisa memperolehnya dari
dalam maupun luar perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari
pasar modal, bisa berbentuk hutang atau modal sendiri.
Fungsi Manajemen Keuangan
Penjelasan
singkat
masing-masing
1. Perencanaan Keuangan
fungsi
manajemen
keuangan
:
Membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan kegiatan
lainnya untuk periode tertentu.
2. Penganggaran Keuangan
Tindak lanjut dari perencanaan
pengeluaran dan pemasukan.
keuangan
Page 10 of 15
dengan
membuat
detail
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
3. Pengelolaan Keuangan
Menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada
dengan berbagai cara.
4. Pencarian Keuangan
Mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional
kegiatan perusahaan.
5. Penyimpanan Keuangan
Mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dana tersebut dengan
aman.
6. Pengendalian Keuangan
Melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan
pada paerusahaan.
7. Pemeriksaan Keuangan
Melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak
terjadi penyimpangan.
Tugas Pokok Manajer Keuangan
Manajemen keuangan dapat didefinisikan dari tugas dan tanggung jawab
manajer keuangan. Tugas pokok manajemen keuangan antara lain meliputi
keputusan tentang investasi, pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian
deviden suatu perusahaan, dengan demikian tugas manajer keuangan adalah
merencanakan untuk memaksimumkan nilai perusahaan. Kegiatan penting
lainnya yang harus dilakukan manajer keuangan menyangkut empat aspek
yaitu:
 Manajer keuangan harus bekerjasama dengan para manajer lainnya yang
bertanggung jawab atas perencanaan umum perusahaan.
 Manajer keuangan harus memusatkan perhatian pada berbagai keputusan
investasi dan pembiayaan, serta segala hal yang berkaitan dengannya.
 Manajer keuangan harus bekerjasama dengan para manajer di perusahaan
agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin.
 Manajer keuangan harus mampu menghubungkan perusahaan dengan pasar
keuangan, di mana perusahaan dapat memperoleh dana dan surat berharga
perusahaan dapat diperdagangkan.
 Mendapatkan Dana Perusahaan
 Menggunakan Dana Perusahaan
 Membagi Keuntugan / Laba Perusahaana
Tujuan Manajer Keuangan
Tujuan dengan adanya manajer keuangan untuk mengeloka dana
perusahaan
pada
suatu
perusahaan
secara
umum
adalah
untuk
memaksimalisasi nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat
perusahaan dijual maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin.
Page 11 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
Pada dasarnya tujuan manajemen keuangan adalah memaksimumkan nilai
perusahaan. Akan tetapi dibalik tujuan tersebut masih terdapat konflik antara
pemilik perusahaan dengan penyediadana sebagai kreditur. Jika perusahaan
berjalan lancar, maka nilai saham perusahaan akan meningkat, sedangkan nilai
hutang perusahaan dalam bentuk obligasi tidak terpengaruh sama sekali. Jadi
dapat disimpulkan bahwa nilaidari saham kepemilikan bisa merupakan indeks
yang tepat untuk mengukur tingkat efektifitias perusahaan. Berdasarkan alasan
itulah, maka tujuan manajemen keuangan dinyatakan dalam bentuk
maksimalisasi nilai saham kepemilikan perusahaan, atau memaksimalisasikan
harga saham. Tujuan memaksimumkan harga saham tidak berarti bahwa para
manajer harus berupaya mencari kenaikan nilai saham dengan mengorbankan
para pemegang obligasi.
Aspek penting lain dari tujuan perusahaan dan tujuan manajemen
keuangan adalah pertimbangan terhadap tanggung jawab sosial yang dapat
dilihat dari empat segi yaitu :
1) Jika manajemen keuangan menuju pada maksimalisasi harga saham, maka
diperlukan manajemen yang baik dan efisien sesuai dengan permaintaan
konsumen.
2) Perusahaan yang berhasil selalu menempatkan efisiensi dan inovasi
sebagai prioritas, sehingga menghasilkan produk baru, penemuan
teknologi baru dan perluasan lapangan pekerjaan.
3) Faktor-faktor luar seperti pencemaran lingkungan, jaminan keamanan
produk
dan
keselamatan
kerja
menjadi
lebih
penting
untuk
dipertimbangkan. Fluktuasi di semua tingkat kegiatan bisnis dan
perubahan-perubahanyang
terjadi
pada
kondisi
pasar
keuangan
merupakan aspek penting dari lingkungan luar.
4) Kerjasama antara industri dan pemerintah sangat diperlukan untuk
menciptakan peraturan yang mengatur perilaku perusahaan, dan
sebaliknya perusahaan mematuhi peraturan tersebut.
Tujuan perusahaan pada dasarnya adalah memaksimumkan
perusahaan dengan pertimbangan teknis sebagai berikut :
nilai
a) Memaksimumkan nilai bermakna lebih luas daripada memaksimumkan
laba, karena memaksimumkan nilai berarti mempertimbangkan pengaruh
waktu terhadap nilai uang.
b) Memaksimumkan nilai berarti mempertimbangkan berbagai resiko
terhadap arus pendapatan perusahaan.
c) Mutu dari arus dana yang diharapkan diterima di masa yang akan datang
mungkin beragam.
Peran Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan memiliki peranan penting dalam perkembangan
perusahaan modern. Persaingan perusahaan yang makin berat, perubahan
teknologi, ketidakstabilan inflasi dan tingkat bunga, ketidakpastian ekonomi di
seluruh dunia, nilai tukar yang berfluktuasi, berbagai perubahan hokum pajak,
serta masalah etika atas beberapa kesepakatan keuangan tertentu harus
ditangani hamper setiap hari. Oleh karena itu, manajemen keuangan penting
untuk menciptakan nilai di perusahaan.
Page 12 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
Peran manajemen keuangan meliputi tiga aspek yaitu opeasi perusahaan,
manajer keuangan dan pasar modal/pasar uang. Arti penting manajemen
keuangan banyak dihubungkan dengan fungsi-fungsi dalam perusahaan,
dihubungkan dengan kedudukan manager keuangan dalam struktur organisasi,
dengan karir, dihubungkan dengan kesempatan kerja dan dengan balas
jasa/fee. Berikut ini adalah alat dan teknik dalam menganalisis manajemen
keuangan:
1. Finansiil ratio analysis, suatu teknik analisis yang dilakukan dengan cara
membandingkan variable keuangan sehingga dapat diperoleh laporan
informasi mengenai berbagai kondisi keuangan perusahaan, tingkat aktivitas
hasil dan tingkat pertumbuhan perusahaan
2. Returns on investment analysis, suatu teknik analisis yang menggunakan
faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat efektivitas dan efisiensi yang telah
dicapai perusahaan dalam suatu periode
3. Funds statement analysis, suatu teknik analisis yang memperlajari
bagaimana kebijakan investasi dan financing yang telah dilakukan
perusahaan dalam periode kegiatan operasinya
4. Break even analysis, suatu teknik analisis yang memperlajari bagaimana
pengaruh perubahan volume penjualan atau volume produksi terhadap biaya
tetap, biaya variable dan tingkat penjualan yang pada akhirnya akan
mempengaruhi rugi-laba perusahaan
Fungsi keputusan dalam manajemen keuangan
1. Keputusan Investasi
Keputusan investasi ini merupakan keputusan yang paling penting
ketika perusahaan ingin menciptakan nilai. Hal ini dimulai dengan penetapan
jumlah total aktiva yang perlu dimiliki oleh perusahaan.
2. Keputusan Pendanaan
Dalam keputusan pendanaan, manajer berhubungan dengan perbaikan
sisi kanan neraca. Banyak perbedaan yang mencolok pada bauran
pendanaan dari berbagai perusahaan di berbagai industri. Setelah baruan
pendanaan ditetapkan, manajer keuangan masih harus menetapkan cara
terbaik untuk secara fisik mendapatkan dana. Mekanisme untuk
mendapatkan pinjaman jangka pendek, cara memasuki kesepakatan sewa
jangka panjang atau negosiasi untuk penjualan obligasi atau saham harus
dipahami oleh manajer keuangan.
3. Keputusan Manajemen Aktiva
Ketika aktiva telah diperoleh dan pendanaan yang tepat tersedia, aktiva
ini masih harus dikelola secara efisien. Manajer keuangan bertanggung
jawab atas berbagai aktiva yang ada sehingga manajer lebih memperhatikan
manajemen aktiva lancer daripada aktiva tetap. Yang bertanggung jawab
atas manajemen aktiva tetap adalah manajer operasional yang
menggunakan berbagai aktiva ini.
Di dalam perusahaan besar, fungsi keuangan adalah tanggung jawab
direktur keuangan (chief financial officer) yang biasanya bertanggung jawab
langsung pada direktur utama (chief executive officer). Operasi keuangan yang
diawasi oleh CFO akan dipecah menjadi dua cabang yang salah satunya
dipimpin oleh bendahara dan yang satu oleh kontroler. Tanggung jawab
kontroler yang utama bersifat akuntansi sedangkan bendahara masuk dalam
area keputusan yang biasanya sangat berhubungan dengan manajemen
keuangan.
Page 13 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
c. Tugas Kegiatan Belajar 4
Buatlah makalah yang berkaitan dengan materi 4 juga gunakan referensi yang
lain
PROPAGASI
1. TUJUAN TUGAS :
 Mampu menjelaskan fungsi akuntansi dan sifat serta tujuan dari informasi yang
dihasilkan akuntansi
 Mampu menjelaskan konsep dan prinsip akuntansi
 Mampu menjelaskan mekanisme metode pembukuan berpasangan
 Mampu menerapkan aturan pendebetan dan pengkreditan dalam pencatatan
transaksi dengan cermat dan teliti
2. URAIAN TUGAS :
a. Obyek garapan : Pengantar dasar Akuntansi
b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan :
1. Melengkapi materi pada setiap kegiatan berlajar pada Modul 1 dengan
bahan referensi dari sumber lain
2. Menyelesaikan semua soal latihan dan tugas yang terdapat pada Modul 1;
yaitu pada uraian tugas kegiatan belajar dan latihan soal pada buku dasar
Akuntansi Haryono Yusuf.
c. Metodologi/ cara pengerjaan, acuan yang digunakan
1. Bentuk kelompok kecil dengan anggota 5 orang Mahasiswa dari kelas
yang sama.
2. Diskusikan jawaban setiap soal latihan yang terdapat pada Modul 1 di luar
jadwal pembelajaran (di luar kelas).
3. Setiap induvidu wajib membuat ringkasan materi sesuai topik modul 1
4. Setiap kelompok mempersiapkan materi modul 1 untuk di presentasikan
dengan sumber referensi selain dari modul sebelum kelas berlangsung.
5. Jadwal presentasi sesuai dengan jadwal materi pada RKPS
6. Kumpulkan jawaban latihan soal yang individu untuk kegiatan 1 pada
minggu berikutnya setelah pembahasan modul berakhir berakhir.
7. Pendalaman materi akan diberikan pada saat praktikum/tutorial
d. Kriteria luaran tugas yang dihasilkan/dikerjakan
1.
2.
3.
Jawaban latihan soal (hard copy) sebelum maupun sesudah diskusi kelas
Penyajian presentasi dalam kelas dalam format power point
Outline pada tugas Project Based Learning.
3. KRITERIA PENILAIAN :
1.
2.
3.
4.
Kelengkapan dan kebenaran jawaban
Kreativitas tampilan power point (hanya menyajikan pointers)
Kejelasan logika yang dipresentasikan
Kemampuan menjawab pertanyaan/sanggahan atau tanggapan dari
audiences
5. Penilaian aspek kognitif & afektif dari mahasiswa bukan kelompok penyaji
Page 14 of 15
Pengantar Dasar Akuntansi
Brawijaya University
2012
didasarkan pada partisipasi aktif dalam memberikan tanggapan, kritik
dan pertanyaan)
REFERENSI
DAFTAR PUSTAKA
Jusup Al.Haryono. 1992 . Dasar-dasar Akuntansi. Edisi 4. STIE YKPN
Munandar. 2004. Prinsip Dasar Akuntansi. Edisi 1. BPFE. Yogyakarta
Mulyadi. 1999. Akuntansi Biaya. Edisi 5. Aditya Media. Yogyakarta
Sanjaya, Ridwan & Inge, Berlian. 2003. Manajemen Keuangan. Jilid 1 & 2. Edisi ke
empat. terata Lintas Media.
Page 15 of 15
Download